File TXT tidak ditemukan.
PENEMUAN MAKAM NABI ZULKIFLI DI TEMBOK CHINA ! FAKTA ATAU HOAX ?!
c5JuE4YOhrc • 2025-04-19
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Makam ini geng dikatakan ditemukan
ketika ada bagian dari tembok yang
runtuh secara tiba-tiba dan ditemukanlah
sebuah lorong yang mengarah ke makam
tersebut. Dan di dalam ruangan tersebut
juga ada sebuah makam yang terukir
tulisan kuno dalam bahasa Ibrani. Dan
ada juga bahasa Arab di sana yang
menyebutkan nama Nabi Zulkifli beserta
gelar yang sering dikaitkan dengan
kenabian. Yo, Geng. Tekan tombol
subscribe,
Geng. Halo, Geng. Welcome back to Kamar
[Musik]
Jerry, Genggeng. Oke, pernah kepikiran
enggak, Geng? Ya, kalau salah satu makam
Nabi ternyata ada di tempat atau negara
yang mayoritasnya bukan ee beragama
Islam, mayoritas masyarakatnya bukan
orang muslim. Ini adalah request paling
banyak nih dari kalian nih ya. Nih
memang nih kalian nih bikin pusing. Aduh
tapi thank you banget, thank you banget
ya kalian udah request ini. Jujur nih
geng gua sujud nih sama kalian semua
netizen ya. Gua aja enggak tahu loh
berita ini loh. Kalau bukan karena
kalian nih yang request kayaknya ini
enggak bakal kebahas di channel Kamar
Jerry. Makasih loh, Geng. Ini kayaknya
sekali-kali
harus berbagi rezeki kayaknya ya.
kayaknya gua bikin apa ya kalau bikin
giveaway giveaway kayaknya gak cocok
gitu ya kan bukan sultan tapi kayaknya
bolehlah kita berbagi-bagi rezeki ya
nanti ya kalau kalian punya ide nih
bagi-bagi rezekinya gimana nih jumat
berkah kah atau apa boleh tinggalkan
komentar di bawah ya ini bukan berarti
gua pengen e bikin ee apa ya netizen gua
atau audiens gua tuh ngemis-ngemis
enggak gua cuma pengin terima kasih buat
kalian yang udah mau berkomunikasi sama
gua terus juga ada interaksi di antara
kita, ngasih tahu konten yang bagus buat
gua. Gua terima kasih nih buat kalian
gitu, Geng. Nah, oke ya. Boleh
tinggalkan komentar di bawah. Hari ini
kita bakal ngebahas nih, Geng. Negara
Cina ya e memiliki salah satu bangunan
termegah di dunia yaitu tembok besar
Cina. Nah, tembok besar Cina ya bukan
kayak orang yang ngutang-ngutang ya.
Kalau orang ngutang-ngutang itu muka
tembok ya. Itu beda tuh. Nah, ini tembok
besar Cina. Di negara mereka sendiri,
tembok besar Cina ini memiliki berbagai
mitos. Dan mitos yang paling terkenalnya
adalah para pekerja dikatakan membangun
tembok besar Cina itu lalu tewas. Dan
jenazah mereka dikubur di dalam struktur
bangunan tembok besar Cina tersebut.
Kalau istilah dalam ee bahasa
Indonesianya ya ee tumbal proyek gitu.
Nah, ini tumbal proyeknya tuh para
pekerjanya. Nah, tapi ternyata, Geng, di
balik itu semua ada kisah lain. Tapi gua
gak tahu ini mitos apakah nyata atau
urban legend ya segala macamlah. Yang
jelas ada kisah lain dari tembok besar
Cina yang mana dikatakan di salah satu
bagian tembok tersebut terdapat sebuah
makam yang diyakini sebagai jejak
sejarah perjalanan Islam di daratan
Cina. Yaitu terdapat makam dari Nabi
Zulkifli.
Menurut berita yang viral dan beredar,
makam tersebut adalah makamnya Nabi
Zulkifli Alaih
Salam. Ini percaya enggak percaya ya,
gua di sini menceritakan kepada kalian
hanya sekedar untuk berbagi informasi.
Bagi kalian yang anti banget dengan
cerita-cerita sejarah Islam, yang benci
banget kayaknya sama sejarah-sejarah
Islam, enggak apa-apa mau dengar syukur
kagak mau ya udah gitu ya. Jadi di sini
gua tugasnya menyampaikan informasi.
Makam mini geng dikatakan ditemukan
ketika ada bagian dari tembok yang
runtuh secara tiba-tiba dan ditemukanlah
sebuah lorong yang mengarah ke makam
tersebut. Dan berita ini lagi viral
banget di media sosial, terutama ya di
TikTok karena memang ya banyak sekali
user user TikTok yang membagikan berita
ini yang membuat geger dan banyak orang
terutama umat muslim jadi ngulik tentang
hal ini. Nah, tapi dari berita ini jadi
membuat kita bertanya-tanya, kok bisa
ada nabi, ada salah satu nabi yang
dipercaya oleh umat Islam justru
dimakamkan di Cina yang mana Cina ini
sendiri ya digambarkan kayak jauh dari
identitas agama Islam. Ini menurut
kepercayaan banyak masyarakat. Nah, tapi
kalau kepercayaan gua pribadi ya,
sebenarnya Cina itu enggak jauh-jauh
banget kok dari Islam. Ya, kita harus
ingat perkataan tuntutlah ilmu sampai ke
negeri Cina. Nah, kenapa tuh? Kenapa ke
negeri Cina? Bukankah di masa itu Cina
enggak semaju sekarang? Bukankah Cina di
masa itu bukan negara yang makmur kayak
sekarang? Tapi kenapa? Tuntutlah ilmu
sampai ke negeri Cina. Berarti di Cina
itu ada something. Nah, hubungan Cina
sama Islam nih agak dekat nih. Kita aja
yang kudet kudet. Kudet kurang kudet apa
sih? kurang update ya gua lupa. Oke, nah
sekarang kita bakal bahasnya apa sih
hubungannya hal yang viral ini antara
Nabi Zulkifli dengan daratan Cina dan
seberapa valid sih berita ini? Nah, di
video kali ini gua bakal membahas kisah
menarik yang penuh misteri soal makam
Nabi Zulkifli ini yang mana kabarnya
ditemukan di tembok besar Cina. Nah,
selain itu gue juga bakal membahas
mengenai jejak perkembangan Islam di
Cina serta mengungkap sosok dari Nabi
Zulkifli itu sendiri. Langsung aja nih
kita masuk ke dalam pembahasannya di
sisi
[Musik]
lain. Jadi geng kita langsung masuk ke
dalam kronologi ketika viralnya penemuan
makam Nabi Zulkifli yang dikabarkan
ditemukan di tembok Cina.
