Transcript
AM4UhwOv9tU • ROBERT DURST ! KASUS PEMB*NUHAN TERUNGKAP KARENA LUPA MATIKAN MIC SAAT PODCAST
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1400_AM4UhwOv9tU.txt
Kind: captions Language: id Dan berdasarkan penyidikan dari polisi, Katin ini enggak pernah tiba di New York di malam ketika dia menghilang seperti pengakuan Robert. Robert bilang udah diantarkan ke stasiun kereta menuju ke New York. Tapi enggak pernah ada tuh datanya. Dan di dalam kamar mandi itulah ya kayak orang menggumam lah. Kayak orang kayak ngomong sendiri gitu. Paham enggak sih? Kayak ah apaan sih ini? Enggak ada yang tahu kan gua pelakunya nih. Gitu gitulah. Yo geng, tekan tombol subscribe, Gengs. Halo, Geng. Welcome back to Kamar [Musik] Jerry, Geng. Geng, pembahasan kita hari ini adalah sebuah kasus yang benar-benar mindblowing. Kalian pernah bayangkan enggak nih, Geng? Kalau misalkan ada seorang miliarder ya, orang kaya gitu yang berasal dari keluarga konglomerat dan bisa dikatakan punya segalanya mulai dari harta kekuasaan sampai koneksi yang luas. Tapi ternyata orang tersebut memiliki sederet kontroversi yang diliputi dengan misteri serta kejahatan. Terus ya penghilangan nyawa. Memang terdengar seperti film, tapi ini adalah sebuah kisah nyata yang mana tindakan kejahatan dia ini terbongkar ya itu setelah dia diwawancarai atau menghadiri sebuah interview terus tiba-tiba dia kayak permisi ke toilet dan dia lupa matiin mic. Mic-nya masih ada ya kalian kalau tahu clip clip on ya. Clip on itu kan wireless gitu ya. Jarak jauh dia ke toilet dia lupa matiin terus dia kayak menggumam gitu. Dan akhirnya dari situ terbukti dan terbongkar ada sebuah kasus kejahatan yang benar-benar gila banget yang pernah dia lakukan. Orang yang akan kita bahas ini namanya adalah Robert Darst. Dia adalah seorang miliarder asal New York. namanya. Dia ini mulai dibicarakan ketika istrinya tiba-tiba menghilang secara mendadak dan kasusnya menggantung tanpa adanya kejelasan selama bertahun-tahun. Namanya juga orang kaya gitu ya. Terus enggak ada bukti yang mengarah ke siapapun dan mungkin dia memiliki kuasa dan koneksi untuk ee membuat kasus ini berbelit-belit sampai akhirnya dihentikan. Nah, namun Geng setelah istrinya menghilang tanpa jejak dan tidak diketahui ke mana perginya, tiba-tiba sahabat dekatnya dia pun eh mengalami sebuah hal yang mengerikan juga. Sahabatnya dia ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya alias di rumah sahabatnya tersebut. Nah, tapi kasusnya juga tidak diketahui siapa pelakunya. Terus kemudian timbul lagi kasus yang lain. Ada seorang pria yang ditemukan terpotong-potong. Di dalam kasus ini sebenarnya Robert udah dicurigai sebagai pelaku dari tiga kasus tadi. Tapi dia gak pernah ditangkap karena kurangnya bukti. Nah, sampai pada akhirnya kejahatannya terungkap. Terungkapnya gara-gara apa? Gara-gara yang gua ceritain tadi, Robert lupa mematikan mic dan semua yang dia lakukan terekam di sana. Di video kali ini kalian harus banget ngikutin cerita ini dari awal sampai akhir supaya kalian tahu detail jelasnya. Nah, dan nanti gua juga akan membahas siapa itu Robert Dars dan juga bagaimana dia bisa lolos dari tiga kasus yang menyeret namanya dia. Nah, serta film dokumenter yang juga membahas tentang kasus ini. Langsung aja kita bahas secara lengkap di sisi [Musik] lain. Oke, sebelum ke kronologi kasusnya, kita bahas dulu profile dari Robert Dars ini. Jadi, geng, dia ini lahir di New York pada tanggal 12 April tahun 1943. Nah, dia ini tumbuh di daerah Scarsdale, New York. Dan Robert ini berasal dari keluarga yang kaya raya. Dia adalah anak tertua dari seorang pengusaha besar real estate yang bernama Simore Dars dan istrinya yang bernama Bernis Herstein. Kakek dari pihak ayahnya itu bernama Josep Dars dan awalnya dia ini adalah seorang penjahit Yahudi dari Austria Hungaria yang akhirnya pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1902. Terus kemudian ya dia naik pangkat menjadi manajer, terus pengembang real estate sampai mendirikan DARS Organization pada tahun 1927. Nah, jadi kayaknya dari sang kakek gitu. Robert itu memiliki tiga orang adik yang bernama Douglas, Tommy, dan juga Wendy Dars. Nah, saat Robert ini masih kecil, tepatnya usianya 7 tahun, dia itu melihat dengan mata kepalanya sendiri ketika ibunya mengakiri hidup dengan cara melompat dari atap rumah. Ya, permasalahan orang kaya lah gitu. Dia di saat itu mengaku kalau dia menyaksikan hal tersebut dan ayahnya sendiri yang mengantarkannya untuk melihat ibunya melakukan aksinya tersebut. Kejam banget ya. Jadi sedari kecil dia sudah menyaksikan sebuah hal yang tragis di depan matanya. Lalu dia juga ya enggak akrab dengan saudara-saudaranya ya alias adik-adiknya sendiri yaitu salah satunya adalah Douglas sampai mereka berdua harus menjalani