Kind: captions Language: id nah bahkan George ini juga sempat mengatakan ya orang miskin Kayak lu enggak bakal bisa masukin gua ke penjara gua kebal hukum nah ini dia Sebutkan di salah satu video yang viral Nanti gua bakal tampilin ke kalian videonya nah di saat itu ada foto yang beredar di sosial media yang memperlihatkan George sedang bersama anggota TNI katanya yang mana Di foto tersebut George terlihat akrab dengan para anggota TNI tersebut dan ini membuat Neti semakin berspekulasi dan menduga kalau George ini memang punya beingan yo geng tekan tombol subscribe geng Halo geng Welcome back to kamar [Musik] jeri gengjeng Oke pembahasan kita hari ini lagi-lagi tentang kasus viral yang ada di negara kita ya sebuah kasus yang berhubungan dengan tindak kekerasan lagi video kali ini semoga menjadi pembelajaran lah buat kalian ya geng kemarin kita udah bahas gitu ya sebuah kasus yang melibatkan tindak kekerasan akibat orang-orang yang merasa punya power kali ini juga sama ada orang yang merasa punya power lebih dari orang lain ya melihat orang lain lebih rendah dari dia akhirnya bertindak semena-mena ya kalian udah lihat sendiri dari judul dan thumbnail-nya pembahasan kita adalah tentang seorang anak Juragan Anak Bos toko roti gitu ya yang bertindak semena-mena kepada pegawai awainya yang mana ternyata tindakannya ini sudah dia lakukan berkali-kali Nah untuk yang terakhir kali ini tindakannya benar-benar kelewatan karena menyebabkan pegawai toko roti tersebut sampai terluka Nah setelah dicari tahu geng ternyata Kejadian ini sudah terjadi 2 bulan yang lalu Nah karena ini terjadi sudah lama ada kabar yang mengatakan kalau anak ini mengaku kebal hukum kenal dengan orang-orang penting dan makanya enggak ditangkap-tangkap Katanya begitu nah Lalu ada isu lain lagi geng ada yang mengatakan kalau si pelaku ini ternyata seorang di disabilitas gitu disabilitas mental lah kurang lebih ya apa apa ya sebutannya koreksi gua kalau salah dalam pengucapan nih Nah akhirnya kasus ini benar-benar viral dan tersebarlah informasi bahwa ternyata pegawai-pegawai di toko roti milik orang tua si pelaku ini sudah banyak yang ingin resign dari sana karena sudah tidak kuat menghadapi perlakuan semena-mena dari anak si pemilik toko yaitu si pelaku tadi atas kasus ini banyak netizen yang geram geng Ya gimana enggak si pelaku masih bisa berkeliaran bebas dan berkali melakukan tindakan yang serupa Apakah memang keluarga dari si pelaku ini punya backingan yang kuat sampai-sampai dia enggak kunjung ditangkap juga nah di video kali ini kita akan bahas dan gua sudah merangkum secara lengkap untuk kalian semua mulai dari kronologi sampai dengan kondisi sebenarnya si anak pemilik toko ini nah Apakah benar dia ini anak spesial berkebutuhan khusus dan Apakah benar keluarganya kebal dari hukum atau punya beingan nah atau Justru itu cuma ancaman doang nah karena dia sempat mengucapkan juga kalimat yang mengatakan kepada si pegawai toko nih ya Ya coba aja lapor gitu atas tindakan dia ini dia bilang orang miskin engak akan bisa ngelaporin dia nah jadi kata-katanya Kejam banget sekarang kita bahas secara lengkap kronologinya langsung aja di Permisi peristiwa misteri dari berbagai sisi [Musik] di situ dia setiap ada info selalu ke rumah dan minta duit Mama saya sampai jual motor jual motor motor satu-satunya ya Allah kita langsung masuk ke dalam kronologi kejadian jadi geng Kejadian ini baru banget terjadi dan kejadiannya itu di sebuah toko roti yang berada di daerah Penggilingan Cakung Jakarta Timur tepatnya pada hari Kamis tanggal 17 Oktober tahun 2024 sekitar jam 00 malam jadi memang kasus ini sudah berjalan 2 bulan yang lalu di hari itu ceritanya ada seorang perempuan yang bernama Dwi Ayu darawati yang merupakan seorang pegawai di toko roti milik orang tua pelaku nah dia ini sedang bekerja bersama dua orang teman lainnya dan kemudian tiba-tiba si anak pemilik toko roti tersebut diketahui bernama George sugaman Halim itu datang ke lokasi dan sesampainya dia di sana si George ini langsung memesan makanan secara online Nah jadi dia memesan makanan di toko lain ceritanya Nah setelah dia memesan makanan enggak lama kemudian pesanan tersebut datang nih Nah George di saat itu meminta salah satu karyawan yaitu di untuk mengambilkan pesanan makanannya tersebut untuk dibawakan ke arnya George atau ruangannya George yang ada di sana dikatakan kalau George ini menyuruh di seperti menyuruh asisten rumah tangga gitu Enggak ada hormat-hormatnya enggak ada kalimat minta tolong enggak ada apa ya kayak ya terkesan merendahkan lah gitu nah padahal Dwi ini sedang mengerjakan pekerjaannya dia atau prioritasnya dia sebagai pegawai dari orang tuanya si George yaitu ya pegawai toko roti yang mana kerjaan di juga harus selesai di hari