PESAWAT AIR INDIA JATUH DI ATAS ASRAMA DOKTER ! RATUSAN NYAWA MELAYANG
ImQp9QOztx0 • 2025-06-15
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Geng, sebelum kita mulai pembahasan ini, ada baiknya gua sampaikan dulu disclaimer kepada kalian bahwa video ini tidak bermaksud untuk membahas hal-hal yang dilarang oleh YouTube. Enggak sama sekali. Jadi, di sini gua pengin ngajak kalian untuk membahas sebuah kejadian yang baru saja terjadi di India. Ini adalah sebuah bentuk informasi kepada kalian dan semoga informasi ini juga bisa menjadi sebuah edukasi buat kalian. Edukasi buat siapa? Apakah buat masyarakat ataukah buat pemerintah? Ya, jawabannya adalah buat semua. Karena kenapa? Di dalam kejadian ini ternyata ditemukan adanya beberapa kelalaian. Kelalaiannya dari pihak mana? Kelalaiannya dari pihak maskapai dan juga yang mungkin dari pihak pemerintah sana. Nah, ini semoga menjadi pelajaran dan edukasi buat kita tentang pembahasan ini. Kita bakal membahas tentang kecelakaan pesawat Air India. Jet five on the ground and from the tragedy comes a story of survival. One passioner right there made it out of the wage alive. Jadi, ini benar-benar masih hangat banget, Geng. diberitakan di sosial media sampai kepada media mainstream baik lokal maupun internasional dan videonya juga banyak udah tersebar. Ada hal yang mencengangkan atau ada hal yang menjadi perdebatan di dalam kecelakaan ini. Yaitu biasanya kecelakaan pesawat itu terjadi setelah beberapa waktu ya mungkin puluhan menit gitu ya baru kecelakaan. Nah, itu kebanyakan terjadinya kayak gitu. Tapi yang terjadi pada Air India ini beda banget karena kecelakaannya justru terjadi hanya berjarak sekitar 30 detik setelah take off atau lepas landas. Enggak lebih dari semenit, Geng. Bayangin aja. Dan seperti belum mencapai ketinggian yang sudah seharusnya menjadi standar penerbangan, tiba-tiba udah jatuh. Dan yang lebih tragisnya adalah pesawat ini tidak jatuh di perairan atau di lahan yang kosong, tapi justru jatuhnya di atas kawasan pemukiman, kawasan yang ada penduduknya. Dan ini sangat mengerikan karena korbannya tidak cuma dari para penumpang atau awak kapal, tapi juga ya ratusan orang yang ada di daratan. Dan di dalam tragedi ini ada satu orang yang merupakan seorang warga negara Inggris keturunan India yang selamat dan dia sempat menceritakan bagaimana tragedi yang dia alami ini. Dan tragedi kecelakaan pesawat ini adalah tragedi penerbangan terburuk yang pernah terjadi di dunia dalam lebih dari 10 tahun terakhir. Nah, di video kali ini kita bakal membahas secara lengkap tentang kejadian ini, Geng. Oke, langsung aja kita bahas. Halo, Geng. Welcome back to Kak Marger Jerry [Musik] Genggeng. Kita masuk dulu ke dalam pembahasan kronologi kejadiannya, Geng. Jadi, geng ya, kronologi kejadiannya itu ketika pesawat Air India ini menggunakan pesawat berjenis Dreamliner 787-8 yang memiliki kode registrasi VT- A B. Mereka ini bertujuan ke bandara London yaitu Gatewek, Inggris dari bandara internasional Sardar Valabay Patel Ahmedab, Gujarat, India. Mereka berangkat pada hari Kamis tanggal 12 Juni tahun 2025 dan pesawat tersebut membawa sebanyak 242 orang yang terdiri dari penumpang serta awak pesawat. Dari 242 orang tersebut, 217 di antaranya adalah orang dewasa. Sementara 11nya masih di bawah umur. Terus dari keseluruhannya nih, Geng, 169 orang itu adalah warga negara India, 53 orangnya warga negara Inggris, dan tujuh orangnya warga negara Portugal. Dan ada satu orang warga negara Kanada. Yang menerbangkan pesawat ini adalah seorang pilot yang bernama Kapten Surnet Subarwal serta co-pilotnya yang bernama Cliff Kundar. Nah, mereka ini bukan eh pilot baru. Mereka adalah pilot yang berpengalaman dan bahkan ya antara Kapten Surnet maupun Cliff itu sudah mengudara selama lebih dari 9.000 jam