Kind: captions Language: id ada 7.469 pekerja yang harus kehilangan pekerjaannya jadi pengangguran namun kalau dihitung sampai ke bulan Agustus tahun 2024 jumlah pekerja yang terkena PHK itu bisa mencapai 46.420 pekerja yo geng tekan tombol subscribe geng Halo geng Welcome back to kamar jeri [Musik] geng geng oke cari kerja di Indonesia makin susah ini adalah sebuah kalimat yang sering sekali kita jumpai di negara kita sekarang ini berbanding terbalik dengan populasi di Indonesia yang menduduki posisi keempat terbesar di dunia bayangin tuh geng dengan populasi sebanyak itu enggak semua masyarakat Indonesia bisa mendapatkan pekerjaan karena kesempatan untuk kerja enggak sebanding dengan jumlah penduduk maka daya saing antar orang-orang itu menjadi sangat tinggi dan faktornya itu bermacam ragam geng Nah salah satunya ya untuk bekerja di perusahaan-perusahaan ternama ya harus memiliki gelar pendidikan setara sarjana atau lebih sementara banyak anak-anak sekarang ketika mereka lulus sekolah yang enggak bisa melanjutkan pendidikannya karena terhimpit kebutuhan ekonomi keluarga terus semisalnya ada orang yang baru lulus kuliah atau istilahnya fresh graduate gitu ya itu justru banyak Perusahaan yang memberikan kualifikasi pekerja yang sudah berpengalaman lebih 1 sampai 2 tahun tu gimana ceritanya tuh Apakah sembari kuliah sudahah harus start kerja harus mulai kerja supaya punya pengalaman orang namanya baru lulus gitu tapi sudah diminta kualifikasi yang sudah bekerja 1u sampai 2 tahun makanya enggak heran kalau pemerintah itu mengadakan CPNS atau loker untuk bekerja di pemerintahan dan banyak orang yang berbondong-bondong untuk mendaftar bahkan enggak jarang memanfaatkan orang dalam atau dengan kata lain KKN sangking Mereka ingin menjadi pekerja untuk negara nah tapi gimana nih Geng kalau misalnya nih ya orang-orang yang sudah bekerja di perusahaan sudah settle di sana tiba-tiba harus menerima kenyataan pahit mereka harus di PHK ini banyak banget kejadian kayak gini terutama di Indonesia sekarang lagi marak-maraknya PHK pemutusan hubungan kerja nah orang-orang yang terpaksa di PHK ini Harus bersaing kembali seperti awal ketika mereka mendapatkan pekerjaan pertama karena ya pasti mereka butuh uang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari namun untuk mendapatkan pekerjaannya mereka harus Start dari awal lagi fenomena PHK massal itu sedang terjadi di negara kita salah satunya yang sangat mengancam kesej teraan masyarakat Indonesia di video kali ini gua bakal mengajak kalian untuk sama-sama membahas mengenai permasalahan yang menurut gua sangat penting ini dan sangat penting untuk disadari oleh kita semua bahwa masyarakat Indonesia kalau fenomena PHK massal yang sedang terjadi sekarang itu mengancam kita semua Gua juga bakal membahas mengenai faktor-faktor terjadinya PHK masal ini geng dan Bagaimana solusi dari pemerintah kita untuk mengatasi permasalahan ini sekarang Langsung aja kita bahas tentang permasalahan ini di sisi lain [Musik] Oke kita langsung masuk ke dalam pembahasan utama fenomena PHK massal di Indonesia jadi geng fenomena PHK massal Sebenarnya bukan baru-baru ini aja terjadi jadi ketika dunia dilanda oleh pandemi covid-19 itu sempat terjadi PHK besar-besaran dan menurut survei yang diambil oleh job Street Indonesia terhadap tenaga kerja yang terkena dampak ketika pandemi covid-19 itu ada sebanyak 35% pekerja yang terkena PHK dan 19% pekerja yang dirumahkan sementara Wah itu benar-benar kehilangan pekerjaan yang bikin stres banget pekerja yang mengalami PHK atau dirumahkan sementara ini berasal dari li sektor yaitu hospitality atau catering sebesar 85%, parawisata dan travel sebanyak 82%, pakaian atau garmen sebesar 71%, makanan dan minuman sebesar 69% dan konstruksi sebesar 64% gila semuanya di atas 50% di atas setengahnya dan masih berdasarkan hasil survei tersebut pekerja yang paling banyak di PHK atau dirumahkan sementara itu adalah mereka yang masih berada di dalam usia produktif yaitu antara umur 18 sampai sampai 24 tahun dengan persentase 67% keseluruhannya kalau kita lihat