POLISI BONGKAR K4SUS M4FIA MALAH JADI TERSANGKA ! SULITNYA MENJADI ORANG BAIK DI NEGARA KITA ?
MLZXTJN48R8 • 2024-11-25
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
nah Jovi menjelaskan kalau unggahannya
di media sosial itu dimaksudkan sebagai
kritik terhadap Nela karena dianggap
sering pamer kata dia gitu Yo geng tekan
tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
jeri
[Musik]
geng geng Oke banyaknya aturan-aturan di
sebuah negara itu sengaja dibuat untuk
mengatur masyarakatnya agar tidak
berkelakuan di luar norma nah salah satu
contohnya kita bisa lihat orang-orang
tidak bisa sembarangan semena-mena
kepada orang lain misalkan kayak
melakukan pemasan atau mungkin kekerasan
dan lain-lain gitu ya Nah hal ini
semuanya diikat oleh aturan di sebuah
negara dan bagi yang melanggar pasti
bakal terkena hukuman mau Kalian pergi
ke mana pun di belahan dunia ini sudah
pasti masing-masing tempat masing-masing
negara punya aturannya sendiri tidak
terkecuali negara kita Indonesia Nah
kita sebagai warga negara Indonesia
wajib untuk mematuhi segala hukum yang
berlaku di negara ini tidak terkecuali
para bule yang datang ke sini dan warga
negara lainnya lah pokoknya yang datang
ke sini semuanya harus patuh dengan
aturan di negara
kita dikarenakan setiap orang itu harus
taat terhadap hukum di mana pun mereka
berada pada akhirnya timbul sebuah kesad
an bagi orang lain misalkan nih kalau
mereka tahu ada sesuatu yang melanggar
gitu ya atau ada orang yang berbuat
kejahatan Pasti orang tersebut akan
tergerak hatinya untuk melaporkan kepada
pihak yang berwajib dan tindakan seperti
ini masuk ke dalam tindakan yang baik
untuk membantu menegakkan hukum itu
sendiri Karena logikanya gini Geng kalau
kita enggak mau terjadi sesuatu yang
buruk terhadap diri kita yang disebabkan
karena adanya orang jahat ya kita juga
enggak boleh tinggal diam Ketika kita
melihat adanya tindakan kejahatan kita
wajib UNT untuk melaporkan hal itu
Supaya apa supaya kita juga tidak
menjadi korban tapi nih geng yang jadi
pertanyaannya Gimana kalau orang yang
melaporkan misalkan kita nih yang
melaporkan sebuah kasus kejahatan tapi
justru menjadi pihak yang disalahkan nah
ini Ironi banget ya Dan hal-hal seperti
ini ternyata juga banyak terjadi di
Indonesia gua contohin aja yang paling
kecil nih ya nah misalnya nih kalian
melihat adanya orang yang terkena
musibah di jalan tiba-tiba kalian nolong
tapi ketika kalian nolong kalian malah
diteriakin sebagai pelakunya sebagai
penyebab dari musibah itu terus kalian
mendapatkan perlakuan yang tidak
mengenakkan Nah itu kan jadinya nyebelin
banget kita sudah berniat baik tapi
malah kita yang ikut-ikutan dapat
musibahnya nah di video kali ini gua
bakal membahas nih mengenai ironinya
orang-orang yang mencoba untuk
melaporkan tindakan kejahatan Tetapi
malah mereka yang mendapatkan imbas
buruknya dan di dalam pembahasan ini
kita bakal membahas atau mengambil tiga
buah kasus yang terjadi di negara kita
Indonesia es yang pertama kita akan
membahas tentang kasus yang dialami oleh
seorang Jaksa yang bernama Jovi Andrea
baktiar yang mana dia ini memviralkan di
sosial media mengenai seorang staf
Kejari dari Tapanuli Selatan yang
menggunakan mobil dinas dari kepala
Kejari Tapanuli Selatan untuk
kepentingan pribadi e mobil dinas alias
mobil kantor tapi untuk jalan-jalan
pacaran gitu-gitulah kurang lebih Nah
inilah postingan saya dan di dalam
persidangan pun dua orang ahli yaitu
terus nanti ada juga kasus tentang
petugas Lapas yang merekam kegiatan para
narapidana yang sedang berpesta narkoboy
nah ketika dia diviralkan tapi dia malah
dimutasi para lawyer Lawyers para
aliansi bantu saya terus yang terakhir
kita bakal membahas sebuah kasus yang
dialami oleh seorang anggota kepolisian
yang bernama Ibda rudisoi ketika beliau
berhasil mengungkap tentang kasus mafia
BBM tapi malah Ibda rudioik ini
disalahkan dan dia diberhentikan secara
tidak hormat dengan alasan menyalahi
kode etik saya salah Saya pasti mohon
maaf kepada oknum-oknum termasuk bapap
Wah ini kacau banget ya Nah bakal kita
bahas nih ketiga kasus tersebut sebagai
contoh sulitnya melaporkan tindakan
kejahatan di negara kita Indonesia
Langsung aja kita bahas secara lengkap
di Permisi peristiwa misteri dari
berbagai sisi
[Musik]
Oke kita langsung masuk ke dalam
pembahasan pertama yaitu kasus dari
jaksa yang bernama
Jovi jadi geng Jovi Andrea baktiar ini
adalah seorang Jaksa dari Tapanuli
Selatan dia mengungkapkan perilaku dari
staf Kejari Tapanuli Selatan yang
bernama Nel Marcela yang mana Nella ini
dikatakan sering memamerkan harta benda
atau mobil nih ya spesifiknya padahal
mobil tersebut adalah mobil dinas milik
kajari Tapanuli Selatan yang bernama
