INTELIGEN AMERIKA HAMPIR HANCUR KARENA WANITA INI ! ANA MONTES
G1ye6LxW3GY • 2025-09-22
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Hari ini kita bakal bahas sesuatu yang menurut gua ini bakal bikin kalian mikir dua kali soal siapa orang yang harus kalian percaya. Ini bukan tentang selebriti, bukan tentang gosip murahan, tapi ini justru tentang analis intelligent top Amerika yang ternyata adalah seorang agen rahasia yang bekerja untuk musuh Amerika. Nah, kok bisa ya? Ya, orang kepercayaan, orang yang diandalkan di dalam e tubuh pemerintahan Amerika, tapi justru bekerja kepada musuh mereka. Nama orang yang akan kita bahas ini adalah Ana Montes. [Musik] Kalau kalian belum pernah mendengar kisah orang yang satu ini, wajar banget. kasusnya memang kalah sorotan dengan berita-berita besar layaknya 911, berita-berita besar lain soal Amerika yang mungkin men-support Isriwel dan lain-lain. Padahal kalau kalian tahu apa yang dilakukan oleh Ana Montes selama hampir dua dekade ya hampir 20 tahun, kalian bakal mengerti kenapa pemerintah Amerika Serikat sampai menyebut dia sebagai mata-mata paling merusak yang pernah dihadapi oleh Amerika. Bayangin, Geng. Dia ini kerja di Defense Intelligence Agency aliasia, tempat elite banget yang tugasnya menganalisis strategi militer negara lain dan nanti data-datanya dibocorkan ke Amerika gitu ya. Benar-benar tempat apa ya yang krusial banget, yang sangat-sangat vital bagi Amerika. Nah, dia kerja di sana. Spesialisnya dia itu untuk menganalisis negara Kuba. Nah, tiap laporan yang dia buat bisa jadi bahan rencana bagi pihak Amerika yaitu khususnya Pentagon untuk membuat operasi-operasi penting di Kuba. Tapi ternyata laporan yang dia buat itu ee enggak cuma dia kasih ke Amerika, tapi juga dia bocorkan ke Cuba secara diam-diam, pelan-pelan, konsisten dan terus-menerus. Jadi dia ini berdiri di dua kaki, tapi secara enggak langsung dia ini menjadi pengkhianat bagi Amerika. Tapi lucunya, Geng, dia enggak pakai teknologi canggih untuk menyelundupkan info-info seperti di film-film gitu kan. pakai hardisk yang kayak gimana, pakai storage yang wah super canggih. Enggak, gak ada laser, gak ada mobil terbang, gak ada yang aneh-aneh. Dia cuma pakai kode angka floppy dis dan e berbicara atau ngobrol diam-diam di restoran biasa dengan pihak Kuba. Dan kalian pasti berpikir, dia melakukan ini untuk mendapatkan bayaran mahal. Jawabannya enggak sama sekali. Ana Montes melakukan ini semua karena dia yakin bahwa kebijakan luar negeri Amerika, terutama di Amerika Latin yang salah satunya itu eh Kuba gitu ya, itu adalah kebijakan yang salah dan kejam. Jadi sisi kemanusiaan dia yang mendorong dia untuk berkhianat ke Amerika. Dia ngerasa Kuba cuma berusaha bertahan hidup dan Amerika Serikat selalu dominan terhadap negara tersebut. Jadi di dalam pikiran dia, dia bukan pengkhianat, tapi dia pejuang bagi negara Kuba. Ana Montes ini ya berakhir ditangkap, Geng. Nanti kita bakal bahas penangkapannya dia seperti apa dan sepak terjangnya seperti apa. Bagaimana nih kisah selengkapnya dari Anam Montes ini? Langsung aja kita bahas. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry. [Musik] Genggeng, sebelum kita bahas eh segala sepak terjangnya dia di dunia pengkhianatannya dia ini, kita bahas dulu profile dari Ana Montes. Jadi, Geng namanya itu adalah Anna Bellen Montes yang mana dia adalah salah satu tokoh paling kontroversial di dalam sejarah intelijen Amerika Serikat. Dan dia merupakan seorang analis militer yang tampak biasa dari luar, namun menyimpan rahasia besar yang mengguncang sistem keamanan nasional dari dalam. Dia ini bukan hanya seorang pegawai pemerintah, tapi juga agen rahasia untuk Kuba selama hampir dua dekade. Jadi, Ana Montes ini lahir pada tanggal 28 Februari 1957 di Newemberg, Jerman Barat. Anak ini berasal dari keluarga militer Amerika Serikat. Nah, jadi ayahnya itu udah mengabdi untuk Amerika dan ayahnya adalah dokter tentara dan dua saudaranya bekerja di FBI. Jadi emang secara keluarga ini orang bukan dari keluarga biasa-biasa. Dia juga tumbuh besar di Kansas dan juga Maryland. Lalu