IS THE EARTH GETTING OLDER & THE APOCALYPSE GETTING MORE REAL? SCIENTISTS WORRY THAT PLANTS WILL ...
YrdqTYRyIs0 • 2024-11-03
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id di tahun kemarin yaitu tahun 2023 itu menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat oleh para ilmuwan tim peneliti yang terdiri dari banyak ilmuwan ini mengatakan kalau mereka menemukan jumlah karbon yang diserap oleh daratan Mengalami penurunan yang sangat drastis yo geng tekan tombol subscribe geng Halo geng Welcome back to kamar Jerry [Musik] genggeng sejumlah wilayah Indonesia mengalami cuaca terik dengan su panas maksimum hari mencapai 37 hingga 38,4 cuaca panas yang menyengat kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia Oke pembahasan kita kali ini mungkin akan menimbulkan pro dan kontra kalian bisa baca sendiri dari thumbnail dan judulnya yang mana Di sini kita bakal membahas tentang bagaimana kondisi dunia atau bumi yang kita tinggali saat ini geng yang semakin hari semakin menua seperti yang kita tahu ya bumi kita sudah banyak sekali mengalami perubahan beberapa dekade terakhir dan Hal ini disebabkan karena kemajuan teknologi yang semakin berkembang nah tapi memang sayangnya nya di sisi lainnya gitu ya kemajuan teknologi ini justru membuat kondisi bumi atau planet yang menjadi tempat kita tinggal ini ya semakin lama semakin rusak dan ini sudah menjadi rahasia umum atau sudah bisa kita sadari bersama-sama Kita bisa menyaksikan sendiri kerusakan yang terjadi di muka bumi Nah kita Contohkan aja ya Sedari Dulu sebenarnya kerusakan di muka bumi yang disebabkan oleh kemajuan teknologi itu sudah terjadi seperti salah satu contohnya ketika di negara Eropa yang mengalami masa Revol i industri perekonomiannya meningkat lapangan kerja melimpah karena banyak pabrik yang membutuhkan pekerja namun di sisi lain proses produksi tersebut sangat berdampak pada lingkungan karena uap yang dihasilkan itu mencemari lingkungan bayangin aja geng pas itu ketika pabrik-pabrik bekerja setiap hari tanpa henti untuk memproduksi barang seberapa berpolusinya negara mereka atau ya bumi mereka pada saat itu dan berlanjut ketika sudah banyak mobil-mobil yang diproduksi di muka bumi ini yang mana hasil pembakaran dari mesin mobil tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya polusi udara Jadi intinya sekarang dunia sedang tidak baik-baik aja dan sudah mulai semakin rusak beberapa hari yang lalu nih geng ini menjadi e daya tarik tersendiri untuk kita bahas ya jadi di akun X itu lagi heboh dan ramai banget dibicarakan mengenai salah satu berita yang dirilis oleh media The Guardian yang membuat banyak orang jadi gempar yaitu dikatakan kalau di tahun 2023 kemarin keberadaan pohon dan tumbuhan-tumbuhan hijau lainnya hampir tidak berfungsi untuk menyerap CO2 atau karbon dioksida nah ini kita jadi kembali ke pelajaran SD nih geng pelajaran biologi di masa SD Kalian pasti tahu kan kenapa bumi ini bersih Kenapa kita bisa bernafas dengan segar itu semua dikarenakan adanya pohon-pohon yang mana pohon-pohon ini selalu menyerap karbonioksida dan fungsi pohon memang sangat penting untuk bisa memfilter kandungan berbahaya di udara agar kita tetap bisa bernafas dan tidak keracunan tentunya fenomena ini sangat memprihatinkan geng ketika dikatakan ternyata tumbuh-tumbuhan di tahun 2023 itu hampir tidak menyerap CO2 atau karbon dioksida Kenapa hal ini bisa terjadi Kok bisa geng Bukankah tuhan memang sudah menciptakan pohon