Transcript
clMzzn9P04o • Berawal Dari Jualan Buku di Kosan Sekarang Sukses Punya Arafah Muslim Store Solo!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0103_clMzzn9P04o.txt
Kind: captions
Language: id
Hai
[Musik]
merusak harga mati pondok tapi setelah
itu saya dapat menset baru bahwa untuk
bukan tujuan Pondok itu sarana bahwa dia
bisa mengantarkan kita kepada kebaikan
Iya tapi ada anak-anak tertentu yang
memang Kebaikan dia bukan dari pohon doa
itu yang kemudian merubah mindset saya
sehingga ketika ada anak saya yang aku
nggak sanggup di pondok biasa enggak
pasangkan saya mencoba untuk melihat
mereka sebagai mahadin kata Rasulullah
kanan nasuma hadit manusia itu barang
tambang ada emas dan perak tugas kita
adalah ekspor barang tambang tadi sesuai
fungsinya kalau anak kita emas jangan di
suruh jadi pagar tanaman sayang
eman-eman tapi kalau anak kita besi yang
potensi karakternya jangan dipaksakan
jadi perhiasan jangan sampai jadi orang
tua itu seneng bangga Ridho karena anak
kita telah melakukan apa yang kita
inginkan karena anaknya telah mewujudkan
apa yang kita harapkan karena anak kita
mampu menjawab mimpi-mimpi kita dan
harapan masa depan kita tapi ridhollah
dengan anak kita karena dia adalah anak
kita Allah titipkan apapun dia kalau
berbicara tentang apa sih yang
diinginkan ia mungkin fitnah zaman dulu
nggak seperti saya sekarang keberkahan
Project mendorong Enggak seperti cuman
sekarang keikhlasan mereka itu sangat
berpengaruh kepada anak-anak
[Musik]
Assalamualaikum Ratu wabarakatuh nama
saya Abu Fatiah Al Adnani nama asli saya
Abdul Kholik saat ini diberi amanah oleh
Allah subhanahu wa ta'ala dengan satu
istri dan 12 anak2 cucuk 7 lagi lima
perempuan dan dua cucu laki-laki
aktivitas yang rutin adalah mengajar di
Ma'had darusyahadah yang saya sudah
hampir lebih dari 22 tahun disana
Kemudian kami sampai hari Ahad itu
mengisi kegiatan di Solo baik itu
kegiatan ta'lim kegiatan dakwah kegiatan
konsultasi para pasien rumah tangga plus
dengan membantu mengontrol teman-teman
yang aktivitas Disini di luar aktivitas
mengajar maka saya juga punya amanah di
Arafah ini toko buku dan Lini lainnya
semua pun Eropa dalam konteks sebagai
masjid Arafah Indonesia yang kita sudah
resmikan sekitar dua tahun silam dengan
beragam aktivitasnya aktivitas bisnis
dari mulai numpang di takmir masjid
tahun 97-98 kemudian 99 itu mulai bisa
numpang di rumah teman tahun 2000 baru
mulai ngontrak di kos-kosan bermula dari
ia jualan buku di kos-kosan itu karena
banyak kanan kiri Kanada pesantren dan
kegiatan masjid ya ya alhamdulillah
2003-2004 nambah lagi tempatnya 2006
sudah bisa membeli satu rumah di sekitar
ya sampai kemudian 2007 pindah kesini
jadi kalau dulu Di gang sempit yang
memang kendaraan itu hanya bisa satu ini
tahun 2007 kita bisa pindah di tempat
yang sekarang seperti yang Ya sudah kaum
muslimin rasakanlah saya lulus dari
Pondok itu kan bingung mau kemana ya
akhirnya pulang kampung pulang ke
Jakarta di rumah kemudian saya mengajar
adik-adik saya karena ngajar sambil
kemudian saya tak berbisnis jualan buku
yang saya kirimkan ke teman-teman yang
dulu pernah di pondok bareng gitu kan Ya
nah baru berapa bulan di rumah tiba-tiba
saya di minta untuk ngajar di Lamongan
airnya dengan bekal Unsrat us Rp25.000
saya pamit Bapak Ibu saya berangkat ke
Lamongan Jadi kalau ditanya model berapa
yaitu tahun 96 Saya punya uang 125.000
saya bawa ke Lamongan dan sambil ngajar
jualan selama di Lamongan itu setiap
pekan saya harus pulang pergi ke Solo
yang gonta-ganti kendaraan delapan kali
itu setiap pekan saya lazyme begitu ya
belanja buku di Solo bahwa ke Lamongan
begitu Gania terus begitu tiap pekan