terbang. Dan untuk Kapten Surnet sendiri dia udah bekerja lebih dari 22 tahun sebagai pilot maskapai komersial. Jadi bukan orang sembarangan, bukan pilot kaleng-kaleng. Terus geng tepat di jam 39 siang waktu India, kalau di Indonesia di saat itu tuh masih dini hari ya sekitar jam . lah. Nah, pesawat Air India ini lepas landas di landasan Pacu nomor 23. Dan berdasarkan keterangan dari Menteri Dalam Negeri India yang bernama Amid Syah, pesawat tersebut membawa 100 ton bahan bakar ketika lepas landas dari Ahmedab. Nah, belum lama setelah lepas landas, mungkin kayak baru 30 detikan gitu, area kokpit pesawat tempat di mana pilot dan copilotnya mengemudikan pesawat tiba-tiba mengeluarkan panggilan Mayday kepada air traffic control atau yang disingkat dengan ATC. Nah, ATC ini adalah para petugas yang berada di menara pengatur lalu lintas penerbangan yang kalau kalian lihat di bandara itu atau airport itu ya, itu biasanya ada tuh kayak apa ya? Kayak menara gitu loh. Nah, itu di atasnya ada orang tuh ada petugas. Nah, itu disebut dengan ATC. Biasanya kalau ada panggilan mayday kayak gini, itu berarti ada sesuatu yang terjadi atau sesuatu yang enggak beres dengan pesawat dan ini berpotensi besar akan membahayakan seluruh penumpang. Tapi di saat itu, Kapten Suret ini serta Cliff copilotnya itu enggak ngejelasin kenapa mereka melakukan panggilan mayday. Apakah ada kerusakan mesin atau justru ada sabotase? Misalkan kayak pembajakan pesawat atau ada orang bikin rusuh gitu. semuanya masih abu-abu di saat itu. Dan ketika pihak ATC merespon dan menanyakan kondisi yang terjadi pada pesawat mereka, Kapten Surnet dan Cliff ini tidak memberikan jawaban apa-apa lagi. Di sisi lain, kita bisa lihat situasinya di video yang beredar di sosial media yang direkam oleh warga ketika pesawat Air India ini terbang di ketinggian yang rendah di atas pemukiman warga. Kalian bisa lihat sendiri dari rekaman CCTV yang diambil dari landasan pacu juga terlihat jelas ketika pesawat mau lepas landas. Tapi enggak lama kemudian, pesawat tersebut justru terbang rendah dan turun terus sampai ke pemukiman warga hingga akhirnya meledak dan mengeluarkan api serta asap hitam. Terus, Geng, berdasarkan informasi dari data terakhir pesawat tersebut, Air India ini terbang hanya di ketinggian 625 kaki atau sekitar 190 m gitu, Geng. Jadi rendah banget dan terus turun sampai akhirnya ya terjadi ledakan besar karena mereka menabrak pemukiman. Lokasi dari pemukiman warga yang menjadi titik jatuhnya pesawat itu berada enggak jauh dari bandara, Geng. Jadi cuma sekitar 1,5 kilo gitu. Dan badan pesawat itu menimpa sebuah asrama mahasiswa kedokteran, yaitu eh mahasiswa kedokteran dari BJ Medical College yang bertepatan pada saat para mahasiswa ini sedang istirahat makan siang. [Musik] Wah, seram banget ya para dokter atau para calon dokternya yang menjadi korban di sana. Dan di asrama tersebut ternyata enggak cuma menjadi tempat tinggal ee para mahasiswa kedokteran aja. Nah, tapi menurut informasi ada juga keluarga mereka di sana. Jadi kayak ibu mereka, ayah mereka itu tinggal bersama di sana. Nah, karena jatuh di pemukiman warga, jadi ada beberapa orang yang ada di sekitar lokasi yang menjadi korban, Geng. Dan enggak berlangsung lama dari jatuhnya pesawat, tim penyelamat dengan anjing pelacak itu datang ke lokasi untuk langsung menyisir serta mencari para korban. Ambulans juga berbondong-bondong datang dengan membawa kantong-kantong jenazah. Dan seperti yang udah gua singgung di awal kalau jumlah korbannya itu mencapai ratusan orang, Geng. Enggak cuma penumpang pesawat, tapi orang-orang yang di daratan juga. Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasan tentang kemungkinan penyebab dari kecelakaan pesawat Air India ini. Kenapa bisa terjadi? Apa sebenarnya yang salah dengan maskapai ini? Untuk yang awal kita bahas dulu nih kesaksian dari salah seorang penumpang yang bernama Akashvasta. Dia ini ya passenger dari maskapai yang sama. Tapi ya dia memang naik pesawat yang meledak ini, pesawat yang jatuh. Nah, namun dia naiknya itu bukan di saat kecelakaan terjadi, tapi justru sesaat sebelum pesawat ini transit. Nah, jadi dia ini menaiki pesawat yang sama ketika pesawat itu melakukan perjalanan yang sebelumnya dari rute Delhi menuju ke Ahmedab sebelum akhirnya pesawat ini transit menuju ke Inggris. Nah, di saat itu jarak penerbangan dia itu sekitar 2 jam sebelum kejadian. Nah, dia sempat membagikan pengalaman gak enaknya dia ketika dia naik pesawat Air India yang kecelakaan ini. Dia bagikan di akun X. Jadi, dia merekam juga apa yang terjadi di dalam pesawat. Karena di saat itu dia ngerasa ada yang aneh dengan pesawat ini kayak enggak layak gitu. Contoh ya ketika itu ya dia itu mau menggunakan layar TV tapi enggak bisa dipencet kayak rusak. Terus lampu yang ada di dalam kabin juga enggak nyala, AC pun juga enggak nyala. Kebayang tuh ya panasnya gimana dengan campuran-campuran bau badan street food India itu gak nyala AC-nya. Wuh nikmat. Bahkan di saat itu selama 15 menit di dalam kabin sebelum pesawat take off enggak ada yang berubah. AC tetap enggak dinyalakan. Layar TV enggak bisa dipakai. Lampu juga enggak nyala dan bisa kalian bayangkan sepanas apa di dalam sana. Dan semua itu dia bagikan lah pengalamannya dia di internet. Terus, Geng ya dari sini kita bisa menilai berarti ada yang salah dengan pesawatnya. Dan bahkan semenjak insiden kecelakaan ini jadi viral, ada banyak video-video lain yang tersebar di media sosial selain videonya si Akas Fasta ini. Jadi, video-video yang tersebar di sosial media tersebut berisikan review dari para penumpang ya yang mirip sama si Akas ini. Yang mana mereka pernah naik Air India dan menunjukkan betapa tidak puasnya mereka terkait kondisi pesawat yang dianggap enggak layak. Ada bagian kursi yang udah menganga robek. Ada footstep yang udah kendor. Makanan yang udah enggak fresh. Bagian bawah kursi yang lepas dan masih banyak lagi. Kalian bisa lihat sendiri videonya. Tapi bagian makanan yang enggak fresh. Gua enggak kaget. Gua enggak kaget. Kalian juga enggak kaget kan kalau makanan tidak fresh di India. Jangan kaget. Oke, jangan kaget. Itu adalah hal yang biasa. Oke, lanjut. Tapi sebenarnya ya, Geng, kalau cuma mengira-ngira dari video-video singkat yang beredar itu ya hampir mustahill lah ya untuk kita tahu langsung penyebabnya. Cuma ada beberapa spekulasi nih, Geng, tentang kecelakaan pesawat ini. Yang pertama nih, beberapa ahli di India itu menduga kalau penyebabnya adalah burung. Nah, ini memang sering banget ya kejadian kecelakaan pesawat yang diakibatkan oleh burung nih. Pesawat itu bisa kehilangan tenaga kalau burung sampai masuk ke dalam mesin seperti yang terjadi pada insiden Jeju di Korea Selatan. Para ahli dan pilot itu mengetahui bagaimana kondisi bandara Ahmed Abad yang mengatakan kalau bandara tersebut memang terkenal banyak burungnya. Negara bagian Hujarat sendiri mengatakan ada 462 insiden tabrakan dengan burung dalam rentang waktu 5 tahun. Nah, sebagian besar peristiwanya terjadi di Bandara Ahmedab dan ini menurut data dari Kementerian Penerbangan Sipil yang diajukan di parlemen pada bulan Desember 2023. Nah, terus berdasarkan laporan dari Times of India di bulan September 2023 aja yang mengutip data dari otoritas bandara nih ya, itu tercatat 38 tabrakan dengan burung di tahun 2022 sampai 2023 di Ahmed Dabat meningkat 35% dibandingkan 12 bulan sebelumnya. Memang terlihat masuk akal ya penyebabnya burung, tapi ada banyak pihak yang membantah kemungkinan ini. Jadi, ada banyak pihak yang enggak setuju dengan kemungkinan tersebut. Salah satu orang yang enggak