dia menempuh pendidikan tinggi di University of Virginia dan Johes Hopkins University, tempat di mana pandangan politiknya mulai terbentuk. Nah, di sana dia dikenal sebagai mahasiswi yang sangat vokal mendukung gerakan kiri di Amerika Latin termasuk sandiinista di Nikaragua. Nah, pandangan inilah yang menarik perhatian agen intelligent Kuba yang kemudian merekrut dia secara diam-diam. Pada tahun 1985, anak ini bergabung dengan Defense Intelligent Agency, yaitu di IA, lembaga intelijen milik militer Amerika Serikat yang mana di saat itu mereka enggak tahu kalau Ana Montes ini sebenarnya udah direkrut terlebih dahulu atau direkrut duluan oleh een agen intelligence Kuba. Di saat itu ya akhirnya masuklah si e Anamontes ini ke sana. Jadi kan dengan ketidaktahuan dari pihak IA ini akhirnya ya dilihatlah Ana Montes ini bekerjanya benar, berprestasi dan banyaklah hal-hal yang menakjubkanlah yang dia kerjakan. Nah, dengan cepat dia naik pangkat dan menjadi analis senior untuk isu-isu yang ada di Kuba. Rekan-rekannya menjuluki dia sebagai queen of Kuba karena dia ahli dan kenal banget tentang Kuba tanpa menyadari bahwa julukan itu punya makna ganda. Di balik reputasinya yang profesional dan juga disiplin, anak ini diam-diam men-supplai informasi rahasia kepada pemerintah Kuba dari profesinya dia sebagai anggota DIIA Amerika Serikat. Dia menggunakan metode komunikasi yang sederhana banget namun efektif, yaitu pesan terskripsi lewat radio gelombang pendek, kode angka melalui pager, dan dokumen di atas kertas larut air yang mudah dihancurkan. Seorang pejabat kontra intelijen bahkan menyebut kerusakan yang ditimbulkan oleh Ana ini sebagai exceptionally grave atau yang merupakan kerusakan yang sangat parah dan membahayakan program rahasia tingkat tinggi. Motivasi anak ini bukan uang atau ancaman, melainkan ideologinya dia. Dia percaya kebijakan luar negeri Amerika Serikat terhadap negara Kuba dan negara-negara Amerika Latin yang lain adalah bentuk penindasan. Ya, kita bisa lihat sendirilah gimana perlakuan Amerika terhadap negara-negara ee tetangganya ini. Sebenarnya bukan tetangga juga, itu bagian dari mereka, tapi kayak apa ya, macam jadi budak mereka aja gitu. Nah, di dalam pernyataannya di pengadilan ya, dia ini bilang kalau dia merasa secara moral dia berkewajiban untuk membantu Kuba membela diri dari dominasi Amerika Serikat. Dia melihat dunia sebagai satu negara dan tindakannya sebagai bentuk solidaritas, bukan pengkhianatan. Kurang lebih gitu, Geng, ya, yang ada di pikirannya si Ana Montes. Nah, jadi perjalanan dia sampai bisa menjadi anggota di IA dan juga sekaligus menjadi mata-mata Kuba sampai dia mendapatkan julukan queen of Kuba. Ya kan? karena saking dia itu paham banget dengan Kuba. Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasan tentang penyelidikan terhadap kasus pengkhianatan dari Ana Montes ini. Jadi, sebagai mata-mata Ana Montes menjalankan operasi dengan sangat disiplin dan hati-hati. Luar biasa kehati-hatian dia. Dia enggak pernah membawa dokumen keluar dari kantor. Sebaliknya justru dia menghafal semua informasi rahasia di otaknya. Terus dia ketik ulang di rumah, lalu baru dia enskripsi ke dalam disket. Kalau kalian tahu disket tuh ya alat buat nge-save data zaman dulu. Nah, dia menerima instruksi dari Kuba melalui pesan radio gelombang pendek yang dikodekan di dalam angka dan mengirimkan data melalui pertemuan langsung dengan handlernya dia di restoran yang mana restoran itu terlihat sangat biasa terletak di daerah Washington DC. dia bahkan menggunakan kertas larut air untuk memudahkan ya informasi yang sudah dia tulis dihancurkan ya kan untuk di apa ya dileburkan gitu. Nah, salah satu hal yang paling mencengangkan adalah dia mampu untuk lolos dari tes poligraf yang menurut penyelidik ya ini dilakukan dengan teknik fisik tertentu yang diajarkan oleh een Kuba. Karena itu susah banget orang untuk bohong terhadap tes ini. Udah gitu, Geng. Informasi yang dia bocorkan itu sangat sensitif mulai dari identitas empat een rahasia AS yang ada di Kuba, data satelit mata-mata, dan rencana militer