THE MOST RIDICULOUS LAGIBETE ARREST CASE IN INDONESIA
Uz53x39MsnI • 2025-07-07
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Oke, sebelum pembahasan ini kita mulai, gua pengin disclaimer terlebih dahulu bahwa pembahasan kali ini tidak bermaksud untuk membahas hal-hal yang dilarang oleh YouTube. Ini merupakan sebuah informasi dan semoga bisa menjadi edukasi untuk kita semua. Lagi-lagi geng, terjadi fenomena lagi bet di Indonesia. Ya, fenomenanya bukan tiba-tiba ada lagi bet. Enggak. Maksudnya penangkapan penggerebekannya. Padahal belum lama ini gua udah ngebahas soal penggerebekan pesta Lagi BT di Bogor. Belum sampai seminggu lalu eh sekarang udah ada lagi kejadian-kejadian yang aneh yang menyangkut dengan Lagi Bett ini. Untuk kasus yang sekarang ini enggak kalah heboh dari penggerebekan pesta Lagi BT di Bogor kemarin. Tahu enggak kenapa, Geng? Soalnya kasus yang kali ini yang bakal kita bahas itu ternyata melibatkan seorang aktor sinetron. Ternyata dia adalah selebritas Indonesia. Ya, mungkin di antara kalian ada yang mengenal aktor ini. Bedanya kalau kasus yang di Bogor kemarin itu kan penggerebekan ketika sekumpulan lagi BT lagi pesta-pesta. Nah, tapi kalau si aktor ini enggak. Beda nih. Bedanya adalah dia ditangkap karena diduga menjadi pelaku atas kasus pemerasan dan ee apa ya? Gua enggak bisa nyebutin karena kalau di dalam bahasa Inggrisnya itu ini agak kasar. Mungkin editor bisa tuliskan aja tapi di sensor gitu ya. Jadi intinya dia melakukan hal tersebut ya, pengancaman, pemerasan dengan menggunakan video enggak senonoh bersama dengan pacarnya yang merupakan laki-laki ya kan. Awalnya orang-orang ngira kalau dia ini pacarnya perempuan karena di pemberitaan tuh heboh banget. Wah, dia mengancam pacarnya beginib-begini. Ternyata endingnya pacarnya laki-laki, Geng. Nah, makanya netizen pada heboh. Dan karena enggak pernah kebayang kalau kejadian pengancaman terhadap pasangan kayak gini juga terjadi kepada mereka yang menyukai sesama. Beritanya baru terungkap ketika ada video yang lagi viral di sosial media yang memperlihatkan penangkapan dari aktor tersebut dan orang-orang jadi kepo siapa sih sebenarnya dia ini dan siapa pacarnya. Kemudian nanti kita juga bakal membahas berita dari kasus-kasus lain yang enggak kalah menggegerkan publik mengenai sebuah penggerebekan para laki-laki lagi BT di sebuah hotel dan lagi-lagi terjadinya di Bogor. Tapi kali ini ekstrem banget. Gua yakin sebagian dari kalian udah sempat ngelihat videonya yang mana mereka tidak menggenakan sehelai benang pun di badannya ya. Dan ada beberapa orang yang berotot gitu, Geng. Geli banget. Kalau penggerebekan pesta lagi BT sebelumnya orang-orangnya kan masih pakai baju gitu. Kalau ini benar-benar enggak sama sekali. Nah, nanti kita bakal membahas dua kasus konyol tersebut. Jadi, makanya judul video ini gua namakan kasus-kasus penggerebekan lagi bett terkonyol di Indonesia. Oke. Haduh, kacau ya negara kita kayaknya lagi darurat. E kaum lagi BT nih. Kacau. Oke, langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry [Musik] Genggeng. Oke, untuk pembahasan yang pertama kita akan membahas soal aktor yang ditangkap karena dugaan pemerasan, dan pengancaman dengan video enggak senonoh terhadap pacarnya yang merupakan sama-sama laki-laki. Untuk kasus yang pertama, kita bakal bahas dulu si aktor ini, Geng. Jadi sebenarnya kasus ini terjadi sekitar 1 sampai 2 bulan yang lalu. Namun kasusnya baru ramai dibicarakan ketika ada