Transcript
Y1s6SrnE7e4 • PIONEER OR HEIRS! CAN YOU SUCCEED WITHOUT PARENTAL PRIVILEGE? RYUKINTARO, A CHILD MOTIVATOR
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1505_Y1s6SrnE7e4.txt
Kind: captions
Language: id
Geng, kalian lebih pilih jadi perwaris
atau jadi perintis? Coba deh sebelum
kita mulai konten ini, kalian tinggalkan
dulu komentar di bawah sesuai dengan
pilihan kalian. Nah, jadi geng
belakangan ya ada hal yang lagi viral
dan menurut gua menarik banget untuk
kita bahas, yaitu tentang pewaris atau
perintis. Nah, pembahasan ini pertama
kali naik dari salah satu video e
seorang bocil motivator yang mana dia
ngebahas tentang ya perintis-perintis
atau menjadi seorang perintis itu seru
dan asik katanya. Yang gua maksud itu
adalah seseorang yang cukup dikenal di
media sosial yang bernama Ryu Kintar.
Orang banyak pengin hidup yang aman tapi
tahu enggak yang paling seru itu justru
hidup sebagai perintis.
Dari video itu kalian bisa lihat ya
baru-baru ini dia membuat statement yang
cukup nyentrik. Kalian sendiri pasti
agak geli-geli gimana gitu ya ketika
melihat video ini. Intinya di video
tersebut dia bilang kalau jadi perintis
itu asyik ya. Kedengarannya kayak keren
banget gitu. Kayak ngajak kita buat jadi
pelopor dan sasah aja kan dia mau
berpendapat seperti apa. Nah, tapi ya
entah kenapa netizen malah banyak yang
enggak setuju dengan pernyataannya si
Ryu ini. Banyak yang mengkritik
statement dia bahkan sampai nge-bully.
Wah, kok bisa ini? sayang banget ya
kalau sampai dibully sih sayang banget
karena ya apapun kondisinya dia itu kan
mencoba untuk ee menyebarkan sesuatu
yang baik atau hal positif gitu walaupun
terdengar agak geli-geli gimana gitu
tapi sisi baiknya banyak gitu tapi ya
apa boleh buat namanya juga netizen.
Netizen punya hak untuk berpendapat
netizen juga punya hak untuk ya
mengutarakan isi hati gitu ya. Ketika
ada orang yang mengucapkan sesuatu
enggak relate sama kehidupan mereka
netizen bakal bersuara. Nah, jadi di
sini netizen justru menyoroti
background-nya si Riu yang dirasa gak
pantas untuk bicara perihal pewaris dan
perintis. Emangnya gimana sih background
dari bocah motivator ini? Nah, nanti gua
bakal bahas secara lengkap dan selain
itu di video ini juga gua bakal ajak
kalian untuk fokus membahas hal-hal yang
berkaitan dengan perintis yang
benar-benar sukses yang hidup di dunia
nyata. Jadi bukan hanya sekedar
memberikan motivasi, tapi benar-benar
ngerintis dari bawah, dari e nol bahkan
minus dan akhirnya mereka make it
seseorang yang sukses. Nah, kenapa
konten ini menurut gua penting? Karena
ini bisa memicu rasa percaya diri
kalian, bisa membuat kalian terbuka
matanya, sadar bahwa konsisten berjuang
itu adalah hal yang harus kalian jalani
kalau kalian mau sukses, gitu. Nah, jadi
bukan hanya sekedar ngasih motivasi. Di
sini gua pengen kalian tahu bahwa di
dunia ini banyak loh orang-orang yang
benar-benar ee dari bawah, real
perintis, dan akhirnya sukses. Dan
mereka enggak cuma ngomong doang, tapi
benar-benar ngebuka jalan baru, bahkan
ngerubah arah industri, bahkan bikin
dampak nyata buat masyarakat, enggak
cuma buat kehidupan mereka. Nah, biar
kita bisa bedain ya mana yang cuma
gaya-gaya doang ya, cuma modal e apa ya,
lip service atau modal ngomong doang dan
mana yang memang punya substansi dan
kredibilitas untuk menyebut diri mereka
sendiri sebagai seorang perintis.
Langsung aja nih kita bahas secara
lengkap. Halo, Geng. Welcome back to
kamar Jerry,
[Musik]
Ging King. Oke, sebelum kita bahas
kisah-kisah dari para perintis yang
benar-benar sukses, mungkin ada baiknya
ya kita bahas dulu nih tentang Ryu
Kintaro nih ya. Tapi ingat di sini kita
gak bolehlah over-over banget nge-bully
orang. Kalau memang enggak setuju atau
enggak relate gitu ya dengan apa yang
dia omongi. Setidaknya hargai aja dia
sudah berniat ingin memberikan sesuatu
yang positif. Ya walaupun kayak kalian
lihat apa sih kayak lu pernah aja
ngerasain merintis apa sih lu kerja
enggak kerja juga udah ada warisan
mungkin kayak gitu ya pemikiran kalian.
Tapi ada baiknya kita juga ya mengambil
sisi positifnya. Nah, sebelum itu gua
pengen ajak kalian untuk ngebahas dulu
nih siapa sih sebenarnya Ryu Kintaru ini
yang sampai viral dengan
statement-statement-nya dia. Ya, kita
bahas background-nya.
