SALWAN MOMIKA! Qur'an Burner Shot Dead During TikTok Live in Sweden
-fTc_5oupHo • 2025-02-21
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id sebenarnya aksi momika tersebut sempat dilarang oleh Polisi pada bulan Februari tahun 2023 dengan alasan masalah keamanan namun keputusan tersebut dibatalkan di pengadilan dengan alasan Apa yang dilakukan oleh momika ini yaitu menistakan al-qur'an itu adalah sebagai bagian dari kebebasan berpendapat dan berekspresi di Swedia momika ini sedang melakukan live streaming di akun tiktok nah dia melakukan live dengan salah seorang lain di dalam live tersebut terus secara tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke dalam kamar momika mendadak dia enggak tahu itu siapa dan orang tersebut langsung mengambil handphone-nya momika yang dia pakai untuk live streaming terus karena live streamingnya masih berjalan masih aktif jadi bisa terlihat dengan jelas pria tersebut yang masuk ke dalam kamar momika ya bentuk badannya itu jelas banget yo geng tekan tombol subscribe geng e yo What's good Welcome back to kamar [Musik] Jerry geng geng hari ini kita bakal membahas sebuah insiden yang menimpa seorang pria yang bernama Salwan momika Nah mungkin dari judul yang kalian baca sebagian dari kalian ada yang merasa puas dengan kasus ini jadi eh sesuai dengan apa yang kalian baca Ya momika ini merupakan seorang imigran asal Irak yang pindah ke Swedia beberapa tahun lalu dan dia ini adalah sosok yang sangat kontroversial Enggak cuma di Swedia tapi juga di negara asalnya yaitu Irak nah Apa yang membuat dia jadi kontroversial apa kontroversi yang dia lakukan nah ternyata momika ini pernah melakukan aksi protes dengan cara membakar al-qur'an di Swedia hingga menimbulkan kemarahan serta kecaman dari orang-orang muslim dan hal ini juga sampai membuat Swedia itu mendapat kecaman dari negara-negara yang penduduknya mayoritas muslim Dan harapannya Swedia seharusnya bisa menghukum momika atas penistaan agama yang dia lakukan nah tapi sayangnya geng memang di Swedia undang-undang untuk menghukum orang seperti ini tuh enggak ada dan bahkan undang-undang di sana malah ya melindungi orang-orang seperti ini melindungi orang-orang yang yang melakukan tindakan yang ekstrem kayak gitu nah udah lama sebenarnya momika ini menjadi incaran incaran dari orang-orang muslim yang enggak terima dengan perbuatan dia sampai pada akhirnya ya sampai pada akhirnya dia ditemukan tewas ya ini tepat beberapa hari yang lalu dengan luka yang mana dia ditembak oleh seseorang di kediamannya sendiri atau di rumahnya sendiri dan di dalam kejadian ini banyak netizen yang justru enggak bersimpati kepada momika bahkan Enggak cuma netizen yang beragama Islam atau orang muslim aja sampai ya netizen yang nonmuslim juga enggak bersimpati sama sekali dengan meninggalnya momika on Wednesday night Amid reports that a man had been they confirm the dead man to be salvan Ma the man mereka enggak ada rasa sedih Hiba sama sekali karena memang menurut banyak orang ya momika ini mencari penyakitnya sendiri nah di video kali ini gua bakal merangkum mengenai siapa sebenarnya momika dan Apa alasan dia melakukan protes dengan membakar ayat suci al-qur'an ini dan kronologi detik-detik sebelum dia akhirnya meregang nyawa tu Kayak apa nah jadi langsung aja kita bahas secara lengkap di sisi lain [Musik] oke kita langsung masuk ke dalam pembahasan background kehidupan Salwan momika dan kontroversi yang dia lakukan jadi geng Nama lengkapnya itu adalah Salwan Sabah Meti momika atau yang lebih dikenal oleh eh masyarakat dunia maya dengan nama Salwan momika dia ini adalah seorang pria yang berasal dari daerah karakos sebuah kota yang berada di distrik alhamdaniah di provinsi nineveh