Kind: captions Language: id Lem dan Serano menelepon korban dengan berpura-pura menjadi karyawan Google dan mengatakan kepada korban kalau sudah terjadi upaya peretasan terhadap akun korban sehingga Google harus menutup akun tersebut. Jadi dengan uang tersebut diketahui kalau Lem menggunakannya untuk membeli mobil mewah. Dan menurut informasi yang diberikan oleh Lem sendiri, mobil mewah yang dia punya itu ada 31 buah. Huh, mobil mewah loh. Bukan Avanza Sigra Brio, enggak gitu. Mobil mewah super car. Yo, Geng. Tekan tombol subscribe, Gengs. Halo, Geng. Welcome back to Kamar [Musik] Jerry, Geng. Geng. Oke, kebayang enggak, Geng? Kalau kalian umurnya masih muda, ya katakanlah umur kalian masih belasan tahun, antara 16 sampai 19 tahun gitu ya. Tiba-tiba kalian sudah dianugerahi uang atau harta yang begitu melimpah alias ya kalian hidup kaya raya, enggak berseri uangnya. Dan kira-kira apa yang bakal kalian lakukan? Apakah kalian bakal party-parti, pesta habis-habisan, berbuat hal-hal yang duniawi bangetlah pokoknya ya, apapunlah gitu. atau justru kalian akan menginvestasikan itu atau justru kalian udah punya pemikiran untuk ya melipat gandakan uang tersebut, disimpan yang baik untuk ke depannya. Nah, memang kedengarannya ya kayak sebuah mimpi di siang bolong gitu ya. Nah, tapi ternyata hal ini benar-benar pernah terjadi dan bahkan baru aja terjadi. Nah, jadi ini kita bakal bahas sebuah kasus yang berhubungan dengan pencurian kripto yang dilakukan oleh seorang remaja yang sangat muda yang bernama Malon Lamp. Jadi, Geng, dia ini mencuri krypto yang mana dia bisa menghasilkan uang sampai dengan R triliun. Wow. R miliar aja untuk anak muda, R miliar aja untuk anak belasan tahun kayaknya udah banyak banget. Tapi ini 4 triliun. Kebayang enggak tuh? 4 triliun. Dan uang tersebut ya digunakan oleh Malon untuk berfoya-foya mulai dari satu klub ke klub-klub yang lain sampai beli perhiasan mewah, perhiasan mahal. beli mobil superc dan menyewa beberapa rumah yang ada di Miami sampai membelikan tas mewah untuk influencer-influencer cantik. Jadi benar-benar sultan banget. Nah, ini adalah sebuah gambaran gaya hidup yang diimpikan oleh banyak remaja saat ini. Iya atau enggak? Pencurian kripto yang dia lakukan ini disebut-sebut sebagai salah satu pencurian kripto terbesar yang pernah dilakukan oleh seseorang. Nah, namun aksinya ini harus berakhir di akhir tahun lalu karena Malon Lem ini sudah ditangkap oleh FBI. Dan kasus ini menjadi salah satu kasus pencurian krypto yang gila banget karena pelakunya malah gak takut untuk menunjukkan kemewahan atas apa yang dia curi. Dia enggak takut secara terang-terangan menunjukkan ke publik apa yang udah dia dapatkan. Gimana nih, Geng? Ceritanya kok bisa si Malon ini mendapatkan uang sebanyak itu dari hasil mencuri kripto? Sekarang langsung aja kita bahas kronologi selengkapnya di sisi [Musik] lain. Kita langsung masuk ke dalam pembahasan utama yaitu awal mula ketika Malon ini ketahuan melakukan penipuan dan aksi pencurian kripto. Jadi, Geng, Malun Lem ini adalah warga negara Singapura. Enggak jauhlah dari negara kita di Singapura sana. Dan menurut informasi yang beredar, LEM sebenarnya sudah mendaftar di sebuah sekolah yang bernama Unity Secondary School di daerah Cowoa Cukang pada tahun 2017. Nah, tapi entah kenapa dia itu enggak melanjutkan pendidikan di sana sehingga dia putus sekolah ketika dia berusia antara 13 sampai dengan 14 tahun. Dan setelah dia putus sekolah, Lem ini lebih aktif bermain game online dan juga aktif di komunitas