IRAN KIBARKAN BENDERA MERAH ! ISR4EL DIPERKIRAKAN HANYA BERTAHAN 12 HARI DENGAN IRON DOME ?!
IV6ILNbEwZU • 2025-06-21
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Geng, hari ini kita bakal melanjutkan
pembahasan tentang perang istri Will dan
Iran. Sekali lagi gue ingatkan
pembahasan ini adalah sebuah bentuk
informasi tanpa memihak atau menyudutkan
pihak manapun. Dan informasi ini semoga
bisa menjadi edukasi buat kita semua.
Dan ya ini tidak bermaksud untuk
melanggar aturan YouTube atau untuk
membahas hal-hal yang dilarang oleh
YouTube. Enggak sama sekali. Jadi ini
murni sebagai informasi dan semoga bisa
menjadi edukasi buat kita semua. Masih
ada beberapa update terbaru nih, Geng,
yang udah gua rangkum, udah gua kumpulin
dan bakal kita bahas informasinya.
Update-nya itu mulai dari semakin
lemahnya pertahanan Istri Will yang
dikatakan ya mereka hanya sanggup
menahan serangan Iran selama 12 hari
aja. Ini maksud dari hitungan 12 hari
itu dari yang kemarin ya karena ini
scriptnya sudah ditulis dari kemarin.
Hari ini gua syuting, besok tayangnya.
Jadi ya berarti di hari tayangnya itu
sudah berkurang sekitar 3 hari berarti
sisa 9 hari. Nah, tapi informasi
tersebut hanyalah sebuah prediksi ya.
hanyalah sebuah estimasi. Jadi jika
dikatakan 9 hari sudah lemah, ya bukan
berarti di hari itu juga mereka
benar-benar lemah. Kan banyak
kemungkinan yang bisa terjadi. Bisa aja
mereka di-support, bisa aja tiba-tiba
mereka ya pura-pura lemah, tahu-tahu
mereka masih kuat. Nah, tapi dari
perhitungan kasarnya dikatakan
kemungkinan besar Hry Will ya itu bakal
melemah pertahanannya terutama pada Iron
Dom karena mereka terus-menerus bekerja
menghalangi roket-roket dan rudal-rudal
dari Iran. Di satu sisi Iran itu tidak
akan gentar dalam melancarkan serangan
ke Istri Will karena Iran secara perdana
itu meluncurkan rudal terbaru mereka
yaitu rudal yang bernama Sejil. Nanti
gua akan lihatkan videonya serem banget
geng. Ini rudal seram banget ada
videonya. Dan terus saat ini Iran juga
sudah mengibarkan bendera merah. Bendera
ini bukanlah bendera Iran yang selama
ini kita kenal, Geng. Tapi ini adalah
bendera merah yang dikibarkan dan
memiliki arti tersendiri. Apa dari makna
bendera merah ini? Oke, nanti gua bakal
jelaskan. Nah, kemudian ada update
lainnya nih mengenai operasi penangkapan
een agen Mossat secara besar-besaran
oleh Iran. Bahkan Iran sendiri tidak
segan-segan untuk mengeksekusi warga
negara mereka sendiri yang diduga
menjadi een Mossad. Dan kalian udah
sempat lihat ya beberapa foto yang
memperlihatkan gua enggak tahu ini AI
apa beneran tapi ya orang-orang yang
ditangkap itu ada yang diikat di rudal,
ada yang diikat di misil bom lalu
dikirim ke istri Will sana. Gila banget
hukumannya sampai kayak gitu. Lalu geng
Dinas Intelijen Iran dilaporkan berhasil
membongkar pabrik pembuatan drone yang
dioperasikan oleh Mosat. Dan yang
terbaru nih, Guys. Yang dikabarkan ada
warga negara Cina yang jadi buronan FBI
karena diduga melakukan penyelundupan
komponen senjata dari Amerika ke Iran.
Nah, ini udah mulai berkembang ke
mana-mana nih. Yang terlibat ramai
banget. Dan ya sudah bukan rahasia lagi
ya, Geng, kalau Cina itu adalah sekutu
dari Iran bersama dengan Rusia dan Korea
Utara. Nah, apakah orang Cina ini adalah
een dari Cina yang sengaja ditugaskan
untuk membantu Iran di tengah perang
dengan istri Will? Nah, semua
pembahasannya bakal kita uraikan di
sini. Oke, jadi langsung aja kita masuk
ke dalam pembahasannya. Halo, Geng.
Welcome back to Kamar Jerry
[Musik]
Jing jeng. Oke, untuk pembahasan yang
pertama kita akan membahas dulu nih
persoalan pertahanan udara Isriwil yang
dikatakan semakin lama semakin melemah
dan gencatan senjata apakah akan
terwujud.
Jadi, Geng, sudah 6 hari sejak Isri Will
menembakkan rudal ke fasilitas militer
dan nuklir milik Iran, Isriwil yang
merasa lebih super power awalnya ya
dibandingkan dengan Iran dengan
jumawanya menyerang Iran dan berpikir
mereka bakal menang. Namun pada
kenyataannya kondisi di lapangan
menunjukkan sebaliknya. Ada sebuah
laporan yang dibuat oleh The Washington
Post yang mengutip media almayadin
namanya yang mana di sana disebutkan
perang antara istri Will dan Iran ini
mungkin tidak akan berkelanjutan.
Mungkin nih, ini mungkin. Dan hal ini
disimpulkan setelah The Washington Post
menyoroti meningkatnya biaya dan
berkurangnya pasokan pencegat sistem
pertahanan udara yang memegang peran
penting dalam jaringan pertahanan
Isriwel yaitu Iron Dom Salah satunya.
Berdasarkan laporan tersebut, ada
penilaian dari pejabat intelijen Amerika
Serikat dan juga Istriwel yang
menunjukkan bahwa tanpa pasokan ulang
atau intervensi militer asing secara
langsung, Iswel mungkin hanya bisa
mempertahankan tingkat pertahanan
misilnya itu ya antara 10 sampai 12 hari
ke depan. Jadi ibaratnya tuh kehabisan
peluru, Geng. Kehabisan rudal, kehabisan
iron dom. Dan untuk itu pihak Isriwel
perlu menjalankan sistem pertahanannya
secara efisien dengan memilih rudal mana
yang lebih diprioritaskan untuk dicegat.
