Does America Want to Annex Canada? After Venezuela and Greenland
ip30VhGQWUE • 2026-01-25
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Nah, menanggapi ancaman akan kedaulatan
Kanada yang dikabarkan ini, Geng,
Angkatan Bersenjata Kanada sudah membuat
simulasi mengenai kemungkinan invasi
militer Amerika ke Kanada dan bagaimana
nih respon yang bisa dilakukan oleh
Kanada ini. Nah, menurut dua pejabat
tinggi pemerintah Kanada yang tidak mau
disebutkan namanya ya, simulasi tersebut
mencakup taktik yang mirip dengan
strategi yang digunakan ketika
menghadapi Rusia dan pasukan pimpinan
Amerika di Afghanistan. Langkah ini
diyakini sebagai e langkah pertama
kalinya di dalam satu abad Angkatan
Bersenjata Kanada membuat model tentang
serangan dari Amerika, Geng.
Oke, hari ini, Geng, kita bakal membahas
kembali soal perkembangan geopolitik
dunia. Ya, selama ini kan sedang ramai
diberitakan tentang Amerika yang katanya
ingin mencaplok Greenland dan juga
menyerang Iran dan segala macamlah. Tapi
kalian tahu ggak, Geng, kalau ternyata
bukan cuma Greenland aja yang menjadi
tujuan dari Donald Trump sebagai
Presiden Amerika untuk dicaplok. Bahkan
mereka ingin mengambil juga negara
tetangganya yaitu Kanada. Padahal sejauh
yang kita tahu Kanada itu bukan musuh
Amerika. Malah mereka sama-sama negara
kuat di benua Amerika dan mereka
menjalin hubungan yang sangat baik.
Namun sekarang hubungan itu sedang
bergejolak alias bergesekan. Ya,
lagi-lagi biang keroknya adalah presiden
tercinta yaitu Donald Trump yang
menunjukkan sebuah peta yang
memperlihatkan wilayah seperti Kanada,
Greenland hingga Venezuela yang
seolah-olah bakal menjadi bagian yang
akan mereka ambil dan dijadikan sebagai
Amerika. An AI image of greater America.
Canada is shown inside the 2026 US map
and US president's AI image shows
Greenland as US territory. Trump's AI
image shows also Venezuela in the US.
Gambar tersebut pada akhirnya memicu
spekulasi dan kekhawatiran karena
dianggap sebagai aksi yang bakal
dilakukan oleh Donald Trump. Karena kita
tahu ya Donald Trump ini selalu
bertindak seolah-olah tuh apa yang dia
mau harus tercapai gitu. Dan ini
berdampak pada hubungan internasional.
Terus apakah Kanada bakal tinggal diam
kalau Amerika berniat ingin mencaplok
negara mereka dan menjadikan negara
mereka bagian dari Amerika? Ya, tentu
aja enggak. Nah, Kanada dikabarkan sudah
mempersiapkan diri kalau Amerika berani
untuk menginvasi Kanada dan dengan tegas
mereka menyebutkan kalau Kanada berada
di belakang sekutu mereka yaitu NATO.
Dan bagi Kanada isu tersebut bukan
sekedar retorika politik, melainkan ini
sudah menyangkut kedaulatan dan keamanan
nasional, terutama di kawasan Arktik
yang saat ini semakin strategis. Nah,
dari sini kekhawatiran ini mulai
berkembang lebih jauh ketika satu negara
besar menunjukkan keinginan mereka untuk
menguasai wilayah negara lain dan
negara-negara sekutu juga mulai bersiap
secara militer dan resiko konflik
berskala besar pun jadi meningkat.
Nah, banyak pengamat menilai bahwa pola
seperti ini kalau terus berlanjut bisa
menjadi rantai eskalasi yang membuka
jalan menuju konflik global, Geng.
Termasuk perang dunia ketiga. Dan untuk
itu, negara Uni Eropa disebut-sebut
sudah membahas skenario keamanan
terburuk. Apa yang bakal mereka lakukan
kalau Perang Dunia 3 terjadi? Nah, kali
ini gua bakal membahas itu semua. Jadi,
pastikan kalian nonton sampai selesai.
Ini seru banget, Geng. Oke, langsung
aja. Halo, Geng. Welcome back to Kamar
Jerry
Genggeng. Beli iPhone baru yang
kapasitasnya paling kecil dan murah
enggak masalah. Tinggal tambahin SSD
supaya kapasitasnya jadi lebih besar.
