Kind: captions Language: id Geng, apa kabar nih PD ya, Pak Didi alias P Didi. Apa kabar dia? Kita udah lama banget ya enggak update tentang kasusnya dia dan sekarang sudah ada update terbarunya. Nah, di beberapa video sebelum-sebelumnya kita udah pernah bahas soal kasusnya ini sampai dengan konspirasi-konspirasi yang beredar mengenai C PDD. Kalau kalian lupa atau enggak ngikutin dari awal, bisa cek dulu video-video dari kamar Jerry yang lain nih. Kalian boleh cek dulu. Karena di video kali ini kita enggak bakal membahas lagi atau gua enggak bakal menjelaskan lagi ke kalian kasusnya apa, kronologinya seperti apa, gitu. Gua enggak akan jelaskan lagi karena sudah pernah gua jelaskan. Dan di pembahasan kali ini kasusnya sudah memasuki babak baru, yaitu persidangan yang akan menjadi penentu apakah PDD dinyatakan bersalah atau enggak. Banyak saksi yang dihadirkan untuk membuktikan segala kejahatan yang selama ini dilakukan oleh orang yang satu ini. Yang mana salah satunya yaitu yang bernama Cie Ventura, mantan pacar dari PDD sendiri yang menjadi korban yang mana dia mengaku selama dia berpacaran dengan PDD, Cie ini mendapatkan perlakuan yang hmm geli geli banget sumpah. Dan PDD e melakukannya itu secara fisik dan psikologis. Nah, termasuk juga kita bakal membahas soal persidangannya dia yang diperkirakan akan berlangsung selama 8 minggu ke depan yang mana ini pastinya nanti bakal ada banyak saksi lain atau bahkan korban yang memberikan kesaksian di persidangannya PDD. Yang mana yang bikin kasus PD ini semakin menarik perhatian adalah ketika ternyata enggak cuma PD aja yang terseret, tapi banyak lagi orang-orang penting lainnya seperti ya artis-artis atau pejabat. Nah, yang mana salah satunya ya yang terseret itu adalah Jay dan Beyonce. Sampai-sampai Jay ikut digugat bersama dengan PDD. Nah, di video kali ini kita bakal membahas semua itu yang mana udah gua rangkum update-nya dan langsung aja nih kita bahas secara lengkap. Halo geng. Welcome back to Kamar [Musik] Jerry genggeng. Jadi, Geng PDD ini kan diduga sudah melakukan kejahatan selama bertahun-tahun nih. Sehingga korbannya itu pasti banyak banget. Dikabarkan ya di dalam kasus ini ada 120 orang yang sudah melaporkan bahwa mereka menjadi korban dari PDD. Kebayang tuh 120 orang terdiri dari cewek dan juga cowok. Karena seperti yang kita tahu ya, PDD ini belok dan ada e kelainan gitu. Makanya dia mempersiapkan banyak baby oil di dalam melakukan tindakan pejatnya. Sebelum gua membahas soal persidangannya, gua mau menjelaskan dulu nih pengakuan dari beberapa korban yang termasuk ke dalam 120 orang tadi. Nah, kita ambil beberapa orang aja, yaitu enam orang aja yang memberikan tuntutan mereka. Dan yang mengejutkan adalah karena di antara keenam korban, empat orangnya ini adalah laki-laki. Tou ball, geng. Tush ya. Ingat itumu kesukaanku. Anjir. Astagfirullah. Oke, ini salah satunya adalah seorang pria yang tinggal di North Carolina. Dia ini menuntut PDD atau menuduh PDD melakukan kekerasan ual kepada dia ketika dia masih di bawah umur. Dan saat itu dia menghadiri sebuah pesta yang disebut dengan White Parties ya yang sering dibicarakan oleh orang-orang yang mana ini memang diadakan oleh PDD di Hampton Long Island pada tahun 1998. Saat itu dia mau jadi seorang musisi besar. Karena PD ini kan orang yang cukup berpengaruh di dalam dunia hiburan Amerika. Makanya cowok ini datang ke pesta tersebut untuk bisa mendapatkan bantuan dari PD untuk mengangkat namanya dia menjadi seorang artis, geng. Ketika itu ya terjadilah perbincangan di antara mereka nih ya, Dilde mau gimana nih jalan untuk membuat dia terkenal gitu. Nah, tiba-tiba di tengah-tengah sedang membicarakan bisnis tersebut, PDD secara mendadak memerintahkan