Kind: captions Language: id nah Namun waktu itu istrinya tiba-tiba mengalami masalah pernafasan tepat di bulan Februari tahun 2011 istrinya di saat itu yang tidak diketahui E kenapa dan apa penyebabnya gitu ya langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan nah namun menurut diagnosa dokter istrinya sudah dalam kondisi yang parah atau kritis dia mengalami kondisi di mana paru-parunya sudah rusak Nah kagetlah mereka loh kok bisa apa yang menyebabkan paru-parunya rusak apa yang dialami oleh istrinya dan ketika sedang melakukan konferensi pers ada beberapa orang yang menghampiri Atta dan langsung menamparnya jadi seketika di Pap di saat itu karena orang kesal banget ya Lu enak minta maaf keluarga kita udah enggak mungkin balik nyawanya gitu dan bahkan yang kebanyakan meninggal itu adalah istri-istri yang sedang mengandung karena itu kejam banget geng yo geng tekan tombol subscribe geng Hey Yo what's good Welcome back kamar [Musik] Jerry genggeng oke Hari ini pembahasannya tentang negara Korea Selatan kalian kebayang ak geng ya kalau misalkan nih kalian tiba-tiba e mengalami sebuah musibah yaitu keracunan tapi bukan keracunan makanan melainkan keracunan produk rumah tangga yang ada di rumah kalian karena produk tersebut ternyata memiliki lendungan berbahaya di dalam kasus yang berasal dari Korea Selatan ini Ini benar-benar kisah nyata dan pernah terjadi Nah gua pengen cerita ke kalian kejadian yang terjadi pada tahun 2011 yang menyebabkan sekitar 100 orang ini enggak tanggung-tanggung ya 100 orang tewas gara-gara kasus ini mereka semua diduga keracunan oleh kandungan yang ada di desinfektan karena kasus ini berjalan cukup lama dan keluarga korban tidak kunjung mendapatkan pertanggungjawaban dari pihak perusahaan yang berkenaan dengan kasus ini dan kasus ini menjadi sebuah Ironi di tengah-tengah masyarakat Korea Selatan dan pihak korban terus melakukan protes agar perusahaan bisa bertanggung jawab atas apa yang sudah menimpa anggota keluarga mereka karena kan enggak tanggung-tanggung 100 nyawa melayang gara-gara kasus ini dan ini terjadi di Korea Selatan pula ya kan negara yang dikenal oleh masyarakat Indonesia yang seakan-akan makmur banget gitu apapun soal entertain-nya mereka di sana kayak Wah banget apalagi kalau dibandingkan dengan negara tetangganya yaitu Korea Utara kayak nya Korea Selatan ini menjadi ee negara impian lah bagi sebagian kecil masyarakat Indonesia nah tapi ternyata ada kasus ketidakadilan kayak gini dan kasusnya mengerikan sampai pada akhirnya pengadilan Korea memutuskan untuk memvonis hukuman penjara terhadap eksekutif dari perusahaan yang bertanggung jawab di dalam kasus ini nama perusahaannya itu tulisannya itu kayak ginih Nah gua enggak tahu nih bacanya itu apakah oksi saksak atau ada bacaan lain tapi di dalam hal ini gua membacanya oksi saksak aja ya nah sup supaya lebih gampang di video kali ini kita bakal membahas nih tentang kasus yang melibatkan perusahaan Osi saksak Ini yang mana produk mereka menyebabkan ratusan nyawa melayang Langsung aja kita bahas secara lengkap di sisi [Musik] lain kita langsung saja masuk ke dalam kronologi utamanya jadi geng di Korea Selatan itu ada produk disinfektan pelembab udara atau air humid Diver yang dijual di pasaran yang bernama oxi saksak produk ini diproduksi oleh perusahaan yang bernama Oxy rackit B kisser yang merupakan anak perusahaan dari Rit bankiser Rit bankiser sendiri itu adalah perusahaan asal slov Inggris perusahaan ini menjual berbagai produk rumah tangga seperti disinfektan pembersih toilet pembersih noda pakaian dan lain- lain