Mr TERIMAKASIH ! BULE RUSIA HOBI BAGI DUIT TERDUGA MENGGELAPKAN DANA PULUHAN MILYAR UNTUK KONTEN ?
Oa10D1ZHM30 • 2025-10-27
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Geng, gue yakin banget ya di antara
kalian pegiat sosial media atau yang
senang nonton konten-konten gitu ya,
kalian pasti enggak asing dengan orang
ini.
Tanggun tiga rumah lagi untuk orang
miskin dan saya pikir semua orang harus
bantu orang miskin.
Yah, dia ini adalah seorang WNA, warga
negara asing asal Rusia yang sering
membuat konten bagi-bagi uang dan hadiah
ke orang-orang, ke Abang Ojol, ke
penjual atau pedagang atau juga
lansia-lansia. Warga negara asing Rusia
tersebut bernama Seri Domogatski atau
yang lebih dikenal dengan Mister Terima
Kasih. Ada enggak di antara kalian yang
mungkin sering nonton atau ngikutin
konten-konten dia? Coba deh absen dulu
di kolom komentar. Nah, dari
konten-konten tersebut dia pernah
mendapatkan atensi ya dari
netizen-netizen dan eh rata-rata tuh
fans-nya dari negara kita karena
konten-kontennya ini yang berisikan
kegiatan yang positif alias bagi-bagi.
Nah, kalau di negara kita ini ya kalau
udah bagi-bagi itu positif gitu ya. Nah,
memang ada aja netizen yang menduga jika
kebaikan yang Serj lakukan ini ya hanya
sekedar konten, bukan untuk menunjukkan
sifat aslinya dia. Nah, tapi ada juga
yang menuduh Serj ini membuat konten
seperti itu untuk menarik followers dari
Indonesia. Seperti yang kita tahu ya, ee
netizen Indonesia ini jumlahnya gede
banget. Nah, tapi mau apapun alasannya
konten-kontennya dia tersebut membuat
dia menjadi terkenal di media sosial.
Tapi beberapa hari yang lalu nama dia
menjadi perbincangan yang hangat di
media sosial karena ada sebuah tuduhan
kalau ternyata konten-konten yang dia
bikin yaitu suka ngasih-ngasih uang dan
hadiah gitu ya, ternyata itu berasal
dari uang yang dia gelapkan.
Buset, ini kayak Robin Hood ya.
Mengambil harta orang lain dibagikan
kepada orang yang membutuhkan. Tapi
apakah benar begitu? Nanti deh kita
bahas. Nah, terus geng uang tersebut
kabarnya ya seharusnya bukan
dipergunakan untuk membuat konten dengan
bagi-bagi uang atau hadiah, melainkan
untuk mendanai sebuah proyek. Nah, belum
selesai dengan dugaan itu, tiba-tiba ada
kabar yang mengejutkan lainnya dari si
Serj ini yang mana dia mengaku kalau dia
mengalami penculikan dan penganiayaan
oleh sekelompok orang yang tidak
dikenal. Terus dia juga mengaku diperas
oleh mereka. Nah, apa yang sebenarnya
terjadi kepada Serja ini? Dan apakah
kedua kasus tersebut saling berhubungan
atau justru sebenarnya yang tersangkanya
atau yang benar-benar salah adalah si
Serj sendiri. Nah, untuk menjawab
pertanyaan tersebut, gua bakal membahas
apa yang sebenarnya terjadi, Geng,
kepada si Serj ini, ya. Langsung aja
kita bahas secara lengkap. Halo, Geng.
Welcome back to Kamar Jerry
[Musik]
Genggeng. Untuk pembahasan pertama, kita
masuk dulu ke dalam pembahasan. Dugaan
kalau Sergej Domogatski itu menggelapkan
dana investor yang mana dana tersebut
dia justru jadikan konten untuk
bagi-bagi ke masyarakat miskin di
Indonesia.
[Musik]
Mungkin ada baiknya nih, Geng, ya. E
sebelum kita bahas mengenai bagaimana
dia menggelapkan dana investor, kita
bahas sedikit soal background-nya dia.
Gua yakin enggak semuanya tahu soal Serj
ini ya. Nah, jadi dia ini adalah seorang
warga negara Rusia yang diketahui
menetap di Bali. Serj ini dikenal dengan
nama Mr. Terima Kasih yang dia jadikan
sebagai username atau nama panggilan
dari tiap media sosial yang dia punya.
