Transcript
QIp8dwAlTvA • P DIDDY DINYATAKAN TIDAK BERSALAH? UANG BERBICARA !
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1483_QIp8dwAlTvA.txt
Kind: captions Language: id Geng, ada babak baru dari kasusnya PDD. Ya, terakhir kali kita bahas informasi terbaru tentang PDD itu sekitar sebulan lalu di mana skandalnya PDD ini sudah masuk ke dalam tahap persidangan dan sudah ya memanggil atau menghadirkan beberapa saksi. Salah satunya adalah Kie Ventura, mantan pacar sekaligus korban dari kasus ini yang mana dia menuntut PDD atas segala ee perlakuan yang enggak baik. Mulai dari pemaksaan agar mau menuruti fantasinya PDD memaksa Cie untuk ikut pesta menyimpang dan ya kekerasan yang dia alami mau itu fisik, psikis, dan lain sebagainya yang dilakukan oleh PDD selama bertahun-tahun. Sebelumnya juga disebutkan ada 120 pria dan juga wanita yang mengaku menjadi korban dari PDD. Kemudian di pembahasan gua kemarin juga menyebutkan ada seorang pekerja pria yang bernama Daniel Philip yang memang dibayar oleh PD untuk berhubungan dengan Cie. Dalam persidangan juga Daniel ini bersaksi ketika itu dia memang melihat PD berperilaku kasar kepada Kie seperti ya itulah menjambak, menyeret dan lain-lain. Dan setelah Kie dan Daniel memberikan kesaksian, ada beberapa saksi juga yang akhirnya ikut dipanggil oleh polisi, Geng. Ada yang pernah jadi karyawan PD, ada juga mantan pacar dari Kie yaitu Kid Kadi yang mana dia memberikan kesaksian di dalam persidangan. Dari semua kesaksian itu ya mereka semua mengaku pernah melihat PD melakukan kekerasan terhadap Cie serta menjalankan pesta yang bernama Freak Off. Tapi geng yang mengejutkannya adalah PDD di dalam kasus ini ternyata malah dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan dari empat tuduhannya kecuali tuduhan prostitusi. Nah, kenapa bisa nih PDD ini bebas? Kita akan bahas di dalam pembahasan kali ini. Langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry. [Musik] Geng, geng. Jadi, Geng, sebelum gua bahas kenapa PDD bisa terbebas dari tuduhan e lainnya selain prostitusi, kita akan bahas dulu nih, Geng, beberapa saksi yang dipanggil ke pengadilan selain Kie dan Daniel. Karena setelah mereka ada lagi, Geng yang dipanggil. Nah, jadi kita langsung masuk ke dalam pembahasan beberapa kesaksian yang memberatkan PDD. Jadi, geng salah satu yang dipanggil itu bernama Israel Flores. Dia ini adalah seorang penjaga keamanan di Hotel Intercontinental Los Angeles yang menjadi lokasi tempat di mana PDD melancarkan aksi kasarnya terhadap Kie pada tanggal 5 Maret tahun 2016. Israel ini mengaku pada saat itu dia menerima laporan mengenai seorang wanita yang sedang dalam kondisi tekanan kesulitan dan Israel ini langsung naik ke lantai 6 di mana wanita tersebut berada. Ketika sampai di lantai itu ya dia melihat PD dan Kie tepat di depan lif. Israel ini mendeskripsikan bagaimana pemandangan ketika dia melihat PD dan Kie. Dia bilang kalau PD seperti menunjukkan tatapan mata iblis katanya. Dan PD cuma diam melihat Israel ke arah Israel. Dan sementara Israel melihat ke arah Kie di mana di saat itu Kie sudah terlihat matanya lebam seperti habis ditonjok. Nah, ketika dia melihat kondisi Cie yang kayak gitu, dia langsung membawa Kie keluar dari hotel. Setelah itu, Israel mengaku kalau PD mencoba menawarkan uang kepada si Israel sebagai uang tutup mulut. Uang tersebut diberikan kepada Israil agar rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi yang dilakukan oleh PDD itu tidak disebarkan. Namun uang tersebut ditolak oleh si Israel enggak diterima sama dia. Dan selama kesaksian si Israel ini, Jaksa mengajukan bukti berupa beberapa video mengenai dugaan penyerangan yang memperlihatkan ketika PDD mencengkeram leher Kie ya badan Cie dan melempar dia jatuh ke lantai. Terus sempat diseret juga. Nah, pengacara PDD berpendapat bahwa video tersebut bisa mempengaruhi pihak juri secara enggak adil. Tapi hakim memutuskan untuk tetap memperbolehkan juri melihat video-video tersebut. Nah, pengacara PDD juga mencatat bahwa perkataan dari Israel yang menyebutkan kalau PD menunjukkan tatapan jahat itu enggak tertulis di dalam laporan sebelumnya mengenai insiden tersebut. Nah, kemudian geng selain si Israil tadi ada lagi nih seorang een federal di investigasi keamanan dalam negeri yang bernama Yasmin Binda. Dia ini bersaksi mengenai penggeledahan yang dia lakukan di kamar hotel PD enggak lama setelah dia ditangkap pada bulan September 2024. Menurut kesaksian si Yasmin ini, penyidik di saat itu menemukan uang tunai sebesar 9.000 AS yang kalau dirupiahkan sekitar R5 juta. Selain itu, ada sebuah ee obat-obatan yang hasil ujinya menunjukkan positif mengandung MDME dan ketamin. Lalu, ada juga beberapa barang seperti pelumas, baby oil yang menurut kesaksian lain itu digunakan ketika PDD melangsungkan party freak