Karena dengan tambahan SSD, HP gua yang
tadinya cuma 256 gig, sekarang malah
jadi 756
gig. bikin video cinematik ataupun foto
udah gak khawatir lagi memori bakal
penuh. Udah gitu proses pemindahan
datanya juga cepat banget. Nih, kita
bandingin pemindahan data pakai SSD
dengan pemindahan data pakai airdrop.
Cepat banget kan? SSD yang gua pakai ini
harganya juga murah banget terjangkau
daripada kalian beli iPhone versi
terbaru dengan harga yang mahal. Hanya
karena perbedaan kapasitas memori yang
mendingan beli yang paling murah
ditambah dengan SSD ini. Tapi iPhone
kalian jadi berkapasitas besar. Udah
gitu SSD-nya kecil dan bisa dibawa ke
mana-mana. Simpel kan? Buat yang mau
langsung aja check out linknya udah ada
di bawah. Untuk pembahasan yang pertama
ya kita langsung bahas dulu nih ke inti
permasalahannya yaitu ketika Amerika
ingin menjadikan Kanada sebagai wilayah
negara mereka alias mau dicaplok sama
Donald Trump.
Nah, jadi geng keinginan Amerika yang
ingin menguasai Kanada akhirnya
diketahui ketika Trump membagikan gambar
peta Amerika Serikat yang mencakup
Greenland, Kanada, Venezuela. Jadi
sesuka-suka hati dia aja tuh ya. Udah
capek-capek kita belajar geologi dari
kecil dulu ya kan. Tiba-tiba Donald
Trump bikin peta versi dia sendiri dan
gambar tersebut diunggah oleh Donald
Trump di platform trut sosialnya dia dan
kelihatannya memang sudah diedit
menggunakan AI. Unggahan tersebut muncul
di tengah memburuknya hubungan
diplomatik antara Amerika dan sejumlah
negara Eropa. Gambar itu dibagikan oleh
Donald Trump pada hari Selasa tanggal 20
Januari 2026 yang memperlihatkan kalau
dia sedang duduk di samping sebuah peta
Amerika yang sudah diperluas. Overnight,
Trump posted what looked like an AI
generated map showing Canada, Greenland,
and even Venezuela folded into the
United States.
Ketika itu dia terlihat sedang berbicara
atau ngobrol-ngobrol dengan para
pemimpin Eropa. Foto itu diduga
merupakan versi editan dari gambar yang
diambil ketika Emmanuel Macron. Terus
ada Kir Stermer dan juga Presiden Komisi
Eropa yang bernama Ursula von Derleyen
itu sedang berkunjung ke Washington DC
pada bulan Agustus 2025. Nah, di dalam
pertemuan itu para pemimpin Eropa berada
di Washington ketika Trump melakukan
panggilan telepon dengan Putin selaku
Presiden Rusia. Dan ya untuk Kanada ya
apa sebenarnya tujuan Amerika kok
tiba-tiba ingin menguasai Kanada padahal
selama ini hubungan kedua negara itu
lagi adem-adem aja gitu. Donald Trump
bilang kalau keinginan Amerika untuk
menguasai Kanada bukan karena produk
yang dihasilkan oleh Kanada. Dia
berulang kali menyampaikan keinginan dia
untuk menjadikan Kanada sebagai negara
kesayangannya Amerika gitu. Nah, tapi
pernyataan tersebut pernah dibantah oleh
mantan pejabat Kanada yang bernama
Justin Trudo yang menyebutkan kalau
pemerintahan Donald Trump ini sebenarnya
udah mengincar kekayaan alam yang ada di
Kanada. Lagi-lagi nih ya Donald Trump
mau mencaplok negara orang ya tujuannya
itu tadi. Sebenarnya kalau kita bilang
Amerika ini ee rakus atau apa enggak,
tapi oknum-oknumnya. Nah, kebetulan si
oknumnya adalah presidennya sendiri
gitu. Dan selain itu, Donald Trump dan
pejabat Amerika juga menekankan ke
pemerintah Kanada dalam berbagai isu
seperti pengelolaan pasukan susu,
keamanan perbatasan, peredaran narkoboy,
dan anggaran pertahanan. Sementara itu,
perundingan dagang antara Amerika dan
Kanada saat ini terhenti, Geng. Nah,
ketika ditanya mengenai kelanjutan
perjanjian dagang yang bernama Kasma
atau Cusma gitu ya, yang mana ini adalah
perjanjian dagang antara Kanada,
Amerika, Meksico yang dulu Donald Trump
gembar-gemborkan pada masa jabatan
presiden pertamanya dia. Nah, saat ini
malah Donald Trump yang mengatakan bahwa
perjanjian itu udah enggak relevan lagi
buat dia sesuka-suka hatinya, Geng. Nah,
dikatakan tidak ada keuntungan dari
perjanjian itu untuk Amerika. Yang butuh
perjanjian itu adalah Kanada, kata
Trump. Nah, sementara Amerika enggak
membutuhkan produk-produk Kanada.