Irak Utara nah dia ini beretnis asiria yaitu sebuah etnis yang berasal dari Mesopotamia kuno yang saat ini berada di wilayah Irak Suriah dan Turki serta juga Iran nah dia ini dibesarkan di keluarga yang ternyata menganut agama Katolik Syria ya Jadi kalau kalian lihat wajahnya Arab dan berasal dari Irak tidak berarti dia adalah seorang muslim nah dia ini adalah eh seorang Katolik Syria jadi bisa dikatakan ya seseorang yang beragama Katolik tapi keturunan Arab selama perang saudara yang terjadi di Irak banyak orang-orang Kristen atau orang nonmuslim juga yang dianiaya oleh kelompok yang bernama Negara Islam Irak atau ISIS atau ISIS ya di saat itu momika bergabung dengan partai patriotik asiria dan bekerja sama sebagai penjaga ke an untuk markas besar partai tersebut yang berada di daerah mosul dan berdasarkan dari sumber-sumber pemerintah Irak momika ini melarikan diri dari kampung halamannya pada tahun 2012 setelah pengadilan setempat memutuskan kalau dia bersalah atas kematian seseorang karena kelalaiannya dia dalam kecelakaan mobil Nah jadi dia ini ada kasus lah gitu apa tabrak lari atau mungkin di dalam kecelakaan yang sebenarnya dia yang salah gitu yang jelas di saat itu dia dihukum nah Oleh karena itu momika ini dijatuhi hukuman selama 3 tahun penjara di penjara badus namun dia malah melarikan diri dia enggak mau dihukum terus singkat cerita geng setelah mosul jatuh ke tangan ISIS pada bulan Juni tahun 2014 momika bergabung dengan popular mobilization Force atau pmf untuk melakukan perlawanan terhadap ISIS nah dikatakan kalau momika ini pernah muncul di dalam sebuah video dengan mengenakan seragam militer sebagai bagian dari unit militer Kristen yang disebut dengan spirit of God Jesus Son of Mary Batalion di dalam video tersebut momika mengacungkan senjata api yang dia pegang dan dia berjanji setia kepada Brigade Imam Ali katanya nah Brigade Imam Ali Ini adalah sebuah organisasi para militer Syiah Irak dan sayap bersenjata dari gerakan Islam Irak nah ini aneh juga nih dia benci dengan Islam tapi dia berada di gerakan Islam Irak gitu di masa itulah ya Nah mereka ini adalah bagian dari organisasi pmf dan Brigade Imam Ali dikatakan juga memiliki hubungan Dek kat dengan Iran dan dianggap sebagai sebuah proksinya Iran namun Brigade tersebut dituduh melakukan kejahatan perang serta terlibat di dalam kekerasan sektarian di Irak dan momika dikabarkan juga terafiliasi dengan gerakan majelis Suryani sebuah partai politik yang menerima dukungan dari pemerintah daerah kurdistan serta mendirikan persatuan demokratik Suriah dan falcons of the syriac force pada tahun 2014 Nah sebuah milisi bersenjata yang berafiliasi dengan Kristen Brigade Babel yang mana ini merupakan sayap bersenjata dari gerakan Bebel di tahun 2017 momika akhirnya terlibat di dalam sebuah perebutan kekuasaan internal dengan sesama pemimpin gerakan Bebel yang bernama Rayan alkildani nah cuma di saat itu momika ini kalah dan memutuskan untuk melarikan diri dari irakq Nah itulah pertama kali dia itu bisa dikatakan ya membenci Islam karena di dalam pikirannya dia ISIS itu adalah Islam padahal ya ISIS itu adalah sebuah gerakan pemberontakan yang dibentuk oleh nonmuslim yang mengatasnamakan Islam nah padahal buktinya Ah banyak ISIS itu diciptakan untuk praktik adu domba nah terus geng singkat cerita di tahun yang sama momika ini melarikan diri ke Jerman dengan visa yang bernama shengen Nah jadi dengan visa chengen ini seseorang yang merupakan e warga non Eropa ya Non Uni Eropa nah mereka itu bisa masuk ke negara-negara di kawasan stengen Nah dengan memiliki visa ini di saat itu momika bisa meng mengunjungi 27 negara Uni Eropa seperti Prancis Jerman Italia Spanyol dan masih banyak lagi nah pada