Nah, jadi geng saat ini di sosial media
terutama di TikTok ya itu lagi ramai
banget video-video yang berseleweran
membahas mengenai penemuan makam Nabi
Zulkifli ini yang katanya ya ditemukan
di tembok besar Cina. Narasi di dalam
video tersebut ya disebutkan kalau
penemuan ini pada awalnya ya bukan
bagian dari agenda eksplorasi arkeologi,
tapi justru ee ditemukannya itu enggak
sengaja. Nah, katanya di saat itu
terjadi adanya longsor besar yang ada di
Provinsi Heybei yang disebabkan karena
hujan deras selama 3 minggu
berturut-turut di awal bulan Maret tahun
2025. Provinsi ini merupakan pegunungan,
Geng. Dan suatu ketika itu ada longsor
dan menimpa bagian tua sekaligus jarang
dikunjungi oleh wisatawan. Bagian tua
tuh maksudnya bagian dari ee tembok itu.
Nah, bagian itu tuh jarang sekali ada
wisatawan e melintas di sana. Jadi,
enggak semua bagian dari tembok Cina itu
memang apa ya mudah dijangkau. Ada
bagian yang jarang banget lah. Misalkan
kayak rumah besar ya pasti ada ruangan
yang jarang dikunjungi gitu kan. Nah, di
tembok Cina tuh ada yang kayak gitu.
Setelah longsor tersebut bagian
temboknya ada yang hancur, hancur e
runtuh. Nah, oleh karena itu
diturunkanlah beberapa orang yang
tergabung di dalam tim untuk
mengevakuasi dan membersihkan
runtuhan-runtuhan itu. Nah, saat
dilakukan evakuasi itulah tim di sana
justru menemukan sebuah struktur pintu
lengkung berbentuk setengah lingkaran
dengan ukiran batu yang rumit dan aneh
karena tulisan yang terukir di sana
enggak pernah mereka lihat sebelumnya.
bukan huruf ee Mandarin, bukan huruf
kanji, bukan juga tulisan huruf ee Korea
apaan ya sebutannya? Gua enggak tahu
lagi tuh kalau tulisan Korea apa ya?
Hungry. Hungry
kan kalau Mandarin ya Mandarin gitu ya.
Ee kalau Jepang tuh kanji, kalau Arab
tuh kaligrafi gitu. Iya kali ya. Ah,
pokoknya gitulah tulisannya tuh gak
pernah mereka lihat lah. Intinya ukiran
itu juga ggak mirip dengan arsitektur
Dinasti Ming atau Dinasti King atau
Dinasti Shing gitu ya. Bacanya gimana
tuh? Yang jelas enggak ada hubungannya
sama kerajaan China zaman dulu lah.
Ternyata geng, pintu lengkung itu adalah
pintu masuk ke sebuah lorong yang berada
di dalam struktur bangunan dari tembok
besar Cina. Karena penasaran, masuklah
tim evakuasi ini ke lorong itu. Lorong
itu kemudian mengarah ke sebuah ruang
yang cukup besar dan dihiasi dengan
kaligrafi bahasa Arab di dinding luarnya
dan juga dinding bagian dalamnya. Kok
bisa? Kok bisa tembok besar Cina? Ya,
ada tulisan kaligrafi Arab. Nah,
kaligrafi tersebut diketahui merupakan
potongan ayat-ayat Al-Qur'an yang ada di
dalam surah Al-Anbiya. ayat 107 dan
surat Yasin ayat 12. Dan di dalam
ruangan tersebut juga ada sebuah makam
yang terukir tulisan kuno dalam bahasa
Ibrani. Bahasa Ibrani tahu ya, bahasa
yang apa ya menjadi salah satu bahasa
tertua juga gitu. dipakai oleh umat
Yahudi. Dan kalau kita lihat dari
sejarahnya ya, sebelum Islam itu
Kristen, sebelum Kristen itu Yahudi.
Nah, jadi masih ada keterhubungannya.
Dan ada juga bahasa Arab di sana yang
menyebutkan nama Nabi Zulkifli beserta
gelar yang sering dikaitkan dengan
kenabian. Nah, di sejumlah bagian lain
ada juga kaligrafi yang kalau diartikan
adalah bentuk pujian terhadap sosok nabi
dari barat, yaitu dalam bentuk syair
Arab klasik serta tulisan yang kalau
diartikan berarti nabi yang membawa
cahaya ke timur. Ada satu bagian nisan
besar yang kaligrafinya tertulis di
dalam bahasa Arab yang masih bisa dibaca
dengan jelas, Geng. Nah, arti dari
kaligrafi tersebut ini gua bacain ya.
Hamba Allah yang terpilih, utusan di
antara para utusan telah kembali
kepadanya besar nya Tuhan gitu ya. Nah,
ia dikenal oleh kaum-kaumnya sebagai
orang yang benar, sabar, dan tidak
pernah menyekutukan Allah Subhanahu wa
taala. Tuh
tulisannya. Merinding gue. H gila, ini
seru nih. Menurut berbagai sumber yang
gua dapatkan nih, Geng ya, tim arkeolog
dari dalam maupun luar negeri itu
berkumpul di lokasi penemuan itu, Geng.
