HACKER KOREA UTARA CURl UANG BANK BANGLADESH UNTUK DANAI PROGRAM NUKLlR
5aCSy2a442E • 2024-11-27
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
memang pihak FBI itu sudah menangkap
mereka tapi itu hanya apa ya kayak
sebutan ditangkap itu udah ketahuan
doang
gitu Yo geng tekan tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
jeri
[Musik]
geng geng oke Hari ini kita bakal
membahas sebuah topik yang menurut gua
cukup menarik nih Gua yakin kalian suka
Nah buat kalian semua yang suka dengan
dunia hacker dunia-dunia yang berkaitan
dengan pembobolan gitu ya pembobolan
bank terus menghasilkan uang yang banyak
gitu kan Nah pembahasan kali ini pasti
akan membuat kalian tertarik nah di
dalam pembahasan kali ini kita akan
membahas tentang pembobolan bank yang
biasanya kalau kita berbicara tentang
pembobolan kayak gini pelakunya itu
pasti sekelompok orang yang motifnya
Tentu aja untuk mendapatkan keuntungan
pribadi atau setidaknya ya paling
besarnya adalah mereka-mereka yang
menjadi penjahat tapi dengan cara yang
sudah profesional gitu nah namun di
kasus Kali ini pembobolan bank atau
perompakan bank yang akan kita bahas ini
justru pelakunya bukan individu ataupun
kelompok seperti ee gengster-gangster
gitu geng tapi ini justru dilakukan oleh
sebuah negara kebayang Enggak tuh geng
sebuah negara e melakukan tindakan yang
kayak gini dan mereka itu e sebagai
sponsor dan memberikan perintah untuk
membobol bank di negara lain dan kasus
ini beneran terjadi bukan di film geng
Nah pelakunya adalah Korut alias Korea
Utara yang meminta atau menyuruh para
hacker negara tersebut untuk membobol
bank milik negara bangladeshl
haer and they would actually a billion
dollar yes a billion with a b nah uang
yang berhasil diambil oleh para hacker
ini juga gak main-main jumlahnya
jumlahnya itu mencapai 1 miliar USD dan
kemungkinan besar uang tersebut
digunakan oleh pihak Korea Utara untuk
membiayai pengembangan senjata nuklir
mereka kacau ya kan nah selama ini
mungkin kita berpikir ya ini dari mana
sih Korea Utara Kok bisa dapat uang
dapat dana untuk membuat senjata nuklir
gitu nah hari ini kita akan membongkar
sebagian besar dana tersebut ternyata
hasil dari membobol bank negara lain nah
memang selama ini banyak yang
terbingung-bingung gitu ya Korea Utara
itu kan bukan negara kaya bukan negara
maju gitu ya Secara militernya Iya
mereka tuh kuat tapi banyak orang
berpikir ini Alusista mereka itu dapat
dari mana Kalau mereka bikin sendiri
dananya dari mana Nah di video kali ini
kita akan membahas Bagaimana sebuah
negara yang bisa dikategorikan ke dalam
e negara miskin gitu ya dan terisolasi
seperti Korea Utara ini tapi memiliki
hacker dan teknologi untuk melakukan
peretasan dan pencurian untuk mendanai
segala kebutuhan di negara tersebut
terutama kebutuhan militer mereka Nah
langsung aja kita bahas secara lengkap
tentang fenomena yang satu ini di sisi
lain
[Musik]
kita langsung masuk ke dalam pembahasan
utamanya nih kronologi pembobolan bank
di Bangladesh yang ternyata pelaku di
baliknya adalah Korea Utara
jadi geng peretasan atau pembobolan ini
terjadi pada tahun 2016 nah peretasan
ini dialami oleh sebuah bank di
Bangladesh dan berawal dari sebuah
printer di bank tersebut yang tidak
berfungsi seperti biasanya dan ini
terjadi tepat di tanggal 5 Februari
tahun 2016 printer tersebut memiliki
fungsi untuk mencetak catatan transfer
jutaan dolar yang keluar dan masuk ke
bank tersebut nah printernya itu berada
di seb sebuah ruangan yang dijaga ketat
yang berada di lantai 10 kantor pusat
bank di ibuota Bangladesh yaitu Daka
Bank Bangladesh atau yang lebih dikenal
dengan Bangladesh Bank ini adalah bank
sentral negara Bangladesh sendiri dan
kalau di Indonesia itu kayak bank Bi
geng Nah sehingga Bank Bangladesh ini
memiliki peran yang sangat penting yaitu
bertanggung jawab untuk mengawasi
cadangan mata uang yang ada di negara
itu Nah karena Bangladesh juga bukan
sebuah negara maju bahkan masuk ke dalam
negara termiskin ke-12 di Asia dan
urutan ke-61 di dunia ya tentunya uang
di sana sangat berharg lah jadi negara
tersebut benar-benar menjaga uang mereka
kalau misalkan sampai hilang habis ya
hancur-hancuran tuh negara staf Bank
Bangladesh itu mengetahui printer mereka
tersebut tidak berfungsi pada jam 845
pagi waktu setempat namun mereka ini ya
enggak begitu khawatir di awalnya
mengenai penyebab dari tidak
berfungsinya printer tersebut karena
sebelumnya printer ini pernah mengalami
hal yang sama pernah rusak pernah
trouble juga sehingga mereka berpikir ya
mungkin itu adalah kerusakan teknis yang
sama seperti sebelumnya dari sini kita
bisa lihat ya mereka itu terlalu
meremehkan ya enggak salah Jugal makanya
mereka masuk ke dalam negara termiskin
Nomor 12 yang ada di Asia gitu ya lihat
