RATUSAN WARGA KOREA SELATAN TEW4S AKIBAT HIRUP DESINFEKTAN BUATAN PERUSAHAAN INGGRIS ! SADIS !
3k-VEv--8Vs • 2025-03-03
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
nah Namun waktu itu istrinya tiba-tiba
mengalami masalah pernafasan tepat di
bulan Februari tahun 2011 istrinya di
saat itu yang tidak diketahui E kenapa
dan apa penyebabnya gitu ya langsung
dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan
pertolongan nah namun menurut diagnosa
dokter istrinya sudah dalam kondisi yang
parah atau kritis dia mengalami kondisi
di mana paru-parunya sudah rusak Nah
kagetlah mereka loh kok bisa apa yang
menyebabkan paru-parunya rusak apa yang
dialami oleh
istrinya dan ketika sedang melakukan
konferensi pers ada beberapa orang yang
menghampiri Atta dan langsung
menamparnya jadi seketika di Pap di saat
itu karena orang kesal banget ya Lu enak
minta maaf keluarga kita udah enggak
mungkin balik nyawanya gitu dan bahkan
yang kebanyakan meninggal itu adalah
istri-istri yang sedang mengandung
karena itu kejam banget geng yo geng
tekan tombol subscribe geng Hey Yo
what's good Welcome back
kamar
[Musik]
Jerry genggeng oke Hari ini
pembahasannya tentang negara Korea
Selatan kalian kebayang ak geng ya kalau
misalkan nih kalian tiba-tiba e
mengalami sebuah musibah yaitu keracunan
tapi bukan keracunan makanan melainkan
keracunan produk rumah tangga yang ada
di rumah kalian karena produk tersebut
ternyata memiliki lendungan berbahaya di
dalam kasus yang berasal dari Korea
Selatan ini Ini benar-benar kisah nyata
dan pernah terjadi Nah gua pengen cerita
ke kalian kejadian yang terjadi pada
tahun 2011 yang menyebabkan sekitar 100
orang ini enggak tanggung-tanggung ya
100 orang tewas gara-gara kasus ini
mereka semua diduga keracunan oleh
kandungan yang ada di desinfektan karena
kasus ini berjalan cukup lama dan
keluarga korban tidak kunjung
mendapatkan pertanggungjawaban dari
pihak perusahaan yang berkenaan dengan
kasus ini dan kasus ini menjadi sebuah
Ironi di tengah-tengah masyarakat Korea
Selatan dan pihak korban terus melakukan
protes agar perusahaan bisa bertanggung
jawab atas apa yang sudah menimpa
anggota keluarga mereka karena kan
enggak tanggung-tanggung 100 nyawa
melayang gara-gara kasus ini dan ini
terjadi di Korea Selatan pula ya kan
negara yang dikenal oleh masyarakat
Indonesia yang seakan-akan makmur banget
gitu apapun soal entertain-nya mereka di
sana kayak Wah banget apalagi kalau
dibandingkan dengan negara tetangganya
yaitu Korea Utara kayak nya Korea
Selatan ini menjadi ee negara impian lah
bagi sebagian kecil masyarakat Indonesia
nah tapi ternyata ada kasus
ketidakadilan kayak gini dan kasusnya
mengerikan sampai pada akhirnya
pengadilan Korea memutuskan untuk
memvonis hukuman penjara terhadap
eksekutif dari perusahaan yang
bertanggung jawab di dalam kasus ini
nama perusahaannya itu tulisannya itu
kayak ginih Nah gua enggak tahu nih
bacanya itu apakah oksi saksak atau ada
bacaan lain tapi di dalam hal ini gua
membacanya oksi saksak aja ya nah sup
supaya lebih gampang di video kali ini
kita bakal membahas nih tentang kasus
yang melibatkan perusahaan Osi saksak
Ini yang mana produk mereka menyebabkan
ratusan nyawa melayang Langsung aja kita
bahas secara lengkap di sisi
[Musik]
lain kita langsung saja masuk ke dalam
kronologi utamanya
jadi geng di Korea Selatan itu ada
produk disinfektan pelembab udara atau
air humid Diver yang dijual di pasaran
yang bernama oxi saksak produk ini
diproduksi oleh perusahaan yang bernama
Oxy rackit B kisser yang merupakan anak
perusahaan dari Rit bankiser Rit
bankiser sendiri itu adalah perusahaan
