Transcript
UvkVMuR4V4o • BIKIN MALU INDONESIA ! TKI R4MPOK LANSIA DI JEPANG DEMI BISA MAIN JUD0L !
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1295_UvkVMuR4V4o.txt
Kind: captions
Language: id
sekitar jam 17.20 waktu setempat untuk
bisa mencapai Perumahan tersebut itu
membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari
persimpangan kaki Gawa di jalan Tome di
kawasan perumahan tersebut ada sebuah
properti yang dijadikan sebagai hunian
geng yo geng tekan tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
jeri
[Musik]
genggeng hari ini kita bakal membahas
mengenai sebuah topik yang berkaitan
dengan judol nah judol lagi judol lagi
ya geng ya memang permasalahan judol ini
menjadi keresahan bagi kita semua
sebagai masyarakat Indonesia karena
sangat sulit untuk diberantas nah bahkan
pemerintah kita sudah bilang di basmi
satu tumbuh 1000 begitu terus dan Enggak
cuma Jadi pemain aja tapi banyak juga
orang-orang Indonesia yang memilih untuk
bekerja menjadi admin nya dan tergiur
dengan gaji yang tinggi nah meskipun ada
banyak juga pekerja yang ditipu dengan
iming-iming pekerjaan yang bagus dengan
gaji yang tinggi tapi kenyataannya malah
dieksploitasi dan dipaksa untuk menjadi
admin tadi tanpa digaji Nah kita juga
bisa lihat sendiri seberapa banyak
orang-orang Indonesia yang menjadi
korban dari judol ini dan setiap hari
ada aja beritanya dan orang Indonesia
yang menjadi korbannya ternyata enggak
cuma ada di negara kita maksudnya gini
di luar negeri pun kan B banyak tuh geng
TKI tenaga kerja Indonesia atau yang
sekarang lebih dikenal dengan PMI gitu
ya pekerja migran Indonesia Nah ternyata
mereka juga banyak yang menjadi korban
geng Nah mereka padahal berada di luar
negeri namun mereka juga bermain judol
di sana sehingga mereka menjadi
korbannya juga hari ini pembahasan kita
adalah tentang seorang WNI yang bekerja
di Jepang Nah dia main judol
sampai-sampai melakukan sebuah aksi yang
sangat tidak terpuji terhadap pasangan
lansia yang ada di Jepang dan mengambil
uang mereka untuk bisa bermain judol nah
ini benar-benar kasus yang memalukan
kasus ini memang ee kurang ramai gitu ya
di Indonesia Ya mungkin karena ada
kasusnya Gus esteh kemarin Gitu ya
akhirnya tenggelamlah pemberitaannya nah
namun ini menjadi perbincangan hangat di
Jepang karena yang pertama kali Meliput
berita ini adalah media lokal Jepang
banyak orang Indonesia yang menyayangkan
aksi tersebut kasus ini karena
sebelumnya ya sudah ada beberapa kasus
WNI yang berulah di Jepang seperti waktu
itu kita sudah sempat membahas ada dua
kasus nih Kak kalian bisa cek sendiri
yang mana ini benar-benar mengganggu
warga Jepang dan pelakunya adalah warga
Indonesia nah di video kali ini kita
bakal fokus membahas mengenai kronologi
ketika seorang WNI melakukan aksi yang
tidak terpuji terhadap pasangan lansia
asal Jepang dilakukannya di Jepang untuk
mengambil uang mereka dan uang itu
Tujuannya adalah untuk bermain judol Nah
langsung aja kita bahas kasus yang satu
ini di Permisi peristiwa misteri dari
berbagai sisi
[Musik]
kita langsung masuk ke dalam kronologi
kejadian jadi geng seperti yang udah gua
katakan sebelumnya Kalau kasus ini tuh
pada awalnya diliput oleh media Jepang
tapi kasus ini bisa diketahui oleh orang
Indonesia karena sebuah tweet yang
dibuat oleh akun X dengan username
@ptite stardus dia juga menyertakan foto
berupa screenshot dari media lokal
Jepang di dalam berita tersebut media
lokal Je menuliskan dengan jelas kalau
yang melakukan aksi tercela ini adalah
