Batik Satrio Manah Digunakan Untuk Melamar Wanita! Butuh 1 Bulan Untuk Melukis 1 Lembar
sISU_veOqeY • 2022-10-04
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id batik Satrio Manah atau motif Satrio mana ini adalah suatu batik yang biasa dikenakan oleh laki-laki yang ingin mempersunting seorang wanita maksudnya Satrio Manah itu adalah supaya melamarnya diterima bikin ini Kong ini sekitar satu bulan harganya berapa ini harganya 1,8 kok 1.800.000 ukuran sekitar 2 meter setengah ya satu baju lah cukup untuk lengan panjang [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ketemu lagi di channel pecah telur batik merupakan salah satu warisan budaya nusantara yang unik dan autentik dari Indonesia keunikannya dapat ditunjukkan dengan terdapatnya berbagai macam motif yang memiliki ciri khas dan makna tersendiri dari setiap daerah asalnya kali ini kakung akan belajar dengan seorang anak muda sekaligus penggiat batik yang menjadi kasikan dirinya untuk terus berusaha mempertahankan usahanya di tengah kencangnya arus teknologi dan perkembangan zaman yang ada seperti apa kisahnya ikuti terus cerita Fauzi [Musik] Mas Yogi Saya tertarik dengan Kenapa namanya kok Satrio Manah ini kenapa ya sebetulnya Satrio Manah ini merupakan suatu nama motif seperti Kawung Sekar Jagat Parang ini ada Satrio Manah namanya nah motif Ini motif yang tidak populer istilahnya jarang dipakai di masyarakat jarang dibuat juga oleh pengrajin batik filosofinya cukup bagus jadi batik Satrio mana atau motif Satrio mana ini adalah suatu batik yang biasa dikenakan oleh laki-laki yang ingin mempersunting seorang wanita maksudnya Satrio mana itu adalah supaya melamarnya diterima secara batiknya itu dimulai dari nenek saya dulu nenek saya itu tahun 75 itu keliling dari pasar ke pasar dulu ada Pasar Wage Pasar Pon pasar Legi kan gitu ya itu keliling bawanya batik Karena nenek saya dulu itu anaknya banyak gimana caranya menambah penghasilan selain Tani awalnya hanya berdagang tidak produksi mulai tahun 9 sekitar 95 kita baru produksi sendiri pak lama-kelamaan Ya seperti ini tapi dulu pernah 98 dihantam oleh krismon semua pembatik itu disebut tutup ya ndak tapi disebut produksi juga ndak laku tahun 2002 ini kita dulu istilahnya dibina diajak oleh pemerintah daerah Ayo kita bangun semua bukan hanya batik Tapi semua UKM mulai tahun 2002 akhirnya kita punya nama batik Satrio mana kita ambil nama tersebut nama motif tersebut jadi nama batik kita tapi bukan berarti hanya memproduksi motif saja oh tidak tidak bahkan sekarang kita tidak hanya memproduksi khas Tulungagung aja awalnya dulu kita gitu kita hanya memproduksi batik-batik yang khas Tulungagung saja lama-kelamaan kan orang akhirnya jenuh ya setiap pakai selalu batik Tulungagung akhirnya Kalau misalkan pengen batik yang lain kan mereka harus keluar kota harus gini nah kita membaca pasar di situ akhirnya Okelah kita bikin batik-batik seperti Nyon Sewu Cirebon batik Misalkan pesisiran seperti Madura itu kita ee bikin di sini tapi kita tidak klaim bahwa itu motif kita tidak tetap ini tetap kita edukasi ke penjual Bu ini motif Madura kalau orang yang enggak paham Bu ini motif Cirebon seperti itu supaya inilah ada variasinya lah Kita enggak selalu melulu pakai batik Tulungagung seperti itu Apa ciri khas batik Tulungagung batik Tulungagung itu Kalau dari segi motifnya flora kebanyakan flora bunga daun batang Kalau dari segi warna warnanya warna gelap hampir tidak ada warna-warna cerah warnanya warna-warna hitam Seperti yang saya pakai ini kan hanya warna putih ini kain mori kemudian ada hitam biru tuanya seperti inilah Tapi karena kita istilahnya berkembang ya kemudian permintaan pasarnya itu juga batik Tulungagung kok petang-peteng gitu akhirnya kita ya Bikinlah artinya yang berwarna-warni nah ini termasuk motif Satrio mana dan pewarnaan Tulungagung adanya