itu juga jadi dia enggak bisa tuh yang tiba-tiba ucuk-ucuk disuruh ngambil makanan ngantar ke dalam kamar itu enggak bisa gitu dan oleh karena itu Dwi ini menolak secara baik-baik dia menolak permintaan George untuk dibawakan makanan tersebut ternyata geng sebelum kejadian tersebut Dwi ini sudah membuat perjanjian dengan adiknya George kalau dia enggak mau lagi mengantarkan makanan ke kamarnya George Nah kenapa begitu Kok terkesan kayak Dwi ini sebelum-sebelumnya udah pernah ngantarin makanannya George ke kamarnya tapi kok terkesan kayak ada trauma sampai ada perjanjian segala nah ternyata geng dwii ini dulunya memang pernah mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari George George ini pernah melemparkan meja ke arah di tapi untungnya enggak sampai mengenai tubuh dy Nah jadi dy di saat itu trauma gitu buat nganterin makanan ke si George ini karena menurut dia George ini adalah orang yang berbahaya temperamental dan ya kayak mood-nya itu naik turun dan tidak menghargai orang gitu nah terus George juga pernah menghina di Dengan mengatakan babu dan orang miskin Ya intinya dia benar-benar merendahkan di serta keluarganya di Nah mungkin kalian akan bingung ya ya kenapa bisa Dwi ini bertahan udah digituin gitu Nah karena mungkin aja ya Dwi ini berpikir yang berperilaku seperti itu adalah George aja sementara keluarganya George sendiri itu mungkin baik kepada dy ya salah satunya mungkin adiknya George atau mungkin kedua orang tuanya George yang merupakan pemilik dari toko roti Ya baik kepada di Nah mungkin Dwi ini masih bisa memaklumi gitu salah satu dari anaknya majikannya ini memang ada kelainan gitulah nah namun geng ya lama-kelamaan orang juga enek kali geng ya mendapat kan perlakuan kayak gitu nah bahkan George ini juga sempat mengatakan ya orang miskin Kayak lu enggak bakal bisa masukin gua ke penjara gua kebal hukum nah ini dia Sebutkan di salah satu video yang viral Nanti gua bakal tampilin ke kalian videonya juga sempat ngomong eh orang miskin Kayak lu enggak bisa masukin gua ke penjara gua nih kebal hukum dia sempat ngomong kayak gitu nah terus geng karena pernah diperlakukan seperti itu ya Dwi Ini akhirnya enggak mau lagi mengantarkan makanan ke George ditambah lagi mengantarkan makanan itu bukanlah jobd-nya dia dan Dwi Jadinya enggak punya keharusan atau kewajiban untuk melakukan hal tersebut Nah setelah Dwi ini menolak permintaan George ternyata George bukannya berinisiatif untuk mengambil sendiri karena kan itu makanan dia sendiri nah malah dia di saat itu menelepon ibunya untuk mengadukan D yang tidak mau mengambilkan makanannya dia Lalu ketika George ini menelepon ibunya Dwi di saat itu mendengar respon sang ibu yang justru bukan mendukung George tapi malah menyuruh George untuk mengambil sendiri makanannya dengan mengatakan kurang lebih kayak gini nih kata-katanya eh lu punya kaki jalanlah sendiri gitu dari sini kita bisa melihat bukti ya geng bahwa memang george-nya ini aja yang aneh keluarganya sendiri tahu gitu jobd-nya Dwi sebagai karyawan ya bukan jadi babunya dia atau ngambil-ngambilin makanannya dia gitu dan dia enggak bisa segampang dan seenaknya atau semena-mena nyuruh-nyuruh Dwi kayak gitu bahkan setelah dia mengadukan itu ke ibunya ibunya aja Enggak ngebelain dia nah lalu singkat cerita geng setelah ibunya mengatakan seperti itu kepada si jor George ini tetap enggak mau dengar sama sekali nasihat dari ibunya dan justru dia masih kekeh meminta Dwi Untuk mengantarkan makanan tersebut ke kamarnya Udah kayak raja aja gitu dan George enggak mau kalau makanan itu diantar oleh orang lain selain dwii Nah jadi Udah ada terkesan apa ya diskriminasi lah gitu ya Dan dia itu menargetkan di sebagai bulan-bulanan dari emosinya dia namun di saat itu di masih bersikukuh menolak permintaannya George berkali-kali nah lalu dwii yang terus menolak membuat George akhirnya marah besar dan George ini melampiaskan amarahnya dengan melemparkan berbagai barang ke arah di mulai dari patung batu kursi meja mesin edisi pembayaran sampai dengan tempat lakban yang mana tempat lakban itu katanya terbuat dari semen Wow Kejam banget geng Nah semua barang tersebut dilempar oleh george sampai mengenai tubuh Dwi enggak ada satuun yang meleset jadi dilempar dari jarak dekat benar-benar tega banget Padahal George ini kan laki-laki sudah dewasa ya Lu lihat aja Badannya sebesar itu gitu kan lawan dia itu peremp peran dan ya apa ya karyawan dia sendiri gitu udah minta-minta ampun sampai nangis-nangis tetap enggak digubris nah lalu geng setelah Dwi ini dilempari barang-barang oleh George ayahnya George langsung menarik Dwi untuk menyelamatkan Dwi dan meminta agar Dwi segera pulang di saat itu nah ayahnya sendiri udah sadar dia ngelihat Waduh ee apa ya kayak udah mulai ngeluarin