asal slov Inggris perusahaan ini menjual
berbagai produk rumah tangga seperti
disinfektan pembersih toilet pembersih
noda pakaian dan lain- lain sebagainya
nah reit B kisser itu sudah memproduksi
kebutuhan rumah tangga selama lebih dari
2 abad atau perusahaannya itu sudah
berdiri 200 tahun kebayang tuh geng
perusahaan yang udah tua aja ternyata
masih ada fail-nya jadi kita enggak bisa
100% percaya sama apapun dan kepada
siapapun dan produk mereka ini enggak
dijual di Inggris aja tapi di seluruh
dunia dengan memiliki anak perusahaan
yang ada di setiap negara termasuk
dengan Korea Selatan yang mengalami
musibah Naa saat produk perusahaan ini
gagal di sana gagal itu bukan gagal
dijual udah terjual tapi produknya itu
gagal dan beracun nah pembersih atau
disinfektan ini kan berfungsi untuk
mensterilkan udara atau benda yang
diharapkan bisa menjadi bentuk
pencegahan agar tidak terkena penyakit
atau udaranya lebih segar steril dan
tidak ada bakteri gitu nah namun gimana
jadinya justru disinfektan yang
diharapkan bisa mensterilkan udara bisa
membuat udara menjadi sehat tapi hal
tersebutlah yang justru merenggut nyawa
karena nnyata memiliki kandungan yang
berbahaya Nah jadi geng semuanya berawal
pada tahun
2011 jadi kasus yang menggemparkan ini
di saat itu terjadi di mana beberapa
perempuan yang di antaranya sedang hamil
tiba-tiba mengalami sesak nafas nah
salah satunya dialami oleh seorang istri
dari pria yang bernama an Seong Wu
ketika itu dia membeli sebotol cairan
disinfektan untuk air Hamid Diver milik
keluarganya dan dia ini membelinya di
tahun 2010 an ini membeli disinfektan
tersebut karena istriin nya lagi hamil
dan anak pertamanya yang masih kecil
jadi an mau menjaga kesehatan istri dan
anaknya tersebut nah Namun waktu itu
istrinya tiba-tiba mengalami masalah
pernafasan tepat di bulan Februari tahun
2011 istrinya di saat itu yang tidak
diketahui ee Kenapa dan apa penyebabnya
gitu ya langsung dibawa ke rumah sakit
untuk mendapatkan pertolongan nah namun
menurut diagnosa dokter istrinya sudah
dalam kondisi yang parah atau kritis dia
mengalami kondisi di mana paru-parunya
sudah rusak Nah kagetlah mereka Loh kok
bisa bisa apa yang menyebabkan
paru-parunya rusak apa yang dialami oleh
istrinya merokok juga enggak pakai obat
nyamuk bakar juga enggak atau menghirup
bahan-bahan berbahaya juga ya dia enggak
tahu apa yang berbahaya di rumahnya dia
dan beberapa hari setelah dibawa ke
rumah sakit istrinya beserserta janin
yang sedang dikandung itu akhirnya
meninggal dunia geng Wah pecahlah di
saat itu sedih banget Terus anak
pertamanya Dia anak pertamanya si an itu
kondisinya juga memprihatinkan karena
anak pertamanya itu menderita Fibrosis
paru paru jadi Fibrosis paru-paru ini
itu kayak penyakit paru-paru kronis yang
disebabkan oleh terbentuknya jaringan
parut di paru-paru seram banget geng dan
jaringan parut inilah yang membuat
paru-paru tidak bisa berfungsi secara
normal dan membuat penderitanya
mengalami sesak nafas jadi kayak diikat
gitu loh paru-parunya jadi enggak bisa
kembang kempis istri an itu adalah satu
dari sekian banyak korban ternyata
dipikir sama an di saat itu yang mungkin
ini hanya dialami oleh istrinya dan dia
enggak tahu penyebabnya apa gitu dan
pada tanggal 10 Mei tahun 2011 ada
seorang perempuan yang berusia 34 tahun
yang meninggal dunia juga setelah
mendapatkan perawatan di rumah sakit
sebulan kemudian disusul lagi tiga
perempuan lain yang juga meninggal dunia
akibat kondisi yang serupa nah munculnya
banyak perempuan hamil yang menderita
Penyakit paru-paru ini menimbulkan
kepanikan dan tanda tanya besar di Korea
Selatan ya mungkin di saat itu kalian
