Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Api di Wangfukord ini menyebarnya bukan pelan-pelan, tapi seperti disiram bensin dan titik awalnya ada di perancah bambu yang membungkus bangunan karena sedang direnovasi tadi dan di situ nyala apinya langsung naik ke jaring hijau yang menutupi seluruh sisi luar tower. Geng, hari ini kita bakal membahas sesuatu yang sedang menjadi perbincangan panas banget nih, Geng. yaitu di dunia internasional. Sebuah kejadian yang membuat warga Hongkong dilanda kepanikan besar. Ya, kali ini kita bakal ngobrolin soal kebakaran apartemen yang apinya bukan cuma melahap bangunan, tapi justru melahap satu distrik. Istilahnya itu kalau misalkan ee desa satu desa gitu dilahap oleh si jago merah alias api. Dalam hitungan menit. Api ini muncul secara tiba-tiba di tengah aktivitas warga. Dan saking besarnya ya, asapnya itu sampai kelihatan dari blok-blok sebelah. Dan benar-benar kayak wah kalian boleh lihat sendiri deh dari videonya nih. Kebakaran terburuk sepanjang 63 tahun melanda Hongkong, Rabu 26 November 2025. Setidaknya 44 orang tewas akibat kebakaran yang menimpa beberapa gedung tinggi di kawasan Taipo. Pada awalnya banyak yang mengira kalau ini cuma perkara consleting kecil atau consleting listrik gitu ya atau insiden dapurlah. Nah, tapi ternyata titik api justru berasal dari lantai tengah gedung, tempat di mana orang-orang beraktivitas harian yang paling padat. Dan yang bikin suasananya makin mencekam adalah kejadian ini berlangsung saat banyaknya penghuni masih ada di dalam unit apartemen masing-masing. Kebayang tuh ya, maaf-maaf nih ya dengan kata kasar ya. Kalau lu mempertanyakan ada enggak sih manusia panggang? Ya lu lihat aja kejadiannya sampai kayak gitu. Di saat kejadian alarm meraung-raung. Tangga darurat penuh sesak dengan orang karena enggak bisa pakai lift dan asap mulai menutupi jarak pandang dan semua orang berusaha keluar secepat mungkin menyelamatkan diri masing-masing. Dan yang lebih gilanya lagi, kebakaran ini berlangsung bukan satu atau 2 jam tapi hampir setengah hari yaitu 15 jam enggak berhenti. Para pemadam yang tidak henti-hentinya memadamkan api dan beberapa penghuni yang harus dibantu petugas untuk keluar dari kobaran api yang sangat besar. Sementara ada korban-korban luka dan meninggal dunia yang belum bisa ditolong. Setelah rekaman kejadian ini viral, pertanyaan langsung bermunculan. Kenapa api bisa menyebar secepat itu? Ada masalah sistem apa di gedung pencakar langit ini? Atau ada prosedur yang selama ini mungkin dianggap aman, dianggap remeh mungkin, tapi ternyata justru sangat tidak berfungsi dan ya fatal akibatnya. Dan sebenarnya seberapa siap sih gedung-gedung tinggi di kota padat kayak gini untuk menghadapi insiden seperti ini? Di video kali ini kita bakal membahas mulai dari kejadian ini dan semoga ya apa yang terjadi di Hongkong ini bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua. Oke, langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry. Geng, Geng. Oke, untuk pembahasan yang pertama kita bahas dulu kronologi kebakarannya, Geng. Jadi, kebakaran apartemen ini terjadi di daerah Wangfuk Court, kompleks hunian Raksasa di Distrik Taipo, Hongkong. