Transcript
DhFDMdBgUnM • CHINA & JAPAN ARE START TO HOARD GOLD! WHAT'S GOING ON, GENK?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1656_DhFDMdBgUnM.txt
Kind: captions Language: id Nah, pihak Cina diketahui terus membeli emas di dalam jumlah besar dari tahun 2009. Dan ketika itu mereka membeli emas mencapai 454,1 ton yang momennya bertepatan dengan krisis finansial global mulai dari tahun 2008 sampai 2009. Geng, di dalam beberapa waktu terakhir ya, emas kembali menjadi sorotan utama dunia keuangan global. Harga emas itu tercatat mengalami kenaikan dan menjadikan emas sebagai salah satu instrumen investasi paling aman. Terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang masih berlangsung di berbagai belahan dunia. Nah, emas selama ini dipandang sebagai aset lindung nilai ya kan, safe heaven ya kan. Yang cenderung dicari ketika pasar saham bergejolak, mata uang melemah dan ketegangan global sedang meningkat. Dari sini muncul pertanyaan besar, Geng, terkait bagaimana kondisi pasukan emas dunia saat ini. Seberapa lama pasokan itu bisa menopang permintaan global yang terus meningkat? Nah, isu ini enggak cuma jadi perhatian investor individu, melainkan juga menjadi perhatian negara-negara besar. Contohnya adalah Cina. Negara tersebut ya diketahui secara konsisten ternyata diam-diam menambah cadangan emas nasional mereka. Jadi mereka tuh nimbun emas, Geng. Dan ini adalah strategi jangka panjang mereka untuk mengurangi ketergantungan mereka terhadap dolar Amerika untuk memperkuat stabilitas keuangan negara mereka. Terus di sisi lain ya enggak cuma Cina, Jepang juga. Jepang sekarang sudah mulai mencari sumber emas baru. Kalau tadi Cina itu nyerok emas dari negara lain ya dibeli-beli sama dia terus ditimbun. Nah, kalau Jepang beda. Mereka mulai mengeksplorasi potensi penambangan emas di dasar laut. Wah, ini jarang banget kita dengar ya. Biasanya kan emas itu adanya tuh di gunung, di sungai gitu ya atau di tambang di bawah tanah. Nah, ini di dasar laut. Dan hal ini menunjukkan betapa strategisnya emas saat ini bagi masa depan ekonomi sebuah negara. Tapi pergerakan harga emas itu enggak cuma ditentukan oleh pasokannya dan permintaannya, Geng. faktor geopolitik kayak perang atau ada krisis gitu ya, itu juga memainkan peran yang besar di dalam kondisi harga emas ini. Dan baru-baru ini ya juga muncul kabar kalau harga emas sempat mengalami tekanan penurunan yang dikaitkan dengan meredanya ketegangan politik termasuk setelah Donald Trump disebut mencabut ancaman mereka terkait eh Greenland. Nah, jadi kalau enggak perang justru harga emas itu turun atau cenderung stabil. Tapi kalau lagi perang, harga emas meningkat, menanjak gila-gilaan. Nah, situasi ini seperti menggambarkan bahwa harga emas sangat sensitif terhadap persepsi resiko global. Yang mana ini artinya emas bukan hanya soal logam mulia, Geng, tapi juga cermin dari rasa aman dan ketidakpastian dunia. Di dalam video ini kita bakal membahas nih bagaimana kondisi dari pasokan emas dunia saat ini dan bagaimana negara-negara di dunia mulai mengamankan pasokan emas mereka. Nah, langsung aja kita masuk ke dalam pembahasannya. Halo geng, welcome back to kamar Jerry. Gening. Beli iPhone baru yang kapasitasnya paling kecil dan murah enggak masalah. Tinggal tambahin SSD supaya kapasitasnya jadi lebih besar. Karena dengan tambahan SSD, HP gua yang tadinya cuma 256 gig, sekarang malah jadi 756 gig. bikin video cinematik ataupun foto udah gak khawatir lagi memori bakal penuh. Udah gitu proses pemindahan datanya juga cepat banget. Nih kita bandingin pemindahan data pakai SSD dengan pemindahan data pakai airdrop. Cepat banget kan? SSD yang gua pakai ini harganya juga murah banget terjangkau daripada kalian beli iPhone versi terbaru dengan harga yang mahal. Hanya karena perbedaan kapasitas memori yang mendingan beli yang paling murah ditambah dengan SSD ini. Tapi iPhone kalian jadi berkapasitas besar. Udah gitu SSD-nya kecil dan bisa dibawa ke mana-mana. Simpel kan? Buat yang