Transcript
gnWBWy5h63Q • ISR4EL EXPERIENCING A HUGE FIRE & A SAND STORM AT THE SAME TIME! WHAT CAUSED IT?!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1425_gnWBWy5h63Q.txt
Kind: captions Language: id Oke, pembahasan kita hari ini adalah sebuah bencana kembakaran yang terjadi di Eastwel. Nah, tapi mungkin buat sebagian besar orang, terutama di Indonesia ini bukan bencana ya. Gua tahu ada di antara kalian yang ngomong kalau ini adalah kabar baik. Iye, paham. Kalau gue sih ya kalau gue ya lebih baik nih, ada baiknya ee berucaplah yang baik-baik gitu ya. Berucaplah yang ee indah-indah. Karena kenapa? Nah, setiap musibah itu kalau kita berkata yang buruk-buruk ya mensyukuri musibah orang lain, takutnya berbalik sama kita gitu ya. Tapi enggak apa-apa itu hak kalian, urusan kalian, dan ee bisnis kalian dengan Tuhan. Oke. Nah, di saat ini banyak orang yang beranggapan kalau istri Will akhirnya mendapatkan balasan ya, yang sering disebut oleh netizen Indonesia dengan kalimat azab. Nah, kalau kalian ingat waktu itu gua sempat ngebahas kebakaran di Los Angeles. Nah, itu kan kebakaran besar banget sampai katanya udah mirip kayak di neraka. Nah, ini kata netizen ya, bukan kata gue nih. Dan kali ini yang di Istre Wheel juga sama, Geng. Apinya besar banget sampai-sampai kelihatan kayak di neraka. Kayak di neraka. Kok gua ngomongnya kayak udah pernah ke neraka gitu ya? Enggak, maksud gue ya. Itu kan gambaran yang kita tahu selama ini ya. bahwa neraka itu ya penuh dengan api, sangat panas, menyeramkan. Semua orang-orang berdosa dibakar di sana gitu ya. Yang kayak-kayak kalian di rumah ini menjadi arang neraka. Janganlah. Nauzubillah minzalik. Jangan sampai. Nah, intinya pemandangannya itu mengerikan sekali. Jerusalem'sief says might be largest wildfires ever drivers in fac nah seperti kebakaran di Los Angeles, berita mengenai kebakaran ini langsung menjadi sorotan, Geng. Terutama di negara-negara yang mengecam Isriwel dan juga sekaligus yang mendukung Isriwil. Nah, kedua belah pihak ini tuh ya berbeda-beda pandangan. Yang mendukung istri Wil bilangnya ya prihatin terhadap istri Will. Yang mengecam atau tidak mendukung isri semuanya pada bersyukur. Dan saking besarnya api di dalam kebakaran ini itu sampai mengancam pemukiman warga. Nah, karena kan kebakarannya itu di hutan ya, tapi besar banget apinya sampai merembet ke pemukiman warga. Dan banyak rumah yang hangus di saat itu sampai jalan terputus dan membuat kepanikan menyebar dengan cepat di kalangan warga Isriwil. Untuk bisa memadamkan api, pemerintah Isrewil sampai meminta bantuan ke negara-negara lain seperti Amerika dan juga Korea Selatan sebagai negara yang mendukung mereka. Tapi apakah kebakaran ini murni karena faktor yang logis atau justru ini sesuai dengan perkataan netizen bahwa ini adalah azab? Nah, mungkin kita di sini bisa bahas ya, kita bahas mulai dari kronologinya dan keterkaitannya secara logis. Misalkan karena panas suhu di sana atau mungkin karena faktor kesengajaan gitu ya. misalkan dibakar oleh pihak-pihak tertentu atau gimana gitu. Nah, di video kali ini kita bakal mengupas langsung mengenai insiden tersebut. Nah, seperti apa ceritanya? Sekarang kita bahas. Halo, Geng. Welcome back to Kamar [Musik] Jerry Genggeng. Kita langsung masuk ke dalam pembahasan mengenai awal mula terjadinya kebakaran [Musik] ini. Jadi, Gengs, semuanya bermula pada tanggal 30 April tahun 2025. Di hari