Transcript
hf589MSVFtA • GEMPA TSUNAMI RUSIA BERDAMPAK HINGGA JEPANG DAN INDONESIA !
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1496_hf589MSVFtA.txt
Kind: captions
Language: id
Geng, hari ini kita bakal ngebahas
sebuah topik yang baru banget terjadi
dan ramai diperbincangkan. Terlebih ini
juga penting banget buat kita semua ya.
Kenapa gua bilang penting? Karena ini
bukan cuma soal sebuah negara yang
bernama Rusia, tapi juga soal potensi
ancaman ke negara-negara lain termasuk
ke negara kita. bukan perihal isu
politik atau ancaman ekonomi, tetapi
melainkan sebuah bencana alam yang
membuat seluruh negara jadi was-was saat
ini, yaitu gempa bumi ya, negara kita
Indonesia sebagai alumni ya, alumni dari
tragedi tahun 2004 di Aceh, gempa dan
tsunami. Ya, kayaknya pembahasan ini
cukup penting untuk kita simak. Oke.
Gempa yang terjadi di Rusia ini tidak
bisa dikatakan gempa biasa karena
gempanya enggak main-main ya. melanda
Rusia dengan berkekuatan sampai 8,7
skala Rster. Dengan kekuatan sebesar ini
sampai-sampai ada tsunami setinggi 3
sampai 4 m yang melanda beberapa wilayah
pesisir Rusia. Terus kenapa sampai
membuat negara lain ikut khawatir? Kan
kejadiannya di Rusia. Gempa kali ini itu
enggak cuma berpusat di Rusia, tapi
menjalar ke negara-negara lain yang
masuk ke dalam jalur Ring of Fire. Dan
ini bukan sebuah ancaman ee biasa ya,
karena dampaknya memang benar-benar
terjadi sampai ke negara lain seperti
Amerika dan juga Jepang. Enggak lama
setelah gempa terjadi di Rusia, Amerika
dan Jepang ikut mengalami tsunami juga
di negara mereka. Karena Amerika dan
Jepang juga terkena dampak, banyak yang
khawatir kalau negara kita Indonesia
juga akan merasakan dampak tersebut. Ya,
kita tahu ya Indonesia juga termasuk ke
dalam negara yang masuk ke jalur ring of
fire ini. Apakah negara kita Indonesia
akan terkena dampak? Nah, untuk menjawab
itu kita bakal membahas ini
bersama-sama. Langsung aja kita bahas
secara lengkap. Halo, Geng. Welcome back
to Kamar Jerry
[Musik]
Geng. Geng. Oke, kita bahas dulu ya
kronologi tentang gempa yang terjadi di
Rusia ini, Geng.
Jadi semuanya itu bermula pada tanggal
29 Juli tahun 2025 dini hari ya, di saat
orang sedang terlelap tidur dan di mana
di saat itu terjadi gempa mega trash
yang melanda wilayah Kra Kamchatka di
semenanjung Kamcatka Rusia di mana
daerah tersebut berpusat 119 km atau 74
mil dari Timur tenggara Petropavlov eh
Kamcatska yang mana diketahui juga ya
gempa tersebut merupakan salah satu
gempa bumi terbesar semenjak tahun 2011
yang terjadi ee di daerah Tohoku Jepang.
Jadi ini yang besar bangetlah di dunia
dan dengan kekuatan mencapai 8,7 skala
rister yang berpusat di laut sekitar 119
km di tenggara Petro Pavlov eh Kamcaska
dan dengan kedalaman ya hanya sekitar
20,7 km. Jadi dibilang dalam banget juga
enggak cukup dangkal gitu. In of a very
big intensity 8.7 Seven earthquake is
not a normal as I told you that if we
will rank this earthquake it will come
at seven or eight position recorded
after 1900
19.
Nah, namun ada juga media yang
melaporkan kalau kekuatan gempanya itu
sebenarnya lebih dari 8,7 itu sampai 8,8
katanya. dan guncangannya itu
berlangsung dalam 3 sampai 4 menit yang
mana itu sangat lama dan membuat warga
jadi panik karena terlihat nih
bangunan-bangunan itu bergoyang-goyang
hebat dan sistem peringatan tsunami di
seluruh kawasan Pasifik itu langsung
aktif. Ada beberapa video nih, Geng,
yang menunjukkan gempa dahsyatnya itu
membuat ee runtuh dinding-dinding bahkan
e gedung-gedung di sana dan sebagian
gedung itu ada yang runtuh. Beruntungnya
enggak ada laporan korban jiwa atas
peristiwa ini. Beberapa video lain juga
menunjukkan situasi yang mencekam selama
gempa itu terjadi dan salah satu video
yang memperlihatkan ketika getaran gempa
melanda sebuah pemukiman di sana.