saat itu dia mengklaim kalau dia sudah tidak lagi menganut agama kristen sehingga dia adalah seorang ateis nah Semenjak dia keluar dari Irak dia enggak menganut agama apapun di bulan April tahun 2018 momika itu mengajukan permohonan visa pengungsi ke Swedia dan Sejak saat itu dia terdaftar sebagai pengungsi Irak di Swedia dari bulan April 2021 ketika dia diberikan izin untuk tinggal sementara selama 3 tahun yang berakhir Pada bulan April tahun 2024 nah namun mumika ditolak ketika mengajukan tempat tinggal tetap di Swedia sebagai syarat untuk mendapatkan kewarganegaraan Swedia hal ini terjadi karena momika berbohong ketika dia mengajukan permohonan swaka Dengan mengatakan kalau dia tidak pernah menjadi bagian dari Brigade Imam Ali Padahal dia pernah berada di Brigade itu nah dia mengaku selama dia di Irak dia hanya berafiliasi dengan cabang politik bukan para militer dari gerakan tersebut nah namun Meskipun begitu entah bagaimana bisa ya tiba-tiba dia ini pernah terlihat dengan seseorang yang bernama Robert Halif yaitu Seorang anggota parlemen kalau di Swedia itu sebutannya e Rick Duck gitu ya dari partai Demokrat Kristen Nah jadi dia bertemu dengan orang itu nah terus momika ini juga pernah mengadakan pertemuan dengan Julia cronlit yaitu Seorang anggota rixckdak untuk Demokrat Swedia karena kedekatannya dengan anggota rickdag ya dengan orang besar di Swedia akhirnya momika ini berani mencalonkan diri menjadi anggota rixdag juga sebagai kandidat partai nah tujuan dia ya supaya dia bisa tinggal di Swedia bukan lagi menjadi seorang pengungsi terus geng singkat cerita momika ini kemudian diberikan izin untuk tinggal di Swedia namun penyelidikan keterlibatannya dia dengan kelompok militan Pro Iran itu masih terus didalami oleh otoritas Swedia nah ketika itu dia ini pernah mengancam seorang pria yang tinggal serumah dengan dia menggunakan pisau sehingga dia harus dihukum atas perbuatannya tersebut dengan dijatuhi hukuman percobaan dan pelayanan masyarakat Nah jadi dia itu enggak sampai di penjara lah tapi di saat itu itu adalah awal mula di mana dia udah mulai membuat kasus-kasus kriminal Nah setelah kejadian itu kontroversi demi kontroversi mulai berlanjut momika itu melakukan banyak kesalahan di Swedia yaitu salah satunya ketika momika ini melakukan aksi protes berkali-kali di depan kedutaan besar negara-negara muslim yang ada di Swedia namun di dalam aksi protesnya itu dia melakukan sebuah sebah aksi yang sangat enggak pantas atau sudah tergolong ke dalam penistaan agama karena dia sudah berani melakukan pembakaran serta menginjak-nginjak ayat suci al-qur'an yang mana menurut informasi yang gua dapatkan dari media cnbc sebenarnya aksi momika tersebut sempat dilarang oleh Polisi pada bulan Februari tahun 2023 dengan alasan masalah keamanan namun keputusan tersebut dibatalkan di pengadilan dengan alasan Apa yang dilakukan oleh momika ini yaitu menistakan al-qur'an itu adalah sebagai bagian dari kebebasan berpendapat dan berekspresi di Swedia Wah ini gila banget jadi dia dibiarkan gitu mau nginjak al-qur'an mau bakar al-qur'an dipersilakan dan oleh karena itu momika diperbolehkan untuk melakukan demonstrasinya yang ekstrem tersebut singkat cerita geng pada waktu itu momika ini menekankan kalau niatnya untuk melakukan aksi protes tersebut bukan untuk menimbulkan masalah bagi Swedia karena menurut mumika sendiri Swedia sudah memberikan kesempatan buat dia untuk tinggal dan memiliki hidup yang lebih baik dibandingkan di negara asalnya yaitu Irak nah Namun karena aksi protes yang dia lakukan dengan membakar dan menginjak-nginjak al-qur'an pihak Swedia yang tadinya mengizinkan aksi protes tersebut Atas dasar kebebasan berpendapat dan berekspresi akhirnya