tersebut, Istriwill tuh lagi mulai memperingati hari kemerdekaan mereka atau yang disebut dengan Yom Haats Maut yang sebenarnya jatuh pada tanggal 14 Mei 2025. Nah, namun di tahun ini perayaannya itu justru diselenggarakan lebih cepat dan perayaannya dilakukan selama 2 hari sampai tanggal 1 Mei kemarin. Nah, biasanya para warga istri WH bakal merayakan dengan acara memasak bersama dengan keluarga besar mereka di taman serta juga di hutan-hutan gitu, Geng. ya kayak rekreasilah. Namun ada informasi juga yang gua dapatkan kalau di tanggal 30 April istri Wilney juga memperingati yang namanya Yom Haziikaron yang berarti hari peringatan bagi prajurit yang sudah gugur dalam perang dan korban aksi yang mereka anggap sebagai aksi terorisme. Perayaan tersebut berubah menjadi bencana seketika yang mana tiba-tiba terjadi kebakaran hutan yang berada di antara daerah Estaol dan juga Latrun di pinggiran Yerusalem. Nah, jadi memang acara mereka itu di hutan-hutan, di taman-taman, tapi justru tempat yang seperti itulah yang kebakar. Aneh banget. Nah, api di saat itu menyebar dengan cepat dan membuat panik warga. Pihak berwenang isri Will di saat itu mengidentifikasi titik awal kebakaran yang berada di daerah Neves Shalom serta ada lima titik lain yaitu ada highway Tree, terus ada Kanada Park, ada Mesilat Zion, ada Herel dan juga Ramat Beit Shemes. Menurut komandan distrik Yerusalem dari Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Isriwil yang bernama Smulik Fright. Kebakaran ini terjadi di dekat Mesalit Zion sekitar jam 09.30 30 pagi waktu setempat dan menyebar ke barat yang disebabkan karena angin kencang. Dia juga bilang kalau kebakaran ini mungkin menjadi kebakaran terbesar dalam sejarah Istri Will dan sangat sulit untuk dikendalikan. Nah, The Jewis National Fund itu memperkirakan ada sekitar 11.700 Dunam yang terbakar oleh api. Nah, Dunam itu adalah satuan luas tanah yang biasa digunakan di beberapa ee negara Timur Tengah, Geng. Dan satu dunam itu sama dengan 1000 m² atau 0,1 hektar. Nah, berarti yang terbakar itu sekitar 117.000 hektar. Wuh, gila enggak? Luas banget yang terbakar. Nah, sementara Kanada Park itu hampir seluruhnya terbakar dan dilahap oleh api. Mengerikan banget. Kebakaran besar ini membuat asap hitam tebal di udara. Jadi, saking besarnya api dan ada sebuah rekaman video yang menunjukkan seberapa besarnya api di sepanjang Highway One yang merupakan jalan raya utama yang menghubungkan antara Yerusalem dengan Tel Afif. Nah, setidaknya geng ada semilan orang yang diselamatkan dari mobil mereka di saat itu. Jadi, mereka terjebak di dalam mobil dan banyaknya pengendara lain yang meninggalkan kendaraan mereka lalu melarikan diri dengan berjalan kaki. Udah kayak apa ya? Kayak kalian pernah enggak sih nonton video-video bencana alam? Gua lupa lagi judulnya. Yang jelas tuh banyak banget ya di YouTube-YouTube tuh film bencana alam. Terutama tuh yang film e badai tornado tuh. Nah, orang-orangnya kan pada keluar dari mobil, ninggalin mobil mereka gitu ya, lalu lari jalan kaki. Nah, begitulah kondisi mengerikannya. Bahkan di saat itu ada tiga mobil yang sudah ditinggalkan pengendaranya serta ada satu truk yang sudah terbakar, Geng. Nah, kebakaran ini ternyata juga terjadi di tempat lain, tepatnya di lereng bukit yang berada di dekat dengan kota Modiin dan di sekitar tank-tank yang sudah enggak digunakan lagi yang berada di situs dan museum peringatan korps