Siti holijah harahab dan Enggak cuma itu
aja geng jofi mengatakan kalau Nela ini
tinggal serumah dengan Siti kholijah
sejak Siti kholijah ini menjabat yang
menurut jofi Nela ini beberapa kali
menggunakan mobil dinas tersebut di luar
jam kerja tanpa adanya City holijah
padahal penggunaan fasilitas milik
negara seperti ini salah satunya mobil
dinas gitu ya itu harus disertai dengan
izin tertulis dari Siti kholijah selaku
kajari Tapanuli Selatan di dalam hal ini
jofi kemudian memviralkan penjelasan
dari kasus tersebut dengan mengunggah
foto Nela di Instagram pribadinya dan
meminta LSM serta pegiat anti korupsi di
Tapanuli Selatan dan kota Padang
sirimpuan kalau melihat Nela mengendarai
mobil dinas Mitsubishi Pajero Sport dan
Toyota Innova milik Siti holijah supaya
bisa mengirimkan informasinya kepada
Jovi yang nantinya akan dia serahkan ke
Jaksa Agung muda bidang pengawasan
karena menurut dia Ini adalah sebuah
pelanggaran katanya dan diketahui juga
kalau Jovi itu sampai mengunggah tentang
kasus ini ke akun tiktok pribadinya dia
dengan menuliskan sesuatu yang
mengandung unsur asusila tanpa menulis
nama Nela di tiktok tersebut nah pada
tanggal 14 Mei tahun 2024 Nela ini
mengetahui unggahan Jovi yang sudah
viral dari seseorang kerabat yang
bernama Nova Arimbi parinduri yang
merupakan staf di bagian pidana umum
Kejari Tapanuli Selatan Nela sebagai
orang yang dibicarakan di dalam video
viral itu merasa enggak terjima geng dan
dia akhirnya mencoba untuk menyurati
Siti kholija untuk mendapatkan arahan
Apa langkah yang harus dia ambil Atas
akan yang dilakukan oleh Jovi yang
memviralkan dia nah namun di saat itu
Siti holija mengatakan kalau
permasalahan ini sepenuhnya diserahkan
kepada Nela aja karena ini merupakan
urusan pribadi antara si Nela dengan
Jovi sementara Bu Siti kholijah si
pemilik mobil dinas ini merasa itu ya Ya
udah kalian selesainin aja berdua Jangan
libatkan saya pada tanggal 25 Mei tahun
2024 Nela Ini akhirnya mengambil
tindakan dia secara resmi membuat
laporan untuk Jovi ke Polres tapanulis
atan atas dugaan pencemaran nama baik
nah di dalam hal ini dia mengambil
langkah
hukum lalu geng setelah menerima laporan
dari Nela pihak Polres Tapanuli Selatan
melakukan penyelidikan dan penyidikan
Polres Tapanuli Selatan di saat itu
mencoba untuk memanggil Jovi sebanyak
dua kali untuk memberikan keterangan
sebagai saksi tapi jofi enggak pernah
datang alias mangkir dari panggilan
kemudian singkat cerita pada tanggal 21
Agustus sekitar jam 11. siang pihak
kepolis an mendatangi rumah si jofi ini
dan langsung membawa dia ke Kantor
Polisi Setelah tiba di kantor polisi
pada jam . jofi langsung diperiksa
sebagai saksi dan berdasarkan dari hasil
pemeriksaan Jovi ini mengakui
perbuatannya nah dia bilang memang dia
yang memviralkan hal itu ya tapi tujuan
dia dia katakan dia ingin membongkar
sebuah penyelewengan gitu berlanjut pada
jam 800 malam penyidik sat Res krim
melakukan gelar perkara dengan
menyimpulkan kalau Jovi ini bisa
ditetapkan sebagai tersangka dan 1 jam
kemudian menyidik melanjutkan
pemeriksaan terhadap jofi namun kali ini
dia bukan diperiksa sebagai saksi tapi
sudah naik statusnya menjadi tersangka
Nah setelah diperiksa Polres Tapanuli
Selatan langsung membuat surat perintah
penangkapan terhadap Jovi dan singkat
cerita keesokan harinya tepat pada
tanggal 22 Agustus jam 10 malam jofi
secara resmi ditahan selama 20 hari ke
depan dan polisi juga sudah melakukan
upaya mediasi antara jofi dengan Nela
tapi ternyata tidak menemukan titik
kesepakatan yang baik tidak berdamai
karena di saat itu Nela sebagai pelapor
ngotot untuk memenjarakan Jovi atas
kelakuannya Jovi menanggapi dia yang
jadi terkena tuduhan pencemaran nama
baik mengatakan kalau dia ini merasa
dikriminalisasi dan diframing oleh
kejagung katanya nah jofi menjelaskan
kalau unggahannya di media sosial itu
dimaksudkan sebagai kritik terhadap Nela
karena dianggap sering pamer kata dia
gitu dan menanggapi pernyataan dari Jovi
kepala pusat penerangan hukum ke jagung
RI yang bernama Harley siregat
menjelaskan kalau ditetapkannya Jovi
sebagai tersangka karena ya memang dia
secara sah secara jelas melanggar
undang-undang ite dengan membuat narasi
kalau Apa yang dilakukan oleh Nela itu
mengarah ke dalam perbuatan asusila dan
wajar aja kalau Nela merasa marah atas
unggahan Jovi tersebut dan Harley
menjelaskan kalau Nela ini menggunakan
mobil tersebut dalam kapasitasnya
Sebagai penyelenggara negara karena Nela
berstatus sebagai pegawai tahanan yang
juga merangkap sebagai pejabat di
sekretaris Kejaksaan Nah jadi ketika dia
meng menggunakan mobil dinas itu
dianggap masih dalam e batas tugasnya
dan karena statusnya Jovi yang sekarang
menjadi tersangka dan ditahan Jovi
