Transcript
1fxhFpPS4Lc • ISR4EL KEMBALI SERANG GAZ4 & RUGI BANYAK MELAWAN IRAN !
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1472_1fxhFpPS4Lc.txt
Kind: captions
Language: id
Geng. Oke, hari ini kita bakal kembali
membahas Iran dan isriwil. Sekali lagi
gua ingatkan ya, pembahasan ini tidak
bermaksud untuk melanggar aturan atau
pedoman YouTube ataupun membuat sesuatu
yang dilarang oleh YouTube. Karena
tujuan dari pembahasan ini adalah
sekedar untuk informasi dan semoga bisa
menjadi edukasi untuk kita semua. Oke,
kita beberapa hari lalu sempat istirahat
ya beberapa kali membahas tentang perang
istriwil dan Iran. Nah, kali ini
rangkuman tentang update perangnya udah
ada gitu ya dan beberapa hal yang akan
kita bahas. Yang pertama itu adalah
tentang kerugian yang dialami oleh Isri
Will ketika berperang melawan Iran yang
jumlahnya cukup fantastis gitu, Geng.
Dan setelah rugi dalam berperang melawan
Iran, ternyata pemerintah juga dituntut
oleh masyarakatnya untuk mengganti rugi
rumah mereka yang sudah dibombardir
akibat perang. Waduh, udah harus beli
rudal, udah harus beli penangkal rudal,
ya kan? Karena peluru-peluru iron dom
itu kan perlu dibeli terus, ya kan?
Di-rest terus. Nah, sekarang malah harus
ganti rugi rumah-rumah masyarakatnya
yang hancur. Nah, terus juga, Geng, kita
juga bakal update selama 12 hari
berperang ada berapa korban di dalam
kejadian ini. Nanti gua juga bakal
bercerita tentang hal itu. Dan pasti
kalian akan bertanya-tanya ya, di saat
istri Will berperang dengan Iran saat
ini, apa kabar Palestina? Apa kabar
jalur Gaza? Apakah mereka tetap diserang
oleh isri Wil atau enggak? Nah,
jawabannya nanti kita akan bahas di
pembahasan ini. Oke, langsung aja nih
kita bahas secara lengkap. Halo, Geng.
Welcome back to Kamar Jiri
[Musik]
Genggeng. Untuk pembahasan yang pertama,
kita akan bahas dulu nih kerugian besar
yang dialami oleh istri Will ketika
berperang melawan Iran.
Jadi, Geng, ketegangan militer selama 12
hari antara istri Will dan Iran tidak
hanya menelan korban jiwa dan merusak
infrastruktur aja, tetapi juga
mengguncang fondasi ekonomi ISRI Will
secara mendalam. Sejumlah laporan itu
memperkirakan bahwa biaya konflik ini
itu sudah membebani keuangan negara
hingga puluhan miliar dolar, memperbesar
defisit anggaran dan memicu kekhawatiran
investor atas stabilitas ekonomi jangka
pendek. Menurut Financial Express
sebagaimana dikutip dari Anadolu Agency
istri Will itu menghabiskan sekitar 5
miliar USD atau sekitar Rp81,15
triliun hanya dalam minggu pertama.
Minggu pertama serangan terhadap Iran.
Bayangin tuh dalam 1 minggu ngabisin 81
triliun. Gila enggak tuh? Dan dari
jumlah itu sekitar 725 juta dolarnya
dihabiskan setiap hari termasuk 593 juta
dolar untuk operasi serangan dan 132
juta dolar untuk pertahanan serta
mobilisasi militer. Nah, jadi uang yang
dikeluarkan untuk menyerang Iran itu
sebesar 593 juta. Doang untuk biaya
pertahanan udara kayak Iron Dome dan
lain-lain itu sebesar 132 juta itu,
Geng. Gila, duit dibakar-bakar. definisi
bakar duit sebenarnya. Sementara di muka
bumi ini masih banyak orang yang
kesulitan makan. Mereka lebih memilih
membakar duit untuk perang. Yah,
begitulah cara dunia bekerja, Geng.
