ISU KIAMAT LISTRIK & INTERNET DI EROPA ! PERTANDA APA ?
R2_FL2M5Eis • 2025-05-07
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Oke, Geng. Pernah kebayang gak, Geng?
Ya, seandainya kalian hidup di era ini
tanpa listrik. Nah, kalau misalkan tanpa
internet ya kayaknya kita masih bisa
lah. Masih bisa bersenang-senang dengan
hal lain. Tapi kalau udah mati listrik
untuk era sekarang, kayaknya itu
benar-benar pahit sekali hidup kita ya.
Enggak bisa nyalain AC, enggak bisa
nyalain kipas angin, enggak ada hiburan,
enggak ada TV gitu ya. Ya kan? Kalau
misalkan enggak ada internet, kita bisa
beralih ke TV nih. Nah, TV-nya enggak
ada. Dan yang lebih parahnya lagi,
bisa-bisa tidak mendapatkan air. Karena
seperti yang kita tahu ya, sekarang
sistem pengambilan air di rumah-rumah
yang ada di Indonesia ini rata-rata
sudah pakai mesin pompa air yang mana
menyedot air tanah. Ya, kalau enggak ada
listrik, gimana cara menggerakkannya?
Kalau misalkan kita berbicara tentang
mati listrik atau yang lebih dikenal
dengan istilah mati lampu di Indonesia,
nah biasanya ini terjadi bergiliran di
beberapa wilayah aja. Tapi pernah
kebayang enggak, Geng, kalau mati
listrik alias mati lampu ini terjadi
hampir di satu
negara. Satu negara misalkan seluruh
Indonesia misalkan mati listrik. Ini
pasti keos banget, Geng. yang mana kalau
pemadaman sekomplek atau sekelurahan aja
udah ribet banget ini udah satu negara
gimana ceritanya kita harus ke mana gitu
kan. Nah dan ternyata ini sekarang
terjadi ya kalau selama ini sering
sekali digembar-gemborkan soal kiamat
internet. Nah ini justru terjadi yang
namanya kiamat tenaga listrik di
beberapa negara di dunia. Nah dua negara
sekaligus yang mana ee kejadian ini
cukup menghebohkan. Yang pertama itu ada
Spanyol. Terus ada Portugal. Nah, ketika
pemadaman ini terjadi, banyak warga yang
panik. Mereka langsung pergi ke jalanan
mencari tahu apa yang sebenarnya
terjadi. Dan yang paling parah adalah
para penumpang kereta api. Nah, itu
terpaksa harus turun dan jalan kaki
karena keretanya mati. Benar-benar mogok
di tengah rel.
Dan jaringan internet udah pasti mati
juga. dan mereka enggak bisa menghubungi
siapapun. Nah, makanya gua bilang ya
kalau kiamat internet mungkin ya masih
bisa ada alternatif. Tapi kalau sudah
kiamat tenaga listrik, jangankan
internet gitu untuk hal-hal kecil aja
misalkan kayak ngecas handphone aja
pasti enggak bisa. Di saat itu banyak
juga yang langsung datang ke supermarket
dan berbelanja berbagai barang-barang
dalam jumlah besar alias kayak ee panik
buying gitu. Mereka di saat itu merasa
ini bukanlah sesuatu yang normal dan
mereka pengin langsung menumpuk bahan
makanan untuk beberapa hari ke depan
supaya mereka enggak kelaparan. Dan yang
lebih parahnya lagi di dalam kejadian
ini ya di saat pemadaman listrik
tersebut bahkan sampai memakan korban
jiwa. Ada yang meninggal dunia. Nah, ini
gimana ceritanya nanti gua jelaskan. Dan
fenomena ini menjadi tanda tanya besar.
Apa jangan-jangan ini merupakan salah
satu serangan atau sabotase dari
pihak-pihak tertentu. Nah, atau memang
mereka sedang menghadapi sesuatu yang
menakutkan. Takutnya tuh ya kayak di
film-film tiba-tiba ada zombie lah ya
kan tiba-tiba ada ya apalah maksudnya
yang fantasi-fantasi. Tapi kalau gua
lihat sih bukan ke arah sana ya. Ini
lebih kepada krisis energi geng. Nah di
video kali ini kita bakal membahas
fenomena pemadaman listrik secara massal
di Spanyol dan juga di Portugal. ini
yang dikatakan sebagai pemadaman listrik
terbesar di dalam sejarah Eropa. Dan apa
penyebabnya dan juga apa dampaknya? Nah,
yang jelas dampaknya cukup mengerikan.
Langsung aja nih kita bahas secara
lengkap kasus yang satu ini. Hello geng.
Welcome back to Kamar
[Musik]
Jerry Genggeng. Jadi, geng, fenomena ini
terjadi pada tanggal 28 April tahun 2025
sekitar jam 1233 siang waktu setempat.
Pemadapan listrik di saat itu terjadi di
Semenanjung Iberia yang mempengaruhi
aliran listrik ke daratan Portugal serta
Semenanjung Spanyol. Saat itu, Geng,
jaringan listriknya itu mengalami sebuah
gangguan teknis yang mirip seperti
kehilangan pembangkit listrik. Jadi,
seolah-olah mesin pembangkit listriknya
itu hancur lebur atau rusak gitu.
jadinya enggak bisa memberikan energi
listrik lagi. Situasinya di saat itu
sempat membaik karena enggak lama
setelah itu jaringan listriknya itu
hampir pulih. Nah, tapi sekitar 1 seteng
detik kemudian jaringan listriknya itu
tiba-tiba turun lagi sampai akhirnya
benar-benar padam total. Nah, berlanjut
sekitar 3,5 detik kemudian sambungan
listrik antara wilayah Catalonia di
Spanyol dan bagian barat daya Prancis
terputus karena ya di saat itu udah
enggak stabil jaringan listriknya.