berdasarkan persentase gaji yang paling terkena dampak adalah yang berpenghasilan rata-rata 2,5 juta per bulan yaitu sebesar 74% yang berpenghasilan 2,5 juta sampai 4 juta per bulan itu sebesar 69% dan yang berpenghasilan R juta sampai 8 juta per bulan itu sebesar 60%. di sini gua paham sih geng di kondisi yang sedang pandemi di saat itu semua sektor itu ya pasti terdampak termasuk juga ya Sek ekonomi nah pendapatan yang menurun daya beli yang menurun dan lain-lainlah segala macam alasannya gitu perusahaan juga pasti ingin tetap terus melanjutkan bisnis dan dengan maksud untuk menghemat pengeluaran makanya perusahaan itu akhirnya memutuskan untuk memphk sebagian pekerjanya supaya gajinya enggak terlalu banyak ongkos produksi enggak terlalu banyak gitu Tapi kan kasihan Geng kalau dilihat dari si karyawannya yang di PHK itu kebanyakan adalah orang-orang yang berpenghasilan 2 juta per bulan untuk hidup di Jakarta mungkin Ya bisa dibilang itu enggak cukup gitu tapi tapi mereka harus di PHK lagi Bagaimana tuh jadi makin susah hidup mereka kita tahu ya apa-apa sekarang mahal apalagi pas mau covid Semuanya serba susah dan mereka harus bertahan dengan uang simpanan mereka atau pesangon yang mungkin perusahaan mereka berikan sampai akhirnya mereka mendapatkan pekerjaan baru tapi yang jadi pertanyaannya itu kan pandemi ya apakah untuk saat ini di Indonesia fenomena PHK ini masih berlangsung Ini kan udah enggak pandemi dan apakah PHK itu hanya terjadi Pas Masa pandemi aja atau Sekarang juga masih Nah jadi jawabannya AD adalah fenomena PHK ini bahkan masih terjadi sampai saat ini padahal semuanya udah normal udah new normal Katanya kita ke mana-mana udah enggak pakai PCR enggak pakai masker lagi gitu enggak harus psbb tapi PHK besar-besaran masih terjadi presiden asosiasi Serikat Pekerja Indonesia Mira sumirat kamis 20 Juni 2024 mengatakan pemutusan tenaga kerja atau PHK diperkirakan masih bakal terjadi berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan nih geng dikatakan ada sebanyak 32.000 64 tenaga kerja yang terkena PHK dari periode bulan Januari sampai dengan Juni tahun 2024 jumlah tersebut naik dari angka 21,45% dari periode sebelumnya yaitu sebanyak 26.400 orang dari data yang diambil oleh kemenaker Provinsi yang paling banyak terjadi PHK atau pemutusan hubungan kerja itu ada di Jakarta bayangkan geng ada 7.469 pekerja yang harus kehilangan pekerjaannya jadi pengangguran namun kalau dihitung sampai ke bulan Agustus tahun 2024 jumlah pekerja yang terkena PHK itu bisa mencapai 46.420 pekerja keterangan yang diberikan oleh Indah Anggoro selaku Dirjen pembinaan hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja kemenaker angka PHK dari bulan Januari sampai Agustus ini itu paling banyak terjadi di Jawa Tengah Nomor duanya baru di Jakarta terus yang ketiga adanya di Banten Nah jadi kalau digabungin nih jumlah pengangguran antara Jawa Tengah Jakarta dan Banten Buset itu banyak banget para pekerja yang ada di Jawa Tengah itu banyak yang mengalami PHK di sektor manufaktur tekstil dan industri pengolahan di Jakarta kebanyakan itu adalah pekerja yang berasal dari perusahaan di bidang jasa seperti restoran dan kafe sementara di daerah Banten mayoritasnya adalah PHK yang berasal dari industri Petrokimia karena seperti yang kita tahu di daerah Banten sana banyak sekali pabrik-pabrik Nah bayangkan tuh satu pabrik bisa mempekerjakan berapa ratus dan berapa ribu karyawan dan semuanya di PHK sedih banget terus geng selain perusahaan yang gua sebutkan tadi menurut informasi yang gua ambil dari media detik yang mengutip dari cnbc Indonesia tingginya angka PHK di Indonesia salah satunya juga berasal dari perusahaan startup nah PHK ini adalah sebagai akibat dari kondisi suram atau tch winter yang dialami oleh perusahaan startup karena kondisi ekonomi yang terus memburuk ada beberapa perusahaan startup yang melakukan PHK geng yang pasti kalian sudah enggak asing lagi dengan nama-nama perusahaan ini seperti salah satunya ada Tokopedia tiktok shop terus sendit Indonesia lamudi gdid ruang guru shopee Indonesia