AS. Gila enggak tuh? Jadi kayak AS itu ya gak ada apa-apanya di mata Kuba karena semua kerahasiaannya udah ketahuan. Salah satu tuduhan paling serius adalah bahwa dia memberitahu eh pihak Kuba tentang lokasi kem pasukan khusus Amerika Serikat di El Salvador yang kemudian diserang oleh gereliliawan FMLN yang mana ini menyebabkan meninggalnya seorang tentara Amerika Serikat yang bernama Sersan Gregori Efronius. Nah, di saat itu pihak Amerika sampai bingung kok bisa Geriliawan FMLN tahu lokasi dari kem khusus Amerika Serikat yang ada di El Salvador. Mereka tuh enggak pernah e sadar kalau yang membocorkan itu adalah Ana Montes. Pasti kalian bertanya-tanya ya, Geng. Sebenarnya kapan sih awal mulanya Ana Montes ini bisa mendapatkan tugas dari pihak Kuba? Gimana awalnya? Nah, ternyata semuanya itu berawal pada tahun 1985. Ketika itu Ana Montes melakukan perjalanan rahasia ke Kuba tanpa diketahui oleh siapapun. Di saat itu posisinya dia belum menjadi IA. Dia di Kuba mengikuti pelatihan operasional dan akhirnya ya diputuskanlah dia menjadi salah satu een rahasianya Kuba. Terus tiba-tiba enggak lama kemudian dia mendapatkan tawaran pekerjaan di Badan Intelijen Pertahanan milik Amerika yaitu di IA. Ini adalah Badan Intelijen militer asing utama milik Pentagon. Nah, di saat dia bergabung dengan IA ini, pihak Kuba juga berusaha meyakinkan dia bahwa apa yang dilakukan oleh Ana Montes ini adalah jalan yang benar. Enggak apa-apa dia bergabung dengan IA asalkan dia tetap mau berpihak kepada pihak Kuba. Jadilah di saat itu dia berdiri di dua kaki. Singkat cerita ya, selama 16 tahun berikutnya Aontes ini dengan penuh semangat mengerjakan dua pekerjaan sekaligus. Karirnya bersinar di Washington dan juga Havana. Nah, siang harinya dia menjadi analis yang sangat cerdas untuk di IA. Malam harinya dia mengetik ulang setiap dokumen rahasia yang dia ingat ke laptop Toshiba yang disediakan oleh Dinas Intelijen Kuba. Sesederhana itu, tidak lama kemudian dia memberikan pengarahan kepada Kepala Staf Gabungan dan Dewan Keamanan Nasional dan memenangkan sertifikat kehormatan dari direktur CIA di saat itu yaitu George Tenet. Bayangkan tuh berprestasi loh. Nah, akhirnya ya pada tanggal 21 September 2001 selama lebih dari setahun sebelum akhirnya ketahuan dan dia ditangkap, Ana Montes ini sudah berada di dalam radar FBI. Kecurigaan pihak Amerika pertama kali muncul dari rekan-rekan sesama di sebenarnya dan juga NSA yang mulai memperhatikan gelagat mencurigakan termasuk eh Ana Montes yang dilihat sering menggunakan telepon umum. Terus pola komunikasi dia yang gak lazim. Salah satu titik balik penting adalah ketika seorang analis NSA tiba-tiba berhasil mengidentifikasi pesan radio gelombang pendek dari Havana yang menyebut akses ke sistem save Se. Sebuah database rahasia milik DI. Dari situlah penyelidikan langsung mengarah ke Ana Montes. Terus di sisi lain ada juga cerita dari seorang analis kontra intelijen di yang bernama Chris Siemens. Dia bercerita kalau FBI sebenarnya sudah menyelidiki kasus mata-mata Kuba selama 2 tahun. Waktu itu belum ada yang tahu kalau mata-matanya itu adalah Ana Montes. Dan pihak FBI sudah meminta bantuan Kris untuk mengidentifikasi mata-mata tersebut secara rahasia. Dan saat dimintai bantuan itu, Kris merasa sangat gugup. Soalnya diduga ya si mata-mata ini yang waktu itu belum diketahui kalau itu adalah ternyata Ana Montes itu sudah masuk ke dalam badan di IA selama 2 tahun. Makanya si Kris ini jadi deg-degan kayak wah siapa orangnya? Jangan-jangan sahabatnya, teman kerjanya. Nah, tapi kan secara profesional itu enggak bisa berlaku di dalam Badan Intelijen Amerika. Menurut Kris, 2 tahun itu adalah waktu yang lama bagi seorang mata-mata untuk bisa merusak keamanan nasional Amerika. Makanya dia deg-degan banget. Mata-mata dari Kuba itu selalu diwaspadai oleh Amerika. Sebab Amerika menduga Kuba menjual intelijen kepada banyak pihak yang ingin mendapatkan rahasianya Amerika seperti Rusia, Cina, Korea Utara. Jadi bisa dikatakan ya Kuba ini walaupun mereka itu bisa dikatakan sebagai salah satu anak dari Amerika gitu