Karena sebenarnya sistem pertahanan
mereka sendiri sudah mulai kewalahan.
Namanya juga mesin.
Nah, jadi maksudnya nih ya mereka itu
ingin mengarahkan iron dom atau
pertahanan udara mereka untuk mencegat
rudal-rudal yang jatuhnya itu ke daerah
vital. Misalkan nih ada rudal yang
mengarah ke laut, ada rudal yang
mengarah ke lapangan, ada rudal yang
mengarah ke pemukiman. Nah, biasanya itu
kan semua rudal itu ketiga rudal itu
bakal dihancurin tuh di udara. Nah, tapi
kali ini mereka meng apa ya? Memilih
untuk efisiensi gitu. Mereka memilih
untuk menghajar rudal tertentu, yaitu
rudal yang mengarah ke pemukiman aja.
Yang ke laut lepas dibiarin, yang ke
lapangan kosong dibiarin. Kurang lebih
kayak gitu supaya efektif dan efisien.
Ada analisis lain yang dilakukan oleh
The Post yang mana ini sejalan dengan
peringatan yang baru-baru ini dilakukan
oleh akun intelligence sumber terbuka
yang berfokus pada militer atau yang
disebut dengan OS intin. Nah, ini
melalui akun X ya dengan username
@m_project.
Akun tersebut memperkirakan bahwa salvo
rudal ballistik Iran yang berkelanjutan
itu bisa mulai menembus perisai rudal
berlapis-lapis milik Isriwil sekitar
hari ke-18 peperangan. Sekedar
informasi, salvo ini adalah istilah
dalam militer yang merujuk pada tembakan
serentak dari sejumlah senjata api atau
meriam. Perkiraan ini didasarkan pada
tingkat penggunaan pencegat dan
inventaris yang menunjukkan bahwa
penetrasi rudal harian milik Iran akan
meningkat secara signifikan karena
jaringan listrik isriwel itu mulai
membatasi amunisi dan memprioritaskan
zona kritis. Jadi, aliran atau jaringan
listrik mereka itu udah apa ya, udah
mulai membatasi ke senjata-senjatanya.
Karena kan senjatanya itu semuanya semi
otomatis tuh. Jadi butuh aliran listrik.
Nah, itu udah mulai dikurangi. Jadi
sekarang mereka lebih memprioritaskan ke
zona-zona yang benar-benar kritis aja.
Dan tekanan ekonomi untuk mempertahankan
diri dari serangan rudal berat Iran juga
menjadi beban yang enggak bisa
dipertahankan oleh Isriwil. Kemarin gua
udah sempat mention juga, Geng, kalau
Isri Will itu kan udah mengalami
kerugian ratusan juta dolar Amerika
dalam perang ini. Nah, kondisi ini
diperparah karena cadangan rudal dan
roket penangkis serangan udara Isriwel
yang semakin menipis. Karena sistem
pertahanan udara Isriwil yang di saat
ini sudah kewalahan menghadapi rudal dan
drone milik Iran. Saking banyaknya yang
dilepasin oleh Iran. Karena Iran di sini
habis-habisan enggak takut rugi. Ya,
ngapain takut rugi? Sejauh ini kan Iran
belum berperang sama siapa-siapa.
Sementara Isri Will kan udah kewalahan
dan udah kehabisan amunisi ketika
menyerang Gaza ya kan ya. Otomatis
mereka ketika melawan Iran ya mereka
udah mulai terbatas gitu amunisinya.
Nah, hal ini juga dikonfirmasi oleh
pihak intelijen dari kedua negara.
Menurut informasi yang dikatakan
cadangan roket dan rudal artileri
pertahanan udara Isriwel yang bernama
Arhanut itu cuma cukup untuk ya paling
lama sekitar 12 hari. Dan itu terjadi
kalau intensitas serangan Iran tidak
berkurang. Karena Iran ini membuat
langit isriwel itu udah kayak hujan.
Hujan roket, hujan rudal.
Pakar rudal dari Missil Defense Advokasi
Aliansi yang bernama Tal Inbar itu
bilang istri Will bakal mendorong
gencatan senjata begitu cadangan roket
dan rudal milik Arhanut itu menipis.
Jadi kalau udah lemah, udah capek
mereka, mereka baru mendorong gencatan
senjata. Mereka minta damai. Dan ini
pernah terjadi ketika Isriwel melakukan
gencatan senjata dengan Mamas pada tahun
2014. Yang mana perlu kalian ketahui
roket serta rudal arhanut milik Istriwel
ini itu mahal banget, Geng. Dan saat ini
Isriwel tidak bisa sepenuhnya
mengandalkan Iron Dome untuk menangkis
rudal-rudal milik Iran yang terus
berkembang. Dan mereka punya sembilan
versi yang mana Iron Dom tidak mengenali
sistem radar mereka. Di dalam hal ini
mereka sudah mengeluarkan biaya yang
mahal untuk operasional ironome, tapi
iron dom-nya juga gak bisa ya efektif
menangkis rudal Iran secara maksimal.
Banyak yang lolos. Nah, cuma kondisi
sulit ini ternyata enggak cuma dialami
oleh istri Will, Geng, tapi juga dari
pihak Iran. Iran juga ee lumayan
mengalami kesulitan. Amerika dan Isriwil
memperkirakan Iran punya 2.000 unit
rudal yang bisa mencangkau Isriwil.
Namun, sebagian besar rudalnya atau
peluncurnya sudah dihancurkan oleh
Isriwil. Nah, di dalam serangan istri
Will terhadap Iran di awal-awal dan
dugaan tersebut bisa terlihat dari skala
serangan Iran yang katanya sih mulai
berangsur berkurang. Ini menurut media
barat, menurut Amerika dan Isriwel juga.
Dan sejak hari Jumat kemarin, Iran sudah
meluncurkan sedikitnya 400 rudal dan
jumlah rudalnya terus menurun. Meskipun
di sisi lain jumlah rudal yang mencapai
target semakin meningkat. Jadi ibaratnya
gini, di awal-awal nih, hari pertama
serangan Iran nih, itu 50 rudal misalkan
yang masuk itu misalkan cuma 30 ya kan.
