Kind: captions Language: id Waduh, Geng. Gokil sih. Ini DM kalian di Instagram gua udah banyak banget. Setiap hari, setiap pagi gua udah dipalakin, udah ditodong untuk update video terbaru tentang Isri Will dan Iran. Wah, enggak dikasih nafas nih. Tapi enggak apa-apa. Oke, hari ini kita bakal kembali membahas tentang perang Iran dan istri WH ini ya. Nah, namun sebelumnya gua ingatkan ke kalian bahwa pembahasan ini tidak bermaksud untuk membuat sesuatu yang dilarang oleh YouTube atau ya tidak sesuai dengan aturan YouTube, enggak sama sekali. Jadi, video atau pembahasan ini bertujuan sebagai informasi dan semoga bisa menjadi edukasi untuk kita semua. Oke, pada pembahasan kali ini, Geng, kita tidak akan berfokus kepada situasi dalam perangnya, melainkan ini adalah beberapa informasi yang berkaitan dengan perang tersebut. tetapi dari sudut pandang lain nih. Jadi, ada beberapa informasi unik yang bisa kalian ambil dari pembahasan kali ini. Seperti salah satu contohnya yaitu terkait ceramah dari pemimpin nomor 1 Iran yaitu Ayatullah Ali Komeini yang mengatakan bahwa negara-negara barat seperti Inggris dan Amerika itu mengadu domba antara Sunni dan Syiah sebagai upaya untuk memecah belah Islam dan membuat orang-orang Islam lainnya tidak mendukung Iran. Nah, jadi emang banyak banget sih ya orang-orang yang komen di kolom komentar YouTube gua juga yang bersikukuh mengatakan bahwa Iran bukan Islam. Tapi ya udah itu kepercayaan masing-masing. Di sini gua pengin membahas sudut pandang yang diucapkan oleh Ayatullah Ali Qomea ini. Jadi bukan untuk membenarkan itu, tapi sekedar menyampaikan informasinya. Nah, terus geng akibat dari perang ini banyak informasi yang akhirnya mulai terkuak juga nih tentang Iran. yang sebelumnya kita tahu Iran adalah negara yang otoriter, yang keras dengan penerapan hukum Islamnya. Tapi ternyata Iran ini sama sekali tidak seperti itu. Mereka sama seperti negara lain. Ada yang penampilannya seperti anak-anak skena. Banyak perempuan juga yang enggak pakai hijab. Dan itu menjadi pembicaraan yang sedang ramai di sosial media sekarang yang ternyata ya wajah Iran yang selama ini seolah-olah digambarkan sebagai negara yang kelam. Ternyata enggak gitu-gitu amat. Semuanya hanya karangan media, propaganda media. Di sini orang-orang mulai berasumsi apakah semua stigma tentang Iran yang selama ini diketahui itu adalah hasil dari propaganda Barat. Nanti kita bakal bahas di video ini. Nah, terus geng kita juga bakal membahas tentang negara India yang kocak banget. Jadi mereka ini datang ke Isriwil nih untuk membela Isriwil untuk menunjukkan dukungan mereka ya kan. Seperti yang kita tahu kan mereka tuh istriwil parah istriwil banget. Nah, sampailah di mana mereka datang langsung ke Isriwil. Tapi sampai di Isriwel mereka malah diusir. Ada yang sampai tidur di bandara, ada yang enggak boleh masuk ke dalam bankker. Ya Allah, udah capek-capek nge-support. Ini sama kayak ada cewek Indonesia apa cewek mana gitu yang support istriwel banget. Tapi sampai di istriw malah diludah. Tahu enggak sih? Nah, itu kayak gini-gini nih. Nah, nanti kita bakal bahas terus, Geng. Kita juga bakal membahas beberapa ayat suci Al-Qur'an yang memperkuat landasan bagi Iran untuk melawan Istri Will dalam perang ini. Yang mana ini menjadi alasan mereka tetap teguh, kuat, dan tetap bertahan. Walaupun ya seperti yang kita tahu ya, semua orang awalnya meremehkan Iran, tapi Iran enggak peduli. Mereka mau diremehin mau gimanapun, mau dibilang isel itu kuat banget, senjatanya canggih banget, tapi kita bisa lihat saat ini kondisinya malah terbalik. Langsung aja nih kita bahas secara lengkap tentang pembahasan ini. Halo, Geng. Welcome back to kamar jerry [Musik] genggeng. Oke, Geng. Sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan pertama yaitu terkuaknya propaganda Barat terhadap Iran. Jadi, geng, sudah sejak lama Iran itu dikaitkan dengan stigma yang negatif. mulai dari dianggap sebagai negara agama yang sesat dengan menganut Syiah, rezim yang opresif dan juga lain sebagainya. Tapi apakah benar seperti itu? Nah, gua mau ajak kalian untuk melihat beberapa narasi yang tersebar di sosial media nih. Jadi mungkin ini bisa merubah sudut pandang kalian tentang Iran. Jadi, ada hashtag yang sedang tren di X, yaitu hashag Miga MA. Apa itu Miga? Jadi miga ini adalah singkatan dari Mc Iran Great Again yang diambil dari slogan maga Mica Greed Again milik Donald Trump. Tapi apa sih maksud dari miga ini sebenarnya? Jadi ini semua berawal dari pernyataan