Transcript
ldXuNNUW5Ek • INVESTASI BODONG NET89 HASILKAN TRILIUNAN & SERET PARA ARTIS !
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1343_ldXuNNUW5Ek.txt
Kind: captions
Language: id
setelah kurang lebih 6 bulan mengamati
Bambang ini merasa yakin dan mulai
memutuskan untuk join ke Net 89 dan dia
di saat itu ya menginvestasikan dana
sebesar 1 miliar yang dia dapatkan dari
sebagian hasil menjual rumahnya untuk
trading H bayang tuh untuk Bambang
sendiri dia itu baru bisa mengambil
dananya sebesar 350 USD atau setara 5
jutaan dari total Dana yang sudah dia
investasikan di awal
nah salah satu public figur yaitu Ata
halilin terersendiri menurut Zainal
diduga menerima uang hasil penipuan dari
net 89 ini dari founder net 89 yang
bernama Reza paten ketika Ata melakukan
lelang bandana sebesar r2,2
miliar yo geng tekan tombol subscribe
geng What's good Welcome back to kamar
Jer
[Musik]
geng geng oke Hari ini kita bakal
membahas mengenai sebuah kasus yang lagi
ramai lagi nih di negara kita nah ini
mengenai kasus investasi bodong katanya
yang dilakukan oleh ee apa ya ini
perusahaanah atau forum atau website
yang jelas namanya itu adalah
net89 Nah kenapa bisa rameai ya karena
kasus ini ternyata menyeret beberapa
nama artis terkenal tanah air seperti
Ustaz aki Malik terus motivator Mario
Teguh terus ada dua teman gua juga nih
ada Kevin Aprilio sama Atta halilintar
nah tapi tunggu dulu kita enggak boleh
buru-buru langsung nge-judge bahwa para
selebritas ini benar-benar terlibat
karena kalau misalkan kita lihat di
kasus-kasus yang belakang ya kayak
contohnya Reza Arab sama Doni salmanan
nah ikut terseret tapi ternyata setelah
dirunut ya dia bukan terlibat Tetapi dia
menerima manfaat atas ketidaktahuan dia
Nah untuk uang-uang dari investasi
bodong tersebut Nah jadi makanya kita
jangan buru-buru ngejust dulu nah terus
geng kasus yang satu ini yang akan kita
bahas ini bukanlah kasus yang baru
terungkap sekarang sebenarnya kasus ini
sudah berjalan sejak Tahun 2022 dan
proses penyelidikannya membutuhkan waktu
yang lama karena masih ada beberapa
petinggi dari perusahaan yang buron jadi
perusahaan net 89 ini ya terdiri dari
beberapa struktur jabatan lah nah salah
satu petingginya itu buron dia melarikan
diri keluar
Negeri sementara yang tiga orang
tersangka masih kabur ke luar negeri dan
telah diterbitkan red notice tidak
bekerja sama dengan divisi
hubinter dan hal ini yang membuat pihak
Kepolisian Indonesia harus bekerja sama
dengan bagian interpol untuk bisa
menangkap dan membawa pulang para
tersangka ini ke Indonesia Nah karena
kasus ini sudah terjadi sejak lama
beberapa tahun yang lalu mungkin ada di
antara kalian yang tidak mengikuti
kasusnya dari awal untuk itu gua bakal
mencoba merangkum kasus ini dari awal
yaitu dari Tahun 2022 sampai akhirnya
proses penyelidikannya berjalan di tahun
ini langsung aja kita bahas secara
lengkap di sisi
[Musik]
lain kita langsung masuk ke dalam
kronologi mencuatnya kasus investasi
bodong net 89 ini lagi
[Musik]
nah seperti yang gua katakan di awal
tadi ya kalau perjalanan kasus ini cukup
panjang sebab kasus investasi bodong ini
bukan baru terjadi di tahun ini geng
tapi sudah dari Tahun 2022 Agar kalian
bisa memahami apa yang sebenarnya
terjadi dan bagaimana kasus ini bisa
berjalan ya gua bakal Mengawali dengan
pembahasan dari Apa itu net 89 Nah jadi
geng net 89 Ini adalah sebuah fitur atau
robot trading yang dibuat oleh
perusahaan yang bernama PT symbiotik
multitalenta Indonesia atau SMI
perusahaan ini disebutkan itu adalah
