Does America Want to Annex Canada? After Venezuela and Greenland
ip30VhGQWUE • 2026-01-25
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Nah, menanggapi ancaman akan kedaulatan Kanada yang dikabarkan ini, Geng, Angkatan Bersenjata Kanada sudah membuat simulasi mengenai kemungkinan invasi militer Amerika ke Kanada dan bagaimana nih respon yang bisa dilakukan oleh Kanada ini. Nah, menurut dua pejabat tinggi pemerintah Kanada yang tidak mau disebutkan namanya ya, simulasi tersebut mencakup taktik yang mirip dengan strategi yang digunakan ketika menghadapi Rusia dan pasukan pimpinan Amerika di Afghanistan. Langkah ini diyakini sebagai e langkah pertama kalinya di dalam satu abad Angkatan Bersenjata Kanada membuat model tentang serangan dari Amerika, Geng. Oke, hari ini, Geng, kita bakal membahas kembali soal perkembangan geopolitik dunia. Ya, selama ini kan sedang ramai diberitakan tentang Amerika yang katanya ingin mencaplok Greenland dan juga menyerang Iran dan segala macamlah. Tapi kalian tahu ggak, Geng, kalau ternyata bukan cuma Greenland aja yang menjadi tujuan dari Donald Trump sebagai Presiden Amerika untuk dicaplok. Bahkan mereka ingin mengambil juga negara tetangganya yaitu Kanada. Padahal sejauh yang kita tahu Kanada itu bukan musuh Amerika. Malah mereka sama-sama negara kuat di benua Amerika dan mereka menjalin hubungan yang sangat baik. Namun sekarang hubungan itu sedang bergejolak alias bergesekan. Ya, lagi-lagi biang keroknya adalah presiden tercinta yaitu Donald Trump yang menunjukkan sebuah peta yang memperlihatkan wilayah seperti Kanada, Greenland hingga Venezuela yang seolah-olah bakal menjadi bagian yang akan mereka ambil dan dijadikan sebagai Amerika. An AI image of greater America. Canada is shown inside the 2026 US map and US president's AI image shows Greenland as US territory. Trump's AI image shows also Venezuela in the US. Gambar tersebut pada akhirnya memicu spekulasi dan kekhawatiran karena dianggap sebagai aksi yang bakal dilakukan oleh Donald Trump. Karena kita tahu ya Donald Trump ini selalu bertindak seolah-olah tuh apa yang dia mau harus tercapai gitu. Dan ini berdampak pada hubungan internasional. Terus apakah Kanada bakal tinggal diam kalau Amerika berniat ingin mencaplok negara mereka dan menjadikan negara mereka bagian dari Amerika? Ya, tentu aja enggak. Nah, Kanada dikabarkan sudah mempersiapkan diri kalau Amerika berani untuk menginvasi Kanada dan dengan tegas mereka menyebutkan kalau Kanada berada di belakang sekutu mereka yaitu NATO. Dan bagi Kanada isu tersebut bukan sekedar retorika politik, melainkan ini sudah menyangkut kedaulatan dan keamanan nasional, terutama di kawasan Arktik yang saat ini semakin strategis. Nah, dari sini kekhawatiran ini mulai berkembang lebih jauh ketika satu negara besar menunjukkan keinginan mereka untuk menguasai wilayah negara lain dan negara-negara sekutu juga mulai bersiap secara militer dan resiko konflik berskala besar pun jadi meningkat. Nah, banyak pengamat menilai bahwa pola seperti ini kalau terus berlanjut bisa menjadi rantai eskalasi yang membuka jalan menuju konflik global, Geng. Termasuk perang dunia ketiga. Dan untuk itu, negara Uni Eropa disebut-sebut sudah membahas skenario keamanan terburuk. Apa yang bakal mereka lakukan kalau Perang Dunia 3 terjadi? Nah, kali ini gua bakal membahas itu semua. Jadi, pastikan kalian nonton sampai selesai. Ini seru banget, Geng. Oke, langsung aja. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry Genggeng. Beli iPhone baru yang kapasitasnya paling kecil dan murah enggak masalah. Tinggal tambahin SSD supaya kapasitasnya jadi lebih besar. Karena dengan tambahan SSD, HP gua yang tadinya cuma 256 gig, sekarang malah jadi 756 gig. bikin video cinematik ataupun foto udah gak khawatir lagi memori bakal penuh. Udah gitu proses pemindahan datanya juga cepat banget. Nih, kita bandingin pemindahan data pakai SSD dengan pemindahan data pakai airdrop. Cepat banget kan? SSD yang gua pakai ini harganya juga murah banget terjangkau daripada kalian beli iPhone versi terbaru dengan harga yang mahal. Hanya karena perbedaan kapasitas memori yang mendingan beli yang paling murah ditambah dengan SSD ini. Tapi iPhone kalian jadi berkapasitas besar. Udah gitu SSD-nya kecil dan bisa dibawa ke mana-mana. Simpel kan? Buat yang mau langsung aja check out linknya udah ada di bawah. Untuk pembahasan yang pertama ya kita langsung bahas dulu nih ke inti permasalahannya yaitu ketika Amerika ingin menjadikan Kanada sebagai wilayah negara mereka alias mau dicaplok sama Donald Trump. Nah, jadi geng keinginan Amerika yang ingin menguasai Kanada akhirnya diketahui ketika Trump membagikan gambar peta Amerika Serikat yang mencakup Greenland, Kanada, Venezuela. Jadi sesuka-suka hati dia aja tuh ya. Udah capek-capek kita belajar geologi dari kecil dulu ya kan. Tiba-tiba Donald Trump bikin peta versi dia sendiri dan gambar tersebut diunggah oleh Donald Trump di platform trut sosialnya dia dan kelihatannya memang sudah diedit menggunakan AI. Unggahan tersebut muncul di tengah memburuknya hubungan diplomatik antara Amerika dan sejumlah negara Eropa. Gambar itu dibagikan oleh Donald Trump pada hari Selasa tanggal 20 Januari 2026 yang memperlihatkan kalau dia sedang duduk di samping sebuah peta Amerika yang sudah diperluas. Overnight, Trump posted what looked like an AI generated map showing Canada, Greenland, and even Venezuela folded into the United States. Ketika itu dia terlihat sedang berbicara atau ngobrol-ngobrol dengan para pemimpin Eropa. Foto itu diduga merupakan versi editan dari gambar yang diambil ketika Emmanuel Macron. Terus ada Kir Stermer dan juga Presiden Komisi Eropa yang bernama Ursula von Derleyen itu sedang berkunjung ke Washington DC pada bulan Agustus 2025. Nah, di dalam pertemuan itu para pemimpin Eropa berada di Washington ketika Trump melakukan panggilan telepon dengan Putin selaku Presiden Rusia. Dan ya untuk Kanada ya apa sebenarnya tujuan Amerika kok tiba-tiba ingin menguasai Kanada padahal selama ini hubungan kedua negara itu lagi adem-adem aja gitu. Donald Trump bilang kalau keinginan Amerika untuk menguasai Kanada bukan karena produk yang dihasilkan oleh Kanada. Dia berulang kali menyampaikan keinginan dia untuk menjadikan Kanada sebagai negara kesayangannya Amerika gitu. Nah, tapi pernyataan tersebut pernah dibantah oleh mantan pejabat Kanada yang bernama Justin Trudo yang menyebutkan kalau pemerintahan Donald Trump ini sebenarnya udah mengincar kekayaan alam yang ada di Kanada. Lagi-lagi nih ya Donald Trump mau mencaplok negara orang ya tujuannya itu tadi. Sebenarnya kalau kita bilang Amerika ini ee rakus atau apa enggak, tapi oknum-oknumnya. Nah, kebetulan si oknumnya adalah presidennya sendiri gitu. Dan selain itu, Donald Trump dan pejabat Amerika juga menekankan ke pemerintah Kanada dalam berbagai isu seperti pengelolaan pasukan susu, keamanan perbatasan, peredaran narkoboy, dan anggaran pertahanan. Sementara itu, perundingan dagang antara Amerika dan Kanada saat ini terhenti, Geng. Nah, ketika ditanya mengenai