Kind: captions Language: id jadi bisa kebayang ya dari memainkan hukum merugikan pihak korban mereka bisa meraup keuntungan sebesar itu dan untuk saat ini geng ketiga Hakim itu sudah dijerat dengan berbagai pasal yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup yo geng tekan tombol subscribe geng Halo geng Welcome back to kamar Jerry [Musik] geng geng kalian masih ingat enggak geng dengan kasus Ronald tanur yang ini nah Kayaknya gua gak perlu panjang lebar ceritain kronologinya lagi karena udah sempat gua bahas di beberapa konten gua sebelumnya tapi sedikit reminder aja nih ya dia ini adalah seorang anak xdpr yang terjerat kasus penghilangan nyawa pacarnya sendiri yang Bern nama Dini Sera Nah setelah Ronald tanur ini ditangkap Ternyata banyak banget kontroversinya mulai dari dia dibebaskan yang mana pada saat itu banyak yang protes karena keputusan hakim yang justru e sangat kontroversial gitu Padahal segala bukti sudahah menunjukkan kalau Ronald tanur ini bersalah tapi malah dia dibebaskan nah video pembebasan Ronald tanur Ini juga udah gua bahas ini videonya kalian bisa cek dan bebasnya Ronald tanur ini banyak menuai kejanggalan juga geng seperti Hakim yang dikatakan tidak memp pertimbangkan bukti-bukti yang diberikan oleh kuasa hukum dari korban dan justru mempertanyakan keterangan dari saksi seolah-olah apa yang dikatakan oleh saksi ini enggak benar akhirnya Nih sekarang baru terungkap nih Geng kalau ternyata tiga Hakim yang memimpin persidangan Ronald tanur dan membuat Ronald tanur ini jadi bebas itu diduga menerima suap dan itu semua dilakukan untuk membebaskan Ronald tanur kasus ini juga semakin meluas dengan terungkapnya mantan Ma Yang ternyata menjadi makelar kasus dan sudah dia lakukan selama 10 tahun tahun geng dan kasusnya Ronald tanur ini juga mirip banget dengan kasusnya Mario Dandi gitu ya Yang mana awalnya itu berawal dari satu kasus yang a tiba-tiba melebar menjadi b c d sampai z ya kan jadi kayak Domino efek gitu geng satu jatuh jatuh semuanya di video kali ini kita bakal membahas nih secara lengkap tentang kasus yang satu ini langsung aja kita bahas di Permisi peristiwa misteri dari berbagai sisi [Musik] karena ini kasusnya tentang tentang setelah Ronald tanur dibebaskan ya kan akhirnya tercipta kasus yang baru sekarang kita langsung aja pada pembahasan pasca dibebaskannya Ronald tanur dan penyelidikan terhadap tiga Hakim Oke sedikit gua reminder lagi ya jadi kasus ini tuu terjadi tanggal 4 Oktober tahun 2023 denisera yang merupakan korban itu kehilangan nyawanya setelah bertengkar dengan pacarnya yang bernama Ronald tanur pertengkaran ini bukan cuma adu mulut biasa tetapi juga Ada dugaan bahwa si Ronald tanur itu melakukan kekerasan fisik gitu ya sampai pada akhirnya banyak adegan-adegan mengerikan yang membuat dinisera akhirnya meninggal berlanjut tanggal 5 Oktober tahun 2023 polisi menangkap Ronald tanur dengan dugaan telah melakukan penghilangan nyawa terhadap Dini Dan di saat itu dia itu dijerat dengan hukuman 12 tahun penjara namun setelah penyelidikan terhadap kasus ini geng pasal yang dikenakan kepada Ronald tanur itu jadi berkembang yang tadinya cuma Pasal 351 ayat 3 KUHP tiba-tiba menjadi pasal 338 subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara Nah jadi di saat itu akhirnya diadakanlah sidang sidang pertamanya itu dilakukan pada tanggal 9 Maret tahun 2024 di mana Jaksa menjatuhkan pidana kepada Ronald tanur dengan hukuman 12 tahun penjara dan membayar uang kepada keluarga korban sebesar ar r263,6 juta tapi hanya saja di saat itu pada sidang berikutnya tepatnya di sidang yang diadakan tanggal 26 Juli tahun 2024 nah ini baru-baru banget gitu ya Ronald ini tiba-tiba dinyatakan Bebas oleh majelis hakim yang terdiri dari tiga orang yang pertama bernama Erin Tuah Damanik selaku ketua