PESAWAT AIR INDIA JATUH DI ATAS ASRAMA DOKTER ! RATUSAN NYAWA MELAYANG
ImQp9QOztx0 • 2025-06-15
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Geng, sebelum kita mulai pembahasan ini,
ada baiknya gua sampaikan dulu
disclaimer kepada kalian bahwa video ini
tidak bermaksud untuk membahas hal-hal
yang dilarang oleh YouTube. Enggak sama
sekali. Jadi, di sini gua pengin ngajak
kalian untuk membahas sebuah kejadian
yang baru saja terjadi di India. Ini
adalah sebuah bentuk informasi kepada
kalian dan semoga informasi ini juga
bisa menjadi sebuah edukasi buat kalian.
Edukasi buat siapa? Apakah buat
masyarakat ataukah buat pemerintah? Ya,
jawabannya adalah buat semua. Karena
kenapa? Di dalam kejadian ini ternyata
ditemukan adanya beberapa kelalaian.
Kelalaiannya dari pihak mana?
Kelalaiannya dari pihak maskapai dan
juga yang mungkin dari pihak pemerintah
sana. Nah, ini semoga menjadi pelajaran
dan edukasi buat kita tentang pembahasan
ini. Kita bakal membahas tentang
kecelakaan pesawat Air India.
Jet five on the ground and from the
tragedy comes a story of survival. One
passioner right there made it out of the
wage alive. Jadi, ini benar-benar masih
hangat banget, Geng. diberitakan di
sosial media sampai kepada media
mainstream baik lokal maupun
internasional dan videonya juga banyak
udah tersebar. Ada hal yang
mencengangkan atau ada hal yang menjadi
perdebatan di dalam kecelakaan ini.
Yaitu biasanya kecelakaan pesawat itu
terjadi setelah beberapa waktu ya
mungkin puluhan menit gitu ya baru
kecelakaan. Nah, itu kebanyakan
terjadinya kayak gitu. Tapi yang terjadi
pada Air India ini beda banget karena
kecelakaannya justru terjadi hanya
berjarak sekitar 30 detik setelah take
off atau lepas landas. Enggak lebih dari
semenit, Geng. Bayangin aja. Dan seperti
belum mencapai ketinggian yang sudah
seharusnya menjadi standar penerbangan,
tiba-tiba udah jatuh. Dan yang lebih
tragisnya adalah pesawat ini tidak jatuh
di perairan atau di lahan yang kosong,
tapi justru jatuhnya di atas kawasan
pemukiman, kawasan yang ada penduduknya.
Dan ini sangat mengerikan karena
korbannya tidak cuma dari para penumpang
atau awak kapal, tapi juga ya ratusan
orang yang ada di daratan. Dan di dalam
tragedi ini ada satu orang yang
merupakan seorang warga negara Inggris
keturunan India yang selamat dan dia
sempat menceritakan bagaimana tragedi
yang dia alami ini. Dan tragedi
kecelakaan pesawat ini adalah tragedi
penerbangan terburuk yang pernah terjadi
di dunia dalam lebih dari 10 tahun
terakhir. Nah, di video kali ini kita
bakal membahas secara lengkap tentang
kejadian ini, Geng. Oke, langsung aja
kita bahas. Halo, Geng. Welcome back to
Kak Marger Jerry
[Musik]
Genggeng. Kita masuk dulu ke dalam
pembahasan kronologi kejadiannya, Geng.
Jadi, geng ya, kronologi kejadiannya itu
ketika pesawat Air India ini menggunakan
pesawat berjenis Dreamliner 787-8
yang memiliki kode registrasi VT- A B.
Mereka ini bertujuan ke bandara London
yaitu Gatewek, Inggris dari bandara
internasional Sardar Valabay Patel
Ahmedab, Gujarat, India. Mereka
berangkat pada hari Kamis tanggal 12
Juni tahun 2025 dan pesawat tersebut
membawa sebanyak 242
orang yang terdiri dari penumpang serta
awak pesawat. Dari 242 orang tersebut,
217 di antaranya adalah orang dewasa.
Sementara 11nya masih di bawah umur.