sebuah channel YouTube yang bernama Bang Rani Stones yang mengunggah video ketika si aktor ditangkap. Pada saat itu tidak diketahui dengan jelas wajah dari si aktor karena sengaja diblur untuk menyamarkan wajahnya. Yang diketahui cuma inisialnya aja geng yaitu Mr. Nah, belum ada yang tahu siapa nama aslinya. Cuma udah disebutkan kalau MR ini berprofesi sebagai seorang aktor sinetron. Si MR ini diduga melakukan kasus pemerasan terhadap pacarnya sendiri yang mana pacarnya ini adalah seorang aktor juga yang berinisial IMT. Dia minta uang berapa itu? Kalau kerugian sih sekitar Rp2 juta. Yang bikin orang jadi geleng-geleng kepala dan heboh atas berita yang beredar MR dan IMT ternyata sama-sama cowok. Jadi mereka ini selama ini udah menjalin hubungan sesama jenis dan sengaja disembunyikan dari sorotan media sehingga gak ada yang tahu hubungan mereka sebenarnya yang terlihat selama ini kayak teman biasa tapi ternyata lebih dari teman. Terus geng berdasarkan keterangan dari pihak Polsek Cempaka Putih, MR dan IMT ini pertama kali saling mengenal lewat sosial media sekitar 2 bulan yang lalu. Jadi masih baru banget. Hubungan mereka belum lama dan mereka berdua ini memang single ya dan belum menikah juga. Setelah saling mengenal, mereka tuh bertemu secara langsung dan di saat itu perkenalan lebih jauh dan mereka tuh merasa cocok tiba-tiba ini antara abang-abang dengan abang-abang ini ya cocok kikuk-kikuk gitu. Jadi ada ada chemistry gitu ya pengin ngadu belalay. Nah, sehingga mereka di saat itu memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih serius. Pacaranlah mereka, Geng. Nah, dari hubungan inilah MR dan juga CMT tadi sampai melakukan hubungan kikuk-kikuk. Nah, polisi juga memperkirakan kalau hubungan mereka ini enggak cuma dilakukan sekali dua kali, tapi mungkin udah beberapa kali. Namanya juga pacaran. Eh, kok namanya juga pacaran? Enggak, enggak, enggak. Maksud gua, gua tidak menormalisasikan itu. Maksudnya ya gitulah ya. Pacaran sekarang kan bebas banget gitu. Astagfirullah saking bebasnya abang-abang sama abang-abang juga melakukan gitu kan. Terus geng selama mereka melakukan hubungan itu ternyata mereka berdua sempat merekam adegannya. Kacau enggak tuh? Ada juga beberapa foto yang diambil ketika mereka sedang gitu-gitu. Nah, ini sebenarnya bisa diperdebatkan lah, Geng. Apakah boleh untuk merekam ketika sedang berhubungan atau enggak? Ya, jawabannya tergantung mereka berdua. Asalkan kedua belah pihak sama-sama mau, setuju, dan enggak ada paksaan, ya itu menjadi hak mereka sebenarnya. Enggak ada yang disebarkan atau bahkan diperjual belikan. Kalau sudah disebarkan, mau itu sengaja ataupun enggak sengaja pasti berurusan dengan hukum. Dan yang paling parah resikonya adalah kalau sampai ada salah satu dari mereka yang merasa sakit hati dan menggunakan video tersebut sebagai cara untuk balas dendam. Nah, itu gimana? Sebenarnya ini sama-sama jurang buat yang nyebarin ataupun yang disebarin ya kan? Yang nyebarin marah karena dia merasa sakit hati terus dia sebarin. Nah, yang merasa itu disebarin enggak terima disebarin. Dia merasa dirugikan. Tapi yang nyebarin juga bakal berurusan dengan hukum. Dan si orang yang gak setuju karena ini disebarin juga bakal berurusan dengan hukum karena yang melakukan adegan di dalam video itu dia. Nah, seperti yang terjadi di dalam kasus ini dan dilakukan oleh si MR, IMT ya mengaku kalau MR pacarnya sempat memeras dia dengan nominal uang Rp20 juta. Kalau IMT tidak