sebagainya nah reit B kisser itu sudah memproduksi kebutuhan rumah tangga selama lebih dari 2 abad atau perusahaannya itu sudah berdiri 200 tahun kebayang tuh geng perusahaan yang udah tua aja ternyata masih ada fail-nya jadi kita enggak bisa 100% percaya sama apapun dan kepada siapapun dan produk mereka ini enggak dijual di Inggris aja tapi di seluruh dunia dengan memiliki anak perusahaan yang ada di setiap negara termasuk dengan Korea Selatan yang mengalami musibah Naa saat produk perusahaan ini gagal di sana gagal itu bukan gagal dijual udah terjual tapi produknya itu gagal dan beracun nah pembersih atau disinfektan ini kan berfungsi untuk mensterilkan udara atau benda yang diharapkan bisa menjadi bentuk pencegahan agar tidak terkena penyakit atau udaranya lebih segar steril dan tidak ada bakteri gitu nah namun gimana jadinya justru disinfektan yang diharapkan bisa mensterilkan udara bisa membuat udara menjadi sehat tapi hal tersebutlah yang justru merenggut nyawa karena nnyata memiliki kandungan yang berbahaya Nah jadi geng semuanya berawal pada tahun 2011 jadi kasus yang menggemparkan ini di saat itu terjadi di mana beberapa perempuan yang di antaranya sedang hamil tiba-tiba mengalami sesak nafas nah salah satunya dialami oleh seorang istri dari pria yang bernama an Seong Wu ketika itu dia membeli sebotol cairan disinfektan untuk air Hamid Diver milik keluarganya dan dia ini membelinya di tahun 2010 an ini membeli disinfektan tersebut karena istriin nya lagi hamil dan anak pertamanya yang masih kecil jadi an mau menjaga kesehatan istri dan anaknya tersebut nah Namun waktu itu istrinya tiba-tiba mengalami masalah pernafasan tepat di bulan Februari tahun 2011 istrinya di saat itu yang tidak diketahui ee Kenapa dan apa penyebabnya gitu ya langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan nah namun menurut diagnosa dokter istrinya sudah dalam kondisi yang parah atau kritis dia mengalami kondisi di mana paru-parunya sudah rusak Nah kagetlah mereka Loh kok bisa bisa apa yang menyebabkan paru-parunya rusak apa yang dialami oleh istrinya merokok juga enggak pakai obat nyamuk bakar juga enggak atau menghirup bahan-bahan berbahaya juga ya dia enggak tahu apa yang berbahaya di rumahnya dia dan beberapa hari setelah dibawa ke rumah sakit istrinya beserserta janin yang sedang dikandung itu akhirnya meninggal dunia geng Wah pecahlah di saat itu sedih banget Terus anak pertamanya Dia anak pertamanya si an itu kondisinya juga memprihatinkan karena anak pertamanya itu menderita Fibrosis paru paru jadi Fibrosis paru-paru ini itu kayak penyakit paru-paru kronis yang disebabkan oleh terbentuknya jaringan parut di paru-paru seram banget geng dan jaringan parut inilah yang membuat paru-paru tidak bisa berfungsi secara normal dan membuat penderitanya mengalami sesak nafas jadi kayak diikat gitu loh paru-parunya jadi enggak bisa kembang kempis istri an itu adalah satu dari sekian banyak korban ternyata dipikir sama an di saat itu yang mungkin ini hanya dialami oleh istrinya dan dia enggak tahu penyebabnya apa gitu dan pada tanggal 10 Mei tahun 2011 ada seorang perempuan yang berusia 34 tahun yang meninggal dunia juga setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit sebulan kemudian disusul lagi tiga perempuan lain yang juga meninggal dunia akibat kondisi yang serupa nah munculnya banyak perempuan hamil yang menderita Penyakit paru-paru ini menimbulkan kepanikan dan tanda tanya besar di Korea Selatan ya mungkin di saat itu kalian Penasaran ya Kenapa kok si annya atau si suaminya itu enggak ikut terkena penyakit