game. Nah, salah satu game yang paling sering dia mainin itu adalah Minecraft dan Lem ini menggunakan nama Griffish di game Minecraft-nya tersebut. Terus dia juga punya beberapa nama lain seperti Triple S Dollar di Telegram. Terus ada juga N Headway, terus nama aslinya sendiri yaitu Malon di berbagai platform game lain termasuk di aplikasi Discord juga. Pada saat dia bermain Minecraft, dia ini pada akhirnya bisa kenal dengan seseorang yang bernama Jendil Serano, yaitu seorang warga negara Amerika Serikat yang tinggal di Los Angeles. Serano ini memiliki beberapa nama samaran lah, nama untuk di game gitu. Yang pertama ada Box, terus juga Versot, terus ada Skid Star. Enggak butuh waktu lama, Lem dan Serano menjadi teman dekat di saat itu. Nah, cuma kedekatan mereka ini justru mengarahkan mereka ke aksi kejahatan atau yang negatif lah gitu. karena otaknya sama-sama ya otak pencuri nih. Nah, mereka berdua diduga melakukan pencurian akun pemain lain dari game untuk dijual lagi. Jadi, nge-hack akun-akun game punya orang. Dan kabar tersebut kemudian tersebar di komunitas game sehingga membuat nama mereka menjadi terkenal di antara para anggota komunitas game tersebut. Nah, jadi sedari dulu ketika mereka masih jadi gamers, mereka ini udah terkenal suka mencuri. Nah, terus geng setelah itu singkat cerita Lem ini memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat pada bulan Oktober tahun 2023 ya. Mungkin karena dia berpikir ya udah memiliki kenalan orang Amerika yaitu si Serano tadi ya mungkin kehidupannya di Amerika bakal lebih mudah dan lem ini bisa ke Amerika menggunakan program pembebasan visa yang ada di Singapura. Nah, program tersebut memungkinkan seorang warga negara dari 42 negara termasuk Singapura untuk memasuki Amerika selama 90 hari untuk tujuan bisnis atau liburan. Dan sekedar informasi nih, Geng, negara kita itu enggak masuk ke dalam program tersebut. Jadi, kalau kalian mau ke Amerika, ya kalian tetap diwajibkan untuk menunjukkan visa ke Kedubes Amerika. Ya, kalah jauhlah kalau negara kita dibanding Singapura, gitu, ya. Terus, Geng, batas si LEM ini untuk bisa tinggal di Amerika itu kan cuma sampai bulan Januari tahun 2024. Nah, tapi dia ini masih stay di sana dan malah memilih untuk enggak balik-balik ke Singapura sehingga keberadaan dia di sana sudah termasuk ke dalam kategori ilegal. Dan diketahui selama dia masih berada di Amerika, dia ini menghabiskan waktu di Texas dan juga Los Angeles. Bahkan sempat-sempatnya pergi ke Kanada. Dan selama di Amerika inilah Lem dan Serano melakukan aksi yang lebih gila lagi dibandingkan sebelumnya. yang sebelumnya cuma mencuri akun game ya kan, membobol e akun-akun milik orang. Nah, tapi selama di Amerika mereka mempelajari cara membobol kripto, cara mencuri tabungan orang lain. Terus Geng, untuk bisa menjalankan aksi tersebut, Lem dan Serano itu sudah dari jauh-jauh hari menargetkan korbannya yang memiliki banyak investasi di krypto. Sekitar seminggu sebelum aksi dilakukan, kurang lebih sekitar tanggal 11 Agustus tahun 2024, salah satu di antara mereka memanipulasi korban agar bisa mendapatkan akses ke akun korban tersebut. Caranya adalah mereka akan mengirimkan notifikasi akses akun Google tanpa izin. Nah, mereka mengirim itu ke akun milik korban dan Lem serta Serano ini juga menggunakan proxi serta VPN agar terlihat seolah-olah pelakunya ini berasal dari luar Amerika. Lalu setelah itu, seminggu kemudian yaitu di tanggal 18 Agustus tahun 2024, Lem dan Serano menelepon korban dengan berpura-pura menjadi