Donald Trump di platform Truth sosial di sana Donald Trump menulis di dalam bahasa Indonesia nih gua artikan tidaklah tepat secara politis untuk menggunakan istilah pergantian rezim. Tapi jika rezim Iran saat ini tidak mampu membuat Iran hebat lagi mengapa tidak akan ada penggantian rezim? Miga begitu tulis Donald Trump. Ya, pernyataan dari Donald Trump ini memicu reaksi netizen di sosial media terutama di X di mana hashag miga ini langsung jadi naik dan jadi tren global. Banyak netizen terutama dari kalangan yang mendukung perubahan politik di Iran itu memandang kalau make Iran great again ini sebagai simbol dari harapan baru untuk reformasi atau bahkan pergantian rezim di Iran. Tapi geng, di sisi lain, hashtag ini juga menuai kecaman dari pendukung pemerintah Iran yang menyebutkan kalau ini adalah sebuah propaganda barat yang sengaja dibuat oleh Amerika agar terjadi konflik vertikal antara pemerintah Iran yang saat ini dipimpin oleh Ayatullah Ali Kameini melawan masyarakat Iran. Sehingga kedaulatan Iran semakin melemah dan menjadi celah bagi Amerika dan isriwel untuk menghancurkan Iran. Nah, terus geng ada netizen dengan username @ that day in 1992 yang mengunggah sebuah video dengan tulisan yang di dalam bahasa Indonesia nih artinya ya mobil-mobil sedang pergi meninggalkan teheran. Teheran pada salat Jumat hari ini masjid utama penuh. Banyak orang yang memutuskan untuk salat di jalan dalam jumlah yang besar. Kemudian tweet tersebut direspon oleh netizen lain dengan username @profilstandar yang memberikan komentar yang diartikan dalam bahasa Indonesia tuh artinya gini. Apa yang terjadi? Gila banget. Aku punya teman di Iran yang enggak pernah salat dan sekarang dia jadi pengin belajar. Istri Willel sebenarnya membuat orang Iran lebih bersemangat dibandingkan sebelumnya. Nah, jadi justru serangan Isri Willel ini bukan melemahkan iman orang Iran, malah semakin memperkuat iman orang Iran. Nah, terus geng tweet ini direspon lagi oleh netizen Indonesia dengan username Kafir_Itrover yang menulis humanisasi Iran selama bertahun-tahun itu parah banget. Sumpah Iran itu bukan hermit state kayak Korut. di internet masih ada normal kayak kita katanya. Mereka tuh manusia masih ada yang ateis, agnostik, abang-abang kampus, nonton enim telanjang dan ngepang. Ada tuh di Iran. Tapi seolah-olah selama ini yang kita bayangkan ya, seolah-olah Iran itu benar-benar kayak korut gitu. Apa-apa tuh serba ketat di sana. Jadi komentar ini akhirnya berbeda banget dengan image Iran yang selama ini kita tahu di mana Iran itu dikenal sebagai negara yang warganya harus menerapkan hukum Islam yang ketat. Jadi enggak akan kepikiran kalau di sana masih ada yang suka ngepang. ada yang ateis ya, yang gak memeluk agama apapun. Ternyata itu ada di sana. Bahkan nih geng, gua menemukan sebuah e foto yang diunggah oleh netizen di X yang memperlihatkan bagaimana gaya berpakaian dari dua orang perempuan di Iran. Kelihatan kayak cewek skena blok M gitu, Geng. Coba lihat deh. Pas pertama kali gua lihat fotonya, gua enggak nyangka kalau masih ada cewek pakaian style kayak gini di Iran. Gua mikirnya di Iran semuanya harus serba pakai gamis tertutup, pakai cader gitu-gitu. Nah, pas dikasih tahu kalau perempuan ini orang Iran dan foto ini diambil di Iran, jujur agak kaget. Terus ada video lagi nih yang memperlihatkan kota Teheran yang ternyata di sana juga sama aja kayak negara lain. Enggak semua perempuannya berhijab. Bahkan ada perempuan yang tertangkap kamera lagi ngerokok. Mungkin ya tanpa adanya perang dengan istri Will kita enggak bakal tahu kalau sisi kehidupan Iran yang sebenarnya ya kayak gini. Karena yang kita percaya itu ya stigma kalau Iran adalah sebuah negara yang keras, tertutup, dan benar-benar ketat peraturan agama Islamnya. Kalau menurut netizen dengan username John Josep Ina, dia menyebutkan kalau Iran itu modern, geng. Bahkan lebih modern dibandingkan negara kita Indonesia. Dan hal ini disebabkan karena Iran yang mendapatkan embargo dari Amerika atau sanksi ekonomi dari Amerika sehingga membuat Iran harus mencari cara untuk bisa menjaga stabilitas ekonomi mereka, gitu. Jadi akibat dari embargo itu berita tentang Iran ini jadi negatif semua. Jadi seolah-olah Iran itu benar-benar negara yang terikat. Padahal di dalamnya ya mereka modern dan sisi modern mereka itu akibat dari embargo itu juga mereka mencari sendiri cara untuk bisa memodernkan diri dan presiden atau wapres Iran aja minimal punya gelar master. Jadi bukan yang kayak ulama mana, ustaz