perusahaan penjualan langsung murni yang
hanya menjual produk berupa ebook dan
juga software ea yaitu singkatan dari
expert advisor Creator di dalam trading
forex ea Ini adalah sebuah software yang
bisa menyarankan waktu trading ataupun
secara otomatis untuk memulai dan
mengeksekusi trading berdasarkan
instruksi yang sudah diprogramkan jadi
kayak misalkan nih kalian seorang trader
biasanya Kalian ngetrading itu kan
sesuai dengan E apa ya pikiran kalian
lah e insting kalian atau apa yang
kalian prediksi nah tapi dengan adanya
alat ini yang bekerja itu alat ini nah
secara otomatis dia yang akan berpikir
makanya disebut dengan robot trading Nah
ini kan sesuatu yang sangat instan bagi
umat manusia gitu Makanya banyak orang
yang tertarik nah ea ini digunakan
sebagai salah satu opsi untuk
mempermudah trading dan banyak
dikembangkan oleh platform trading
metrader 4 jadi di saat itu cukup
populer lah apalagi di zaman masa covid
di saat orang enggak bisa kerja dan
mencari cara untuk bisa menghasilkan
uang perusahaan ini menjalankan usahanya
sesuai dengan peraturan yang ditetapkan
oleh pemerintah mengenai penyelenggaraan
bidang perdagangan serta menyebut kalau
perusahaan ini enggak menjual produk
investasi dan software robot investasi
di Indonesia nah informasi yang gua
dapatkan ini dari media cnbc dan
perusahaan itu mengklaim kalau mereka
memiliki jaringan Enggak cuma di
Indonesia tapi juga tersebar di berbagai
negara kantor pusat dari perusahaan ini
dikatakan berada di Jakarta namun mereka
juga memiliki beberapa kantor cabang di
kota-kota lain seperti Surabaya Terus
ada di Bandung Pekanbaru sampai dengan
Banjarmasin nah cuma geng ketika tim
riset dari Media cnbc Indonesia itu
mencoba untuk memverifikasi perusahaan
tersebut melalui situs nswi bpkm dan
Indonesia national single window milik
kementerian keuangan nah nomor induk
Berusaha atau nib dari perusahaan
tersebut ternyata enggak terdaftar dan
perusahaan itu juga tidak terdaftar
sebagai anggota dari asosiasi penjualan
langsung Indonesia atau
apli Nah dari sini nih udah terletak Ada
apa ya ya agak mencurigakan Lah terus
geng karena fitur yang ditawarkan oleh
perusahaan itu yaitu net e 89 yang bisa
membantu para trader Indonesia agar
lebih mudah gitu ya akhirnya banyaklah
trader Indonesia yang menggunakan net 89
ini dan Seiring berjalannya waktu trader
yang mendaftarkan diri menjadi member
dari net 89 semakin lama semakin
bertambah namun geng masalah mulai
muncul pada Tahun 2022 Di mana para
member itu menj kesulitan untuk
mengambil keuntungan yang seharusnya
bisa mereka dapatkan ketika mereka
menjadi member dari net
89 aduh mulut sempah terjadi antara
korban dengan pihak perusahaan PT SMI
merupakan perusahaan pemilik trading
Robot Forex dengan nama platform
net89 ada salah satu member yang menjadi
korban nih namanya itu adalah Bambang
Lukman Hadi nah beliau ini bilang nih
dia cerita kan kepada media CNN kalau
dia itu udah jadi member net 89 sejak
tahun 2019 dan sebelum dia memutuskan
untuk menjadi member Bambang ini masuk
ke dalam sebuah grup WhatsApp yang
isinya adalah member-member dari net 89
yang sudah lebih dulu masuk sebelumnya
dan dia mengamati aktivitas para member
di grup tersebut mulai dari percakapan
biasa terus pamer-pamer profit yang apa
yang mana mereka itu saling inilah
saling beradulah di situ dan lain
sebagainya pokoknya sharing tentang
keuntungan setelah kurang lebih 6 bulan
mengamati Bambang ini merasa yakin dan
mulai memutuskan untuk join ke Net 89
dan dia di saat itu ya menginvestasikan
