INTELIGEN AMERIKA HAMPIR HANCUR KARENA WANITA INI ! ANA MONTES
G1ye6LxW3GY • 2025-09-22
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Hari ini kita bakal bahas sesuatu yang
menurut gua ini bakal bikin kalian mikir
dua kali soal siapa orang yang harus
kalian percaya. Ini bukan tentang
selebriti, bukan tentang gosip murahan,
tapi ini justru tentang analis
intelligent top Amerika yang ternyata
adalah seorang agen rahasia yang bekerja
untuk musuh Amerika. Nah, kok bisa ya?
Ya, orang kepercayaan, orang yang
diandalkan di dalam e tubuh pemerintahan
Amerika, tapi justru bekerja kepada
musuh mereka. Nama orang yang akan kita
bahas ini adalah Ana Montes.
[Musik]
Kalau kalian belum pernah mendengar
kisah orang yang satu ini, wajar banget.
kasusnya memang kalah sorotan dengan
berita-berita besar layaknya 911,
berita-berita besar lain soal Amerika
yang mungkin men-support Isriwel dan
lain-lain. Padahal kalau kalian tahu apa
yang dilakukan oleh Ana Montes selama
hampir dua dekade ya hampir 20 tahun,
kalian bakal mengerti kenapa pemerintah
Amerika Serikat sampai menyebut dia
sebagai mata-mata paling merusak yang
pernah dihadapi oleh Amerika. Bayangin,
Geng. Dia ini kerja di Defense
Intelligence Agency aliasia,
tempat elite banget yang tugasnya
menganalisis strategi militer negara
lain dan nanti data-datanya dibocorkan
ke Amerika gitu ya. Benar-benar tempat
apa ya yang krusial banget, yang
sangat-sangat vital bagi Amerika. Nah,
dia kerja di sana. Spesialisnya dia itu
untuk menganalisis negara Kuba. Nah,
tiap laporan yang dia buat bisa jadi
bahan rencana bagi pihak Amerika yaitu
khususnya Pentagon untuk membuat
operasi-operasi penting di Kuba. Tapi
ternyata laporan yang dia buat itu ee
enggak cuma dia kasih ke Amerika, tapi
juga dia bocorkan ke Cuba secara
diam-diam, pelan-pelan, konsisten dan
terus-menerus. Jadi dia ini berdiri di
dua kaki, tapi secara enggak langsung
dia ini menjadi pengkhianat bagi
Amerika.
Tapi lucunya, Geng, dia enggak pakai
teknologi canggih untuk menyelundupkan
info-info seperti di film-film gitu kan.
pakai hardisk yang kayak gimana, pakai
storage yang wah super canggih. Enggak,
gak ada laser, gak ada mobil terbang,
gak ada yang aneh-aneh. Dia cuma pakai
kode angka floppy dis dan e berbicara
atau ngobrol diam-diam di restoran biasa
dengan pihak Kuba. Dan kalian pasti
berpikir, dia melakukan ini untuk
mendapatkan bayaran mahal. Jawabannya
enggak sama sekali. Ana Montes melakukan
ini semua karena dia yakin bahwa
kebijakan luar negeri Amerika, terutama
di Amerika Latin yang salah satunya itu
eh Kuba gitu ya, itu adalah kebijakan
yang salah dan kejam. Jadi sisi
kemanusiaan dia yang mendorong dia untuk
berkhianat ke Amerika. Dia ngerasa Kuba
cuma berusaha bertahan hidup dan Amerika
Serikat selalu dominan terhadap negara
tersebut. Jadi di dalam pikiran dia, dia
bukan pengkhianat, tapi dia pejuang bagi
negara Kuba. Ana Montes ini ya berakhir
ditangkap, Geng. Nanti kita bakal bahas
penangkapannya dia seperti apa dan sepak
terjangnya seperti apa. Bagaimana nih
kisah selengkapnya dari Anam Montes ini?
Langsung aja kita bahas. Halo, Geng.
Welcome back to Kamar Jerry.
[Musik]
Genggeng, sebelum kita bahas eh segala
sepak terjangnya dia di dunia
pengkhianatannya dia ini, kita bahas
dulu profile dari Ana Montes.
Jadi, Geng namanya itu adalah Anna
Bellen Montes yang mana dia adalah salah
satu tokoh paling kontroversial di dalam
sejarah intelijen Amerika Serikat. Dan
dia merupakan seorang analis militer
yang tampak biasa dari luar, namun
menyimpan rahasia besar yang mengguncang
sistem keamanan nasional dari dalam. Dia
ini bukan hanya seorang pegawai
pemerintah, tapi juga agen rahasia untuk
Kuba selama hampir dua dekade. Jadi, Ana
Montes ini lahir pada tanggal 28
Februari 1957 di Newemberg, Jerman
Barat. Anak ini berasal dari keluarga
militer Amerika Serikat. Nah, jadi
ayahnya itu udah mengabdi untuk Amerika
dan ayahnya adalah dokter tentara dan
dua saudaranya bekerja di FBI. Jadi
emang secara keluarga ini orang bukan
dari keluarga biasa-biasa. Dia juga
tumbuh besar di Kansas dan juga
Maryland. Lalu dia menempuh pendidikan
tinggi di University of Virginia dan
Johes Hopkins University, tempat di mana
pandangan politiknya mulai terbentuk.
