File TXT tidak ditemukan.
ADMIN JUD0L INDONESIA SEMAKIN BANYAK ! KAMBOJA SEMAKIN SEJAHTERA DAN BANYAK WARUNG PECEL LELE
HpCao0EVt2s • 2024-11-26
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
di kawasan buffet ini banyak banget
tempat makan yang identik dengan makanan
Indonesia geng ada yang jual pecelele
ada yang buka angkringan yaitu sebuah
apa ya tempat makan yang identik dengan
daerah Jogja gitu ya yo geng tekan
tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
Jerry
[Musik]
genggeng hari ini kita bakal membahas
tentang sebuah fenomena yang unik banget
dan terjadi di Kamboja lagi-lagi
pembahasan tentang negara yang satu ini
kalau kemarin kita membahas tentang si e
Abang katak gitu ya yang kabarnya itu
kabur ke Kamboja nah namun kali ini
pembahasan kita nih agak sedikit berbeda
pembahasan kita tentang tiba-tiba
munculnya banyak warung pecelele ala
Indonesia di Kamboja ya walaupun enggak
bisa dikatakan sebagai makanan khas
Indonesia tapi buat kalian yang pernah
ke luar negeri Pasti kalian bakal sulit
untuk menemukan e jenis makanan yang
satu ini jarang orang yang jual pecelele
ala-ala di pinggir jalan angkringan gitu
selain di Indonesia dan bahkan di
Indonesia juga spesifiknya paling banyak
ya di Pulau Jawa gitu di Jakarta salah
satunya gitu kan Nah tapi kalau di luar
pulau jawa Kayaknya masih jarang juga
dan kalaupun ada di luar negeri misalkan
Nah itu pasti jumlahnya Enggak banyak
makanya ketika munculnya banyak warung
pecelele di Kamboja ini membuat e banyak
orang jadi kaget dan sebagai orang
Indonesia sendiri Gua merasa ini adalah
hal yang tidak biasa pecelele Sudah gue
internasional tetapi di balik itu semua
ada apa gitu Apakah Kita patut bangga
dengan hal ini ya Tunggu dulu karena
kita membicarakan tentang Kamboja gitu
jadi harus sabar-sabar ya jangan cepat
bangga Nah kita harus melihat nih Apa
penyebab dari munculnya banyak warung
pecelele di sana apa karena orang-orang
Kamboja menyukai pecelele atau karena
ada alasan lain atau karena justru
banyak orang Indonesia yang akhirnya
tinggal di Kambo kalau memang benar
ngapain Apakah sama seperti bank katak
Ya kan karena kan seperti yang kita tahu
ya ini sudah menjadi rahasia umum banyak
orang Indonesia yang sekarang ini berada
di Kamboja itu ee karena mereka bekerja
di sektor judol yang mana mereka bekerja
di sana ada yang menjadi korban penipuan
ataupun dari Keinginan mereka sendiri
karena bayarannya yang cukup menggiurkan
Nah akhirnya muncullah spekulasi bahwa
kemunculan warung pecelele yang banyak
banget di Kamboja ini ada kaitannya
dengan orang Indonesia yang bekerja di
sana sebagai admin-admin nah hanya saja
bukan berarti orang-orang yang bekerja
atau membuka pecelele di sana adalah
admin tapi lebih tepatnya tuh Mereka
melihat peluang Nah kan konsep berbisnis
itu adalah ada demand atau tingginya
demand pasti bakal ada suplay nah
jadinya mereka-mereka ini muncul di sana
karena melihat banyaknya orang Indonesia
yang mulai bekerja di sana terus geng
selain topik mengenai warung pecelele di
Kamboja tersebut kita juga bakal
membahas nih geng mengenai kondisi
perekonomian Kamboja yang tiba-tiba
meningkat yang mana tiba-tiba Kamboja
ini menjadi negara yang cukup Makmur Nah
apa faktornya Apakah ini ee berhubungan
dengan praktik tadi yang dilegalkan di
sana yang mana perputaran uang J di sana
itu sangat-sangat tinggi karena pusatnya
di sana tapi korban-korbannya itu ada di
negara lain atau justru mereka jadi
Makmur karena bantuan dari negara lain
seperti investasi dari Cina misalnya
atau investasi dari ee negara yang lebih
kaya dari mereka Mungkin aja gitu ya nah
jadi nanti kita bakal membahas nih dua