untuk bisa memfilter hal tersebut untuk bisa menyerap karbonioksida nah kok bisa nih fungsinya jadi berubah nah tentunya fenomena ini bisa terjadi akibat dari pemanasan global atau perubahan iklim yang terus-menerus terjadi di muka bumi dan dari sini banyak hal yang berubah dan menandakan kalau bumi sudah semakin tua nah banyak orang yang mulai mengaitkan kalau ini adalah sebuah tanda-tanda dari Akhir zaman yang mungkin selama ini banyak orang yang membantah soal kiamat Akhir zaman yang terus-menerus dikaitkan dengan agama nah tapi sekarang kita bisa lihat dengan mata kepala kita sendiri bahwa bumi benar-benar sudah berubah satu hal yang tidak mungkin terjadi di sebuah tempat sekarang sudah mungkin salah satu contohnya nih ya Ee gunung Gunung Fuji sekarang sudah mengering terus ada beberapa gurun yang tandus kering yang tidak pernah hujan sekarang sudah hujan dan banjir dan bahkan ada yang sudah menghijau gila enggak tuh di video kali ini kita bakal membahas nih mengenai kondisi bumi kita ini geng dan seberapa parah sebenarnya kondisi bumi kita dan apa yang harus kita lakukan untuk bisa mencegah itu semua nah termasuk kita akan membahas soal klaim mengenai tumbuhan hijau yang kabarnya Sudah tidak menyerap karbon dioksida lagi Mari sama-sama kita bahas satu persatu tentang fenomena ini di sisi [Musik] lain oke untuk pembahasan yang pertama kita langsung ke dalam pembahasan utama ama nih yaitu kabar mengenai menurunnya kemampuan pohon atau tumbuhan hijau dalam menyerap karbon dioksida dan menjaga udara di muka bumi ini tetap bersih jadi seperti yang kita tahu ya geng fenomena pemanasan global itu bukan sebuah pembicaraan yang baru lagi karena memang sudah terjadi selama beberapa dekade dan seperti yang sudah gua Sebutkan sebelumnya Kalau topik ini menjadi ramai diperbincangkan setelah The Guardian membuat sebuah artikel yang membahas kalau di tahun 2023 pohon-pohon itu hampir tidak menyerap karbon dioksida hampir tidak menyerap ya bukan berarti semuanya tidak menyerap kalau semuanya udah enggak nyerap karbonioksida ya kita manusia Kayaknya udah koid duluan jadi geng bagi yang belum tahu atau lupa tentang pelajaran ketika kita di sekolah dulu manusia itu kan kalau menghirup udara yang berupa oksigen dan ketika kita menghembuskannya ya kita bakal mengeluarkan karbonioksida Nah di sinilah F dari pohon geng pohon akan menyerap karbonioksida itu yang nantinya akan diproses lagi oleh si pohon tersebut dan nantinya akan dikeluarkan menjadi oksigen Nah itulah yang akan kita hirup kembali Kejadian ini terus berulang begitu terus dan itulah fungsi dari pohon yang sangat penting untuk kehidupan umat manusia terus di artikel berita The Guardian dikatakan kalau bukan cuma pohon saja yang menyerap karbon tapi juga air laut Tanah Plankton dan yang lain-lain terus geng seperti yang kita tahu juga semakin hari suhu bumi kita ini semakin panas dibandingkan dengan sebelumnya sehingga membuat para ilmuwan sebenarnya sudah mulai merasa khawatir kalau proses penyerapan karbon oleh pohon tanah dan lain-lain itu menjadi terganggu akibat dari suhu bumi yang semakin panas atau pemanasan global di tahun kemarin yaitu tahun 2023 itu menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat oleh para ilmuwan tim peneliti yang terdiri dari banyak ilmuan ini mengatakan kalau mereka menemukan jumlah karbon yang diserap oleh daratan mengalami penurun turunan yang sangat drastis yang diserap oleh daratan ini maksudnya adalah yang