mana baru jadi pemimpin. Enggak. Harus ada gelar master. Kuliah kok mereka sekolah kok. dan orang-orang Iran jadi harus menuntut ilmu agar bisa membangun negara mereka gara-gara embargo tadi. Jadi dari sini kita bisa menilai ya enggak selamanya sanksi dari negara lain atau dari negara adik kuasa itu membuat sebuah negara jadi terpuruk. Iran ternyata bisa lebih bangkit bahkan lebih jauh dari Iran yang sebenarnya. Dan dari ilmu yang dituntut oleh masyarakat Iran inilah Iran bisa menjadi negara yang bisa dikatakan sangat maju. Dan mungkin ini kasusnya sama kayak Cina yang selama ini diframing oleh media Barat kalau Cina itu otoriter. Enggak semaju itu teknologinya. Tapi semua pandangan itu berubah ketika kapan? Ketika Speed, warga negara Amerika yang berprofesi sebagai influencer datang ke Cina langsung. Dia live di sana tanpa edit. Orang-orang kaget ngelihat ternyata Cina, apalagi khususnya orang Amerika nih, mereka kaget ternyata Cina enggak seperti yang digambarkan oleh pemerintah mereka dan mereka melihat sendiri kecanggihan teknologi milik Cina. Kalau mau tahu tuh kontennya yang ini nih nih gua udah pernah bahas. Jadi Iran juga begitu, Geng. Selama ini kita gak tahu ya. Gua tuh di dalam otak gua tuh Iran itu sangat gelap, hitam gitu. Benar-benar di sana Syiahnya seram gitu. Padahal aslinya seperti ini. Kalian bisa lihat sendiri. Selain kehidupan sosial mereka, agama orang Iran ini juga mendapatkan image yang buruk. Seperti yang kita tahu ya, Geng, kalau orang Iran itu menganut eh aliran Syiah. Sementara di Indonesia itu alirannya adalah Suni. Dan orang-orang Suni selalu menganggap bahwa Syiah adalah aliran sesat dan terkadang dianggap sebagai bukan Islam. Dan enggak jarang juga itu dijadikan alasan kita untuk tidak berpihak kepada Iran atau membenci Iran di saat ini dan justru memihak kepada istri Will terkadang. Di satu kesempatan ayatullah Aliome ini itu pernah menyampaikan di dalam pidatonya bahwa sudah sejak lama selalu ada narasi yang membuat Suni dan Syiah selalu bertengkar dan itu menjadi upaya propaganda yang dilakukan oleh negara barat seperti Inggris dan Amerika untuk memecah belah umat Islam dari dalam. Ali Qomeini bilang, "Jangan sampai terpengaruh dan hiduplah sebagai saudara." Beliau mengaku memang perbedaan pandangan mengenai keyakinan dan pemikiran itu ada. Namun ada juga pendapat yang kita sepakati bersama. sama-sama menyembah Allah Subhanahu wa taala. Ya kan? Baik Sunni dan Syiah itu memiliki begitu banyak persamaan. Lantas apakah karena perbedaan itu ya kita jadi lupakan semua begitu saja? Tanya Ali Qomeini nih. Untuk itu Ali Qomeini mengajak karena sama-sama umat Islam, Sunni dan Syiah harus bersatu untuk melawan Barat dan jangan mudah terpengaruh oleh narasi mereka yang berusaha untuk memecah belah Islam. Dan perlu kalian ketahui, geng, Iran ini bukan negara yang terbentuk dari hasil e melawan penjajah atau justru menjajah negara lain. Enggak. Iran ini adalah salah satu peradaban tertua di muka bumi. Peradaban tertua keturunan Persia. Sisa terakhir keturunan Persia itulah di Iran. Kalau kalian tanya orang Afghanistan, orang Persia. Iya. Dari mana? Dari Iran. Jadi di antara orang-orang Arab ya di negara Timur Tengah itu di antara orang-orang Arab tersisalah orang Persia. Dari zaman dulu mereka suka perang, suka perang tersisalah di Iran itu, Geng. Dan Persia ini mengakui diri mereka sebagai orang Islam tapi aliran mereka Syiah. Nah, makanya Iran itu sangat berbeda dengan negara-negara lain karena mereka bukan negara yang terbentuk dari hasil melawan penjajah atau justru menjajah. Mereka ini adalah peradaban tertua, keturunan asli. Kalau kalian mau bilang pribumi, inilah pribumi. Mereka di tanah mereka dari ratusan ribuan tahun yang lalu. Keturunan asli Persia. Terus, Geng, media-media Barat itu memang mampu untuk membuat narasi yang mendiskreditkan Iran. Sebab media Barat itu sudah menjadi kantor berita internasional yang tersebar di berbagai negara. Oleh karena itu, akses untuk mendapatkan berita dari media barat itu bukanlah sebuah kendala. Jadi, mereka bisa mengatur semua informasi di muka bumi ini, termasuk di negara kita. Nah, sebaliknya karena kurangnya kemampuan dalam mengumpulkan berita luar negeri di negara-negara Arab, para wartawan Arab itu lebih banyak menyandarkan kepada kantor-kantor berita milik Barat. Jadi, media Arab belum bisa mengimbangi kesenjangan arus informasi dari media barat. Nah, akhirnya orang-orang malah mempercayai apa yang ada atau informasi yang berasal dari