sepakat dengan penyebabnya adalah burung. itu adalah Mules O'Brien. Dia ini adalah analis penerbangan dari CNN. Awalnya dia menerima kemungkinan kalau tabrakan dan masuk burung ke dalam mesin itu menjadi penyebab kecelakaan. Nih, awalnya nih dia kayak, "Oh, iya ya, bisa jadi." gitu. Nah, namun ketika dia mengamati video detik-detik jatuhnya pesawat dengan lebih teliti, dia menyimpulkan kalau kecil kemungkinan kalau burung yang menjadi penyebabnya. Kesimpulan ini bisa dia dapatkan karena di video tersebut dia enggak ngelihat adanya burung sama sekali di sekitar pesawat. Terus ada yang berspekulasi juga kalau penyebabnya mungkin aja karena gagal mesin ganda yang mana insiden ini bisa dikatakan sangat langka terjadi. Kegagalan mesin ganda ini juga bisa disebabkan oleh kontaminasi atau penyumbatan bahan bakar. Mesin pesawat itu kan bergantung pada sistem pengukuran bahan bakar yang presisi, Geng. Kalau sistem itu tersumbat, maka pesawat bakal kekurangan bahan bakar dan mesin bisa mati mendadak. Nah, yang masih jadi pertanyaannya bagi para ahli adalah apakah Air India ini menggunakan RAM Air Turbin atau RAT atau justru enggak menggunakan itu? RAT ini sendiri merupakan turbin cadangan darurat yang menyala kalau mesin utama gagal untuk menghasilkan daya agar bisa menghidupkan mesin lagi. Jadi kayak pancingannya gitu loh, Geng. Jadi semisalnya ada RAT-nya kemungkinan kecelakaannya sangat kecil. Tapi kalaupun ada RAT tahu-tahu ya enggak nyala juga rat-nya juga mati ya kecelakaan enggak bisa dihindari. Namun di saat itu mulis ini percaya kalau penyebabnya bukan karena itu, Geng. Bukan karena tersumbatnya bahan bakar tadi sampai menyebabkan ya matinya mesin ganda tadi, Geng. Karena kasus seperti ini jarang terjadi, di mana dua mesin pesawat gagal sekaligus tuh jarang banget. Nah, mules ini juga enggak melihat adanya percikan api atau kerusakan di salah satu mesin general elektrik yang digunakan oleh pesawat. Hal serupa juga dijelaskan nih oleh Marco Chan. Dia ini adalah seorang mantan pilot serta juga Mohan Ranganatan yang merupakan seorang ahli penerbangan. Mereka ini bilang kalau enggak ada bukti yang menunjukkan kegagalan mesin ganda. Dilihat dari video yang beredar dan karena insiden kegagalan mesin ganda itu ya sangat jarang terjadi dan kecil kemungkinan Air India jatuh karena hal tersebut. Mula sendiri menduga kalau penyebabnya ya karena konfigurasi yang enggak tepat ketika lepas landas. Padahal konfigurasi lepas landas sangat penting karena berkaitan dengan banyak sistem. prosedur pemeriksaan dan peringatan juga. Nah, tapi kan kita balik lagi ya. Ini kan pilotnya udah berpengalaman, masa iya karena konfigurasi yang enggak tepat. Itu ya jadi pertanyaan juga emang pilotnya selalai itu gitu. Nah, tapi ada tiga pakar lain yang mengatakan kalau kemungkinan di dalam insiden ini ya terjadi karena sirip sayap pesawat atau flap itu tidak mengembang saat lepas landas. Itu kemungkinan yang lain. Dan flap ini memainkan peran yang penting ketika lepas landas karena membantu pesawat untuk menghasilkan daya angkat maksimum pada kecepatan rendah. Kalau enggak mengembang dengan benar, pesawat yang penuh muatan yang terdiri dari penumpang, bahan bakar berat akan kesulitan untuk lepas landas. Di Ahmed Dabat sendiri, Geng, suhunya itu mencapai 40 derajat di hari Kamis itu. Udara yang lebih tipis bakal membutuhkan pengaturan flap yang lebih tinggi dan daya dorong mesin yang lebih besar. Di dalam kondisi kayak gini, kesalahan konfigurasi kecil sekalipun bisa menimbulkan konsekuensi yang besar. Tapi, Geng, pesawat yang lepas landas dengan flap yang ditarik akan memicu peringatan dari sistem peringatan konfigurasi lepas landas 787 atau 787. Nah, sistem ini yang bakal memperingatkan awak pesawat mengenai konfigurasi yang gak aman. Jadi, kayak ngasih kode