cairan merah tuh di kepalanya Dwi dan udah Bonyok lah tuh karyawannya nah di saat itu saat di udah disuruh pulang sama ayahnya George ternyata tas dan handphone di masih tertinggal di dalam sehingga dia gak langsung pulang tapi dia kembali lagi ke dalam toko roti untuk ngambil barang-barangnya dia pas Dwi masuk lagi ke toko roti amarah George ternyata masih belum mereda ketika dia melihat di masuk George langsung mengamuk lagi dengan melemparkan kursi ke arah di di di saat itu berusaha buat menghindar dan dia merasa terpojok yang membuat dia enggak bisa ke mana-mana lagi Kejadian bermula ketika korban yang bernama Dwi Ayu darawati yang saat itu sedang bekerja menolak permintaan posisinya pada saat itu dia berada di ruang yang banyak ovennya atau mesin pembuat kue nah di ruangan tersebutlah George masih tetap melemparkan barang-barang ke arah di dan berakhir dengan George melemparkan sebuah loyang yang mengenai tepat di kepala Dwi dan membuat kepalanya bocor geng Nah di saat itulah di benar-benar trauma dan ketakutan setelah Dwi ini sudah berlumuran cairan merah nih udah ngocor gitu dari kepalanya barulah dia bisa kabur dari toko roti tersebut dan langsung lari menjauh dari sana D mengaku kalau George ini enggak cuma sekali dua kali aja geng melakukan kekerasan terhadap Dwi tapi sudah berkali-kali kekerasannya tersebut Enggak cuma dalam bentuk kekerasan fisik tapi juga kekerasan verbal seperti merandahkan Dwi ngata-ngatain Dwi dengan kata-kata yang hina gitu dan benar-benar enggak pantaslah diterima oleh Dwi sebagai seorang perempuan gitu nah Dwi juga bilang sebenarnya kekerasan kayak gini juga pernah dia alami pada bulan September yang mana pada saat saat itu si George ini juga melemparkan tempat solat si lakban yang mengenai kaki Dwi dan melemparkan meja juga tapi pas George melempar meja itu untungnya enggak langsung mengenai tubuh Dwi karena perlakuan seperti itulah sebenarnya Dwi ini udah lama mau keluar dari pekerjaannya tapi niatnya selalu tertunda karena perjanjian yang pernah dia buat dengan adiknya George nah jadinya dia ter ikat dengan perjanjian tersebut nah D mengira dengan perjanjian itu dia jadi enggak perlu berurusan lagi dengan George dan tetap bisa bekerja di sana Nah tapi ternyata perjanjian tersebut tidak bisa membantu dia untuk terhindar dari perlakuan kasarnya si George ini Nah jadi di sini kalian bisa lihat sendiri ya geng George ini tipikal orang yang seperti apa dan ya benar-benar tercelalah kelakuannya hancur banget gua aja enggak habis pikir ya ada orang kayak gini gitu dan bahkan seolah-olah orang tuanya ggak bisa ngontrol dia wah kacau banget Nah sekarang kita masuk nih geng ke dalam pembahasan mengenai penyelesaian dari kasus yang dialami oleh Dwi yang berujung pada penangkapan si George ini jadi geng ketika kejadian naas tersebut dialami oleh di beruntungnya ada teman kerja di yang merekam kejadian itu dan dia langsung berinisiatif untuk memviralkan di sosial media Oleh karena itu untungnya kasus ini pun langsung diusut oleh pihak kepolisian Metro Jakarta Timur setelah viral dalam keterangan yang disampaikan oleh kapores Metro Jakarta Timur yang bernama Kombes ncolas Ari lilipali pihak kepolisian pada awalnya bersurat kepada George sebagai terlapor untuk melakukan pemeriksaan sebab status kasus ini sudah dinaikkan ke tahap penyidikan nah surat tersebut diterima oleh orang tua George namun orang tua George mengatakan kalau George sedang tidak berada di Jakarta melainkan sedang berada di luar kota Nah di saat itu pihak kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut dari orang tuanya George langsung menurunkan tim gabungan did Res krimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur pada hari Senin tanggal 16 desember tahun 2024 dan melakukan penangkapan terhadap George tepat pada jam 1248 dini hari Nah yang mana anehnya segala informasi tentang keberadaan George itu dibocorkan oleh orang tuanya sendiri nah kok bisa ya Kok bisa nih orang tuanya membocorkan informasi anaknya ini yang mana posisi anaknya itu ya Dikatakan lagi kabur gitu enggak ada di Jakarta melainkan di saat itu George ditangkap di Sukabumi Nah nanti gu ceritakan juga Kenapa orang tuanya George ini malah membocorkan posisi si anaknya ini yang mana Di saat itu anaknya itu bersembunyi di sebuah hotel yang bernama Hotel anugerah yang ada di Sukabumi terus geng singkat cerit nih setelah didatangi oleh pihak kepolisian George di saat itu sedang bersama seorang pria geng tapi enggak tahu ya ini bokapnya kah atau siapa ya tapi terlihat kayak om-om gitulah Nah pas digerebek juga si om-omnya lagi enggak pakai baju gitu nah pada saat ditangkap George ini tidak melakukan perlawanan sama sekali Bahkan dia tersenyum ketika Melihat polisi datang untuk menangkap dia