diserap oleh pohon dan sebagai dampak dari hal ini hutan tanaman tanah yang ada di daratan hampir tidak menyerap karbon sama sekali terus enggak cuma di daratan aja geng dampak dari kerusakan lingkungan juga bisa dilihat di laut Seperti contohnya adalah glaser yang ada di Greenland serta Lapisan es yang ada di antarktika itu mulai mencair lebih cepat daripada yang diperkirakan sehingga mengganggu arus laut gulfstream dan memperlambat laju penyerap karbon di lautan nah golfstream ini Kalau diartikan adalah arus Teluk yaitu sebuah arus kuat yang membawa air hangat dari Teluk Meksiko ke Samudra Atlantik dan aliran ini terus memanjang sampai ke pantai timur Amerika Serikat dan Kanada kenapa glfstream ini sangat penting Nah karena air hangat yang dibawa oleh glfstream itu bisa mempengaruhi suhu udara pengendapan permukaan laut sampai dengan badai golfstam ini sendiri membawa berbagai kandungan yang mana salah satunya adalah karbon nah Oleh karena itu glf stream sendiri sangat penting bagi iklim di bumi sehingga kalau terjadi perubahan pada glfstim bisa menimbulkan terjadinya peristiwa cuaca yang ekstrem sampai mempengaruhi suhu dan tingkat curah hujan Nah ini bisa-bisa menjadi bencana geng terus geng gagalnya penyerapan karbon oleh daratan di tahun kemarin itu mungkin hanya bersifat sementara selagi tidak terjadi kekeringan atau kebakaran maka daratan bisa menyerap karbon lagi nantinya Nah itu merupakan anggapan dari para ilmuwan nah namun dari fenomena ini kita bisa mengetahui kalau ekosistem yang ada di bumi sudah tidak sehat lagi geng dan memiliki dampak yang sangat besar terhadap krisis iklim bumi untuk bisa membuat bumi bebas dari emisi itu mustahil untuk dilakukan tanpa adanya bantuan dari alam karena sampai saat ini belum ada teknologi yang bisa menghilangkan karbon yang ada di atmosfer dalam skala yang besar sehingga hanya hutan padang rumput lahan gambut dan juga laut yang sangat luas yang bisa menjadi satu-satunya pilihan untuk menyerap polusi karbon dari manusia yang mencapai 37,4 miliar Ton di tahun 2023 masih ada 118 negara yang masih mengandalkan daratan untuk bisa membantu menangani krisis iklim di Negara mereka hanya saja karena meningkatnya suhu cuaca yang ekstrem dan kekeringan yang terjadi membuat proses pemulihan tersebut menjadi tidak maksimal nah lalu Geng kalau apa yang terjadi di tahun 2023 itu enggak segera diatasi maka akan meningkatkan kemungkinan terjadinya pemanasan glob glal yang jauh lebih cepat di tahun-tahun mendatang dan kondisinya pasti lebih parah lagi dalam kurun waktu 12.000 tahun terakhir dikatakan iklim di bumi itu udah enggak stabil geng meningkatnya jumlah populasi manusia itu berkontribusi juga terhadap meningkatnya emisi yang dihasilkan oleh manusia nah bertambahnya emisi ini juga membuat jumlah karbon yang diserap oleh alam menjadi lebih banyak lagi sebenarnya hal ini Baik geng karena semakin banyak karbonioksida yang diserap oleh tanaman maka semakin cepat tanaman ini akan tumbuh besar dan kalau tanaman tersebut semakin besar Nantinya juga akan menyerap lebih banyak karbon lagi nah itu kalau kondisinya ideal atau normal yang mana bumi tidak mengalami pemanasan global karena saat ini bumi Tengah mengalami pemanasan global maka membuat proses yang seharusnya saling menguntungkan satu sama lain antara manusia dengan tanaman itu menjadi terganggu nah terus Apakah semua pohon dan tanaman memang sudah enggak bisa lagi dijadikan sebagai filter atau alat untuk