aja seremeh itu dengan hal-hal yang
krusial dengan hal-hal yang sebenarnya
vital mereka bisa seremeh itu padahal di
saat itu ya Tanpa mereka tahu yang
sebenarnya terjadi itu bukanlah
kerusakan yang sama seperti yang pernah
terjadi sebelumnya tidak berfungsinya
printer mereka itu itu menandakan kalau
bank di Bangladesh tersebut sedang dalam
masalah besar yaitu gara-gara dibobol
oleh para hacker yang mana jaringan
komputer mereka sudah berhasil disusupi
dan para hacker ini melakukan serangan
cyber ke komputer tersebut yang
tujuannya tentu untuk mendapatkan uang
dari sana ya untuk
mencuri singkat cerita nih geng yang
pada awalnya itu kerusakan printernya
masih diremehkan tiba-tiba nih pada saat
staff Bank tersebut mencoba untuk
menyalakan printer di situlah mereka
mengetahui ada banyak pesan yang dikirim
oleh Federal Reserve bank atau Fed yang
ada di New York Nah itu kan saling
berkesinambungan tuh saling sinkron gitu
ya ketika ada sesuatu ya pasti pihak
dari Federal Reserve bank tadi bakal
memberitahu kalau ada ancaman di sana
Nah sedikit informasi nih geng Federal
Reserve bank ini adalah bank sentral
milik Amerika Serikat yang sebelumnya
pernah gua mention di video gua soal
runtuhnya dolar Amerika Serikat Nah
kenapa Fed ini mengirimkan pesan kepada
bank-bang esh ya karena Bangladesh ini
menyimpan rekening berupa dolar Amerika
dan urgensi Fed mengirimkan pesan
tersebut karena pihak Fed itu tiba-tiba
menerima instruksi atau menerima pesan
yang kemungkinan besar itu dari Bank
Bangladesh yang meminta untuk mengambil
semua uang mereka yang ada di rekening
Bangladesh yang nominalnya hampir 1
miliar dolar nah di saat itu Fid bingung
ini kok tiba-tiba enggak ada pemberitaan
apapun enggak ada angin Enggak ada hujan
duit mereka ditarik gitu cadangan uang
mereka ditarik cadangan uang negara
ditarik ini ada apa dan di saat itulah
pihak dari Bank Bangladesh ini merasa
bingung mereka enggak merasa meminta
untuk mengambil uang mereka yang
disimpan di Amerika dan pihak B
Bangladesh di saat itu akhirnya
menghubungi Fed untuk memberikan
klarifikasi Namun karena perhitungan
waktu yang dilakukan oleh hacker ini
sangat tepat sehingga pihak Bangladesh
tidak bisa menghubungi Fed jadi dibikin
bingunglah di saat itu diblok satu sama
lain menurut informasi yang gua dapatkan
dari media BBC peretasan ini dimulai
sekitar jam 800 malam Waktu Bangladesh
yang sebenarnya itu dilakukan sebelum
printer bank itu mati yaitu sehari
sebelumnya pada tanggal 4 Februari tahun
2016 Nah jadi keesokan harinya ketika
pihak bank mulai masuk kantor di situlah
mereka menyadari Wah printer kita rusak
gitu tapi mereka enggak sadar kalau
printernya rusak itu ya karena di-hack
dan untuk di New York sendiri para
hacker ini berhubungan dengan pihak Fed
di saat itu itu pada Pagi harinya
setelah malam harinya mereka menguasai
akses dari Bank Bangladesh nah barulah
Keesokan paginya Mereka mencoba untuk
menghubungi pihak yang ada di New York
yaitu pihak Fed mungkin hal ini sengaja
dilakukan oleh para hacker karena adanya
perbedaan zona waktu geng yaitu di New
york-nya masih pagi tapi di
bangladesh-nya udah malam jadi
petugasnya udah pada pulang dan pastinya
operasional dari Bank Bangladesh ini
tutup karena sudah malam sehingga Fed
tidak bisa langsung meminta konfirmasi
kepada pihak bank Bangladesh sehingga
tanpa disadari mereka akhirnya menuruti
keinginan dari para hacker jadi geng di
saat kejadian ini pihak dari New York
yaitu Fed itu mencoba mengkonfirmasi ke
kepada pihak Bangladesh nah tapi kan di
saat itu pihak Bangladesh enggak ada
respon sementara mereka harus approve
secepatnya Nah akhirnya karena enggak
ada jawaban dan konfirmasi dari pihak
bank Bangladesh mau tidak mau pihak dari
New York yaitu Fed itu mengapprove
permintaan penarikan uang sebesar 1
miliar dolar tadi dan akhirnya para
hacker ini pun mendapatkan uang dari
hasil pembobolan tersebut barulah
keesokan harinya yaitu hari Jumat yang
mana di Bangladesh hari Jumat itu sudah
masuk weekend geng dan sampai sabtu
jadinya Bank Bangladesh ini libur selama
2 hari Nah jadi timingnya itu
benar-benar tepat banget sudah
diperhitungkan oleh para hacker ini nah
sementara itu pihak dari Bangladesh
sendiri akhirnya baru tahu kalau ada
upaya pembobolan bank pada hari Sabtu
tapi Bank Bangladesh enggak bisa
melaporkan ini ke Fed karena di Amerika
Serikat hari Sabtu sudah masuk weekend
dan libur sampai Minggu jadi benar-benar
pintar banget nih hackernya jadi sampai
3 hari berturut-turut mereka enggak bisa
saling mengkonfirmasi sementara Uang
sudah cair semua waktu yang dipilih oleh
para hacker ini benar-benar sesuai dan
tepat
[Musik]
banget dan setelah 3 hari di saat pihak
New York sudah selesai libur weekend dan