lapis baja yang bernama Yat La Shirrion yang ada di Latrun. Nah, jadi itu kayak apa ya? Tempat pembuangan ee sampah-sampah bekas perang ya, terutama tuh tank-tank baja gitu dibuang di sana. Nah, itu tempat tuh apa ya isinya tuh ya besi-besi lah ya. Nah, ingat tuh. Jangan kasih tahu teman-teman kita yang dari Madura dan juga dari Sumatera Utara. Oke, kalau ada besi-besi begitu berbahaya. Oke. Oke, langsung kita lanjut lagi. Nah, kebakaran lainnya kembali dilaporkan di area terbuka yang ada di Peta Tikva. Nah, hingga malam hari tanggal 30 April udah ada sebanyak 163 regu pemadam kebakaran serta 12 pesawat yang dikerahkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan juga Penyelamatan. Komando Front Dalam Negeri dan Direktorat Teknologi dan Logistik itu sampai mengerahkan lebih dari 50 mobil pemadam kebakaran, beberapa tim pencarian dan juga penyelamatan, serta disediakan juga lebih dari 300.000 L air gunanya untuk memadamkan api. Di saat itu, Geng, E Zamir, Kepala Staf IDF memerintahkan militer isil untuk menangani kebakaran tersebut dan agar bisa memadamkan api seluruhnya. Nah, Angkatan Udara di saat itu mengirimkan beberapa tim pemadam kebakaran serta empat pesawat angkut berat jenis Lockheit Martin C130J Super Hercules yang sudah menjatuhkan lebih dari 95 muatan bahan tahan api. Jadi untuk ee apa ya memadamkan apinya itu dijatuhkanlah ee bahan-bahan yang tahan api yang juga bisa mengontrol api tersebut biar enggak menjalar, biar terputus gitu, biar enggak menyebar ke mana-mana. Nah, kalau dilihat dari foto-fotonya yang dijatuhin itu bukan air dan juga bukan semacam api ya, karena kelihatannya kayak api gitu, tapi itu adalah serbuk. Serbuknya itu warna pink. Nah, itu adalah serbuk yang anti dan tahan terhadap api tadi agar mengontrol penyebaran apinya. Terus kemudian unit 669 yaitu unit pencarian dan unit penyelamatan milik Isrivill Air Force atau IAF itu melakukan pemindaian menggunakan helikopter dan juga pesawat. Sementara unit 9900 dan Direktorat Intelijen Militer itu memetakkan kebakaran tersebut dengan pesawat terbang dan juga satelit. Biar ketahuan tuh lingkaran atau baris daerah mana aja yang menjadi titik api. Jadi semua satuan yang ada di Istriwil itu dikerahkan, Geng, untuk memadamkan api itu saking besarnya api yang berkobar. Dan agar situasi tetap terkendali, polisi menutup area yang terbakar dan mengevakuasi ribuan penduduk yang bermukim di sekitar lokasi kebakaran. Dan para petugas juga masih menyusuri lokasi di sekitar kebakaran untuk mencari orang-orang yang mungkin ya masih terjebak di sana. Dan badan penyelamat yang bernama Magin David Adam yang disingkat dengan MDA itu bilang kalau pihak mereka sudah merawat sekitar 23 orang di hari kejadian yang mana sebagian besar dari mereka menderita luka bakar dan sesak nafas karena menghirup asap terlalu lama. MDA ini juga udah menempati tim-timnya. Terus ada ambulans-ambulans di dekat pemukiman warga yang berada di dekat lokasi kebakaran sehingga mereka bisa dengan sigap membantu warga selama evakuasi dilakukan. Terus, Geng, menurut keterangan dari salah seorang warga yang bernama Yosef Eren yang selamat karena melarikan diri dari lokasi kebakaran itu bilang memang pada saat itu banyak polisi dan pemadam kebakaran yang datang ke sana. Tapi itu semua enggak banyak membantu, Geng. Karena apinya udah terlanjur membakar seluruh area. Udah terlalu besar. Jadi kayak terlambat