menyaring dan menyerap karbon ini ya Jawabannya masih ada geng masih ada harapan tapi itu juga tinggal satu yang merupakan hutan hujan tropis utama yaitu yang ada di cekungan kongo yang masih berfungsi sebagai penyerap karbon di muka bumi selain cekungan kongo Sebenarnya ada cekungan lain yaitu cekungan Amazon nah tapi sayangnya geng akibat dari sebuah peristiwa yang disebut dengan Elnino atau peristiwa fenomena iklim yang menyebabkan kekeringan ditambah lagi karena pemanasan global cekungan Amazon ini mengalami kekeringan yang terparah dibandingkan sebelumnya bahkan sungai-sungai yang ada di sana menjadi disurut Nah makanya cekungan Amazon ini tidak bisa diandalkan lagi dan kekeringan yang terjadi di Amazon ini adalah yang paling parah yang pernah terjadi nah bahkan dikatakan belum pernah terjadi sebelumnya terus geng menurut seorang Profesor perubahan iklim dan ilmu sistem bumi dari exeter University yang bernama tim lenton itu mengatakan kalau ada beberapa fenomena alam yang terjadi di biosfer yang tidak sesuai dengan prediksi nah biosfer sendiri adalah lapisan bumi yang terdiri dari udara daratan dan air yang menjadi tempat hidup bagi semua makhluk hidup di bumi dari fenomena tersebut kita sebagai umat manusia itu diharuskan sudah mulai mempertanyakan seberapa besar tanah pohon dan lautan sebagai penyerap atau pyimpan karbon mengingat semakin tingginya suhu di bumi sementara karbon terus meningkat Nah jadi udah enggak ada lagi nih alat filter yang baik udah enggak ada lagi Alat penyaring yang baik Nah makanya kalau kalian rasakan beberapa hari ini dunia atau Bumi semakin panas Nah itu adalah akibat dari fenomena yang sedang kita bahas dan the other is the hope of flourishing for all people and Nature we're in a climate and ecological Crisis of our own making P we take now terus geng ada sebuah makalah yang diterbitkan pada bulan Juli tahun 2024 yang mengatakan meskipun total jumlah karbon yang diserap oleh hutan mulai dari tahun 1990 sampai 2019 tetap stabil namun jumlahnya bervariasi tergantung dari wilayah Nah jadi kalau beda wilayah beda juga jumlah karbon yang diserap nah contohnya adalah hutan boreel yang membentang di Rusia Skandinavia Kanada dan Alaska serta memiliki peran untuk menyerap sekitar sepertiga dari semua karbon yang ada di daratan nah di sana sudah mengalami penurunan yang sangat signifikan dalam jumlah karbon yang diserap penurunan ini disebabkan oleh wabah serangga yang berkaitan dengan krisis iklim kebakaran dan penembangan hutan jadi hutannya itu sudah rusak serusak-rusaknya dan tidak berfungsi sebagaimana semestinya ya semuanya karena kerakusan [Musik] nah lalu geng kekeringan di cekungan Amazon lalu menurunnya penyerapan karbon di hutan boreal yang gua Sebutkan sebelumnya serta kekeringan yang terjadi di wilayah tropis itu sangat berpengaruh terhadap menurunnya penyerapan karbon di tahun kemarin yaitu tahun 2023 karena enggak bisa diserap karbon ini kemudian dilepaskan ke atmosfer dan menjadi menumpuk di atmosfer Nah kalau berdasarkan keterangan dari Philip clay selaku peneliti di laboratory of climate and environmental science itu mengatakan di tahun 2023 jumlah karbon dioksida di atmosfer itu sudah sangat tinggi geng sehingga penyerapan yang terjadi di biosfer itu sangat rendah kemudian filipe juga mengatakan kalau di belahan bumi utara yang menjadi tempat dari setengah penyerapan karbon dioksida sudah mengalami penurunan penyerapan selama kurun waktu 8 tahun