Terus dari keseluruhannya nih, Geng, 169
orang itu adalah warga negara India, 53
orangnya warga negara Inggris, dan tujuh
orangnya warga negara Portugal. Dan ada
satu orang warga negara Kanada. Yang
menerbangkan pesawat ini adalah seorang
pilot yang bernama Kapten Surnet
Subarwal serta co-pilotnya yang bernama
Cliff Kundar. Nah, mereka ini bukan eh
pilot baru. Mereka adalah pilot yang
berpengalaman dan bahkan ya antara
Kapten Surnet maupun Cliff itu sudah
mengudara selama lebih dari 9.000 jam
terbang. Dan untuk Kapten Surnet sendiri
dia udah bekerja lebih dari 22 tahun
sebagai pilot maskapai komersial. Jadi
bukan orang sembarangan, bukan pilot
kaleng-kaleng. Terus geng tepat di jam
39 siang waktu India, kalau di Indonesia
di saat itu tuh masih dini hari ya
sekitar jam . lah. Nah, pesawat Air
India ini lepas landas di landasan Pacu
nomor 23. Dan berdasarkan keterangan
dari Menteri Dalam Negeri India yang
bernama Amid Syah, pesawat tersebut
membawa 100 ton bahan bakar ketika lepas
landas dari Ahmedab. Nah, belum lama
setelah lepas landas, mungkin kayak baru
30 detikan gitu, area kokpit pesawat
tempat di mana pilot dan copilotnya
mengemudikan pesawat tiba-tiba
mengeluarkan panggilan Mayday kepada air
traffic control atau yang disingkat
dengan ATC. Nah, ATC ini adalah para
petugas yang berada di menara pengatur
lalu lintas penerbangan yang kalau
kalian lihat di bandara itu atau airport
itu ya, itu biasanya ada tuh kayak apa
ya? Kayak menara gitu loh. Nah, itu di
atasnya ada orang tuh ada petugas. Nah,
itu disebut dengan ATC. Biasanya kalau
ada panggilan mayday kayak gini, itu
berarti ada sesuatu yang terjadi atau
sesuatu yang enggak beres dengan pesawat
dan ini berpotensi besar akan
membahayakan seluruh penumpang. Tapi di
saat itu, Kapten Suret ini serta Cliff
copilotnya itu enggak ngejelasin kenapa
mereka melakukan panggilan mayday.
Apakah ada kerusakan mesin atau justru
ada sabotase? Misalkan kayak pembajakan
pesawat atau ada orang bikin rusuh gitu.
semuanya masih abu-abu di saat itu. Dan
ketika pihak ATC merespon dan menanyakan
kondisi yang terjadi pada pesawat
mereka, Kapten Surnet dan Cliff ini
tidak memberikan jawaban apa-apa lagi.
Di sisi lain, kita bisa lihat situasinya
di video yang beredar di sosial media
yang direkam oleh warga ketika pesawat
Air India ini terbang di ketinggian yang
rendah di atas pemukiman warga. Kalian
bisa lihat sendiri dari rekaman CCTV
yang diambil dari landasan pacu juga
terlihat jelas ketika pesawat mau lepas
landas. Tapi enggak lama kemudian,
pesawat tersebut justru terbang rendah
dan turun terus sampai ke pemukiman
warga hingga akhirnya meledak dan
mengeluarkan api serta asap hitam.
Terus, Geng, berdasarkan informasi dari
data terakhir pesawat tersebut, Air
India ini terbang hanya di ketinggian
625 kaki atau sekitar 190 m gitu, Geng.
Jadi rendah banget dan terus turun
sampai akhirnya ya terjadi ledakan besar
karena mereka menabrak pemukiman. Lokasi
dari pemukiman warga yang menjadi titik
jatuhnya pesawat itu berada enggak jauh
dari bandara, Geng. Jadi cuma sekitar
1,5 kilo gitu. Dan badan pesawat itu
menimpa sebuah asrama mahasiswa
kedokteran, yaitu eh mahasiswa
kedokteran dari BJ Medical College yang
bertepatan pada saat para mahasiswa ini
sedang istirahat makan siang.
[Musik]
Wah, seram banget ya para dokter atau
para calon dokternya yang menjadi korban
di sana. Dan di asrama tersebut ternyata
enggak cuma menjadi tempat tinggal ee
para mahasiswa kedokteran aja. Nah, tapi
menurut informasi ada juga keluarga
mereka di sana. Jadi kayak ibu mereka,
ayah mereka itu tinggal bersama di sana.
Nah, karena jatuh di pemukiman warga,
jadi ada beberapa orang yang ada di
sekitar lokasi yang menjadi korban,
Geng. Dan enggak berlangsung lama dari
jatuhnya pesawat, tim penyelamat dengan
anjing pelacak itu datang ke lokasi
untuk langsung menyisir serta mencari
para korban. Ambulans juga
berbondong-bondong datang dengan membawa
kantong-kantong jenazah. Dan seperti
yang udah gua singgung di awal kalau
jumlah korbannya itu mencapai ratusan
orang, Geng. Enggak cuma penumpang
pesawat, tapi orang-orang yang di
daratan juga. Nah, sekarang kita bakal
masuk ke dalam pembahasan tentang
kemungkinan penyebab dari kecelakaan
pesawat Air India ini. Kenapa bisa
terjadi? Apa sebenarnya yang salah
dengan maskapai ini?