Nah, ternyata besokan ya berkurang jadi
cuma 30 rudal tapi 330-nya masuk. Nah,
jumlahnya memang agak berkurang tapi
jumlah yang mencapai target atau yang
bisa lolos dari pertahanan udara Isriwel
malah semakin banyak.
Terus, Geng, jumlah rudal yang
ditembakkan oleh Iran saat ini lebih
sedikit dibandingkan di bulan April dan
Oktober 2024. Pada bulan Oktober 2024,
Iran itu sempat menembakkan 200 rudal
dalam sehari dan saat ini jumlahnya
menurun jadi 150 rudal, jadi beberapa
unit doang per hari. Jim Limson selaku
peneliti dari James Martin Center for
Nonpration
Studies itu mengatakan bahwa Iran
kesulitan menambah rudal dan peluncur
baru yang disebabkan sebagian fasilitas
produksi mereka sudah rusak karena
dibombardir oleh Will. Tasnim, media
lokal yang ada di Iran melaporkan
kapasitas Iran yang sebenarnya tidak
akan pernah bisa dipahami oleh Isriwil.
Walaupun ya Isriwil menganggap ya Iran
mulai berkuranglah, fasilitasnya mulai
dihancurin. Nah, namun menurut pihak
Iran melalui media lokal mereka ya
mereka tuh seolah-olah berkata, "Yah,
elah, lu enggak tahu apa-apa tentang
kita. Ya udah, silakan aja
menerka-nerka, tebak-tebak gitu. Tapi
dijamin rudalnya bakal ada terus." Iran
dikatakan memiliki banyak rudal jenis
Shab 3 dan Fatah 110 yang bisa mencapai
Isriwil dengan gampang. Seluruh wilayah
Isriwil bisa ditargetkan dengan rudal
tersebut yang memiliki jangkauan
maksimal 1500 km. Dan Iran menerbangkan
berbagai varian drone syahid. Meskipun
mengangkut peledak, tapi fungsi utama
drone tersebut adalah untuk mengacau
Arhanut, yaitu pertahanan udara milik
Isriwel yang levelnya di atas irendom.
Nah, itu dikacaukan pakai drone. Jadi,
bisa dikatakan ya drone itu cuma buat
ngacau-ngacauin doang. Padahal
serangannya tuh yang jelas bakal
dilakukan oleh rudal yang membawa hulu
ledak lebih besar. Jadi untuk bikin
kewalahan pertahanan udaranya aja. Dan
sementara itu, media lokal ISRI Will
melaporkan polisi di saat ini memburu
siapapun yang memviralkan dampak dari
serangan rudal Iran. Dan selain itu,
media asing dilarang memberitakan dampak
serangan Iran jika materi laporannya
belum disensor oleh pihak isri.
Jadi ada jaga gengsi juga di sini. Lalu
geng, meskipun dikatakan Iran mengalami
kondisi yang sama-sama terdesak, tapi
Iran masih tidak gentar. Yang mana
justru mereka tetap konsisten
mempertahankan betapa kuatnya militer
dan pertahanan negara mereka. Salah
satunya secara perdana Iran meluncurkan
serangan menggunakan rudal sejil. Nah,
ini yang paling gokil nih. Gua suka
banget bagian ini. Kita bakal bahas
tentang rudal sejil ini, Geng.
Jadi, Geng, Iran untuk pertama kalinya
menggunakan rudal ballistik sejil di
dalam kondisi pertempuran. Ini enggak
pernah dilihat oleh mata dunia
sebelumnya. Menurut keterangan dari
corps Garda revolusi Iran yaitu IRGC, di
hari Rabu tanggal 18 Juni 2025 kemarin,
sebanyak tiga rudal sejil itu sudah
diluncurkan ke wilayah Isriwel. Kebayang
ya? Limited banget tiga rudal doang. Dan
IRGC ini mengkonfirmasi bahwa operasi
sebelumnya sudah berhasil menghancurkan
sistem pertahanan udara milik Istriwil.
Seperti serangan sebelumnya, militer
Iran menegaskan bahwa serangan rudal
yang mereka lakukan akan bersifat
terarah dan berkelanjutan. Rudal sejil
ini adalah rudal balistik jarak menengah
dua tingkat dengan jangkauan maksimal
mencapai 2.000 km. Rudal ini pertama
kali diuji coba pada tahun 2008 sehingga
rudal sejil perdana digunakan oleh Iran
dalam kondisi perang. Dalam pernyataan
resminya, kantor hubungan masyarakat
IRGC itu sudah mengkonfirmasi dimulainya
fase terbaru operasi True Promise 3 dan
mengeluarkan peringatan keras kepada
warga istriwil yang tinggal di wilayah
pemukiman, khususnya warga sipil di
wilayah Yerusalem agar segera
meninggalkan kawasan tersebut demi
keselamatan mereka. udah di ultimatum
nih. Dan IRGC itu menyebutkan bahwa
sistem pertahanan udara ISRI WHL sudah
dilumpuhkan dalam serangan sebelumnya
yang membuka celah bagi rudal dan drone
Iran untuk menargetkan sasaran strategis
yang ada di wilayah Isri Will.
Serangan-serangan selanjutnya bakal
terus berlangsung secara tepat, sasaran
dan intensif. Serta IRGC melaporkan
kalau markas intelij seperti Mosat dan
Emen serta pangkalan militer isil itu
sudah menjadi target utama. IRGC itu
juga menegaskan bahwa rudal-rudal milik
Iran gak akan membiarkan musuh merasa
aman sedikitp bahkan ketika mereka
bersembunyi di bangker bawah tanah. Jadi
IRGC juga menyebutkan bahwa masyarakat
Isriwil di saat ini diharapkan harus
mendengar saran dari pemerintah Iran
karena mereka dihadapkan oleh dua
pilihan. Bertahan dalam kondisi mencekam
di tempat perlindungan atau justru
melarikan diri dari tanah yang dirampas
dari Palestina. Itu loh seram banget
ultimatumnya. Sebelumnya nih, Geng, Iran
juga udah meluncurkan rudal hypersonic
Fatah W ke wilayah Istriwil di tanggal
18 Juni kemarin. Peluncuran ini
dilakukan beberapa jam setelah Donald
Trump memberikan ultimatum kepada Iran
agar Iran menyerah tanpa syarat. D ada
aja ya nyuruh orang nyerah enggak
tahunya jauh lebih kuat gitu. Terus geng
sementara itu pemimpin tertinggi Iran
yaitu Ayatullah Ali Komeini itu menjawab
ultimatumnya Donald Trump tersebut
dengan mengatakan bahwa bangsa Iran siap
untuk berperang, siap juga untuk
berdamai. Ya, karena memang ya pada
dasarnya secara agama ya memang mereka
sebagai muslim diajarkan untuk saling
mengasihi, saling berdamai. Tapi karena
terus-menerus diinjak di tanah sendiri,
dizalimi di tanah sendiri ya mereka juga
siap untuk berperang dan bangsa Iran
tidak akan menyerah kepada siapapun.