pihak Bangladesh sudah selesai juga
libur weekendnya di situlah pihak
Bangladesh baru mengetahui kalau
ternyata uang mereka habis dibobol oleh
para hacker di sisi si hacker tentunya
ini menjadi sebuah kesempatan buat
mereka kecerdikan mereka enggak sampai
di situ aja geng Karena setelah mereka
berhasil mengambil uang milik Bangladesh
di Fed mereka enggak langsung memasukkan
uang tersebut ke rekening mereka secara
pribadi badi tetapi mereka
mentransfernya ke rekening yang Sudah
mereka buat di daerah Manila Filipina
pada tanggal 8 Februari tahun 2016 yang
bertepatan dengan hari Imlek yang mana
itu menjadi hari libur nasional di
seluruh negara Asia Nah lagi-lagi karena
kendala libur nasional Imlek ini jejak
uang mereka tidak bisa dilacak langsung
di hari itu juga karena masih libur jadi
pintar banget nih hacker dan para hacker
ini memanfaatkan perbedaan waktu antara
Bangladesh New York dan Filipina
sehingga mereka bisa merencanakan
pembobolan tersebut selama 5 hari dengan
persiapan yang begitu matang dan
terencana terus geng Bagaimana bisa
hacker tersebut memiliki persiapan yang
begitu matang kayak gini udah kayak film
aja gitu atau series terkenal dari
netflix lah ya kayak money ha nah kalian
harus tahu geng rencana yang begitu
matang ini ternyata bukan rencana yang
dibuat hanya satu dua hari aja geng tapi
ini adalah rencana yang sudah mereka
persiapkan dari pengawasan yang mereka
lakukan di dalam sistem komputer Bank
Bangladesh selama 1 tahun kebayang tuh
ya 1 tahun memperhatikan itu dan grup
hacker ini bernama lazarus masih dari
media BBC nih informasinya kalau ditarik
mundur dari sebelum tahun 2016
sebenarnya lazarus ini sudah melakukan
aksi mereka pada bulan Januari tahun
2015 dengan mengirimkan sebuah email ke
beberapa karyawan dari Bank Bangladesh
emailnya ini adalah email yang sama
sekali tidak membuat karyawan Bank
Bangladesh merasa curiga karena email
tersebut berasal dari seorang pencari
kerja dan tertulis kalau namanya itu
adalah Rasel Ahlam dan di dalam email
tersebut ada pertanyaan sopan mengenai
lowongan kerja yang tersedia di Bank
Bangladesh namun di dalam email tersebut
tertera sebuah link untuk men-download
CV Nya serta surat lamaran dari si
Russell ini dari sebuah situs web
padahal aslinya sosok Russell ini enggak
ada itu fiktif dia hanyalah sebuah nama
yang dipakai oleh lazarus untuk bisa
menipu karyawan Bank Bangladesh untuk
mau men-download dokumen yang dikatakan
itu adalah CV dan surat lamaran agar
pihak hacker lazarus ini bisa
mengirimkan virus ke dalam sistem
komputer dari Bank Bangladesh Nah
setelah virusnya masuk ke dalam komputer
Bank Bangladesh di situlah mereka
menguasainya dan setidaknya nih geng ya
ada satu orang karyawan yang tertipu dan
m-download file tersebut ketika sudah
masuk ke dalam sistem komputernya
lazarus mulai masuk ke komputer lain dan
mencari cara untuk masuk ke sistem
brangkas digital yang di dalamnya
terdapat uang miliaran dolar Wah gila
uang negara ya pasti banyak banget gitu
[Musik]
geng terus geng setelah mereka berhasil
mengakses sistem komputer dari Bank
Bangladesh pada bulan Mei tahun 2015 ada
empat rekening yang dibuat di sebuah
bank yang bernama Rizel commercial
banking corporation atau rcbc yang ada
di Filipina untuk membuat rekening di
sana Mereka menggunakan tanda pengenal
berupa SIM palsu dan mereka semua
mengatakan kalau mereka itu adalah orang
penting dengan gaji bulanan yang sangat
besar tapi nominal gaji yang mereka
Sebutkan sama persis geng Padahal mereka
menyebutkan perusahaan yang berbeda-beda
namun hal mencurigakan tersebut tidak
menjadi perhatian bagi pihak bank dan
mungkin lazarus ini sudah mensurvei
kalau memang di bank tersebut aman untuk
membuat rekening menggunakan dokumen
palsu jadi di awal Mereka pun memasukkan
setoran sebesar 500 USD di masing-masing
rekeningnya dan mereka semua tidak
pernah menggunakan rekening tersebut dan
uang 500 USD itu enggak pernah disentuh
sama sekali oleh mereka jadi dibiarkan
mengendap di rekening tersebut dan
akhirnya eksekusi pun dilakukan pada
bulan Februari tahun 2016 setelah mereka
berhasil meretas Bank Bangladesh dan
membuat skema untuk Melarikan uang
tersebut dan ditransferkan ke rekening
yang Sudah mereka buat di Filipina ini
terus geng pada jam 08.36 malam di
tanggal 4 Februari tahun 2016 lazarus
ini mulai menguras uang dengan melakukan
transfer sebanyak 35 kali dengan total
951 USD dan hampir menguras seluruh isi
dari rekening Bank Bangladesh yang ada
di New York jadi Kebayang aja gitu ya
kayak Tabungan Negara gitu yang mereka
ambil dan ketika pihak dari Bank
Bangladesh Ini akhirnya mengetahui kalau
uang mereka hilang selama rentang waktu
5 hari tersebut mereka di saat itu panik
mereka berusaha untuk mencari tahu apa