off. Gil. Kesaksian selanjutnya datang dari Down Richard yang merupakan mantan anggota grupnya PD yaitu Danity. Kan ini ya bilang kepada juri bahwa dia melihat secara langsung saat PD menyerang Kie pada beberapa kesempatan termasuk ketika tahun 2009 di Los Angeles di mana pada saat itu Cie sedang memasak untuk sarapan. Nah, Down juga bercerita PD itu turun ke lantai dan marah-marah dengan emosi ya sambil bilang nih ke si Kie di mana telur telurnya gitu. Telur buat sarapan. Dan PD juga memberitahu Kie kalau dia enggak pernah melakukan apapun dengan benar alias kayak lu enggak pernah benar ya kerjanya gitu. Karena merasa kesal, PDD ini ya mencoba untuk menghampiri dan mengambil wajan yang berisi telur. Lalu dia gebuk kepalanya Cie dan sampai Cy-nya jatuh ke lantai. Nah, di saat itu Down juga mengatakan kepada juri kalau dia menyaksikan PDD meninju wajah Cie padahal di saat itu Cie masih berstatus sebagai pacarnya. Nah, dan kejadian itu ditekankan lagi terjadi pada tahun 2009 sebelum sebuah festival musik yang diadakan di Central Park. Nah, karena tinjuan PDD ini, wajah Cie sampai luka-luka sehingga dia harus menyembunyikannya menggunakan kacamata hitam dan juga make up supaya enggak dilihat sama publik. Nah, ketika dia melihat Casey yang menutupi wajah menggunakan kacamata hitam, Down dengan beberapa anggota Danity Kane yang lain ya, itu juga ikut-ikutan memakai kacamata hitam mengikuti Cie yang bagi mereka itu ditunjukkan sebagai kamuflase dan juga dukunganlah terhadap Kie supaya mereka bareng-bareng lah enggak terlihat aneh gitu. Nah, lalu Down juga cerita kepada juri kalau kekerasan yang dilakukan oleh PD jadi meluas nih ke tempat umum yang mana pada saat itu PD meninju perut Kie ketika sedang makan malam bersama dengan Asher, Neo dan salah satu pendiri dari Interscorp Records yang bernama Jimmy Yovin. Ya, Down bilang tuduhan itu di dalam gugatan perdata terhadap PDD. Tetapi ya pengacara PDD menekankan kalau pembicaraan down sebelumnya tentang makan malam itu tidak menyebutkan tamu-tamu penting yaitu Asher, Neo, serta Jimmy. Ya, intinya apa ya? Ya, pengacara sih ya. Dia tahu cari celahnya dibolak-balik gitu kan yang mana ya dia bilang, "Oh, lu cerita begana bogono, tapi di dalam laporan lu enggak ada tuh yang lu sebutkan tadi." Kayak gitu-gitulah pengacaranya. Nah, Geng, gua kan udah beberapa kali ya bahas tentang PDD ini. Kita juga udah tahu kalau seberapa berkuasanya dia dan pengaruhnya kuat banget di Amerika sampai kasusnya baru terungkap lama banget. Bahkan sekarang kabarnya dia juga ya cuma dikenakan satu jenis tuduhan aja ya. Semuanya karena apa? Ya, semuanya karena uang. Dan ya gua gak saranin kalian buat jadi kayak PDD ya, tapi dari sini kita belajar kalau memang ya secara finansial itu penting banget untuk kita perhatikan dan makanya di zaman sekarang semuanya rela untuk mencari nafkah mendapatkan uang sekalipun harus dengan menggunakan cara yang tidak halal ya kan mencuri atau korupsi gitu itu bahaya banget. Nah, dibandingin kalian pakai cara-cara yang enggak baik di sini gua pengen nyaranin kalian untuk pakai cara yang lebih halal aja. berusaha sendiri gitu ya, pakai e skill kalian untuk bisa menghasilkan rezeki gitu kan. Banyak caranya. Salah satu contohnya yang akan gua sampaikan ini. Tapi ingat ya sekali lagi gua selalu mengingatkan kalian bahwa ini hanya diperuntukkan untuk yang ingin belajar menjadi seorang trader. Lagi-lagi ya trader beneran ya. Bukan yang tebak-tebakan. bukan yang kayak apa ya ee mikirin naik turun kayak yang diajarin sama e IC ataupun Bank DS ya kan tahu kan yang kemarin ituinomo itu. Nah itu itu adalah binary option itu kalian disuruh nebak naik apa turun. Nah kalau itu tidak dibenarkan karena memang itu mendekati gambling gitu ya. Kita cuma disuruh mainin insting nebak-nebak dan ya kecurangannya sangat besar gitu. Nah, kalau yang gua sampaikan ini adalah sebuah platform yang sesuai dengan kalian yang ingin berprofesi menjadi seorang trader. Kalian bisa pantau di mana aja, kapan aja asalkan ada handphone dan internet. Dan profesi sebagai trader di mana pun di Indonesia, di dunia itu adalah profesi yang resmi gitu. Kalian boleh cek sendiri. Untuk belajar kalian bisa menggunakan modal atau dana yang kecil-kecilan dulu, yaitu kalian bisa mencoba di Phoenix. Fex ini sudah ada selama 12 tahun nih. Sudah berdiri selama 12 tahun menemani para trader dunia dan memiliki izin resmi seperti dari BAPT, JFX dan lain-lain. Nah, jadi enggak bodong-bodongan gitu. Dengan izin resmi ini, Fenex ini pastinya diawasi oleh lembaga resmi negara kita dan legal. Jadi, kalian enggak perlu khawatir. Nah, kalau kalian ingin menjadi seorang trader, kalian harus paham bahwa platform trade itu harus resmi dan itu ada ilmunya. Enggak asal tebak naik turun, enggak gitu gitu. Kalau misalkan kalian enggak punya pengalaman, ya