mau memberikan uang tersebut, MR mengancam akan menyebarkan video mereka sedang berhubungan. Ancaman kayak gini justru membahayakan bagi IMT. Karena kan di Indonesia lagi enggak sebebas di luar. Perihal lagi bett ya. Perihal video enggak senonoh aja bahaya, apalagi enggak senonohnya sesama gitu. Kalau ada orang apalagi public figure yang merupakan lagi BT pasti akan mendapatkan kecaman dari banyak orang atau terkena cancel culture. Dan hal tersebut pastinya bakal mengancam kehidupan karir di dalam industri hiburan. Nah, bisa-bisa karirnya dia sebagai aktor, pekerjaan yang satu-satunya dia punya itu hancur. Namun, di satu sisi, MR di saat itu masih terus mengancam IMT yang membuat IMT merasa stres, takut, dan tertekan serta ya dia enggak terima atas intimidasi yang dilakukan oleh MR ini. IMT di saat itu pada awalnya menuruti tuh permintaan dari si MR dibandingkan harus mengorbankan karirnya. Dan diketahui IMT beberapa kali memberikan uang kepada MR melalui cash dan juga transfer. Namun, MR kayaknya enggak puas-puas, Geng. Dia terus aja meminta uang kepada IMT yang kalau enggak dituruti dia bakal mengancam akan menyebarkan video mereka. Merasa sudah enggak kuat lagi dengan ancaman MR, IMT memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Polsek Cempaka Putih. Dilaporkanlah di saat itu. Pihak Polsek yang mendapatkan laporan tersebut langsung mengusut kasus ini agar bisa melacak keberadaan dari MR dan segera menangkap dia. Sebab apa yang dilakukan oleh MR meskipun ini menyimpang gitu ya, sebenarnya sudah masuk ke dalam tindakan pidana yaitu memeras, mengancam sehingga di sini ada kewenangan polisi untuk menindak dan menangkap MR. Tapi untuk kasus dokumentasi video enggak senonohnya itu belum bisa dijadikan pasal hukum, kasus hukum karena kan belum disebarkan. Justru yang menjadi hal di sini adalah pengancamannya. Singkat cerita nih, Geng. Polisi berhasil melacak keberadaan dari si Mr. Dia ternyata berada di sebuah kos-kosan yang terletak di Depok, Jawa Barat. Pada hari Rabu tanggal 5 Juni kemarin, Polsek Cempaka Putih akhirnya menuju lokasi yang diketahui menjadi tempat terakhir MR berada. Dan pihak kepolisian menurunkan sejumlah personil yang mengenakan pakaian seperti preman untuk bertanya kepada sekelompok orang yang sedang nongkrong-nongkrong di sana. Ya. Nah, akhirnya ditunjukkanlah di mana keberadaan MR setelah salah satu polisi menunjukkan foto dari MR kepada sekelompok orang tersebut. Nah, memang MR ini cukup dikenal di daerah itu dan salah seorang warga yang mengenal wajah si MR langsung menunjuk ke arah sebuah mobil tua yang pada saat itu sedang terparkir di pinggir jalan. Mendapatkan jawaban itu, polisi dengan cepat langsung mendekati sebuah mobil yang terlihat seperti mobil rongsok yang sedang terparkir. Dan polisi membuka bagian bagasi dari mobil itu dan langsung menemukan sosok pria berbaju kuning yang sedang tertidur di sana. Entah apa alasan dia tidur di sana ya. Tapi berdasarkan informasi yang gua dapatkan nih, MR ini memang sempat mencoba melarikan diri dan dia ternyata di situ memilih untuk bersembunyi di dalam mobil ronsok yang sudah rusak parah itu sampai segitunya karena dia tahu dia udah diincer, dia udah dilaporin. Di saat itu dia mau melarikan diri, tapi sebelum dia melarikan diri, dia keluar dulu dari kosnya. Dia ngineplah di dalam mobil rusok itu. Tapi untung ada yang tahu. Udah kayak orang gila gitu, Geng, ya. Dan dari wajahnya polisi akhirnya tahu kalau dia