orang Indonesia yang mana pelakunya
bernama Yogi Ageng Prayogo berusia 24
tahun Yogi ini diketahui adalah peserta
magang di perusahaan bahan baku bangunan
di kakegawa dan sudah berada di Jepang
selama 2 tahun lamanya dan kejadian ini
terjadi di sebuah kawasan perumahan yang
sepi di daerah kakegawa pada tanggal 18
November tahun 2024 sekitar jam 17.20
waktu setempat untuk bisa mencapai
Perumahan tersebut itu memb membutuhkan
waktu sekitar 30 menit dari persimpangan
kaki Gawa di jalan Tome di kawasan
perumahan tersebut ada sebuah properti
yang dijadikan sebagai hunian geng
mungkin kalau kita menyebutnya itu ya
rumah susun lah Nah tapi kalau di luar
negeri itu disama ratakan semua disebut
dengan apartemen ya kalau di Indonesia
apartemen itu rumah susun tapi jauh
lebih mewah gitu ya Nah rumah susun di
luar negeri itu punya fasilitas yang
cukup bagus Geng agak berbeda dengan
rumah susun di
Indonesia lalu geng di hunian tersebut
ada sepasang lansia suaminya itu berumur
81 tahun sementara istrinya berumur 78
tahun Nah si Yogi ini menargetkan mereka
dan menurut pemberitaan media lokal
Jepang si Yogi ini menekan intercom yang
berada di samping pintu dan enggak
beberapa lama kemudian setelah intercom
itu Ditekan pasangan lansia tersebut
langsung memeriksa karena interkom itu
kan untuk sebagai penanda kalau ada tamu
yang datang gitu nah mereka Langsung
mendatangi tamu tersebut dan bergegas
untuk membuka pintu Nah setelah pintu
dibuka oleh si lansia ini tanpa berpikir
panjang Yogi langsung menerobos masuk ke
dalam tempat tinggal mereka pada saat
itu Yogi sudah membawa sajam dari
kediamannya yang mana sajam ini dia
gunakan untuk melakukan aksinya nah Yogi
di saat itu langsung sang istri dari
pasangan lansia tersebut yang kemudian
suaminya juga berada di sana terjadilah
keributan di dalam hunian milik lansia
itu dan terdengar oleh seorang perempuan
yang juga tinggal di sana si perempuan
ini baru saja pulang kerja geng Nah jadi
dia mendengar adanya suara kegaduhan dan
dia sadar yang tinggal di hunian
tersebut adalah sepasang lansia Nah
karena dia merasa khawatir dia langsung
memeriksa kondisinya dan di situlah dia
mengetahui apa yang sebenarnya terjadi
perempuan tersebut mendatangi hunian
sepasang lansia tersebut Dan di saat itu
dia melihat si pasangan lansia ini sudah
terluka karena ulah dari Yogi yang mana
pada saat itu belum diketahui identitas
Yogi ini siapa Setelah dia kepergok Yogi
ini berusaha untuk melarikan diri dari
sana Dan di saat itu perempuan tadi
enggak Tinggal diam geng dia juga sebisa
mungkin ngejar Yogi Namun karena kalah
cepat Yogi pun berhasil lolos di saat
itu Nah si perempuan tadi itu langsung
fokus kepada si pasangan lansia
beruntungnya pasangan lansia ini masih
bisa selamat hanya saja mereka yang
mengalami luka yang cukup parah akibat
dari perbuatan si Yogi tadi Nah lukanya
itu ada di lengan terus di beberapa
bagian tubuhnya gitu ya si istri dari
pasangan lansia ini mengalami luka yang
cukup parah sementara suaminya hanya
mengalami sedikit luka sayatan mereka
juga langsung dievakuasi ke rumah sakit
untuk mendapatkan perawatan intensif dan
sajam yang digunakan oleh Yogi untuk
melukai Mereka ternyata tertinggal di
sana tertinggal di lokasi ya mungkin
karena saking paniknya gitu ya karena
takut ketahuan jadi dia enggak sempat
untuk membawa sajam tersebut selain
sajam ada sandal dan juga masker yang
digunakan oleh Yogi ketika dia datang ke
sana dan enggak lama setelah kejadian
polisi langsung datang ke lokasi