Nah, di sana dia dikenal sebagai
mahasiswi yang sangat vokal mendukung
gerakan kiri di Amerika Latin termasuk
sandiinista di Nikaragua. Nah, pandangan
inilah yang menarik perhatian agen
intelligent Kuba yang kemudian merekrut
dia secara diam-diam. Pada tahun 1985,
anak ini bergabung dengan Defense
Intelligent Agency, yaitu di IA, lembaga
intelijen milik militer Amerika Serikat
yang mana di saat itu mereka enggak tahu
kalau Ana Montes ini sebenarnya udah
direkrut terlebih dahulu atau direkrut
duluan oleh een agen intelligence Kuba.
Di saat itu ya akhirnya masuklah si e
Anamontes ini ke sana. Jadi kan dengan
ketidaktahuan dari pihak IA ini akhirnya
ya dilihatlah Ana Montes ini bekerjanya
benar, berprestasi dan banyaklah hal-hal
yang menakjubkanlah yang dia kerjakan.
Nah, dengan cepat dia naik pangkat dan
menjadi analis senior untuk isu-isu yang
ada di Kuba. Rekan-rekannya menjuluki
dia sebagai queen of Kuba karena dia
ahli dan kenal banget tentang Kuba tanpa
menyadari bahwa julukan itu punya makna
ganda. Di balik reputasinya yang
profesional dan juga disiplin, anak ini
diam-diam men-supplai informasi rahasia
kepada pemerintah Kuba dari profesinya
dia sebagai anggota DIIA Amerika
Serikat. Dia menggunakan metode
komunikasi yang sederhana banget namun
efektif, yaitu pesan terskripsi lewat
radio gelombang pendek, kode angka
melalui pager, dan dokumen di atas
kertas larut air yang mudah dihancurkan.
Seorang pejabat kontra intelijen bahkan
menyebut kerusakan yang ditimbulkan oleh
Ana ini sebagai exceptionally grave atau
yang merupakan kerusakan yang sangat
parah dan membahayakan program rahasia
tingkat tinggi. Motivasi anak ini bukan
uang atau ancaman, melainkan ideologinya
dia. Dia percaya kebijakan luar negeri
Amerika Serikat terhadap negara Kuba dan
negara-negara Amerika Latin yang lain
adalah bentuk penindasan. Ya, kita bisa
lihat sendirilah gimana perlakuan
Amerika terhadap negara-negara ee
tetangganya ini. Sebenarnya bukan
tetangga juga, itu bagian dari mereka,
tapi kayak apa ya, macam jadi budak
mereka aja gitu. Nah, di dalam
pernyataannya di pengadilan ya, dia ini
bilang kalau dia merasa secara moral dia
berkewajiban untuk membantu Kuba membela
diri dari dominasi Amerika Serikat. Dia
melihat dunia sebagai satu negara dan
tindakannya sebagai bentuk solidaritas,
bukan pengkhianatan. Kurang lebih gitu,
Geng, ya, yang ada di pikirannya si Ana
Montes. Nah, jadi perjalanan dia sampai
bisa menjadi anggota di IA dan juga
sekaligus menjadi mata-mata Kuba sampai
dia mendapatkan julukan queen of Kuba.
Ya kan? karena saking dia itu paham
banget dengan Kuba. Nah, sekarang kita
bakal masuk ke dalam pembahasan tentang
penyelidikan terhadap kasus
pengkhianatan dari Ana Montes ini.
Jadi, sebagai mata-mata Ana Montes
menjalankan operasi dengan sangat
disiplin dan hati-hati. Luar biasa
kehati-hatian dia. Dia enggak pernah
membawa dokumen keluar dari kantor.
Sebaliknya justru dia menghafal semua
informasi rahasia di otaknya. Terus dia
ketik ulang di rumah, lalu baru dia
enskripsi ke dalam disket. Kalau kalian
tahu disket tuh ya alat buat nge-save
data zaman dulu. Nah, dia menerima
instruksi dari Kuba melalui pesan radio
gelombang pendek yang dikodekan di dalam
angka dan mengirimkan data melalui
pertemuan langsung dengan handlernya dia
di restoran yang mana restoran itu
terlihat sangat biasa terletak di daerah
Washington DC. dia bahkan menggunakan
kertas larut air untuk memudahkan ya
informasi yang sudah dia tulis
dihancurkan ya kan untuk di apa ya
dileburkan gitu. Nah, salah satu hal
yang paling mencengangkan adalah dia
mampu untuk lolos dari tes poligraf yang
menurut penyelidik ya ini dilakukan
dengan teknik fisik tertentu yang
diajarkan oleh een Kuba. Karena itu
susah banget orang untuk bohong terhadap
tes ini. Udah gitu, Geng. Informasi yang
dia bocorkan itu sangat sensitif mulai
dari identitas empat een rahasia AS yang
ada di Kuba, data satelit mata-mata, dan
rencana militer AS. Gila enggak tuh?