ini atau Kenapa anaknya dan istrinya doang nah ternyata memang di Korea Selatan itu ada budaya di mana sang suami itu memberikan yang spesial buat istrinya termasuk udara segar ya kalau di Indonesia misalkan kayak nurutin semua keinginan istri manjain istri atau nurutin ngidamnya dia nah di Korea Selatan tuh salah satunya adalah yang memberikan yang terbaik termasuk udara kepada sang istri yang lagi hamil termasuk juga kepada sang anak gitu Nah makanya Kenapa si an enggak ikut terkena penyakit ini karena dia tidak ikut menghirup udara di ruangan tersebut nah terus geng berlanjut lagi nih selain para perempuan yang hamil balita pun ikut menjadi korban karena kebanyakan dari para balita ini itu diberikan udara segar dengan disinfektan tadi oleh orang tuanya Orang tua dari salah satu balita yang bernama Kim seongjun itu bercerita kalau anak mereka itu biasanya sangat aktif tapi tiba-tiba dia cuma berbaring aja dan mengalami demam jadi sakit yang enggak tahu kenapa Beberapa hari kemudian kondisinya semakin memburuk karena mengalami kesulitan untuk bernafas dan tahapannya mirip dengan istrinya si an tadi di saat itu Kim kemudian dibawa ke kyungpuk University Hospital yang ada di daegu dan 6 hari dirawat di sana anak tersebut tidak kunjung membaik dan malah berakhir meninggal dunia nah dikatakan ada sebanyak 500 korban lain yang tiba-tiba menyusul mengalami gejala yang serupa dan 142 di antaranya meninggal dunia geng Nah akhirnya paniklah pemerintah di saat itu ya Gimana Enggak panik karena ini dianggap sangat meresahkan enggak ada angin Enggak ada hujan enggak tahu penyakitnya apa virusnya apa kok tiba-tiba ada ratusan orang meninggal di saat itu dan akhirnya di tanggal 31 Agustus tahun 2011 Korea centers for diases control atau kcdc itu menduga kalau ini adalah penyakit yang kemungkinan besar disebabkan oleh air hamidifier yang mana Dari semua korban tersebut itu gejalanya sama dan mereka memiliki kebiasaan yang sama yaitu menghirup udara dari hamidifier yang dicampur dengan disinfektan Dan inilah yang menjadi penyebab banyaknya perempuan yang mengalami penyakit paru-paru terutama mereka yang hamil yang ditreat oleh suaminya untuk bisa mendapatkan udara yang bersih Nah diceklah tuh Apakah kemungkinan air hamidifier itu yang bermasalah atau justru cairannya Nah kalau air hamidifier-nya yang bermasalah enggak mungkin karena beda orang atau beda keluarga udah pasti memakai mesin yang berbeda-beda mereknya masa ia semua mesinnya bermasalah nah di saat itu diceklah disinfektannya cairan yang menjadi pendukung alat tersebut untuk membersih udara Ini kemungkinan besar bisa jadi dari merek yang sama berlanjutlah di tanggal 30 September tahun 2011 Korea consumer agency memperingatkan agar masyarakat berhenti untuk menggunakan produk disinfektan terlebih dahulu agar mencegah tidak ada korban lagi yang berjatuhan karena di saat itu belum diketahui disinfektan yang mana nih yang beracun nah barulah berlanjut di tanggal 11 November tahun 2011 KC DC mengeluarkan perintah untuk menarik produk-produk disinfektan yang diduga berbahaya bagi kesehatan yang salah satunya di saat itu adalah l si biang keroknya yaitu oxi saksak gara-gara si ooki saksak ini brand lain juga ikut ketarik tapi di saat itu belum ada yang tahu kalau ooki saksak lah yang bertanggung jawab atas meninggalnya semua orang karena keracunan ini di saat itu pemerintah Korsel yakin kalau 80% orang yang meninggal itu menggunakan desinfektan di saat itu mengerucutlah di penelitian barulah ditemukan ada beberapa disinfektan yang bermasalah yang salah satunya masuk ke