dari raut wajahnya ketika itu seperti enggak ada ekspresi takut atau panik sama sekali apalagi ya terlihat menyesal itu enggak ada sama sekali Nah justru dia malah santai banget dan beberapa kali menggaruk-garuk tangannya dan dia langsung dibawa oleh Polisi tanpa diborgol atau diikat tangannya jadi santai banget nah ini menjadi salah satu protes masyarakat juga nih kok ketika penangkapan George ini malah enggak seb brutal penangkapan orang-orang lain gitu kok kayaknya eh santai banget gitu ya dan sampai ada netizen yang bikin lelucon yang mengatakan ya mungkin borgolnya enggak muat kali terus atau ya mungkin ya orangnya udah jinak kali sampai begitu-begitulah jadi komen netizen di saat itu benar-benar ngeceng-cengin Lah terus geng setelah ditangkap oleh pihak kepolisian George ini diperiksa geng dan ada beberapa informasi yang didapatkan oleh Polisi mengenai alasan kenapa George ini berada di Sukabumi Pada saat itu nah ternyata nih ya yang pertama nih alasan kenapa dia di sana George ini berada di Sukabumi dikarenakan keluarganya sempat menerima ancaman di WhatsApp setelah video yang memperlihatkan dia menganiaya di viral di sosial media Nah jadi ada ancaman tuh buat keluarganya dan ancaman tersebut datang dari berbagai macam orang yang salah satunya ada yang mengancam akan membakar katanya ada masa yang mau datang Saya kan kaget jos itu kan sendiri di toko kalau tiba-tiba ada masa menghakimi kan namanya Anak siapa sih yang Lela masa itu e bertindak anarkis gitu loh Wah ini Kejam banget nih makanya george-nya diungsikan terlebih dahulu nah ancaman membakar ini kurang jelas juga detailnya apakah yang akan dibakar itu George atau toko rotinya atau justru rumahnya ini enggak jelas detailnya nah tapi yang jelas ancaman tersebut muncul gara-gara videonya George itu mulai viral Nah karena adanya ancaman tersebut akhirnya keluarganya memutuskan untuk membawa George pergi ke Sukabumi agar George ini selamat Nah tapi di sini Kalian pasti B bingung Geng kalau memang George ini pergi ke Sukabumi karena diminta oleh keluarganya Terus kenapa orang tuanya malah ngasih tahu ke polisi kalau George itu ada di Sukabumi dan bahkan secara spesifik dikasih tahu nama hotelnya lagi yaitu Hotel Anugerah Sukabumi gitu Nah bukannya keluarganya malah menyembunyikan jos harusnya nah ternyata nih geng ya usut punya usut ada alasan lain geng yang membuat orang tuanya membocorkan posisi anaknya ini menurut orang tuanya ya E mendingan anaknya ditangkap ketimbang anaknya tuh dihabisin sama massa gitu makanya ya enggak apa-apal polisi tahu keberadaan George lelalu diamankan ketimbang ditangkap oleh massa yang ada dibakar beneran gitu kan dan di balik itu semua ternyata George ini juga berada di Sukabumi karena sedang menjalani pengobatan kelainan kejiwaan karena ternyata George ini mengalami ya kelainan mental gitu nah jadi menurut keluarganya geng dia ini sering tantrum dan sering melampiaskan amarahnya dia dengan melemparkan barang-barang yang berada di sekitarnya ya sama dengan apa yang dia lakukan kepada Dwi nah bahkan yang lebih parahnya nih geng kabarnya George ini enggak hanya melakukan tindakan kekerasan itu terhadap di aja dia juga melakukannya kepada keluarganya sendiri dan sering tantrum sampai melempar barang-barang yang membuat ibu kandungnya sendiri pernah mengalami luka-luka karena kelakuannya dia ini nah adik laki-lakinya juga pernah mendapatkan perlakuan yang sama jadi bisa dikatakan Kenapa keluarganya ngebocorin di mana posisinya George ya Secara enggak langsung keluarganya juga udah enek sama nih orang Pengakuan dari pihak keluarganya ini sampai diunggah melalui akun Instagram dari toko roti milik mereka yang sekarang Akun tersebut sudah di private Gang nah Selain itu di dalam klarifikasinya juga disebutkan kalau George ini mengalami keterbelakangan kecerdasan yang mana hal tersebut sudah pernah dites sebelumnya oleh pihak keluarga dan itulah yang menjadi penyebab mengapa George ini terlihat enggak bisa mengontrol emosi dan melampiaskan semuanya dengan brutal seperti yang dia lakukan terhadap Dwi dan meskipun George melakukan hal yang sama kepada orang tuanya tapi orang tuanya George ini mengaku mereka tidak pernah melaporkan George kepada polisi karena ibunya merasa berat hati untuk melaporkan anak kandungnya sendiri walaupun keluarganya juga resah dengan sikapnya George Ya namanya juga ibu kandung Ya geng mana tega dia mau bagaimanapun dia yang melahirkan anaknya tersebut Nah kasih sayang ibunya enggak bisa mengalahkan apapun di dunia ini sekalipun ibunya juga menjadi korban atas ya sikapnya George terus orang tuanya George itu menegaskan kalau George ini tidak memiliki jabatan atau posisi apapun di toko roti tersebut serta orang tuanya juga enggak mau menutup-nutupi kasus ini atau