LA RINCONADA ! KOTA PENGHASIL EMAS NAMUN TIDAK MEMILIKI HUKUM NEGARA DI PERU Tupac
Ve0LjEkofoc • 2024-09-23
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id tapi para pekerja di sana enggak sepenuhnya Sejahtera jadi di sana tuh mereka padahal nambang emas tapi hanya untuk memperkaya para juragan-juragannya mereka para pekerja itu harus bekerja sepanjang hidupnya dengan penghasilan yang sedikit yo geng tekan tombol subscribe geng Halo geng Welcome back to kamar jiri [Musik] geng geng Oke di video kali ini kita bakal ngebahas mengenai salah satu kota yang ada di negara Peru yang bernama larinkonada nah alasan mengapa kita harus ngebahas tentang kota ini karena memang kota ini unik banget geng dan kalian harus dengar tentang cerita dari kota larinkonada ini karena kota ini dikatakan menjadi kota paling tinggi di dunia nah tapi bukan itu yang menjadi fokus pembahasan kita ya Walaupun mungkin di bayangan kalian karena larin konada ini menjadi kota paling tinggi di dunia udah pasti pemandangannya indah gitu ya dan unik juga dibandingkan wilayah-wilayah Peru yang lain nah tapi ada sesuatu yang bikin miris banget yaitu tentang kualitas hidup penduduk di kota ini yang bisa dikatakan itu enggak terjamin sama sekali dan hampir mirip seperti yang terjadi di Kongo Nah mungkin kalian agak bingung nih Emang di Kongo tuh kayak gimana sih gitu kan apa yang terjadi di Kongo Nah mungkin buat kalian yang pengin tahu apa yang terjadi di Kongo kalian bisa nonton video dari kamar Jerry yang episode ini nah di sana gua menjelaskan Bagaimana mirisnya kehidupan di Kongo yang mana tempat tersebut seharusnya ya menjadi tempat yang memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah dan seharusnya penduduknya mendapatkan penghidupan yang layak Tapi justru sebaliknya mereka hidup dengan kondisi yang mengkhawatirkan harus bekerja sepanjang hari untuk menambang emas dan harus mempertaruhkan nyawa mereka demi mencari nafkah dan memperkaya orang-orang Eropa nah hal ini mirip dengan yang terjadi di kota larinkonada yang mana Di sa orang-orangnya itu tidak memiliki kehidupan yang layak harus bekerja terus-menerus dan yang paling parahnya adalah kota ini adalah kota Yang Terlupakan jadi pemerintah Peru sama sekali udah enggak pernah peduli dengan kota ini lagi bahkan sampai kota ini itu enggak punya hukum geng Jadi orang-orang bebas melakukan apapun di kota ini jadi tingkat kejahatannya juga cukup tinggi Langsung aja kita bahas secara lengkap tentang kehidupan di kota larikonada ini di sisi lain [Musik] kita langsung ke dalam pembahasan utamanya nih geng yaitu kehidupan pahit para pekerja tambang emas di kota lariconada oke sebelumnya gua Jelaskan Sedikit nih tentang lariconada ini lariconada Ini adalah sebuah kota di negara Peru yang memiliki ketinggian sampai dengan 5.100 m di atas permukaan laut yang menjadikan kota ini sebagai Kota tertinggi di dunia secara geografis larikonada ini masuk ke dalam distrik ananea provinsi Antonio deptiona Departemen puno Peru Di mana kota tersebut dikelilingi oleh gunung ananea arti dari larino nada sendiri itu diambil dari bahasa Spanyol yang memiliki arti yang terpojok Nah di sini maknanya itu entah yang terpojokkan atau mungkin yang di pojok kali ya pokoknya antara dua itulah artinya terus geng meskipun menjadi kota tertinggi di dunia larikonada ini juga memiliki penduduk yang antara tahun 2001 sampai 2009 diperkirakan hanya ada sebanyak 3 10.000 jiwa Nah jadi ibaratnya tuh ya jumlah penduduknya enggak lebih banyak daripada jumlah penonton Bruno Mars kayaknya 30.000 jiwa doang karena Berada di posisi yang sangat tinggi otomatis kadar oksigen di wilayah tersebut itu sangat sedikit jadi agak susah untuk bernafas dan pastinya di sana sangatlah dingin kalau misalkan kalian pernah mendaki gunung ya Pasti kalian tahu seberapa Dinginnya Di sana Nah kurang lebih seperti itulah kondisi dari larinonada ini camasado Rid Uno se altera yempza faltar El aire no empieza a marear Esta ciudad es peligrosa por muchos aspectos siendo El primero por supuesto La falta de aire Nah