Nah, di saat itu, Geng, Esa Mertcher
selaku peneliti hubungan Amerika dan
Kanada, dia itu bilang kalau pernyataan
Donald Trump tadi itu kayak taktik
negosiasi. Donald Trump itu kayak pengin
berada di posisi di mana Amerika
mendapatkan banyak hal, banyak
keuntungan dari Kanada, tapi enggak
perlu memberikan banyak imbalan ke
Kanada. Jadi, kayak pengin untung
sendiri. Nah, ini pernyataan dari si EC
tadi ya, bukan dari gua loh, Geng.
Padahal kenyataannya Amerika itu tetap
membutuhkan sumber daya alamnya Kanada
juga wisatawan Kanada untuk sektor
konsumsi dan pariwisata. Nah, sementara
itu ya seorang dosen ilmu politik yang
bernama Aaron Etinger itu menilai
ketertarikan Donald Trump terhadap
Kanada itu enggak hanya terkait satu isu
tertentu. Menurut dia, kebijakan luar
negeri Donald Trump itu berfokus pada
menunjukkan dominasi terhadap negara
lain dan menempatkan semua kepentingan
di bawah kepentingannya sendiri yang dia
anggap sebagai kepentingan Amerika. Nah,
karena itu, Geng, apapun yang dilakukan
oleh Kanada di dalam satu isu tertentu
enggak akan pernah benar-benar bikin
Donald Trump itu puas gitu. Di dalam
sebuah pertemuan tertutup dengan para
pelaku bisnis di bulan Februari tahun
2025, Justin Tradeo mengatakan bahwa
ancaman Donald Trump untuk menjadikan
Kanada sebagai negara bagian ke-51
adalah sesuatu yang nyata. Menurut dia,
hal itu sebagian didorong oleh
melimpahnya mineral penting dan sumber
daya alam yang dimiliki oleh Kanada,
Geng. dan Amerika mau menguasai sumber
daya alam itu. Jadi kan kemarin ya
Venezuela udah berhasil nih Greenland
Otw. Nah nanti setelah Greenland Kanada
tujuannya. Dan sumber daya yang dimaksud
yang ada di Kanada mencakup cadangan
besar minyak. gas alam, kayu, emas,
tembaga, potas, uranium, nikel, biji
besi, dan berbagai sumber daya lainnya
yang dimiliki oleh negara Kanada ini.
Nah, tapi baru-baru ini Donald Trump
justru meremehkan pentingnya impor
sumber daya tersebut bagi ekonomi
Amerika Serikat dengan bilang kalau
Amerika udah punya banyak bahan mentah
juga. Jadi kayak enggak perlu
mengandalkan Kanada kata dia. Di saat
Amerika mengumumkan pengenaan tarif
kepada Kanada di tahun lalu, salah satu
alasan utamanya katanya adalah untuk
memperkuat keamanan perbatasan dengan
tujuan menghentikan imigrasi ilegal dan
peredaran narkoboy seperti gentanil.
Nah, tapi geng pejabat Kanada itu bilang
kalau kurang dari 1% imigran ilegal yang
masuk ke Amerika itu berasal dari
Kanada. sehingga ya alasan pengenaan
tarif itu enggak bisa dijadikan alasan.
