SALWAN MOMIKA! Qur'an Burner Shot Dead During TikTok Live in Sweden
-fTc_5oupHo • 2025-02-21
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
sebenarnya aksi momika tersebut sempat
dilarang oleh Polisi pada bulan Februari
tahun 2023 dengan alasan masalah
keamanan namun keputusan tersebut
dibatalkan di pengadilan dengan alasan
Apa yang dilakukan oleh momika ini yaitu
menistakan al-qur'an itu adalah sebagai
bagian dari kebebasan berpendapat dan
berekspresi di Swedia momika ini sedang
melakukan live streaming di akun tiktok
nah dia melakukan live dengan salah
seorang lain di dalam live tersebut
terus secara tiba-tiba ada seseorang
yang masuk ke dalam kamar momika
mendadak dia enggak tahu itu siapa dan
orang tersebut langsung mengambil
handphone-nya momika yang dia pakai
untuk live streaming terus karena live
streamingnya masih berjalan masih aktif
jadi bisa terlihat dengan jelas pria
tersebut yang masuk ke dalam kamar
momika ya bentuk badannya itu jelas
banget yo geng tekan tombol subscribe
geng e yo What's good Welcome back to
kamar
[Musik]
Jerry geng geng hari ini kita bakal
membahas sebuah insiden yang menimpa
seorang pria yang bernama Salwan momika
Nah mungkin dari judul yang kalian baca
sebagian dari kalian ada yang merasa
puas dengan kasus ini jadi eh sesuai
dengan apa yang kalian baca Ya momika
ini merupakan seorang imigran asal Irak
yang pindah ke Swedia beberapa tahun
lalu dan dia ini adalah sosok yang
sangat kontroversial Enggak cuma di
Swedia tapi juga di negara asalnya yaitu
Irak nah Apa yang membuat dia jadi
kontroversial apa kontroversi yang dia
lakukan nah ternyata momika ini pernah
melakukan aksi protes dengan cara
membakar al-qur'an di Swedia hingga
menimbulkan kemarahan serta kecaman dari
orang-orang muslim dan hal ini juga
sampai membuat Swedia itu mendapat
kecaman dari negara-negara yang
penduduknya mayoritas muslim Dan
harapannya Swedia seharusnya bisa
menghukum momika atas penistaan agama
yang dia lakukan nah tapi sayangnya geng
memang di Swedia undang-undang untuk
menghukum orang seperti ini tuh enggak
ada dan bahkan undang-undang di sana
malah ya melindungi orang-orang seperti
ini melindungi orang-orang yang yang
melakukan tindakan yang ekstrem kayak
gitu nah udah lama sebenarnya momika ini
menjadi incaran incaran dari orang-orang
muslim yang enggak terima dengan
perbuatan dia sampai pada akhirnya ya
sampai pada akhirnya dia ditemukan tewas
ya ini tepat beberapa hari yang lalu
dengan luka yang mana dia ditembak oleh
seseorang di kediamannya sendiri atau di
rumahnya sendiri dan di dalam kejadian
ini banyak netizen yang justru enggak
bersimpati kepada momika bahkan Enggak
cuma netizen yang beragama Islam atau
orang muslim aja sampai ya netizen yang
nonmuslim juga enggak bersimpati sama
sekali dengan meninggalnya momika
on Wednesday night Amid reports that a
man had been they confirm the dead man
to
be salvan Ma the
man mereka enggak ada rasa sedih Hiba
sama sekali karena memang menurut banyak
orang ya momika ini mencari penyakitnya
sendiri nah di video kali ini gua bakal
merangkum mengenai siapa sebenarnya
momika dan Apa alasan dia melakukan
protes dengan membakar ayat suci
al-qur'an ini dan kronologi detik-detik
sebelum dia akhirnya meregang nyawa tu