konseling di saat itu karena memang berantem mulu. Berdasarkan laporan dari psikiater di tahun 1953, Robert yang pada saat itu berusia 10 tahun didiagnosa mengalami dekomposisi kepribadian. Yaitu kondisi di mana seseorang kehilangan kestabilan akan kepribadiannya. Orang yang mengalami ini mungkin akan menunjukkan perubahan perilaku yang sangat drastis, kesulitan mengenali diri sendiri atau mengalami gangguan berpikir. Dan Robert di saat itu juga diduga menderita skizofrenia. Jadi ada masalah mental dengan si Robert ini. Terus geng untuk pendidikan, Robert ini bersekolah di Scarsdale High School dan sesuai dengan diagnosa yang diberikan oleh psikiater, teman-teman sekolahnya pun mengakui kalau Robert ini selalu terlihat menyendiri, aneh, dan berbeda dari yang lain. Nah, barulah setelah itu kemudian ya setelah dia lulus sekolah, Robert ini melanjutkan pendidikannya dia di Liha University. Namun ketika duduk di bangku kuliah, sepertinya di diri Robert ini ada sebuah kemajuan. Enggak kayak ketika dia sekolah, karena di saat itu dia sempat menjadi anggota tim Lacross dan manajer bisnis surat kabar mahasiswa yang bernama The Brown and White. Nah, itu tepat ketika dia berkuliah. Terus berlanjut, geng, ketika tahun 1965 Robert ini akhirnya lulus dari kuliahnya dengan gelar sarjana ekonomi dari universitas tersebut. Dan setelah dia lulus, dia langsung mendaftarkan diri di dalam program doktoral di University of California yang ada di Los Angeles dan menjadi awal mula pertemuannya dia dengan Susan Birman yaitu sahabat dekatnya sendiri. Nah, di dalam perjalanannya ya Susan ini ada gitu ya. Dan hanya saja di saat itu Robert tiba-tiba mengundurkan diri dan memutuskan untuk kembali ke New York pada tahun 1969. Barulah singkat cerita nih, Robert ini memulai bisnis pertamanya dia untuk membuka sebuah toko makanan sehat di Fairmont pada tahun 1970-an. Dan bisnisnya ternyata enggak berjalan lama. Kenapa enggak lama? Ya, karena ayahnya di saat itu meminta dia untuk kembali ke New York untuk melanjutkan bisnis keluarganya yang udah jelas-jelas cuan. Dan di tahun 1992, Robert sebagai anak tertua seharusnya menggantikan posisi ayahnya untuk menjadi pemimpin di bisnis keluarga yang didirikan oleh kakeknya yaitu Darts Organization. Namun karena perilakunya yang enggak sesuai dengan keinginan ayahnya, karena memangnya anak aneh gitu ya, akhirnya ayahnya menunjuk e adiknya yaitu Dougles untuk mengambil alih organisasi tersebut. Robert di saat itu yang membenci banget sama Douglas, dia enggak terima. Sebagai anak tertua, Robert itu merasa kalau dialah yang pantas dan berhak untuk menjalankan perusahaan tersebut. Nah, jadi semakin gila nih, semakin menjadi-jadi konflik antara Robert dengan Douglas, Geng. karena ketidaksukaannya. Robert di saat itu menilai kalau Douglas ini sudah mencuri apa yang seharusnya menjadi haknya dan miliknya dan membuat Robert menjadi terasingkan dari anggota keluarga yang lain. Dan ya di saat itu ya mulailah karena Robert ini punya latar belakang sakit mental yang aneh di saat dia udah kesal sama adiknya dan tidak mendapatkan haknya menurut dia, di saat itu dia semakin menjadi-jadi lah. Nah, padahal nih, Geng ya, apapun yang ditinggalkan oleh ayahnya, siapapun yang mengurus seharusnya Robert juga dapat bagiannya. Makanya gak heran di masa depan Robert juga tetap menjadi miliarder gitu. Dan kurang lebih begitulah background singkat dari Robert, tokoh utama di dalam pembahasan kali ini. Sekarang kita akan masuk nih, Geng, ke dalam pembahasan mengenai kasus pertama yang menyeret Robert, yaitu ketika menghilangnya Kathl Meomark. [Musik] Oke, sebelumnya enggak pernah ada yang membuat nama Robert menjadi obrolan banyak orang selain karena dia yang berasal dari kalangan keluarga orang kaya. Sampai pada akhirnya ada sebuah kasus yang membuat nama dia menjadi ramai diberitakan, yaitu kasus hilangnya istri dari Robert sendiri yang bernama Kathlen Macomark. Katlin ini pertama kali bertemu dengan Robert pada akhir tahun 1971 ketika dia masih berusia 19 tahun. Setelah dua kali mereka berkencan, ya, Robert di saat itu mengajak Kathlen untuk tinggal serumah dengan dia di Fermon. Lalu setelah ayahnya Robert memaksakan dia untuk kembali ke New York, mereka berdua pun akhirnya kembali ke Manhattan dan memilih untuk menikah pada tanggal 12 April tahun 1973. Mereka ini digambarkan sebagai pasangan yang bahagia. ya gimana enggak ya, Robertnya juga anak orang kaya gitu dan mereka sering terlihat menghadiri berbagai pesta yang ada di klub-klub, menghadiri acara sosial dan berbaur dengan orang-orang kaya lain. Nah, sebuah kehidupan yang diimpikan oleh semua orang atau semua pasangan. Nah, namun meskipun terlihat bahagia, pernikahan mereka ternyata segera berubah menjadi mimpi buruk, yaitu tepatnya di tahun 1976. Katlyn