Sampai suatu hari ada cerita unik ya
Ketika saya di terminal Solo dagangan
yang saya bawa itu kan mesti ketika
masuk bis itu tiba-tiba ada orang dari
luar Jawa bertanya Mas Aslinya mana gitu
ya saya bilang saya sejakarta dibilang
bohong gedogan Ya maksudnya gimana Pak
orangtua Anda dari mana orang tua saya
Purworejo Aa bilang dong kamu tuh
kelahiran Jakarta bukan asli Jakarta
selesai tanya lemon kok bapak bisa
ngebet tidak percaya kalau seorang
Jakarta dia bilang orang Betawi itu
enggak yang bisa jualan Del dan gitu
Kalau kamu bisa jualan pasti bukan asli
Betawi hehehe sekarang lihat ten dengan
barang saya yang banyak begitu kan awal
modal ya macam kayak begitu karena Mang
dari mulai saya lulus Pondok Saya sudah
bener-bener tidak lagi minta kepada
orang tua sampai ketika tahun 97 Saya
memutuskan unik ah waktu itu punya uang
750.000 gaji 60.000 dengan uang segitu
saya pikir cukup lah buat dinikahi DH
Desember sampai 6 saya nikah jadi lulus
tahun 95 Desember 6C nikah December 07
punya anak pertama
Gue tahun saya di Eropa itu kantor
enggak punya Jadi kalau dateng kesini
itu numpang ke mejanya karyawan itu
kesan Reza nggak pernah punya duit ya
ini baru tahun 2000 1020 aja nih maunya
begini gituan Saya memang bilang sama
temen-temen pokoknya jangan buru-buru
menikmati begitu kan ya nama Arofah
sendiri ya tahun 2000 itu munculnya saya
pilih nama Arafah itu ketika membaca
kisah pimpinan presiden Palestina Yasser
Arafat Yasser Arafat itu Ardi gampang
ketahuan gampang terkenal Yesaya maka
nama Reva itu harapannya adalah Ma'ruf
sesuatu yang cepat diketahui sesuatu
yang cukup dikenal Arofah ini mimpi saya
memang menjadi tempat manusia kaum
muslimin mendapatkan hidayah makanya
kita tekan kan sama temen-temen bahwa
bisnis itu adalah pelayanan memberi
pelayanan yang terbaik kepada mereka
Maka inspirasi di sini ada pertokoan ada
perkantoran ada kafe dan penginapan ada
masjid ballroom dan lain-lain itu adalah
semangat untuk memberikan pelayanan
kepada umat termasuk yang di cafe ini
sejak empat tahun silam Ketika saya
singgah di suatu tempat yang buah asyik
ya ternyata ketika cafe jadi media
dakwah begitu kan ya temen-temen yang
datang kesini apalagi yang belum pernah
masuk ini akan punya komentar dan rasa
yang hampir sama mesti ada kalimat Bay
terungkap Allah tidak coba di tempat
saya ada kayak begini sebuah tempat yang
menggabungkan urusan vertikal dan
horizontal urusan ibadah dan muamalah
apalagi kemudian hari ini kita merambah
untuk membesarkan masjid dengan semua
unit usahanya baik itu amal sosial lama
pendidikan maupun amal usaha ya kita the
banyak terinspirasi dari gerakan Ustad
menjeda yang ada di munjalan GTA untuk
menjadikan Bagaimana mesjid adalah
sebagai pusat daripada semua dimensi
hidup kita kita merambah untuk
membesarkan masjid dengan semua unit
usahanya baik itu amal sosial pendidikan
maupun amal usaha makanya Arofah yang
mungkin awalnya adalah dari bisnis tapi
kemudian hari ini lebih banyak kepada
kegiatan sosial terakhir saya akan
begini bahwa kalian bekerja di sini
mencari empat hal atuh ibadah karena
rugi kalau kalian produktifnya disini
pagi sampai sore kalau tidak pernah
ibadah yang kedua di sini itu mencari
ilmu ya makanya temen-temen kita kasih
buku yang kita terbitkan tiap bulan yang
ketiga di sini itu mencari kawan akhirat
Hai kawan dunia sudah kebanyakan ya Jadi
bukan cuman kumpul disini tapi juga
mudah-mudahan kemulihen abru yang
keempat cari gaji gaya dari mukafah
dengan semangat ini kita katakan bahwa
mereka hakekatnya sedang membantu kaum
muslimin untuk mendapat kemudahan
beribadah
[Musik]
saya waktu itu sudah berazam dalam hati
