Transcript
WU3fmh8mtpo • Pekerjakan 700 Ibu-Ibu di Desa Pinggiran Untuk Membuat Kerajinan Keset - Sub Indo
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0021_WU3fmh8mtpo.txt
Kind: captions Language: id Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh... Ternyata gombale mukiyo itu bisa membuat kaya Bisa buat makan anak istri Tips sukses bisnis dari saya Tidak ada kata bos dan anak buah Majikan dan pembantu Itu tidak ada dalam pikiran saya Omset 15.000 keset x 5.000 = 75 juta per minggu Assalamualaikum Warahmatullah Wabarokatuh... Nama saya Abdai Romi Alamat Tunggangri Kalidawir Tulungagung Jawa Timur Usaha saya dibidang kerajinan keset dari kain perca Berdiri tahun 2012 Sekitar 9 tahun yang lalu Sebelumnya punya toko kelontong Toko peralatan untuk kue Peralatan dapur Namanya di desa, lama kelamaan Tetangganya banyak yang hutang Hutang bayar, hutang bayar Hutangnya dah banyak tidak pernah muncul Belanja di tempat yang lain Terus kepikiran usaha lain yang dihutang tidak masalah Dan tidak habis Tidak dimakan dan tidak busuk Kalau kain perca kan tidak bisa dimakan Misal 1 minggi main ke rumahnya dan barangnya masih Berarti memang belum dipakai Asal mulanya toko dan berpindah ke kerajinan Iseng sambil nunggu sambil buat kejainan Lama-kelama ada yang ikut membuat Toko semakin surut karena banyak yang dihutang tetangga Modal habis dan pindah ke kerajinan keset Dengan modal minim dan juga hutang Hutang sebesar 4 juta Alhamdulilah 4 juta bisa diputar Beli bahan kain perca konveksi Kemudian dibuat kerajinan keset Waktu itu menghasilkan keset 200 per bulan Alhamdulilah dipasarkan ke toko-toko di Tulungagung Toko gerabah yang jual keset Disortir/ditolak Kirim 200 kembali 150 Alhamdulilah banyak yang kembali Sampai sekarang hati masih sakit ketika disortir Itu masih awal mula jadi sakit sekali Nangis tidak bisa nangis Sudah tua kok nangis Akhirnya barang dibawa pulang Seakan memang diremehkan, ujiannya awal membuat keset Memang pemasarane sulit Barang yang disortir itu ya sama saja Bahan sama, kualitasnya juga sama Saya rasa ini memang ujian Bukan barang cacat, ini ngetest mental Lihat saja suatu ketika kalau minta barang lagi... Sampai saat ini sudah 10 masih saya ingat-ingat orangnya Misal telfon atau datang ke rumah minta barang Lalu ganti saya godain Punya uang berapa Setengah gak begitu rela barang dibeli sama dia Tapi sebenarnya ya karena itu Karena ujian itulah Kita memiliki semangat yang lebih Tapi tidak bisa terhapus dari hati Banyak orang jawa itu Misal mau menikah Bisanya ditanyain seperti ini sama calon mertua Pekerjaannya apa nak Dijawab ngarit atau menggembala sapi Lha mau nikah apa mau dikasih makan gombale mukiyo Saya selalu ingat itu Ternyata gombale mukiyo itu bisa bikin kaya Bisa untuk kasih makan anak istri Bahkan bisa untuk beli kendaraan Lha mukiyo nya sak berapa kok gombale segini banyak... Ketika jamaah tahlil dan jamaah yasin Biasanya di rosting, Bos gombale mukio ini Sudah terbisasa seperti itu Pekerjaanya ya gombal rusak (kain perca) Kain limbah majun Jadi ini bos gombale mukio Alhamdulillah Gombale mukio masih dipanggil bos Alhamdulillah masalah gombal mukio ini saya Perjalananya sekarang setiap perminggu Dibutuhkan minimal 3-5 truk Perminggu Alhamdulillah itu konveksi dari pabrik Pabrik Bukan konfeksi kecil, dari pabrik Bandung Sukabumi jepara jadi konfeksi pabrik baju terbesar di Indonesia Di Tulungagung terbenyak Insya Alloh 1 truk itu antara 3,5 Ton Muatan 1 meter dari atas bak truk Jadi keset 4.000 sampai 5.500 satu truk Setiap minggu kita 15.000 keset lain-lain kain untuk menyuple pengrajin Atau pengepul keset yang lain itu kainya dari kita gombale mukio itu Kita setiap keset antara 5.000 itu keset Penjara Dibilang keset penjara itu apa awalnya yang membuat orang dipenjara Tapi memang yang membuat cetakan sama seperti jeruji-jeruji orang dipenjara Tapi bahasa kerennya itu keset mutiara Taunya itu keset muiara itu ya belum lama, kiriman arah sumatra Ini keset penjara disini di Jawa kalau disana di Sumatra bilang keset Mutiara Trus disini keset Sedot (sumbu) di Bali, Banyuwangi, Banjarmasin namanya keset Kuda Kembar Nama kerenya seperti itu disini cukup Keset Sedot dan Keset Sumbu Caranya membuat memang