Nah, mereka melakukan penelitian
lanjutan sembari menunggu
masukan-masukan yang lebih banyak dari
pakar internasional untuk mendalami
konteks tulisan yang terpahat di
batu-batu di dalam struktur bangunan
tembok ini. Mereka itu mau ngecek dan
memastikan klaim apakah benar temuan
tersebut adalah makam dari Nabi
Zulkifli. Berita mengenai penemuan makam
Nabi Zulkifli ini di salah satu bagian
tembok besar China itu menyita perhatian
publik. Termasuk yang gua lihat itu
banyak banget masyarakat kita di
Indonesia yang merupakan negara
berkembang ini ya kan. Di TikTok banyak
banget akun-akun dari orang Indonesia
yang menyebarkan berita ini. Diost,
repost, repost terus. Hingga saat ini
belum ada pernyataan resmi baik dari
pemerintah Cina maupun lembaga keagamaan
internasional mengenai penemuan makam
tersebut. Ya, entah ini hox, entah ini
benar, tapi dibicarakan oleh banyak
orang. Di saat itu pemerintah Cina
beralasan ya eh dengan alasan keamanan
pemerintahan Cina membatasi untuk
mengerahkan satuan keamanan ke akses
situs tersebut demi mencegah potensi
kerusakan yang disebabkan oleh
keramaian. Nah, jadi pemberitaan ini tuh
agak ditahan oleh pemerintah China ee
dan juga enggak boleh sembarangan orang
masuk ke sana karena kan itu situs
bersejarah mereka. Mereka enggak bisa
sembarangan orang-orang menghancurkan
situs sejarah mereka. Ya bedal ya. Kalau
di negara kita lihat aja tuh kota tua
udah hancur lebur kayak gimana tuh
tempat foto wedding lah di situ. Padahal
kan itu bersejarah ya. Tapi mau gimana?
Memang beda gitu ya antara negara maju
sama negara berfollower tuh beda gitu.
Berfower tuh berkembang ya geng bukan
follower. Oke lanjut. Dikabarkan kalau
Kementerian Kebudayaan Cina akan membuat
laporan resmi nantinya yang akan dirilis
ke publik setelah proses verifikasi
selesai. Tapi geng, jika penemuan ini
benar adalah sebuah makam dari seorang
nabi yang disebut-sebut adalah Nabi
Zulkifli, maka penemuan ini bisa
mengubah serta menambah wawasan baru
mengenai jalur sutrageng, yaitu jalur
perdagangan kuno yang menghubungkan Asia
dan Mediterania sejak abad ke-2 sebelum
Masehi sampai pertengahan abad ke-15.
Yang biasanya melewati jalur sutra
adalah para pedagang, Geng. Tapi kalau
sampai benar itu adalah makam Nabi
Zulkifli, berarti bukan cuma pedagang
aja yang menggunakan jalur ini, tapi
tokoh suci seperti Nabi pun pernah
menggunakan jalur ini untuk berdakwah
pada masa itu. Tapi geng, gua udah coba
cari tahu lebih lanjut mengenai
kebenaran dari berita ini. Jadi gua coba
cari berita-berita dari luar negeri
seperti dari Cina karena kan penemuannya
di Cina. Enggak mungkin dong penemuan
seeboh ini di media Cina enggak
memberitakan. Nah, sayangnya nih pas gua
cari tahu di media-media luar bahkan
media Cina sekalipun belum ada satuun
yang memberitakan tentang hal ini. Tapi
ada kecurigaan kalau penemuan ini
mungkin aja ditutup-tutupi karena enggak
mau kabar ini tersebar ke semua orang
termasuk umat muslim apalagi ditemukan
di Cina yang notabandnya adalah negara
yang ingin menghapus identitas agama
Islam di negara tersebut. Nah, rada anti
nih pemerintahnya sama Islam. Bahkan
pemerintah Cina melakukan diskriminasi
pada etnis Uigur yang menganut agama
Islam yang merupakan keturunan Cina.
Beritanya juga banyak di mana-mana.
Sampai media luar negeri pun
memberitakan. Sempat gua singgung juga
di video gue yang membahas Cina
mengekspos harga barang brand mewah gitu
ya. Nah, jadi ada kemungkinan kalau
memang penemuan makam Nabi Zulkifli ini
ya kemungkinan besar ditutup-tutupi.
Tapi gua mau tanya nih ke kalian nih
geng. Kalian sendiri percaya atau enggak
dengan berita ini? Kalau percaya kenapa?
Kalau enggak percaya juga kenapa? Coba
deh tinggalkan komentar di bawah. Tapi
dengan alasan gua pengen tahu pendapat
kalian. Terus, Geng, di saat opini
terbelah menjadi dua, ada yang percaya
dengan berita tersebut, ada juga yang
enggak. Tapi untuk jejak keberadaan
Islam di China sebenarnya memang ada,
Geng. Dan itu bukan berita hoax.
Selanjutnya gua bakal membahas mengenai
jejak peradaban Islam di Cina ini. Dan
ya mungkin bisa kalian kaitkan dengan
isu penemuan makam Nabi Zulkifli ini.
Oke, langsung aja kita bahas jejak
keberadaan Islam di Cina.
Jadi, Geng, meskipun kebenaran dari
berita mengenai penemuan makam Nabi
Zulkifli di tembok besar Cina belum bisa
dikatakan benar, tapi sebenarnya jejak
keberadaan Islam itu benar-benar ada di
sana, Geng. Ada cerita yang beredar
mengenai awal mula Islam bisa masuk ke
Cina, Geng. Cerita ini berada di dalam
buku The Origins of Muslims yang di
dalam bahasa Cina bahkan yang tulisannya
Huihui Yuaniai. Huihuyania ini adalah
sebuah teks kitab Han awal yang ditulis
oleh Liu Sanji sekitar tahun 1630 sampai
1710 dan diterbitkan pada tahun 1712.
Cerita di dalamnya dipercaya sebagai
cerita mulut ke mulut di antara kalangan
muslim yang ada di Cina. Kisah tersebut
menceritakan tentang mimpi kaisar Tang
kedua yang bernama Taizong. Di dalam
mimpinya itu dia sempat ngelihat adanya
balok atap istana yang dibuat dengan
emas yang akan runtuh. Lalu dia
diselamatkan oleh seorang pria dengan
rongga mata yang dalam, batang hidung
yang tinggi, dan berkulit coklat. Nah,
ini ciri-ciri orang Arab asli nih ya
kan? Matanya dalam ya, matanya dalam
nih. Dalam. Hidungnya tinggi, mancung.