media Barat, Geng. Terus, geng, gua menemukan sebuah artikel dari Indonesia Center for Middle East Studies yang menyebutkan media Barat sudah beberapa kali menyebarkan narasi yang menyudutkan Iran dengan headline yang terkesan provokatif. Ya, salah satu contohnya berita media cetak dengan judul Iran Perving Treat From West Willing to Attack On Soil Intelligence Report finds. Yang mana ini artinya adalah Iran yang menyadari adanya ancaman dari Barat siap menyerang wilayah Amerika. Demikian temuan laporan intelijen Amerika. Nah, berita ini dimuat di media The Washington Post pada tanggal 31 Januari tahun 2012. Di dalam pemberitaan tersebut menjelaskan mengenai ambisi Iran dalam mengembangkan nuklir yang merupakan hal yang membahayakan. Padahal ya Iran tuh enggak tahu apa-apa. Tiba-tiba pemberitaan di Barat tuh udah kayak gitu aja menyudutkan mereka. Terus, Geng, enggak cuma sampai di situ. Ada contoh lain lagi. Di media elektronik maupun online yang dimiliki oleh CNN, pemberitaan terhadap Iran sering tidak berimbang. Di dalam pemberitaan CNN pada tanggal 21 Februari tahun 2012 itu judulnya Iran Tritton Preemptive action yang artinya Iran ancam melakukan aksi pencegahan menjadikan Iran sebagai negara yang agresif yang akan menggunakan serangan yang mengancam kepentingan nasionalnya. Lalu geng, di tanggal 4 Juli 2012 juga ada headline berita di TV CNN yang lagi-lagi mengatakan Iran threatens missil stride on US based in Middle East yang artinya Iran mengancam akan menyerang pangkalan Amerika di Timur Tengah dengan rudal. Dan berita ini berisi isu mengenai Iran yang berupaya untuk meluncurkan rudal kepada target yang tepat yaitu pada isri Will dan pangkalan Amerika yang ada di Timur Tengah. Hal ini berdasarkan pernyataan dari pejabat Iran tapi hanya berupa tulisan tanpa adanya pernyataan lisan yang disampaikan oleh pihak yang berwenang sehingga keakuratan beritanya itu enggak berimbang. Jadinya dari sini kita bisa lihat ya, Geng, kalau stigma-stigma buruk tentang Iran yang selama ini kita ketahui tidak sepenuhnya benar. Mungkin memang ada batasan-batasan untuk masyarakat Iran, tapi itu enggak semuanya. Masih ada kebebasan di sana. Bahkan Ayatullah Ali Qomeini bilang narasi permusuhan Suni dan Syiah itu juga merupakan propaganda yang dibuat oleh Barat. Tapi gua mau dengar nih, Geng. Pendapat kalian gimana? Gimana menurut kalian itu semua? Apakah itu adalah propaganda Barat atau memang Iran aslinya ya sesuai dengan yang diberitakan selama ini? Coba tinggalkan komentar di bawah. Oke, dari tadi kita membahas yang serius-serius terus ya. Nih, gua pengen masuk ke dalam bagian yang lucu dari pembahasan ini, yaitu tentang orang-orang India. Yang mana mereka ini kan dari dulu kita tahu getol banget membela Isriwil. Tapi lucunya ketika orang India datang ke Isriwil, mereka malah enggak disambut. Mereka malah diusir oleh masyarakat Isriwil. Sekarang kita bahas. Jadi nih, Geng. India ini kan jadi salah satu negara yang sangat mendukung istri Will ya. Enggak sama dengan rekan-rekan mereka yang ada di Shanghai Corporation Organization atau SCO yang kebanyakan mendukung Iran. Nah, India justru menolak untuk satu suara dengan Rusia dan Cina. Di hari Sabtu atau sehari setelah Isriwil menyerang Iran, SEO yang terdiri dari Cina, Belarus, India, Iran, Kazakhstan, Kirgistan, Pakistan, Rusia, Tajikistan, dan Uzbekistan itu mengeluarkan pernyataan resmi untuk mengutuk serangan istri Will ke Iran. Mereka menganggap tindakan istri Will yang menyerang Iran secara tiba-tiba itu melanggar hukum internasional. Nah, negara anggota SEO dengan tegas menganjurkan penyelesaian situasi seputar program nuklir Iran secara eksklusif melalui cara-cara damai, politik, dan diplomatik. Tapi, Geng, di dalam pernyataan resminya justru salah satu anggota dari SEO yaitu India tidak ikut serta mengutuk tindakan Isriwel dan justru mereka berusaha bersikap netral. Nah, di saat itu, Geng, Subrah Manyam Jais Hankar selaku Menteri Luar Negeri India itu melakukan komunikasi dengan Abbas Arakschi beberapa saat setelah Iran menyerang balik isriwil untuk memantau perkembangan situasi di kedua negara tersebut. Nah, India mengklaim kalau mereka menjalin hubungan yang erat dan bersahabat dengan kedua negara ini, Geng. sehingga mereka memposisikan diri di dalam barisan netral di dalam konflik ini. Terus, Geng, selama ini India adalah pembeli senjata terbesar dari Isriwel. Tapi di saat yang sama, Isriwel juga membeli bahan peledak dan roket India saat terjadi eskalasi tinggi