yang sebenarnya terjadi di saat itu
sampai-sampai Gubernur Bank Bangladesh
itu mencoba untuk menghubungi pihak
ketiga agar bisa membantu mereka nah
mereka itu mengetahui sebuah perusahaan
yang bernama World informatics yang
berkecimpung di cyber Security dan
pemiliknya yang bernama Rakesh Astana di
saat itu menurut si Astana ini Gubernur
Bank Bangladesh masih berpikir kalau dia
masih bisa mendapatkan uang yang sudah
dicuri tersebut sehingga si Gubernur ini
memutuskan untuk merahasiakan pembobolan
ini jadi enggak disebarkan ke masyarakat
enggak Diberitahukan kepada media mereka
mau berusaha untuk menyelamatkan uang
itu dulu nah Bahkan mereka juga
merahasiakan pembobolan ini kepada
pemerintah Bangladesh sendiri jadi
mereka keep bareng-bareng lah jadi pihak
bank Bangladesh ini ng-ekip skip
bareng-bareng enggak boleh ada yang tahu
sampai uang tersebut bisa balik dan
selamat planted the Malware and quietly
monitor the bank without anyone knowing
hackers stole bank credentials for
payment
transfers tapi kan Masalahnya kalau Uang
sudah dibobol ini sama kayak orang main
judol gitu geng uangnya sudah masuk ke
rekening admin sudah masuk ke rekening
pemilik akun gitu enggak akan mungkin
bisa balik dan Sementara itu rakes di
saat itu menemukan kalau peretasan
tersebut sudah dilakukan secara
sistematis Rapi banget yang enggak
mungkin balik lagi dia menemukan kalau
Hacker itu sudah mendapatkan akses ke
bagian penting dari sistem Bangladesh
yang disebut dengan Swift yang merupakan
singkatan dari Society for worldwide
interbank financial telecommunication
sistem tersebut digunakan oleh ribuan
bank yang ada di seluruh dunia untuk
mengkoordinasikan transfer sejumlah uang
dan mereka bertindak seolah-olah mereka
ini adalah karyawan dari Bank Bangladesh
tersebut sehingga tidak perlu membobol
Swift jadi cara yang dilakukan oleh para
hacker ini benar-benar mulus banget
seolah-olah mereka itu bukan hacker tapi
mereka itu adalah orang banknya langsung
karena uang tersebut yang kemungkinan
sudah diambil dan disimpan di negara
lain pihak berwenang di saat itu
memberitahu pihak bank kalau mereka
membutuhkan perintah dari pengadilan
untuk bisa memproses pengembalian uang
tersebut dan karena perintah pengadilan
merupakan sebuah dokumen publik akhirnya
ketika Bank Bangladesh mengajukan
kasusnya pada akhir bulan Februari tahun
2016 kasus pembobolan ini menjadi
sorotan publik dan menyebar ke seluruh
dunia enggak bisa mereka simpan sendiri
lagi karena mereka membutuhkan perintah
dari pengadilan tadi Nah ada dokumen
yang pentinglah harus mereka miliki agar
bisa mengembalikan uang itu disebabkan
karena kasus ini akhirnya tersebar dan
diketahui oleh banyak pihak Gubernur
Bank Bangladesh tersebut merasa gagal
dan dia karena saking malunya dia
langsung diminta untuk mengundurkan diri
nah kabar ini pun juga akhirnya
diketahui oleh pihak Amerika Serikat dan
membuat para pejabat Amerika menjadi
bingung karena Fed adalah bank sentral
dan mereka biasanya selalu berhati-hati
dalam bertransaksi Nah kenapa hal
tersebut bisa terjadi Dan kenapa Fed
seolah-olah benar-benar teledor gitu nah
di saat itu anggota dari komite on
financial service yang bernama Caroline
maloni itu menghubungi Fed dan pada saat
itu staf dari Fed mengatakan kalau
sebagian besar dari transfer tersebut
sudah berhasil dicegah karena detail
kecil yang bisa dikatakan kebetulan jadi
ketika uang tersebut akan dikirimkan ke
rekening mereka di rcbc dan kantor rcbc
ini berada di Jalan Jupiter dan untuk
mengirimkan uang lintas negara itu akan
membutuhkan detail yang cukup banyak
termasuk harus memasukkan uang tersebut
akan dikirim ke mana Di gunakan untuk
apa dan segala detail lainnya nah
kebetulan nih geng Jupiter Itu adalah
sebuah kapal pengiriman barang dari Iran
yang dikenakan sanksi oleh Amerika
Karena dikira akan mengirimkan uang
kepada kapal Iran uang tersebut tertahan
di Fed dan enggak bisa dikirimkan nah
tapi masih ada uang yang berhasil
ditransfer yaitu sebesar 101 juta USD
yang berhasil diambil oleh para hacker
dan dari jumlah tersebut ada sebesar 20
juta USD yang ditransfer ke sebuah
organisasi amal yang ada di Sri Lanka
yang bernama shalika foundation dan
rekening tersebut but memang sudah
disiapkan oleh pihak hacker lazarus ini
sebagai salah satu saluran untuk
menampung uang yang berhasil mereka curi
nah namun salika perira selaku pendiri
dari organisasi tersebut yakin kalau
uang 20 juta USD itu adalah uang
sumbangan bukan uang hasil curian nah
mereka ini enggak mengetahui ya kalau
uang tersebut ditransfer oleh para
hacker gitu dan beruntungnya ada detail
kecil yang menjadi kesalahan yang
dilakukan oleh lazarus geng karena
lazarus ini bukan menulis shalika
foundation sebagai penerima uang tapi