Untuk yang awal kita bahas dulu nih
kesaksian dari salah seorang penumpang
yang bernama Akashvasta. Dia ini ya
passenger dari maskapai yang sama. Tapi
ya dia memang naik pesawat yang meledak
ini, pesawat yang jatuh. Nah, namun dia
naiknya itu bukan di saat kecelakaan
terjadi, tapi justru sesaat sebelum
pesawat ini transit. Nah, jadi dia ini
menaiki pesawat yang sama ketika pesawat
itu melakukan perjalanan yang sebelumnya
dari rute Delhi menuju ke Ahmedab
sebelum akhirnya pesawat ini transit
menuju ke Inggris. Nah, di saat itu
jarak penerbangan dia itu sekitar 2 jam
sebelum kejadian. Nah, dia sempat
membagikan pengalaman gak enaknya dia
ketika dia naik pesawat Air India yang
kecelakaan ini. Dia bagikan di akun X.
Jadi, dia merekam juga apa yang terjadi
di dalam pesawat. Karena di saat itu dia
ngerasa ada yang aneh dengan pesawat ini
kayak enggak layak gitu. Contoh ya
ketika itu ya dia itu mau menggunakan
layar TV tapi enggak bisa dipencet kayak
rusak. Terus lampu yang ada di dalam
kabin juga enggak nyala, AC pun juga
enggak nyala. Kebayang tuh ya panasnya
gimana dengan campuran-campuran
bau badan street food India itu gak
nyala AC-nya. Wuh nikmat.
Bahkan di saat itu selama 15 menit di
dalam kabin sebelum pesawat take off
enggak ada yang berubah. AC tetap enggak
dinyalakan. Layar TV enggak bisa
dipakai. Lampu juga enggak nyala dan
bisa kalian bayangkan sepanas apa di
dalam sana. Dan semua itu dia bagikan
lah pengalamannya dia di internet.
Terus, Geng ya dari sini kita bisa
menilai berarti ada yang salah dengan
pesawatnya. Dan bahkan semenjak insiden
kecelakaan ini jadi viral, ada banyak
video-video lain yang tersebar di media
sosial selain videonya si Akas Fasta
ini. Jadi, video-video yang tersebar di
sosial media tersebut berisikan review
dari para penumpang ya yang mirip sama
si Akas ini. Yang mana mereka pernah
naik Air India dan menunjukkan betapa
tidak puasnya mereka terkait kondisi
pesawat yang dianggap enggak layak. Ada
bagian kursi yang udah menganga robek.
Ada footstep yang udah kendor. Makanan
yang udah enggak fresh. Bagian bawah
kursi yang lepas dan masih banyak lagi.
Kalian bisa lihat sendiri videonya.
Tapi bagian makanan yang enggak fresh.
Gua enggak kaget. Gua enggak kaget.
Kalian juga enggak kaget kan kalau
makanan tidak fresh di India. Jangan
kaget. Oke, jangan kaget. Itu adalah hal
yang biasa. Oke, lanjut. Tapi sebenarnya
ya, Geng, kalau cuma mengira-ngira dari
video-video singkat yang beredar itu ya
hampir mustahill lah ya untuk kita tahu
langsung penyebabnya. Cuma ada beberapa
spekulasi nih, Geng, tentang kecelakaan
pesawat ini. Yang pertama nih, beberapa
ahli di India itu menduga kalau
penyebabnya adalah burung. Nah, ini
memang sering banget ya kejadian
kecelakaan pesawat yang diakibatkan oleh
burung nih. Pesawat itu bisa kehilangan
tenaga kalau burung sampai masuk ke
dalam mesin seperti yang terjadi pada
insiden Jeju di Korea Selatan. Para ahli
dan pilot itu mengetahui bagaimana
kondisi bandara Ahmed Abad yang
mengatakan kalau bandara tersebut memang
terkenal banyak burungnya. Negara bagian
Hujarat sendiri mengatakan ada 462
insiden tabrakan dengan burung dalam
rentang waktu 5 tahun. Nah, sebagian
besar peristiwanya terjadi di Bandara
Ahmedab dan ini menurut data dari
Kementerian Penerbangan Sipil yang
diajukan di parlemen pada bulan Desember
2023. Nah, terus berdasarkan laporan
dari Times of India di bulan September
2023 aja yang mengutip data dari
otoritas bandara nih ya, itu tercatat 38
tabrakan dengan burung di tahun 2022
sampai 2023 di Ahmed Dabat meningkat 35%
dibandingkan 12 bulan sebelumnya. Memang
terlihat masuk akal ya penyebabnya
burung, tapi ada banyak pihak yang
membantah kemungkinan ini. Jadi, ada
banyak pihak yang enggak setuju dengan
kemungkinan tersebut. Salah satu orang
yang enggak sepakat dengan penyebabnya
adalah burung. itu adalah Mules O'Brien.