cuman hitam coklat sama putih kalau di Tulungagung itu klasik rentetannya sebetulnya kalau ditarik benangnya ada Majapahit itu letaknya kan di Jawa Timur di Mojokerto salah satu apa ya Ibu dari raja-raja Majapahit seperti neneknya Hayam Wuruk Tribuana Tunggadewi itu dimakamkan di Boyolangu Tulungagung itu menunjukkan bahwa dulu Tulungagung ini sebagai daerah penting bagi Majapahit kan ndak mungkin ya misalkan seorang atau nenek seorang raja-raja ini dimakamkan di suatu daerah yang Entah Berantah gitu ya ini larangan gitu ya sembarangan kan enggak mungkin Tulungagung itu punya sejarah batik panjang nah ini salah satunya di sini ada gambarnya tentu ada anak panahnya kemudian ada burung garudanya kemudian ada ularnya jadi ini memang simbol untuk orang itu memanah hati supaya lamarannya bisa diterima warna boleh berubah tapi motif jangan batik itu tidak bisa diartikan secara langsung gambar misalkan anak panah itu ya gambarnya seperti anak panah itu tidak terus burung itu digambarkan gambar burung ada kepala ada sayapnya itu bukan kadang itu hanya larnya saja sayapnya saja yang digambarkan Nah itu menimbulkan Nah kayak gini nih ini kan hanya lar satu sisi lah ini sudah digambarkan burung kalau dalam batik itu gitu jadi simbol sebetulnya Kenapa kok batik Tulungagung itu kok mirip sih sama batik misalkan Solo Jogja gitu ya karena batik itu kan lekat dengan kerajaan dan Keraton Jadi kalau misalkan batik ini dikaitkan Keraton dan eh kerajaan di Indonesia ini yang paling akhir kerajaan ya sampai sekarang yang berjalan Solo dan lainnya sudah tidak kan bentuk kerajaannya tidak bentuk kerajaan jadi yang jadi kiblat itu ya Solo Jogja tapi Non Sewu sejarah itu mengatakan bahwa asal mula batik ini dari Jawa Timur karena dari Majapahit itu tadi [Tepuk tangan] jadi batik itu kan Ombo nitip dalam hal ini kainnya yang Ombo lah ini disebut kain mori terus kita gambari dulu kita mau jadikan Apa motif ini pakai pensil dulu wong Nah setelah dari situ Ini namanya malam Kong kita panasin di wajan kalau sudah mencair nah ini namanya cantik malamnya diciduk gini diambil pakai Cantik lah ini kan lubang lah ini yang kita goreskan di kain namun tanpa pewarna tanpa ini kan masih kita gambar garisnya Jadi konsep lilin ini lilin ini kita goreskan di sini di kain supaya Nanti pada saat kita kasih warna kita celup kain yang terkena malam ini ndak Kena warna jadi kebalikan Jadi kalau misalkan maunya kita warna jadi jangan dikasih malam berarti kalau Ini contohnya yang putih ini yang kita kasih malah supaya tidak warna Iya betul bikin ini Kong ini sekitar 1 bulan harganya berapa ini pak ini harganya 1,8 kok 1.800.000 ukuran sekitar 2 meter setengah ya satu bajulah cukup untuk lengan panjang 1.800.000 betul ini namanya batik tulis kita tuh kan yang diakui sama UNESCO ada tiga Kong batik tulis batik cap batik kombinasi keduanya jadi ya dicap ya ditulis gitu diakui Unesco itu mulai tahun 2009 masyarakat Indonesia ini sayangnya masih belum paham enggak usah tahu banyak artinya tahu saja gitu loh aja masih belum kakung aja nggak baru tahu kali baru tahu kali ini gitu satu bulan itu kan 30 hari itu kalau orang batik setiap hari diupah Anggaplah 40.000 40 kali 30 itu kan sudah satu juta dua juta ongkos kerja iya belum pewarna dan lain sebagainya Oke lanjut ke proses pembuatan setelah di setelah di malam kita celup ke pewarna jadi nanti yang putih ini jadi kena warna misal saya warna coklat jadinya nanti coklat setelah itu supaya Lilinnya hilang sebelum dipakai baju direbus supaya Lilinnya Lilinnya leleh akhirnya nanti yang enggak kena warna itu Jadinya putih habis dilorot ya direbus itu namanya dilorot-lorot itu kan lurus ya bahasa caranya itu direbus kita balik lagi Kong supaya sebulan lagi ndak maksudnya totalnya itu 1 bulan totalnya 1 bulan dan total pembuatannya kita batik lagi habis itu kita celup