Kulitnya coklat alias gelap. Nah, pria
tersebut menggunakan jubah berwarna
hijau dan sorban putih. Setelah
terbangun dari tidur, Kaisar Taizong ini
memanggil ahli penafsir mimpi untuk
mengetahui siapa sosok pria di dalam
mimpinya itu. Para penafsir mengira
kalau pria tersebut mungkin adalah Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang
berasal dari wilayah barat. Nah, tapi di
sini gua disklaimer dulu ya. Wajah
Rasulullah Nabi Besar Muhammad
sallallahu alaihi wasallam itu enggak
boleh digambarkan. Nah, tapi dari
penjabaran dia, dia itu menggambarkan
sosok keturunan Arab. Jadi enggak salah
dia bisa bilang hidungnya mancung,
matanya dalam, pakai sorban. Ya itu kan
ciri khas Arab banget gitu ya. Nah,
penafsirnya itu bilang kalau itu adalah
Rasulullah. Dan dari cerita tersebutlah
kemungkinan besar berarti kalau
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
yang akan menyelamatkan kekaisaran
tersebut menurut cerita itu. Dan setelah
mendapatkan arti dari penafsir mimpi,
kaisar ini langsung mengirimkan misi
diplomatik ke Asia Barat. Dan segera
setelah itu delegasi yang merupakan
sahabat sekaligus paman dari Nabi
Muhammad sallallahu alaihi wasallam
yaitu Saad bin Abi Waqqas itu datang ke
Taaizong untuk memulihkan dan
menertibkan wilayah di sana. Nah, jadi
ada hubungan tuh antara China di saat
itu dengan pihak Arab yang notaband-nya
ya sudah berbasis Islam. Nah, memang ini
cuma cerita aja, Geng, ya. Enggak ada
bukti sumber yang benar-benar valid
selain dari cerita dari The Origins of
Muslim yang bisa membuktikan
kebenarannya. Nah, namun cerita itu ya
menggambarkan kepada kita bahwa itulah
awal mula hubungan antara Islam dengan
Cina. Dan kalau dilihat dari sejarahnya,
umat muslim yang berasal dari Arab dan
Persia yang datang dari Asia Barat
memang menjadikan Cina sebagai salah
satu tujuan mereka untuk berdagang. Tapi
waktu itu jumlahnya belum banyak, Geng.
Dan mereka kemudian membentuk komunitas
dan tinggal di daerah yang terpencil.
Sempat pada suatu ketika, Cina yang di
saat itu dipimpin oleh Dinasti Tang
berkonflik dengan kekhalifahan Abbasiyah
yang dikenal dengan pertempuran Talas
pada tahun 751. Namun setelah konflik
itu selesai, hubungan antara Dinasti
Tang dengan Kekhalifahan Abbasiyah ini
mulai membaik nih. Damai mereka. Dan
seiring berjalannya waktu mulai banyak
tuh orang muslim yang pergi ke China
untuk berdagang. Sampai kedatangan
pedagang muslim ini memberikan dampak
dan pengaruh ekonomi yang besar terhadap
negara tersebut. Nah, selama periode
dinasti Song sekitar tahun 960 sampai
1279, komunitas muslim di Cina
mendominasi perdagangan luar negeri dan
industri impor- ekspor di wilayah
selatan dan barat. Nah, sementara di
tahun 1070 kaisar dari dinasti Song yang
bernama Sensung atau Senzong itu
mengundang 5.300 muslim dari Bukara
Uzbekistan untuk menetap di Cina.
Tujuannya untuk menggunakan orang-orang
Islam di dalam upayanya untuk melawan
kekaisaran Liao di Timur laut. Kalian
tahu enggak, Geng? Orang-orang
Uzbekistan itu ya Islamnya atau
muslimnya kuat banget. Mereka itu
mayoritas beragama Islam. Tapi mukanya
kalian lihat sendiri nih. Muka mereka
itu setengah Cina, setengah bule,
setengah Arab. Jadi makanya jangan heran
orang Uzbekistan itu cantik-cantik
banget, ganteng-ganteng banget. Nah,
sejarahnya tuh panjang. Ada yang
mengatakan kenapa mereka berwajah
Chinese tapi muslim? Ya karena cerita
ini pernah ditugaskan untuk menetap di
Cina. Ada juga yang menceritakan mereka
itu adalah keturunan dari Genggiskan,
seorang pemimpin pasukan mengerikan dari
Mongol. Jadi dari situ keturunannya.
Nah, kita kembali lagi nih, Geng. Di
saat 5.300 Muslim dari Bukara,
Uzbekistan diminta untuk menetap di
Cina. Tujuannya di saat itu mereka ini
kan diminta untuk melawan kekaisaran lio
di timur laut. Nah, orang Islam ini
kemudian menetap tuh di antara ibu kota
Song yaitu Kefeng dan juga Yening. Nah,
Yening ini adalah kota yang di era
sekarang udah jadi Beijing. Nah, Beijing
tuh dulu namanya itu adalah Yenching.
Nah, dipilihnya lokasi tersebut bukan
tanpa alasan. Pemukiman muslim di sana
berfungsi sebagai batas antara Cina
dengan Liau. Terus singkat cerita
berlanjut ketika periode Mongol di bawah
dinasti Yuan sekitar tahun 1271 sampai
1368. Umat Islam di saat itu mulai
berdatangan ke China dalam jumlah yang
cukup besar. Meningkatnya orang Islam
yang datang ke China ini bukan hanya
bertujuan untuk berdagang aja, tapi
mereka sengaja dibawa oleh bangsa Mongol
untuk dipekerjakan ya sebagai tenaga
profesional di Cina. Mereka ada yang
bekerja sebagai ilmuan, ahli geologi,
astronom, musisi, pengrajin, tentara,
sampai administrator. Karena umat Islam
dipekerjakan di sana, otomatis mereka
jadi harus menetap di Cina dan pada
akhirnya mereka mulai menikah dengan
perempuan Cina dari sukuhan. Dan
anak-anak mereka pun menganut agama
Islam semenjak itu. Tapi geng, di
pertengahan abad ke-14 terjadi sebuah
pemberontakan yang bernama pemberontakan
ISPAH yang dilakukan oleh Muslim Persia
yang ada di Cina terhadap dinasti Yuan.
Nah, namun pemberontakan ini berhasil
diredam. Tapi meskipun begitu, dimulai
lagi nih konflik baru karena penduduk
lokal sukuhan di Kanuanzo itu justru
berbalik memusuhi orang-orang yang
berasal dari kelompok semu, yaitu
kelompok etnis yang bukan orang asli
sukuhan yang mana mereka dipekerjakan
untuk dinastiuan. Selain orang semu,
umat Islam di sana juga jadi target yang
akibatnya komunitas Islam di sana
mengalami penderitaan yang sangat besar.