Hakim serta mangapul dan Heru hanindo selaku hakim anggota nah ketiga Hakim ini beralasan kalau Ronald tanur tidak terbukti bersalah atas kasus penghilangan nyawa di nisera nah di saat itu orang-orang jadi bingung semua geng gara-gara putusan dari hakim tersebut akhirnya Ronald tanur itu dibebaskan dari segala tuduhan dan hal ini membuat banyak orang merasa tidak terima dengan putusan tersebut dan menyuarakan protesnya dengan memblokade jalan menyegel Kantor Pengadilan Negeri Surabaya tempat di mana persidangan Ronald tanur dilaksanakan dan juga aksi-aksi lainnya apa yang dilakukan oleh orang-orang pada saat itu sebagai bentuk kekecewaan atas putusan hakim yang memilih untuk membebaskan Ronald tanur ini Nah mungkin di itu pikir si Hakim Ya udahlah cuekin aja gitu ya toh sejauh ini juga demo gerakan massa gitu ya unjuk rasa itu enggak ngaruh-ngaruh amat yang penting didiamin aja terus digiring opini lewat media sosial udah kasusnya tenggelam tapi tidak dengan kasus si Ronald tanur dibebaskan ini ternyata ini berbuntut panjang nah tiga Hakim tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di saat itu geng banyak pihak yang merasa kalau putusan hakim ini nilai sangat janggal yang mana hal ini sudah terlihat ketika persidangan berlangsung misalnya nih ya pada saat pihak keluarga Dini Sera menunjukkan bukti foto jenazah dari dini yang memperlihatkan adanya luka di tangan kanannya dini yang menunjukkan adanya bekas dilindas oleh ban mobil dan itu merupakan mobil dari Ronald tanur tapi pada saat itu Hakim justru memberikan tanggapan yang sangat aneh pada keluarga Dini Dengan mengatakan tahu dari mana kamu itu dilindas menggunakan mobil katanya gitu pertanyaan tersebut justru membuat saksi yang mengutarakan kesaksian ya menjadi terpojok dan enggak leluasa untuk memberikan kesaksian di dalam persidangan terus juga ketika Jaksa memberikan bukti berupa sisi TV yang memperlihatkan Bagaimana mobil yang dikendarai oleh Ronald tanurini melindas Dini Hakim malah tidak mempertimbangkan bukti tersebut padahal CCTV itu adalah scientific evidence kalaupun rekaman CCTV itu direkayasa pasti akan diketahui oleh digital forensic berbeda dengan keterangan saksi yang mungkin saja bisa jadi bias atau memberikan keterangan palsu tapi setelah Hakim ini melihat CCTV tersebut Hakim ini mengatakan kalau Ronald tidak terbukti melintas Dini menggunakan mobilnya aneh banget dan diputuskanlah kalau Dini ini meninggal karena penyakit dan akibat meminum alkohol katanya Wah ini gimana ya Menurut gua tuh aduh Ya gitulah kalian menilai sendiri dan Ya kurang lebih begitulah geng rangkuman dari kasus sebelumnya dan kalau kalian mau dengar Lebih detail tentang kasus ini bisa nonton di dua video gua yang sebelumnya yang membahas kasus ini di situ Gua ah jelasin secara lengkap mulai dari awal sampai akhir aksi protes yang dilakukan karena putusan hakim ini dinilai sangat janggal itu akhirnya membeludak di publik yang mana semuanya itu bukan datang dari keluarga pihak Dini doang tapi juga banyak orang-orang yang bersimpati terhadap Dini dan pada tanggal 29 Juli tahun 2024 ayah dan adik dari Dini Sera bernama ujung Suherman dan alvik Risma mendatangi kantor DPR RI untuk mengikuti audiensi bersama dengan Komisi 3 DPR Pak Jang Dan alvika di saat itu datang didampingi oleh Kuasa hukumnya audiensi yang dilakukan dengan upaya agar Komisi 3 juga membantu untuk mengusut kasus ini hingga tuntas dan Dini yang menjadi korban dari kasus ini mendapatkan keadilan selain mendatangi Komisi 3 keluarga Dini juga melaporkan mengenai putusan hakim yang membebaskan Ronald tanur ini geng ke Badan Pengawasan atau bawas Mahkamah Agung pada tanggal 31 Juli tahun 2024 dengan melaporkan ketiga Hakim yang bernama Erin Tuah damaniik mangapu dan Heru hanindio yang menjadi majelis hakim dalam persidangan