Instagram, TikTok, Facebook, sampai
YouTube-nya dia namanya itu. Dia juga
sudah fasih berbicara di dalam bahasa
Indonesia dan selain membuat konten di
media sosial, dia juga dikenal sebagai
seorang pengusaha. Nah, bisnismen nih
orang nih. Nih bule itu terkenal sebagai
orang yang berduit. Ada informasi yang
menyebutkan kalau Serj ini memiliki
perusahaan konstruksi skala
internasional. Nah, isi dari
konten-kontennya dia adalah berbagi
kepada masyarakat seperti ke abang
driver ojol, para pedagang atau
lansia-lansia yang dia temui. Nah,
karena isi kontennya seperti itu membuat
dia dengan cepat dikenal di Indonesia.
Dan akhirnya ya banyak orang Indonesia
yang suka dengan konten-konten seperti
ini. Konten berbagi ya dan banyak yang
berharap mereka juga mendapatkan hal
yang sama. Dan hal ini yang membuat
followers di tiap media sosialnya si
Mister Terima Kasih ini cukup banyak
followers-nya di Instagram.
followers-nya 7,4 juta, di TikTok
sebanyak 2,3 juta dan di YouTube ada
sebanyak 462.000
subscriber. Tapi enggak sedikit juga
netizen Indonesia yang meragukan sifat
asli dari Serj ini, Geng. Nah,
jangan-jangan sifat aslinya ternyata
tidak sebaik yang dia tunjukkan di
video. Sementara itu, Serj ini juga
punya akun Instagram lain dengan
username FCHwork Domogats Kogu. Nah,
akunnya tersebut ya digunakan Sergej
untuk followers-nya yang berasal dari
negara asalnya sendiri yaitu Rusia. Nah,
ini benar-benar kontras banget ya.
Akunnya dia yang bernama Mister Terima
Kasih itu benar-benar berbanding
terbalik dengan postingannya dia di
akunnya dia yang bernama FCHWwork tadi.
Di FCHWwork itu postingannya Serj ini
terlihat lebih profesional dengan
memposting desain rumah dan interior
rumah. Di akun tersebut Serj memiliki
follower sebanyak 1,1 juta. Dan kabarnya
ya dia ini tidak hanya dermawan ke
orang-orang Indonesia tapi juga Serj ini
sering berbagi ke orang-orang di Rusia.
Namun geng, baru-baru ini nama Serj
mencuat di media sosial terkait sebuah
dugaan kalau dia sudah menggelapkan dana
investor. Nah, jadi kurang lebih ya
itulah background dari SerJ ya yang
sedikit bisa gua bahas tentang e
biografinya dia. Enggak terlalu banyak
informasi di media sosial tentang
background-nya dia sebenarnya. Nah, tapi
sekarang kita masuk nih ke dalam
pembahasan ketika dia dituduh
menggelapkan dana investor.
Disebut-sebut ya, Serj ini sudah
menggelapkan dana dari investor senilai
Rp50 miliar. Enggak tanggung-tanggung.
Dana itu awalnya dikumpulkan dengan
tujuan untuk membiayai sebuah proyek
pembangunan dan pengembangan properti di
beberapa wilayah yang ada di Bali. Nah,
tapi geng bukannya dia menggunakan untuk
tujuan investasi, malah uang tersebut
diduga dialihkan oleh SerJ untuk
kegiatan bagi-bagi uang dan hadiah atau
giveaway yang dia klaim sebagai aksi
amal demi menarik perhatian masyarakat
Indonesia. Informasi ini terungkap dari
pengakuan beberapa pihak termasuk dari
istri Sah Serji yang bernama Zoe. Tapi
enggak cuma itu, Geng. Zoe ini mengaku
ya jika Serja ini sudah menelantarkan
dia serta anaknya sejak bulan Januari
tahun ini. Dan hal tersebut dikarenakan
Serj ini yang menghilang entah ke mana
secara mendadak dan tidak pernah
memberikan kabar kepada Zoe yang mana
diduga hilangnya Serjia ini disebabkan
karena dia yang sudah menggelapkan uang
investor tersebut. Jadinya dia
dikejar-kejar dan menurut Zoe, proyek
properti yang saat ini dikerjakan oleh
SerJ itu mangkrak tanpa adanya kejelasan
dan sejumlah investor menuntut
pertanggungjawaban atas dana yang sudah
disetorkan ini. Namun sampai saat ini
belum mendapatkan respon dari pihak Serj
sendiri. Dia ngilang gitu aja. Karena
kabar inilah banyak netizen Indonesia
yang menjadi followers-nya dia tidak
menyangka kalau orang yang selama ini
mereka kenal baik dari konten-kontennya
suka dermawan, berbagi gitu, ternyata
justru melakukan kejahatan dengan
menggelapkan uang. Terus geng kabarnya
Zoe istrinya si Mr. Terima kasih ini
udah ngelaporin aksi penggelapan yang
dilakukan oleh Serj ini ke Polda Bali.