Kayak apa nah jadi langsung aja kita
bahas secara lengkap di sisi lain
[Musik]
oke kita langsung masuk ke dalam
pembahasan background kehidupan Salwan
momika dan kontroversi yang dia
lakukan jadi geng Nama lengkapnya itu
adalah Salwan Sabah Meti momika atau
yang lebih dikenal oleh eh masyarakat
dunia maya dengan nama Salwan momika dia
ini adalah seorang pria yang berasal
dari daerah karakos sebuah kota yang
berada di distrik
alhamdaniah di provinsi nineveh Irak
Utara nah dia ini beretnis asiria yaitu
sebuah etnis yang berasal dari
Mesopotamia kuno yang saat ini berada di
wilayah Irak Suriah dan Turki serta juga
Iran nah dia ini dibesarkan di keluarga
yang ternyata menganut agama Katolik
Syria ya Jadi kalau kalian lihat
wajahnya Arab dan berasal dari Irak
tidak berarti dia adalah seorang muslim
nah dia ini adalah eh seorang Katolik
Syria jadi bisa dikatakan ya seseorang
yang beragama Katolik tapi keturunan
Arab selama perang saudara yang terjadi
di Irak banyak orang-orang Kristen atau
orang nonmuslim juga yang dianiaya oleh
kelompok yang bernama Negara Islam Irak
atau ISIS atau ISIS ya di saat itu
momika bergabung dengan partai patriotik
asiria dan bekerja sama sebagai penjaga
ke an untuk markas besar partai tersebut
yang berada di daerah mosul dan
berdasarkan dari sumber-sumber
pemerintah Irak momika ini melarikan
diri dari kampung halamannya pada tahun
2012 setelah pengadilan setempat
memutuskan kalau dia bersalah atas
kematian seseorang karena kelalaiannya
dia dalam kecelakaan
mobil Nah jadi dia ini ada kasus lah
gitu apa tabrak lari atau mungkin di
dalam kecelakaan yang sebenarnya dia
yang salah gitu yang jelas di saat itu
dia dihukum nah Oleh karena itu momika
ini dijatuhi hukuman selama 3 tahun
penjara di penjara badus namun dia malah
melarikan diri dia enggak mau dihukum
terus singkat cerita geng setelah mosul
jatuh ke tangan ISIS pada bulan Juni
tahun 2014 momika bergabung dengan
popular mobilization Force atau pmf
untuk melakukan perlawanan terhadap ISIS
nah dikatakan kalau momika ini pernah
muncul di dalam sebuah video dengan
mengenakan seragam militer sebagai
bagian dari unit militer Kristen yang
disebut dengan spirit of God Jesus Son
of Mary Batalion di dalam video tersebut
momika mengacungkan senjata api yang dia
pegang dan dia berjanji setia kepada
Brigade Imam Ali katanya nah Brigade
Imam Ali Ini adalah sebuah organisasi
para militer Syiah Irak dan sayap
bersenjata dari gerakan Islam Irak nah
ini aneh juga nih dia benci dengan Islam
tapi dia berada di gerakan Islam Irak
gitu di masa itulah ya Nah mereka ini
adalah bagian dari organisasi pmf dan
Brigade Imam Ali dikatakan juga memiliki
hubungan Dek kat dengan Iran dan
dianggap sebagai sebuah proksinya Iran
namun Brigade tersebut dituduh melakukan
kejahatan perang serta terlibat di dalam
kekerasan sektarian di Irak dan momika
dikabarkan juga terafiliasi dengan
gerakan majelis Suryani sebuah partai
politik yang menerima dukungan dari
pemerintah daerah kurdistan serta
mendirikan persatuan demokratik Suriah
dan falcons of the syriac force pada
tahun 2014 Nah sebuah milisi bersenjata
yang berafiliasi dengan Kristen Brigade
Babel yang mana ini merupakan sayap
bersenjata dari gerakan Bebel di tahun
2017 momika akhirnya terlibat di dalam