karyawan Google dan mengatakan kepada korban kalau sudah terjadi upaya peretasan terhadap akun korban sehingga Google harus menutup akun tersebut. Nah, di dalam percakapan itu, Lem dan Serano ini berusaha untuk meyakinkan korban agar mau memberikan kode keamanan akunnya kepada mereka karena merasa percaya dengan Lem dan Serano yang kalimat-kalimatnya sangat meyakinkan yang katanya merupakan karyawan Google gitu ya. Akhirnya korbannya itu percaya dan memberikan kode keamanan kepada Lem dan juga Serano. Nah, ketika sudah mendapatkan kodenya, Lem dengan cepat mengakses akun OneDrive dan Gmail milik korban agar bisa menemukan aset korban di dalam bentuk krypto. Terus enggak cuma itu aja, Geng, yang dilakukan oleh Lem ini. Dia juga melakukan penelusuran di akun pribadi milik korban untuk bisa mencari informasi tambahan. Dan Lem ini lalu menemukan adanya catatan pertukaran mata uang krypto Gemini di akun Google milik korban. Nah, mereka berdua jadi ingin mengakses Gemini si korban ini. Dan oleh karena itu mereka memutuskan untuk menelepon kembali si korban dan salah satu di antara mereka menyamar sebagai anggota tim keamanan dari Gemini untuk meyakinkan si korban kalau akun mata uang kripto milik si korban ini sudah dibobol. Jadi benar-benar caranya itu sebenarnya kalau dipikir-pikir sih simpel, sederhana sebenarnya cara mereka. Tapi cara mereka meyakinkan itu tuh gimana caranya tuh? Nah, mereka mencoba dengan cara tersebut. Nah, awalnya mereka ini ya bisa meyakinkan korban untuk mentransfer sekitar Rp3 juta USD atau setara dengan Rp49 miliar dalam bentuk mata uang crypto ke dompet crypto milik Lem. karena ya percaya-percaya aja kalau mereka ini benar-benar dari tim keamanan game ini. Nah, lalu Lem dan Serano di saat itu juga minta sama si korbannya buat nge-download sebuah program atau aplikasi koneksi desktop jarak jauh dengan alasan agar tidak terjadi pembobolan lagi di kemudian hari. Nah, jadi gua kasih gambaran ya. Jadi ada beberapa ee aplikasi nih, Geng yang kalau kalian instal ya terus ada kodenya kalian kasih ke orang atau justru kalian pegang sendiri kodenya. Nah, kalian bisa matiin, nyalain komputer, terus ngetik di komputer kalian dari jarak jauh. Dan itulah aplikasinya. Salah satunya itu Anyx. Nah, anyidex itu biasa digunakan oleh ya orang-orang yang mungkin pengin ninggalin kerjaan di rumah ya, komputernya tetap nyala, tapi dia bisa kontrol dari jauh. Nah, begitulah cara si Lem ini dan Serano membohongi si korbannya. Dia minta instal tuh aplikasi tersebut. Padahal nih, Geng, ya, tanpa diketahui oleh si korban yang sudah dibodoh-bodohin ini, aplikasi atau program jarak jauh tersebut adalah celah bagi Lem dan Serano untuk bisa mengakses secara langsung komputer si korban. Dan menurut informasi juga, enggak cuma Lem yang aktif untuk memanipulasi korban, tapi juga Serano. Nah, Serano ini diduga terus mencoba untuk memanipulasi korban supaya dia mau membuka beberapa berkas yang salah satunya adalah berkas yang berisi private key yang bisa mengakses lebih dari 4.100 Bitcoin. Ketika Serano ini berbicara kepada si korban, di sisi lain Lem itu menggunakan kunci akses tersebut untuk mencuri Bitcoin. Nah, uang yang berhasil dicuri oleh Lem dan juga Serano itu berjumlah sekitar 230 juta USD atau setara dengan Rp3,78 triliun. Huh, gila. Kebayang enggak tuh, Geng? Dan setelah mereka mendapatkan uang tersebut, mereka bakal mencuci uang itu semua dengan memindahkan uang tersebut melalui berbagai mixer dan bursa. Pestrof Wallet terus ada VPN untuk menyembunyikan