Ronald tanur tersebut aduan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh pihak Ma itu sendiri dan Enggak cuma ke ma aja keluarganya Dini ini juga melaporkan ketiga Hakim tadi kepada Komisi Yudisial dan Komisi Yudisial memutuskan untuk melakukan pemeriksaan terhadap ketiga Hakim tersebut nah sementara itu pihak dari jaksa penuntut umum dalam kasus Ronald tanur ini juga mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung terus geng singkat ceritanya nih geng geng pada tanggal 19 Agustus tahun 2024 Komisi Yudisial melakukan pemeriksaan yang berlangsung di pengadilan tinggi Surabaya mengenai putusan vonis bebas terhadap Ronald tanur ini yang diberikan oleh majelis hakim dan dalam penyelidikan yang dilakukan oleh Komisi Yudisial ternyata ketiga Hakim itu yaitu Erin Tuah Damanik mangapul dan Heru hanindo terbukti sudah melanggar kode etik pedoman dan perilaku Hakim atau keppph ketika mengadili kasus penghilangan nyawa dinisera yang dilakukan oleh Ronald Tan Nah ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh ketiga Hakim ini seperti perbedaan fakta-fakta hukum dan pertimbangan hukum mengenai pasal dakwaan antara yang dibacakan di persidangan dengan yang tercantum di dalam salinan putusan nah lalu mereka bertiga juga tidak mempertimbangkan mengenai penyebab dari meninggalnya dini yang ditunjukkan dari hasil visum yang dihadirkan di dalam persidangan dengan keterangan saksi yaitu Dr Reni sumino dari RSUD Dr Sutomo Surabaya jadi di saat itu semua saksi semua bukti semacam diabaikan atau dikesampingkan oleh ketiga Hakim yang jahat ini terus Selain itu geng ketiga Hakim yang jahat ini juga diketahui menjatuhkan vonis bebas terhadap Ronald tanur atas perimbangan beberapa hal yang salah satu contohnya adalah yang diucapkan oleh Erin Tuah Damanik selaku ketua majelis hakim nah dia ini bilang dia menilai kalau Ronald ini masih memiliki itikad baik untuk menolong Dini sebelum akhirnya Dini meninggal dunia sehingga Hakim ini mengatakan kalau meninggalnya Dini ini bukan karena luka akibat kekerasan yang dilakukan oleh Ronald tanur namun Justru karena meminum alkohol katanya dan berdasarkan penyelidikan tersebut komisi yudisium melakukan sidang pleno yang diadakan pada tanggal 26 Agustus tahun 2024 dengan menghadirkan tuuh orang anggota Komisi yudisium dan memutuskan ketiga Hakim tersebut akan diberikan sanksi pemecatan dengan hak pensiun katanya sih begitu komisi judisial atau KY menjatuhkan sanksi pemecatan dengan hak pensiun kepada tiga Hakim yang menjatuhkan vonis bebas ke pada terdakwa Gregorius Ronal tanur nah lalu geng diakibatkan karena vonis yang tidak sesuai itulah Ma akhirnya memutuskan untuk membatalkan putusan bebas majelis hakim di persidangan sebelumnya kepada si Ronald tanur dan Ma menjatuhkan hukuman kepada Ronald tanur dengan penjara selama 5 tahun pada tanggal 22 Oktober tahun 2024 kemudian KPK juga akan turun tangan untuk menyelidiki kasus ini hal ini disampaikan oleh wakil ketua KPK yang bernama Alexander marwata yang mengatakan kalau KPK akan mengusut dugaan korupsi kepada tiga Hakim tersebut Kalau ditemukan adanya indikasi pemberian suap dari pihak Ronald tanur nah awalnya tuh udah mulai curiga Ya enggak mungkin dong Ronald tanur ini dibebaskan gitu aja emang dia siapa keluarganya Hakim Ya tentu Bukan gitu kan Nah berarti ada sebuah keuntungan yang diambil oleh si Hakim dari dibebaskannya Ronald Anur yang mana pada akhirnya KPK pun turun tangan dan Hal ini dilakukan oleh KPK sebagai tanggapan terkait rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komisi 3 DPR dan singkat ceritanya nih geng di di tanggal 23 Oktober tahun 2024 ketiga Hakim Dan seorang pengacara yang bernama Lisa Rahmat yang merupakan pengacara dari Ronald tanur itu ditangkap di dalam operasi tangkap tangan atau ott yang dilakukan