datangnya. Dan oleh karena besarnya kebakaran, Benyamin Netanyahu itu selaku Perdana Menteri istri Will udah mengumumkan keadaan darurat nasional dan memperingatkan kebakaran bisa menyebar ke Yerusalem. Dan pihak berwenang itu menghimbau masyarakat untuk membatalkan segala aktivitas di luar ruangan dan menghindari perayaan-perayaan di hari e spesial mereka tersebut kayak barbecue atau e kumpul-kumpul keluarga yang memang seharusnya dilakukan di tanggal tersebut gitu ya. karena memperingati hari kemerdekaannya istri Will Prime Minister Benjamin the priority was theeadable tool. Gue yakin banget nih, Geng. Dari cerita tersebut kalian yang dengar kabar ini pasti sebagian besar tuh kayak ada yang senang gitu ya dan menganggap bahwa apa yang terjadi di Eastri Wil ini adalah azab buat mereka karena sudah melakukan genosida gitu kan. Tapi gua bakal jelasin nih geng penyebab dari kebakaran yang terjadi di sana. Karena apa sih? Jadi, Gengs, sekarang yang jadi pertanyaannya kenapa bisa terjadi kebakaran begitu besar di Rewel? Ini agak aneh memang. Apalagi ya beberapa hari lalu musuh bebuyutan mereka yaitu Iran itu sedang terjadi bencana juga yaitu ledakan di sebuah pelabuhan. Nah, banyak isu yang mengatakan kalau ledakan di Iran ini kemungkinan adalah sabotase isriwel. Dan banyak juga yang mengatakan dengan meledaknya pelabuhan tersebut maka Iran itu sebenarnya bisa banget diserang oleh Isri Rewillil karena dalam posisi sedang lemah ya kan. Lagi sibuk mengatur, lagi sibuk e memperbaiki apa yang hancur di negara mereka gitu kan. Mereka lagi sibuk banget dan bisa aja langsung diserang oleh Isriwil. banyak yang mengatakan seperti itu. Nah, tapi sebaliknya justru Istri Will juga sedang disibukkan dengan permasalahan internal negara mereka juga yaitu kebakaran hutan ini. Nah, jadi makanya kenapa ketika terjadi ledakan di Iran itu tidak dimanfaatkan oleh Isri Wil untuk menyerang ya karena sebaliknya Isriwel juga sedang repot gitu, Geng. Nah, lalu hal ini kan menjadi misteri buat kita ya apa yang sebenarnya terjadi di Isrewel ini gitu. Diduga nih, Geng. Semua ini terjadi karena perubahan iklim yang mana di Istri Will itu iklimnya semakin buruk di musim panas tahun ini. Dan mungkin ya kalimat teman-teman semua ya sebagian besar netizen yang mengatakan kalau ini adalah azab gitu ya. Azab ya bisa aja, bisa aja. Karena kok bisa gitu iklimnya semakin buruk. Kalau kita berbicara tentang iklim ya itu kan artinya semuanya dikerjakan oleh alam gitu ya. Alam yang menentukan ya. Iklimnya baik, iklimnya buruk, itu alam semesta yang menentukan. Nah, sekarang faktanya ya yang diinfokan oleh Isriwel sendiri bahwa di negara mereka iklimnya sekarang semakin buruk, terutama di musim panas tahun ini. Dan hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Presiden Isriwil yang bernama Isak Herzok dan pengawas keuangan negara Isriwil yang bernama Matanahu Engleman. Di pertemuan forum iklim yang mana mereka mengatakan dampak perubahan iklim yang semakin buruk saat ini di negara mereka. Nah, Herzok itu menyampaikan curah hujan tahunan di sebagian besar wilayah itu belum mencapai 50%. Dalam catatan mereka ketika berkunjung ke Tiberias, nah mereka ini melihat untuk pertama kalinya dalam 100 tahun laut Galile itu surut selama musim dingin, Geng. Nah, ini adalah fenomena yang aneh menurut mereka. Fenomena ini enggak pernah dibayangkan sebelumnya dan merupakan sebuah tanda kalau kekeringan bakal