dana sebesar 1 miliar yang dia dapatkan
dari sebagian hasil menjual rumahnya
untuk trading H bayang tuh jual rumah
buat trading Aduh gila ya itu
benar-benar all in ya kan semuanya
dikasih yang penting trading biar bisa
berlipat ganda cuma geng untuk bisa
menjadi member di sana ada beberapa
prosedur yang harus dilakukan yaitu
seseorang yang ingin join harus terlebih
dahulu membeli paket ebook net 89 dengan
jumlah tertentu Terus mendaftar ke
Broker yang ditunjuk oleh PT symbiotik
multitalenta Indonesia Nah setelah itu
calon member akan diberikan Link yang
secara otomatis untuk diikut sertakan ke
dalam robot trading forex net 89
tersebut nah trading forex yang
dilakukan oleh net 89 ini adalah
kegiatan trading forex Euro Dollar
Amerika dengan broker luar negeri yaitu
Max global terus ada zenade terus ada
Global Premiere terus ada lagi bla FX
namanya hasil trading dari para member
net 89 ini akan dikenakan profit sharing
sesuai dengan paketnya Nah si korban
yang bernama Bambang ini cerita dia
bilang selama proses trading hingga
berakhir pada tanggal 27 Januari Tahun
2022 sama sekali Enggak ada masalah
semuanya berjalan sesuai dengan kondisi
pasar dan tidak merasakan adanya skema
ponzi yang dilakukan oleh perusahaan
kepada para membernya nah tapi tiba-tiba
nih aktivitas trading di Net 89 ini
dihentikan geng yang ternyata memang
diperintahkan oleh Bares scrim Polri
pada saat itu penghentian ini bukan cuma
di dialami oleh net 89 tapi juga e
penyelenggara trading forex roboti lain
jadi banyak kan di saat itu tuh eh
pokoknya yang punya robot trading-robot
trading gini pada distop semua karena
dianggap skema ponzi gitu alasan bar es
krim Polri menstop semua robot trading
Ya karena memang skema ponzinnya semakin
marak dan Selain itu Badan Pengawasan
perdagangan berjangka komodity atau
bapeti dari Kementerian Perdagangan itu
langsung memblokir net 89 pada Februari
Tahun 2022 karena diduga sudah terjadi
penipuan investasi berkedok
trading terus singkat cerita geng ketika
mengetahui fitur trading mereka diblokir
perusahaan dari net 89 ini pun merespon
pemblokiran dan larangan tersebut dengan
mengarahkan seluruh member net 89 untuk
segera mengikuti program withdraw all
atau penarikan semua dana dari broker
masing-masing nah di saat itu mulai
paniklah ketika kemudian tidak ada lagi
trading Jadi kami berhenti ya perusahaan
ini PTS ini menawarkan kepada para
member yaitu program with draw tarik
dana semua nah menurut si korban yang
bernama Bambang mulai dari situlah
masalah mulai terjadi di mana untuk
tahap awal withdraw all itu dibatasi
jumlahnya yaitu maksimal 500 USD atau
setara dengan 7 jutaan nah pada saat itu
ya itu untuk per orangnya jadi 7 jutaan
orang yang bisa narik nah Walaupun ada
ketentuan seperti itu hanya 7% dari
total sekitar 200.000 member yang bisa
melakukan withdraw all dan itu juga
enggak semuanya geng jadi ee enggak
Semua orang bisa mengambil 500 USD tadi
beberapa member bahkan cuma bisa
mengambil uang mereka di bawah 500 USD
untuk Bambang sendiri dia itu baru bisa
mengambil dananya sebesar 350 USD atau
setara 5 jutaan dari total Dana yang
sudah dia investasikan di awal yang
jumlahnya gila-gilaan kan dia jual rumah
tuh berarti ada Rp1 miliar uangnya di
dalam ya investasi bodong tersebut jadi
ketika dia tarik ya dia cuman tarik R
jutaan enggak sampai 1%nya ya kayak
sekitar 0 Kom sekian persen lah yang
bisa dia ambil Bambang di saat itu
mengatakan kalau sudah lebih dari 6
bulan pada saat itu perusahaan belum
memberikan kejelasan mengenai sisa uang