Dari informasi yang gua dapatkan di
media new West Indonesia setelah isu
soal dia yang menggelapkan uang investor
ini mencuat, Serj ini akhirnya membuat
sebuah postingan di Instagramnya dengan
foto Kapolda Bali yaitu Irjen Danil
Adity Jaya untuk meminta bantuan kepada
si Kapolda Bali ini. Di dalam postingan
Instagramnya yang saat ini sudah dihapus
ya, Seria ini menuliskan adanya dugaan
suap kepada polisi untuk mempidanakan
dia. Nah, jadi dia ini merasa dia tuh
difitnah dan dizalimi dan dugaan itu
diarahkan kepada kelompok yang
mengumpulkan dana sebesar 30.000 Amerika
atau sekitar Rp500 juta untuk melakukan
suap kepada polisi, katanya. Dan untuk
itu dia meminta bantuan kepada Irgen
Daniil agar korupsi di instansi
kepolisian tidak dibiarkan berkembang.
Bagus ya niatnya si Serj ini. Okelah ya,
dia meminta bantuan Irjen Danil agar
korupsi di instansi kepolisian tidak
dibiarkan berkembang.
Bagus, bagus kamu, Serji. Tujuan kamu
mulia. Yakin banget gua bakal terwujud
ya. Amin.
Menanggapi postingan tersebut, Irjan
Daniil membuat pernyataan di Instagram
pribadinya dengan menulis jika pihak
Polda Bali sudah berupaya untuk
menghubungi si Serj ini. Namun, upaya
tersebut belum berhasil karena kolom
komentar Serj masih dibatasi. Nah, pihak
Polda Bali juga sudah mencoba
menghubungi Serj melalui DM Instagram.
Karena terbatasnya komunikasi terhadap
Serj ini, Polda Bali mempersilakan Serj
agar datang ke Flores terdekat. atau
langsung ke Polda Bali untuk memberikan
keterangan secara jelas terkait
permasalahan yang dia sebutkan itu. Nah,
agar informasi yang beredar sesuai
dengan fakta yang sebenarnya dan dapat
dipertanggungjawabkan. Karena kan ini
kan mencoreng nama instansi gitu.
Walaupun dia minta tolong gitu ya ke
Kapolda Bali, tapi kan secara enggak
langsung ya dia membuat sebuah tuduhan
yang enggak main-main. Dia bilang ya
polisi korupsi ya kan. Nah padahal
buktinya belum bisa dia terahkan. di
Instagram New West Indonesia yang juga
memposting berita mengenai Serj ini,
banyak netizen yang menceritakan tentang
pengalaman mereka dengan Serji. Ada
komentar dari Hon.hon19
atau 19. Nah, dia ini menuliskan kalau
Serj ini menipu dia, ya. Kalau Serj ini
pernah melakukan penipuan terhadap dia
pada saat dia sedang hamil. Nah, dia ini
ditipu berupa sejumlah uang, katanya.
Nah, saat dia menuntut uangnya kembali
kepada Serjay, dia malah diancam. Nah,
Serj mengancam akan menyebarkan
informasi di media sosial kalau bayi
yang sedang dia kandung bukanlah anak
dari suaminya. Wah, ada yang speak up
nih. Gimana tuh? Nah, kemudian si Hond.