Jadi, geng Ryu Kintaro ini akhir-akhir
ini kan viral banget gara-gara video dia
yang bilang kalau jadi perintis itu
asyik. Nah, tapi sayangnya justru banyak
yang nghujat ya. Nah, karena dia
dianggap enggak cocok gitu sama kondisi
dia dan omongannya. Dan akhirnya timbul
pro kontra dari netizen. Ada yang setuju
dengan statementnya, tapi ada juga yang
enggak karena melihat background-nya Ryu
Kintaro. Nah, tapi kalian tahu enggak,
Geng? Sebenarnya sebelum video itu
viral, Ryu Kintaro ini juga sempat viral
sebelumnya yang mana di saat itu dia
masih berusia 9 tahun. Dia berasal dari
Jakarta. Dia menjadi viral karena
pencapaiannya yang hebat untuk anak
seusianya dia. Dia dikenal sebagai
contonent kreator YouTube yang sudah
aktif sejak usia 5 tahun dan sekarang
memiliki lebih dari 1,1 juta subscriber.
Dan kontennya berisikan kegiatan harian,
tantangan, dan cerita personal yang dia
sampaikan dengan gaya yang percaya diri
dengan kemampuan eh public speaking
berbahasa Indonesia, Inggris, serta
Mandarinnya dia yang lancar banget. Yang
membuat Ryu ini semakin menarik
perhatian publik adalah soal
keberhasilannya dia membangun usaha
minuman herbal atau jamu dari hasil
pendapatan YouTube-nya dia. Nah, jadi
dia bikin YouTube terus ada adsens-nya.
Hasil AdSense-nya itu dia putar menjadi
sebuah bisnis. Kafe jamunya dia ini
terinspirasi dari kebiasaan sang ibu
yang sering memberikan dia jamu saat dia
sakit. Nah, sebelumnya Ryu ini juga
pernah mencoba bisnis susu terus nasi
bok dan berencana membuka usaha kedua.
Nah, karena dia dianggap menginspirasi
ya karena masih kecil tapi udah bisa
membuka lapangan pekerjaan, sukses ee
melalui digital dan juga bisnis,
akhirnya dia sempat diajak ke sebuah
podcast sekitar 5 bulan yang lalu untuk
membagikan pengalaman dia sebagai ya
seorang pebisnis muda gitu, Geng.
Kalau kita lihat bagaimana reaksi dari
masyarakat terhadap Ryu ini sebenarnya
ya juga enggak ada yang salah ya, Geng.
Karena faktanya banyak yang gak
seberuntung Riu. Mereka harus kerja
banting tulang untuk bisa menikmati
hasilnya. Nah, bahkan masih banyak juga
ya yang enggak bisa merasakan apa yang
selama ini mereka kerjakan. Entah karena
habis untuk kebutuhan mereka
sehari-hari, ada juga yang jadi sandwich
generation sehingga membuat mereka juga
harus membiayai kebutuhan keluarganya,
sekolah adik-adiknya, dan enggak jarang
juga melunasi hutang-hutang keluarganya.
faktor-faktor kayak gini nih yang
membuat siapa saja tentunya jadi sulit
untuk bisa mencapai kondisi di mana
mereka merasakan finansial freedom,
kebutuhan dan tuntutan yang semakin
banyak sementara kondisi finansial yang
belum bisa dikatakan cukup untuk
menangani semua itu. Nah, jadi bisa gua
katakan untuk menjadi seorang perintis
tidak semudah itu, Geng. Ada banyak hal
yang harus dilalui. Nah, makanya ya
sekarang ini banyak orang yang mulai
mencari cara untuk bisa meningkatkan
pendepatan mereka selain pekerjaan
utama. Bahkan untuk seorang perintis pun
perlu memiliki insting untuk bisa
mendapatkan pendapatan tambahan agar
bisa terus menjalankan bisnisnya. Nah,
pendapatan tambahan di kondisi seperti
ini jadi sesuatu yang penting. Entah itu
tabungannya dipergunakan untuk keperluan
tidak terduga di masa depan atau untuk
kehidupan keluarga nantinya seperti
untuk membeli rumah, biaya sekolah anak,
dan lain-lain. Nah, di zaman sekarang
tuh banyak sebenarnya ya cara untuk bisa
mendapatkan penghasilan sampingan. Salah
satunya adalah dengan belajar menjadi
seorang trader. Nah, tapi ingat ya di
sini gua ingatkan dan gua tekankan
kepada kalian ini hanya untuk
orang-orang yang ingin belajar menjadi
seorang trader, bukan untuk dicoba-coba
karena ada resikonya. Dan profesi
sebagai seorang trader itu adalah
profesi resmi. Ya, sama aja kayak kalian
nih, misalkan mau jadi ee apa ya,
pekerja bank ya, tugas kalian apa?
Belajar dulu baru bisa menjadi pekerja
atau karyawannya. Nah, sama dengan
menjadi seorang trader semuanya ada
proses. Jadi bukan untuk kayak
dicoba-coba terus tiba-tiba nanti kalian
rugi terus kalian jadi ya pusing gitu,
enggak kayak gitu. Jadi harus belajar
dulu. Gua mau rekomendasikan salah satu
platform yang bernama Phoenix. Nah,
kenapa Phoenix? Karena ini adalah salah
satu platform yang terpercaya. Ya,
ibarat kalian sekolah gitu ya, ketika
kalian ingin menjadi seorang karyawan
bank tadi atau ingin menjadi dokter,
kalian harus pilih apa? ya, kalian harus
pilih sekolah yang benar, sekolah yang
direkomendasikan, sekolah yang
akreditasinya jelas gitu kan. Sama
halnya menjadi seorang trader, kalian
harus banget memilih platform yang
benar. Nah, gua rekomendasikan Fex
karena Pinx ini diregulasi oleh badan
milik pemerintah sehingga sudah pasti
aman dan terpercaya. Selain itu, Fex ini
juga punya banyak tool untuk bisa
mendukung kalian ketika belajar menjadi
seorang trader. Ada asisten AI, webinar
dari pakarnya, terus analisis peringatan
harga dan kalender ekonomi. Nah, tapi
gua juga tekankan lagi nih, untuk
belajar menjadi seorang trader, kalian
tidak bisa langsung mendapatkan
keuntungan karena ya butuh konsistensi
dan keseriusan. Dan Penex itu bisa jadi
platform yang cocok untuk kalian memulai
belajar mengasah kemampuan kalian. Nah,
kalau nanti kalian udah jadi trader yang
serius atau fokus, ya deposit kalian
juga semakin hari semakin besar dan
sudah punya banyak strategi di mana
kalian e bisa bergerak cerdas dan kalian
sudah bisa disebut sebagai e bos high.