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 1451 waktu setempat. Dan sejak detik pertama api muncul, semuanya langsung berubah menjadi kacau. Apartemen ini sendiri dihuni oleh sekitar 4.600 orang. Bayangkan tuh. Satu kawasan yang terdiri dari 8 tower setinggi 31 lantai dan tujuh di antaranya ikut tersambar si jago merah alias terbakar oleh api. Ini artinya ribuan penghuni yang tinggal di 1984 unit apartemen. Kebayang ya? Jadi itu tower-towernya itu ya ada 1984 ruangan kayak gini, apartemen unitnya dan tiba-tiba terbakar. Ah, gua gak bisa ngebayangin deh kondisinya seperti apa. Benar-benar mengerikan banget. Jadi kalau kalian ngebayangin kayak oven ya kan oven kan panas banget ya, bentuknya kotak. Nah, kurang lebih seperti itulah kondisi unit apartemen mereka di saat itu. Dan kompleks ini sendiri sudah berdiri sejak tahun 1983. Jadi udah jadul banget. Nah, kebetulan di saat kejadian ini sedang masuk tahap renovasi besar. Kalau kita lihat dari data properti, kompleks Wang Fu Court ini ya sedang ada proyek renovasi besar-besaran dan nilainya enggak main-main sekitar 42 juta dolar digelontorkan untuk merombak bangunan karena emang udah tua. Jadi kebayang geng gedung yang lagi dibungkus dengan perancah serta jaring renovasi seperti ini ya sebenarnya sedang dalam masa perawatan yang mahal. Ironisnya ya justru di tengah proses itulah kebakaran besar ini pecah. Nah, dari rekaman yang beredar kelihatan banget, Geng. Apinya merambat super cepat lewat perancah bambu yang ngebungkus gedung seperti sarang laba-laba raksasa atau mungkin sarang burung lah bentuknya. Dalam hitungan menit nyala apinya udah naik turun di sisi luar tower. Beberapa warga mengatakan mereka enggak bisa mendengar alarm kebakaran sama sekali meskipun ini masih berupa laporan awal gitu ya. Nah, tapi yang jelas ya, Taipo yang biasanya tenang dan menjadi area hunian di utara Hongkong yang berdekatan dengan Senzen itu tiba-tiba berubah menjadi pusat kepanikan. Asap tebal itu naik ke langit, warga keluar berhamburan dan petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras untuk memadamkan api yang sudah menyebar dengan cepat. Bayangkan nih, Geng. Sekitar jam 334 sore statusnya udah ditingkatkan ke alarm level 4 yang mana ini sudah menandakan kalau situasinya makin gawat. Lalu ketika masuk di jam 222 malam udah magrib gitu ya, kebakarannya resmi naik ke alarm level 5 tingkat peringatan paling tinggi di Hongkong. Jadi ini udah mengerikan sekali. Di titik itu bukan lagi soal kebakaran besar, tapi sudah masuk ke kategori darurat yang membuat semua tim penyelamat bekerja habis-habisan sampai di titik akhir. Api di Wuang Fookort ini menyebarnya bukan pelan-pelan, tapi seperti disiram bensin dan titik awalnya ada di perancah bambu yang membungkus bangunan karena sedang direnovasi tadi dan di situ nyala apinya langsung naik ke jaring hijau yang menutupi seluruh sisi luar tower. Dua material ini ya yang berupa bambu dan jaringan konstruksi dikenal mudah terbakar. Jadi begitu kena api semuanya langsung jadi jalur cepat untuk api merambat ke banyak lantai sekaligus. Terus enggak cuma itu, Geng. Potongan-potongan perancah yang sudah terbakar pada akhirnya jatuh dari ketinggian dan menyambar ke bangunan lain di sekitarnya. Di dalam hitungan menit bukan cuma satu tower yang terbakar, tapi beberapa gedung juga ikut tersulut. Angin sore dan area yang terbuka karena renovasi membuat situasinya semakin sulit dikendalikan. Apinya seperti mendapatkan oksigen tambahan untuk semakin membesar. Ya, seperti yang kita tahu ya, api terkena oksigen udah pasti makin ganas apinya. The buildings were covered