kejadian tersebut dan Berdasarkan
informasi yang didapat oleh Polisi
mengenai ciri-ciri dari pelaku di saat
itulah polisi langsung mencari tahu di
saat itu diketahui umur dari pelaku itu
adalah 20 sampai 30 tahun dengan tinggi
sekitar 175 sampai 180 cm dan mengenakan
pakaian berwarna hitam dari atas hingga
bawah wah cukup tinggi juga ya kalau
memang 175 sampai 180 berarti besar juga
nih orangnya si Yogi ya Dan setelah
mendapatkan ciri-ciri tersebut setelah
kejadian banyak warga sekitar yang
merasa cemas dan ketakutan karena memang
di wilayah sana sering terjadi penyeran
rumah sehingga sangat berharap kalau
pelaku ini bisa ditangkap oleh Polisi
Jepang lalu kemudian geng Berdasarkan
informasi dari para tetangga sekitar
yang mengetahui bagaimana pasangan
lansia tersebut ya hidup mereka kayak
gimana Mereka cuma berdua gitu mereka di
sana itu ya termasuk pasangan lansia
yang sangat disukai oleh para
tetangganya karena memang e mereka ini
baik dan ramah gitu enggak ngeselin Nah
karena banyak yang senang sama mereka
para tetangganya ini yakin gitu kalau
pasangan lansia ini enggak mungkin punya
musuh dan enggak mungkin mereka ini
dilukai karena ya ada masalah gitu para
tetangganya yakin kalau ini adalah
sebuah aksi e tindakan kekerasan karena
ingin merampas harta benda Nah apalagi
yang menjadi target adalah orang tua
yang sudah rentah ya Otomatis ini
memudahkan si
pelaku lalu singkat cerita nih geng
sehari setelah kejadian tersebut si
pelaku ini belum tertangkap juga nah
lalu tepatnya di tanggal 19 november
tahun 2024 polisi di saat itu masih
melakukan penyelidikan di kediaman
pasangan ia tersebut untuk menemukan ya
bukti-bukti yang mengarah kepada si
pelaku gitu saking takutnya warga di
sana di dekat tempat tinggal siansia itu
ada sebuah sekolah SD atau sekolah dasar
yaitu SD cihama kota kageewa yang mana
setiap hari berangkat dan pulang siswa
di sana itu biasanya ya orang tua di
Jepang kan membiarkan anak mereka itu
untuk jalan sendiri gitu ya Atau mungkin
diantar terus pulang lagilah Orang
tuanya Nah Tapi semenjak kejadian itu
para siswa yang ada di sana selalu
diawasi oleh orang tua dan pihak
kepolisian dengan menggunakan mobil
patroli yang mondar-mandir di sana Nah
menurut keterangan dari kepala sekolah
dari SD tersebut yang bernama kazunori
Nagai beberapa anak itu merasa khawatir
mereka cemas kalau mereka berada di
dalam bahaya nah lalu tentunya orang tua
mereka juga merasakan hal yang sama
Mereka enggak berani melepas anak mereka
dan enggak mau sampai anaknya
kenapa-napa dan untuk itu pihak sekolah
meminta bantuan kepada polisi untuk bisa
mengawal para siswa ini dari mulai
datang sampai pulang Agar mereka bisa
dat datang dengan selamat dan pulang
dengan
selamat di sisi lain polisi juga terus
melakukan pendalaman untuk bisa
mengungkap identitas dari si pelaku dan
bisa segera menghukumnya lah gitu ya
polisi di saat itu menyadari kalau saat
ini di Jepang memang sedang rawan
perampokan terutama di kota-kota besar
seperti Tokyo entah itu dilakukan oleh
si ee pelakunya sendiri atau justru
berkelompok dan hal ini menjadi masalah
sosial yang benar-benar EE berusaha
sedang ditangani oleh pemerintah di sana
Nah namun untuk kasus penyia ini polisi
meyakini kalau aksi tersebut dilakukan
oleh satu orang aja Nah tapi di saat itu
mereka belum menyangka kalau pelakunya
adalah seorang imigran bukan orang lokal
karena kan mereka berpikir Kok berani
banget ya kalau imigran enggak mungkin
gitu pasti lokal Nah jadi mereka masih