mau langsung aja check out linknya udah ada di bawah. Untuk pembahasan yang pertama kita bahas dulu nih persoalan harga emas yang tiba-tiba meledak parah. Jadi, Geng, masyarakat Indonesia saat ini digemparkan dengan berita kalau katanya harga emas Antam itu sudah tembus Rp3 juta per gramnya. Benar enggak tuh? Nah, yang mana harga tersebut adalah harga tertinggi sepanjang sejarah. Naiknya harga emas ini ya mulai terjadi pada hari Rabu tanggal 21 Januari 2026 kemarin, Geng. Kenaikan harga emas terjadi pada jenis emas antem atau emas batangan dan perhiasan. Saat ini emas batangan dari Antam dijual Rp3.45.000. per gram dari harga sebelumnya Rp3.20.000. Dan kenaikan tersebut tidak hanya terbatas pada produksi emas dari Antam aja, tapi juga dari UBS. Terus ada emas Galeri 24 yang mana juga mencatat kenaikan harga yang sangat signifikan. Nah, buat kalian yang sudah menabung emas sekarang kira-kira menurut kalian sudah untung berapa nih kalian, Geng? Kalau dari informasi yang disampaikan oleh pengamat pasar keuangan yang bernama Ibrahim Asuwaibi, ya, tren kenaikan harga emas dunia masih berpotensi berlangsung cukup panjang. Jadi bakal naik lagi. Nah, dia memperkirakan momentum penguatan emas bisa bertahan hingga tahun 2028. Seiring dengan dinamika global yang sedang tidak pasti saat ini, menurut dia, kepemimpinan Donald Trump selaku presiden Amerika membawa pengaruh yang besar terhadap ekonomi global, terutama melalui geopolitik dan perang dagang. Nah, situasi ini jadi mendorong investor memburu aset yang aman seperti salah satunya emas. Ibrahim memperkirakan ya harga emas dunia pada tahun 2026 ini bakal tembus 5.500 katanya. Harga Mas Dun ee harga logia di tahun 2026 saya prediksi itu kemungkinan besar di ini ya di Rp3.500-an ya. Ini ee cukup ee cukup fantastis ya. Karena apa? Karena kondisi geopolitik ya hampir merata sekarang. Wah gila banget ya. Dan itu adalah harga perroy ons dengan lonjakan harga emas global di kisaran 3.500 Amerika per ons-nya. Nah, hal yang sama juga disampaikan oleh pengamat pasar keuangan lain yang bernama Ariston Chendra yang menilai tren kenaikan emas ini masih terbuka setidaknya sepanjang tahun ini, Geng. Buat kalian yang mungkin enggak peduli dengan kenaikan harga emas karena berpikir kalian enggak akan beli emas juga atau pemikiran semacam itulah. Ya, ya ini kalian salah, Geng. Kalau kalian merasa kenaikan harga emas ini tidak berpengaruh dengan kehidupan kalian. Soalnya pasok emas ini sangat berpengaruh terhadap mata uang negara. Kalau harga emas tinggi, otomatis harga barang-barang juga akan naik. Sebab kenaikan emas sering menjadi indikator dari inflasi sebuah negara dan melemahnya nilai tukar mata uang serta meningkatkan biaya produksi dan transportasi yang ujungnya mengurangi daya beli masyarakat dan mendorong pengeluaran untuk kebutuhan pokok yang lebih tinggi. Nah, semuanya berkesinambungan, Geng. Jadi, jangan mengira harga emas ini naik bukan urusan kita, bukan urusan kalian. Padahal itu juga berpengaruh terhadap hidup kalian. Nah, lalu apa nih kira-kira faktor yang membuat emas ini jadi naik harganya? Ah, ternyata hal ini dikarenakan oleh faktor geopolitik. Salah satunya ya gara-gara Amerika yang kembali membuat gebrakan. Yang mana di hari Sabtu tanggal 17 Januari kemarin, Donald Trump mendadak mengeluarkan tarif sebesar 10% untuk harga barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. yang mana ini akan berlaku mulai per 1 Februari nanti. Nah, kemudian tarif itu bakal meningkat menjadi 35% dan akan berlaku sampai kesepakatan tentang Greenland tercapai. Kalian ingat ya, kemarin kita sudah sempat bahas kalau Donald Trump itu pengin banget mencaplok Greenland. Nah, gara-gara hal ini ndak tercapai keinginannya dia ya kan. Dia buatlah kebijakan kenaikan tarif sebesar 10% tadi dan bakal meningkat menjadi 35% lagi. Nah, terus geng Donald Trump ini benar-benar masih dengan ambisinya ingin menguasai Greenland dan dari laporan-laporan yang didapat ya dikatakan kalau Uni Eropa sudah