Apapun yang terjadi serius di pondok
Kenapa gak tahu ya insting waktu itu
mengatakan bahwa saya kalau nggak di
pondok nanti nyari duit terus kerjaannya
gitu loh jadi saya mengharap sekali sama
Ustad waktu muka saya harus ditugaskan
di pondok nya enggak kayak pikiran saya
maunya cari duit terus gitu nah ketika
kita dipondokkan dibatasi nyari duit itu
seminggu sekali bisanya keluar hari
jumat sabtu hari senin selasa rabu kamis
full ngajar bajakannya jumpa hari libur
udah saya keluar Pondok yang Nah Pak lah
begitu ya Berangkat pagi pulang sore
gitu loh Ya sedang pendapatnya saya juga
dapat warning dari Yayasan kalau sudah
di sini jangan banyak yang lain-lain
fokus ngajar begitu kan Ya ya saya tidak
meninggalkan kesenangan saya tapi saya
mencoba untuk komitmen amanah amanah itu
saya tunaikan bagaimana naajer itu tetap
menjadi prioritas dengan tetap semangat
untuk dagang semangat untuk wirausaha
ini saya tumbuhkan ya Bagi saya eh
konsep Rezeki itu agak mirip dengan main
karambol ya centilnya disini sebelumnya
di sono gitu kan ya Tik Tok cepet-cepet
begitu kan kita nggak tahu dari segi
awal saya sudah menanamkan keyakinan
bahwa mereka yang punya kemampuan untuk
melihat keterhubungan antara yang dia
kerjakan sekarang dengan mimpi dan
harapan masa depan Maka dia akan punya
energi berlipat untuk menunaikan dan
mengerjakan tugas-tugasnya tapi mereka
yang tidak mampu melihat keterhubungan
antara yang sedang dia jalani dengan
mimpi masa depannya dia akan asal-asalan
dan tidak tertarik untuk banyak
melakukan kebaikan karena dia tidak
melihat hubungan itu saya pribadi
melihat bahwa keterhubungan antara
ngajar di pondok dengan rezeki dan
dakwah dengan Taklim itu sangat kuat
dakwah dalam hal ini dakwah misalnya itu
sebenarnya dengan makna dagang hampir
mirip bedanya kalau dakwah itu
dagangannya adalah dengan akhirat kalau
pedagang pebisnis perdagangannya produk
duniawi tapi dari sisi mentalitas itu
sama satu misalnya dakwah itu harus
mendapatkan kepercayaan dagang juga
harus mendapatkan berartinya akhlak
pedagang dan pendakwah itu adalah
sejajar GTA dakwah itu harus banyak
jaringan supaya yang menyambut kita
banyak ini sesi itu intinya adalah pada
jaringan kan gitu dakwah adalah tentang
bagaimana meyakinkan konsumen untuk mau
menerima kebenaran dan begitu kebaikan
manfaat faedah ya dari amalan ini itu
dan sebagainya dardak juga sama
kemampuan meyakinkan orang untuk
transaksi atas produk yang kita tawarkan
dakwah ini harus memiliki rasa cinta
kepada produk yang didakwahkan gitu kan
supaya orang itu ngelihat saja sudah
mantep begitu dalam dunia dagang tugas
tak mereka yang jualan sesuatu tapi
Senin gak suka dengan produk itu itu
enggak bisa menjiwai dan dunia Saya dari
sejak Mondo itu nggak jauh-jauh dari
buku kertas itu aja Jadi kalau ditanya
tentang toko buku ya saya bilang bahwa
mimpi saya pengen punya toko buku
terbesar itu sejak 2 SD gitu ya udah
masuk di menset Ketika saya membaca
sebuah komik sederhana tentang kisah
anak Miskin yang kemudian sukses dengan
toko buku itu sudah muncul Makanya kalau
ditanya mulai kapan dagang ilmu SD itu
sebuah SD itu segalanya sudah kita
jualan ya jualan koran jurang kurma
jualan ager-ager Jambi jual petasan dan
jualan komik itu kita ya di kulkas 2/3
SD itu dia sekolahan ke Tanah Abang
sendirian naik bis besar begitu kan ya
Jadi ya kita jalani aja gitu ya Waktu
tahun 2003 saya nulis sebuah poster itu
kan yang poster itu bisa dikatakan
menjadi ininya Tuh jadinya awaknya gitu
kan Ya jadi bahan bakar lah untuk
mempercepat Gitu kan ya percepat modal
mempercepat Capital liburannya dengan
tidak hutang dan sebagainya Gitu dulu ya
populernya pada zaman tahun 2005-2006