Setelah sambungannya terputus nih, Geng.
Terjadilah pemadaman listrik
[Tepuk tangan]
besar-besaran. Kebayang tuh, Geng. Itu
langsung apa ya? Muncul lagu Mati lampu.
Aduh, gelapnya. Mati lampu, aduh,
gelapnya. Enggak, enggak canda gue ya.
Yang jelas di saat itu wah gelap padam
total lah dark pokoknya di situ. Nah,
hal ini membuat jaringan listrik itu
menurun secara drastis hingga
mengakibatkan hilangnya 60% pembangkit
listrik di Spanyol secara misterius.
Nah, secara misterius ya. Ingat tuh.
Jadi kalau misalkan kita di Indonesia
nih mati lampu, kita mau demo atau
kritik atau apa ya protes gitu ke PLN,
jelas gitu ya. Nah, mereka di saat itu
bingung. Tiba-tiba energi listriknya,
pembangkit listriknya hilang secara
misterius. Kapasitas pembangkit listrik
yang hilang itu sebesar 15 GW dan
listrik sebanyak itu hilang tiba-tiba
tanpa diketahui penyebabnya. Pemandaman
listrik ini sampai berdampak pada warga
yang berada di Semenanjung yang jumlah
penduduknya hampir 60 juta orang dan
semuanya enggak luput dari pemadaman
listrik, Geng. Pemadaman juga terjadi di
wilayah Andora dan beberapa bagian barat
daya Prancis. Nah, tapi pemadamannya itu
masih skala kecil dan cuma berlangsung
selama beberapa detik atau menit lah.
Dan fenomena ini membuat Pedro Sanchez
selaku Perdana Menteri Spanyol bilang
kalau hal ini belum pernah terjadi di
dalam sejarah. Ini baru pertama kali
nih. Nah, dia aja sampai kaget nih kok
bisa kayak gini? Terus, Geng, singkat
cerita, beberapa saat kemudian ketika
listrik itu padam, warga Madrid itu
sampai langsung keluar dari rumah dan
berkumpul mendengarkan radio, yaitu
berita dan juga informasi yang bisa
menjawab rasa penasaran mereka. Nah,
mereka di saat itu tuh bertanya-tanya
lah, "Nih, kenapa sih kok bisa ya? Apa
yang terjadi nih? Kok tiba-tiba satu
negara mati lampu padam listrik dan
orang-orang di saat itu berhamburan
keluar rumah. Mereka kumpul semua dengan
para pekerja dari kantoran dan juga dari
toko-toko gitu ya. Dan mereka di saat
itu saling bertany lah, saling ngobrol
gitu. Kok bisa? Apa yang terjadi dan ini
terjadinya tuh tanpa pemberitahuan
terlebih dahulu? Nah, enggak biasanya
nih di negara mereka itu pemadaman
listrik enggak ada pemberitahuan dan
mereka itu mempertanyakan ini sampai
kapan pemadaman listriknya? Dan di saat
itu mereka memiliki kesimpulan sendiri
kalau pemadaman listrik ini hanya skala
lokal. Nah, jadi bukanlah sebuah
pemadaman listrik besar dan akan segera
diperbaiki secepatnya. Nah, mereka tuh
belum tahu kalau sebenarnya yang mati
atau padam itu satu negara. Nah, di saat
itu mereka semua kaget dan syok setelah
mengetahui kalau pemadamannya ini
terjadi hampir di seluruh negeri. Dan
pemadamannya ini sangat berdampak ke
banyak hal. Ya, gimana enggak apa-apa
sekarang kan pakai listrik, Geng. Ya
kan? Kalian aja sekarang pengen pacaran
pakai apa? Mobil listrik. Iya kan?
Hati-hati nyetrum tuh. Kalau nyetrum
entar tegangannya tinggi. Ya, kita
lanjut. Nah, orang-orang di saat itu,
Geng, yang sedang mengendarai mobil jadi
terjebak di jalanan karena lampu lalu
lintas atau lampu merah ya kalau bahasa
kita itu mati. Suara sirena mobil
ambulans dan mobil polisi itu
terus-terusan berbunyi, Geng. Ketika
mereka berusaha melewati jalan yang
sudah dipadati oleh mobil. Karena macet
kan, semuanya desak-desakan.
SP kalau kalian mau bayangin udah kayak
di Prindavan gitu tit wah gila enggak
ada yang mau lewat dan listrik yang
padam ini juga menghentikan perjalanan
kereta atau metro dan para petugas metro
ini harus mengeluarkan para penumpang
dari dalam gerbong dan menurut kesaksian
dari salah satu penumpang e metro itu
yang bernama Carlos Kondori ketika
pemadaman itu terjadi semua penumpang
yang masih berada di dalam Metro itu
kaget karena fenomena ini belum pernah
terjadi sebelumnya di Spanyol dan mereka
semua mencoba untuk mengabari keluarga
masing-masing. Tapi sayangnya handphone
mereka juga enggak ada sinyal, Geng.
Sehingga mereka enggak bisa ya
berkomunikasi satu sama lain. Ini
ibaratnya kayak kalian hidup kembali ke
zaman purba gitu, Geng. Udah enggak ada
energi. Nah, energi yang membantu kalian
selama ini untuk memudahkan hidup kalian
sebagai orang modern itu hilang
seketika. Dan di antara para penumpang
tadi yang naik metro itu ada yang mau
pergi ke kantor buat kerja, ada yang
sekolah, ada juga turis. Nah, gara-gara
pemadaman listrik ini mereka enggak bisa
apa-apa. Mereka benar-benar kejebak di
saat
itu. Terus, geng, di tempat lain ribuan
orang itu sampai terlantar di jalur
kereta cepat Madrid, Barcelona. Ada satu
kereta dengan tujuan ke Barcelona itu
berhenti pada jam 125 siang. Dan menurut
laporan media lokal, dalam hitungan
menit nih, lampu padam dan AC mati
total. Dan penumpang yang terjebak di
dalam gerbong itu ee bahkan enggak bisa
menggunakan toilet karena keretanya itu
enggak tersambung ke jaringan listrik.