mempertimbangkan untuk merespon dengan memberikan tarif senilai 93 miliar euro atau setara dengan R1,8 kuadriliun terhadap impor dari Amerika. Gila ya, antara Amerika dengan sekutunya sendiri udah saling perang dikarenakan kekhawatiran atas apa yang terjadi di Greenland inilah yang memicu kenaikan harga emas, Geng. Dan enggak cuma emas, perak juga ikut naik dikarenakan investor beralih ke aset perak juga ya karena pasokan emas sudah semakin langkah. Tapi ada faktor lain nih, Geng, di balik kenaikan harga emas beberapa waktu terakhir yang mana salah satunya adalah harapan penurunan suku bunga, bank-bank sentral yang menambah cadangan emas hingga ratusan ton. Dan khusus kenaikan perak dikarenakan kebijakan Cina yang mengumumkan pembatasan ekspor perak. Jadinya langka tuh. Nah, jadi sampai di sini kita semua udah tahu ya, Geng, kenapa emas dianggap penting banget dan banyak negara yang niat banget untuk menimbun emas, termasuk Cina dan Jepang dan kenaikan harganya gila-gilaan. Oke, sekarang kita bakal bahas tentang Cina dulu nih, Geng. Yang kabarnya sudah menimbun pasok emas selama bertahun-tahun. Jadi, Geng, Cina memang sudah memikirkan strategi jangka panjang di dalam melawan dominasi Barat. Negara tersebut bukan lagi jadi negara yang hanya mengikuti negara-negara besar, tapi juga ingin menjadi negara besar itu sendiri. Nah, makanya mereka sudah mulai berani secara terang-terangan melawan Amerika melalui perdagangan dan teknologi. Tapi mereka juga sadar kalau untuk bisa mempertahankan kondisi ekonomi mereka perlu untuk memiliki cadangan emas. Nah, Cina diketahui menjadi salah satu bank sentral yang paling aktif membeli emas selama beberapa waktu terakhir. Bahkan ketika kondisi ekonomi global itu sedang mengalami krisis, mereka tuh sibuk ngumpulin emas, Geng. Membeli emas sebagai aset itu cukup aman untuk Cina ketika ketidakpastian ekonomi dunia. Nah, selain itu sebagian cadangan devisa mereka adalah dolar Amerika. Dan untuk mengurangi ketergantungan mereka pada dolar Amerika dan meningkatkan berbagai cadangan devisa. Cina akhirnya membeli emas karena bisa memberikan alternatif yang stabil dari fluktuasi mata uang atau kebijakan moneter negara lain. Nah, pihak Cina diketahui terus membeli emas di dalam jumlah besar dari tahun 2009. Dan ketika itu mereka membeli emas mencapai 454,1 ton yang momennya bertepatan dengan krisis finansial global mulai dari tahun 2008 sampai 2009. Dan krisis tersebut berdampak sangat signifikan pada perekonomian Cina. Nah, negara ini mengalami penurunan tajam pada ekspor karena permintaan yang berkurang. Nah, sekitar 6 tahun setelah pembelian besar-besaran di tahun 2009, Cina kembali memborong emas sebanyak 708,2 ton pada tahun 2015. Gila enggak tuh? Dan berselang setahun mereka beli lagi yaitu seberat 80,2 ton. Dan di saat itu ya negara Yunani itu mengalami krisis ekonomi akibat kegagalan membayar hutang sebesar 1,5 miliar euro kepada IMF yang jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2015. Tapi jumlahnya itu masih sebagian kecil dari total utang luar negeri Yunani yaitu sebesar 243 miliar euro. Nah, tapi bersamaan dengan itu saham bursa dari Cina malah anjlok. Nilai saham yang terdaftar di bursa itu merugi lebih dari 3 triliun dolar Amerika atau setara dengan 30% PDB. Dan berlanjut lagi di tahun 2019, setahun sebelum COVID-19 menyebar, dikatakan kalau Cina membeli lagi sebanyak 95,8 ton emas. 2 tahun setelah COVID, tepatnya di tahun 2022, perekonomian tetap tidak kunjung membaik disebabkan karena terjadinya perang baru, inflasi hingga bencana iklim. Nah, tapi di tahun tersebut Cina membeli emas lagi nih dalam jumlah 62,2 ton. Terus berikutnya bertambah lagi menjadi 224,9 ton pada tahun 2023 dan 44,2 ton di tahun 2024. Dan di tahun 2025 pun Cina enggak berhenti untuk memborong emas meskipun harga emas pada saat itu udah ya udah lewat dari 4.000 Amerika per ons-nya. Dan di akhir tahun 2025, Cina kembali mengeluarkan berita yang menggemparkan, yaitu negara mereka mengklaim sudah