Akhirnya sudah diberhentikan sementara
dari statusnya sebagai ASN dan kejagung
sendiri mengusulkan pemecatan terhadap
Jovi karena menilai kalau Jovi ini juga
sudah melakukan tindakan indisipliner
sebagai ASN karena tidak masuk kerja
selama 29 hari Nah ketika proses hukum
terhadap jofi ini bergulir di pengadilan
jofi mengatakan kalau dia merasa
dikriminalisasi karena ada adanya
intervensi dari kejarita panuli selatan
dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di
dalam laporan yang dibuat oleh Nela
untuk mempengaruhi kesaksian di
persidangan dengan tidak memberikan
keterangan katanya terus juga Jovi
menyoroti ketidakhadiran Siti kholija di
dalam persidangan tersebut Padahal dia
hadir ketika konferensi pers digelar
oleh Polres Tapanuli Selatan saat kasus
ini masih dalam tahap penyelidikan apa
yang dialami oleh Jovi ini dianggap
sebagai upaya untuk bisa menjobloskannya
ke penjara dan mengeluarkannya dari
institusi Kejaksaan sementara menurut si
pelapor yaitu Nela laporan dia ke polisi
dibuat tanpa adanya intervensi dari
pihak manapun termasuk dengan pihak
Kejari Tapanuli Selatan dan Kejaksaan
tinggi Sumut seperti yang dituduhkan
oleh Jovi Nela beralasan dia melaporkan
jofi semata-mata karena dia merasa
dirugikan atas unggahan jofi di sosial
media kalau memang itu ditujukan sebagai
kritik ya menurut Nela harusnya dia bisa
bicara secara langsung bukannya malah
mengunggah di sosial media atau
memviralkan nah itu Menurut kalian
gimana tuh geng Apa yang dilakukan oleh
Jovi ini udah benar atau justru salah
langkah gitu Dia kan mau kritik Apa yang
dia lihat tentang Nela ini tapi malah
diviralkan bukannya ngobrol secara hati
ke hati atau empat mata gitu nah Menurut
kalian gimana coba tinggalkan komentar
di
bawah nah terus geng kemarin nih geng
pada tanggal 21 November tahun 2024 jofi
menghadiri rapat audiensi bersama
anggota Komisi 3 DPR awalnya jofi ini
menampilkan screenshot Dar dari unggahan
mengenai Nela dan Jovi mengatakan pada
saat persidangan tersebut ada dua ahli
yang dihadirkan yang satu dari jaksa dan
yang satu lagi dari pihak jofi dan ahli
yang jofi hadirkan di dalam persidangan
mengatakan kalau dua postingan ini tidak
melanggar unsur delik karena memang
memenuhi kritik untuk kepentingan umum
sehingga tidak bisa
dipidanakan menyatakan dalam persidangan
bahwa di dalam postingan kedua postingan
ini tidak ada melanggar unsur delik
karena memang memenuhi kritik untuk
kepentingan umum yang tidak dapat
dibidana sebagaimana diatur di dalam
pasal 40 5 ayat 7 huruf A undang-undang
Nomor 1 tahun
2024 Jadi ibarat ini Jovi ini mengunggah
itu memviralkan itu ya demi kepentingan
ee bernegara yang baik gitu ya menurut
dia pejabat negara enggak boleh pamer
atau enggak boleh e menggunakan
fasilitas negara bukan pada tempatnya
Nah itulah mengapa jofi Mengunggah video
tersebut Nah itu menurut jofi dan jofi
mengatakan ketika dia Mengunggah video
tersebut tidak ada kata-kata yang
menyinggung kalau Nela melakukan
hubungan ehem-ehem gitu ya tapi dia
mengaku kalau dia sempat menyinggung
soal hubungan ehem-ehem itu tapi tidak
menyebutkan nama Nela jadi ibaratnya itu
gimana ya Eh Satir gitu sarkas doang
tapi enggak nyebut nama Dela secara
gamblang nah di momen ini jofi
menyebutkan kata hubungan badan dengan
kata kasar gitu nah jofi beralasan kalau
tulisan itu enggak dia tujukan kepada
Nela tetapi untuk semua pegawai
kejaksaan dan setelah Dia memberikan
pernyataan jofi pun ditegur oleh salah
satu anggota DPR dengan meminta agar
Jovi menghormati rapat dengan
menyampaikan kata-kata yang Pan
gitu pimpinan sebelum diteruskan ya
Saudara Jopi hormati ruangan ini bicara
yang tenang saja Siapa bapak kata-katamu
siap supaya semua mendengarkan ini siapa
Pak tidak mana yang pantas diucapkan
Ucapkan yang tidak pantas Jangan
diucapkan I karena ada di postingan itu
pak kata-kata itu Bu Anda mengatakan itu
Ingatkan itu lewat pimpinan saya
ingatkan saudara Nah itu kasus yang
pertama geng ya niatnya pengin
mengkritik niatnya pengin menyampaikan
sebuah apa ya penyelewengan ini menurut
pandangan dia ya menurut dari apa yang
gua lihat gua enggak tahu sih nyatanya
tuh gimana apakah EE pegawai kejaksaan
yang bernama Nela itu benar-benar
menyelewengkan atau enggak Tapi ini kan
menurut sudut pandangnya si jofi kalau
memang Apa yang dibicarakan oleh Jovi
itu benar ya sayang banget gitu ya
ketika dia berkata benar tapi dia salah
langkah malah dia yang dipenjara malah
dia yang dipidanakan Nah kita harus
ambil pelajaran dari kasusnya dia ini
Oke sekarang selanjutnya kita akan
membahas ke kasus yang kedua kasus yang
kedua ini dialami oleh seorang petugas
Lapas yang bernama Robi Adriansyah
Oke Robi Adriansyah dia ini bertugas di