adalah orang yang selama ini mereka cari yaitu si Mr. Dan dikatakan MR sempat melakukan perlawanan ketika ingin dibawa oleh polisi. Namun akhirnya dia nyerah juga dan dia pun diborgol kemudian dibawa ke kantor Polsek Cempaka Putih. Nah, pada saat itu Geng kan belum diketahui nih siapa nama asli dari si MR ini. Nah, namun sekarang sudah ada informasinya nih, Geng. Ternyata MR ini adalah singkatan dari Muhammad Renal Kadri. Namun ada juga media yang menuliskan namanya itu adalah Muhammad Rayan Alkadri. Entah mana yang benar, tapi yang jelas ya itulah dia yang ada di media. Disebutkan kalau dia ini kan berprofesi sebagai seorang aktor dan pihak kepolisian juga menyebutkan kalau dia adalah seorang public figure yang dikenal di layar kaca. Gua coba cari tahu nih, Geng, film-filmnya atau sinetronnya apa aja yang pernah dia e bintangi, dia mainkan, gitu. Sayangnya dari berbagai media yang gua cek, gak ada media yang memberikan informasi secara resmi dan valid mengenai judul sinetron atau film yang pernah dimainkan oleh Muhammad Reenal Kadri ini. Jadi memang banyak kali ya kayak bauti-bauti sekarang yang ngaku sebagai selebriti gitu. Ngaku-ngaku sebagai artis tuh banyak karena kan mereka tuh ya bisa banget dianggap ee seolah-olah mereka artis atau selebriti karena mereka dandan. Beda banget kan sama cowok-cowok yang lebih cuek sama dandanan. Kalau mereka kan dandan banget, kadang pakai make up gitu. Jadi mau ngaku-ngaku sebagai aktor, sebagai artis bisa banget. Padahal aslinya bautte. Lalu, Geng, dari arsip online, wawancara media maupun basis data film nasional juga enggak menuliskan namanya dia pernah bermain di film atau sinetron apapun. Tapi ada informasi yang menyebutkan kalau Reenal Kadri ini diduga bukan bermain sebagai pemeran utama, tapi dia itu kayak pemeran figuran, pemeran pendukung atau pemeran pembantu di produksi sinetron lokal yang sinetronnya juga enggak terlalu terkenal. Makanya informasi tentang dia sebagai selebriti itu enggak ada di media ya. Tapi itu baru sekedar asumsi aja sih, Geng. Gua juga enggak tahu apa mungkin benar dia ini terkenal atau cuma skoter atau skoter itu selebriti kurang terkenal. ya kan kita gak tahu. Oke, terus geng gua juga coba cari di sosial media seperti Instagram untuk mencari akunnya Reenal Cadri ini. Cuma gua enggak menemukan adanya akun Instagram resmi atau akun Instagram yang terverifikasi yang bisa dikaitkan secara pasti dengan Reenal Kadri ini. Ini kan sebenarnya agak aneh, Geng. Biasanya seorang public figure atau artis pasti punya sosial media dan atau setidaknya tuh pernah ada di wawancara lah. Enggak akan kesulitan buat kita cari informasinya. Tapi anehnya Reenal Kadri ini kayak enggak punya jajak digital sama sekali. Padahal akun Instagram itu menurut gua untuk saat ini bagi seorang public figure itu penting banget ya kan? Karena secara enggak langsung akun Instagram itu menjadi portofolio. Orang bisa lihat wajah kalian di sana, bisa lihat followers-nya berapa, enjudment akunnya berapa. Makanya agak aneh kalau dibilang aktor tapi jajak digitalnya enggak ada. Main film atau sinetron apa juga kita enggak tahu. Nah, cuman informasi terbaru yang gua dapatkan dari akun Instagram Bang Ronnie Stones ya. Reyald ini pernah bermain di beberapa sinetron. Di antaranya ada di tujuh manusia harimau, Ganteng-ganteng Serigala, tukang bubur naik haji, dan Tukang ojek pengkolan. Wah, judul-judulnya judul besar semua ya. Sinetron besar yang terkenal. Mungkin buat