ISU KIAMAT LISTRIK & INTERNET DI EROPA ! PERTANDA APA ?
R2_FL2M5Eis • 2025-05-07
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Oke, Geng. Pernah kebayang gak, Geng? Ya, seandainya kalian hidup di era ini tanpa listrik. Nah, kalau misalkan tanpa internet ya kayaknya kita masih bisa lah. Masih bisa bersenang-senang dengan hal lain. Tapi kalau udah mati listrik untuk era sekarang, kayaknya itu benar-benar pahit sekali hidup kita ya. Enggak bisa nyalain AC, enggak bisa nyalain kipas angin, enggak ada hiburan, enggak ada TV gitu ya. Ya kan? Kalau misalkan enggak ada internet, kita bisa beralih ke TV nih. Nah, TV-nya enggak ada. Dan yang lebih parahnya lagi, bisa-bisa tidak mendapatkan air. Karena seperti yang kita tahu ya, sekarang sistem pengambilan air di rumah-rumah yang ada di Indonesia ini rata-rata sudah pakai mesin pompa air yang mana menyedot air tanah. Ya, kalau enggak ada listrik, gimana cara menggerakkannya? Kalau misalkan kita berbicara tentang mati listrik atau yang lebih dikenal dengan istilah mati lampu di Indonesia, nah biasanya ini terjadi bergiliran di beberapa wilayah aja. Tapi pernah kebayang enggak, Geng, kalau mati listrik alias mati lampu ini terjadi hampir di satu negara. Satu negara misalkan seluruh Indonesia misalkan mati listrik. Ini pasti keos banget, Geng. yang mana kalau pemadaman sekomplek atau sekelurahan aja udah ribet banget ini udah satu negara gimana ceritanya kita harus ke mana gitu kan. Nah dan ternyata ini sekarang terjadi ya kalau selama ini sering sekali digembar-gemborkan soal kiamat internet. Nah ini justru terjadi yang namanya kiamat tenaga listrik di beberapa negara di dunia. Nah dua negara sekaligus yang mana ee kejadian ini cukup menghebohkan. Yang pertama itu ada Spanyol. Terus ada Portugal. Nah, ketika pemadaman ini terjadi, banyak warga yang panik. Mereka langsung pergi ke jalanan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dan yang paling parah adalah para penumpang kereta api. Nah, itu terpaksa harus turun dan jalan kaki karena keretanya mati. Benar-benar mogok di tengah rel. Dan jaringan internet udah pasti mati juga. dan mereka enggak bisa menghubungi siapapun. Nah, makanya gua bilang ya kalau kiamat internet mungkin ya masih bisa ada alternatif. Tapi kalau sudah kiamat tenaga listrik, jangankan internet gitu untuk hal-hal kecil aja misalkan kayak ngecas handphone aja pasti enggak bisa. Di saat itu banyak juga yang langsung datang ke supermarket dan berbelanja berbagai barang-barang dalam jumlah besar alias kayak ee panik buying gitu. Mereka di saat itu merasa ini bukanlah sesuatu yang normal dan mereka pengin langsung menumpuk bahan makanan untuk beberapa hari ke depan supaya mereka enggak kelaparan. Dan yang lebih parahnya lagi di dalam kejadian ini ya di saat pemadaman listrik tersebut bahkan sampai memakan korban jiwa. Ada yang meninggal dunia. Nah, ini gimana ceritanya nanti gua jelaskan. Dan fenomena ini menjadi tanda tanya besar. Apa jangan-jangan ini merupakan salah satu serangan atau sabotase dari pihak-pihak tertentu. Nah, atau memang mereka sedang menghadapi sesuatu yang menakutkan. Takutnya tuh ya kayak di film-film tiba-tiba ada zombie lah ya kan tiba-tiba ada ya apalah maksudnya yang fantasi-fantasi. Tapi kalau gua lihat sih bukan ke arah sana ya. Ini lebih kepada krisis energi geng. Nah di video kali ini kita bakal membahas fenomena pemadaman listrik secara massal di Spanyol dan juga di Portugal. ini yang dikatakan sebagai pemadaman listrik terbesar di dalam sejarah Eropa. Dan apa penyebabnya dan juga apa dampaknya? Nah, yang jelas dampaknya cukup mengerikan. Langsung aja nih kita bahas secara lengkap kasus yang satu ini. Hello geng. Welcome back to Kamar [Musik] Jerry Genggeng. Jadi, geng, fenomena ini terjadi pada tanggal 28 April tahun 2025 sekitar jam 1233 siang waktu setempat. Pemadapan listrik di saat itu terjadi di Semenanjung Iberia yang mempengaruhi aliran listrik ke daratan Portugal serta Semenanjung Spanyol. Saat itu, Geng, jaringan listriknya itu mengalami sebuah gangguan teknis yang mirip seperti kehilangan pembangkit listrik. Jadi, seolah-olah mesin pembangkit listriknya itu hancur lebur atau rusak gitu. jadinya enggak bisa memberikan energi listrik lagi. Situasinya di saat itu sempat membaik karena enggak lama setelah itu jaringan listriknya itu hampir pulih. Nah, tapi sekitar 1 seteng detik kemudian jaringan listriknya itu tiba-tiba turun lagi sampai akhirnya benar-benar padam total. Nah, berlanjut sekitar 3,5 detik kemudian sambungan listrik antara wilayah Catalonia di Spanyol dan bagian barat daya Prancis terputus karena ya di saat itu udah enggak stabil jaringan listriknya. Setelah