antara Isriwil dengan Palestina. Karena itu, India membuat pernyataan resmi nih yang mana mereka enggak sejalan dengan SEO yang mana menurut pihak India, SEO mengutuk serangan isri Will tanpa adanya forum diskusi terlebih dahulu katanya. Nah, mereka beda sendiri nih. Apakah ini pertanda India mendukung Istriwel nih? Ya, secara enggak langsung iya mereka mendukung istri Wil. India di dalam posisi yang enggak bisa berpihak karena enggak mau sampai istriwil marah ya. Tapi mereka juga pengin agar masih dekat dengan Iran. Nah, lalu geng warga sipil India lebih frontal lagi. Berbeda dengan pemerintahnya ya. Pemerintahnya kan nunjukin sikap kalau mereka tuh agak netral sedikit. Tapi kalau warga sipilnya mereka secara terang-terangan mendukung isriwel. Mereka enggak membela Iran. Bahkan mereka sampai rela datang ke isriwil di tengah-tengah konflik seperti ini yang mana tujuannya adalah untuk menyuarakan dukungan mereka ke orang Isriwel. Nah, tapi ada yang lucu nih. Ketika mereka nih ya warga sipil India yang mendukung istri Will ini datang ke istri Will langsung dan udah jauh-jauh sampai ke istri Will membahayakan nyawa mereka sendiri untuk bisa memberikan dukungan. Tapi pas sampai di sana mereka malah ditolak keberadaannya oleh orang Isriwil. Mereka malah diteriaki oleh orang istri Will dan disuruh pulang ke India. Kok bisa? Dan ini bisa terlihat dari video yang beredar di sosial media, Geng. Gua sih kalau jadi orang India sakit hati banget ya. Dan malu banget juga orang yang gua dukung atau pihak yang gua dukung malah enggak mengapresiasi apa yang sudah gua lakukan. Udah capek-capek datang ke sana pakai biaya sendiri. Udah teriak-teriak ya tahu-tahu sampai di sana ditolak. Misalkan kayak gini nih. Misalkan gua support el misalkan si A namanya. Ayo A support. Yo yo, gua ada di belakang lu. Terus tiba-tiba si A ngomong gini ke gua. Lu siapa? Eh, support-support gua. Gua enggak butuh support lu. Kurang lebih kayak gitu. Gimana kira-kira, Geng, perasaan mereka ya di video tersebut? Nyesel enggak, ya mereka ke Istri Will demi ngasih dukungan? Bahkan ya ketika menyelamatkan diri ketika orang-orang istri Will semua masuk ke dalam bankker, orang-orang India ini enggak diizinkan untuk masuk sekalian. Bahkan beberapa dari mereka ada yang sampai tidur di bandara, tidur di stasiun dan nyawa mereka benar-benar terancam kalau sampai itu tempat dibom oleh Iran. Terus kalian ingat enggak, Geng, pembahasan gua di video sebelumnya yang menceritakan banyak orang Thailand yang ada di Istriwel yang ditolak masuk ke dalam bankker. Nah, ternyata Geng, gak cuma orang Thailand aja yang mengalami hal ini. Tapi semua orang yang bukan warga negara Istriwil itu gak boleh masuk ke dalam bankker. Ya, salah satunya dialami oleh seorang perempuan yang menceritakan pengalamannya ketika ditolak untuk masuk ke dalam bankker untuk menyelamatkan diri. соседний дом, бомбаубежища, где нас не впустили, они закрыли двери, закрыли парковку. Jujur gak diketahui dari negara mana perempuan ini, tapi yang jelas dia bukan warga istri, tapi kalau kita dengar dari bahasanya nih, kayaknya dia dari negara-negara seperti Rusia, Ukraina atau negara-negara pecahan Soviet gitu, Geng. Jadi perempuan ini bilang kalau orang-orang istri mendapatkan pemberitahuan kalau akan ada sirene yang berbunyi yang menandakan akan adanya serangan udara lanjutan. Nah, mendapatkan pemberitahuan tersebut, semua orang termasuk dari mereka yang bukan warga negara Isriwel langsung keluar rumah dan mencoba untuk masuk ke dalam shelter atau buker. Nah, namun ketika orang-orang asing ini sampai di depan pintu banker, mereka malah ditolak untuk masuk oleh warga asli Istriwil dan orang istriwilnya malah menutup pintu bankker tersebut. Yang boleh masuk cuma warga istriwil doang. Nah, bahkan mereka juga menutup tempat parkir. Orang-orang asing ini mencoba untuk mengetuk pintu bangker agar orang istriwil yang sudah berada di dalam memperbolehkan mereka masuk. Nah, tapi orang-orang istri Will ini justru keluar dari dalam bankker tersebut dan bilang kalau mereka tidak akan memperbolehkan orang asing untuk masuk ke dalam bankker mereka. Serta bilang juga kalau di dalam banker sudah enggak ada lagi tempat bagi mereka karena sudah penuh. Dan hal ini benar-benar bikin warga asing ini jadi deg-degan. Kalau sampai mereka enggak masuk ke dalam bankker, kemungkinan besar mereka terkena rudal itu besar banget. Terus, Geng, hal yang sama juga dialami oleh orang-orang Afrika yang ada di Istri Will Geng. Di mana mereka