begitu populer sekali Albi dianiaya
surga-neraka kemudian petaka akhir zaman
dan semisalnya kurang lebih saya nulis
sudah 52 coaster kalau untuk Booster
kalau buku tahun dibawah 2000 saya
banyak listeria Lagenda gitu agenda
muslim muslimah Annisa agenda sackhoff
agenda macam-macam ada sel 15-an waktu
itu kemudian tahun 2004-2005 sudah mulai
Miss buku begitu pertama kali saya tulis
adalah tiga buku dari poster tentang
akhir zaman hidup sesudah mati Indahnya
surga dahsyatnya neraka 3 buku pertama
yang kita terbitkan dan kontrol word
dapat sambutan bagus kera waktu itu
ketika saya nulis poster peran peserta
spiral gitu kan Ya waktu itu rata-rata
satu bulan itu 7000 sampai 10000 lembar
bisa dikatakan untuk menggaji karyawan
cukup dari Sparrow transaksi poster itu
gitu kan Ya respon masyarakat Hai minta
bisa enggak dibukukan gitu loh waktunya
dibukukan usah ribuan halaman lebih
airnya kita pecah menjadi petaka akhir
zaman hidup sudah mati dan sebagainya
tadi
Ayo kita
jadi kalau dunia buku saya bisa katakan
a sampai z saya jalani ya hampir tidak
ada celah yang tidak lewati dari mulai
belanja kertas ya bawa ke percetakan
belanja tiap nama beli tintanya aja gitu
kan ya bayar Jasa cetak nya saja sampai
ngelipetin bukunya ya nyetting kemudian
nih nemenin desain itu kita jalani
semuanya begitu kan sampai kemudian
Julien sendiri bawa ke Jakarta dan
sebagainya itu kita sudah jalani
semuanya Bahkan dalam suasana seperti
ini pun sampai pada level macam kayak
begini misalnya desain-desain begini ya
Saya harus mengkonsep sendiri semuanya
desain-desain kaos itu saya masih
sukanya mesen gitu-gituan ya sendok bisa
desain Tapi seneng konsep oret-oret
Pokoknya saya kudu ini meminta yang
kayak begini begitu kan ya herbal itu
sebetulnya sudah tahun tahun
2003 aja sudah jual tapi ya alakadarnya
Hai lazimnya dulu Toko Buku kecil ada
buku ada herbal ada baju kan begitu ya
satu pakailah biasanya atau kecil-kecil
begitu kan Nah pashmina disini juga
masih digabung semuanya tahun
2009-2010 itu yang muncul ide kayaknya
harus dibesarkan ini gitu kan Ya bukan
lagi konsumen yang dateng tapi agen
bahkan kalau perlu distributor and
begitu 2009-2010 lah baru ada Arab
herbal begitu saya kan nggak punya basic
sama sekali takut gitu ya dunia
obat-obatan yang kita enggak ngerti kan
lebih jauh ya yang kita jual lazimnya
zaman dulu pakai habbatussauda zaitun
minyak wangi Kalau minyak wangi
sendratasik dari tahun 97 kreatif
sendiri begitu kan ya saya nggak paham
yaitu Apa itu tonton 2002 gini ya saya
beli minyak zaitun saya oleh Cindy baju
video enggak wangi ini aja itu saya
pikir ayam minyak wangi begitukan yang
kita pakai diolesin di baju berhembusnya
kayaknya goreng begini Itu kan ya tapi
habis itu kan saya termasuk yang kurang
ini tergerak itu mendala apa jualan madu
jualan gini tuh kesan yang pernah
Marcelia tuh orang jualan madu itu
barang ecek-ecek dalam arti untung nggak
banyak lah gitu ya karena saya cuma
ngelihat Ustadz yang jualan yang baik
santri 11 begitu Gan Ya enggak
membayangkan bahwa madu menjadi trend
Roberto soldado menjadi trend itu
menjadi trend semua tema-tema kayak
begitu orang sudah mulai bergeser ke
situ kan gitu Itu kan tahun-tahun segitu
belum terbayar begitu ya Mulai tahun
2010 yaitu semangat kita disitu kita
maksimalkan Nah baru 2012 pakaian kita
bisa 2009 saya boleh ya kita tidak
bekerja sendirian ya Ada teman-teman
tentu ada kebijakan dan sebagainya
karena saya kan sudah bilang sama
temen-temen satu ngajar di pondok enggak
bisa ngurus ini saya minta bantuan
kalian gitu nah di situ kan banyak hal
yang saya Los tidak memantau semuanya
sampai Kemudian beberapa