Nah, mereka itu enggak bisa buka pintu.
Kebayang tuh ya udah kejebak di dalam,
enggak bisa gunakan toilet. Nah,
sehingga mereka di saat itu membuka
paksa gerbong kereta tersebut dan harus
mencari semak-semak yang ada di sekitar
rel sebagai alternatif untuk mereka
buang. air. Di saat itu ada juga yang
mencoba untuk melanjutkan perjalanan
menggunakan bis. Nah, karena cuma itu
satu-satunya transportasi umum yang
masih bisa bergerak dan tidak
menggunakan aliran listrik. Ya, kalau
metro ini atau kereta ini sudah terbiasa
mereka gunakan tapi menggunakan aliran
listrik. Nah, akhirnya mereka mencari
alternatif lain sembari mereka di saat
itu berpikir ya mungkin ini hanya
sebentar. Mereka enggak tahu kalau
pemadaman tersebut bakal lama banget.
Kesaksian yang sama juga diungkapkan
oleh seseorang yang bernama Antonio
Loreto. Dia ini adalah mahasiswa di
Universitas Barcelona yang mengatakan
ketika pemadaman listrik ini terjadi,
dia itu lagi di lab, lagi di lab e
kampusnya dia dan di saat itu jam 12.30
siang. Nah, awalnya dia pikir pemadaman
ini tuh cuma terjadi di lab-nya doang,
di ruangan itu doang, gitu. Nah, tapi
setelah dia keluar, dia baru sadar
ternyata itu terjadi di seluruh bagian
kampus dan bahkan di sekitar-sekitar
kampus ada perumahan, ada gedung-gedung
perkantoran itu semua juga ikutan mati.
Dan Antonio serta teman-temannya yang
lain sadar kalau ini bukanlah pemadaman
listrik biasa. ini udah kayak ada
something yang enggak beres lah. Nah,
kemudian tiba-tiba ada yang ngasih tahu
kalau pemadaman listrik ini ternyata
terjadi di seluruh negeri, di seluruh
Catalonia serta Spanyol bahkan. Dan
ketika mereka berusaha untuk menghubungi
keluarga, ternyata handphone mereka
enggak berfungsi, enggak ada sinyalnya
sama sekali. Nah, mereka benar-benar
terputus dari dunia luar atau dari ya
sanak familinya dan tidak bisa
berkomunikasi. Nah, di saat itulah si
mahasiswa yang bernama Antonio tadi dan
teman-temannya mulai merasa ketakutan
ini ada apa dengan negara
mereka. Terus, Geng. Sementara itu di
Portugal diketahui kalau negara tersebut
kehilangan sekitar 5 GW dari jaringan
listrik mereka. Dan di Portugal pun
kondisinya enggak beda jauh dengan
Spanyol, Geng. bank-bank yang ada di
sana sampai dengan sekolah-sekolah yang
ada di sana serta fasilitas kesehatan
itu sampai ditutup di Portugal. Layanan
ATM juga berhenti. Nah, rumah sakit yang
ada di Barcelona, Galicia, dan juga
Portugal itu terpaksa menggunakan
generator cadangan untuk bisa
mengalirkan listrik. Dan resep obat yang
biasanya sudah ditulis menggunakan
komputer terpaksa harus ditulis
menggunakan tangan. Terus, geng,
ditambah lagi di pom bensin nih yang ada
di Spanyol sampai Portugal juga nih,
mereka semua harus tutup karena pompanya
tidak bisa dioperasikan alias enggak
berfungsi. Serta sistem kartu yang
biasanya untuk membayar ke kasir itu
juga enggak berfungsi. Bandara-bandara
yang ada di Spanyol semuanya mati total.
Mereka di saat itu berusaha untuk
menggunakan generator, tapi ya tidak
maksimal. Sampai pada akhirnya ada
beberapa penerbangan sampai ditunda. Di
saat itu mereka masih mikir tuh, ah
paling ini 30 menit. atau mungkin ini 1
jam, 2 jam. Nah, ketika mereka menunggu
listriknya itu gak kunjung nyala juga.
Warga pun di saat itu masih belum bisa
mendapatkan jawaban atas apa yang
sebenarnya terjadi. Nah, paniklah mereka
di saat itu. Paniknya semakin
menjadi-jadi dan mereka takut kalau
pemadaman ini bakal berlangsung lebih
lama lagi. Dan oleh karena itu,
orang-orang mulai melakukan panik buying
yang gua bilang tadi alias belanja
sebanyak-banyaknya dan menumpuk makanan
di rumah. Dan di saat itu ya di seluruh
supermarket itu ludes barang bahan
makanan. Nah, mereka kebanyakan di saat
itu ya membeli salah satunya ada radio
juga, terus baterai, terus senter, dan
juga lilin yang pastinya dan bahan pokok
makanan sehari-hari. Nah, pasti timbul
pertanyaan itu gimana mereka bisa bayar
barang-barang tersebut? Kan jaringan
perbankannya enggak ada ya kan sedang
lumpuh. Nah, di saat itu mereka hanya
bisa menggunakan sisa uang cash mereka
yang masih mereka punya. Dan selain itu
mereka juga membeli berbagai kebutuhan
pokok lain sambil berharap kalau
jaringan handphone masih bisa kembali
normal secepatnya supaya mereka juga
bisa menghubungi keluarga mereka yang
berada di kota lain. Ya, mereka
benar-benar putus komunikasi di saat
itu. Terus, geng, di sisi lain ada
berita duka nih, Geng. Sebab ketika
pemadaman terjadi, ada satu keluarga
yang terdiri dari tiga orang, yaitu
sepasang suami istri serta satu orang
anak, gitu, ya. Nah, si suaminya ini
usianya udah 81 tahun. Terus istrinya
itu usianya 88 tahun dan anak mereka itu
penyandang disabilitas usianya 56 tahun.