Dan selain itu hanya sekitar 0,2% dari
seluruh penyertaan fentanil di
perbatasan Amerika terjadi di perbatasan
daerah Kanada. Donald Trump serta
pemerintahannya juga sering mengkritik
Kanada karena selama bertahun-tahun
gagal memenuhi target belanja pertahanan
NATO. Tapi di bawah kepemimpinan Mark
Carney selaku perdana menteri, Kanada
berkomitmen untuk meningkatkan anggaran
pertahanan hingga mencapai 2% dari PDB
sesuai dengan target NATO. dan paling
lambat pada tahun anggaran 2025 sampai
2026. Dan di dalam sebuah pidato di
hadapan pejabat militer senior Amerika
pada akhir September kemarin, Donald
Trump kembali menegaskan pernyataannya
terkait Kanada sebagai negara bagian
Amerika ke-51 yang mana itu saat
membahas rencana sistem pertahanan rudal
Golden Dom. Nah, Donald Trump bilang
kalau Kanada itu menelepon dia dan
menyebutkan Kanada ingin mengikuti
program Golden Dom. Tapi Donald Trump
bilang lagi, "Kenapa kalian gak sekalian
gabung saja dengan Amerika? Kalian jadi
negara bagian ke-51 dan bisa mendapatkan
Golden Dome secara gratis." Nah, di
sebuah pertemuan pada bulan Desember,
perwakilan dagang Amerika menjelaskan
syarat-syarat kebijakan utama yang harus
dipenuhi oleh Kanada kalau ingin tetap
melanjutkan perdagangan dengan UMSCA.
Syaratnya di antara lain membuka pasar
produk susu Kanada yang selama ini
dilindungi agar lebih banyak produk susu
dari Amerika bisa masuk. Mencabut
larangan di tingkat provinsi terhadap
penjualan minuman beralkohol asal
Amerika, merevisi Undang-Undang
Streaming Online dan Undang-Undang
Berita Online Kanada. Dan undang-undang
tersebut mewajibkan perusahaan teknologi
dan layanan streaming asing untuk
memberikan dukungan finansial kepada
media dan konten berita Kanada. yang
mana menurut Amerika kebijakan ini
dianggap merugikan dan mendiskriminasi
perusahaan serta produk dari Amerika.
Menurut Aon Etinger tadi, berbagai isu
dan gangguan perdagangan yang dibuat
oleh Amerika sebenarnya cuma hal
sampingan dari keinginan utama Donald
Trump. Jadi kayak ya pura-pura aja gitu.
Tujuan utamanya bukan itu. Yang mana
tujuan utamanya menurut mereka adalah
Trump ingin mendominasi Kanada.
Ketertarikan Donald Trump terhadap
Greenland membuat banyak orang Kanada
merasa kalau Kanada bisa menjadi target
berikutnya. Menurut dia ya tidak ada
bukti dari 5 tahun masa kepemimpinan
Donald Trump yang menunjukkan bahwa
memberikan konsesi eh kebijakan kepada
Trump akan membuat Kanada jadi lebih
aman. Jadi kayak justru sebaliknya gitu.
Dan sementara itu menurut Michael
Williams selaku profesor urusan Publik
dan International University of Ottawa,
dia bilang kalau kebijakan luar negeri
Donald Trump pada akhirnya bertujuan
untuk memperkuat posisi Amerika sebagai
kekuatan dominan di belahan bumi barat.
Dan berbeda dengan kebijakan Amerika
sebelumnya yang memandang negara-negara
terdekat sebagai mitra dan sekutu, visi
Donald Trump justru melihat kedekatan
geografis Kanada, Mexico, dan Greenland
serta hubungan ekonomi dan militer
mereka dengan Amerika sebagai titik
lemah yang bisa dimanfaatkan untuk
kepentingan Amerika demi membangun
dominasi regional mereka. Nah, kalau
Mcercher yang tadi juga sempat gua
mention namanya ya, dia ngelihat
strategi keamanan nasional Amerika yang
baru secara terang-terangan. ini
terlihat bertujuan untuk mengembalikan
dominasi Amerika di belahan bumi barat.
Bagi dia strategi ini ya menyinggung
keinginan Amerika ingin menguasai sumber
daya alam dan kekayaan mineral di
kawasan tersebut demi kepentingan mereka
sendiri. Dan Kanada termasuk di dalam
rencana Amerika itu.
Gila enggak tuh? Nah, jadi ini kayak
simpelnya ya. Kayak lu jual bakso,
tetangga lu juga jual bakso. Nah, tapi
karena bakso tetangga lu mungkin lebih
enak, lebih rame, lebih banyak, nah
pengen lo caplok juga. Padahal kalian
tuh baik-baik aja gitu. Dan ini semua
karena siapa? Karena Donald Trump. Nah,
padahal masyarakat Amerikanya sendiri
belum tentu setuju dengan rencana itu.
Nah, lalu geng atas kejadian ini
bagaimana respon dari Kanada sendiri
terkait keinginan Trump yang dikatakan
ingin menguasai Kanada? Kita masuk ke
dalam pembahasannya.