Hon1 ini juga mengatakan kalau Serj ini
sempat menakut-nakuti dia dengan
mengatakan kalau dia bisa menghancurkan
reputasi dari si Hon.hon 19 ini. Nah,
Serj memajang foto-fotonya di halaman
media sosialnya dia dan mengumpulkan
gosip yang tidak benar. Wah, seram
banget ya tuduhannya ya. Nah, terus
kemudian ada lagi nih ya komentar dari
netizen yang lain dengan username
Instagram jeng. Kekeket. Dia menulis ya
kalau Serj ini pernah beli bunga di toko
temannya yang ada di Canggu, tapi malah
Serj memaki-maki temannya cuma karena
salah menaruh baket. Nah, jadi udah dua
nih komentar negatif tentang Serji. Nih,
selanjutnya ada cerita lain dari netizen
dengan username VSM 174174.
Nah, dia ini mengaku Serj ini pernah
mengambil uang sebesar 5.000 Amerika
atau yang setara dengan Rp1,4 miliar
dari orang ini pada tahun 2023. Wah,
gila ya enggak main-main tuduhannya.
Terus di bulan November 2024 saat dia
menyadari Serj sudah berbohong, ya dia
meminta agar Serj mengembalikan uang
tersebut. Tapi Serj berjanji bakal
mengembalikan uang itu dalam kurun waktu
1 sampai 2 bulan. Namun setelah 6 bulan
kemudian, Serj masih juga tidak melunasi
uang itu. Malah Serj jadi menghina-hina
dan mengancam si pemilik akun tadi. Nah,
jadi udah tiga tuh tuduhannya. Nah,
terus yang terakhir ada cerita dari
username Ramonaflow_.
Di komentarnya dia menulis jika
teman-teman FnB atau yang bekerja di
restoran yang pernah melayani Serj pasti
tahu bagaimana watak aslinya si Serj
alias si bule Mr. Terima kasih ini. Nah,
makanya waktu kontennya lagi viral-viral
banget bagi-bagi uang, si pemilik akun
Ramonaflow ini jadi bingung, heran kok
bisa Serj eh seterkenal itu padahal
sifat aslinya tidak seperti yang dia
tunjukkan di publik. Wah, malah
dibongkar sama netizen. Nah, intinya
kolom komentar di media tersebut penuh
dengan cerita dari orang-orang yang
mengaku sempat mendapatkan perlakuan
buruk dari si Mister Terima kasih ini.
Dan netizen pada akhirnya mengetahui
bagaimana sifat asli dari Serj alias
Mister terima kasih yang suka berbagi
ini. Terus, Geng, pasca beredarnya
berita tersebut, Serj kemudian akhirnya
muncul melakukan klarifikasi diangku di
Instagramnya. Dalam tulisannya tersebut,
Serj menyebutkan jika beberapa waktu
terakhir dia menjadi subjek pemberitaan
yang enggak benar alias dia merasa
difitnah gitu dan hal itu membuat dia
merasa dirugikan. Nah, informasi ini
berawal dari permasalahan pribadi antara
dia dan mantan istrinya yang merupakan
warga negara Indonesia yang bernama
Treska katanya atau yang dikenal dengan
nama Zoe tadi. Nah, Serj menyebutkan ya
jika memang benar mereka berdua pernah
menikah. Nah, cuma pernikahan tersebut
hanya berlangsung sekitar 2 bulan karena
Serj ini mendapatkan informasi mengenai
masa lalunya ya si Joe ini yang kelam.
Nah, ini enggak tahu pasti gimana ya,
Geng. Namun, Serje ee ngakunya gitu. Dia
udah nikah 2 bulan terus dia tahu
ternyata masa lalu si Zoe ini enggak
bagus gitu malah langsung diceraiin.
Dari sini aja udah salah sebenarnya ya.
Ya, lu menikahi seseorang, menikahi
seorang perempuan harusnya siap menerima
masa lalunya juga ya. Kalau enggak dari
awal udah dicek dong ya kan. Nah, terus
geng si Mister terima kasih alias Serj
ini mengaku kalau dia dengan Zoe itu
belum punya anak. Nah, dia bilang
setelah perpisahan dia dengan Zoe, Zoe
ini menuntut secara finansial kepada
Serj sekitar 40.000 Amerika atau sekitar
Rp620 juta. Namun, tuntutan tersebut
enggak bisa dipenuhi oleh Serji. Kalau
dari pengakuan Serj, setelah
penolakannya yang enggak sanggup untuk
membayar tuntutan, muncullah pemberitaan
yang enggak benar tentang dia. Jadi, dia
ini menganggap kayak mantan istrinya itu
enggak terpenuhi keinginannya. Serjinnya
malah dijadiin tumbal di fitnah-fitnah.