Nah, mereka ini ditemukan meninggal
dunia di rumah mereka yang berlantai 3
di daerah Taboadela, sebuah kota yang
berada di Galisia Timur Laut Spanyol.
Nah, mereka ini ditemukan, Geng, oleh
seorang petugas perawat di dekat sebuah
generator yang digunakan untuk
menyalakan mesin oksigen. Nah, diyakini
kalau mereka ini tewas karena keracunan
karbon monoksida setelah generator
tersebut enggak berfungsi. Wah, sedih
banget. Dan terus ada lagi nih, Geng,
korban yang meninggal dunia, yaitu
seorang perempuan berusia 50-an di
Madrid. Nah, korban yang kedua ini
ditemukan meninggal setelah kebakaran
yang terjadi ketika pemadaman listrik
berlangsung. Nah, di saat itu kan
orang-orang pada gelap gulita semua tuh
ya. Nah, ada yang enggak tahan mereka,
ada yang sampai menyalakan lilin. Nah,
dari lilin itulah kemudian menyambar ke
bagian lain hingga membakar seluruh
rumah. Nah, kejadian ini tepat di
distrik Karabansel. Terus, Geng, ada
korban ketiga, yaitu seorang perempuan
usianya 40 tahunan. Dia juga dilaporkan
meninggal dunia di daerah Valencia.
Berdasarkan laporan dari otoritas
setempat, perempuan tersebut sebenarnya
sudah memiliki riwayat sakit paru-paru
dan dia kemudian meninggal dunia karena
ventilator di rumahnya enggak bisa
berfungsi disebabkan karena pemadaman
listrik. Nah, akibatnya dia tewas di
saat itu. Informasi dari layanan darurat
itu sudah menginformasikan kalau ada 13
orang yang dirawat karena menghirup
asap. Lima di antaranya sudah dibawa ke
rumah sakit untuk mendapatkan perawatan
intensif di rumah sakit
tersebut. Atas musibah ini, Geng. Ada
juga yang sempat-sempatnya memanfaatkan
situasi, memanfaatkan momen karena
pemadaman listrik ini di saat itu banyak
tindakan kejahatan yang dilakukan. Jadi
di saat itu ada satu orang hacker yang
pura-pura nih, Geng. pura-pura menjadi
staf dari maskapai penerbangan TAP Air
atau Tab Air. Modusnya adalah dia
mengirimkan email yang berisikan kalau
orang-orang bisa mengajukan pengembalian
dana karena penerbangan yang terlambat
atau dibatalkan gara-gara pemadaman
listrik ini. Nah, di dalam email
tersebut juga mengklaim uang akan
disetorkan ke rekening bank mereka dalam
2 hari. Ketika orang-orang mengklik link
tersebut, ternyata linknya itu link
pising dan mereka akan diarahkan untuk
mengisi identitas pribadi mereka. Dan
kalau mereka mengklik tombol kirim di
halaman tersebut, maka identitas pribadi
mereka langsung terkirim ke si hacker
dan digunakan oleh si hacker untuk
mengambil uang di rekening mereka. Gila
ya. Nah, kebanyakan yang jadi korban itu
adalah mereka-mereka yang masih
mendapatkan sinyal di handphone-nya.
Yang udah mulai enggak dapat sinyal ya
enggak bisa dikerjain oleh si hacker
tersebut. Di saat itu, Geng, saking
lamanya mereka berada di dalam kondisi
yang membingungkan ini, karena masih
enggak mengetahui apa yang sebenarnya
terjadi dengan Spanyol dan Portugal ini.
Nah, mulai beredar berbagai isu liar,
Geng. Atau mungkin lebih cocoknya bisa
dikatakan ini adalah konspirasi lah,
yang mana hal ini dipercaya oleh warga
Spanyol dan Portugal. Bahkan mungkin
orang-orang yang bukan merupakan warga
negara dari dua negara tadi juga
meyakini hal yang sama. Nah,
konspirasinya itu seperti apa? Apa sih
misteri di balik ini semua? Nah,
sekarang kita bakal masuk ke dalam
pembahasan mengenai teori konspirasi
atau misteri yang beredar di masyarakat
sana mengenai pemadaman listrik di
Spanyol dan Portugal
ini. Jadi, geng menurut kabar yang
beredar listrik pada saat itu terputus
selama berjam-jam. Bisa kalian
bayangkanlah mengerikannya kayak gimana.
Yang mana listriknya itu padam enggak
cuma di satu daerah doang, tapi di
hampir seluruh negara. Nah, orang-orang
panik semuanya dan orang-orang juga
masih enggak tahu apa yang menyebabkan
kejadian ini bisa terjadi. Dan di saat
itu karena enggak kunjung mendapatkan
jawaban, akhirnya mereka jadi pada cocok
logi lah. Ada beberapa teori konspirasi
yang beredar yang mana salah satunya ini
paling banyak dipercaya yaitu mengenai
teori yang bernama Grid Reset. Nah, apa
itu Grid Reset? Ya, jadi geng teori ini
udah mulai beredar di internet sekitar
bulan Juni tahun 2020 tapi baru viralnya
itu sekitar awal tahun 2021. Nah, di
tanggal 15 November 2020, Great Reset
ini mulai dibicarakan di Twitter. Tahun
2020 kan masih parah-parahnya COVID tuh,
Geng. Nah, ketika itu ada sebuah video
viral yang memperlihatkan perdana
menteri Kanada yang bernama Justin Trudo
di dalam pertemuan PBB di bulan
September 2020 yang mana di saat itu kan
lagi COVID atau lagi pandemi. Nah, dia
malah bilang gini, "Geng, pandemi itu
bisa memberikan kesempatan untuk
mengatur uang," katanya.