oleh KPK 3 bulan Kemudian ketiga Hakim ini terjerat operasi tangkap tangan kejaksaan agung dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi senilai Rp20 miliar nah kok bisa nih Emang ketika di ott atau operasi tangkap tangan itu apa yang diketahui apa yang ditemukan Gitu kan Nah ternyata geng berdasarkan hasil dari ott tersebut ke jagung itu menyitjumlah uang dan dokumen dari ketiga Hakim dan Lisa Rahmat terkait suap dengan rencian yang cukup fantastis nah ini gua jabarin satu-satu yang pertama Lisa Rahmat dari rumahnya yang berada di Rungkut Surabaya ditemukan uang berjumlah rp1,19 miliar wuh fantastis banget Terus ada uang sebesar rp451.700 Amerika terus ada uang 717.043 3 dolar Singapura dan catatan transaksi Wah gila temuannya enggak main-main nah sementara di apartemen milik Lisa yang berada di Menteng Jakarta Pusat juga ditemukan uang dolar Amerika dan Dolar Singapura yang setara dengan rp2,126 miliar dan dokumen penukaran fas catatan pemberian uang dan handphone milik Lisa sendiri nah sehingga kalau di total nih ya ada sebanyak 18,7 miliar yang disita dari si Lisa ini terus kemudian enggak berhenti sampai di situ aja geng dari si Hakim yang bernama Erin Tuah Dam manik di apartemennya dia yang ada di daerah Gunawangsa Surabaya ditemukan uang sejumlah rp97,5 juta uang sebesar 332.000 Singapura dan uang sebesar r35.992ayia dan barang bukti elektronik lainnya dan untuk rumahnya yang ada di perumahan BSB Mijen Semarang itu ditemukan uang senilai 6.000 Amerika dan uang 300 do Singapura yang kalau di tootal semuanya berjumlah 701,1 Rp1 juta Nah lalu kepada anggotanya yaitu Hakim yang bernama hanindo di apartemennya yang berada di daerah Kuningan Gayungan Surabaya itu ditemukan uang sejumlah rp104 juta dan mata uang asing sebesar 2$2.200 Amerika dan rp9.100 do Singapura 100.000 Yen dan barang bukti elektronik yang kalau ditotalkan semuanya mencapai 254,9 juta Nah barulah yang terakhir adalah Hakim yang bernama mangapul di apartemen Hakim yang satu ini yang berada di guna Wangsa Tidar Surabaya ditemukan uang senilai rp21,4 juta dan uang 2$2.000 Amerika serta uang 32.000 Singapura dan barang bukti elektronik yang kalau ditotalkan senilai rp30,38 juta Nah kalau uang mereka semua dikumpulkan atau disatukan ya Dari keempat orang ini maka jumlah totalnya mencapai sekitar 20,5 miliar huh gila fantastis [Musik] jaksan Agung menyita berbagai uang tunai rupiah dan mata uang asing yang mencapai Rp20 miliar di 6 lokasi terus geng singkat cerita nih ya 2 hari setelah penangkapan tiga Hakim dan Lisa Rahmat Tadi Jaksa Agung menetapkan zarov Richard yang merupakan mantan pejabat Ma sebagai tersangka mengenai dugaan suap dalam putusan tingkat kasasi terhadap Ronald Nah sekarang kita masuk nih geng ke pembahasan mengenai Siapa itu zarov Richard dan apa perannya di dalam kasus suap ini Mari kita bahas Nah jadi ceritanya nih geng ya zarov Richard ini adalah seorang pensiunan PNS sejak bulan Januari Tahun 2022 jabatan terakhirnya ketika aktif menjadi PNS adalah sebagai kepala Balit bank Diklat kum deil Ma nah Sebelumnya dia ini pernah tercatat menjabat untuk posisi penting seperti pejabat eselon 2 di Direktorat Jenderal badan peradilan umum atau Badilum Ma dengan tugas mengurusi mutasi dan promosi para hakim Ma terus kemudian di tahun 2020 dia juga pernah menjabat sebagai pelaksana tugas Dirjen Badilum di luar dari institusi Ma pada tahun 2017 zarov ini sempat menjabat sebagai wakil ketua komite etik PSSI Setelah dia resmi pensiun pada Tahun 2022 zarov ini terjun ke dunia layar lebar nih geng dengan menjadi produser untuk film nah filmnya Itu baru aja launching kalau kalian tahu filmnya yang ini sang pengadil Wah masih berhubungan dengan E apa ya dunia hukum pengadilan Hakim gitu nah terus Kalian pasti penasaran nih Apa peran Pak zarov ini di