mengetahui bahwa dia hamil dan di saat itu dia senang banget dengan kabar berita tersebut. Namun ternyata tidak dengan Robert. Dia malah meminta bahkan memaksa agar Katnine menggugurkan kandungannya. Entah kenapa di saat itu bisa kayak gitu, tapi yang jelas ya ada sebuah buku harian Kathle yang menceritakan bagaimana Robert ini yang berperilaku kasar terhadap dia seperti menyiramkan air ke kepala e Kathle. Terus Kathlnya sampai ditampar, dipukul beberapa kali sampai pernah dijambak rambutnya di depan banyak orang. hanya karena Katlyn yang tidak mau meninggalkan e sebuah parti atau pesta. Jadi bisa dikatakan ya Robert ini suami yang kasar gitu. Perlakuan kasar yang dilakukan oleh Robert ini bisa disaksikan langsung oleh keluarga Kathln. Bahkan dia enggak takut gitu sama keluarganya Kathln. Di depan keluarga Kathlen pun dia masih kasar gitu, Geng. Dan di saat itu sebagai keluarga, udah jelaslah keluarganya Kathlen memaksa Katnine untuk meninggalkan Robert dan ya melaporkan segala perlakuan tersebut ke polisi. Nah, tapi di saat itu Katlin enggak mau melakukan hal itu karena dia takut untuk melaporkan si Robert ini. Katlyn pun berusaha untuk melanjutkan hidup dan mengejar mimpinya dengan mendaftar di sekolah keperawatan dan berencana ingin bersekolah di sekolah kedokteran di Albert Einston College of Medicine yang berlokasi di Bronx. Nah, di saat itu kayak yah ketimbang mikirin rumah tangga yang enggak jelas, mending gua sekolah aja deh, gitu. Kurang lebih kayak gitulah. Terus, geng, Katlin sebenarnya itu tinggal beberapa bulan lagi lulus dari sekolahnya tersebut. Namun ada sebuah kejadian buruk yang menimpa dia. Pada tanggal 31 Januari tahun 1982, Katlyn tiba-tiba dikabarkan menghilang tanpa jejak. Di saat itu dia terakhir kali terlihat ketika dia sedang tidak bersama Robert. Jadi ya bisa dikatakan Robert ini gak bisa ditanyain kayak Katlyn di mana ya? Robert bakal jawab ya enggak tahu. Terakhir kali enggak lagi sama gue gitu. Katlyn di saat itu kabarnya itu datang ke sebuah pesta makan malam yang diadakan oleh temannya yang bernama Gilberty Najami yang diadakan di daerah Newton Connecticut. Menurut kesasian dari Gilbert ini, Katnine ini terlihat gelisah dan mengenakan celana olahraga berwarna merah. Gilberte merasa agak aneh karena enggak biasanya Katlyn mengenakan pakaian sesantai itu ketika dia berada di sebuah pesta atau tempat yang banyak orang. Biasanya kan glamor banget gitu. Terus enggak lama kemudian, Katlyn ini menerima telepon dari Robert dan tiba-tiba Katlin ini memilih untuk meninggalkan pesta itu dan kemudian menuju ke rumahnya yang berada di So Salim, New York. Nah, pada saat itu Katlyn dan Robert ini ternyata diketahui bertengkar. Nah, namun Robert mengaku kepada polisi ya ketika Katlyn ini hilang, dia bilang kalau gak ada yang terjadi, enggak ada tuh berantem. Karena Robert itu mengantarkan Katlyn ke stasiun Ketona untuk naik kereta menuju ke New York. Setelah itu ya dia udah enggak sama Kathlen dan dia pulang ke rumah dan minum bersantai dengan salah satu tetangganya. Dan di saat itu dia sempat komunikasi sama Katlyn terakhir kali melalui telepon di apartemen mereka di Manhattan pada malam yang sama katanya. Terus geng tiba-tiba ya eh Robert ini kayak ragu terus merubah lagi kesaksiannya dia. Gua enggak tahu nih kenapa dia bisa ngerubah kesaksian apa mungkin alasannya karena dia sempat minum-minum mabuk kali ya. Tapi yang jelas di saat itu dia merubah kesaksiannya yang mana dia mengatakan kalau sebenarnya di malam itu dia langsung pulang ke rumah dan tidur juga. Nah, jadi di saat Robert mengubah kesaksiannya ya ada informasi juga yang diketahui bahwa Kathle dan Gilberte itu seharusnya bertemu di keesokan harinya di The Lions Gates, sebuah pub atau tempat minum-minum yang berlokasi di Manhattan. Gilbert ini mulai merasa khawatir karena di saat itu dia udah nunggu nih kedatangan dari Katln. Dia udah nunggu lama di sana, namun Kathlnya enggak kunjung datang. Di minggu yang sama, si suami yaitu Robert akhirnya melaporkan kalau Kathl sudah menghilang. Nah, ini agak aneh nih. Di saat itu salah satu petugas penjaga pintu dan pengawas gedung di apartemen mereka itu sempat bilang terakhir kali mereka melihat Kathl pada tanggal 1 Februari tahun 1982. Masalahnya, penjaga pintu mengatakan kalau dia hanya melihat Katlin dari belakang dan berjarak sekitar ya setengah blok. Sehingga dia sendiri enggak bisa memastikan apa yang dia lihat itu apakah benar-benar Katlin atau bukan. Tapi dia menyaksikan kayaknya gua sempat lihat Kathline deh di tanggal itu. Terus geng 3 minggu kemudian setelah Robert melaporkan kalau istrinya si Kathln ini menghilang, pengawas apartemen menemukan beberapa barang milik Kathlnine di pemadat sampah apartemen tersebut. Jadi petugas sampah nih kayak nemu ada barang-barang kayak