menemukan cadangan emas di lepas pantai Laizo, kota Yantai di Provinsi Sandong. Nah, penemuan baru ini menambah total cadangan emas di Lainzo menjadi lebih dari 3.900 ton atau setara dengan sekitar 137 juta per ons emas. Angka ini mencakup sekitar 36% dari total cadangan emas nasional Cina dan menjadikan Laizo sebagai wilayah dengan cadangan dan produksi emas terbesar di Cina, Geng. Nah, itu yang cadangan emas yang tercatat di Cina. Kalau dari informasi yang gua dapatkan, ada dana kekayaan negara, perusahaan milik negara, dan lembaga pemerintah lain yang ada di Cina yang kemungkinan juga menyimpan sekitar 3.000 sampai 5.000 ton emas tambahan yang tidak dilaporkan secara terbuka. Nah, kenapa ini enggak dilaporkan secara resmi? Ya, ada beberapa alasan, Geng. Pertama, agar tidak mengguncang pasar, ya. Kalau Cina tiba-tiba mengumumkan memiliki total 8.000 ton emas, harga emas bisa melonjak tajam. Sementara kepercayaan terhadap dolar Amerika bisa langsung anjlok atau turun. Nah, terus yang kedua memberikan fleksibilitas strategis. Cadangan emas yang tidak diketahui oleh publik tidak bisa dijadikan sasaran atau diperhitungkan oleh lawannya Cina di dalam perencanaan ekonomi maupun geopolitik. Terus yang ketiga, menciptakan tekanan psikologis. Ketidakpastian ini membuat posisi tawar Cina lebih kuat di dalam negosiasi internasional. Karena pihak lain enggak benar-benar tahu seberapa besar kekuatan finansial yang dimiliki Cina saat ini. Jadi mereka rahasiakan semuanya. Nah, di saat itu Shanghai Gold Exchange atau disingkat dengan SGE mencatat volume perdagangan emas sekitar 54.000 ton emas sepanjang tahun 2023 atau setara dengan 75% dari total perdagangan emas fisik dunia. Berbeda dengan bursa emas di London atau di New York yang sebagian besar itu memperdagangkan kontrak kertas SGE lebih menekankan pada transaksi emas fisik yang benar-benar diserahkan kepada Cina. Nah, kalau kontrak kertas itu kan sama aja kayak ngasih kuitansi doang gitu ya. Di tahun 2023 aja ada sekitar 2.000 ton emas fisik. Bentuk emas beneran kepingan berpindah tangan melalui SGE. Nah, Cina saat ini segera aktif mengajak bank-bank sentral asing untuk menyimpan cadangan emas mereka di gudang emas yang ada di Cina, bukan lagi di pusat penyimpanan di negara barat seperti London. Menurut laporan, pada bulan September 2025, setidaknya ada satu negara di Asia Tenggara yang sudah menyatakan ketertarikan mereka terhadap rencana Cina tersebut. Terus ada penawaran yang menarik juga nih, Geng, dari Cina agar negara-negara lain mau menyimpan aset mereka di Cina. Nah, London dan New York itu bisa membekukan aset karena alasan politik. Sementara Swiss meskipun negara netral ya semakin hari semakin sering mendukung sanksi Barat ya kan. Seperti yang kita tahu banyak orang yang nyimpan asetnya itu di Swiss biasanya di Bank Swiss tapi di dalam situasi ini Cina justru menawarkan diri pilihan yang menguntungkan terutama bagi negara-negara yang memang sebagian besar perdagangannya berhubungan dengan Cina. Ya, ibaratnya Cina ini menawarkan kepada orang-orang yang punya aset, "Ayo simpan di Cina." Lebih aman daripada simpan di New York, di London yang bisa membekukan aset ee si pemilik hanya karena alasan politik atau ee daripada simpan di Swiss yang katanya negara netral tapi sering men-support sanksi-sanksi Barat terhadap negara lain, ya mending di Cina aja. Nah, gitulah tawaran Cina. Nah, negara Cina juga dilaporkan memperluas infrastruktur penyimpanan emas ke Hongkong, Singapura, bahkan sampai ke Arab Saudi. Mereka enggak meminta negara lain untuk memindahkan cadangan emas lama mereka karena langkah tersebut bisa menimbulkan kecurigaan besar. Sebaliknya, justru Cina memposisikan diri mereka sebagai penyimpan emas untuk pembelian baru. Skemanya itu adalah beli emas melalui Shanghai, simpan di gudang Cina, lalu selesaikan transaksi perdagangan langsung tanpa menggunakan dolar Amerika. Wah, dan Cina sendiri adalah negara dengan konsumsi minyak terbesar di dunia. Dan posisi