sebelumnya enggak punya pengalaman, tenang aja. Tampilan dari interface PX ini simpel banget dan mudah untuk digunakan. Jadi cocok banget buat kalian yang pemula. Data dana kalian juga semua akan diamankan oleh Venex dan proses deposit serta penarikannya juga cepat dan pastinya tersedia layanan pelanggan selama 24 jam. Ini berguna banget buat kalian yang bingung kalau mengalami kendala dan bisa minta bantuan lewat fitur tersebut. Depositnya juga mulai dari 10 dolar aja. Dengan deposit segitu, kalian udah bisa mulai melakukan perdagangan di Phoenix. Yang bikin menariknya lagi, Phoenix itu punya fature yang namanya Phoenix starter pack. Starter pack ini adalah fature atau bonus spesial bagi semua pengguna. Mau kalian pengguna lama ataupun pengguna baru, mau kalian udah pro ataupun masih pemula, ya kalian akan mendapatkan beberapa keuntungan dari starter pack ini, yaitu analisis perdagangan dari para ahli, materi edukasi gratis, webinar gratis, dan pengumuman live session. Nah, masih banyak lagi di sana. Phoenix juga mempedulikan para penggunanya agar kalian juga paham gimana caranya menjadi trader. Banyak banget manfaat yang bisa kalian dapatkan kalau pakai Penex dan kalian berniat ingin jadi trader. Makanya gua katakan ya, Phoenix ini enggak cuma cocok untuk yang udah pro, tapi juga kalian yang baru mulai untuk menjadi seorang trader. Silakan manfaatkan kesempatan ini buat kalian yang mau memulai dan langsung aja scan QR yang ada di layar atau klik link yang ada di deskripsi, Geng. Sekarang kita lanjut ke kontennya. Nah, terus di tahun 2024 Down ini pernah menggugat PDD, Geng, atas tuduhan penyerangan, pelanggaran hak cipta, dan penahanan secara tidak sah. Down juga menuduh berbagai hal lain terhadap PDD seperti dia yang sudah ya meraba-raba tubuhnya berkali-kali, memaksa agar Down bekerja dalam kondisi yang enggak manusiawi dan lain-lainlah. PDD di saat itu membantah semua tuduhan tersebut. Dan pada bulan Mei, tim kuasa hukum PDD mengajukan permohonan agar kasus tersebut dibatalkan. Nah, pengacara PDD yang bernama Nicole West Moreland itu bilang kalau kesaksian Down mengenai dugaan penyerangan itu sudah beberapa kali berubah. Dia juga menyebutkan kalau Down ini bersaksi melawan PDD karena PDD sudah menghancurkan karir musiknya dengan membubarkan Danity Kane. Jadi kalau tuduhan dari pihak PD ya e mereka tuh kayak bilang, "Ah, si ini cuma syirik aja, iri, sakit hati sama PDD." Karena gara-gara PD bubarin grup itu dia enggak make it, dia udah enggak tahu cari makan lagi. Kurang lebih kayak gitu dari pihak PDD-nya. Nah, tapi menurut kalian gimana, Geng? Kesaksian dari Down itu apakah jujur atau dia memang ya sakit hati aja dan ngarang-ngarang cerita? Coba deh menurut kalian coba tinggalkan komentar di bawah. Terus, Geng, ada kesaksian berikutnya yang datang dari Kie Morgan yang merupakan mantan sahabat dari Cie. Di dalam persidangan, dia ini bersaksi atas dua kejadian di mana dia mengaku menyaksikan secara langsung PD menyerang Cie. Kie mengatakan pernah melihat PD memukul Cie di sebuah rumah yang disewa oleh PD di Hollywood Hills. Dan yang kedua terjadi ketika PDidi dan Cie berada di Jamaika. Carie itu sempat mendengar Cie berteriak dan Kie langsung pergi menuju ke lorong untuk memastikan kondisi Cie di saat itu. Dan Kie mendeskripsikan kalau lorong tersebut sangat panjang. Dan di saat itulah dia melihat PD serta Cie keluar dari kamar tidur utama dan Pididi menyeret Cie di lantai dengan menarik rambutnya. Kacau banget ya, Pididi ya. Kayak binatang loh diperlakukan pacarnya. Kemudian jaksa itu sempat bertanya ke Kie mengenai kejadian setelah insiden tahun 2016 saat PD diduga menyerang Kie. Nah, ceritanya Kie itu sesuai dengan kesaksian Cie di mana polisi datang setelah kejadian itu. Tapi Casey menolak untuk bekerja sama dengan polisi alias dia gak mau ngelaporin PDD. Ya mungkin karena di saat itu antara takut atau masih sayang banget sama PD, jadi dia kayak pas aja gitu. Bahkan dia enggak mau jujur tentang apa yang dialami kepada polisi. Yang jadi pertanyaannya ya kenapa Kie disebut sebagai mantan sahabatnya Cie? Nah, gimana ceritanya kok mantan sahabat gitu? Apa selama ini berteman bentar doang terus udah enggak teman lagi? Tapi kok KY-nya mau memberikan kesaksian gitu kan. Nah, ternyata di dalam persidangan ituie menjelaskan kalau pertemanan mereka berakhir pada tahun 2018 setelah Kie mengaku kalau PD mencoba untuk mencekik dia dan memukul dia dengan gantungan baju yang terbuat dari kayu. Alasan PD melakukan itu menurut kesaksian Kie agar Kie bisa memberitahu PD dengan siapa Cie berselingkuh. Jadi dipaksa gitu, Geng. Di sisi lain, Cie sembunyi di kamar mandi saat insiden tersebut terjadi dan Kie juga mengaku kalau dia mendapatkan uang sebesar 30.000 000 Amerika atau sekitar Rp485 juta dari PDD setelah dia mengancam