membela anaknya malah pihak keluarga ingin agar kasus tersebut bisa diproses dengan cepat dan di bisa mendapatkan keadilan Nah jadi keluarganya itu semacam pasrah gitu geng Ya mau gimana lagi Dwi itu bukan karyawan yang apa ya E berattitude kurang baik Enggak dia adalah karyawan yang baik dan D juga bekerja dengan baik nah memang george-nya sendiri yang ada kelainan dan keluarganya bisa memaklumi gitu dan mereka pun sudah ikhlas dan pasrah ya biarkan anaknya mendapatkan ganjaran atas apa yang dia perbuat nah namun Di balik semua itu ada hal yang agak bertolak belakang dengan sikapnya George nih Nah diketahui geor ini ternyata sering mengunggah nasihat-nasihat religius di sosial medianya geng yang mana hal ini sangat tidak sesuai dengan kelakuannya dia padahal kita sendiri tahu ya di agama mana pun enggak dibenarkan untuk berbuat kasar terhadap orang lain dan oleh karena itu publik itu sampai mengecam tindakan George yang tidak sesuai dengan ajaran agama yang dia publikasikan sendiri dan kemudian Berdasarkan informasi dari sebagai sumber George ini ternyata pernah bekerja sebagai bagian dari tim marketing Honda dan dia tinggal bersama orang tuanya di Jakarta Nah ini agak sedikit aneh nih kalau memang dia punya kelainan mental kelainan kejiwaan gitu kok bisa dia pernah jadi tim marketingnya Honda Apakah penyakit kejiwaannya dia ini datang belakangan kalau dilihat dari beberapa dokumentasi juga ya ya George ini udah cukup dewasa geng ada sebuah dokumentasi yang diambil tanggal 29 November tahun 2023 yang mana George di saat itu pernah merayakan ulang t tahunnya yang ke-34 tahun di Ris cton Mega Kuningan yang artinya dia udah cukup berumur kemudian keluarga George ini enggak cuma memiliki toko roti di Cakung aja tapi juga mereka punya cabang lain di wilayah Kelapa Gading Jakarta Utara bisa dikatakan keluarga mereka berkecukupan terus geng setelah George ditangkap di dalam Konferensi pers George ini sempat ditanya oleh combes ncolas Ari lilipali mengenai alasan kenapa dia melemparkan barang-barang terhadap si di nah George di saat itu menjawab kalau dia khilaf pada saat itu nah kemudian Kombes Nicolas juga bertanya lagi apakah George menyesali perbuatannya tersebut Tapi George sama sekali gak menjawab dan dia hanya menganggukan kepala ya kamu merasa menyesal nah terus ditanya lagi nih Kenapa George meminta dui Untuk mengantarkan makanannya ke kamar ya Bukankah itu bisa menimbulkan pertanyaan yang aneh-aneh gitu kan Nah tapi di saat itu George menolak untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan mengatakan No komen kenapa enggak mau komen Oh enggak mau komen nah lalu perihal informasi dari pihak keluarga kalau George ini memiliki kelainan mental pihak kepolisian akan melakukan tes psikologi terhadap George untuk bisa mengetahui hal tersebut dan pihak kepolisian enggan berbicara lebih lanjut mengenai kondisi mentalnya George karena yang menentukan e kondisi mentalnya George itu bukanlah ranah polisi melainkan ini harus ada Tim Ahli sehingga polisi baru bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut setelah adanya diagnosis dari tim ahli dan atas perbuat anya George ini George kemungkinan bakal dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara selama 5 tahun kasusnya George ini sebenarnya ya sangat menghebohkan gitu ya kasus ini kan udah terjadi di bulan Oktober tapi George ini baru ditangkap kemarin Dan ini menjadi pertanyaan bagi banyak orang Kenapa bisa selama itu penangkapannya apakah George ini benar kebal hukum seperti yang dikatakan kepada Dwi Nah sekarang kita masuk nih ke dalam pembahasan mengenai alasan kenapa George baru ditangkap dan Apakah benar dia kebal huk hukum jadi setelah kasus ini viral di media sosial di kemudian dipanggil untuk menghadiri pertemuan bersama dengan anggota DPR Komisi 3 di hari Selasa tanggal 17 Desember tahun 2024 Nah si korban ini dihadirkan di sana dan diajukan beberapa pertanyaan di dalam setiap pertanyaan salah satunya Dwi ini diberikan pertanyaan terkait kejadian penganiayaan yang dialami oleh dia dan dwii langsung menceritakan apa yang dia lakukan setelah mendapatkan perlakuan kasar dari George di bilang kalau setelah kejadian tersebut dia langsung melapor ke kantor polisi di Rawamangun yaitu Polsek Pulau Gadung namun pada saat itu dia merasa Polsek Pulau Gadung tidak memproses atau tidak bisa memproses laporan Dwi karena tempat kejadian atau tkp-nya itu berada di wilayah Cakung katanya itu langsung ng lapor ke Polsek Cakung ke Polsek Cakung Mangun duluangun Iya tapi di situ emang enggak bisa nanganin karena Oke kejadiannya di Cakung akhirnya di uk ke Cakung Nah akhirnya dwii memutuskan untuk ke Polsek Cakung Sesampainya di sana Dwi menjelaskan nih mengenai apa yang terjadi kepada dia hanya saja