Nah, dengan segala fiture yang
disediakan oleh Phoenix, Phoenix juga
membantu melindungi dan mengembangkan
deposit besar kalian. Pokoknya ini bakal
jadi wadah kalian sejak awal sampai
nanti pada saatnya kalian bisa menjadi
seorang trader yang profesional atau
yang disebut dengan bos high ini. Nah,
saking banyaknya nih ya fitur dari Penex
dan emang Phoenix ini bisa dikatakan ya
salah satu platform yang peduli, Geng,
sama penggunanya. Enggak cuma
diperuntukkan untuk yang udah pro aja,
tapi juga jadi wadah buat pemula yang
mau belajar. Nah, dengan banyaknya fitur
yang disediakan oleh PEX, tunggu apalagi
buat kalian yang mau segera belajar,
nikmati semuanya dan segera menjadi
seorang bos high. Ya, caranya dengan
klik link yang ada di deskripsi atau
juga bisa scan barcode yang udah tertera
di layar. Oke, sekarang kita lanjut nih
ke kontennya. Tapi pertanyaannya apakah
dia ini benar-benar seorang perintis
yang merintis karirnya dari nol tanpa
bantuan dari siapapun termasuk bantuan
dana dari orang tuanya? Nah, ternyata
nih, Geng ya. Ryu Kintaro ini punya
background ya dengan seorang ayah yang
bernama Christopher Sebastian Iskandar.
Yang mana ya kalau kita bilang ayahnya
ini adalah sebuah privilege buat Ryu
Kintaro. Jawabannya benar. Karena
ayahnya ini enggak cuma menyediakan
kehidupan yang layak buat anaknya, tapi
dia juga membimbing. Dalam artian dia
memberikan waktu, memberikan waktu luang
yang benar-benar ee berkualitas. untuk
anaknya yang mana dia membimbing dan
mengarahkan anaknya untuk membangun
bisnis sejak usia dini. Nah, itu
privileg-nya tuh ya bisa gua bilang
salah satu privilege sih selain
privilege uang gitu ya, selain privilege
harta gitu. Ayahnya ini ya merupakan
pendiri sekaligus CEO dari Mak Group,
sebuah perusahaan induk yang menaungi
berbagai ee lini usaha di bidang
otomotif, kuliner, kesehatan, hingga
produk herbal. Nah, namun di balik
kesuksesan bisnisnya ya, Pak Christopher
ini menyimpan kisah masa lalu yang
kelam. Ternyata dia itu dulu ya seorang
yang eh tobat lah ya dari pencandu
narkoba, pernah jadi bandar judi bola.
Yang mana hal ini adalah sebuah fase
hidup yang sulit yang dipengaruhi oleh
ya perceraian orang tuanya. Waktu saya
dipenjara saya saya ingat selalu ingat
ada satu polisi bilang gini, "Kalau
sampai kamu tidak bertobat dan kena
lagi, yang kita tangkap bukan kamu aja,
tapi mama kamu saya tangkap juga."
Pengalaman tersebut membawa Pak
Christopher ini ke pusat rehabilitasi
dan menjadi titik balik di dalam
hidupnya dia. Dan setelah keluar dari
masa rehabilitasi, Pak Christopher ini
mulai menata ulang arah hidupnya. Dia
bekerja di anak perusahaan PT Gudang
Garam Tbk yang bergerak di bidang
periklanan kemudian melanjutkan karir di
distributor kebutuhan hotel dan restoran
selama 1 hingga 2 tahun. Nah,
pengalaman-pengalaman ini menjadi
fondasi sebelum dia memutuskan untuk
membuka usaha sendiri dan membangun MACO
Group. Nah, ini sekedar informasi aja
ya, Geng. Pak Christopher ini ya atau
gua biasanya tuh manggilnya Kok Kris
gitu ya. Salam shoutout buat Kok Kris.
Jadi beliau ini dulu pernah ngebantuin
gua nih. Orang baik nih. Kalau kalian
ingat konten gua ketika ngghadiahin
orang tua gua mobil yang ini, itu dulu
Pak Christopher ini adalah salah satu
orang yang ngebantu gua untuk nge-make
over itu mobil. Jadi kan gua beli mobil
itu mobil second ya, bukan mobil baru.
Di saat itu. Pak Christopher ini atau
yang biasa gua panggil Kok Kris ini itu
menawarkan untuk eh apa ya? nge-make
over tuh kayak bukan memodifikasi sih,
kayak restorasi gitu lah. Nah, jadi di
saat itu dia ngegantiin kaca film di
mobil hadiah buat bokap gua itu terus
didetailing pokoknya banyak deh pokoknya
sampai interior-interiornya juga ya dia
yang di saat itu nanganin lah. Nah, jadi
keren banget mobil hadiah buat bokap gue
ini. Kalian bisa lihat videonya.
Ah, ini dalamnya. Dalamnya belum tahu
dalamnya ya?
Dalamnya. Ah, siap. Siap. Ah, siap. Ah,
siap. Siap. Lihat dalamnya. Oke. Oh,
nah oke. Itu sekedar reminder aja gitu.