Dia ini adalah analis penerbangan dari
CNN. Awalnya dia menerima kemungkinan
kalau tabrakan dan masuk burung ke dalam
mesin itu menjadi penyebab kecelakaan.
Nih, awalnya nih dia kayak, "Oh, iya ya,
bisa jadi." gitu. Nah, namun ketika dia
mengamati video detik-detik jatuhnya
pesawat dengan lebih teliti, dia
menyimpulkan kalau kecil kemungkinan
kalau burung yang menjadi penyebabnya.
Kesimpulan ini bisa dia dapatkan karena
di video tersebut dia enggak ngelihat
adanya burung sama sekali di sekitar
pesawat. Terus ada yang berspekulasi
juga kalau penyebabnya mungkin aja
karena gagal mesin ganda yang mana
insiden ini bisa dikatakan sangat langka
terjadi. Kegagalan mesin ganda ini juga
bisa disebabkan oleh kontaminasi atau
penyumbatan bahan bakar. Mesin pesawat
itu kan bergantung pada sistem
pengukuran bahan bakar yang presisi,
Geng. Kalau sistem itu tersumbat, maka
pesawat bakal kekurangan bahan bakar dan
mesin bisa mati mendadak. Nah, yang
masih jadi pertanyaannya bagi para ahli
adalah apakah Air India ini menggunakan
RAM Air Turbin atau RAT atau justru
enggak menggunakan itu? RAT ini sendiri
merupakan turbin cadangan darurat yang
menyala kalau mesin utama gagal untuk
menghasilkan daya agar bisa menghidupkan
mesin lagi. Jadi kayak pancingannya gitu
loh, Geng. Jadi semisalnya ada RAT-nya
kemungkinan kecelakaannya sangat kecil.
Tapi kalaupun ada RAT tahu-tahu ya
enggak nyala juga rat-nya juga mati ya
kecelakaan enggak bisa dihindari. Namun
di saat itu mulis ini percaya kalau
penyebabnya bukan karena itu, Geng.
Bukan karena tersumbatnya bahan bakar
tadi sampai menyebabkan ya matinya mesin
ganda tadi, Geng. Karena kasus seperti
ini jarang terjadi, di mana dua mesin
pesawat gagal sekaligus tuh jarang
banget. Nah, mules ini juga enggak
melihat adanya percikan api atau
kerusakan di salah satu mesin general
elektrik yang digunakan oleh pesawat.
Hal serupa juga dijelaskan nih oleh
Marco Chan. Dia ini adalah seorang
mantan pilot serta juga Mohan Ranganatan
yang merupakan seorang ahli penerbangan.
Mereka ini bilang kalau enggak ada bukti
yang menunjukkan kegagalan mesin ganda.
Dilihat dari video yang beredar dan
karena insiden kegagalan mesin ganda itu
ya sangat jarang terjadi dan kecil
kemungkinan Air India jatuh karena hal
tersebut. Mula sendiri menduga kalau
penyebabnya ya karena konfigurasi yang
enggak tepat ketika lepas landas.
Padahal konfigurasi lepas landas sangat
penting karena berkaitan dengan banyak
sistem. prosedur pemeriksaan dan
peringatan juga. Nah, tapi kan kita
balik lagi ya. Ini kan pilotnya udah
berpengalaman, masa iya karena
konfigurasi yang enggak tepat. Itu ya
jadi pertanyaan juga emang pilotnya
selalai itu gitu. Nah, tapi ada tiga
pakar lain yang mengatakan kalau
kemungkinan di dalam insiden ini ya
terjadi karena sirip sayap pesawat atau
flap itu tidak mengembang saat lepas
landas. Itu kemungkinan yang lain. Dan
flap ini memainkan peran yang penting
ketika lepas landas karena membantu
pesawat untuk menghasilkan daya angkat
maksimum pada kecepatan rendah. Kalau
enggak mengembang dengan benar, pesawat
yang penuh muatan yang terdiri dari
penumpang, bahan bakar berat akan
kesulitan untuk lepas landas.
Di Ahmed Dabat sendiri, Geng, suhunya
itu mencapai 40 derajat di hari Kamis
itu. Udara yang lebih tipis bakal
membutuhkan pengaturan flap yang lebih
tinggi dan daya dorong mesin yang lebih
besar. Di dalam kondisi kayak gini,
kesalahan konfigurasi kecil sekalipun
bisa menimbulkan konsekuensi yang besar.
Tapi, Geng, pesawat yang lepas landas
dengan flap yang ditarik akan memicu
peringatan dari sistem peringatan
konfigurasi lepas landas 787 atau 787.