sambungannya terputus nih, Geng. Terjadilah pemadaman listrik [Tepuk tangan] besar-besaran. Kebayang tuh, Geng. Itu langsung apa ya? Muncul lagu Mati lampu. Aduh, gelapnya. Mati lampu, aduh, gelapnya. Enggak, enggak canda gue ya. Yang jelas di saat itu wah gelap padam total lah dark pokoknya di situ. Nah, hal ini membuat jaringan listrik itu menurun secara drastis hingga mengakibatkan hilangnya 60% pembangkit listrik di Spanyol secara misterius. Nah, secara misterius ya. Ingat tuh. Jadi kalau misalkan kita di Indonesia nih mati lampu, kita mau demo atau kritik atau apa ya protes gitu ke PLN, jelas gitu ya. Nah, mereka di saat itu bingung. Tiba-tiba energi listriknya, pembangkit listriknya hilang secara misterius. Kapasitas pembangkit listrik yang hilang itu sebesar 15 GW dan listrik sebanyak itu hilang tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya. Pemandaman listrik ini sampai berdampak pada warga yang berada di Semenanjung yang jumlah penduduknya hampir 60 juta orang dan semuanya enggak luput dari pemadaman listrik, Geng. Pemadaman juga terjadi di wilayah Andora dan beberapa bagian barat daya Prancis. Nah, tapi pemadamannya itu masih skala kecil dan cuma berlangsung selama beberapa detik atau menit lah. Dan fenomena ini membuat Pedro Sanchez selaku Perdana Menteri Spanyol bilang kalau hal ini belum pernah terjadi di dalam sejarah. Ini baru pertama kali nih. Nah, dia aja sampai kaget nih kok bisa kayak gini? Terus, Geng, singkat cerita, beberapa saat kemudian ketika listrik itu padam, warga Madrid itu sampai langsung keluar dari rumah dan berkumpul mendengarkan radio, yaitu berita dan juga informasi yang bisa menjawab rasa penasaran mereka. Nah, mereka di saat itu tuh bertanya-tanya lah, "Nih, kenapa sih kok bisa ya? Apa yang terjadi nih? Kok tiba-tiba satu negara mati lampu padam listrik dan orang-orang di saat itu berhamburan keluar rumah. Mereka kumpul semua dengan para pekerja dari kantoran dan juga dari toko-toko gitu ya. Dan mereka di saat itu saling bertany lah, saling ngobrol gitu. Kok bisa? Apa yang terjadi dan ini terjadinya tuh tanpa pemberitahuan terlebih dahulu? Nah, enggak biasanya nih di negara mereka itu pemadaman listrik enggak ada pemberitahuan dan mereka itu mempertanyakan ini sampai kapan pemadaman listriknya? Dan di saat itu mereka memiliki kesimpulan sendiri kalau pemadaman listrik ini hanya skala lokal. Nah, jadi bukanlah sebuah pemadaman listrik besar dan akan segera diperbaiki secepatnya. Nah, mereka tuh belum tahu kalau sebenarnya yang mati atau padam itu satu negara. Nah, di saat itu mereka semua kaget dan syok setelah mengetahui kalau pemadamannya ini terjadi hampir di seluruh negeri. Dan pemadamannya ini sangat berdampak ke banyak hal. Ya, gimana enggak apa-apa sekarang kan pakai listrik, Geng. Ya kan? Kalian aja sekarang pengen pacaran pakai apa? Mobil listrik. Iya kan? Hati-hati nyetrum tuh. Kalau nyetrum entar tegangannya tinggi. Ya, kita lanjut. Nah, orang-orang di saat itu, Geng, yang sedang mengendarai mobil jadi terjebak di jalanan karena lampu lalu lintas atau lampu merah ya kalau bahasa kita itu mati. Suara sirena mobil ambulans dan mobil polisi itu terus-terusan berbunyi, Geng. Ketika mereka berusaha melewati jalan yang sudah dipadati oleh mobil. Karena macet kan, semuanya desak-desakan. SP kalau kalian mau bayangin udah kayak di Prindavan gitu tit wah gila enggak ada yang mau lewat dan listrik yang padam ini juga menghentikan perjalanan kereta atau metro dan para petugas metro ini harus mengeluarkan para penumpang dari dalam gerbong dan menurut kesaksian dari salah satu penumpang e metro itu yang bernama Carlos Kondori ketika pemadaman itu terjadi semua penumpang yang masih berada di dalam Metro itu kaget karena fenomena ini belum pernah terjadi sebelumnya di Spanyol dan mereka semua mencoba untuk mengabari keluarga masing-masing. Tapi sayangnya handphone mereka juga enggak ada sinyal, Geng. Sehingga mereka enggak bisa ya berkomunikasi satu sama lain. Ini ibaratnya kayak kalian hidup kembali ke zaman purba gitu, Geng. Udah enggak ada energi. Nah, energi yang membantu kalian selama ini untuk memudahkan hidup kalian sebagai orang modern itu hilang seketika. Dan di antara para penumpang tadi yang naik metro itu ada yang mau pergi ke kantor buat kerja, ada yang sekolah, ada juga turis. Nah, gara-gara pemadaman listrik ini mereka enggak bisa apa-apa. Mereka benar-benar kejebak di saat itu. Terus, geng, di tempat lain ribuan orang itu sampai terlantar di jalur kereta cepat Madrid, Barcelona. Ada satu kereta dengan tujuan ke Barcelona itu berhenti pada jam 125 siang. Dan menurut laporan media lokal, dalam hitungan menit