ya pemilik apa ya ini kayaknya barang penghuni apartemen deh kayaknya. Ee ini beda nih ini bukan sampah gitu. Barang-barang yang masih terpakai apa mungkin dibuang karena ee enggak sengaja atau gimana? dan dicek sama satpamnya dan ternyata itu barangnya Kathln. Ketika itu semua orang mulai mencurigai Robert. Hilangnya Kathln mulai dicurigai nih ada hubungannya sama Robert. Mengingat bagaimana buruknya perlakuan Robert kepada Kathln. Ditambah lagi sekitar 3 minggu sebelum Kathl menghilang, Katlyn ini sempat dirawat di Yakobi Medical Center yang berlokasi di Bronx karena menderita memar di wajahnya. Nah, kan jadi pertanyaan nih, kok bisa ya kan istri orang kaya mukanya memar tapi enggak diketahui kenapa. Masa ya cuma gara-gara jatuh. Di saat itu dia bercerita kepada temannya kalau bemar tersebut disebabkan karena Robert memukul dia. Tapi Katlyn di saat itu enggak mau mengajukan tuntutan atas insiden tersebut. Atas peristiwa KDRT itu, dia enggak mau lapor polisi. Katlynn di saat itu cuma minta kepada Robert untuk menyelesaikan perceraian mereka dengan membayar uang sebesar 250.000. Jadi intinya ya Katlin udah enggak mau berlarut-larut. Dia pengin diceraikan kasih dia uang 250.000. Di saat itu bukannya Robert ini menuruti keinginannya Katlyn, dia malah yang ada di saat itu ngeblokir atau ya nge-freeze lah gitu ya kartu kreditnya Kathl dan menghapus nama Kathln dari rekening bersama serta menolak untuk membayar biaya sekolah kedokterannya Kathln. Jadi ibaratnya itu ancaman Kathlen tuh enggak diindahkan, tapi yang ada dia malah semakin gila gitu ya. e sumber-sumber keuangan Kathline itu dihalangin lah karena ya memang sumber keuangannya dari Robert kan dari suaminya gitu. Dan berdasarkan penyidikan dari polisi, Katlyn ini enggak pernah tiba di New York di malam ketika dia menghilang seperti pengakuan Robert. Robert bilang udah diantarkan ke stasiun kereta menuju ke New York. Tapi enggak pernah ada tuh datanya. Katlyn juga ternyata di saat itu menelepon pihak sekolah kedokterannya setelah dia menghilang. Di dalam panggilan tersebut, Katlyn sempat mengatakan dia enggak akan menghadiri acara keesokan harinya. Ini yang mencurigakan. Katlyn-nya hilang, tapi handphone-nya ada yang makai dan nelpon ke sekolah kedokterannya dia. Dan polisi di saat itu menduga kalau yang menelepon itu bukanlah Kathln, tapi melainkan itu dilakukan oleh eh seseorang ya. Tapi karena dicurigai ini pelakunya Robert, ya, polisi di saat itu mencurigai apa jangan-jangan ini yang melakukannya temannya Robert yang berpura-pura menjadi Kathln ya, temannya seorang perempuan gitu. Yang dicurigai di saat itu eh yang menyamar menjadi Kathl itu adalah si Susan, teman dekatnya Robert. Dan di dalam perkembangannya, pihak penyidik itu menemukan bukti yang mengarahkan hilangnya Katlyn kepada si Robert. yang mana di saat itu ada seorang tetangga apartemen mereka yang mengklaim kalau Katlynn ini pernah memanjat ke balkon tetangga mereka. Kan kalau misalkan ee apa ya apartemen kan dempet-dempet tuh dari balkon dari teras depan langsung ee memanjat atau nyeberang gitu. Nah, di saat itu Katlyn menggedor jendela dan memohon untuk memperbolehkan dia masuk karena dia bilang Robert sudah memukuli dia dan dia membawa senjata sehingga Katn takut kalau Robert akan menembak dia. Jadi udah sampai segitunya KDRT yang dilakukan oleh Robert. Dan selain itu, pembantu rumah tangga yang ada di tempat tinggalnya si Katlyn dan Robert ini yang berada di short Salim itu menunjukkan ke polisi bahwa ada beberapa tetesan cairan merah yang sempat ditemukan di mesin cuci piring dan memberitahu polisi kalau Robert di saat itu e sempat memerintahkan dia untuk membuang beberapa barang pribadi milik Katlinn setelah dia menghilang. Nah, makanya kenapa ada barang-barangnya Katlin yang ditemukan oleh tukang sampah tuh. Terus geng, di sisi lain keluarga dan teman-teman Kathln itu melakukan penyelidikan secara mandiri. Ya, kurang lebih tuh kayak mereka mencari tahu sendiri atau mungkin menyewa detektif swasta gitu. Nah, kalau di Amerika tuh bisa kayak gitu. Dalam penyelidikan mereka secara mandiri ini, mereka menemukan buku hariannya Katlinn yang di dalamnya menceritakan bagaimana kelakuan Robert selama ini kepada dia. Kemudian di dalam buku tersebut, Katn juga menyebutkan kalau Robert diduga sudah berselingkuh punya wanita simpanan. Di saat itu teman-temannya Katlyn juga menemukan adanya sebuah catatan yang tergeletak di tempat sampah rumahnya Katlyn dan Robert yang berada di So Salim yang salah satunya tertulis di dalam bahasa Indonesia tempat pembuangan sampah kota, jembatan, galian, perahu, dan lain-lain. Terus ada sekop, terus mobil. Mobil tuh ee apa ya? Truk sewaan gitu. Nah, ini kan mencurigakan banget ya. Ini mencurigakan banget kenapa ada tulisan-tulisan tersebut di tempat