berpikir begitu pada
awalnya lalu geng singkat cerita
akhirnya pada tanggal 28 November tahun
2024 pihak kepolisian dari prefektur
kagea itu berhasil mengidentifikasi
siapa pelakunya nah pelakunya itu adalah
seorang warga Indonesia yang bernama
Yogi polisi langsung melakukan
pengejaran terhadap si Yogi ini dan
berhasil menangkap Yogi menurut
keterangan dari polisi tempat tinggal
Yogi itu hanya berjarak 2 km dari tempat
tinggal si korban atau si pasangan
lansia tadi Nah karena jarak yang cukup
dekat Yogi ini memiliki kesempatan untuk
bisa memantau kondisi di tempat yang
menjadi targetnya dia tersebut dan ada
kemungkinan kalau Yogi ini memang sudah
mengamati keseharian jualania ini selama
berhari-hari untuk memastikan aksinya
itu aman ketika Yogi ini ditangkap dia
langsung diamankan ke kantor polisi dan
di saat itulah dia dimintai keterangan
nah Yogi pada awalnya membantah dia
tidak mengakui perbuatannya sampai
akhirnya beberapa bukti pun disodorkan
oleh pihak kepolisian termasuk rekaman
CCTV di saat itulah Yogi enggak bisa
membantah enggak bisa mengelak lagi tapi
di saat itu Yogi Setelah dia mengaku
dialah pelakunya tapi dia membantah Hal
lain lagi dia bilang dia enggak
Berencana untuk menghilangkan nyawa
pasangan lansia tersebut dia cuma ingin
mengja dan mengambil harta benda mereka
yaitu uang mereka di saat itu polisi
Jepang enggak percaya kayak gitu aja
karena menurut polisi Jepang enggak
mungkin dong lu cuman datang ke sana
cuma pengen ambil uang kan bisa-bisa
Setelah itu lu ketahuan otomatis pasti
lu pengen nghilangin nyawa mereka berdua
supaya lu enggak ketahuan sudah
mengambil uangnya gitu kan Nah di saat
itu Yogi benar-benar membantah semuanya
namun di saat itu polisi Jepang mencoba
untuk membongkar apa sebenarnya motif
dari Yogi ini melakukan hal senekad itu
nah Yogi ini bilang dia menginginkan
harta benda atau uang si pasangan lansia
ini untuk bermain judol Aduh penyakit
dari kampung dibawa ke negara orang ini
benar-benar miris banget geng masalah
judol di Indonesia aja belum selesai ini
malah ada warga Indonesia yang berulah
di negara lain karena judol jadi semakin
membuat Citra orang-orang Indonesia itu
menjadi buruk di mata orang Jepang
apalagi di media Jepang secara jelas
dituliskan di headline-nya kalau Yogi
ini adalah orang
Indonesia Seorang warga negara Indonesia
WNI ditangkap oleh kepolisian kakegawa
prefektur shizouuka Jepang usai
melakukan percobaan perampokan dan
terhadap
lansia jadinya ya semakin mencoreng gitu
ya takutnya nanti jadi e digeneralisir
gitu Kalau orang Indonesia ini ya
dianggap suka berulah di negara lain
belum lagi kasus-kasus orang Indonesia
di Jepang itu yang sebelumnya ya masih
hangat gitu kan ya Yang mana ini akan
membuat stigma negatif terhadap
orang-orang Indonesia yang datang ke
Jepang lalu geng si pemilik akun yang
menyebarkan berita ini yaitu petit
stardus tadi yang memviralkan semuanya
di X itu juga berkomentar kalau SDM
dalam negeri enggak dibenerin lewat
jalur pendidikan yang dieekpor bakal
banyak yang modelan si Yogi ini nah jadi
maksudnya gini orang Indonesia yang
datang ke Jepang ya dianggap oleh si
pemilik akun ini adalah orang-orang yang
sebenarnya ya di Indonesia enggak dapat
pekerjaan dianggap bodoh dianggap bego
lalu dibuang ke Jepang dikirim ke Jepang
untuk menjadi pekerja di sana Nah
berbeda dengan negara lain negara lain
orang-orang yang dikirim ke luar negeri
itu adalah orang-orang yang sudah
melalui jalur pendidikan sudah pintar