Penasaran ya Kenapa kok si annya atau si
suaminya itu enggak ikut terkena
penyakit ini atau Kenapa anaknya dan
istrinya doang nah ternyata memang di
Korea Selatan itu ada budaya di mana
sang suami itu memberikan yang spesial
buat istrinya termasuk udara segar ya
kalau di Indonesia misalkan kayak
nurutin semua keinginan istri manjain
istri atau nurutin ngidamnya dia nah di
Korea Selatan tuh salah satunya adalah
yang memberikan yang terbaik termasuk
udara kepada sang istri yang lagi hamil
termasuk juga kepada sang anak gitu Nah
makanya Kenapa si an enggak ikut terkena
penyakit ini karena dia tidak ikut
menghirup udara di ruangan tersebut
nah terus geng berlanjut lagi nih selain
para perempuan yang hamil balita pun
ikut menjadi korban karena kebanyakan
dari para balita ini itu diberikan udara
segar dengan disinfektan tadi oleh orang
tuanya Orang tua dari salah satu balita
yang bernama Kim seongjun itu bercerita
kalau anak mereka itu biasanya sangat
aktif tapi tiba-tiba dia cuma berbaring
aja dan mengalami demam jadi sakit yang
enggak tahu kenapa Beberapa hari
kemudian kondisinya semakin memburuk
karena mengalami kesulitan untuk
bernafas dan tahapannya mirip dengan
istrinya si an tadi di saat itu Kim
kemudian dibawa ke kyungpuk University
Hospital yang ada di daegu dan 6 hari
dirawat di sana anak tersebut tidak
kunjung membaik dan malah berakhir
meninggal dunia nah dikatakan ada
sebanyak 500 korban lain yang tiba-tiba
menyusul mengalami gejala yang serupa
dan 142 di antaranya meninggal dunia
geng Nah akhirnya paniklah pemerintah di
saat itu ya Gimana Enggak panik karena
ini dianggap sangat meresahkan enggak
ada angin Enggak ada hujan enggak tahu
penyakitnya apa virusnya apa kok
tiba-tiba ada ratusan orang meninggal di
saat itu dan akhirnya di tanggal 31
Agustus tahun 2011 Korea centers for
diases control atau kcdc itu menduga
kalau ini adalah penyakit yang
kemungkinan besar disebabkan oleh air
hamidifier yang mana Dari semua korban
tersebut itu gejalanya sama dan mereka
memiliki kebiasaan yang sama yaitu
menghirup udara dari hamidifier yang
dicampur dengan disinfektan Dan inilah
yang menjadi penyebab banyaknya
perempuan yang mengalami penyakit
paru-paru terutama mereka yang hamil
yang ditreat oleh suaminya untuk bisa
mendapatkan udara yang bersih Nah
diceklah tuh Apakah kemungkinan air
hamidifier itu yang bermasalah atau
justru cairannya Nah kalau air
hamidifier-nya yang bermasalah enggak
mungkin karena beda orang atau beda
keluarga udah pasti memakai mesin yang
berbeda-beda mereknya masa ia semua
mesinnya bermasalah nah di saat itu
diceklah disinfektannya cairan yang
menjadi pendukung alat tersebut untuk
membersih udara Ini kemungkinan besar
bisa jadi dari merek yang sama
berlanjutlah di tanggal 30 September
tahun 2011 Korea consumer agency
memperingatkan agar masyarakat berhenti
untuk menggunakan produk disinfektan
terlebih dahulu agar mencegah tidak ada
korban lagi yang berjatuhan karena di
saat itu belum diketahui disinfektan
yang mana nih yang beracun nah barulah
berlanjut di tanggal 11 November tahun
2011 KC DC mengeluarkan perintah untuk
menarik produk-produk disinfektan yang
diduga berbahaya bagi kesehatan yang
salah satunya di saat itu adalah l si
biang keroknya yaitu oxi saksak
gara-gara si ooki saksak ini brand lain
juga ikut ketarik tapi di saat itu belum
ada yang tahu kalau ooki saksak lah yang
bertanggung jawab atas meninggalnya
semua orang karena keracunan ini di saat
itu pemerintah Korsel yakin kalau 80%
orang yang meninggal itu menggunakan
desinfektan di saat itu mengerucutlah di
penelitian barulah ditemukan ada