belakangan dan menurut pilipi lagi enggak ada alasan yang bisa dipercaya kalau kondisi tersebut bisa kembali seperti semula karena semuanya udah rusak total nah kemudian laut sebagai penyerap karbon terbesar di bumi yang sudah menyerap 90% pem P Asan dari bahan bakar fosil selama beberapa dekade yang mana bahan bakar fosil tersebut menyebabkan kenaikan suhu yang ada di laut dan adanya bahan bakar fosil ini justru melemahkan kemampuan dari laut untuk menyerap karbon dioksida nah Oleh karena itu ketika alam yang sudah tidak lagi maksimal dalam penyerapan karbon diharapkan kalau manusia bisa mengurangi emisi dari gas rumah kaca yang lebih baik lagi dibandingkan sebelumnya berkurangnya penyerapan karbon ini ternyata juga berdampak terhadap kemajuan negara-negara dalam agenda untuk untuk mengurangi emisi karbon dan untuk mencapai tujuan iklim di negara Australia sendiri contohnya hilangnya karbon tanah yang besar karena panas yang ekstrem dan kekeringan di daerah luas kemungkinan akan membuat target iklimnya sulit tercapai kalau emisi yang terus meningkat di sana Nah sementara untuk di Eropa itu seperti Perancis Jerman Republik Ceko dan Swedia semuanya sudah mengalami penurunan yang sangat signifikan dalam jumlah karbon yang diserap oleh daratan yang disebabkan karena wabah serangga yang berkaitan dengan iklim dan kekeringan sehingga meningkatkan kematian dari pohon-pohon atau tumbuhan hijau nah lalu begitu juga dengan negara Finlandia yang sangat ambisius dibandingkan dengan negara lain untuk bisa menghilangkan emisi karbon di negara Mereka ternyata mereka mengalami hal yang sama dengan negara lain yang mana negara tersebut juga mengalami penurunan penyerapan karbon yang cukup besar dalam beberapa tahun terakhir Pantesan panas banget bumi kita geng jadi walaupun Finlandia sudah mengurangi emisi di semua industri hingga mencapai 43% total dan emisi negara tersebut tidak berubah sama sekali sejauh ini penurunan dari emisi karbon itu hanya bersifat regional atau di negara-negara tertentu aja geng enggak di semua negara ada beberapa negara seperti Cina Amerika itu belum mengalami penurunan seperti yang sedang kita bicarakan bumi mengeluarkan seruan darurat sebab laporan terbaru keadaan iklim Global menunjukan planet bumi berada di ambang kehancuran Terus yang menjadi permasalahannya isu ini engak pernah ditangani secara serius geng bahkan enggak pernah menjadi salah satu aspek yang dipikirkan oleh banyak pemerintah di seluruh negara jadi kayak pemimpin-pemimpin negara tuh kayak Acuh aja gitu kayak enggak peduli gitu dengan kerusakan bumi ini nah saat ini masih banyak orang yang berpikir kalau alam atau bumi kita ini masih baik-baik aja dan masih memiliki fungsi yang normal padahal pada kenyataannya kondisi saat ini sedang sangat-sangat berubah di mana kita sebagai seorang manusia sepertinya sudah tidak bisa berharap terlalu banyak dengan kondisi alam saat ini yang sudah makin menurun bahkan sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya dalam beberapa tahun terakhir beberapa penelitian sudah memperkirakan mengenai terjadinya peningkatan jumlah karbon yang bisa diserap oleh hutan dan ekosistem alami nah tetapi banyak peneliti yang Justru lebih concern atau khawatir terhadap media penyerapan karbon itu sendiri yaitu pohon tanah laut dan lain-lain bagaimana caranya untuk bisa melindungi itu semua dan menyimpan karbon yang sudah ada sekarang agar bisa mengurangi emisi yang ada di muka bumi dan kita