sebuah perebutan kekuasaan internal
dengan sesama pemimpin gerakan Bebel
yang bernama Rayan alkildani nah cuma di
saat itu momika ini kalah dan memutuskan
untuk melarikan diri dari
irakq Nah itulah pertama kali dia itu
bisa dikatakan ya membenci Islam karena
di dalam pikirannya dia ISIS itu adalah
Islam padahal ya ISIS itu adalah sebuah
gerakan pemberontakan yang dibentuk oleh
nonmuslim yang mengatasnamakan Islam nah
padahal buktinya Ah banyak ISIS itu
diciptakan untuk praktik adu domba nah
terus geng singkat cerita di tahun yang
sama momika ini melarikan diri ke Jerman
dengan visa yang bernama shengen Nah
jadi dengan visa chengen ini seseorang
yang merupakan e warga non Eropa ya Non
Uni Eropa nah mereka itu bisa masuk ke
negara-negara di kawasan stengen Nah
dengan memiliki visa ini di saat itu
momika bisa meng mengunjungi 27 negara
Uni Eropa seperti Prancis Jerman Italia
Spanyol dan masih banyak lagi nah pada
saat itu dia mengklaim kalau dia sudah
tidak lagi menganut agama kristen
sehingga dia adalah seorang ateis nah
Semenjak dia keluar dari Irak dia enggak
menganut agama apapun di bulan April
tahun 2018 momika itu mengajukan
permohonan visa pengungsi ke Swedia dan
Sejak saat itu dia terdaftar sebagai
pengungsi Irak di Swedia dari bulan
April 2021 ketika dia diberikan izin
untuk tinggal sementara selama 3 tahun
yang berakhir Pada bulan April tahun
2024 nah namun mumika ditolak ketika
mengajukan tempat tinggal tetap di
Swedia sebagai syarat untuk mendapatkan
kewarganegaraan Swedia hal ini terjadi
karena momika berbohong ketika dia
mengajukan permohonan swaka Dengan
mengatakan kalau dia tidak pernah
menjadi bagian dari Brigade Imam Ali
Padahal dia pernah berada di Brigade itu
nah dia mengaku selama dia di Irak dia
hanya berafiliasi dengan cabang politik
bukan para militer dari gerakan tersebut
nah namun Meskipun begitu entah
bagaimana bisa ya tiba-tiba dia ini
pernah terlihat dengan seseorang yang
bernama Robert Halif yaitu Seorang
anggota parlemen kalau di Swedia itu
sebutannya e Rick Duck gitu ya dari
partai Demokrat Kristen Nah jadi dia
bertemu dengan orang itu nah terus
momika ini juga pernah mengadakan
pertemuan dengan Julia cronlit yaitu
Seorang anggota rixckdak untuk Demokrat
Swedia karena kedekatannya dengan
anggota rickdag ya dengan orang besar di
Swedia akhirnya momika ini berani
mencalonkan diri menjadi anggota rixdag
juga sebagai kandidat partai nah tujuan
dia ya supaya dia bisa tinggal di Swedia
bukan lagi menjadi seorang pengungsi
terus geng singkat cerita momika ini
kemudian diberikan izin untuk tinggal di
Swedia namun penyelidikan
keterlibatannya dia dengan kelompok
militan Pro Iran itu masih terus
didalami oleh otoritas Swedia nah ketika
itu dia ini pernah mengancam seorang
pria yang tinggal serumah dengan dia
menggunakan pisau sehingga dia harus
dihukum atas perbuatannya tersebut
dengan dijatuhi hukuman percobaan dan
pelayanan
masyarakat Nah jadi dia itu enggak
sampai di penjara lah tapi di saat itu
itu adalah awal mula di mana dia udah
mulai membuat kasus-kasus kriminal Nah
setelah kejadian itu kontroversi demi
kontroversi mulai berlanjut momika itu
melakukan banyak kesalahan di Swedia
yaitu salah satunya ketika momika ini
melakukan aksi protes berkali-kali di
depan kedutaan besar negara-negara