Jadi kayak AS itu ya gak ada apa-apanya
di mata Kuba karena semua kerahasiaannya
udah ketahuan. Salah satu tuduhan paling
serius adalah bahwa dia memberitahu eh
pihak Kuba tentang lokasi kem pasukan
khusus Amerika Serikat di El Salvador
yang kemudian diserang oleh gereliliawan
FMLN yang mana ini menyebabkan
meninggalnya seorang tentara Amerika
Serikat yang bernama Sersan Gregori
Efronius. Nah, di saat itu pihak Amerika
sampai bingung kok bisa Geriliawan FMLN
tahu lokasi dari kem khusus Amerika
Serikat yang ada di El Salvador. Mereka
tuh enggak pernah e sadar kalau yang
membocorkan itu adalah Ana Montes. Pasti
kalian bertanya-tanya ya, Geng.
Sebenarnya kapan sih awal mulanya Ana
Montes ini bisa mendapatkan tugas dari
pihak Kuba? Gimana awalnya? Nah,
ternyata semuanya itu berawal pada tahun
1985. Ketika itu Ana Montes melakukan
perjalanan rahasia ke Kuba tanpa
diketahui oleh siapapun. Di saat itu
posisinya dia belum menjadi IA. Dia di
Kuba mengikuti pelatihan operasional dan
akhirnya ya diputuskanlah dia menjadi
salah satu een rahasianya Kuba. Terus
tiba-tiba enggak lama kemudian dia
mendapatkan tawaran pekerjaan di Badan
Intelijen Pertahanan milik Amerika yaitu
di IA. Ini adalah Badan Intelijen
militer asing utama milik Pentagon. Nah,
di saat dia bergabung dengan IA ini,
pihak Kuba juga berusaha meyakinkan dia
bahwa apa yang dilakukan oleh Ana Montes
ini adalah jalan yang benar. Enggak
apa-apa dia bergabung dengan IA asalkan
dia tetap mau berpihak kepada pihak
Kuba. Jadilah di saat itu dia berdiri di
dua kaki.
Singkat cerita ya, selama 16 tahun
berikutnya Aontes ini dengan penuh
semangat mengerjakan dua pekerjaan
sekaligus. Karirnya bersinar di
Washington dan juga Havana. Nah, siang
harinya dia menjadi analis yang sangat
cerdas untuk di IA. Malam harinya dia
mengetik ulang setiap dokumen rahasia
yang dia ingat ke laptop Toshiba yang
disediakan oleh Dinas Intelijen Kuba.
Sesederhana itu, tidak lama kemudian dia
memberikan pengarahan kepada Kepala Staf
Gabungan dan Dewan Keamanan Nasional dan
memenangkan sertifikat kehormatan dari
direktur CIA di saat itu yaitu George
Tenet. Bayangkan tuh berprestasi loh.
Nah, akhirnya ya pada tanggal 21
September 2001 selama lebih dari setahun
sebelum akhirnya ketahuan dan dia
ditangkap, Ana Montes ini sudah berada
di dalam radar FBI. Kecurigaan pihak
Amerika pertama kali muncul dari
rekan-rekan sesama di sebenarnya dan
juga NSA yang mulai memperhatikan
gelagat mencurigakan termasuk eh Ana
Montes yang dilihat sering menggunakan
telepon umum. Terus pola komunikasi dia
yang gak lazim. Salah satu titik balik
penting adalah ketika seorang analis NSA
tiba-tiba berhasil mengidentifikasi
pesan radio gelombang pendek dari Havana
yang menyebut akses ke sistem save Se.
Sebuah database rahasia milik DI. Dari
situlah penyelidikan langsung mengarah
ke Ana Montes.
Terus di sisi lain ada juga cerita dari
seorang analis kontra intelijen di yang
bernama Chris Siemens. Dia bercerita
kalau FBI sebenarnya sudah menyelidiki
kasus mata-mata Kuba selama 2 tahun.
Waktu itu belum ada yang tahu kalau
mata-matanya itu adalah Ana Montes. Dan
pihak FBI sudah meminta bantuan Kris
untuk mengidentifikasi mata-mata
tersebut secara rahasia. Dan saat
dimintai bantuan itu, Kris merasa sangat
gugup. Soalnya diduga ya si mata-mata
ini yang waktu itu belum diketahui kalau
itu adalah ternyata Ana Montes itu sudah
masuk ke dalam badan di IA selama 2
tahun. Makanya si Kris ini jadi
deg-degan kayak wah siapa orangnya?
Jangan-jangan sahabatnya, teman
kerjanya. Nah, tapi kan secara
profesional itu enggak bisa berlaku di
dalam Badan Intelijen Amerika. Menurut
Kris, 2 tahun itu adalah waktu yang lama
bagi seorang mata-mata untuk bisa
merusak keamanan nasional Amerika.