pihak kepolisian dan Polsek Cakung juga enggak bisa menangani kasus tersebut dan mengarahkan agar di untuk melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Timur nah jadi di saat itu Dwi ini sempat dioper-oper dengan istilah lain tuh dipimpong lah gitu lapor ke sana lapor ke sana lapor ke sana Wah kasihan banget nah hal ini juga dikonfirmasi oleh Arif bicaksono selaku ketua harian kapolnas Beliau mengatakan kalau memang Dwi ini sempat mendatangi dua Polsek untuk melaporkan kejadian ini dan diarahkan untuk melapor ke Polres Metro Jakarta Timur dan menurut Arif diarahkannya Dwi ke poles Metro Jakarta Timur karena di sana ada unit perlindungan perempuan dan anak atau PPA Nah jadi Bukan Tanpa Alasan nih dia terus terusan di oper tapi karena memang di poles Metro Jakarta Timur unitnya ada dan di sana adalah tempat yang tepat untuk melapor Kejadian ini terus geng setelah mendapatkan laporan tersebut poes Jakarta Timur langsung Menindaklanjuti laporan ini di tanggal 18 Oktober dan Dwi juga langsung dibawa ke rumah sakit pori Keramat Jati untuk melakukan visum setelah itu pihak florres Metro segera melakukan pengumpulan bukti baik dari keterangan saksi maupun barang bukti untuk bisa melakukan penyelidikan nah tapi kenapa hal ini sampai membutuhkan waktu selama 2 bulan apakah benar perkataan dari George kepada dy kalau dia Ini enggak bisa dipenjara yang menandakan kalau dia itu kebal hukum bahkan ada yang menduga kalau kasus ini baru ditangani ketika sudah viral nah tapi tunggu dulu nih geng kita enggak boleh suuzone sama pihak kepolisian ya nanti gua juga bakal berbagi pengalaman sama kalian ya Berbagi informasi tentang kejadian yang hampir mirip dan serupa kayak gini yang mana Gue juga butuh bantuan kalian untuk memviralkan kasus ini tapi nanti gua ceritain di belakang ya Dan ini ya prosesnya persis berjalan seperti yang dialami oleh Dwi ini nanti gua ceritain di belakang Oke kita lanjutkan lagi nah di saat itu ada foto yang beredar di sosial media yang memperlihatkan George sedang bersama anggota TNI katanya nya yang mana Di foto tersebut George terlihat akrab dengan para anggota TNI tersebut dan ini membuat netizen semakin berspekulasi dan menduga kalau George ini memang punya beingan dan eh apa ya anggapan dia kebal hukum itu bisa jadi benar gitu tapi ini anggapannya netizen atas dasar ya terka-terkaan dari apa ya fotonya George bersama anggota TNI itu doang gitu terus ditambah dengan kasusnya George ini yang dia itu lama banget ditangkap itu membuat orang-orang semakin percaya kalau dia punya beingan nah tapi Polres Metro Jakarta Timur menegaskan kalau George ini sebenarnya tidak kebal hukum geng buktinya George sudah ditangkap dan kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan dan lamanya penangkapan ini disebut-sebut disebabkan karena pihak kepolisian mengalami kendala karena saksi-saksi yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian adalah pegawai toko roti milik keluarganya George yang mana mereka semua merasa takut ketika memberikan kesaksian ya mungkin takut dipecat atau takut akan mendapatkan perlakuan dasar oleh George sehingga mereka enggak ada yang mau berkata jujur mengenai apa yang sebenarnya terjadi kepada di pada saat itu nah namun perihal mengenai kedekatan George dengan anggota TNI pihak kepolisian tidak bisa memberikan komentar sebab polisi ya ingin mengetahui informasi tersebut melalui pemeriksaan dengan di yang dilakukan pada hari Senin tanggal 16 desember kemarin namun Dwi tidak memenuhi panggilan tersebut ya mungkin karena dnya e takut kali Nah atau dia ya sedang sakit atau berhalangan nah polisi juga sudah berusaha menghubungi dwiwi tetapi Dwi tidak kunjung datang karena belum mendapatkan informasi dari Dwi inilah polisi mengatakan belum bisa memberikan kesimpulan mengenai hal tersebut dan kemudian Kombes Nikolas Ari lilipali juga mengatakan pada saat pemeriksaan awal di itu tidak memberikan video yang memperlihatkan ketika penganiayaan tersebut terjadi polisi baru mengetahui kalau adanya video ini gara-gara sesudah viral di sosial media dan justru polisi menanyakan Kenapa video tersebut tidak diberikan pada saat pemeriksaan dan oleh karena itu laporan Dwi ini dianggap sebagai lapor pidana umum biasa bukan kasus yang sedang viral dan untuk pidana umum biasa polisi melakukan langkah-langkah sesuai dengan yang diatur di dalam sop dan dikarenakan tidak memiliki videonya polisi tidak bisa langsung menangkap George tanpa menyelidiki terlebih dahulu karena di Indonesia memiliki ases praduga tidak bersalah sehingga enggak bisa tiba-tiba menangkap George begitu aja Nah jadi karena itu geng makanya prosesnya agak sedikit lama kemudian di dalam pertemuan antara Dwi dengan Komisi 3 DPR D juga bercerita kalau dia pernah dikirimi