Zenius dan masih banyak lagi selain perusahaan-perusahaan startup itu perusahaan tekstil juga melakukan hal yang sama di mana ada sebanyak 10 perusahaan tekstil yang melakukan PHK dan hal tersebut membuat sebanyak 13.800 pekerja menjadi terkena imbasnya Nah untuk daftar perusahaannya bisa kalian cek sendiri di gambar yang akan gua Tampilkan ini Nah itu dia tadi geng Nah jadi di antara banyaknya pabrik manufaktur dan tekstil yang melakukan PHK terhadap para pekerja ada satu perusahaan yaitu yang bernama PT Sinar pancajaya yang berlokasi di Semarang yang setelah melakukan PHK secara bertahap namun terpaksa akhirnya harus menutup usaha mereka alias bangkrut pada awalnya perusahaan tersebut memiliki sekitar 3.000 pekerja kemudian perusahaan itu melakukan PHK secara bertahap jadi bisa dikatakan pada bulan Januari mereka ya mempphhk berapa orang terus Februari PHK lagi dan seterusnya sampai akhirnya di bulan Agustus perusahaan tersebut melakukan PHK kepada 340-an orang yang pesangonnya masih dinegosiasikan oleh perusahaan itu padahal nih geng sebelum perusahaan tersebut melakukan PHK mereka memiliki pasar di dalam dan di luar negeri berarti mereka ini memiliki komoditi untuk ekspor yang mana sebenarnya itu menjadi salah satu pendapatan ekonomi tambahan untuk negara ini namun sayangnya pabriknya tersebut harus tutup dan membuat para pekerja jadi menganggur ini ya enggak tahu deh gua sedih banget sebenarnya membawakan cerita ini gitu tapi ya apa boleh buat dan menurut presiden dari konfederasi Serikat Pekerja Nusantara atau kspn yang bernama pakistadi penutupan perusahaan tersebut karena tidak adanya yang membeli barang mereka sehingga semakin hari mereka ini terus merugi Ya mau gimana lagi Persaingan di dunia dagang apalagi sekarang impor dari negara luar terutama Cina ke negara kita itu mudah banget dan barang-barang dari Cina itu jauh lebih murah karena enggak tahu ya mungkin kenapa Cina bisa jual murah di negara kita apa mungkin karena pajaknya enggak sebesar pajak yang diproduksi di negara sendiri kali gua enggak tahu juga nih sekarang kita masuk nih geng ke dalam pembahasan faktor penyebab PHK dan dampak bagi para pekerja jadi geng PHK Mal ini tentunya sangat merugikan para pekerja seperti yang sudah gua Sebutkan sebelumnya Kalau mereka harus bisa mencari pekerjaan lain dengan memanfaatkan uang yang tersisa Dar dari gaji di tempat kerja sebelumnya yang belum tentu ya mereka bakal langsung mendapatkan pekerjaan lagi ya sudahudah keburu habis uangnya media BBC Indonesia sempat bertemu dengan salah satu pekerja perempuan yang berada di Jakarta yang bernama Olivia yang mengalami PHK di perusahaan yang bergerak di industri kecantikan dia ini bercerita kalau dia hanya diberitahu 2 minggu sebelum dia di PHK jadi dia dipanggil oleh atasannya untuk berbicara berdua dan di situlah dia diberitahu kalau perusahaan sedang melakukan efisiensi dan namanya masuk ke dalam daftar yang yang harus diberhentikan mendengar penjelasan tersebut Olivia ini hanya bisa diam dan dia syok karena kalimat tersebut secara tidak langsung mengisyaratkan kalau Olivia akan menjadi orang yang akan segera menganggur alias terkena PHK dan akhirnya dia diminta untuk menandatangani surat pemutusan hubungan kerja menurut Olivia pemberitahuannya tersebut terlalu singkat dan sangat mendadak karena dia Jadi enggak punya persiapan untuk mendapatkan pekerjaan yang baru karena balik lagi geng ke apa yang gua sampaikan sebelumnya cari pekerjaan di Indonesia kan susah sekalinya dipecat ya udah udah ribet lagi nyarinya ada yang mencari pekerjaan sampai berbulan-bulan sementara Olivia ini hanya diberitahu 2 minggu 2 minggu Sudah dipecat nah ditambah lagi ternyata dia enggak bisa mendapatkan uang dari cuti yang enggak dia ambil sebelumnya dan tidak mendapatkan gaji penuh nah hal ini semakin membuat dia terhimpit Olivia juga bercerita kalau dia sebenarnya sudah mengalami PHK sebelumnya dan ini adalah yang kedua kalinya terjadi yang mana yang pertama itu terjadi pada Tahun 2022 ketika dia bekerja di perusahaan startup pendidikan online karena sudah di