gitu, ini bahaya bahaya gitu. Marco Chan itu berpendapat sulit untuk bisa memastikan apakah ini penyebab sebenarnya atau bukan kalau hanya melihat dari video yang beredar di internet ya karena terlalu distorsi gitu. Terus ditambah lagi kesalahan macam ini itu enggak biasa di dalam penerbangan. Jadi kayak jarang banget terjadi juga. Dan teori ini juga sudah dibantah oleh sejumlah pilot dan analis lainnya. Jadi sebenarnya masih menjadi misteri, Geng. Penyebab apa sebenarnya? Siapa dalangnya? Apa sih yang error dari pesawat ini? Dan kalian bisa tebak sendiri enggak, Geng? Jenis pesawat yang digunakan oleh Air India ini apa? Ya, pesawatnya berasal dari salah satu perusahaan yang lagi bermasalah banget di dalam dunia penerbangan dan sudah banyak pesawat dari perusahaan ini yang mengalami kecelakaan. Salah satunya digunakan di negara kita yang udah pernah gua bahas nih. Cek sendiri. Udah pernah gua bahas pesawat boeing. Boeing ini sudah dikecam oleh banyak pihak, Geng. Terkait kondisi pesawat mereka yang dianggap sudah enggak layak dan Boeing yang enggak mempedulikan keselamatan penumpangnya. Tapi sejauh ini enggak ada yang menunjukkan adanya kesalahan yang ditujukan kepada pihak Boeing di India. Sementara Boeing mengatakan akan menawarkan dukungan penuh kepada maskapai Air India untuk bisa menyelidiki penyebab dari kecelakaan pesawat tersebut. Kacau banget ya, Buings. Kacau banget. Oke, dari tadi kita udah ngebahas ya kronologi kecelakaannya, kemungkinan penyebab kecelakaannya. Nah, tadi gua sempat menyinggung kalau ada satu korban yang selamat. Nah, siapakah korban yang selamat ini? Apakah kita bisa mendapatkan informasi dari dia? Dari apa yang dia alami? Mungkin e di sini kita bisa memperkirakan penyebab dari kecelakaan itu. Nah, sekarang kita bahas identitas dari korban yang selamat ini, Geng. namanya itu adalah Viswash Kumar Rames. Dia ini berusia 40 tahun yang merupakan warga negara Inggris. Nah, kalau dari namanya sih bukan orang Inggris ya, orang Prindavan memang. Tapi dia warga negara Inggris. Nah, Viswash ini sudah tinggal di Inggris selama 20 tahun, Geng. Dan Viswash adalah seorang pengusaha dan sudah memiliki e seorang istri serta putra yang berusia 4 tahun. Dia ini sedang berada di India untuk mengunjungi keluarganya. Dan Visash ini duduk di kursi nomor 11A. Berdasarkan informasi dari media The Guardian, enggak lama setelah kecelakaan terjadi si Visas ini terlihat sudah berlumuran cairan merah tubuhnya. Nah, di saat itu orang tuh kayak enggak tahu ini siapa gitu. Tiba-tiba ngelihat orang tertatih-tatih udah luka-luka. Nah, dia jalan menuju ke ambulans. Nah, orang-orang gak tahu kalau dia ini adalah korban yang selamat atau korban yang lompat dari pesawat itu. Geng, polisi di saat itu ya sempat lihat si Viswas ini sedang duduk di deretan pintu darurat dan berhasil melompat keluar dari sana. Dan menurut cerita dari Viswash kepada salah seorang keluarganya yang bernama Nayan Kumar Rames, dia sendiri enggak ingat gimana bisa selamat. Dia enggak tahu, dia enggak sadar. Mungkin karena kebentur kali kepalanya jadinya dia masih amnesia gitu ya, masih syok, belum bisa mengingat kejadian tersebut. Nah, namun Visu ini sempat mengkhawatirkan salah satu saudaranya namanya Ajay. Saudaranya ini duduk tepat di sebelahnya dia. Tapi sayangnya Ajay enggak selamat, Geng. Di dalam insiden Naas ini ketika ditemukan, Ajay dinyatakan meninggal dunia. Dan si Viswash ketika ditemukan, dia ini langsung dibawa ke rumah sakit untuk ditangani dengan serius. Nah, di saat itu Menteri Dalam Negeri India yang bernama Amid Syah itu menyempatkan diri untuk menjenguk si fish wasash ini ke rumah sakit. Lalu ada dokter yang menangani viswas yang bernama dokter Dafal Gameti. Dia ini bilang kalau si viswas mengalami disorientasi. Banyak luka di sekujur tubuhnya, namun