beberapa disinfektan yang bermasalah
yang salah satunya masuk ke dalam list
tersebut adalah oksi saksak tadi dan
lama-kelamaan pemerintah semakin
mengerucut dan semakin yakin lagi bahwa
satu-satunya yang bermasalah dari
desinfektan itu adalah brand oxisaksa
mulailah di saat itu the Korean Free
Trade commission atau kftc mengatakan
kalau rekit Ben kisser itu sebagai
perusahaan yang memproduksi Osi saksak
bersalah karena mereka mengiklankan
produk yang mengatakan kalau produk
tersebut aman bagi manusia padahal
produk tersebut ternyata mengandung zat
beracun nah di saat itu perusahaan rekit
Ben kisser ini enggak terima mereka
sampai mengajukan banding ke mahkamah
Agung atas tuduhan tersebut nah mereka
mengajukan banding ke Mahkamah Agung
Korsel namun sayangnya ditolak proses
penyelidikan terus berjalan dan cukup
panjang jadi agak susah nih untuk
mengungkap kasus ini namun 4 tahun
kemudian tepatnya di tahun 2015 reid
biser malah menolak untuk mengakui
kesalahan mereka dan tidak memberikan
permintaan maaf kepada para masyarakat
yang sudah menjadi korban dari produk
mereka yang berbahaya ini jadi bisa
dikatakan ini perusahaan batu banget
geng mereka tetap yakin mereka tetap
percaya produk mereka enggak berbahaya
gitu itu dan selama 4 tahun itu juga
belum ada keadilan yang diberikan kepada
para korban rasa tidak bersalah yang
diungkapkan oleh perusahaan langsung
menimbulkan kritik pedas dari masyarakat
Korea Selatan nah mereka melakukan aksi
dengan membuang produk-produk rekit
bankiser bahkan sampai ada keluarga
korban yang datang ke Inggris langsung
nah kenapa ke Inggris karena ya Memang
perusahaan ini adalah milik negara
tersebut dan mereka datang ke sana untuk
meminta pertanggungjawaban perusahaan
tersebut terhadap para korban yang sudah
meninggal dunia maupun yang menderita
penyakit paru-paru seumur hidup mereka
dan para korban yang melakukan aksi
protes di Inggris ini juga didukung oleh
anggota kelompok masyarakat sipil yang
ada di sana yaitu London Hazard namanya
nah muncullah sebuah dugaan Nah kenapa
produk xsi ini bisa lolos eder di Korea
Selatan dan juga beberapa negara lain
itu dikarenakan perusahaan ternyata
memanipulasi laporan penelitian uji
toksin dengan menyuap seorang Profesor
Nah inilah permasalahan awalnya jadi
semuanya itu berawal dari kecurangan tes
uji kelayakan untuk dikonsumsi oleh
masyarakat ini parah banget banget nih
dugaan ini menyebabkan penggeledahan di
Universitas Nasional Seul dan juga
Universitas hoseo oleh pihak kepolisian
dan di dalam penggeledahan tersebut
Profesor Joe dari Departemen toksikologi
hewan di Universitas Nasional seol itu
ditangkap atas dugaan suap yang dia
lakukan dengan oxyckit bkiser jadi dia
ini meloloskan produk tersebut tanpa ya
mengetahui kalau itu ternyata beracun ya
demiuan semuanya Dan di saat itu
dilakukanlah boikot boikot pun semakin
keras dilakukan oleh masyarakat
cororsell di dalam sebuah survei online
ada sebanyak
95,8% responden menyatakan kalau mereka
tidak akan membeli lagi produk ooki
karena tidak etisnya perusahaan tersebut
dalam menyelesaikan masalah dampaknya
penjualan oxi menurun hingga 90%
dibandingkan sebelumnya dan CEO dari oxi
yaitu Shin Hyong Wu itu sampai ditahan
dengan penahanan Shin ini perusahaan
yang tadinya tidak mau minta maaf jadi
berubah pikiran dan melakukan sebuah
konferensi pers yang diadakan di sebuah
hotel yang ada di seol Dan inilah
pertama kalinya pihak perusahaan yang
keras kepala ini angkat bicara dan
akhirnya luluh meminta maaf enggak bisa
berbuat apa-apa Setelah 5 tahun kasus
Oki merenggut nyawa banyak orang udah 5
tahun udah mungkin sudah berganti-ganti