tulisannya kurang o shalika full Fion
nah itu yang mereka tulis jadi ada typo
di situ jadi ketika tulisan mereka itu
kurang huruf o dan itu diketahui oleh
karyawan bank yang teliti melihat
kesalahan penulisan tersebut akhirnya
mereka membatalkan transaksi itu jadi
dari total semuanya yang berhasil
ditransfer hanya 81 juta USD yang
berhasil diambil oleh para hacker
lazarus walaupun uang yang mereka
dapatkan itu enggak sesuai dengan target
mereka tapi itu tetap menjadi kerugian
yang sangat besar bagi Bangladesh Ya
lumayan 81 juta USD kira-kira berapa tuh
kalau misalkan diconvert ke rupiah
lumayanlah hancur hancuran tuh
[Musik]
Bangladesh kemudian uang tersebut
ditransfer ke rekening mereka di rcbc
yang sebelumnya tidak pernah mereka
pakai dan uang tersebut ditransfer antar
rekening dikirim ke perusahaan penukaran
mata uang dan ditukar ke mata uang lokal
yaitu peso dan disetor kembali ke bank
Nah setelah mendapatkan 81 juta USD dan
masuk ke rekening rcbc lazarus ini
mentransfer uang sebesar 50 juta USD ke
dua rekening Kasino yang ada di Filipina
yaitu solir dan Midas nah menggunakan
kan Kasino sebagai tempat untuk
menampung uang curian adalah sebuah ide
yang sangat Brilian geng karena ketika
uang tersebut diubah menjadi cip
dipermainkan pada saat bermain judi dan
diubah kembali menjadi uang ya sudah
hampir mustahil bagi penyidik untuk bisa
melacak aliran uang tersebut karena kan
udah dijadiin cip tadi tuh buat main
terus baru dicairkan lagi jadi uang ya
akhirnya jejaknya putus sampai di sana
pasti ada yang berpikir kan bukannya
para pencuri ini bakal kehilangan uang
ketika uang mereka itu dimainkan untuk
berjudi ya jawabannya enggak geng karena
mereka itu kan mesan kamar di kasino
tersebut dan menyuruh kaki tangannya
untuk bermain di meja kasino jadi
sebenarnya yang bermain itu ya Orang
mereka juga dan mereka akan bermain
bakarat biasanya Nah jadi judi di casino
itu ada banyak macam geng ada Poker bak
karat blackjck dan lain-lain Nah model
permainan yang biasanya dimainkan oleh
para pencuri ini untuk mencuci uang
hasil curian mereka adalah permainan
bakarat karena kemungkinan untuk
memenangkannya jauh lebih besar sehingga
mereka bisa mendapatkan kembali 90% uang
mereka atau kalau beruntung bisa lebih
bahkan nah lalu yang jadi pertanyaannya
bagaimana dengan sisa uang 31 juta USD
Nah dari informasi yang gua dapatkan
menurut komite senat Filipina yang
dibentuk untuk menyelidiki aliran uang
tersebut 31 juta USD sisanya sudah
diberikan oleh lazarus kepada seorang
pria Cina yang bernama shuekang yang
diyakini sudah meninggalkan Filipina
menggunakan jet pribadinya dan tidak
pernah terlihat lagi setelah itu untuk
bisa mengejar uang yang berhasil dicuri
ini para pejabat Bangladesh mendatangi
Filipina untuk mengidentifikasi uang
tersebut Namun mereka tidak berhasil
melacak uang itu sudah di mana Nah
sampai pada akhirnya pejabat bank pun
berhasil mendapatkan kembali sebesar 16
juta USD dari setiap uang curian
tersebut di tangan salah satu pria yang
mengatur perjudian di kasino Midas Nah
jadi masih ada uang yang tersangkut di
kasino itu nah orang tersebut bernama
Kim wong Nah karena hal Inilah si Kim
wong ini didakwah tapi entah apa
alasannya dakwaan tersebut tiba-tiba
dibatalkan ya kayak ada backingannya lah
jadi dia dibebaskan di saat itu hanya
saja nih sisa uangnya di saat itu
sebesar 34 juta USD dan sudah berhasil
diselundupkan Nah jadi kurang lebih
kayak gitu geng kronologi dari
pembobolan atau peretasan yang dilakukan
oleh para hacker yang bernama lazarus
ini untuk mengambil cadangan uang yang
ada di negara Bangladesh tuh gimana
Menurut kalian tentang alur dari
pencurian dan peretasan ini udah mirip
kayak film kan sekarang gua bakal masuk
nih ke dalam pembahasan mengenai
keterlibatan Korea Utara dalam
pembobolan uang milik Bank Bangladesh
ini sekarang kita
bahas nah di dalam kasus ini geng enggak
main-main FBI itu sampai turun tangan
nah mereka memimpin penyelidikan
tersebut dan menduga kalau uang curian
itu sudah berhasil pindah tangan dari
Filipina menuju ke Makau Nah kenapa jadi
Makau tiba-tiba yang dituduh Nah karena
geng Makau ini terkenal akan pusat
perjudian paling bergengsi di dunia
Makau juga memiliki hubungan yang sudah
terjalin sejak lama dengan Korea Utara
nah seperti pada awal tahun 2000-an
pejabat Korea Utara tertangkap basah
mencuci uang kertas palsu senilai 100
USD yang disebut dengan dolar super yang
diduga dicetak di Korea Utara Nah itu
semua ditukar dengan uang asli yang ada
di Makau dan di Makau sendiri juga
pernah ada seorang mata-mata Korea Utara
yang dilatih sebelum melakukan
penghubuman pesawat Korean air pada
tahun 1987 dan ketika penyelidikan
aliran uang dari rekening Bangladesh di
Fed ternyata diketahui kalau ada