Nah, menanggapi ancaman akan kedaulatan
Kanada yang dikabarkan ini, Geng,
Angkatan Bersenjata Kanada sudah membuat
simulasi mengenai kemungkinan invasi
militer Amerika ke Kanada dan bagaimana
nih respon yang bisa dilakukan oleh
Kanada ini. Nah, menurut dua pejabat
tinggi pemerintah Kanada yang tidak mau
disebutkan namanya ya, simulasi tersebut
mencakup taktik yang mirip dengan
strategi yang digunakan ketika
menghadapi Rusia dan pasukan pimpinan
Amerika di Afghanistan. Langkah ini
diyakini sebagai langkah pertama kalinya
di dalam satu abad angkatan bersenjata
Kanada membuat model tentang serangan
dari Amerika, Geng. Padahal Kanada
sendiri adalah anggota dari NATO dan
mitra Amerika di dalam pertahanan udara
di kawasan Amerika Utara.
Canada isen
once thought unthinkable.
According to a report by the globe and
maale, Canada's military has drafted a
hypothetical response to a possible US
invasion. Maksudnya tuh Kanada kan
nempel ya sama Amerika. Mereka kan
bagian utaranya Amerika gitu. Mereka tuh
gak pernah expect atau gak pernah
latihan bagaimana cara menghadapi
Amerika sejauh ini. Mereka sejauh ini e
selalu belajar atau latihan bagaimana
menghadapi tentara dari negara lain.
Tapi tahu-tahu hari ini yang akan mereka
hadapi adalah Amerika. Negara yang
sejauh ini mengatakan menjadi pelindung
negara-negara yang menjadi anggota NATO.
Terus yang dimaksud dengan model militer
di sini ya itu semacam simulasi mengenai
kemungkinan yang bisa terjadi. Jadi
mereka udah menggambarkan ini kayak
kalau Amerika nyerang dari sisi ini,
dari sisi ini, kita harus gimana? Nah,
simulasinya udah mereka buat. Jadi apa
yang dilakukan oleh Kanada bukanlah
rencana perang sebenarnya. Mereka cuma
mempelajari skenario jika serangan
Amerika benar-benar terjadi ke negara
mereka. Dan perencanaan awal yang mereka
buat saat ini adalah simulasi invasi
Amerika dari arah selatan negara mereka.
Nah, di dalam simulasi tersebut pasukan
Amerika katanya diperkirakan mampu
menembus posisi strategis Kanada di
darat dan laut dalam waktu sekitar 1
minggu. Bahkan Amerika bisa menembus
pertahanan Kanada cuma dalam waktu 2
hari bahkan. Ya memang seseram itu,
Geng, kalau udah urusan sama Amerika.
Nah, para pejabat Kanada bilang kalau
negara tersebut tidak memiliki jumlah
personil militer maupun peralatan
canggih yang cukup untuk menghadapi
serangan militer dari Amerika dengan
cara biasa. Karena itulah militer Kanada
membayangkan strategi perang tidak
konvensional di mana kelompok-kelompok
kecil pasukan tidak reguler atau warga
sipil bersenjata bakal menggunakan cara
seperti penyergapan sabotase, serangan
drone, serta taktik serang lari. Yang
jelas tuh Kanada enggak cuma bisa
mengandalkan ee tentaranya doang, tapi
ee masyarakatnya juga harus
dipersenjatai gitu, Geng. Dan para
pejabat mereka bersama dengan sejumlah
ahli juga menegaskan kalau kemungkinan
pemerintahan Donald Trump benar-benar
memerintahkan invasi ke Kanada itu
sebenarnya sangat kecil dan mengatakan
kalau hubungan Kanada dengan militer
Amerika masih tergolong baik gitu. Kedua
negara ini juga masih bekerja sama dalam
rencana sistem Golden Dom untuk
melindungi wilayah Amerika Utara dari
ancaman rudal Rusia dan Cina. Nah, para
perencana militer membayangkan kalau
serangan Amerika ke Kanada mungkin aja
ya, mungkin aja nih bakal dimulai oleh
tanda-tanda yang jelas seperti
berakhirnya kerja sama pertahanan udara
Norat antara kedua negara dulu. Nah,
serta adanya perintah baru dari Amerika
untuk merebut Kanada dengan kekuatan
militer. Nah, itu tanda-tandanya ya
seperti itu. Awalnya tuh kerja sama
pertahanan udara tadi berakhir dulu,
terus ada ucapan atau perintah dari