kondisinya perlahan-lahan mulai pulih. Nah, meskipun begitu dia masih harus dalam perawatan sampai luka di tubuhnya sembuh agar dia dapat beraktivitas dengan normal lagi. Nah, terus geng enggak cuma Fish was yang selamat di dalam kejadian ini, tapi ada lagi ee korban-korban lain tapi bukan yang dari penumpang ya. Mereka ini adalah para dokter. Nah, mereka yang ada di pemukiman itu mereka menjadi korban atas peristiwa tersebut yang disebabkan karena pesawatnya jatuh di atas asrama mereka. Disebutkan hampir 40 orang dokter atau mahasiswa dokter yang terluka. Setidaknya satu orang dalam kondisi yang kritis. Salah satu saksi mata dari BJ Medical College yang bernama Dr. Syam Goovin, dia dan dokter juniornya itu mengalami luka-luka. Nah, dia bilang ada sebanyak 30 sampai 40 dokter yang mengalami luka serta satu sampai dua orang mahasiswa mengalami luka serius. Ada ee yang namanya Ramila. Dia ini adalah ibu dari salah satu mahasiswa kedokteran yang berada di asrama tersebut. Saat kecelakaan terjadi, dia bilang putranya dia ya itu sedang istirahat makan siang ketika insiden itu terjadi. Beruntungnya putranya ini selamat dari sana karena dia sempat melompat dari lantai dua gedung untuk menyelamatkan diri. Anaknya itu cuma mengalami luka-luka kecil gitu, Geng. Enggak terlalu parah. Nah, jadi itu ee korban-korban yang selamat. satu yang merupakan penumpang di pesawat dan yang lainnya ada sekitar 40 orang merupakan korban yang di daratan, di pemukiman, dan merupakan mahasiswa kedokteran. Nah, terus gimana nih dengan korban-korban yang meninggal? Jadi, Geng, ada beberapa korban yang sudah diidentifikasi yang kebanyakan di antara mereka ternyata adalah satu keluarga. Bahkan foto dan video mereka ketika masih hidup itu ee tepat sebelum mereka kecelakaan gitu ya, itu tersebar di internet. Nah, banyak kisah-kisah yang apa ya cukup menyayat hati gitu dari kejadian ini karena ya dokumentasi kayak foto dan video mereka itu sempat tersebar sebelum mereka kecelakaan sempat mereka upload di media sosial. Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasan selanjutnya mengenai beberapa kisah di balik para korban kecelakaan Air India ini, Geng. Jadi, Geng, dari 242 penumpang hanya ada satu orang yang selamat. Berarti 241 lainnya itu sudah pasti meninggal dunia. Nah, namun pejabat India bilang kemungkinan korbannya akan terus bertambah mengingat lokasi dari jatuhnya pesawat berada di pemukiman warga. Nah, ada rincian dari beberapa korban yang sudah dirangkum oleh BBC nih, Geng. Yang pertama itu adalah tiga orang warga negara Inggris yang tinggal di daerah Gloster. Mereka bertiga ini satu keluarga. Ayahnya bernama Akil Nanabawa, ibunya bernama Hana Foraji, dan putri mereka yang masih kecil bernama Sarah Nanabawa. Berdasarkan kesaksian dari sepupunya si Akil ya yang bernama Ashfaku Nanabawa terakhir kali Akil ini mengabarkan kalau mereka sudah berada di dalam pesawat. Jadi sekeluarga mereka udah di dalam pesawat tinggal nunggu take off. Dalam kabar terakhir tersebut Akil juga menyebutkan kalau semuanya baik-baik aja. Enggak ada yang aneh, enggak ada yang janggal. Tiba-tiba tersiarlah kabar kalau terjadilah insiden jatuhnya pesawat Air India. Nah, di saat itulah si sepupunya tadi yang bernama Asfaku itu langsung syok. Mereka sekeluarga langsung syok. Mereka gak nyangka. Baru aja berkabaran dengan si Akil serta keluarganya, tiba-tiba dapat kabar kalau Akil menjadi korban di dalam kecelakaan tersebut. Nah, kabar meninggalnya Akil sekeluarga ini membawa duka yang amat dalam ya, terutama bagi pihak keluarga dan juga pihak Gloster Muslim Society yang mana Akil ini tergabung di sana. Nah, mereka merasa sangat kehilangan atas si Akil ini. Salah satu anggota dari komunitas tersebut yang bernama Imam Abdullah bilang keluarga dari Akil ini sangat dicintai