beberapa orang yang mengatur perjudian
di soler yang kembali ke Makau nah dua
perusahaan yang memesan ruang perjudian
pribadi juga berkantor Pusat di Makau
dan Hal inilah yang membuat para
penyelidik yakin kalau sebagian besar
uang yang dicuri pada akhirnya berakhir
di Makau sebelum akhirnya dikirim ke
Korea Utara Nah di sinilah ketahuan nih
kalau Korea Utara itu terlibat di dalam
kasus pembobolan
tersebut Jaksa Federal Amerika Serikat
yakin banget kalau Cina ya dalam hal ini
nih Makau gitu ya menjadi perantara bagi
Korea Utara untuk bisa merampok uang
dari rekening Bank Bangladesh dan kasus
ini tidak melibatkan pejabat tertentu
dari Korea Utara tetapi negara itu
sendiri nah negaranya yang menugaskan
para hacker mereka dan hal ini juga
berdasarkan dari pernyataan yang dibuat
oleh Richard liget selaku wakil direktur
badan keamanan nasional Amerika Serikat
yang mengatakan kalau Korea Utara dapat
dikaitkan dengan kejadian tersebut Nah
apa nih alasan Korea Utara melakukan
pencurian besar-besaran tersebut jadi
geng dari informasi yang gua dapatkan
dari media CNN operasi peretasan yang
dilakukan oleh hacker yang ditugaskan
oleh Korea Utara ini terus berkembang
dan semakin menargetkan lembaga keuangan
yang ada di seluruh negara di dunia ini
dan kebetulan di dalam kasus ini ya
korbannya adalah Bangladesh dan Korea
Utara sekarang dikaitkan dengan serangan
terhadap bank yang ada di 18 negara
berdasarkan laporan dari perusahaan
keamanan cyber yang ada di Rusia yaitu
Casper Sky uang yang mereka curi
tersebut kemungkinan besar menurut dua
pakar keamanan internasional nih Itu
bakal digunakan untuk pengembangan
senjata nuklir yang ada di Korea Utara
dan hal ini menjadi masuk akal geng
seperti yang gua katakan sebelumnya di
awal tadi Korea Utara itu kan bukan
negara maju bukan negara kaya sehingga
mereka butuh uang yang banyak untuk bisa
membiayai proyek nuklir tersebut
dibandingkan mereka meminjam uang kepada
negara lain yang pada akhirnya membuat
mereka menjadi ketergantungan dan punya
hutang Jadi mereka memilih untuk mencuri
aja membobol uang dari bank negara lain
dan asumsi ini diperkuat karena serangan
cyber ini bertepatan dengan upaya PBB
untuk memblokir Korea Utara dari sistem
keuangan sebagai hukuman atas program
nuklir mereka nah sehingga sanksi
tersebut membuat bank-bank yang ada di
dunia tidak bisa melakukan bisnis dengan
Korea Utara dan diketahui kalau Korea
Utara sudah melakukan mereka ini enggak
cuma di Bangladesh doang geng tapi juga
sudah pernah membobol Ekuador Filipina
Vietnam Costa Rika Etiopia India Irak
bahkan Negara kita Indonesia terus ada
Kenya Malaysia dan beberapa negara
lainnya nah menurut capers Sky hacker
lazarus sudah berusaha untuk
menyembunyikan lokasi mereka dengan
menggunakan server komputer yang jauh
dari tempat tinggal mereka dan lazarus
sendiri mengarahkan sinyal mereka
melalui Prancis Korea Selatan bahkan
sampai ke Taiwan untuk bisa menyiapkan
servert untuk menyerang sistem cyber
negara lain dan semuanya itu berawal
dari Korea
Utara terus seperti yang gua katakan
sebelumnya geng bukan kali ini aja Korea
Utara terlibat di dalam peretasan
besar-besaran kita mundur 2 tahun
sebelum insiden pembobolan di Bangladesh
yaitu tahun 2014 ketika hacker lazarus
ini meretas perusahaan produksi film
yaitu Sony pictures di tahun 2013 Sony
itu sempat mengumumkan akan membuat film
baru yang berjudul the interview dengan
latar tempatnya itu Korea Utara dan
dengan cerita kalau ada dua orang pria
yang diperankan oleh setth Rogen dan
James Franco yang pergi ke Korea Utara
untuk mewawancarai Kim Jong un yaitu
pemimpin Korea Utara dan di dalam film
itu mereka berdua ini dibujuk oleh Cia
ceritanya untuk mengeksekusi Kim Jong un
film tersebut benar-benar membuat
tersinggung Korea Utara akhirnya Korea
Utara mengancam akan melakukan balas
dendam kepada Amerika Serikat kalau film
tersebut dirilis oleh Sony di bulan
November tahun 2014 ada sebuah email
yang dikirimkan ke bos perusahaan Sony
yang menyebutkan diri mereka sebagai The
Guardians Of Peace yang mengancam akan
melakukan sebuah kerusakan yang besar
jika film di interview itu benarbenar
ditayangkan akhirnya 3 hari kemudian ada
gambar kerangka berwarna yang mirip
dengan cairan merah beserta dengan
taring dan juga mata melotot yang muncul
di layar komputer para karyawan Sony Nah
itu artinya komputer mereka sudah
diretas dan gaji dari pejabat eksekutif
email internal dan detail film yang
belum dirilis itu bocor di internet
aktivitas perusahaan juga terhenti
karena komputernya dinonaktifkan oleh
pihak hacker lazarus yang mana Ini semua
adalah Pihak Korea Utara nah Sony
awalnya tetap berkeinginan untuk merilis
film tersebut tetapi rencana mereka
batal karena pihak dari lazarus itu
mengancam akan melakukan kekerasan