kelanjutan perjanjian dagang yang bernama Kasma atau Cusma gitu ya, yang mana ini adalah perjanjian dagang antara Kanada, Amerika, Meksico yang dulu Donald Trump gembar-gemborkan pada masa jabatan presiden pertamanya dia. Nah, saat ini malah Donald Trump yang mengatakan bahwa perjanjian itu udah enggak relevan lagi buat dia sesuka-suka hatinya, Geng. Nah, dikatakan tidak ada keuntungan dari perjanjian itu untuk Amerika. Yang butuh perjanjian itu adalah Kanada, kata Trump. Nah, sementara Amerika enggak membutuhkan produk-produk Kanada. Nah, di saat itu, Geng, Esa Mertcher selaku peneliti hubungan Amerika dan Kanada, dia itu bilang kalau pernyataan Donald Trump tadi itu kayak taktik negosiasi. Donald Trump itu kayak pengin berada di posisi di mana Amerika mendapatkan banyak hal, banyak keuntungan dari Kanada, tapi enggak perlu memberikan banyak imbalan ke Kanada. Jadi, kayak pengin untung sendiri. Nah, ini pernyataan dari si EC tadi ya, bukan dari gua loh, Geng. Padahal kenyataannya Amerika itu tetap membutuhkan sumber daya alamnya Kanada juga wisatawan Kanada untuk sektor konsumsi dan pariwisata. Nah, sementara itu ya seorang dosen ilmu politik yang bernama Aaron Etinger itu menilai ketertarikan Donald Trump terhadap Kanada itu enggak hanya terkait satu isu tertentu. Menurut dia, kebijakan luar negeri Donald Trump itu berfokus pada menunjukkan dominasi terhadap negara lain dan menempatkan semua kepentingan di bawah kepentingannya sendiri yang dia anggap sebagai kepentingan Amerika. Nah, karena itu, Geng, apapun yang dilakukan oleh Kanada di dalam satu isu tertentu enggak akan pernah benar-benar bikin Donald Trump itu puas gitu. Di dalam sebuah pertemuan tertutup dengan para pelaku bisnis di bulan Februari tahun 2025, Justin Tradeo mengatakan bahwa ancaman Donald Trump untuk menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 adalah sesuatu yang nyata. Menurut dia, hal itu sebagian didorong oleh melimpahnya mineral penting dan sumber daya alam yang dimiliki oleh Kanada, Geng. dan Amerika mau menguasai sumber daya alam itu. Jadi kan kemarin ya Venezuela udah berhasil nih Greenland Otw. Nah nanti setelah Greenland Kanada tujuannya. Dan sumber daya yang dimaksud yang ada di Kanada mencakup cadangan besar minyak. gas alam, kayu, emas, tembaga, potas, uranium, nikel, biji besi, dan berbagai sumber daya lainnya yang dimiliki oleh negara Kanada ini. Nah, tapi baru-baru ini Donald Trump justru meremehkan pentingnya impor sumber daya tersebut bagi ekonomi Amerika Serikat dengan bilang kalau Amerika udah punya banyak bahan mentah juga. Jadi kayak enggak perlu mengandalkan Kanada kata dia. Di saat Amerika mengumumkan pengenaan tarif kepada Kanada di tahun lalu, salah satu alasan utamanya katanya adalah untuk memperkuat keamanan perbatasan dengan tujuan menghentikan imigrasi ilegal dan peredaran narkoboy seperti gentanil. Nah, tapi geng pejabat Kanada itu bilang kalau kurang dari 1% imigran ilegal yang masuk ke Amerika itu berasal dari Kanada. sehingga ya alasan pengenaan tarif itu enggak bisa dijadikan alasan. Dan selain itu hanya sekitar 0,2% dari seluruh penyertaan fentanil di perbatasan Amerika terjadi di perbatasan daerah Kanada. Donald Trump serta pemerintahannya juga sering mengkritik Kanada karena selama bertahun-tahun gagal memenuhi target belanja pertahanan NATO. Tapi di bawah kepemimpinan Mark Carney selaku perdana menteri, Kanada berkomitmen untuk meningkatkan anggaran pertahanan hingga mencapai 2% dari PDB sesuai dengan target NATO. dan paling lambat pada tahun