Terus, Geng, The Wall Street Journal
bahkan mencatat bahwa sistem pertahanan
udara Isriwel itu menghabiskan biaya
harian antara 10 juta USD sampai dengan
200 juta USD. Jika konflik ini berlanjut
selama sebulan, total biaya perangnya
bakal diperkirakan melampaui 12 miliar
dolar atau sekitar 194,7 triliun. Ini
menurut lembaga berbasis di Isriwil yang
bernama Eron Institute for Economic
Policy. Namun, Geng, kerugian Isriwel
ini tidak hanya datang dari pengeluaran
militer langsung. Nasir Abdil Karim,
asisten profesor keuangan di American
University of Palestine itu bilang
kepada Anadolu Agency bahwa dampak tidak
langsung dari perang ini termasuk
penurunan produksi dan gangguan layanan
publik bisa membuat Isriwil menanggung
kerugian sebesar 20 miliar USD atau
setara Rp324,6
triliun. Defisit anggarannya
diperkirakan meningkat sebesar 6%.
Pembayaran kompensasi kepada warga yang
terdampak akan semakin membebani
keuangan negara," ujar si Abdal Karim
ini. Dan lebih dari 10.000 warga Isriwil
dilaporkan mengungsi dari rumah mereka
dalam pekan pertama perang. Otoritas
pajak Isriwil mencatat bahwa ada sekitar
36.465
orang sudah mengajukan klaim kompensasi.
Untuk menutup defisit yang melebar,
Abdal Karin ini menyebutkan kalau
pemerintah istri Will itu sedang
mempertimbangkan tiga opsi nih, Geng.
yaitu pertama memangkas belanja publik
di sektor kesehatan dan pendidikan,
menaikkan pajak atau menambah hutang
negara. Mereka yang mulai perang, mereka
sendiri yang kerepotan. Gimana bisa ya
demi perang ya belanja publik, belanja
negara di sektor kesehatan malah
dikorbankan, terus malah naikin
pajakpajak dari masyarakat dan menambah
hutang negara demi perang. Nah, ini baru
yang namanya negara war junky, kecanduan
perang. Ya, kalau istriwil memilih opsi
terakhir ya, yang mana hutang negara,
maka rasio hutang terhadap pendapatan
nasional bisa melonjak lebih dari 75%.
Jangan kalian pikir ini negara kaya
banget ya. Habis duitnya buat perang
doang, buat nyakitin orang, buat
ngabisin nyawa orang. Nih negara nih.
Kementerian Keuangan ISRI sendiri itu
sudah menyatakan bahwa cadangan keuangan
negara mereka saat ini sudah menipis.
Pemerintah itu mengajukan permintaan
tambahan dana sebesar 857 juta USD untuk
Kementerian Pertahanan disertai
pemotongan anggaran sebesar 200 juta USD
di sektor kesehatan, pendidikan, dan
layanan sosial. Menurut laporan surat
kabar keuangan Globes ya, sebagian besar
dana ini bakal digunakan untuk membiayai
personel militer termasuk 450.000
tentara cadangan yang dikerahkan selama
konflik. gini nih, akhirnya nyari duit
kiri kanan yaitu tadi untuk
mempertahankan peperangan. Ya mau
gimana? Negara hobi nyolek negara orang
lain akhirnya ya mau enggak mau harus
memperkuat pertahanan, harus memperkuat
para tentaranya. Terus geng, selain
tekanan fisikal, infrastruktur vital,
dan juga sektor wisata is rewel yang
terpukul, Iran dilaporkan menyerang
fasilitas penting di Tel Afif dan juga
Haifa, termasuk kilang minyak yang
terbesar diriwel, yaitu Bazan yang
ditutup setelah serangan itu. Nah,
menurut Financial Times, kerugian akibat
penghentian operasi yang ada di Bazan
ini mencapai 3 juta USD per hari nyari
penyakit. Terus, Geng, Bandara
International Burian Airport, ya,
gerbang utama penerbangan Isriwil juga
sempat menangguhkan operasi mereka
karena ancaman serangan balasan dari
Iran. Bandara ini biasanya menangani
sekitar 300 penerbangan dan 35.000
penumpang per hari. Pada hari Minggu,
operasinya hanya dibuka terbatas untuk
penerbangan repatriasi. Terus, Geng,
maskapai Nasional L. Al menghentikan
seluruh jadwal penerbangan mereka dan
mengalihkan rute pesawat mereka guna
menghindari kemungkinan serangan.
Penerbangan menuju ke Paris dialihkan ke
Siprus dan penerbangan ke Bangkok
terpaksa mendarat di Roma. Biaya
tambahan operasional akibat pengalihan
ini diperkirakan mencapai 6 juta USD.