Nah, itu menurut Serji. Serjaku
mendapatkan informasi dari berbagai
pihak mengenai dugaan kasus yang
melibatkan Zoe di bidang properti.
katanya dari informasi yang dia dapat
itu ya menjadi salah satu pertimbangan
ee untuk dia mengambil langkah hukum dan
juga pribadi. Nah, Zoe katanya memiliki
sebuah agensi properti di Bali dan
pernah menjalankan modus penipuan dengan
cara menyewakan villa yang sama kepada
beberapa penyewa berbeda untuk jangka
waktu tahunan. Dan setiap penyewa itu
diminta membayar sekitar R,5 miliar per
tahun. Tapi kemudian diketahui bahwa
villa tersebut sudah ditempati oleh
orang lain. Nah, ini tuduhan serj
terhadap si mantan istrinya Zoe. Terus
kemudian di tahun 2023 ya Zoe ini sudah
dilaporkan terkait dugaan penipuan ke
kepolisian Kuta menurut pengakuan Serj
sedang menempuh jalur hukum untuk
melindungi nama baiknya dari pemberitaan
yang dianggap enggak benar. Di akhir
tulisan di dalam klarifikasinya
tersebut, Serj menyebutkan kalau dia
menghormati kerja dari pers dan meminta
agar seluruh media bisa memverifikasi
kebenaran dari setiap informasi sebelum
dipublikasikan. Nah, di klarifikasinya
tersebut banyak juga netizen yang
meninggalkan kolom komentar dengan
memberikan dukungan kepada Serj alias
Mr. Terima kasih ini. Nah, belum selesai
permasalahannya yang mana dia dituduh
menggelapkan uang investor, tiba-tiba
muncul lagi isu lain yang benar-benar
menyudutkan Serji. Di postingan
Instagramnya yang lain, Serj membuat
sebuah tulisan dan sebuah foto dari
seorang pria. Di dalam tulisannya, Serj
menuliskan, "Ada seseorang yang diduga
melakukan penipuan dan pencemaran nama
baik. Dia bernama Maxim Sibirin ya
dengan mengatakan bahwa Serj ingin
mengambil kafe miliknya. Serj sendiri
adalah investor di Home Cafe Canggu ya.
Nah, Max Sims ini memalsukan kontrak dan
menipu Serji. Nah, ini menurut pengakuan
Serji. Dan setelah Serj mencoba untuk
memprotes hal ini, Maksim malah
memfitnah Serji. Nah, terus ada investor
lain yang juga memberikan uang kepada
dia untuk membuka kafe lain. Tapi
investor tersebut juga bernasib sama
dengan Serji. Mereka ditipu oleh Maxims,
kata Serji. Nah, namun geng menurut
Serjay, dia mengatakan kalau Maxims ini
malah menyebutkan para investor tersebut
sebagai bandit. Nah, di dalam postingan
yang sama juga Serj menyertakan beberapa
dokumen sebagai bukti untuk mendukung
statementnya terhadap si Maxims ini.
Kalian bisa lihat sendiri.
Nah, banyak banget nih, Geng,
permasalahan yang sedang dihadapi oleh
si Serj ini. Tapi kalau kalian kira
masalahnya cuma sampai segitu aja,
kalian salah. Karena lagi-lagi serja ini
kembali dihadapkan dengan permasalahan
lain. Namun yang bakal gua bahas ini
adalah sebuah masalah yang bisa saja
merenggut nyawanya dia. Karena Serja ini
sempat bercerita kalau dia itu baru saja
mengalami penculikan dan penganiayaan.
Nah, gimana ceritanya? Sekarang kita
masuk ke dalam pembahasan mengenai kabar
dia diculik dan dianiaya ini.
Jadi, geng, informasi mengenai dia
mengalami penculikan dan penganiayaan
itu berasal dari Serjinnya sendiri. Ya,
gua enggak tahu ini karangan dia atau
gimana gitu, ya. Nah, dia cerita di
Instagram pribadinya di dalam unggahan
tersebut, Serj ini menuliskan 2 hari
yang lalu pada waktu malam hari dia
sedang mengendarai sepeda motor di Bali.