petinggi-petinggi Amerika untuk
menyerang Kanada. Ya, berarti itu sudah
selesai semuanya. Nah, untuk saat ini
wajib militer tidak dipertimbangkanlah
oleh Kanada. Tapi para pejabat
menyebutkan mungkin ya tingkat
pengorbanannya itu sampai-sampai harus
melibatkan warga. Warga Kanada harus
ikut berperang kalau sudah Amerika turun
tangan. Nah, di saat itu Kepala Staf
Pertahanan Kanada sudah menyatakan
rencana mereka untuk membentuk pasukan
cadangan relawan lebih dari 400.000
orang. Para relawan ini nantinya bisa
dipersenjatai, dikasih senjata, atau
diminta melakukan aksi mengganggu kepada
personel Amerika. Dan putusnya kerja
sama pertahanan ini akan berpotensi
membuat Prancis atau Inggris ya yang
merupakan negara pemilik senjata nuklir
diminta untuk membantu melindungi Kanada
dari Amerika. Jadi Prancis dan Inggris
bakal bersekutu sama Kanada untuk
ngelawan Amerika. Kalau enggak enggak
bisa. Kanada habis sama Amerika. sebuah
media yang bernama The Globe ya juga
melaporkan kalau Kanada sedang
mempertimbangkan untuk mengirim sejumlah
kecil pasukan ke Greenland untuk
bergabung dengan delan negara Eropa yang
sedang menggelar latihan militer sebagai
bentuk dukungan terhadap Denmark.
Sementara itu, Perdana Menteri Kanada
yaitu Mark Kenny itu bilang kalau
tatanan lama dunia tidak akan kembali
dan mengajak negara-negara dengan
kekuatan menengah untuk bersatu di dalam
pidatonya dia di World Economic e Forum
yang ada di Devos Swiss. Nah, Mark Kenny
ini melanjutkan kalau negara-negara
besar saat ini menggunakan tekanan
ekonomi untuk mendapatkan apa yang
mereka inginkan dengan cara menggunakan
tarif sebagai alat tekanan. Nah, itulah
yang dilakukan oleh Donald Trump kan.
Mereka memanfaatkan sistem keuangan
sebagai sarana pemaksaan dan
mengeksploitasi rantai pasok sebagai
titik kelemahan. Nah, Markne juga bilang
kalau Kanada termasuk negara pertama
yang menyadari peringatan ini, yaitu
letak geografis dan aliansi lama tidak
lagi menjamin keamanan maupun
kemakmuran.
Nah, Makarni ini juga menegaskan bahwa
Kanada mendukung kepada Greenland,
Denmark, dan aliansi NATO lainnya. Nah,
meskipun di dalam pidato tersebut dia
enggak menyebutkan Trump secara
langsung, beberapa pernyataannya dia
dianggap menyindir Donald Trump. Hal ini
berkaitan dengan ancaman Donald Trump
untuk memberlakukan tarif terhadap
sekutu-sekutu Eropa dan juga Inggris,
kecuali jika Greenland diserahkan kepada
Amerika.
Terus, Geng, ya. Ternyata nih, Geng, di
kesempatan yang sama nih, Donald Trump
itu sebenarnya juga hadir, Geng. Tapi
mereka beda hari ketika pidato. Dia juga
menyampaikan pidato yang sebagian
besarnya membahas mengenai kekuatan
ekonomi Amerika dan keinginan dia untuk
menguasai Greenland, geng. And the fact
is no nation or a group of nations is in
any position to be able to
secure Greenland other than the United
States. We're great power, much greater
than people even understand. I think
they found that out weeks ago in
Venezuela.
Tapi Trump juga mengungkapkan kritik
terhadap sejumlah pemimpin dunia. Nah,
termasuk kepada Mark Kenny tadi. Nah,
merespon pidato Markenny sebelumnya,
Donald Trump bilang bahwa MKenny
seharusnya bersyukur di dalam pidatonya
tersebut. Donald Trump menyebutkan nama
MKenny menggunakan nama depannya yaitu
Mark. Nah, di dalam budaya baret ya
biasanya kalau seseorang yang memanggil
nama depan itu artinya udah dekat banget
geng hubungannya. Jadi gitu tuh. Nah,
tapi di dalam konteks ini Donald Trump
sepertinya menentang Makeni. Dia
mengatakan kalau Kanada bisa bertahan
sejauh ini ya karena berkat Amerika
Serikat. Sambil dia mengingatkan Makenny
untuk mengingat fakta tersebut ketika
dia membuat pernyataan.