dia untuk melepaskan celananya dia dengan alasan bahwa itu adalah bagian dari ritual atau tradisi agar si cowok ini bisa menjadi seorang bintang. Dan bahkan dikatakan kalau PD ini sempat bertanya juga kayak gini, "Apakah kamu enggak pengin masuk ke dunia musik?" Wah, mau, Bang. Mau, Bang Didi masuk ke dunia musik. Ya udah masuk dulu ya. Aduh, gua kalau bahas PD nih ger banget anjing. Dan sebenarnya, Geng, pria ini enggak mau melakukan apa yang diminta oleh PDD ya. Tapi dengan sosok PDD yang disegani banyak orang, dia jadi enggak berani. Dan PDD kan banyak pengaruh gitu di Amerika. Nah, kondisi ini jelas tidak apa ya, tidak berpihaklah pada si cowok ini. Dia ketakutan. Nah, dia merasa takut kalau enggak nurut dengan perkataan PDD dan akhirnya dia merasa terpaksa dan dia pun menuruti permintaan itu dan di situlah terjadi aksi yang tidak pantas kepada si orang tersebut. Nah, kemudian ada pengakuan juga dari pria lain ya selain si pria ini tadi yang mana pria lain ini ikut menjadi korban dari PDD. Nah, dia mengaku kalau dia diserang oleh PDD di sebuah gudang penyimpanan toko utama Machis yang berlokasi di Herald Square. Di dalam insiden itu, dia mengaku sampai mendapatkan tindakan kekerasan di bagian kepala yang kemungkinan besar dilakukan oleh PD langsung menggunakan Senpi, ya. Nah, setelah dia diserang, PD langsung melakukan aksi bejatnya kepada si cowok ini. Nah, kalau dia mencoba berteriak, meminta tolong, maka PD mengancam dia dengan bilang, "Diam!" atau "Aku dor kepamu." Ah, jadi ancaman PDD kayak gitu. Jadi ibaratnya gini, "Mending kepamu yang aku dor atau ya udah si cowok itu bilang, "Aja, Pak deh, gas gitu." Nah, terus geng ada lagi pengakuan dari saksi yang lain. Nah, ini seorang laki-laki juga, pria juga. Dia mengaku kalau dia disewa untuk bekerja sebagai penjaga atau bodyguard oleh PDD pada tahun 2006 di rumahnya PDD yang ada di Eastampton yang mana tempat tersebut dijadikan sebagai tempat untuk melangsungkan white parties. Ya. Nah, dia memberikan tuduhan atau pengakuan kalau PDD ini mencampurkan sesuatu di minumannya si orang ini dan menggunakan obat bius yang disebut dengan GHB atau GHB agar dia tidak sadarkan diri. Lalu, ah si orang ini barulah dikulum dihap sama PIDDid. Kalau sampai tuduhannya ini benar, gua gak habis pikir sih, Geng. Secara kan itu bodyguard ya, pasti badannya gede banget bijinya apalagi, ya kan? Tapi disikat juga sama P Didi. Ya Allah, P Didi mau lu apa sih? Di saat itu mungkin si PDD ini sadar dia enggak mungkin ngelawan si bodyguard yang gede banget ini makanya dikasih obat bius. Berarti hasrat PD untuk melakukan itu udah enggak bisa dikontrol lagi, Geng. Sampai yang kerja sama dia pun ya yang berurat-urat, berotot-otot itu ingin dia cicipi, ingin dia coba. Geng brutal betetanget si PDD ini. Geli gua. Aduh. Black people ya orang kulit hitam itu ya yang badannya biasa-biasa aja bijinya gede banget apalagi bodyguard. Ya udah PD masih bisa. Aduh, gak perlu ngeden kayaknya PD dalam hidupnya nih. Terus geng, selanjutnya ada pengakuan dari salah satu korban lain dan dia ini adalah seorang perempuan. Nah, ini masuk ke perempuan nih yang mana ini kejadiannya tahun 2004. Nah, saat itu si perempuan ini usianya 19 tahun. Dia ini tinggal di daerah Brooklyn. Di saat itu dia diundang untuk mengikuti sesi pemotretan untuk mempromosikan Daband namanya. Sebuah grup yang dikontrak oleh label musik milik PDD. Berdasarkan ceritanya, PDD ini mengundang dia bersama dengan seorang teman untuk ikut di dalam sebuah pesta yang lebih eksklusif gitu di sebuah hotel. Di saat itu mereka berdua dikurung nih di sebuah kamar. Ada seorang petugas keamanan yang bilang ke dia, "Kamu tahu kan kenapa kalian dikurung di sini?" Nah, dikasih kode