apalagi di sana sing dingin banak tempat yang sampai tertutup es dan salju dan karena tempatnya berada di tempat yang paling tinggi Pasti keindahan alam di sana juga enggak perlu diragukan lagi benar-benar Indah benar-benar Asri hanya saja kehidupannya nih yang bikin kita sedih nah terus walaupun menjadi kota tertinggi di dunia tapi kepopuleran dari larinko nada itu enggak seperti Pegunungan Himalaya atau untuk Peru sendiri itu enggak sepopuler ibu kotanya yaitu ibu kota lima nah tapi kalian harus tahu geng di balik ketidak populernya kota ini ternyata di kota ini tuh menyimpan kekayaan alam terkhususnya emas di mana di larin konada itu banyak sekali ditemukan emas yang membuat orang-orang di sana itu bekerja untuk Pertambangan emas baik yang legal maupun yang ilegal apalagi ketika emas harganya melambung banyak orang yang akhirnya berbondong-bondong datang ke larin kunada ini untuk mencari pekerjaan di sana jujur aja Ini gua enggak menemukan informasi lebih jelas Kapan pert pertama kali emas di sana ditemukan tapi yang jelas pada saat endapan emas di sana ditemukan yang tadinya larinonada ini hanya sebuah kota kecil tiba tiba itu berubah menjadi sebuah kota yang padat dengan penduduk Pertambangan emas pun dengan cepat diambil alih oleh sebuah perusahaan dan kemudian menawarkan pekerjaan untuk menambang emas itu kepada para penduduk yang ada di larenonada jadi mirisnya nih ya yang seharusnya masyarakat larinonada itu bisa menambang sendiri tetapi justru mereka sebagai warga masyarakat di sana harus bekerja kepada ada perusahaan swasta yang sudah menguasai tambang emas di daerah mereka ya lagi-lagi ya namanya kekuasaan udah pasti rakyat harus mengalah a esto Hay Que sumarle El frío y también Los ciertamente inmorales horarios De trabajo La mayoría De Las personas Que laboran en las minerias di Peru sendiri geng Peru ini adalah negara yang menjadi penghasil emas terbesar di negara Amerika Latin di mana produksi tahunannya itu bisa mencapai 150 Ton dan Peru menjadi produsen emas terbesar keenam di dunia bahkan dikatakan nih Geng kalau di wilayah Amazon Peru itu banyak penambang emas ilegal yang melakukan penambangan di sungai-sungai Nah jadi di Peru ini ada dua penambangan emas geng yang satu di sebuah Sungai tepatnya di wilayah Amazon dan yang satu lagi ya di larinkonada ini yang berada di daerah pegunungan dan seperti yang kita tahu ya geng semakin hari emas itu semakin diminati dan semakin dicari dan menjadi sesuatu yang sangat penting bahkan menjadi simbol dari kekayaan jadi emas juga menjadi dasar perbandingan untuk nilai tukar mata uang yang ada di dunia nah Oleh karena itu semakin pentingnya emas otomatis harganya pun semakin tinggi sampai lima kali lipat dalam waktu 20 tahun karena nilainya yang semakin tinggi nih geng akhirnya hal ini juga ikut mempengaruhi pesatnya pertumbuhan pertambangan yang ada di larenonada di sekeliling larenonada ini banyak banget Pemukiman yang berisikan para penduduk yang bekerja di Pertambangan emas tersebut nah mereka ini harus bisa beradaptasi dengan lingkungan yang keras yang ada di kota ini karena lokasinya itu berada di pegunungan yang membuat kadar oksigen di laring konada ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kota-kota lain semakin padat penduduknya ya makin sesaklah di sana dan kebayang tuh geng ketika mereka melakukan pekerjaan pertambangan kan itu berat banget tetapi sekaligus mereka kesulitan bernafas yang mana jika mereka melakukan pekerjaan yang berat udah pasti bakal cepat lelah Nah untuk bekerja di pertambangan ini itu enggak bisa sembarangan orang geng karena syaratnya harus memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan enggak gampang lelah apalagi kalau pertambangan tersebut ada di sebuah kota yang menjadi kota tertinggi di dunia kayak gini udah pasti bakal struggle banget dan memang terbukti banyak yang pingsan dan bahkan sampai meninggal dunia akibat kekurangan oksigen udah gitu karena berada di pegunungan Medan yang harus dilalui oleh para pekerjanya juga enggak mudah karena mereka harus melalui