Jadi eh bokupnya Ryu Kintaro ini adalah
orang baik. Nah, Mak Group ini sekarang
menjadi rumah bagi berbagai brand yang
tersebar di sejumlah sektor nih. Di
bidang otomotif, Pak Christopher ini
menjadi distributor resmi tujuh merek
kaca film ternama seperti First Cli,
terus Masterpiece, ada O2, Blacklist
Signature, Johnson, dan juga 3M. Nah,
dia juga mengelola toko grosir kaca
film, produk karpet mobil PVC coil serta
kemitraan bengkel mobil. Nah, di sektor
kuliner Mako Group menaungi lima brand
makanan dan juga minuman. Di antaranya
ada ayam bebek angsa masak di kuali yang
sudah memiliki 30 cabang, terus mienu,
terus ada lagi pandalisius dan gluk-gluk
ah serta boba pen. Nah, tidak hanya itu,
dia juga merambah ke bisnis kesehatan
seperti pijat keluarga Ningrat serta
mendukung usaha herbal sang anak melalui
jamu cap Nyonya kaya.
Hah gila ya. Itulah makanya kenapa
netizen ngamuk banget sama si Ryu
Kintaro ini. Ngomong soal
merintis-merintis tapi ternyata
background orang tuanya ya orang berada.
Nah, tapi balik lagi enggak semua orang
berada, enggak semua orang yang punya
ayahnya kaya ya mau meluangkan waktu,
mau meluangkan ee apa ya kayak tenaganya
untuk mendidik anaknya. Kebanyakan kan
anak orang kaya, bapaknya sibuk, anaknya
dilempar ke bimbel lah, dilempar ke
sekolah inter lah, yang penting diasupi
dengan duit gitu. Nah, kalau ini kan
beda. Benar-benar waktu yang berkualitas
yang disediakan oleh orang tuanya. Ya,
balik lagi kalau anaknya ngomong soal
merintis ya memang enggak cocok. Ya,
memang enggak cocok apalagi masih kecil.
Tapi di balik itu semua yang bisa kita
lihat adalah bagaimana cara parenting
orang tuanya yang menurut gua patut kita
tiru. Ya, enggak peduli mau orang kaya,
mau orang miskin, tapi kalau bisa
memberikan ya waktu yang berkualitas
untuk sang anak, pendidikan yang bagus
untuk sang anak. Enggak cuma soal
bisnis, bisa juga memberikan pendidikan
agama dan lain-lain. Kayaknya itu adalah
sebuah privilege untuk seorang anak gitu
loh, Geng. Menurut gue nih, enggak tahu
deh menurut kalian. Nah, jujur aja kalau
gua sendiri nih ya, gua ya gua salah
satu perintis karena gua datang ke
Jakarta benar-benar nol. Ya nanti gua
bisalah tampilin video gua zaman dulu
ketika pahitnya di Jakarta gimana. Tapi
ya gua tidak bisa menyalahkan orang tua
gua yang tidak punya waktu untuk gua.
Tapi orang tua gua memberikan e waktu
yang berkualitas untuk gua karena beliau
ngajarin gua hal lain ya. Ngajarin gua
bersosial, ngajarin gua beragama dan
lain-lain gitu. Nah, itu adalah sebuah
privilege walaupun background-nya tidak
setajir atau tidak sekaya orang tuanya
Ryu Kintaro gitu loh, Geng. Oke,
sekarang kita lanjut lagi nih, ya. Nah,
dari background Pak Christopher ini kita
bisa mengetahui kalau beliau ini enggak
cuma berperan sebagai ayah biologis bagi
Ryu Kintaro, tapi juga sebagai mentor
dan pembimbing bisnis. Karena dia ini
aktif mendampingi anaknya dalam
membangun usaha sejak kecil. Dan ini
juga menjadikan kisah mereka sebagai
simbol anak perintis yang viral di media
sosial. Nah, kalau tadi kita bahas
tentang ayahnya ya, sekarang kita bahas
tentang Ryu Kintaronya sendiri. Eh,
gimana sih sebenarnya perjalanan
hidupnya dia? Nah, jadi Ryu Kintaro ini
lahir pada 4 April 2015 yang mana saat
ini berarti dia sudah berusia 10 tahun
dan Ryu merupakan anak sulung dari dua
bersaudara. Dia diketahui menempuh
pendidikan di SD Santa Laurencia Alam
Sutra Tangerang. Dan sedari kecil udah
akrab dengan dunia bisnis. Semuanya
karena ayahnya yang memang menjadi
pembimbing utama di balik semua
langkahnya Ryu, termasuk saat dia mulai
iseng bikin vlog di umur 5 tahun. Nah,
meskipun awalnya kontennya Ryu ini
diproduksi bareng tim ayahnya, tapi
begitu menginjak usia 7 tahun, dia mulai
serius dengan membuat timnya sendiri dan
mengelola konten dengan konsep yang
lebih profesional. meskipun dia sibuk
menjadi contonent kreator dan pengusaha
kecil, pengusaha cilik gitu ya,
sekolahnya tetap jadi prioritas. Di
dalam salah satu podcast dia mengatakan
sekolah sangat penting untuk pelajaran,
untuk tahu cara berpikir dan bergaul
dengan benar.
Tapi menurutmu sekolah itu penting
enggak sih?
Itu sekolah nomor satu itu buat
pendidikan, cara bersosialisasi, dan
cara pikir dengan benar.
Dia juga bilang kalau rutinitas
hariannya sangat padat tapi tertata.