Jadi sakit banget hidup mereka di saat
itu. Di masa itu mereka dihabisi. Terus
singkat ceritanya kalian pasti tahu kan
yang gua sebut tadi genggiskan? Pemimpin
Mongol yang paling kejam. Nah, di saat
itu Genggiskan tuh udah mulai menguasai
setengah isi bumi ini. Di saat itulah
Genggiskan dan juga Kaisar Yuan melarang
praktik-praktik agama Islam seperti
salah satunya adalah ya contohnya nih
melakukan penyembelihan hewan. Nah, di
saat itu mereka meminta menggantinya
menggunakan metode penyembelihan hewan
ala tradisi Mongol. Dan hal ini membuat
umat muslim harus menyembelih hewan
secara rahasia. Ya, mereka enggak mau
nih sembelih hewan tuh pakai bismillah,
menghadap ke kiblat dan segala macam
karena takut nanti mereka yang dihabisi
sama pasukan genggis kan. Nah, jadi
mereka harus diam-diam tuh menjalani e
tradisi muslim. Apa yang sesuai syariat
tuh harus diam-diam. Nah, genggiskan di
saat itu semakin menunjukkan
diskriminasi terhadap orang Islam dengan
menganggap mereka sebagai budak dan
menuntut umat Islam agar mengikuti
tradisi Mongol. Nah, sampai pada
akhirnya kepemimpinan Dinasti Yuan yang
terus menekan umat Islam itu akhirnya
goyah. Gara-gara apa? Gara-gara di
Dinasti Yuan itu ada yang korupsi dan
kekerasan yang terjadi di dalam
lingkaran mereka. Sehingga di saat itu
dilihatlah oleh para jenderal muslim
sebagai kesempatan. Mereka bergabung
dengan orang-orang Han dan mulai
melakukan pemberontakan terhadap Dinasti
Yuan karena melihat Dinasti Yuan mulai
lemah. Dinasti Yuan bisa dikalahkan
kemudian berhasil digulingkan dan
digantikan oleh Dinasti Ming. Nah, di
saat itulah Dinasti Ming mulai
berkembang menggantikan Dinasti Yuan.
Beberapa komunitas muslim itu mulai
menggunakan nama dari bahasa Cina.
Penggunaan nama menggunakan bahasa Cina
ini berkaitan dengan bagaimana peran
mereka dalam menggulingkan dinasti Yuan
dan pemberian nama Cina ini sebagai
bentuk penghormatan terhadap orang Han
yang membantu mereka dalam menggulingkan
dinasti Yuan tersebut, Geng. Nah,
pencampuran agama serta budaya itu mulai
berkembang tuh secara masif ketika
periode Dinasti Ming ini sekitar tahun
1368 sampai 164 yang mana di saat itu
Dinasti Ming ini punya kebijakan untuk
membuat budaya jadi seragam yang
berpusat pada budaya. Nah, jadi enggak
boleh ada lagi ee apa ya ketimpangan
gitu. Nah, salah satu contohnya adalah
menganjurkan orang-orang muslim untuk
menikah dengan orang Han dan
sehari-harinya menggunakan bahasa Cina.
Jadi beribadah pun enggak harus pakai
bahasa Arab. Bahasa dasar atau bahasa
asalnya agama Islam tuh enggak harus.
Bisa kok pakai bahasa Cina, Tuhan bisa
mengerti kok. Gitulah anggapan mereka.
Di samping itu, Dinas Team Ming
melakukan kebijakan berupa penutupan
perdagangan pelabuhan dengan dunia luar
sehingga membatasi umat muslim yang
berada di Cina dengan keilmuan dan
budaya Islam di tempat asal mereka. Ya,
seperti yang kita tahu ya, Cina itu
sebelum ekonominya set terbuka sekarang,
dulu mereka itu ekonominya tertutup.
Mereka enggak mau tuh kerja sama sama
orang-orang lain. Jadi, makanya di saat
itu umat muslim yang ada di Cina itu
jadi apa ya? Terisolasilah. Mereka udah
enggak lagi mendapatkan info-info update
atau ilmu-ilmu baru dari umat muslim
yang ada di luar Cina karena
perdagangannya mulai ditutup.
Nah, otomatis di saat itu
pedagang-pedagang Islam yang dari negara
lain tidak bisa datang ke Cina sehingga
terputuslah akses informasinya.
Orang-orang Islam yang ada di Cina ini
semakin lama jadi enggak banyak
berinteraksi menggunakan bahasa Arab
atau bahasa Persia lagi. Pendidikan
Islam mereka juga enggak punya sistem
yang formal dan selama itu pendidikan
Islam di sana cuma bergantung dari
ajaran guru lokal aja yang merupakan
sisa-sisa orang yang masih paham dengan
e agama Islam yang murni pada dasarnya.
Itu juga terbatas sumber dan
buku-bukunya karena terputusnya akses
yang disebabkan penutupan pelabuhan oleh
dinas Ming ini, Geng. Nah, di era inilah
ada salah satu tokoh yang bernama
Hudengzo yang memutuskan untuk
mendirikan sistem kelembagaan untuk
pengajaran Islam di Cina dengan
mendirikan balai kitab suci yang dalam
bahasa Cina disebut dengan Jingtang
Jiauyu. Nah, alasannya pada saat itu
karena dia merasa enggak puas dengan
pengajaran yang didapatkan di masjid
yang berada di Provinsi Barat laut
Shangshi. karena ilmunya terbatas
banget, udah enggak ada update-nya lagi.
Udah gitu kan regenerasinya orang-orang
yang dulunya paham banget Islam,
menyampaikan e ajaran Islam ya hanya
sebatas yang dia tahu. Setelah dia
meninggal ya murid-muridnya di bawah
mengajarkan ke murid yang lain lagi, ya
makin terbatas tuh ilmunya. Ini
gara-gara mereka terisolasi ini, Geng.