mendapatkan tekanan yang sangat besar baik dari dalam maupun luar negeri karena dianggap Ya sudah membiarkan seseorang untuk memantik api adu domba gitu memantik api kemarahan masyarakat nah keamanan Swedia di saat itu terancam karena meningkatnya risiko serangan teror yang membuat pemerintah terpaksa untuk memperketat pengamanan di beberapa lokasi penting termasuk kedotaan besar Swedia yang berada di luar negeri nah ini enggak habis pikir ya Kenapa pemerintah Swedia mau repot-repot gitu ya membiarkan orang seperti momika ini ya Sampai akhirnya mereka sendiri keribetan gitu kan melindungi sana melindungi sini memperketat penjagaan padahal awalnya Enggak ada alasan untuk menyerang pihak Swedia tapi gara-gara Swedia membiarkan momika Swedia jadi punya kerjaan baru gitu lalu geng pada bulan Juni tahun 2023 Swedia menuai kecaman dari seluruh dunia termasuk dari Turki yang di saat itu memblok keanggotaan Swedia di NATO nah para pengunjuk rasa di Irak juga menyerbu kedutaan besar Swedia yang ada di Baghdad sampai dua kali pada Juli 2023 di dalam unjuk rasa yang kedua masa marah yang kemudian membakar Kompleks kedutaan besar Swedia jadi karena tekanan yang terus dihadapi oleh Swedia akhirnya negara tersebut memutuskan untuk mengadili momika atas tuduhan menghasut kebencian etnis nah ini Aneh banget Emang pas sudah kena serangan ke negara baru nih orang nih si momika ini dilarang kemarin-kemarin sebelum-sebelumnya dibiarin gitu terus geng akun tiktok momika juga sampai diblokir oleh tiktok karena dia dianggap mengambil keuntungan dari setiap konten yang menyebarkan kebencian di mana Di tiktok dia menyebarkan video ketika dia membakar al-qur'an yang mana itu Sudah ditonton jutaan kali Nah dia mendapatkan pendapatan sebesar 100$ sampai 300 Amerika atau setara 1,5 sampai 4,5 juta dari siaran live yang dia lakukan selama 1 jam jadi di saat itu ya orang-orang yang sama-sama membenci Islam juga men-support dia terus geng setelah Swedia memutuskan untuk menghukum momika pada bulan Maret tahun 2024 momika sempat pergi dari Swedia untuk mencari swaka di negara lain yaitu Norwegia pada saat itu momika mengatakan bahwa kebebasan berekspresi dan perlindungan Ham di Swedia adalah sebuah kebohongan besar katanya karena sekarang negara tersebut menuntut atas apa yang sudah dilakukan oleh momika Ya wajarlah gara-gara lu ya Swedia jadi tercoreng namanya jadi dapat tekanan kanan jadi dapat sanksi dari Turki ya jadinya Swedia juga mikir ngapain ngelindungin satu orang yang suka bikin masalah tapi negara mereka malah kerepotan itu wajar banget Lagian ngebakar kitab suci milik agama orang Apakah itu termasuk ke dalam kebebasan berpendapat itu kan bukan lebih kepada provokasi ya ya kebebasan berpendapat lu bebas mau berpendapat apa aja Tapi kan enggak semua pendapat itu dengan cara membangun rasa marah dengan cara memancing emosi orang itu mah bukan bebas namanya Emang lo Katro aja suka bikin masalah suka mancing-mancing keributan gitu kan Nah itulah yang terjadi kepada momika nah keberadaan momika di Norwegia ya Setelah dia pindah dari Swedia ternyata tidak diterima oleh negara tersebut sehingga otoritas Norwegia mendeportasi dia kembali ke Swedia lagi beberapa minggu kemudian nah dia ini sempat mengajukan protes atas deportasi tersebut Tapi karena enggak bisa berbuat apa-apa akhirnya dia memutuskan untuk terjun ke dunia politik dengan harapan suatu hari dia bisa mencalonkan diri untuk bisa menempati rckdak sebagai perwakilan dari partai Demokrat Swedia sebuah partai anti imigrasi yang mendukung pemerintahan koalisi perdana menteri Swedia yang bernama Ulf christerson Nah jadi di saat itu momika mau enggak mau kembali ke Swedia nah cuma di saat itu geng Partai Demokrat Swedia