poin tersebut langsung aja kita bahas
secara lengkap di sisi lain
[Musik]
kita langsung masuk ke dalam pembahasan
utama yaitu munculnya warung pecelele di
Kamboja jadi geng fenomena banyaknya
warung pac lele di Kamboja ini bisa
diketahui oleh netizen setelah ada
sebuah akun X dengan username @ not for
EV account nah agak sulit nih ya jadi
akun ini membuat sebuah tweet dengan
menyertakan empat foto F berupa
screenshot dari aplikasi Google Maps nah
daerah yang ditunjukkan di Google Maps
tersebut adalah sebuah kawasan yang
bernama buffet yang ada di Kamboja yang
unik dari foto screenshot yang dibagikan
oleh Akun tersebut di kawasan buffet ini
banyak banget tempat makan yang identik
dengan makanan Indonesia geng ada yang
jual pecelele ada yang buka angkringan
yaitu sebuah apa ya tempat makan yang
identik dengan daerah Jogja gitu ya
sampai ada yang jual bakso serta mie
ayam dan itu enggak cuma ada satu warung
aja geng tapi ada beberapa warung yang
menjual menu serupa dan di dalam
tweetnya akun X tersebut menuliskan
kalau kawasan buffet Ini adalah sebuah
kota perbatasan dan jumlah penjual
makanan Indonesia yang ada di sana
ternyata jauh lebih banyak dibandingkan
yang ada di negara lain Nah jadi
istilahnya tuh ya makanan di daerah
tersebut yang pertama paling banyak yang
udah pasti makanan lokal yang kedua
terbanyak adalah makanan dari negara
Indonesia Nah baru Selanjutnya ya
makanan dari negara lain contoh makanan
Cina atau makanan dari Thailand gitu dan
lain-lain adanya penjual di sana Ya
sudah pasti karena demand atau
permintaan yang cukup tinggi dan akun X
tersebut menduga banyaknya penjual
makanan indonesia tersebut dikarenakan
banyaknya orang Indonesia yang ada di
kawasan buffet dan selain banyaknya
warung makan khas Indonesia di sana akun
X tersebut juga mengatakan kalau ada
sebuah klub malam di daerah Poipet yang
sering sekali mengundang DJ yang berasal
dari Indonesia Nah jadi memang sudah
menjadi kawasan yang apa ya ya Indonesia
bangetlah di sana Nah terus ada lagi
akun X lain dengan username @h to dress
wellell yang membagikan empat foto dari
warung-warung tersebut ada spanduk
warung yang menjual pecelele ada yang
menjual berbagai macam makanan sampai
ada warkop Aceh Waduh dan makanan padang
juga Ada yang terletak di kawasan yang
bernama Poipet tadi Nah terus media
katadata mencoba untuk mengecek langsung
lewat Google Maps dan menemukan beberapa
nama warung makan yang menjual masakan
Indonesia yang mana salah satunya ada
yang bernama kedai yechi yang berlokasi
di cendana preah siahanuk Kamboja tempat
makan tersebut memiliki rating 4,7 di
Google Maps dan foto-foto yang diunggah
itu memperlihatkan kalau kedai yeci ini
menjual makanan seperti tempe goreng
sampai ayam goreng dan di sekitar warung
tersebut ada tempat makan lain yang khas
Indonesia juga yaitu kedai ayam Oneng
the best Indonesia dan Selain itu di
kawasan buffet ada warung kedai Ina food
Indo food dan Cafe Indonesia Nah Ina
atau Ina food tadi itu ya tulisan Inanya
Itu adalah sebuah kode untuk Indonesia
terus geng kan enggak mungkin nih ya
kalau orang Kamboja yang buka makanan
Indonesia di sana ya mungkin aja sih
bisa Misalkan orang Kamboja yang sudah
lama tinggal di Indonesia terus pulang
kampung atau yang nikah dengan orang
Indonesia gitu bisa aja tetapi yang
paling memungkinkan adalah udah pasti
orang yang buka itu adalah orang
Indonesia sendiri yang tinggal di
Kamboja nah tapi siapa marketnya atau
siapa yang membeli Apakah orang Kamboja
ya Walaupun memang alasan untuk membuka
warung masakan Indonesia agar
memperkenalkan makanan Indonesia kepada
