Batik Satrio Manah Digunakan Untuk Melamar Wanita! Butuh 1 Bulan Untuk Melukis 1 Lembar
sISU_veOqeY • 2022-10-04
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
batik Satrio Manah atau motif Satrio
mana ini adalah suatu batik yang biasa
dikenakan oleh laki-laki yang ingin
mempersunting seorang wanita maksudnya
Satrio Manah itu adalah supaya
melamarnya diterima bikin ini Kong ini
sekitar satu bulan
harganya berapa ini harganya 1,8 kok
1.800.000 ukuran sekitar 2 meter
setengah ya satu baju lah cukup untuk
lengan panjang
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh ketemu lagi di channel pecah
telur batik merupakan salah satu warisan
budaya nusantara yang unik dan autentik
dari Indonesia keunikannya dapat
ditunjukkan dengan terdapatnya berbagai
macam motif yang memiliki ciri khas dan
makna tersendiri dari setiap daerah
asalnya kali ini kakung akan belajar
dengan seorang anak muda sekaligus
penggiat batik yang menjadi kasikan
dirinya untuk terus berusaha
mempertahankan usahanya di tengah
kencangnya arus teknologi dan
perkembangan zaman yang ada seperti apa
kisahnya ikuti terus cerita Fauzi
[Musik]
Mas Yogi Saya tertarik dengan Kenapa
namanya kok Satrio Manah ini kenapa ya
sebetulnya Satrio Manah ini merupakan
suatu nama motif seperti Kawung Sekar
Jagat Parang ini ada Satrio Manah
namanya nah motif Ini motif yang tidak
populer istilahnya jarang dipakai di
masyarakat jarang dibuat juga oleh
pengrajin batik filosofinya cukup bagus
jadi batik Satrio mana atau motif Satrio
mana ini adalah suatu batik yang biasa
dikenakan oleh laki-laki yang ingin
mempersunting seorang wanita maksudnya
Satrio mana itu adalah supaya melamarnya
diterima secara batiknya itu dimulai
dari nenek saya dulu nenek saya itu
tahun 75 itu keliling dari pasar ke
pasar dulu ada Pasar Wage Pasar Pon
pasar Legi kan gitu ya itu keliling
bawanya batik Karena nenek saya dulu itu
anaknya banyak gimana caranya
menambah penghasilan selain Tani awalnya
hanya berdagang tidak produksi mulai
tahun 9 sekitar 95 kita baru produksi
sendiri pak lama-kelamaan Ya seperti ini
tapi dulu pernah 98 dihantam oleh
krismon semua pembatik itu disebut tutup
ya ndak tapi disebut produksi juga ndak
laku tahun 2002 ini kita dulu istilahnya
dibina diajak oleh pemerintah daerah Ayo
kita bangun semua bukan hanya batik Tapi
semua UKM mulai tahun 2002 akhirnya kita
punya nama batik Satrio mana kita ambil
nama tersebut nama motif tersebut jadi
nama batik kita tapi bukan berarti hanya
memproduksi
motif saja oh tidak tidak bahkan
sekarang kita tidak hanya memproduksi
khas Tulungagung aja awalnya dulu kita
gitu kita hanya memproduksi batik-batik
yang khas Tulungagung saja lama-kelamaan
kan orang akhirnya jenuh ya setiap pakai
selalu batik Tulungagung akhirnya Kalau
misalkan pengen batik yang lain kan
mereka harus keluar kota harus gini nah
kita membaca pasar di situ akhirnya
Okelah kita bikin batik-batik seperti
Nyon Sewu Cirebon batik Misalkan
pesisiran seperti Madura itu kita ee
bikin di sini tapi kita tidak klaim
bahwa itu motif kita tidak tetap ini
tetap kita edukasi ke penjual Bu ini
motif Madura kalau orang yang enggak
paham Bu ini motif Cirebon seperti itu
supaya inilah ada variasinya lah Kita
enggak selalu melulu pakai batik
Tulungagung seperti itu Apa ciri khas
batik Tulungagung batik Tulungagung itu