mengatakan kalau aksi yang dilakukan oleh momika tidak mewakili partai mereka Nah jadi apa yang dilakukan oleh momika seperti menistakan agama membakar al-qur'an itu adalah kemauan dan tanggung jawab dia sendiri partai enggak ikut-ikutan Nah jadi keberadaannya dia ini sudah ditolak di Swedia bahkan dari partai yang memiliki ideologi yang sama dengan momika sendiri ideologinya sama mirip tapi partai tersebut ya tidak berani sefrontal momika yang sampai membakar ayat suci al-qur'an nah jadinya menurut pihak partai momika ini udah kelewatan terlalu frontal dan terlalu mencari kebencian terus geng berlanjut pada bulan Agustus tahun 2024 momika ini didakwa sudah melakukan agitasi terhadap kelompok etnis sebanyak empat kali di musim panas 2023 nah lagi lagi nih dia bikin masalah dan di saat itu ada satu orang lagi yang ikut didakwa bersama dengan si momika ini yaitu namanya Salwan najim yang sama-sama melakukan pembakaran al-qur'an pada saat aksi protes nah sama-sama orang Arab tapi kayaknya sama-sama udah keluar dari Arab terus tidak memilih agama apapun jadi kayak jadi ateis gitu jadinya malah mereka ya menyerang satu agama yaitu agama yang mungkin menurut mereka paling kuat keberadaannya dan paling besar di Arab yaitu agama Islam makanya nya mereka berfokus pada penyerangan terhadap Islam nah momika ini bilang kalau dia itu sudah menerima banyak ancaman bahkan ancaman bahwa dia bakal dieksekusiah nah atas aksi protes yang pernah dia lakukan tapi di saat itu selama dia diancam dia santai-santai aja kayak no Wor gitu nah selama melakukan aksi protes dan ketika hadir di dalam persidangan momika ini dikatakan mendapatkan perlindungan dari polisi namun menurut pengacaranya yang bernama anarot sejauh yang dia tahu kalau momika berada di rumah dan enggak ada polisi yang menjaga nah tapi kayak apa ya E momika ini menganggap kalau dia dilindungi sama negara gitu ya padahal enggak ada tuh yang ibaratnya dia itu dilindungi atau dia itu benar-benar dikawal tuh enggak ada yang ada pas dia sedang melakukan protes atau pembakaran al-qur'an gitu ya Nah memang ada polisi yang berjaga supaya dia enggak diserang tapi kalau selama dia di rumah melanjutkan hidup kayak biasa ya udah dia kayak masyarakat biasa yang enggak ada perlindungan sama sekali dan itu rentan berbahaya banget buat dia ya kan dia yang udah mancing orang untuk menjadikan dia target terus geng singkat cerita ada sebuah akun X yang mengaku sebagai momika Nah jadi akun X ini kayak anonim tapi dia mengaku sebagai momika yang secara rutin memposting informasi mengenai persidangannya dia tahun ini Jadi dia ini ya semenjak ada masalah itu dia harus menjalani persidangan dan akun tersebut juga secara rutin menyebarkan narasi anti Islam pada awal bulan ini akun yang mengaku sebagai momika ini meminta sumbangan uang yang hasilnya akan dipergunakan untuk membayar pengacara dan menurut berita yang beredar pengacara tersebut yang nantinya akan membantu dia untuk mendapatkan swaka di Amerika Serikat Setelah dia dideportasi ke Swedia oleh otoritas Norwegia sebelumnya Nah jadi dia ya merasa kayak di Swedia dia udah enggak aman juga makanya dia meminta agar bisa dideportasi ke Amerika yang menurut dia mungkin di Amerika hidupnya jauh lebih aman nah sampai di sini kalian udah paham ya geng perjalanan si momika ini ya gimana nasibnya dia yang benar-benar di ujung tanduk Sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan selanjutnya yaitu kronologi penembakan yang membuat momika harus meregang nyawa jadi geng momika ini diketahui tinggal di sebuah apartemen yang berada di daerah hue sodar tele Stockholm pada hari Rabu tanggal 29 Januari kemarin sekitar jam 11. malam waktu setempat momika ini sedang melakukan live