orang non WNI atau orang non Indonesia
nih ya Tapi bisa aja ini bukan alasan
yang sebenarnya nya ya Memang agak logis
sih siapa tahu dia buka makanan
Indonesia kayak warung Padang biar
orang-orang Kamboja merasakan nih Wah
enak banget ya makanan Indonesia tapi
yang paling logis lagi adalah itu semua
dikarenakan banyaknya warga Indonesia
yang ada di sana agar orang-orang
Indonesia tetap bisa hidup dengan gaya
hidup orang Kamboja tapi masalah makanan
ya enggak bisa bohong karena lidah gitu
kan Nah makanya disediakanlah
warung-warung seperti itu warung-warung
ala atau Kas Indonesia supaya
orang-orang Indonesia yang ada di sana
tidak kelabakanlah tidak perlu
beradaptasi terlalu berat untuk urusan
makanan nah asumsi ini didukung dengan
sebuah informasi yang gua dapat dari
media batamst geng Nah jadi media
tersebut berhasil mewawancarai Seorang
warga negara Indonesia yang berinisial
ak yang mengaku sudah lama tinggal di
Kamboja Ak Ini mengaku kalau sebagian
pekerja dari Indonesia itu datang ke
Kamboja untuk menjadi pekerja di
lokasi-lokasi judol yang ada di negara
tersebut dan ada tiga lokasi judol yang
terbesar menjadi tujuan para pekerja ini
salah satunya adalah buffet tadi terus
ada daerah kyom Lalu ada daerah Poipet
terus geng gua menemukan salah satu
komentar dari replayan DX dari salah
satu netizen yang membagikan screenshot
yang memperlihatkan adanya sebuah grup
komunitas Indo Kamboja di Facebook yang
mana ternyata di grup tersebut
orang-orang Indonesia saling berbagi
info mengenai lowongan pekerjaan untuk
menjadi admin judol nah kalian bisa
lihat sendiri di
postingan-postingannya Tuh lihat tuh tuh
ya Gimana ya E Apakah ini sebuah bentuk
pekerjaan yang haram ya haram gitu ya
enggak baik tapi mau gimana kalau mereka
tetap di negara kita kondisinya ya Ironi
juga mereka harus ee bertahan hidup
Bagaimana gitu nganggur lapangan
pekerjaan juga kurang ya Ini adalah
sebuah bentuk kegagalan sebenarnya
kegagalan apa ya Menurut kalian pikir
aja siapa yang gagal intinya gagal dalam
menciptakan lapangan pekerjaan ya itulah
inilah yang membuat mereka akhirnya
harus menjadi admin judul di Kamboja
jadi geng banyaknya warung makan khas
Indonesia itu bisa membuktikan tingginya
pekerja migran asal Indonesia yang ada
di Kamboja dan bagi para pemilik warung
tersebut dibukanya warung makan ini
menjadi sebuah peluang bisnis yang
menjanjikan karena makanan seperti
pecelele angkringan sampai Warkop adalah
tempat favorit bagi orang-orang
Indonesia untuk makan dan nongkrong ya
tapi karena konteksnya ini berkaitan
dengan banyaknya orang Indonesia yang
bekerja sebagai admin judol di Kamboja
fenomena seperti ini Tentunya bukan
menjadi sebuah kebanggaan justru
banyaknya netizen Indonesia yang menjadi
semakin resah dan khawatir karena
semakin meningkatnya jumlah orang-orang
Indonesia yang bekerja di Kamboja
sebagai admin judol sehingga ditakutkan
kalau dengan semakin Tersedianya atau
terpenuhinya kebutuhan orang Indonesia
di sana semakin membuat mereka betah dan
tidak mau pulang ke Indonesia padahal
pekerjaan yang mereka lakukan selama di
sana itu bukan pekerjaan yang legal dan
halal gitu fenomena Ini akhirnya
direspon oleh Kementerian Luar Negeri
melalui Pak hartio harkomoyo selaku
direktur informasi dan media yang
mengatakan kalau sekarang ada sekitar
89.000 orang Indonesia yang memiliki
izin untuk tinggal di Kamboja besarnya
komunitas Indonesia di sana juga menjadi
salah satu faktor munculnya bisnis
restoran dengan makanan khas Indonesia
Nah hanya saja Kementerian Luar Negeri
itu tidak bisa memastikan Berapa jumlah
Unni yang bekerja di sektor judol
Kamboja karena praktik kerja seperti ini