anggaran 2025 sampai 2026. Dan di dalam sebuah pidato di hadapan pejabat militer senior Amerika pada akhir September kemarin, Donald Trump kembali menegaskan pernyataannya terkait Kanada sebagai negara bagian Amerika ke-51 yang mana itu saat membahas rencana sistem pertahanan rudal Golden Dom. Nah, Donald Trump bilang kalau Kanada itu menelepon dia dan menyebutkan Kanada ingin mengikuti program Golden Dom. Tapi Donald Trump bilang lagi, "Kenapa kalian gak sekalian gabung saja dengan Amerika? Kalian jadi negara bagian ke-51 dan bisa mendapatkan Golden Dome secara gratis." Nah, di sebuah pertemuan pada bulan Desember, perwakilan dagang Amerika menjelaskan syarat-syarat kebijakan utama yang harus dipenuhi oleh Kanada kalau ingin tetap melanjutkan perdagangan dengan UMSCA. Syaratnya di antara lain membuka pasar produk susu Kanada yang selama ini dilindungi agar lebih banyak produk susu dari Amerika bisa masuk. Mencabut larangan di tingkat provinsi terhadap penjualan minuman beralkohol asal Amerika, merevisi Undang-Undang Streaming Online dan Undang-Undang Berita Online Kanada. Dan undang-undang tersebut mewajibkan perusahaan teknologi dan layanan streaming asing untuk memberikan dukungan finansial kepada media dan konten berita Kanada. yang mana menurut Amerika kebijakan ini dianggap merugikan dan mendiskriminasi perusahaan serta produk dari Amerika. Menurut Aon Etinger tadi, berbagai isu dan gangguan perdagangan yang dibuat oleh Amerika sebenarnya cuma hal sampingan dari keinginan utama Donald Trump. Jadi kayak ya pura-pura aja gitu. Tujuan utamanya bukan itu. Yang mana tujuan utamanya menurut mereka adalah Trump ingin mendominasi Kanada. Ketertarikan Donald Trump terhadap Greenland membuat banyak orang Kanada merasa kalau Kanada bisa menjadi target berikutnya. Menurut dia ya tidak ada bukti dari 5 tahun masa kepemimpinan Donald Trump yang menunjukkan bahwa memberikan konsesi eh kebijakan kepada Trump akan membuat Kanada jadi lebih aman. Jadi kayak justru sebaliknya gitu. Dan sementara itu menurut Michael Williams selaku profesor urusan Publik dan International University of Ottawa, dia bilang kalau kebijakan luar negeri Donald Trump pada akhirnya bertujuan untuk memperkuat posisi Amerika sebagai kekuatan dominan di belahan bumi barat. Dan berbeda dengan kebijakan Amerika sebelumnya yang memandang negara-negara terdekat sebagai mitra dan sekutu, visi Donald Trump justru melihat kedekatan geografis Kanada, Mexico, dan Greenland serta hubungan ekonomi dan militer mereka dengan Amerika sebagai titik lemah yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan Amerika demi membangun dominasi regional mereka. Nah, kalau Mcercher yang tadi juga sempat gua mention namanya ya, dia ngelihat strategi keamanan nasional Amerika yang baru secara terang-terangan. ini terlihat bertujuan untuk mengembalikan dominasi Amerika di belahan bumi barat. Bagi dia strategi ini ya menyinggung keinginan Amerika ingin menguasai sumber daya alam dan kekayaan mineral di kawasan tersebut demi kepentingan mereka sendiri. Dan Kanada termasuk di dalam rencana Amerika itu. Gila enggak tuh? Nah, jadi ini kayak simpelnya ya. Kayak lu jual bakso, tetangga lu juga jual bakso. Nah, tapi karena bakso tetangga lu mungkin lebih enak, lebih rame, lebih banyak, nah pengen lo caplok juga. Padahal kalian tuh baik-baik aja gitu. Dan ini semua karena siapa? Karena Donald Trump. Nah, padahal masyarakat Amerikanya sendiri belum tentu setuju dengan rencana itu. Nah, lalu geng atas kejadian ini bagaimana respon dari