ini memberikan Cina pengaruh besar di dalam pembentukan pasar energi global. Nah, keberadaan gudang emas SG di Arab Saudi seperti yang tadi gua sebutkan membuat sebuah siklus baru nih buat Cina. Jadi, ibaratnya gini, Cina tuh kan punya gudang emas nih di Arab. Dia taruh di Arab nih emasnya dia. Biasanya kan kalau misalkan Cina mau beli minyak nih ke Arab harus bayar pakai dolar ya kan. Nah, tapi kali ini enggak, enggak perlu. Mereka bilang, "Kan kita punya gudang emas nih di negara lu tempat kita simpan emas-emas kita. Gimana kalau kita beli minyak, kita geser emas ini jadi punya kalian." Nah, terbentuklah sebuah siklus yang secara halus menggeser dolar perlahan-lahan, yaitu siklus minyak emas. Skemanya kurang lebih kayak gitu. Jadi, skemanya itu sebenarnya enggak langsung ditukar pakai emas sih, Geng. Nah, di sini Cina lebih cerdik lagi nih. Yang mana mereka membeli minyak dari Arab Saudi itu justru pakai uang negara mereka. Tadinya kan enggak boleh ya, enggak boleh pakai uang selain dolar. Di sini Cina justru bisa beli pakai yuan. yang mana yuan ini nantinya bisa digunakan oleh pihak Arab untuk ditukar dengan emas fisik melalui SG tadi yaitu gudang emas milik Cina yang ada di Arab Saudi. Berputarlah tuh perekonomian Cina. Nah, emasnya nanti bakal digeser lalu disimpan di gudang Arab Saudi yang dikelola oleh Cina juga sehingga tidak perlu dolar Amerika dalam proses tersebut. Nah, pada tahun 2023 udah ada perjanjian pertukaran mata uang antara Cina dan Arab Saudi senilai 6,9 miliar dolar Amerika. Terus, Geng, Cina juga memiliki tiga tahapan di dalam menerapkan strateginya tersebut, yaitu jangka pendek, menengah, sama jangka panjang. Nah, untuk jangka pendeknya Cina ingin mengurangi ketergantungan terhadap obligasi pemerintah Amerika membangun cadangan aset yang tahan terhadap sanksi dan menjaga stabilitas sistem keuangan domestik. Sebagian besar tujuan ini sudah tercapai dan untuk jangka menengah, Cina akan membangun sistem perdagangan dan pembayaran alternatif, mempercepat penggunaan yuan di tingkat internasional, serta memposisikan Shanghai sebagai pusat perdagangan emas global. Perkembangannya saat ini berjalan semakin cepat dan untuk jangka panjang, Cina ingin menciptakan sistem dunia yang multipolar. Di mana emas berperan sebagai penopang netral di dalam perdagangan internasional. Tujuannya adalah mengurangi pengaruh keuangan Amerika sekaligus meningkatkan pengaruh Cina di sana. Nah, proses ini bisa memakan waktu puluhan tahun atau bisa juga terjadi secara tiba-tiba saat krisis besar berikutnya terjadi, Geng. Nah, itu untuk Cina ya, Geng. upaya mereka untuk menimbun cadangan emas mereka dan memperbesar pengaruh mereka di negara-negara lain. Terus bagaimana dengan Jepang? Sekarang kita bakal masuk nih upaya dari Jepang melakukan penambangan emas untuk memperbanyak cadangan emas mereka sampai-sampai mereka menambang ke dasar laut. Nah, sekarang kita bahas. Jadi di awal tahun ini, tepatnya di hari Minggu tanggal 11 Januari 2026, Jepang itu udah menyatakan bakal memulai uji coba penambangan unsur tanah jarang di laut dalam. Hal ini disebut sebagai upaya pertama di dunia untuk mengambil mineral dari kedalaman sekitar 6.000 m. Nah, uji coba ini dilakukan menggunakan kapal pengeboran ilmiah laut dalam Jepang bernama Chikuyu. Kapal Chikiu ini berlayar menuju pulau Minami Torishima di Samudera Pasifik. Wilayah terpencil yang perairannya diyakini menyimpan cadangan mineral bernilai tinggi. Wilayah di sekitar Minami Torishima ini ya berada di dalam zona ekonomi Jepang. Badan Jepang untuk ilmu kelautan dan teknologi bumi atau jumpstack itu menyebutkan misi ini sebagai langkah pertama menuju industrialisasi unsur tanah jarang domestik. Nah, Jumstack juga menyatakan uji coba ini menjadi yang pertama di dunia pada kedalaman tersebut. Unsur tanah jarang itu merupakan 17 jenis logam yang sulit diekstraksi dari kerak bumi, Geng. Yang mana salah satunya adalah emas. Nah, logam-logam ini bakal digunakan dalam berbagai produk mulai