kalian yang tahu orang ini siapa dan pernah main film di mana, sinetron apa lagi lah gitu, boleh tulis di kolom komentar biar bisa berbagi informasi ke yang lain yang masih belum tahu sosok dari Reenald Kadri ini. Nah, terus Geng selain Reenald Kadri, si korbannya sendiri yaitu IMT juga enggak diketahui identitas aslinya karena ya dia sebagai korban ya dilindungi. Nah, lalu bagi si tersangkanya yaitu Reynald Kadri setelah ditangkap dia langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani serangkaian pemeriksaan termasuk untuk mengetahui alasan mengapa dia melakukan pemerasan terhadap IMT pacarnya. Dan ketika ditanya oleh polisi perihal kasus yang menjerat dia ini, Reynold membantah kalau dia melakukan pemerasan terhadap IMT. Dia berdali kalau uang yang dia terima enggak sampai sebesar itu, enggak sampai R juta, tapi cuma R juta doang. Dan itu semua dilakukan atas dasar kesepakatan bersama. Bukan Reynold yang memaksa agar IMT memberikan uang tersebut kepada dia. Yang mana katanya kalau enggak dituruti dia mengancam akan menyebarkan video enggak senonoh mereka. Nah, dia bantah itu semua. Terus, Geng, meskipun sebelumnya dia membantah kalau sudah melakukan pemerasan dan pengancaman, Reynald mengaku kalau dia merasa cemburu dan kesal dengan IMT. Karena IMT ini sepertinya punya cowok baru, cucok meong. Ya, ada aja. Inilah nih. Ini disebut dengan asmara bauti ya. Cemburu-cemburu pada burung, cemburu-cemburu pada lubang donat. Oke. Hah. Sama-sama lagi bet. Kacau. Nah, Reynold itu merasa sejak kenal dengan orang baru tersebut, IMT jadi lebih perhatian dengan orang itu dibanding dia. Uh, sedih, cucok. Dari informasi lainnya juga disebutkan kalau Reynald mengetahui di belakang dia IMT itu sampai ciuman dengan pria baru. Oke. Dan selingkuh dari Renald. Nah, aduh capek banget gua ngucapinnya. Dan karena rasa kesal itulah Reynold ini berniat untuk melakukan pemerasan serta ancaman kepada IMT. Namun polisi ya di saat mendengar ee ucapan dari si Reynold ini enggak percaya begitu aja karena ada bukti kalau Reynold memang benar melakukan ancaman. Ya, kalau misalkan embel-embelnya karena A B C D enggak enggak ada hubungannya menurut polisi. Yang jelas lu melakukan pengancaman dan untungnya IMT sempat mendokumentasikan dan membeberkan bukti kalau Reynald memang melakukan pengancaman berupa sebuah video dan foto yang disertai dengan pengakuan dari IMT sendiri. Nah, untuk informasi terakhirnya Reynold itu dikatakan masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Polsek Cempaka Putih. Nah, dari kabarnya dia bakal dijeraat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan hukuman penjara lebih dari 5 tahun. Bayangin ya, Geng. Orang yang suka sama lawan jenis kalau kena kasus kayak gini aja pasti malu banget. Apalagi yang lagi betunya jadi double-dble berkali lipat lah. Enggak kebayang juga sama keluarganya gimana reaksi keluarganya. Karir mereka jadi hancur karena permasalahan lagi bete seperti ini. Oke, ya. Itulah salah satu cerita konyol dari pengungkapan kasus Lagi BT. Sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan selanjutnya nih, Geng. Mengenai penggerebekan yang terjadi di Bogor. Yang sebelumnya itu kan di villa. Nah, sekarang ini terjadi di sebuah hotel di mana terlihat banyak pria yang terekam, tidak mengenakan pakaian sehelai pun dan ditangkap ya sedang berparttiria. Ada yang berotot, ada yang udah bapak-bapak. Uh, menjijikan sekali. Oke, langsung aja kita masuk ke dalam