kepada karyawan Sony sehingga film
tersebut hanya dirilis secara online di
saat itu dan hanya ada di beberapa
bioskop
independen
Sony Sony
pictures from what and devting hack
hwood hisory
nah di saat itulah orang-orang mulai
mengetahui ternyata di baliik Korea
Utara itu ada hacker yang bernama
lazarus sini dan setiap kali ada orang
yang menyinggung Korea Utara maka hacker
lazarus ini akan turun tangan jadi
Setelah semuanya tahu ada lazarus di
saat itu mulailah banyak orang yang
mengenal lazarus dan lazarus pun mulai
menunjukkan taringnya nah kemudian di
tahun 2015 lazarus mengalihkan perhatian
mereka ke sistem keuangan Global kasus
pertama mereka adalah bank komersial
Vietnam dan mulai menyerang bank-bank
yang ada di negara lain juga n hanya
saja nih ya menurut peneliti dari
simantek sebagian besar dari serangan
yang dilakukan oleh Korea Utara ini
enggak Berhasil enggak seperti yang
mereka lakukan di
Bangladesh nah lalu enggak sampai di
situ aja geng beranjak ke tahun 2017
menurut penyelidikan yang dilakukan oleh
PBB pada bulan Februari tahun 2017
mereka mengungkap kalau Korea Utara
menggunakan jaringan
perusahaan-perusahaan bayangan dan Ejen
rahasia untuk bisa mengakses bank global
Nah misalnya Korea Utara ini menggunakan
perusahaan-perusahaan elektronik dan
pengiriman untuk Untuk memindahkan
jutaan dolar dan menjadikan perusahaan
tersebut sebagai tempat mereka untuk
menampung uang terus Korea Utara juga
membuat beberapa bank sebagai anak
perusahaan dari perusahaan Cina dan juga
Malaysia sehingga menutupi kepemilikan
sebenarnya dari perusahaan tersebut ya
padahal itu punya Korea Utara tapi
seolah-olah mereka bikin citranya dan
apa ya kayak branding-nya itu
seolah-olah itu punya Cina atau itu
punya Malaysia gitu padahal aslinya
punya Korea Utara selama penyelidikan
terhadap lazarus pada tahun 2016 Casper
Sky hampir berhasil mencegah cyber
terhadap sebuah bank di Asia Tenggara
Sebuah software berbahaya dari lazarus
itu tidak bisa dideteksi dalam sistem
bank selama 8 bulan lamanya dan hacker
tersebut juga menggunakan basis kode
yang sangat mirip untuk Malware yang
digunakan dalam pencurian bank di
Bangladesh sehingga bisa dipastikan
kalau hackernya itu adalah kelompok yang
sama yaitu lazarus juga nah jadi memang
lazarus ini sangat berbahaya hacker yang
kuat tapi bekerja untuk negara gokil
yaak hackers supped by North Korean
intelligence nah kemudian gue juga
mendapatkan sebuah informasi dari media
aljazira nih yang dirilis tahun 2021
departemen kehakiman Amerika Serikat
dikatakan sudah mendakwa tiga pomogram
komputer yang bekerja untuk militer
Korea Utara untuk menggunakan serangan
cyber lintas perbatasan dan menggunakan
hasil retasan mereka untuk mengumpulkan
uang bagi Korea Utara tiga orang
tersebut bernama Jon Chang hyok Lalu ada
Kim Il dan ada Park Jin hyok mereka ini
menjadi bagian dari hacker lazarus dan
ketiga orang ini bertanggung jawab atas
rangkaian serangan cyber yang dimulai
pada tahun 2014 kepada pihak Sony dan
pencurian dari berbagai bank yang ada di
Asia serta Afrika Mereka mencuri lebih
dari 1,3 miliar USD dalam bentuk uang
tunai dan mata uang criripto di antara
uang kpto yang mereka curi ada yang dari
Indonesia geng dengan angka 25 juta USD
Wah siapa nih yang merasa pernah hilang
25 juta USD di crirypto coba ngaku nah
ini pencurinya tiga orang tadi Nah
mereka ini terk bekerja dari lokasi di
negara lain seperti dari Cina dari Rusia
untuk menyamarkan lokasi mereka dan
setelah mereka tertangkap walaupun
mereka sudah diberikan tuntutan pidana
tapi proses persidangan mereka tidak
bisa dilaksanakan karena mereka ini
berada di Korea Utara Nah jadi ibaratnya
nih ya memang pihak FBI itu sudah
menangkap mereka tapi itu hanya apa ya
kayak sebutan ditangkap itu udah
ketahuan doang
gitu during the Sony Investigation the
FBI had come across a company Based in
China that seemed to be functioning as
northore jadi Hacker itu kan sangat
rahasia Geng kalau Hacker itu sudah
ketahuan Alamatnya di mana identitasnya
siapa maka dia sudah dianggap tertangkap
Nah itu kalau untuk hacker beda dengan
orang biasa kayak kita kalau kita
disebut tertangkap ya setelah diborgol
baru tertangkap tapi kalau hacker lu
udah ketahuan aja lu siapa Berarti lu
sudah tertangkap dan kebetulan ketiga
hacker tadi sedang berada di kampung
halamannya yaitu Korea Utara walaupun
identitasnya sudah terungkap mereka
dianggap tertangkap tapi secara Fis
fisik mereka enggak tertangkap karena
mereka dilindungi di negara mereka yaitu
Korea Utara
Ail interes ins North
Korea sehingga FBI dan Departemen
keamanan dalam negeri Amerika Serikat
hanya bisa mengeluarkan peringatan
kepada publik untuk berhati-hati dengan
serangan Malware dan merilis daftar