melanda negara tersebut yang membuat istri Will mengalami kesulitan yang mempengaruhi nasib dari warga mereka. Ya udah, tinggal di Timur Tengah itu panas banget, kering pula lagi. Kan bahaya banget gitu. Komunitas lokal yang ada di Istriwel sudah merasakan krisis iklim ini, Geng. Mulai dari kebakaran hutan yang besar, gelombang panas ekstrem, hujan lebat dan badai, serta banjir. Kebayang aja tuh kalau udara panas di sana tuh kayak gimana. Sementara nih ya, orang-orang Israwiil itu bukan orang Arab asli, bukan orang dari garis keturunan Timur Tengah asli. Mereka merupakan orang-orang bule yang pindah dari barat ke Timur Tengah, ya kan? Ketika mereka beradaptasi, kulit mereka tuh pasti bakal terkena banyak penyakit tuh karena kepanasan. Makanya tuh kita udah sempat bahas ya tentang banyaknya warga istri WH yang terkena penyakit. Yang ini nih kontennya yang ini. Nah, itu gara-gara tubuh mereka dengan kulit jenis mereka itu tidak sanggup beradaptasi dengan panasnya Timur Tengah itu. Jadi ya banyak dari mereka yang mengalami kanker kulit sebenarnya. Terus geng dikatakan kalau semua krisis iklim yang gua sebutkan tadi terjadi ya pasti yang pertama kali merasakan dampaknya adalah warga mereka. Karena ya mereka bakal kehilangan harta benda. Bahkan yang paling parah adalah kehilangan nyawa mereka sendiri karena perubahan iklim tersebut. Nah, lalu angleman juga mengatakan istri Will ini terletak di dekat garis katulistiwa sehingga akan menghadapi dampak perubahan iklim yang lebih parah. Dan dampaknya ini, Geng, menurut perkiraannya dia ya, bakal lebih besar dibandingkan rata-rata yang dialami oleh negara yang ada di seluruh dunia. Jadi, bakal menyeramkan banget nih musibah yang diterima oleh istri Will. Jadi kalau menurut spekulasi kebakaran itu terjadi karena cuaca panas yang ekstrem ditambah dengan angin kencang yang membawa percikan api ikut menyebar ke berbagai tempat. Dan menurut informasi yang gua dapatkan juga di Istriwil bagian selatan juga terjadi badai pasir. Jadi enggak cuma kebakaran, badai pasir juga terjadi di sana. Ya, gimana enggak makin besar apinya. Badai tersebut membawa percikan api semakin melebar ke kiri dan ke kanan, ke muka dan ke belakang. Ya, sesuai dengan arah anginnya. Dan cuacanya udah panas ditambah dengan angin yang kencang. Itu adalah kombinasi yang benar-benar mengerikan. Meskipun asumsi kuatnya kalau ini semua disebabkan karena perubahan iklim, namun pihak berwenang dikabarkan sudah menahan seorang pria berusia 50 tahun. Nah, ini ada yang aneh nih ya. Bencana alam sebesar ini. Tiba-tiba ada satu tersangka yang dituduhkan. Seorang pria yang berumur 50 tahun. Nah, enggak diketahui namanya siapa, tapi dia ini berasal dari lingkungan Arab Palestina tepatnya di Umtuba, Yerusalem Timur. Nah, dia ini dituduh, Geng. Penangkapan dia ini disebabkan karena dia tertangkap membawa korek api, kapas, serta bahan yang mudah terbakar lainnya. Sehingga dia dicurigai kalau dia ingin menyalakan api di dekat Yerusalem Selatan. Dituduhlah dia di saat itu gara-gara bawa barang-barang itu ya bertepatan banget dengan musibah ini. Apes itu orang. Dan informasi terbarunya Netanyahu sudah mengumumkan ada sebanyak 18 orang yang sudah ditangkap karena dicurigai. Ya, masih dicurigai ya bukan terbukti bersalah tapi masih dicurigai melakukan pembakaran di Yerusalem. Nah, jadi ada kambing hitamnya di dalam kasus ini. Salah satu di antara mereka tertangkap