Sejarah mencatat Iran itu enggak bisa
diancam dan enggak kenal menyerah. Dan
perlu diketahui, Geng, Iran ini adalah
ya bangsa yang dilahirkan memang untuk
berperang. Memang bangsa yang dilahirkan
sebagai kesatria mereka ini adalah
Persia ya. Mereka itu bangsa Persia,
Persian. Jadi bukan Arab-Arab biasa
gitu. Mereka emang dari zaman dulu ya,
dari zaman nenek moyang mereka dulu
emang dilahirkan untuk berperang.
Amerika itu dikatakan harus tahu semua
jenis keterlibatan militer Amerika akan
membuat kerusakan yang parah untuk
mereka. Komini juga menekankan Iran
diserang oleh Istri Will di tengah
perundingan Dhamma yang ditawarkan oleh
Amerika. Dan selama itu Iran enggak
menunjukkan permusuhan sama sekali
terhadap Amerika. Memang sejak Iswil
melancarkan serangan, Iran itu udah
curiga kalau Amerika terlibat dan ketika
yang menjadi korbannya adalah pejabat
Iran, dugaan mereka semakin menguat.
Nah, menurut Iran, keterlibatan Amerika
di dalam serangan Israwiel ke Iran
menunjukkan bahwa Isriwil ini lemah ya.
Enggak bisa apa-apa tanpa bantuan
Amerika. Jadi, bisa dikatakan ya ini
cuma adik-adiknya Amerika gitu. Berani
karena sembunyi di balik keteknya kakak.
Nah, terus geng Ilai Jeren Maye selaku
peneliti Euren Council on Foreign
Relation itu bilang saat ini Donald
Trump berada di dalam posisi yang sulit
karena harus memilih untuk ikut perang
atau justru meneruskan upaya diplomatik.
Nah, dia menyebutkan pernyataan Donald
Trump yang mendesak Iran untuk menyerah
sama saja dengan deklarasi perang ke
Iran. Karena ya ibaratnya nih ya lu udah
tahu nih kelasnya kayak Khabib
Nurmagomedov nih atau Mike Tyson ya kan
bisa ngelawan tapi tiba-tiba lu minta
dia udah lu nyerah aja tanpa syarat
enggak usah aneh-aneh ya enggak mauah
dia punya power gitu serangan Amerika ke
Iran tidak akan bisa dikontrol dampaknya
terus geng kegigihan Iran di dalam terus
melawan will bahkan jika Amerika harus
terlibat sekalipun di dalam perang ini,
Iran tetap tidak akan gentar sama sekali
dan enggak akan mundur. Bahkan di saat
ini ada sebuah peristiwa yang jujur aja
ya ini bikin orang-orang yang paham itu
jadi merinding. Yaitu Iran sudah
mengibarkan sebuah bendera yang berbeda
dengan bendera mereka pada umumnya yaitu
sebuah bendera merah. Bendera apa itu?
Nah, sekarang kita akan masuk ke dalam
pembahasan soal bendera merah milik Iran
yang sudah mulai dikibarkan ini.
[Musik]
Jadi, geng, di saat ini negara serta
orang-orang yang ada di seluruh dunia
sedang melihat bagaimana ketangguhan
militer dan pertahanan Iran. Tapi ada
satu hal nih yang membuat Iran jadi
sorotan dunia. Karena Iran sudah
mengibarkan sebuah bendera yaitu bendera
merah di atas Masjid Jamkaran yang
berada di kota Kom yang berjarak sekitar
140 km dari kota Teheran. Nah, ini
orang-orang tuh kayak bertanya-tanya nih
apa sih sebenarnya? Apa sih tujuan Iran?
Dan pengibaran bendera ini tidak lama
setelah serangan mendadak dari istri
Will yang menghantam sejumlah fasilitas
penting milik Iran. Nah, tapi apa sih
arti dari bendera ini? Apakah bendera
ini punya makna khusus bagi Iran?
Ternyata nih, Geng, ya. Ini adalah e
sebuah bendera yang mencerminkan sebuah
tradisi di dalam kepercayaan orang-orang
Iran, yaitu tradisi Syiah. Bendera merah
adalah simbol dari darah yang belum
terbalas. Wah, berat banget. Sehingga
ini menjadi pertanda kuat akan adanya
aksi balasan atau balas dendam yang
bakal dilakukan oleh Iran. dan tanpa
ampun. Meskipun dikibarkannya bendera
ini enggak serta-merta langsung
diartikan sebagai deklarasi perang, tapi
simbol ini diyakini sebagai pesan serius
untuk isriwil dan dunia internasional.
Nah, ada sebuah tulisan Arab di bendera
tersebut yang kalau diartikan di dalam
bahasa Indonesia berarti ya para
penuntut balas Husein. Nah, kalimat ini
merujuk pada cucu Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam yang bernama
Husein yang kehilangan nyawa dalam
pertempuran di Karbala. Dalam beberapa
tahun terakhir, bendera merah ini sering
dikibarkan pada momen-momen penting yang
berkaitan dengan kematian tokoh-tokoh
penting atau insiden besar. Contohnya,
ketika bendera merah ini dikibarkan
setelah kematian dari pemimpin Mamas
yang bernama Ismail Haniey yang diduga
dieksekusi oleh istri Will. Pengibaran
bendera merah ini juga bukan hanya
sebagai tanda bergabung, tetapi juga
simbol kesiapan Iran untuk melakukan
pembalasan. Setelah meninggalnya
tokoh-tokoh penting Iran, pemerintah
Iran mengibarkan bendera merah sebagai
tanda kemarahan dan panggilan untuk
melakukan tindakan balasan, Gek. Selain
itu, bendera merah juga dikibarkan di
atas kubah masjid dan tempat-tempat suci
sebagai tanda bergabung nasional dan
janji balas dendam atas mereka yang
sudah tewas secara tidak adil. Ya
walaupun ya di dalam ajaran agama Islam
sebenarnya tidak diajarkan nih, tidak
dianjurkan untuk membalas dendam atau
memiliki dendam. Nah, tapi berbeda ya.