Beberapa atap bangunan di pemukiman
tersebut juga terlihat runtuh sepanjang
gempa melanda. Kejadian ini membuat
penghuni rumah itu sampai keluar untuk
menyelamatkan diri. Dan enggak kalah
mencekamnya dari dua video sebelumnya,
situasi yang sama juga terjadi di ruang
tunggu salah satu bandara yang ada di
Rusia. Kalian bisa lihat sendirilah dari
dokumentasinya.
Nah, gempa yang melanda ini membuat
alarm darurat itu sampai bunyi diikuti
adanya instruksi evakuasi dan keadaan
itu membuat orang-orang yang ada di
dalam bandara jadi panik, membeludak
semua. Sementara di sisi lain
langit-langit di bandara tersebut ya
terdengar mendecit-mendecit gitu, Geng.
Di saat gempa terjadi, mereka takut
kalau atap dari bandara atau
langit-langitnya ya plafonnya itu bisa
runtuh dan ya itu bisa nimpa orang-orang
dan bisa terjebak di sana. Namun geng
sebelum gempa terjadi di wilayah itu
sebenarnya sudah menunjukkan adanya
tanda-tanda aktivitas seismik. Nah, ini
kerennya ya kalau misalkan negara maju
tuh sebelum bencana terjadi mereka itu
udah tahu ada tanda-tandanya. Ya, Geng.
Pada 20 Juli tahun 2025, gempa sebelum
itu sudah berkekuatan 7,4 skala Richster
yang sempat mengguncang area sekitar 60
km dari episentrum gempa utama ini. Ini
menjadi semacam alarm awal lah, meski
belum cukup untuk memprediksi skala
bencana yang bakal menyusul. Nah, ketika
gempa utama terjadi yaitu di tanggal 29
Juli jam 1124 malam, nah dunia langsung
bereaksi. Lembaga seperti USGS, BMKG,
terus ada Pacific Tsunami Warning Center
itu juga mengeluarkan peringatan tsunami
untuk negara-negara di sepanjang cincin
api Pasifik atau e ring of fire tadi
termasuk Jepang, Filipin, Alaska, Hawai,
Selandia Baru, bahkan negara kita
Indonesia.
Bahkan diketahui juga terdapat gelombang
tsunami setinggi 5 sampai 6 m yang
menghantam pesisir timur Kamcatka,
terutama kota pelabuhan Savero Kurils
yang mengalami banjir besar dan
kerusakan infrastruktur. Video yang
beredar di media sosial itu menunjukkan
air lautnya itu sampai mengalir deras ke
daratan, menyeret kendaraan, merusak
pelabuhan sampai memaksa sekitar 2.000
penduduk sampai mengungsi ke tempat yang
lebih tinggi. Nah, tapi ada yang
hebatnya nih, Geng. Hebatnya, evakuasi
yang dilakukan oleh pemerintah Rusia
hanya dalam waktu kurang dari 1 jam.
Kebayang tuh kurang dari 1 jam
masyarakatnya sudah berhasil
diselamatkan dan hasilnya luar biasa.
Mereka mengatakan bahwa dari gempa bumi
tersebut enggak ada sama sekali korban
jiwa di Rusia satuun. Cuma ada 19 orang
yang luka-luka dan itu pun sebagian
besarnya diakibatkan karena kepanikan
saat evakuasi.
Kalau kita berkaca ke negara kita ya,
udah berapa kali kan terjadi tsunami
2024 Aceh ya. Harusnya itu kita belajar
banget ya karena korban di Aceh itu
enggak main-main ribuan nyawa. Gila
enggak tuh? Tapi setelah itu terjadi
lagi ee gempa tsunami di Pulau Jawa
beberapa waktu silam tetap ada korban
jiwa. Jadi gimana ya bisa dikatakan tuh
kayak negara kita tuh untuk belajar
kayaknya perlu waktu yang panjang
banget. Sementara negara-negara lain tuh
untuk belajar dari pengalaman-pengalaman
sebelumnya ya mereka benar-benar bisa
mengatasi apa yang terjadi setelahnya
gitu. Gokil ya.