bassa melakukan pembakaran ketika berbagai pihak berwenang sedang melakukan upaya pemadaman api. Jadi, mereka ini ee tidak terbukti tertangkap sebelum api dinyalakan. Tapi ketika apinya sudah menyala besar, nah mereka ini tertangkap basah semacam ingin menambah ee kebakaran lagi ya. Mau menambah titik api lagi. Kecurigaannya seperti itu. Nah, tapi masih belum jelas nih, Geng. Orang-orang yang ditangkap ini apakah benar terbukti bahwa mereka yang menyulut api pertama kali ketika kebakaran terjadi atau justru yang mereka lakukan itu adalah membakar lokasi-lokasi yang belum terbakar sebelumnya. Jadi untuk berniat memperluas kebakaran. Nah, kabarnya hal tersebut masih terus diselidiki. Nah, tapi kan ada juga ya, Geng, orang yang sengaja membakar beberapa titik untuk memutus rantai api itu. Ya, gua pernah membahas nih ya, tentang e kebakaran di Los Angeles yang mana ada orang yang lagi nyembur-nyemburin api ee di perbatasan area hutan. Nah, gua di saat itu dikritik tuh sama orang-orang karena ketidaktahuan gua. Orang-orang bilang, "Bang, itu mah bukan sengaja mau ngebakar, tapi itu cara untuk memutuskan rantai api, katanya. Nah, supaya dibakar kayak gitu, apinya tetap di situ dan enggak menyebar ke tempat lain." Nah, itu kalian yang ngasih tahu tuh waktu itu ke gua. Nah, apakah mungkin orang-orang yang ditangkap ini memang berniat atau mereka memiliki ilmu untuk memutus rantai api? Ya kan enggak ada yang tahu, Geng. Siapa tahu niat mereka emang ya, gua bakar titik ini supaya apinya gak ke titik yang lain gitu. untuk memutus rantai api itu menurut kalian gimana, Geng? Terus, Geng, selain dua hal tersebut tadi, ada faktor lain yang enggak kalah menarik. Jadi, Geng, Istri Will itu ternyata punya sebuah lembaga yang bernama Jewis National Fun yang melakukan penanaman pohon pinus, khususnya pinus Alepo sebagai bagian dari program penghijauan besar-besaran di negara mereka yang salah satu tujuannya adalah untuk mempercepat reboisasi dan mengubah lahan tandus menjadi hutan. Nah, sebenarnya sih, Geng, program ini tuh bagus, tapi ternyata memicu berbagai kritikan karena beberapa alasan. Yang pertama, Pinus memang bisa tumbuh cepat, tapi enggak selalu cocok secara ekologis dengan lingkungan Timur Tengah seperti soalnya itu biasanya pinus tumbuh e di pegunungan yang cuacanya dingin. Nah, si istri Will ini malah ngide mau nanam pinus padahal negara mereka iklimnya cenderung panas. Kan aneh banget. Nah, lalu alasan kedua, istri Will ini seperti enggak memprioritaskan untuk menanam pohon zaitun yang merupakan tanaman asli dan memiliki makna budaya tersendiri serta sumber perekonomian yang penting bagi komunitas Arab Palestina. Dan yang ketiga, di beberapa wilayah proyek penghijauan ini dikritik karena dianggap sebagai bagian dari upaya untuk mengubah identitas lahan dan memperkuat klaim isel atas wilayah tertentu. Nah, jadinya kayak alam marah gitu. Wah, bahaya nih. Lu nanam-nanam kayak gini pengen ngecaplok daerah orang. Membuat sebuah hutan untuk kalian akui sebagai hutan kalian. Akhirnya dibakar sama alam, ya kan? Gila banget. Nah, terus selain itu, Geng, Union for Environmental Defense yang juga mengkritik program penghijauan menggunakan Pinus ini, Geng. Karena dinilai pemerintah isri WHL ini terlalu bergantung terhadap pohon pinus yang kalau ditinjau dari manfaatnya cuma bisa sebagai filter udara karena menyerap karbon dioksida. Nah, sementara pohon pinus ini