sampah? Kenapa relate kayak sebuah kasus eksekusi gitu kan. Tapi hal tersebut sepertinya gak begitu ditanggapi serius oleh polisi karena polisi di saat itu cenderung memfokuskan pencarian Katlin tanpa memberikan dakwaan kepada Robert. Nah, jadi mereka fokus mencari nih Katlin ke mana hilangnya. Dan semuanya menjadi rumit karena tiba-tiba nih, Geng, Susan mengeluarkan sejumlah pernyataan kalau Katlyn enggak hilang. Tapi Katlin justru kabur dengan pria lain. Malah dibuat cerita dicreate, seolah-olah Katlin ini berselingkuh. [Musik] Terus, Geng, di saat itu Susan ini bilang juga karena selama Robert menikah dengan Katn, dalam pernikahan mereka sudah saling selingkuh satu sama lain. Jadi, pernyataan dari Susan ini cukup masuk akal dan banyak yang mempercayai kalau klaim dari Susan tersebut benar. Nah, karena ya cewek hilang tiba-tiba dengan kondisi rumah tangganya memang udah rada-rada gitu ya. Orang percaya apalagi di sana kan bebas ya. Nah, orang-orang percaya, "Oh, iya berarti dia udah berselingkuh nih, udah lari sama selingkuhannya gitu. Terus, Geng, kasus ini semakin gak jelas karena di saat itu polisi tidak kunjung menemukan keberadaan Katlinn ini. Kalaupun sudah meninggal, polisi juga gak bisa menemukan jasadnya. Lalu ya kasus ini gantung gitu aja berlalu kayak angin. Jadi sampai 8 tahun lamanya bisa dikatakan ya tidak ada yang bertanggung jawab dan tidak diketahui Katlinn ke mana. Dan sekitar 8 tahun setelahnya hilangnya Katlyn ini, tiba-tiba di tahun 1990 Robert menceraikan dia dengan alasan Kathln menelantarkan dia dan tidak menerima komunikasi apapun darinya setelah dia meninggalkan Sort Salim. Dan ya 8 tahun baru diceraikan, dinyatakan bercerai. Dan cerita ini sebenarnya agak berbeda dengan keterangan awal yang diceritakan oleh Robert ke polisi yang mana dia mengatakan kalau dia sempat berkomunikasi dengan istrinya melalui telepon setelah tiba di Manhattan. Dan di tahun 2016, keluarga Kathlyn itu meminta kepada pengadilan agar Katlyn dinyatakan meninggal secara hukum. Dan permintaan tersebut pun dilakukan setahun kemudian. Ibunya Katlyn yang bernama Ann Mcormark itu berusaha menuntut Robert di saat itu sebesar 100 juta dolar dengan tuduhan sudah menghabisi nyawa anaknya dan merampas hak orang tuanya untuk menguburkan anaknya. Jadi, keluarganya masih yakin kalau hilangnya Kathlyn ini gara-gara si Robert. Dan di saat itu adik perempuan Katlyn yang bernama Mary Mr Mark Hin Robertlah pelakunya. Nah, jadilah di saat itu permasalahan ini semakin kusut. Terus, Geng, setelah Kathlyn hilang nih ya, ternyata gak sampai di situ doang. Seperti yang udah gua jelaskan sebelumnya bukan cuma Katlinn yang menjadi korban ya yang menghilang, tapi ternyata juga orang yang membela Robert sebelumnya yaitu Susan yang mana Susan ini menyusun segala e skenario ya di dalam kasus ini. Tiba-tiba Susan ini pun menjadi target dan menjadi korban. Nah, sekarang kita bahas nih, Geng. Kasus selanjutnya, tewasnya Susan Berman dan menghilang. Oke, Geng. Jadi, Geng, kasus hilangnya Kathlyn itu menjadi sebuah kasus yang enggak pernah bisa dipecahkan oleh polisi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal secara hukum. Di tahun 2000, kasusnya Katlin ini pernah dibuka kembali setelah 18 tahun dia menghilang. Sebab jaksa di wilayah Wchester Kti yang bernama Jenin Piro itu sangat yakin kalau Katlinn ini sudah menjadi korban penghilangan nyawa atau eksekusi. Nah, namun geng ya memang tidak ada yang bisa disalahkan di dalam kasus ini termasuk Robert karena enggak ada bukti kan. Nah, tapi walaupun Robert di saat itu masih belum bisa didakwa, dia malah memilih untuk bersembunyi. Di bulan November tahun 2000 tersebut dia melarikan diri dan ya melarikan diri bukanlah hal yang sulit buat dia karena dia punya banyak uang. Dia memutuskan untuk melarikan diri ke daerah Galveston, Texas. Dan selama dia di sana, dia menyewa sebuah apartemen murah dan menyamar sebagai seorang wanita yang mengidap tuna wicara bernama Doroth Siner. Dan dia juga secara diam-diam menikah lagi dengan seorang pialang real estate New York yang bernama Debra Caratan. Nah, jadi eh dia pas tinggal di apartemen itu dia nyamat jadi cewek. Nah, tapi dia juga nikah nih sama cewek sama ya si Debra ini. Yang jelas pokoknya sempat menghilang sebentar terus ee muncul lagi dan menikah dengan si Debrah caratan tersebut. Terus geng di bulan yang sama tiba-tiba ada sebuah kabar yang sangat mengagetkan. Sahabat dari si Robert yang belain dia mati-matian yang membuat skenario kalau si Katlyn atau istrinya Robert itu pergi dengan selingkuhannya. Nah, dia secara mendadak ditemukan udah enggak bernyawa tewas di rumahnya sendiri yang berada di California. Dia ditemukan dengan luka tembak di bagian kepala belakang. Dan penemuan jasad Susan ini itu tidak lama setelah penyidik