dalam kasusnya Ronald tanur ini nah ternyata nih geng dikatakan kalau zarov ini sebagai perantara antara Lisa selaku pengacara Ronald tanur dengan ketiga Hakim yaitu Erin Tuah Damanik mangapul dan Heru hanindo zarov diminta secara langsung oleh Lisa untuk melakukan suap dalam putusan kasasi Untuk meringankan putusan bagi Ronald tanur dan sebagai imbalannya zarov ini akan menerima uang sebesar Rp1 miliar serta Rp5 miliar yang nantinya digunakan sebagai uang suap untuk ketiga Hakim tersebut yang mana Berarti masing-masingnya itu mendapat sebesar 1,6 miliar hanya saja di saat itu zarov ini mencoba untuk ee mengkamuflasekanlah uang-uang tersebut dengan meminta kepada Lisa untuk menukarkan uang tadi yang sebesar 5 miliar tadi ke mata uang asing yaitu ke dolar Singapura uang dolar AS dolar Hongkong dan jug juga eururo alasan zurov meminta agar Lisa menukarkan uang itu ke mata uang asing karena takutnya uang itu terlalu banyak Nanti bisa kecium atau kebaca Nah uang tersebut ternyata belum sempat diserahkan kepada ketiga Hakim tapi masih berada di dalam amplop yang ada di rumah zurof yang berada di daerah Senayan Jakarta Selatan karena uang tersebut baru diberikan oleh Lisa pada bulan Oktober namun ketiga Hakim Dan zurof udah keburu ketahuan dan ketangkap gara-gara kasus Ronald tanur nah lalu singkat cerita lagi nih geng pihak kejaksaan agung juga sudah menggeledah dua lokasi yang salah satunya merupakan rumah di mana zarov Ini tinggal dan penyidik menemukan barang bukti berupa uang tunai senilai hampir 1 triliun dari berbagai mata uang yang terdiri dari rp5,7 miliar r4,4 juta do Singapura 1,8 juta dolar Amerika dan 483.320 Hongkong dan 71.200o Nah kalau semuanya dikonversi dalam mata uang Rupiah totalnya mencapai hampir 1 triliun geng gila gak tuh dari bisnis haram kayak gini ya kan makelar kasus gitu nah Selain itu penyidik juga menyita satu dompet yang berisi 12 keping emas logam yang masing-masingnya seberat 100 gram dan satu keping emas logam mulia Antam seberat 50 gr dan satu dompet merah muda berisi tujuh keping emas logam mulia Antam masing-masing 100 GR serta tiga keping emas logam mulia Antam masing-masing 50 gram Lalu ada bukti lain nih yang ikut di Sita yaitu sebuah dompet berwarna hitam yang berisikan satu keping emas logam mulia Antam dengan berat 1 kg dan satu buah plastik berisi 10 keping emas slogam mulia Antam masing-masing 100 gram dan tiga lembar sertifikat Diamond dan tiga lembar kuetansi toko emas mulia semua logam mulia tersebut Kalau dijumlahkan memiliki berat sekitar 51 kilo Buset banyak banget dan nilainya mencapai Rp75 miliar dan diduga uang dan emas yang sudah diamankan oleh penyidik ini merupakan hasil dari pengurusan perkara selama zarov bertugas di ma yang mana perkara tersebut ada yang berasal dari perkara dari kasasi Ronald tanur salah satunya gepokan uang tunai dan emas yang ditimbun zarf di kediamannya berkaitan erat dengan tindak pidana pencucian uang ada kan ini ada perdebatan sekarang uang di dalam Nah jadi pemberitaan di luar itu sebenarnya banyak yang salah paham banyak orang yang mikir Ronald tanur ini bebas dengan menyuap hakim ya kan sebesar 20 miliar sebenarnya enggak gitu 20 miliar dan juga angka yang hampir 1 triliun di rumahnya Zar itu itu adalah angka dari hasil keseluruhan kasus yang mereka tangani bukan cuma Ronald tur Nah jadi bisa dikatakan mereka ini adalah pemain lama yang sudah berkecimpung di dalam dunia ya jual menjual kasus ini zarf juga mengaku kepada penyidik kalau dia menerima sejumlah uang dari aksi Kongkalikong perkaranya yang ada di Mahkamah Agung sehingga zarov ini berperan sebagai makelar dari kasus-kasus tersebut dan zarof mengakui kalau dia sudah melakukan hal tersebut selama lebih dari 10 tahun sejak tahun 2012 sampai 2022 dan baru ketahuan di tahun 2024 gokil gak tuh