Dan oleh sebab itu, Hu memutuskan untuk
mencari pendidikan Islam di pusat-pusat
pembelajaran yang ada di Asia Tengah dan
juga di Makkah. Nah, karena udah gak
dapat lagi dari para pedagang, dicarilah
sendiri. Merantaulah dia. Setelah
beberapa tahun dia belajar di sana, Hu
akhirnya kembali membawa banyak teks
Islam untuk mendukung pembelajaran yang
akan dia berikan di China. Terlebih lagi
karena terputusnya akses orang Islam di
Cina terhadap dunia luar. Selain
memberikan pengajaran, Hu ini juga ya
ngasih dukungan finansial lah kepada
para siswanya kalau mereka membutuhkan
uang ketika mau belajar di wilayah Cina
lain. Jadi ibaratnya gini, "Lu mau
belajar di wilayah Timur, oke sekalian
disebarkan ya, didakwahkan agama Islam
di sana, ya udah ini ada uang saku
gitulah kurang lebih di-support langsung
oleh si Hu ini." Dan Hoodi saat itu
berupaya untuk memberikan ilmu kepada
orang-orang yang enggak paham bahasa
Arab dan Persia dengan mengartikan
teks-teks dari kedua bahasa tersebut ke
dalam bahasa Cina. Dan dia mengajarkan
bahasa Arab serta bahasa Persia kepada
muridnya. Sebab kalau murid-muridnya
ingin membaca Al-Qur'an, Al-Qur'an itu
kan ditulis dalam bahasa Arab. Sehingga
murid-muridnya itu juga harus tahu
bagaimana cara melafalkan ayat-ayat
Al-Qur'an dengan benar dengan bahasa
yang sebenar-benarnya dengan bahasa
murninya yaitu bahasa Arab, tulisan
Arab. ya walaupun selama ini mereka juga
belajar tentang tafsir Al-Qur'an dengan
bahasa Cinanya ya, enggak ada yang salah
dari situ. Cuman akan lebih afdol gitu
ya, akan lebih baik kalau memang dikaji
dengan bahasa Arab gitu. Jadi ketika
para muridnya ini lulus dari pendidikan
tersebut, mereka mulai membangun sekolah
yang sama seperti yang dilakukan oleh Hu
di tempat asal mereka masing-masing.
Jadi mereka ini meniru e guru mereka
yaitu Hu. Dan di saat itulah
perkembangan Islam itu jadi lebih lebar
lagi. Nah, karena pendidikan Islam yang
dilakukan oleh Hu, yang diberikan oleh
Hu sampai membuat Hu ini dijuluki
sebagai Imam Ghazali dari Cina, Geng.
Dan dari pendidikan Islam yang dibuat
oleh Hu inilah akhirnya menciptakan
banyak orang-orang muslim terpelajar
dari Cina. Mereka kemudian mulai
menerjemahkan ilmu yang mereka dapatkan
dari pendidikan mereka yang sumbernya
berasal dari buku berbahasa Arab dan
Persia. Mereka mulai menafsirkan ke
dalam bahasa Mandarin sehingga lebih
mudah dipahami oleh para murid yang
masih belajar atau regenerasi
selanjutnya. Dan dari sinilah awal mula
dari penulisan kitab Han tuh. Kenapa ada
kitab Han? kitab dalam bahasa Cina yang
sempat gua sebutkan di awal tadi. Jadi,
Kota Nenjing nih, Geng menjadi salah
satu pusat dari pendidikan Islam yang
paling terkenal ketika itu. Ada beberapa
orang yang menjadi lulusan dan penulis
yang sangat berpengaruh di dalam
perkembangan Islam di Cina, yaitu Wang
Dayu dan juga Liuzi namanya. Nah, jejak
peradaban Islam juga bisa dilihat dari
buku yang berjudul Islam in China karya
Miou Jiang dan juga Yoji yang mana
penyebaran Islam juga sampai ke Cina
bagian selatan menurut buku yang mereka
tulis. Dan hal ini bisa dilihat dari
berdirinya Masjid Huwai yang mana ini
adalah salah satu masjid tertua di China
yang menjadi saksi bisu penyebaran agama
Islam di Guangzo. Nah, terus geng ada
kampung Najiahu yang berada di Provinsi
Ningsia namanya. Nah, desa ini
disebut-sebut sebagai tempat dari para
keturunan Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam untuk menetap selama hampir
1000 tahun lamanya. Tapi enggak ada tuh
yang namanya Habib di sana. Walaupun
mereka sudah dikatakan ya dari
sejarahnya adalah keturunan Rasulullah.
Enggak ada tuh Habib Wong Feihung atau
Habib Habib Jackie Chen. Enggak ada tuh.
Enggak ada tuh ya sesuai dengan nama
Cina nih. Enggak ada. Gua enggak pernah
dengar. Tapi mereka secara sejarahnya
para keturunan rasul ini pernah menetap
di sana gitu. Nah, keturunan Rasulullah
yang ada di China ini memiliki nasab
sampai ke Nabi Muhammad sallallahu
alaihi wasallam itu melalui jalur
keturunan Husein, yaitu putra kedua dari
Ali bin Abi Thalib dan Siti Fatimah anak
dari Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam. Jadi garis keturunannya jelas
tuh. Kalau lu ajak tes DNA juga kayaknya
mau tuh ya. Dan mereka juga di sana
enggak ada tuh
joget ya. Karena mereka murni di sana
sebagai keturunan Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam untuk ya beribadah,
berdakwah. Oke, Geng. Jadi, dari total
56 kelompok etnis yang ada di China saat
ini, ada 10 etnis di antaranya yang
mayoritasnya pengikut agama Islam. Nah,
jadi ada 10 etnis tuh umat muslim di
Cina. Dan 10 etnis ini adalah Hui,
Uigur, Kazak, Dongsiang, terus ada
Kalka, ada Sala, ada Tajik, ada Uzbek,
ada Baoan, dan juga Tatar. Nah, ada juga
sejumlah komunitas muslim dari suku
etnis Mongol, terus ada dari Tibet,
Bais, serta Dais. Nah, namun geng untuk
saat ini keberadaan komunitas muslim di
Cina sangat jauh dari kata aman. Jadi
mereka itu mengalami diskriminasi karena
setelah runtuhnya dinasti Sing atau
King, nah saat itu rezim-rezim yang
kemudian berkuasa di China melakukan
berbagai diskriminasi bagi para penganut
agama seperti agama Islam, bahkan agama
tradisional Cina pun didiskriminasi
karena mereka udah ideologi yang
berbeda, pahamnya sudah berbeda. Ada
kampanye anti agama yang digerakkan oleh
Partai Komunis Cina yang membuat
banyaknya tempat-tempat suci dari
berbagai agama itu dihancurkan oleh
mereka. Nah, jadi bukan cuma anti Islam
tapi juga anti agama. Dan ini terjadi
selama era revolusi kebudayaan, Geng.
Pada tahun 1975 terjadi sebuah peristiwa
yang disebut dengan insiden Syadian,
yaitu pemberontakan yang dilakukan oleh
sukuh Hui. Untuk menghancurkan
pemberontakan tersebut, Tentara
Pembebasan Rakyat atau PLA, pasukan
militer dari Partai Komunis China
melakukan pembantaian terhadap 1600
orang HUI dengan menembak roket ke desa
mereka. Kebayang tu ya. Roket tuh dibom
semua satu desa. Berlanjut di masa
revolusi komunis Cina yang terjadi
selama abad ke-20. Nah, paruh pertama
abad ke-21 juga terjadi hal yang sama.