tuh. Tapi si orang ini cuma nanya gitu doang tanpa menjelaskan lebih lanjut apa yang bakal terjadi kepada mereka. Ya, mereka bakal diapain? Enggak dikasih tahu. Di dalam kurun waktu itulah PDD diduga memberikan minuman serta ya narkoy ya narkoy jenis kokin kepada mereka supaya mereka teler dan tidak sadarkan diri. Barulah si PDD melakukan aksi bejatnya. Jadi PDD ini ke cowok begitu, ke cewek juga begitu. Namun di satu titik, PDD ini diduga menyuruh mereka untuk menuruti apa yang diperintahkan. Karena kalau sampai mereka enggak mau, maka PDD bakal mengeksekusi mereka berdua. Nah, jadi mereka berdua itu sudah di bawah pengaruh narkoy ya. Udah itu diancam lagi ya. Mau enggak mau mereka menuruti keinginan PDD. Terus geng, setelah mendapatkan gugatan dari enam orang tadi, PD kembali mendapatkan gugatan lain dan kali ini datang dari lima orang yang mengaku sebagai korban yang terdiri dari dua orang pria dan tiga perempuan. Nah, mereka ini mengaku kalau penyerangan terhadap mereka itu udah dilakukan sejak tahun 2000. Dan yang paling terakhirnya itu pada tahun 2022. Di antara kelima orang ini ada perempuan yang mengaku kalau PD melakukan aksinya ketika dia masih di bawah umur. Dan kejadian ini terjadi setelah pesta VMA, yaitu sebuah ajang penghargaan dari MTV pada bulan September tahun 2000. Ketika itu dia ini sedang berusaha masuk ke VMA dan bertemu dengan sopirnya PDD. Menurut ceritanya dia, sopirnya PDD ini mengatakan kalau PD menyukai gadis muda ini. Dan si korban ini cocok dengan apa yang dicari oleh PIDD. Cocok yang dicari itu dalam tanda kutip ya, PDD-nya pengin ehem-ehem si cewek ini tahunya ya jadi talent gitu ya. Dia nganggapnya dirinya kayak gitu. Nah, si sopirnya PDD ini minta si cewek itu untuk balik lagi ke tempat yang sama di malam hari untuk bikin janjian. Nah, mendengar hal itu tentu si cewek ini merasa senang karena bisa memiliki koneksi langsung ke orang seperti PDD, orang kaya ya kan ee produser besar, selebriti. Nah, yang mana dia berpikir, "Wah, sebuah keuntungan nih bisa dekat dengan orang yang besar di dalam industri entertainment terkhususnya musik." Jadilah di saat itu dia balik lagi ke sana, Geng, dan kemudian dibawa ke sebuah pesta di sebuah rumah yang diduga itu adalah rumahnya PDD. Nah, terus dia juga diminta untuk menandatangani sebuah perjanjian rahasia. Nah, namanya dia di saat itu masih teenager gitu ya, masih kecil enggak tahu apa-apa. Dia tanda tangan aja tanpa tahu apa isi perjanjian itu. Padahal itu menjebak dia karena udah terlalu kesenangan, excited, enggak mikir-mikir, enggak baca-baca langsung ditanda tangan. Singkat cerita, dia pun ikut ke dalam pesta tersebut. Dan pada suatu waktu dia diberikan segelas minuman. Nah, ini lagi-lagi pakai minuman nih dan entah apa minumannya itu yang jelas rasanya pahit ya. Dia pikir mungkin itu adalah alkohol-alkoholan lah. Beberapa saat setelah dia minum, dia mulai merasa puyang pusing seperti habis disuntikkan obat bius. Dan ketika dia udah dalam kondisi yang setengah sadar, dia ingat dia tiba-tiba dimasukkan ke dalam kamar tidur kosong untuk berbaring di sana. Dia meredakan kepalanya yang mendadak mengalami pusing. Dan pada saat dia sedang beristirahat itulah tiba-tiba dia melihat ada PD bersama dua orang selebriti lain masuk ke dalam kamar yang eh yang ada si cewek ini tadi. Kedua selebriti ini enggak disebutkan namanya. Yang jelas yang satunya itu pria dan yang satunya lagi itu cewek wanita. Dan PDidi kemudian bilang kalau dia siap berpesta. Waduh. Dan tanpa si korban tahu maksudnya siap berpesta itu apa, ya selanjutnya PDD tiba-tiba si PD mengangkat badan si cewek ini dan melemparkan si cewek itu ke arah si selebriti pria tadi dan tiba-tiba pakaiannya dilepas dan ya