gila selama ini ngapain tuh ya lalu geng setelah ditangkapnya zarov ini menurut keterangan dari Kejaksaan Agung enggak menutup kemungkinan ayah dari Ronald tanur yang bernama Edward tanur itu juga akan dipanggil kalau ada keterangan saksi yang mengarah terhadap keterlibatan dari Edward tanor ini di dalam kasus penyuapan terhadap kasus anaknya dan oleh karena itu Kejaksaan Agung akan menyelidiki informasi sekecil apapun mengenai fakta-fakta yang berkembang nantinya yang mana ini akan berperan sebagai cara untuk bisa menemukan fakta lain terus kemudian nih geng dikatakan juga ada peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi atau pukat dari UGM yang bernama Zainur Rohman yang mendesak agar Kejaksaan Agung mau membongkar jaringan dari zarov yang mana menurut Zainur zarov ini hanyalah seorang makelar geng yang mana artinya ada pelaku-pelaku lain yang pasti terlibat di dalam aksi mereka m yang dimakelari oleh zarov ini jadi kayak apa ya jaringannya banyak gitu nah Zainur ini yakin kalau zarov ini bukanlah Hakim karena hanya seorang hakimlah yang berwenang untuk memutuskan sebuah perkara lalu Selain itu dia juga menilai kalau seorang Hakim itu juga enggak beroperasi sendiri geng ada panitra pengganti dan pegawai dari Mahkamah Agung dan juga badan peradilan yang berada di bawahnya jadi bisa aja nih kasus ini melibatkan pengacara dan pihak-pihak lain Zainur juga menduga kalau jaringan dari zarov ini pasti sangat kuat sehingga butuh pihak dari Kejaksaan dan mereka harus memiliki orang-orang terpercaya untuk menuntaskan kasus ini nah hal ini juga disampaikan nih oleh anggota satuan tugas khusus atau satgasus pencegahan korupsi Mabes Polri yang bernama Yudi Purnomo yang mengatakan kalau zarov ini sudah tertangkap tentu akan banyak orang yang bisa terseret ke dalam kasusnya dan masuk ke dalam penjara nah menurut beliau ini enggak masuk akal temuan uang tunai hampir 1 triliun dan emas Antam ber terjumlah 51 kg merupakan barang bukti dari satu kasus aja sehingga dia menduga kalau ada banyak orang yang terlibat dalam mafia kasus ini bersama dengan zarov apalagi zarov ini sendiri mengakui kalau dia sudah menjadi makelar kasus selama kurang lebih 10 tahun lamanya nah dan zarov saat ini itu hanyalah seorang pensiunan PNS tidak memiliki peran besar dalam mengambil keputusan di ranah Ma sehingga diduga kalau memang peran zarov ini hanyalah sebagai makelar atau perantara Oleh karena itu haruslah dicari tahu nih Siapa saja yang sudah diperantarai oleh zarov ini di dalam kasus-kasus yang melibatkan dia sebagai makelar Nah itu artinya udah banyak yang dibuat Bebas oleh dia banyak penjahat yang sudah berkeliaran di luar sana gara-gara dia nah lalu geng menurut pakar hukum dari tata negara yaitu yang bernama B Fitri Susanti Beliau mengatakan kalau Ma seharusnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik karena kasus yang menjerat zarov ini permintaan maaf ini penting sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dari institusi penegak hukum nah B Fitri juga menjelaskan kalau Ma harus melakukan peninjauan ulang terhadap berbagai program pembaruan peradilan yang ada di institusi ma mulai dari model pengawasan Hakim sampai dengan model Whistle blower yang mana menurut bifitri pembaruan peradilan saat ini lebih berfokus kepada publikasi putusan dan sistem kamar nah ini koreksi gua kalau gua salah nih geng ya sistem kamar ini digunakan untuk menjaga konsistensi dalam putusan geng nah tapi kalau kalian yang mungkin anak hukum yang lebih memahami apa itu sistem kamar boleh dijelaskan di kolom komen ya terus B Fitri justru menyarankan kalau sebaiknya pembaruan peradilan berfokus pada Bagaimana cara mencegah Hakim agar tidak lagi memberikan celah untuk bermain dalam permainan perkata dan Ma juga harus mengumumkan kepada publik mengenai