Iran ini adalah masyarakat Syiah.
Berbeda dengan Islam Sunni. Nah, kita
enggak tahu nih, jujur ya, gua secara
pribadi enggak tahu Syiah itu seperti
apa, aturan mereka seperti apa, tapi
yang jelas mereka mempunyai tradisi
yaitu balas dendam kayak gini. Nah, di
dalam tradisi Iran kuno, bendera merah
dikibarkan di rumah orang-orang yang
menjadi korban dan enggak akan
diturunkan sampai pembalasan dendam
dilakukan. Nah, jadi bisa dikatakan ini
bukan lagi berhubungan dengan agama
doang, tapi udah jadi tradisi mereka dan
bendera merah juga menjadi simbol
ketegasan dan keberanian dalam
menghadapi ancaman. Di dalam konteks
geopolitik, pengibaran bendera merah ini
sering menjadi sinyal bahwa Iran siap
menghadapi agresi dan tidak akan tinggal
diam terhadap tindakan yang dianggap
merugikan negara dan sekutunya. Jadi
kacau nih, Geng. Ini ibaratnya memang
udah keluar tanduknya nih pihak Iran.
Oke, sekarang kita masuk ke dalam kabar
terbarunya nih, Geng. ya, ketika Iran
berhasil ngebom rumah sakit yang
dijadikan sebagai tempat perawatan bagi
IDF yang mengalami cedera. Kita masuk ke
dalam pembahasannya.
Kabar terbarunya nih, Geng. Rumah sakit
utama di Eastriwel bagian selatan
tepatnya di BR Sheeva itu dilaporkan
mengalami serangan langsung di hari
Kamis tanggal 19 Juni tahun 2025. Di
hari di mana sebelum gua syuting video
ini, Iran itu sudah meluncurkan sejumlah
rudal terbesar dalam 48 jam terakhir
yang terdiri dari sekitar 20 sampai 30
rudal. Layanan ambulansi Sriwil
mengatakan bahwa mereka menerima telepon
lebih dari satu lokasi di mana roket
rudal tersebut mendarat dan salah
satunya adalah di Rumah Sakit Soroka
yang terletak di kota tersebut. Geng,
ini udah kebayang kita ya gimana Isriwil
dulu ngebom rumah sakit-rumah sakit di
Gaza yang kayak mereka itu enggak peduli
gitu ya. itu adalah rakyat sipil yang
sedang dirawat, sedang sakit. Mereka
ngebom dengan alasan di sana adalah
markas mamas. Nah, sekarang mereka
mengalami hal itu sendiri. Dan seorang
juru bicara pusat medis Soroka di BRFA
itu bilang rumah sakit ini mengalami
kerusakan parah di berbagai area dan ada
beberapa orang yang terluka di dalam
serangan tersebut. Rumah sakit ini juga
udah meminta agar orang-orang tidak
datang ke sana untuk berobat karena udah
hancur.
Terus, Geng, para pejabat Istri Will itu
bilang pasien yang berada di area rumah
sakit yang terkena serangan langsung itu
dievakuasi sebelum serangan terjadi. Dan
berdasarkan kabar yang beredar, di rumah
sakit tersebut juga menjadi tempat di
mana pasukan IDF mendapatkan perawatan
ketika mereka melakukan aksi militer di
Gaza. Yang anehnya, Menteri Kesehatan
Istriwill yang bernama Yuril Boso itu
menyebutkan serangan itu sebagai
tindakan terorisme dan pelanggaran
batas. Padahal apa yang dilakukan Iran
juga pernah dilakukan oleh Isriwil di
Palestina. Ya, mereka kan juga pernah
ngebom rumah sakit dengan Dalih. Di sana
ada markas mamas yang kayak gua bilang
tadi ya kan giliran rumah sakit mereka
yang diserang gantiannya mereka nyebut
aksi tersebut adalah tindakan terorisme.
Berarti mereka juga ya kan kayak enggak
ngaca gitu. Nah, kenapa enggak malu ya
bilang kayak gitu? Ini aneh banget. Nah,
sementara itu, tentara ISRI meminta
penduduk di dua desa yang dekat dengan
fasilitas nuklir untuk mengungsi dan
mengumumkan akan ada serangan yang
segera terjadi. Front pertahanan dalam
negeri itu mengatakan Sirene berbunyi
lagi di Tel Afif dan beberapa kota di
Galilea yang terletak di Isriwil Utara
untuk memperingatkan adanya drone yang
menyusup dan meminta warga Isriwil untuk
masuk ke tempat perlindungan atau
bankker. Nah, sementara itu, Geng, Iran
membantah kalau mereka sengaja menyerang
Rumah Sakit Soroka ini. Iran sedari awal
mengaku mereka menargetkan markas
pertahanan Istri Will di dalam serangan
ini. Jadi, enggak ada yang menargetkan
rumah sakit. Tapi kemungkinan rumah
sakit tersebut bisa porak-poranda karena
gelombang hantaman rudal di titik yang
lain yang akhirnya berdampak ke sana.
yang mana di saat itu menurut pengakuan
Iran mereka itu menargetkan unit
teknologi elite militer is rewiel yang
disebut dengan C4I. Nah, si ini memiliki
cabang kampus di daerah tersebut dan
memang Iran tuh mengakui bahwa mereka
tahu kalau Rumah Sakit Soroka ini adalah
tempat di mana para tentara IDF atau
tentara Isriwil yang sakit ya itu
dirawat di sana yang mana mereka ini
menjadi korban perang mereka di Gaza
dengan Mamas itu dirawat di sana
ditambah lagi kena rudal lagi dirawat
malah
die modar gitu. Sekarang kita bakal
masuk nih, Geng, ke dalam pembahasan
selanjutnya mengenai Iran yang melakukan
pengeksekusian terhadap een agen-agen
Mossad tanpa ampun.