akan menggugat apa yang PDD lakukan kepada dia. Nah, Kie juga mengatakan bahwa dia menandatangani perjanjian kerahasiaan sebagai imbalan atas uang tersebut. Dan karena itulah persahabatan dia dengan Cie jadi berakhir. Jadi Cie itu kayak mikir, "Ah, lu nukar kejujuran, lu nukar persahabadan kita dengan uang yang diberikan oleh PDD." Makanya Kie sakit hati sama si Kie ini. Tapi in the end of the day, dia tetap menjadi saksi bagi kasusnya Cie. Terus geng, ada lagi nih kesaksian yang datang dari David James yang merupakan mantan asisten pribadinya PDD. Dia ini cerita selama bekerja sebagai asisten pribadi PD dan menceritakan pengalamannya ketika pertama kali dia masuk ke kantor pusat Bad Boy Entertainment untuk interview kerja. David menjelaskan kepada juri berbagai tugas yang dia lakukan untuk PDD geng. Mulai dari mengisi perlengkapan di kamar hotel, membeli narkoboy sampai menjadi pribadi PD. Yang pada saat itu dia disebut membawa beberapa senjata api karena kondisi dia sedang berseteru dengan saingannya yaitu Su knight. Dan di momen yang sama itu PD ingin bertemu dengan Su juga. Jadi dia jaga-jaga jadi bawa pistol gitu. Nah, pihak juri di persidangan pertama kali mendengar mengenai dugaan pertemuan antara PD dan Susna dalam kesaksiannya Cie. Dan David mengatakan peristiwa itulah yang membuat David memutuskan untuk berhenti menjadi asisten pribadi PD karena merasa ketika bekerja dengan PDD nyawanya terancam. Ya ini orang problematik. Ke mana-mana bawa pistol ketemu sama Sus Knight yang jelas-jelas ini gangster besar. Bisa-bisa yang di dooror harusnya PD malah dia yang didoor. Makanya dia agak takut. Nah, selanjutnya geng ada seorang pria yang bernama Sai Heyes. Pekerjaannya itu adalah sebagai penghibur. Nah, dia ini disewa oleh PDD sekitar 12 kali. Nah, Syarai ini bercerita dia pernah pertama kali bertemu ya dengan PD dan juga Kie pada tahun 2012 yang mana pada saat itu dia disewa agar membantu menciptakan gerakan-gerakan yang eh gitu ya yang akan dipertunjukkan untuk sebuah acara ulang tahun PD. Dia bersaksi kalau Cie memerintahkan dia untuk datang ke Trump International Hotel and Tower yang ada di Central Park West Manhattan untuk menampilkan aksi yang enggak senonoh. Ketika Sara ini tiba di sana, Cie itu meminta dia untuk melumuri sekujur tubuhnya dengan baby oil. Sementara PDID menonton aksi Sarai tersebut. Sarai mengingat bagaimana e kondisi dan tata letak dari ruangnya yang mana dia bilang lampu di ruangan tersebut remang-remang. Semua perabotan ditutup menggunakan spray dan ada sebuah ruangan yang cukup luas di mana Syarai ini duduk dan PD duduk di seberangnya. Jadi kayak duduk-duduk hadap-hadapan gitu. Terus geng, ada sebuah mangkuk kecil yang diisi dengan baby oil. Sarai bercerita ketika itu PD tidak mengenakan sehelai benang pun di tubuhnya. Sesekali dia juga melampiaskan hasratnya sendiri. ya self service lah. Nah, selama Syarai ini menampilkan aksinya itu, PD juga memberikan arahan kepada Kie untuk menuruti fantasinya. Dan setelah pertemuan itu, Syarai dipanggil lagi, Geng selama kurang lebih 12 kali seperti yang gua katakan sebelumnya. Dan di dalam sekali pertemuan, Syarai bisa mendapatkan sekitar. 2.000 AS atau setara dengan 19 sampai Rp32 juta. Dan saat diperiksa kesaksiannya oleh pengacara PDD, Sarai mengaku kalau dia melihat Kie terkadang tersentak ketika mendapatkan perintah dari PDD. Namun kadang juga dia melihat kalau Kie tampak nyaman dan tidak merasa terancam sama PDD. Jadi kayak misalkan disuruh nih Kie kayak dia kaget gitu kayak aduh apaagi nih? Apalagi nih kayak gitu. Nah tapi sesekali Ky ini terlihat kayak nyaman-nyaman aja gitu kayak enggak ada tekanan enggak ada apa gitu. Apakah itu dia menyembunyikan ketakutannya kita enggak tahu. Dan kesaksian Syarai ini berpotensi untuk melemahkan pengakuan dari Kie sendiri yang mengatakan kalau selama ini PDD sudah memaksa dia untuk melakukan aksi yang enggak senonoh. Nah ini agak apa ya? pisau bermata dua lah. Bisa jadi memberatkan PDD, bisa jadi melemahkan pengakuan dari Kie. Nah, kurang lebih seperti itulah pengakuan dari Shai, si penari atau penghibur enggak senonoh ini. Nah, terus Geng ada lagi nih pengakuan dari seorang een federal yang bersaksi di dalam persidangan yang bernama Gerald Genon. Dia ini khusus dari investigasi Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat. Dia bersaksi kalau een federal menemukan bagian dari dua senjata ER15 dengan nomor seri yang dirusak. Senjata itu ditemukan tidak jauh dari sebuah tempat yang diduga menjadi tempat PD menyimpan berbagai barang-barang yang dia gunakan di dalam freak off seperti baby oil, pakaian dalam, high heills, dan mainan dewasa. Selain itu, Gerald juga bersaksi ya kalau petugas menemukan pistol yang masih penuh dengan peluru di dalam sebuah koper yang ditemukan di rumah PDIDD. Ada