Nah, sistem ini yang bakal
memperingatkan awak pesawat mengenai
konfigurasi yang gak aman. Jadi, kayak
ngasih kode gitu, ini bahaya bahaya
gitu. Marco Chan itu berpendapat sulit
untuk bisa memastikan apakah ini
penyebab sebenarnya atau bukan kalau
hanya melihat dari video yang beredar di
internet ya karena terlalu distorsi
gitu. Terus ditambah lagi kesalahan
macam ini itu enggak biasa di dalam
penerbangan. Jadi kayak jarang banget
terjadi juga. Dan teori ini juga sudah
dibantah oleh sejumlah pilot dan analis
lainnya. Jadi sebenarnya masih menjadi
misteri, Geng. Penyebab apa sebenarnya?
Siapa dalangnya? Apa sih yang error dari
pesawat ini? Dan kalian bisa tebak
sendiri enggak, Geng? Jenis pesawat yang
digunakan oleh Air India ini apa? Ya,
pesawatnya berasal dari salah satu
perusahaan yang lagi bermasalah banget
di dalam dunia penerbangan dan sudah
banyak pesawat dari perusahaan ini yang
mengalami kecelakaan. Salah satunya
digunakan di negara kita yang udah
pernah gua bahas nih. Cek sendiri. Udah
pernah gua bahas pesawat boeing. Boeing
ini sudah dikecam oleh banyak pihak,
Geng. Terkait kondisi pesawat mereka
yang dianggap sudah enggak layak dan
Boeing yang enggak mempedulikan
keselamatan penumpangnya. Tapi sejauh
ini enggak ada yang menunjukkan adanya
kesalahan yang ditujukan kepada pihak
Boeing di India. Sementara Boeing
mengatakan akan menawarkan dukungan
penuh kepada maskapai Air India untuk
bisa menyelidiki penyebab dari
kecelakaan pesawat tersebut. Kacau
banget ya, Buings. Kacau banget.
Oke, dari tadi kita udah ngebahas ya
kronologi kecelakaannya, kemungkinan
penyebab kecelakaannya. Nah, tadi gua
sempat menyinggung kalau ada satu korban
yang selamat. Nah, siapakah korban yang
selamat ini? Apakah kita bisa
mendapatkan informasi dari dia? Dari apa
yang dia alami? Mungkin e di sini kita
bisa memperkirakan penyebab dari
kecelakaan itu. Nah, sekarang kita bahas
identitas dari korban yang selamat ini,
Geng.
namanya itu adalah Viswash Kumar Rames.
Dia ini berusia 40 tahun yang merupakan
warga negara Inggris. Nah, kalau dari
namanya sih bukan orang Inggris ya,
orang Prindavan memang. Tapi dia warga
negara Inggris. Nah, Viswash ini sudah
tinggal di Inggris selama 20 tahun,
Geng. Dan Viswash adalah seorang
pengusaha dan sudah memiliki e seorang
istri serta putra yang berusia 4 tahun.
Dia ini sedang berada di India untuk
mengunjungi keluarganya. Dan Visash ini
duduk di kursi nomor 11A. Berdasarkan
informasi dari media The Guardian,
enggak lama setelah kecelakaan terjadi
si Visas ini terlihat sudah berlumuran
cairan merah tubuhnya. Nah, di saat itu
orang tuh kayak enggak tahu ini siapa
gitu. Tiba-tiba ngelihat orang
tertatih-tatih udah luka-luka. Nah, dia
jalan menuju ke ambulans. Nah,
orang-orang gak tahu kalau dia ini
adalah korban yang selamat atau korban
yang lompat dari pesawat itu. Geng,
polisi di saat itu ya sempat lihat si
Viswas ini sedang duduk di deretan pintu
darurat dan berhasil melompat keluar
dari sana. Dan menurut cerita dari
Viswash kepada salah seorang keluarganya
yang bernama Nayan Kumar Rames, dia
sendiri enggak ingat gimana bisa
selamat. Dia enggak tahu, dia enggak
sadar. Mungkin karena kebentur kali
kepalanya jadinya dia masih amnesia gitu
ya, masih syok, belum bisa mengingat
kejadian tersebut. Nah, namun Visu ini
sempat mengkhawatirkan salah satu
saudaranya namanya Ajay. Saudaranya ini
duduk tepat di sebelahnya dia. Tapi
sayangnya Ajay enggak selamat, Geng. Di
dalam insiden Naas ini ketika ditemukan,
Ajay dinyatakan meninggal dunia. Dan si
Viswash ketika ditemukan, dia ini
langsung dibawa ke rumah sakit untuk
ditangani dengan serius. Nah, di saat
itu Menteri Dalam Negeri India yang
bernama Amid Syah itu menyempatkan diri
untuk menjenguk si fish wasash ini ke
rumah sakit. Lalu ada dokter yang
menangani viswas yang bernama dokter
Dafal Gameti. Dia ini bilang kalau si
viswas mengalami disorientasi. Banyak
luka di sekujur tubuhnya, namun
kondisinya perlahan-lahan mulai pulih.