Minister yerday so grateful
Canada.
Donald Trump juga menambahkan kalau
Kanada mendapatkan banyak keuntungan
gratis dari Amerika. Oleh karena itu,
seharusnya Kanada bersyukur kata dia.
Dan enggak jelas nih, Geng, ya,
pernyataan Donald Trump ini nih
dimaksudkan apa sebenarnya. yang mana
nih yang dia maksud e Kanada dimudahkan
oleh Amerika tuh dari mana gitu kita gak
tahu juga. Dan apakah maksud dari
perkataan dia ini sebuah ancaman atau
sekedar peringatan kepada Kanada kita
enggak tahu juga ya. Cuma warga Kanada
menganggap kalau pernyataan Donald Trump
tersebut adalah pernyataan yang serius.
Dan meskipun belum ada tanda-tanda bahwa
Amerika benar-benar bakal melancarkan
invasi militer ke Kanada, tapi warga
Kanada sendiri sebenarnya udah was-was,
Geng, dengan kemungkinan ini. Dan karena
ambisi Amerika yang terus-menerus ingin
menguasai negara, ya tentu akan membuat
konflik dunia menjadi semakin memanas
bahkan bisa berpotensi mengarah ke
perang dunia ketiga. Nah, beberapa hari
yang lalu Perdana Menteri Hungaria
sempat membocorkan bahwa Uni Eropa saat
ini sudah memiliki skenario kalau itu
sampai terjadi. Nah, bagaimana
skenarionya? Sekarang kita bakal bahas
skenario perang dunia ketiga ini.
Ketegangan geopolitik global antara
Amerika, Rusia, dan Eropa itu semakin
meningkat setelah keinginan Donald Trump
untuk memiliki Greenland dan perang di
Ukraina yang tidak kunjung meredah.
Situasi ini dikhawatirkan menimbulkan
perang dunia ketiga. Kekhawatiran ini
juga sudah disampaikan oleh Presiden
keenam Indonesia yaitu Pak SBY yang
bilang kalau perang dunia 3 itu
sangat-sangat mungkin terjadi.
Kekhawatiran yang sama juga dirasakan
oleh para pemimpin Eropa. Para pemimpin
negara-negara ini disebut sedang
diam-diam menyiapkan skenario apabila
perang dunia ketiga terjadi. Hal ini
diungkapkan oleh Victor Orben selaku
Perdana Menteri Hungaria di dalam sebuah
agenda demonstrasi anti perang pada hari
Sabtu tanggal 17 Januari 2026. Nah,
terus kira-kira apa skenario yang sudah
dibuat oleh Uni Eropa ini, Geng? Nah,
Orban mengklaim saat ini Eropa sedang
membentuk dewan perang untuk menyiapkan
potensi perang dunia 3 yang memicu e
kekhawatiran akibat meluasnya konflik
global. Dia bilang kalau Uni Eropa tidak
lagi berfokus pada diplomasi, tetapi
sudah beralih ke persiapan konfrontasi
militer skala besar. Kondisi ini ya
memperingatkan bahwa blok tersebut terus
bergerak menuju ke konflik langsung
dengan Rusia. Perlu diketahui Geng,
bahwa gesekan geopolitik yang sedang
terjadi memang tidak seperti
sebelum-sebelumnya. di Timur ya, perang
berkepanjangan di Ukraina tidak
menunjukkan tanda-tanda mereda.
Sementara itu di Barat Trump sudah
mengguncang aliansi NATO dengan
ambisinya dia ingin mencaplok Greenland.
Nah, dengan alasan itu, Orban menyatakan
kalau elit Eropa sudah membuat pilihan
mereka yaitu mereka mempersiapkan
konfrontasi langsung dan dahsyat dengan
Rusia. Terus Orban ini juga bilang
bagaimana strategi rahasia di balik
pembentukan dewan perang buatan Eropa
ini. Nah, Orban menjelaskan nih, Geng.