streaming di akun tiktok nah dia melakukan live dengan salah seorang lain di dalam live tersebut terus secara tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke dalam kamar momika mendadak dia enggak tahu itu siapa dan orang tersebut langsung mengambil handphone-nya momika yang dia pakai untuk live streaming terus karena live streamingnya masih berjalan masih aktif jadi bisa terlihat dengan jelas pria tersebut yang masuk ke dalam kamar momika ya bentuk badannya itu jelas banget orang yang sedang live streaming dengan momika ini di saat itu sampai teriak-teriak memanggil Pia tersebut halo halo kata dia terus sempat dia tanya apa kamu bisa bicara pakai bahasa Inggris dia nanya kayak gitu Nah karena aneh banget ada orang yang gak dikenal tiba-tiba masuk dan mengambil handphone-ya Mika halo halo halo dan sempat terdengar adanya suara tembakan jadi ada suara ledakan senjata dari ruangannya momika dan beberapa saat kemudian live streaming-nya langsung dimatikan ada yang melaporkan insiden tersebut ke polisi dan polisi tiba di lokasi kejadian sekitar jam 111 malam waktu setempat nah mereka di saat itu menemukan momika sudah dalam kondisi tergeletak bersimbah cairan merah akibat dari luka tembak sehingga polisi di saat itu langsung Melarikan momika ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan nah tapi sayangnya nyawa momika di saat itu enggak bisa tertolong geng Nah jadilah kasus ini menggemparkan Swedia karena di saat itu orang-orang enggak menyangka enggak ada satu pun yang kepikiran bahwa momika ini akan menemui ajalnya dengan cara kayak gitu karena sejauh ini orang-orang tuh enggak yakin kalau momika bakal bisa ee Ditangkap atau momika bakal bisa dihabisi gitu nah ini ini adalah kejadian yang benar-benar menggemparkan nah dia meninggal sehari sebelum putusan pengadilan untuk kasusnya dia diumumkan jadi dengan kata lain belum sempat dihukum di dunia malah mendapatkan hukum akhirat gitu ya Nah setelah mengetahui insiden penembakan tersebut pengadilan distrik Stockholm itu mengundur putusan tersebut nah tapi pengumuman yang dibuat oleh pengadilan itu hanya mengatakan alasan pengadilan menunda putusan persidangan dari momika ini itu disebabkan karena salah satu terdakwa meninggal dunia Nah jadi pengadilan di saat itu belum menceritakan secara publik secara gamblang kalau yang sebenarnya meninggal dunia itu adalah momika karena kan yang didakwa di sini dua orang gitu ya Nah waktu itu publik belum ada yang tahu siapa yang meninggal apakah momika atau si najim dan meninggalnya itu kayak gimana gitu karena beritanya itu belum terlalu heboh nah namun ada seorang Hakim yang bernama dioran lundal yang mana dia mengkonfirmasi kalau yang meninggal dunia adalah momika si pelaku utama nah cuma lundal ini enggak mengetahui secara pasti kapan atau bagaimana momika bisa meninggal dunia di saat itu karena ceritanya belum disebar lu kan Nah penyelidikan polisi pun dilakukan dengan cepat untuk bisa menemukan siapa pelaku dari insiden mengerikan tersebut dan singkat cerita polisi pun mengatakan kalau mereka sudah melakukan beberapa penangkapan terhadap orang-orang yang kemungkinan besar diduga bertanggung jawab atas meninggalnya mumika jadi beberapa jam setelah peristiwa tersebut terjadi jumlahnya ternyata ada lima orang pelaku dan mereka semua sudah ditahan oleh Jaksa dan ketika gua syuting video ini masih belum diumumkan Siapa nama dari kelima pelaku tersebut dan Apa motif yang mendorong mereka S sampai menghabisi nyawa momika Apakah mereka ini ya tersulut emosi karena aksi momika membakar al-quran atau Justru karena ada hal lain misalkan kayak perampokan atau justru Ini musuhnya momika dari kasus atau masalah yang lain nah ini belum diketahui tapi yang jelas