Nah, meskipun begitu dia masih harus
dalam perawatan sampai luka di tubuhnya
sembuh agar dia dapat beraktivitas
dengan normal lagi. Nah, terus geng
enggak cuma Fish was yang selamat di
dalam kejadian ini, tapi ada lagi ee
korban-korban lain tapi bukan yang dari
penumpang ya. Mereka ini adalah para
dokter. Nah, mereka yang ada di
pemukiman itu mereka menjadi korban atas
peristiwa tersebut yang disebabkan
karena pesawatnya jatuh di atas asrama
mereka. Disebutkan hampir 40 orang
dokter atau mahasiswa dokter yang
terluka. Setidaknya satu orang dalam
kondisi yang kritis. Salah satu saksi
mata dari BJ Medical College yang
bernama Dr. Syam Goovin, dia dan dokter
juniornya itu mengalami luka-luka. Nah,
dia bilang ada sebanyak 30 sampai 40
dokter yang mengalami luka serta satu
sampai dua orang mahasiswa mengalami
luka serius. Ada ee yang namanya Ramila.
Dia ini adalah ibu dari salah satu
mahasiswa kedokteran yang berada di
asrama tersebut. Saat kecelakaan
terjadi, dia bilang putranya dia ya itu
sedang istirahat makan siang ketika
insiden itu terjadi. Beruntungnya
putranya ini selamat dari sana karena
dia sempat melompat dari lantai dua
gedung untuk menyelamatkan diri. Anaknya
itu cuma mengalami luka-luka kecil gitu,
Geng. Enggak terlalu parah. Nah, jadi
itu ee korban-korban yang selamat. satu
yang merupakan penumpang di pesawat dan
yang lainnya ada sekitar 40 orang
merupakan korban yang di daratan, di
pemukiman, dan merupakan mahasiswa
kedokteran. Nah, terus gimana nih dengan
korban-korban yang meninggal? Jadi,
Geng, ada beberapa korban yang sudah
diidentifikasi yang kebanyakan di antara
mereka ternyata adalah satu keluarga.
Bahkan foto dan video mereka ketika
masih hidup itu ee tepat sebelum mereka
kecelakaan gitu ya, itu tersebar di
internet. Nah, banyak kisah-kisah yang
apa ya cukup menyayat hati gitu dari
kejadian ini karena ya dokumentasi kayak
foto dan video mereka itu sempat
tersebar sebelum mereka kecelakaan
sempat mereka upload di media sosial.
Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam
pembahasan selanjutnya mengenai beberapa
kisah di balik para korban kecelakaan
Air India ini, Geng.
Jadi, Geng, dari 242 penumpang hanya ada
satu orang yang selamat. Berarti 241
lainnya itu sudah pasti meninggal dunia.
Nah, namun pejabat India bilang
kemungkinan korbannya akan terus
bertambah mengingat lokasi dari jatuhnya
pesawat berada di pemukiman warga. Nah,
ada rincian dari beberapa korban yang
sudah dirangkum oleh BBC nih, Geng. Yang
pertama itu adalah tiga orang warga
negara Inggris yang tinggal di daerah
Gloster. Mereka bertiga ini satu
keluarga. Ayahnya bernama Akil Nanabawa,
ibunya bernama Hana Foraji, dan putri
mereka yang masih kecil bernama Sarah
Nanabawa. Berdasarkan kesaksian dari
sepupunya si Akil ya yang bernama
Ashfaku Nanabawa terakhir kali Akil ini
mengabarkan kalau mereka sudah berada di
dalam pesawat. Jadi sekeluarga mereka
udah di dalam pesawat tinggal nunggu
take off. Dalam kabar terakhir tersebut
Akil juga menyebutkan kalau semuanya
baik-baik aja. Enggak ada yang aneh,
enggak ada yang janggal. Tiba-tiba
tersiarlah kabar kalau terjadilah
insiden jatuhnya pesawat Air India. Nah,
di saat itulah si sepupunya tadi yang
bernama Asfaku itu langsung syok. Mereka
sekeluarga langsung syok. Mereka gak
nyangka. Baru aja berkabaran dengan si
Akil serta keluarganya, tiba-tiba dapat
kabar kalau Akil menjadi korban di dalam
kecelakaan tersebut. Nah, kabar
meninggalnya Akil sekeluarga ini membawa
duka yang amat dalam ya, terutama bagi
pihak keluarga dan juga pihak Gloster
Muslim Society yang mana Akil ini
tergabung di sana. Nah, mereka merasa
sangat kehilangan atas si Akil ini.