Lapas Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir
Sumatera Selatan sosok Robi ini menjadi
ramai diperbincangkan Setelah dia
memviralkan video berdurasi 18 detik
yang memperlihatkan sekelompok napi yang
sedang berpesta sambil mendengar musik
yang kencang namun mereka bukan kan
kumpul-kumpul biasa atau nongkrong biasa
di situ yang anehnya mereka melakukan
pesta sambil narkoboy dan minum-minuman
[Musik]
keras video tersebut viral di mana-mana
dan menjadi perbincangan oleh
netizen-netizen nah netizen
mempertanyakan dari mana narapidana ini
bisa mendapatkan narkoboy dan miras
karena kan seharusnya barang-barang
seperti itu tidak mungkin ada dan
beredar di dalam lapak tapi kok para
napi ini bisa menggunakannya bahkan
sampai berpesta beramai-ramai Apakah hal
seperti ini memang sudah menjadi sebuah
hal yang wajar di Lapas gitu atau gimana
dan enggak berselang lama setelah video
ini jadi viral tiba-tiba saja Robi yang
memviralkan video tersebut malah
dimutasi geng Nah dia ini dimutasi
pekerjaannya alias dipindahkan ke rumah
penyimpanan benda sitaan negara atau rup
basan yang berlokasi di Ogan Komering
Ulu Sumatera Selatan pada tanggal 9
November tahun 2024 Kenapa bisa hal ini
terjadi bukannya yang dilakukan oleh
Robi ini adalah sesuatu yang benar dia
itu memviralkan alias memberitahu
masyarakat bahwa terjadi kecurangan di
dalam Lapas nah tapi malah dia yang
ditumbalkan dan hal ini disampaikan oleh
Kepala Lapas Tanjung Raja yang bernama
Badarudin Badarudin ini mengatakan
alasan dari dimutasinya Robi ini
disebabkan karena Robi yang merupakan
seorang pengguna narkoboy juga dan hasil
pemeriksaannya yang menunjukkan kalau
dia itu positif menggunakan nafza
katanya jadi bukan perkara dia
memviralkan itu jadi ada kasus lain yang
dicari yang dianggap Robi ini bersalah
lalu baru akhirnya dia dimutasi Selain
itu hal yang sama juga disampaikan oleh
Kepala pengamanan Lapas Tanjung Raja
yang bernama Ade iryanto dia ini
mengatakan kalau Robi ini memang adalah
seorang pecandu narkoboy dan menurut Ade
Robi pernah menjalani rehabilitasi di
Kalianda Lampung Selatan mulai dari 9
April sampai dengan 9 Juli tahun 2001
katanya dan setelah masa rehabilitasi
yang dia jalani selesai Robi kembali
menjalankan tugasnya di Lapas Tanjung
Raja Namun kata ade selama Robi bekerja
sebagai anggota jaga Robi ini enggak
pernah masuk kerja Dan setelah pihak
Lapas mencoba untuk mengkonfirmasi
kepada pihak keluarganya Robi ternyata
Roby ini kembali menggunakan narkoboy
Nah akhirnya pihak keluarga Robi
mengajukan permohonan langsung kepada
kepala Kalapas Tanjung Raja yaitu
Badarudin tadi untuk bisa merehabilitasi
Robi kembali namun bukan di Kalianda
melainkan di Jawa Barat dan rehabilitasi
kedua ini berjalan selama 3 bulan
terhitung dari tanggal 15 Maret tahun
2023 sampai 15 Juni tahun
2023 Nah rada enggak nyambung ya geng
dengan apa yang dilakukan oleh Roby
bukannya justru Robi ini membongkar
tindakan kejahatan tapi kenapa malah
hal-hal buruk tentang dia yang justru
dibongkar ke publik gitu Nah bukannya
diapresiasi tapi malah dia yang terkena
imbas dari tindakannya sendiri nah lalu
geng kita lanjutkan lagi nih setelah si
Robi ini menjalankan rehabilitasi yang
kedua Robi kembali melaksanakan tugas
dan ditempatkan menjadi staf umum hanya
saja Menurut keterangan dari Ade Robi
ini ternyata kembali berulah karena dia
enggak pernah masuk kerja tanpa
keterangan selama 67 hari berturut-turut
mulai dari tanggal 3 Januari sampai 23
Maret tahun 2024 nah oleh karena
perilaku Robi itu Robi akhirnya dianggap
tidak profesional dan dia diperiksa oleh
tim dari inspektorat jenderal
Kemenkumham atas dugaan pelanggaran
kedisiplinan pegawai dan Robi pun
dijatuhi hukuman disiplin berat berupa
penurunan kelas jabatan setingkat lebih
rendah selama 12 Bu bulan dan kemudian
karena memiliki riwayat sebagai seorang
pengguna diputuskanlah agar Robi ini
dirawat di rumah sakit ernal di bahar
Palembang untuk pemulihan dari gangguan
kejiwaan yang dijalaninya selama 3 hari
yaitu pada tanggal 23 sampai 25 Maret
tahun
2024 nah kemudian geng berdasarkan
keterangan dari Kemen kumham Sumatera
Selatan yang bernama Mulyadi mengatakan
kalau tidak ada pesta narkoboy seperti
apa yang dituliskan oleh Robi di dalam
videonya tapi Mulyadi itu enggak
menyangkal kalau memang ada handphone
yang bisa masuk ke dalam lapaz tersebut
Tapi Mulyadi tidak tahu bagaimana
handphone itu bisa masuk ke sana Nah
jadi ceritanya dari video itu dibilang
itu enggak ada narkoboy orang videonya
enggak jelas gitu kan Nah itu cuman ya
nongkrong-nongkrong pesta-pesta gitu
tapi ya tidak bisa dipungkiri di sana
kita bisa lihat sendiri ya Geng kalau
pesta itu tuh ada sesuatu yang beda gitu
nah pelanggaran yang dia framing adalah