Contohnya di hari Rabu sepulang sekolah
dia selalu menyempatkan membuat konten
30 menit terus mandi, les mandarin,
bahasa Inggris, dan matematika. Nah,
semua aktivitas selesai sebelum malam
dan semua itu dijalani dengan jadwal
yang udah disusun sendiri. Benar-benar
rapi dan juga disiplin. Nah, sebelum dia
sukses dengan usaha jamunya, ternyata
itu bukan usaha pertamanya, Geng. Tapi
usaha pertama Ryu Kintaro adalah ayam
crispy dan susu sapi yang saat ini sudah
tutup karena memang gagal. Nah, karena
kan enggak semua bisnis itu pasti
sukses, tapi udah dicoba. Nah, namun
dari situ dia belajar banyak. Muncul ide
untuk membuat minuman jamu kekinian yang
akhirnya dikenal dengan nama Cap Nyonya
Kaya. Sebenarnya dari sini aja udah
kelihatan kalau Ryu Kintaro ini terlahir
dari keluarga yang sangat kaya dari
namanya aja ya cap nona kaya gitu. Dan
ini semua juga terbukti dari salah satu
momen yang paling banyak dibicarakan
yaitu ketika Ryu mengaku pernah mendapat
angpau puluhan juta rupiah saat Imlek.
Nah, bagi sebagian orang ini jadi bukti
nyata bahwa Ryu bukan ya benar-benar
perintis lah kalau secara background
keluarga bukan benar-benar perintis.
Tapi kalau misalkan kita berbicara
tentang bisnisnya ya, dia merintis dari
bawah gitu pernah gagal juga. Nah, jadi
wajar kenapa netizen tuh apa ya
memandang dari sisi yang berbeda. Kalau
memandang dari sisi yang berbeda, ya
udah pastilah Ryu ini bukan ee memulai
dari sisi yang nol banget ya secara
keluarga karena keluarganya memang
keluarga mapan gitu.
dan dia juga pernah diberi gerobak ayam
goreng oleh ayahnya sebagai hadiah ulang
tahun. Dia juga berhasil menyabet posisi
runner up di ajang Southeast Asia Young
Entrepreneur X Factor 2025. Nah, sebuah
penghargaan yang tentu saja semakin
memperkuat reputasinya dia sebagai
pengusaha cilik berbakat. Makanya banyak
yang bilang kalau sebenarnya Ryu Kintaro
itu ee tidak pas ngomong soal perintis
itu asik karena dia tidak pernah
merasakan ya benar-benar merintis secara
kehidupan. Tapi kalau merintis usaha
mungkin iya. Tapi kan balik lagi, orang
kalau merintis usaha dengan background
keluarga yang sudah kaya, mau merintis
males-malesan juga no worry. Karena
kalau usahanya gagal masih bisa makan.
Sementara orang-orang yang benar-benar
enggak punya modal, ya modalnya cuman
seada-adanya gitu. Kalau usaha yang dia
rintis itu gagal, besok mau gimana? gitu
pemikiran netizen. Nah, Ryu memang anak
yang memiliki privilege. Seandainya dia
gagal dalam bisnis, ya orang tuanya
pasti akan membantu. Dan dari statement
Ryu yang viral, netizen jadi nge-bully
dia. Ini kasihan banget ya, anak kecil
malah dibully gitu. Yang mana netizen
banyak mengutip kalimatnya dia ee
tentang justru di situ asiknya sampai
menyebut eh Ryu ini dengan apa ya?
Dengan julukan atau label l perintis
gitu. Nah, akhirnya karena dia
terus-menerus mendapatkan hujatan, dia
sempat dikabarkan sakit oleh orang
tuanya. Nah, Geng, udahlah anak kecil
nih dia masih punya semangat ya kan?
Kita harus support juga walaupun enggak
relate sama kehidupan kalian, tapi ya
udahlah ya ya udahlah ambil positifnya
aja gitu. Nah, bahkan dari cerita ini
dikatakan ayahnya turut ikut memberi
pernyataan setelah melihat dampak besar
dari kritik publik terhadap konten
perintis yang dibuat oleh Rio ini.
Keputusan ini diambil setelah Ryu
mengalami tekanan emosional ya setelah
tampil di podcast Dr. Richard Lee. Pak
Christopher di saat itu menceritakan
bahwa Ryu menangis di mobil dan mengaku
takut untuk berbicara karena merasa
tertekan oleh respon netizen. Dan selama
ini Pak Christopher mengaku memberi
kebebasan kepada Ryu untuk belajar
berbisnis dan membuat konten sebagai
bagian dari proses bermain dan belajar.
Namun setelah melihat perubahan sikap
Ryu termasuk ya dia enggan untuk
bersekolah gitu ya, Pak Christopher
merasa perlu turun tangan. Dia bilang
bakal mendampingi anaknya sepenuhnya
sampai situasi meredah karena hujatan
netizen sudah mulai berdampak langsung
pada kondisi psikologis anaknya. Nah,
Pak Kristopher juga menegaskan bahwa Ryu
itu enggak pernah berniat menyakiti
siapapun lewat kontennya. Dan menurut
dia, Ryu cuma mau membagikan pengalaman
pribadi dalam bentuk motivasi tanpa
menyadari ya bahwa istilah perintis itu
bisa ditafsirkan berbeda oleh publik.
Tuh yang gua bilang tadi tuh yang
dimaksud sama ni bocah ya perintis itu
merintis usaha bukan merintis di dalam
kehidupan. Enggak. Emang kita
berbeda-beda, Geng. Ya, kalau kita
miskin ya kita merintis di dalam
kehidupan, ya. Kalau orang kaya yang dia
rintis tuh usahanya dia. Dia mulai usaha
baru, mulai bisnis baru, itu yang dia
rintis gitu ya. Beda tafsir aja, beda
tafsir, beda sudut pandang gitu. Lagian
mau nyama-nyamain diri sama bocah dengan
background kaya begini ya enggak pantes
juga, Geng. Jadi ketika lu terlahir
tidak seberuntung dia, termasuk gue nih
yang terlahir tidak seberuntung dia. Ya,
bukan salah dia, salah salah siapa ya?