ditolak untuk masuk ke dalam bankker juga. Sepertinya orang-orang Isriw ini gak peduli dengan keselamatan orang-orang dari negara lain. Dari sini kita bisa lihat ya, Geng, betapa egoisnya mereka yang cuma mementingkan diri mereka sendiri di atas kemanusiaan. Dan bahkan di beberapa pemberitaan ada juga yang mengatakan ya kalau warga Isriwil ini ee di beberapa tempat tidak memperbolehkan warga istriwil lain yang beragama Islam dan Kristen untuk masuk ke dalam bankker. Yang boleh cuma yang beragama Yahudi doang. Karena seperti yang kita tahu ya, di Istri Will sendiri yang beragama Kristen banyak dan yang beragama Islam juga banyak. Nah, mereka ini di beberapa titik, di beberapa tempat gak boleh ikut menyelamatkan diri ke dalam bankker. Oke, selanjutnya kita bakal masuk ke dalam pembahasan mengenai negara-negara nonmuslim yang sekarang justru membela Palestina dan mereka juga menunjukkan dukungan mereka terhadap Iran. Nah, negara-negara mana aja ini? Sekarang kita bakal bahas. Jadi, Geng, di saat ini ya semua mata sudah terbuka. Akibat perlawanan yang dilakukan oleh Iran, orang-orang semakin berani untuk menyuarakan apa yang mereka rasakan. Karena selama ini ya pada takut aja gitu sama Istri Will. Tapi sekarang enggak. Orang-orang lebih berani lebih frontal lagi. Ini semua berkat apa yang dilakukan oleh Iran atas perlawanan mereka. warga negara barat atau negara-negara barat yang tadinya memihak kepada istri, sekarang sudah banyak mulai berpihak kepada Palestina. Nah, salah satu negara di Eropa sana yang dari awal memang sudah banyak membela Palestina itu adalah Irlandia yang mana dukungan tersebut sudah disuarakan sejak tahun lalu. Simon Harris selaku Perdana Menteri Irlandia itu bilang kalau Irlandia udah lama memperjuangkan hak-hak Palestina. Irlandia bersama dengan negara-negara lain seperti Malta, Spanyol, dan Slovenia itu bakal mencari pengakuan atas negara Palestina. Keempat negara ini percaya kalau pengakuan negara Palestin menjadi langkah penting untuk menuju terciptanya perdamaian dan stabilitas di wilayah yang dilanda perang. Di dalam situasi konflik yang berkepanjangan di sana, pengakuan terhadap Palestina itu bisa menjadi pertanda kuat bahwa masyarakat internasional mendukung upaya perdamaian. Terus selain itu, Geng, negara lain yang mendukung Palestina adalah Norwegia. Dukungan mereka tersebut berupa pengakuan terhadap Palestina sebagai sebuah negara yang merdeka. Nah, mendengar kabar ini, otoritas Palestina serta pihak Mamas itu menyambut baik pengakuan dari Norwegia. Namun dari sisi istri Will, mereka langsung menarik duta besarnya. Mereka marah duta besar mereka ditarik ya dari Norwegia. Menanggapi hal ini, Norwegia enggak semerta-merta membiarkan istri Will memutuskan hubungan diplomatik dengan mereka. Justru Norwegia mengatakan kalau mereka enggak mau melepas hubungan diplomatiknya dengan istri Will. Alasannya karena Norwegia dan Istri Will memiliki hubungan yang baik sejak perjanjian Oslo. Ini menjadi kesempatan bagi Norwegia untuk tetap berkomunikasi dengan Istriwil untuk bisa menyuarakan dukungan mereka kepada Palestina. Nah, mereka tuh enggak mau bermusuhan. Mereka netral tapi mereka tahu mana yang benar, mana yang salah. Jadinya mereka men-support Palestina tanpa harus memusuhi Isriwil. Nah, terus geng mereka juga perlu untuk terus berkomunikasi dengan Isriwel agar bisa menyuarakan kepentingan Palestina melalui Norwegia. Dukungan Norwegia ini juga berupa pengakuan atas hak keberadaan Isriwil dan normalisasi hubungan dengan imbalan penarikan Isriwil dari tanah yang direbut sejak tahun 1967 dan negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Halus cara main Norwegia nih. Terus geng, ada negara lain lagi yaitu negara yang mayoritasnya Kristen. Dengar ya. Negara yang mayoritas masyarakatnya Kristen. Bahkan ada ya patung besar di sana. patung Yesus yang sangat besar di sana yaitu Brazil. Negara dengan mayoritas agama Kristen yang satu ini menunjukkan dukungan mereka kepada Palestina. Nah, jadi ini benar-benar dari Brazil ya, bukan dari Sumatera Utara nih. Ini di Brazil, Geng. Yang ada patung gini tuh yang ada patung apa? Yesus. Nah, bukan di Sumatera Utara. Jadi umat Kristen di Brazil ini ya mereka memberlakukan perjanjian perdagangan bebas dengan otoritas Palestina yang sudah menunggu ratifikasi selama lebih dari satu dekade. Brazil yang mengakui negara Palestina dan mengizinkan pembangunan kedutaan Palestina di ibu kota Brazil pada tahun 2010. Mereka sudah meratifikasi perjanjian antara