soal handphone nah dia bilang dia enggak
tahu gimana ceritanya bisa ada handphone
yang masuk ke dalam Lapas Wah Menurut
kalian kalian percaya enggak geng ee
kalau dia Ini enggak tahu atau justru
dia tahu Menurut kalian gimana coba
tinggalkan komentar di bawah dan setelah
dilakukan pemeriksaan ternyata tidak
ditemukan barang bukti berupa narkoboy
di lokasi sel tempat video tersebut
direkam atau di sel-sel lainnya dan
permasalahan handphone itu si pemilik
handphone-nya sudah diberikan penanganan
hukum katanya dan hak remisinya dicabut
handphone-nya dimusnahkan nah lalu
mereka melakukan tes urin kepada semua
narapidana yang ada di sana dan
dikatakan hasilnya negatif lalu geng
menurut asumsi dari Mulyadi video itu
sengaja disebarkan oleh Robi padahal
video tersebut sudah direkam Beberapa
bulan yang lalu dan motifnya Roby ini
dia ketergantungan terhadap narkoboy dan
membutuhkan uang karena Roby dituding
suka minta uang dan memeras para napi
yang ada di sana sehingga dia membuat
video tersebut Nah akhirnya dari
Kejadian ini Robi pun dimutasi namun
geng ketika Robi ini dimutasi ke rubasan
pada tanggal 9 November di saat itu Robi
ini beserta empat petugas di rubasan itu
melakukan tes urin tepatnya di tanggal
14 novembernya dan hasil menunjukkan
kalau Robi ini positif benzo dia zepine
atau bzd nah ketika Robi mengetahui
kalau hasil tes urinnya dia dikatakan
positif dia pun meluapkan kekecewaannya
melalui sebuah video yang kemudian dia
sebarkan di sosial media Bapak
presidenanto bantu saya pak ini emosi
saya sudah engak tahan ini Pak saya
sampai kan air demi negara Indonesia
maju Bapak nah di dalam video tersebut
Roby sampai nangis geng dan dia
menjelaskan kalau tujuan dia memviralkan
video para napi yang pakai narkoboy di
Lapas itu ya untuk menegakkan kebenaran
dan dia merasa enggak terima niat dia
yang baik justru jadi mengancam dirinya
sendiri dan dia diframing sebagai orang
yang salah dan harusnya pernyataan dari
pihak Lapas Itu menjelaskan Kenapa
peristiwa yang ada di video tersebut
bisa terjadi Dan kenapa bisa Ada
handphone di dalam Lapas Kenapa bisa ada
narkoboy di dalam lapas dan pemilik dari
narkoboy itu siapa Nah semua dia lakukan
hanya untuk menegakkan kebenaran bukan
untuk kepentingan pribadi dan Robi juga
meminta tolong kepada Pak Presiden
Prabowo untuk bisa membantu dia
menegakkan keadilan dan di dalam video
tersebut Robi membantah pernyataan yang
mengatakan kalau dia masih positif
narkoboy ketika dia dimutasi ke rupbasan
dia bilang Mana buktinya positif apa
Kenapa enggak langsung Tunjukkan ke
media kalau memang positif Kenapa e
harus pakai omongan doang gitu saya
secara pribadi secara hati sebenarnya
tidak memaafkan namun Bapak bicara
seperti itu bapak berurusan sama Allah
Bapak Saya mengadu sama Allah Bapak biar
ini terbungkam semua biar ini melempar
luas seluruh masyarakat nah Robi
membenarkan kalau dia memang positif
tapi positifnya itu adalah positif benzo
dia zepine atau yang lebih dikenal
dengan benzo benzo ini sendiri adalah
obat Penang yang biasanya digunakan
sebagai obat untuk gangguan kecemasan
atau penic Attack dan Robi menjelaskan
kalau dia memang ada riwayat penyakit
dan diberikan obat oleh seorang dokter
yang bernama Abdullah Syahab dari rumah
sakit ernaldi Bahar katanya Nah jadi
obat itu bukan sebagai pengganti
narkoboy seperti yang dituduhkan nah
Robi juga mengakui dan tidak mengelak
kalau dia memang pernah direhabilitasi
sebanyak dua kali tapi dia mengaku kalau
itu udah menjadi bagian dari masa
lalunya dia sehingga pernyataan yang
mengatakan kalau dia adalah pengguna
narkoboy atau seorang pecandu itu
benar-benar seperti mencari-cari
kesalahan dia atas kebenaran yang dia
lakukan
[Musik]
lalu di kesempatan lain Robi ini bilang
juga Geng kalau video yang dia sebarkan
itu bukanlah video yang dia rekam
sendiri melainkan direkam oleh sesama
napi yang juga ikut di dalam pesta
tersebut sementara dia hanya menyebarkan
videonya menurut Robin ya pesta seperti
itu sudah sering terjadi di Lapas
Tanjung Raja yang membuat dia sendiri
merasa risih dan Enggak cuma itu geng
Robi juga tahu mengenai adanya pungli
besar-besaran di Lapas tersebut karena
ada seorang napi yang bercerita kepada
dia dengan mengatakan kalau si napi itu
bisa menghabiskan uang sampai Rp30 juta
dalam sebulan karena adanya pungli nah
Robi juga enggak tahu nih dari uang
pungli tersebut diserahkan ke siapa
namun dia menduga ada pejabat Lapas yang
terlibat di dalam kasus ini untuk
narkoboy sendiri geng memang
peredarannya ada di dalam lapas dan Roby
juga mengakui sendiri kalau dia pernah
memakai barang dari Lapas dari napi yang
ada di sana bersama dengan temannya
menggunakan uang pribadi alasan Robi
mencoba narkoboy karena karena gangguan