dokumentasi barang-barang lainnya yang ada di rumah PD yang diduga itu adalah narkoboy berbentuk pil, marihuana, dan obat-obatan lain. Narkoboy itulah yang diduga digunakan oleh PDD kepada wanita-wanita yang dia ajak ke freak off agar mereka kehilangan kesadaran dan bisa melakukan segala perintah PD selama berhari-hari tanpa merasa kelelahan sedikitp. Nah, jadi kesaksiannya berlapis-lapis semakin banyak dan enggak berhenti sampai di situ aja. Ada kesaksian lagi dari mantan asisten pribadinya PDD yang bernama George Kepen. George ini bekerja selama 15 tahun, Geng. Tapi dia akhirnya keluar dari pekerjaannya dengan PDD karena merasa sudah enggak bisa lagi menangani masalah PDD yang selalu melakukan kekerasan. George ini bilang kalau dia melihat kekerasan yang dilakukan oleh PD di dalam tiga kejadian. Salah satunya terjadi ketika PD memanggil George ke kamar tidur PDidi dan melihat di sana ada Casey yang sedang menangis dan mukanya udah memar-memar. Terus George juga ngelihat BD memegang gelas whisky di atas kepala Cie ya selama penerbangan ke Las Vegas. Kasar banget. Dan insiden lainnya terjadi pada tahun 2015 ketika PD sedang dalam kondisi yang emosi melemparkan sebuah apel ke arah pacarnya yang lain. Jadi pacarnya enggak cuma Kie, ada yang lain lagi. Nah, dia lempar apel itu ke pacarnya itu. Dan George juga memberitahu kalau dialah yang menyiapkan dan membersihkan kamar hotel setelah Bididi menginap di sana. Dan dia juga mengatakan kalau dia sering sekali cuma diberikan waktu selama beberapa jam aja untuk menyiapkan kamar dan disuruh untuk membawa tas yang berisi barang-barang seperti lilin, baby oil, pelumas, pengeras suara, dan pakaian ganti. Dan ketika PDI sudah selesai dengan aksinya, George yang membersihkan kamar tersebut. Karena Pidi khawatir kalau staf hotel yang membersihkan kamarnya, mereka mungkin akan mencoba menjual video yang nantinya mereka rekam sendiri tentang apa saja yang dilakukan oleh PDD. Jadi kayak ketika ada yang bersih-bersih ya, ada yang iseng ngerekam, "Wah, ini PD ngelakuin ini nih, ngelakuin ini." Nah, terus entar kesebar dijual videonya ke para Papa Razi atau media gitu. Nah, makanya PD enggak mau. Dia maunya anggotanya aja yang ngebersihin. Nah, kurang lebih itu salah satu langkah PD untuk menyembunyikan aksinya selama ini. Terus, Geng, selanjutnya ada pengakuan dari Scott Meskadi atau Kitk Cadi. Dia ini mantan pacar dari Casey. Di dalam persidangan dia itu cerita ketika dia menjalani hubungan dengan Kie, hubungan mereka itu enggak tenang karena selalu mendapatkan ancaman dari PDD. Ketika berpacaran dengan Cy, Kitkadi ini bilang bahwa dia mendapatkan panggilan telepon yang tiba-tiba dari Cie. Cie ngasih tahu dia kalau PD sudah tahu mengenai hubungan mereka berdua. Dan setelah mendapatkan kabar itu, Kitkadi bilang kalau dia akan menyebut Kie. Dan enggak lama dari itu, Kitkadi mendapatkan telepon dari asistennya PD dan memberitahukan kalau PIDDidi sudah berhasil membobol rumahnya Kitkadi. Gila banget ya, toxic parah ini orang. Dan Kitkadi langsung pulang ke rumahnya, tapi di sana dia enggak menemukan adanya PDD. Ya, itu cuma sekedar ancaman gitu. Meskipun memang pada saat itu terlihat kalau seperti ada yang masuk ke rumahnya dia. Dan hal ini bisa dilihat dari kado-kado Natal yang dia beli untuk keluarganya yang awalnya sudah dibungkus rapi tapi kondisinya udah acak-acakan terbuka. Anjingnya dia juga ditemukan terkunci di dalam kamar mandi yang artinya berarti ada orang yang masuk ke rumahnya dia dan di saat itu dia merasa khawatir PD bakal bertindak lebih jauh lagi dan Kitkadi melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Nah, jadi segila itu tuh PD tuh dia enggak ada takut-takutnya, Geng. Dan waktu itu C ini juga pernah bersaksi kalau PDD mengancam akan meledakkan mobil milik Kitkadi. Nah, dalam kesaksian Kitkadi, hal ini beneran terjadi, Geng. Di awal tahun 2012, di saat itu atap mobil Porsche-nya dipotong oleh seseorang untuk meletakkan bom molotov yang menyala ke dalam mobil. Akibatnya, mobil Kitkadi jadi hangus terbakar sesuai dengan ceritanya Cie. Kacau banget ya. segila itu loh PD loh seberani itu dia. Dan kesaksian dari Kitkadi ini juga sejalan dengan cerita dari mantan asisten pribadinya PDD yang lain ya. E jadi asisten pribadinya kan banyak tuh. Nah, yang bercerita ini namanya Capricorn Clark. Dia ini cerita nih pada dini hari tanggal 22 Desember tahun 2011, PD itu datang ke apartemennya dengan membawa pistol dan memaksa dia untuk pergi bareng PD ke rumah Kitkadi. Clark ini sempat nolak, tapi PD tetap maksa agar Clark mau ikut. Mau gak mau Klat itu nurut, Geng. Soalnya PDD memegang senjata api. Dan ketika mereka sampai di rumah Kitkadi, Kitkadi ternyata gak ada di rumah. Dan sesuai dengan cerita Kitkadi tadi, dan Clark bersaksi kalau PDID memerintahkan dia dan pengawalnya dia