karyawan kali berkali-kali barulah minta
maaf di saat itu mereka yang enggak
menyangka kalau kasus ini akan sejauh
ini Dan di saat itu ada kepala rekid
bkiner dari Korea dan juga Jepang yang
bernama atas safdar yang membungkukkan
badan beberapa kali untuk meminta maaf
di hadapan para korban serta keluarganya
dan ketika sedang melakukan konferensi
pers ada beberapa orang yang menghampiri
Atta dan langsung menamparnya jadi
seketika di Pap di saat itu karena orang
kesal banget ya Lu enak minta maaf
keluarga kita udah enggak mungkin balik
nyawanya gitu dan bahkan yang kebanyakan
meninggal itu adalah istri-istri yang
sedang mengandung kan Itu Kejam banget
geng Nah orang-orang tersebut berasal
dari para kerabat korban dan mereka itu
benar-benar meminta pertanggungjawaban
pada saat mereka menampar Atta ini
mereka memaki-maki Atta dan ber teriak
kalau semua permintaan maaf dari reit
bkinser sudah terlambat Apa gunanya lagi
sudahah 5 tahun yang lalu nah dan di
dalam Konferensi pers tersebut Ata ini
tetap melanjutkan permintaan maafnya
meskipun terlambat dan perusahaan
berjanji akan menunjukkan itikad baik
mereka untuk bertanggung jawab dengan
memberikan kompensasi kepada keluarga
korban serta korban yang masih hidup ya
namun mengalami kecacatan fisik nah
mereka semua akan diberikan uang sebesar
5 miliar Won atau setara rp56,8 miliar
uang kompensasi ini ini akan ditampung
oleh Kementerian lingkungan hidup Korea
baru kemudian akan disalurkan kepada
keluarga korban namun upaya untuk
memberikan kompensasi tersebut ternyata
tidak bisa dianggap sebagai pengakuan
bersalah atas apa yang sudah terjadi
kepada para korban sehingga proses hukum
tetap harus dilanjutkan kemudian juru
bicara dari reckit Ben kisser itu
mengatakan kalau perusahaan tidak bisa
membayangkan betapa dalamnya kesedihan
yang dialami oleh keluarga yang terkena
dampak atas tragedi ini dan kesulitan
yang harus mereka tanggung seumur hidup
[Musik]
nah masalah seperti ini tidak pernah
dialami oleh perusahaan karena kasus ini
begitu kompleks dengan beberapa pihak
yang diduga terlibat yang dipertanyakan
oleh para korban itu kenapa klarifikasi
dan permintaan maaf serta kompensasi
baru diberikan setelah CEO mereka
ditangkap dan itu udah 5 tahun setelah
kasusnya terjadi dan semuanya Ya udah
merasa kecewa yang amat dalam sampai ada
yang datang ke Inggris langsung dan
enggak heran kenapa para korban dan
keluarga menjadi marah atas kasus ini
dan tidak terima walaupun angka
kompensasinya besar banget mereka tetap
emosi Nah jadi dari kronologi itu bisa
kalian bayangkan sendiri geng Oke
sekarang kita akan masuk ke dalam
pembahasan selanjutnya yaitu tindak
lanjut pemerintah Korea Selatan dalam
menangani kasus keracunan massal akibat
desinfektan dari perusahaan asal Inggris
ini sebenarnya geng kasus ini enggak
cuma menyeret rekit bankiser aja tapi
ada beberapa perusahaan lain yang juga
ikut di
karena yang menjual produk seperti ini
enggak cuma reit bkeyser doang diketahui
ada beberapa perusahaan seperti handbit
chemical terus ada H plus terus ada
butterfly effect dan juga ato Organic
yang mana keempat perusahaan ini
mengiklankan kalau produk disinfektan
mereka itu aman jika terkena tubuh
manusia empat perusahaan tersebut
dilaporkan ke kftc sementara ada loteart
dan juga costro yang juga menjual produk
serupa namun mereka enggak dilaporkan
karena mereka ini tidak mempromosikan
produk tersebut dengan klaim aman bagi
tubuh manusia tapi mereka cuma menjual
aja gitu tapi sekitar tanggal 20 Mei
tahun 2016 tim investigasi khusus
Kejaksaan distrik pusat seol itu
memanggil pejabat dari lotemart dan juga