in highly combustible mesh and authorities revealed in at least one building polish styring covered the windows. Kebakaran Wang Fuot ini pertama kali terlihat itu di unit seorang penghuni yang bernama Wang Ceong. Nih, awalnya dari unit dia nih. Laporan masuk ke petugas sekitar jam 52 siang dan dari situ keadaan langsung berubah kacau. Enggak lama berselang terlihat dari unitnya si Wang Ceong tadi, api yang awalnya cuma di bagian satu tower aja mulai merambat kedua bangunan di sampingnya, ke tower-tower lain. Tiga tower yang berdiri berdampingan itu tiba-tiba terbakar udah kayak api unggun. Jadi kalau kalian ngebayangin nih ee apa ya? pakai api unggun kan ada potongan kayu gitu ya kayak gini nih. Nah, satu potongannya terbakar lalu potongan yang lain ikut terbakar. Kalau kita membayangkan potongan kayu kecil ya, tapi ini gedung yang berdiri di atas tanah yang mencakar langit jadi gede banget. Semuanya terbakar berbarengan di sore hari itu dan membuat seluruh kompleks langsung masuk mode panik. Di tengah kekacauan tersebut ada satu cerita yang cukup nyelekit datang dari Chan Kuong Tak namanya. Dia ini adalah kakek berumur 83 tahun yang sudah lama tinggal di kompleks itu. Dia bilang alarm kebakaran sama sekali enggak berbunyi ketika api mulai membesar sore itu. Padahal sistem alarmnya jelas sudah ada. Menurut dia, kalau ada penghuni yang sedang tidur di saat kejadian tamat, selesai udah kepanggang. Penduduk akhirnya harus menyelamatkan diri masing-masing tanpa panduan apapun. Ya, namanya juga unit apartemen jadul gitu ya. Mungkin peralatannya juga udah karatan atau bermasalah gitu. Chan ini juga cerita kalau sebenarnya dia itu udah lama ngasih tahu pihak manajemen soal dua hal yang membuat dia was-was, yaitu kualitas pekerjaan renovasi di tembok luar dan kebiasaan merokok para pekerja renovasi tersebut. Tapi dia bilang, "Ya, semua keluhan itu cuma berhenti menjadi suara tanpa jawaban." Gila ya, bebal juga ya ternyata para pekerja-pekerja di Hongkong. Gua kira di negara kita doang, Geng. Gak ada tindak lanjut di saat itu gak ada respon dan enggak lama berselang Berry Muong namanya ya. Seorang anggota dewan distrik Taipo datang ke lokasi sekitar jam 630 malam. Dari situ barulah dia memberikan gambaran yang membuat semua orang merinding ya kejadiannya kayak gimana. Sesuai enggak sama yang diceritain sama si kakek berumur 83 tahun tadi. Dan dia juga memperlihatkan ternyata semua blok sudah terbakar. Dia bilang cuma satu blok yang apinya sempat berhasil dikendalikan. Tapi dari apa yang dia lihat langsung di lapangan, apinya udah terlanjur merambat ke rumah susun lain di sekitar kompleks. Jadi meskipun satu titik bisa ditahan, kebakarannya sudah bergerak jauh lebih cepat dari upaya pemadaman yang sedang dilakukan. Ada seorang warga geng yang usianya udah 65 tahun bermarga UNen ya. Dia ini cerita nih dia udah lebih dari 40 tahun tinggal di kompleks itu. Dia bilang banyak tetangganya yang udah sepuh karena memang ya kan kompleks tua ya, apartemen tua. Jadi dihuni oleh orang-orang yang udah pensiun juga di sana. Nah, dia bilang justru inilah situasi yang membuat ya makin berat. Karena untuk mereka-mereka yang sudah lanjut usia, bergerak cepat bukanlah hal yang gampang. Ya udah, nenek-nenek udah gitu tinggalnya ya maaf ya, orang tinggal di apartemen tuh kan melayang-layang ya di atas ya, di atas langit lah gitu. Para lansia yang jalan pakai tongkat