PHK dua kali banyak orang yang menilai kalau seharusnya Olivia ini ya lebih well prepare karena sudah pengalaman sebelumnya Nah Tapi menurut dia kondisi yang terjadi kedua kalinya ini berbeda geng karena pemberitahuannya mendadak banget berbeda dengan ketika di Tahun 2022 pertama kali dia di PHK Dia merasa banyak memiliki support syistem karena banyak pekerja yang mengalami hal yang sama dengan dia namun kali ini dia justru merasa sendirian karena teman-teman kantornya mengira kalau Olivia yang mengajukan resign bukan karena di PHK dan dia merasa kalau perusahaan Enggak terbuka kepada karyawan lain karena merahasiakan alasan kenapa Olivia harus keluar dari perusahaan tersebut jadi seolah-olah Olivia ini yang resign dan karyawan lain enggak ada yang tahu kalau dia sebenarnya dipecat alias di PHK dan di hari itu ternyata enggak cuma Olivia doang yang kena PHK geng tapi ada lima pekerja lainnya nah para pekerja yang ada di sana sebetulnya sudah menduga dan memprediksi akan adanya PHK sejak akhir tahun 2023 namun sebelum dia di PHK Dia melihat lihat beberapa rekan kerjanya yang Berhenti bekerja secara tiba-tiba tanpa adanya kejelasan Apakah mereka resign atau di PHK nah dia Ini enggak pernah menyangka kalau hal tersebut ternyata akhirnya dialami oleh dia juga dan ternyata semuanya ya di PHK dipecat setelah pemutusan hubungan kerja atau PHK melanda buruh di pabrik tekstil BBC Indonesia juga berhasil mewawancarai pekerja lain selain Olivia geng yaitu Nabila namanya nah Nabila ini juga merupakan pekerja di Jakarta yang terkena PHK oleh salah satu perusahaan startup kamers terbesar di Indonesia nah alasan yang diberikan oleh perusahaan mengenai pemutusan hubungan kerja terhadap si Nabila ini itu dikarenakan Mereka ingin mengubah arah bisnis nah Nabila itu masuk ke dalam gelombang pertama yang terkena PHK nah lalu kemudian berselang 3 minggu kemudian perusahaan tersebut melakukan PHK kembali dan di tim kerja Nabila ini ada sebanyak 14 orang yang mengalami nasib yang sama dengan dia nah cuma PHK massal yang terjadi di perusahaan tersebut sudah dilakukan sejak Akhir Tahun 2022 kebayang tuh ya dipecat terus gitu dan juga selama dia bekerja di perusahaan tersebut Nabila ini mengaku dia mendapatkan pesangon sebanyak tiga kali gaji namun pembayarannya itu enggak langsung sekaligus melainkan dicicil selama 4 bulan oleh si perusahaan pesangon pertamanya itu didapatkan di bulan September ditambah dengan gaji di bulan dia terakhir kerja nah pesangon berikutnya turun di bulan Oktober dan seterusnya sampai bulan Desember dan Nabila ini juga enggak tahu kenapa perusahaan ini mencicil pesangon tersebut Nabila juga mengatakan kalau hal seperti ini ternyata enggak terjadi di Perusahaan tempat dia kerja aja geng tapi juga di perusahaan startup yang melakukan PHK setiap bulan tapi pemecatannya secara diam-diam nah gimana tuh maksudnya Mungkin kalian lebih paham gitu ya ya kasusnya mungkin kurang lebih sama seperti si Olivia tadi lah Jadi sebenarnya dia di PHK tapi perusahaannya itu e statusnya itu tertera di data perusahaan pekerjanya yang mengajukan resign jadi seolah-olah tidak ada pemecatan adanya tuh mengundurkan diri gitu jujur aja di dalam hal ini gua enggak tahu Apa tujuannya perusahaan melakukan hal seperti itu tapi menurut perkiraan gua nih geng status dari perusahaan untuk pekerja dibuat Jadi resign Padahal dia ini di PHK itu agar pekerja tersebut yang terkena PHK tidak mendapatkan pesangon dari perusahaan sehingga perusahaan enggak perlu mengeluarkan uang lagi ketika mereka ee keluar dari perusahaan tersebut nah gimana tuh geng Menurut kalian masuk akal Enggak tuh kira-kira jadi si perusahaan ini enggak mau bayar pesangon ya dianggap kayak seolah-olah resign aja gitu Nah ini baru kasus dari dua pekerja geng gimana dengan ribuan pekerja yang pasti merasakan hal yang sama dengan Olivia dan juga si Nabila tadi Nah mereka juga pasti merasa bingung kenapa harus di PHK belum lagi kalau diberitahu dalam waktu yang singkat dan juga pesangon yang belum sepenuhnya diturunkan atau dibayarkan dan banyak pekerja yang memprotes