kecemasan yang dia alami yang enggak
kunjung sembuh nah namun dia sendiri
mengaku kalau belum pernah melaporkan
kejadian tersebut ke atasannya dan
tujuan dia memposting video viral
tentang napi yang pakai narkoboy di
Lapas ini ya supaya viral dan bisa
ditanggapi oleh pihak Kementerian nah
Robi juga mengatakan kalau dia sudah
mempertimbangkan Resiko yang akan dia
hadapi ketika dia Mengunggah video
tersebut termasuk kalau dia akan
dimutasi dari Lapas Tanjung Raja Roby
juga mengatakan kalau dia siap diminta
untuk menjadi Justice kolaborator demi
menegakkan kebenaran dan dia berjanji
untuk mengungkap semuanya nah namun
sampai saat ini Roby masih belum
mendapatkan bantuan hukum yang bisa
membantu dia kalau dia harus berhadapan
dengan hukum Nah jadi benar-benar
disudutkan si Robi ini
geng lalu sementara itu geng Direktorat
Jenderal permasyarakatan dari
Kementerian imigrasi dan permasyarakatan
atau imipas sudah menonaktifkan
Badarudin selaku kepala Lapas Tanjung
Raja agar dia diperiksa mengenai video
yang diviralkan oleh Roby nah di dalam
kasus ini berbeda dengan kasus kasus
yang sebelumnya ya kalau kasus
sebelumnya itu kan langsung si penyebar
videonya yang disudutkan langsung
dihukum gitu Ya nah tapi kalau di
kasusnya Robi ini dia memang dimutasi
oleh kalapasnya atau kepala lapasnya
tapi si kepala lapasnya harus berurusan
dengan hukum nah lalu Selain itu Dirjen
permasyarakatan juga sudah menonaktifkan
yang namanya
Ade iryanto selaku kesatuan pengamanan
lembaga permasyarakatan untuk posisi
kepala Lapas saat ini sudah ditunjuk
seorang pelaksana harian atau PLH yang
bernama Wahyu Hidayat nah selain bad
darudin dan Ade imipas juga akan
memeriksa Robi kalau memang terbukti
Yang dilaporkan oleh Robi ini terjadi
gitu ya maka Dirjen permasyarakatan akan
memberikan tindakan
tegas Nah dari kasus ini kita bisa lihat
geng Robi yang berniat untuk
mengungkapkan kejahatan ya pelanggaran
yang terjadi diilapas malah justru dia
disalahkan dan dikatakan kalau dia
adalah pengguna narkoboy padahal yang
dia konsumsi adalah obat untuk mengobati
kecemasan yang sudah dia derita sejak
lama gokil ya geng Nah itu udah dua
kasus sekarang kita masuk ke dalam kasus
selanjutnya yang dialami oleh seorang
anggota kepolisian yang bernama Ibda
rudisoik yang diberhentikan secara tidak
hormat karena berhasil mengungkap mafia
BBM di kasus yang terakhir ini gua bakal
menceritakan mengenai eh Seorang anggota
kepolisian namanya itu adalah Ibda
rudisoik namanya dia mencuat pertama
kali bukan ketika dia berhasil
membongkar mafia BBM tapi sebelumnya
tepatnya pada tahun 2014 Ibda rudisoik
ini pernah menghadiri sebuah acara TV
yaitu Manan Najua sebagai pembicara
terkait perdagangan eh manusia yang ada
di NTT nah di dalam acara TV tersebut
Ibda Rudi ini sebagai bagian dari
penyidik Satgas human trafficking pada
Polda NTT itu menceritakan mengenai
sindikat mafia perdagangan orang yang
ada di wilayahnya Nah setelah mengetahui
adanya aksi tersebut IB darudisoik
melaporkan atasannya yang saat itu
menjadi jabat sebagai Direktur kriminal
khusus atau Dir krimsus Polda NTT ke
Komnas HAM dan Ombudsman nah alasan Ibda
Rudi melaporkan atasannya sendiri karena
Atasannya itu yang menghentikan
penyidikan dia terhadap kasus puluhan
pekerja imigran ilegal sehingga Ada
dugaan kalau si atasannya ini terlibat
di dalam jaringan kejahatan tersebut Nah
Tapi anehnya nih geng Setelah dia
menjadi pembicara di Manan Najua Ibda
Rudi ini malah ditangkap dengan tuduhan
sudah melakukan penganiayaan terhadap
Seorang warga Kupang yang diduga menjadi
perekrut pekerja migran di saat itu nah
jadi dia mencoba untuk melakukan sebuah
tindakan ee yang benar tapi tiba-tiba e
faktanya malah dibalikkan nah ini
menurut Ibda Rudi Dan di saat itu ibd
Rudi jelas membantah tuduhan tersebut
geng dan mengatakan kalau dia sudah
dikriminalisasi Nah tapi sayangnya dia
tidak bisa membela diri kasusnya itu
tetap berjalan dan di tahun 2015 Ibda
Rudi divonis bersalah atas kasus
penganiayaan tersebut dengan menerima
hukuman penjara selama 4 bulan dan
singkat cerita di tahun 2016 sampai 2019
dia sudah bebas dan akhirnya diberi
tugas sebagai penyidik di satres krim
Polres Timur Tengah Selatan atau TTS dan
di tahun 2020 dia kembali menjadi
penyidik di Dit krimsus Polda NTT sampai
Tahun 2022 nah sebelum Akhirnya dia pun
diangkat menjadi Kapolsek biboki Utara
Timor Tengah Utara atau ttu di tahun
yang sama dan masih di tahun yang sama
Ibda Rudi ini menjabat sebagai Kanit
tindak pidana korupsi Polresta Kupang
kota dan pada tahun 2023 dia menjadi
Kanit R krim Polsek Kota Raja kota
Kupang nah lalu baru setelah itu dia
menjabat sebagai kepala urusan pembinaan
operasi atau kbo di saat Res krim
Polresta Kupang kota sampai bulan Juli