Makanya dia deg-degan banget. Mata-mata
dari Kuba itu selalu diwaspadai oleh
Amerika. Sebab Amerika menduga Kuba
menjual intelijen kepada banyak pihak
yang ingin mendapatkan rahasianya
Amerika seperti Rusia, Cina, Korea
Utara. Jadi bisa dikatakan ya Kuba ini
walaupun mereka itu bisa dikatakan
sebagai salah satu anak dari Amerika
gitu ya, karena mereka kan Amerika Latin
gitu, tapi mereka ini adalah salah satu
pengkhianat yang paling mengerikan buat
Amerika karena mereka tuh enggak suka
menjadi bagian dari Amerika. FBI di saat
itu memberitahu Chris bahwa mereka
sedang berurusan dengan seseorang yang
masih belum diidentifikasi atau yang
lebih dikenal dengan unknown subject
yang disingkat dengan unsub ya. sehingga
penyelidikan yang dilakukan itu tidak
berjalan dengan mudah. Untuk membantu
memecahkan ini semua, Chris sempat
menghubungi seorang penyidik kriminal
dari Die Scott Carl Michael. Yaitu Scott
ini ya sempat menerima kasusnya ini dan
berusaha untuk mengungkap mata-mata
tersebut. Berhasil tuh, Geng. Ada
sekitar 40 sampai 50 orang yang
dicurigai sebagai mata-mata yang
dimaksud tapi belum mengerucut arahnya
ke Ana Montes. Di antara nama-nama itu,
ada beberapa nama yang merupakan rekan
sesama dengan dia sehingga membuat dia
sendiri merasa enggak percaya. Apakah
benar di antara rekan-rekannya tersebut
ya ada mata-mata. Nah, ini nih yang
bikin dia dilema nih. Terus enggak lama
dari situ, FBI memiliki petunjuk kuat
untuk bisa mengidentifikasi mata-mata
ini. Sebab berdasarkan informasi yang
didapatkan, si mata-mata itu pernah
pergi ke pangkalan angkatan laut Amerika
di Teluk Gantanamo, Kuba pada satu
waktu. Nah, atas petunjuk inilah Scott
mencari tahu daftar 100 orang yang
pernah pergi ke Teluk Guantanamo di
sekitar waktu tersebut. Dari daftar
ke-20 itulah tertulis nama Ana Montes di
sana. Dan Chris sendiri juga mengenal
Ana Montes. Cuma sejak awal dia selalu
curiga sama Ana Montes dan merasa ada
yang enggak beres memang sama Ana Montes
ini.
Di bulan Februari tahun 1996, Ana Montes
ini meninggalkan jabatannya di Pentagon.
Padahal saat itu dia sangat dibutuhkan
untuk menyelidiki penembakan jatuh dua
pesawat Amerika oleh militer Kuba. Saat
dia meninggalkan jabatannya itu, itu
menimbulkan kecurigaan yang besar di
antara para staf pentagon yang lain. Apa
alasannya Ana Montes meninggalkan
ee apa jabatannya? Kenapa pasinggungan
dengan Kuba dia mengundurkan diri? Nah,
setelah mengetahui bahwa Ana Montes yang
menjadi mata-mata yang dicurigai, Scott
memeriksa rekam jejaknya dari
berkas-berkas dia. Dari sanalah dia
mulai mengetahui bahwa Anam Montes
dikenal sebagai seorang karyawan yang
sangat teladan dan bahkan dianggap
sangat mengerti tentang Kuba. Dia ini
adalah ahlinya Kuba yang mana dia enggak
pernah melakukan satuun pelanggaran
keamanan ketika dia bergabung dengan dia
di tahun 1985. Nah, di saat itu
diketahui juga rekam jejak Anam Montes
yang ternyata memulai karir di lembaga
federal sebagai juru ketik di departemen
kehakiman dan mendapatkan izin keamanan
rahasia hanya dalam tempo setahun
setelah dia bekerja. Dia kemudian sempat
meraih posisi di sebagai spesialis riset
dan selama 16 tahun berikutnya dia
menitik karir sampai menjadi orang
penting di sana. mendapatkan berbagai
pujian dari atasannya dan mendapatkan
berbagai promosi. Scott sendiri ya
sampai enggak percaya dengan track
record-nya si Ana Montes ini. Dia pernah
ketemu dan ngobrol e sama Ana Montes itu
sekitar November 1996. Tapi waktu Scott
nanya mengenai keberadaan Ana Montes
setelah insiden penembakan dua pesawat
Amerika tadi, dia itu kelihatan enggak
nyaman dengan pertanyaan itu. Apalagi
pertanyaannya berhubungan dengan Kuba.
Dan terlihat sekali Ana Montes ini
mencoba menghindari
pertanyaan-pertanyaan dari Scott.
Setelah mendapatkan identitas dari Ana
Montes yang dicurigai sebagai mata-mata
ini, FBI mulai menugaskan agen yang
bernama Pitlab untuk menyelidiki Anam
Montes yang mana FBI juga mengeluarkan
surat keamanan nasional untuk
mendapatkan akses ke rekening bank milik
Ana Montes. Nah, karena kan kalau
misalkan udah berhubungan dengan
pengkhianatan, biasanya yang bakal dicek
tuh aliran uangnya ya kan. Kebanyakan
orang mau berkhianat itu karena dibayar
mahal. Dan dari situ FBI mulai menemukan
nih aliran Dana kalau ternyata Ana
Montes sudah membeli sebuah laptop merek
Toshiba dari toko com USA di Alexandria,
Virginia pada bulan Oktober tahun 1996.