untuk meyakinkan Kitkadi agar tidak melaporkan kepada polisi atas apa yang dilakukan oleh PD, yaitu membobol rumahnya tersebut. Jadi, PD ngingetin gitu kayak eh kasih tahu ya ke sikit kadinya gitu kalau dia jangan sampai lapor polisi, katanya gitu. Dan saat Clark kembali ke rumah PD dan juga Casey ya, dia melihat PD sedang menendang Cie beberapa kali di arah perut. Nah, di saat itu Clark gak bisa berbuat apa-apa, Geng. Nah, selain itu Clark juga mengaku dia e pernah dipaksa untuk mengikuti tes kejujuran selama tahun pertama dia bekerja untuk PDIDD. Setelah ada beberapa perhiasan yang dititipkan kepada Clark itu hilang. Dan di saat itu Clark ini ngaku kalau dia sampai gagal di dalam tes tersebut ya dia bakal dibuang ke East River. is river berarti apa ya? Sungai timur gitu berarti bakal dibuang ke sungai gitu bakal dihabisin. Terus geng yang enggak kalah mengagetkannya adalah ada sebuah kesaksian dari mantan asisten pribadinya PDD. Nah, namanya itu disamarkan ya bukan nama asli, namanya disamarkan menjadi Mia. Jadi Mia ini enggak cuma asisten pribadi doang, tapi juga menjadi korban dari aksi kekerasan yang dilakukan oleh PDD. Nah, Mia ini sempat memberikan kesaksian kalau PD itu pertama kali melakukan kekerasan seksual kepada dia setelah beberapa bulan dia bekerja sebagai asisten pribadinya PD. Dan insiden ini terjadi di sebuah hotel yang ada di New York. Nah, pada saat itu ya PD itu sempat menyewa sebuah pentous. Dia meminta Mia untuk berbicara empat mata dengan PD secara pribadi dan mereka itu berbicara di dapur gitu. Di momen itu, PDD berdasarkan cerita dari si Mia ini ya, dia itu memasukkan tangannya ke dalam gaun atau pakaian yang digunakan oleh Mia dan kemudian ya mencium si Mia. Dan beberapa bulan kemudian ya PD akhirnya juga meruda paksa si Mia ini di rumahnya PD yang lain yang ada di daerah Beverly Grove Drive yang ada di Los Angeles. Insiden ini terjadi ketika Mia itu sedang tertidur pulas. Nah, terus pas dia bangun dia ngelihat kayak ada orang di atasnya dia. Dia ngelihat orang itu adalah PDD yang udah niban badannya dia dan mengucap kayak gitu. Jadi jangan berisik. Nah, kemudian langsung membuka celananya dan menggunakan satu tangan dan langsung diruda paksa. Nah, di lain waktu PDD ini kembali melakukan aksi yang sama dan memaksa Mia ini untuk melakukan adegan dewasa dengan menggunakan mulut. Ya, intinya dari pengakuan Mia itu ya cukup meyakinkan gitu, Geng. Nah, terus Geng selain mendapatkan kekerasan dari PDD, Mia juga bersaksi kalau dia melihat beberapa kali ketika PD melakukan kekerasan kepada Caseie, pacarnya PD dan itu terjadi berulang kali dan di mana pun mereka berada. Jadi, Cie ini udah jadi kayak pelampiasannya PDD gitu. Dan mau itu ketika berada di rumah, di apartemen, di hotel, atau ketika sedang mengadakan pesta, bahkan ketika mereka sedang berlibur pasti ada aja momen Cie itu mendapatkan kekerasan dari PD. Dan kekerasannya juga macam-macam, Geng. PD pernah mukul, ngebanting, membenturkan kepala sampai ngejar-ngejar Kie. Nah, Mia ini juga yang terkadang membantu menyiapkan kamar hotel yang digunakan oleh PDD untuk party freak off yang berlangsung selama beberapa hari. Nah, Mia menyiapkan lotion, baby oil, pengaman, lilin untuk acara tersebut, semuanya lah. Dan ketika sudah selesai, Mia juga yang akan membersihkan kamar dari bekas ya yang udah dilakukan oleh PDI. Pokoknya sejorok itu deh agar enggak ada yang tahu mengenai pesta menggelikkan tersebut. Dan Mia pernah mendapatkan perlakuan kasar juga dari PDD dengan ee dilempari barang-barang ke arah dia seperti buku, komputer, atau semangkok e spagetti atas kesalahan-kesalahan yang sebenarnya sepele. Misalkan ketika dia ngebersihin bekas eh party freak off kurang bersih atau apa gitu. Dan ketika suatu momen PDD melempari dia dengan komputer ya itu semua gara-gara Wi-Fi lelet. Mereka di saat itu sedang berada di lokasi syuting music video di Los Angeles. Tiba-tiba lelet gitu internetnya. Nah, Mia ini yang jadi pelampiasan PDD. Dia dilempar dengan PC, dengan komputer. Tapi di dalam hal ini gua agak ragu ya kayaknya bukan PC sih, mungkin laptop mungkin ya. Masa ya dia bawa-bawa PC gitu. Nah, itu dia pengakuan dari asisten pribadinya PDD yang namanya disamarkan menjadi Mia. Terus kemudian nih, Geng, ada lagi nih pengakuan dari Sylvia Oken. Dia ini merupakan manajer Hotel Beverly Hills di Los Angeles. Nah, dia ini juga bersaksi ya. Dia juga pernah melihat PD yang mana sering menginap di hotel tempat dia bekerja dengan menggunakan nama samaran yaitu Frank Black atau Philips Pins. Bacanya gimana nih? Philip Pines atau Pins. Intinya kayak gitu ya. Nah, menurut saksi lain ya, nama itu adalah nama alias atau aka asnow as dari PDD. Dan Sylvia menyebutkan kalau PDD itu pernah dikenakan charge sebesar 300 untuk membersihkan e gorden di kamar yang ditempati dia