ya, karena mereka kan Amerika Latin gitu, tapi mereka ini adalah salah satu pengkhianat yang paling mengerikan buat Amerika karena mereka tuh enggak suka menjadi bagian dari Amerika. FBI di saat itu memberitahu Chris bahwa mereka sedang berurusan dengan seseorang yang masih belum diidentifikasi atau yang lebih dikenal dengan unknown subject yang disingkat dengan unsub ya. sehingga penyelidikan yang dilakukan itu tidak berjalan dengan mudah. Untuk membantu memecahkan ini semua, Chris sempat menghubungi seorang penyidik kriminal dari Die Scott Carl Michael. Yaitu Scott ini ya sempat menerima kasusnya ini dan berusaha untuk mengungkap mata-mata tersebut. Berhasil tuh, Geng. Ada sekitar 40 sampai 50 orang yang dicurigai sebagai mata-mata yang dimaksud tapi belum mengerucut arahnya ke Ana Montes. Di antara nama-nama itu, ada beberapa nama yang merupakan rekan sesama dengan dia sehingga membuat dia sendiri merasa enggak percaya. Apakah benar di antara rekan-rekannya tersebut ya ada mata-mata. Nah, ini nih yang bikin dia dilema nih. Terus enggak lama dari situ, FBI memiliki petunjuk kuat untuk bisa mengidentifikasi mata-mata ini. Sebab berdasarkan informasi yang didapatkan, si mata-mata itu pernah pergi ke pangkalan angkatan laut Amerika di Teluk Gantanamo, Kuba pada satu waktu. Nah, atas petunjuk inilah Scott mencari tahu daftar 100 orang yang pernah pergi ke Teluk Guantanamo di sekitar waktu tersebut. Dari daftar ke-20 itulah tertulis nama Ana Montes di sana. Dan Chris sendiri juga mengenal Ana Montes. Cuma sejak awal dia selalu curiga sama Ana Montes dan merasa ada yang enggak beres memang sama Ana Montes ini. Di bulan Februari tahun 1996, Ana Montes ini meninggalkan jabatannya di Pentagon. Padahal saat itu dia sangat dibutuhkan untuk menyelidiki penembakan jatuh dua pesawat Amerika oleh militer Kuba. Saat dia meninggalkan jabatannya itu, itu menimbulkan kecurigaan yang besar di antara para staf pentagon yang lain. Apa alasannya Ana Montes meninggalkan ee apa jabatannya? Kenapa pasinggungan dengan Kuba dia mengundurkan diri? Nah, setelah mengetahui bahwa Ana Montes yang menjadi mata-mata yang dicurigai, Scott memeriksa rekam jejaknya dari berkas-berkas dia. Dari sanalah dia mulai mengetahui bahwa Anam Montes dikenal sebagai seorang karyawan yang sangat teladan dan bahkan dianggap sangat mengerti tentang Kuba. Dia ini adalah ahlinya Kuba yang mana dia enggak pernah melakukan satuun pelanggaran keamanan ketika dia bergabung dengan dia di tahun 1985. Nah, di saat itu diketahui juga rekam jejak Anam Montes yang ternyata memulai karir di lembaga federal sebagai juru ketik di departemen kehakiman dan mendapatkan izin keamanan rahasia hanya dalam tempo setahun setelah dia bekerja. Dia kemudian sempat meraih posisi di sebagai spesialis riset dan selama 16 tahun berikutnya dia menitik karir sampai menjadi orang penting di sana. mendapatkan berbagai pujian dari atasannya dan mendapatkan berbagai promosi. Scott sendiri ya sampai enggak percaya dengan track record-nya si Ana Montes ini. Dia pernah ketemu dan ngobrol e sama Ana Montes itu sekitar November 1996. Tapi waktu Scott nanya mengenai keberadaan Ana Montes setelah insiden penembakan dua pesawat Amerika tadi, dia itu kelihatan enggak nyaman dengan pertanyaan itu. Apalagi pertanyaannya berhubungan dengan Kuba. Dan terlihat sekali Ana Montes ini mencoba menghindari pertanyaan-pertanyaan dari Scott. Setelah mendapatkan identitas dari Ana Montes yang dicurigai sebagai mata-mata ini, FBI mulai menugaskan agen yang bernama Pitlab untuk menyelidiki Anam Montes yang mana FBI juga mengeluarkan surat keamanan nasional untuk mendapatkan akses ke rekening bank milik Ana Montes. Nah, karena kan kalau misalkan udah berhubungan dengan pengkhianatan, biasanya yang bakal dicek tuh aliran uangnya ya kan. Kebanyakan orang mau berkhianat itu karena dibayar mahal. Dan dari situ FBI mulai menemukan nih aliran Dana kalau ternyata Ana Montes sudah membeli sebuah laptop merek Toshiba dari toko com USA di Alexandria, Virginia pada bulan Oktober tahun 1996. Ini bukan komputer biasa ternyata karena