Ini bukan komputer biasa ternyata karena
ada informasi lain yang menyebutkan
kalau Kuba memang sengaja menugaskan
mata-matanya untuk membeli model laptop
tersebut di bulan yang sama. Pit ini
langsung bergegas ke com USA untuk
menemukan stroke penjualan. Tapi dia
enggak berhasil mendapatkan stroke itu
karena toko itu ternyata sudah menghapus
catatan pembelian yang sudah berusia 5
tahun. Namun manajer dari toko tersebut
masih berusaha mencari ditumpukan
kotak-kotak yang berada di ruangan
belakang. Selama 20 menit menunggu,
akhirnya ditemukanlah stroke penjualan
yang udah 5 tahun lamanya. Tapi Pit itu
membutuhkan bukti yang lebih kuat lagi
untuk bisa menangkap Ana Montes yang
mana akhirnya FBI mulai melakukan
spionase terhadap Aamontes dengan
menyadap handphone-nya. memasang kamera
yang dilengkapi dengan mic di kantornya.
Dan dari sini FBI jadi bisa mempelajari
aktivitas dari Ana Montes setiap
harinya. Ah, mulai diperhatikan tuh dia
tanpa dia sadari. Di saat itu
diperhatikanlah kegiatan dari Anam
Montes ini. Di hari Minggu dia bakal
meninggalkan apartemennya di Cleveland
Park di waktu-waktu tertentu. Kemudian
dia naik metro di stasiun Friendship
Hake. Ee turun setelah e beberapa
stasiun. Dia berjalan dan menunggu
selama 60 detik di beberapa lokasi dan
90 detik di lokasi yang lain. Agak aneh
memang dan sulit untuk mengetahui dengan
pasti apa yang sedang dia lakukan. Dan
ketika dia pulang kerja, entah apa
alasannya dia enggak langsung pulang
tapi malah mengambil rute beberapa blok
sebelum sampai ke rumahnya dia. Dia
bakal mampir ke toko obat tapi pergi
dari sana seperti enggak membeli
apa-apa. Nah, namun diketahui kalau dia
ke toko obat itu untuk menggunakan
telepon umum ternyata yang ada di toko
tersebut. Dan hal ini tidak begitu
mencurigakan di tahun tersebut soalnya
masih banyak yang menggunakan telepon
umum. Nah, yang bikin anehnya si Ana
Montes ini punya handphone, telepon
rumah, dan telepon kantor. Tapi kenapa
dia pakai telepon umum? Dan untuk bisa
mengetahui hal itu, FBI mengambil
rekaman telepon dari telepon umum
tersebut. Dan hasilnya diketahui kalau
Ana Montes ternyata menghubungi
nomor-nomor yang terkait dengan spionase
Kuba. FBI mulai tahu dan menduga Montes
memasukkan kode-kode pada eh telepon
umum tersebut yang mengirim sinyal ke
pager eh milik Kuba yang ada di New York
City. Kalau kalian tahu pager tuh alat
komunikasi zaman dulu lah. Kuno banget
sebenarnya. Dan Ana Montes mengatur
waktu panggilannya agar sesuai dengan
pesan terskripsi berfrekuensi tinggi
yang dikirim dari Washington DC ke Kuba.
FBI itu sudah sedikit mengetahui
mengenai metode spionase yang dilakukan
oleh Kuba jauh sebelum investigasi
terhadap Anam Montes ini. Kuba itu
berkomunikasi dengan een-agennya dengan
pesan terskripsi yang bisa ditangkap
oleh radio gelombang pendek. Tetapi
enggak bisa diuraikan kecuali een-agen
tersebut memiliki cakram enskripsi dan
deskripsi khusus yang disediakan oleh
Kuba. Jadi benar-benar kekunci gitu loh,
Geng. Dan FBI tahu di mana Ana Montes
menyimpan cakram tersebut. Ya, di mana
lagi kalau bukan di rumahnya. Dan oleh
karena itu, Fed memutuskan untuk
diam-diam membobol rumahnya Ana Montes.
Jadi, benar-benar kayak di film-film
gitu, Geng. Nah, di saat itu Ana Montes
ini kan tinggal di lantai du sebuah
gedung apartemen yang berisikan 30
penyewa. Apartemennya itu terletak di
Meck Street, New York di lingkungan
Cleveland di akhir pekan Memorial Day
tahun 2001, yaitu hari libur federal
Amerika untuk menghormati dan mengenang
para anggota militer Amerika yang gugur
saat bertugas. yang diperingati setiap
Senin terakhir di bulan Mei, Anna Monte
sempat meninggalkan Washington DC yang
mana dia ternyata bertemu dengan
pacarnya di Florida dan ini menjadi
kesempatan untuk P membobol masuk
apartemennya Anam Montes. Dia bersama
dengan beberapa agen FBI itu langsung
masuk ke dalam apartemennya Ana Montes
dan menemukan adanya 30 barang-barang
mencurigakan. Mereka juga menemukan
radio gelombang pendek merek Sony yang
diletakkan di dalam kotak terbuka di
bawah jendela. Terus Pit kemudian
menemukan laptop di bawah kasurnya. Dan
suatu pagi di bulan Agustus tahun 2001
ya ketika Ana meninggalkan tasnya di
Laci sebelum dia pergi untuk menghadiri
rapat selama 1 jam, FBI langsung
menyelinap ke kantornya dengan menyamar
sebagai kru pemeliharaan dan FBI
mengambil tas tersebut lalu
memeriksanya. Nah, cakramnya enggak ada,
enggak ditemukan cakram tadi tuh cakram
enskripsi itu. Tapi mereka justru
mendapatkan sesuatu yang tidak kalah
menarik. Selain dompet dan kosmetik di
dalam tasnya. Ya, ada selembar kertas
yang berisikan bagan kode dan Ana Montes
itu memasukkan kode-kode tersebut ke
telepon umum toko obat untuk
berkomunikasi dengan pager Kuba di New
York yang sebelumnya sudah gua
ceritakan. Wah, gila benar-benar agen
kelas uh kelas yang mengerikan gitu.