disikat. Nah, sementara PD dan selebriti perempuan yang satu lagi itu nonton adegan tersebut. Dan setelah si selebriti pria ini puas, PDD bergantian melakukan hal yang sama kepada korban dengan memaksa korban untuk melakukan y gitu-gituan lah. Dan korban ini bilang, "Ya, mulutnya pun disikat." Nah, korban mencoba untuk melawan dengan sisa-sisa kesadaran dan tenaganya dia. Sekuat mungkin dia sampai mukul si PDD dan membuat PD berhenti. Nah, tapi di saat itu ya PDD-nya juga enggak ngebalas dan tanpa pikir panjang si korban ini langsung ambil pakaiannya dia dan dia kabur dari sana menuju ke sebuah pom bensin katanya. Di sanalah sambil keliangan dia menelepon ayahnya dan menceritakan semuanya dan memberitahu lokasinya dia ya dia dijemput. Nah, itu pengakuan dari orang tersebut. Nah, tapi sayangnya semenjak itu dia tidak bisa menuntut apapun karena ya balik lagi PDD-nya orang besar, dia tidak punya power untuk menuntut PD. Ya, kayak ikhlas aja gitu. Nah, makanya kenapa baru sekarang dia speak up. Terus, Geng, masih ada lagi nih. Selanjutnya ada pengakuan dari seorang pelatih pribadi selebriti yang diduga menjadi korban PDD. Gila nih ya, pelatih pribadi loh, PT ya, personal trainer. Dia ini mengaku bisa mengenal PD ketika kliennya yang merupakan seorang desainer mengenalkan dia kepada PDD dan kliennya ini bilang kalau PDD terkesan dengan program pelatihan yang dibuat oleh si personal trainer ini atau pelatih pribadi selebriti ini. Nah, karena hal itulah si kliennya tadi yang merupakan seorang desainer mengundang dia untuk hadir di sebuah pesta setelah acara penghargaan di Los Angeles pada bulan Juni tahun 2022. Gak disebutkan ya, Geng, acara penghargaan apa itu. Namun dugaan kuatnya itu adalah penghargaan bet atau beta ya PDD ini menjadi tuan rumah pesta setelah acara penghargaan tersebut diadakan dan waktunya sama-sama di bulan Juni 2022. Setibanya dia di pesta tersebut, si korban ini bilang kalau dia ini sempat diperintahkan untuk menandatangani NBA, sebuah singkatan untuk non disclosure agreement atau kalau dalam bahasa Indonesianya adalah perjanjian kerahasiaan. Setelah dia menandatangani e perjanjian itu, dia menerima minuman dari salah satu rekan PDD dan dia kemudian dibawa ke sebuah ruangan kecil yang diterangi oleh lampu berwarna merah lagi-lagi pakai minuman di sana. Dia ini ngaku dia melihat beberapa orang termasuk kalangan selebriti yang mana sedang melakukan hubungan gitu-gituan secara berkelompok. Dan sama seperti cerita sebelumnya, korban yang merupakan seorang pelatih pribadi ini mulai merasa pusing setelah minum. Dan di saat itulah PDD menghampiri dia dan dia ya dilepaslah celananya lalu dilakukanlah aksi ya lewat mulut tanpa meminta persetujuan kepada korban. Dan enggak cuma itu geng. Korban juga diperintahkan untuk melakukan apa yang PD mau terhadap dia. Dan di saat itu PD juga minta si korban ini melakukan hal yang sama kepada selebriti-selebriti lain yang ada di pesta tersebut. Nah, sensasi yang dirasakan oleh korban seperti ya dia habis dibius sehingga dia enggak punya kendali atas tubuhnya sendiri dan terpaksa dia ya gitulah ikhlas-ikhlas aja dan dia dipaksa untuk melakukan sesuatu yang enggak dia inginkan kepada selebriti-selebriti cowok yang lain yang ada di sana. Dan ketika dia sadar, dia udah berada di luar apartemennya tanpa mengenakan baju dan teleponnya atau handphone-nya hilang. Jadi dia pingsan, enggak sadarkan diri. Nah, itu dia dibawa tuh dibawa dibawa pulang dan dia langsung digeletakin di luar apartemennya dia. Pas dia sadar dia bangun, dia lihat dia enggak pakai baju, barang-barangnya hilang, termasuk handphone-nya. Lalu kemudian, geng, korban selanjutnya ini adalah seorang pria lagi yang mengaku jadi korbannya PDD di sebuah