Kelihatan ya, Geng, semakin ngerepotin
diri sendiri setelah nyerang Iran. Dan
serangan rudal Iran bahkan menghantam
kawasan perdagangan berlian di Tel Afif.
sektor ekspor yang menyumbang sekitar 8%
dari total ekspor East Rewill. Dan
menurut East Rewill Diamond Institute,
serangan ini memicu kepanikan di bursa
efeknya Tel Afif. Penurunan tajam saham
itu memperburuk ketidakstabilan pasar,
mendorong aksi jual besar-besaran, dan
memperparah gejolak ekonomi jangka
pendek. Udah gitu, nilai tukar shackel
mata uang istri Will terhadap dolar AS
juga tertekan. Sempat jatuh ke angka 3,7
sebelum akhirnya sedikit pulih ke 3,5.
Abdil Karim itu menyebutkan bahwa
pemulihan tersebut dipengaruhi oleh
pelemahan dolar AS secara global dan
aksi spekulatif pasar. Oke, kebayang ya
gimana sekarang kondisi ekonomi dari
Isriwil carut marut. Di tengah-tengah
kondisinya yang sedang carut-marut
secara ekonomi, tiba-tiba rakyatnya
ternyata tidak setia terhadap
pemerintahnya. Ketika pemerintahnya
sedang semangat-semangatnya untuk
berperang, ya, warganya yang terdampak
akibat perang ini mereka ramai-ramai
meminta ganti rugi kepada pemerintahnya
akibat serangan Iran. Jadi mereka minta
ganti rugi rumah mereka yang hancur,
uang mereka yang habis harus ya ke luar
negeri minggat atau mengungsi gitu.
Sekarang kita bahas.
Jadi, Geng, warga Isriwil beramai-ramai
mengajukan ganti rugi kepada pemerintah
Isriwil atas kerusakan material yang
mereka rasakan akibat perang dengan
Iran. Hampir 39.000 klaim yang mana ini
merupakan klaim kompensasi atau
permintaan ganti rugi yang diajukan.
Dikutip dari detik news dari laporan
surat kabar Istriw Yediot unron ya
seperti dilansir Anadulu Agency di sana
disebutkan dana kompensasi pada otoritas
pajak isriwel sudah menerima sekitar
38.700
klaim kompensasi sejak awal konflik Isri
Will dan Iran pada 13 Juni lalu. Beda
banget ya ketika mereka perang lawan
Mamas di Gaza, jalur Gaza. Enggak ada
nih yang kayak gini nih. Malah
masyarakatnya senang gitu. Nah, giliran
lawan Iran malah minta ganti rugi. Dari
berbagai klaim kompensasi tersebut,
Yediotron itu menyebutkan ada sekitar
30.809 09 permintaan ganti rugi untuk
kerusakan rumah bangunan dan 3.713
permintaan ganti rugi untuk kerusakan
kendaraan dan 4.085
permintaan ganti rugi untuk kerusakan
pada peralatan serta barang-barang lain.
Nah, sementara itu, Geng, laporan
terpisah dari situs web ISW Bahadrey
Haredim namanya itu menyebutkan bahwa
ada lebih dari 24.932
32 klaim kompensasi yang diajukan di
area Tel Afif. Kemudian ada sebanyak
10.793
klaim kompensasi lainnya diajukan di
area kota Ashkelon. Sejauh ini belum ada
perkiraan finansial atau besaran total
ganti rugi yang diminta oleh warga
Isriwel kepada pemerintahnya. Tapi
berdasarkan laporan dari Financial
Express, East Will sudah menghabiskan
sekitar 5 miliar USD atau sekitar 81
triliun pada minggu pertama serangan
terhadap Iran yang diklaim bertujuan
untuk mencegah Teheran memproduksi
senjata nuklir. Ternyata kerugiannya
malah bertambah lebih banyak.
Jadi bisa kebayang ya, Geng, gimana
kondisi Isriwel sekarang? Kalau kalian
bertanya-tanya apakah Isriwel masih bisa
melanjutkan perangnya? Ya, jawabannya
dari sini aja. Kalian bisa lihat sendiri
dukungan dari masyarakatnya aja
sebenarnya enggak ada. Masyarakatnya
juga enggak mau rugi atas perang ini.
Ini adalah ambisi dari pemerintah
Netanyahu.
Sekarang kita bakal masuk nih, Geng, ke
dalam pembahasan berapa jumlah korban
dalam perang Iran melawan Isri Wil ini
dari kedua belah negara yang kabarnya
korbannya ada ribuan. Sekarang kita
bahas.