Kanada sendiri terkait keinginan Trump yang dikatakan ingin menguasai Kanada? Kita masuk ke dalam pembahasannya. Nah, menanggapi ancaman akan kedaulatan Kanada yang dikabarkan ini, Geng, Angkatan Bersenjata Kanada sudah membuat simulasi mengenai kemungkinan invasi militer Amerika ke Kanada dan bagaimana nih respon yang bisa dilakukan oleh Kanada ini. Nah, menurut dua pejabat tinggi pemerintah Kanada yang tidak mau disebutkan namanya ya, simulasi tersebut mencakup taktik yang mirip dengan strategi yang digunakan ketika menghadapi Rusia dan pasukan pimpinan Amerika di Afghanistan. Langkah ini diyakini sebagai langkah pertama kalinya di dalam satu abad angkatan bersenjata Kanada membuat model tentang serangan dari Amerika, Geng. Padahal Kanada sendiri adalah anggota dari NATO dan mitra Amerika di dalam pertahanan udara di kawasan Amerika Utara. Canada isen once thought unthinkable. According to a report by the globe and maale, Canada's military has drafted a hypothetical response to a possible US invasion. Maksudnya tuh Kanada kan nempel ya sama Amerika. Mereka kan bagian utaranya Amerika gitu. Mereka tuh gak pernah expect atau gak pernah latihan bagaimana cara menghadapi Amerika sejauh ini. Mereka sejauh ini e selalu belajar atau latihan bagaimana menghadapi tentara dari negara lain. Tapi tahu-tahu hari ini yang akan mereka hadapi adalah Amerika. Negara yang sejauh ini mengatakan menjadi pelindung negara-negara yang menjadi anggota NATO. Terus yang dimaksud dengan model militer di sini ya itu semacam simulasi mengenai kemungkinan yang bisa terjadi. Jadi mereka udah menggambarkan ini kayak kalau Amerika nyerang dari sisi ini, dari sisi ini, kita harus gimana? Nah, simulasinya udah mereka buat. Jadi apa yang dilakukan oleh Kanada bukanlah rencana perang sebenarnya. Mereka cuma mempelajari skenario jika serangan Amerika benar-benar terjadi ke negara mereka. Dan perencanaan awal yang mereka buat saat ini adalah simulasi invasi Amerika dari arah selatan negara mereka. Nah, di dalam simulasi tersebut pasukan Amerika katanya diperkirakan mampu menembus posisi strategis Kanada di darat dan laut dalam waktu sekitar 1 minggu. Bahkan Amerika bisa menembus pertahanan Kanada cuma dalam waktu 2 hari bahkan. Ya memang seseram itu, Geng, kalau udah urusan sama Amerika. Nah, para pejabat Kanada bilang kalau negara tersebut tidak memiliki jumlah personil militer maupun peralatan canggih yang cukup untuk menghadapi serangan militer dari Amerika dengan cara biasa. Karena itulah militer Kanada membayangkan strategi perang tidak konvensional di mana kelompok-kelompok kecil pasukan tidak reguler atau warga sipil bersenjata bakal menggunakan cara seperti penyergapan sabotase, serangan drone, serta taktik serang lari. Yang jelas tuh Kanada enggak cuma bisa mengandalkan ee tentaranya doang, tapi ee masyarakatnya juga harus dipersenjatai gitu, Geng. Dan para pejabat mereka bersama dengan sejumlah ahli juga menegaskan kalau kemungkinan pemerintahan Donald Trump benar-benar memerintahkan invasi ke Kanada itu sebenarnya sangat kecil dan mengatakan kalau hubungan Kanada dengan militer Amerika masih tergolong baik gitu. Kedua negara ini juga masih bekerja sama dalam rencana sistem Golden Dom untuk melindungi wilayah Amerika Utara dari ancaman rudal Rusia dan Cina. Nah, para perencana militer membayangkan kalau serangan Amerika ke Kanada mungkin aja ya, mungkin aja nih bakal dimulai oleh tanda-tanda yang jelas seperti berakhirnya kerja sama pertahanan udara Norat antara kedua negara dulu. Nah, serta