Nah, dari pernyataan Justin Trudo ini
orang-orang mulai berspekulasi kalau
elit global sengaja menciptakan pandemi
atau setidaknya menggunakan kesempatan
pandemi untuk melanda seluruh dunia.
Nah, untuk mengeluarkan berbagai
kebijakan untuk mengatur uang dunia ini
mulai dari ekonomi, politik, sosial
untuk kepentingan mereka sendiri. Narasi
great riset ini itu sebenarnya
mirip-mirip dengan teori konspirasi yang
sudah beredar sebelumnya bahkan sejak
tahun 1960-an, yaitu teori konspirasi
New World Order atau tatanan dunia baru
yang juga mengadaptasi teori konspirasi
dari abad ke-18. Namun bedanya GD reset
ini menambahkan aspek lain seperti
datangnya sebuah bencana seperti pandemi
Covid-19 sebagai awal mula para elit
global melakukan tujuan mereka untuk
menata kembali dunia sesuai dengan apa
yang mereka mau. Karena COVID-nya sudah
terjadi, maka elit global itu melakukan
dengan cara yang lain seperti salah
satunya adalah dengan melakukan
pemadaman listrik. Karena tanpa adanya
listrik di zaman sekarang, orang-orang
itu gak bisa apa-apa. Sebab semuanya
sudah bergantung kepada listrik dan
mulai dari barang barang elektronik
sampai dengan jaringan internet, terus
ada sistem perbankan dan sampai sekarang
aja udah ada kendaraan yang menggunakan
listrik sebagai ee penggeraknya. Nah,
sehingga manusia sekarang sedang dalam
kondisi yang berbahaya, tidak berdaya,
dan akan sangat mudah bagi para elit
yang sudah jelas-jelas memiliki lebih
banyak sumber daya, banyak duit, banyak
backingan, banyak relasi gitu
dibandingkan orang biasa. Nah, mereka
bisa aja merencanakan kehancuran
orang-orang yang ada di bawah yang
terdampak dengan kejadian
ini. Nah, dari fenomena ini, Geng, gua
jadi ingat gitu ya, mengenai salah satu
perkataan dari Pak Darma Pongrekun yang
mana di dalam sebuah podcast bersama
dengan Akbar Faizal, nah beliau ini
bilang bahwa suatu saat nanti internet
di dunia bakal shutdown atau dimatikan
secara global ketika kita semua sudah
bergantung dengan listrik. Katanya
ketika itu terjadi, orang-orang gak bisa
lagi menarik uang mereka yang berada di
bank dan kita gak bisa berbuat apa-apa
lagi. Dan pada akhirnya negara bakal
menyerah. Uang enggak bisa ngambil ke
bank, listrik mati, apa-apa mati. Negara
langsung hands up. Kami menyerah. Dan
itu terjadi di Estonia.
Dan selain Pak Darma Pongrekun, ada juga
video dari Ustaz Zulkifli M. Ali yang
mana di sini dikatakan agar dana yang
ada di rekening bank itu lebih baik
segera dialihkan menjadi tabungan emas.
Sebab kalau teknologi musnah yang
disebabkan karena berbagai hal, salah
satu contohnya ini hantaman mentor
misalkan. Nah, uang yang ada di bank itu
enggak bisa ditarik lagi. Masuk akal
banget, Geng. Kita umat Islam di akhir
zaman ini dianjurkan untuk punya
pegangan stok emas.
Yang rugi itu adalah ketika mendadak
hantaman meteor terjadi, Bapak enggak
siap. Uangnya yang banyak di bank udah
enggak bisa
ditarik. Karena secara logik nih, Geng,
ya, uang itu kan kertas, ya. Uang itu
kertas dan uang itu melambangkan ya
status sosial seseorang seberapa banyak
waktu yang sudah dia habiskan dan tenaga
yang dia sudah habiskan selama dia hidup
untuk menghasilkan kertas tersebut. Nah,
kalau seandainya tuh kertas enggak bisa
diambil, itu artinya selama ini dia
bekerja keras sia-sia semuanya. Waktunya
diambil, energinya diambil, semuanya
sia-sia. Dan ini juga yang dipikirkan
oleh banyak orang Spanyol dan Portugal
ketika pemadaman listrik terjadi. Tapi
gua enggak mau langsung percaya satu
pihak aja nih, Geng. Jadi gua cari
informasi dulu nih sebanyak-banyaknya
mengenai Grid reset ini. Apakah benar
yang terjadi di Spanyol ataupun di
Portugal ini adalah salah satu bagian
dari gridade reset? Jadi, berdasarkan
pencarian gua nih, Geng, ya. Ada sebuah
agenda gitu, Geng, yang disebut dengan
pertemuan tahunan Davos yang diadakan
setiap tahun oleh World Economic Forum
atau W di kota Davos, Swiss. Acara ini
dihadiri oleh banyak pemimpin dunia
seperti kepala negara, CEO,
perusahaan-perusahaan besar, akademisi,
aktivis, serta tokoh masyarakat untuk
membahas berbagai isu global mulai dari
ekonomi, politik, teknologi sampai
dengan perubahan iklim. Di bulan Juni
tahun 2020, Pangeran Charles itu masih
pangeran ya di saat itu yang mana kan
sekarang dia udah jadi raja nih, udah
jadi king gitu. Nah, di saat itu juga
ada kepala pertemuan tahunan Davos. Nah,
mereka ini meluncurkan sebuah inisiatif
yang mana mereka menyerukan agar pandemi
COVID dianggap sebagai kesempatan untuk
melakukan apa yang mereka sebut sebagai
greet riset ini terhadap ekonomi
global. Wah, gila. Dinormalisasikan
dijadikan sebuah kesempatan oleh mereka.