Jadi, Geng, perang antara Iran dengan
Isri Will ini sudah terjadi selama
kurang lebih ya 12 sampai 15 hari lah ya
kalau kita hitung dari hari pertama.
Dari konflik Timur Tengah tersebut
tercatat sedikitnya 610 warga Iran
diklaim tewas. Jadi banyak banget nih
warga sipil yang meninggal dunia di
dalam serangan Isriwel. Sementara kita
bisa lihat ya, 28 orang ya, cuma 28
orang pihak isriwel yang tewas dalam
serangan balasan Iran. Nah, dari sini
kita bisa menilai bahwa pihak mana yang
sering sekali menyerang dengan
memberikan aba-aba atau pemberitahuan
terlebih dahulu. Supaya gunanya apa?
Gunanya masyarakat sipil yang tidak
bersalah itu bisa mengungsi terlebih
dahulu. Tapi yang namanya perang ya
korban tetap ada walaupun jumlahnya
sangat sedikit yaitu hanya 28 orang dari
pihak Isriwil. Konflik selama 12 sampai
15 hari ini yang intens antara Isriwil
dan Iran itu meletus pada 13 Juni 2025
kemarin. Nah, pasca Isriwil melancarkan
serangan duluan. Ya kan? Mengutip dari
Aljaza, lebih dari 200 jet tempur Istri
Will diklaim menghantam lebih dari 100
fasilitas nuklir dan militer serta
lingkungan pemukiman di seluruh Iran
tanpa peringatan. That's why banyak
warga sipil yang meninggal. Iran
membalas dengan ratusan rudal balistik
terhadap kota-kota Isriwil pada
hari-hari berikutnya. Tapi ya setiap
serangan itu biasanya sudah diawali
dengan peringatan terlebih dahulu.
Makanya tidak heran diri WH itu ya
ketika ada serangan dari Iran itu
langsung berbunyi sirine.
[Musik]
Ditambah lagi memang Istri Will ini
masyarakatnya sudah sangat paham bahwa
negara mereka dibenci. Jadi mereka itu
sudah mempersiapkan bangker bawah tanah
dari mereka lahir gitu. Jadi mereka tuh
udah mempersiapkan itu semua karena
mereka tahu suatu hari mereka akan
diserang dan tibalah pada harinya mereka
menemukan lawan yang sepadan yaitu Iran
dan akhirnya bangkernya kepakai. Makanya
banyak warga mereka yang selamat. Terus
kita udah sempat dengar juga kemarin
kalau Donald Trump ya menyerukan ee
gencatan senjata ya kan pada 24 Juni.
Namun beberapa jam setelah hal itu ya
ternyata masih berperang. Iran tidak
menyetujui dengan gencatan senjata yang
dimaksud oleh Donald Trump dan Iran
kembali menembakkan rudal ke pangkalan
udara terbesar AS yang berada di Timur
Tengah yang berbasis di Qatar.
Menurut Kementerian Kesehatan dan
Pendidikan Medis Iran, ribuan orang
terluka di Iran. Ratusan orang meninggal
dunia dan infrastruktur publiknya banyak
yang rusak. Ya, itu harus diakui dan itu
juga bisa kita lihat dari video-video
yang beredar. Termasuk juga dengan pihak
Kriwil. banyak fasilitas publik,
apartemen, gedung-gedung besar,
gedung-gedung mewah itu yang rusak juga
akibat serangan Iran.
Per tanggal 24 Juni, total dari korban
dari kedua belah pihak nih, istri Will
dan juga Iran ya, korbannya baik yang
meninggal dunia maupun yang masih hidup
yang luka-luka itu totalnya enggak
main-main, Geng. Per 24 Juni terhitung
korban yang luka itu ada sekitar 4.746
orang, termasuk 185-nya adalah wanita.
Nah, ini kalau digabungin kedua belah
pihak. Terus total korban yang tewas itu
sekitar 610 orang, termasuk 49 orang
wanita dan 13 anak-anak. Korban termuda
itu berusia masih 2 bulan masih bayi.
Nah, terus ada juga petugas kesehatan
yang mengalami luka-luka sebanyak 20
orang. Jadi, dari konflik ini memakan
korban ribuan orang. Seram banget ya.