yang kebanyakan tinggal di unit-unit apartemen tersebut, mereka akhirnya bergerak menuju ke sekolah menengah memorial CC Fung Leong Kit namanya. Dan itu mereka bergerak pelan-pelan, mereka turun pelan-pelan, bahkan ada yang pakai kursi roda. Dan yang berhasil selamat semuanya ditampung di sekolah tadi dijadikan tempat penampungan sementara dan dari sana para pengungsi ini bakal dibawa naik bus menuju ke balai komunitas Kuongfuk dan Balai komunitas Jalan Tung Ceong. Nah, kedua balai ini sengaja dibuka semalaman agar siapapun yang terdampak kebakaran punya tempat untuk e berteduh terlebih dahulu mengungsi. Nah, sementara itu ada beberapa warga dari blok yang tidak terlalu terkena dampak. Nah, mereka ini diizinkan untuk balik ke rumah mereka untuk mengamankan barang-barang mereka. Nah, sesampainya mereka ke unit masing-masing, mereka enggak beristirahat, mereka enggak balik tinggal di sana, tapi justru mereka buru-buru mengemasi barang-barang penting ke koper. Seolah mereka sadar situasi masih belum stabil dan bisa aja berubah ya kapan aja atau ya mereka tuh trauma gitu, Geng. Takutnya ada kebakaran susulan. Bahkan geng, ada laporan dari kepolisian yang mengatakan akibat dari kebakaran tersebut sebenarnya orang-orang yang tinggal di sana itu walaupun rumah mereka terdampak tapi mereka enggak bisa sembarangan balik ke rumah. Kenapa? Karena ya radius panasnya itu masih terasa di 100 m lebih. Jadi panas banget ya kebakarannya sebegitu besar, Geng. Nah, itu menjelaskan bahwa kebakaran di sana itu enggak main-main. Di tengah kepanikan para penghuni apartemen ini, Geng, pihak pemadam memberikan sebuah kabar yang cukup menyayat hati. Ada seorang petugas yang bernama Ho yang berusia 37 tahun yang berasal dari Satin Fire Station. Dia meninggal dunia di saat ya memadamkan api ini. Jadi, kita bisa lihat ya, ternyata yang menjadi korban enggak cuma para penghuni apartemen, tapi justru para petugas pemadam kebakaran juga menjadi korban. Pemadam yang bernama Ho tadi tiba di lokasi sekitar jam sore, tapi dia hilang kontak setengah jam kemudian dan tiba-tiba ditemukan dengan luka bakar yang cukup parah di jam .00 sore dia dinyatakan meninggal dunia di saat itu. Dan enggak cuma dia, ada temannya lagi ya, salah satu petugas pemadam kebakaran juga, tapi enggak sampai meninggal dunia, hanya mengalami heat stroke. Jadi kepanasan banget menunjukkan betapa ekstremnya kondisi di saat itu. Selain manusia, geng, ada juga sekitar 100 ekor hewan peliharaan yang terjebak di dalam kebakaran dan berakhir menyedihkan. Nah, saat kebakaran terjadi, pemadam kebakaran sempat mengirimkan lebih dari 200 unit mobil pemadam. dan sekitar 100 ambulans serta mengantarkan 1200 personil pemadam kebakaran agar bisa membantu memadamkan api tersebut. Dari cerita tadi kita bisa membayangkan, Geng, gimana mengerikannya kejadian ini. Nah, sekarang gua pengen ngajak kalian untuk membahas proses penyelidikan dari kasus ini, Geng. Kira-kira siapa yang bertanggung jawab dan apa penyebabnya kok bisa terjadi kebakaran sebesar ini? Jadi, Geng, kebakaran besar yang terjadi di kawasan perumahan Taip Hongkong berubah menjadi tragedi paling mematikan dalam sejarah kota tersebut, Geng. Sampai di titik ini pihak berwenang sudah resmi membuka penyelidikan tentang kasus ini. Ada sekitar 44 korban jiwa dan 279 orang yang masih belum ditemukan. Dan situasi di lapangan tuh masih kacau banget karena api sempat