Mulai dari sinilah istilah itu berasal
sampai ada bukunya yang membahas
mengenai Great Reset ini ketika pandemi
di saat itu dan bukunya itu dibuat oleh
ketua WF yang bernama Profesor Klaus
Web. Sementara itu kalau gua lihat dari
website dari WF di situ tuh dijelaskan
kalau agenda GD reset ini memiliki tiga
aspek utama. Yang pertama itu
mengarahkan pasar menuju hasil yang
lebih adil dengan cara pemerintah itu
bisa meningkatkan koordinasi seperti
kebijakan pajak, regulasi, dan juga
fisikal. Nah, lalu kemudian
memperbaharui perjanjian perdagangan
serta membangun sistem ekonomi di mana
perusahaan dan pelaku usaha enggak hanya
fokus untuk mencari keuntungan bagi
pemegang saham, tetapi juga
memperhatikan kepentingan semua pihak
yang terdampak oleh kegiatan mereka
seperti karyawan, pelanggan, terus
masyarakat, lingkungan hidup, serta
pemerintah. Nah, aspek yang keduanya itu
memastikan bahwa investasi memajukan
tujuan bersama seperti kesetaraan dan
keberlanjutan. Terus aspek ketiga,
memanfaatkan inovasi revolusi industri.
Terus keempat untuk mendukung kebijakan
publik khususnya dengan mengatasi
tantangan kesehatan dan sosial.
Terlihatnya semua agenda-agendanya tuh
kayak baik banget gitu, Geng. Ya. Ya,
tapi banyak yang percaya sebenarnya ada
maksud lain dari agenda tersebut yaitu
ya menciptakan tatanan dunia baru yang
dipimpin oleh para elit global. Ya,
biasa kan kalau ada program-program baru
itu yang diceritain tuh enak-enaknya
doang gitu ya. janji surga, janji surga
para pemimpin atau para petinggi lah.
Tapi aslinya mereka punya maksud
terselubung. Enggak mungkinlah mereka
mengadakan sesuatu dengan biaya yang
begitu besar. Mereka enggak berharap ada
feedback. Itu enggak mungkin banget.
Apalagi mereka pebisnis ya udah pasti
mereka mengeluarkan modal untuk
mendapatkan
hasil. Terus kemudian, Geng, ada teori
konspirasi lain nih, Geng. yaitu
serangan cyber yang dianggap menjadi
penyebab dari pemadaman listrik di
Spanyol dan Portugal ini. Sebab
pemadaman listrik yang disebabkan karena
serangan cyber ini memang pernah
terjadi. Ya, kalau kalian berpikir emang
bisa hacker matiin listrik orang? Kan
enggak ada hubungannya tuh listrik sama
jaringan internet. Lagian logikanya
kalau listrik di sebuah tempat dimatiin,
itu hacker mau nyambung internet untuk
nge-hack itu lokasi gimana caranya gitu
kan. Nah, ternyata hal seperti ini
pernah terjadi di Ukraina, tepatnya pada
tahun 2015 yang disebut dengan serangan
Black Energy. Nah, di saat itu ada
malware yang dikirimkan oleh hacker yang
menargetkan terminal gardu induk tiga
otoritas listrik di Ukraina. Sehingga
bukan sesuatu yang enggak mungkin kalau
serangan cyber ini menjadi penyebabnya.
Terus ada kemungkinan lain nih, Geng,
yang juga dipercaya oleh banyak orang.
yaitu kemungkinan besar ya pemadaman
listrik ini adalah bagian dari uji coba
senjata nuklir di luar angkasa. Nah, ini
memang agak terdengar enggak masuk akal
tapi isu ini banyak beredar sekarang
yang dianggap ledakan dari senjata ini
bakal mengeluarkan elektromagnetic puls
atau EMP yang bisa merusak jaringan
listrik secara luas dalam hitungan
detik. Nah, dan katanya yang melakukan
uji coba senjata nuklir tersebut adalah
Rusia. Makanya Rusialah yang harus
bertanggung jawab atas pemadaman listrik
di kedua negara. Anggapannya kayak gitu.
Nah, tapi logiknya ya masa iya kalau
emang uji nuklir di luar angkasa tapi
batasan untuk pemadaman listriknya itu
cuma sebatas Spanyol dan juga Portugal
banget gitu. Harusnya kan negara-negara
lain yang di sebelah negara mereka juga
bisa terdampak dong ya kan? Kalau
misalkan yang terdampak cuma Portugal
dan e Spanyol doang itu agak agak gimana
gitu kesannya. Ini kan ledakan nuklirnya
kan enggak bisa dikontrol ya kan. Nah,
makanya ini menjadi pertanyaan besar.
Banyak banget cocok logi dan teori
konspirasi yang bermunculan ketika
kejadian
ini. Terus, Geng, berbicara tentang
konspirasi enggak lengkap rasanya kalau
kita enggak ngebahas soal The Simpsons,
ya. Kan ini adalah salah satu kartun
yang sering banget ee membahas hal-hal
yang akan terjadi di masa depan dan ini
disebut oleh orang-orang sebagai ramalan
gitu. Nah, apakah The Simpson pernah
meramalkan insiden pemadaman listrik di
Spanyol dan Portugal? Nah, jadi geng ada
salah satu episode The Simpsons pada
tahun 1998 yang judulnya The Last Day of
Springfield. Diceritakan di dalam
episode itu kalau ketika itu terjadi
pemadaman listrik massal di Springfield.