Lalu Geng, setelah FBI memecahkan
kode-kode pesan terskripsi tersebut, FBI
mengetahui kalau Ana Montes tidak merasa
terancam kalau dia tertangkap. Ada juga
kode yang kalau diterjemahkan itu
menyebutkan kalau Ana Montes
menjadwalkan pertemuan dengan Ejen
mata-mata Kuba setiap 2 minggu sekali.
Dan singkat cerita, di pagi hari tanggal
11 September tahun 2011 tiba-tiba
terjadilah peristiwa 911. Scott yang di
saat itu berada di Pentagon melihat
dengan jelas kepulan asap yang berasal
dari tabrakan pesawat di gedung WTC.
Jaraknya cuma beberapa mil dari
Pentagon. Pasca kejadian itu, Pentagon
keos karena serangan teroris besar yang
terjadi dan Amerika harus segera
merespon serangan tersebut. Nah, Scott
juga tahu kalau DIIA harus memainkan
peran yang besar di dalam hal merespon
serangan ini. Dan setelah peristiwa 911,
semua mata tertuju pada Afghanistan di
saat itu, tempat di mana Taliban
menyembunyikan Osama bin Laden dan
Al-Qida. Dia kemudian membentuk satuan
tugas untuk membantu operasi angkatan
bersenjata Amerika yang akan datang ke
Afghanistan. Menariknya di saat itu Ana
Montes justru terpilih untuk menjadi
satuan tugas itu. Padahal dia lagi di e
perhatikan banget, lagi dijaga-jaga
banget. Nah, dia dijadwalkan untuk
memberikan pengarahan tentang sebuah
operasi yang disebut dengan Operation
Enduring Freedom, yaitu invasi Amerika
ke Afghanistan di tanggal 22 September
2001. Namun di sini ada kekhawatiran,
Geng. Kalau Anam Montes hadir di
pengarahan tersebut, maka ini akan
membahayakan kepentingan Amerika
Serikat. bisa jadi dia membagikan
informasi tersebut atau bahkan
menjualnya ke musuh Amerika. Mulai
deg-deganlah di saat itu si Scott. Nah,
sementara untuk posisinya Ana Montes
sebagai seorang mata-mata itu kan belum
dipublish gitu, masih dicek gitu kan,
masih diikuti. Akhirnya untuk mencegah
hal itu sehari sebelumnya yaitu pada
pagi hari tanggal 21 September 2001
hanya 10 hari setelah tragedi 911, Ana
Montes meninggalkan ruang kerjanya di
untuk menghadiri rapat rutin. Tanpa dia
sadari tim FBI sudah menunggu dia. Dia
langsung ditangkap di hari itu juga
tanpa perlawanan dan langsung meminta
pengacara. Penangkapan ini dipercepat
karena pemerintah khawatir dia bakal
membocorkan rencana invasi AS ke
Afghanistan mengingat posisi dia yang
sangat strategis di dalam tim
perencanaan militer. Kagetlah semua
orang, kagetlah Pentagon di saat itu.
Padahal bentar lagi Ana Montes bakal
berangkat ke Afghanistan. Di saat itu,
Geng, penggeledahan di apartemennya dia
mengungkap bukti-bukti yang memberatkan
seperti dua komputer, radio gelombang
pendek, alat perekam, mata uang asing,
dan lima paspor. FBI juga menemukan
disket yang berisi data terskripsi dan
catatan komunikasi rahasia. Ana Montes
juga diketahui pernah terbang ke Havana
melalui Eropa dengan menggunakan paspor
Kuba dan menyamar dengan wiek. FBI
mendapatkan kesempatan pertama untuk
menginterogasi tersangka mata-mata Kuba
ini. Lalu giliran di IA, karena kan yang
mengungkap ini adalah FBI. Di IA ya
belakangan baru tahu kalau ada anggota
mereka yang menjadi mata-mata. Ana
awalnya menganggapnya seperti permainan.
Dia mencoba untuk mengakali rekan
kerjanya dia. Ana selalu memiliki
kepribadian yang sulit untuk ditebak dan
agak pendiam. Di saat itu sambil tampak
sangat tenang, anak ini ditempatkan di
dalam pengawasan. Dan tidak lama
kemudian karena dia gak mau mengambil
resiko hukuman mati, dia menyewa tim
hukum yang sama yang pernah
menegosiasikan hukuman seumur hidup
untuk pengkhianat CIA, yaitu Aldrig Emes
dan mata-mata Soviet Robert Hansen. Nah,
keduanya juga sama-sama mata-mata dan
masih dipenjara. Nah, karena si Aamontes
ini takut kalau misalkan dia diputuskan
malah hukuman mati gitu. Akhirnya
Anamontes dijatuhi hukuman yang relatif
lebih ringan, yaitu 25 tahun penjara dan
dibebaskan bersyarat pada tahun 2023.