sebagai manusia jangan menerapkan mindset kalau bumi ini memiliki hutan atau laut atau tanaman jadi emisi karbon ada yang bisa diserap oleh mereka nah padahal konsepnya enggak begitu semakin ke sini kita bisa melihat kita itu sebagai manusia masih terus melakukan aktivitas yang meningkatkan pemanasan global Ya gimana emisi karbonnya bisa diserap dengan baik nah dan justru yang sebenarnya harus banget melakukan tindakan adalah manusia nah umat manusia harus mengurangi aktivitas yang bisa meningkatkan pemanasan glob Global seperti mengurangi pemakaian bahan bakar fosil atau bensin gitu ya Dan karena kalau kita masih melakukan hal itu mau sebanyak apapun pohon yang ditanam tetap saja tidak akan berpengaruh atau tidak akan berubah Nah karena polusi itu itu berasal dari manusianya sendiri oke nah sampai sini kalian bisa bayangkan sendiri geng gimana jadinya bumi nanti kalau memang tumbuhan-tumbuhan hijau pohon-pohon sudah tidak lagi menyerap karbon dioksida apa enggak keracunan tuh manusia Oke mungkin kalau penjelasan gua tentang penyerapan karbon itu bisa aja kalian anggap enggak nyata gitu ya walaupun ini adalah pernyataan dari ilmuwan tapi mungkin untuk pembahasan selanjutnya ini ini yang nyatanya nih yang bisa kalian lihat pakai mata kalian sendiri dan kalian bisa rasakan gitu kalau bumi kita memang udah berbeda kita bakal bahas tentang tanda-tanda pemanasan global lainnya yang membuat perubahan yang benar-benar terlihat di muka bumi ini gua akan mulai dengan cerita dari gunung yang seperti kita tahu ya Gunung Fuji ini gua jadikan contoh karena Gunung Fuji adalah salah satu gunung paling terkenal di dunia dan sebuah hal yang sangat indah untuk kita lihat karena Gunung Fuji itu bentuknya tuh kayak es krim gitu geng di atasnya tuh ada salju putih di bawahnya baru tanah atau tumbuh-tumbuhannya gitu kan dan hal ini merupakan sebuah fenomena yang biasa Karena udah ratusan bahkan ribuan tahun puncak Gunung Fuji itu terdapat salju Karena gunung ini sendiri letaknya sangat tinggi Ya wajar kalau di atas gunung itu ditemukan salju dan Gunung Fuji sendiri biasanya sudah tertutup oleh salju di awal bulan Oktober Tapi anehnya di bulan Oktober ini salju di sana tidak kunjung turun yang mana Kalau dibandingkan dengan tahun lalu salju pertama kali turun di Gunung Fuji pada tanggal 5 Oktober tahun 2024 namun di Jepang sedang mengalami musim panas terpanas sepanjang sejarah dan itu terjadi di tahun ini geng dan dengan suhu antara bulan Juni sampai dengan Agustus tercatat suhunya mencapai 1,70 6 derajat Celcius lebih tinggi dari rata-rata suhu di periode tahun 1991 sampai 2020 lalu geng Sementara itu di bulan September tahun ini suhu terus menghangat dari perkiraan karena adanya angin jetstam subtropis yang mengarah ke utara yang memungkinkan adanya aliran udara Selatan yang lebih hangat di Jepang jetstream ini sendiri adalah fenomena arus udara yang mengalir cepat yang bergerak mengelilingi bumi dan jetstream terjadi ketika udara hangat dari selatan bertemu dengan udara dingin dari Utara nah kalian bisa lihat sendiri ya fenomena Gunung Fuji ketika tidak ada salju gua jujur aja ngelihatnya tuh agak sedikit merinding gitu nah terus geng selain fenomena yang terjadi di Gunung Fuji pemanasan global juga bisa dilihat dari Gurun Sahara Gurun Sahara terpanas di dunia yang ada di Maroko itu dilanda banjir dan untuk pertama kalinya di bulan ini dalam 50 tahun belakangan gurun ini bisa mengalami banjir padahal ya mustahil