pesta promosi Crox, yaitu merek minuman alkohol jenis vodka ya. Yang gua tahu ini entah punya PDD atau dia itu di-endorse gitu. Sering sih muncul di video-video yang ada PDD-nya. Korbannya ini juga bukan orang biasa, Geng. Dia memiliki perusahaan penyewaan mobil mewah dan perhiasan. Nah, jadi orang kaya yang katanya dia juga memiliki hubungan bisnis jangka panjang dengan PDD. Jadi bisa dikatakan partner bisnis yang penting orang besar gitulah. Nah, PD ini juga sakne terhadap dia dan disikat juga. Nah, di saat itu dia bilang PDD ini mengundang dia ke sebuah pesta. Terus PD tiba-tiba manggil si orang ini untuk masuk ke dalam ruangan kantornya. Nah, namun saat itu PD udah dalam keadaan mabuk dan pertingkah aneh. Tanpa disangka-sangka, PD malah membuka celananya sendiri terus nunjukin kikuk-kikuknya, Geng, yang super black mamba besar itu. Nah, ditunjukinlah ke si orang ini. Dan PD kemudian tiba-tiba memegang itunya dia dan aksi tersebut dia pamerkanlah kepada si cowok ini. Aksinya ini baru berhenti ketika ada seorang atlet yang enggak disebutkanlah namanya, tiba-tiba masuk nih ke dalam kantor PDIDD. Mungkin dia nyasar atau apa, tiba-tiba masuk ke sana. Nah, karena gak mau kejadian tersebut terulang, akhirnya si orang ini langsung meninggalkan partti tersebut. Dia langsung pulang dengan perasaan trauma ke rumahnya. Nah, dia ceritakanlah kejadian yang enggak senono tersebut. Gila banget ya. Gila banget si Pdid ini sakne parah sama cowok tapi. Terus geng, gugatan lainnya datang lagi dari seorang wanita nih ya yang mendapatkan aksi yang tidak etis dari PDD ketika itu kejadiannya di Las Vegas pada tahun 2014. Dan ketika dia datang mengunjungi kota tersebut di akhir pekan Memorial Day. Nah, itu kejadiannya di saat itu. Dari ceritanya dikatakan ada seorang pria yang bekerja sebagai promotor pesta ya, promotor party untuk PDD yang mengundang dia ke sebuah party selebriti yang eksklusif di sebuah launch yang ada di tepi kolam renang. Pria ini yang memperkenalkan si cewek ini ke PD. Dan setelah dia datang ke pesta tersebut, dia tiba-tiba kembali diundang lagi oleh pria yang sama ini ke pesta yang lain yang diadakan setelah pesta tadi. Pesta yang kedua ini diadakan di hotel milik PD sendiri dan ketika itu PD menyuruh dia untuk meminum votka. Nah, karena merasa itu biasa aja karena di pesta gitu ya enggak ada yang aneh, dia pun minum sekitar satu sampai dua gelas. Tapi enggak lama kemudian dia mulai merasa mual dan pusing sampai enggak bisa mengendalikan diri. sejauh yang dia ingat kenalannya dia yang promotor pesta tadi itu meminta dia untuk berbaring di kamar tidur aja yang mana kamar tidur itu kosong. Nah, dia bilang, "Ya tidur aja di sana dulu, berbaring aja di sana sampai membaik." gitu. Nah, jadi kan terkesan kayak, "Wah, baik banget nih orang." Nah, si cewek ini nurut dan enggak ada yang e aneh-aneh lah yang dia pikirkan. Nah, akhirnya dia tidur berbaring di kamar itu dan di saat itu sepanjang malam dia enggak ingat apapun. Nah, tapi keesokan paginya tiba-tiba dia masih merasa pusing sedikit pas bangun dan badannya itu pegal-pegal. Terus dia sadar dia ngelihat PDD dalam keadaan yang enggak pakai apa-apa. Sehelai benang pun enggak ada di badannya dan si PD sedang berada di sudut ruangan. Nah, di saat itu ya PD-nya lagi nelepon. Terus korban itu mulai sadar kalau ternyata dia juga enggak pakai apa-apa dan di area sensitifnya terasa sangat sakit. Nah, dia bingung kok bisa sakit nih area ini? area anu anuku gitu ya. Dan di saat itu karena ya yang ada di sana cuma ada PDD yang enggak pakai baju ya dia yakin kalau pelakunya adalah PDD sudah anu-an dia. Nah jadi sebrutal itu geng si PDD. Terus enggak sampai di situ. Ada lagi nih seorang rapper e sekaligus producer. Dia