menghubungkan Susan dengan kasusnya Kathlnin. Jadi, kasusnya Kathlin kan belum terpecahkan tuh, masih dicari-cari gitu ya sumbernya. Nah, setelah itu tiba-tiba ya setelah Susan dikait-kaitkan, tiba-tiba dia meninggoi. Nah, pada saat itu polisi udah optimis kalau Susan akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memberitahu mereka semua yang dia ketahui tentang hilangnya Kathln. Tapi tiba-tiba saksi kunci utama ini malah tewas dengan luka tembak. Dan ketika polisi menemukan jasad Susan, polisi menerima sebuah catatan mengenai ya meninggalnya dia yang hanya mencantumkan alamatnya dan kata mayat. Nah, di amplopnya juga tertulis Beverly pakai E dan itu merupakan salah eja, salah tulis dari tulisan Beverly yang enggak pakai E. Jadi cuma pakai Y. Nah, itu tempat di mana rumahnya Susan dan kecurigaan pihak kepolisian kalau dia ini adalah korban dieksekusi. Nah, tapi di saat itu polisi tidak menuduh Robert. Polisi itu enggak mengarah kepada Robert. Polisi malah berpikir eh Susan ini dihabisi oleh pemilik rumah, manajer bisnis, dan tokoh kriminal yang bekerja secara underground. Nah, ini entah gimana maksudnya. Yang jelas bukan Robert orangnya. Mengapa polisi bisa mencurigai mereka? Sebab ayah dari Susan adalah seorang bos mafia di Vegas. Dan sempat polisi berpikir ini semua ya karena kesalahan si ayahnya. Bisa jadi ini musuh bisnis ayahnya atau musuh mafia ayahnya yang menghabisi Susan. Ini kan cukup masuk akal ya, Geng. Yang namanya perang mafia ya bisa jadi keluarga jadi target. Nah, tapi sempat nih Robert ini dikaitkan dengan kasusnya Susan pada awalnya karena dia diketahui berada di California Utara beberapa hari sebelum meninggalnya si Susan dan dia terbang dari San Fransisco ke New York pada malam sebelum jasadnya Susan ini ditemukan. Nah, Susan di saat itu baru saja menerima uang sebesar.000 dari Robert dalam dua kali transaksi. Nah, ini diketahui nih dari e track record eh rekeningnya. Nah, tapi tidak pernah ada bukti yang mengarah kepada Robert sebagai pelakunya sehingga Robert ini gak pernah didakwa dan gak pernah diperiksa atas kasus tersebut. [Musik] Nah, dan di sini polisi semakin bingung. Sudah ada dua orang terdekat dari Robert yang hilang dan dihabisi secara brutal. Tapi aneh dan di saat itu polisi semakin penasaran ini siapa pelakunya. Pengen ngarahin ke Robert tapi enggak ada jejaknya, enggak ada hal yang bisa mengarahkan ini ke Robert. Nah, lalu di tengah-tengah kebingungan polisi, tiba-tiba nih ya jatuhlah korban selanjutnya. Dan korban selanjutnya ini bernama Moris Black. Dan dia ini adalah seorang pria paruh baya. Nah, ini agak aneh. Apa hubungan Maurice Black dengan kasus ini? Kenapa dia meninggal tapi dikaitkan dengan kasus ini? Apakah dia adalah orang terdekat dari Robert juga? Nah, sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan tewas dan hilangnya Mais Black di dalam kasus ini. Oke, Geng. Jadi, eh korban selanjutnya ini bernama Muris Black. Dia ini adalah seorang pria yang berusia 71 tahun dan merupakan tetangga dari Robert di daerah Galveston. Nah, jadi dia nih ada hubungannya sama Robert yaitu tetangganya. Nah, di bulan September tahun 2001, anggota tubuh Mauris itu ditemukan terpotong-potong. Ditemukan mengambang di dalam kantong sampah yang berada di Teluk Galveston. Nah, di saat itu ini sudah sangat mencurigakan dengan banyaknya orang terdekat dari Robert yang tiba-tiba menghilang dan menjadi korban eksekusi. Dan untuk kali ini Robert tiba-tiba ditangkap paksa oleh polisi karena udah wah udah enggak benar nih. Istri lu hilang, teman dekat lu hilang, sekarang tetangga lu hilang, tetangga lo meninggoy. Nah, ditangkap paksalah dia di saat itu. Tapi tetap enggak ada bukti. Dan sebagai orang kaya ya tentunya robot bisa main duit dan akhirnya dia dibebaskan dengan jaminan. karena enggak ada bukti dan dia mampu bayar, dia dibebaskan. Nah, ada informasi yang mengatakan jaminannya itu sebesar 250.000. Ada juga yang mengatakan jaminannya lebih besar yaitu 300.000. Tapi meskipun begitu, kasus Muris ini enggak ditutup. Termasuk kasusnya Kathln, termasuk kasusnya Susan tuh enggak ditutup. Nah, di tanggal 30 November tahun 2001, Robert ditangkap lagi di supermarket yang bernama Wemens yang berlokasi di Bethlehem, Pennsylvania. Pada saat itu, Robert diketahui berusaha mencuri plaster, koran, dan juga sandwich. Anehnya kenapa dia mencuri? Padahal dia ini punya uang tunai di saat itu. Banyak uangnya. Ada 500 di sakunya. Nah, di antara barang-barang yang ditemukan di mobil yang dia sewa, dia jadi bawa mobil nih, dia sewa mobil. Ada juga uang tunai sebesar 37.000 Dan bahkan ditemukan adanya dua senjata api. Terus ada Mariana, terus ada SIMnya Mauris dan petunjuk arah ke rumah Gilberte Najami, temannya Katlin yang berada di Connecticut. Nah, pada saat itulah akhirnya terbongkar