kebijakan-kebijakan itu mungkin dari
sisi syar'i ada catatan gitu loh
sehingga waktu itu ketiga tahun 2009
bismillah saya restoran gunung lagi nih
hidup saya dimulai dari saya bilang sama
temen-temen kita Sabar ya jangan
buru-buru menikmati kan kadang-kadang
saya melihat ya Beberapa pebisnis hari
ini teman-teman itu terus tahun 2 tahun
itu sudah beli mobil bangun rumah dan
sebagainya Itu kan Apalagi sampai pakai
utang-utang saya bertahan di pondok itu
dengan rumah bekas bubuk yang bekas
kandang sapi selama tujuh tahun gitu kan
Ya karena waktu saya ditugaskan itu
Ustadz yang menugaskan bilang begini
kalau kamu datang kesini sendirian ia
bisa ditempati lah tapi kalau Ana istri
belum bisa Hehehe kaget saya masuk ke
dalam uh ternyata bentuknya kayak begini
dengan ya Tapi agak saya tambahkan
karena gedean santri kudu tahan banting
dan katanya kan bentuknya seperti apapun
ranjang ya saya bikin sendiri lemari
bajunya bikin sendiri bergaji sak jadi
jadinya gituan ranjang saat jadi Jadinya
yang namanya ngelepeh lantai gitu kan
Jangan dandan di dinding yang rusak dan
begitu ya dijalani sendiri semuanya
begitu waktu berumahtangga ditanya
targetnya punya anak berapa biasa bilang
minimal satu kesebelasan bahkan ini
mungkin cerita yang ada uniknya sebelum
saya menikah di kelas 2 SMA itu lama
anak sudah saya buat nomor satu nomor
dua walaupun nama Ibunya belum tahu
siapa gitu enggak sampai 12 sih gitu kan
tapi udah punya rencana begitu Jadi nama
Abu Fatih itu udah saya buat sejak 2 SMA
Aduh ini aja CD contoh tentang bagaimana
membangun mimpi begitu kan Ya karena
Allah itu mengikuti prasangka hamba-nya
mencium itu kan ya Sehingga hal-hal yang
semacam itu menjadi motivasi lah itu kan
ya buat saya untuk mewujudkan
mimpi-mimpi dan janji-janji itu begitu
[Musik]
Hai kalau berbicara tentang problematika
keluarga yang saya simpulkan ya suku
banyak sih sebenarnya poin pertama
tentang ketidakmampuan kepala rumah
tangga untuk menjadi pemimpin atau
bahasa kitanya qowam ya keuangan
laki-laki kalau pakai versi mengukur
segitu agak berat ya laki-laki yang
komedo laki-laki yang mampu menjadikan
istrinya duduk betah dalam rumah ya
kalau rumahnya sempit gak punya apa-apa
nggak betah di rumah mungkin istri betah
itu kalau semuanya dua lantai ruang
dapur nya gede Hawa gitu ya perabotannya
lengkap Insyaallah betah begitu tapi
ternyata juga nggak cukup Habis itu
karena ada orang yang rumahnya gede tapi
istri nggak kerasan kenapa hati enggak
diisi gitu loh juga menjadi problem
ketika urusan ekonomi ya saya melihat
bahwa hari ini istilah semangat seorang
laki-laki untuk menyadari tugas dan
tanggung jawabnya itu berbanding lurus
dengan ilmu dan menset dia tentang rumah
tangga tadi Kalau tidak meng-update
ilmunya buku-buku rumah tangga dibaca
dia nggak enam tugas dan kewajiban
kepala rumah tangga seperti apa makanya
sudah merasa baik-baik saja Padahal
kalau kemudian ditarik pada garis Viking
misalnya terlalu banyak wajiban yang
belum ditunaikan kemudian yang tidak
kalah pentingnya adalah tentang
pewarisan nilai bagaimana orang tua itu
mewariskan nilai-nilai perjuangan
nilai-nilai pengorbanan nilai-nilai
kepemimpinan kepada anak-anaknya tidak
bisa dipungkiri pergeseran zaman dia
kecil dengan anak-anak kita kejar jauh
sekali dulu tuh kita di dakwah kita
kayak gitu udah jadi hari ini kan kita
perjuangan bapak itu melawan
pesaing-pesaing dia jadul guru kita
cuman dua ya Bapak Ibu kita sama bapak
ibu guru kita hari ini anak-anak getaran
gurunya banyak ya lintas negara diajukan
lintas benua lintas profesi Songo jadi
guru mau itu adalah artis mau itu anak
pedagang mau itu adalah politisi yang
tiap hari ditonton disaksikan anak-anak