Kalau dari segi motifnya flora
kebanyakan flora bunga daun batang Kalau
dari segi warna warnanya warna gelap
hampir tidak ada warna-warna cerah
warnanya warna-warna hitam Seperti yang
saya pakai ini kan hanya warna putih ini
kain mori kemudian ada hitam biru tuanya
seperti inilah Tapi karena kita
istilahnya berkembang ya kemudian
permintaan pasarnya itu juga batik
Tulungagung kok petang-peteng gitu
akhirnya kita ya Bikinlah artinya yang
berwarna-warni
nah ini termasuk motif Satrio mana dan
pewarnaan Tulungagung adanya cuman hitam
coklat sama putih kalau di Tulungagung
itu klasik rentetannya sebetulnya kalau
ditarik benangnya ada Majapahit itu
letaknya kan di Jawa Timur di Mojokerto
salah satu apa ya Ibu dari raja-raja
Majapahit seperti neneknya Hayam Wuruk
Tribuana Tunggadewi itu dimakamkan di
Boyolangu Tulungagung itu menunjukkan
bahwa dulu Tulungagung ini sebagai
daerah penting bagi Majapahit kan ndak
mungkin ya misalkan seorang atau nenek
seorang raja-raja ini dimakamkan di
suatu daerah yang Entah Berantah gitu ya
ini larangan gitu ya sembarangan kan
enggak mungkin Tulungagung itu punya
sejarah batik panjang nah ini salah
satunya di sini ada gambarnya tentu ada
anak panahnya kemudian ada burung
garudanya kemudian ada ularnya jadi ini
memang simbol untuk orang itu memanah
hati supaya lamarannya bisa diterima
warna boleh berubah tapi motif jangan
batik itu tidak bisa diartikan secara
langsung gambar misalkan anak panah itu
ya gambarnya seperti anak panah itu
tidak terus burung itu digambarkan
gambar burung ada kepala ada sayapnya
itu bukan kadang itu hanya larnya saja
sayapnya saja yang digambarkan Nah itu
menimbulkan Nah kayak gini nih ini kan
hanya lar satu sisi lah ini sudah
digambarkan burung kalau dalam batik itu
gitu jadi simbol sebetulnya Kenapa kok
batik Tulungagung itu kok mirip sih sama
batik misalkan Solo Jogja gitu ya karena
batik itu kan lekat dengan kerajaan dan
Keraton Jadi kalau misalkan batik ini
dikaitkan Keraton dan eh kerajaan di
Indonesia ini yang paling akhir kerajaan
ya sampai sekarang yang berjalan Solo
dan lainnya sudah tidak kan bentuk
kerajaannya tidak bentuk kerajaan jadi
yang jadi kiblat itu ya Solo Jogja tapi
Non Sewu sejarah itu mengatakan bahwa
asal mula batik ini dari Jawa Timur
karena dari Majapahit itu tadi
[Tepuk tangan]
jadi batik itu kan Ombo nitip dalam hal
ini kainnya yang Ombo
lah ini disebut kain mori terus kita
gambari dulu kita mau jadikan Apa motif
ini pakai pensil dulu wong Nah setelah
dari situ Ini namanya malam Kong kita
panasin di wajan kalau sudah mencair nah
ini namanya cantik malamnya
diciduk gini diambil pakai Cantik lah
ini kan lubang lah ini yang kita
goreskan di kain namun tanpa pewarna
tanpa ini kan masih kita gambar garisnya
Jadi konsep lilin ini lilin ini kita
goreskan di sini di kain supaya Nanti
pada saat kita kasih warna kita celup
kain yang terkena malam ini ndak Kena
warna jadi kebalikan Jadi kalau misalkan
maunya kita warna jadi jangan dikasih
malam berarti kalau Ini contohnya
yang putih ini yang kita kasih malah
supaya tidak warna Iya
betul bikin ini Kong ini sekitar 1 bulan
harganya berapa ini pak ini harganya 1,8
kok 1.800.000 ukuran sekitar 2 meter
setengah ya satu bajulah cukup untuk
lengan panjang
1.800.000
betul ini namanya batik tulis kita tuh