identitas mereka ketika melakukan pemindahan dana tersebut. Nah, dan di saat itulah mereka berhasil memindahkan uang dan memiliki uang sebanyak itu. Kebayang tuh ya dua orang ya bocil ya bisa dikatakan bocil gitu ya punya uang hampir 4 triliun. Diapakan uang itu oleh mereka dengan uang tersebut apa yang dilakukan oleh Lem dan juga Serano? Sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan mengenai kehidupan mewah Malon Lem dan juga Serano setelah mencuri kripto tersebut. Jadi, Geng, setelah melakukan pencurian, Lem ini langsung mendadak menjadi OKB alias orang kaya baru dan mulai sering memamerkan kehidupannya dia yang bergelimangan harta. Bahkan ada yang mengatakan kalau dia menjalani kehidupan yang disebut dengan post and boss lifestyle, yaitu sebuah istilah yang menggambarkan anak muda yang suka memamerkan mobil dan juga fashion atau pakaian mahal yang mereka posting di media sosial. Mereka juga party-party. Bahkan rumah mereka yang besar dan mewah ditunjukkan semuanya. Dan ketika ditanya dari mana dia bisa memiliki uang untuk membeli begitu banyak benda-benda mewah atau barang-barang mahal, nah LEM ini selalu mengaku kalau dia adalah investor crypto. Padahal kenyataannya dia bisa menjadi kaya kayak gitu dengan cara melakukan peretasan atau mencuri kripto. Cerita yang sebelumnya gua jelaskan itu enggak cuma terjadi sekali aja, Geng. Tapi sudah terjadi berkali-kali selama dia dan juga Serano berusaha untuk membobol akun milik orang lain. Dan uang yang didapatkan dari penipuan tersebut dipakai oleh Lem untuk memenuhi gaya hidup yang mewah tersebut. Jadi, foya-foya habis-habisan. Nah, sampai pada akhirnya aksi yang dilakukan di bulan Agustus kemarin seperti keuntungan besar bagi mereka yaitu bagi Lem dan juga Serano karena jumlah uang yang berhasil dicuri benar-benar besar. Dan untuk bisa menghindari jeratan hukum, diduga Lem ini mendapatkan informasi dari pacarnya si Serano kalau aksi mereka sudah ketahuan. Nah, ketika sudah mendapatkan kabar kalau aksi mereka ini ketahuan, Lem ini buru-buru menghapus telegramnya dia agar dia sulit untuk dilacak oleh pihak yang [Musik] berwenang. Oke, mungkin part ini atau bagian ini adalah bagian yang paling kalian suka dari cerita kehidupannya si Malon Lem ini setelah dia mencuri krypto yang begitu banyak. Jadi dengan uang tersebut diketahui kalau Lem menggunakannya untuk membeli mobil mewah. Dan menurut informasi yang diberikan oleh Lem sendiri, mobil mewah yang dia punya itu ada 31 buah. Huh, mobil mewah loh, bukan Avanza Sigra Brio, enggak gitu. Mobil mewah super car. Nah, di saat itu dia membeli Pagani Huaira senilai 3,8 juta USD atau setara dengan Rp62 miliar. Terus dia beli Lamborghini Revulto senilai R1 juta USD atau setara dengan Rp16 miliar. Terus dia beli lagi Ferrari dan Porsche Custom. Nah, namun katanya 22 kendaraan tersebut masih belum ditemukan. Termasuk di antaranya Lamborghini putih dengan tulisan namanya dia itu enggak tahu dia sembunyiin di mana. Nah, terus di tanggal 10 September tahun 2024, Lem ini terbang dari Los Angeles ke Miami menggunakan jet pribadi. Kalian tebak, Geng, ke Miami itu buat apa? Jadi, dia ke sana cuma buat belanja doang. Dan selama dia di Miami, Lem ini menyewa beberapa rumah termasuk salah satunya di pulau Hibesk dan dua rumah mewah lainnya yang berada di dekat perairan. Nah, salah satu rumah tersebut dia sewa per bulannya sebesar 68.000 USD atau yang setara dengan Rp1,1 miliar. Bayangin tuh 1 bulan R,1 miliar. Dan seberapa besar dan mewah rumah itu, Geng? Kalian bayangin