pencarian orang dari FBI tapi ya tetap
engak ada gunanya dirilis daftar
pencarian orang tapi orangnya ada di
Korut Siapa yang mau nangkap gitu kan
Nah jadi mereka benar-benar terstruktur
sama seperti hacker-hacker dari Rusia ya
kalau kita bicara Rusia Korut kan mereka
tuh bersahabat ya jadi sistem mereka tuh
mirip-mirip gitu geng Nah sekarang kita
masuk ke dalam pembahasan mengenai
bagaimana Korea Utara yaitu sebuah
negara yang terisolasi dengan Angka
kemiskinan yang tinggi bisa memiliki
grup hacker sehebat
[Musik]
lazarus jadi geng Korut yang menjadi
negara dengan Angka kemiskinan tinggi
ini ditambah dengan sanksi yang
diberikan oleh PBB itu membuat negara
ini menjadi terdesak nah bagaimana
mereka bisa mengoperasikan pengembangan
nuklir di negara mereka tersebut kalau
mereka enggak punya uang dan Gimana cara
mendanainya gitu ya ya salah satu
solusinya adalah dengan melakukan
peretasan dan pencurian dari negara lain
nah tapi bagaimana bisa negara tersebut
menyediakan teknologi dan memberikan
pelatihan bagi orang-orang di negaranya
untuk bisa belajar nge-hack apalagi
Korut ini kan terkenal aksesnya itu
terbatas terhadap internet karena enggak
mau warganya bisa melihat dunia luar
yang enggak sesuai dengan propaganda
pemerintah mereka nah terus Gimana
caranya nih Nah jadi geng ceritanya
kalau di Korut itu mereka melatih
orang-orang yang paham akan dunia cyber
dengan mengirimkan programmer mereka ke
luar negeri yang mana sebagian besar
dari mereka tuh dikirim ke Cina dan
Rusia ya negara-negara sahabat mereka
doang nah selama mereka berada di luar
negeri para programmer ini belajar
menggunakan komputer serta internet
untuk berbagai hal dan ini orang-orang
terpilih doang dan sudah didoktrin untuk
setia kepada Korut gitu dan mereka bisa
keluar negeri hanya tujuan untuk
mengabdi kepada Korut jadi enggak untuk
aneh-aneh ya kalau aneh-aneh enggak bisa
pulang ke qorut atau justru justru ya
dieksekusi nah mereka selama di luar
negeri itu mereka belajar mereka
berkoneksi dan di sanalah mereka
akhirnya dilatih dengan kemampuan
meretas yang sangat hebat fokus mereka
hanya untuk mempelajari itu dan ada
puluhan anak muda yang diyakini tinggal
dan bekerja di pos-pos terdepan yang ada
di Cina yang dikelola oleh Korea Utara
dan kepergian mereka tentunya dilakukan
secara sembunyi-sembunyi dan serahasia
mungkin dan walaupun begitu
lama-kelamaan ternyata keberadaan dan
program dari Korea Utara ini lama-lama
terendus juga ya seperti kasus ini
otoritas Korea Selatan itu berhasil
mengidentifikasi alamat IP mereka sampai
ke lokasi di mana para programmer ini
berada dan setelah diselidiki alamat IP
dari programmer yang melakukan hack ini
mengarah ke sebuah hotel yang disebut
dengan Chil bosan yang diambil dari nama
pegunungan terkenal di Korea Utara dan
hotel tersebut terletak di daerah
senyang sebelah timur laut Cina ada
foto-foto dari hotel tersebut yang
tersebar di platform pemesanan hotel
yaitu Agoda yang memperlihatkan ulasan
dari hotel cilbosan ini dengan spray
warna-warni masakan KH Korea Utara dan
pelayan yang bisa melayani mereka dan di
sanalah para hacker ini menginap dan
belajar ternyata karena sangat dekat
dengan perbatasan Cina dari informasi
seperti ini sudah diketahui oleh
komunitas intelijen geng Selain itu di
kota dalian Cina yang diyakini menjadi
tempat bagi Park Jin hiok yang
tertangkap tadi gitu ya selama 10 tahun
dia di sana untuk belajar menjadi
seorang programmer dan hacker dan kota
dalian ini memang menjadi tempat bagi
para programmer e Korea Utara tinggal
dan bekerja dan juga belajar di sana
dikatakan ada sekitar 20 orang yang
tinggal di dalam satu ruangan dan ruang
tamu mereka dibuat seperti kantor yang
difasilitasi dengan komputer nah
walaupun pejabat keamanan dari Korea
Utara mengawasi mereka dengan ketat
tetapi bisa dikatakan kehidupan mereka
di Cina tergolong bebas mereka bebas
keluar masuk mereka bebas belajar mereka
bebas berkoneksi dengan warga-warga Cina
di sana Nah jadi gitu geng Kenapa bisa
Korea Utara ini memiliki kelompok hacker
yang begitu hebat ya karena mereka
belajarnya bukan di Korea Utara tetapi
mereka belajar dari negara-negara yang
menjadi sekutu Korea Utara dan para
anggota dari lazarus ini enggak bisa
ditangkap karena dilindungi oleh pejabat
Korea Utara atau dilindungi oleh negara
Nah makanya mereka terus berkembang biak
dan bekerja mengabdi mencari uang hasil
curian untuk Korea
[Musik]
Utara jadi itu dia geng pembahasan kita
hari ini mengenai pembobolan rekening
Bank Bangladesh yang dilakukan oleh
Korea Utara melalui hacker mereka yang
bernama lazarus gimana geng Menurut
kalian tentang pembahasan kita ini coba
tinggalkan komentar di bawah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:16:18 UTC
Categories
Manage