pembahasannya. [Musik] Jadi, Geng, enggak berselang lama setelah penggerebekan yang dilakukan oleh polisi terhadap sebuah komunitas lagi BT yang mengadakan pesta berkedok family gathering di kawasan Megamendung, Bogor, aparat kepolisian kembali menjalankan operasi penggerebekan serupa. Penggerebekan kali ini dilakukan di sebuah kamar hotel yang berlokasi di kawasan Bogor lagi pada hari Selasa tanggal 1 Juli 2025. Dan sampai saat ini belum diketahui secara pasti di manakah lokasi dari hotel tersebut, Geng. Di dalam penggerebekan tersebut yang terlihat dari video yang beredar di sosial media itu ada puluhan pasangan sesama jenis terciduk di dalam kondisi yang tanpa mengenakan ee busana. Bahkan di video itu sebenarnya ada yang mengenakan celana dalam tapi bagian belakangnya bolong gitu, Geng. Geli banget. Nah, tapi data-datanya enggak bisa gua tampilkan dengan jelas karena takut pelanggaran dari YouTube. Kalau kalian penasaran bisa lihat di Google banyak kok. Nah, cuma kalau kalian jiji ya, gua saranin sih jangan coba-coba lihat. Benar-benar kacau gitu ya. Ih, geli banget. Di dalam video tersebut, Geng, juga terlihat gimana paniknya mereka ketika polisi secara tiba-tiba masuk ke dalam kamar hotel itu dan para pria tersebut berusaha untuk menutupi tubuh mereka yang terlanjur tidak mengenakan sehelai benang pun. Kalau kalian perhatikan dengan teliti, para pria ini bukan yang tipikal terlihat badannya seperti perempuan gitu, Geng. Bahkan enggak ada yang penampilannya kayak perempuan. karena sebagian besar dari mereka badannya keker atletis gitu, cowok banget. Yang lebih enggak habis pikirnya lagi, beberapa pria masih terlihat asyik melakukan hubungan sesama pada saat polisi datang dan mereka itu berada di dalam kamar. Karena banyaknya pria di dalam kamar tersebut diduga kalau mereka ini ya memang sedang melakukan sebuah pesta besar yang menyimpang. ya kalian tahulah maksudnya apa. Nah, dari penggerebekan ini, petugas juga menemukan sejumlah ya alat-alat yang mereka gunakan dan ya ini sebagai pendukungnya lah ya sebagai supportnya seperti cerita PD ya kan ada pelumas-pelumasnya gitu geng. Dan berdasarkan informasi terakhir yang gua dapatkan ya sampai saat ini para pria tersebut sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak yang berwajib. Polisi juga sedang menyelidiki apakah kegiatan ini terorganisir dan apakah ada indikasi pelanggaran hukum lain termasuk dengan penyebaran konten asusilah atau ya yang lainnya lah. Jangan-jangan mereka bikin ee party kayak gini ya untuk bikin video mungkin terus disebar-sebarin enggak ada yang tahu. Setelah video ini viral di sosial media, banyak netizen yang memberikan komentar mengenai penggerebekan terbaru tersebut yang mengatakan kalau keberadaan orang-orang lagi BT ini sangat meresahkan. Ada juga netizen yang mempertanyakan kenapa pihak hotel mengizinkan orang sebanyak itu berada di dalam satu kamar. Ya kan? Ini aneh juga nih. Yang mana udah melampaui dari kapasitas ruangan gitu. Apa pihak hotel enggak tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam sana atau justru dibiarkan atau mungkin mereka bayar lebih? Ada juga yang bertanya-tanya, apakah di antara pria tersebut semuanya masih single atau ada yang berpacaran dengan sesama mereka atau justru ada juga yang sebenarnya itu adalah suami orang ya yang datang ke sana. Karena dikhawatirkan anak dan istrinya enggak tahu apa-apa di rumah, ternyata punya kepala keluarga yang kelakuannya kayak hewan kayak