dari kendaraan listrik sampai dengan hardware komputer, turbin angin, dan juga rudal. Harian bisnis NIKE ya melaporkan kawasan sekitar Minami Torishima diperkirakan menyimpan lebih dari 16 juta ton ee unsur tanah jarang. Nikei ya menyebutkan jumlah tersebut sebagai cadangan terbesar ketiga di dunia. Cadangan ini diperkirakan mengandung sekitar 730 tahun pasokan disprosium yang digunakan di dalam magnet berkekuatan tinggi untuk handphone dan juga mobil listrik. Selain itu, kawasan ini juga menyimpan 780 tahun pasukan Yrium yang digunakan di dalam teknologi laser. Nah, di dalam misi uji coba tersebut, kapal Chikyu ini bakal menurunkan pipa ke bawah laut, Geng. Pipa ini digunakan untuk memastikan mesin penambangan yang terpasang di ujungnya bisa mencapai dasar laut. Nah, mesin ini dirancang untuk mengambil lumpur laut yang mengandung unsur tanah jarang. Menurut Jumpsteack, pelayaran uji coba ini dijadwalkan berlangsung hingga 14 Februari mendatang. Di sisi lain, penambangan laut dalam saat ini menjadi perhatian internasional karena praktik ini bisa mengancam ekosistem laut dan mengganggu dasar laut. Sebenarnya nih, Geng, ya. Yang jadi pertanyaan, ya, kira-kira apa nih yang membuat Jepang sampai-sampai melakukan penambangan di dasar laut? Nah, ternyata alasannya karena Cina, negara yang menjadi pemasuk logam tanah jarang terbesar di dunia meningkatkan tekanan kepada negara tetangganya setelah Sanae Takaichi selaku Perdana Menteri Jepang mengisyaratkan pada bulan November bahwa Cina bisa bereaksi secara militer terhadap serangan Cina ke Taiwan dan Cina sudah lama menggunakan dominasinya dalam logam tanah jarang untuk mendapatkan pengaruh geopolitik termasuk dalam perang dagang dengan Trump. Nah, karena hubungan antara Jepang dan China saat ini sedang ggak baik-baik aja, sedang panas, Jepang memutuskan untuk menghasilkan sendiri logam mereka, termasuk emas agar mengurangi ketergantungan mereka terhadap Cina. Nah, di Jepang walaupun mereka enggak punya tambang emas aktif dalam skala besar seperti negara-negara lain, tapi Jepang tetap konsisten menambah cadangan emasnya lewat pembelian pasar terbuka dan daur ulang loga mulia. Jepang lebih mengandalkan teknologi tinggi dalam pemrosesan dan ekstraksi ulang emas dari barang elektronik bekas atau urban mining. Jadi kayak handphone kalian atau segala elektronik-elektronik yang mengandung unsur emas. Nah, itu biasanya diambil lagi oleh Jepang itu didaur ulang diambil emasnya. Dan Jepang menghasilkan hampir 80 ton emas setiap tahun dari proses daur ulang kayak gitu dari barang-barang bekas gitu, Geng. Dan angka tersebut menjadikan Jepang sebagai salah satu pemimpin dunia dalam recovery emas dari limbah elektronik. Proses ini komponen yang masih berfungsi dapat dipisahkan untuk digunakan kembali sementara sisanya diproses untuk mengekstraksi logam-logam mulia. Jadi beda banget ya kalau negara kita yang dikeruk Papua sana, yang dikeruk Aceh, yang dikeruk Kalimantan, ya kan untuk dapatin emas. Kalau Jepang enggak. Mereka enggak mau merusak tanah mereka. yang mereka ambil adalah barang-barang elektronik bekas dari seluruh dunia. Dikumpulin ya, dilebur, diambillah unsur emasnya. Nah, dan ternyata bukan cuma negara aja nih, Geng, yang ikut memburu emas, tapi banyak perusahaan-perusahaan juga sekarang mulai memburu emas. Bukan cuma dijadikan aset, tapi juga dimasukkan ke dalam produk-produk mereka. Ya, salah satu contohnya seperti barang elektronik-elektronik bekas tadi. Pasti ada unsur emasnya di sana. Nah, ternyata ada satu produk yang dekat banget sama kita, yaitu produk ini ya. Nih iPhone yang ternyata di dalam iPhone ini ada unsur emasnya loh, Geng. Kok bisa kita bahas nih kandungan emas yang ada di dalam iPhone? Jadi selama ini Apple dikenal sebagai perusahaan yang kreatif, canggih, dan unik. Untuk bisa melakukan itu semua tentunya Apple memiliki standar yang tinggi dan agar bisa mempertahankan kualitasnya tersebut, Apple menggunakan emas asli loh, Geng. untuk menghasilkan