Blok perdagangan Merkosur Amerika Selatan dan otoritas Palestina yang sudah ditandatangani sejak tahun 2011. Nah, duta besar Palestina di Brazil yaitu Ibrahim Alzeben itu bilang keputusan Brazil ini adalah tindakan yang berani dan supportif. Menurutnya, ini adalah cara yang efektif untuk mendukung perdamaian di Palestina. Presiden Luis Inio Lula da Silva itu menarik duta besar negara mereka untuk Isriwil karena genosida yang dilakukan oleh Isriwil. Sebegitunya mereka men-support Palestina. Keren ya. Masyarakat Brazil yang mayoritasnya Kristen men-support istri Will. Bukan atas dasar agama. Nah, kalau kita bilang agama di istri Will itu juga banyak orang Kristennya, tapi atas dasar kemanusiaan. Wah, keren banget Brazil. Keren. Berzil. Keren. Sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan beberapa ayat suci Al-Qur'an yang menjadi dasar dari perlawanan Iran di perang ini. Nah, langsung kita masuk ke dalam pembahasannya. Jadi, Geng, perang yang sedang terjadi ini antara Iran dan Isriwel yang sekarang sudah dibantu oleh Amerika itu menjadi sorotan dunia. Namun terlepas dari konflik tersebut ternyata di dalam Al-Qur'an sendiri sudah membicarakan mengenai perang dan ayat-ayat ini memperkuat dasar dari perlawanan Iran di dalam menghadapi istri Will serta Amerika. Nah, yang pertama itu adalah surah Albaqarah ayat 216 yang artinya, "Diwajibkan atasmu berperang padahal kamu membenci hal itu. Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu baik bagimu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu buruk bagimu." Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui. Ayat tersebut ya berdasarkan tafsir tahlili Kemenak ya dijelaskan bahwa dengan turunnya ayat ini hukum perang itu menjadi fardu kifayah dalam rangka membela diri dan membebaskan penindasan. Kalau musuh sudah masuk ke dalam negeri orang-orang Islam hukumnya menjadi fardu ain. Hukum wajib perang ini turun pada tahun kedua Hijriah ketika masih di Makkah. Sebelum Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam hijrah, Nabi Muhammad di saat itu dilarang untuk berperang. Barulah di awal tahun ketika Nabi hijrah, Nabi diizinkan untuk berperang kalau memang diperlukan demi melawan ya atau membela diri. Berperang dirasakan sebagai sebuah perintah yang berat bagi orang-orang Islam. Sebab ini akan menghabiskan jiwa dan harta. Jadi banyak yang akan terbunuh. Nah, terlebih lagi di awal tahun saat Nabi hijrah ke Madinah, kaum muslimin masih sedikit. Sementara kaum kafir di saat itu memiliki jumlah yang besar. Dan berperang di saat itu dirasakan sangat berat, Geng. Tapi karena perintah perang sudah datang untuk membela kesucian agama Islam, maka Allah menjelaskan bahwa tidak selamanya segala yang dirasakan berat dan sulit itu membawa penderitaan. Tetapi mudah-mudahan dari situlah justru membawa kebaikan bagi semua orang. Nah, jadi itu salah satu hal yang membuat ee pihak dari Iran itu merasa kuat kayak aduh sebenarnya kita enggak suka perang. Aduh, sebenarnya kita tuh agak berat untuk berperang karena nanti bakal banyak nyawa yang meninggal gitu. Nah, tapi karena di dalam surah Albaqarah ayat 216 itu disebutkan bahwa tidak semua hal yang berat itu berakhir sebagai penderitaan dan berperang itu diperbolehkan apabila untuk membela diri, akhirnya mereka memberanikan diri. Akhirnya mereka punya landasan untuk melakukan perang ini melawan istri Will. Kemudian geng, ada lagi nih surah Albaqarah ayat 217 yang memperkuat alasan Iran dalam berperang. Yang mana ayat ini kalau diartikan mereka bertanya kepadamu Nabi Muhammad tentang berperang pada bulan haram. Katakanlah berperang dalam bulan itu adalah dosa besar. Namun menghalangi orang dari jalan Allah ingkar kepadanya, menghalangi orang masuk Masjidil Haram dan mengusir penduduk dari sekitarnya lebih besar dosanya dalam pandangan Allah. Fitnah, pemusyrikan, dan penindasan lebih kejam daripada penghilangan nyawa. Mereka tidak akan berhenti memerangi kamu sampai kamu murtad keluar dari agamamu jika mereka sanggup. Siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya lalu dia mati di dalam kekafiran, sia-sialah amal mereka di dunia dan akhirat. Mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya. Nah, itu bunyi ayatnya kayak gitu ya. Di dalam tafsir Tahlili Kemenak dijelaskan bahwa berperang di bulan suci memang tidak boleh. Itu haram geng hukumnya. Kecuali musuh yang menyerang duluan. kita membela diri. Dan ketika orang-orang bertanya ke Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, "Gimana