kan yang diakui sama UNESCO ada tiga
Kong batik tulis batik cap batik
kombinasi keduanya jadi ya dicap ya
ditulis gitu diakui Unesco itu mulai
tahun 2009 masyarakat Indonesia ini
sayangnya masih belum paham enggak usah
tahu banyak artinya tahu saja gitu loh
aja masih belum kakung aja nggak baru
tahu kali baru tahu kali ini gitu satu
bulan itu kan 30 hari itu kalau orang
batik setiap hari diupah Anggaplah
40.000 40 kali 30 itu kan sudah satu
juta dua juta ongkos kerja iya belum
pewarna dan lain sebagainya Oke lanjut
ke proses pembuatan setelah di setelah
di malam kita celup ke pewarna jadi
nanti yang putih ini jadi kena warna
misal saya warna coklat jadinya nanti
coklat setelah itu supaya Lilinnya
hilang sebelum dipakai baju direbus
supaya Lilinnya Lilinnya leleh akhirnya
nanti yang enggak kena warna itu Jadinya
putih habis dilorot ya
direbus itu namanya dilorot-lorot itu
kan lurus ya bahasa caranya itu direbus
kita balik lagi Kong supaya sebulan lagi
ndak maksudnya totalnya itu 1 bulan
totalnya 1 bulan dan total pembuatannya
kita batik lagi habis itu kita celup
lagi jadi nyelupnya berkali-kali
mangkanya itu pembuatannya lama akhirnya
ongkos produksinya pun sudah mahal
akhirnya juga harga jualnya pun
mengikuti Terus
kalau yang ini ada enam ada 6 warna ini
namanya motifnya Sekar Jagat Sekar Jagat
Ini motif nasional
ndak boleh diklaim Wow ini motifnya
Tulungagung motifnya Solo motifnya Jogja
enggak boleh ini motif aja nah yang bisa
diklaim adalah ini adalah pewarnaan
gajah mudonan ini prosesnya pewarnaan
itu ada yang Dicelup ada yang di kuas
Kong kalau ini motifnya kan banyak warna
jadi saya pilih yang merah-merah atau
yang kuning-kuning hanya merah hijau
yang sedikit-sedikit ini bisa tak kuah
saja kok nanti yang tak celup itu yang
coklat yang hitam itu tak Celo warna
dominannya Dicelup betul Dicelup tapi
kalau hanya kecil-kecil gini nih pilih
kita kuas setelah selesai dilorot
terakhir atau direbus terakhir kita
jemur sudah siap mau dijadikan apa baju
pas atau apapun
kalau batik cap bedanya bedanya ini Kong
kalau kita kan kalau batik tulis ini tuh
harus ya titik Ya kita titik gitu lah
kalau batik cap ini ini namanya cetakan
cat ini bahannya dari tembaga bedanya
kalau batik tulis ini cantik kita
ginikan kalau batik cap ini ini ibarat
wajan wajannya kotak kita celupkan di
wajah terus kita pindahkan ke Mori gini
setelah ini diangkat langsung jadi ada
malamnya ini contoh batik ciri-cirinya
apa motifnya berulang lah ini lho ada
kipas kipas lagi Kipas lagi kan karena
cetakannya itu kan selalu sama beda
dengan batik tulis cara membedakan badai
tulis dan batik cap itu cuman sekilas
itu itu ya salah satunya keteraturan
motif itu bisa gitu kalau batik tulis
ini kan ee sesuai dengan gambar satu per
pasti ini bagi kakung ini siapa juga
sama loh sulit membedakan kalau saya ini
warna cap Apa tulis itu begini Kong jadi
cirinya Gimana kalau misalkan ini ya
berulangnya kemana lagi kan nggak ada
kok ya kan kalau misalkan ini ini kan
ndak bisa kalau misalkan tak buat Cap
satu ini harusnya kan sebelah sini sama
ada sebelah sini sama ada lho Ini kan
salah satunya itu ciri lain kalau batik
cap itu biasanya itu tembus ke belakang
ya karena pakai alat itu tadi tembaga
panas dia dia sampai tembus ke belakang
kadang itu kalau batik tulis ya ya
tembus tapi kalau batik cap itu masih