ada informasi lain yang menyebutkan kalau Kuba memang sengaja menugaskan mata-matanya untuk membeli model laptop tersebut di bulan yang sama. Pit ini langsung bergegas ke com USA untuk menemukan stroke penjualan. Tapi dia enggak berhasil mendapatkan stroke itu karena toko itu ternyata sudah menghapus catatan pembelian yang sudah berusia 5 tahun. Namun manajer dari toko tersebut masih berusaha mencari ditumpukan kotak-kotak yang berada di ruangan belakang. Selama 20 menit menunggu, akhirnya ditemukanlah stroke penjualan yang udah 5 tahun lamanya. Tapi Pit itu membutuhkan bukti yang lebih kuat lagi untuk bisa menangkap Ana Montes yang mana akhirnya FBI mulai melakukan spionase terhadap Aamontes dengan menyadap handphone-nya. memasang kamera yang dilengkapi dengan mic di kantornya. Dan dari sini FBI jadi bisa mempelajari aktivitas dari Ana Montes setiap harinya. Ah, mulai diperhatikan tuh dia tanpa dia sadari. Di saat itu diperhatikanlah kegiatan dari Anam Montes ini. Di hari Minggu dia bakal meninggalkan apartemennya di Cleveland Park di waktu-waktu tertentu. Kemudian dia naik metro di stasiun Friendship Hake. Ee turun setelah e beberapa stasiun. Dia berjalan dan menunggu selama 60 detik di beberapa lokasi dan 90 detik di lokasi yang lain. Agak aneh memang dan sulit untuk mengetahui dengan pasti apa yang sedang dia lakukan. Dan ketika dia pulang kerja, entah apa alasannya dia enggak langsung pulang tapi malah mengambil rute beberapa blok sebelum sampai ke rumahnya dia. Dia bakal mampir ke toko obat tapi pergi dari sana seperti enggak membeli apa-apa. Nah, namun diketahui kalau dia ke toko obat itu untuk menggunakan telepon umum ternyata yang ada di toko tersebut. Dan hal ini tidak begitu mencurigakan di tahun tersebut soalnya masih banyak yang menggunakan telepon umum. Nah, yang bikin anehnya si Ana Montes ini punya handphone, telepon rumah, dan telepon kantor. Tapi kenapa dia pakai telepon umum? Dan untuk bisa mengetahui hal itu, FBI mengambil rekaman telepon dari telepon umum tersebut. Dan hasilnya diketahui kalau Ana Montes ternyata menghubungi nomor-nomor yang terkait dengan spionase Kuba. FBI mulai tahu dan menduga Montes memasukkan kode-kode pada eh telepon umum tersebut yang mengirim sinyal ke pager eh milik Kuba yang ada di New York City. Kalau kalian tahu pager tuh alat komunikasi zaman dulu lah. Kuno banget sebenarnya. Dan Ana Montes mengatur waktu panggilannya agar sesuai dengan pesan terskripsi berfrekuensi tinggi yang dikirim dari Washington DC ke Kuba. FBI itu sudah sedikit mengetahui mengenai metode spionase yang dilakukan oleh Kuba jauh sebelum investigasi terhadap Anam Montes ini. Kuba itu berkomunikasi dengan een-agennya dengan pesan terskripsi yang bisa ditangkap oleh radio gelombang pendek. Tetapi enggak bisa diuraikan kecuali een-agen tersebut memiliki cakram enskripsi dan deskripsi khusus yang disediakan oleh Kuba. Jadi benar-benar kekunci gitu loh, Geng. Dan FBI tahu di mana Ana Montes menyimpan cakram tersebut. Ya, di mana lagi kalau bukan di rumahnya. Dan oleh karena itu, Fed memutuskan untuk diam-diam membobol rumahnya Ana Montes. Jadi, benar-benar kayak di film-film gitu, Geng. Nah, di saat itu Ana Montes ini kan tinggal di lantai du sebuah gedung apartemen yang berisikan 30 penyewa. Apartemennya itu terletak di Meck Street, New York di lingkungan Cleveland di akhir pekan Memorial Day tahun 2001, yaitu hari libur federal Amerika untuk menghormati dan mengenang para anggota militer Amerika yang gugur saat bertugas. yang diperingati setiap Senin terakhir di bulan Mei, Anna Monte sempat meninggalkan Washington DC yang mana dia ternyata bertemu dengan pacarnya di Florida dan ini menjadi kesempatan untuk P membobol masuk apartemennya Anam Montes. Dia bersama dengan beberapa agen FBI itu langsung masuk ke dalam apartemennya Ana Montes dan menemukan adanya 30 barang-barang mencurigakan. Mereka juga menemukan radio gelombang pendek merek Sony yang diletakkan di dalam kotak terbuka di bawah jendela. Terus Pit kemudian menemukan laptop di bawah kasurnya. Dan suatu pagi di bulan Agustus tahun 