baru dikirim ke Jepang atau dikirim ke
negara luar gitu nah begitu kurang lebih
maksud si pemilik akun X ini nah Respon
yang sama juga ternyata disuarakan oleh
netizen yang ikut berkomentar di tweet
tersebut seperti salah satunya ada yang
menuliskan agar Indonesia stop dululah
mengekspor tenaga magang terutama
laki-laki sampai sistem pendidikan dan
penyalurannya bisa memfilter orang-orang
Yang baik-baik aja jangan sampai yang
dikirim seperti si Yogi ini dan jangan
sampai juga orang-orang yang sebenarnya
serius ingin bekerja di Jepang itu jadi
Pupus harapannya jadi gagal karena
munculnya stereotype orang Indonesia ini
adalah orang yang suka berbuat onar
gara-gara orang seperti Yogi nah tapi
kalau gua lihat nih ya di
komentar-komentar netizen ini ada banyak
yang justru merujuk ke satu suku
tertentu geng karena dari Nama
lengkapnya Yogi aja ya bisa kelihatan
Dia berasal dari suku mana suku apa Dan
hal-hal seperti ini sebenarnya ya ya
sangat tidak bisa dibenarkan ya selalu
gitu ya ketika ada kejadian seperti ini
yang melibatkan pekerja migran Indonesia
pasti yang disalahkan tuh satu suku ya
suku mana kalian tebak sendiri deh gua
miris banget sih kalau misalkan baca
komen-komen tebak suku ya kan di
bawahnya langsung ya menuliskan itu gitu
ya sedih aja gitu Kenapa kita sesama
warga negara Indonesia saling
nyerang-nyerang begitu kayaknya enggak
baik gitu ya karena kan ini yang salah
satu orang tapi kok di e generalisir
semuanya seperti itu gitu Padahal nih
yang bermain judul ini kan bukan hanya
berpusat pada satu suku aja tentu banyak
suku-suku lain yang juga bermain judol
gitu dan orang Jepang sendiri enggak
akan tahu Yogi ini berasal dari suku apa
yang mereka tahu adalah Yogi ini orang
Indonesia Nah justru kalau jadi
menyudutkan satu suku tertentu hanya
karena nama panjangnya si Yogi nah ini
malah jatuhnya kita juga ikut ee rasis
dan menyamaratakan semua orang-orang
yang berasal dari suku tersebut Nah
masih sama-sama orang Indonesia ya
dibandingkan saling menyalahkan untuk
satu Suku dengan suku yang lain ya lebih
baik saling mengingatkan aja gitu geng
[Musik]
terus geng gua juga menemukan salah satu
komentar netizen yang menyalahkan
lembaga pelatihan kerja atau LPK yang
sekarang prioritasnya itu ya
memberangkatkan orang lulusan SMK atau
cuma belajar bahasa Jepang kurang lebih
3 sampai 6 bulan untuk menjadi pekerja
kasar di Jepang Nah jadi disalahkanlah
tuh LPK dianggap yang dikirim itu adalah
orang-orang yang enggak Siap sebenarnya
mungkin siap secara pendidikan bahasa
tapi mungkin secara mental enggak siap
ya kan kebiasaan buruk di sini malah di
bawa ke negara Jepang Nah itulah yang
dimaksud LPK ini prioritasnya hanya
memberangkatkan orang-orang yang
sebenarnya tidak kompeten Ya gimana mau
ke filter gitu ya kalau yang
diberangkatkan ke sana juga Ya enggak
berkualitas menurut netizen Nah jadi
memang dianggap salah dari sistemnya
geng dampaknya juga pasti ke semua orang
Indonesia gara-gara ada beberapa oknum
atau beberapa orang yang berbuat salah
jadinya banyak orang-orang Indonesia
yang sebenarnya ingin melanjutkan
pendidikan mereka ke Jepang jadi akan
dipersulit Nah begitu juga yang mau
bekerja di sana juga takut bakal
dipersulit karena dari Jepangnya sendiri
yang sudah tidak percaya dengan kelakuan
orang Indonesia uh enggak enak banget
gitu Oke sekarang kita masuk ke dalam
pembahasan mengenai upaya pemerintah
Indonesia dalam menangani kasusnya si
Yogi ini geng karena ini sudah sangat
memalukan Nah jadi geng pihak dari