tahun 2024 dan Lalu setelah itu baru
dimutasi ke pelayanan masyarakat atau
yanma yang ada di Polda NTT Nah setelah
dia mendapatkan kasus di tahun 2014 apa
yang selanjutnya dilakukan oleh Ibda
Rudi ini nah jadi geng ketika dia
menjabat sebagai kbo Ibda Rudi bersama
dengan timnya itu melakukan sebuah
operasi penertiban terkait pen
penyalahgunaan BBM bersubsidi Setelah
dia mendapatkan laporan dari anggotanya
sudah terjadi kelangkaan BBM yang
dialami oleh para nelayan Setelah dia
mendapatkan informasi tersebut ibdarudi
ini melaporkannya kepada Kapolresta dan
berharap agar direspon dan bisa
diselidiki jadi semuanya sudah sesuai
prosedur dan izin geng dan karena sudah
mendapatkan izin akhirnya ibd Rudi pun
beserta dengan timnya melakukan operasi
penangkapan terhadap seseorang yang
bernama Ahmad nah dia ini adalah pembeli
minyak solar subsidi yang menggunakan
barcode nelayan palsu atas nama Lau
Aguan Dan di saat itu Ahmad ini berusaha
untuk menyuap petugas dengan uang
sebesar Rp4 juta tapi usahanya tersebut
ternyata gagal Ibda Rudi beserta dengan
timnya kemudian menemukan BBM jenis
solar yang ditampung atau ditimbun di
rumahnya si Ahmad ini dan Ahmad sendiri
adalah seorang residivis dengan modus
menjual minyak ke perbatasan Timor Leste
menggunakan mobil tangki
industri nah namun geng ketika diperiksa
lagi polisi tidak berhasil mendapatkan
solar yang sebelumnya ditimbun oleh
Ahmad karena sudah tidak ada lagi di
lokasi alias sudah disebarkan lah udah
dihilangkan dan Ahmad ini mengaku kalau
dia mengirim minyak tersebut kepada
seseorang yang bernama alghajali nah
kemudian polisi yang mendapatkan laporan
itu melanjutkan penyelidikan ke tempat
penimbunannya alghazali ini Dan
alghazali di saat itu ditemukan dan dia
mengaku kalau dia menyetorkan uang
sebesar Rp15 juta Kepada khit tipiter
dan bekerja sama dengan krimsus Polda
NTT Nah terbongkarlah di sini kalau ada
ee apa ya sindikat lah yang melibatkan
ee beberapa oknum kepolisian juga dan
dari operasi ini ibd Rudi akhirnya
mengetahui kalau ada permainan juga yang
dilakukan oleh Polda NTT terkait mafia
BBM dan dari kasus ini geng bukannya
justru ini menjadi awal mula untuk bisa
mengungkap kasus yang lebih besar tapi
malah Ibda Rudi itu dipecat secara
enggak hormat karena sudah membongkar
jaringan ini dia dipecat melalui sebuah
sidang komisi Eti Polri yang
dilaksanakan di Polda NTT Setelah dia
mengungkap kasus mafia BBM tersebut ada
dua versi yang berbeda terkait
dipecatnya Ibda Rudi ini geng yaitu
versi dari Polda NTT dan versi dari
rudynya sendiri nah ini dari sudut
pandang yang berbeda kalau menurut versi
dari Polda NTT Rudi ini dipecat karena
pelanggaran yang dia lakukan selama
bertugas dan melakukan lima kasus
pelanggaran kode etik pertama Karena
Rudi ini disebutkan masuk ke dalam
tempat hiburan saat jam dinas pada
tanggal 25 Juni tahun 2024 bersama
dengan dua polw dan atasannya dari
pelanggaran ini dia dijatuhi hukuman
berupa permintaan maaf pada institusi
dan penempatan khusus selama 7 hari Nah
hanya saja Ibda Rudi ini enggak terima
geng dan mengajukan banding yang mana
menurut Polda NTT Rudi ini berusaha
untuk menutupi kasus tersebut dengan
memunculkan penyelidikan terkait BBM
serta membantah kalau dia mengunjungi
tempat hiburan yang sudah berbukti ini
nah lalu untuk empat pelanggaran kode
etik lainnya adalah Dengan menyebarkan
fitnah kalau ada anggota Propam yang
terlibat dalam kasus mafia BBM
meninggalkan wilayah tugas tanpa izin
tidak melaksanakan apel dan tidak
profesional dalam penanganan penyedikan
dengan memasang garis polisi barang
bukti kasus dugaan mafia BBM yang
dituduhkan tidak sesuai prosedur Nah
jadi ibaratnya nih ya Ibda rudioik ini
membongkar satu kasus Nah tiba-tiba ada
lima kasus yang dituduhkan kepada dia
jadi benar-benar gila banget nah lalu
sementara menurut ibd rudioik hal ini
enggak berkaitan dengan pelanggaran kode
etik nah ini menurut versinya dia kalau
yang tadi menurut versi Polda TT
ibdarudisoikq mengatakan semua ini
terjadi karena dia yang berusaha untuk
memecahkan kasus mafia BBM hal ini
dimulai pada tanggal 22 Juni tahun 2024
ketika Ibda Rudi soik mendapatkan
peringatan dari seorang anggota Polda
NTT yang mengatakan kalau Rudi sampai
mengungkap kasus kelangkaan BBM di kota
Kupang maka akan berdampak pada krimsus
Polda NTT katanya gitu nah tapi
peringatan tersebut direspon oleh
pemerintah kepada jajaran Jatanras poles
Kupang kota untuk menyelidiki BBM ilegal
yang ada di kota tersebut dan mendapat
mapatkan izin dari Kapolresta lalu
berlanjut pada tanggal 25 Juni tahun
2024 Rudi ini mendapatkan laporan kalau
si orang yang bernama Ahmad yang
menimbun solar tadi itu sudah mulai
bermain-main dengan BBM dan ketika mau