dia yang belum bisa dia ambil nah
Bambang di saat itu merasa aneh juga
kenapa sistem withdraw all yang
dilakukan itu itu dibatasi cuma 500 USD
doang kalau memang mau membantu kenapa
enggak bisa withdraw all semua dan lagi
pula kan dana itu dana member juga Nah
di sinilah semacam ada permainan yang
dicurigai oleh para member terus geng
Bambang juga bercerita kalau komisaris
utama dari PT syimbiotik multitalenta
Indonesia yang bernama Andreas Andrianto
itu menyebut kalau pihaknya sudah
berkoordinasi dengan broker pada saat
itu dan ya brokernya itu enggak
memberikan respon Nah Tapi menurut
Bambang Andreas seolah-olah lagi cuci
tangan dan ya mengkambing hitamkan
broker bahkan manajemen sudah berencana
ingin memunculkan resiko gagal bayar
oleh broker nah Oleh karena itu Bambang
ini sangat yakin kalau program withdraw
all dari net 89 ini adalah rekay biasa
yang dibuat oleh PT symbiotik
multitalenta Indonesia dengan maksud
untuk mengulur waktu agar perusahaan
bisa menyelamatkan diri dari
penyalahgunaan deposit member net 89 di
broker tersebut program tersebut juga
dinilai sebagai exit plan dari
perusahaan dari dugaan penyalahgunaan
deposit member net 89 di broker karena
ini banyak member net 89 yang kesulitan
sampai menjual harta mereka hanya untuk
bertahan hidup nah masa depan dari
keluarga para member juga ikut terancam
karena menurunnya kualitas hidup
kesehatan enggak jelas ya ya berpikiran
terus gitu kan hingga pendidikannya juga
hancur nah keluhan dari para member ini
kemudian direspon oleh Andreas selaku
komisaris utama yang justru
mempertanyakan Tudingan dari para member
dan dia menagih bukti atas
tuduhan-tuduhan tersebut ya apalagi gitu
ya udah udah di tahap ini masa masih
minta bukti kan orang mau narik duit aja
enggak bisa bukti apaagi yang harus
diperjelas
gitu terus geng di sekitar bulan Juli
sampai Agustus Tahun 2022 para member
yang menjadi korban serta tim advokat si
korban itu mendatangi kantor pusat net
89 yang berada di kawasan foresta BSD
Kabupaten Tangerang dan membuat laporan
ke Bares krimolri nah para korban
meminta kepada perusahaan untuk
mengembalikan uang mereka sekitar r69
miliar yang masih mengendap di
perusahaan tersebut dan ya enggak bisa
dicairkan dan baik korban maupun kuasa
hukum itu sangat menyayangkan sikap
menutup diri yang dilakukan oleh
perusahaan mengenai kejelasan
pengembalian dana para member padahal
jauh lebih baik Kalau perusahaan ini
membuka diri dan melakukan komunikasi
dengan jujur tanpa adanya upaya untuk
menyalahkan para member nah pada saat
itu ada sebanyak 200 member yang
tercatat sebagai korban dengan kerugian
yang mencapai Rp25 miliar nah Oleh
karena itu korban serta tim kuasa hukum
mendesak agar pihak Polri segera
menangkap bos dari perusahaan tersebut
sebab pada saat itu para petinggi
perusahaan dinilai Belum menunjukkan
etikat baiknya untuk menyelesaikan
kerugian bagi para korban nah bahkan
geng ya pada saat itu ada pengurus
perusahaan yang masih membuat video yang
menjanjikan kalau trading net 9 adalah
tempat yang aman untuk berinvestasi
Padahal mereka sendiri udah buntu tuh
gimana cara bisa mengembalikan uang
member terus geng selain melaporkan
perusahaan yang membuat net 89 Ada
sejumlah public figure di Indonesia yang
ternyata ikut dilaporkan ke Bares crem
pada tanggal 26 Oktober Tahun 2022 geng
salah satunya itu ada e Ustaz Hakim
Malik terus ada lagi Mario Teguh terus
ada Adri prakarsa terus ada Kevin
Aprilio dan juga attah halilintar nah
laporan ini dibuat oleh seseorang yang