terbongkar kalau Robert yang menghabisi nyawa Moris. Tapi tunggu dulu, untuk kasus Susan dan kasus Kathline itu enggak terbukti, enggak ada buktinya yang mengarah kepada si Robert. Tapi untuk kasus Morris, dia ada buktinya dia yang menghabisi Morris dan akhirnya dia diadili atas eksekusi terhadap Morris. Nah, di saat itu dia memakai kuasa hukum yang bernama eh Dick Degerin. Nah, si Dick Degerin ini merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan si Robert sehingga memutuskan untuk menyewa seorang psikiater yang bernama Milton Al Schooler agar bisa memeriksa kondisinya Robert karena udah aneh di saat itu. Nah, Milton kemudian mendiagnosis Robert menderita sindrome Asperger yang menjadikan hal tersebut alasan untuk membela dirinya dia di pengadilan. Nah, Robert mengklaim kalau Moris lah yang mengambil pistol milik Robert dan mengancamnya menggunakan pistol tersebut. Nah, dia ngarang cerita nih. Robert Disari itu berusaha merebutnya dari Morris dan gak sengaja menarik pelatuknya dan menembak wajah Mais. Nah, selama pemeriksaan, Robert mengaku menggunakan pisau pengupas, dua gergaji, dan kapak untuk memotong-motong tubuh Mauris sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam kantong dan membuang jasadnya ke Teluk Galveston. Itu pengakuan dari si Robert. Kepala Muris itu enggak pernah ditemukan, Geng. Sehingga jaksa tidak bisa menunjukkan bukti forensik yang cukup untuk membantah pernyataan Robert yang dia bilang enggak sengaja menembak bagian wajah Mais. Nah, jadi karena kepalanya enggak tahu di mana, duh gimana ya? Ngecek benar enggak enggak sengaja ketembak tuh kepala gitu karena kepalanya enggak ada. Nah, oleh karena itu Hakim memutuskan untuk membebaskan Robert dari kasus tersebut pada tanggal 11 November tahun 2003. Aneh ya? Ya gitulah pengadilan di luar negeri dan apa ya? Kalau di luar negeri itu enggak ada istilah kalau kita bela diri e kita jadi tersangka kalau di negara kita kan ya kan ngghadapin begal kita sikat begalnya kita jadi tersangka. Kalau di sana enggak. Membela diri itu ada keringanannya. Apalagi untuk orang kaya yang bisa membayar e jaminan. Nah, dan singkat cerita di tanggal 21 Desember tahun 2004, Robert mengaku bersalah atas dua tuduhan pelanggaran jaminan dan satu tuduhan perusakan barang bukti atas pemotongan tubuh Maurice. Dan Robert di saat itu ya akhirnya ditangkap lagi dan menerima hukuman selama 5 tahun. Tapi dia cuma menjalankan hukumannya selama 3 tahun karena ada remisi-remisi. Dia di saat itu dibebaskan bersyarat pada tanggal 15 Juli tahun 2005 syaratnya adalah dia harus tinggal di rumah dan perlu izin kalau mau pergi. Jadi kayak tahanan rumah gitu, Geng. Nah, tapi di saat itu dia malah pergi ke rumah tempat Moris dieksekusi dan ke sebuah pusat perbelanjaan di sekitar sana. Nah, ini aneh banget kan? Kayak orang yang enggak trauma dengan apa yang sudah dia lakukan gitu. dia malah datang lagi ke tempat dia mengeksekusi orang dan membuat dia dipenjara. Nah, di pusat perbelanjaan tempat dia datang juga, Nad, dia ini sempat bertemu dengan mantan hakim pengadilan Galveston yang bernama Susan Chris yang merupakan hakim yang memimpin persidangannya dia. Karena itu, Texas Board of Pardons and Parolis itu memutuskan kalau Robert ini melanggar ketentuan pembebasan bersyaratnya karena ketahuan sama si hakim pimpinan sidangnya tadi kayak, "Wah, lu kan harusnya tahanan rumah harus izin dulu kalau keluar nih. Kok ketemu gua di minimarket?" gitu. di saat itulah dia ya harus dikembalikan ke penjara. Nah, namun singkat ceritanya pada tanggal 1 Maret tahun 2006 dia akhirnya dibebaskan dari penjara. Nah, selesai sudah hukumannya. Nah, dan dari ketiga kasus hilangnya dan tewasnya orang tadi, Robert hanya dihukum dan mengakui kalau dia memang melakukan ya eksekusi terhadap Maurice doang. Sementara untuk Katlin istrinya, terus Susan sahabatnya, dia tidak dihukum dan tidak pernah mengakui itu. Untuk menghabisi Moris juga dia mengaku ya perlawanan diri gitu, membela diri. Dan sampai akhirnya ada sebuah film dokumenter di mana semua kejahatan dari Robert ini terbongkar. Nah, film dokumenter yang akan kita bahas ini bernama The Jinx. Sekarang kita akan masuk nih ke dalam pembahasan mengenai film tersebut, The Jinx yang mana secara tidak sengaja mengungkap kejahatan [Musik] Robert. Jadi, Geng Robert dengan segala tipu muslihat dan kelihaiannya di dalam menghindari kasus, tapi seperti peribahasa, sepandai-pandanya tupai melompat akan jatuh juga. Nah, jadi geng berawal dari seorang sutradara yang bernama Andrew Jerekiy yang membuat sebuah film yang berjudul All Good Things, ya pada tahun 2010 yang menjadikan cerita dari Robert sebagai inspirasi dari filmnya tersebut. Jadi ada film lain sebelum film dokumenter. Terus enggak lama setelah itu setelah film all good things ini