nih, lampu padam dan AC mati total. Dan penumpang yang terjebak di dalam gerbong itu ee bahkan enggak bisa menggunakan toilet karena keretanya itu enggak tersambung ke jaringan listrik. Nah, mereka itu enggak bisa buka pintu. Kebayang tuh ya udah kejebak di dalam, enggak bisa gunakan toilet. Nah, sehingga mereka di saat itu membuka paksa gerbong kereta tersebut dan harus mencari semak-semak yang ada di sekitar rel sebagai alternatif untuk mereka buang. air. Di saat itu ada juga yang mencoba untuk melanjutkan perjalanan menggunakan bis. Nah, karena cuma itu satu-satunya transportasi umum yang masih bisa bergerak dan tidak menggunakan aliran listrik. Ya, kalau metro ini atau kereta ini sudah terbiasa mereka gunakan tapi menggunakan aliran listrik. Nah, akhirnya mereka mencari alternatif lain sembari mereka di saat itu berpikir ya mungkin ini hanya sebentar. Mereka enggak tahu kalau pemadaman tersebut bakal lama banget. Kesaksian yang sama juga diungkapkan oleh seseorang yang bernama Antonio Loreto. Dia ini adalah mahasiswa di Universitas Barcelona yang mengatakan ketika pemadaman listrik ini terjadi, dia itu lagi di lab, lagi di lab e kampusnya dia dan di saat itu jam 12.30 siang. Nah, awalnya dia pikir pemadaman ini tuh cuma terjadi di lab-nya doang, di ruangan itu doang, gitu. Nah, tapi setelah dia keluar, dia baru sadar ternyata itu terjadi di seluruh bagian kampus dan bahkan di sekitar-sekitar kampus ada perumahan, ada gedung-gedung perkantoran itu semua juga ikutan mati. Dan Antonio serta teman-temannya yang lain sadar kalau ini bukanlah pemadaman listrik biasa. ini udah kayak ada something yang enggak beres lah. Nah, kemudian tiba-tiba ada yang ngasih tahu kalau pemadaman listrik ini ternyata terjadi di seluruh negeri, di seluruh Catalonia serta Spanyol bahkan. Dan ketika mereka berusaha untuk menghubungi keluarga, ternyata handphone mereka enggak berfungsi, enggak ada sinyalnya sama sekali. Nah, mereka benar-benar terputus dari dunia luar atau dari ya sanak familinya dan tidak bisa berkomunikasi. Nah, di saat itulah si mahasiswa yang bernama Antonio tadi dan teman-temannya mulai merasa ketakutan ini ada apa dengan negara mereka. Terus, Geng. Sementara itu di Portugal diketahui kalau negara tersebut kehilangan sekitar 5 GW dari jaringan listrik mereka. Dan di Portugal pun kondisinya enggak beda jauh dengan Spanyol, Geng. bank-bank yang ada di sana sampai dengan sekolah-sekolah yang ada di sana serta fasilitas kesehatan itu sampai ditutup di Portugal. Layanan ATM juga berhenti. Nah, rumah sakit yang ada di Barcelona, Galicia, dan juga Portugal itu terpaksa menggunakan generator cadangan untuk bisa mengalirkan listrik. Dan resep obat yang biasanya sudah ditulis menggunakan komputer terpaksa harus ditulis menggunakan tangan. Terus, geng, ditambah lagi di pom bensin nih yang ada di Spanyol sampai Portugal juga nih, mereka semua harus tutup karena pompanya tidak bisa dioperasikan alias enggak berfungsi. Serta sistem kartu yang biasanya untuk membayar ke kasir itu juga enggak berfungsi. Bandara-bandara yang ada di Spanyol semuanya mati total. Mereka di saat itu berusaha untuk menggunakan generator, tapi ya tidak maksimal. Sampai pada akhirnya ada beberapa penerbangan sampai ditunda. Di saat itu mereka masih mikir tuh, ah paling ini 30 menit. atau mungkin ini 1 jam, 2 jam. Nah, ketika mereka menunggu listriknya itu gak kunjung nyala juga. Warga pun di saat itu masih belum bisa mendapatkan jawaban atas apa yang sebenarnya terjadi. Nah, paniklah mereka di saat itu. Paniknya semakin menjadi-jadi dan mereka takut kalau pemadaman ini bakal berlangsung lebih lama lagi. Dan oleh karena itu, orang-orang mulai melakukan panik buying yang gua bilang tadi alias belanja sebanyak-banyaknya dan menumpuk makanan di rumah. Dan di saat itu ya di seluruh supermarket itu ludes barang bahan makanan. Nah, mereka kebanyakan di saat itu ya membeli salah satunya ada radio juga, terus baterai, terus senter, dan juga lilin yang pastinya dan bahan pokok makanan sehari-hari. Nah, pasti timbul pertanyaan itu gimana mereka bisa bayar barang-barang tersebut? Kan jaringan perbankannya enggak ada ya kan sedang lumpuh. Nah, di saat itu mereka hanya bisa menggunakan sisa uang cash mereka yang masih mereka punya. Dan selain itu mereka juga membeli berbagai kebutuhan pokok lain sambil berharap kalau jaringan handphone masih bisa kembali normal secepatnya supaya mereka juga bisa menghubungi keluarga mereka yang berada di kota lain. Ya, mereka benar-benar putus komunikasi di saat itu. Terus, geng, di sisi lain ada berita duka nih, Geng. Sebab ketika pemadaman terjadi, ada satu keluarga yang terdiri dari tiga