banget gitu kan gurun yang tandus bisa terjadi banjir dan banjir ini disebabkan karena hujan yang deras yang melanda selama 2 hari berturut-turut sehingga volume airnya setara dengan curah hujan selama lebih dari setahun gila engak tuh dan di salah satu desa yang ada di Maroko yaitu togunite atau togunight kali ya bacanya yang berjarak dari 450 KM di Selatan Ibu Kota rabat itu curah hujannya tercatat mencapai lebih dari 100 mm dalam waktu 24 jam dan ahli meteorologi itu mengkategorikan hujan yang terjadi di sana itu sebagai badai ekstr tropis katanya dan menurut badan meteorologi Maroko penyebabnya adalah udara yang mengandung banyak uap air yang mana udara tersebut mendorong penguapan dan menciptakan lebih banyak badai beberapa citra satelit milik Nasa menunjukkan kalau danau yang terletak di antara kota zagora dan kota Tata itu sudah diisi oleh air padahal sebelumnya itu Danau udah kering selama 50 tahun lebih geng 50 tahun kering gitu ya jadi benar-benar yang kita lihat tanah tiba-tiba sekarang jadi di danau lagi gimana Enggak merinding tuh fenomena kayak gitu Nah dari sini kita bisa menyadari dan kita bisa melihat sendiri bagaimana kondisi bumi kita yang sedang tidak baik-baik aja nah terus geng meningkatnya suhu bumi juga sempat ramai diperbincangkan beberapa bulan kemarin yang disebut dengan heat wave Nah karena heat wave ini juga menyebabkan aspal di India sampai meleleh geng sakking panasnya suhu di sana dan efek dari heatwaave ini bukan cuma itu geng melainkan bisa membahayakan kesehatan dan nyawa kalau ada seseorang yang terpapar oleh panas dalam waktu yang lama itu akan meningkatkan resiko serangan jantung dan mengalami stroke bahkan sampai meninggal dunia nah Setiap tahun ribuan orang mulai dari Indonesia sampai ke Meksiko itu meninggal akibat heatwave ini jadi bisa Kebayang aja ketika heatwave ini melanda India sampai-sampai aspal di sana Jadi meleleh Nah itu gimana rasanya jadi warga sana dan dikabarkan banyak yang meninggal akibat heatwaave tersebut di Thailand sendiri yang juga ikut mengalami heatwaave itu mengumumkan kalau ada sedikitnya 30 orang meninggal karena heatwaave ini dan sebelumnya memang pemerintah Thailand sendiri sudah mengeluarkan e peringatan kalau suhu di Bangkok diperkirakan akan mencapai 52 derajat celciius Huh panas banget kalau ditambah setengah lagi itu bisa mendidih gitu geng Nah PBB sendiri juga pernah mengumumkan kalau negara Asia adalah kawasan yang paling terdampak oleh bahaya iklim dan cuaca di tahun 2023 dengan Bany bjir dan badai yang menjadi penyebab utama dari banyaknya korban jiwa dan kerugian ekonomi Nah jadi musibah di tahun 2023 itu benar-benar banyak banget Dan semua itu disebabkan karena perubahan iklim ini geng Nah sekarang kita masuk nih geng apa solusi untuk menangani pemanasan global ini karena kan ini enggak mungkin kita tuntut ke presiden kita doang atau kita tuntut ke pemerintah kita doang gitu karena yang harus bertanggung jawab adalah masyarakat seluruh dunia atau seisi bumi Nah sekarang kita bahas tentang solusinya [Musik] jadi Geng kalau berbicara tentang solusi menangani pemanasan global ini ini enggak cuma kita berbicara di negara kita doang tapi penanggung jawabnya itu harus seluruh dunia geng di dalam hal ini bahkan PBB juga sampai turun tangan pada bulan Desember tahun 2023 PBB sudah melakukan sebuah perundingan mengenai iklim di dalam perundingan tersebut hampir 200 negara itu sepakat untuk mempercepat perubahan atau