ada ngawang-ngawangnya sedikit agak
susah ini Nah itu kalau memang harus ini
harus disentuh kan Ya betul juga yang
ahli harus matang enggak kelihatan
satu lagi
seperti ini kan asalnya putih ya
ngeblok putih ini salah satu ciri batik
tulis bahwa warna yang hanya
serabut-serabut ini ini adalah ciri khas
batik tulis karena itu pada saat
diremas ya
Jadi tadi kakung kalau sudah batik yang
sudah ada
malamnya tadi Kalau sebelum dicelupkan
ke pewarna ini diremas-remas begini
sehingga malamnya tadi retak-retak ya
malamnya itu retak sehingga dia
kemasukan panas sedikit-sedikit saja
ndak banyak sehingga terlihat seperti
retakan-retakan semacam ini
itu itu menjadi ciri khas manusia kalau
ndak pakai malam kan ndak bisa meremas
ini malamnya dari apa ya bukan
malam-malam yang ini bahannya
wangi dari getah daun pinus eh pohon
pinus terus kemudian dari gaji hewan itu
bahan utamanya mungkin ya
campuran-campuran lainnya pasti ada
cuman kalau yang ini untuk apa
istilahnya menulis halus ibaratnya
pulpennya itu harus harus yang encer
tapi tidak terlalu apa ya tidak terlalu
kental Kalau yang ini dipanaskan nanti
jadinya kental supaya untuk yang
lebar-lebar jadi kayak gini membatik
antara titik ini harus pakai malam yang
kuning nanti kalau membatik yang
besar-besar pakai malamnya yang hitam
ini yang ini lebih mahal karena lebih
encer sehingga bisa titiknya bisa halus
Kalau yang ini agak murah sedikit
istilahnya campuran
pinusnya itu tidak banyak sehingga biaya
produksinya rendah
kendalanya itu kita cari orang yang
punya kemampuan membatik itu susah
misalkan nih hasil yang diterima upahnya
itu sama tapi orang-orang lebih bekerja
dipilih di toko daripada membatik karena
kemungkinan apa orangnya itu tidak
kurang telaten atau gimana harus belajar
kan jadi kemampuan membatik itu memang
kemampuannya harus diasah dipelajari
cari pegawai atau pekerjanya itu lebih
susah gitu kendalanya kendalanya sama
serbuan produk-produk Cina Cina juga
batik loh Jangan salah
Jadi gini saya kembali lagi ke UNESCO
diakui oleh tiga ya oke Ada batik tulis
batik cap batik cap dan tulis kombinasi
keduanya ada satu lagi kain motif batik
jadi batik itu suatu proses
meletakkan lilin ke kain jadi yang kain
motif batik itu prosesnya sablonku
seperti nyablon kaos tapi yang dioleskan
itu tintanya adalah gambarnya batik jadi
kainnya itu ya kain mori yang dipakai
prosesnya sablon jadi itu bukan batik
orang seperti orang awam intinya
gambarnya batik yaitu
bukan seperti itu ternyata jadi kalau
ada proses yang tidak pakai malam atau
lilin ya bukan batik kain bermotif batik
batik cap mulai dari
225 cukup untuk satu baju ini
ngerjakannya bukannya yang jelas bukan
mesin ya Sekali Jalan bukan tetap
manusia tetap yang mesin itu saya bilang
yang kain motif batik itu loh kalau yang
pakai canting cap ini nih tetap manusia
yang Ngerjakan
tetap manusia yang Ngerjakan
ini yang penting itu
hanya sama sama hampir sama mirip mirip
bahkan cenderung harus lebih halus ini
tapi jangan tertipu ya Mari Kita kuak
Apa bedanya motifnya teratur sangat rapi
ini kalau bikin kotak ya jadi kayak
print-prinan ya kotaknya rapi gitu
terlalu rapi jadi Terlalu Manis
saya di kertas kita nulis saya saya saya
saya itu kan loh berbeda-beda ini kan
terlalu rapi kayak gini nih pasti
ditanda tanya ini kain motif batik itu