ini mengaku jadi korban dari PD juga. Dan semua ini terjadi ketika dia menghadiri salah satu pesta juga, pestanya PDD di New York di mana dia melihat orang-orang yang hadir di sana pada apa ya pakai narkoboy gitu. Termasuk ada cocain pil dan ya e nge-bugs lah. Pokoknya banyaklah di saat itu. Tiba-tiba ada yang nawarin dia ee buat barang itu juga tapi dia tolak. Nah, beberapa saat kemudian tiba-tiba PDD datang ke dia dengan menunjukkan kalau PDD tertarik untuk eh apa ya bekerja sama. Karena kan si Bro ini tuh rapper dan producer yaitu bidang PD ya. Si Bro ini juga tertarik banget kalau sampai diajak kerja sama sama PIDD yaitu artinya kesuksesan ada di depan mata gitu. PIDD kemudian mengajak dia untuk masuk ke kantor ke kantornya PD. Ruangan kantornya ya sembari ditawarkan segelas wine lagi-lagi pakai minuman. Dia minumlah dan sesaat kemudian dia langsung pusing. Dalam kondisi seperti itu, PD tiba-tiba memanfaatkan situasi dengan langsung menjalankan aksinya. Dibuka langsung itu semua dan otomatis dia gak bisa ngelawan ya si rapper ini karena dalam keadaan yang benar-benar lemas, pusing, enggak bisa membela diri dan dia kemudian pingsan serta baru kebangun sekitar jam .00 pagi dan masih di dalam kondisi ya dia posisinya di dalam kantornya PDD dan di saat itu dia ngelihat ya tubuhnya dia udah ada bercak cairan merah ada memar di bibirnya dan bekas luka di pergelangan tangannya serta di lengannya yang diduga itu disebabkan karena lengannya diikat oleh PD. Wah gila P Didi brutal parah. Dia merasa ketakutan di saat itu. Nah dia langsung ambil pakaian yang tergeletak di lantai. Dia gak tahu itu pakaian siapa dan dia langsung kabur dari sana. Gila. kacau banget. Bayangkan tuh kalau kalian yang mengalami itu, Geng. Selain gugatan-gugatan tersebut, sebenarnya masih banyak gugatan lain yang ditujukan kepada PDD dan semua gugatan itu terjadi antara tahun 90-an sampai dengan 2020-an. Di tahun 90-an ada sebanyak 11 gugatan. Di tahun 2000-an ada sebanyak 14 gugatan. Dan pada tahun 2010 sebanyak 4 gugatan dan tahun 2020-an sebanyak 4 gugatan. Nah, jadi benar-benar serius, Geng, kasusnya PDD ini dan korbannya udah banyak banget dan itu baru yang mengajukan gugatan ke pengadilan. Mungkin masih banyak lagi yang kasusnya belum sampai ke tahap pengadilan. Dan dari semua tuduhan tersebut, PDD menolak atau dia menyangkalah bahkan dia minta kepada kejaksaan untuk mengungkapkan nama dari orang-orang yang menuduh dia ini. Nah, jadi kan PD belum tahu nih siapa aja nih yang nuduh dia udah melakukan hal itu. Orangnya banyak banget gitu. Nah, tapi Kejaksaan tidak mengungkapkan kepada PDD, tidak memberitahukan siapa aja yang sudah nuntut dia. Dan berlanjut di tanggal 9 Desember tahun 2024, selain PD, terus ada Jay ya juga ikut digugat. Sebab dikatakan Jay dan PD ini diduga sudah melakukan ruda paksa kepada seorang perempuan di bawah umur di sebuah pesta pada tahun 2000. Nah, cuma di saat itu Jay membantah tuduhan itu dan menyebut kalau ya ini adalah percobaan pemerasan yang dilakukan oleh pengacara si yang mengaku korban. Di tanggal 12 Desember tahun 2024, ada tiga orang cowok yang menggugat PDD karena udah melakukan ya gitu-gitulah tindakan anu-anu kepada mereka dengan tuduhan mereka sudah dibius melalui minuman pada tahun 2022. Sampai pada akhirnya sidang PD pun dimulai. Sekarang kita bakal membahas mengenai sidang dari PD ini. Apa saja yang terungkap selama persidangan tersebut? Jadi, Geng, sidang perdana PDD ini dimulai di hari Senin kemarin tanggal 5 Mei 2025. Tapi persidangan tersebut masih dalam rangka pemilihan ee juri dan pernyataan pembuka dari para pengacara, mau itu dari pihak korban maupun dari pihak PD sendiri. Kesaksian dari para korban atau saksi itu eh