itu guru-guru dan kita harus bersaing
dengan guru-guru yang super apa ya Luar
biasa tadi itu kan Ya nah ini yang jika
orang tua kemudian lemah ya orang tua
tidak mampu untuk memberikan pewarisan
gue tadi gitu kan sehingga misi dari
kehidupan sang ayah berbeda banget
dengan mengisi kehidupanku sang anak dan
orangtua menyerah Aku nggak sanggup lagi
ya kemudian yang ketiga mayoritas belum
ngerti visi misi ke rumah tangganya
karena kita bayangkan rumah tangga tanpa
visi misi itu seperti naik pesawat tanpa
destinasi berapa lama sih bisa bertahan
muter-muter di angkasa sampai bahan
bakarnya habis kemudian jatuhkan begitu
rumah tangga tanpa visi misi itu seperti
main bola tanpa gawang Berapa lama kita
bisa muter-muter nih lapangan Kalau
enggak ada target dan gitu tanpa visi
misi seperti naik mobil bagus tapi
enggak ngerti tujuan kan gitu Tapi kalau
kita punya target punya tujuan yang
jelas itu dalam rumah tangga maka ya
kalau kita naik al-fath itu muter-muter
kota setengah jam 02.00 bosen dieselnya
punya tujuan tapi mau naik mobil Carry
butut tahun 2003 kalau targetnya jelas
ke Jakarta Pengen nikahan 9 pagi harus
akad dan begitu ya nggak peduli hujan
pak ndak peduli bocor berapa kali nggak
perlu 5 beberapa kali targetnya 07.00
sampai Jakarta kan gitu itu ketika ada
kejelasan nah banyak bapak damai sebagai
Permana tidak mampu mendefinisikan
kejelasan target itu kepada keluarganya
sebetulnya kalau mengalir dalam makna
menerima keputusan Allah yang terbaik
itu bagus aja tapi teori mengalir
reconstruct ke bawah ya enggak ada
ngalir ke atas gitu ya karena kalau kita
nggak punya target tujuan ya jatuh
kebawah begitu sehingga harus
direncanakan untuk seperti itu kalau
berbicara tentang konsep dan konten
orangtua zaman sekarang jauh lebih keren
cuman barangkali keikhlasan dan
keberkahan itu tercabut sampai saya
ilustrasikan begini orang tua kita zaman
dulu nyapo lah kan anak ke pondok gak
nganter Saya daftar dianter ke cabang
tapi ke pondoknya enggak diantar
berangkat sendiri jadi Jakarta ke Solo
begitu kan ya ditengok belum Terus tahun
sekali dikirimi paket belum tentu tiga
bulan sekali ditelepon belum tentu tiga
bulan sekali dikirimi surat belum tentu
dua bulan sekali tapi di dengan pola
semacam itu kita bisa kerasan bisa betah
dan bisa jadi kayak begini ya Gitu ya
anak-anak sekarang enggak gitu tawas
kartu Pondok kita anter kemudian
berangkat kita rombongan sama anak-istri
sampai kemudian daftar ulang GTA ngurusi
sp-pjt ngrampungi ampe masuk kamar Natal
lemari itu orangtua terlibat di dalamnya
nanti Sebulan sekali minta dijenguk
seminggu sekali minta ditelepon dua
pekan sekali mendakinya paket sebulan
sekali pulang hasilnya setahun tiga kali
pindah gondok hewan dulu seharga mati
pondok tapi setelah itu saya dapat
menset baru bahwa untuk bukan 7 Pondok
itu sarana bahwa dia bisa mengantarkan
kita kepada kebaikan Iya tapi ada
anak-anak tertentu yang memang Kebaikan
dia bukan dari Pondok itu yang kemudian
merubah mindset saya sehingga ketika ada
anak saya yang aku nggak sanggup iPhone
lebih biasa enggak pasangkan saya
mencoba untuk melihat mereka sebagai
mahadin kata Rasulullah kanan nasuma
hadit manusia itu barang tambang ada
emas dan perak tugas kita adalah ekspor
barang tambang tadi sesuai fungsinya
kalau anak kita emas jangan di suruh
jadi pagar tanaman Hai sayang eman-eman
tapi doa Nagita besi yang potensi
karaton ya jangan dipaksakan jadi
perhiasan jangan sampai jadi orang tua
itu seneng bangga Ridho karena anak kita
telah melakukan apa yang kita inginkan
karena anaknya telah mewujudkan apa yang
kita harapkan karena anak kita mampu
menjawab mimpi-mimpi kita dan harapan