muslim yang ada di Swedia namun di dalam
aksi protesnya itu dia melakukan sebuah
sebah aksi yang sangat enggak pantas
atau sudah tergolong ke dalam penistaan
agama karena dia sudah berani melakukan
pembakaran serta menginjak-nginjak ayat
suci al-qur'an yang mana menurut
informasi yang gua dapatkan dari media
cnbc sebenarnya aksi momika tersebut
sempat dilarang oleh Polisi pada bulan
Februari tahun 2023 dengan alasan
masalah keamanan namun keputusan
tersebut dibatalkan di pengadilan dengan
alasan Apa yang dilakukan oleh momika
ini yaitu menistakan al-qur'an itu
adalah sebagai bagian dari kebebasan
berpendapat dan berekspresi di Swedia
Wah ini gila banget jadi dia dibiarkan
gitu mau nginjak al-qur'an mau bakar
al-qur'an dipersilakan dan oleh karena
itu momika diperbolehkan untuk melakukan
demonstrasinya yang ekstrem tersebut
singkat cerita geng pada waktu itu
momika ini menekankan kalau niatnya
untuk melakukan aksi protes tersebut
bukan untuk menimbulkan masalah bagi
Swedia karena menurut mumika sendiri
Swedia sudah memberikan kesempatan buat
dia untuk tinggal dan memiliki hidup
yang lebih baik dibandingkan di negara
asalnya yaitu Irak nah Namun karena aksi
protes yang dia lakukan dengan membakar
dan menginjak-nginjak al-qur'an pihak
Swedia yang tadinya mengizinkan aksi
protes tersebut Atas dasar kebebasan
berpendapat dan berekspresi akhirnya
mendapatkan tekanan yang sangat besar
baik dari dalam maupun luar negeri
karena dianggap Ya sudah membiarkan
seseorang untuk memantik api adu domba
gitu memantik api kemarahan masyarakat
nah keamanan Swedia di saat itu terancam
karena meningkatnya risiko serangan
teror yang membuat pemerintah terpaksa
untuk memperketat pengamanan di beberapa
lokasi penting termasuk kedotaan besar
Swedia yang berada di luar negeri nah
ini enggak habis pikir ya Kenapa
pemerintah Swedia mau repot-repot gitu
ya membiarkan orang seperti momika ini
ya Sampai akhirnya mereka sendiri
keribetan gitu kan melindungi sana
melindungi sini memperketat penjagaan
padahal awalnya Enggak ada alasan untuk
menyerang pihak Swedia tapi gara-gara
Swedia membiarkan momika Swedia jadi
punya kerjaan baru gitu lalu geng pada
bulan Juni tahun 2023 Swedia menuai
kecaman dari seluruh dunia termasuk dari
Turki yang di saat itu memblok
keanggotaan Swedia di NATO nah para
pengunjuk rasa di Irak juga menyerbu
kedutaan besar Swedia yang ada di
Baghdad sampai dua kali pada Juli 2023
di dalam unjuk rasa yang kedua masa
marah yang kemudian membakar Kompleks
kedutaan besar Swedia jadi karena
tekanan yang terus dihadapi oleh Swedia
akhirnya negara tersebut memutuskan
untuk mengadili momika atas tuduhan
menghasut kebencian etnis nah ini Aneh
banget Emang pas sudah kena serangan ke
negara baru nih orang nih si momika ini
dilarang kemarin-kemarin
sebelum-sebelumnya dibiarin gitu terus
geng akun tiktok momika juga sampai
diblokir oleh tiktok karena dia dianggap
mengambil keuntungan dari setiap konten
yang menyebarkan kebencian di mana Di
tiktok dia menyebarkan video ketika dia
membakar al-qur'an yang mana itu Sudah
ditonton jutaan kali Nah dia mendapatkan
pendapatan sebesar 100$ sampai 300
Amerika atau setara 1,5 sampai 4,5 juta
dari siaran live yang dia lakukan selama
1 jam jadi di saat itu ya orang-orang