oleh komunitas mereka, oleh komunitas Gloster Muslim Society. Akil ini ya sebagai seorang suami, sebagai seorang ayah, dia dikenal sangat dermawan dan istrinya Hana dikenal dengan kepribadian yang hangat dan baik kepada siapa aja. Dan anak mereka yang bernama Sarah tuh lagi lucu-lucunya gitu, Geng. Kemudian geng, ada korban lain yang bernama Adam Taju. Umurnya 72 tahun ya. Dia dengan istrinya yang bernama Hasina Taju berusia 70 tahun serta menantu mereka yang bernama Alta Fusen Patel usianya 51 tahun. Nah, mereka bertiga itu tinggal di London, geng. Dan mereka ini berangkat ke London dari Ahmedab. Nah, cucu perempuan dari Adam dan Hasina serta anak dari Alta Fusion yang bernama Ama Arahtaju ya. Mereka ini tinggal bersama dengan orang tuanya di Blackburn. dan mengaku sangat kaget ketika mereka mendengar kabar kalau tiga anggota keluarganya ini menjadi korban dari insiden jatuhnya pesawat Air India. Dan mereka mendapatkan kabar itu dari pejabat pemerintah India. Nah, kalau keterangan dari si Amaarah ini, alttaf itu menuju London untuk menemui saudara perempuannya. Sampai pada akhirnya ya dapatlah kabar kalau dia menjadi korban di dalam kecelakaan tersebut. Nah, terus geng ada lagi korban lain yang bernama Jami Mick berusia 44 tahun dan juga Fional Greenlaw Mick berusia 39 tahun. Nah, ini agak epik nih. Ini orang bukan orang sembarangan. Mereka itu ya terutama si Fional itu ya. Ini dia cukup terkenal lah. Dia punya satu usaha yang ya cukup ternama tapi sebenarnya mereka berdua ini adalah pasangan lagi bet gitu. Mereka ini menjalankan dan mengelola pusat kesehatan spiritual dan mereka dirikan di London bernama The Wellness Foundry. Ya, mungkin kalian bisa lihat sendiri ini cukup terkenal di sana. Berdasarkan informasi dari media The Independent, The Wellness Foundry ini adalah usaha mereka dalam memberikan jasa pembacaan sikis, kartu tarot, pembacaan aura. Jadi kayak apa ya? Kalau dibilang peramal, bukan peramal sih, tapi ya sejenis-jenis kayak gitulah jasanya itu. Jasa-jasa ya membaca aura orang, wah ini masa depannya gimana, garis tangannya gimana, kayak gitu tuh. Nah, emang kelihatannya kayak gimana gitu, Geng. Usaha mereka ini. Tapi jangan salah, The Wellness Foundry ini udah terkenal dan sudah menjalin kerja sama dengan Netflix, Google sampai perusahaan brand ternama Dior. Nah, yang mendirikan bisnis ini adalah si Fional itu di tahun 2018 setelah dia mengalami sebuah pengalaman spiritual. Nah, dia mendapatkan penyakit misterius yang dokter sendiri enggak tahu penyakitnya apa di saat itu. Nah, terus pasangannya ya karena kan dia lagi BT nih yang bernama si Jami itu bergabung dengan si Vional pada tahun 2023 dan menjabat sebagai wakil direktur dan kepala acara. Nah, mereka juga menawarkan pembacaan sikis dan pelatihan gitu, Geng. Nah, saudara dari Jamie yang bernama Nick Mik itu bilang kalau keluarganya berharap mereka di saat itu ya bisa mendarat di London pada hari Kamis jam 0.30 0.30 malam dan sudah bisa sampai ke rumah ibu mereka sekitar jam 11.00 malam. Karena di saat itu ya mereka ini sebelum pulang ke India sempat nitipin anjing mereka selama mereka pergi ke India. Nah, namun naasnya mereka menjadi korban di dalam kecelakaan tersebut dan bahkan sebelum kecelakaan terjadi nih geng. Mereka berdua sempat meng-upload video di Instagram ketika mereka berada di bandara lagi nunggu pesawat gitu. Dan di dalam video itu Vionga sempat bilang kalau mereka sudah ada di bandara dan bakal naik pesawat. Nah, Jamie di video tersebut juga bilang selamat tinggal India dan dia mengabarkan kalau mereka akan melakukan penerbangan selama 10 jam untuk kembali ke Inggris. England. Ibunya Jamie yang di saat itu lagi ngejaga anjingnya gitu ya. Ketika dia dengar kabar buruk mengenai anaknya ya saat dikabarkan gitu kondisinya benar-benar