masa depan kita tapi ridhollah dengan
anak kita karena dia agak-agak teh
oolong titipkan apapun dia kalau
berbicara tentang apa sih yang
diinginkan Tia mungkin fitnah zaman dulu
nggak seperti saya sekarang keberkahan
orang tua jaman dulu nggak seperti cuman
sekarang keikhlasan mereka itu sangat
berpengaruh kepada karena
Hai
lebih daripada itu bahwa problem dalam
rumah tangga yang kita lihat cukup
serius adalah ada dua keseimbangan yang
sering diabaikan keseimbangan internal
dan keseimbangan eksternal internal itu
terkait dengan intelektual spiritual
emosional atau mental dengan fisik
seberapa kita sudah jadi kepala rumah
tangga kemudian tetap memberikan asupan
yang seimbang buat empat-empatnya secara
intelektual kita gak percaya belajar
secara seperti itu Al kita maksimalkan
ibadah kita secara emosional bagaimana
kita kembali tahan banting menghadapi
segala keadaan dan kenyataan hidup dan
secara fisik kita menjaga merawat
kesehatan tim kedua secara eksternal
terkait dengan perang diri perang diri
kita akan Kompleks sebutan kalau Saya
misalnya saya adalah suami dari satu
isteri bapak dari 12 anak Kakak dari 6ad
anak dari bapak ibu saya Paman dari
scene keponakan saya mertua dari dua
menantu saya kakek dari dua jujur saya
ya saya sekaligus juga cucu dari kakek
saya dan seterusnya ini kan banyak ya ya
Nah indikator bahwa orang itu seimbang
adalah dia memenuhi semua tugas dalam
orang dirinya tidak sedikit dari kita
yang kemudian tidak sensitif hadap Randi
Randi sehingga yang terjadi adalah
ketidakseimbangan sebutlah misalnya ada
keluarga yang daigoro Ustad waktunya
habis untuk dakwah Pagi siang sore malam
sampai istrinya anaknya ke bagian bahkan
sampai mengabaikan urusan nafkah dengan
alasan harus ikhlas lah dan seterusnya
ini panggilan umat lebih dari lu kan
Tapi pada saat yang sama umat yang
bernama istri dan anak tidak mendapatkan
kecukupan maka ketidakseimbangan ini
pasti akan melahirkan penyesalan rasa
bersalah atau mungkin ada orang tua yang
begitu mengagumkan di mata istrinya di
mata anaknya apapun kebutuhan mereka
tercukupi terpenuhi Tapi dia nggak
peduli dengan adik-adiknya dong
saudaranya dengan bahwa ibunya macam itu
ada yang atas nama berbakti kepada orang
tua sampai menelantarkan istrinya sampai
menghadapi situasi pilih aku atau ibumu
anehkan pertanyaan yang aneh gitu
milikku ibu sama istrimu dua-duanya
harus diambil Itu Amanah semua gitu yang
paling banyak lagi adalah tentang
problem komunikasi di Aku mau cari yang
terjadi itu adalah miskomunikasi pasutri
masih sangat banyak sekali pasutri yang
kalau berdialog berkomunikasi
orientasinya benar-salah menang kalah
aku benar Kamu salah aku menangkap muka
Allah baik dari istri kepada suami
seumur listrik pada titik ini di
fadlilah saya mencoba untuk meninggalkan
orientasi Kita damai ya orientasi kita
nyaman buang ego yang pengin menunjukkan
bahwa aku bener istri salah sebagaimana
istri juga melatih ibunya untuk tidak
menunjukkan bahwa dia benar suaminya
salah dua-duanya orientasinya kepada
nyaman begitu kan damai gitu kan Ya
bukan sekedar benar atau salah dari
sekian pasien yang ini kepada kita itu
tuh masih cukup dominan ego suami untuk
menunjukkan saya pemimpin saya benar
kamu tuh sebagai istri adalah rakyat
yang harus tunduk taat kepada suami dan
buat bahasa-bahasa semacam ini masih
cukup dominan pada sebagian keluarga
sementara kita menjalaninya itu sebagai
sebuah persoalan
[Musik]
Hai Sebetulnya saya di pesantren tuh
ngajar BAP rumah tangga sudah 23 tahun
dari tahun 98 sampai sekarang 2022 ya
terima saya tidak merubah tema fiqih
Ushul fiqih nikah gitu kan Kalau
berbicara tema ini saya sudah bilang