pengacara dari keluarganya George geng Nah pada awalnya di mengatakan kalau dia itu enggak tahu kalau pengacara tersebut dikirimkan oleh keluarga George karena pengacaranya itu mengatakan kalau dia berasal dari LBH dia baru mengetahui kalau pengacara tersebut dikirimkan oleh keluarga George setelah mereka bertemu di pores karena ingin melakukan BAP setelah pengacaranya yang memberitahu Dwi setelah mengetahui hal tersebut Dwi memutuskan untuk mengganti pengacaranya Ya iyalah karena kan kalau kayak gitu kan sama aja kayak pengacara titipan gitu geng Nah ini kejadiannya persis B banget nih sama kejadian yang bakal gua ceritain nanti karena Ini pengalaman pribadi Oke kita lanjutkan lagi di saat itu ketika di mengganti pengacaranya malah dia semakin parah bukannya mendapatkan bantuan dari pengacara pengganti justru pengacaranya Ini enggak kunjung menangani kasus di Padahal di sudah membayar untuk jasa dari pengacara tersebut Setiap ditanya oleh di mengenai perkembangan dari kasusnya pengacara kedua ini selalu bilang sedang diproses sedang diproses gitu-gitu doang dan di mengaku setiap ada info mengenai perkembangan kasusnya dia si pengacara ini selalu datang ke rumah Dwi dan minta duit nah sampai-sampai ibunya dwii ini terpaksa menjual sepeda motornya hanya untuk bisa membayar si pengacara dan agar kasus ini bisa segera terselesaikan padahal motor tersebut adalah motor satu-satunya di keluarga mereka Nah setelah ibunya menjual Motor pengacaranya juga enggak bisa dihubungi sama sekali oleh Dwi sampai pada akhirnya D ini dihubungi oleh Pak Zainudin yang kemudian menjadi pengacara baru Dwi yang bertanggung jawab untuk mengawal kasusnya Dwi ini kacau banget ya pengacaranya ya ya kalian harus hati-hatilah sama oknum yang kayak gini Geng eh penipu berkedok pengacara gitu e akhirnya Mama saya ganti pengacara e di situ pengacara ee yang keduanya kalau saya tanya tentang gimana kelanjutannya dia selalu Jawab eh sedang diproses sedang diproses di situ dia setiap ada info selalu ke rumah dan minta duit nah lalu geng di kesempatan lain d ini juga bercerita Setelah dia mendapatkan penganiayaan oleh George Dia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya sebagai pegawai toko roti milik keluarganya George pada bulan Oktober kemarin Nah tapi di mengatakan sampai sekarang dia masih belum bisa menerima gajinya yang mana itu merupakan haknya dia namun Dwi mengaku kalau dia diminta oleh bosnya untuk datang ke Toko Roti tersebut kalau memang mau diberikan gaji namun di menolak karena takut bertemu dengan George dan kejadian serupa bisa terulang lagi nah Oleh karena itu di meminta agar gajinya segera ditransferkan aja ke rekeningnya dia hanya saja bosnya di saat itu menolak nah perihal gaji yang belum dibayarkan ini bukan cuma dialami oleh di ternyata ada tiga pegawai lain yang juga belum mendapatkan gaji setelah keluar dari pekerjaan mereka dari toko roti tersebut Nah karena kasus penganiayaan yang dilakukan oleh George ini toko roti milik keluarganya itu menjadi sangat sepi pembeli dan bahkan banyak pegawai yang akhirnya memutuskan untuk resign atau keluar dari sana toko roti tersebut juga sempat didatangi oleh anggota dari federasi Serikat Pekerja metal Indonesia atau fspmi sebagai aksi protes mereka terhadap apa yang dialami oleh di nah anggota dari federasi tersebut juga mengingatkan kepada warga sekitar toko roti tersebut untuk membela hak-hak para pekerja nah namun menurut keterangan salah satu pegawai yang masih bertahan di sana kabarnya sih ya walaupun Kejadian ini cukup viral pembeli roti di toko tersebut masih ada dan ya tergolong masih stabil Ya tapi kalau dari Kelihatannya sih kayaknya sepi gitu geng Nah itu dia geng pembahasan kita hari ini mengenai penganiayaan yang dilakukan oleh George yaitu seorang anak pemilik toko roti di Cakung Jakarta Timur yang mana Ini benar-benar miris banget sekarang gua pengin inengin masuk nih untuk cerita singkat persoalan yang mirip banget dengan kasusnya George Ini yang mana Ini gua saksikan sendiri bukan pengalaman pribadi tapi gua ikut mengawal kasus ini kasusnya itu mirip banget dengan kasusnya George yang mana Ini melibatkan antara Bos dengan karyawan Nah sekarang kita coba bahas nih ya tentang kasusnya Tanjung Nah untuk kasusnya Tanjung ini mungkin gua bahasnya secara singkat aja nih geng ya karena kalau untuk versi panjangnya mungkin e kita bisa bahas di episode lain nanti kalau memang kalian tertarik untuk gua Ceritakan tentang kasus ini jadi kasus ini itu sempat gua viralkan di Instagram gua nih kasusnya nah kalian bisa lihat ya Ada foto ya seorang pria yang Bonyok Ya itu namanya Tanjung dia ini adalah seorang perantau dari Padang Sumatera Barat yang bekerja di salah satu toko nama tokonya itu adalah Gods speed lab namanya nah