adanya perintah baru dari Amerika untuk merebut Kanada dengan kekuatan militer. Nah, itu tanda-tandanya ya seperti itu. Awalnya tuh kerja sama pertahanan udara tadi berakhir dulu, terus ada ucapan atau perintah dari petinggi-petinggi Amerika untuk menyerang Kanada. Ya, berarti itu sudah selesai semuanya. Nah, untuk saat ini wajib militer tidak dipertimbangkanlah oleh Kanada. Tapi para pejabat menyebutkan mungkin ya tingkat pengorbanannya itu sampai-sampai harus melibatkan warga. Warga Kanada harus ikut berperang kalau sudah Amerika turun tangan. Nah, di saat itu Kepala Staf Pertahanan Kanada sudah menyatakan rencana mereka untuk membentuk pasukan cadangan relawan lebih dari 400.000 orang. Para relawan ini nantinya bisa dipersenjatai, dikasih senjata, atau diminta melakukan aksi mengganggu kepada personel Amerika. Dan putusnya kerja sama pertahanan ini akan berpotensi membuat Prancis atau Inggris ya yang merupakan negara pemilik senjata nuklir diminta untuk membantu melindungi Kanada dari Amerika. Jadi Prancis dan Inggris bakal bersekutu sama Kanada untuk ngelawan Amerika. Kalau enggak enggak bisa. Kanada habis sama Amerika. sebuah media yang bernama The Globe ya juga melaporkan kalau Kanada sedang mempertimbangkan untuk mengirim sejumlah kecil pasukan ke Greenland untuk bergabung dengan delan negara Eropa yang sedang menggelar latihan militer sebagai bentuk dukungan terhadap Denmark. Sementara itu, Perdana Menteri Kanada yaitu Mark Kenny itu bilang kalau tatanan lama dunia tidak akan kembali dan mengajak negara-negara dengan kekuatan menengah untuk bersatu di dalam pidatonya dia di World Economic e Forum yang ada di Devos Swiss. Nah, Mark Kenny ini melanjutkan kalau negara-negara besar saat ini menggunakan tekanan ekonomi untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan cara menggunakan tarif sebagai alat tekanan. Nah, itulah yang dilakukan oleh Donald Trump kan. Mereka memanfaatkan sistem keuangan sebagai sarana pemaksaan dan mengeksploitasi rantai pasok sebagai titik kelemahan. Nah, Markne juga bilang kalau Kanada termasuk negara pertama yang menyadari peringatan ini, yaitu letak geografis dan aliansi lama tidak lagi menjamin keamanan maupun kemakmuran. Nah, Makarni ini juga menegaskan bahwa Kanada mendukung kepada Greenland, Denmark, dan aliansi NATO lainnya. Nah, meskipun di dalam pidato tersebut dia enggak menyebutkan Trump secara langsung, beberapa pernyataannya dia dianggap menyindir Donald Trump. Hal ini berkaitan dengan ancaman Donald Trump untuk memberlakukan tarif terhadap sekutu-sekutu Eropa dan juga Inggris, kecuali jika Greenland diserahkan kepada Amerika. Terus, Geng, ya. Ternyata nih, Geng, di kesempatan yang sama nih, Donald Trump itu sebenarnya juga hadir, Geng. Tapi mereka beda hari ketika pidato. Dia juga menyampaikan pidato yang sebagian besarnya membahas mengenai kekuatan ekonomi Amerika dan keinginan dia untuk menguasai Greenland, geng. And the fact is no nation or a group of nations is in any position to be able to secure Greenland other than the United States. We're great power, much greater than people even understand. I think they found that out weeks ago in Venezuela. Tapi Trump juga mengungkapkan kritik terhadap sejumlah pemimpin dunia. Nah, termasuk kepada Mark Kenny tadi. Nah, merespon pidato Markenny sebelumnya, Donald Trump bilang bahwa MKenny seharusnya bersyukur di dalam pidatonya tersebut. Donald Trump menyebutkan nama MKenny menggunakan nama depannya yaitu Mark. Nah, di dalam budaya baret ya biasanya kalau seseorang yang