bagaimana lembaga peradilan tersebut memberantas mafia di tingkat peradilan dan seharusnya pengawasan terhadap Ma ini tidak bisa lagi dilakukan oleh pengawasan internal tapi juga harus berasal dari pengawasan pihak lembaga eksternal meskipun saat ini zarov sudah ditangkap film yang dia produser ini geng yang berjudul sang pengadil tetap tayang geng di bioskop sejak tanggal 24 Oktober kemarin kalian boleh cek sendiri filmnya dan film ini sebenarnya mengangkat tema mengenai dunia peradilan dengan beragam masalah yang ada di penagakan hukum Waduh ini kontradiktif dengan sosok produsernya gitu ya miris banget nih geng produsernya itu adalah mantan pejabat Ma dan filmnya pun membahas mengenai masalah-masalah yang ada di dalam penagakan hukum tapi justru produsernya sendiri justru tertangkap karena menjadi makelar hukum atau makelar kasus selama 10 tahun Apa mungkin film yang dibuat ini adalah kisah pribadinya dia terinspirasi dari dirinya sendiri gitu kan tindakan kejahatan yang dia lakukan Dia limpahkan ke dalam karya film layar lebar gitu Meskipun begitu sampai gua syuting video ini belum ada pernyataan resmi dari pihak produksi mengenai dampak dari penangkapan zarov terhadap distribusi dan promosi film Sang pengadil ini geng jadi kita tunggu aja nanti kabar selanjutnya tentang film ini apakah tetap tayang atau justru film ini bakal diboikot gitu Tapi gua rasa kalau karyanya itu engak perlu diboikot sih geng ya karena alangkah baiknya kita menjadikan film tersebut sebagai pelajaran Gitu kan ketika kita menonton mungkin kita mendapatkan ilmu kita mendapatkan pengalaman dari film tersebut dan kita bisa lihat sendiri ternyata apa yang ada di film tersebut bobrok-bobroknya itu berasal dari produsernya sendiri gitu kan bisa aja gitu sekarang nih geng kita berlanjut kepada pembahasan akhirnya Ronald tanur ditangkap kembali jadi geng berdasarkan dari putusan yang ditetapkan oleh ma dengan membatalkan vonis sebelumnya akhirnya Ronald tanur pun ditangkap lagi pada tanggal 27 Oktober tahun 2024 di rumahnya oleh tim dari Kejaksaan tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri Surabaya di rumah tersebut terlihat ada satu mobil yang terparkir di dalam garasi rumah dan tim dari Kejati Jawa Timur dan Kejari Surabaya itu sempat mengetuk pintu rumah Ronald tanur yang tertutup rapat dan enggak lama kemudian Ronald tanur itu membukakan pintu dengan menggunakan kaos dan celana hitam serta memakai sendal jepit Ronald tanur langsung ditangkap di saat itu juga dan tanpa melakukan perlawanan dia menyerahkan diri pada saat ditangkap Ronald ini terlihat membawa tas berwarna putih dan langsung digiring ke tahanan dan untuk saat ini dia ditahan di Lapas kelas 1 Surabaya yang berada di daerah Medaeng namun keputusan yang diberikan oleh Ma itu masih belum dirasa cukup geng hal ini disampaikan oleh pengacara yang mewakili keluar warga dari dini yang bernama Dimas yemahura yang merasa sangat prihatin dengan putusan tersebut karena menurutnya vonis yang diberikan oleh Ma itu terlalu ringan kepada Ronald tanur ini Padahal kita semua tahu putusan sebelumnya itu mengandung unsur penyuapan dan gratifikasi Dimas ini melanjutkan kalau Ma tidak melihat kasus ini secara menyeluruh terutama mengenai penerapan pasal yang digunakan untuk menghukum Ronald tanur karena seharusnya kasus ini dipandang sebagai kasus penghilangan nyawa bukan sekedar penganiayaan nah Oleh karena itu seharusnya m a memberikan hukuman yang lebih berat kepada si Ronald tanur ini ya 5 tahun tadinya kan awalnya 12 tahun sekarang tinggal 5 tahun Berarti ada apa nih gitu kan padahal kalau kita pikir-pikir ya Ronald tanur ini kan double trouble gitu udah ngabisin nyawa orang udah gitu dia Nyuap lagi otomatis harusnya hukumannya jauh lebih lama ini malah ditangkap kembali tapi jauh lebih ringan gitu