Jadi selama itulah dia dipenjara. Nah,
namun walaupun nantinya dia dibebaskan,
sebenarnya di saat itu dia juga enggak
benar-benar bebas, Geng. Soalnya dia
masih dalam pengawasan dan mendapatkan
beberapa pembatasan seperti larangan
berpergian ke luar negeri tanpa izin,
larangan berhubungan dengan een
intelijen asing, dan lain-lain. Dan dia
ini ternyata selama di dalam penjara
dikatakan dia berkelakuan baik sehingga
dia mendapatkan keringanan hukum dengan
dibebaskan lebih cepat. Cuma ya itu tadi
meskipun dia akhirnya bebas nih di bulan
Januari tahun 2023 dia masih tetap
berada di dalam pengawasan pemerintah
federal. Setelah dia menjalani hukuman
yang cukup lama dan akhirnya dibebaskan,
Ana Montes ini mengatakan kalau dia
enggak mau lagi terlibat di dalam intrig
politik. Dia ingin hidup tenang. Dia
ingin menjadi manusia biasa seperti yang
lain. Kebayang ya, Geng? ya, ketika dia
memiliki e hal yang sangat spesial yaitu
keahliannya dia di dalam bidang
intelijen dan dia setelah ditangkap
ketahuan menjadi mata-mata akhirnya dia
memilih untuk ya udah deh berdamai
dengan kondisi dia pengin hidup tenang
dia menjauhi semua kehidupan
perpolitikan dunia intelijen walaupun
keahlian di dalam dirinya itu ada jadi
benar-benar kayak film detektif yang
pensiun gitu
Dari sini ya, Geng. Dari ceritanya Ana
Montes ini, kita bisa lihat betapa
pintarnya mata-mata Kuba yang berhasil
masuk ke dalam lembaga Amerika sehingga
bisa mengetahui segala informasi rahasia
negara tersebut. Dan sejak dulu memang
kedua negara ini berselisih karena pada
dasarnya mereka memiliki ideologi yang
berbeda. Amerika negara demokrasi
sementara Cuba adalah negara komunis.
Padahal posisi Kuba berada dekat dengan
Amerika, tepatnya di seberang Miami.
Namun Amerika gagal untuk bisa
mempengaruhi Kuba agar mengikuti
ideologi mereka. Dan sampai saat ini ya
Kuba benar-benar enggak mau tunduk
dengan Amerika. Aneh ya, Amerika tuh
bisa nyerang negara mana aja yang jauh
dari negara mereka tapi yang dekat
dengan negara mereka ya yang mereka
budak-budakin gitu enggak bisa mereka
taklukkan. Sekarang gua bakal ajak
kalian untuk membahas bagaimana sih
hubungan antara Amerika dan negara Kuba
ini. Kenapa kok Amerika enggak bisa
taklukin Kuba? Dan kenapa bisa Kuba
memata-matai Amerika?
Jadi, Gengs, semua ini bermula saat
Fidel Castro naik kekuasaan pada tahun
1959. Hubungan Amerika Serikat dan Kuba
sudah dilanda krisis nuklir, embargo
ekonomi AS yang berkepanjangan, dan
permusuhan politik yang berkepanjangan.
hubungan diplomatik sempat mencair di
bawah Presiden Barack Obama. Nah, tapi
banyak pembatasan-pembatasan tertentu
yang diperbarui. Jadi, saat itu mereka
membuat gerakan yang diberi nama
revolusi Kuba dan di saat itu Fidel
Castro mendirikan negara sosialis
revolusioner di Kuba setelah dia dan
sekelompok pejuang Gerelia berhasil
memberontak melawan Presiden Fulgensio
Batista. Bastista yang sebelumnya
didukung oleh pemerintah AS karena sikap
antikomunisnya itu melarikan diri dari
negara itu setelah 7 tahun pemerintahan
diktatornya dia dan Castro secara
bertahap memperkuat hubungan dengan Uni
Soviet. Dan pada tahun 1960 Castro
menasionalisasikan semua aset asing di
Kuba dan menaikkan pajak impor AS dan
menjalin perjanjian dagang dengan Uni
Soviet. Gila, berani banget. Nah, di
saat itu Presiden Amerika Serikat yaitu
Dade D. Een Hower itu membalas dengan
memangkas kuota impor gula Kuba,
membekukan aset Kuba di Amerika Serikat
dan memberlakukan embargo perdagangan
yang hampir penuh dan memutuskan
hubungan diplomatik dengan pemerintahan
eh Castro tadi. Pada tahun 1961, Amerika
sempat melakukan invasi Teluk Babi oleh
para geriliawan Kuba yang didukung oleh
CIA. Tapi semuanya malah gagal total dan
mempermalukan Amerika Serikat. Nah,
selanjutnya pada tahun 1962 krisis rudal
Kuba terjadi ketika Amerika Serikat
menemukan rudal nuklir Uni Soviet yang
berada di Kuba. Dunia nyaris mengalami