memiliki sisi negatif yaitu sangat mudah terbakar yang semakin berpotensi untuk menyebabkan kebakaran hutan. Terus pasca kebakaran hutan yang besar di Amerika yaitu di Los Angeles, California di bulan Januari kemarin, petugas pemadam kebakaran Amerika itu mencatat kalau di Isriwil itu tenaga kerja pemadam kebakarannya kurang karena tim pemadam kebakaran Isriwil cuma bisa mempekerjakan satu petugas pemadam kebakaran untuk setiap 4.500 penduduk. Anjir gila banget ya. Benar-benar kecil banget tim pemadam kebakarannya. Dan berdasarkan laporan di tahun 2023 dari Pusat Penelitian dan Informasi Niset itu kurangnya tenaga kerja pemadam kebakaran di East Rewel dengan hanya 123 pos pemadam kebakaran, padahal yang diperlukan itu harusnya berjumlah 150. Nah, cuma ada 123. Dan terus Isriwel hanya menyediakan sebanyak 2.400 petugas pemanam kebakaran yang padahal seharusnya itu sebanyak 3.36 petugas idealnya. Nah, jadi besarnya dan sulitnya penanganan kebakaran di Eastri Wheel ini enggak cuma disebabkan oleh satu hal aja, Geng. Tapi udah sistematik, ya kan? Udah mana mereka nanam pohon pinus yang udah kebakar ya? Nanamnya di negara mereka yang iklim panas yang enggak cocok. Ditambah lagi dengan tim dari pemadam kebakarannya yang kurang memadai. Ya, enggak heran lah, Geng, ya. Kenapa bisa terjadi kebakaran sebesar itu. Kenapa apinya benar-benar besar, ya? Karena ini faktor alam juga, gitu. Nah, jadi ada benarnya juga gitu perkataan netizen yang mengatakan kalau ini azab karena kan datangnya dari alam. Tapi gua ngerasa nih, Geng. Banyak orang yang melihat insiden ini sebagai sebuah kabar yang menggembirakan, terutama mereka yang membela Palestina. Nah, gimana enggak atas semua hal yang dilakukan oleh Sriw yang sangat kejam dan berdampak ke riibuan nyawa orang, ya sebagian besar umat manusia beranggapan kalau ini adalah pantas untuk mereka dan apa yang mereka lakukan juga enggak manusiawi seperti melanggar genjatan senjata. Padahal genjatan senjata tersebut tadinya diharapkan bisa membawa perdamaian meskipun sementara gitu. Nah, alasan mereka menyerang katanya ya pihak Mamas menolak untuk membebaskan para Sandra katanya. Dilanjutkan lagi dengan melakukan penyerangan ketika orang-orang di Gaza sedang merayakan Idul Fitri, menyerang orang-orang Kristen Palestina ketika merayakan Paskah, dan menyerang sekolah-sekolah yang ada di West Bank. Padahal sekolah itu adalah bangunan yang enggak boleh diserang. Mereka ini sengaja menyebarkan wabah penyakit di kalangan tahanan Palestina juga. Nah, sampai berkamuflase menggunakan ambulans untuk menyerang warga Palestina. Jadi, di saat itu warga Palestina mengira ada ambulans yang datang sebagai bantuan, tapi ternyata isinya adalah tentara IDF yang kemudian menembak mereka satu persatu. Nah, jadi ada aja ide dari istri Will ini untuk melakukan kejahatan. Terus, Geng, selama perang yang mereka lakukan, istri Will ini sudah menghasilkan emisi yang setara dengan 150.000 ton batu bara. Sebagian besar atau 99% dari 281.000 mrik ton karbon dioksida itu diperkirakan dihasilkan dalam 60 hari pertama setelah serangan Mamas terjadi pada tanggal 7 Oktober tahun 2023. Dan ketika istri Will melakukan serangan secara bertubi-tubi, nominalnya bisa mencapai 150.000 ton batu bara, Geng. Jadi enggak cuma berdampak buruk terhadap kemanusiaan, tetapi juga lingkungan, Geng. Yang dampaknya jauh melebihi emisi CO2 dari bom dan juga pesawat terbang. Nah, emisi