Terus geng aktivitas gempa yang terjadi
di wilayah Kamchatka juga bisa
dijelaskan secara ilmiah dan kenapa
terjadi di sana. Jadi memang Semenanjung
Kamcatka ini dikenal sebagai salah satu
wilayah paling aktif secara geologi di
dunia. Enggak cuma menyimpan puluhan
gunung berapi aktif di sana, kawasan ini
juga sering diguncang oleh gempa bumi
besar. Jadi emang kawasan yang rawan,
rentan bencana gitu, Geng. Dan
penyebabnya ya karena posisi geografis
Kamcatka ini berada di tengah cincin api
Pasifik atau Ring of Fire tadi yang mana
ini merupakan zona tektonik paling aktif
di muka bumi ini. Jadi, ibaratnya kalau
lu tinggal di sana ya, lu udah paham
bahwa sewaktu-waktu lu akan mengalami
atau menghadapi bencana di sana. Jadi
wilayah ini sebagai gambaran ya kalau
bumi yang kita tempati ini masih muda
gitu ya karena Kamcapka ini ya menjadi
tempat di mana kerak bumi yang terus
bergerak membentuk serta menghancurkan
dirinya sendiri. Nah, jadi Kamcatka ini
berada di zona subduksi yaitu wilayah di
mana lempeng Pasifik menukik ke bawah
lempeng Okos namanya yang merupakan
bagian dari lempeng Yurasia. Nah, pada
saat dua lempeng ini bertabrakan, energi
yang besar bakal menumpuk di bawah
tanah. Dan ketika tekanan ini
dilepaskan, maka terjadilah gempa bumi
yang bisa sangat merusak segala sesuatu
yang berada di permukaan. Aktivitas
vulkanik ini enggak cuma memicu letusan,
tapi juga menghasilkan gempa vulkanik,
mau itu di dalam skala kecil maupun
besar. Nah, naiknya magma ke permukaan
itu menciptakan tekanan dan getaran yang
bisa dirasakan sampai ratusan kilometer
jauhnya, Geng. Nah, data geologi
menunjukkan kalau kamatka itu mengalami
ratusan gempa bumi kecil di setiap
bulannya. Dan hal ini mencakup gempa
tektonik akibat pergeseran lempeng dan
gempa vulkanik yang berkaitan dengan
naiknya magma. Bahkan nih, Geng,
disebut-sebut ya, gempa dengan kekuatan
di atas enam magnitudo itu cukup sering
terjadi, terutama di pesisir timur dan
wilayah laut sekitar. Posisi Kamcatka
ini juga berbatasan langsung dengan
Samudra Pasifik sehingga wilayah Samudra
Pasifik itu sangat rentan mengalami
tsunami. Nah, pernah terjadi beberapa
kali bencana besar di sana seperti
tsunami tahun 1713,
tahun 1923, tahun 1925. Yang terbaru
gempa kemarin nih yang terjadi akibat
gempa sabduksi di lepas pantai Kamcatka
ini. Gempa sabduksi ini sendiri adalah
gempa yang terjadi ketika dua lempeng
tektonik bertemu dan salah satu lempeng
ini menyusup ke bawah lempeng lain. Dari
peristiwa ini kita bisa lihat, Geng,
kalau gempa yang terjadi di Kamcatka
enggak cuma berdampak pada mereka doang
atau di Rusia doang, tapi berpotensi ke
berbagai wilayah yang ada di kawasan
Pasifik.
Seperti yang gua sebutkan sebelumnya,
secara geologis kancapka ini kan menjadi
salah satu kawasan paling aktif ya di
dunia. Semenanjung ini dikelilingi oleh
rangkaian gunung api yang membentuk
busur vulkanik Kuril Kancatka sepanjang
2000 km. Ada sekitar 160.000 gunung api
yang aktif di wilayah ini. 29 di
antaranya masih aktif banget termasuk
yang namanya Kluevskoi, gunung berapi
terbesar di Yurasia. Beberapa di
antaranya ada yang namanya Karimski,
terus ada Shiveluc, terus ada Bezimiani
yang mana ini tercatat meletus secara
berkala dalam dua dekade terakhir.
Letaknya juga menjadi titik pertemuan
dengan batas lempeng tektonik yang
menjadikan Kamcatka menjadi titik yang
rawan. Kombinasi dari itu semua yang
menyebabkan Kamcatka ini berada di dalam
jalur Ring of Fire yang mana ini menjadi
zona paling mengerikan, paling aktif
secara seismik di muka bumi ini. Nah,
yang menarik nih ya, gempa ini juga
memicu letusan Gunung Cliu Chevskaya
Sopka. Wah, susah banget namanya. Tapi
koreksi gua kalau gua salah dalam
pengucapan nih. Nah, yang mana ini
gunung merupakan salah satu gunung
berapi paling aktif lah di Kancapka itu.
Oke, setelah gua menjelaskan mengenai
bagaimana gempa di Rusia ini bisa
terjadi, sekarang kita bakal membahas
terkait dampak yang ditimbulkan dari
gempa tersebut dan bagaimana kondisi
Rusia pasca gempa ini. Mereka kan lagi
perang ya. Apakah ini berpengaruh buat
mereka? kita bahas.