yang sama-sama membenci Islam juga
men-support dia terus geng setelah
Swedia memutuskan untuk menghukum momika
pada bulan Maret tahun 2024 momika
sempat pergi dari Swedia untuk mencari
swaka di negara lain yaitu Norwegia pada
saat itu momika mengatakan bahwa
kebebasan berekspresi dan perlindungan
Ham di Swedia adalah sebuah kebohongan
besar katanya karena sekarang negara
tersebut menuntut atas apa yang sudah
dilakukan oleh momika Ya wajarlah
gara-gara lu ya Swedia jadi tercoreng
namanya jadi dapat tekanan kanan jadi
dapat sanksi dari Turki ya jadinya
Swedia juga mikir ngapain ngelindungin
satu orang yang suka bikin masalah tapi
negara mereka malah kerepotan itu wajar
banget Lagian ngebakar kitab suci milik
agama orang Apakah itu termasuk ke dalam
kebebasan berpendapat itu kan bukan
lebih kepada provokasi ya ya kebebasan
berpendapat lu bebas mau berpendapat apa
aja Tapi kan enggak semua pendapat itu
dengan cara membangun rasa marah dengan
cara memancing emosi orang itu mah bukan
bebas namanya Emang lo Katro aja suka
bikin masalah suka mancing-mancing
keributan gitu kan Nah itulah yang
terjadi kepada momika nah keberadaan
momika di Norwegia ya Setelah dia pindah
dari Swedia ternyata tidak diterima oleh
negara tersebut sehingga otoritas
Norwegia mendeportasi dia kembali ke
Swedia lagi beberapa minggu kemudian nah
dia ini sempat mengajukan protes atas
deportasi tersebut Tapi karena enggak
bisa berbuat apa-apa akhirnya dia
memutuskan untuk terjun ke dunia politik
dengan harapan suatu hari dia bisa
mencalonkan diri untuk bisa menempati
rckdak sebagai perwakilan dari partai
Demokrat Swedia sebuah partai anti
imigrasi yang mendukung pemerintahan
koalisi perdana menteri Swedia yang
bernama Ulf christerson Nah jadi di saat
itu momika mau enggak mau kembali ke
Swedia nah cuma di saat itu geng Partai
Demokrat Swedia mengatakan kalau aksi
yang dilakukan oleh momika tidak
mewakili partai mereka Nah jadi apa yang
dilakukan oleh momika seperti menistakan
agama membakar al-qur'an itu adalah
kemauan dan tanggung jawab dia sendiri
partai enggak ikut-ikutan Nah jadi
keberadaannya dia ini sudah ditolak di
Swedia bahkan dari partai yang memiliki
ideologi yang sama dengan momika sendiri
ideologinya sama mirip tapi partai
tersebut ya tidak berani sefrontal
momika yang sampai membakar ayat suci
al-qur'an nah jadinya menurut pihak
partai momika ini udah kelewatan terlalu
frontal dan terlalu mencari
kebencian terus geng berlanjut pada
bulan Agustus tahun 2024 momika ini
didakwa sudah melakukan agitasi terhadap
kelompok etnis sebanyak empat kali di
musim panas 2023 nah lagi lagi nih dia
bikin masalah dan di saat itu ada satu
orang lagi yang ikut didakwa bersama
dengan si momika ini yaitu namanya
Salwan najim yang sama-sama melakukan
pembakaran al-qur'an pada saat aksi
protes nah sama-sama orang Arab tapi
kayaknya sama-sama udah keluar dari Arab
terus tidak memilih agama apapun jadi
kayak jadi ateis gitu jadinya malah
mereka ya menyerang satu agama yaitu
agama yang mungkin menurut mereka paling
kuat keberadaannya dan paling besar di
Arab yaitu agama Islam makanya nya
mereka berfokus pada penyerangan
terhadap Islam nah momika ini bilang
kalau dia itu sudah menerima banyak
ancaman bahkan ancaman bahwa dia bakal