bernama m Zainul Arifin selaku kuasa
hukum dari 230 korban nah alasan
pembuatan laporan kepada lima publik
figur tersebut karena diduga mereka ikut
menerima keuntungan baik dari hasil
lelang maupun promosi padahal uang
tersebut diduga merupakan hasil dari
tindakan e pidana pencucian uang atau
tppu milik para korban tapi kan ee di
dalam hal ini kita bisa lihat ya
statementnya dikatakan dari hasil lelang
maupun promosi gitu ya kayaknya lelang
dan promosi ya taraf kesalahannya enggak
setara gitu karena kalau misalkan hasil
dari mempromosikan ya itu artinya
berarti memang ada unsur kerja sama atau
justru Mungkin dia mempromosikan karena
enggak tahu nah tapi kalau misalkan dari
hasil lelang Nah itu murni kan orangnya
enggak tahu ya namanya kita misalkan
kayak gua nih ngelelang mic ini siapa
yang mau nih gua lelang mic untuk char T
atau hasilnya gua kasih ke anak yatim
atau yang kurang mampu nah terus
tiba-tiba ada koruptor yang beli atau
pengedar narkoba yang beli gitu terus ya
gua kan gak tahu kalau dia koruptor dan
pengedar narkoba kalau belum ada putusan
dari pihak yang berwajib nah Berarti
secara enggak langsung gua enggak salah
dong Ya kan gua cuma melelang ini Nah
mungkin kayak gitu kali ya pemikiran di
dalam kasus ini nah salah satu public
figure yaitu Ata halilin ter sendiri
menurut Zainal diduga menerima uang
hasil penipuan dari net 89 ini dari
founder net 89 yang bernama Reza paten
ketika Atta melakukan lelang bandana
sebesar rp2,2 miliar Nah kan lelang gitu
toh Yang la enggak tahu apa-apa gitu kan
Nah tapi geng pada saat itu Atta
sebenarnya enggak mengenal siapa Reza
paten ini nah jadi Atta cuma tahu dia
yang membayar lelangnya dia yang
membayar kemenangan lelang tersebut nah
ketika jadi terseret ke dalam kasus ini
Ata membantah terlibat di dalam kasus
penipuannya dan menjelaskan kalau dia
melakukan lelang tersebut yang mana
hasil uang lelang tersebut juga
digunakan untuk membantu membangun
tempat penghafal al-qur'an dan juga
membantu pembangunan masjid pada saat
itu Atta juga enggak mungkin tanya
satu-satu ke semua orang yang ngebit
yang yang mana mereka dapat uang dari
mana gitu Kenapa bisa ikut lelang
apalagi lelang ini dilakukan secara
terbuka di publik dan dia sendiri
mengaku dia tidak pernah mengerti dan
enggak pernah ikut-ikutan trading robot
seperti net 89 Nah mungkin di dalam
kasus ini kita bisa lihat ini persis
banget kayak kejadiannya Reja Arab sama
Doni salmanan ketika Reja Arab main game
terus disawer 1 miliar gitu ya Kalau
enggak salah ya Nah terus kan akhirnya
uangnya dikembalikan jadi ya Reja arpnya
juga enggak dihukum Nah mungkin nih
kasusnya Atta mungkin bisa
kayak gitu kali ya cuman kayak apa ya
penyaluran uangnya kan Kayaknya udah
tepat ya ke penghafal Alquran dan
membantu masjid gitu untuk ibadah tapi
gua gak tahu juga sih secara hukum
gimana ya nanti kita tunggu aja ke
depannya bakal Seperti apa karena niat
baiknya adalah ini untuk membantu
pembangunan tempat penghafal Quran yang
aku lagi bangun ya alhamdulillah e
segalaala Iz progresnya semua sudah
berjalan
pembangunan terus atakan juga Geng kalau
enggak cuma Atta aja yang melakukan
pelelangan tapi juga Ustaz Akim Malik
juga sama Nah kalau menurut Zainul
Arifin selaku tim kuasa hukum para
korban pelelangan yang mereka lakukan
itu termasuk ke dalam pelanggaran hukum
katanya dan merugikan negara Karena pada
saat melakukan lelang mereka tidak
melibatkan pejabat lelang dan risalah
lelang yang mana Ini juga merugikan
masyarakat sebagai konsumen serta negara
Nah kalau ini jujur aja Gua enggak paham