Pemerintah komunis Cina di saat itu dan
otoritas pemerintah dilaporkan sudah
menahan lebih dari 1 juta orang muslim
di China di Kemkem yang mana praktik
seperti ini masih dialami oleh suku
Uigur. Makanya jangan heran sekarang itu
ya banyak banget umat muslim yang
merupakan suku Uigur itu hidupnya di
dalam kotak aja gitu. di dalam cam-cam
ee konsentrasi yang apa ya ee mereka itu
di isolasilah, enggak boleh keluar,
enggak boleh ee bergaul dengan dunia
luar. Mereka benar-benar terkurung,
tertutup gitu
kayak oke geng. Itu sejarah panjang dari
bagaimana Islam bisa berkembang dan
menyebar di Cina. Meskipun saat ini
etnis-etnis yang beragama Islam tersebut
mengalami diskriminasi di sana. Karena
di video ini membahas penemuan ee dugaan
makam Nabi Zulkifli. Sekarang kayaknya e
ada baiknya kita juga mengenal sosok
dari Nabi Zulkifli ini. Dan dari cerita
ini kalian bisa menilai apakah berita
mengenai penemuan makamnya yang ada di
China di tembok China ini benar atau
hoa? Apakah mungkin ya peninggalan huruf
Arab di gua-gua atau di lubang yang ada
di tembok Cina itu mungkin ya memang
peradaban Islam zaman dulu aja, bukan
makam Nabi Zulkifli. Kalian bisa
mencocok logikan lah nanti. Oke,
langsung aja kita masuk ke dalam
pembahasan kisah tentang Nabi Zulkifli
[Musik]
ini. Jadi, geng, Nabi Zulkifli yang
bernama asli eh Basyar ini adalah putra
dari Nabi Ayub, geng. Dan beliau
diperkirakan hidup sekitar 1500 sebelum
Masehi. Beliau ini atau Nabi Zulkifli
ini diangkat menjadi seorang nabi
sekitar tahun 1460 sebelum Masehi. Dan
dia diutus kepada kaum Amoria yang
berada di Damaskus. Nah, diceritakan
pada saat itu ada seorang raja Israel
yang namanya adalah Ilyasa yang juga
merupakan seorang nabi yang mana Ilyasa
ini udah enggak lagi sanggup buat
menjalankan pemerintahan karena sudah
lanjut usia. Dan oleh karena itu beliau
membutuhkan calon pengganti yang bisa
melanjutkan kerajaannya. Dia calon
pemimpin. Nabi Ilyasa ini enggak
memiliki pewaris, Geng. Sampai pada
akhirnya beliau mengumpulkan rakyatnya
untuk meminta kesediaan mereka
menggantikan dia ya sebagai pemimpin
Bani Israil. Tapi Nabi Ilya ini
mengajukan beberapa syarat yaitu
berpuasa di siang hari, beribadah di
malam hari, dan enggak boleh marah.
Kemudian Nabi Ilya ya nanya sama
rakyatnya, "Adakah yang sanggup dari
kalian semua menjalankan e syarat
tersebut?" gitu. Nah, ternyata enggak
ada yang sanggup. Namun tiba-tiba
muncullah satu orang pemuda yang
menawarkan diri untuk mencoba syarat
tersebut menggantikan raja dan orang
tersebut adalah Basyar. Awalnya Nabi
Eliasa itu enggak langsung percaya
ketika si Basyar ini menyanggupi
persyaratan itu. Tapi si Basyar ini
mencoba untuk meyakinkan Nabi Ilyasa.
Dan beberapa kali Basyar ini menyatakan
kesanggupannya sampai akhirnya Nabi
Ilyasa pun percaya sama dia. Dan hal
inilah yang menyebabkan Basyar akhirnya
dipanggil dengan nama Zulkifli yang
artinya nih ya orang yang sanggup
memegang janji. Nah, Zulkifli itu
maknanya itu amanah lah gitu. Maknanya
itu adalah orang yang sanggup memegang
janji. Beliau ini selalu bangun malam,
Geng. Untuk melaksanakan salat, berpuasa
di siang hari, dan untuk tidak marah.
Ya, itu adalah salah satu syaratnya.
Nah, beliau juga enggak emosi dalam
menetapkan putusan hukum. Jadi, syarat
tersebut benar-benar terpenuhi lah. Nah,
akhirnya setelah beliau ini menggantikan
Nabi Ilyasa menjadi seorang raja, Nabi
Zulkifli ini enggak pernah marah sama
sekali. Nah, beliau benar-benar menjaga
waktu tidur dan waktu-waktu lain untuk
mengurus rakyatnya dia. Walaupun dia
berpuasa pada siang hari, tapi Nabi
Zulkifli ini tetap bisa melayani
rakyatnya. Kesabaran Nabi Zulkifli
sampai membuat iblis pun datang untuk
menggoda dia dengan maksud meruntuhkan
kesabaran Nabi Zulkifli karena orangnya
saking sabarnya, Geng. Nah, diceritakan
nih, Geng. Sang iblis datang ke kerajaan
dengan menyamar sebagai seorang
laki-laki jelata. Dan di saat itu Nabi
Zulkifli sedang beristirahat sehingga
beliau meminta perwakilannya untuk
menemui iblis yang menyamar tersebut.
Nah, tapi iblis ini tetap meminta agar
dia bisa bertemu dengan Nabi Zulkifli
karena terus didesak oleh iblis. Nabi
Zulkifli yang enggak tahu kalau
laki-laki jelata tersebut ternyata
adalah seorang iblis, akhirnya dia
datang ke ruang pengadilan istana. Udah
dibela-belain sama Nabi Zulkifli. Pas
beliau ke sana
ternyata oke dikit ya
udah dibela-belain sama Nabi Zulkifli.