lagi jadi nyelupnya berkali-kali mangkanya itu pembuatannya lama akhirnya ongkos produksinya pun sudah mahal akhirnya juga harga jualnya pun mengikuti Terus kalau yang ini ada enam ada 6 warna ini namanya motifnya Sekar Jagat Sekar Jagat Ini motif nasional ndak boleh diklaim Wow ini motifnya Tulungagung motifnya Solo motifnya Jogja enggak boleh ini motif aja nah yang bisa diklaim adalah ini adalah pewarnaan gajah mudonan ini prosesnya pewarnaan itu ada yang Dicelup ada yang di kuas Kong kalau ini motifnya kan banyak warna jadi saya pilih yang merah-merah atau yang kuning-kuning hanya merah hijau yang sedikit-sedikit ini bisa tak kuah saja kok nanti yang tak celup itu yang coklat yang hitam itu tak Celo warna dominannya Dicelup betul Dicelup tapi kalau hanya kecil-kecil gini nih pilih kita kuas setelah selesai dilorot terakhir atau direbus terakhir kita jemur sudah siap mau dijadikan apa baju pas atau apapun kalau batik cap bedanya bedanya ini Kong kalau kita kan kalau batik tulis ini tuh harus ya titik Ya kita titik gitu lah kalau batik cap ini ini namanya cetakan cat ini bahannya dari tembaga bedanya kalau batik tulis ini cantik kita ginikan kalau batik cap ini ini ibarat wajan wajannya kotak kita celupkan di wajah terus kita pindahkan ke Mori gini setelah ini diangkat langsung jadi ada malamnya ini contoh batik ciri-cirinya apa motifnya berulang lah ini lho ada kipas kipas lagi Kipas lagi kan karena cetakannya itu kan selalu sama beda dengan batik tulis cara membedakan badai tulis dan batik cap itu cuman sekilas itu itu ya salah satunya keteraturan motif itu bisa gitu kalau batik tulis ini kan ee sesuai dengan gambar satu per pasti ini bagi kakung ini siapa juga sama loh sulit membedakan kalau saya ini warna cap Apa tulis itu begini Kong jadi cirinya Gimana kalau misalkan ini ya berulangnya kemana lagi kan nggak ada kok ya kan kalau misalkan ini ini kan ndak bisa kalau misalkan tak buat Cap satu ini harusnya kan sebelah sini sama ada sebelah sini sama ada lho Ini kan salah satunya itu ciri lain kalau batik cap itu biasanya itu tembus ke belakang ya karena pakai alat itu tadi tembaga panas dia dia sampai tembus ke belakang kadang itu kalau batik tulis ya ya tembus tapi kalau batik cap itu masih ada ngawang-ngawangnya sedikit agak susah ini Nah itu kalau memang harus ini harus disentuh kan Ya betul juga yang ahli harus matang enggak kelihatan satu lagi seperti ini kan asalnya putih ya ngeblok putih ini salah satu ciri batik tulis bahwa warna yang hanya serabut-serabut ini ini adalah ciri khas batik tulis karena itu pada saat diremas ya Jadi tadi kakung kalau sudah batik yang sudah ada malamnya tadi Kalau sebelum dicelupkan ke pewarna ini diremas-remas begini sehingga malamnya tadi retak-retak ya malamnya itu retak sehingga dia kemasukan panas sedikit-sedikit saja ndak banyak sehingga terlihat seperti retakan-retakan semacam ini itu itu menjadi ciri khas manusia kalau ndak pakai malam kan ndak bisa meremas ini malamnya dari apa ya bukan malam-malam yang ini bahannya wangi dari getah daun pinus eh pohon pinus terus kemudian dari gaji hewan itu bahan utamanya mungkin ya campuran-campuran lainnya pasti ada cuman kalau yang ini untuk apa istilahnya menulis halus ibaratnya pulpennya itu harus harus yang encer tapi tidak terlalu apa ya tidak terlalu kental Kalau yang ini dipanaskan nanti jadinya kental supaya untuk yang lebar-lebar jadi kayak gini membatik antara titik ini harus pakai malam yang kuning nanti kalau membatik yang besar-besar pakai malamnya yang hitam ini yang ini lebih mahal karena lebih encer sehingga bisa titiknya bisa halus Kalau yang ini agak murah sedikit istilahnya campuran pinusnya itu tidak banyak sehingga biaya produksinya rendah kendalanya itu kita cari orang yang punya kemampuan membatik itu susah misalkan nih hasil yang diterima upahnya itu sama