dieksekusiah nah atas aksi protes yang
pernah dia lakukan tapi di saat itu
selama dia diancam dia santai-santai aja
kayak no Wor gitu nah selama melakukan
aksi protes dan ketika hadir di dalam
persidangan momika ini dikatakan
mendapatkan perlindungan dari polisi
namun menurut pengacaranya yang bernama
anarot sejauh yang dia tahu kalau momika
berada di rumah dan enggak ada polisi
yang menjaga nah tapi kayak apa ya E
momika ini menganggap kalau dia
dilindungi sama negara gitu ya padahal
enggak ada tuh yang ibaratnya dia itu
dilindungi atau dia itu benar-benar
dikawal tuh enggak ada yang ada pas dia
sedang melakukan protes atau pembakaran
al-qur'an gitu ya Nah memang ada polisi
yang berjaga supaya dia enggak diserang
tapi kalau selama dia di rumah
melanjutkan hidup kayak biasa ya udah
dia kayak masyarakat biasa yang enggak
ada perlindungan sama sekali dan itu
rentan berbahaya banget buat dia ya kan
dia yang udah mancing orang untuk
menjadikan dia
target terus geng singkat cerita ada
sebuah akun X yang mengaku sebagai
momika Nah jadi akun X ini kayak anonim
tapi dia mengaku sebagai momika yang
secara rutin memposting informasi
mengenai persidangannya dia tahun ini
Jadi dia ini ya semenjak ada masalah itu
dia harus menjalani persidangan dan akun
tersebut juga secara rutin menyebarkan
narasi anti Islam pada awal bulan ini
akun yang mengaku sebagai momika ini
meminta sumbangan uang yang hasilnya
akan dipergunakan untuk membayar
pengacara dan menurut berita yang
beredar pengacara tersebut yang nantinya
akan membantu dia untuk mendapatkan
swaka di Amerika Serikat Setelah dia
dideportasi ke Swedia oleh otoritas
Norwegia sebelumnya Nah jadi dia ya
merasa kayak di Swedia dia udah enggak
aman juga makanya dia meminta agar bisa
dideportasi ke Amerika yang menurut dia
mungkin di Amerika hidupnya jauh lebih
aman nah sampai di sini kalian udah
paham ya geng perjalanan si momika ini
ya gimana nasibnya dia yang benar-benar
di ujung tanduk Sekarang kita akan masuk
ke dalam pembahasan selanjutnya yaitu
kronologi penembakan yang membuat momika
harus meregang
nyawa jadi geng momika ini diketahui
tinggal di sebuah apartemen yang berada
di daerah hue sodar tele Stockholm pada
hari Rabu tanggal 29 Januari kemarin
sekitar jam 11. malam waktu setempat
momika ini sedang melakukan live
streaming di akun tiktok nah dia
melakukan live dengan salah seorang lain
di dalam live tersebut terus secara
tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke
dalam kamar momika mendadak dia enggak
tahu itu siapa dan orang tersebut
langsung mengambil handphone-nya momika
yang dia pakai untuk live streaming
terus karena live streamingnya masih
berjalan masih aktif jadi bisa terlihat
dengan jelas pria tersebut yang masuk ke
dalam kamar momika ya bentuk badannya
itu jelas banget orang yang sedang live
streaming dengan momika ini di saat itu
sampai teriak-teriak memanggil Pia
tersebut halo halo kata dia terus sempat
dia tanya apa kamu bisa bicara pakai
bahasa Inggris dia nanya kayak gitu Nah
karena aneh banget ada orang yang gak
dikenal tiba-tiba masuk dan mengambil
handphone-ya
Mika
halo
halo halo
dan sempat terdengar adanya suara
tembakan jadi ada suara ledakan senjata
dari ruangannya momika dan beberapa saat
kemudian live streaming-nya langsung