memanggil nama depan itu artinya udah dekat banget geng hubungannya. Jadi gitu tuh. Nah, tapi di dalam konteks ini Donald Trump sepertinya menentang Makeni. Dia mengatakan kalau Kanada bisa bertahan sejauh ini ya karena berkat Amerika Serikat. Sambil dia mengingatkan Makenny untuk mengingat fakta tersebut ketika dia membuat pernyataan. Minister yerday so grateful Canada. Donald Trump juga menambahkan kalau Kanada mendapatkan banyak keuntungan gratis dari Amerika. Oleh karena itu, seharusnya Kanada bersyukur kata dia. Dan enggak jelas nih, Geng, ya, pernyataan Donald Trump ini nih dimaksudkan apa sebenarnya. yang mana nih yang dia maksud e Kanada dimudahkan oleh Amerika tuh dari mana gitu kita gak tahu juga. Dan apakah maksud dari perkataan dia ini sebuah ancaman atau sekedar peringatan kepada Kanada kita enggak tahu juga ya. Cuma warga Kanada menganggap kalau pernyataan Donald Trump tersebut adalah pernyataan yang serius. Dan meskipun belum ada tanda-tanda bahwa Amerika benar-benar bakal melancarkan invasi militer ke Kanada, tapi warga Kanada sendiri sebenarnya udah was-was, Geng, dengan kemungkinan ini. Dan karena ambisi Amerika yang terus-menerus ingin menguasai negara, ya tentu akan membuat konflik dunia menjadi semakin memanas bahkan bisa berpotensi mengarah ke perang dunia ketiga. Nah, beberapa hari yang lalu Perdana Menteri Hungaria sempat membocorkan bahwa Uni Eropa saat ini sudah memiliki skenario kalau itu sampai terjadi. Nah, bagaimana skenarionya? Sekarang kita bakal bahas skenario perang dunia ketiga ini. Ketegangan geopolitik global antara Amerika, Rusia, dan Eropa itu semakin meningkat setelah keinginan Donald Trump untuk memiliki Greenland dan perang di Ukraina yang tidak kunjung meredah. Situasi ini dikhawatirkan menimbulkan perang dunia ketiga. Kekhawatiran ini juga sudah disampaikan oleh Presiden keenam Indonesia yaitu Pak SBY yang bilang kalau perang dunia 3 itu sangat-sangat mungkin terjadi. Kekhawatiran yang sama juga dirasakan oleh para pemimpin Eropa. Para pemimpin negara-negara ini disebut sedang diam-diam menyiapkan skenario apabila perang dunia ketiga terjadi. Hal ini diungkapkan oleh Victor Orben selaku Perdana Menteri Hungaria di dalam sebuah agenda demonstrasi anti perang pada hari Sabtu tanggal 17 Januari 2026. Nah, terus kira-kira apa skenario yang sudah dibuat oleh Uni Eropa ini, Geng? Nah, Orban mengklaim saat ini Eropa sedang membentuk dewan perang untuk menyiapkan potensi perang dunia 3 yang memicu e kekhawatiran akibat meluasnya konflik global. Dia bilang kalau Uni Eropa tidak lagi berfokus pada diplomasi, tetapi sudah beralih ke persiapan konfrontasi militer skala besar. Kondisi ini ya memperingatkan bahwa blok tersebut terus bergerak menuju ke konflik langsung dengan Rusia. Perlu diketahui Geng, bahwa gesekan geopolitik yang sedang terjadi memang tidak seperti sebelum-sebelumnya. di Timur ya, perang berkepanjangan di Ukraina tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Sementara itu di Barat Trump sudah mengguncang aliansi NATO dengan ambisinya dia ingin mencaplok Greenland. Nah, dengan alasan itu, Orban menyatakan kalau elit Eropa sudah membuat pilihan mereka yaitu mereka mempersiapkan konfrontasi langsung dan dahsyat dengan Rusia. Terus Orban ini juga bilang bagaimana strategi rahasia di balik pembentukan dewan perang buatan Eropa ini. Nah, Orban menjelaskan nih, Geng. Dewan perang tersebut dibentuk melalui pertemuan 27 kepala negara. Menurut dia, para pemimpin ini berasal dari negara-negara besar di benua Eropa, terutama