Nah, terus ada episode lain yang
berjudul Last Day of Civilization yang
mana dikatakan kalau The Simpson ini
meramalkan pemadaman listrik sehingga
membuat dunia menjadi gelap gulita. Nah,
dari kedua episode ini banyak yang
berasumsi kalau episode itu adalah
ramalan yang dibuat oleh si penulis The
Simpson untuk memperingatkan apa yang
terjadi saat ini, yaitu pemadaman
listrik secara besar-besaran di dua
negara, yaitu Spanyol dan Portugal. Nah,
cuma kalau kita lihat dari episode-ya
mirip banget sih, Geng, sama apa yang
terjadi di Spanyol dengan Portugal. Dan
kalian harus tahu pembuatan filmnya di
tahun 1998 kok bisa cocok
banget. Emang ya, The Simpson ini enggak
pernah gagal gitu, bikin kita jadi
pangling sendiri gitu kan. Dan berita
soal pemadaman listrik ini juga sampai
ke Indonesia. Netizen Indonesia banyak
yang berkonspirasi juga kalau ini semua
mirip seperti dukan. Dukan ini, Geng,
yang disebutkan di dalam surah Addukan
ayat 10 sampai 11 yang menggambarkan
tentang kabut tebal sebagai bagian dari
tanda-tanda akhir zaman. Ada beberapa
tafsir yang menyebutkan kalau dukan itu
bisa terjadi karena hantaman meteor
sehingga menyebabkan debu tebal yang
menutupi bumi dan menghalangi sinar
matahari. Nah, ini berpotensi untuk
merusak teknologi berbasis
elektromagnetik. Dan dari sinilah
netizen kita terutama yang beragama
Islam atau masyarakat muslim itu
berspekulasi apa jangan-jangan pemadaman
listrik di Spanyol dan Portugal ini
adalah dukan yang disebut-sebutkan
selama ini. Terus geng, ada lagi nih
konspirasi yang mengatakan kalau ini
adalah cara Eropa biar bisa mengurangi
pembelian mobil listrik dari Cina. Ini
juga cukup masuk akal nih. Kalian tahu
sendiri ya, mobil listrik dari Cina itu
sedang menjadi idaman banyak orang
karena ya canggih-canggih banget tapi
harganya murah. Yang namanya mobil
listrik sudah pasti bergantung sama
listrik. Jadi semacam ada sabotase atau
ada hal yang berbau dengki iri hati gitu
ya. Supaya orang-orang yang punya mobil
listrik ini tidak bisa mengoperasikan
mobilnya. Supaya mereka bisa berpikir
kalau seandainya pemadaman kayak gini
terjadi terus, gimana nasib mereka
dengan mobil listrik yang mereka punya
gitu. Nah, dari teori-teori konspirasi
tersebut kalian percaya yang mana, Geng?
Coba deh kalian tuliskan di kolom
komentar menurut apa yang kalian
pikirkan. Jadi, Geng, ketika banyaknya
orang-orang yang mempercayai berbagai
konspirasi untuk bisa menjelaskan
situasi ini. Nah, sementara baik dari
otoritas Spanyol dan Portugal itu masih
berusaha untuk mencari kebenaran yang
nyata atas apa yang terjadi. Nah, kita
bakal masuk nih ke dalam pembahasan
mengungkap penyebab pemadaman listrik di
Spanyol dan Portugal dari data-data yang
ada.
Jadi bisa dikatakan sesaat setelah
terjadinya pemadaman listrik, pemerintah
Spanyol dan Portugal dengan cepat
mengadakan pertemuan darurat. Beberapa
jam kemudian, Presiden dari Uni Eropa
yaitu Ursula Von Derlen itu menghubungi
Pedro Sanchez selaku Perdana Menteri
Spanyol dan menegaskan bahwa otoritas
Uni Eropa sedang memantau situasi
bersama dengan otoritas nasional serta
kelompok koordinasi kelistrikan Uni
Eropa. Sementara itu, Spanyol dan
Portugal juga sudah membentuk komite
gabungan untuk menyelidiki penyebab
pemadaman listrik tersebut serta
melakukan koordinasi dengan otoritas Uni
Eropa. Nah, Maria Dagrasa Carvalo selaku
Menteri Energi yang ada di Portugal
bilang bahwa diperlukan banyak waktu
untuk bisa memastikan penyebab dari
pemadaman listrik tersebut. Jadi mereka
itu sampai sekarang belum tahu, Geng,
apa penyebab pastinya. Namun sudah ada
berbagai kecurigaan nih yang terlihat
dan memungkinkan bagi mereka ini
sebenarnya adalah serangan cyber. Nah,
Pengadilan Pidana Tertinggi Spanyol
sendiri juga bilang akan menyelidiki
apakah serangan cyber ini berperan
terhadap pemadaman listrik di kedua
negara tersebut. Kalau memang benar
demikian, maka pihak Spanyol akan
menyelidiki hal ini sebagai kejahatan
terorisme. Cuma, Geng, Red Electrica
Espanya atau disingkat dengan REI itu
enggak menemukan adanya bukti serangan
cyber di dalam sistem kontrolnya mereka
sehingga dugaan tersebut ya bisa
dikesampingkan. Sebaliknya, REI ini
melaporkan dua insiden yang terjadi
berdekatan. Hanya berselang 1, setengah
detik aja sebagai penyebab dari kejadian
ini. Nah, salah satunya mungkin sudah
mempengaruhi produksi energi surya di
wilayah barat daya Spanyol. meskipun
perlu penelitian lebih lanjut untuk
membuktikan hal ini. Nah, sementara itu
pihak dari Redis Energyas Nationis atau
disingkat dengan RIN itu awalnya menduga
adanya fenomena atmosfer langka di
Spanyol, yaitu suhu yang ekstrem yang
bisa menyebabkan getaran pada saluran
listrik bertegangan tinggi. Tapi banyak
ahli yang skeptis terhadap klaim ini.