disedot Jadi sumbu yang panjang Jadi Keset Sumbu, Keset Sedot enaknya seperti itu Kalau dinamakan Keset Kuda Kembar sepertinya jauh sekali, Kudanya dimana? Gambarnya mana? Tetapi saya mengikuti penyebutan yang pesan saja Sistem saya, pembuatan Keset ini Tempat produksi dibawa ke rumah masing-masing Jadi buat kesibukan di rumah (ibu-ibu) Itu kadang suaminya, apalagi di desa Maksudnya, jika seumpama keluar hanya ngrumpi Kalau diberikan kesibukan membuat Keset, Otomatis Dengan di rumah, menjaga anak habis masak Jadi membuat Keset. Suaminya jadi lebih tenang Ditungguin di rumah, disambi kerja dapat dikit-dikit Jadi untuk sampingan Ibu-ibu Pekerja saat ini antara 500-700 orang Iya Alhamdulillah Tapi saat ini tetap membutuhkan sebanyak-banyaknya karyawan tapi di rumah masing-masing Bukan karyawan, intinya karyawan bukan di tempat saya Maksudnya bekerja di tempat masing-masing Lebih banyak lagi. 100 - 200 - 300 orang. Ya Alhamdulillah permintaan, apalagi masa pandemi seperti ini Orang tidak boleh keluar di rumah saja Biar saya yang antar jemput barang Tapi harus kelompok minimal 5 orang Jadi harus ada pengurus nya satu Jadi setiap desa, inshaAllah di wilayah Tulungagung Bagian selatan InshaAllah sudah masuk setiap desa ada pengepul nya satu Yang mengurus Tidak menetapkan H arus setiap minggu, harus dapat sekian tidak Pokoknya memang betul-betul niat dikerjakan Dibawa pulang nanti buat group misalkan ada 5 orang Nanti saya siap mengantar barang antar-jemput Jadi antar barang, yang jadi saya bawa pulang Hanya cukup modal cetakan saja Misalnya yang bisa jahit bisa buat Keset Jahit Yang tidak bisa jahit Membuat Keset Mutiara atau Keset Penjara atau Keset Sumbu Setiap minggu jika benar-benar serius Serius membuat Keset, itu kalau Keset Jahit Setiap minggu antara 50 - 75 Keset Asal mulanya ibu-ibu itu Ikutan membuat Keset, Saya dahulu membuat Keset sendiri Otomatis nganyam sendiri Istri saya menjahit terus saya nganyam Saat itu, sebelum saya membuat Keset itu ada Toko Setiap ibu-ibu habis masak di rumah, habis beres-beres di rumah Terus teman-temannya istri saya itu kumpul di rumah setiap jam 09.00 sampai dhuhur Sampai jam 12.00 itu sambil menjaga anak main Judi Kartu Kalau di sini menyebutnya Omben, buat hiburan Jadi saya lama-lama berpikir Kalau terus seperti ini anaknya nanti jadi tukang judi Jadi ketika saya membuat Keset semuanya pada ikutan membuat Keset Akhirnya Judinya hilang semua membuat Keset dirumah nya masing-masing Terus setiap satu minggu sekali kumpul Kernyata membuat Keset itu, para suami senang sekali semuanya Karena sudah tidak main judi lagi Kumpul setiap satu minggu sekali di rumah tidak main judi Kumpul itu setor Keset Akhirnya ada pemasukan tambahan Kalau kiat sukses saya, tidak ada kata-kata Bos dengan anak buah Majikan dengan pembantu itu tidak ada dipikiran saya Kita sama-sama membutuhkan, saling membantu saya butuh pengrajin Pengrajin pun butuh saya sebagai pemegang usaha Jadi alhamdulillah dengan kiat saya seperti itu silaturahmi jadi tersambung Kekeluargaan lah yang tercipta Semenjak hidup berumah tangga dengan istri saya Mempunyai anak dua, memnggil namanya langsung Dewi Yuana, sepertinya belum pernah Kalaupun pernah mungkin bisa dihitung berapa kali Walaupun di whatsapp ditulis tetap kebiasaan yang sayang Alhamdulillah dampaknya memang bagus untuk keluarga dan untuk bisnis Setiap hari peran istri sama saya itu peran bekerja Mengambil keset, antar jemput keset itu memang jarang memakai kariyawan hari-hari sama istri Omset usaha keset saya perminggu 15.000 keset dikali 5.000 antara 75 juta perminggu Gandengnya saya tidak ada sekat antara bos dengan anak buah itu Saya mengharapkan doanya Jadi setiap kita menggambil barang atau pun antar barang selalu semoga lancar terus Semua pengrajin bilang seperti itu Jadi denggan doa-doa mereka semoga kerajinan saya usaha kita bisa berjalan terus Mereka bisa membuat kerajinan keset terus dan menghasilkan uang buat keluarga Bagi teman-teman yang mau atau yang sudah mulai usaha Nikmati prosesnya Enjoy saja Saya dulu pernah jualan pentol goreng sosis jasjus blender ada berapa tahun juga itu Jadi nikmat prosesnya tetap semangat anggap semua cobaan itu adalah penyemanggat kita Sukses selalu