orang, yaitu sepasang suami istri serta satu orang anak, gitu, ya. Nah, si suaminya ini usianya udah 81 tahun. Terus istrinya itu usianya 88 tahun dan anak mereka itu penyandang disabilitas usianya 56 tahun. Nah, mereka ini ditemukan meninggal dunia di rumah mereka yang berlantai 3 di daerah Taboadela, sebuah kota yang berada di Galisia Timur Laut Spanyol. Nah, mereka ini ditemukan, Geng, oleh seorang petugas perawat di dekat sebuah generator yang digunakan untuk menyalakan mesin oksigen. Nah, diyakini kalau mereka ini tewas karena keracunan karbon monoksida setelah generator tersebut enggak berfungsi. Wah, sedih banget. Dan terus ada lagi nih, Geng, korban yang meninggal dunia, yaitu seorang perempuan berusia 50-an di Madrid. Nah, korban yang kedua ini ditemukan meninggal setelah kebakaran yang terjadi ketika pemadaman listrik berlangsung. Nah, di saat itu kan orang-orang pada gelap gulita semua tuh ya. Nah, ada yang enggak tahan mereka, ada yang sampai menyalakan lilin. Nah, dari lilin itulah kemudian menyambar ke bagian lain hingga membakar seluruh rumah. Nah, kejadian ini tepat di distrik Karabansel. Terus, Geng, ada korban ketiga, yaitu seorang perempuan usianya 40 tahunan. Dia juga dilaporkan meninggal dunia di daerah Valencia. Berdasarkan laporan dari otoritas setempat, perempuan tersebut sebenarnya sudah memiliki riwayat sakit paru-paru dan dia kemudian meninggal dunia karena ventilator di rumahnya enggak bisa berfungsi disebabkan karena pemadaman listrik. Nah, akibatnya dia tewas di saat itu. Informasi dari layanan darurat itu sudah menginformasikan kalau ada 13 orang yang dirawat karena menghirup asap. Lima di antaranya sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit tersebut. Atas musibah ini, Geng. Ada juga yang sempat-sempatnya memanfaatkan situasi, memanfaatkan momen karena pemadaman listrik ini di saat itu banyak tindakan kejahatan yang dilakukan. Jadi di saat itu ada satu orang hacker yang pura-pura nih, Geng. pura-pura menjadi staf dari maskapai penerbangan TAP Air atau Tab Air. Modusnya adalah dia mengirimkan email yang berisikan kalau orang-orang bisa mengajukan pengembalian dana karena penerbangan yang terlambat atau dibatalkan gara-gara pemadaman listrik ini. Nah, di dalam email tersebut juga mengklaim uang akan disetorkan ke rekening bank mereka dalam 2 hari. Ketika orang-orang mengklik link tersebut, ternyata linknya itu link pising dan mereka akan diarahkan untuk mengisi identitas pribadi mereka. Dan kalau mereka mengklik tombol kirim di halaman tersebut, maka identitas pribadi mereka langsung terkirim ke si hacker dan digunakan oleh si hacker untuk mengambil uang di rekening mereka. Gila ya. Nah, kebanyakan yang jadi korban itu adalah mereka-mereka yang masih mendapatkan sinyal di handphone-nya. Yang udah mulai enggak dapat sinyal ya enggak bisa dikerjain oleh si hacker tersebut. Di saat itu, Geng, saking lamanya mereka berada di dalam kondisi yang membingungkan ini, karena masih enggak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan Spanyol dan Portugal ini. Nah, mulai beredar berbagai isu liar, Geng. Atau mungkin lebih cocoknya bisa dikatakan ini adalah konspirasi lah, yang mana hal ini dipercaya oleh warga Spanyol dan Portugal. Bahkan mungkin orang-orang yang bukan merupakan warga negara dari dua negara tadi juga meyakini hal yang sama. Nah, konspirasinya itu seperti apa? Apa sih misteri di balik ini semua? Nah, sekarang kita bakal masuk ke dalam pembahasan mengenai teori konspirasi atau misteri yang beredar di masyarakat sana mengenai pemadaman listrik di Spanyol dan Portugal ini. Jadi, geng menurut kabar yang beredar listrik pada saat itu terputus selama berjam-jam. Bisa kalian bayangkanlah mengerikannya kayak gimana. Yang mana listriknya itu padam enggak cuma di satu daerah doang, tapi di hampir seluruh negara. Nah, orang-orang panik semuanya dan orang-orang juga masih enggak tahu apa yang menyebabkan kejadian ini bisa terjadi. Dan di saat itu karena enggak kunjung mendapatkan jawaban, akhirnya mereka jadi pada cocok logi lah. Ada beberapa teori konspirasi yang beredar yang mana salah satunya ini paling banyak dipercaya yaitu mengenai teori yang bernama Grid Reset. Nah, apa itu Grid Reset? Ya, jadi geng teori ini udah mulai beredar di internet sekitar bulan Juni tahun 2020 tapi baru viralnya itu sekitar awal tahun 2021. Nah, di tanggal 15 November 2020, Great Reset ini mulai dibicarakan di Twitter. Tahun 2020 kan masih parah-parahnya COVID tuh, Geng. Nah, ketika itu ada sebuah video viral yang memperlihatkan perdana menteri Kanada yang bernama Justin Trudo di dalam pertemuan PBB di bulan September 2020 yang mana di saat itu kan