Jadi, Geng, yang pertama akan kita bahas
adalah dampak pada pelabuhan Savero
Kurils di Semenanjung Kamcatka. Tempat
tersebut menjadi salah satu titik paling
terdampak dari gempa bumi dahsyat yang
mengguncang Rusia pada tanggal 30 Juli
2025. Gempa berkekuatan 8,7 sampai 8,8
skala ritter ini memicu tiga gelombang
tsunami berturut-turut, Geng. dengan
gelombang ketiga tercatat sebagai yang
paling besar dan merusak. Menurut
laporan dari Kompas.com nih ya dan juga
detik Finance nih nih gua dapat info
dari sana. Tsunami tersebut menghantam
langsung infrastruktur pelabuhan dan
menyebabkan kerusakan serius pada
dermaga, fasilitas bongkar muat, dan
bangunan-bangunan di sekitarnya.
Kapal-kapal yang sebelumnya ya terikat
atau ee menepi di pelabuhan itu tercabut
semua dan tambatannya itu ya itu kan
terparkir dengan tertambat gitu. Nah,
tambatannya itu terseret arus sampai ke
arah selat. Beberapa di antaranya
dilaporkan sampai hilang dan rusak,
Geng. Dan salah satu pabrik pengolahan
ikan yang terletak di kawasan pelabuhan
juga sampai tenggelam akibat gelombang
tinggi tsunami. Meskipun seluruh
karyawannya ya berhasil dievakuasi
sebelum tsunami datang. Rekaman televisi
pemerintah Rusia bahkan menunjukkan
puing-puing bangunan itu terapung di
laut. Memperlihatkan betapa dahsyatnya
dampak yang ditimbulkan. Jujur aja nih
gua sebagai anak korban tsunami ya.
Karena kan gua dulu di Aceh ya ngelihat
kayak gini tuh merinding trauma gitu,
Geng. Ngebayangin gimana mengerikannya
tsunami itu. Hah. Nah, terus, Geng,
kerusakan pelabuhan di Rusia ini tidak
hanya berdampak ee dari fisiknya aja,
tapi juga menimbulkan gangguan ekonomi
yang signifikan di sana. Savero Kurils
itu dikenal sebagai kota pelabuhan yang
bergantung pada sektor perikanan sebagai
tulang punggung ekonomi mereka. Dengan
rusaknya fasilitas pengolahan ikan ya
dan terganggunya jalur distribusi gitu
ya, aktivitas ekspor hasil laut dan
logistik terhenti selama beberapa hari.
Pemerintah Rusia itu belum merilis angka
resmi kerugian dari kasus ini. Namun
laporan menyebutkan kalau kerusakan
pelabuhan menjadi salah satu aspek
kerugian material paling besar bagi
Rusia dari bencana ini. Dan selain itu,
lima kem peselancar yang berada di zona
rawan tsunami itu turut dievakuasi oleh
Kementerian Darurat Rusia sebagai
langkah mitigasi. Nah, pemerintah
setempat juga mempersingkat jam kerja
instansi pemerintahan dan menutup
sementara beberapa fasilitas kesehatan
untuk pemeriksaan struktural.
Rekaman drone yang dibagikan oleh
layanan geofisika Rusia itu menunjukkan
puing-puing bangunan dan peralatan
industri itu sampai mengapung di laut.
memperlihatkan skala kehancuran yang
terjadi di kawasan tersebut dan evakuasi
terhadap lebih dari 2.400 warga di
distrik Savero Kurilski itu dilakukan
secara cepat dan terkoordinasi termasuk
pekerja industri yang berada di zona
pesisir. Nah, terus geng selanjutnya
salah satu yang paling mencolok ya dari
kejadian ini adalah runtuhnya sebagian
formasi batuan Tribrata, ikcon alam dan
simbol spiritual masyarakat Kamcatka.
Gempa berkekuatan 8,7 skala rich ini
menyebabkan retakan besar pada struktur
batuan yang selama ini menjadi latar
belakang foto wisatawan dan tempat
ritual lokal. Bagian puncak dari salah
satu pilar batu itu dilaporkan runtuh
sampai ke laut. Nah, tidak jauh dari
sana pulau Ansiverov yang dikenal
sebagai habitat satwa liar dan situs
geologi purba juga mengalami kerusakan.
Batu-batu besar dilaporkan jatuh dari
tebing saat gempa terjadi dan memicu
kepanikan di antara koloni singa laut
yang ada di sana yang menghuni pesisir
pulau tersebut. Video yang direkam oleh
tim geofisika Rusia itu juga menunjukkan
hewan-hewan itu menyelam serentak ke
laut saat getaran terasa gitu, saat
gempa. Nah, seolah mereka itu ee apa ya?
Udah dapat ininya lah, udah dapat kode
alamnya gitu.