Gua gak tahu ya. Mau nyalahin orang tua
kita juga mau gimana ya. Ya udah terjadi
gitu kan. Ya udah sih gitu. Itu udah apa
yang dia dapat udah takdir dari Tuhan,
rezeki dari Tuhan. Kita enggak bisa
nyalahin juga gitu. Oke,
jadi itu dia geng profil dari Ryu
Kintaro, anak kecil yang sekarang
dijuluki El perintis oleh netizen.
Sebenarnya, Geng, dia ini lumayan
berprestasi loh. Dan di umur dia yang
sekarang dia harus kita apresiasi karena
enggak mudah, Geng, melakukan hal itu di
usianya dia. Tapi emang di sini yang
salah ya mungkin eh
sudut pandangnya aja. Kalau kita
menyalahkan orang tuanya juga enggak
bisa. ya mungkin ada beberapa kesalahan
orang tuanya yang terlalu membebaskan
anaknya untuk berbicara di publik tanpa
ada batasan-batasan tertentu. Akhirnya
kan ya blunder kayak gini sehingga
narasinya itu e membuat seolah-olah
orang merasa Ryu enggak berempati sama
orang-orang kecil gitu. Padahal kan
tujuan dia enggak kayak gitu, Geng.
Sekarang ya kita akan membahas tentang
beberapa orang yang beneran ee menjadi
perintis dari nol secara kehidupan,
secara usaha yang mana mereka ini enggak
cuma berhasil merubah kehidupannya tapi
juga berdampak pada masyarakat. Yang
pertama yang akan kita bahas adalah
almarhum Bob Sadino.
Jadi, geng Bob Sadino atau yang lahir
dengan nama Bambang Mustari Sadino pada
9 Maret 1933 dia lahir di Tanjung Karang
sekarang itu namanya Bandar Lampung. Ya,
dia ini adalah salah satu pengusaha
paling ikonik di Indonesia. Dia dikenal
karena gaya hidupnya yang nyentrik,
pemikiran bisnis yang anti mainstream,
serta keberanian dia membangun usaha
dari nol. Bob Sadino ini meninggal dunia
pada 19 Januari 2015. Innalillahi wa
inna ilaihi roajiun. Ya, alfatihah buat
beliau. Nah, beliau ini meninggal di
Jakarta meninggalkan warisan pemikiran
dan bisnis yang menginspirasi banyak
orang. Geng
hilangkan rasa takut untuk mulai apa
memulai apapun.
Takut enggak ada duit, takut enggak ada
modal, takut gagal, takut risiko, buang
semuanya. Kedua, jangan mengharap
karena di belakang harapan,
setiap harapan ada kekecewaan.
Jadi, kalau Anda mengharap banyak, Anda
akan kecewa besar. Kalau Anda mengharap
setengah-setengah, Anda juga enggak
terampok amat kecewa. Tapi kalau Anda
enggak mau kecewa, jangan berharap.
Jadi, jangan berharap Anda tidak kecewa.
Ngapain berharap gitu? Bersyukurlah
kepada sang pencipta.
Meski lahir dari keluarga berada
sebenarnya dan sempat tinggal di Belanda
selama 9 tahun, tapi Bob Sadino ini
tidak langsung menempuh jalan mulus di
dalam berbisnis. Nah, ini mungkin bisa
kita lihat ya, bahwa punya privilege
kaya tetapi yang namanya memulai bisnis
itu tetap merintis gitu, enggak cuma
di-support sama keluarga. Nah, jadi
ceritanya sepulang dia dari Belanda atau
Eropa pada tahun 1967, dia itu memulai
usaha dengan menyewakan mobil Mercedes
yang dia punya dan namun usaha itu
terhenti setelah dia mengalami
kecelakaan. Kondisi tersebut memaksa dia
bekerja sebagai kuli bangunan di saat
itu. Sebuah titik balik yang
mempertemukan dia dengan realitas keras
kehidupan. Jadi, benar-benar enggak
di-support lagi sama keluarga. Nah, dari
pengalaman itu Bob Sadino mulai merintis
usaha baru yaitu menjual telur ayam
negeri. Saat itu telur ayam negeri belum
populer di Indonesia. Dia menjual dari
pintu ke pintu dan pelanggannya
kebanyakan ekspatriat atau orang
Indonesia yang pernah tinggal di luar
negeri. Nah, almarhum Bob Sadino itu
belajar langsung dari pasar tanpa teori
rumit dan terus mengembangkan usahanya
berdasarkan kebutuhan konsumen. Usaha
telur ayam negeri milik Bob Sadino
berkembang pesat dan dia kemudian
memperluas bisnisnya ke sektor daging
ayam dan sayuran hidroponik yang di saat
itu masih tergolong baru di Indonesia.
Dan Bob Sadino mendirikan Kem Chick atau
sebuah supermarket khusus produk makanan
berkualitas dan juga Camfood yaitu
perusahaan pengelolaan atau pengolahan
daging. Nah, kedua bisnis ini menjadi
pionir di industri makanan modern di
Indonesia, Geng. Suksesnya Bob Sadino
ini tidak hanya diukur dari skala
bisnisnya, tapi juga dari pengaruh
pemikirannya dia. Dia dikenal sebagai
orang dengan prinsip bahwa praktik lebih
penting daripada teori. Jadi, daripada
ngomong-ngomong doang, ngasih-ngasih
motivasi, mending dipraktikin langsung.