Jadi, geng, ketika konflik antara Iran
dan Isriwel meluas, Iran enggak cuma
melancarkan serangan udara aja, tapi
juga menangkap orang-orang yang diduga
adalah bagian dari Mosad, badan
intelijen milik Isriwel. Di tanggal 15
Juni kemarin ya, Iran mengklaim mereka
menangkap dua een agen mossat yang
beroperasi di daerah Savc Bolak,
Provinsi Albor Utara Iran. Nah, jadi ya
kita tahu ya memang mata-mata milik
Istri Will ini canggih-canggih banget,
cerdik-cerdik banget, licik-licik banget
juga. Mereka udah bisa masuk ke negara
lawan. Nah, ternyata Iran bisa
membongkar semuanya. Dan penangkapan ini
dilakukan oleh Unit Intelijen Kepolisian
Provinsi Albors. Dan di saat itu ya ada
dua orang yang ditangkap. Kedua
tersangka ini beroperasi dari rumah
persembunyian di mana rumah tersebut
mereka jadikan tempat untuk memproduksi
bom, bahan peledak, jebakan, serta
peralatan elektronik-elektronik untuk
perang. Nah, kemudian di tanggal 16
Juni, penindakan terhadap een Mosad ini
terus berlanjut, Geng. Di hari itu,
pengadilan Iran mengkonfirmasi bahwa
mereka sudah memberikan hukuman gantung,
digantung orangnya terhadap seorang pria
yang diduga menjadi een mosad. Dan pria
itu bernama Ismail Fikri atau tulisannya
Ismail Fikri. Dia ini bukan orang istri
Willlil, melainkan warga negara Iran.
Fikri ini ditangkap pada bulan Desember
2023. Dia ditangkap di dalam operasi
kontra intelijen besar-besaran yang
dilakukan oleh pasukan keamanan Iran.
Jadi dia ini membelot gitu. Menurut
laporan resmi dari Kementerian Intelijen
Iran di tanggal 20 Desember 2023, Fikri
ini ditangkap setelah pihak berwenang
memantau aktivitasnya dia selama
berbulan-bulan. Di dalam pemantauan
tersebut, Fikri ini terbukti menjalin
komunikasi intensif dengan Ejen Mossat
melalui saluran terenskripsi dan
menerima bayaran besar untuk menyerahkan
data sensitif milik Iran. Di dalam
operasi ini juga mengungkap adanya
jaringan spionase yang beroperasi di
kota Rei yang terletak di pinggiran
Teheran. Nah, dalam penggerebekannya ya
dilakukan pada tanggal 18 Desember 2023,
aparat keamanan itu menemukan gudang
berisi bahan peledak, ada drone militer
juga, peralatan komunikasi canggih yang
diduga digunakan untuk misi sabotase
juga. Gokil banget.
Terus, Geng, proses hukum terhadap si
Fikri ini berlangsung selama lebih dari
setahun dengan Mahkamah Agung Iran yang
akhirnya menolak permintaan banding dari
Fikri pada tanggal 10 Juni 2025. Dia pun
dieksekusi. Eksekusinya dilakukan di
sebuah penjara yang ada di Teheran. Dan
berdasarkan laporan amnesti
internasional pada tanggal 1 Juni 2025,
setidaknya ada lima warga Iran yang
sudah dieksekusi sepanjang tahun 2025
atas tuduhan spionase untuk Isriwel
alias membelot alias jadi pengkhianat.
Nah, eksekusi ini memperlihatkan akan
ketegasannya Iran di dalam menghadapi
ancaman bagi mata-mata di tengah perang
dengan Isriwil. Ismail Katib selaku
Menteri Intelijen Iran bilang, siapapun
yang bekerja untuk musuh akan menghadapi
hukuman maksimal. Dan eksekusi ini
menjadi pesan bahwa Iran tidak akan
membiarkan intelijen asing untuk
melemahkan pertahanan milik Iran. Jadi
mereka benar-benar seketat itu. Terus
geng, berlanjut lagi di tanggal 18 Juni,
otoritas Iran kembali menangkap lima
orang yang diduga menjadi een Mossad
alias mata-matanya Mossat. Mereka
dituduh sudah mencoreng citra negara
Iran dan selain itu mereka juga berusaha
untuk menyebarkan ketakutan di tengah
masyarakat melalui aktivitas mereka
secara online. Jadi mereka ini
menyebarkan narasi yang enggak benar,
Geng, di sosial media ya. Kayak buzer
gitu. Mereka semua ditangkap di Provinsi
Lorestan. Dan untuk itu, otoritas Iran
menghimbau warganya untuk mengurangi
penggunaan perangkat apapun yang
terhubung ke internet dan mengambil
tindakan pencegahan yang tepat. Himbauan
ini enggak cuma diperuntukkan untuk
warga sipil aja, tapi juga untuk pegawai
pemerintah seperti para pegawai negeri,
tim keamanan di Iran itu dilarang
menggunakan perangkat apapun yang
terhubung ke jaringan internet seperti
handphone, smartwatch atau laptop selama
ya terjadinya serangan udara ee terhadap
isry wheel ini. Jadi untuk menghindari
apa ya biasanya kan perangnya itu enggak
cuma perang senjata ya, pasti perang
hacker, perang cyber-nya juga terjadi.
Di tanggal yang sama, stasiun televisi
pemerintah Iran ya itu menghimbau warga
untuk menghapus aplikasi WhatsApp dari
handphone mereka dengan mengingatkan
bahwa aplikasi WhatsApp ini mengumpulkan
lokasi dan data pribadi pengguna dan
memberikan data tersebut ke isriwel
serta sekutunya Amerika. Karena kan ya
WhatsApp itu punya Mark Zuckerberg,
orang Amerika, perusahaan Amerika.
Terus, Geng, enggak cuma menangkap
ejen-ejen Mosat aja, pasukan keamanan
Iran mengklaim kalau mereka sudah
menggerebek fasilitas rahasia perakitan
drone yang berlokasi di Shar Ire yang
terletak di sebelah selatan Teheran.