lagi COVID atau lagi pandemi. Nah, dia malah bilang gini, "Geng, pandemi itu bisa memberikan kesempatan untuk mengatur uang," katanya. Nah, dari pernyataan Justin Trudo ini orang-orang mulai berspekulasi kalau elit global sengaja menciptakan pandemi atau setidaknya menggunakan kesempatan pandemi untuk melanda seluruh dunia. Nah, untuk mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengatur uang dunia ini mulai dari ekonomi, politik, sosial untuk kepentingan mereka sendiri. Narasi great riset ini itu sebenarnya mirip-mirip dengan teori konspirasi yang sudah beredar sebelumnya bahkan sejak tahun 1960-an, yaitu teori konspirasi New World Order atau tatanan dunia baru yang juga mengadaptasi teori konspirasi dari abad ke-18. Namun bedanya GD reset ini menambahkan aspek lain seperti datangnya sebuah bencana seperti pandemi Covid-19 sebagai awal mula para elit global melakukan tujuan mereka untuk menata kembali dunia sesuai dengan apa yang mereka mau. Karena COVID-nya sudah terjadi, maka elit global itu melakukan dengan cara yang lain seperti salah satunya adalah dengan melakukan pemadaman listrik. Karena tanpa adanya listrik di zaman sekarang, orang-orang itu gak bisa apa-apa. Sebab semuanya sudah bergantung kepada listrik dan mulai dari barang barang elektronik sampai dengan jaringan internet, terus ada sistem perbankan dan sampai sekarang aja udah ada kendaraan yang menggunakan listrik sebagai ee penggeraknya. Nah, sehingga manusia sekarang sedang dalam kondisi yang berbahaya, tidak berdaya, dan akan sangat mudah bagi para elit yang sudah jelas-jelas memiliki lebih banyak sumber daya, banyak duit, banyak backingan, banyak relasi gitu dibandingkan orang biasa. Nah, mereka bisa aja merencanakan kehancuran orang-orang yang ada di bawah yang terdampak dengan kejadian ini. Nah, dari fenomena ini, Geng, gua jadi ingat gitu ya, mengenai salah satu perkataan dari Pak Darma Pongrekun yang mana di dalam sebuah podcast bersama dengan Akbar Faizal, nah beliau ini bilang bahwa suatu saat nanti internet di dunia bakal shutdown atau dimatikan secara global ketika kita semua sudah bergantung dengan listrik. Katanya ketika itu terjadi, orang-orang gak bisa lagi menarik uang mereka yang berada di bank dan kita gak bisa berbuat apa-apa lagi. Dan pada akhirnya negara bakal menyerah. Uang enggak bisa ngambil ke bank, listrik mati, apa-apa mati. Negara langsung hands up. Kami menyerah. Dan itu terjadi di Estonia. Dan selain Pak Darma Pongrekun, ada juga video dari Ustaz Zulkifli M. Ali yang mana di sini dikatakan agar dana yang ada di rekening bank itu lebih baik segera dialihkan menjadi tabungan emas. Sebab kalau teknologi musnah yang disebabkan karena berbagai hal, salah satu contohnya ini hantaman mentor misalkan. Nah, uang yang ada di bank itu enggak bisa ditarik lagi. Masuk akal banget, Geng. Kita umat Islam di akhir zaman ini dianjurkan untuk punya pegangan stok emas. Yang rugi itu adalah ketika mendadak hantaman meteor terjadi, Bapak enggak siap. Uangnya yang banyak di bank udah enggak bisa ditarik. Karena secara logik nih, Geng, ya, uang itu kan kertas, ya. Uang itu kertas dan uang itu melambangkan ya status sosial seseorang seberapa banyak waktu yang sudah dia habiskan dan tenaga yang dia sudah habiskan selama dia hidup untuk menghasilkan kertas tersebut. Nah, kalau seandainya tuh kertas enggak bisa diambil, itu artinya selama ini dia bekerja keras sia-sia semuanya. Waktunya diambil, energinya diambil, semuanya sia-sia. Dan ini juga yang dipikirkan oleh banyak orang Spanyol dan Portugal ketika pemadaman listrik terjadi. Tapi gua enggak mau langsung percaya satu pihak aja nih, Geng. Jadi gua cari informasi dulu nih sebanyak-banyaknya mengenai Grid reset ini. Apakah benar yang terjadi di Spanyol ataupun di Portugal ini adalah salah satu bagian dari gridade reset? Jadi, berdasarkan pencarian gua nih, Geng, ya. Ada sebuah agenda gitu, Geng, yang disebut dengan pertemuan tahunan Davos yang diadakan setiap tahun oleh World Economic Forum atau W di kota Davos, Swiss. Acara ini dihadiri oleh banyak pemimpin dunia seperti kepala negara, CEO, perusahaan-perusahaan besar, akademisi, aktivis, serta tokoh masyarakat untuk membahas berbagai isu global mulai dari ekonomi, politik, teknologi sampai dengan perubahan iklim. Di bulan Juni tahun 2020, Pangeran Charles itu masih pangeran ya di saat itu yang mana kan sekarang dia udah jadi raja nih, udah jadi king gitu. Nah, di saat itu juga ada kepala pertemuan tahunan Davos. Nah, mereka ini meluncurkan sebuah inisiatif yang mana mereka menyerukan agar pandemi COVID dianggap sebagai kesempatan untuk melakukan apa yang mereka sebut sebagai greet riset ini