2001 ya ketika Ana meninggalkan tasnya di Laci sebelum dia pergi untuk menghadiri rapat selama 1 jam, FBI langsung menyelinap ke kantornya dengan menyamar sebagai kru pemeliharaan dan FBI mengambil tas tersebut lalu memeriksanya. Nah, cakramnya enggak ada, enggak ditemukan cakram tadi tuh cakram enskripsi itu. Tapi mereka justru mendapatkan sesuatu yang tidak kalah menarik. Selain dompet dan kosmetik di dalam tasnya. Ya, ada selembar kertas yang berisikan bagan kode dan Ana Montes itu memasukkan kode-kode tersebut ke telepon umum toko obat untuk berkomunikasi dengan pager Kuba di New York yang sebelumnya sudah gua ceritakan. Wah, gila benar-benar agen kelas uh kelas yang mengerikan gitu. Lalu Geng, setelah FBI memecahkan kode-kode pesan terskripsi tersebut, FBI mengetahui kalau Ana Montes tidak merasa terancam kalau dia tertangkap. Ada juga kode yang kalau diterjemahkan itu menyebutkan kalau Ana Montes menjadwalkan pertemuan dengan Ejen mata-mata Kuba setiap 2 minggu sekali. Dan singkat cerita, di pagi hari tanggal 11 September tahun 2011 tiba-tiba terjadilah peristiwa 911. Scott yang di saat itu berada di Pentagon melihat dengan jelas kepulan asap yang berasal dari tabrakan pesawat di gedung WTC. Jaraknya cuma beberapa mil dari Pentagon. Pasca kejadian itu, Pentagon keos karena serangan teroris besar yang terjadi dan Amerika harus segera merespon serangan tersebut. Nah, Scott juga tahu kalau DIIA harus memainkan peran yang besar di dalam hal merespon serangan ini. Dan setelah peristiwa 911, semua mata tertuju pada Afghanistan di saat itu, tempat di mana Taliban menyembunyikan Osama bin Laden dan Al-Qida. Dia kemudian membentuk satuan tugas untuk membantu operasi angkatan bersenjata Amerika yang akan datang ke Afghanistan. Menariknya di saat itu Ana Montes justru terpilih untuk menjadi satuan tugas itu. Padahal dia lagi di e perhatikan banget, lagi dijaga-jaga banget. Nah, dia dijadwalkan untuk memberikan pengarahan tentang sebuah operasi yang disebut dengan Operation Enduring Freedom, yaitu invasi Amerika ke Afghanistan di tanggal 22 September 2001. Namun di sini ada kekhawatiran, Geng. Kalau Anam Montes hadir di pengarahan tersebut, maka ini akan membahayakan kepentingan Amerika Serikat. bisa jadi dia membagikan informasi tersebut atau bahkan menjualnya ke musuh Amerika. Mulai deg-deganlah di saat itu si Scott. Nah, sementara untuk posisinya Ana Montes sebagai seorang mata-mata itu kan belum dipublish gitu, masih dicek gitu kan, masih diikuti. Akhirnya untuk mencegah hal itu sehari sebelumnya yaitu pada pagi hari tanggal 21 September 2001 hanya 10 hari setelah tragedi 911, Ana Montes meninggalkan ruang kerjanya di untuk menghadiri rapat rutin. Tanpa dia sadari tim FBI sudah menunggu dia. Dia langsung ditangkap di hari itu juga tanpa perlawanan dan langsung meminta pengacara. Penangkapan ini dipercepat karena pemerintah khawatir dia bakal membocorkan rencana invasi AS ke Afghanistan mengingat posisi dia yang sangat strategis di dalam tim perencanaan militer. Kagetlah semua orang, kagetlah Pentagon di saat itu. Padahal bentar lagi Ana Montes bakal berangkat ke Afghanistan. Di saat itu, Geng, penggeledahan di apartemennya dia mengungkap bukti-bukti yang memberatkan seperti dua komputer, radio gelombang pendek, alat perekam, mata uang asing, dan lima paspor. FBI juga menemukan disket yang berisi data terskripsi dan catatan komunikasi rahasia. Ana Montes juga diketahui pernah terbang ke Havana melalui Eropa dengan menggunakan paspor Kuba dan menyamar dengan wiek. FBI mendapatkan kesempatan pertama untuk menginterogasi tersangka mata-mata Kuba ini. Lalu giliran di IA, karena kan yang mengungkap ini adalah FBI. Di IA ya belakangan baru tahu kalau ada anggota mereka yang menjadi mata-mata. Ana awalnya menganggapnya seperti permainan. Dia mencoba untuk mengakali rekan kerjanya dia. Ana selalu memiliki kepribadian yang sulit untuk ditebak dan agak pendiam. Di saat itu sambil tampak sangat tenang, anak ini ditempatkan di dalam pengawasan. Dan tidak lama kemudian karena dia gak mau mengambil resiko hukuman mati, dia