memang dilarang sehingga data pasti
mengenai jumlah pekerja WNI yang bekerja
sebagai admin judol ini masih belum
diketahui terlebih lagi dari 89 Rib
pekerja WNI Tadi hanya sekitar 17.000
yang melaporkan diri secara aktif alias
mendaftarkan diri secara sah nah namun
menurut guru besar hukum internasional
dari Universitas Indonesia yang bernama
Pak hikmahanto Juana ada sekitar 15.000
pekerja yang terdata dan angka ini sudah
meningkat dari tahun sebelumnya yang
pada waktu itu hanya berjumlah 3.000
orang dan sekarang jadi lebih banyak
lagi dan 3.000 orang tadi itu hanya yang
berhasil terdata geng bayangkan nih
kalau yang enggak terdata itu kemungkin
jumlahnya bisa jadi lebih banyak lagi
dan Pak hikmahanto Ini juga mengatakan
upaya dari pemerintah Indonesia untuk
bisa memulangkan WNI yang bekerja
menjadi admin judol di Kamboja tetap
akan mengalami kesulitan karena dua
negara ini ya Indonesia dan Kamboja
memiliki dua pandangan Hukum yang
berbeda terkait judol di Indonesia
siapapun yang melakukan judol ini adalah
hal yang ilegal sementara di Kamboja
judol itu dalam bentuk apapun adalah
sebuah aktivitas yang legal di sana Nah
karena praktik tersebut di Kamboja legal
Ya pastinya di negara tersebut juga
banyak kasino-kasino yang dibuka di sana
dengan pajak yang diberikan kepada
negara dengan jumlah yang cukup
besar Nah jadi pemerintah sana itu ya
dapat Cuan dari para Bandar dan enggak
heran kalau perekonomian di Kamboja
meningkat dengan pesat Apalagi setelah
maraknya judol yang ada di sana Nah tapi
yang membuat gua penasaran Apakah
tingginya perekonomian di Kamboja ini
pure dari judul aja Nah sekarang kita
bakal bahas nih geng mengenai
pertumbuhan ekonomi di Kamboja yang
benar-benar gila sebelumnya Lu lihat
dulu nih video
ini
forestments this C is for to have
[Musik]
kita akan mundur sedikit ke kondisi
ketika Kamboja ini belum merdeka geng
biar kalian bisa melihat secara
keseluruhan mengenai pertumbuhan ekonomi
yang ada di negara tersebut jadi geng
kamboja atau Kambodia gitu ya karena
mereka nyebut diri mereka itu Cambodian
gitu ya sebelum merdeka dan masih
menjadi bagian dari wilayah kerajaan
perekonomian mereka hanya bergantung
dari industri pertanian aja karena
kondisi geografis Kamboja yang memang
mendukung untuk menanam padi untuk bisa
mendapatkan keuntungan dari pertanian
orang-orang di Kamboja melakukan upaya
untuk memperlancar irigasi mereka agar
sawah yang ada di sana memiliki akses
air yang mudah dan ini sangat
mempengaruhi siklus padi yang ada di
sana sampai pada akhirnya mereka bisa
surplus beras nah singkat cerita Kamboja
menjadi wilayah kekuasaan Prancis di
saat itu karena dijajah oleh Prancis dan
ketika dikuasai oleh Prancis Prancis
juga tidak banyak mengubah perekonomian
berbasis desa di Kamboja namun Prancis
berkontribusi untuk memperluas sektor
pertanian di Kamboja yang tidak cuma
bergantung pada beras aja tapi mulai
untuk membudidayakan karet terus ada
jagung pokoknya tanaman-tanaman lain
yang di saat itu warga Kamboja enggak
familiar gitu nah jadinya para petani
Kamboja jadi tahu gitu Oh ternyata Kalau
nanam tumbuhan lain tuh yang komoditinya
dibutuhkan oleh negara lain
menguntungkan ya Enggak cuma beras buat
makan ya gitu akhirnya mereka tanam tuh
jagung karet dan sayur sayuran yang lain
Nah jadi selama mereka dijajah oleh
Perancis mereka ini tetap mendapatkan
banyak ilmu dan peninggalan atau ee
warisan lah dari Prancis dan setelah
Kamboja merdeka dari Prancis tepatnya
pada tahun 1953 pemerintah Kamboja mulai
membangun basis industri Kamboja dengan
kebijakan modernisasi yang menjadi tren
di negara-negara kawasan Asia dan Afrika