Oke, sekarang kita akan masuk ke dalam
pembahasan yang mungkin membuat kalian
bertanya-tanya. Apa kabar Gaza? Apa
kabar Palestina? Di saat istri Will
sedang gencar-gencarnya berperang
melawan Iran, apakah mereka masih
menyerang Gaza? Sekarang kita bahas.
Jadi, Geng, di saat istri Will sedang
sibuk menyerang Iren, sebenarnya mereka
berfokus kepada perang itu. Jadi,
masyarakat Gaza di saat itu sedikit bisa
bernafas. Nah, namun sedihnya adalah
ketika gencatan senjata terjadi antara
Iran dan Isriwil, Gaza kembali menjadi
bulan-bulanan dari pihak Istriwil. Nah,
di saat itu Istri Will mengaku kembali
fokus untuk menguasai jalur Gaza. Pihak
Tel Afif itu bertekad untuk memulangkan
semua Sandra yang tersisa dan
membubarkan rezim Mamas yang didukung
oleh Teheran. Nah, Iran disebut
mendukung Mamas yang menguasai Gaza dan
berperang melawan Isriwil sejak Oktober
2023. Ini tuduhan menurut Isriwil. Dan
di saat itu kepala staf militer istri
Will yang bernama Eal Zamir dia itu
sampai bilang gini, "Sekarang kami
berfokus beralih kembali ke Gaza katanya
untuk memulangkan para Sandra dan
membubarkan rezim Mamas. Nah, saya
bangga memiliki hak istimewa untuk
memimpin organisasi ini selama beberapa
periode," kata dia. Gencatan senjata
antara Isriwil dan Iran itu kabarnya
sudah berlaku sejak Selasa. Dan setelah
diwarnai kebingungan soal waktu
dimulainya penghentian pertempuran udara
antara kedua negara itu, hal itu
menyusul pengumuman mengejudkan dari
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Nah, jadi ibaratnya tuh setelah Donald
Trump bilang genjatan senjata, awalnya
memang mereka masih perang tuh antara
Isriwil dan Iran saling masih saling
serang. Setelah itu memang mereka
memutuskan untuk beristirahat sejenak,
stop sejenak. Dan di saat itulah istri
Will langsung kembali berfokus kepada
Mamas yang ada di Gaza. Terus, geng,
pihak ister Wil ini mengklaim melalui si
Zamir tadi mereka bilang ya, kalau
rentetan serangan mereka terhadap Iran
itu sudah bisa menghambat program nuklir
Iran selama beberapa tahun katanya. Nah,
jadi Iran tuh udah bisa kegoocek lah,
udah bisa ketahan lah. Jadi, makanya
mereka PD untuk balik fokus ke jalur
Gaza. Dan di dalam hal ini yang kocaknya
adalah pihak istri Will sendiri mengaku
perang yang berkecamuk antara mereka
dengan Iran memang agak sejenak e
memalingkan fokus mereka terhadap Mamas
yang ada di Gaza. Tapi setelah mereka
gencatan senjata ya, militer is langsung
melancarkan serangan brutal terhadap
jalur Gaza sebagai pembalasan. Jadi
kayak balas dendamnya justru ke jalur
Gaza terhadap Mamas. Karena mereka tahu
kalau balasnya ke Iran lagi dibalas
lebih gila lagi gitu, Geng. Dan sejauh
ini ya menurut data Kementerian
Kesehatan Gaza, pembantaian yang
dilakukan oleh Istri Will itu sudah
menyebabkan 56.07
orang meninggal dunia yang sebagian
besar adalah warga sipil. Jadi ini bukan
perang, lebih ke pembantaian. Terus,
Geng, ketika mereka fokus ke jalur Gaza
lagi, ya, tepat di tanggal 25 Juni
kemarin, mereka udah mulai nyerang jalur
Gaza lagi. Nah, di saat itu dari pihak
Isriwil sendiri bahkan juga ada korban
yang jatuh. Mereka mengumumkan bahwa
tujuh tentara mereka tewas di dalam
pertempuran di jalur Gaza melawan Mamas.
Dan salah satu yang tewas tersebut
dikatakan adalah komandan peleton
pasukan Isriwil. Nah, situs resmi
militer is seperti dilansir oleh AFP
pada hari Rabu itu mencantumkan nama
lima tentara dan sang komandan peloton
tersebut dari batalion yang sama yang
disebut gugur selama pertempuran di
jalur Gaza bagian selatan. Waduh, udah
nyerang Mamas, udah dibantai sama Iran
nyerang Mamas, ada yang meninggoy lagi.