terus merambat ke lantai-lantai atas di tiga blok hunian. Ya, sejak pagi kondisinya semakin terasa tegang. Sekitar jam 10. pagi waktu setempat, rumah sakit di sekitar Taipo sudah penuh dengan para korban. Jumlahnya itu sampai 68 orang. Dan yang bikin merinding 16 orang di antaranya dalam kondisi kritis. Sisanya sekitar 25 orang itu masuk ke dalam kategori serius. Nah, ini bukan kejadian kecil yang sekedar insiden kebakaran apartemen yang apa ya, yang biasa-biasa. Ini benar-benar aduh seram banget, Geng. Gua jadi ngebayangin kalau ini sampai terjadi di Jakarta ya gimana gitu. mana ya alat pemadaman kita juga belum mumpuni. Kalau mereka kita bisa lihat ya tuh alat pemadamnya itu bisa ada lehernya gitu loh. Gua enggak paham lagi nyebutnya apa, tapi bisa madamin ee gedung setinggi itu berarti kan udah canggih banget dan itu juga enggak terlalu nolong ternyata. Terus, Geng, berdasarkan informasi terbarunya, korban yang meninggal dunia meningkat menjadi 55 orang yang mana dua di antaranya adalah warga negara Indonesia. Jadi, ada orang Indonesia yang meninggal di sana. Nah, jadi dari informasi yang gua dapatkan, ada tujuh orang pekerja asal Indonesia yang sampai saat sekarang ini belum ada kabarnya. Dua di antaranya itu sudah diketahui meninggal dunia. Markas besar kejahatan regional New Territories North akhirnya turun tangan penuh. Ini di dalam konferensi pers di dini hari, inspektur senior yang bernama Chung Layi itu menjelaskan bahwa polisi Hongkong sudah membuka penyelidikan besar-besaran terkait kebakaran dahsyat di Wang Fu Cord ini. Kalau kalian dengerin dengan seksama, satu hal yang semakin mempertegas kecurigaan awal adalah temuan dari gabungan antara pemadam kebakaran dan ee satuan investigasi polisi. Yaitu mereka menemukan material yang terpasang di luar gedung mulai dari jaring pelindung, plastik sampai terpal anti air yang diduga jauh dari standar keselamatan kebakaran apalagi ada batang-batang bambu tadi. Terus polisi menemukan sesuatu yang lebih mengkhawatirkan, yaitu jendela luar lobi lift di setiap lantai ternyata ditutup dengan panel busa. Busa geng itu kan juga bahan yang cepat terbakar gitu. Busa ini bukan sekedar material buruk yang mudah terbakar, tapi ini adalah bensin padat kalau udah ketemu api. Yang ibarat ya kalau kalian ngebakar bensin dengan ngebakar busa itu sama efeknya. Nah, cung ini menjelaskan bahwa panel busa itu sangat mudah terbakar dan bisa mempercepat rambatan api secara ekstrem. Dan mereka enggak mengesampingkan kemungkinan bahwa penutupan jendela lift itulah yang membuat api semakin cepat naik dari satu lantai ke lantai lain dalam hitungan menit. Nah, ini bukan lagi kelalaian kecil, tapi udah pola modifikasi bangunan yang menciptakan resiko sistemik. Kebakaran ini sendiri, Geng, bukan cuma kebakaran biasa. Alarmnya mencapai level 5. Seperti yang gua sebutkan tadi, ini merupakan sinyal alarm tersiaga tinggi. Apinya berkobar lebih dari 16 jam loh, Geng. Dan sampai Kamis dini hari kemarin apinya belum bisa padam sepenuhnya. Jadi media lokal di sana itu ngejelasin kalau mereka sampai melaporkan bagaimana operasi penyelamatan yang dilakukan walaupun api terus membakar bagian atas bangunan. Dalam laporan media lokal tersebut ya sebuah tim pemadam harus masuk dari lantai dasar sementara bara di atas kepala mereka masih aktif. Jadi kayak misalkan nih lu masuk di ruangan ini nih, oke, ini udah bisa dipadamin. Tapi