tokonya ini beralamatkan di Ceger Tangerang Selatan nah di dalam kejadian ini kabarnya si Tanjung ini mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh atasannya sendiri alias owner dari toko tersebut nah kebetulan Tanjung ini pekerjaannya adalah favorista atau penjaga tokoh tersebut Nah dari kronologinya diceritakan kalau Tanjung ini dituduh mencuri oleh bosnya walaupun di saat itu bosnya belum bisa membuktikan kalau Tanjung ini benar-benar mencuri nah tapi secara membabi buta bosnya ini menghajar Tanjung habis-habisan termasuk dengan salah satu teman ya lagi yang juga ikut dihajar oleh bosnya ini Nah masih menurut cerita Tanjung nih geng ketika dia dihajar oleh bosnya ini dia sempat mengalami beberapa tindakan yang menurut gua nih ini cukup kejam lah dan tidak apa ya tidak manusiawi gitu nah jadi si Bosnya ini berinisial en pria bertato yang profesinya selain owner toko dia ini adalah seorang influencer juga dan seorang rapper gitu nah dia ketika melakukan aksi penganiayaan terhadap Tanjung ini dia sempat memberikan si Tanjung ini gaji jadi entah gimana ceritanya ya Pokoknya dia sempat memberikan gaji kepada si Tanjung itu Terus gajinya diminta Kembali jadi istilahnya tuh kayak dikasih sebentar terus diminta lagi sini gaji lu gua minta lagi di saat itu juga si Tanjung ini memberikan kembali gajinya tersebut kepada si Bosnya dan gajinya itu ternyata dibelikan minuman alkohol nah minuman alkohol tadi langsung dicekoki ke si Tanjung bahkan sampai disiram ke si Tanjung ini juga Nah setelah itu di dalam kondisi jung yang sudah dipukuli terus dicokoki minuman keras lalu dipukul sekali lagi atau dikeroyok beramai-ramai oleh du sampai tiga temannya yang lain dan semua aksinya ini terekam jelas di CCTV toko tetangga nah di saat itu tanjung ini dipaksa untuk mengaku sudah melakukan penggelapan atau pencurian di toko tersebut dan bahkan di dalam video ini kalian bisa lihat langsung nah di situ Tanjung sudah dalam kondisi yang yang babak belur dan diminta untuk mengakui itu semua dan bahkan bosnya ini kabarnya sempat membawa Tanjung ke sebuah tempat kosong yang menurut keterangan Tanjung itu semacam gudang dan dia sempat dimasukkan ke sana Jadi sudah seperti ada indikasi penculikan gitu geng Nah namun setelah itu barulah Tanjung dibebaskan oleh si Bosnya ini sampai akhirnya Tanjung pun melaporkan kejadian tersebut di awal-awal Tanjung melaporkan kejadian ini ternyata dia itu at didatangi oleh seorang pengacara nah pengacaranya ini tidak menangani kasusnya Tanjung dengan baik geng Nah sampai akhirnya kasusnya itu benar-benar ya amburadul lah tidak berjalan sama seperti yang dialami oleh di berjalan sampai 2 bulan lamanya mulai dari akhir Agustus sampai September itu enggak jelas prosesnya nah sampai pada akhirnya Tanjung ini menghubungi tim kamar Jerry untuk minta dibantu menyelesaikan kasusnya ini nah di saat itulah kita mencoba untuk membantu kasusnya Tanjung dengan cara memviralkannya di Instagram ternyata kas ini mendapatkan atensi yang cukup banyak dari teman-teman semua yang mungkin ya teman-teman di YouTube atau penonton kamar jari di YouTube belum tahu tentang kasus ini tapi bagi followers gua yang ada di Instagram udah pasti tahu tentang kasus ini nah sampai saat ini kasus Tanjung masih berlanjut masih berjalan siap kawal Pokoknya sampai sampai lu mendapatkan keadilan Oke dan si ownernya yang merupakan pelaku di dalam kasus ini sampai sekarang sih kabarnya belum ditangkap karena masih di dalam proses Nah makanya geng gua sangat memaklum Lumi Kenapa kasusnya di dengan George ini berjalan cukup lama yang mana ketika gua mengikuti proses kasusnya Tanjung ini memang banyak sekali proses prosedur yang harus dipenuhi oleh pihak kepolisian sampai bisa menetapkan si pelaku menjadi tersangka padahal ya kasusnya Tanjung ini cctv-nya ada visum-nya juga ada saksinya juga lengkap tapi tetap aja prosesnya begitu panjang dan itu memang sudah menjadi peraturan dari negara kita jadi bukan semerta-merta karena pihak kepolisian lalai dalam melaksanakan tugas karena memang ada tahap-tahapnya geng dan gua sendiri yang sudah mengalami Maksudnya tuh sudah melihat langsung prosesnya si Tanjung ini jadi bisa memaklumi Kenapa kasusnya Dwi ini bisa berjalan lama apalagi ada indikasi dikatakan oleh pihak kepolisian Dwi sempat tidak menghadiri panggilan beberapa kali Nah jadi gimana tuh geng Menurut kalian apakah ada kesamaan antara kasus Tanjung dan kasusnya di kalau memang iya coba tinggalkan komentar di bawah dan kalau kalian mau gua membahas versi panjang dari Tanjung kita akan bahas atau sekalian aja kita hadirkan si tanjungnya nih ya kita podcast bareng si Tanjung untuk dia bisa menceritakan cerita yang sebenarnya tentang apa yang dia alami kalau kalian setuju tinggalkan komentar di bawah