Nah, satu di antara tujuh tentara yang
tewas tersebut ya itu tidak diungkap
namanya pada situs militer Istri Willel
karena pihak keluarganya tidak
memberikan izin. Jadi ya enggak
di-publish lah. Kematian tujuh tentara
tersebut semakin menambah jumlah total
tentara Isriwil yang tewas dalam perang
yang berkecamuk di jalur Gaza sejak
Oktober 2023 lalu. Dan dilaporkan oleh
Tel Afif bahwa lebih dari 430 tentaranya
tewas dalam perang di Gaza sejauh ini.
Dan setelah perang antara mereka dengan
Iran agak redam, operasi militer
Istriwil di jalur Gaza itu terus
berlanjut. Dengan saat ini sudah
diperkirakan 49 Sandra yang masih
ditahan oleh kelompok militan di daerah
kantong Palestina tersebut. Termasuk 27
Sandra yang diyakini oleh militer Tel
Afif sudah dieksekusi. Tapi ya kita
enggak tahu benar apa enggak udah
dieksekusi karena sejauh ini kan yang
dipulangkan oleh Mamas biasanya pada
sehat-sehat gitu.
Sekarang eh gua bakal masuk ke dalam
pembahasan yang menurut gua ini cukup
epik sih. Kita tahu ya, Geng, kalau
senjata yang dipakai oleh Iran itu
canggih-canggih banget, ya. Nah,
tiba-tiba terungkaplah sebuah fakta yang
membuat Amerika Serikat murka ketika
mereka mengetahui bahwa salah satu
senjata yang digunakan oleh Iran untuk
memerangi istri Will dan bahkan
memerangi Amerika sendiri ternyata ada
yang memakai teknologi dari Tesla milik
Elon Max yang mana ini basisnya di
Amerika. Jadi semacam senjata makan
tuan. Sekarang kita bahas bagian ini.
Nah, jadi geng hadirnya mobil-mobil
buatan Iran di Rusia ini, bukti negara
ini tidak hanya dikenal sebagai
penghasil pesawat terbang tanpa awak
atau drone yang paling produktif di
kawasan Timur Tengah selain isriwil.
Nah, saat ini industri pertahanan Iran
juga sudah mulai merambah dalam
pengembangan kendaraan darat tanpa awak
atau disebut dengan UGV. Nah, salah
satunya adalah twin, kendaraan otonom
yang dikembangkan dari teknologi Tesla.
Kebayang tuh ya teknologi dari Amerika
dimanfaatkan oleh Iran. Seperti dilansir
dari Yerusalem Pos, Iran mengklaim sudah
menambahkan kecerdasan buatan atau AI ke
dalam kendaraan robot mereka. Selain
sebagai alat pengintaian, twin ini juga
dikembangkan menjadi kendaraan tempur
tanpa awak atau combat UGV. Belum
tersedia informasi teknis mengenai
kendaraan yang dibekali penggerak 6X6
ini. Disebutkan kalau twin dapat
dipersenjatai dengan senapan mesin atau
peluncur rudal anti tank untuk bisa
bertempur secara mandiri. Dan sistem
perang gabungan termasuk kendaraan bawah
tanah theis atau the MIS dan stasiun
jarak jauh Eder DM yang digunakan
sebagai pengganda kekuatan untuk pasukan
yang terpinggirkan dan dapat digunakan
di daerah perkotaan serta pedesaan. Jadi
ibaratnya tuh ini senjata tuh untuk
men-support kekuatan manusia lah. Jadi
misalkan kalau lawan militer atau lawan
tentaranya doang itu power-nya enggak
full gitu. Nah, ditambah dengan
alat-alat canggih ini maka ini bakal
menjadi sangat menyeramkan. Dan sebagian
besar alat-alat canggih ini itu adalah
pengembangan hasil curian dari teknologi
Tesla. Combat UGV ini dapat menggunakan
armor hingga level ketiga stanak 4569
dengan tetap mempertahankan semua
kemampuan dinamisnya. Sistem ini
dilengkapi dengan sistem senjata
diperpanjang kaliber menengah dengan EGL
40 mm dan HMG 12,7 mm. Ayatullah Alikame
ini sudah setuju peluncuran combat UGV
di Iran bersamaan dengan peresmian
lapangan udara bawah tanah di Teheran.