Kementerian Luar Negeri itu sudah
menerima informasi mengenai ditangkapnya
Yogi atas e tindakan kejahatannya
tersebut nah KBRI Tokyo itu mendapatkan
informasi tersebut dari kepolisian
kakegawa prefektur shizoka Jepang Nah
menurut keterangan dari KBRI kepolisian
kakegawa itu masih akan melakukan
investigasi atas kasus ini dan KBRI
Tokyo akan melakukan pendampingan ke
konsuleran untuk memastikan hak-hak dari
Yogi terpenuhi dalam hukum setempat Nah
kalau dari data yang dimiliki oleh
Kementerian Luar Negeri sebelum covid-19
ada sebanyak 67.000 WNI di Jepang dan
sudah berkurang sekitar 60.000 pada awal
pandemi nah tetapi berdasarkan dari
laporan imigrasi Jepang pada bulan Juni
Tahun 2022 WNI sudah mencapai 83.000
orang dari jumlah tersebut pekerja
magang atau kenusei itu sudah tercatat
naik menjadi 44.000 orang yang
sebelumnya cuma 34.000 orang nah
sementara itu geng untuk kategori
pekerja dengan keterampilan spesifik
atau specified skill worker itu
jumlahnya mencapai hampir 10.000 orang
Nah karena banyaknya para WNI yang ada
di sana KBRI Tokyo meminta agar semua
komunitas WNI atau komunitas orang-orang
Indonesia yang ada di Jepang untuk
saling membantu dalam menjangkau WNI
lain yang ada di daerah jadi KBRI itu
menjalin kerja sama dengan
komunitas-komunitas WNI yang ada di
daerah untuk mengkonsolidasi komunitas
WNI yang ada di Jepang ya gunanya Apa
gunanya untuk saling mengingatkan kalau
ada yang kayak kayak Yogi gini bisa
segera dicegah ditangani gitu jangan
sampai berbuat ulah yang di luar batas
di negara orang terus geng kemudian
menurut anggota Komisi 1 DPR yang
bernama sukamta nah beliau meminta agar
pemerintah tetap memberikan pendampingan
hukum kepada Yogi sebab hal itu tetap
menjadi hak yang harus didapatkan oleh
semua WNI yang tersandung masalah hukum
di luar negeri walaupun ya masalah si
Yogi Ini memalukan tapi dia punya hak
dan ee apa ya ya dia bisa mendapatkan
pendampingan lah sampai masalah ini
kelar nah Oleh karena itu pemerintah
akan memastikan Yogi mendapatkan akses
pendampingan hukum yang memadai walaupun
Pak sukamta itu menegaskan kalau Yogi
ini akan didampingi tapi dia
menyayangkan motif yang dilakukan oleh
Yogi Karena untuk judol Ya beda hal
kalau dia melakukan itu karena lapar
mungkin atau mungkin karena kekurangan
uang untuk hal yang lebih positif ya
kita kan masih bisa ada rasa kasihan
gitu Wah kasihan sampai harus melakukan
tindakan kejahatan nah ini malah
gara-gara kecanduan judol sehingga di
saat itu pak sukamta meminta agar
pemerintah bisa memperketat dan menambah
edukasi kepada masyarakat yang akan
berangkat bekerja di luar negeri
edukasinya ini berupa Bagaimana cara
untuk mengelola uang edukasi moral serta
perlindungan hukum geng Nah Pak sukamta
kemudian mendesak agar KBRI Tokyo bisa
terus berkomunikasi dengan pihak
kepolisian kakegawa agar mendapatkan
informasi mengenai proses hukum yang
sedang berjalan di sana terus geng kasus
dari Yogi ini sebenarnya menjadi sebuah
kasus yang memalukan bagi kita semua
orang Indonesia dan hal ini ya menambah
daftar Kelakuan buruk orang Indonesia di
luar negeri terkhususnya di Jepang tapi
ya jangan salah geng ada juga k orang
Indonesia yang mendapatkan apresiasi di
Jepang karena tindakan Mulia mereka yang
mereka lakukan di sana Nah jadi enggak
melulu e nama orang Indonesia itu
berhubungan dengan hal-hal kriminal lah
di Jepang sana karena ada sebuah
kejadian nih geng ini dialami oleh 5 WNI
yang bernama Ahmad Jailani ananwi
Bintoro Ario santali Ferdi jayaakusuma