Salah satu anggota dari komunitas
tersebut yang bernama Imam Abdullah
bilang keluarga dari Akil ini sangat
dicintai oleh komunitas mereka, oleh
komunitas Gloster Muslim Society. Akil
ini ya sebagai seorang suami, sebagai
seorang ayah, dia dikenal sangat
dermawan dan istrinya Hana dikenal
dengan kepribadian yang hangat dan baik
kepada siapa aja. Dan anak mereka yang
bernama Sarah tuh lagi lucu-lucunya
gitu, Geng.
Kemudian geng, ada korban lain yang
bernama Adam Taju. Umurnya 72 tahun ya.
Dia dengan istrinya yang bernama Hasina
Taju berusia 70 tahun serta menantu
mereka yang bernama Alta Fusen Patel
usianya 51 tahun. Nah, mereka bertiga
itu tinggal di London, geng. Dan mereka
ini berangkat ke London dari Ahmedab.
Nah, cucu perempuan dari Adam dan Hasina
serta anak dari Alta Fusion yang bernama
Ama Arahtaju ya. Mereka ini tinggal
bersama dengan orang tuanya di
Blackburn. dan mengaku sangat kaget
ketika mereka mendengar kabar kalau tiga
anggota keluarganya ini menjadi korban
dari insiden jatuhnya pesawat Air India.
Dan mereka mendapatkan kabar itu dari
pejabat pemerintah India. Nah, kalau
keterangan dari si Amaarah ini, alttaf
itu menuju London untuk menemui saudara
perempuannya. Sampai pada akhirnya ya
dapatlah kabar kalau dia menjadi korban
di dalam kecelakaan tersebut. Nah, terus
geng ada lagi korban lain yang bernama
Jami Mick berusia 44 tahun dan juga
Fional Greenlaw Mick berusia 39 tahun.
Nah, ini agak epik nih. Ini orang bukan
orang sembarangan. Mereka itu ya
terutama si Fional itu ya. Ini dia cukup
terkenal lah. Dia punya satu usaha yang
ya cukup ternama tapi sebenarnya mereka
berdua ini adalah pasangan lagi bet
gitu. Mereka ini menjalankan dan
mengelola pusat kesehatan spiritual dan
mereka dirikan di London bernama The
Wellness Foundry. Ya, mungkin kalian
bisa lihat sendiri ini cukup terkenal di
sana.
Berdasarkan informasi dari media The
Independent, The Wellness Foundry ini
adalah usaha mereka dalam memberikan
jasa pembacaan sikis, kartu tarot,
pembacaan aura. Jadi kayak apa ya? Kalau
dibilang peramal, bukan peramal sih,
tapi ya sejenis-jenis kayak gitulah
jasanya itu. Jasa-jasa ya membaca aura
orang, wah ini masa depannya gimana,
garis tangannya gimana, kayak gitu tuh.
Nah, emang kelihatannya kayak gimana
gitu, Geng. Usaha mereka ini. Tapi
jangan salah, The Wellness Foundry ini
udah terkenal dan sudah menjalin kerja
sama dengan Netflix, Google sampai
perusahaan brand ternama Dior. Nah, yang
mendirikan bisnis ini adalah si Fional
itu di tahun 2018 setelah dia mengalami
sebuah pengalaman spiritual. Nah, dia
mendapatkan penyakit misterius yang
dokter sendiri enggak tahu penyakitnya
apa di saat itu. Nah, terus pasangannya
ya karena kan dia lagi BT nih yang
bernama si Jami itu bergabung dengan si
Vional pada tahun 2023 dan menjabat
sebagai wakil direktur dan kepala acara.
Nah, mereka juga menawarkan pembacaan
sikis dan pelatihan gitu, Geng. Nah,
saudara dari Jamie yang bernama Nick Mik
itu bilang kalau keluarganya berharap
mereka di saat itu ya bisa mendarat di
London pada hari Kamis jam 0.30 0.30
malam dan sudah bisa sampai ke rumah ibu
mereka sekitar jam 11.00 malam. Karena
di saat itu ya mereka ini sebelum pulang
ke India sempat nitipin anjing mereka
selama mereka pergi ke India. Nah, namun
naasnya mereka menjadi korban di dalam
kecelakaan tersebut dan bahkan sebelum
kecelakaan terjadi nih geng. Mereka
berdua sempat meng-upload video di
Instagram ketika mereka berada di
bandara lagi nunggu pesawat gitu. Dan di
dalam video itu Vionga sempat bilang
kalau mereka sudah ada di bandara dan
bakal naik pesawat. Nah, Jamie di video
tersebut juga bilang selamat tinggal
India dan dia mengabarkan kalau mereka
akan melakukan penerbangan selama 10 jam
untuk kembali ke Inggris.
England.
Ibunya Jamie yang di saat itu lagi
ngejaga anjingnya gitu ya. Ketika dia
dengar kabar buruk mengenai anaknya ya
saat dikabarkan gitu kondisinya
benar-benar menyedihkan banget.