aja. Dan di Miami sendiri, Lem terus menghabiskan uangnya untuk mengunjungi klub malam serta membeli perhiasan serta mobil mewah. Di saat itu, Geng, nama dia pun menjadi terkenal baik di Los Angeles maupun Miami. Karena keedonannya dia dipamerkan di sosial media. Jadi, jadi viral banget orang-orang jadi bertanya-tanya, "Ini siapa sih anak Asia muka Chinese di Amerika?" gitu kan. Dia bisa sehedon itu dari mana uangnya? Dan pada saat itu Lem sempat mengunjungi klub malam di Los Angeles dan dia sanggup untuk menghabiskan ratusan ribu dolar per malamnya. Dan menurut keterangan dari manajemen di cub tersebut, Lem mencoba untuk membayar dengan mata uang kripto dan menghabiskannya sekitar R00.000 sampai dengan 500.000 USD atau setara dengan 6,5 sampai Rp8,1 miliar untuk satu malam aja. Keheonannya dia ini enggak sampai di situ aja, Geng. Lem ini diketahui sering memberikan tas mahal senilai puluhan ribu dolar kepada orang-orang yang bahkan gak dia kenal. Jadi kayak nge-giveaway suka-suka dia gitu. Dan ada beberapa influencer yang membuat video dan menceritakan bagaimana si Lem ini secara tiba-tiba memberikan mereka tas tangan bermerek Herme atau mungkin yang simpelnya dibaca oleh orang-orang Hermes gitu. Nah, ini adalah Hermei varian Burkin yang mana kalian tahu sendiri, Geng, kalau Hermei itu mahal banget, super mahal. Kasta paling tinggi dari brand sebuah tas. dan enggak semua orang bisa membeli Hermee. Nah, tapi LM ini bisa memberikan tas herme secara cuma-cuma gratis kepada para influencer-influencer yang cantik-cantik yang dia suka. Salah satu contohnya adalah influencer yang bernama Skylar Harrison. Di tanggal 11 September tahun 2024, Skyler ini sempat mengupload video di TikTok pribadinya dia dan bercerita bagaimana dia bisa bertemu dengan Lem di sebuah klub malam yang bernama C. Okay, so this happened two days ago. I was at this club in LA called The Keys. I think it's a relatively new club. It was my first time there. Nah, ketika dia berada di club tersebut, tiba-tiba ada seseorang yang berasal dari rombongannya Lem yang menghampiri Skyler untuk mengajak dia bergabung dengan rombongannya Lem. Dan orang tersebut menawarkan kepada dia kalau dia mau ikut, dia bakal diberikan tas tangan Herm Bkin. Dan Skyler di saat itu bercerita kalau dia menyaksikan sendiri lem ini membeli alkohol yang harganya senilai Rp100.000 USD yang kalau dirupiahkan seharga Rp1 miliar. Alkohol R miliar harganya. Dalam tempo waktu 10 menit setelah Skyler bergabung ke dalam rombongan tersebut, Lem ini langsung spend money sebanyak itu. Dan Skyler sendiri baru ngelihat orang seperti si Lem ini. Dan dia bertanya-tanya, kok bisa si Malen Lem ini mendapatkan uang yang begitu banyak? Kerja sebagai apa? apakah dia orang yang terkenal dari negara lain? Dan di saat itu Lem menjawab pertanyaan Skyler dengan mengatakan kalau dia adalah seorang anak dari miliarder asal China. Dan tanpa menyebutkan nama dan bisnis apa yang dia jalankan atau orang tuanya jalankan, jadi Lem ini dengan percaya diri mengklaim kalau keluarganya adalah keluarga orang kaya. Nah, terus lagi geng ada foto dari Bill-nya Lem dan di situ tertulis The Kiss. Nah, klub yang sama tempat Lem bertemu dengan Skyler. Tapi gua enggak tahu ya apa itu adalah bil ketika Lem mengajak Skyler bergabung. Tapi bisa kita lihat nih, Geng. Total bilnya itu dalam semalam doang lem ini menghabiskan sebanyak 569,528 USD atau kalau dirupiahkan setara 9,3 miliar dalam satu malam. Gila. Ketika gua mencari informasi mengenai berita kasusnya LEM