yang baru merdeka pada masa itu
pemerintah membuat rencana yang diberi
nama dengan the two yeare plan atau
Rencana 2 tahun yang dimulai dari tahun
1956 sampai dengan 1957 dan five year
plan atau Rencana 5 tahun yang pertama
dimulai pada tahun 1960 sampai dengan
1964 nah perbedaan dua rencana ini kalau
yang rencana 2 tahun itu berfokus pada
pengembangan infrastruktur sementara
rencana 5 tahun itu berfokus untuk
pembangunan pabrik-pabrik yang ada di
sana Lalu singkat cerita ketika Si hanok
berkuasa dan menjadi pemimpin Kamboja
negara ini sebagian besar menerima kerja
sama dengan pihak asing dengan cara
merekrut tenaga kerja asing untuk
mengisi posisi yang sebelumnya dipegang
oleh administrasi Prancis ketika Kamboja
belum merdeka Nah kenapa Demikian Ya
karena sdm-nya atau sumber daya manusia
orang-orang di Kamboja belum bisa
menggantikan posisi-posisi strategis
yang tadinya diisi oleh orang Prancis Ya
kualitas otaknya lah ibarat iq-nya
kepintarannya itu jauh beda sama orang
Prancis nah jadinya mau enggak mau
mereka harus mencari kerja sama dengan
orang-orang luar pihak asing yang masuk
untuk menggantikan posisi-posisi orang
pintar yang tadinya di oleh orang
Prancis itu nah serta juga mereka itu
menerima investasi dari pemodal asing
untuk membangun negara mereka pemerintah
Kamboja di saat itu berusaha untuk
menghapus monopoli pedagang dari
orang-orang Tionghoa yang memang pada
saat itu menguasai pasar dagang yang ada
di Kamboja Nah kalau penguasaan
orang-orang Tionghoa atau keturunan Cina
di negara mana pun kita enggak perlu
ragu ya memang orang-orang Cina itu kan
gigih banget terutama dari sektor dagang
kita lihat aja di Indonesia
cindo-cindonya Wah pada sukses-sukses
usahanya dagangannya sukses semua
Pokoknya cindo tuh kalau udah bisnis
pasti jago nah begitu juga ternyata di
Kamboja tetapi di saat itu pemerintah
lokal Kamboja mulai melihat sisi yang
berbeda ketika mereka melihat
keturunan-keturunan Tionghoa yang ada di
Kamboja mulai menguasai perdagangan
akhirnya pemerintahnya membangun
perusahaan-perusahaan lokal milik negara
untuk menyaingi hal itu Dan selama era
perang dingin atau cold war Kamboja ini
mendapatkan investasi besar-besaran
dalam infrastruktur dan hal ini juga
dipengaruhi dari lokasi Kamboja yang
sangat strategis sebagai negara yang
damai karena berada di tengah-tengah
negara Indochina yang sedang berkonflik
nah Kamboja yang tidak mau terlibat di
dalam konflik dan pada posisi yang
netral juga menjadi kebijakan politik
dari si hanok sendiri pada tahun 1960-an
jadi mereka enggak mau ikut campur
mereka enggak mau berpihak sama siapapun
dan enggak mau ikut perang dalam konflik
itu karena Kamboja ini menjadi negara
yang netral banyak negara-negara dari
kubu yang berbeda mencoba untuk
memberikan bantuan kepada Kamboja agar
mau untuk memihak satu kubu jadi
ibaratnya tu mau di apa ya kayak mau di
kayu atau mau didoktrin gitu nih gua
bantu lu nih Lu ke kubu gua aja bantu
gua perang gitu Dan di saat itu bantuan
tersebut membuat Kamboja mendapatkan
banyak Proyek besar tapi tetap aja
mereka bersikap Netral rayuan-rayuan
tersebut tidak mempengaruhi mereka malah
mereka manfaatkan nah seperti salah
satunya nih ya pembangunan jalan raya
yang menghubungkan antara penom pen
dengan pelabuhan si hananukfiel Nah itu
mereka dapatkan dari bantuan Amerika
Serikat dan di saat itu juga mereka
membangun pelabuhan yang dibiayai oleh
Prancis nah terus Prancis serta Jerman
danai pembangunan rel kereta api antara
si hananokviel dan penompen pembangunan
PLTA atau pembangkit listrik tenaga air
di daerah kiri ROM menggunakan pinjaman
dari Yugoslavia kemudian ada lagi