gini. Kalau sampai terkena penyakit segala macam, ya ikut tertular adalah anggota keluarga yang lain. Kan kasihan banget gitu, Geng. Meskipun pada awalnya dikabarkan kalau penggerebekan ini dilakukan di Bogor, wilayah yang sama di mana terjadinya penggerebekan pesta lagi BT di villa sebelumnya. Namun Polres Bogor sendiri itu membantah hal tersebut. Dari keterangan yang disampaikan oleh Kasat Res Krim Polres Bogor yaitu AKP Teguh Kumara, memang terjadi beberapa kali operasi penggerebekan yang dilakukan oleh polisi di Bogor. Tapi untuk penggerebekan di hotel kali ini, AKP Teguh mengatakan tidak ada laporan atau penggerebekan serupa yang dilakukan oleh Polres Bogor dalam beberapa waktu terakhir. Dan memang sampai saat ini lokasi dari video tersebut masih belum diketahui dan pihak kepolisian masih belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai kejadian penggerebekan tersebut. Dan melalui klarifikasi ini, Polres Bogor berharap kepada masyarakat agar jangan mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap berhati-hati dalam menyebarluaskan konten sensitif kayak gini. Dan pihak kepolisian juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menyebarkan ya hoa tentang berita apapun atau spekulasi yang bisa menimbulkan kesalahpahaman serta mencemarkan nama baik dari sebuah wilayah terutama Kota Bogor yang selalu dibawa-bawa ke dalam ya berita-berita lagi BT kayak gini ya. Mungkin sebelumnya terjadi di Bogor. Makanya publik berasumsi kalau penggerebekan yang baru ini juga terjadi di wilayah yang sama. Keberadaan dan aktivitas kelompok lagi BT di Indonesia sering menjadi perdebatan, Geng. Kalau kita lihat dari Pancasila sila kesatu aja ya. menandakan kalau Indonesia merupakan negara beragama di mana setiap agama yang diakui secara resmi menolak praktik hubungan sesama seperti yang dilakukan oleh ya kelompok-kelompok ini. Nah, karena itu keberadaan kampanye terang-terangan kelompok lagi BT sering mendapatkan penolakan keras dari masyarakat Indonesia. Mayoritas orang Indonesia berpandangan kalau aktivitas semacam ini bertentangan dengan ajaran agama dan nilai-nilai moral yang dianut oleh bangsa kita serta dikhawatirkan bisa merusak norma dan juga etika sosial khususnya di kalangan generasi penurus bangsa. Walaupun ada juga orang-orang Indonesia yang justru membela mereka dengan alasan kemanusiaan bahwa itu adalah pilihan bagi mereka dan enggak ada siapapun yang boleh memaksakan katanya. Ya memang pilihan mereka sih, tapi ya tidak semua orang menghormati penyimpangan. Kalau perbedaan ya dihormati, dihargai, tapi kalau penyimpangan enggak. Dan mereka selalu beranggapan selama apa yang mereka lakukan itu tidak mengganggu orang lain, ya itu terserah mereka. Tapi yang jadi pertanyaannya, perilaku seperti ini kan enggak 100% aman karena ada masalah kesehatan yang mengancam seperti H garis V dan bisa menular ke orang lain. Makanya walaupun enggak ganggu orang lain, aktivitas lu pada, tapi penyakit lu bakal ganggu orang lain. Jadi enggak cuma masalah moral aja, tapi juga masalah kesehatan. Itu dia, Geng, pembahasan kita dari dua kasus yang masih terkait dengan lagi BT dan terjadi baru-baru ini. Gimana, Geng, kasus-kasus konyol kayak gini? Apa pendapat kalian terhadap fenomena kayak gini yang semakin menunjukkan kalau mereka para kaum lagi bett semakin terang-terangan dalam menunjukkan identitas mereka terkhususnya di negara kita Indonesia? Coba tuliskan komentar di bawah.
Resume
Categories