di sosial media, gua tuh menemukan ada satu akun dengan username Malun Lem. Dan ini profilnya, kalian lihat sendiri. Nah, menurut kalian akun ini asli atau enggak, Geng? Tapi kalau firasat gua sih asli ya. Soalnya ada beberapa video yang dia menunjukkan tumpukan uang dolar. Terus di video yang lain ada video di mana lem ini memamerkan mobil mewah dan tas mahal yang dia beli. Nah, lalu bagaimana akhirnya si lem ini bisa tertangkap dan Serano juga tertangkap ya karena aksi pencurian crypto ini. Nah, sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan yaitu aksi penangkapan terhadap lem dan juga [Musik] Serano. Jadi, Geng, uang yang banyak yang dimiliki oleh e Malon Lamb dan juga Serano itu membuat Malon Lem menjadi memiliki banyak sekali barang-barang mewah dan sering pamer. Dan hal inilah yang menjadi akhir dari segala kekayaan yang dia miliki. Sebab dengan kekayaan itu dan hobinya yang suka menghambur-hamburkan uang membuat pihak yang berwenang termasuk FBI jadi tertarik untuk menyelidiki lem ini dan bagaimana bisa dia mendapatkan uang sebanyak itu. Kemudian geng, pencarian terhadap Lem dan juga Serano pun berlangsung. Sampai pada akhirnya di tanggal 18 September tahun 2024, Serano berhasil ditangkap di bandara International Los Angeles setelah dia kembali dari liburan di Maladewa bersama dengan pacarnya. Nah, setelah Serano ditangkap, pacarnya ini langsung ngelaporin ke Lem dan juga Lem di saat itu langsung melarikan diri dari Los Angeles ke Miami menggunakan jet pribadi dan dia menghapus akun Telegramnya. Nah, namun usaha pelarian dari Lem ini ya percuma aja, Geng. karena dia udah berhasil dilacak dan langsung ditangkap oleh FBI di Miami. FBI kemudian melakukan penggeledahan di rumahnya dia yang ada di Miami dan menyita sebanyak il mobil serta jam tangan mewah yang salah satunya itu seharga Rp1,8 juta USD atau setara dengan Rp29 miliar. Ya, pokoknya hampir R miliar. Dan di saat itu pihak investigasi juga menemukan adanya nota penjualan untuk beberapa mobil mewah yang dimiliki oleh Lem. Dan Lem mengaku bisa mendapatkan uang sebanyak itu ya bukan karena dia investor kripto atau anak dari miliarder Cina. Nah, dia langsung aja jujur dan terbuka. Dia mengatakan kalau dia melakukan peretasan atau pembobolan penipuan kripto dan korbannya itu ya dia jebak bersama si Serano. Nah, kasus ini benar-benar menggemparkan di saat itu. Ya, enggak kebayang aja anak muda ya kan bisa punya uang sebanyak itu dari hasil membobol kripto. Dan kasus ini sampai pada akhirnya itu naik ke persidangan dan jaksanya aja bilang kalau lem ini kemungkinan akan menghadapi hukuman antara 168 sampai 210 bulan penjara yang itu artinya hukumannya itu antara 14 tahun sampai 17 tahun 6 bulan. Nah, tapi masih ada 100 juta USD yang setara dengan Rp1 triliun uang yang dicuri oleh Lem yang masih belum diketahui keberadaannya belum dia pakai. Jadi masih gak tahu nih, Geng, ada di mana uang itu. Dan menurut jaksa, hal ini bisa menjadi celah bagi Lem untuk bisa melarikan diri dari Amerika dengan modal tersebut, dengan sisa uang yang dia simpan ini. Tapi anehnya nih, Geng. LEM ini meminta agar Pengadilan Amerika bisa melakukan proses persidangan dengan cepat dan LEM hadir di persidangan yang diselenggarakan di Washington DC pada hari Kamis tanggal 14 November 2024 kemarin. Dan sidang tersebut adalah sidang peradilan untuk membahas pengungkapan bukti yang mana menurut informasi yang gua dapatkan dari media channel News Asia ketika menghadiri persidangan tersebut lem ini pakai celana panjang