pembangunan pabrik kayu dari bantuan
Cina pokoknya semua negara
berlomba-lomba membantu Kamboja di saat
itu supaya bisa mengambil hati kamboja
dan menarik Kamboja menjadi sekutu
[Musik]
mereka nah tapi Kamboja memilih untuk
tetap netral dan untuk rencana lima
tahun Kamboja itu hanya sebesar 2% aja
yang berasal dari dana negara Kamboja
sementara sisanya sekitar 57% itu dari
Amerika 23% berasal dari Cina dan
17%-nya berasal dari Prancis Jadi mereka
engkang-engkang kaki aja kipas-kipas
pakai sarung negaranya tiba-tiba bangkit
menjadi besar dan itu adalah cara pintar
yang digunakan oleh pemerintah mereka
gokil Enggak tuh terus geng walaupun
infrastruktur di Kamboja meningkat tapi
hanya sedikit perubahan struktural yang
bisa dirasakan secara keseluruhan antara
tahun 196 6 sampai dengan 1968 ekspor
dari Kamboja juga masih dikuasai oleh
beras dan juga karet sebagai ekspor
terbesar mereka dengan memberikan lebih
dari setengah total ekspornya Kamboja
Nah jadi ibaratnya nih Kamboja tuh
enggak punya penghasilan lain selain
mereka ngekspor beras sama karet tadi
dan itulah penghasilan negara mereka ya
mereka membangun negaranya dengan
investasi asing salah satunya bantuan
dari Cina Amerika dan juga Prancis tadi
serta ada Jerman gitu ada kebijakan yang
dibuat oleh pemerintah mereka juga
menjadi dampak dari perkembangan
perekonomian di sana seperti kebijakan
penghapusan tarif proteksi pada akhir
tahun 1969 yang berdampak besar bagi
usaha kecil yang ada pada saat itu nah
hal ini menyumbang sekitar 90% dari
total pendapatan perusahaan banyak
perusahaan yang tidak bisa bersaing
dengan pasar luar negeri dan hanya
sedikit dari investor besar yang bisa
mendapatkan keuntungan dari perubahan
kebijakan tersebut perusahaan ini juga
dihadapkan pada kendala lainnya seperti
inflasi meningkatnya biaya Tenaga Kerja
dan
lain-lain nah lalu singkat cerita ketika
lonol salah satu pemimpin Kamboja di
saat itu mulai memimpin Kamboja dia
membuat kebijakan untuk penghapusan
kontrol negara atas perdagangan luar
negeri dan mengurangi keterlibatan
negara dalam sektor usaha hanya ada
beberapa sektor yang masih dipertahankan
untuk menjadi monopoli negara itu yaitu
ya listrik sektor yang terkait dengan
militer kereta api pos dan
Telekomunikasi cuma itu doang yang
dimonopoli oleh negaranya sisanya mereka
lepas silakan perusahaan-perusahaan
swasta bergerak sendiri nanti
keuntungannya atau Pak pjaknya bagi
dengan negara nah lalu singkat cerita
ketika pemimpin mereka berganti yaitu
berganti ke salah satu diktator Yang
Kejam banget namanya polpot ketika
polpot menjadi pemimpin Kamboja Di saat
itulah dia ingin agar Kamboja bisa
menerapkan ideologi komunisme dengan
menghancurkan praktik kapitalisme dan
fokus untuk mengembangkan sektor
pertanian jadi ibaratnya apa yang sudah
dibuat oleh lonol terus pemimpin yang
sebelumnya itu semua dihancurkan oleh
polpot untuk mengembalikan tradisi lama
budaya lama kondisi lama dari k Kamboja
itu sendiri yang dulunya ya Fokus untuk
bertani nah jadinya orang-orang yang
tadinya bekerja di perusahaan itu
dipaksa untuk menjadi petani di
perdesaan kebayang Enggak tuh kayak lu
misalkan nih kayak gue deh gue deh
enggak usah lu deh gua nih udah jadi
konten Creator ya bercerita kayak gini
tiba-tiba pemimpin kita ganti yang
pahamnya komunisme gitu Nah gua disuruh
jadi petani nih enggak bisa lagi ngonten
kayak gini kamera jual ganti traktor
ganti cangkul gitu Nah begitulah di masa
itu dan semua aset yang dimiliki oleh
negara dan keterlibatan pihak asing itu
di hilangkan jadi benar-benar hidupnya
itu sama rata sederhana enggak ada si
kaya dan si miskin nah ini yang menjadi