yang pertama yang kedua kalau dibalik
warnanya kan ngawang Kong dia itu kayak
masih
nembusnya itu hanya separuh kain gitu
maksudnya kita tidak idealis Ya sudah
yang ini ndak diakui Unesco tidak kita
harus
seperti orang yang nyunsewu budgetnya
untuk beli batik itu masih di kain motif
batik sebagai opsi
ini harganya Rp95.000
ada lagi di bawahnya lagi ada 65.000 ada
tapi ini mau tak naikkan kok harganya
Kenapa gitu ternyata bahan baku batik
ini bahannya itu impor semua kok pewarna
impor impor India Cina Jerman Jepang
kain mori memang produksinya di
Tulungagung kapasnya tapi impor dari
Australia dari Afrika dari USA yang naik
itu Ini apa ini
kita naikkan
produksi sendiri kita tetap produksi
meskipun kain motif batik ini pakai
mesin tetep orang tapi dua orang ini
bisa menghasilkan 5000 meter karena
prosesnya proses sablon proses cepat
tanpa ada malam ini ini ndak Kena malam
sama sekali kain ini ya persis sablon
kayak kita nyablon kaos Kong penjualan
Kita juga harus jujur ke pelanggan
artinya kalau kain motif batik ya kita
bilang kain motif batik Indonesia kita
bilang tulis larang
perbedaan yang jauh berbeda dengan di
pasar pasar yang khusus batik itu Nah
itu orang kebanyak tertipu di situ Kong
Kita ndak tahu apa batik pengen beli
oleh-oleh orang yang di rumah kita
bilangnya Saya mau batik cap tulis
dikasihnya batik kain motif batik Ini
dengan harga kain tulis
paling enggak senang jualan online
Kenapa batik itu karena menurut saya
sendiri batik itu ndak cocok dijual
online orang kan hanya lihat motif dan
warna ya kita tuh ndak bisa ngasih
gambaran kalau kainnya itu pakai ini
kayaknya tuh enak
ndak panas Tapi kan enggak enggak bisa
bayangkan hanya lihat
orang awam batik seperti saya yang
melihatnya
batik
nah seperti itu Harga itu sesuai dengan
kualitas kita bikin harga segini untuk
kualitas segini Jadi kalau saya taruh di
online itu kebanyakan kalau orang hanya
lihat motifnya saja akan lama karena
harganya agak lebih tinggi berbeda Nyon
Sewu untuk daerah pariwisata seperti
kota-kota Besar Kota Batik di Solo itu
kan banyak batik hanya 30.000 tapi
sampai rumah dua kali Pakai tiga kali
pakai sudah enggak bisa luntur nah kayak
gitu loh kalau di kali ini saya model
gitu saya itu sudah ada di desa
Tulungagung juga bukan kota pariwisata
saya jual batik murah terus orangnya
kecewa sampai rumah saya sama dengan
bunuh diri Kan saya Bikinlah batik yang
harganya standar supaya orang kalau
misalkan dibawa pulang ke rumah Besok
saya tak beli ke sana lagi Ternyata enak
ndak luntur bisa cerita ke temennya
tantangan kita memang di situ memang
pasarnya kemana aja boleh dibilang 80%
ini Jawa Timur karisidenan Kediri
Trenggalek Ponorogo
Nganjuk Kediri Blitar Malang Mojokerto
Jombang itu yang 20%nya ya di luar Jawa
Timur misalkan di Kalimantan Jakarta
kapasitas produksi ini sebenarnya Kita
sesuaikan dengan penyerapannya Bung
kalau kita suruh kekuatan kita
sebetulnya untuk produksi batik di sini
Misalkan sebulan 100 kita bisa cuman
pertanyaannya laku nggak Kung gitu loh
apalagi kondisi pandemi seperti ini jadi
kita menyesuaikan kalau istilahnya
barang di toko agak berkurang ya kita
produksinya agak dinaikkan
motif atau corak yang paling diminati
itu sing pundi kalau motif ya paling
diminati itu adalah motif-motif baru
motif kontemporer kalau yang dulu kan