menyewa tim hukum yang sama yang pernah menegosiasikan hukuman seumur hidup untuk pengkhianat CIA, yaitu Aldrig Emes dan mata-mata Soviet Robert Hansen. Nah, keduanya juga sama-sama mata-mata dan masih dipenjara. Nah, karena si Aamontes ini takut kalau misalkan dia diputuskan malah hukuman mati gitu. Akhirnya Anamontes dijatuhi hukuman yang relatif lebih ringan, yaitu 25 tahun penjara dan dibebaskan bersyarat pada tahun 2023. Jadi selama itulah dia dipenjara. Nah, namun walaupun nantinya dia dibebaskan, sebenarnya di saat itu dia juga enggak benar-benar bebas, Geng. Soalnya dia masih dalam pengawasan dan mendapatkan beberapa pembatasan seperti larangan berpergian ke luar negeri tanpa izin, larangan berhubungan dengan een intelijen asing, dan lain-lain. Dan dia ini ternyata selama di dalam penjara dikatakan dia berkelakuan baik sehingga dia mendapatkan keringanan hukum dengan dibebaskan lebih cepat. Cuma ya itu tadi meskipun dia akhirnya bebas nih di bulan Januari tahun 2023 dia masih tetap berada di dalam pengawasan pemerintah federal. Setelah dia menjalani hukuman yang cukup lama dan akhirnya dibebaskan, Ana Montes ini mengatakan kalau dia enggak mau lagi terlibat di dalam intrig politik. Dia ingin hidup tenang. Dia ingin menjadi manusia biasa seperti yang lain. Kebayang ya, Geng? ya, ketika dia memiliki e hal yang sangat spesial yaitu keahliannya dia di dalam bidang intelijen dan dia setelah ditangkap ketahuan menjadi mata-mata akhirnya dia memilih untuk ya udah deh berdamai dengan kondisi dia pengin hidup tenang dia menjauhi semua kehidupan perpolitikan dunia intelijen walaupun keahlian di dalam dirinya itu ada jadi benar-benar kayak film detektif yang pensiun gitu Dari sini ya, Geng. Dari ceritanya Ana Montes ini, kita bisa lihat betapa pintarnya mata-mata Kuba yang berhasil masuk ke dalam lembaga Amerika sehingga bisa mengetahui segala informasi rahasia negara tersebut. Dan sejak dulu memang kedua negara ini berselisih karena pada dasarnya mereka memiliki ideologi yang berbeda. Amerika negara demokrasi sementara Cuba adalah negara komunis. Padahal posisi Kuba berada dekat dengan Amerika, tepatnya di seberang Miami. Namun Amerika gagal untuk bisa mempengaruhi Kuba agar mengikuti ideologi mereka. Dan sampai saat ini ya Kuba benar-benar enggak mau tunduk dengan Amerika. Aneh ya, Amerika tuh bisa nyerang negara mana aja yang jauh dari negara mereka tapi yang dekat dengan negara mereka ya yang mereka budak-budakin gitu enggak bisa mereka taklukkan. Sekarang gua bakal ajak kalian untuk membahas bagaimana sih hubungan antara Amerika dan negara Kuba ini. Kenapa kok Amerika enggak bisa taklukin Kuba? Dan kenapa bisa Kuba memata-matai Amerika? Jadi, Gengs, semua ini bermula saat Fidel Castro naik kekuasaan pada tahun 1959. Hubungan Amerika Serikat dan Kuba sudah dilanda krisis nuklir, embargo ekonomi AS yang berkepanjangan, dan permusuhan politik yang berkepanjangan. hubungan diplomatik sempat mencair di bawah Presiden Barack Obama. Nah, tapi banyak pembatasan-pembatasan tertentu yang diperbarui. Jadi, saat itu mereka membuat gerakan yang diberi nama revolusi Kuba dan di saat itu Fidel Castro mendirikan negara sosialis revolusioner di Kuba setelah dia dan sekelompok pejuang Gerelia berhasil memberontak melawan Presiden Fulgensio Batista. Bastista yang sebelumnya didukung oleh pemerintah AS karena sikap antikomunisnya itu melarikan diri dari negara itu setelah 7 tahun pemerintahan diktatornya dia dan Castro secara bertahap memperkuat hubungan dengan Uni Soviet. Dan pada tahun 1960 Castro menasionalisasikan semua aset asing di Kuba dan menaikkan pajak impor AS dan menjalin perjanjian dagang dengan Uni Soviet. Gila, berani banget. Nah, di saat itu Presiden Amerika Serikat yaitu Dade D. Een Hower itu membalas dengan memangkas kuota impor gula Kuba, membekukan aset Kuba di Amerika Serikat dan memberlakukan embargo perdagangan yang hampir penuh dan memutuskan hubungan diplomatik dengan pemerintahan eh Castro tadi. Pada tahun 1961, Amerika sempat melakukan invasi Teluk Babi oleh para geriliawan Kuba yang didukung oleh