titik di mana Kamboja mengalami
kemerosotan ekonomi lagi jadi mundur
lagi jadi miskin
[Musik]
lagi nah lalu singkat cerita setelah
mereka bertahun-tahun mengalami
kemiskinan lagi akibat dari polpot gitu
ya terus juga banyak kekejaman yang
terjadi di sana mulailah Ada perlawanan
terhadap polpot ini Dan di saat itu
jatuhlah polpot bersama dengan
kelompoknya yang bernama Kamer merah dan
Kamboja kembali dipimpin oleh orang yang
punya visi yang bagus seperti sebelumnya
nah di saat itulah Kamboja berusaha
untuk bangkit lagi dari perekonomian
negara mereka yang mulai memburuk selama
kepemimpinan polpot Nah apa cara yang
dilakukan oleh pemerintahan baru di
Kamboja untuk membuat negara mereka
kembali bangkit nah caranya adalah
dengan membuka investasi asing
sebesar-besarnya yang otomatis bisa
meningkatkan devisa negara kemudian juga
Mulai membuka peluang di sektor
pariwisata agar bisa menarik turis untuk
datang ke Kamboja Nah jadi memang kalau
dilihat dari sejarahnya perekonomian
Kamboja ini naik turun geng pernah naik
banget Terus anjlok parah Nah sekarang
mulai naik lagi apalagi untuk saat ini
ini sedang meningkat-meningkatnya dan
hal ini bisa kita lihat dari grafik yang
gua Tampilkan ini Nah coba lihat dari
grafik ini kita bisa melihat di tahun
2020 sampai 2023 PDB per kapita dari
Kamboja terus naik 2020 pdb-nya 1400 USD
2021 pdb-nya naik jadi 14430 USD 2022
naik lagi jadi 1490 USD dan di tahun
2023 sudah naik jauh banget mencapai
15550 USD nah meningkatnya perekonomian
di Kamboja ini pastinya berdampak baik
bagi negara tersebut karena bisa
meningkatkan lapangan pekerjaan upah
atau gaji masyarakat di sana sampai
meningkatnya fasilitas umum secara
keseluruhan sehingga membuat banyak
Warga kambojanya Sendiri terbebas dari
kemiskinan jadi banyak yang kaya-kaya di
sana gua sedikit coran nih G ya gua tuh
punya teman dari Kamboja asli orang
Kamboja karena dulu pas gua masih ngap
masih jadi rapper gua itu pernah
featuring sama rapper Filipina sama
Kamboja kalau kalian mau tahu lagunya
yang
[Musik]
iniah ituend
yang kedua itu yang mukanya kayak orang
Chinese gitu ya kayak orang cindo Nah
itu dari Kamboja geng Nah teman gue ini
juga cerita Geng kalau Kamboja itu
Makmur mereka itu sebenarnya bersaudara
dengan Thailand tapi pecah gitu bahkan
bela diri mereka ada bahasa-bahasa
mereka yang mirip dengan Thailand yang
kalau kalian lihat mua Thai nah di
Kamboja ada juga muaitai tapi Versi
mereka sendiri bahasanya beda gitu dan
kondisi ekonomi di Kamboja benar-benar
Makmur saat ini nah hal ini semua
disebabkan karena Kamboja mengalami
transformasi secara struktur dan banyak
orang-orang yang tadinya bekerja di
bidang pertanian sudah beralih kembali
ke industri dan jasa tenaga kerja
pertanian di Kamboja menurun dari 58% di
tahun 2009 menjadi 37% pada tahun 2019
dengan meningkatnya lapangan pekerjaan
di bidang industri dan juga jasa dan di
tahun ini aja perekonomian Kamboja
diproyeksikan tumbuh sebesar 6% dan
angka ini sedikit lebih rendah dari
prediksi sebelumnya yaitu 6,6%. dan
menurunnya angka ini disebabkan karena
terjadinya perlambatan pertumbuhan di
beberapa sektor terutama konstruksi dan
real estate nah kabar ini berdasarkan
laporan yang dirilis oleh Kementerian
ekonomi dan keuangan Kamboja yang di
dalamnya juga menyatakan kalau sektor
industri terutama pakaian sepatu
perlengkapan perjalanan serta konstruksi
diproyeksikan tumbuh sebesar 7,9% pada
tahun ini untuk sektor jasa terutama di
bidang pariwisata transportasi
telekomunikasi perdagangan dan real
estate diperkirakan akan naik sebanyak
5,8% sementara untuk sektor pertanian
diperkirakan akan naik seb besar 0,7%.