ada Kawung Parang Sekar Jagat itu sudah
mulai ditinggalkan orang-orang mungkin
Bosan ya kadang dipakai itu seperti
sarungnya mbahku dulu mbah kung nah
kayak gitu Jadi mereka itu cari-cari
yang lain gitu modif sih contohnya di
kita itu ada motif namanya reog kendang
reog kendangnya Tulungagung itu beda
sama Ponorogo kita bikin ada yang
namanya motif reog gendang motifnya
memang ada Gong ada kendang kalau
motif-motif gini ya Yang minat yang
sepuh-sepuh ini malah anak muda
di bawah lah kalau yang motif lama-lama
itu hanya dipakai untuk ceremonial
ceremonial cara pernikahan betul acara
nikahan acara lamaran midodaren itu
memang sudah Pakem betul dan masih
banyak yang cari itu loh motif-motif
yang lama gitu Tapi kalau motif-motif
kontemporer seperti ini nih yang di
dicari orang gitu loh malahan
kabarnya itu motif-motif kayak Parang
itu memang untuk keluarga Kerajaan itu
apa benar Iya memang jadi jaman dulu ya
zaman kerajaan
mbah mbah kita dulu itu tidak semua
motif boleh dipakai oleh khalayak umum
contohnya satu tadi kakung bilang Parang
Parang itu hanya dipakai oleh raja dan
sanak keluarganya istrinya anaknya jadi
memang Parang itu simbol dari kebesaran
dan kebijaksanaan Raja Parang itu kan
aslinya dari pereng pereng itu sekarang
sekarang Nah sekarang asal katanya dari
situ artinya kuat menahan goncangan
ombak gitu maksudnya seperti itu memang
kalau orang yang masih Memegang teguh
kehidupan di sekitar Keraton mereka
tidak berani memakai Parang Cuman kan
kita lagi bergeser budayanya sudah bebas
gitu ya kalau kita sendiri pakai parang
ya bebas-bebas aja
[Musik]
Kenapa harus
begini kain mori itu kan sebetulnya kain
putih yang berasal dari bahannya itu
katun ya bukan polyester bukan
macam-macam lah batik itu prosesnya kan
mewarnai kain ya Ini kalau misalkan
bahannya dari polyester itu warnanya
enggak bisa nyerap Kong jadi memang
harus kain yang banyak katunnya sehingga
nanti ketika kita warna kita kunci
warnanya terus kita cuci itu warnanya
tertinggal di kartun bahkan Sutra pun
itu susah diwarna Gong jadi misalkan
katun sama Sutra kita celupkan
bareng-bareng obatnya sama hasilnya beda
Karena beda penyerapan Kenapa kain mori
karena katun itu yang paling bagus
menyerap warna batik itu kenapa kok
didominasi warna coklat kenapa ya
warna-warna klasik ya
memang dulu sebelum ada pewarna kimia
masyarakat zaman dulu itu pakainya
pewarna alam hanya ada hitam
sogonilo Nilo itu cowok biru tua terus
coklat banyak ada dari mengkudu kulit
pohon mahoni terus macem-macem jadi dulu
itu warna ndak ada yang berwarna karena
memang dari sananya kita pakai pewarna
alam pewarna alami itu kan Iya
warna-warnanya terbatas sekali
kecenderungan memang mungkin budaya
selera zaman dulu itu juga belum Semarak
yang pengen warna-warna seperti ini
memang warnanya diambil dari alam gitu
sampai sekarang pun ada cuma Sudah
jarang dipakai karena lebih mudah luntur
lah istilahnya pewarna alami itu karena
memang bahannya dari alam bukan kimia
jadi misalnya salah nyuci gitu bahaya
itu
[Musik]
hasil produksinya jenengan ini yang
paling mahal itu apa mas yang paling
mahal dulu kita mendapat pesanan dari
Gubernur Pak Karwo tujuannya untuk
diberikan kepada Pak SBY zaman dulu Pak
Karwo minta ukuran khusus gambar request
khusus untuk diberikan ke Pak SBY waktu
itu gambarnya burung garuda Garuda