terhadap ekonomi global. Wah, gila. Dinormalisasikan dijadikan sebuah kesempatan oleh mereka. Mulai dari sinilah istilah itu berasal sampai ada bukunya yang membahas mengenai Great Reset ini ketika pandemi di saat itu dan bukunya itu dibuat oleh ketua WF yang bernama Profesor Klaus Web. Sementara itu kalau gua lihat dari website dari WF di situ tuh dijelaskan kalau agenda GD reset ini memiliki tiga aspek utama. Yang pertama itu mengarahkan pasar menuju hasil yang lebih adil dengan cara pemerintah itu bisa meningkatkan koordinasi seperti kebijakan pajak, regulasi, dan juga fisikal. Nah, lalu kemudian memperbaharui perjanjian perdagangan serta membangun sistem ekonomi di mana perusahaan dan pelaku usaha enggak hanya fokus untuk mencari keuntungan bagi pemegang saham, tetapi juga memperhatikan kepentingan semua pihak yang terdampak oleh kegiatan mereka seperti karyawan, pelanggan, terus masyarakat, lingkungan hidup, serta pemerintah. Nah, aspek yang keduanya itu memastikan bahwa investasi memajukan tujuan bersama seperti kesetaraan dan keberlanjutan. Terus aspek ketiga, memanfaatkan inovasi revolusi industri. Terus keempat untuk mendukung kebijakan publik khususnya dengan mengatasi tantangan kesehatan dan sosial. Terlihatnya semua agenda-agendanya tuh kayak baik banget gitu, Geng. Ya. Ya, tapi banyak yang percaya sebenarnya ada maksud lain dari agenda tersebut yaitu ya menciptakan tatanan dunia baru yang dipimpin oleh para elit global. Ya, biasa kan kalau ada program-program baru itu yang diceritain tuh enak-enaknya doang gitu ya. janji surga, janji surga para pemimpin atau para petinggi lah. Tapi aslinya mereka punya maksud terselubung. Enggak mungkinlah mereka mengadakan sesuatu dengan biaya yang begitu besar. Mereka enggak berharap ada feedback. Itu enggak mungkin banget. Apalagi mereka pebisnis ya udah pasti mereka mengeluarkan modal untuk mendapatkan hasil. Terus kemudian, Geng, ada teori konspirasi lain nih, Geng. yaitu serangan cyber yang dianggap menjadi penyebab dari pemadaman listrik di Spanyol dan Portugal ini. Sebab pemadaman listrik yang disebabkan karena serangan cyber ini memang pernah terjadi. Ya, kalau kalian berpikir emang bisa hacker matiin listrik orang? Kan enggak ada hubungannya tuh listrik sama jaringan internet. Lagian logikanya kalau listrik di sebuah tempat dimatiin, itu hacker mau nyambung internet untuk nge-hack itu lokasi gimana caranya gitu kan. Nah, ternyata hal seperti ini pernah terjadi di Ukraina, tepatnya pada tahun 2015 yang disebut dengan serangan Black Energy. Nah, di saat itu ada malware yang dikirimkan oleh hacker yang menargetkan terminal gardu induk tiga otoritas listrik di Ukraina. Sehingga bukan sesuatu yang enggak mungkin kalau serangan cyber ini menjadi penyebabnya. Terus ada kemungkinan lain nih, Geng, yang juga dipercaya oleh banyak orang. yaitu kemungkinan besar ya pemadaman listrik ini adalah bagian dari uji coba senjata nuklir di luar angkasa. Nah, ini memang agak terdengar enggak masuk akal tapi isu ini banyak beredar sekarang yang dianggap ledakan dari senjata ini bakal mengeluarkan elektromagnetic puls atau EMP yang bisa merusak jaringan listrik secara luas dalam hitungan detik. Nah, dan katanya yang melakukan uji coba senjata nuklir tersebut adalah Rusia. Makanya Rusialah yang harus bertanggung jawab atas pemadaman listrik di kedua negara. Anggapannya kayak gitu. Nah, tapi logiknya ya masa iya kalau emang uji nuklir di luar angkasa tapi batasan untuk pemadaman listriknya itu cuma sebatas Spanyol dan juga Portugal banget gitu. Harusnya kan negara-negara lain yang di sebelah negara mereka juga bisa terdampak dong ya kan? Kalau misalkan yang terdampak cuma Portugal dan e Spanyol doang itu agak agak gimana gitu kesannya. Ini kan ledakan nuklirnya kan enggak bisa dikontrol ya kan. Nah, makanya ini menjadi pertanyaan besar. Banyak banget cocok logi dan teori konspirasi yang bermunculan ketika kejadian ini. Terus, Geng, berbicara tentang konspirasi enggak lengkap rasanya kalau kita enggak ngebahas soal The Simpsons, ya. Kan ini adalah salah satu kartun yang sering banget ee membahas hal-hal yang akan terjadi di masa depan dan ini disebut oleh orang-orang sebagai ramalan gitu. Nah, apakah The Simpson pernah meramalkan insiden pemadaman listrik di Spanyol dan Portugal? Nah, jadi geng ada salah satu episode The Simpsons pada tahun 1998 yang judulnya The Last Day of Springfield. Diceritakan di dalam episode itu kalau ketika itu terjadi pemadaman listrik massal di Springfield. Nah, terus ada episode lain yang berjudul Last Day of Civilization yang mana dikatakan kalau The Simpson ini meramalkan pemadaman listrik sehingga membuat