the company untuk diperiksa nah the
company ini adalah perusahaan yang
terlibat di dalam perencanaan produk
ketika lotemart meluncurkan produk
disinfektan pelembab udara pada tahun
2006 Nah makanya kasus ini menjadi salah
satu kasus besar di Korea Selatan karena
melibatkan banyak perusahaan yang diduga
Bertanggung jawab atas hilangnya nyawa
para
korban terus geng berlanjut lagi di
tanggal 7 Juni tahun 2016 tim
investigasi khusus Kantor Kejaksaan
distrik pusat Seul itu memanggil dan
menginterogasi mantan CEO oxi rekit
benkisser yang bernama John Lee setelah
memanggil dia kabarnya saat itu pihak
Kejaksaan mempertimbangkan kalau John
Lee ini juga ikut bersalah atas kasus
meninggalnya para korban yang keracunan
yang terjadi di Korea Selatan ini akibat
disinfektan dari rekit B kisser dengan
hukuman pembunuhan karena kelalaian dan
melanggar undang-undang tentang
peraturan pelabelan dan periklanan Nah
tapi di dalam persidangan yang sudah
dilakukan sebanyak tiga kali sejak
tanggal 16 Januari tahun 2017 sampai 25
Januari tahun 2018 John Lee ini
dinyatakan tidak bersalah dengan alasan
sulit untuk menghubungkan
keterlibatannya dia dengan kasus ini
Tapi sementara Shin hyunwu itu dijatuhi
hukuman 7 tahun penjara karena
melewatkan uji toksin yang diperlukan
sebelum produksi tersebut diluncurkan
pada tahun 2011 lalu Shin Hyon Wo itu
harus membayar kompensasi sebanyak
45.000 dolar Amerika atau setara dengan
746,1 juta untuk masing-masing korban
yang meninggal dan nominal yang lebih
kecil bagi mereka yang menderita
penyakit seumur hidup Nah jadi ini
kasusnya benar-benar ya di saat itu tuh
menggemparkan banget
geng lalu geng di tanggal 15 Juni tahun
2016 tim investigasi khusus Kantor
Kejaksaan distrik pusat seol itu
menangkap kepala penelitian laboratorium
oxi yang bernama Cho hansok atas tuduhan
penghilangan nyawa dan kelalaian nah
menurut Jaksa Cho ini dituduh
menyebabkan 70 kematian dan 105 penyakit
paru-paru dengan memproduksi dan menjual
disinfektan pelembab udara dari akhir
tahun 2003 hingga bulan Agustus tahun
2011 Padahal dia sendiri tahu mengenai
efek bahayanya e produk yang dia buat
dan dia juga dituduh sudah menyetujui
Departemen pemasaran Oxy rcket B kisser
untuk membuat klaim di iklan mereka
kalau produk tersebut menggunakan bahan
yang aman bagi tubuh manusia dan aman
bagi anak-anak tanpa adanya dasar yang
ilmiah jadi ngasal aja gitu ngasih
klaimnya dan sementara itu oxi diketahui
menerima laporan kerusakan dari pengguna
disinfektan pelembab udara pada tahun
2007 dan 2010 tapi Ko yang tahu mengenai
hal ini dia justru mengabaikan hal itu
jadi dia enggak peduli tuh dia pikir
dengan dia mengabaikan gitu tuh kayak
alah ya udah Paling juga efeknya Enggak
seberapa yang dia enggak tahu bahkan ada
100 orang pada tahun 2011 bakal
meninggal dunia Nah ini nih karena
terlalu nyepelein atau ngeremehin nah
terus geng singkat cerita ada satu orang
lagi yang merupakan manajer rnd manajer
perusahaan tersebut yang bernama Michael
choy Nah jadi rnd ini e salah satu apa
ya tahapan ketika meracik eh produk
tersebut jadi zat-zat kimianya dicampur
diuji coba nah itu adalah proses rnd-nya
pada tanggal 28 April tahun 2017 CH ini
dijatuhi hukuman 1 tahun penjara dan 2
tahun masa percobaan dalam persidangan
banding namun ada informasi lain yang
mengatakan kalau Chou dijatuhi hukuman
justru 7 tahun penjara sementara coy Itu
mendapat hukuman 5 tahun penjara Wah
gila banget enggak sebanding gitu ya
geng bayangin aja gitu nyawa 100 orang
ditukar dengan hukuman 7 tahun untuk
satu orang dan 5 tahun untuk satunya
lagi kan enggak sebanding banget dan
sampai pada akhirnya proses persidangan