tapi orang-orang lebih bekerja dipilih di toko daripada membatik karena kemungkinan apa orangnya itu tidak kurang telaten atau gimana harus belajar kan jadi kemampuan membatik itu memang kemampuannya harus diasah dipelajari cari pegawai atau pekerjanya itu lebih susah gitu kendalanya kendalanya sama serbuan produk-produk Cina Cina juga batik loh Jangan salah Jadi gini saya kembali lagi ke UNESCO diakui oleh tiga ya oke Ada batik tulis batik cap batik cap dan tulis kombinasi keduanya ada satu lagi kain motif batik jadi batik itu suatu proses meletakkan lilin ke kain jadi yang kain motif batik itu prosesnya sablonku seperti nyablon kaos tapi yang dioleskan itu tintanya adalah gambarnya batik jadi kainnya itu ya kain mori yang dipakai prosesnya sablon jadi itu bukan batik orang seperti orang awam intinya gambarnya batik yaitu bukan seperti itu ternyata jadi kalau ada proses yang tidak pakai malam atau lilin ya bukan batik kain bermotif batik batik cap mulai dari 225 cukup untuk satu baju ini ngerjakannya bukannya yang jelas bukan mesin ya Sekali Jalan bukan tetap manusia tetap yang mesin itu saya bilang yang kain motif batik itu loh kalau yang pakai canting cap ini nih tetap manusia yang Ngerjakan tetap manusia yang Ngerjakan ini yang penting itu hanya sama sama hampir sama mirip mirip bahkan cenderung harus lebih halus ini tapi jangan tertipu ya Mari Kita kuak Apa bedanya motifnya teratur sangat rapi ini kalau bikin kotak ya jadi kayak print-prinan ya kotaknya rapi gitu terlalu rapi jadi Terlalu Manis saya di kertas kita nulis saya saya saya saya itu kan loh berbeda-beda ini kan terlalu rapi kayak gini nih pasti ditanda tanya ini kain motif batik itu yang pertama yang kedua kalau dibalik warnanya kan ngawang Kong dia itu kayak masih nembusnya itu hanya separuh kain gitu maksudnya kita tidak idealis Ya sudah yang ini ndak diakui Unesco tidak kita harus seperti orang yang nyunsewu budgetnya untuk beli batik itu masih di kain motif batik sebagai opsi ini harganya Rp95.000 ada lagi di bawahnya lagi ada 65.000 ada tapi ini mau tak naikkan kok harganya Kenapa gitu ternyata bahan baku batik ini bahannya itu impor semua kok pewarna impor impor India Cina Jerman Jepang kain mori memang produksinya di Tulungagung kapasnya tapi impor dari Australia dari Afrika dari USA yang naik itu Ini apa ini kita naikkan produksi sendiri kita tetap produksi meskipun kain motif batik ini pakai mesin tetep orang tapi dua orang ini bisa menghasilkan 5000 meter karena prosesnya proses sablon proses cepat tanpa ada malam ini ini ndak Kena malam sama sekali kain ini ya persis sablon kayak kita nyablon kaos Kong penjualan Kita juga harus jujur ke pelanggan artinya kalau kain motif batik ya kita bilang kain motif batik Indonesia kita bilang tulis larang perbedaan yang jauh berbeda dengan di pasar pasar yang khusus batik itu Nah itu orang kebanyak tertipu di situ Kong Kita ndak tahu apa batik pengen beli oleh-oleh orang yang di rumah kita bilangnya Saya mau batik cap tulis dikasihnya batik kain motif batik Ini dengan harga kain tulis paling enggak senang jualan online Kenapa batik itu karena menurut saya sendiri batik itu ndak cocok dijual online orang kan hanya lihat motif dan warna ya kita tuh ndak bisa ngasih gambaran kalau kainnya itu pakai ini kayaknya tuh enak ndak panas Tapi kan enggak enggak bisa bayangkan hanya lihat orang awam batik seperti saya yang melihatnya batik nah seperti itu Harga itu sesuai dengan kualitas kita bikin harga segini untuk kualitas segini Jadi kalau saya taruh di online itu kebanyakan kalau orang hanya lihat motifnya saja akan lama karena harganya agak lebih tinggi berbeda Nyon Sewu untuk daerah pariwisata seperti kota-kota Besar Kota Batik di Solo itu kan banyak batik hanya 30.000 tapi sampai rumah dua kali Pakai tiga kali pakai sudah enggak bisa luntur nah kayak