CIA. Tapi semuanya malah gagal total dan mempermalukan Amerika Serikat. Nah, selanjutnya pada tahun 1962 krisis rudal Kuba terjadi ketika Amerika Serikat menemukan rudal nuklir Uni Soviet yang berada di Kuba. Dunia nyaris mengalami perang nuklir di saat itu. Amerika dan Uni Soviet akhirnya mencapai kesepakatan. Akhirnya seluruh rudal Soviet ditarik dari Kuba dan Amerika secara diam-diam menarik rudal dari Turki. Jadi keduanya sama-sama sudah menyiapkan rudal untuk berjaga-jaga kalau terjadi hal yang buruk. Nah, dari tahun 1966 sampai 1990 mulailah ketegangan dan isolasi terjadi. Dan ini semua terjadi pada 1966 di mana AS membuka pintu swaka bagi warga Kuba dan menetapkan kebijakan imigrasi yang menguntungkan mereka. Lalu pada tahun 1977 di bawah Presiden Jimmy Carter eh Amerika Serikat dan Kuba membuka kantor perwakilan atau interest di masing-masing ibu kota. Meski hubungan ee mereka itu tetap tegang atau terbatas. Jadi kayak apa ya? E ngambek-ngambek enggak-enggak gitu loh, Geng. Ya, pura-pura berteman tapi padahal masih saling mengintip. Pada tahun 1980 ada sebuah peristiwa yang bernama Mary Boatliff, yaitu peristiwa evakuasi massal warga Kuba ke Amerika Serikat. Pemerintah Kuba di bawah pimpinan Fidel Castro membuka pelabuhan Meril di dekat Havana untuk siapa saja yang ingin meninggalkan pulau itu. Setelah sebelumnya dia menutup perbatasan dan melarang warganya untuk pergi. Nah, dampaknya ya lebih dari 125.000 warga Kuba melarikan diri ke Amerika Serikat akibat krisis ekonomi di Cuba. Akhirnya pada tahun 1982 Amerika Serikat menetapkan Kuba sebagai negara sponsor teroris karena dukungannya terhadap gerakan komunis di Afrika dan Amerika Latin. Lalu pada 1992 setelah Uni Soviet runtuh, Amerika Serikat memperketat sanksi melalui Kuban Demokrasi. Jadi, Presiden George HW Bush itu menandatangani Undang-Undang Demokrasi Kuba yang meningkatkan sanksi ekonomi Amerika Serikat terhadap Cuba. Pada tahun 1994 sampai 1995, Amerika Serikat dan Cuba menandatangani dua kesepakatan imigrasi termasuk kebijakan wet food dan drive food. Undang-undang ini memperbolehkan warga Kuba yang tiba di tanah Amerika Serikat atau drive food itu untuk tetap tinggal dan mendapatkan status penduduk resmi. Sementara mereka yang dicegat di laut Wood pada umumnya dipulangkan ke Kuba. Dan yang terakhir, pada tahun 1996, Helms Burton EG memperkuat embargo dan menetapkan bahwa sanksi terhadap Kuba hanya bisa dicabut jika Kuba melakukan reformasi politik besar. Lalu pada akhirnya tahun 2000 sampai tahun 2016 mereka ini mulai membuat rangkuman di tahun 2000-an awal yang mana AS mulai mengizinkan penjualan terbatas makanan dan obat-obatan ke Kuba. Lalu pada tahun 2014 di bawah Presiden Obama, Amerika Serikat dan Cuba melakukan pertukaran tahanan dan memulai menormalisasikan hubungan. Nah, selanjutnya tahun 2016 kedutaan besar Amerika mulai dibuka kembali di Havana dan juga kedutaan besar Kuba dibuka lagi di Washington DC. Dan pada tahun 2016 tersebut, Presiden Obama menjadi presiden AS pertama yang bisa mengunjungi Kuba sejak tahun 1928. Tapi sayangnya setelah bergantinya kepemimpinan mulai muncul lagi kebijakan-kebijakan baru ya dari tahun 2017 yaitu dari Presiden Trump yang membatalkan sebagian kebijakan Presiden Obama dan memperketat larangan bisnis serta perjalanan terhadap Kuba. 2025 di bawah pemerintahan Joe Biden, pendekatan lebih hati-hati diambil terhadap Kuba. Dan beberapa kebijakan Obama kembali dipertimbangkan oleh Joe Biden untuk kembali dipulihkan. Tapi embargo tetap berlaku karena tekanan politik domestik dan isu HAM di Kuba. Nah, jadi sampai detik ini hubungan antara Cuba dan Amerika itu ya masih kurang jelas lah, Geng, ya. Semacam ada pergesekan. Sempat hampir sembuh ketika masa Obama, tapi bergesek lagi ketika Donald Trump memimpin. Jadi, itu dia, Geng, pembahasan kita tentang Ana Montes, ya. seorang mata-mata eh dari Amerika Serikat yang bekerja untuk Cuba, tapi dia adalah anak emas padahal di Pentagon Amerika Serikat. Gimana menurut kalian tentang kisahnya? Coba tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Categories