fenomena PHK massal ini geng hal tersebut salah satunya disuarakan oleh Eli Rosita sekaligus presiden konfederasi serikat buruh seluruh Indonesia atau yang disingkat dengan ksbi yang mana beliau ini menyampaikan kalau semenjak undang-undang Cipta kerja disahkan pada tahun 2020 nah belum ada pabrik baru yang dibuka yang bisa menyerap banyak tenaga kerja baru Nah jadinya pengangguran semakin bertambah orang lapangan kerjanya aja enggak ada gitu padahal itu adalah salah satu janji pemerintah untuk membuka lapangan kerja besar-besaran nah tapi sementara itu menanggapi fenomena PHK massal yang terjadi di Indonesia menteri Ketenagakerjaan yaitu Ida Fauziyah berupaya untuk menekan gelombang PHK namun menurut Eli sepertinya upaya yang dilakukan oleh Ibu Ida ini akan kupus dan sia-sia nah Kesimpulan tersebut diambil berdasarkan laporan yang masuk ke ksbi yang menyatakan sudah ada hampir 50.000 pekerja yang terkena PHK dan akhirnya mereka menganggur Yang mana kebanyakan di antara mereka itu bekerja di industri tekstil dan garmen jadi pabrik-pabrik tekstil itu udah mecat-mecatin semua buruh-buruhnya kasihan banget dari puluhan ribu orang pekerja tersebut dikatakan masih sangat banyak yang belum mendapatkan pesangon dari perusahaan Alasannya karena perusahaannya itu harus memberes piutangnya kepada pihak bank Nah setelah itu beres barulah perusahaan akan memberikan pesangon kepada mereka yang disesalkan oleh para tenaga kerja ini adalah perusahaan belum membayarkan pesangon mereka tapi secara tiba-tiba perusahaan tersebut berhenti beroperasi atau Tutut sebanyak 20 hingga 30 pabrik berhenti beroperasi dengan PHK pekerja hingga mencapai 10.800 orang ya Seandainya saja pemberitahuan akan PHK kepada mereka itu diberitahukan setidaknya 6 bulan sebelumnya ya mungkin para pekerja ini bisa bernegosiasi atau setidaknya bisa mencari pekerjaan baru persiapan dulu gitu nah tapi kalau udah kayak gini mau nuntut ke mana lalu geng dari pengamatan Eli banyak perusahaan yang akhirnya dinyatakan pilot atau bangkrut tapi ada yang menggunakan cara lain dengan memindahkan kantornya ke daerah lain agar upah minimum untuk para pekerjanya jauh lebih kecil jadi ibaratnya kayak kalau dia Kantornya di Jakarta ya umr-nya berapa gitu nah lalu tiba-tiba dipindahkan ke daerah Jawa sana yang mana umr-nya jauh lebih rendah dengan begitu mereka bisa menggaji karyawan jauh lebih rendah daripada gaji karyawan di Jakarta Nah ini juga pernah dilakukan oleh salah satu e-commer terbesar di Indonesia yaitu shopee yang melakukan relokasi pekerja mereka ke kota Solo dan juga Yogyakarta waktu itu berita mengenai relokasi pekerja ini juga sempat heboh karena pihak perusahaan di saat itu memberikan alasan keputusan mereka untuk merelokasi pekerja itu diambil karena melakukan pengembangan talenta digital di daerah merah katanya dan langkah ini diambil setelah pihak perusahaan melihat kesiapan mulai dari fasilitas sampai dengan perkembangan SDM di kota-kota tersebut Nah jadi bisa dikatakan klaim dari pihak perusahaan Mereka ingin perkembangan bisnisnya itu enggak cuma terpusat di satu wilayah tertentu Atau cuma di Jakarta doang namun mereka pengen ee maju juga di daerah-daerah lain kabarnya sih kayak gitu alibinya nah tapi banyak yang meragukan alasan tersebut yang mana ya Ini bukan persoalan ingin melakukan pengembangan dan pemerataan tapi ada udang di balik batu yaitu keputusan perusahaan tersebut untuk pindah ke daerah ya Karena untuk mengurangi pengeluaran perusahaan yaitu gaji karyawannya lebih murah gitu karena UMR di dua kota yang gua sebutkan tadi yaitu kota Solo dan Yogyakarta ya jauh lebih kecil daripada yang ada di Jogja inilah yang terjadi dan menurut Eli e dia menyebutkan kalau situasi seperti ini enggak terlepas dari undang-undang omnibus Law Cipta kerja yang mana peraturan yang tertuang di dalam undang-undang tersebut sangat memudahkan perusahaan untuk melakukan PHK karena enggak ada ketentuan berapa kali perjanjian kerja waktu tertentu yang biasanya disingkat PKWT atau status kontrak bagi karyawan kontrak bisa diperpanjang Selain itu