sama santri ada dua materi yang saya
sukai hantu babu nikah2 Babel buyuk bab
dagang dunia karena saya punya istri
punya anak Babel build karena saya
pedagang diadukan single saya kalau
ngajar menjiwai banget begitu saya
sebagai praktisi ya bukan sekedar
akademisi babu nikah tapi saya juga
praktisi dengan istri dan anak yang
banyak share Saga totalitas disini
totalitasnya satu bahwa ini materi yang
saya memang ke di pondok pesantren
diamanahi yang kedua ya buat ke penting
yang paling pokok buat kepentingan
keluarga sendiri Saya pernah dapet
cerita seorang ikhwan yang bukan Ustad
bukan membalikkan ulama buah Kyai enggak
pernah bisa ngisi pengajian Tapi dia
bisa membersamai keluarganya Entah
berapa hari sekali GTA kumpul dengan
anak istrimu kan ayat bacakan hadist
cerita itu membuat saya lupa coba saya
ngisi kesana-kemari dan sebagainya tapi
buat keluarga kayaknya enggak maksimal
GTA akhirnya ia sudah mulai saat itu
kita coba ya setiap waktu liburan dan
momen-momen itu mualaikum pull Abby
harus bisa ngisi untuk kalian yg awalnya
ke aku mau ngomong apa sama anak-anak
begitu kan ya Bingung gitu kan tapi
setelah kita biasakan anak wajib dan
sebagainya saya bilang bahwa mbah dulu
enggak pernah ngajarin kayak begini tapi
Abby mengajarkan kayak gini buat kalian
Supaya besok kalian punya gambaran kalau
punya keluarga ya harus ada momen untuk
kumpul diskusi apa saja ya jadi kalau
liburan itu wajib kumpul pada subuh
sampai
7.37 nobro segala macam tema ya Enggak
boleh kemana-mana sehingga pokoknya
kumpul Dulu ketika anak-anak belum SMA
godaannya ujiannya gak seberat ini tapi
ketika saya boleh punya SMA makin ngaji
lebih uh ini masa-masa kritis masa-masa
anak butuh perhatian masa anak-anak
berpindah dari fase muda Hai atau
tawanan menjadi menteri atau sahabat kan
Begitu begitu manusia usia paling Riskan
tuh 14 15 16 17 18 begitu dan saya
merasakan itu sehingga porsi untuk warga
harus lebih maksimal akhirnya kita bikin
kesepakatan bahwa visi misi kita adalah
berkhidmat kepada umat melalui jalur
pendidikan dan ekonomi oleh saya bilang
sama anak-anak jangan ada yang
bercita-cita jadi musisi jadi artis jadi
politisi kita enggak ada jalur dengan
judul enggak ada darah ke situ gitu kan
ya Jadi apapun nanti profesi pekerjaan
kalian itu arahnya dua ya pendidikan
sama ekonomi pendidikan kita sudah punya
sekolahan gitu ya alat pengajar dari
tk-sd-smp-sma bisnis ataupun ekonomi
kita punya jadi Arafah ini begitu
singgah anak-anak semua harus
memaksimalkan lah potensinya Untuk
mengerahkan tenaganya waktunya untuk
untuk hidmat tadi saya memandang bahwa
ini dua jalur yang jariyahnya spesial
Jariyah berupa harta jari yang berupa
ilmu Nah kalau kalian sudah sholeh dan
sholehah tambah ilmunya luas tambah
duitnya banyak tak pernah tiga-tiganya
itu jadi saya bilang target kalian satu
jadi ulama Tapi kalau nggak bisa ya
nggak papa jadi orang kaya Tetapi kalau
jadi ulama berat jadi orang kaya nggak
mampu Ya sudahlah jadi anak soleh aja
nggak jelek ya sebab kalau ulama Ageng
ia orang soleh ngumpul Insyaallah Nanti
banyak Project kebaikan yang bisa kita
ini ulama dengan ilmunya agar minyak
dengan hartanya orang sholeh dengan
Doanya itu Nah kalau saya bisa kembali
dan Nggak mungkin deh saya akan
mengulangi apa yang sudah saya lakukan
dengan kualitas yang lebih baik dari
yang selokan sekarang nggak ada yang
saya sesali dari semua peristiwa yang
berlangsung sehingga semua yang sudah
berlalu itu memberi pelajaran banyak
terima kasih Mas Agung saya Abu Fatiah
Al Adnani
selaku yang diberi amanah di Arofah dan
di
pesantren ya mengucapkan terima kasih
atas hanya Assalamualaikum matullahi
wabarakatuh