menyedihkan banget. Memprihatinkan parah. dia kaget, dia gak bisa berkata-kata. Ya, pokoknya kayak enggak percayalah atas insiden yang menimpa anaknya ini. Nah, jadi kurang lebih begitulah yang terjadi kepada dua orang ini, Vional dan juga Jamy. Nah, kemudian ada kisah yang sedih lagi nih, Geng. yaitu datang dari Viji Rupani. Dia ini merupakan mantan kepala menteri negara bagian hujarat di India yang ikut menjadi korban di dalam insiden ini. VJ ini menjabat sebagai kepala menteri di tahun 2016 sampai 2021 dan merupakan anggota dari partai yang sekarang sangat berkuasa di India yaitu Partai Baratia Janata atau BJP. Nah, dia adalah salah satu pejabat lah yang sudah diketahui identitasnya dan menjadi korban. Dan ada lagi penumpang yang bernama SSON. Dia ini adalah anggota awak pesawat. Dans ini sendiri memiliki seorang ibu dan saudara laki-laki. Dia adalah tulang punggung keluarga. Dan di saat kejadian ini, keluarganya sampai bingung. Setelah Singsong ini meninggal, mereka harus gimana? Gimana nasib mereka. Harapan mereka cuma ada pada si Singsong ini. Singsong ini satu-satunya orang yang menafkahi mereka. Terus geng lanjut lagi. Ada seorang wanita yang bernama raksa moda serta cucunya yang berusia 2 tahun yang bernama Ruda. Mereka ini berasal dari Wellingberu dan juga Northam Tenser. Nah, raksa serta Rauda itu kembali ke Inggris untuk menghadiri upacara peringatan almarhum suaminya si Roxsa yang bernama Kishor yang mana suaminya ini meninggal pada bulan April karena kanker. Eh, tahu-tahunya ya dia juga harus menyusul suaminya. Dia pun meninggal dalam insiden ini. Sedih banget. Nah, terus identitas terakhir korban yang udah e teridentifikasi ya ini dihimpun oleh BBC itu bernama Ajay Kumar Ramesh yang ternyata dia ini adalah saudara dari penumpang yang sebelumnya gua ceritakan yaitu penumpang yang selamat yang mana aja ini tepat duduk di sebelah si saudaranya itu. Terus geng para keluarga korban itu mendatangi berbagai rumah sakit yang ada di seluruh kota untuk mendapatkan informasi mengenai keluarga mereka. Apakah ada yang menjadi korban di sana atau enggak? Dan pejabat India itu mengatakan akan melakukan segala upaya dan enggak akan luput satuun ya penyelidikannya dan bahkan mereka bakal melakukan 1000 tes DNA untuk membantu para keluarga korban agar bisa mengidentifikasi keluarga mereka. Nah, jadi ya kan jasadnya hancur banget gitu ya. Nah, pemerintah India tuh janji mau jadi debu sekalipun kita bakal tes DNA supaya kalian mendapatkan ya kepuasan batin lah, tahu di mana keluarga kalian gitu kurang lebih. Dan berdasarkan kesaksian dari Raunak Singput seorang saksi mata dan pekerja sosial di Ahmedab, dia ini datang ke rumah sakit gitu ya, rumah sakit sipil Ahmedab. Dia rencananya mau jadi relawan gitu dan menurut dia beberapa korban itu udah enggak bisa dikenaliin lagi, Geng. Ciri-ciri mereka itu udah rusak. ada yang terbakar, ada yang kegencet dan segala macamnya lah. Beberapa dari mereka juga ada yang sudah terpisah-pisah dan bahkan ada yang terbakar menjadi abu. Makanya ada yang enggak bisa dikenali lagi dan para korban yang sudah terlanjur rusak tubuhnya ini ya enggak bisa diidentifikasi kecuali dari tes DNA. Dan untuk informasi terbarunya nih, Geng, satu dari dua black box itu sudah ditemukan dan akan diperiksa beberapa hari ke depan oleh para penyidik di India yang bergabung dengan para ahli dari Amerika dan Inggris. Tim gabungan tersebut juga sudah memulai pemeriksaan terhadap puing-puing pesawat, Geng. Jadi, kita tunggu aja kabar selanjutnya. Nah, itu dia, Geng, pembahasan kita kali ini mengenai insiden kecelakaan pesawat Air India yang merenggut ratusan nyawa dan hanya menyisakan satu orang yang selamat aja, Geng. Gimana menurut kalian tentang pembahasan kita kali ini? Coba tinggalkan komentar di bawah. Yeah.
Resume
Categories