Combat UGV ini bakal segera dikirimkan
ke Rusia untuk membantu Rusia di dalam
perang konflik melawan Ukraina. Ngebantu
Rusia aja bisa, apalagi ngebantu perang
negara mereka sendiri udah pasti bisa
banget. Gokil ya, Iran. Oke, di dalam
kejadian ini, Amerika Serikat langsung
merespon setelah mereka tahu ternyata
ada produk atau teknologi Tesla yang
dipakai oleh senjata Iran. Pentagon
dikabarkan menaikkan status siaga di
berbagai pangkalan militer di Timur
Tengah. Sejumlah sistem radar dan
pertahanan udara tambahan dikirimkan
untuk mengantisipasi rudal jarak
menengah dan juga pendek yang didukung
oleh sistem peluncuran Tesla Style ini.
Nah, sebutannya Tesla Style. Iran
sendiri dikenal memiliki ribuan rudal
balistik dan sistem peluncur mobile. Dan
kini keberadaan teknologi Tesla di dalam
persenjataan mereka membuat ancaman itu
menjadi lebih serius dan modern. Apa
kata analis? Nah, jadi para analis
menyebutkan langkah Iran sebagai bentuk
inovasi militer nonkonvensional itu
memanfaatkan komponen teknologi sipil
untuk tujuan strategis militer. Hal ini
juga menandakan bahwa medan perang masa
depan tidak hanya soal senjata, tetapi
juga teknologi pintar dan energi hijau.
Langkah Iran memodifikasi peluncur rudal
dengan teknologi Tesla itu memicu
kekhawatiran global, Geng. Amerika
Serikat saat ini sedang menghadapi
tantangan baru di dalam strategi
perangnya. Musuh yang semakin cerdas,
cepat, dan nyaris tidak terdeteksi.
Bahkan ya inovasi mereka justru dipakai
oleh lawan. Emang seberapa canggih sih
kendaraan tempur Iran hasil pengembangan
teknologi Tesla ini? Jadi geng dikatakan
oleh Iran, desain dan produksi kendaraan
tempur tidak berawak yang merupakan
kombinasi dari kecerdasan buatan dan
pengetahuan robotik itu dianggap sebagai
salah satu pencapaian baru dari
organisasi Jihad Kemandirian Militer
Republik Islam Iran. Teknologi
kecerdasan buatan atau AI ini merupakan
salah satu teknologi baru yang sudah
menunjukkan kepentingannya di segala
bidang, terutama bidang militer. Selama
beberapa dekade terakhir, angkatan
bersenjata negara-negara besar sudah
menggunakan teknologi ini. Contohnya ya
bisa kita lihat dari robot-robot dan
drone-drone milik Iran. Penggunaan
kecerdasan buatan di dalam bidang
robotika sudah sangat populer nih, Geng,
di dunia persenjataan atau militer
selama beberapa tahun. Dan di dalam hal
ini dan mengingat pentingnya bidang
kecerdasan buatan, pusat-pusat
penelitian Republik Islam Iran sudah
bekerja menuju penggunaan kecerdasan
buatan di berbagai bidang. Penggunaan
kecerdasan buatan di bidang-bidang
seperti kendaraan robot, peluru
artileri, simulator, dan drone sudah
menjadi salah satu bidang penerapan
teknologi ini yang paling penting di
angkatan bersenjata. Dalam beberapa
tahun terakhir, Angkatan Darat Militer
Republik Islam Iran sudah bergerak
menuju desain dan konstruksi UAV,
kendaraan yang ee dikendalikan dari
jarak jauh dengan berbagai aplikasi
dengan menggunakan AI. Di dalam hal ini,
organisasi ini sudah merancang beberapa
produksi ya, kendaraan tempur tanpa
awak, tanpa ada yang ngendarain. Salah
satunya adalah Nazir Heiderwan dan juga
Karakal. Ini adalah kendaraan tempur
tidak berawak atau kendaraan yang
dikemudikan dari jarak jauh yang
diproduksi oleh riset kemandirian dan
organisasi jihad yang masing-masing
memiliki kegunaan dan karakteristiknya
sendiri. Dan varian yang terbaru hingga
berita ini ditayangkan ya itu belum
tersedia informasi teknisnya yaitu yang
gua sebutkan sebelumnya yang memiliki
penggerak 6x6. Nah, disebutkan namanya
itu adalah twin yang dapat dipersenjatai
dengan senapan mesin atau peluncur rudal
anti tank untuk bertempur secara
mandiri. Gokil. Tapi ya, Geng, kita
kalau membahas senjata eh canggih Iran
kayaknya sebelum mereka meniru atau
mengembangkan atau mencuri teknologi
dari Tesla, mereka sendiri itu sudah
memiliki senjata yang sangat berbahaya.