dimatikan ada yang melaporkan insiden
tersebut ke polisi dan polisi tiba di
lokasi kejadian sekitar jam 111 malam
waktu setempat nah mereka di saat itu
menemukan momika sudah dalam kondisi
tergeletak bersimbah cairan merah akibat
dari luka tembak sehingga polisi di saat
itu langsung Melarikan momika ke rumah
sakit untuk mendapatkan perawatan nah
tapi sayangnya nyawa momika di saat itu
enggak bisa tertolong
geng Nah jadilah kasus ini menggemparkan
Swedia karena di saat itu orang-orang
enggak menyangka enggak ada satu pun
yang kepikiran bahwa momika ini akan
menemui ajalnya dengan cara kayak gitu
karena sejauh ini orang-orang tuh enggak
yakin kalau momika bakal bisa ee
Ditangkap atau momika bakal bisa
dihabisi gitu nah ini ini adalah
kejadian yang benar-benar menggemparkan
nah dia meninggal sehari sebelum putusan
pengadilan untuk kasusnya dia diumumkan
jadi dengan kata lain belum sempat
dihukum di dunia malah mendapatkan hukum
akhirat gitu ya Nah setelah mengetahui
insiden penembakan tersebut pengadilan
distrik Stockholm itu mengundur putusan
tersebut nah tapi pengumuman yang dibuat
oleh pengadilan itu hanya mengatakan
alasan pengadilan menunda putusan
persidangan dari momika ini itu
disebabkan karena salah satu terdakwa
meninggal dunia Nah jadi pengadilan di
saat itu belum menceritakan secara
publik secara gamblang kalau yang
sebenarnya meninggal dunia itu adalah
momika karena kan yang didakwa di sini
dua orang gitu ya Nah waktu itu publik
belum ada yang tahu siapa yang meninggal
apakah momika atau si najim dan
meninggalnya itu kayak gimana gitu
karena beritanya itu belum terlalu heboh
nah namun ada seorang Hakim yang bernama
dioran lundal yang mana dia
mengkonfirmasi kalau yang meninggal
dunia adalah momika si pelaku utama nah
cuma lundal ini enggak mengetahui secara
pasti kapan atau bagaimana momika bisa
meninggal dunia di saat itu karena
ceritanya belum disebar lu kan Nah
penyelidikan polisi pun dilakukan dengan
cepat untuk bisa menemukan siapa pelaku
dari insiden mengerikan tersebut dan
singkat cerita polisi pun mengatakan
kalau mereka sudah melakukan beberapa
penangkapan terhadap orang-orang yang
kemungkinan besar diduga bertanggung
jawab atas meninggalnya mumika jadi
beberapa jam setelah peristiwa tersebut
terjadi jumlahnya ternyata ada lima
orang pelaku dan mereka semua sudah
ditahan oleh Jaksa dan ketika gua
syuting video ini masih belum diumumkan
Siapa nama dari kelima pelaku tersebut
dan Apa motif yang mendorong mereka S
sampai menghabisi nyawa momika Apakah
mereka ini ya tersulut emosi karena aksi
momika membakar al-quran atau Justru
karena ada hal lain misalkan kayak
perampokan atau justru Ini musuhnya
momika dari kasus atau masalah yang lain
nah ini belum diketahui tapi yang jelas
kasus ini masih dalam penyelidikan
sehingga masih banyak informasi yang
harus dikumpulkan oleh otoritas
Swedia tit
nah Perdana Menteri Swedia yang bernama
Ulf christerson itu mengatakan kalau dia
khawatir Adanya kemungkinan penghilangan
nyawa terhadap momika terkait dengan
pihak asing atau negara lain Nah karena
dia takut akan ancaman tersebut otoritas
Swedia mengerahkan dinas keamanan agar
terlibat secara mendalam dalam kasus
yang dialami oleh momika ini karena ini
mengerikan banget gitu ya didor atau