tuh di atas kepala lu sampai ke ujung sana itu masih api. Wakil direktur operasional pemadam kebakaran yang bernama Derek Armstrong Chan ya, dia bilang kalau petugas sudah berhasil mencapai lantai menengah dari tiga blok yang masih terbakar. Dari delan blok di Wuang Fook Core, tujuhnya ikut terbakar dan baru empat di antaranya bisa dikendalikan dan tiga sisa blok lainnya masih menyala di lantai-lantai atas gedung setinggi 31 lantai itu. Dan proses menuju atap itu diperkirakan baru bisa selesai antara tengah hari sampai senja. Itu pun kalau kondisinya memungkinkan. Terus, Geng, temuan awal soal panel busa dan jaring yang seharusnya tidak bisa digunakan di sana ya, itu langsung membuka jalan untuk investigasi dugaan kelalaian di dalam proyek ini. Polisi di saat itu menemukan kalau material itu dipasang oleh sebuah perusahaan konstruksi sebagai bagian dari proyek renovasi mereka. Nah, ini jujur ya, ini enggak terlepas dari kecurangan para pengusaha-pengusaha ini. Biar murah ya kan, biar cepat dapat cuannya mereka mengabaikan ya unsur keselamatan. Dan menurut Chung ya, ada alasan kuat kenapa pihak perusahaan yang menjalankan proyek renovasi ini dianggap sudah melakukan kelalaian dan hal ilegal. Nah, ini tergambarkan dari tiga orang yang sudah ditangkap, yaitu dua direktur dan seorang konsultan teknik. Usianya 52 tahun dan 68 tahun mereka ditangkap untuk pemeriksaan lanjutan. Sementara itu, proses identifikasi korban nih, Geng ya, masih berlangsung sampai sekarang. Polisi bekerja dengan ahli patologi forensik untuk mempercepat pemeriksaan supaya keluarga korban bisa segera mendapatkan kepastian. Nah, di saat itu Chung juga menegaskan bahwa mereka memperlakukan kasus ini sebagai prioritas tertinggi. Begitu operasi penyelamatan selesai, polisi dengan para pemadam kebakaran, laboratorium pemerintah, dan departemen terkait akan mengumpulkan bukti dan melakukan investigasi penuh untuk menentukan penyebab pasti. Dan di balik semua pernyataan resmi itu, ada satu hal yang enggak bisa diabaikan, yaitu dugaan bahwa renovasi yang dikerjakan ini ternyata asal-asalan. Dan ini bukan sekedar kesalahan teknis, tapi potensi pelanggaran yang selama ini mungkin selalu lolos dari pengawasan. Dengan istilah lain, ada pengusaha nakal yang mencoba korupsi. Penyidikan ini bisa jadi membuka lebih banyak masalah lain entah di sistem pengawasan bangunan, regulasi bahan bangunan, atau relasi antara kontraktor dan pemerintah lokal. Dan saat ini geng, kepolisian Hongkong itu menyatakan sudah menetapkan dan menangkap tiga tersangka atas kebakaran yang terjadi. T. Nah, saat ini, Geng, kepolisian Hongkong sudah menetapkan dan menangkap tiga orang tersangka atas kebakaran ini. Tiga tersangka ini adalah laki-laki yang berusia antara 52 sampai 68 tahun tadi. Dan mereka berasal dari sebuah perusahaan konstruksi, dua di antaranya berstatus direktur dan konsultan teknik. Nah, polisi mengklaim ya jaring dan material pelindung yang ada di bagian luar gedung itu kayaknya tidak tahan terhadap api. Jangankan api, panas saja bisa kayak ngeleot gitu, Geng. Kemudian polisi juga menemukan adanya sterofor di jendela gedung sehingga semakin mempercepat rambatan api yang ada di dalam gedung dan sekaligus menghalangi orang-orang yang ada di dalam untuk bisa menyelamatkan diri. Berdasarkan keterangan dari juru bicara kepolisian Hongkong nih ya, polisi punya kesimpulan kalau pejabat perusahaan