nih eh Apakah kalau kita lelang untuk
CTI atau nyari apa ya bantuan sesama
umat gitu tu itu juga ada hukumnya kali
ya Ya mungkin di bagian situnya mungkin
yang salah gitu dikatakan juga negara
itu berpotensi enggak mendapatkan pnbp
atau penerimaan negara bukan pajak di
bidang e-auction nah lelang yang
diselenggarakan oleh Taki Malik dan
attah lilintar itu berbeda dengan jual
beli biasa nah menurut kuasa hukum yang
bernama Zainal tadi lelang ini diatur di
dalam KUH perdata dan tunduk pada
ketentuan umum perjanjian Oleh karena
itu Zainal mengatakan kalau lelang yang
dilakukan oleh Atta dan Taki Malik tidak
sesuai dengan cara lelang dalam
peraturan lelang makanya dikatakan
ilegal terus ada lagi nih motivator
Mario Teguh juga dilakukan pemanggilan
terhadap beliau sebagai saksi atas Kasus
penipuan yang dilakukan oleh net 89
karena dikatakan Mario Teguh ini
mengenal Reza paten dan memberikan
pelatihan terhadap Reza paten nah cuma
ya berdasarkan keterangan dari Kuasa
hukumnya pada saat itu yang bernama Elza
Syarif pak Mario Teguh ini tidak
mengenal Reza paten apalagi berbicara
langsung dengan Reza paten Pak Maria
Tegu hanya pernah bertemu sekali dengan
Reza paten dan itu juga ketika mengisi
acara dan dia memberikan edukasi
terhadap beberapa usahanya Reza paten
dan pada saat itu pak Mario memberikan
edukasi terhadap Komunitas Pengusaha
yang bernama kelompok sukses 89 yang
katanya ya mereka ini melakukan kegiatan
usaha di Net 89 jadi masih satu apa ya
kubu lah gitu nah namun pak Mario juga
enggak pernah terlibat lebih jauh lagi
sampai masuk ke dalam kasus tersebut ya
dia cuma sebatas itu aja begitulah
kurang lebih klarifikasi dari pak
Mario nah namun geng klaim dari kuasa
hukum Pak Mario yaitu Bu Els Syarif itu
dibantah oleh pasangan suami istri yang
bernama sunyoto Indra Prayitno dan Sarah
kairul Bariah nah pasangan suami istri
ini mengatakan kalau Pak Mario Teguh dan
istrinya yang bernama Lina sudah dua
kali menipu mereka penipuan yang
dilakukan oleh pak Mario Teguh ini
berawal dari sunyoto dan juga Sarah
istrinya yang tergiur untuk ikut trading
di Net 89 setelah menonton tayangan zoom
di Facebook Pak Maria Teguh sebanyak dua
kali Nah setelah ikut trading Sarah Ini
malah menjadi korban penipuan trading
net 89 dengan kerugian Rp1 miliar Sarah
menunjukkan beberapa bukti transfer
dengan nominal mulai dari 100 sampai
Rp350 juta dan uang tersebut dikirim
oleh Sarah ke PT SMI nah Sarah kemudian
meminta agar dia dimasukkan ke grup
leader yang mana di grup tersebut ada
istri pak Mario Teguh nah hanya saja
grup tersebut sudah enggak aktif lagi
setelah net 89 tutup pada Tahun 2022
Sarah ini kemudian menanyakan Nasib dari
investasinya yang senilai Rp1 miliar di
grup leader tersebut nah hanya saja di
saat itu orang-orang ya mau bersabar
karena ada beberapa anggota grup yang
memang sudah diberikan keuntungan
terlebih dahulu jadi semacam ada
pancingan gitu loh geng biar yang lain
tuh enggak berontak dan oleh karena itu
ya si korban yang bernama Sarah Ini
bersabar nah tapi Sarah Ini mencoba
untuk menghubungi Lina istri dari pak
Mario Teguh melalui chat pribadi
jawabannya cuma kayak gini kita
sama-sama menunggu katanya nah
berlanjutlah nih di tanggal 13 Agustus
Tahun 2022 Sarah Ini dihubungi kembali
oleh istri Pak Maria Teguh yang bernama
Lina karena di saat itu dia menanyakan
bisnisnya Sarah nah menurut Sarah isi
pesan bulina itu seperti memberitahukan
kalau ada surat edaran dari net 89 dan
bulina ini meminta agar Sarah menyimpan
surat tersebut yang berisikan kalau