Tiba-tiba aja ada sebuah mobil alpad
berwarna hitam yang berhenti tepat di
depannya dia sehingga menghalangi
jalannya dia. Enggak lama dari situ
keluar dua orang. Orang ini adalah
pribumi Indonesia yang mengenakan
seragam polisi tapi wajahnya ditutup
dengan masker. Wah, lagi-lagi nih
bercerita tentang polisi dia. Awalnya
dia bilang polisi ada yang korupsi yang
sekarang dia diculik oleh orang
berseragam polisi. Wah, hati-hati banget
nih. Nah, kedua orang itu dengan cepat
menyeret Sergi dan masuk ke dalam mobil.
Ya, orang itu menutupi wajahnya Serj
menggunakan karung agar Serj melihat
apapun. Dan selain itu, Serj juga diikat
dan mereka memukul Serj katanya. Namun,
si Serj ini ya enggak berpikir kalau
orang yang menculiknya itu adalah oknum
polisi. Soalnya mereka berdua mengenakan
seragam polisi model lama. Nah, nih gua
bingung nih seragam polisi lama sama
yang baru tuh gimana. Gua sebagai orang
Indonesia aja kayaknya kurang ngeh gitu
ya. ini kok bisa orang luar Indonesia,
orang Rusia paham mode baru dan mode
lama dari pakaian polisi nih mungkin ada
yang bisa ngasih komentar ya. Nah, terus
Geng karena Serj ini sudah diikat,
otomatis dia enggak bisa melakukan
apa-apa lagi. Sampai pada akhirnya mobil
itu berhenti dan Serj dibawa turun dari
mobil dan dituntun untuk masuk ke sebuah
rumah bergaya arsitektur lokal Indonesia
yang terletak di daerah bukit. Di dalam
rumah tersebut, Serj mengaku mengalami
pemukulan dan penyiksaan menggunakan
stun gun. Kepalanya juga ditutup
menggunakan kantong dan lehernya
dicengkeram oleh e orang itu. Dan
penyiksaan ini berlangsung selama kurang
lebih 3 jam, Geng. Dan mereka memasukkan
pistol beserta paket yang berisi bubuk
yang Serja tidak tahu itu bubuk apa ke
tangannya dia yang masih dalam keadaan
terikat. Nah, mereka berkata, "Sekarang
ada sidik jari Serj di pistol dan
narkoboy," katanya. Barulah di situ Serj
mengetahui kalau bubuk itu adalah bubuk
narkoboy karena sudah ada sidik jarinya
di sana. Mereka meminta agar SerJ
mentransferkan sejumlah uang sebesar 1
juta Do Amerika atau yang setara dengan
Rp16 miliar kepada kedua orang ini. Dan
jika Serj menuruti permintaan mereka
maka Serj akan masuk penjara.
Pengancaman itu terjadi sekitar 3 atau 4
jam. Nah, di tengah-tengah ancaman
tersebut ada tiga orang warga negara ee
asing Rusia yang masuk tiba-tiba. Dan
tanpa aba-aba mereka langsung
melanjutkan penyiksaan kepada Sergi. Dia
dipukul, dicekik, dan disetrum
menggunakan stun gun tadi ke badannya.
Nah, Serj ini juga mendapatkan
pengancaman akan dihabisi nyawanya oleh
mereka jika tidak menuruti permintaan
tersebut. Kok kayak film gitu ya? Gua
enggak tahu nih dia ini ngarang apa
mengkhayal atau sedang mencoba apa ya
kayak
menciptakan sebuah cerita ini karena kan
ada hubungannya dengan uang nih. Dia
dianggap menggelapkan uang miliaran.
Terus di sini dia bercerita kalau dia
diculik dan diancam akan dihabisi kalau
enggak mentransfer sejumlah uang.
Gimana sih? Kok bisa bertepatan banget?
Gitu kan. Nah, di saat itu Ser lagi, dia
berkali-kali menjawab kepada orang-orang
tersebut kalau dia gak punya uang. Semua
uangnya sudah dia investasikan di dalam
proyek konstruksinya. Nah, setelah itu
orang-orang ini kembali membawa Serji.