Dari praktik itu orang bisa melihat
perjalanan atau dokumentasi bagaimana ya
dia melakukan semua perjuangannya dari
nol sampai bisa ditiru. Dan dia juga
bilang eh walaupun bodoh atau kebodohan
yang berani mencoba lebih bernilai atau
lebih baik daripada kepintaran yang
hanya berpikir-pikir aja. Pintar nih
tapi cuma kayak berencana doang terus
mikirnya terlalu banyak enggak mau
action. Nah, itu enggak ada baiknya. Itu
enggak ada bagusnya. Mending bodoh tapi
nyoba dari kebodohan, dari kegagalan,
setelah mencoba diperbaiki, diperbaiki
dan belajar terus. Nah, itu lebih baik.
Menurut Bob Sadino, dia merupakan
seseorang yang benar-benar low profile
ya. Bahkan dia sering tampil dengan
kemeja lengan pendek dan celana pendek.
Bahkan saat bertemu dengan pejabat
negara pun dia pakai celana pendek,
pakai sendal bahkan. Nah, itu adalah
sebuah simbol penolakan terhadap
formalitas yang tidak esensial menurut
dia. Dia doang kayaknya yang bisa masuk
istana negara pakai celana pendek nih
ya. Maklumlah ya. udah kaya di saat itu.
Nah, itu dia, Geng. Salah satu perintis
bukan pewaris dari Indonesia. Mungkin
awalnya pewaris ya udah punya Mercedes
terus disewain, tapi setelah itu hancur
lebur dia mulai dari nol lagi. Nah,
kalau kita belajar hanya dari perintis
Indonesia aja kayaknya kurang lengkap.
Kita bakal bahas juga perintis dari luar
negeri yang sekarang bisa dikatakan
menjadi Lord of Tajir Isme. Gimana ya
sebutnya? Pokoknya dia orang terkaya lah
di muka bumi ini. Bahkan sudah menjadi
elite global yaitu Waren Buffett.
Nah, jadi geng Waren Buffett ini atau
dengan nama lengkap Waren Edward Buffett
itu adalah eh seorang
elit global, orang kaya nomor satu bisa
dibilang eh yang lahir pada 30 Agustus
tahun 1930 di Omaha Nebraska. Dia ini
dikenal sebagai investor, filantropis,
dan juga CEO dari perusahaan konglomerat
Headway. Nah, dengan kekayaan dia yang
mencapai lebih dari 160 miliar USD atau
setara waduh banyak banget lagi. Gua
sampai bingung nyebutnya kayak 2 quadrun
620 tr.464
miliar
dan itu adalah harta kekayaan dia yang
dihitung per Mei 2025. Buffett ini
adalah salah satu orang terkaya dan
paling berpengaruh di dunia. Beliau
dijuluki sebagai Oracle of Omaha karena
keahliannya dia dalam investasi dan
strategi bisnis jangka panjang. Warren
Buffett itu menunjukkan minat dia pada
dunia bisnis sejak kecil. Nah, ini kita
bisa lihat ya Ryu Kintaro punya loh
modal kayak gini. Dari kecil udah minat
bisnis even dia dibully yang namanya ya
orang-orang berkicau. Berkicau kan cuma
sementara. Bisa jadi setelah Ryukaro
sembuh dari mentalnya dia karena
dibully, dia makin keras, dia makin
bagus, dia makin berusaha. Habis loh
kalian bisa-bisa Ryuk Kintaro jadi
Warren Buffett selanjutnya. Ya kan kita
enggak ada yang tahu. Terus balik ke
Warren Buffett nih. Warren Buffett ini
memulai e bisnisnya dia atau usahanya
dia dengan berjualan permen karet, terus
jual e minuman Coca-Cola dan juga
majalah dari pintu ke pintu. Dan itu dia
lakukan sebelum usianya 11 tahun. Nah,
tapi ketika usianya sudah menginjak 11
tahun, dia sudah mampu membeli saham
pertamanya. Saat dia remaja, dia sudah
memiliki bisnis pinball dan juga membeli
lahan pertanian dari hasil tabungannya
dia. Keren enggak tuh?
Nah, setelah dia lulus dari Columbia
Business School, dia bekerja sebagai
analis di sebuah perusahaan investasi
milik Benjamin Graham yang merupakan
mentor yang sangat berpengaruh eh atau
mempengaruhi filosofi investasinya
Warren Buffett ini. Pada tahun 1956 dia
mendirikan Buffet Partnership LTD yang
kemudian menjadi cikal bakal Berkshar
Hway. Nah, Warren Buffet di saat itu
mulai membeli saham Backsar Hardaway.
awalnya sebuah perusahaan tekstil nih
yaar ini. Lalu ya setelah dia beli dia
ubah menjadi holding company yang
mengakuisisi berbagai bisnis besar
seperti geiko, Coca-Cola ya yang dulunya
dia jual per botol tapi dia akuisisi
perusahaannya dan juga dia akuisisi
perusahaan The Washington Post Media.
Nah, dia dikenal karena pendekatan value
investing atau membeli saham perusahaan
yang under value berdasarkan analisis.
Nanti ibaratnya tuh kayak e
perusahaan-perusahaan biasa atau justru
yang udah jatuh, udah agak-agak
tenggelam, dia besarin lagi. Nah, kayak
gitu sistemnya dia. Dan meskipun dia
memiliki kekayaan yang luar biasa,
Warren Buffett ini hidup sederhana.
Diketahui bahwa dia tinggal di rumah
yang sama sejak tahun 1958, mengendarai
mobilnya sendiri dan dia dikenal dengan
gaya hidup hemat. Dia juga aktif dalam
philantropi berkomitmen untuk
menyumbangkan 99% kekayaannya, terutama
melalui giving plage yang dia dirikan
bersama Bill Gates. Nah, dia ini
dermawan banget ya. Mau gimana lagi ya?