berwarna biru terus kaos lengan panjang warna putih. Nah, luarnya dia menggunakan seragam penjara. Di saat itu dia duduk di samping pengacaranya dan wajahnya sebagian besar tertutup oleh kacamata dan masker. Nah, seorang jaksa yang bernama Kevin Rosenberg dan salah satu tim pembela lem yang bernama Patrick Jainan itu membahas pembagian bukti menjelang persidangan yang diharapkan akan dilangsungkan di tahun ini. Dan bukti-bukti yang akan diungkapkan itu berupa hard drive, terus ada screenshot komunikasi online, terus ada smartphone milik LM. Dan karena lem ini meminta untuk persidangan dilakukan dengan cepat, maka hakim yang bernama Kulin Kolar Kotelli itu bertanya kepada Lem apakah dia mengetahui hak-haknya terkait permintaannya untuk melakukan persidangan dengan cepat. Dan Lem menjawab, "Iya, dia paham semuanya. Makanya dia minta buru-buru disidangkan." Dan persidangan cepat itu sendiri adalah sebuah hak konstitusional bagi terdakwa untuk diadili di dalam waktu yang wajar karena dia didakwa atas suatu kejadian. Hak ini dijamin oleh Konstitusi Amerika dan bertujuan untuk mencegah penahanan tanpa batas waktu serta memastikan proses hukum yang adil bagi Semini dan Serano. Nah, Hakim memperkirakan kalau persidangan bisa dilangsungkan sekitar bulan Maret dan April tahun ini. Dan Hakim juga bertanya apakah Lem mau terus meninjau bukti yang akan dibagikan oleh timnya kepada jaksa? Dan Lem menjawab kalau dia enggak perlu untuk meninjau penemuan dari pemerintah atau dari pihak yang berwajib. [Musik] Nah, dan di tanggal 7 Maret kemarin, pengacara LEM yang bernama Scott Armstrong itu mengajukan pemberitahuan kalau LEM ini mau melanjutkan persidangan dengan juri. Dan untuk saat ini, LEM ditahan di Virginia sembari menunggu persidangan yang dijadwalkan pada bulan Oktober tahun 2025. Nah, Malon Lem juga berniat untuk mengajukan subpression motion atau permohonan untuk mengecualikan bukti. Dan hal ini dimaksudkan agar pemerintah Amerika harus menyerahkan bukti-bukti yang relevan dalam kasusnya si Malon Lem ini. Dan pengacara lem juga meminta dokumen-dokumen yang penting kepada pengadilan untuk membantu persiapan pembelaan lem, termasuk Evi David, surat perintah, penggeledahan terhadap harta benda milik dia. Nah, itu adalah dokumen yang menjelaskan alasan dan dasar hukum mengapa pihak berwenang mengajukan surat perintah penggeledahan terhadap lem ini. Dan sampai sekarang ya pencarian terhadap harta-harta yang ditimbun oleh lem ini masih dilakukan. Jadi masih banyak yang belum ditemukan termasuk uang yang triliunan rupiah dan juga beberapa properti serta mobil-mobil mewah. Nah, tapi dia udah enggak bisa pakai itu semua karena dia udah fix ditahan dan dipenjara. Si korbannya gua enggak tahu nih apakah korbannya melapor ke polisi atau enggak karena enggak ada pemberitaan itu. Dan apakah nanti setelah kasus ini selesai, uang si korban bakal dikembalikan juga enggak tahu. Tapi yang jelas kalaupun dikembalikan udah enggak utuh ya kan? udah banyak yang dipakai oleh si Malon Lem dan juga Serano. Kebayang, Geng? Ya, bagaimana happy-nya dia di saat itu, ya? Wah, gila sih hidup tuh kayak dunia punya dia gitu dengan uang sebanyak itu. Nah, itu dia, Geng, pembahasan kita kali ini, yaitu kasus yang masih berjalan sampai sekarang. Kasusnya Malun Lem yang membobol kripto milik orang lain. Jadi, nanti kita tunggu aja nih, Geng, update selanjutnya dari kasus ini. Dan bagaimana tanggapan kalian tentang apa yang terjadi dengan Malon Lamp ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.