baru dilakukan di sidang selanjutnya yaitu tanggal 12 Mei 2025. Ada seorang saksi yang bernama Daniel Philip. Dia ini adalah seorang pekerja anu-an gitu-gituan dan dia mantan dancer gitu. Kenapa Philip dipanggil sebagai saksi? Karena sebab dia dituduh sebagai seseorang yang disewa oleh PD untuk melakukan hubungan gitu-gituan dengan pacarnya PIDD yaitu Cie Ventura. Nah, jadi PDD ini punya kelainan, suka ngelihat pacarnya disikat orang dan Philip ini mengklaim dia dibayar sampai 6.000 Amerika ya oleh PDD untuk bisa menuruti keinginan dari PDD tersebut. Dan sesinya berlangsung selama beberapa tahun dengan durasi hingga 10 jam. Philip bilang kejadian ini terjadi di Gram Mercy Park Hotel yang ada di Manhattan, terus di Jumairah Es house dan rumah milik si PDD sendiri dengan si Ventura si ceweknya tadi. Dari kesaksian Philips ini, dia mengaku melakukan hubungan itu dengan Casey di tahun 2012 di Gram Mercy. Sementara PDD cuma duduk di sudut ruangan ngelihatin itu. Nah, di satu momen Cie ini memberikan beberapa ribu dolar kepada Philip untuk mengolesi e apa ya e tubuhnya dia dengan baby oil ya dan memijatnya dia. Sementara PDD melakukan self service. Paham ya self service ngapain? Ya gitulah. Nah, setiap pertemuan tersebut Philip ini bakal diberikan kode sebelumnya untuk memberitahu pihak hotel agar dia bisa masuk ke dalam kamarnya PDD. Tapi gila juga ya Philip ya kan seharusnya ya dia udah enak kan udah gitu-gituan sama ceweknya PD dibayar lagi. Kenapa dia bikin pengakuan ya apa mungkin sekarang-sekarang dia merasa udah butuh duit kali makanya dia merasa menjadi korban gitu ya. Gua enggak tahu juga. Nah menurut kalian gimana tuh Geng? Nah terus Geng Philip ini juga pernah ngelihat PD melakukan ya tindakan yang kacau banget ke si Key pacarnya dan di saat itu CY sedang membuka komputer milik PDD. Dia menduga kalau CY ini lagi cari sesuatu di komputer tersebut, tapi gak tahu apa. Nah, enggak lama dari itu, PD tiba-tiba memerintahkan si Kie untuk ke kamar tidur. Cuma Cy ini enggak langsung jalan, jalannya lambat gitu loh. Nah, PD kesal dan dia ngelempar botol ke arah Kie dan beruntungnya tidak kena dan botol tersebut menghantam dinding sampai pecah. Dan menurut Philip, botol tersebut kayak botol alkohol. Dan setelah itu, PDD langsung menghampiri si Kie dan menjambak rambutnya kemudian diseret ke kamar tidur. Philip mendengar seperti ada suara tamparan. Terdengar juga ada suara yang minta-minta ampun. Nah, Philip ini merasa kasihan ke Cie. Dia sempat tanya ke Cie kenapa dia masih mau dengan PD ya kalau dia kayak gitu gitu kan. Nah, Ky ini diperingatkanlah sama si Philip nih. Kamu bahaya kalau sama PD terus. Nah, tapi Cie berusaha untuk meyakinkan Philip dengan bilang kalau ya dia baik-baik aja, dia aman-aman aja kok dengan kondisi itu. Nah, dari kesaksian ini kita bisa tahu kondisi yang dialami oleh Cyie ketika itu yang mana dia diperlakukan ya buruk banget tapi dia enggak punya pilihan karena dia takut sama PD antara takut dihabisi atau mungkin ya takut kehilangan kekayaan ya kan karena PDD udah memberikan semua kekayaannya lah ya setengah harta benda dia itu ya bisa dinikmati oleh Kie tapi ya konsekuensinya seperti itu. Nah, terus geng kita balik lagi ke persidangan. Di sidang keesokan harinya, Cie Ventura ini menghadiri persidangan dan bersaksi atas kejahatan yang dilakukan oleh PD kepada dia. Dan dia berusaha menahan tangis ketika mengingat dan memberikan keterangan, menceritakan aksi yang dilakukan oleh PDD. Ya, pokoknya dia enggak kuatlah. Dan Cie ini menggugat PD 9 bulan setelah dia menjalani rehabilitasi dan terapi trauma setelah dampak dari apa yang menimpa dia gara-gara PDIDD. dan dia menjelaskan kalau dia enggak sanggup lagi untuk menahan emosi dan