nah pertumbuhan ekonomi di Kamboja ini
tidak terlepas dari pajak-pajak yang
diberikan oleh Kasino yang ada di
sana Nah jadi beda Geng kalau di sana
itu bukan rakyatnya yang dipajakin tapi
justru pengusaha-pengusahanya terutama
pengusaha-pengusaha judol dan ya
pengusaha kasino-kasino tadi gitu dan
memang di sana itu ya perjudoyan itu apa
ya Ee legal dan itu dianggap lumrah di
sana dan bahkan ada sebuah undang-undang
yang mengatur tentang perjudoian ini di
Kamboja yang menyebutkan kalau Kasino
yang berlokasi di dalam Resort akan
dikenakan pajak sebesar 4% atas
pendapatan perjudoian VIP dan pajak
sebesar 7% untuk pendapatan dari
perjudoyan massal dan sementara Kasino
yang tidak berada di resort terpadu akan
membayar sebesar 7% atas pendapatan
perjudoyan mereka yang mereka dapatkan
Nah jadi geng selain karena legalnya
perjudoyan di sana dan menjadi
penyumbang untuk perekonomian negara
tapi ada satu negara yang sangat berjasa
untuk perkembangan perekonomian di
Kamboja Nah jadi mereka tuh Enggak cuma
dari judol atau kasino-kasino tadi doang
ada satu negara yang paling ngebantu
mereka kalian bisa tebak negara apa
jawabannya adalah negara Cina Cina sudah
menjadi sumber investasi asing terbesar
bagi Kamboja selama 12 tahun
berturut-turut kalau dilihat statistik
Cina kerja sama antara kedua negara ini
dari bulan Januari tahun 2024 sampai
Oktober 2024 itu mencapai 14,4 miliar
USD dan meningkat sebesar 19%. nah
negara Cina juga mengimpor banyak produk
atau banyak barang dari Kamboja yang
mana impor mereka ini tumbuh sebesar 20%
dari tahun ke tahun kalau dari
statistiknya Kamboja dari bulan Januari
sampai Oktober 2024
perusahaan-perusahaan Cina Sudah
menandatangani perjanjian investasi di
Kamboja yang nilainya hampir R3 miliar
USD dan menurut media VOA Indonesia di
kota pelabuhan si hananokville ada
sebanyak 1000 proyek pembangunan gedung
yang sebagian besar didanai oleh
investasi swasta Cina jadi benar-benar
Cina yang berinvestasi di sana dan
bangun di sana Rencananya akan digunakan
untuk membuka 100 lebih Kasino dan
menjadikan kawasan tersebut menjadi
tempat perjudoyan sehingga bisa
menyaingi maau atau Las Vegas bahkan
jadi wisata mereka wisata begituan nah
pemerintah Cina juga sudah menyediakan 4
miliar USD pinjaman bantuan pembangunan
untuk meningkatkan infrastruktur di
Kamboja dengan memperluas pelabuhan dan
membangun jalan tol baru antara
shinokfiel dan penompen dan ada sebanyak
160 lebih perusahaan manufaktur milik
Cina yang ada di Kamboja yang sudah
menciptakan sekitar 200.000 pekerjaan
baru bagi warga Kamboja dengan upah
sekitar 8 USD atau setara 112.000 per
harinya yang mana pendapatan tersebut
lebih banyak dibandingkan dengan upah
ketika mereka bekerja sebagai
petani kebayang tuh ya 200.000 lapangan
pekerjaan dibuka di sana ya karena ada
bantuan Cina ya saat ini Cina masih
menjadi sumber dari investasi asing
terbesar yang ada di Kamboja dan sebagai
Mitra dagang utama hingga Kuartal kedua
tahun ini total dari investasi Cina itu
mencapai sekitar 47% atau senilai 23
miliar USD dengan mayoritas pekerjaannya
ada di sektor manufacture nah Selain itu
Cina terus menjadi Mitra dagang utama
bagi Kamboja dengan perdagangan
bilateral yang mencapai 11 miliar USD
pada tig Kuartal pertama tahun 2024 yang
mana ini berdampak pada peningkatan
sebesar 22% dibandingkan periode yang
sama di tahun kemarin dari investasi ini
membuktikan kalau Cina memainkan peran
yang penting bagi pertumbuhan ekonomi
yang ada di Kamboja sehingga Boja
sendiri harus bisa mengkondisikan sistem
bisnis yang juga menguntungkan untuk
Cina saat ini khususnya yang bergerak di
bidang keuangan untuk memastikan
keberhasilan dan perluasan investasi
mereka di Kamboja jadi Cina benar-benar
serius ingin membantu kamboja dan
membuat investasi mereka besar-besaran
di sana karena memang Cuan banget dan
Kenapa demikian ya karena aturan di
Kamboja itu enggak seribet di negara
lain lah apalagi untuk judoi karena
seperti yang kita tahu peminat Judo ini
terutama judol gitu ya itu di seluruh
dunia ada termasuk negara kita kita
paling besar peminatnya dan rata-rata
perputaran uangnya justru jatuh di
Kamboja Nah makanya katak bijer
sembunyinya di
sana Nah itu dia geng pembahasan kita
mengenai banyaknya pecelele dan makanan
khas Indonesia di Kamboja yang
dipengaruhi karena banyaknya orang
Indonesia yang menjadi imigran di sana
serta Bagaimana kondisi perekonomian
Kamboja yang terus meningkat seiring
meningkatnya perusahaan-perusahaan judol
yang ada di sana gimana Menurut kalian
geng Tentang pembahasan kita kali ini
coba tinggalkan komentar di bawah oh
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:57 UTC
Categories
Manage