dalam list tersebut adalah oksi saksak tadi dan lama-kelamaan pemerintah semakin mengerucut dan semakin yakin lagi bahwa satu-satunya yang bermasalah dari desinfektan itu adalah brand oxisaksa mulailah di saat itu the Korean Free Trade commission atau kftc mengatakan kalau rekit Ben kisser itu sebagai perusahaan yang memproduksi Osi saksak bersalah karena mereka mengiklankan produk yang mengatakan kalau produk tersebut aman bagi manusia padahal produk tersebut ternyata mengandung zat beracun nah di saat itu perusahaan rekit Ben kisser ini enggak terima mereka sampai mengajukan banding ke mahkamah Agung atas tuduhan tersebut nah mereka mengajukan banding ke Mahkamah Agung Korsel namun sayangnya ditolak proses penyelidikan terus berjalan dan cukup panjang jadi agak susah nih untuk mengungkap kasus ini namun 4 tahun kemudian tepatnya di tahun 2015 reid biser malah menolak untuk mengakui kesalahan mereka dan tidak memberikan permintaan maaf kepada para masyarakat yang sudah menjadi korban dari produk mereka yang berbahaya ini jadi bisa dikatakan ini perusahaan batu banget geng mereka tetap yakin mereka tetap percaya produk mereka enggak berbahaya gitu itu dan selama 4 tahun itu juga belum ada keadilan yang diberikan kepada para korban rasa tidak bersalah yang diungkapkan oleh perusahaan langsung menimbulkan kritik pedas dari masyarakat Korea Selatan nah mereka melakukan aksi dengan membuang produk-produk rekit bankiser bahkan sampai ada keluarga korban yang datang ke Inggris langsung nah kenapa ke Inggris karena ya Memang perusahaan ini adalah milik negara tersebut dan mereka datang ke sana untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan tersebut terhadap para korban yang sudah meninggal dunia maupun yang menderita penyakit paru-paru seumur hidup mereka dan para korban yang melakukan aksi protes di Inggris ini juga didukung oleh anggota kelompok masyarakat sipil yang ada di sana yaitu London Hazard namanya nah muncullah sebuah dugaan Nah kenapa produk xsi ini bisa lolos eder di Korea Selatan dan juga beberapa negara lain itu dikarenakan perusahaan ternyata memanipulasi laporan penelitian uji toksin dengan menyuap seorang Profesor Nah inilah permasalahan awalnya jadi semuanya itu berawal dari kecurangan tes uji kelayakan untuk dikonsumsi oleh masyarakat ini parah banget banget nih dugaan ini menyebabkan penggeledahan di Universitas Nasional Seul dan juga Universitas hoseo oleh pihak kepolisian dan di dalam penggeledahan tersebut Profesor Joe dari Departemen toksikologi hewan di Universitas Nasional seol itu ditangkap atas dugaan suap yang dia lakukan dengan oxyckit bkiser jadi dia ini meloloskan produk tersebut tanpa ya mengetahui kalau itu ternyata beracun ya demiuan semuanya Dan di saat itu dilakukanlah boikot boikot pun semakin keras dilakukan oleh masyarakat cororsell di dalam sebuah survei online ada sebanyak 95,8% responden menyatakan kalau mereka tidak akan membeli lagi produk ooki karena tidak etisnya perusahaan tersebut dalam menyelesaikan masalah dampaknya penjualan oxi menurun hingga 90% dibandingkan sebelumnya dan CEO dari oxi yaitu Shin Hyong Wu itu sampai ditahan dengan penahanan Shin ini perusahaan yang tadinya tidak mau minta maaf jadi berubah pikiran dan melakukan sebuah konferensi pers yang diadakan di sebuah hotel yang ada di seol Dan inilah pertama kalinya pihak perusahaan yang keras kepala ini angkat bicara dan akhirnya luluh meminta maaf enggak bisa berbuat apa-apa Setelah 5 tahun kasus Oki merenggut nyawa banyak orang udah 5 tahun udah mungkin sudah berganti-ganti karyawan kali berkali-kali