dan Nur vjili Agustian ini mungkin patut
kita apresiasi ya ya Semoga apa yang
mereka lakukan ini bisa mengobati e rasa
sedih kecewa sakit hati dan takutnya
warga Jepang terhadap WNI yang ada di
sana gitu ya nah jadi mereka berlima ini
adalah seorang pekerja magang di
perusahaan perakitan mobil yaitu pabrik
Daihatsu Motor shiga nah mereka ini
melakukan sesuatu yang sangat terpuji
tepatnya pada hari Sabtu tanggal 14
Oktober tahun 2024 mereka berlima di
saat itu mau mancing di sungai yasu
karena sedang libur kerja karena posisi
mereka yang berada di dekat sungai
mereka ini mendengar adanya suara
tariakan yang disusul oleh deburan air
sungai penasaran itu suara apa mereka
pun mencoba memeriksa ke arah suara
tersebut mencari sumber suaranya dan
tiba-tiba mereka melihat Ada seorang
nenek yang berusia 60 tahunan yang jatuh
ke dalam sungai yang berada 15 m di
bawah jembatan omiuji di kota yasu
tersebut nah ketika mereka melihat si
nenek yang tenggelam beberapa dari
mereka yaitu Ferdi Ario dan juga Ahmad
segera menolong si nenek tersebut dia
berusaha untuk menyelamatkan si nenek
tersebut sementara dua lainnya yaitu Nur
dan Anan itu memanggil guru dari sekolah
dasar terdekat dari lokasi tempat mereka
berada Yang mana mereka kemudian
menggunakan aplikasi translate di
handphone untuk bisa menghubungi nomor
darurat Jepang jadi karena mereka enggak
bisa Bahasa Jepang dengan lancar mereka
pakai tuh aplikasi translate tersebut si
nenek tersebut akhirnya berhasil
diselamatkan Namun karena merasa syok si
nenek ini enggak bisa menjawab apapun
enggak bisa dia ditanyain Kenapa dia
bisa tenggelam makanya akhirnya nenek
tersebut harus segera dievakuasi dan
dibawa ke rumah sakit lalu sekitar 20
menit kemudian ambulans pun datang dan
langsung membawa si nenek tersebut ke
rumah sakit karena ternyata dia
mengalami patah di tulang pinggulnya nah
lalu atas aksi heroik kelima WNI tadi
Mereka pun mendapatkan penghargaan dari
kepolisian kota yasu pada tanggal 1
November kemarin lalu mereka juga
mendapatkan penghargaan dari kantor
pemadam kebakaran setempat serta dapat
penghargaan juga serta cenderamata dari
Daihatsu Motor tempat mereka bekerja
karena tindakan mereka ini sangat heroik
dan
[Musik]
terpuji nah jadi itu geng gak semuanya
tindakan e orang Indonesia yang ada di
Jepang itu e tercela gitu ya gak seperti
si Yogi tadi terus Geng kalau kita
lanjutkan lagi nih kasusnya si Yogi
karena kasusnya tersebut berkaitan
dengan judol dan kejadiannya di Jepang
ya gua jadi penasaran nih geng mengenai
dunia perjudian di Jepang itu kayak
gimana sih Apakah di sana legal atau
justru ilegal Nah sekarang kita bakal
membahas Sedikit nih geng tentang
perjudian di
[Musik]
Jepang jadi geng di Jepang itu sendiri
perjudian Itu adalah sebuah hal yang
ilegal ternyata namun pemerintah Jepang
sendiri baru menyetujui rencana
pembangunan Kasino pada tahun 2023
Kasino ini terletak di sebuah pulau
reklamasi besar yang berada di Teluk
Osaka yang nantinya selain Kasino juga
akan ada pusat perbelanjaan Hotel serta
e landasan helikopter Nah jadi ibaratnya
gini pemerintah mereka itu mengilegalkan
sebenarnya perjudian ya kan nah tapi
mereka akan membuat sebuah tempat khusus
yang memperbolehkan perjudian itu ada di
sana Nah sebenarnya nya disetujuinya
rencana pembangunan Kasino ini sangat
kontroversial awalnya geng terutama
untuk wilayah prefektur Osaka itu
sendiri percudian sebagian besar itu
masih ilegal di Jepang hanya saja
rencana untuk memperbolehkan judi
seperti yang sedang dilakukan oleh