Dewan perang tersebut dibentuk melalui
pertemuan 27 kepala negara. Menurut dia,
para pemimpin ini berasal dari
negara-negara besar di benua Eropa,
terutama Prancis dan Jerman. Di dalam
pertemuan ini mereka enggak lagi
membahas soal perdamaian. Nah, tapi
mereka sudah membahas cara untuk
mengalahkan Rusia. Nah, orban ini bilang
pertemuan tersebut berfokus pada upaya
memaksa Rusia untuk membayar ganti rugi
dan merebut kembali e miliaran dolar
yang saat ini disalurkan ke upaya perang
Ukraina. Dan Orban sendiri menyampaikan
kalau Hungaria akan menutup pintu
rapat-rapat sekuat tenaga mereka dan
menolak mengirimkan tentara maupun uang
ke garis depan. Apakah pernyataan orban
ini valid? Ya, nyatanya para pejabat di
Uni Eropa sekarang sebenarnya membantah
dengan klaim tersebut. Ya, siapa yang
mau ngaku sih, Geng? Namanya juga kan
pergerakan rahasia gitu ya. Di saat itu
mereka menegaskan kalau pertemuan
tingkat tinggi yang dilakukan ini
sebenarnya bukan untuk membahas
persiapan perang, melainkan berfokus
pada langkah-langkah keamanan defensif.
yang mengutamakan kemanusiaan gitu. Jadi
istilahnya tuh mereka tidak meragukan
yang namanya perang dunia ketiga, tapi
fokusnya mereka bukan pada terlibat ke
perangnya, tapi lebih kepada bertahannya
demi kemanusiaan, katanya. Dan mengenai
pernyataan orban, pihak Uni Eropa
menilai kalau pejabat tinggi Hungaria
ini seolah-olah menggambarkan Eropa
sebagai entitas yang gemar berperang,
katanya. Walaupun sebenarnya iya gitu
ya. Hal ini menurut pejabat Eropa
semata-mata dilakukan untuk menyuarakan
narasi yang menguntungkan bagi Rusia
untuk memperkuat basis e mendukung
domestiknya dia. Mereka juga menilai
kalau Orban sedang memposisikan diri
sebagai satu-satunya benteng melawan
benua yang dia bayangkan sedang menuju
jurang kehancuran. Nah, jadi pihak Uni
Eropa banyak mengkritik pernyataannya
Orban dengan mempertanyakan waktu
penyampaian pernyataan tersebut
mengingat pemilihan Parlemen Hungaria
dijadwalkan pada bulan April 2026 dan
para ahli mengatakan pernyataan ini
muncul di tengah meningkatnya ketegangan
global yaitu perang di Ukraina yang
terus berlanjut dan ketegangan baru di
dalam NATO menyusul kontroversi
pernyataan Donald Trump tentang
Greenland. Jadi dengan kata lain ya,
Peran Dunia Ketiga tuh dekat banget
sebenarnya geng. mungkin banget terjadi
karena ya itu tadi terlalu banyak perang
saat ini kan kalau kita hitung-hitung ya
Isriwil ya kan terus Rusia Ukrain ya kan
terus baru-baru ini yang dicuekin sama
dunia perang Thailand lawan siapa ya
Myanmar ya eh lawan Kamboja lawan siapa
ya baru-baru ini nih lupa lagi gua
pokoknya yang di Asia juga ada perang ya
kan terus sekarang ya Donald Trump
dengan ambisinya dia ingin mencaplok e
Venezuela sudah terjadi ya bukan cuma
ingin gitu terus ingin mencap Caplock
Greenland ditambah lagi dengan Kanada.
Ya, bagaimana cara menghindari perang
dunia ketiga kalau kayak gini? Ya, udah
di depan mata banget sebenarnya. Makanya
nih di Belanda sekalipun sudah ada
peringatan dari pemerintah Belanda untuk
masyarakat mereka agar mempersiapkan ya
barang-barang atau benda-benda yang bisa
dikatakan tuh kayak ee persiapan
masa-masa sulit, masa-masa konflik. Jadi
kayak makanan ya, ee pakaian hangat dan
lain-lain. Jadi kalau terjadi apa-apa
mereka sudah siap dengan semua persiapan
itu. Huh gila ya, Geng. Kawin juga
belum, gua udah perang dunia ketiga lagi
aja.
Itu dia geng pembahasan kita kali ini
mengenai Amerika yang ternyata juga
berambisi ingin mengambil Kanada dan
bagaimana respon Kanada serta skenario
Eropa dalam menghadapi perang dunia
ketiga. Gimana, Geng, menurut kalian
tentang pembahasan kita ini? Coba
tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:15:46 UTC
Categories
Manage