Dan kalau kita tarik pelajaran dari
peristiwa ini, maka jelas bahwa
kesiapsiagaan edukasi publik dan sistem
peringatan dini adalah kunci utama di
dalam menghadapi bencana alam. Nah, dari
Rusia kita bisa belajar. Mereka
menunjukkan bahwa dengan koordinasi
cepat, teknologi yang terintegrasi dan
masyarakat yang terlatih bahkan gempa
sebesar ini bisa dihadapi tanpa ada
korban jiwa. Padahal kalau dipikir-pikir
ya yang menjadi korban itu adalah
masyarakat pesisir yang notabandnya
mungkin kebanyakan nelayan, tapi mereka
menghargai nyawa segitunya. Coba kalau
di negara kita nelayan karena peduli.
Kalau orang-orang pejabat baru yang
diselamatkan nomor satu. Tapi kalau
nelayan ya kayak dianggap ya udahlah
mungkin bisa berenang, mungkin bisa
survive dengan air laut gitu kali. Dan
harusnya kita belajar ya Indonesia kan
sebagai negara yang juga berada di zona
Megatras atau cincin api Pasifik ini
perlu terus memperkuat sistem
mitigasinya, memperluas simulasi
evakuasi dan membangun budaya tanggap
bencana di semua lapisan masyarakat. Ya,
tapi kan kalau hal-hal begini nih
sebenarnya tuh butuh biaya besar ya. ya,
butuh biaya besar, biaya pelatihan,
biaya untuk perawatan alat-alatnya, beli
alatnya butuh dirawat. Nah, biasanya
kalau bencana itu belum terjadi ya
biaya-biaya untuk penanganan kayak gini
kan nganggur tuh ya kan. Karena bencana
kita enggak tahu kapan bisa terjadi,
kapan aja bisa terjadi gitu ya. Nah,
tapi karena dananya nganggur biasanya
dananya dikorupsi kalau di negara kita.
Jadinya apa? Ketika bencananya datang
kita enggak siap. Enggak siap sebelum
bencana, enggak siap setelah bencana.
Setelah bencananya tuh kayak apa? Ya,
misalkan kayak bantuan e memperbaiki
fasilitas yang udah hancur, enggak siap.
Kenapa? Ya, duitnya udah keburu
dikorupsi. Itulah yang terjadi di negara
kita.
Tadi kita sudah menyinggung kalau
negara-negara lain juga diperingatkan
perihal gempa dan potensi tsunami yang
akan terjadi. Ya, salah satunya adalah
Jepang. Sekarang kita akan membahas dan
melihat bagaimana kondisi Jepang,
bagaimana mitigasi yang dilakukan oleh
pemerintah Jepang ketika peristiwa ini
terjadi. Kita bahas.
Jadi, Geng, setelah mendapatkan
peringatan akan adanya gempa di Rusia
dan berpotensi terjadi juga di beberapa
negara, Jepang di saat itu langsung
melakukan berbagai penanganan.
Kota-kota, desa-desa, serta reaktor
nuklir itu langsung dievakuasi. Warga
Jepang juga dikagetkan dengan adanya
sirena tsunami yang berbunyi. Bandara
ditutup sementara dan para pekerja
kantoran dengan cepat menuju lantai yang
lebih tinggi di kota-kota pesisir saat
Jepang diketahui berada di dalam ancaman
tsunami menyusul gempa yang ada di
Rusia. Nah, kalau kita bicara tentang
tsunami ya namanya aja itu udah dari
bahasa Jepang dan memang orang Jepang
tuh kayak udah terbiasa gitu loh, Geng,
dengan tsunami ini. Jadi mereka tuh
penanganannya itu ya cepat mereka tahu
harus ke mana. Dan bahkan
bangunan-bangunan mereka itu sudah
banyak yang dirancang untuk bisa
bertahan di tengah-tengah bencana kayak
gitu. Di saat itu, Geng, Badan
Meteorologi Jepang yang disingkat dengan
JMA itu memperingatkan bahwa gelombang
tsunami dengan ketinggian sampai 3 m itu
berpotensi menghantam sejumlah kawasan
pesisir timur di Jepang. Nah, JMA juga
menyebutkan bahwa peringatan ini enggak
akan segera dicabut karena potensi
gelombang susulan yang masih sangat
mungkin terjadi. Di dalam siaran pers,
ya, JMA juga mengatakan bahwa gelombang
susulan dengan ketinggian yang lebih
besar bisa tiba berjam-jam setelah
gelombang awal. Awalnya JMA itu
mengeluarkan peringatan tsunami di jam
037 pagi waktu setempat dengan kekuatan
gempa sebesar 8,0 skala Rter. Namun
informasi itu direvisi tuh oleh JMA
dengan memperingatkan kekuatan gempa
yang jauh lebih besar yaitu sekitar 8,7
skala register dan meningkatkan
peringatan tsunami pada jam 0940 pagi
waktu setempat. Nah, jadi keos bangetlah
di saat itu.