pemerintah Jepang sekarang dengan
memberikan undang-undang baru pada tahun
2018 Nah jadi ini benar-benar baru
banget gitu dan dengan undang-undang
tersebut menjadi Celah yang
memperbolehkan perjudian sebagai upaya
untuk menarik wisatawan dan pandangan
kalau perjudian itu adalah sesuatu yang
ilegal di Jepang sebenarnya ini cukup
aneh geng pada Pah hal ya di Jepang
sendiri itu banyak Tempat yang
menyediakan perjudian terutama di
kota-kota besarnya nah larangan judi ini
sendiri padahal sudah berlaku dari tahun
197 tapi tetap ada di sana dan salah
satu bentuk perjudian yang sering
dilakukan oleh masyarakat Jepang adalah
judi olahraga tapi enggak semua olahraga
bisa dijadikan ajang taruhan judi Gitu
ya hanya beberapa olahraga tertentu aja
seperti salah satunya adalah pacuan kuda
Nah itu salah satu yang dijadikan untuk
judi di Jepang namun ada juga olahraga
lain seperti balap sepeda balap motor
dan e sepak bola nah terus geng ada lagi
nih perjudian jenis lain yang sangat
banyak ditemukan di Jepang yaitu
pachinko nah jangan salah ya pachinko
Ini bukan singkatan dari pasukan Cina
kota ya ini beda pacinko ini konon
katanya nih ini berasal dari permainan
dinding yang berasal dari Eropa cara
dari bermain pacingo ini sendiri ya
dengan memilih meja menyewa bola
mengarahkan bola ke dalam lubang dan
menambah jumlah bola yang keluar bola
yang keluar bisa dimainkan kembali Ya
intinya gameennya ini pakai bola gitu Ha
geng mirip kayak Pinball nah setiap
tahunnya orang-orang yang bermain
pachinko ini bisa menghabiskan sebanyak
200 miliar USD wuh banyak banget nah
kalau dibandingkan dengan perjudian di
Las Vegas jumlah ini 30 kali lipat dan
dua kali lipat dari penghasilan dari
industri ekspor mobil di Jepang dan
bahkan lebih dari seluruh PDB Selandia
Baru gila perputaran uangnya sangat
besar nah di Jepang sendiri ada sebanyak
10.600 tempat permainan pachinko dengan
mesin yang berwarna-warni Dan pachinko
ini menjadi permain judi yang sangat
terkenal di Jepang walaupun sebenarnya
judi di Jepang itu ilegal tapi di sini
sangat membingungkan sebenarnya yang
ilegal itu judi seperti apa sih gitu kan
lalu geng keberadaan dari pacinko ini
ada di wilayah-wilayah yang abu-abu
secara hukum karena seperti yang gua
katakan tadi e perjudian sebenarnya
dilarang gitu di Jepang kecuali untuk
beberapa olahraga namun di sisi lain
pachingo ini jadi banyak banget beredar
di sana dan oleh karena undang-undang di
Jepang sebenarnya melarang perjudian Ya
otomatis nih selain pacinko kayaknya ya
enggak bak bal ada di sana salah satunya
judol itu juga pasti sangat dilarang di
Jepang Nah gue juga enggak pernah
mendengar ada orang Jepang yang EE
terlilit hutang karena judol atau main
judol gitu karena emang paling banyak
mainnya itu ya lewat pacinko kalau
mereka atau taruhan olahraga tadi kalau
kita berbicara judol Ya udah pasti yang
paling banyak pemainnya adalah negara
kita Indonesia Nah itulah yang membuat
akhirnya lagi-lagi kita sebagai warga
Indonesia dipermalukan oleh rakyat kita
sendiri akibat kecanduan judol nah
jadinya nih geng apa yang yang dilakukan
oleh Yogi itu menambah catatan hitam
mengenai Kelakuan buruk Warga Negara
kita Indonesia di luar negeri
terkhususnya di
Jepang dan itu dia geng pembahasan kita
hari ini mengenai kasusnya si Yogi ini
ya semoga kasus kasus seperti ini enggak
terulang lagi apalagi motifnya gara-gara
judol benar-benar memalukan gimana geng
Menurut kalian tentang pembahasan kita
kali ini coba tinggalkan komentar di
bawah