ditembak di saat lagi live sendiri di
apart nya nah dinas keamanan pun
mengkonfirmasi hal tersebut Namun
menegaskan kalau mereka tidak akan
memimpin penyelidikan ini Sebab semua
ini adalah wewenang dari pihak
kepolisian nah cuma dinas keamanan akan
mengikuti perkembangan dari penyelidikan
agar melihat Dampak apa yang mungkin
terjadi dengan Keamanan Swedia Nah
Soalnya geng di tahun 2024 dinas
keamanan mengatakan kalau pemerintah
Iran sudah menggunakan jaringan kriminal
yang ada di Swedia untuk melakukan
tindakan kekerasan terhadap negara
kelompok tertentu dan individu di Swedia
dengan cara teror Nah jadi bisa
dikatakan ya kayak ada teroris-teroris
perwakilan dari Iran yang tinggal di
Swedia jadi makanya pihak Swedia itu
agak ketakutan jadi sangat mungkin nih
kalau momika ini memang sudah menjadi
target entah oleh negara Islam atau
kelompok teroris tertentu yang merupakan
ekstremis yang tidak terima dengan
perlakuan dia terhadap
al-qur'an nah lalu geng Wakil perdana
menteri Swedia yang bernama Eba Bush itu
mengutuk keras aksi eksekusi terhadap
momika ini Dengan mengatakan bahwa
Kejadian ini menjadi Ancaman bagi
demokrasi di Swedia yah tapi ya balik
lagi ya Demokrasi apa sih yang harus
mancing-mancing emosi orang lain yang
harus ya rasis atau ya menyinggung umat
agama lain gitu Itu mah bukan demokrasi
itu mah merusak perdamaian Ya enggak sih
Kayak lu memprovokasi membakar ayat suci
al-quran udah tahu itu sakral banget
tapi lu lakukan Ya itu bukan demokrasi
namanya kebebasan berpendapat boleh aja
tapi kalau bisa yang membangun bukan nya
malah menjatuhkan gitu kan kadang
membingungkan banget ya sama ya
pemerintah-pemerintah yang kayak gini
yang cenderung lebih membela orang yang
berbuat onar dengan embel-embel
demokrasi ya momika ini melakukan hal
tersebut bukan karena atas dasar
demokrasi tapi justru atas dasar
kebencian gitu terus geng ada informasi
yang sangat mengagetkan lima orang yang
diduga sebagai pelaku yang menghabisi
nyawa momika kabarnya saat ini sudah
dibebaskan hal ini diketahui dari
pernyataan seorang Jaksa yang menangani
kasus tersebut yang bernama Rasmus Oman
nah Oman ini bilang kalau kecurigaan
terhadap kelima orang tadi sebagai
pelaku dari peristiwa tersebut sudah
terbantahkan dan Oman enggak melihat
adanya alasan untuk menahan mereka lebih
lama lagi atas kaitan mereka dengan
kasus momika jadi bisa dikatakan ya
enggak terbukti kalau mereka ini adalah
pelaku bisa jadi mereka adalah korban
salah tangkap Nah itu artinya sampai
sekarang otoritas Swedia masih belum
bisa menemukan Siapa dalang di balik
penembakan terhadap momika ini dan siapa
yang harus bertanggung jawab atas
meninggalnya si penista agama ini dan
sepertinya penyelidikan ini bakal terus
berlangsung di Swedia Nah jadi ya
Menurut kalian gimana geng kalian apakah
akan mendoakan orang yang menembaknya
bakal ketemu atau justru ya biarin aja
enggak ketemu sekalian biar si momikanya
menerima Akibat apa yang sudah dia
lakukan coba deh Menurut kalian gimana
dari berita ini apa opini kalian
tinggalkan komentar di
bawah itu dia geng pembahasan kita hari
ini mengenai insiden penembakan dari
Salwa momika si penista agama yang
membakar al-qur'an di Swedia
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:13:54 UTC
Categories
Manage