Produksinya di Iran dan fasilitas
tersebut bukan milik Iran, namun diduga
dijalankan oleh een-agen Mossat. Klaim
ini diumumkan melalui unggahan video
dari kantor berita Tasnim yang
berafiliasi dengan IRGC. Dan di dalam
video tersebut terlihat sejumlah bagian
drone dan komponen elektronik yang
berserakan di ruang sempit. Nah, Tasnim
itu menyebutkan bangunan berlantai 3 di
sana digunakan untuk merakit dan
menyimpan UAV singkatan untuk unmaned
aerial vehicle yang diduga dipersiapkan
untuk operasi di dalam wilayah Iran.
Jadi serangan dari istri Bill itu
langsung dari negara Iran. Sabotasenya
udah gila banget. Dan di dalam video
tersebut juga menyebutkan bahwa petugas
itu menemukan sejumlah bom rakitan serta
lebih dari 200 kg bahan peledak yang
disembunyikan di lokasi tersebut.
Berdasarkan laporan dari Wall Street
Jurnal atau disingkat dengan WSJ ya pada
tanggal 15 Juni kemarin, operasi MOSAT
sudah berlangsung selama berbulan-bulan
untuk menyelundupkan ratusan komponen
drone ke dalam negara Iran, termasuk
melalui koper, truk, dan juga kontainer.
WSJ ini melaporkan kalau tim-tim kecil
Mossad sudah menyiapkan pos-pos terdekat
ya yang dekat dengan situs peluncuran
rudal dan pertahanan udara milik Iran
untuk mensabotase itu semua. Dan setelah
serangan udara dilakukan oleh Istriwil,
tim-tim ini bertugas untuk melumpuhkan
sistem pertahanan Iran dan menghantam
peluncur rudal sebelum sempat digunakan.
Jadi istilah katanya gini nih, ketika
Isriwel ini mau nyerang Iran ya mereka
tahu kalau mereka nyerang gitu aja ya
pertahanan udara Iran. Iran kan juga
punya tuh pertahanan udaranya ya. Kayak
Isri Willel juga punya Iron. Nah mereka
tahu kalau mereka lepas itu percuma
pertahanan udara Iran itu canggih
banget. Nah caranya gimana? Ya caranya
mereka ngirim mata-mata mereka, ngirim
para petugas mereka untuk ngancurin
dulu. Itu dibikin kacau, dibikin error
dulu. Setelah error, enggak bisa
bertahan melalui pertahanan udara baru
dirudal. kayak gitu, Geng. Nah,
disebutkan nih ya kalau mereka ini masih
beroperasi sampai hari Jumat malam
ketika serangan Istriwil dimulai. Nah,
mereka menghantam puluhan truk
pengangkut rudal Iran sebelum bisa
membawa misil ke lokasi peluncuran.
Jadi, gitu tuh cara Isriwel sebelum
menyerang Iran.
Oke, seru banget ya, Geng. Gila banget
ya eh perang mereka ini penuh dengan
strategi dan fakta-fakta yang
mencengangkan. Oke, selanjutnya ini
lebih mencengangkan lagi. Kita bakal
bahas ya. Ada seorang warga negara China
yang menjadi burunan FBI karena diduga
dia ya menyelundupkan senjata dari
Amerika ke Iran untuk memfasilitasi
perang. Apakah dia adalah een agen China
untuk membantu Iran atau dia ini bekerja
secara independen untuk keuntungan dia
pribadi. Nah, sekarang kita bahas.
Ada seorang warga negara Cina yang
menjadi buronan FBI itu bernama Bausia
Liu alias Emily Liu. Dia ini lahir
tanggal 10 September tahun 1981 dan dia
dituduh menyuplai ribuan komponen
elektronik yang bisa digunakan untuk
memproduksi drone, rudal balistik, dan
senjata militer lain dari Amerika. Gila,
Amerika ya musuhan sama Iran. Tapi
justru senjata dari Amerika dikirim buat
Iran. Jadi barang-barang tersebut
dikirim dari Amerika ke Iran melalui si
Liu ini ya. Karena sekarang sedang
berlangsung perang antara Iran dan
Isriwel. Diduga barang elektronik yang
disuplai oleh Liu digunakan dalam
serangan Iran ke rewel. Dalam
menjalankan aksinya tersebut, Liu tidak
sendirian, Geng. Karena dia bekerja sama
dengan tiga orang lain yang di saat ini
juga masuk ke dalam daftar pencarian
orang yang dirilis oleh FBI. Nah, mereka
ini adalah Longsin alias Emali. Terus
ada Yung Yua alias Stepen Yung dan juga
Zong Yanl alias Sydney Chung. Departemen
luar negeri Amerika bahkan mengumumkan
imbalan sampai 15 juta dolar Amerika
atau sekitar R245 miliar bagi siapapun
yang bisa memberikan informasi yang
mengarah kepada penangkapan si Liu dan
rekan-rekannya ini. Terus, Geng, menurut
pernyataan resmi ya, Liu dan rekannya
ini udah melakukan penyelundupan sejak
tahun 2007 loh, Geng. Jadi udah lama
banget dan mereka bisa melakukan hal itu
menggunakan perusahaan cangkang atau
perusahaan bayangan yang ada di China
dan juga Hongkong untuk mengelabui
eksportir Amerika. Mereka diduga
menyembunyikan identitas pengguna akhir
dari barang-barang yang dibeli mereka.
Sehingga perusahaan Amerika jadi tertipu
dan percaya kalau komponen tersebut akan
digunakan di China, tempat di mana
perusahaan bayangan ini berada. Jadi
ibaratnya gini, mereka ini beli secara
resmi nih dari Amerika ya, diimpor ke
Cina ya. Setelah diimpor ternyata pihak
Amerika enggak tahu kalau barang-barang
tersebut ternyata diekspor lagi ke Iran.
Jadi cuma transit doang di Cinanya. Dan
mereka mengirim barang-barang ini ke
Iran melalui jaringan logistik yang
sangat kompleks agar enggak bisa
terdeteksi jejaknya. Dan sesampainya di
Iran ya, barang-barang ini bakal
diterima oleh pihak yang terafiliasi
oleh IRGC yang diketahui nama
perusahaannya adalah Shiras Electronic
Industries atau SEI dan juga Ryan Ros
Afzar. Nah, dua perusahaan ini diketahui
ikut andil di dalam produksi militer
Iran.