ini akan berdampak juga kepada parahnya kondisi lengkungan dan ujung-ujungnya jadi kena mereka sendiri. Ya, apa yang mereka tabur itu yang mereka tuai. Itulah yang sedang dinikmati oleh orang-orang Isriwil sekarang. Dan bukan Isriwil namanya kalau tidak bergantung dengan negara lain. Nah, dia perang aja itu minta bantuan negara lain. Nah, ketika kebakaran ini terjadi, mereka juga sama meminta pertolongan ke negara-negara lain. Sekarang kita bakal masuk nih ke dalam pembahasan mengenai Istri Will meminta pertolongan ke negara lain dan bagaimana tanggapan negara-negara tersebut. kita bahas. Jadi, Geng, kebakaran yang sulit ditangani oleh Rewil ini kayak yang gua bilang tadi, mana petugas pemadam kebakarannya sedikit, jadinya mereka berharap dengan bantuan dari negara-negara sahabat mereka. Dan untuk membantu memadamkan api, negara-negara seperti Italia, Kroasia, Spanyol, Prancis, dan Rumania mengirimkan pesawat yang dilengkapi dengan alat yang bisa menjatuhkan air serta bahan penghambat api di titik api. Nah, lalu ada beberapa negara lain yang ikut membantu seperti Ciprus, Makedonia Utara, Yunani, Kroasia, Azerbaijan, Ukraina, Argentina, Inggris Raya, Portugal, Republik Ceko, Swedia, dan Rumania. Nah, semuanya itu mengerahkan tenaga mereka untuk membantu isiwil. Jadi saking besarnya kebakaran ini, bala bantuan dari berbagai negara ini langsung diterjunkan di titik api bersama dengan satuan pemadam kebakaran serta tentara dari Isriwil. Bantuan dari negara-negara ini diharapkan bisa meredakan dengan cepat api yang membesar di sana. Dan berkat bantuan-bantuan tersebut, akhirnya api yang membakar hutan besar di dekat Yerusalem sebagian besarnya berhasil dikendalikan. Ya, walaupun begitu upaya pemadaman kebakarannya masih terus dilakukan, Geng, untuk bisa mengatasi titik api yang masih tersisa. Karena bahaya tuh kalau masih ada titik api yang tersisa, bisa-bisa timbul lagi, muncul lagi kebakaran yang lebih besar. Yang ini udah padam, yang sana malah baru timbul gitu. Nah, jadi masih ada percikan api yang timbul dan itu harus dipadamkan juga karena takutnya kalau dibiarkan bakal merambat lagi ke bagian lain. Dan otoritas pemadam kebakaran serta penyelamatan Isriwel juga sudah mencabut perintah evakuasi di 12 kota yang berada di perbukitan Yerusalem. serta Highway One yang menghubungkan Yerusalem dengan Tel Afif juga sudah dibuka kembali, Geng. Di saat itu ada lebih dari 1000 warga yang memutuskan untuk melakukan perayaan Yom Haza maut. Nah, yang mana mereka ini lagi bencana kayak gitu tetap memaksakan gitu. Nah, namun enggak seperti biasanya mereka merayakannya yang mana biasanya mereka itu bakar-bakar barbecue atau ya bertamasya, bakar daging dan segala macamlah. Nah, tapi untuk saat ini mereka justru berkumpul di taman dan ruang terbuka sembari mematuhi himbauan dari pemerintah yang melarang mereka untuk menyalakan api. Sampai sejauh ini, Geng, aktivitas di East Rewel itu ya perlahan-lahan mulai normal lagi. Namun, pemadaman api di sana masih terus diupayakan untuk memastikan enggak ada lagi titik api yang berkobar. Nah, jadi semenyeramkan itu kejadian ini. Kejadian yang dianggap oleh sebagian orang merupakan azab gitu ya. Nah, itu dia geng pembahasan kita kali ini mengenai insiden kebakaran di East Rewel dan juga terjadi badai pasir di sana. Gimana, Geng? Menurut kalian tentang kejadian yang satu ini? Coba tinggalkan komentar di bawah. [Musik]