tenaga kerja outsourcing juga enggak dibatasi pada bagian pekerjaan tertentu upah sektoral juga dihapuskan padahal dari upah Itulah itu menjadi salah satu yang menguntungkan bagi para pekerja nah meskipun pemerintah pernah mengklaim kalau angka pengangguran sempat turun sebesar 4,82% di bulan Februari tahun 2024 hal tersebut bukanlah disebabkan karena adanya lapangan pekerjaan baru ya bukan karena ada lapangan pekerjaan baru yang dibuka oleh pemerintah tapi karena banyaknya orang yang menganggur akhirnya beralih profesi sebagai pengemudi ojek online alias Jadi Abang ojol Abang gojek Abang grab Jadi bukan tiba-tiba oh pengangguran banyak nih terus tiba-tiba berkurang nih penganggurannya pemerintah Berhasil enggak yang berhasil itu ya perusahaan ojek online pemerintah mah enggak buka lapangan pekerjaan baru gitu dan banyak banget orang-orang yang daripada nganggur mending ngojek di saat itu nah menurut Eli juga hal tersebut bukanlah sebuah bentuk dari lapangan kerja karena ketika mereka menjadi Mitra dari ojek online mereka itu enggak dapat jaminan sosial enggak dapat upah minimum dan enggak ada pesangonnya jadi benar-benar bekerja untuk diri mereka sendiri enggak ada jaminan apapun nah hal tersebut juga disampaikan oleh seorang pengamat ekonomi dari bright Institute yang bernama Muhammad Andri perdana yang mana Berdasarkan pengamatan beliau dan analisisnya dia Andri ini memperkirakan kalau angka PHK tahun ini bakal melampaui tahun sebelumnya Wah sedih banget geng dan ada beberapa faktor yang dijelaskan Mengapa banyak perusahaan pada akhirnya bangkrut atau memilih untuk menyimpan modal mereka daripada membuka usaha yang baru Jadi mereka lebih memilih untuk nge-ekip uang mereka dulu Nah pertama nih karena masih tingginya suku bunga yang berpengaruh terhadap tingkat biaya dana dan biaya modal bagi si perusahaan tersebut Nah kalau dirasa akan mengeluarkan biaya yang besar untuk modal usaha atau ekspansi bisnis itu sangat berdampak pada tingkat peker kjaan terus juga pengangguran dan juga PHK nah lalu faktor kedua karena daya beli masyarakat yang benar-benar turun sehingga perusahaan enggak mampu untuk bisa meningkatkan penjualan saat ini kenapa daya beli masyarakat menjadi turun ya karena selain bahan kebutuhan pokok yang semakin meningkat ada penyebab lainnya yang ikut mempengaruhi Mengapa daya beli menjadi turun dan berdampak pada perusahaan terkhususnya perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur dan juga garmen hal tersebut disebabkan karena Indonesia menjadi negara yang banyak banget mengimpor barang dari luar negeri terkhusus khusnya Cina akhirnya perusahaan lokal yang memproduksi barang sejenis jadi kalah saing dengan produk impor karena produk impor itu lebih murah apalagi kalau barang-barang tersebut yang berasal dari Cina memang sudah terkenal murahnya dan gua mau kasih contoh salah satu kasusnya ya misalkan nih kita sebagai orang Indonesia pasti sangat bangga akan tradisi dan budaya negara kita seperti contohnya batik nah batik aja nih bahkan sudah menjadi salah satu identitas bagi negara Indonesia makanya ketika ada klaim yang datang dari Malaysia kalau batik itu berasal dari Malaysia tentunya Kita sebagai orang Indones Ind bakal marah gitu ya tapi mau gimana geng di Indonesia sendiri saat ini batik yang beredar itu bukanlah berasal dari buatan Indonesia aja tapi justru dari luar negeri di dalam kasus ini adalah batiknya itu buatan Cina made in China bayangin tuh jadi yang kita pakai selama ini identitas kita makai batik itu ya identitasnya memang batik batik Indonesia coraknya corak Indonesia tapi made in China kacau enggak batik dari Cina ini sudah beredar geng di Indonesia dan secara enggak langsung batik dari Cina ini akan menjadi pesaing bagi pengrajin batik asal Indonesia dan ini adalah sebuah fenomena yang sangat aneh menurut gua idealnya persaingan bisnis itu hanya terjadi antara pengrajin batik di Indonesia tapi ternyata pengrajin batik di Indonesia tidak lagi saling bersaing tapi semuanya malah bersaing dengan luar negeri dan seperti barang-barang dari Cina yang lain