kasus ini masih dalam penyelidikan sehingga masih banyak informasi yang harus dikumpulkan oleh otoritas Swedia tit nah Perdana Menteri Swedia yang bernama Ulf christerson itu mengatakan kalau dia khawatir Adanya kemungkinan penghilangan nyawa terhadap momika terkait dengan pihak asing atau negara lain Nah karena dia takut akan ancaman tersebut otoritas Swedia mengerahkan dinas keamanan agar terlibat secara mendalam dalam kasus yang dialami oleh momika ini karena ini mengerikan banget gitu ya didor atau ditembak di saat lagi live sendiri di apart nya nah dinas keamanan pun mengkonfirmasi hal tersebut Namun menegaskan kalau mereka tidak akan memimpin penyelidikan ini Sebab semua ini adalah wewenang dari pihak kepolisian nah cuma dinas keamanan akan mengikuti perkembangan dari penyelidikan agar melihat Dampak apa yang mungkin terjadi dengan Keamanan Swedia Nah Soalnya geng di tahun 2024 dinas keamanan mengatakan kalau pemerintah Iran sudah menggunakan jaringan kriminal yang ada di Swedia untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap negara kelompok tertentu dan individu di Swedia dengan cara teror Nah jadi bisa dikatakan ya kayak ada teroris-teroris perwakilan dari Iran yang tinggal di Swedia jadi makanya pihak Swedia itu agak ketakutan jadi sangat mungkin nih kalau momika ini memang sudah menjadi target entah oleh negara Islam atau kelompok teroris tertentu yang merupakan ekstremis yang tidak terima dengan perlakuan dia terhadap al-qur'an nah lalu geng Wakil perdana menteri Swedia yang bernama Eba Bush itu mengutuk keras aksi eksekusi terhadap momika ini Dengan mengatakan bahwa Kejadian ini menjadi Ancaman bagi demokrasi di Swedia yah tapi ya balik lagi ya Demokrasi apa sih yang harus mancing-mancing emosi orang lain yang harus ya rasis atau ya menyinggung umat agama lain gitu Itu mah bukan demokrasi itu mah merusak perdamaian Ya enggak sih Kayak lu memprovokasi membakar ayat suci al-quran udah tahu itu sakral banget tapi lu lakukan Ya itu bukan demokrasi namanya kebebasan berpendapat boleh aja tapi kalau bisa yang membangun bukan nya malah menjatuhkan gitu kan kadang membingungkan banget ya sama ya pemerintah-pemerintah yang kayak gini yang cenderung lebih membela orang yang berbuat onar dengan embel-embel demokrasi ya momika ini melakukan hal tersebut bukan karena atas dasar demokrasi tapi justru atas dasar kebencian gitu terus geng ada informasi yang sangat mengagetkan lima orang yang diduga sebagai pelaku yang menghabisi nyawa momika kabarnya saat ini sudah dibebaskan hal ini diketahui dari pernyataan seorang Jaksa yang menangani kasus tersebut yang bernama Rasmus Oman nah Oman ini bilang kalau kecurigaan terhadap kelima orang tadi sebagai pelaku dari peristiwa tersebut sudah terbantahkan dan Oman enggak melihat adanya alasan untuk menahan mereka lebih lama lagi atas kaitan mereka dengan kasus momika jadi bisa dikatakan ya enggak terbukti kalau mereka ini adalah pelaku bisa jadi mereka adalah korban salah tangkap Nah itu artinya sampai sekarang otoritas Swedia masih belum bisa menemukan Siapa dalang di balik penembakan terhadap momika ini dan siapa yang harus bertanggung jawab atas meninggalnya si penista agama ini dan sepertinya penyelidikan ini bakal terus berlangsung di Swedia Nah jadi ya Menurut kalian gimana geng kalian apakah akan mendoakan orang yang menembaknya bakal ketemu atau justru ya biarin aja enggak ketemu sekalian biar si momikanya menerima Akibat apa yang sudah dia lakukan coba deh Menurut kalian gimana dari berita ini apa opini kalian tinggalkan komentar di bawah itu dia geng pembahasan kita hari ini mengenai insiden penembakan dari Salwa momika si penista agama yang membakar al-qur'an di Swedia
Resume
Categories