barulah minta maaf di saat itu mereka yang enggak menyangka kalau kasus ini akan sejauh ini Dan di saat itu ada kepala rekid bkiner dari Korea dan juga Jepang yang bernama atas safdar yang membungkukkan badan beberapa kali untuk meminta maaf di hadapan para korban serta keluarganya dan ketika sedang melakukan konferensi pers ada beberapa orang yang menghampiri Atta dan langsung menamparnya jadi seketika di Pap di saat itu karena orang kesal banget ya Lu enak minta maaf keluarga kita udah enggak mungkin balik nyawanya gitu dan bahkan yang kebanyakan meninggal itu adalah istri-istri yang sedang mengandung kan Itu Kejam banget geng Nah orang-orang tersebut berasal dari para kerabat korban dan mereka itu benar-benar meminta pertanggungjawaban pada saat mereka menampar Atta ini mereka memaki-maki Atta dan ber teriak kalau semua permintaan maaf dari reit bkinser sudah terlambat Apa gunanya lagi sudahah 5 tahun yang lalu nah dan di dalam Konferensi pers tersebut Ata ini tetap melanjutkan permintaan maafnya meskipun terlambat dan perusahaan berjanji akan menunjukkan itikad baik mereka untuk bertanggung jawab dengan memberikan kompensasi kepada keluarga korban serta korban yang masih hidup ya namun mengalami kecacatan fisik nah mereka semua akan diberikan uang sebesar 5 miliar Won atau setara rp56,8 miliar uang kompensasi ini ini akan ditampung oleh Kementerian lingkungan hidup Korea baru kemudian akan disalurkan kepada keluarga korban namun upaya untuk memberikan kompensasi tersebut ternyata tidak bisa dianggap sebagai pengakuan bersalah atas apa yang sudah terjadi kepada para korban sehingga proses hukum tetap harus dilanjutkan kemudian juru bicara dari reckit Ben kisser itu mengatakan kalau perusahaan tidak bisa membayangkan betapa dalamnya kesedihan yang dialami oleh keluarga yang terkena dampak atas tragedi ini dan kesulitan yang harus mereka tanggung seumur hidup [Musik] nah masalah seperti ini tidak pernah dialami oleh perusahaan karena kasus ini begitu kompleks dengan beberapa pihak yang diduga terlibat yang dipertanyakan oleh para korban itu kenapa klarifikasi dan permintaan maaf serta kompensasi baru diberikan setelah CEO mereka ditangkap dan itu udah 5 tahun setelah kasusnya terjadi dan semuanya Ya udah merasa kecewa yang amat dalam sampai ada yang datang ke Inggris langsung dan enggak heran kenapa para korban dan keluarga menjadi marah atas kasus ini dan tidak terima walaupun angka kompensasinya besar banget mereka tetap emosi Nah jadi dari kronologi itu bisa kalian bayangkan sendiri geng Oke sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan selanjutnya yaitu tindak lanjut pemerintah Korea Selatan dalam menangani kasus keracunan massal akibat desinfektan dari perusahaan asal Inggris ini sebenarnya geng kasus ini enggak cuma menyeret rekit bankiser aja tapi ada beberapa perusahaan lain yang juga ikut di karena yang menjual produk seperti ini enggak cuma reit bkeyser doang diketahui ada beberapa perusahaan seperti handbit chemical terus ada H plus terus ada butterfly effect dan juga ato Organic yang mana keempat perusahaan ini mengiklankan kalau produk disinfektan mereka itu aman jika terkena tubuh manusia empat perusahaan tersebut dilaporkan ke kftc sementara ada loteart dan juga costro yang juga menjual produk serupa namun mereka enggak dilaporkan karena mereka ini tidak mempromosikan produk tersebut dengan klaim aman bagi tubuh manusia tapi mereka cuma menjual aja gitu tapi sekitar tanggal 20 Mei tahun 2016 tim investigasi khusus Kejaksaan distrik pusat seol itu memanggil pejabat dari lotemart