produk-produknya. Selain digunakan di iPhone, emas juga terdapat pada berbagai produk Apple lain seperti Apple Watch, iPad, Apple TV dan lain-lain sebagainya. Geng, emas di iPhone itu dicampur dengan logam-logam lain seperti perak, tembaga, dan platinum. Di dalam satu unit iPhone, kandungan emasnya ya cuma ada sekitar 0,0018 gr. Jumlah ini bahkan tidak mencapai 1/2 gram, Geng. Nah, kalau dihitung di dalam satuan lain, kandungan tersebut kira-kira setara dengan 0,0023 ons emas murni. Dan selain emas, iPhone juga mengandung sekitar 0,012 ons perak dan 0,0012 ons platinum dengan nilai masing-masing sekitar 1,52 dan 0,24 serta 0,017. Jadi enggak mahal-mahal banget sebenarnya. Nah, kalau kita lihat dari jumlahnya, emas yang digunakan di dalam satu iPhone memang kecil banget. Tapi Apple juga memiliki program untuk mendaur ulang semua produk mereka yang sudah tidak terpakai lagi. Sama seperti Jepang tadi. Di dalam laporan Environ Mental Responsibility Apple, perusahaan ini sudah berhasil mengumpulkan sejumlah besar bahan mentah dari gadget dan komputer buatan mereka yang didaur ulang sepanjang tahun 2015. yang mana ini menghasilkan emas sebesar 2.204 ton atau setara hampir 1 ton loh, Geng. Bisnis insider mencatat bahwa logam emas yang dikumpulkan oleh Apple lewat program daur ulang ini nilainya mencapai 39,5 juta Do Amerika atau setara Rp520 miliar. Jadi, Apple sendiri tuh kenapa tetap mau beli produk handphone jadul mereka? Karena di dalamnya itu ada emas ya, iPhone-iPhone jadul misalkan kayak iPhone 4 gitu kan udah gak bisa dipakai. Nah, itu semua gara-gara gak bisa upgrade iOS gitu. Kalau iOS-nya bisa di-upgrade masih bisa dipakai sebenarnya. Tapi ya memang begitu cara mereka berbisnis ya kan supaya bisa mengeluarkan produk baru. Terus lalu orang-orang yang udah enggak pakai lagi iPhone-iPhone mereka dijuallah ke pasaran dengan harga yang sangat murah. Padahal di dalamnya masih terkandung emas. Di saat itu dimanfaatkanlah oleh pihak Apple untuk dikumpulkan lagi dan emasnya dilebur. Dapatnya berapa? 520 miliar. Nah, ini artinya program daur ulang tersebut sudah seperti tambang emas buat Apple. Jadi, mereka enggak perlu menambang di tanah. Cukup membeli lagi produk-produk lama mereka, diambil lagi emasnya. Nah, tapi ternyata yang mengandung emas tidak hanya di produk-produk Apple aja, Geng. Karena di merek-merek lain yang berbasis Android juga memiliki kandungan emas di dalamnya. Soalnya ya, pemakaian emas ini berguna sebagai konduktor listrik dan bisa membuat kabel menjadi lentur sehingga handphone bisa menghasilkan sinyal yang bagus. Dari hitungan 1 ton HP bekas nih kalau kalian kumpulkan itu kalian bisa dapat e pemurnian emas sekitar 400 gr. Nah, itu emas ya. Terus ada 2,3 kg perak serta 170 kg tembaga. Makanya jangan heran kenapa emas mahal ya. Karena selain dijadikan sebagai aset investasi, emas juga menjadi bahan yang dipakai di dalam peralatan elektronik. Jadi, setiap harinya dipakai terus, Geng. Jadi, bukan disimpan doang, gitu. Itu kalian boleh tuh jadikan inspirasi tuh ya. Kumpulin 1 ton HP bekas, kalian bisa dapat emas murni 400 gr loh, Geng. 400 gr sekarang berapa, ya? 100 gr aja kayaknya udah R60 jutaan. 400 gr kali aja tuh. Udah mau sem, udah sem kayaknya tuh dalam 1 ton HP bekas. dikarenakan emas begitu penting di dalam kehidupan dan permintaan emas yang semakin meningkat. Kalian penasaran enggak, Geng? Berapa pasokan emas dunia saat ini? Kira-kira masih banyak enggak pasokan emas di muka bumi ini? kita bakal bahas terkait hal ini. Jadi, Geng, emas mungkin terlihat berlimpah di etalasi toko, perhiasan atau di berbagai instrumen investasi. Tetapi kenyataannya itu cuma sebagian kecil dari kekayaan emas yang sebenarnya. Sebagian besar emas memang sudah berhasil ditambang dan dimanfaatkan, tapi jumlah yang jauh lebih besar masih tersembunyi di dalam perut bumi atau belum tersentuh oleh tangan manusia. Dan sejak peradaban pertama mulai mencari emas di sungai dan di bebatuan, manusia itu udah mengekstraksi logam ini