Pancasila ada 5 simbol sila Gitu dulu
itu kami jual seharga Rp12 juta Pak per
potong per potong Untuk Pak SBY saja
cuman ukurannya agak panjang 3 meter
setengah gitu Sebetulnya harga segitu
itu sebetulnya harga UKM dan Sewu kalau
sudah ada di toko di Mall harganya bisa
tiga kali empat lima kali
pembatik yang sekarang aktif itu usianya
kisaran berapa ya yang paling muda itu
sekitar 18 tahun Oh ada ada Jadi yang
anak-anak istilahnya SMA yang setelah
pulang sekolah itu ingin membantu
keluarganya Nyong Sewu yang tidak mampu
yang dia itu pengen istilahnya
mendapatkan uang saku sendiri tidak
minta dari orang tua itu ada ada
meskipun ya mungkin agak lama sedikit
dibandingkan ibu-ibu yang waktunya lebih
longgar dia pulang sekolah batik sampai
malam jam 09.00 tidur besok sekolah
siangnya meluruskan batik ada Iya yang
paling tua usianya sekitar 60-an 60-an
sudah nenek bahkan ada yang 65 ada kok
ya karena memang kalau orang pensiun itu
kan bingung ya cari Kegiatan apa
istilahnya usia-usia seperti itu Nah
kalau ini kalau orang malah senang ada
temennya Jadi mereka kalian tuh kalau di
rumah itu ada batiknya itu ndak di rumah
masing-masing tapi ngumpul di tempatnya
tetangganya ada 4 orang 5 orang jadi
selalu ada temannya
yang utama itu kejujuran sama menepati
janji itu yang paling penting dalam
usaha ini Kong Saya ndak ndak mau
membohongi kami ini berada di desa di
Kota Tulungagung yang bukan kota ramai
jadi inginnya orang yang membeli batik
di tempat kami ini nantinya akan kembali
lagi beli lagi ya kalau misalkan bagus
saya bilang bagus kalau batik tulis saya
bilang batik tulis batik cap saya bilang
batik cap Saya tidak membohongi customer
sama satu lagi kalau ada orang pesan
saya selalu menepati janji kadang kan
ada orang Bu ini saya pesan 20 bisnis
seminggu jadi ndak dalam otak saya
ndak bakal jadi tapi saya Iya kan saja
supaya saya dapat order masalah customer
nanti komplain urusan belakang lah saya
enggak mau seperti itu ya jadi ya kalau
customer ini butuhnya cepat-cepat kita
edukasi ya Bu ini batiknya yang dipesan
Ini batik yang tingkatnya rumit
pembikinannya rumit tapi dipakai bagus
saya mohon waktu biasanya kalau customer
itu diberikan edukasi semacam itu mereka
bisa terima kira-kira kalau ada kelompok
atau perorangan anak-anak muda yang
ingin belajar batik kira-kira diterima
Mas Monggo saya bantu saya fasilitasi
ini loh batik ini urutannya semacam ini
kita dari dulu itu sudah menerima yang
namanya batik untuk penelitian eee
skripsi untuk tugas akhir dan banyak
lain ada tugas sekolah ini kita selalu
Open pun kalau misalkan mereka mau
menekuni batik Saya mau bikin batik
Gimana caranya Monggo saya persilahkan
di sini saya terbuka lebar Saya ndak
takut kalian-kalian ini mungkin yang
datang ke sini nanti akan jadi saingan
Saya saya enggak takut karena rezeki
enggak akan tertukar siapa tahu nanti
ada yang sukses toh ilmunya yang
dibagikan menjadi Jariyah betul
[Musik]
membatik adalah proses dedikasi
ketelitian dan kesabaran dimana setiap
goresannya mengandung makna yang
menyimpan simbol-simbol pesan yang akan
disampaikan Mari kita lestarikan warisan
kebudayaan leluhur kita ini dengan
bangga memakai batik Indonesia tercinta
ini dan saatnya kagum harus dolanan
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:31:14 UTC
Categories
Manage