hukumnya berperang di bulan-bulan haram seperti yang sudah dilakukan oleh Abdullah bin Jahsi terhadap rombongan pedagang Quraisyi, maka turunlah wahyu yang menyatakan haram hukumnya berperang di bulan itu dan besar dosanya." Nah, itu adalah salah satu ayat yang dipegang teguh juga atau menjadi landasan bagi orang Iran untuk melawan istri Will. Nah, terus yang ketiga nih, Geng. Surat An-Nisa ayat 74. Ayat tersebut kalau diartikan. Hendaklah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Siapa yang berperang di jalan Allah dan gugur atau memperoleh kemenangan, niscaya kelak kami anugerahkan kepadanya pahala yang sangat besar. Ayat tersebut di dalam tafsir tahlili Kemenak dijelaskan bahwa berperang di jalan Allah Subhanahu wa taala adalah suatu perkara yang mulia. Orang yang berperang di jalan Allah Subhanahu wa taala pasti mendapatkan keuntungan yang besar. Nah, orang yang benar-benar beriman dan ikhlas dalam melaksanakan tuntutan agamanya serta rela mengorbankan kepentingan dunianya untuk mencapai keutamaan di akhirat, hendaklah ikut berperang di jalan Allah Subhanahu wa taala. Nah, barang siapa yang berperang di jalan Allah Subhanahu wa taala maka akan mendapatkan salah satu dari dua kebajikan. Mati syahid di jalan Allah subhanahu wa taala atau menang dalam peperangan. Yang masing-masing dari dua kebajikan tersebut akan dibalas oleh Allah Subhanahu wa taala dengan pahala yang besar. Karena orang yang mati syahid sudah dengan ikhlas mengorbankan jiwa raganya di dalam mematuhi perintah Allah subhanahu wa taala. Sementara yang menang dan masih hidup akan melanjutkan perjuangan untuk menegakkan keadilan dan membela kebenaran di jalan Allah Subhanahu wa taala. Nah, itu adalah ayat ketiga. Terus geng yang keempat dari surah Al-Anfal ayat 39 yang mana artinya perangilah mereka sampai tidak ada lagi fitnah, penganiayaan atau syirik dan agama seutuhnya hanya bagi Allah. Jika mereka berhenti dari kekufuran, sesungguhnya Allah maha melihat apa yang mereka kerjakan. Nah, dari ayat ini berdasarkan tafsir tahlili kemenak, Allah Subhanahu wa taala mengobarkan semangat juang orang-orang mukmin yaitu jika orang-orang musyrikin tetap menolak seruan menghentikan permusuhan. Allah Subhanahu wa taala memerintahkan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dan pengikut-pengikutnya untuk memerangi mereka agar tidak terdapat lagi fitnah yang mengganggu umat Islam dan agamanya. sehingga tidak akan ada lagi rasa takut dan kekhawatiran yang mencekam siapa saja yang ingin masuk Islam. Dan hal ini adalah jaminan bagi manusia bahwa kita semua memiliki kemerdekaan dalam memeluk agama dan menjalankan syariatnya. Nah, jadi itu adalah ee ayat yang keempat atau surat yang keempat. Terus geng yang terakhir nih adalah surah Al-Haj ayat 39 yang artinya ya kayak gini. diizinkan berperang kepada orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka dizalimi. Sesungguhnya Allah subhanahu wa taala benar-benar maha kuasa membela mereka. Nah, itu salah satu ayat yang terakhir dan di dalam tafsir yang sama dijelaskan ayat tersebut memperbolehkan orang-orang beriman dalam memerangi orang-orang kafir jika mereka sudah berbuat aniaya di muka bumi, menganiaya orang beriman dan menentang agama Allah Subhanahu wa taala. Nah, jadi geng di dalam Islam berperang itu diperbolehkan. Makanya Iran itu akhirnya melawan Istri Will. Kenapa diperbolehkan? Ya, karena syaratnya adalah untuk membela diri. Nah, di dalam kasus ini kita bisa lihat sendiri ya. Yang pertama kali melakukan penyerangan itu adalah Isriwil dan Iran membalasnya dengan berkali-kali lipat. Nah, itu dia geng lima ayat suci Al-Qur'an yang memperkuat alasan dari Iran yang terus melakukan perlawanan terhadap istri Will. Jadi, makanya kalau misalkan ada yang bilang Iran takut, Iran bakal nyerah, enggak sama sekali. karena pegangan mereka kuat banget. Makanya kome ini mengatakan dia tidak takut mati. Iran mati enggak apa-apa. Yang penting Islam jangan mati katanya. Nah, mereka seteguh itu di dalam berperang. Jadi enggak ada takut-takutnya terhadap istri Will. Oke, itu dia, Geng pembahasan kita kali ini mengenai beberapa pembahasan seputar perang antara Iran dan isteri Will. Dan kali ini ada beberapa informasi lain yang berkenaan dengan perang tersebut. Salah satunya adalah yang berdampak terhadap Palestina ketika orang-orang mulai men-support Palestina dan berani menyuarakan itu. Oke, Geng. Gimana menurut kalian tentang pembahasan kali ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.