batik dari Cina ini dijual dengan harga super murah karena orang-orang pasti bakal memilih harga yang paling murah untuk membeli barang sehingga ya akan cenderung membeli batik dari Cina ini dan hal tersebutlah yang berdampak pada menurunnya penjualan dari pengraajin batik lokal sampai ke angka 30% kasihap banget dan masuknya batik dari Cina ini mengancam dua aspek sekaligus yaitu aspek budaya dan aspek ekonomi yang berujung pada PHK masal yang terjadi di negara kita tapi sebenarnya pemirsa barang yang masuk ke dalam Indonesia Enggak cuman China yang hanya yang membanjiri pasar Indonesia dengan barang-barang impor ada juga sebenarnya negara-negara lain sekarang gua lanjut ke faktor yang ketiga yaitu undang-undang Cipta kerja nah jadi sama dengan statement Eli tadi Andre juga mengatakan kalau sejak undang-undang ini diberlakukan hampir enggak ada lapangan kerja baru dalam skala besar yang tersedia kalaupun ada itu dari sektor padat modal seperti tambang dan realita yang terjadi justru sebaliknya banyak pengusaha yang diuntungkan karena bisa menekan pengeluaran melalui keringanan membayar hak-hak pekerja dan bisa sesukanya mengontrak pekerja sehingga bisa dikatakan kalau undang-undang ini seperti sebuah alat untuk memudahkan PHK dilihat dari ketiga faktor tersebut Andri menilai kalau PHK massal akan terus membesar nantinya apalagi enggak dibarengi dengan upaya pemerintah untuk melakukan intervensi terhadap tingkat suku bunga menurut perkiraan Andri nih pada akhir tahun 2024 angka PHK atau angka pengangguran di Indonesia bisa mencapai 70.000 kasus wuh siap-siap aja geng terus kemudian menurut pengamat Ketenagakerjaan dari UGM yang bernama Tajuddin Nur Effendi Beliau mengatakan kalau gelombang PHK sudah terjadi sejak tahun 2023 dan ini sebagai dampak dari perang Ukraina dan Rusia katanya karena perang tersebut memicu ketidakstabilan politik di negara tujuan ekspor seperti di Uni Eropa dan Amerika Serikat sehingga permintaan di kedua pasar tersebut menjadi menurun dan terjadilah PHK besar-besaran di saat yang sama pabrik tekstil itu baru memasuki masa pemulihan kan sebelumnya itu pandemi covid tiba-tiba pandeminya udah kelar mereka harus dihantam dengan banyaknya produksi tekstil yang justru datang dari luar negeri dan lagi-lagi Karena harganya yang lebih murah masyarakat cenderung untuk memilih barang impor tersebut dibandingkan yang dibuat oleh pengusaha lokal Nah sekarang kita masuk nih geng ke dalam pembahasan Bagaimana upaya pemerintah untuk mengatasi e fenomena PHK ini Jadi selama ini bisa dikatakan belum ada tindakan yang nyata nih ya dari pemerintah untuk mengatasi hal ini selain dengan jaminan akan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat tapi ya realitanya justru sebaliknya banyak orang yang di PHK ketika diberikan pertanyaan mengenai hal ini Bu Ida Fauziah selaku menteri tenagakerjaan mengatakan kalau Solusi yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan membangun kesepahaman dan kesepakatan antara pekerja dengan pengusaha pemerintah selalu memanggil para pihak perusahaan kalau ada perusahaan yang akan melakukan PHK untuk melakukan mediasi pemerintah di sini berperan sebagai media antara pekerja dengan pengusaha untuk melakukan mediasi tapi apakah hal kayak gini nih efektif gitu ya malah dimediasi jadi kayak Aduh gimana ya selesaikan dengan cara kekeluargaan gitu diskusi jadi pemerintah tuh bukan malah menciptakan lapangan kerja baru tapi tapi justru mengurusi hubungan antara pengusaha dengan para pekerjanya supaya ya tidak di PHK gitu dan sayangnya nih ya apakah ini efektif atau enggak gua itu enggak menemukan informasi mengenai hal tersebut kalau misalkan ada di antara kalian yang pernah di posisi ini Coba deh ceritakan apa yang kalian alami dan Apakah benar Hal tersebut dilakukan oleh pemerintah kita ketika itu coba tinggalkan komentar di bawah kemudian Pertanyaan selanjutnya Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk bisa mengatasi tingginya angka PHK dan semakin banyaknya pengangguran di Indonesia jadi kalau berdasarkan Pernyata an dari Bima Yudistira