gitu loh kalau di kali ini saya model gitu saya itu sudah ada di desa Tulungagung juga bukan kota pariwisata saya jual batik murah terus orangnya kecewa sampai rumah saya sama dengan bunuh diri Kan saya Bikinlah batik yang harganya standar supaya orang kalau misalkan dibawa pulang ke rumah Besok saya tak beli ke sana lagi Ternyata enak ndak luntur bisa cerita ke temennya tantangan kita memang di situ memang pasarnya kemana aja boleh dibilang 80% ini Jawa Timur karisidenan Kediri Trenggalek Ponorogo Nganjuk Kediri Blitar Malang Mojokerto Jombang itu yang 20%nya ya di luar Jawa Timur misalkan di Kalimantan Jakarta kapasitas produksi ini sebenarnya Kita sesuaikan dengan penyerapannya Bung kalau kita suruh kekuatan kita sebetulnya untuk produksi batik di sini Misalkan sebulan 100 kita bisa cuman pertanyaannya laku nggak Kung gitu loh apalagi kondisi pandemi seperti ini jadi kita menyesuaikan kalau istilahnya barang di toko agak berkurang ya kita produksinya agak dinaikkan motif atau corak yang paling diminati itu sing pundi kalau motif ya paling diminati itu adalah motif-motif baru motif kontemporer kalau yang dulu kan ada Kawung Parang Sekar Jagat itu sudah mulai ditinggalkan orang-orang mungkin Bosan ya kadang dipakai itu seperti sarungnya mbahku dulu mbah kung nah kayak gitu Jadi mereka itu cari-cari yang lain gitu modif sih contohnya di kita itu ada motif namanya reog kendang reog kendangnya Tulungagung itu beda sama Ponorogo kita bikin ada yang namanya motif reog gendang motifnya memang ada Gong ada kendang kalau motif-motif gini ya Yang minat yang sepuh-sepuh ini malah anak muda di bawah lah kalau yang motif lama-lama itu hanya dipakai untuk ceremonial ceremonial cara pernikahan betul acara nikahan acara lamaran midodaren itu memang sudah Pakem betul dan masih banyak yang cari itu loh motif-motif yang lama gitu Tapi kalau motif-motif kontemporer seperti ini nih yang di dicari orang gitu loh malahan kabarnya itu motif-motif kayak Parang itu memang untuk keluarga Kerajaan itu apa benar Iya memang jadi jaman dulu ya zaman kerajaan mbah mbah kita dulu itu tidak semua motif boleh dipakai oleh khalayak umum contohnya satu tadi kakung bilang Parang Parang itu hanya dipakai oleh raja dan sanak keluarganya istrinya anaknya jadi memang Parang itu simbol dari kebesaran dan kebijaksanaan Raja Parang itu kan aslinya dari pereng pereng itu sekarang sekarang Nah sekarang asal katanya dari situ artinya kuat menahan goncangan ombak gitu maksudnya seperti itu memang kalau orang yang masih Memegang teguh kehidupan di sekitar Keraton mereka tidak berani memakai Parang Cuman kan kita lagi bergeser budayanya sudah bebas gitu ya kalau kita sendiri pakai parang ya bebas-bebas aja [Musik] Kenapa harus begini kain mori itu kan sebetulnya kain putih yang berasal dari bahannya itu katun ya bukan polyester bukan macam-macam lah batik itu prosesnya kan mewarnai kain ya Ini kalau misalkan bahannya dari polyester itu warnanya enggak bisa nyerap Kong jadi memang harus kain yang banyak katunnya sehingga nanti ketika kita warna kita kunci warnanya terus kita cuci itu warnanya tertinggal di kartun bahkan Sutra pun itu susah diwarna Gong jadi misalkan katun sama Sutra kita celupkan bareng-bareng obatnya sama hasilnya beda Karena beda penyerapan Kenapa kain mori karena katun itu yang paling bagus menyerap warna batik itu kenapa kok didominasi warna coklat kenapa ya warna-warna klasik ya memang dulu sebelum ada pewarna kimia masyarakat zaman dulu itu pakainya pewarna alam hanya ada hitam sogonilo Nilo itu cowok biru tua terus coklat banyak ada dari mengkudu kulit pohon mahoni terus macem-macem jadi dulu itu warna ndak ada yang berwarna karena memang dari sananya kita pakai pewarna alam pewarna alami itu kan Iya warna-warnanya terbatas sekali kecenderungan memang mungkin budaya selera zaman dulu itu