menuju ke tempat penampungan BBM milik
SY Ahmad Rudi bersama dengan timnya yang
lain menepi di sebuah restoran yang
bernama Masterpiece kemudian Rudy
mengkonfirmasi kalau Ada dugaan suap
kepada rekannya dan dia diminta untuk
menunggu di restoran tersebut namun
ketika dia menunggu negosiasi dari si
mafia BB BM 11 anggota tim dari ibdudi
ini terlebih dahulu menuju ke lokasinya
si Ahmad dan di antara waktu tersebut
ibdudi mengundang dua juniornya yaitu
polwan untuk ikut makan di restoran
sembari menunggu temannya bernegosiasi
dan enggak lama kemudian rekannya yang
juga merupakan anggota polisi yang
ditunggu Datang Dan di saat itu mereka
ikut datang bersama dengan Rudi nah pada
saat 11 anggota timnya kembali dari
tempat Ahmad mereka sempat ditahan di
parkiran restoran oleh seorang anggota
Propam NTT dan tidak boleh masuk untuk
menemui Ibda Rudi bahwa kedudukan saya
kalau saya salah dalam melanggar hukum
saya diproses tapi mereka salah mereka
juga harus diproses nah terus
selanjutnya pada tanggal 26 juni tahun
2024 ibdudi akhirnya mengetahui modus
yang dilakukan oleh Ahmad ini dengan
menggunakan barcode BBM sekaligus
mengetahui nama-nama anggota polisi yang
terlibat di dalam aksi mafia BBM ini
lalu sehari kemudian ibd Rudi mencoba
untuk menemui Ahmad untuk mengkonfirmasi
hal tersebut dan setelah itu ibdudi
memasang garis polisi pada drom yang
diduga digunakan untuk menampung BB BM
ilegal milik si
Ahmad nah barulah dari situ narasi yang
dibuat seolah-olah IB Rudi ini datang
bersama dengan polwan tapi sebenarnya
ada 15 anggota di sana tiga polwan dan
12 polisi laki-laki dan itu bisa
terlihat dari CCTV yang ada di restoran
Tapi anehnya CCTV yang ditampilkan di
media terlihat gelap padahal aslinya di
restoran tersebut terang karena ibdarudi
di sana e pada siang hari dan sedang
makan siang nah berita yang beredar
justru ibdarudi dikatakan melakukan
perselingkuhan dan bersenang-senang di
sana Padahal dia itu bersama dengan
anggota polisi lain dan tidak cuma
berdua dengan si polwan Jadi ceritanya
langsung berbalik Nah terus juga perihal
yang dikatakan kalau Ibda Rudi melakukan
fitnah Ibda Rudi sendiri juga bingung
geng karena dia hanya memberikan
informasi saja yang dia dapat dari
keterangan si penimbun BBM yaitu Ahmad
yang mengatakan kalau Ahmad ini punya
kedekatan dengan anggota polisi dari
Propam Nah justru yang menjadi aneh
Propam yang seharusnya menyelidiki
kebenaran dari pernyataan Ahmad bukan
malah memproses ibd Rudi padahal ibd
Rudi juga menyampaikan informasi
tersebut secara tertutup dan tidak
pernah menyatakan itu di media
sebelumnya tapi Ibda Rudi secara
tiba-tiba malah mendapatkan masalah dan
dia dimutasi bersama dengan beberapa
anggota lainnya nah ketika dia masih
bertugas di Polres Kupang kota
pemberitahuan mengenai dimutasinya
ibdarudi ini tidak langsung diserahkan
ke si ibdarudinya jadi tanpa dia tahu
dia ini langsung aja secara mendadak
dimutasi ke Polda Padahal dia masih
bertugas di Polres dan dia berpikir
kalau dia dia masih menjadi anggota dari
Polresta yang menjabat sebagai kbo
jangan lari-lari lagi Jadi kamu yang
harus menentukan terhadap karir sendiri
Saya hanya men tangan nah ketika dia ini
masih bekerja di pooresta pada tanggal 5
atau 6 Juli ibdarudi ini berangkat ke
Jakarta karena ada urusan keluarga dan
dia berangkatnya itu di hari Sabtu dan
Minggu bukan di hari kerja bukan di hari
dinasnya dia dan Ibda Rudi berpikir
kalau itu adalah hari libur ketika di
hari seninnya Ibda Rudi dibuatkan
laporan polisi dengan alas meninggalkan
daerah tugas tanpa seizin pimpinan Jadi
udah tuh semua kesalahan dilimpahkan ke
dia Dan kasus yang menyeret nama
ibdarudi ini sudah disampaikan di rapat
dengar pendapat yang dilakukan oleh
Komisi 3 DPR yang juga menghadirkan
Kapolda dari NTT yaitu Irjen Pal Daniel
tahim Monang Silitonga dan menurut
keterangan dari Pak Daniel ini Rudi
belum menjalankan hukuman atas kasus ini
dan masih ada waktu 30 hari untuk proses
sidang
banding nah gimana tuh geng menurut kali
dengan kasus ibd rudioik ini mirip-mirip
Ya dengan dua kasus yang lain Dan inilah
yang terjadi banyak sekali ee hal-hal
yang justru e membuat si pelapor membuat
orang yang ingin membongkar sebuah
tindakan kejahatan ya menjadi bumerang
untuk mereka sendiri yang niatnya baik
pengin ngeembongkar tindakan kejahatan
tapi malah berbalik mereka yang dianggap
sebagai kriminalnya nah gimana tuh geng
Menurut kalian tentang pembahasan kita
hari ini apa solusi untuk bisa mengatasi
hal tersebut Menurut kalian apakah hukum
di Indonesia bisa ditegakkan dan
diterapkan secara transparan kalau
kondisinya kayak gini coba tinggalkan
komentar di bawah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:16:15 UTC
Categories
Manage