dalam jumlah yang sangat besar. Nah, laporan dari Life Science pada tanggal 14 Juni 2025, survei geologi Amerika Serikat atau disingkat dengan USGS itu memperkirakan eh kalau ada sekitar 206.000 R000 ton sudah ditambang sampai saat ini. Sebagian besar emas itu kemudian diubah menjadi perhiasan. Sementara sisanya disimpan di dalam bentuk batangan, koin, serta menjadi bagian dari cadangan bank sentral. Tapi geng, angka tersebut masih lebih rendah dari data World Gold Council yang mencatat kalau total emas yang pernah ditambang itu sudah mencapai 238.391 ton. Jadi sebagai gambarannya jumlah ini cukup untuk membentuk sebuah kubus emas raksasa dengan tinggi 22 m di setiap sisinya. Nah, dari total itu sekitar 45% digunakan untuk perhiasan, 22% disimpan sebagai investasi, dan 17% dimiliki oleh bank-bank sentral dunia. Meskipun emas mudah dijangkau, sudah banyak ditambang, bukan berarti pemburuan emas juga berakhir. Cadangan signifikannya masih tersimpan di dalam kerak bumi. USGS tadi itu melaporkan kalau ada sekitar 70.550 ton emas masih bisa ditambang di muka bumi ini. Rusia, Australia, Afrika Selatan itu diketahui memiliki cadangan terbesar. Sementara Cina tetap menjadi produsen emas terbesar dunia pada tahun 2024. World Gold Council itu eh membedakan antara cadangan dan sumber daya emas. Cadangan itu adalah endapan yang secara ekonomi layak ditambang. Sementara sumber daya itu adalah endapan yang sudah teridentifikasi secara geologis tapi belum bisa ditambang secara efisien. Jadi kalau digabungkan total emas yang sudah ditambang dan masih tersimpan di kerak bumi diperkirakan mencapai 277.000 sampai 299.000 ton. Tapi ya para ahli itu mengingatkan bahwa angka ini masih penuh dengan ketidakpastian. Jadi masih menerka-nerk lah ya. Nah, ada fakta yang bikin kita main blowing nih, Geng. Yaitu emas yang berada di kerak bumi sebenarnya hanyalah sebagian kecil dari total emas yang dimiliki oleh bumi ini. Banyak emas tersebar di dalam bentuk partikel kecil di bebatuan, lautan, dan mineral lain. Konsentrasi emas di kerak bumi rata-rata hanya sekitar 0,004 gr per ton batuan. University of California, Berkley, itu memperkirakan kalau seluruh emas di kerak bumi bisa dikumpulkan, totalnya bisa mencapai 441 juta ton. Tetapi sebagian besarnya tidak bisa ditambang dengan teknologi saat ini. Yang bikin kaget lagi adalah para ahli yakin banget kalau sekitar 88% emas bumi terkubur jauh di inti planet. Nah, jumlahnya diduga cukup untuk melapisi seluruh permukaan bumi dengan lapisan emas setebal 0,5 m. Jadi di saat itu ya ada seorang ahli geologi dari Universitas Monaj Australia yang bernama Chris Voicy. Nah, dia bilang kalau saat ini e bumi masih cair di dalam masa pembentukannya. Sebagian besar emas tenggelam ke dalam inti bumi karena berat jenisnya yang tinggi. Dan emas yang saat ini ada di kerak bumi diyakini berasal dari hujan meteor yang terjadi sekitar 4,1 sampai 3,8 miliar tahun lalu di dalam periode yang disebut dengan late heavy bombardment. Nah, saat itu permukaan bumi sudah mengeras sehingga emas dari luar angkasa tertahan di kerak dan membentuk endapan, Geng. Tapi setelah periode itu, emas yang jatuh dari luar angkasa ini menjadi sangat sedikit dan tidak signifikan lagi secara jumlah. Nah, dengan sebagian besar emas yang tersembunyi jauh di dalam inti bumi dan sisanya tersebar sangat tipis di kerak bumi, ya para ilmuwan menyatakan bahwa tidak mungkin kalau manusia bisa mengetahui jumlah emas yang pasti di bumi. Jadi, bisa dikatakan ya jumlahnya banyak banget. Dan seperti yang kita tahu ya memang kalau kita bicara emas ya, Geng, dari zaman dulu kan enggak ada uang kertas, adanya ya dinar dirham. Uang yang terbuat dari emas dan perak gitu. Nah, jadi itu dia ya, Geng, pembahasan kita kali ini mengenai kenapa harga emas sedang sangat tinggi. Negara-negara mana aja yang menimbun emas dan berapa perkiraan pasokan emas di seluruh dunia? Gimana, Geng, menurut kalian tentang pembahasan ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.