Oleh karena itu, Geng, pihak berwenang
Jepang sudah meminta warga yang berada
di sepanjang pesisir Pasifik, terutama
di wilayah seperti Iwate, Miagi,
Fukushima, Ibaraki, serta Chiba untuk
segera dievakuasi ke tempat yang lebih
tinggi. Dan benar aja, Geng, enggak lama
dari peringatan itu, gelombang air laut
udah mencapai daratan Jepang. Dan hingga
menjelang sore hari di Jepang, ombak
besar sudah mencapai daratan di daerah
Kuji setinggi 1,3 m. Dan dilaporkan ada
satu korban jiwa akibat peristiwa ini.
Nah, namun enggak ada kerusakan besar
yang terjadi di sana. Dan pihak JMA juga
kembali memberitahukan bahwa tsunami
setinggi 40 cm sudah terdeteksi di 16
lokasi ketika gelombang bergerak ke
selatan di sepanjang pantai Pasifik dari
Hokkaido sampai tepat di timur laut
Tokyo. Dari informasi lainnya, gelombang
setinggi 60 cm terpantau di Hokido dan
juga kuji di prefektur Iwate sekitar jam
.00 siang yang mana durasinya itu lebih
dari 2 jam setelah gelombang pertama
tiba di pantai Jepang. Gelombang
setinggi 10 cm sampai dengan 50 cm juga
terekam di sepanjang pesisir Pasifik
dari Hokido sampai Okinawa. Dan akibat
dari tsunami ini, paus-paus jadi
terdampar. Ya, ikan paus banyak banget
terdampar di pantai Ciba Jepang. Yang
berarti kebayang, Geng, seberapa
besarnya gelombang tsunami di saat itu
yang ada di Jepang.
Terus seperti yang kita semua tahu ya,
bahwa mitigasi Jepang itu merupakan
salah satu yang terbaik, bahkan bisa gua
bilang paling baik di muka bumi ini ya.
Karena memang wilayah mereka itu
merupakan lokasi yang berada di
lingkaran api Pasifik dan pertemuan
empat lempeng tektonik utama. Di dalam
bencana ini, pemerintah Jepang melakukan
langkah cepat. Begitu gempa berkekuatan
8,7 skala richter mengguncang
semenanjung Kamcatka dan memicu
peringatan tsunami lintas negara. Jadi
mereka tuh udah wah udah segera
mengambil langkah antisipasi lah di saat
itu. Dan berdasarkan laporan, lebih dari
356.000 Ibu warga Jepang diperintahkan
untuk segera mengungsi dari wilayah
pesisir timur yang berpotensi terdampak
tsunami. Perintah ini mencakup
setidaknya enam prefektur termasuk
Hokaido dan Miagi. Nah, koordinasi
tingkat nasional pemerintah Jepang itu
membentuk posco krisis nasional di bawah
koordinasi kantor perdana menteri yang
bertugas memantau situasi dan
mengkoordinasikan evakuasi serta
pengamanan infrastruktur vital. Di saat
yang sama dibentuklah satuan tugas untuk
bisa membantu penanganan evakuasi, Geng.
Nah, juru bicara pemerintah yaitu
Yoshimasa Hayashi itu menyampaikan kalau
tidak ditemukan gangguan pada fasilitas
pembangkit listrik tenaga nuklir
termasuk di Fukushima yang sempat
menjadi perhatian utama.
Mereka juga enggak luput memperhatikan
transportasi dan infrastruktur sebagai
bagian dari pengamanan. 41 jalur kereta
api itu dihentikan sementara dan
landasan pacu udara ya yang ada di
Sendai itu ditutup untuk aktivitas
penerbangan dan ini dilakukan untuk
mencegah risiko tambahan dan
memfasilitasi proses evakuasi warga ke
tempat yang lebih aman, Geng. Bahkan ya
sistem peringatan dini ee tsunami Jepang
itu aktif secara otomatis dengan sirena
berbunyi di kota-kota pesisir dan
informasi disebarkan melalui media
nasional seperti NHK. Pemerintah juga
memperluas cakupan peringatan dari
wilayah terbatas menjadi hampir seluruh
pesisir timur Jepang yang berbatasan
langsung dengan Samudra Pasifik. Jadi
penanganannya sesatset itu meskipun
terlihat cukup berlebihan tapi dari
pemerintah Jepang ini kita bisa
mengetahui bahwa secara keseluruhan
respon pemerintah Jepang ini dinilai
sangat cepat. Mungkin kalau menurut kita
eh lebai banget gitu ya kan gempanya di
Rusia sana dan tsunaminya enggak begitu
besar sebenarnya ke Jepang ya. Tapi
tetap cepat tanggapnya pemerintah Jepang
itu keren banget. Terkoordinasi juga dan
berbasis protokol mitigasi bencana yang
sudah teruji. Bahkan banyak negara yang
memuji bagaimana sigapnya pemerintah
Jepang dan sistem mitigasi yang
dilakukan. Mereka sadar bahwa peringatan
dini sangat berperan penting dalam
keselamatan warga. Tapi ya tsunami ini
kan enggak cuma terjadi di Jepang, tapi
juga di Amerika, tepatnya di California
dan juga Hawai. Sekarang kita bakal
masuk nih ke dalam pembahasan bagaimana
sih kondisi tsunami di Hawaii dan
California. Bisa-bisanya ya gempanya di
Rusia musuhnya Amerika tapi Amerika juga
terkena dampaknya. Kita bahas.