yang mengerjakan renovasi ini ya itu tadi lalai sekali dan cuma mikirin untung. Keberadaan papan sterofor dan material konstruksi yang di bawah standar ya inilah yang menyebabkan apinya membara. begitu besar. Sekarang kita kan tahu nih penyebabnya apa. Ternyata lagi-lagi korupsi. Nah, ini bisa banget menjadi pelajaran untuk negara kita. Korupsi itu selalu akan menjadi bencana. Kita contohkan aja ya. Ee mungkin ini bukan korupsi tapi kecurangan aja gitu ya. Kecurangan gitu. Kecurangan yang merugikan bumi, merugikan rakyat, yaitu memapas habis hutan. Efeknya apa? Efeknya banjir kita lagi merasakan banjir bandang. Banjir bandang, Komandan. Jadi saat ini belum bisa kami perkirakan apakah ada korban atau tidak. Di Hongkong ternyata sama korupsinya pada bahan-bahan material renovasi sebuah gedung. Efeknya apa? Gedungnya terbakar. Gila ya. Dampak korupsi sebegitu besar. Tapi ketika ditangkap hukumannya minim banget. Padahal korupsi dibandingkan dengan, maaf nih dengan pembunuhan lebih gila korupsi. Pembunuhan mungkin korbannya satu orang, korupsi korbannya ribuan orang yang mati. Oke, sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasan. Kira-kira nih, kalau kejadian di Hongkong kayak gini, pemerintahnya itu bakal memberikan bantuan yang seperti apa? mungkin bisa menjadi cermin juga buat kita untuk membandingkan ya apa yang dilakukan pemerintah kita terhadap masyarakatnya ketika terkena musibah dan apa yang dilakukan pemerintah Hongkong ya ketika masyarakatnya kena musibah. Kita bahas setelah kebakaran besar yang melanda W Fore tadi ya, membuat satu distrik di Taipo sudah seperti tungku api ya, ternyata bantuan langsung mengalir dari segala arah. Begitu api mulai dilaporkan semakin parah, pemerintah langsung sigap untuk buka beberapa tempat penampungan darurat. Nah, mulai dari Kuong Fu Community Hall, Tung Ceong Street Community Hall sampai dengan Triple C Fung Leung Kid Memorial Secondary School yang akhirnya dijadikan sebagai tempat transit pertama untuk para korban bisa mengungsi. Nah, malah ada juga sekolah dasar yang bernama SKH UN Chen Mount Chen Primary School yang buka pintu dengan sukarela karena mereka tahu shelter resmi untuk menampung para pengungsi sudah penuh banget. Nah, bayangkan, Geng. Itu sekolah tiba-tiba langsung disulap menjadi tempat tidur darurat untuk para warga dan lengkap disediakan dengan air minum serta makanan. Di tempat-tempat itu orang-orang dievakuasi ya mereka bisa mendapatkan kebutuhan dasar seperti makanan cepat saji, selimut, minuman hangat, matras sampai dengan pakaian ganti. Enggak cuma dari pemerintah, tapi juga dari warga untuk membantu warga. Mereka menunjukkan benar-benar bagaimana solidaritas di dalam kelompok mereka. dan gak sedikit warga dari Taip ya yang saling bantu membantu untuk mengantarkan bantuan dari pinggir jalan ke dalam gedung pengungsian. Terus kalau kita berbicara tentang medis, rumah sakit sekitar juga langsung siapsiaga penuh. Banyak korban luka dari yang kritis sampai yang terkena inhalasi asap karena menghirup terlalu banyak asap. Nah, mereka juga langsung mendapatkan bantuan dan pemerintah mereka juga mengatakan tidak akan menahan apapun bentuknya. Tenaga medis, bantuan medis, obat-obatan, ambulans, semuanya jalan tanpa batas. Bahkan pemerintah juga menjelaskan mereka sudah menyiapkan bisindahkan pengungsi dari satu shelter ke shelter lain apabila penuh. Dan timsar juga terus