dunia menjadi gelap gulita. Nah, dari kedua episode ini banyak yang berasumsi kalau episode itu adalah ramalan yang dibuat oleh si penulis The Simpson untuk memperingatkan apa yang terjadi saat ini, yaitu pemadaman listrik secara besar-besaran di dua negara, yaitu Spanyol dan Portugal. Nah, cuma kalau kita lihat dari episode-ya mirip banget sih, Geng, sama apa yang terjadi di Spanyol dengan Portugal. Dan kalian harus tahu pembuatan filmnya di tahun 1998 kok bisa cocok banget. Emang ya, The Simpson ini enggak pernah gagal gitu, bikin kita jadi pangling sendiri gitu kan. Dan berita soal pemadaman listrik ini juga sampai ke Indonesia. Netizen Indonesia banyak yang berkonspirasi juga kalau ini semua mirip seperti dukan. Dukan ini, Geng, yang disebutkan di dalam surah Addukan ayat 10 sampai 11 yang menggambarkan tentang kabut tebal sebagai bagian dari tanda-tanda akhir zaman. Ada beberapa tafsir yang menyebutkan kalau dukan itu bisa terjadi karena hantaman meteor sehingga menyebabkan debu tebal yang menutupi bumi dan menghalangi sinar matahari. Nah, ini berpotensi untuk merusak teknologi berbasis elektromagnetik. Dan dari sinilah netizen kita terutama yang beragama Islam atau masyarakat muslim itu berspekulasi apa jangan-jangan pemadaman listrik di Spanyol dan Portugal ini adalah dukan yang disebut-sebutkan selama ini. Terus geng, ada lagi nih konspirasi yang mengatakan kalau ini adalah cara Eropa biar bisa mengurangi pembelian mobil listrik dari Cina. Ini juga cukup masuk akal nih. Kalian tahu sendiri ya, mobil listrik dari Cina itu sedang menjadi idaman banyak orang karena ya canggih-canggih banget tapi harganya murah. Yang namanya mobil listrik sudah pasti bergantung sama listrik. Jadi semacam ada sabotase atau ada hal yang berbau dengki iri hati gitu ya. Supaya orang-orang yang punya mobil listrik ini tidak bisa mengoperasikan mobilnya. Supaya mereka bisa berpikir kalau seandainya pemadaman kayak gini terjadi terus, gimana nasib mereka dengan mobil listrik yang mereka punya gitu. Nah, dari teori-teori konspirasi tersebut kalian percaya yang mana, Geng? Coba deh kalian tuliskan di kolom komentar menurut apa yang kalian pikirkan. Jadi, Geng, ketika banyaknya orang-orang yang mempercayai berbagai konspirasi untuk bisa menjelaskan situasi ini. Nah, sementara baik dari otoritas Spanyol dan Portugal itu masih berusaha untuk mencari kebenaran yang nyata atas apa yang terjadi. Nah, kita bakal masuk nih ke dalam pembahasan mengungkap penyebab pemadaman listrik di Spanyol dan Portugal dari data-data yang ada. Jadi bisa dikatakan sesaat setelah terjadinya pemadaman listrik, pemerintah Spanyol dan Portugal dengan cepat mengadakan pertemuan darurat. Beberapa jam kemudian, Presiden dari Uni Eropa yaitu Ursula Von Derlen itu menghubungi Pedro Sanchez selaku Perdana Menteri Spanyol dan menegaskan bahwa otoritas Uni Eropa sedang memantau situasi bersama dengan otoritas nasional serta kelompok koordinasi kelistrikan Uni Eropa. Sementara itu, Spanyol dan Portugal juga sudah membentuk komite gabungan untuk menyelidiki penyebab pemadaman listrik tersebut serta melakukan koordinasi dengan otoritas Uni Eropa. Nah, Maria Dagrasa Carvalo selaku Menteri Energi yang ada di Portugal bilang bahwa diperlukan banyak waktu untuk bisa memastikan penyebab dari pemadaman listrik tersebut. Jadi mereka itu sampai sekarang belum tahu, Geng, apa penyebab pastinya. Namun sudah ada berbagai kecurigaan nih yang terlihat dan memungkinkan bagi mereka ini sebenarnya adalah serangan cyber. Nah, Pengadilan Pidana Tertinggi Spanyol sendiri juga bilang akan menyelidiki apakah serangan cyber ini berperan terhadap pemadaman listrik di kedua negara tersebut. Kalau memang benar demikian, maka pihak Spanyol akan menyelidiki hal ini sebagai kejahatan terorisme. Cuma, Geng, Red Electrica Espanya atau disingkat dengan REI itu enggak menemukan adanya bukti serangan cyber di dalam sistem kontrolnya mereka sehingga dugaan tersebut ya bisa dikesampingkan. Sebaliknya, REI ini melaporkan dua insiden yang terjadi berdekatan. Hanya berselang 1, setengah detik aja sebagai penyebab dari kejadian ini. Nah, salah satunya mungkin sudah mempengaruhi produksi energi surya di wilayah barat daya Spanyol. meskipun perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini. Nah, sementara itu pihak dari Redis Energyas Nationis atau disingkat dengan RIN itu awalnya menduga adanya fenomena atmosfer langka di Spanyol, yaitu suhu yang ekstrem yang bisa menyebabkan getaran pada saluran listrik bertegangan tinggi. Tapi banyak ahli yang skeptis terhadap klaim ini. Salah satu aspek penting dari pemadaman listrik itu adalah gimana hal tersebut bisa mempengaruhi