Gua pengin membahas salah satu ee
senjata mereka, yaitu jenis drone yang
bisa dikatakan ini adalah drone
tradisional lah. Drone tradisional
buatan Iran. Tapi wah ini mengerikan
banget. Nanti ada videonya yang bisa
kalian lihat. Nama drone-nya itu adalah
drone syahid 136 atau 136 milik Iran.
kita bahas.
Nah, jadi geng di dalam dunia militer
modern yang dipenuhi oleh sistem canggih
dan mahal, kemunculan drone syahid 163
ini justru mematahkan banyak asumsi
klasik tentang keunggulan teknologi.
Pesawat nir awak atau pesawat tanpa awak
atau drone buatan Iran ini menjadi
simbol baru efektivitas militer era
modern. Murah harganya, sederhana, dan
mematikan. Kalian bisa lihat sendiri
dari videonya.
[Musik]
Di dalam waktu singkat, syahid 136 ini
menjelma dari perangkat tidak dikenal
menjadi senjata favorit di dalam konflik
di berbagai penjuru dunia dari Ukraina
hingga Isriwil. Nah, syahid 136 adalah
drone kamikaze atau drone yang melakukan
penghancuran diri yang dirancang untuk
sekali jalan. Jadi enggak bakal pulang
lagi, dikirim untuk meledakkan diri.
Begitu diluncurkan, dia bakal melayang
di udara mencari sasaran hingga akhirnya
menukik dan meledak bersama hulu
ledaknya. Dia ditenagai oleh mesin dua
tak sederhana dan baling-baling kayu.
Bayangin tuh, baling-baling kayu bukan
besi, bukan plastik, pakai kayu. Dan
drone ini memang terlihat biasa aja dan
tanpa roda pendarat, tanpa desain
aerodinamis, futuristik, bahkan tanpa
ruder. Tapi justru inilah kekuatannya.
Sederhana, murah, dan efektif. sekali
meledak hancur. Harga per unitnya 20.000
AS. Lebih terjangkau dibandingkan dengan
drone barat seperti MK9 Reaper milik AS
yang harganya bisa mencapai puluhan
juta. Dolar biaya low budget ini
memungkinkan produksi massal dan
penggunaan dalam strategi swarm attack
alias serangan berkerumun yang sulit
ditangkal. Keberhasilan syahid 136
membuat dua negara adidaya, Rusia dan
Cina berlomba-lomba membuat tiruannya.
Rusia menyebut versinya yaitu drone
Gantu yang mulai digunakan sejak perang
Ukraina memanas tahun 2022. Sementara
itu, Cina meluncurkan varian yang
bernama Sunflower 200 atau Sunflower 200
dengan spesifikasi yang mirip dan
identik dengan syahid 136. Nah, jadi
Iran yang diremehkan selama ini justru
menjadi negara yang apa ya role modelnya
negara besar Cina dan Rusia untuk meniru
apa yang mereka buat. Gokil banget
memang. Dan drone ini bukan hanya simbol
aliansi militer baru antara Iran, Rusia,
dan Cina, melainkan juga mencerminkan
pergeseran paradigma senjata modern dari
hightech menuju ke smart chip. Yang
tadinya tuh yang hightech itu kayak yang
paling super canggih, tapi sekarang
malah orang mencari yang pintar tapi
murah. Smart chip. Syahid 136 sudah
menyerang kota-kota besar di Ukraina ya
dari perang Rusia. Dan dalam konteks
konflik Isriwel Palestine, drone ini
juga digunakan oleh milisi yang didukung
oleh Iran seperti Mamas dan juga
Hizbullah. Dan serangan dengan syahid
136 menyebabkan ketakutan yang tidak
hanya karena kerusakan fisik, tapi juga
dampak psikologis. Drone ini bisa datang
kapan aja tanpa terdeteksi di awal.
Suaranya seram banget. Bisa dengar dari
videonya.
[Musik]
Oke, Geng. Itu dulu pembahasan kita hari
ini tentang update perang antara Istri
Will dengan Iran yang mana Iran semakin
memperlihatkan inovasi-inovasi dari
senjata militernya yang membuat dunia
merinding. Bagaimana menurut kalian
tentang pembahasan kali ini? Coba
tinggalkan komentar di bawah.