juga dilakukan terhadap sembilan orang
lain termasuk di antaranya adalah para
eksekutif dan karyawan lotart serta h
dan berdasarkan putusan Mahkamah Agung
Hom dijatuhi hukuman denda sebesar Rp150
juta Won atau sekitar rp1,7 miliar nah
manajer Departemen pembelian grosir Hom
plus dan manajer tim manajemen hukumnya
itu dihukum masing-masing 4 tahun
penjara dan tersangka lainnya dijatuhi
hukuman 2 sampai 4 tahun penjara
Profesor Joe dari universitas nasional
seol ikut diadili karena dia yang
menerima suap dan dia dituduh atas
pemalsuan laporan penelitian pada
tanggal 29 September tahun 2017 dan
dijatuhi hukuman 2 tahun penjara dalam
persidangan pertama dan dia juga dituduh
menggelapkan biaya penelitian sebesar 12
juta Won antara bulan Oktober dan juga
desember 2011 serta menggelapkan
perlengkapan sebesar 56 juta Won dari
Yayasan kerja sama industri akademik
universitas nasional
seol dan akibat dari kasus ini geng
pemerintah Korea Selatan akhirnya
membuat undang-undang khusus tentang
bantuan bagi korban disinfektan Hamid
Diver dan berharap tidak terjadi hal
serupa di kemudian hari sekitar tanggal
8 September tahun 2017 oxi rackit bank
Kiser itu juga memberikan uang eh ganti
rugi mereka sekitar 67,4 miliar Won atau
setara dengan
rp765,4 miliar hampir R triliun kepada
dana bantuan khusus dan di tahun 2018
komite investigasi khusus bencana sosial
diluncurkan untuk membentuk subkomite
disinfektan Hamid Diver yang bertugas
untuk mengawasi peredaran disinfektan di
Korea Selatan dan menjamin kalau produk
tersebut sudah aman digunakan dan tidak
membahayakan tubuh Nah tapi di saat itu
banyak masyarakat yang masih skeptis dan
enggak Percayalah mereka di saat itu
trauma mereka enggak mau menggunakan
produk-produk sejenis lagi walaupun
dinyatakan aman nah pada tahun 2018
undang-undang khusus tentang bantuan
bagi korban disinfektan Hamid Diver ini
sudah disahkan dan berlaku mulai tanggal
15 Februari tahun 2019 dan dengan
undang-undang ini diharapkan perusahaan
bisa lebih aware lagi dengan kesehatan
konsumen dan memastikan bahwa dukungan
yang ada di produk mereka sudah sudah
aman dan tidak berbahaya nah mulai saat
itulah kasus ini menjadi mimpi buruk
yang selalu diingat oleh warga Korea
Selatan khususnya bagi keluarga korban
itu dia geng pembahasan kita hari ini
mengenai kasus keracunan massal yang
terjadi di Korea Selatan dan ya
menyebabkan 100 orang lebih tewas Tapi
korbannya lebih dari 100 ya hampai 300
Kalau enggak salah apa hampai 400 yang
jelas kasus ini benar-benar
menggemparkan di saat itu kebayang ya
geng ini terjadi di Korea Selatan loh
penyelesaiannya aja bertahun-tahun Coba
bayangin kalau terjadi di negara kita
apakah akan diurus kayak gini ya belum
tentu kita lihat aja ya banyak banget
orang-orang yang mengalami ISPA
gara-gara perusahaan PLTU yang ada di
negara ini ya Emang mereka mendapatkan
kompensasi atau mendapatkan ganti rugi
atas penyakit yang mereka alami ya
dianggap angin lalu aja gitu nah Korea
Selatan aja bisa sampai kayak gini
Apalagi ini kalau terjadi di negara kita
ya makin hancur ya semoga dengan adanya
kasus ini menjadikan kita eh lebih aware
menjadikan informasi ini sebagai
pelajaran jangan sampai sembarang
percaya dengan produk-produk yang
beredar di pasaran produk yang dijual
oleh perusahaan yang sudah berjalan
selama 2 abad atau 200 tahun aja asal
Inggris lagi gitu ya Ini juga masih
belum bisa dipercaya kalian lihat aja
ratusan orang meninggal di Korea
Selatan Oke gimana Menurut kalian geng
tentang kasus yang satu ini coba
tinggalkan komentar di bawah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:15:51 UTC
Categories
Manage