selaku direktur center of economics and law studies ada lima strategi yang bisa dilakukan yang pertama dengan meningkatkan daya beli Masyarakat khususnya bagi mereka dari kalangan kelas menengah dan rentan miskin melalui cara untuk menunda kenaikan tarif PPN 12%. nah hal ini bisa dilakukan dengan melakukan revisi undang-undang harmonisasi peraturan perpajakan atau uuhpp Nah karena melihat dari diterapkannya kebijakan kenaikan pajak PPN 11% itu justru membuat rendahnya tingkat konsumsi rumah tangga dan penjualan rtail karena orang Aduh gimana mau belanja pajaknya aja tinggi banget gitu harga makin melambung Terus yang kedua membantu beban pekerja dengan menerapkan pajak penghasilan atau PPh pasal 21 yang lebih dikenal dengan PPH 21 yang pajaknya itu ditanggung oleh pemerintah hingga pendapatan bruto Rp200 juta per tahunnya terus yang ketiga mengendalikan harga pangan dengan berbagai intervensi contohnya dengan menaikkan subsidi pupuk yang tahun 2025 nilainya berkurang nah terus keempat meningkatkan Peng aman sosial dalam bentuk Bansos yang tepat sasaran ke kelas menengah yang rentan karena pada RAPBN tahun 2025 Bansos itu hanya dialokasikan sebesar rp152,7 triliun yang mana jumlah tersebut adalah yang terendah semenjak pandemi covid dan yang terakhir adalah dengan memperbaiki intensif fiskal agar belanja perpajakan dapat mengefektifkan dan menciptakan serapan kerja di sektor Padat Karya terus geng ada langkah lain juga nih yang mungkin bisa menjadi saran nih bagi pemerintah kita ini datang dari Pak Yusuf Rendy manilet selaku econom center of reform on economics atau disingkat dengan core co RI langkah pertama pemerintah itu perlu memastikan daya saing industri terkhususnya bagi industri yang saat ini sedang masif melakukan PHK untuk menjaga ini Pemerintah itu memastikan kalau Persaingan di pasar antara barang dan industri tersebut dengan barang impor itu berada pada level yang sama nah sehingga barang-barang impor yang bersifat ilegal atau enggak sesuai dengan ketentuan yang sudah disepakati oleh pemerintah ah itu bisa ditarik dan kedua intervensi dari sisi industri bisa menjadi perhatian bagi pemerintah dengan memberikan intensif dengan pembebasan pajak atau subsidi harga gas atau BBM yang termasuk ke dalam industri yang saat ini masih melakukan PHK terus yang ketiga mempertahankan indikator makro karena indikator makro itu sering menjadi acuan industri untuk melakukan perencanaan bisnis sehingga Kalau indikator makro ekonominya enggak tercapai maka hal tersebut bisa menjadi faktor tambahan yang mendorong semakin melemahnya industri nah indikator makro ini seperti pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar Rupiah geng yang mana itu juga pasti bakal menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk strategi bisnis mereka Nah jadi kurang lebih kayak gitu geng Hah Gila ya Kalau berbicara soal PHK di negara kita kayaknya gua enggak tahu deh ini bakal ada obatnya atau enggak tapi gua berharap banget semoga bakal ada obatnya karena kasihan banget rakyat Indonesia saat ini Tapi jujur aja ya kalau menurut gua nih Kenapa negara kita juga carut-marut secara ekonomi sekarang ini enggak terlepas juga dari judol sih kayaknya angka orang main judol di negara kita tuh tinggi banget makanya perputaran uangnya itu enggak berada di negara kita tapi ya berada di luar sana salah satunya Kamboja Vietnam terus ke Thailand pokoknya negara-negara tempat ya judol itu berpondasilah berdiri di sana Jadi itu dia geng pembahasan kita mengenai fenomena PHK massal di Indonesia sebenarnya ini Ironi banget Indonesia memiliki populasi yang banyak tapi kesempatan kerja yang ada itu tidak mengakomodir semua masyarakat dan semua ini terjadi karena adanya masalah struktural yang saat ini menjadi salah satu masalah yang harus diselesaikan oleh pemerintah kita semoga video kali ini memberikan kalian informasi mengenai bagaimana situasi di negara kita yang lagi enggak baik-baik aja gua doakan ya semoga bagi kalian yang mengalami PHK dan ya bisa mendapatkan pekerjaan barulah yang lebih baik lagi Amin ya rabbal alamin