Pas beliau ke sana ternyata laki-laki
itu malah enggak ada di sana. Dan
keesokan harinya iblis tersebut kembali
datang lagi untuk menguji kesabaran Nabi
Zulkifli. Masih dengan kesabaran, Nabi
Zulkifli tanpa rasa marah tetap berusaha
untuk menghadapi. Ya, walaupun untuk
kedua kalinya, tapi laki-laki jelata
tersebut tetap pas ditemui enggak ada
lagi di sana. Hilang tiba-tiba. Nah, ini
benar-benar menguji kesabaran Nabi
Zulkifli. Selain dikenal dengan sosoknya
yang sabar, Nabi Zulkifli juga memiliki
mukjizat lain, yaitu doa mustajab
namanya. Yaitu mukjizat ini bisa terjadi
karena kesabaran beliau, kejujuran
beliau, dan sifatnya yang selalu
menepati janji, amanah. Hal ini bisa
terlihat ketika perang bersama dengan
pengikutnya dan jumlah pasukannya
berbanding jauh dari pasukan musuh. Nabi
Zulkifli di saat itu tetap berhasil
memenangkan peperangan atas izin Allah
Subhanahu wa taala dan enggak ada satuun
pasukan Nabi Zulkifli yang tewas. Lalu
geng pertanyaannya ya dari kisah
tersebut ya kisah singkat dari Nabi
Zulkifli ini yang bernama Asli Basyar
ini. Apa benar makamnya beliau ini
berada di China? Nah, jadi geng sebelum
beredarnya berita mengenai penemuan
makam Nabi Zulkifli di China, orang
Islam tuh sudah jauh-jauh percaya bahwa
makam Nabi Zulkifli memang berada di
sebuah kota kecil yang bernama Kifi yang
terletak di sebelah selatan Baghdad di
tepi sungai Yufrat, Irak atau kalau di
dalam Al-Qur'an tuh Ever gitu ya.
Yuverat apa apa gitu. Gua lupa deh
sebutannya. Coba yang paham koreksi
kalimat gue ya di kolom komentar. Jadi,
geng, makam ini berada di dalam kompleks
yang terdapat masjid dan menara. Nah,
dari keyakinan yang berkembang, kaum
Yahudilah yang pertama kali membangun
makam tersebut untuk menghormati nabi
mereka, yaitu Ezekiel. Lalu di tahun
1316, Sultan Ul Jaitu dari Irak
mengambil alih pengawasan dan
pengelolaan makam dari orang-orang
Yahudi ini. Setelah itu makam tersebut
diganti namanya sesuai dengan nama Islam
yaitu Nabi Zulkifli. Nah, Sultan Ulja
itu juga yang kemudian membangun masjid
dan menara di sana di atas makam itu.
Dan makam ini kemudian menjadi tempat
ziarah bagi umat Islam sampai awal abad
ke-19 ketika ada seorang e orang kaya
Yahudi gitu ya yang bernama Menahim bin
Daniyal. Dia ini mengambil alih kembali
makam tersebut dan melakukan perbaikan
atau direnovasi dan dia membangun sebuah
kubah besar di sana. Makanya enggak
heran kalau di area pemakaman tersebut
ada berbagai ornamen Islam serta Yahudi.
Jadi bercampur gitu ada bahasa Arab, ada
bahasa Ibraninya. Kifi ini bukan
satu-satunya tempat yang diyakini
sebagai makam Nabi Zulkifli, geng. Nah,
jadi jangan salah nih walaupun katanya
umat Islam yakin ee makam Nabi Zulkifli
ini di ki tadi. Terus apa hubungannya
sama Cina? Nah, jadi bukan itu tempat
aja yang diyakini oleh banyak orang,
terutama umat Islam menjadi lokasi makam
Nabi Zulkifli. Karena memang secara
spesifiknya enggak ada yang tahu. Tapi
orang-orang tuh sebagian terpecah lah.
Ada yang percaya di sana, ada yang
percaya di sini. Nah, ada juga sebuah
lokasi yang berada di Jabal Qasiun di
dekat ibu kota Damaskus Syria atau
Suriah gitu ya. yang mana menurut
kepercayaan bagi para penganut Islam
Sunni, Jabal Qosionun ini adalah mihrab,
yaitu lengkungan yang biasanya dijadikan
tempat imam untuk salat dan berkhotbah.
Nah, mihrab tersebut pernah dipakai oleh
40 nabi ketika melaksanakan salat
menjelang fajar. Umat Islam di sana juga
percaya kalau situs bersejarah tersebut
merupakan tempat terjadinya peristiwa
eksekusi Habil oleh Qabil. Nah, lokasi
lain ada di Aldamun. Nama aldamun bahkan
sudah muncul sebelum dari sumber-sumber
literatur Arab dan Persia kuno. Nah,
makam ini ditemukan oleh Nasir Kusrau
pada tahun 1047. Aldamun ini sendiri
adalah sebuah desa yang kecil berjarak
11,5 km dari kota Akri. Acu bacanya.
Yang jelas tulisannya ACE. Nah, desa ini
pernah dihuni oleh sekitar 1310 penduduk
yang sebagian besarnya adalah umat Islam
dan Nasrani. Namun desa ini dikosongkan
ketika perang antara Arab dengan
istriwil meletus pada tahun
1948. Nah, dari sini kalian bisa lihat
ya, bahwa ada tiga lokasi yang diyakini
yang gua sebutkan tadi sebagai tempat di
mana dimakamkannya Nabi Zulkifli. Yang
pertama itu ada Ki, terus ada Jabal
Qosiun, terus yang ketiga ada Aldamun.
Nah, bahkan ada tempat-tempat lain lagi
yang dipercaya menjadi tempat makamnya e
Nabi Zulkifli ini. Tapi enggak mungkin
gua jelaskan satu-satu karena bakal
panjang banget. Dari penjelasan gua hari
ini, kita enggak cuma tahu mengenai
adanya berita penemuan makam Nabi
Zulkifli aja, tapi juga informasi
mengenai jejak perkembangan Cina dan
kisah dari Nabi Zulkifli ini, Geng.
Untuk penjelasan apakah benar yang
ditemukan di Cina itu adalah makam Nabi
Zulkifli? Nah, itu kalian sendiri yang
bisa menilai dari beberapa hal yang gua
ceritakan tadi menurut kepercayaan umat
Islam yang terpecah-pecah gitu ya. Ee
ada yang percaya di A, di B, dan di C
makamnya Nabi Zulkifli gitu kan. Apakah
kemungkinan tembok tersebut bisa
dikatakan sebagai makam asli dari Nabi
Zulkifli ini? Atau justru itu hanya
sebuah kebetulan? Coba deh menurut opini
kalian tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:14 UTC
Categories
Manage