Dan kali ini Serj dibawa ke sebuah
ladang yang tidak jauh dari Hotel
Kempinski, katanya. Di sanalah mereka
melepaskan Serji. Dan mereka juga bilang
ke Serj bahwa mereka memberikan waktu
selama 1 bulan agar Serj mencari uang
juta dolar Amerika. Dan jika tidak
menemukan uang tersebut, maka mereka
akan memenjarakan Serji. Nah, mereka
juga berkata agar Serj memberitahu
siapapun. Nah, terus setelah itu
pergilah mereka entah ke mana
meninggalkan Serj di sana sendirian. Dan
tanpa membuang waktu, Serj bilang dia
langsung pergi ke Pores Bali dan menulis
laporan terkait apa yang menimpa dia.
Dan menurut Sergej, mereka merupakan
anggota dari geng yang sudah lama
terlibat di dalam kegiatan yang sama di
Bali. Katanya gitu. Ada lebih dari 20
orang yang sudah menjadi korban dari
para perampok ini, para penculik ini.
Dan dugaan Serj hal ini terjadi kepada
dia karena dia merampas bisnis kriminal
mereka. Maksudnya merampas bisnis
kriminal. Aneh banget ya. Dan
orang-orang ini juga berupaya untuk
melibatkan enam media federal untuk
menyebarkan informasi palsu bahwa Serj
adalah seorang penipu. Nah, itu kata
Serji. Gimana tuh, Geng? Menurut kalian
kalian percaya enggak dengan cerita si
Mister Terima kasih ini? Terus masih
dalam tulisannya Serj, mereka berusaha
untuk mencari dan mempengaruhi
orang-orang agar menulis laporan
terhadap si Serj ini untuk membuka kasus
kriminal. Dan kebetulan Serj ini punya
masalah, Geng, dengan pengurusan ulang
dokumen di proyek konstruksinya dan para
pelaku memanfaatkan hal tersebut,
katanya. Nah, logiknya ini para pelaku
dari mana tahu? Dari mana mereka
mengetahui kalau Serj punya ee apa ya?
Masalah dengan pengurusan ulang dokumen
proyek konstruksi dari mana mereka
mendapatkan informasi? Kan aneh. Nah,
terus kata Serj lagi, "Siapapun bisa
datang ke proyeknya dan melihat berapa
banyak villa yang dibangun dan semua
uangnya digunakan oleh SerJ sesuai
dengan tujuannya. Dia juga memberikan
laporan keuangan kepada media. Nah, Serj
menyebutkan bahwa dia tidak menipu
siapapun dan itu bisa diverifikasi. Dan
selain itu, Inspektorat Pajak memeriksa
perusahaannya dia selama 8 bulan dan
tidak ditemukan adanya pelanggaran. Para
pelaku kata Serj mulai mengajukan
laporan dan perang informasi terhadap
dia. Dan untuk itu, Serj menyerukan
kepada media dan polisi untuk tidak
percaya terhadap berita palsu. Dan semua
yang menyebarkan berita palsu tentang
Serj sudah disewa oleh para pelaku, kata
Serji. Nah, ini aneh juga ya kalau
memang ada berita miring tentang Serj
dan Serj menganggap kalau media itu
sudah dibeli oleh para pelaku, sudah
dibayar, ya kenapa enggak media itu yang
diusut? Supaya ketahuan nih, ya kan
siapa yang membayar media itu yang
artinya itu adalah para penculiknya.
Kalau memang cerita penculikan dan
penganiayaan dia itu benar, ini kan
masalah kriminal besar di Indonesia. Kok
dia bisa-bisanya ya maksudnya gini,
lapor ke polisi tentang dia diculik dan
dia dianiaya, tapi seolah-olah kayak
mana? Kayak polisi enggak gerak sama
sekali. Padahal kan itu bukan kasus yang
main-main. Apalagi dia warga negara
asing, ya kan? Kalau dia memang mengaku
dia diculik, udah bikin laporan,
harusnya polisi udah bergerak karena ini
bukan masalah yang main-main. Ini aneh
banget. Orang diculik tapi enggak ada
traumatiknya. masih bisa klarifikasi di
media sosial ya kan bentuk laporannya
entah kayak gimana. Terus geng di akhir
klarifikasinya Serj juga mengklaim kalau
dia adalah orang jujur dan selalu
membantu orang dan tidak pernah menipu
siapapun. Dia bilang dia sudah membangun
rumah untuk orang Indonesia yang tidak
memiliki tempat tinggal. Iya, terima
kasih ya. Cuman kalau udah berbuat baik
terus disebut-sebut diungkit-ungkit
kayaknya itu tidak melambangkan
kedermawanan. Ini kayak lebih kepada
ketika dia kepepet dia dituduh penipu.