perang nuklir di saat itu. Amerika dan
Uni Soviet akhirnya mencapai
kesepakatan. Akhirnya seluruh rudal
Soviet ditarik dari Kuba dan Amerika
secara diam-diam menarik rudal dari
Turki. Jadi keduanya sama-sama sudah
menyiapkan rudal untuk berjaga-jaga
kalau terjadi hal yang buruk. Nah, dari
tahun 1966 sampai 1990 mulailah
ketegangan dan isolasi terjadi. Dan ini
semua terjadi pada 1966 di mana AS
membuka pintu swaka bagi warga Kuba dan
menetapkan kebijakan imigrasi yang
menguntungkan mereka. Lalu pada tahun
1977 di bawah Presiden Jimmy Carter eh
Amerika Serikat dan Kuba membuka kantor
perwakilan atau interest di
masing-masing ibu kota. Meski hubungan
ee mereka itu tetap tegang atau
terbatas. Jadi kayak apa ya? E
ngambek-ngambek enggak-enggak gitu loh,
Geng. Ya, pura-pura berteman tapi
padahal masih saling mengintip. Pada
tahun 1980 ada sebuah peristiwa yang
bernama Mary Boatliff, yaitu peristiwa
evakuasi massal warga Kuba ke Amerika
Serikat. Pemerintah Kuba di bawah
pimpinan Fidel Castro membuka pelabuhan
Meril di dekat Havana untuk siapa saja
yang ingin meninggalkan pulau itu.
Setelah sebelumnya dia menutup
perbatasan dan melarang warganya untuk
pergi. Nah, dampaknya ya lebih dari
125.000 warga Kuba melarikan diri ke
Amerika Serikat akibat krisis ekonomi di
Cuba. Akhirnya pada tahun 1982 Amerika
Serikat menetapkan Kuba sebagai negara
sponsor teroris karena dukungannya
terhadap gerakan komunis di Afrika dan
Amerika Latin. Lalu pada 1992 setelah
Uni Soviet runtuh, Amerika Serikat
memperketat sanksi melalui Kuban
Demokrasi. Jadi, Presiden George HW Bush
itu menandatangani Undang-Undang
Demokrasi Kuba yang meningkatkan sanksi
ekonomi Amerika Serikat terhadap Cuba.
Pada tahun 1994 sampai 1995, Amerika
Serikat dan Cuba menandatangani dua
kesepakatan imigrasi termasuk kebijakan
wet food dan drive food. Undang-undang
ini memperbolehkan warga Kuba yang tiba
di tanah Amerika Serikat atau drive food
itu untuk tetap tinggal dan mendapatkan
status penduduk resmi. Sementara mereka
yang dicegat di laut Wood pada umumnya
dipulangkan ke Kuba. Dan yang terakhir,
pada tahun 1996, Helms Burton EG
memperkuat embargo dan menetapkan bahwa
sanksi terhadap Kuba hanya bisa dicabut
jika Kuba melakukan reformasi politik
besar.
Lalu pada akhirnya tahun 2000 sampai
tahun 2016 mereka ini mulai membuat
rangkuman di tahun 2000-an awal yang
mana AS mulai mengizinkan penjualan
terbatas makanan dan obat-obatan ke
Kuba. Lalu pada tahun 2014 di bawah
Presiden Obama, Amerika Serikat dan Cuba
melakukan pertukaran tahanan dan memulai
menormalisasikan hubungan. Nah,
selanjutnya tahun 2016 kedutaan besar
Amerika mulai dibuka kembali di Havana
dan juga kedutaan besar Kuba dibuka lagi
di Washington DC. Dan pada tahun 2016
tersebut, Presiden Obama menjadi
presiden AS pertama yang bisa
mengunjungi Kuba sejak tahun 1928. Tapi
sayangnya setelah bergantinya
kepemimpinan mulai muncul lagi
kebijakan-kebijakan baru ya dari tahun
2017 yaitu dari Presiden Trump yang
membatalkan sebagian kebijakan Presiden
Obama dan memperketat larangan bisnis
serta perjalanan terhadap Kuba. 2025 di
bawah pemerintahan Joe Biden, pendekatan
lebih hati-hati diambil terhadap Kuba.
Dan beberapa kebijakan Obama kembali
dipertimbangkan oleh Joe Biden untuk
kembali dipulihkan. Tapi embargo tetap
berlaku karena tekanan politik domestik
dan isu HAM di Kuba. Nah, jadi sampai
detik ini hubungan antara Cuba dan
Amerika itu ya masih kurang jelas lah,
Geng, ya. Semacam ada pergesekan. Sempat
hampir sembuh ketika masa Obama, tapi
bergesek lagi ketika Donald Trump
memimpin.
Jadi, itu dia, Geng, pembahasan kita
tentang Ana Montes, ya. seorang
mata-mata eh dari Amerika Serikat yang
bekerja untuk Cuba, tapi dia adalah anak
emas padahal di Pentagon Amerika
Serikat. Gimana menurut kalian tentang
kisahnya? Coba tinggalkan komentar di
bawah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:16:57 UTC
Categories
Manage