dan juga the company untuk diperiksa nah the company ini adalah perusahaan yang terlibat di dalam perencanaan produk ketika lotemart meluncurkan produk disinfektan pelembab udara pada tahun 2006 Nah makanya kasus ini menjadi salah satu kasus besar di Korea Selatan karena melibatkan banyak perusahaan yang diduga Bertanggung jawab atas hilangnya nyawa para korban terus geng berlanjut lagi di tanggal 7 Juni tahun 2016 tim investigasi khusus Kantor Kejaksaan distrik pusat Seul itu memanggil dan menginterogasi mantan CEO oxi rekit benkisser yang bernama John Lee setelah memanggil dia kabarnya saat itu pihak Kejaksaan mempertimbangkan kalau John Lee ini juga ikut bersalah atas kasus meninggalnya para korban yang keracunan yang terjadi di Korea Selatan ini akibat disinfektan dari rekit B kisser dengan hukuman pembunuhan karena kelalaian dan melanggar undang-undang tentang peraturan pelabelan dan periklanan Nah tapi di dalam persidangan yang sudah dilakukan sebanyak tiga kali sejak tanggal 16 Januari tahun 2017 sampai 25 Januari tahun 2018 John Lee ini dinyatakan tidak bersalah dengan alasan sulit untuk menghubungkan keterlibatannya dia dengan kasus ini Tapi sementara Shin hyunwu itu dijatuhi hukuman 7 tahun penjara karena melewatkan uji toksin yang diperlukan sebelum produksi tersebut diluncurkan pada tahun 2011 lalu Shin Hyon Wo itu harus membayar kompensasi sebanyak 45.000 dolar Amerika atau setara dengan 746,1 juta untuk masing-masing korban yang meninggal dan nominal yang lebih kecil bagi mereka yang menderita penyakit seumur hidup Nah jadi ini kasusnya benar-benar ya di saat itu tuh menggemparkan banget geng lalu geng di tanggal 15 Juni tahun 2016 tim investigasi khusus Kantor Kejaksaan distrik pusat seol itu menangkap kepala penelitian laboratorium oxi yang bernama Cho hansok atas tuduhan penghilangan nyawa dan kelalaian nah menurut Jaksa Cho ini dituduh menyebabkan 70 kematian dan 105 penyakit paru-paru dengan memproduksi dan menjual disinfektan pelembab udara dari akhir tahun 2003 hingga bulan Agustus tahun 2011 Padahal dia sendiri tahu mengenai efek bahayanya e produk yang dia buat dan dia juga dituduh sudah menyetujui Departemen pemasaran Oxy rcket B kisser untuk membuat klaim di iklan mereka kalau produk tersebut menggunakan bahan yang aman bagi tubuh manusia dan aman bagi anak-anak tanpa adanya dasar yang ilmiah jadi ngasal aja gitu ngasih klaimnya dan sementara itu oxi diketahui menerima laporan kerusakan dari pengguna disinfektan pelembab udara pada tahun 2007 dan 2010 tapi Ko yang tahu mengenai hal ini dia justru mengabaikan hal itu jadi dia enggak peduli tuh dia pikir dengan dia mengabaikan gitu tuh kayak alah ya udah Paling juga efeknya Enggak seberapa yang dia enggak tahu bahkan ada 100 orang pada tahun 2011 bakal meninggal dunia Nah ini nih karena terlalu nyepelein atau ngeremehin nah terus geng singkat cerita ada satu orang lagi yang merupakan manajer rnd manajer perusahaan tersebut yang bernama Michael choy Nah jadi rnd ini e salah satu apa ya tahapan ketika meracik eh produk tersebut jadi zat-zat kimianya dicampur diuji coba nah itu adalah proses rnd-nya pada tanggal 28 April tahun 2017 CH ini dijatuhi hukuman 1 tahun penjara dan 2 tahun masa percobaan dalam persidangan banding namun ada informasi lain yang mengatakan kalau Chou dijatuhi hukuman justru 7 tahun penjara sementara coy Itu mendapat hukuman 5 tahun penjara Wah gila banget enggak sebanding gitu ya geng bayangin aja gitu nyawa 100 orang ditukar dengan hukuman 7 tahun untuk satu orang dan 5 tahun untuk satunya lagi kan enggak sebanding