Dia mencari pembelaan enggak sih? dengan
mengungkit-ngungkit kalau dia sudah
ngasih ini, ngasih itu kepada masyarakat
Indonesia, ya kan. Dan dia bilang juga
selama lockdown ketika pandemi Serj
sudah memberikan makanan sebanyak 5.700
keluarga di Indonesia dan Serj menarik
uang ee besar ke ekonomi negara kita dan
mengembangkan negara kita, katanya gitu.
Dan dia menyebutkan jika dia mencintai
Indonesia serta rakyat Indonesia. Akibat
dari penganiayaan yang dia alami, Serj
mengalami luka-luka di tubuhnya. Nah, di
dalam unggahannya tersebut dia juga
menyertakan video ketika dia melaporkan
ke polisi serta saat Serj melakukan
visum. Nah, terus geng Polda Bali ya
udah mengetahui nih soal unggahan yang
dibuat oleh Serj tersebut dan pihak
Polda Bali merespon unggahan itu dengan
melakukan penyelidikan untuk memastikan
kebenaran dari ceritanya Serj ini.
Karena kan kalau kita dengar ceritanya
kok kayak film ya kan. Benar gak sih di
Indonesia bisa menculik kayak gitu?
Dilepas di pinggir sawah apa di pinggir
padang rumput lah. Ah. Di saat itu
Kombes Arya Sandi selaku Kabit Humas
Polda Bali menghimbau Serj agar
melaporkan kasusnya secara resmi ke
kepolisian. Bukannya malah bikin
klarifikasi di internet. Dengan begitu
kasus ini ya bisa ditangani sesuai
dengan prosedur hukum yang berlaku. Nah,
namun Serj katanya sudah melaporkan e ke
polisi pada hari Minggu tanggal 19
Oktober 2025 dengan dugaan pelanggaran
pasal 368 170 atau Pasal 351 KUHP
tentang pemerasan, kekerasan
bersama-sama terhadap orang atau barang.
Tapi geng, di postingan Instagramnya,
dia sempat m-publish wajah seseorang
yang dia tuduh sebagai penculiknya dia.
Nih kalian bisa lihat nih.
[Musik]
Unggahannya Serj ini yang menceritakan
tentang dia diculik dan dianiaya juga
sudah dipenuhi oleh komentar dari
netizen-netizen. Ada yang konsisten
menyerukan dukungan terhadap Serji.
Namun ada juga yang menduga jika masalah
yang dihadapi oleh Sis Serj ini adalah
konflik sesama orang Bali gitu. Karena
geng buat yang belum tahu di Bali sudah
beberapa kali terjadi ya tindak
kejahatan yang melibatkan sindikat yang
digerakkan oleh orang Rusia. Nah, jadi
kemungkinan besar Serjia ini mungkin ya
kalau emang ceritanya jujur dan benar
dia itu lagi berhadapan dengan sesama
orang Rusia. Namun mereka ini berasal
dari sindikat yang terorganisir. Nah,
cuma geng ada juga yang menyebutkan
penculikan dan penganiayaan yang dialami
oleh Serj adalah pengalihan isu yang
sengaja dibuat oleh Serj atau yang dia
karang-karang untuk menarik simpati
netizen agar masalah yang terkait dengan
kelakuan buruknya yang sudah dituduh
menggelapkan uang lalu menggunakan uang
itu untuk bagi-bagi ya dan akhirnya
terlanjur dibicarakan dan viral di
sosial media bisa teralihkan oleh
netizen. Nah, tapi kan netizen Indonesia
enggak bodoh-bodoh juga ya. ceritanya
dia itu kayak film Hollywood gitu, kayak
yang mustahil banget terjadi di
Indonesia. Tapi gua gak tahu juga,
mungkin kalian bisa menilai sendiri
kalian percaya yang mana nih, Geng. Nah,
jadi itu dia, Geng, pembahasan kita kali
ini mengenai beberapa masalah yang saat
ini sedang dihadapi oleh si Mister
Terima Kasih alias Serj Domogatski.
Gimana nih, Geng? Menurut pendapat
kalian terhadap e kasus si bule ini?
Coba tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:35 UTC
Categories
Manage