Terus selain itu, Geng, senjata yang
dihasilkan dari barang ilegal tersebut
juga dijual ke negara-negara lain
seperti Rusia, Sudan, dan juga Yaman.
Nah, atas perbuatannya ini, Liu dan
rekan-rekannya didakwa secara federal di
pengadilan distrik Colombia pada bulan
Januari tahun 2024 atas sejumlah
pelanggaran berat termasuk konspirasi,
penyelundupan barang dari Amerika,
pelanggaran sanksi Iran, serta
penyampaian informasi ekspor yang salah.
Dan saat ini empat orang tersebut masuk
ke dalam daftar paling dicari oleh FBI.
Keterlibatan Liu di dalam menyuplai
senjata ke Iran ini menjadi sorotan
karena muncul di tengah memuncaknya
ketegangan antara negara tersebut dengan
Isriwel. Departemen Luar Negeri Amerika
juga menyebutkan IRGC secara rutin
menggunakan perusahaan-perusahaan
bayangan ini untuk menyamarkan aliran
dan menghindari sanksi, serta
mendapatkan teknologi yang seharusnya
tidak bisa mereka akses secara legal.
Dan dari informasi ini juga dikatakan
kalau Liu memiliki hubungan dengan
China, Teheran, Shiras, dan beberapa
wilayah lain yang ada di Iran serta juga
Hongkong. FBI menggambarkan Liu sebagai
agen pengadaan, perdagangan senjata dan
operator berbagai perusahaan dagang di
China yang berbicara dalam bahasa
Mandarin, kanton, dan juga farsi. Nah,
jadi itu ciri-cirinya tuh itu orang bisa
berbahasa banyak. Makanya dia ketika
berbisnis dengan beda-beda negara tuh
gampang. Oke, sekarang kita bakal masuk
ke dalam pembahasan selanjutnya mengenai
Donald Trump nih yang mana Donald Trump
ini memerintahkan penambahan kekuatan
Amerika di Timur Tengah. Kok bisa nih?
Apakah akan ikut perang juga? Sekarang
kita bahas.
Jadi, Donald Trump di saat ini sudah
memerintahkan penambahan kekuatan
Amerika di Timur Tengah. Hal ini
dikonfirmasi oleh pejabat pertahanan
Amerika yang membenarkan adanya
penambahan pesawat tanker udara. Ada 31
pesawat tanker udara menuju Timur Tengah
di hari Senin kemarin. Mayoritas pesawat
tersebut adalah KC 135 atau KC135 dan
juga KC 46. Nah, tanker tersebut ya bisa
mengisi bahan bakar untuk 240 jet
tempur. Dan disebutkan sebelum Isil
menyerang Iran, Amerika mengerahkan
puluhan pesawat pengebom ke pangkalan
Diego Garcia. Nah, Diego Garcia ini udah
sempat kita bahas nih. Dan di bulan Mei
tahun 2025, sebagian pesawat itu
meninggalkan pangkalan tersebut. Tapi
sekarang Amerika mempertahankan sebagian
pesawat pengebom mereka yaitu BU yang
ada di sana. Dan selain tanker udara,
Amerika juga mengerahkan gugus tempur
laut atau Guspurla yang berada di kapal
induk USS Nimit yang bergerak dari Laut
China Selatan ke Timur Tengah. Perintah
itu membuat Guspurla USS Nimage
membatalkan perjalanan ke Vietnam.
Penambahan kekuatan ini menunjukkan
dukungan Amerika kepada East Rewill. Dan
di hari Selasa kemarin ya, Amerika
mengirimkan 300 rudal hellire kepada
Isriwil yang sebagian besar rudal
tersebut dipakai oleh Isriwel untuk
menyerang Iran. Nah, di sini kita jadi
tahu ya kalau rudal yang digunakan oleh
Isriwil ketika menyerang Iran itu adalah
dari Amerika. Berarti pernyataan Trump
yang mengatakan kalau Amerika enggak
terlibat dan enggak ikut campur itu
bohong. Buktinya aja rudalnya dari
mereka. Terus geng, beberapa laporan
juga menyebutkan bahwa aset militer
Amerika di Timur Tengah termasuk kapal
perusak ikut membantu mencegat rudal
Iran yang menyerang Isriwil. Atas
bantuan tersebut, Netanyahu menyampaikan
terima kasihnya kepada Donald Trump
karena sudah memberikan dukungan untuk
mempertahankan wilayah udara Isriwel di
tengah kondisi yang semakin memanas
antara negara tersebut dengan Iran. Dan
Netanyahu menyebutkan Donald Trump
sebagai sahabat besar negara Isriwil. Ya
iyalah kalau gak ada Amerika isriwel
emang kuat gitu dikelilingi sama
negara-negara Arab dan mereka bisa
bertahan selama ini ya juga karena
bantuan Amerika. Dan di dalam pernyataan
terpisah Netanyahu itu berbicara di
dalam pidato yang mengatakan wilayah
Istri Will di saat ini mengalami
kerugian yang cukup besar dan serangan
Iran cukup menyakitkan buat mereka.
Kemarin sikapnya tuh sombong banget main
nyerang Iran. Ibaratnya nih, istri Will
ini lagi ganggu orang, tapi giliran dia
diusik balik malah nangis dan
seolah-olah menjadi korban. Padahal yang
mulai dia sendiri. Nah, Iran tidak akan
kasih ampun sedikit pun ke Istri Will
pastinya ya. Karena gimana? Iran enggak
kesal, gek. Orang enggak ngapa-ngapain
aja tapi malah diserang. Ya, sekarang
Istri Willnya sendiri yang ketar-ketir
karena udah kehabisan cara untuk melawan
Iran dengan kondisi keuangan yang
semakin menipis. Waduh, kacau ya. Oke,
Geng. Itu dia untuk sementara ini update
terbaru dari perang Isriwil dan Iran.
Nanti kita next bakal bahas lagi
kelanjutan dan update terbaru dari
informasinya. Jangan lupa tinggalkan
komentar di bawah tentang opini kalian
mengenai pembahasan kali ini.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:16:36 UTC
Categories
Manage