wilayah yang begitu besar. Jaringan listrik Spanyol dan Portugal ini saling berhubungan, Geng. Bahkan enggak cuma di dua negara ini, tapi dengan negara Eropa lain juga. Nah, biasanya semakin besar jaringan listrik, maka akan lebih tahan terhadap gangguan sehingga listrik bisa dialirkan ke berbagai negara. Nah, namun di sisi lain sekalinya terjadi gangguan maka bakal menyebar dengan cepat. Ya, kayak ginilah jadinya satu negara padem. Terus, Geng, ada spekulasi juga yang mengatakan kalau ini semua disebabkan karena kedua negara semakin bergantung terhadap sumber energi terbarukan. seperti tenaga surya dan juga angin. Asumsinya tuh gini, Geng. Energi-energi seperti itu kan bisa tiba-tiba aja jumlahnya meningkat. Nah, misalnya tiba-tiba cahaya matahari yang terik banget atau panas. Nah, angin pun sama bisa tiba-tiba terjadi badai gitu. Nah, semakin besar energinya mungkin aja bisa menambah daya listrik ya kan. Makin panas penyerapan daya listriknya semakin besar. Makin kencang anginnya kipas untuk nangkap e motornya itu semakin kencang. Kalau misalkan listriknya kelebihan daya ya akhirnya sistem listriknya itu enggak bisa nampung daya dari energi tersebut dan padam apa ya sebutannya itu nge-down gitu, enggak bisa nampung, over. Namun menurut para ahli, karakteristik dan skala pemadamannya ini enggak mungkin diakibatkan oleh energi terbarukan. Bahkan sebelum kejadian ini, ada cukup banyak pembangkit listrik konvensional yang tersedia seperti nuklir air, terus ada kogenerasi, yaitu proses dari sistem listrik yang menghasilkan dua jenis energi sekaligus dari satu sumber yang utama serta dari teknologi termal. Kejadian kayak gini udah terjadi di berbagai negara selama bertahun-tahun. Negara tersebut pakai energi terbarukan atau yang konvensional seperti nuklir ataupun fosil ya. Fosil itu maksudnya ee pakai minyak bumi gitu. Nah, tetap aja nih terjadi pemadaman sehingga menurut para ahli bukan sumber energi yang menjadi penyebabnya. Nah, jadi ada faktor lain yang belum diketahui dan untuk saat ini listrik di Spanyol dan Portugal itu udah kembali menyala, Geng. Setelah kurang lebih 10 jam pemadaman di seluruh negara dan hampir seluruh wilayah di Iberia sudah mendapatkan pasukan listrik kembali pada keesokan harinya. Sekitar 99% dari total permintaan listrik juga sudah dipenuhi. Nah, walaupun sebagian besar pasukan listriknya udah pulih, masih ada beberapa gangguan kecil di beberapa area dan penyelidikan untuk mencari tahu penyebabnya masih berlangsung sampai sekarang. Dan sebagai langkah pencegahan untuk sementara waktu, Portugal itu menghentikan pertukaran energi dengan Spanyol. Dari fenomena ini, enggak cuma Spanyol dan Portugal aja yang harus membenahi sistem kelistrikan mereka, tapi juga semua negara termasuk negara kita. Nah, kalian bisa lihat ya baru-baru ini. Nah, di negara kita juga udah mulai dilanda pemadaman e besar-besaran atau pemadaman massal kayak gini, yaitu di Bali. Kalian bisa lihat beritanya. Ini baiknya ya bagi seluruh pemerintah yang ada di dunia nih ya, itu harus mengganti energi fosil atau nuklir menjadi energi terbarukan sebagai sumber kelistrikan. Nah, namun jangan lupa untuk memikirkan bagaimana cara agar bisa menstabilkan jaringan listriknya. Sebab pergantian energi terbarukan juga butuh penyesuaian teknologi. Energi terbarukan ini pasti jumlahnya jauh lebih besar sehingga daya yang dipakai untuk kelistrikan juga harus stabil. Terus juga dari sini kita bisa belajar untuk tetap memiliki uang cash ya. Jadi harus pegang uang cash dalam segala situasi. Karena kalau semua uang kita tersimpan di rekening ya terus ada kejadian kayak gini bakal repot banget. Dan memang sih sekarang kan udah ada teknologi transfer sampai Kris. Cuma kalau kondisinya kayak di Spanyol atau Portugal, listriknya mati ya kan percuma juga kita punya uang di rekening kita enggak bisa pakai gitu. Jadi sisakanlah uang cash di dompet kalian untuk jaga-jaga. Oke, ini pelajarannya nih Geng. Nah, itu dia, Gengs, pembahasan kita hari ini mengenai pemadaman listrik di Spanyol dan Portugal. Ingat ya, tidak selamanya gelap-gelapan itu asyik dan seru ya. Ah, ini Spanyol dan Portugal ya. Ya, kampungkampung nenek moyang kita enggak canda gue di Spanyol dan Portugal itu ya kacau banget mereka ya. Kerugian besar banget karena seharian mereka enggak bisa sekolah, enggak bisa kerja. Jadi ya ingat-ingat hati-hati kalian jangan sampai kayak gini. Kalau di Indonesia sekarang ya sedang dialami oleh warga Bali. Semoga tidak meremet ke mana-mana. Semoga Indonesia tetap baik-baik aja. Oke, amin. Nah, gimana g menurut kalian pembahasan kita kali ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Categories