naik turun gedung ya yang masih panas. Mereka enggak peduli. Mereka tetap mencari korban dan yang mungkin masih bisa diselamatkan siapapun yang mungkin kejebak di sana. Bahkan timsarnya juga sampai menerjunkan sekitar 26 tim untuk membantu evakuasi. Dan selain timsar, petugas polisi juga langsung bangun pos komando darurat dengan menurunkan lebih dari 1000 personil mereka. Nah, semuanya dikerahkan untuk satu tujuan, yaitu menyelamatkan warga secepat mungkin, mengatur jalur penyelamatan biar enggak keos, dan memastikan setiap sudut yang terdampak mendapatkan dukungan darurat yang layak. Yang menarik nih, Geng, bukan cuma luka fisik yang ee diperhatikan. Para korban juga diberikan konseling dan pendampingan psikologis ya, biar enggak trauma. Nah, karena setelah melihat apartemen terbakar, tetangga-tetangga mereka meninggal atau harus lari lewat tangga penuh dengan asap itu menjadi trauma yang enggak bisa dianggap remeh. Untuk bantuan finansial yang juga turun itu berupa uang tunai, uang darurat untuk mendukung biaya hidup sementara para korban dan bantuan untuk keluarga mereka yang kehilangan anggota keluarga yang lain. Nah, lembaga sosial, gereja sampai organisasi kecil-kecil itu buka donasi. Enggak nanggung-nanggung, Geng. Bantuan finansial ini terbilang sangat besar ya. Seorang pemilik yayasan yang bernama Lihing namanya ya itu memberikan bantuan sebesar 30 juta Hongkong dolar untuk mendukung Badan Amal yang memberikan bantuan ke Taipo. Dia juga menyumbang untuk badan amal. Yayasan ini juga memberikan dana sebesar R juta Hongkong dolar untuk upaya bantuan ee kepada para pemadam kebakaran dan juga korban yang terluka. Dan selain yayasan ini, raksasa perusahaan perhiasan lokal yaitu Chou Taifk ya itu bilang pihak mereka bakal menyumbang sekitar 20 juta Hongkong dolar atau sekitar 2,57 juta dolar Amerika Serikat untuk menyediakan pasukan bantuan untuk warga yang terkena dampak. Nah, terus geng ada sebuah perusahaan pakaian olahraga di Tiongkok namanya Antas Sport Product Limited juga mengumumkan akan menyumbangkan uang tunai senilai ya 10 juta Hongkong dolar atau sekitar 1,28 juta dolar Amerika Serikat serta perlengkapan musim dingin senilai 20 juta Hongkong dolar untuk membantu para korban pengungsi demi memenuhi kehidupan hidup dan mengatasi keadaan darurat. Nah, selain perusahaan lokal, sebuah perusahaan makanan juga bakal menyediakan makanan dan minuman gratis kepada warga yang terkena dampak kebakaran. Mereka bilang akan mengirimkan 1000 sarapan gratis ke warga yang terkena dampak. Bahkan nih, Geng, kasus kebakaran besar ini langsung didengar oleh Presiden Si Jimping yang mana dia juga ikut buka suara pada Rabu malam. Dia menyampaikan belah sungkawa sekaligus meminta upaya habis-habisan untuk menyelamatkan warga dan mengurangi kerugiannya. Nah, besok paginya walikota Hongkong yang bernama John Lachu itu turun langsung ke rumah sakit untuk melihat kondisi korban sambil menjanjikan penyelidikan tuntas. Enggak cuma soal kebakarannya, tapi juga struktur perancah dan material renovasinya. Nah, jadi geng gimana tuh, Geng, menurut kalian tragedi kebakaran yang terjadi di Hongkong ini? Kalau misalkan hal ini terjadi di negara kita, apakah prosesnya akan sama? Menurut kalian gimana? Apakah kita bisa secepat dan setanggap pemerintah Hongkong di dalam mengatasi musibah yang sebesar ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Categories