nah hal yang sama juga disuarakan nih geng oleh Mia amyati selaku kepala Kejaksaan tinggi Jawa Timur yang mengungkapkan kekecewaannya atas vonis 5 tahun kepada Ronald tanur ini karena bumia ini mengatakan pihaknya akan melakukan pengajuan permohonan pk atau peninjauan kembali agar si Ronald tanur ini bisa mendapatkan hukuman yang setimpal menurut bumia putusan yang diberikan oleh pihak Ma jauh dari tuntutan 12 tahun penjara seperti yang disampaikan oleh jaksa penuntut umum ketika persidangan di tingkat pengadilan negeri tinggi Surabaya bagi beliau saat ini yang terpenting adalah si Ronald tanur ini bisa dihukum terlebih dahulu atas apa yang sudah dia lakukan terhadap Dini dan pihaknya akan berupaya untuk memberikan bukti-bukti baru atau novum agar bisa mengajukan permohonan peninjauan kembali Sehingga nantinya Ronald bisa dijatuhi hukuman yang setimpal atau lebih berat nah tapi geng dari kasus ini ada yang menurut gua cukup menarik Geng kalau dari media bangkaapos nih ya ini kalian bisa baca sendiri juga edwardard tanur Bapak dari Ronald tanur itu melaporkan jumlah hartanya sekitar 10,9 miliar sekian-sekian lah gitu per tanggal 31 Desember tahun 2021 dan 11,1 miliar per tanggal 31 Desember Tahun 2022 menurut hkpn pada periode 22 Maret tahun 2024 harta kekayaan dari eduward tanur itu mencapai 10,9 miliar dengan rincian tanah dan bangunan senilai rp9,5 miliar alat transportasi dan mesin senilai rp349 juta dan harta bergerak lainnya senilai rp27 juta dan kas serta setara kas senilai rp941, sekian-sekian juta di dalam lhkpn-nya Edward ini mengaku memiliki en tanah dan bangunan yang tersebar di Timur Tengah Utara Belu Kupang serta di Surabaya dan Aset propertinya ini memiliki luas setara dengan 200 sampai 7.500 m² tapi ketika ott yang dilakukan terhadap ketiga Hakim dan Lisa selaku pengacara dari Ronald jumlah barang bukti yang ditemukan kalau dikonversi semua menjadi rupiah itu senilai Rp2,5 miliar dua kali lipat dibandingkan kekayaan yang dimiliki oleh eduward tanur sendiri pada awalnya nih geng banyak yang mengira kalau itu adalah bayaran dari si orang tua Ronald tanur untuk untuk membebaskan anaknya tapi setelah dicek kok jumlah bayarannya jauh lebih besar dibandingkan harta mereka yang terdaftar gitu nah ternyata nih geng 20 miliar itu bukanlah jumlah dari bayaran untuk membebaskan Ronald tanur karena e harta kekayaan orang tuanya enggak segitu yang didaftarkan karena itu udah angkanya dua kali lipat 20 miliar tersebut ternyata itu adalah uang yang berjumlah dari keseluruhan kasus yang pernah mereka mainkan alias itu semua ya dari orang-orang yang berkasus terus bayar nih kepada tiga Hakim Dan si makelarnya jadi bisa kebayang ya dari memainkan hukum merugikan pihak korban mereka bisa meraup keuntungan sebesar itu dan untuk saat ini geng ketiga Hakim itu sudah dijerat dengan berbagai pasal yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup Wah enggak ada gunanya tuh ya uang banyak kalau dipenjara seumur hidup dan kemudian untuk Lisa selaku pengacara dari Ronald tanur itu diancam dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara sementara untuk Ronald tanur proses hukumnya masih berj geng dengan Jaksa yang akan mengupayakan untuk melakukan PK terhadap Ronald [Musik] tanur itu dia geng pembahasan kita hari ini mengenai kasus suap yang menyeret tiga Hakim yang menangani kasus Ronald tanor dan juga zarov selaku mantan pejabat Ma sebagai makelarnya serta Lisa selaku pengacara Ronald tanur serta penangkapan kembali si Ronald tanurnya sendiri nah Mari sama-sama geng kita Kawal kasus ini agar si pelaku ini bisa mendapatkan hukuman yang setimpal dan Dini Sera serta keluarganya mendapatkan keadilan atas apa yang sudah terjadi amin ya rabbal alamin gimana geng Tentang pembahasan kita hari ini coba tinggalkan komentar di bawah