Prancis dan Jerman. Di dalam pertemuan ini mereka enggak lagi membahas soal perdamaian. Nah, tapi mereka sudah membahas cara untuk mengalahkan Rusia. Nah, orban ini bilang pertemuan tersebut berfokus pada upaya memaksa Rusia untuk membayar ganti rugi dan merebut kembali e miliaran dolar yang saat ini disalurkan ke upaya perang Ukraina. Dan Orban sendiri menyampaikan kalau Hungaria akan menutup pintu rapat-rapat sekuat tenaga mereka dan menolak mengirimkan tentara maupun uang ke garis depan. Apakah pernyataan orban ini valid? Ya, nyatanya para pejabat di Uni Eropa sekarang sebenarnya membantah dengan klaim tersebut. Ya, siapa yang mau ngaku sih, Geng? Namanya juga kan pergerakan rahasia gitu ya. Di saat itu mereka menegaskan kalau pertemuan tingkat tinggi yang dilakukan ini sebenarnya bukan untuk membahas persiapan perang, melainkan berfokus pada langkah-langkah keamanan defensif. yang mengutamakan kemanusiaan gitu. Jadi istilahnya tuh mereka tidak meragukan yang namanya perang dunia ketiga, tapi fokusnya mereka bukan pada terlibat ke perangnya, tapi lebih kepada bertahannya demi kemanusiaan, katanya. Dan mengenai pernyataan orban, pihak Uni Eropa menilai kalau pejabat tinggi Hungaria ini seolah-olah menggambarkan Eropa sebagai entitas yang gemar berperang, katanya. Walaupun sebenarnya iya gitu ya. Hal ini menurut pejabat Eropa semata-mata dilakukan untuk menyuarakan narasi yang menguntungkan bagi Rusia untuk memperkuat basis e mendukung domestiknya dia. Mereka juga menilai kalau Orban sedang memposisikan diri sebagai satu-satunya benteng melawan benua yang dia bayangkan sedang menuju jurang kehancuran. Nah, jadi pihak Uni Eropa banyak mengkritik pernyataannya Orban dengan mempertanyakan waktu penyampaian pernyataan tersebut mengingat pemilihan Parlemen Hungaria dijadwalkan pada bulan April 2026 dan para ahli mengatakan pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan global yaitu perang di Ukraina yang terus berlanjut dan ketegangan baru di dalam NATO menyusul kontroversi pernyataan Donald Trump tentang Greenland. Jadi dengan kata lain ya, Peran Dunia Ketiga tuh dekat banget sebenarnya geng. mungkin banget terjadi karena ya itu tadi terlalu banyak perang saat ini kan kalau kita hitung-hitung ya Isriwil ya kan terus Rusia Ukrain ya kan terus baru-baru ini yang dicuekin sama dunia perang Thailand lawan siapa ya Myanmar ya eh lawan Kamboja lawan siapa ya baru-baru ini nih lupa lagi gua pokoknya yang di Asia juga ada perang ya kan terus sekarang ya Donald Trump dengan ambisinya dia ingin mencaplok e Venezuela sudah terjadi ya bukan cuma ingin gitu terus ingin mencap Caplock Greenland ditambah lagi dengan Kanada. Ya, bagaimana cara menghindari perang dunia ketiga kalau kayak gini? Ya, udah di depan mata banget sebenarnya. Makanya nih di Belanda sekalipun sudah ada peringatan dari pemerintah Belanda untuk masyarakat mereka agar mempersiapkan ya barang-barang atau benda-benda yang bisa dikatakan tuh kayak ee persiapan masa-masa sulit, masa-masa konflik. Jadi kayak makanan ya, ee pakaian hangat dan lain-lain. Jadi kalau terjadi apa-apa mereka sudah siap dengan semua persiapan itu. Huh gila ya, Geng. Kawin juga belum, gua udah perang dunia ketiga lagi aja. Itu dia geng pembahasan kita kali ini mengenai Amerika yang ternyata juga berambisi ingin mengambil Kanada dan bagaimana respon Kanada serta skenario Eropa dalam menghadapi perang dunia ketiga. Gimana, Geng, menurut kalian tentang pembahasan kita ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Categories