Memprihatinkan parah. dia kaget, dia gak
bisa berkata-kata. Ya, pokoknya kayak
enggak percayalah atas insiden yang
menimpa anaknya ini. Nah, jadi kurang
lebih begitulah yang terjadi kepada dua
orang ini, Vional dan juga Jamy.
Nah, kemudian ada kisah yang sedih lagi
nih, Geng. yaitu datang dari Viji
Rupani. Dia ini merupakan mantan kepala
menteri negara bagian hujarat di India
yang ikut menjadi korban di dalam
insiden ini. VJ ini menjabat sebagai
kepala menteri di tahun 2016 sampai 2021
dan merupakan anggota dari partai yang
sekarang sangat berkuasa di India yaitu
Partai Baratia Janata atau BJP. Nah, dia
adalah salah satu pejabat lah yang sudah
diketahui identitasnya dan menjadi
korban. Dan ada lagi penumpang yang
bernama SSON. Dia ini adalah anggota
awak pesawat. Dans ini sendiri memiliki
seorang ibu dan saudara laki-laki. Dia
adalah tulang punggung keluarga. Dan di
saat kejadian ini, keluarganya sampai
bingung. Setelah Singsong ini meninggal,
mereka harus gimana? Gimana nasib
mereka. Harapan mereka cuma ada pada si
Singsong ini. Singsong ini satu-satunya
orang yang menafkahi mereka. Terus geng
lanjut lagi. Ada seorang wanita yang
bernama raksa moda serta cucunya yang
berusia 2 tahun yang bernama Ruda.
Mereka ini berasal dari Wellingberu dan
juga Northam Tenser. Nah, raksa serta
Rauda itu kembali ke Inggris untuk
menghadiri upacara peringatan almarhum
suaminya si Roxsa yang bernama Kishor
yang mana suaminya ini meninggal pada
bulan April karena kanker. Eh,
tahu-tahunya ya dia juga harus menyusul
suaminya. Dia pun meninggal dalam
insiden ini. Sedih banget. Nah, terus
identitas terakhir korban yang udah e
teridentifikasi ya ini dihimpun oleh BBC
itu bernama Ajay Kumar Ramesh yang
ternyata dia ini adalah saudara dari
penumpang yang sebelumnya gua ceritakan
yaitu penumpang yang selamat yang mana
aja ini tepat duduk di sebelah si
saudaranya itu.
Terus geng para keluarga korban itu
mendatangi berbagai rumah sakit yang ada
di seluruh kota untuk mendapatkan
informasi mengenai keluarga mereka.
Apakah ada yang menjadi korban di sana
atau enggak? Dan pejabat India itu
mengatakan akan melakukan segala upaya
dan enggak akan luput satuun ya
penyelidikannya dan bahkan mereka bakal
melakukan 1000 tes DNA untuk membantu
para keluarga korban agar bisa
mengidentifikasi keluarga mereka. Nah,
jadi ya kan jasadnya hancur banget gitu
ya. Nah, pemerintah India tuh janji mau
jadi debu sekalipun kita bakal tes DNA
supaya kalian mendapatkan ya kepuasan
batin lah, tahu di mana keluarga kalian
gitu kurang lebih. Dan berdasarkan
kesaksian dari Raunak Singput seorang
saksi mata dan pekerja sosial di
Ahmedab, dia ini datang ke rumah sakit
gitu ya, rumah sakit sipil Ahmedab. Dia
rencananya mau jadi relawan gitu dan
menurut dia beberapa korban itu udah
enggak bisa dikenaliin lagi, Geng.
Ciri-ciri mereka itu udah rusak. ada
yang terbakar, ada yang kegencet dan
segala macamnya lah. Beberapa dari
mereka juga ada yang sudah
terpisah-pisah dan bahkan ada yang
terbakar menjadi abu. Makanya ada yang
enggak bisa dikenali lagi dan para
korban yang sudah terlanjur rusak
tubuhnya ini ya enggak bisa
diidentifikasi kecuali dari tes DNA. Dan
untuk informasi terbarunya nih, Geng,
satu dari dua black box itu sudah
ditemukan dan akan diperiksa beberapa
hari ke depan oleh para penyidik di
India yang bergabung dengan para ahli
dari Amerika dan Inggris. Tim gabungan
tersebut juga sudah memulai pemeriksaan
terhadap puing-puing pesawat, Geng.
Jadi, kita tunggu aja kabar selanjutnya.
Nah, itu dia, Geng, pembahasan kita kali
ini mengenai insiden kecelakaan pesawat
Air India yang merenggut ratusan nyawa
dan hanya menyisakan satu orang yang
selamat aja, Geng. Gimana menurut kalian
tentang pembahasan kita kali ini? Coba
tinggalkan komentar di bawah.
Yeah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:41 UTC
Categories
Manage