Jadi geng, salah satu website yaitu si
NBC menyoroti dampak dari gempa Rusia
yang efek dari tsunaminya itu sampai ke
Amerika Serikat, khususnya daerah Hawaii
dan California beberapa jam setelah
kejadian. Di Hawai, gelombang tsunami
tercatat mencapai 4,9 kaki atau sekitar
1,5 m di atas permukaan laut normal.
Pemerintah negara bagian itu langsung
mengeluarkan perintah evakuasi menutup
bandara Mawi dan mereka juga
menghentikan sementara semua penerbangan
dari maskapai Hawaiian Airlines dan
Alaska Airlines. Gubernur Jos Green itu
menyatakan bahwa meskipun tidak ada
gelombang besar yang melanda daratan
utama, status all clear itu belum bisa
diberikan hingga beberapa jam
setelahnya. Warga dan wisatawan itu
terlihat berbondong-bondong meninggalkan
pelabuhan Alawai di Oahu. Menciptakan
kemacetan saat mereka mencari tempat
yang aman.
Sementara itu ya, Geng. Di California,
tsunami juga terdeteksi di area Cove
dengan ketinggian mencapai 1,6 kaki,
yaitu kurang lebih 0,5 m di atas
permukaan laut. Meski relatif kecil,
National Tsunami Warning Center tetap
mengeluarkan peringatan agar warga di
pesisir tetap waspada terhadap perubahan
permukaan laut dan arus kuat di
pelabuhan serta di ee daerah
pinggirannya itu, Geng. Pemerintah belum
membuka kembali zona evakuasi dan
meminta warga untuk menjauhi garis
pantai. Kalian bisa bayangin ya, betapa
keosnya orang-orang di Amerika di saat
itu yang tinggal di dekat pantai. Mereka
berbondong-bondong mencari tempat
evakuasi setelah mendapatkan peringatan
tersebut. Kontroversi yang terjadi nih,
Geng. Ketika itu yang menyeret namanya
Oprah Winfrey yang mana ya jadi ada
tuduhan yang ditujukan kepada Oprah. Hal
ini disebabkan karena dia diduga menutup
jalan pribadi punyanya dia yang
membentang di wilayah Maui, Hawai. Dia
dikecam karena jalan pribadinya itu bisa
jadi jalur alternatif untuk bisa
mempercepat proses evakuasi warga menuju
tempat yang lebih aman. Tapi kayak orang
pelit gitu loh. Dia kayak orang tinggal
di gang pelit gitu loh. Dan karena
ditutup inilah warga yang ada di sekitar
sana harus mengambil rute atau jalur
evakuasi yang jauh gitu. Aksi oprah ini
tentunya menimbulkan kecaman dari
netizen yang menyebutkan apa yang dia
lakukan itu tidak berpri kemanusiaan dan
tidak mencerminkan empati terhadap
sesama. Pelit banget. Nah, kurang dari 4
jam ya, Geng, ya. Peringatan tsunami di
Hawaii diturunkan yang tadinya berbentuk
peringatan menjadi imbauan. Di pagi
harinya imbauan tersebut dicabut oleh
pihak berwenang dan enggak ada laporan
yang terjadi ee soal kerusakan di sana
atau ya yang mengerikan enggak gitu ya.
Sedangkan di wilayah pesisir California,
Oregon, serta Washington itu juga sudah
membatalkan imbauan mereka terkait
potensi terjadinya tsunami. Jadi cuma
sedikit doang yang kena di sana. Tapi
meskipun begitu ya, Menteri Keamanan
Dalam Negeri mereka yang bernama Kristin
Noim itu meminta kepada para penduduk
yang tinggal di daerah pesisir untuk
tetap berhati-hati dan mewaspadai
kerusakan yang ditimbulkan pasca gempa
di Rusia sembari pihak berwenang
memantau terus perkembangan aktivitas
tektonik di Hawai dan juga di Alaska
serta California. Dan selain itu,
pejabat manajemen darurat negara bagian
di Hawai ya mengatakan bahwa kemungkinan
banjir besar tidak akan terjadi. Hanya
saja ya mereka tetap menghimbau warga
untuk berhati-hati ketika mereka berada
di dalam atau di dekat air. Sebagai
bentuk pencegahan mereka dihimbau untuk
menjauhi pantai, garis pantai, dan
jangan sama sekali mendekat ke laut.