dan biaya tambahan sebesar 500 untuk membersihkan furnitur yang ada di hotel tersebut yang sudah terkena minyak. Mm, paham ya minyak apa? Dan ini menandakan kalau memang PDD ini melakukan aksinya menggunakan baby oil di hotel tersebut, Geng. Dan terus ada kesaksian lain yang diberikan oleh Eddie Garcia yang merupakan eh petugas keamanan di hotel Interkontinental di Los Angeles. Dan dia bercerita sekitar 1 jam setelah dia bertugas pada tanggal 5 Maret tahun 2016, Eddie ini sempat menerima panggilan telepon ee dari kantornya yang mana itu adalah eh telepon dari Christina Koram yaitu kepala stafnya perusahaan PDD yang meminta salinan rekaman CCTV. Nah, Edi ini bilang kalau dia gak bisa langsung ngasih eh rekaman CCTV itu ya karena dia harus menghubungi manajemen hotel atau mendapatkan perintah dari pengadilan dulu. Dan Eddie menyebutkan kalau Kristina sudah berada di hotel 1 jam kemudian setelah telepon tersebut yang mana dia mencoba untuk mengambil rekaman CCTV itu. Nah, di malam harinya dia akhirnya mendapatkan telepon lagi dari si Kristina ini. Namun kali ini bukan Kristina yang ngomong melainkan PDD-nya langsung. Nah, Edie di saat itu mendeskripsikan kalau intonasi dari PD ini kayak gugup, bicaranya sangat cepat gitu, kayak orang panik. Dan PD mencoba mengklarifikasi kejadian tersebut dengan mengatakan kalau dia minum terlalu banyak alias mabuk sehingga berperilaku kasar kepada Cie pacarnya ketika menginap di hotel itu. Makanya dia butuh CCTV itu, Geng. Nah, dia juga khawatir kalau rekaman CCTV ini didapatkan oleh orang lain maka karirnya bisa hancur katanya. Nah, di saat itulah terjadi kesepakatan nih antara PD dengan si Eddie ini. Si Eddie itu mau memberikan salinan dari video tersebut sebagai imbalannya, Eddie mendapatkan 100.000 secara tunai dari PD. Kalah juga sama duit tuh orang ya. Nah, akhirnya dibayar tuh sama PD. Selamatlah PD di saat itu. Dan yang terakhir adalah kesaksian dari mantan pacarnya PDD yang lain yang namanya disamarkan nih eh disamarkannya menjadi Jane. Nah, dia ini berpecaran dengan PDD selama 3 tahun dan bersaksi selama 6 hari, Geng. Nah, jin ini bilang kalau PD itu memberikan dia obat-obatan dan memaksa dia untuk ikut bergabung di dalam partti freak off. Nah, sebagian besar waktunya itu dihabiskan bersama dengan PDD selama pesta itu yang mana berlangsung selama 3 hari lamanya. Jin ini dipaksa oleh PD untuk berhubungan dengan tiga pria lain selain PIDDIDD. Jadi, PD ini kayak senang banget ngelihat pacarnya itu disikat-sikatin orang gitu. Dan saat Jen ini sedang berhubungan dengan pria lain ini ya, dengan tiga pria tadi dan PDD bakal self service sambil nonton. Hmm, ada kelainan nih orang. Dan aktivitas itu mulai berakhir ketika Egen Federal menangkap PDD pada bulan September tahun 2024. Nah, dia gak seperti Cie yang bersaksi kalau PD terkadang menyerang atau mukulin gitu ya untuk memaksa agar terus mengikuti fantasi anehnya. Tapi Jen ini bilang kalau PDD itu memaksa dia dengan mengancam, enggak akan memberikan dukungan finansial atau enggak dibayar gitu. Enggak pernah main fisik sih, enggak kayak yang diterima oleh Cie. Dan dia terkadang mengancam akan menyebarkan video enggak senonoh yang udah direkam untuk merusak reputasinya Jin. Nah, jadi Jinnya takut gitu. Dan selain itu, Jen juga bersaksi kalau PD memukul dia setelah Jen marah karena PD e sempat ketahuan selingkuh dengan cewek lain. Tapi gimana ya, Jinnya? Jin-nya sendiri sebenarnya pacar yang kesekian gitu ya, terus dia marah gitu. Nah, di saat itulah Jin ini akhirnya dipukuli oleh PDD yang selama ini dia dipaksa untuk berhubungan itu enggak pernah dipukuli. Tapi ketika Jin cemburu ya PDD ternyata selingkuh dengan cewek lain, di situlah Jen pertama kali dipukul oleh PDIDD. Dan di saat itu sebagai imbalannya setelah dipukul gitu ya, PD meminta Jen untuk berhubungan dengan pria bayaran supaya fantasinya PDD terbayarkan. Gila ya, Geng, banyak banget kesaksiannya. Dan sebenarnya masih ada beberapa kesaksian lagi yang dihadirkan di dalam persidangan, tapi gua rasa saksi-saksi yang gua sebutkan udah cukup menggambarkan apa yang selama ini dilakukan oleh PDIDD. Dari semua kesaksian tersebut, semua ceritanya jadi saling terkonfirmasi satu sama lain. Nah, yang menjadi permasalahannya sekarang adalah dari lima tuntutan PD cuma diberikan satu tuntutan aja yang dikabulkan. Padahal kesaksian semua orang jelas-jelas bisa membuat PD dituntut lebih berat. Kenapa hal ini bisa terjadi dan tuduhan apa yang dikenakan kepada PDD yang berhasil gitu ya. Sementara yang lainnya gugur ya kan. Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasan mengenai PDD yang hanya mendapatkan ya satu tuduhan aja. Nah, jadi geng buat yang belum tahu ada lima dakwaan yang dikenakan kepada PDD yaitu yang pertama adalah pemerasan. Dakwaan kedua adalah perdagangan seks dengan kekerasan penipuan atau paksaan terhadap KESI. Nah, dakwaan ketiga adalah transportasi untuk melakukan prostitusi terhadap Kiei. Nah, dakwaan ini itu maksudnya PDD dituduh membawa Kesi untuk kegiatan yang enggak senonoh, gitu. Dakwaan yang keempat, PDD dituduh melakukan perdagangan eh terhadap perempuan dengan kekerasan penipuan dan paksaan terhadap jin. Nah, dan dakwaan yang terakhir adalah transportasi untuk terlibat di dalam prostitusi terhadap Jin. Dan semua dakwaan itu didasarkan pada kesaksian dari Cie dan Jin yang juga dikuatkan kesaksiannya oleh para saksi yang hadir di dalam persidangan. Namun geng, pada hari Rabu tanggal 2 Juli tahun 2025 kemarin, ya di pengadilan New York, PDD ini mendengar putusan yang diberikan oleh juri yang terdiri dari delan pria dan empat wanita. Putusan inilah yang akan menentukan apakah PD bersalah atau enggak. Enggak ada yang menyangka kalau putusan dari juri itu ternyata di luar prediksi banyak orang. Karena geng, ternyata PD dinyatakan enggak bersalah atas tuduhan pemerasan dan perdagangan perempuan tadi. Sehingga juri hanya memutuskan kalau PDD cuma bersalah atas dua tuduhan terkait transportasi untuk melakukan prostitusi terhadap Kie dan juga J akan dikenakan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sebelum putusan ini diberikan, jaksa penuntut umum menuduh PDD memimpin sebuah kelompok kriminal selama bertahun-tahun yang melakukan berbagai pelanggaran serius seperti kerja paksa, distribusi narkoboy dan pemalsuan. Nah, tapi Geng ya jurinya menilai bahwa tuduhan itu enggak cukup kuat untuk mendukung dakwaan pemerasan dan bagi juri, jaksa tidak memenuhi standar pembuktian yang diperlukan untuk tuduhan yang lebih berat seperti pemerasan dan perdagangan seks tadi. Nah, mendengar putusan juri yang meringankan dia, PDD tampak tersenyum dan menunjukkan ekspresi lega. Gila ya, money talk duit berbicara. dan dia kemudian menyampaikan terima kasih kepada tim pengacaranya yang sudah berjuang keras selama persidangan serta kepada para juri atau para hakim atas keputusan yang sudah diambil. Nah, meskipun terbebas dari tuduhan paling serius yang bisa menjeratnya dengan hukum yang berat, PDD saat ini harus menghadapi konsekuensi dari vonis bersalah atas dua tuduhan prostitusi. Fans-nya PDD merayakan keputusan juri tersebut dengan berkumpul di depan Pengadilan Federal Manhattan, New York City. Dan perayaan yang dilakukan oleh para fansnya ini ya agak aneh karena mereka malah melumuri tubuh mereka menggunakan baby oil. Apa sih gua gak yakin ini fans sih kayak bayaran enggak sih ya kan dan video dari para penggemarnya ini ramai banget di sosial media geng. Aksi yang dilakukan oleh para fansnya ini merujuk kepada tuduhan PD yang disebut-sebut menggunakan baby oil selama freak off. Dan sementara itu, banyak pihak yang menyayangkan putusan dari juri hakim karena ya merasa kalau bukti-buktinya itu udah kuat. Tapi kenapa PD cuma dikenakan dakwaan prostitusi aja? Dirasa enggak adil banget. Dan ini sangat membahayakan bagi para korban. Karena suatu hari orang seperti PDD yang punya power, punya uang banyak, punya fame, bisa aja ngebalikin keadaan. Ketika keputusan juri, keputusan hakim keluar, pengacara PDIDD sempat meminta jaminan terhadap dirinya dia ya agar PIDD tidak ditahan lagi. Namun hakim yang bernama Aran Subrah itu menolak permintaan tersebut sehingga sampai saat ini PDD masih ditahan di dalam penjara. Alasannya ya karena PD beresiko membahayakan orang lain kalau dibebaskan dengan jaminan dan putusan itu membuat PDD tetap mendekam di dalam penjara selama 3 bulan ke depan. Masa tahanan itu berujung pada jadwal sidang putusan hukum untuk PDD yang akan dilangsungkan tanggal 3 Oktober 2025 nanti. Hakim juga menyinggung sikap dan keberadaan PDD yang membuat kekerasan di dalam penjara sehingga dia memperingatkan bahwa pengadilan bisa bertanggung jawab atas semua kejadian di dalam penjara. Nah, selain itu ya hakim juga sempat membaca surat dari jaksa serta kuasa hukum PIDD mengenai usulan permintaan bebas dengan uang jaminan sebesar juta Do Amerika dan larangan perjalanan ke wilayah tertentu yang ada di Florida, California, New York sampai dengan New Jersey. Kemudian PDD ini juga menyerahkan paspornya dia serta melakukan tes narkoboy. Tapi pada akhirnya hakim tetap menolak jaminan tersebut. Dan kabarnya juga nih, Geng. putusan juri ya terhadap PDD disambut meriah oleh napi lain yang ditahan bersama dia. Napi-napi lain ini senang atas putusan juri ini dikarenakan melihat pembebasan PDD terhadap tiga tuduhannya sebagai simbol harapan juga bagi mereka. Nah, itu geng untuk sementara itu dulu update dari kasusnya PDD. Nanti kalau ada perkembangan selanjutnya lagi gua bakal membahas di video lainnya. Gimana geng menurut kalian tentang kasus ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.