banget dan sampai pada akhirnya proses persidangan juga dilakukan terhadap sembilan orang lain termasuk di antaranya adalah para eksekutif dan karyawan lotart serta h dan berdasarkan putusan Mahkamah Agung Hom dijatuhi hukuman denda sebesar Rp150 juta Won atau sekitar rp1,7 miliar nah manajer Departemen pembelian grosir Hom plus dan manajer tim manajemen hukumnya itu dihukum masing-masing 4 tahun penjara dan tersangka lainnya dijatuhi hukuman 2 sampai 4 tahun penjara Profesor Joe dari universitas nasional seol ikut diadili karena dia yang menerima suap dan dia dituduh atas pemalsuan laporan penelitian pada tanggal 29 September tahun 2017 dan dijatuhi hukuman 2 tahun penjara dalam persidangan pertama dan dia juga dituduh menggelapkan biaya penelitian sebesar 12 juta Won antara bulan Oktober dan juga desember 2011 serta menggelapkan perlengkapan sebesar 56 juta Won dari Yayasan kerja sama industri akademik universitas nasional seol dan akibat dari kasus ini geng pemerintah Korea Selatan akhirnya membuat undang-undang khusus tentang bantuan bagi korban disinfektan Hamid Diver dan berharap tidak terjadi hal serupa di kemudian hari sekitar tanggal 8 September tahun 2017 oxi rackit bank Kiser itu juga memberikan uang eh ganti rugi mereka sekitar 67,4 miliar Won atau setara dengan rp765,4 miliar hampir R triliun kepada dana bantuan khusus dan di tahun 2018 komite investigasi khusus bencana sosial diluncurkan untuk membentuk subkomite disinfektan Hamid Diver yang bertugas untuk mengawasi peredaran disinfektan di Korea Selatan dan menjamin kalau produk tersebut sudah aman digunakan dan tidak membahayakan tubuh Nah tapi di saat itu banyak masyarakat yang masih skeptis dan enggak Percayalah mereka di saat itu trauma mereka enggak mau menggunakan produk-produk sejenis lagi walaupun dinyatakan aman nah pada tahun 2018 undang-undang khusus tentang bantuan bagi korban disinfektan Hamid Diver ini sudah disahkan dan berlaku mulai tanggal 15 Februari tahun 2019 dan dengan undang-undang ini diharapkan perusahaan bisa lebih aware lagi dengan kesehatan konsumen dan memastikan bahwa dukungan yang ada di produk mereka sudah sudah aman dan tidak berbahaya nah mulai saat itulah kasus ini menjadi mimpi buruk yang selalu diingat oleh warga Korea Selatan khususnya bagi keluarga korban itu dia geng pembahasan kita hari ini mengenai kasus keracunan massal yang terjadi di Korea Selatan dan ya menyebabkan 100 orang lebih tewas Tapi korbannya lebih dari 100 ya hampai 300 Kalau enggak salah apa hampai 400 yang jelas kasus ini benar-benar menggemparkan di saat itu kebayang ya geng ini terjadi di Korea Selatan loh penyelesaiannya aja bertahun-tahun Coba bayangin kalau terjadi di negara kita apakah akan diurus kayak gini ya belum tentu kita lihat aja ya banyak banget orang-orang yang mengalami ISPA gara-gara perusahaan PLTU yang ada di negara ini ya Emang mereka mendapatkan kompensasi atau mendapatkan ganti rugi atas penyakit yang mereka alami ya dianggap angin lalu aja gitu nah Korea Selatan aja bisa sampai kayak gini Apalagi ini kalau terjadi di negara kita ya makin hancur ya semoga dengan adanya kasus ini menjadikan kita eh lebih aware menjadikan informasi ini sebagai pelajaran jangan sampai sembarang percaya dengan produk-produk yang beredar di pasaran produk yang dijual oleh perusahaan yang sudah berjalan selama 2 abad atau 200 tahun aja asal Inggris lagi gitu ya Ini juga masih belum bisa dipercaya kalian lihat aja ratusan orang meninggal di Korea Selatan Oke gimana Menurut kalian geng tentang kasus yang satu ini coba tinggalkan komentar di bawah