Salah satu aspek penting dari pemadaman
listrik itu adalah gimana hal tersebut
bisa mempengaruhi wilayah yang begitu
besar. Jaringan listrik Spanyol dan
Portugal ini saling berhubungan, Geng.
Bahkan enggak cuma di dua negara ini,
tapi dengan negara Eropa lain juga. Nah,
biasanya semakin besar jaringan listrik,
maka akan lebih tahan terhadap gangguan
sehingga listrik bisa dialirkan ke
berbagai negara. Nah, namun di sisi lain
sekalinya terjadi gangguan maka bakal
menyebar dengan cepat. Ya, kayak ginilah
jadinya satu negara padem. Terus, Geng,
ada spekulasi juga yang mengatakan kalau
ini semua disebabkan karena kedua negara
semakin bergantung terhadap sumber
energi terbarukan. seperti tenaga surya
dan juga angin. Asumsinya tuh gini,
Geng. Energi-energi seperti itu kan bisa
tiba-tiba aja jumlahnya meningkat. Nah,
misalnya tiba-tiba cahaya matahari yang
terik banget atau panas. Nah, angin pun
sama bisa tiba-tiba terjadi badai gitu.
Nah, semakin besar energinya mungkin aja
bisa menambah daya listrik ya kan. Makin
panas penyerapan daya listriknya semakin
besar. Makin kencang anginnya kipas
untuk nangkap e motornya itu semakin
kencang. Kalau misalkan listriknya
kelebihan daya ya akhirnya sistem
listriknya itu enggak bisa nampung daya
dari energi tersebut dan padam apa ya
sebutannya itu nge-down gitu, enggak
bisa nampung, over. Namun menurut para
ahli, karakteristik dan skala
pemadamannya ini enggak mungkin
diakibatkan oleh energi terbarukan.
Bahkan sebelum kejadian ini, ada cukup
banyak pembangkit listrik konvensional
yang tersedia seperti nuklir air, terus
ada kogenerasi, yaitu proses dari sistem
listrik yang menghasilkan dua jenis
energi sekaligus dari satu sumber yang
utama serta dari teknologi termal.
Kejadian kayak gini udah terjadi di
berbagai negara selama bertahun-tahun.
Negara tersebut pakai energi terbarukan
atau yang konvensional seperti nuklir
ataupun fosil ya. Fosil itu maksudnya ee
pakai minyak bumi gitu. Nah, tetap aja
nih terjadi pemadaman sehingga menurut
para ahli bukan sumber energi yang
menjadi penyebabnya. Nah, jadi ada
faktor lain yang belum diketahui dan
untuk saat ini listrik di Spanyol dan
Portugal itu udah kembali menyala, Geng.
Setelah kurang lebih 10 jam pemadaman di
seluruh negara dan hampir seluruh
wilayah di Iberia sudah mendapatkan
pasukan listrik kembali pada keesokan
harinya. Sekitar 99% dari total
permintaan listrik juga sudah dipenuhi.
Nah, walaupun sebagian besar pasukan
listriknya udah pulih, masih ada
beberapa gangguan kecil di beberapa area
dan penyelidikan untuk mencari tahu
penyebabnya masih berlangsung sampai
sekarang. Dan sebagai langkah pencegahan
untuk sementara waktu, Portugal itu
menghentikan pertukaran energi dengan
Spanyol. Dari fenomena ini, enggak cuma
Spanyol dan Portugal aja yang harus
membenahi sistem kelistrikan mereka,
tapi juga semua negara termasuk negara
kita. Nah, kalian bisa lihat ya
baru-baru ini. Nah, di negara kita juga
udah mulai dilanda pemadaman e
besar-besaran atau pemadaman massal
kayak gini, yaitu di Bali. Kalian bisa
lihat beritanya. Ini baiknya ya bagi
seluruh pemerintah yang ada di dunia nih
ya, itu harus mengganti energi fosil
atau nuklir menjadi energi terbarukan
sebagai sumber kelistrikan. Nah, namun
jangan lupa untuk memikirkan bagaimana
cara agar bisa menstabilkan jaringan
listriknya. Sebab pergantian energi
terbarukan juga butuh penyesuaian
teknologi. Energi terbarukan ini pasti
jumlahnya jauh lebih besar sehingga daya
yang dipakai untuk kelistrikan juga
harus stabil. Terus juga dari sini kita
bisa belajar untuk tetap memiliki uang
cash ya. Jadi harus pegang uang cash
dalam segala situasi. Karena kalau semua
uang kita tersimpan di rekening ya terus
ada kejadian kayak gini bakal repot
banget. Dan memang sih sekarang kan udah
ada teknologi transfer sampai Kris. Cuma
kalau kondisinya kayak di Spanyol atau
Portugal, listriknya mati ya kan percuma
juga kita punya uang di rekening kita
enggak bisa pakai gitu. Jadi sisakanlah
uang cash di dompet kalian untuk
jaga-jaga. Oke, ini pelajarannya nih
Geng. Nah, itu dia, Gengs, pembahasan
kita hari ini mengenai pemadaman listrik
di Spanyol dan Portugal. Ingat ya, tidak
selamanya gelap-gelapan itu asyik dan
seru ya. Ah, ini Spanyol dan Portugal
ya. Ya, kampungkampung nenek moyang kita
enggak canda gue di Spanyol dan Portugal
itu ya kacau banget mereka ya. Kerugian
besar banget karena seharian mereka
enggak bisa sekolah, enggak bisa kerja.
Jadi ya ingat-ingat hati-hati kalian
jangan sampai kayak gini. Kalau di
Indonesia sekarang ya sedang dialami
oleh warga Bali. Semoga tidak meremet ke
mana-mana. Semoga Indonesia tetap
baik-baik aja. Oke, amin. Nah, gimana g
menurut kalian pembahasan kita kali ini?
Coba tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:15:57 UTC
Categories
Manage