mereka enggak bisa dituntut atas
kesalahan dan kewajiban bayar balik dana
member yang merupakan tanggung jawab
dari ptsmi katanya Nah setelah itu Sarah
Ini diminta untuk bertemu pada tanggal
15 Agustus Tahun 2022 yang mana Di dalam
pertemuan tersebut berlanjut dengan
kerja sama pengembangan bisnis bersama
Pak Mario Teguh dan juga Bu Lina ini di
mana Sarah ya di saat itu kembali
tertipu untuk kedua kalinya Karena
menerima kerja sama itu lagi uang
trading yang pertama belum balik malah
bikin kerja sama baru nah tapi ini
menurut cerita beliau ya geng Bukan
menurut cerita gue ini menurut cerita
Sarah ini Bersama sang suami dirugikan
apa kan kita yang keluar uang justru
kita dirugikan dong karena uang kita
keluar ke dia dan dia membawa mtsnya R3
juta followers followers mana 3 jut 33
juta Nah terus geng singkat cerita Bares
krim Polri akhirnya menetapkan sebanyak
8 petinggi perusahaan setelah penyidik
menemukan sejumlah alat bukti dan
menyita dokumen berupa rekening koran
bukti transaksi serta bukti digital nah
mereka berdelapan itu bernama Andreas
Arianto sebagai pemilik Net 89 dan juga
pendiri perusahaan nah lalu penyedik
juga menetapkan direktur perusahaan yang
bernama laus Swan Hi Samuel founder dan
exchanger net 89 yang bernama Erwin
Saiful Ibrahim terus ada lima sub
exchanger yang bernama Reza Syahrani
alias Reza paten terus ada alwin Ali
warga Ferdi Irwan Hani Suteja dan David
nah mereka semua terbukti menawarkan
paket investasi trading menggunakan
skema ponzi dan investasi Forex robot
trading berkedok MLM melalui penjualan
ebook nah tapi sayangnya geng di saat
itu ya dari ketujuh orang tersebut ada
satu orang yang sudah meninggal dunia
yang bernama Hani Suteja yang akibat
kecelakaan tunggal yang terjadi di Tol
Solo Semarang pada tanggal 30 Oktober
Tahun 2022 nah sementara sisanya
meskipun sudah ditetapkan sebagai
tersangka mereka semua belum ditahan
pada saat itu karena Bares krim Polri
masih perlu untuk mengumpulkan
bukti-bukti lain yang diperlukan untuk
mengusut secara tuntas kasus tersebut
dan kasus ini pun bahkan sudah sampai ke
meja hijau di saat itu hanya saja para
tersangka mengajukan praeradilan terkait
status penetapan tersangka dan pemohonan
tersebut dikabulkan oleh pengadilan dan
hal ini membuat Bares krimlri di saat
itu kalah di praeradilan tersebut geng
namun Bares krim itu tetap
memperjuangkan kasus ini dengan
menggunakan putusan praadilan tersebut
untuk mengajukan gugatan dan putusan
sela Dan di saat itu juga memerintahkan
agar surat perintah dimulainya
penyidikan atau spdp serta barang bukti
dikembalikan kepada para penyidik untuk
memulai penyidikan terbaru nah kasus ini
pun berlanjut nih geng di tahun ini dan
sekarang kita bakal masuk nih ke dalam
pembahasan perkembangan terbaru dari
kasus ini yang sekarang sudah ada 15
tersangka dan ya mereka sudah
ditetapkanlah sebagai pelakunya
jadi geng di tahun ini penyelidikan
terhadap kasus investasi bondong net 89
kembali dilakukan dengan melakukan
rekonstruksi ulang terhadap kasus
tersebut dan dari proses penyelidikan
yang dilakukan oleh Bares krim pori itu
mengatakan dari korban yang sudah
mencapai 5.000 orang lalu ketika Bares
krim e mendapatkan saksi lagi sehingga
korban yang sudah dikumpulkan oleh Bares
crem katanya adalah 7.000 orang Wow
banyak banget dan pemeriksaan saksi ini
berdasarkan dari 15 laporan polisi serta
polisi juga memeriksa dokumen bukti
transaksi di saat itu polisi juga
meminta keterangan ahli baik dari badan
pengawas perdagangan berjangka komoditi