transisi kendaraan-kendaraan yang masih berbahan bakar fosil untuk dirubah menjadi ya dengan energi yang terbarukan ya listrik gitu Yang mana bahan bakar fosil kayak pertamak solar pokoknya BBM atau bahan bakar minyak gitu ya itu adalah penyebab utama dari krisis iklim Nah jadi nantinya semua teknologi yang kita gunakan mulai dari kebutuhan rumah kendaraan sampai ke sektor industri udah enggak lagi menggunakan bahan bakar fosil geng jadi di Indonesia sendiri pemerintah aja kan juga lagi berusaha nih untuk melakukan transisi dari kendaraan yang masih menggunakan BBM menjadi kendaraan listrik kalian lihat aja sekarang di jalan-jalanan nih ya karena gua di Jakarta gitu ya Di Jakarta itu sudah banyak sekali kendaraan listrik perhelatan penyelenggaraan event internasional Sebelumnya sudah pernah dipakai juga pada eh dan saat ini juga permintaan terhadap teknologi energi bersih seperti angin air dan baterai itu sudah sangat meningkat yang diharapkan bisa mengurangi pemanasan global ada sebanyak 510 miliar watt kapasitas energi terbarukan pada tahun 2023 yang sudah disiapkan yang mana jumlah tersebut 50 10% lebih banyak dari Tahun 2022 dan bahkan saking besarnya nih Geng itu setara dengan seluruh kapasitas listrik gabungan milik Jerman Perancis dan juga Spanyol nah sehingga diperkirakan kalau peralihan energi ini akan lebih cepat lagi geng penjualan dari kendaraan listrik juga sedang meningkat yang mana meningkatnya itu sebanyak 31% di tahun 2023 bahkan di Australia penjualan kendaraan listrik itu meningkat dua kali lipat dari tahun lalu dan diperkirakan akan terus meningkat sangking orang-orang tuh sudah mulai sadar dengan polusi UD lalu geng meningkatnya teknologi energi bersih itu menandakan emisi gas rumah kaca bisa turun di tahun ini ya semoga kita doakan dan menurut analisis terkini dari international energy agency atau iea berdasarkan kebijakan pemerintah yang ditetapkan menunjukkan kalau emisi mungkin sudah mencapai puncaknya di tahun lalu temuan ini juga didukung oleh analisis dari climate analytics yang juga mengatakan kalau ada kesempatan 70% dari emisi itu akan turun Mulai tahun ini kalau pertumbuhan teknologi bersih masih harus berlanjut Dan sebenarnya sudah banyak negara yang sudah mulai melewati puncak dari emisi ini di negara mereka seperti Amerika Uni Eropa Inggris dan Jepang Nah tinggal negara-negara lain ikut menyusul nantinya sehingga untuk bisa mengurangi pemanasan global yang terjadi di dunia bukan hanya menjadi tugas dari satu atau dua negara tetapi menjadi tugas dari semua negara untuk bisa sama-sama berkontribusi menjaga bumi dari kerusakan yang semakin parah nah yang disayangkan nih geng ya negara kita lihat sendirilah polusinya itu itu udah mirip-mirip kayak India gitu kan hancur-hancurnya tuh ya mirip-mirip gitu dan ini yang sangat menyedihkan ya semoga ini semua bisa menyadarkan kita untuk lebih peduli lagi pada lingkungan dan semoga negara kita menjadi bagian dari perubahan iklim menuju lebih baik nantinya amin ya rabbal alamin Nah itu dia geng pembahasan kita mengenai pemanasan global dan kerusakan iklim serta ya kondisi tumbuhan atau pohon yang katanya sudah mulai tidak menyerap karbon dan ini berbahaya banget karena bisa menjadi racun buat kita dan dari sini kita bisa melihat sendiri bagaimana kondisi bumi kita yang semakin tua dan akhir zaman yang semakin dekat gimana Menurut kalian geng Tentang pembahasan kita hari ini coba tinggalkan komentar di bawah
Resume
Categories