kekerasan fisik serta emosional yang dia alami selama bertahun-tahun. Dalam persidangan, Cy ini memberikan kesaksian kalau PDD ya melakukan tindakan yang benar-benar mengerikan kepada dia. Dan semua tindakan itu dia dapatkan juga ketika menghadiri pesta freak off yang mengancam dia. Dan di saat itu ya PDD bilang bakal menyebarkan video-video serta menghancurkan karir Kie. Kalau Ky macam-macam dan juga dia dipaksa untuk melakukan gitu-gituan dengan pria lain sementara PD bakal menontonnya yang mana bagi Kie itu adalah hal yang menjijikan. Dan pernah Kie ini sampai ya alisnya itu luka, Geng. Dan e itu semua gara-gara PDD ngelempar dia eh ke ujung tempat tidur. Jadi didorong itu paps, gitu bocor. Tahun 2013 kejadiannya. Dan di dalam kesaksian ini, Cie PD meruda paksa dia di rumahnya sendiri pada tahun 2018 setelah mereka putus. Dan sebelumnya dia dan PD sempat ngobrol ketika makan siang di sebuah restoran di Malibu dan Cie di saat itu sedang ketemu dengan Alex Fine yaitu calon suaminya. Nah, jadi K ini udah putus sama PDD. Dia ketemulah sama calon suaminya yaitu Alex Fine. Dan di saat itu setelah makan siang dengan Alex, entah gimana ceritanya Ky ini ketemu sama Pidi dan kembali PD membawa Cie sendiri dan di situlah PD melakukan aksinya. Nah, Cie juga bersaksi mengenai hubungannya dia dengan Scott Meskadi yang juga dikenal dengan nama Kit Cadi. Nah, dia ini sempat berpacaran pada tahun 2011 ketika hubungan Kie dan PD udah enggak baik-baik aja. Dan di saat PD tahu kalau Kie berpacaran dengan Kit Cadi, ya PDD mengatakan kalau dia akan menghabisi Kie serta Kit Cadi sekalian dengan ya bakal meledakkan mobilnya Kit Cadi. Dan benar aja pada bulan Januari 2012 sebuah mobil Porsche milik Kit Cadi kebakar, Geng. Dan dicurigai itu adalah ulah dari PDD. Dan Casey berusaha mengingat kejadian ketika PDD melakukan ya tindakan yang mengerikan di tahun 2016 di sebuah hotel yang terekam oleh CCTV. Nah, dia bilang juga kalau PD ini melempar fas ke arah dia, fas bunga. Dan beruntung fas tersebut tidak kena, tapi justru ke dinding. Nah, berdasarkan pengakuan Cie, Pdid ini enggak cuma kasar terhadap dia, Geng. Tapi juga para karyawannya. Dan ya di saat itu karyawannya tuh ada yang dipukul, didorong sampai kena furnitur-furnitur, sampai pernah ada yang digantung bahkan oleh PDID di atas balkon. Cie juga ingat ketika PD menyeret asistennya yang bernama Mia keluar dari tempat tidur. Di saat itu ya PD pengin lihat handphone si e asistennya ini. Tapi asistennya ini enggak mau karena itu privacy. PDD marah-marah. Nah, terus di tahun 2023 gugatan Cie ini sempat diselesaikan dengan PD yang mana PD memberikan uang kompensasi kepada si Kie. Namun enggak disebutkan berapa jumlahnya. Nah, Kesi itu baru memberitahukan hal ini di dalam persidangan kemarin kalau ternyata uang itu sebesar 20 juta dolar AS. Dan selama ini Cie enggak pernah bisa lepas dari cengkeramannya PDD. Karena semakin dia berusaha untuk ngelawan, akan semakin parah perlakuan PDD kepada dia. Semakin mengerikan. Terus, Geng. Selain pengakuan dari para saksi, ada sebanyak 190 orang selebriti yang terdiri dari aktor Hollywood, musisi ya, yang kemungkinan bakal dihadirkan di dalam persidangan, termasuk dengan ya aktor tampan Michael B. Jordan, terus ada Mike Mayers, terus ada SCH Knight, terus ada Kanye Wes juga dan diperkirakan di persidangannya kali ini bakal berlangsung selama 8 minggu ke depan. Dan kita tunggu aja nih, Geng, update selanjutnya bakal gimana. Pasti bakal ada banyak fakta yang terungkap nantinya. Nah, gimana geng menurut kalian tentang perkembangan dari kasus PDD ini? Apa yang kalian pikirkan? Kira-kira seru enggak kalau kita lanjutin pembahasannya di part selanjutnya? Coba tinggalkan komentar di bawah.