atau bapeti Kementerian Perdagangan
ataupun ahli pidana dan enggak lupa juga
mencocokkan dokumen yang menjadi barang
bukti agar memiliki nilai sebagai alat
bukti nah Oleh karena itu polisi sudah
mendapatkan 15 Nama yang menjadi
tersangka yang terdiri dari 14 orang dan
satu perusahaan yaitu PT simbolik
multitalenta Indonesia nama-nama dari
para tersangka ini ya di berbagai sumber
yaitu ya ya inisial geng jadi gua
Sebutkan aja inisialnya yaitu inisial Aa
selaku komisaris ptsmi Lalu ada lsh
selaku Direktur Utama ptsmi terus ada
Esi di dan yw selaku founder dan
exchanger net89 terus ada tersangka
berikutnya yang berinisial RS Ar Fi Aa
dan Ma selaku sub exchanger net 89 terus
ada lagi yang berinisial BS selaku
Direktur PT cad terus ada Ma selaku
komisaris PT CTI terus ada TL selaku
istri dari Aa sekaligus komisaris ptsmi
dan Ir selaku direktur ptsmi namun geng
di antara para tersangka enggak semuanya
ditahan karena yang ditahan itu cuma 9
orang sementara dua tersangka lain yaitu
Ma dan BS itu enggak ditahan karena
sakit terus tiga lainnya yaitu Aa TL dan
lsh itu masih dalam buronan polisi dan
masuk ke dalam daftar pencarian orang
atau DPO karena mereka ini sudah kabur
ke luar negeri nah Oleh karena itu bar
es creim sudah bekerja sama dengan
interpol dan membuat red notice untuk
disebar ke semua negara yang bekerja
sama dengan interpol sehingga Bares
crerim masih menunggu perkembangan
selanjutnya terkait burunan tersebut nah
lalu geng penyidik juga sudah menyita
sejumlah aset dengan total nilai Rp1,5
triliun yang terdiri dari properti dan
11 mobil mewah di antara 11 mobil
tersebut lima di antaranya adalah satu
BMW berwarna putih lalu ada du BMW hitam
satu Porsche dan satu Tesla nah
aset-aset tersebut dikumpulkan dari
berbagai wilayah seperti Tangerang
hingga Bali nah lalu penyidik juga
menyita uang tunai senilai 52,5 mil R
yang terdiri dari pecahan rp00.000 dan
Rp50.000 yang dikelompokkan di dalam 49
plastik bening nah di dalam satu plastik
bening tersebut terdapat 10 ikat uang
yang masing-masing nilainya R1 juta geng
Nah tapi ada juga uang yang enggak
dibungkus menggunakan plastik di saat
itu jadi ya terlihat kayak gitu kan Wah
benar-benar kayak fresh banget uangnya
nah pusat pelaporan dan analisis
transaksi keuangan atau PPATK memblokir
150 rekening dari yang namanya Reza
paten yang mana dari rekening tersebut
terdeteksi adanya perputaran uang yang
mencapai 1 Trili miliun rupiah huh dan
perputaran uang tersebut juga mengalir
ke berbagai pihak yang berasal dari 25
bank lalu geng ada salah satu tersangka
yang saat ini sudah ditahan yaitu yang
berinisial Ma Yang ternyata dia ini
adalah anak dari si Aa atau ya nama
panjangnya adalah Andreas Andrianto nah
ketika pihak penyidik mencoba mencari
tahu informasi mengenai keberadaan Aa
serta yang inisial TL anaknya ini tidak
mau memberitahu penyidik entah karena
dia memang enggak tahu atau sengaja
enggak mau ngasih tahu karena takut
nantinya kedua orang tuanya nya bakal
ditangkap oleh Polisi jadi dia lebih
memilih untuk tidak memberikan informasi
apapun nah sampai saat sekarang ini
kasus ini masih terus berjalan geng dan
itu dia pembahasan kita hari ini
mengenai investasi bodong yang dilakukan
oleh net 89 kasusnya masih berjalan geng
sampai hari ini ya semoga kasusnya bisa
kelar dan semua pelakunya bisa
tertangkap dan orang-orang yang dianggap
terlibat ya Semoga bisa dibuktikan kalau
mereka memang tidak terlibat amin ya
rabbal alamin Oke geng gimana Menurut
kalian tentang pembahasan hari ini coba
tinggalkan komentar di bawah