Nah, saat ini nih, Geng, California,
pantai-pantai di Los Angeles sudah
dibuka kembali dan peringatan tsunaminya
sudah dibatalkan untuk wilayah di San
Diego atau Orange gitu, ya. Dan
peringatan untuk sebagian besar garis
pantai negara bagian juga sudah dicabut.
Namun, wilayah dari perbatasan Oregon di
selatan sampai perbatasan wilayah antara
Humbold dan juga Del Norte itu tetap
berada di dalam status peringatan. Nah,
jadi enggak terlalu parahlah di Amerika.
Sekarang kita bakal bahas nih dampaknya
ke negara kita Indonesia. Gimana nih
dampak gempa Rusia ke Indonesia?
Jadi geng, efek dari gempa yang terjadi
di Rusia ini ya ternyata juga berdampak
ke negara kita. Diketahui ada 13 wilayah
di Indonesia yang terdampak tsunami.
Namun tsunaminya yang berimbas ke
Indonesia kecil banget. Tingginya enggak
sampai 1 m. Dari catatan BMKG ya melalui
sensor muka laut ke-13 wilayah itu
adalah Jayapura DOC 2 yaitu sebesar 0,2
m pada pukul 141. Lalu ada pelabuhan
Tapaleo Halmahera Tengah yaitu 0,06 m
pada pukul 1415 dan wilayah Sarmi yaitu
0,2 m pada pukul 14.20 dan juga di
wilayah Sorong yaitu 0,2 m pada pukul
14.35 dan daerah Depre Jayapura 0,2 m
pada pukul 14.45 45 dan wilayah Sausapor
setinggi 0,2 m pada pukul 15.04. Terus
ada lagi pelabuhan Beo, T Laut dan juga
masih banyak lagi. Ini kalian bisa lihat
sendiri nih sampai Manado ya ada tuh.
Nih gua terain datanya.
Tapi yang gua lihat nih, Geng, ya.
Respon orang Indonesia ketika mendengar
kabar bahwa akan terjadi tsunami itu
enggak seheboh orang-orang di luar
negeri. Bukannya langsung mengambil
langkah mitigasi dengan menyelamatkan
diri ke tempat yang lebih tinggi, orang
kita justru kelihatannya santai-santai
aja. Bahkan nih, Geng, yang gua dapatkan
di sebuah video di mana di video
tersebut terlihat ada orang-orang yang
berkumpul untuk live nyanyi. Padahal di
momen tersebut air laut sudah mulai
terlihat turun. Air laut mulai turun
atau surut ini menjadi tanda kalau air
tsunami akan segera datang karena dia
kering dulu. Tuh, kering dulu. baru
diterjang. Karena waktu di Aceh juga
sama tuh laut kering, Geng. Baru after
itu airnya gede banget. Nah, tapi
orang-orang di live ini seolah enggak
peduli. Mereka masih aja lanjut nyanyi.
Kita juga bisa lihat dari videonya kalau
netizen juga pada komen agar si
orang-orang yang ada di live itu untuk
segera menyelamatkan diri. Tapi mereka
kayak ya udah santai aja. Nah, selain
ada yang nyanyi di video yang sama juga
terlihat ada pria yang sedang mengambil
foto dengan pemandangan air laut yang
sudah surut. Dari informasi yang gua
dapat ya, video tersebut berada di
daerah Gorontalo. Nah, terus geng, ada
juga potongan live yang gua lihat di
TikTok yang memperlihatkan ada seorang
pria yang justru berlayar ke tengah laut
untuk melaporkan jika sewaktu-waktu
tsunami beneran datang. Yang enggak
habis pikirnya, dia malah menghitung
mundur tsunaminya. Jadi, dibuat kayak
bercanda. Kalau dari video itu
disebut-sebut lokasinya berada di
Manokuari.
Nah, itu dia geng pembahasan kita hari
ini ya tentang gempa tsunami dari Rusia
ini. Ternyata berdampaknya enggak cuma
di daerah mereka tapi sampai ke Jepang,
Amerika, dan bahkan Indonesia. Untungnya
beberapa negara tidak ee sebesar
di Rusia lah ya dampak dari tsunami
tersebut. Gimana menurut kalian tentang
pembahasan kita hari ini? Coba
tinggalkan komentar di bawah.