juga belum Semarak yang pengen warna-warna seperti ini memang warnanya diambil dari alam gitu sampai sekarang pun ada cuma Sudah jarang dipakai karena lebih mudah luntur lah istilahnya pewarna alami itu karena memang bahannya dari alam bukan kimia jadi misalnya salah nyuci gitu bahaya itu [Musik] hasil produksinya jenengan ini yang paling mahal itu apa mas yang paling mahal dulu kita mendapat pesanan dari Gubernur Pak Karwo tujuannya untuk diberikan kepada Pak SBY zaman dulu Pak Karwo minta ukuran khusus gambar request khusus untuk diberikan ke Pak SBY waktu itu gambarnya burung garuda Garuda Pancasila ada 5 simbol sila Gitu dulu itu kami jual seharga Rp12 juta Pak per potong per potong Untuk Pak SBY saja cuman ukurannya agak panjang 3 meter setengah gitu Sebetulnya harga segitu itu sebetulnya harga UKM dan Sewu kalau sudah ada di toko di Mall harganya bisa tiga kali empat lima kali pembatik yang sekarang aktif itu usianya kisaran berapa ya yang paling muda itu sekitar 18 tahun Oh ada ada Jadi yang anak-anak istilahnya SMA yang setelah pulang sekolah itu ingin membantu keluarganya Nyong Sewu yang tidak mampu yang dia itu pengen istilahnya mendapatkan uang saku sendiri tidak minta dari orang tua itu ada ada meskipun ya mungkin agak lama sedikit dibandingkan ibu-ibu yang waktunya lebih longgar dia pulang sekolah batik sampai malam jam 09.00 tidur besok sekolah siangnya meluruskan batik ada Iya yang paling tua usianya sekitar 60-an 60-an sudah nenek bahkan ada yang 65 ada kok ya karena memang kalau orang pensiun itu kan bingung ya cari Kegiatan apa istilahnya usia-usia seperti itu Nah kalau ini kalau orang malah senang ada temennya Jadi mereka kalian tuh kalau di rumah itu ada batiknya itu ndak di rumah masing-masing tapi ngumpul di tempatnya tetangganya ada 4 orang 5 orang jadi selalu ada temannya yang utama itu kejujuran sama menepati janji itu yang paling penting dalam usaha ini Kong Saya ndak ndak mau membohongi kami ini berada di desa di Kota Tulungagung yang bukan kota ramai jadi inginnya orang yang membeli batik di tempat kami ini nantinya akan kembali lagi beli lagi ya kalau misalkan bagus saya bilang bagus kalau batik tulis saya bilang batik tulis batik cap saya bilang batik cap Saya tidak membohongi customer sama satu lagi kalau ada orang pesan saya selalu menepati janji kadang kan ada orang Bu ini saya pesan 20 bisnis seminggu jadi ndak dalam otak saya ndak bakal jadi tapi saya Iya kan saja supaya saya dapat order masalah customer nanti komplain urusan belakang lah saya enggak mau seperti itu ya jadi ya kalau customer ini butuhnya cepat-cepat kita edukasi ya Bu ini batiknya yang dipesan Ini batik yang tingkatnya rumit pembikinannya rumit tapi dipakai bagus saya mohon waktu biasanya kalau customer itu diberikan edukasi semacam itu mereka bisa terima kira-kira kalau ada kelompok atau perorangan anak-anak muda yang ingin belajar batik kira-kira diterima Mas Monggo saya bantu saya fasilitasi ini loh batik ini urutannya semacam ini kita dari dulu itu sudah menerima yang namanya batik untuk penelitian eee skripsi untuk tugas akhir dan banyak lain ada tugas sekolah ini kita selalu Open pun kalau misalkan mereka mau menekuni batik Saya mau bikin batik Gimana caranya Monggo saya persilahkan di sini saya terbuka lebar Saya ndak takut kalian-kalian ini mungkin yang datang ke sini nanti akan jadi saingan Saya saya enggak takut karena rezeki enggak akan tertukar siapa tahu nanti ada yang sukses toh ilmunya yang dibagikan menjadi Jariyah betul [Musik] membatik adalah proses dedikasi ketelitian dan kesabaran dimana setiap goresannya mengandung makna yang menyimpan simbol-simbol pesan yang akan disampaikan Mari kita lestarikan warisan kebudayaan leluhur kita ini dengan bangga memakai batik Indonesia tercinta ini dan saatnya kagum harus dolanan [Musik]
Resume
Categories