dirilis, Robert sempat menghubungi Andrew dan terjadilah diskusi antara mereka untuk memproduksi sebuah film lain. Tapi kali ini series dokumenter yang berjudul The Jinx, The Life and Death of Robert Dars yang tayang di HBO atau HBO. Nah, series ini akhirnya disetujui, dibuatlah dan pembuatan seriesnya memakan waktu selama beberapa tahun. Namun seiring berjalannya waktu, bukti baru malah justru muncul yang mengaitkan antara Robert dengan Susan yang tadinya mau ngebahas tentang Robert yang pernah ya terkena kasus eksekusi terhadap Mais malah tiba-tiba kok terkait Susan juga masuk akal. Terus di saat itu anak tirinya Susan yang bernama Serep Kofman, dia menemukan sebuah surat yang ditulis tangan oleh Robert dan di tulisan itu sangat mirip dengan surat yang diterima oleh polisi yang tadinya gue ceritakan di kasus penghilangan nyawanya Susan. Termasuk ada kesalahan Eja yang seharusnya ditulis Beverly pakai Y doang malah jadi Beverly. Surat tersebut pun diserahkan kepada Andrew dan Crew. Dan ketika ditanya, Robert mengelak dan dia membantah dengan mengatakan dia gak pernah menuliskan surat tersebut. Dan enggak serta-merta orang-orang percaya dengan pernyataan Robert. Surat itu kemudian diserahkan ke kantor kejaksaan Los Angeles. Nah, akhirnya kan diproses tuh. Namun di saat itu masih proses, ini yang gongnya banget gitu ya. Ketika film dokumenter ini atau series dokumenter ini sedang syuting untuk episode terakhir, Robert tiba-tiba secara gak sadar dan gak sengaja membocorkan aksinya tersebut. Dan bahkan ini ada tayangan nih. Nah, jadi geng selama proses syuting Robert ini menggunakan mikrofon menggunakan clip on kayak yang gua jelaskan di awal. Dan ketika itu ya sedang break shooting, Robert tiba-tiba izin ke toilet. Nah, dia gak sadar ya mikrofon itu masih ada di badannya dia. Dan di dalam kamar mandi itulah ya kayak orang menggumam lah. Kayak orang kayak ngomong sendiri gitu. Paham enggak sih? Kayak, "Ah, apaan sih nih? Enggak ada yang tahu kan gua pelakunya nih." Gitu gitulah. Kayak dia merasa ya enggak ada yang lihat dia ya di toilet. Siapa yang ngelihat kecuali dua malaikat ya kan? Dan di saat itu dia merasa kayak ah menggumam sendiri. Nah, dia mengucapkan beberapa kalimat yang di antaranya di dalam bahasa Indonesia bunyinya kayak gini. Apa yang udah K lakukan? Ya, menghabisi mereka semua tentu aja. Gitu. Dan satu lagi dia bilang, "Itu dia kau tertangkap." Nah, yang enggak dia sangka-sangka itu semua terekam karena mikrofonnya masih nyala sehingga suara tersebut terdengar dengan jelas dan ya semua orang di saat itu kayak menghangah. Hah. Nah, pengakuan inilah yang menjadi bukti kuat bahwa memang benar Robert di balik hilangnya Kathle dan meninggalnya Susan serta Mauris yang sudah pasti. Dan akhirnya atas bukti tersebut, dia pun kemudian ditangkap pada tanggal 14 Maret tahun 2015, sehari sebelum episode terakhir The Jin ditayangkan di HBO. Nah, pihak yang berwenang merasa sudah cukup bukti karena itu semua pengakuan dari si Robert sendiri secara tidak sadar. Dan akhirnya Robert pun didakwa terkait kasus dari Susan. Di tahun 2021, Robert dinyatakan bersalah atas penghilangan nyawa Susan dan dijatuhi hukuman seumur hidup. Lalu beberapa hari setelah vonis terhadap Susan, Robert kembali didakwa atas kasusnya Kathln istrinya sendiri. Nah, tapi geng di bulan Januari tahun 2022, Robert meninggal dunia. Jadi dia keburu meninggal, keburu koid di dalam penjara ketika usianya udah tua banget, yaitu 78 tahun sebelum dia bisa diadili secara resmi untuk kasusnya Kathline, istrinya dan dia malah menyerahkan diri kepada yang maha kuasa. Dan untuk kematian Kathlyn sampai saat ini polisi masih belum mengetahui dengan jelas bagaimana Kathle menghilang dan di mana jasadnya berada karena ya si pelakunya Robert udah keburu meninggal dan bahkan sampai saat ini enggak diketahui di mana. Gila gak tuh, Geng? Gila enggak tuh? kasus yang benar-benar bikin merinding segitu panjangnya kasus ini dan akhirnya ketahuan juga setelah ya secara enggak langsung alam yang bekerja bocor gara-gara mic yang masih nempel di badan. Ini sama ya kayak kasus-kasus streamer-streamer. Pernah enggak sih kalian lihat streamer yang lupa matiin mikrofon tiba-tiba dia gitu-gituan sama pacarnya atau streamer yang lupa matiin mikrofon tiba-tiba melakukan hal aneh? Nah, ini nih. Ini kasus pengkoitan ya, penghilangan nyawa. Nah, itu dia geng cerita mengenai kasus Robert Dars, seorang miliarder yang melakukan tiga aksi kejahatan penghilangan nyawa yang akhirnya terungkap secara tidak sengaja ketika syuting series dokumenter mengenai kehidupan kriminalnya. Gimana menurut kalian tentang kasus ini? Apa Robert ini adalah orang yang jenius sampai bisa menghindari jaratan hukum atau justru dia adalah orang terbodoh yang pernah ada? Coba tinggalkan komentar di bawah.