Apalagi yang mau dia cari? Kaya udah,
hidup aman nyaman udah ya mau enggak mau
ya berbagi dan ya siapa lagi yang mau
menyumbangkan 99% kekayaannya untuk
kesejahteraan masyarakat? Nah, biasanya
kalau orang kaya ya pasti banyak yang
mengambur-ngamburkan uang untuk membeli
barang-barang mewah atau berfoya-foya,
party-party, tapi dia enggak. Nah, jadi
itu dia, Geng, ya, salah satu perintis
yang sekarang menjadi orang yang paling
berpengaruh di dunia karena dia
merupakan konglomerat bahkan disebut
sebagai elite global karena kekayaannya
dia. Oke. Nah, kayaknya kurang lengkap
nih. Yang Indonesia udah, luar negeri
udah. Satu lagi nih gua bahas yang luar
negeri juga namanya adalah Mark Kuben.
Jadi geng Mark Cuben ini lahir pada
tanggal 31 Juli 1958 di Pittsburg
Pennsylvania. Dia ini dikenal sebagai
pengusaha investor dan tokoh televisi.
Terutama sebagai pemilik Dallas Maveric
dan juga investor di acara Shark Tank.
per bulan Mei 2025, kekayaannya
diperkirakan itu sudah mencapai 5,7
miliar atau setara dengan 93
triliun 349.185
juta.
Wow,
banyak banget.
Dan Kuban ini ya memulai bisnisnya ya
sejak dia usia 12 tahun dengan menjual
kantong sampah untuk membeli sepatu
olahraga yang dia inginkan. Dia sempat
juga menjual perangku, koin, bahkan
koran saat terjadi mogok kerja di
Pittsburg. Nah, saat dia kuliah di
Indiana University, dia menjalankan
berbagai usaha seperti membuka bar,
memberi ee les dan juga menjalankan
bisnis surat berantai. Pokoknya semua
hal yang bisa menghasilkan dia jalani di
saat itu. Dan setelah lulus, dia bekerja
di Melon Bank dan kemudian pindah ke
Des, Texas. terus bekerja sebagai
bartender dan sales software. Dan dia
sempat dipecat karena lebih memilih
untuk menemui seorang klien daripada dia
membuka toko tempat dia bekerja di saat
itu. Nah, sebuah keputusan yang justru
membawa dia ke langkah yang lebih besar
dipecat. Tapi karena pilihannya tepat,
dia malah lebih baik dipecat ketimbang
harus jadi karyawan terus. Nah, Kuban
akhirnya bisa mendirikan Micro Solution,
sebuah perusahaan integrasi sistem dan
penjual software yang berkembang pesat
dan menghasilkan lebih dari 30 juta USD
sebelum akhirnya dijual ke kompus serf
seharga 6 juta USD. Nah, dia memperoleh
sekitar 2 juta USD setelah pajak dari
penjualan tersebut. Dan pada 1995 dia
bersama Todner itu mendirikan
broadcast.com, sebuah layanan streaming
audio dan video yang berkembang pesat.
Pada saat puncak dari Docom itu
ngebo-boom tahun 1999, Yahoo akhirnya
mengakuisisi broadcast.com seharga 5,7
miliar USD dalam bentuk saham. Nah,
Kuban berhasil mengamankan kekayaannya
dengan melakukan lindung nilai terhadap
saham Yahoo yang dia terima. Dan selama
dia membangun bisnis, Kuben ini dikenal
sangat fokus dan disiplin. Dia tidak
mengambil liburan selama 7 tahun demi
mengembangkan perusahaan dan memastikan
keberhasilannya dia. Filosofinya
sederhana, kerja keras, belajar dari
kegagalan, dan hanya perlu benar satu
kali untuk mengubah hidup. Jadi enggak
perlu aneh-aneh. Nah, setelah menjual
broadcast.com, Kuban bisa membeli sebuah
tim basket yaitu Dallas Maveric pada
tahun 2000 dan mengubah tim itu yang
sebelumnya lemah menjadi juara NBA pada
2011. Dan dia juga aktif berinvestasi di
berbagai startup, media, teknologi,
serta mendirikan cost plus drugs untuk
menurunkan harga obat generik di Amerika
Serikat. Nah, itu dia geng pembahasan
kita tentang orang-orang yang
menginspirasi benar-benar perintis.
Bukan cuma pewaris ya. Tapi ingat, jadi
pewaris itu enggak salah. Itu ada
privilege kalian. Yang salah itu ketika
kalian salah memanfaatkan atau tidak
bisa memanfaatkan warisan kalian. Kalau
kayak Ryu Kintaro, walaupun orang-orang
menganggap dia bukan perintis, dia cuma
pewaris, tapi dia bisa memanfaatkan
warisan dari orang tuanya berupa harta
dan ilmu di jalan yang tepat. Jadi
ketimbang kita atau ketimbang lu semua
nge-bully Ryu Kintaro, kenapa lu enggak
niru bagian baiknya aja? Semangat
merintisnya, semangat berjuangnya,
semangat dia membangun usaha, dan rasa
percaya diri ya ketika dia ngomong di
depan publik yang confidence kayak gitu
itu harus ditiru sebenarnya.
Oke, semoga ke depannya kita lebih
positif lagi menanggapi sebuah fenomena.
Enggak cuma asal e untuk memenuhi ego
biar bisa nge-bully-bully orang doang,
sayang aja gitu. Ngebully orang itu gak
akan bikin kita maju gitu loh. Yang ada
bikin kita berjalan di tempat karena
kebusukan hati kita dan ya terus-menerus
menggerutu dengan apa yang orang lain
lakukan. Orang lain maju terus ya kita
masih ngekor-ngekor ngelihat keburukan
dia. Enggak ada gunanya. Oke sampai
ketemu di episode selanjutnya di Kamar
Jerry.