jalan yang mendaki lebih dari 30 menit setiap harinya dan Sama halnya dengan di Kongo Meskipun mereka menambang emas yang sangat tinggi nilainya tapi para pekerja di sana enggak sepenuhnya Sejahtera jadi di sana tuh mereka padahal nambang emas tapi hanya untuk me kaya para juragan-juragannya mereka para pekerja itu harus bekerja sepanjang hidupnya dengan penghasilan yang sedikit dan menurut media DW para pekerja di sana itu bekerja dengan sistem yang disebut dengan sistem chakoreo di mana dikatakan sistem ini mengharuskan mereka bekerja selama 30 hari berturut-turut tanpa henti dan yang lebih parahnya lagi biasanya mereka juga bakal bekerja untuk kontraktor tanpa menerima upah speser pun bayangin tuh geng kerja selama sebulan penuh tapi lu enggak di kasih bayaran atas kerjaan lo tersebut y existe UN sistema en El trabajan De 35 a 40as Ning Tipo De Paga les sem tapi walaupun begitu tetap banyak orang yang tertarik untuk bekerja di sana meskipun ggak dibayar Pasti kalian bingung nih Kok bisa kan enggak dibayar Kenapa demikian dikatakan kalau mereka ini dijanjikan ketika hari kerja mereka sudah mencapai 31 hari maka mereka diperbolehkan untuk bisa menyimpan emas-emas tersebut yang berhasil mereka temukan di pertambangan ya akhirnya dengan janji seperti itu Siapa yang enggak tertarik geng logikanya pasti kalau mereka berhasil mendapatkan emas ya hasilnya jauh lebih besar dibandingkan dengan penghasilan mereka ketika mereka bekerja untuk perusahaan tersebut tapi ada masalahnya masalahnya itu adalah mereka itu enggak selalu bisa mendapatkan emas geng karena para pekerja tersebut biasanya dikirim ke lokasi-lokasi pertambangan yang enggak ada apa-apa jadi ya ujung-ujungnya mereka enggak bisa dapat apa-apa setelah 31 hari menambang untuk si perusahaan jadi saking liciknya perusahaan tersebut dan sama seperti pertambangan-pertambangan di wilayah lain pastinya kondisi lingkungan yang berada di sekitar lokasi pertambangan tersebut itu sangat berpolusi geng dan sangat berbahaya bagi para pekerja serta penduduk yang ada di sana dan yang lebih bikin mirisnya adalah mereka ini bekerja tanpa pakai alat perlindungan yang memadai jadi enggak ada pakaian kerja yang memadai sehingga para pekerja di sana harus dengan ikhlas menerima kondisi tubuh mereka itu bakal terkena bahan-bahan berbahaya seperti Mercury terus ada sianida yang kalau mereka sering terpapar oleh Mercury dan sianida ini maka bakal menjadi penyakit bagi di tubuh mereka nah tapi mau gimana lagi Geng itu adalah satu-satunya pekerjaan yang bisa mereka dapatkan di sana karena memang sumber perekonomian di kota larinkonada ini hanya bergantung pada Pertambangan emas Nah tapi tetap aja ya setiap orang yang menambang emas di sana itu bukan berarti mereka bakal jadi kaya mereka hanya akan memperkaya perusahaan dan meskipun kota tersebut adalah kota penghasil emas tapi emas yang ada di sana yang ditambang secara terus-menerus pasti bakal habis juga ya suatu hari nanti stoknya pasti bakal menipis cepat atau lambat dan para peker ini pada akhirnya akan terancam gak bisa mendapatkan penghasilan sama [Musik] sekali terus geng masih menurut laporan yang ditulis oleh media DW pernah suatu hari para pekerja ini hanya bisa mendapatkan emas kurang dari 8 gram dari sebanyak 10 ton batu yang mereka ambil yang mana ini menunjukkan kalau persediaan emas di kota tersebut sudah semakin sedikit dan terus menipis setiap tahunnya belum lagi kalau harga emas tiba-tiba turun ya hal ini bakal membuat penghasilan mereka yang sudah sedikit menjadi lebih sedikit lagi terus yang bikin mirisnya lagi nih geng Ya udah mereka bekerja enggak pakai alat pengaman yang benar yang proper gitu udaranya juga kurang di sana polusi nah yang paling menyedihkannya lagi adalah kecelakaan kerja sering sekali dialami oleh para pekerja yang ada di pertembangan tersebut yang mana hal ini sebenarnya ya bisa dicegah gitu kalau aja mereka mendapatkan fasilitas keselamatan kerja yang layak dari perusahaan Tapi menurut media Med National Geographic kecelakaan kerja yang terjadi di larinonada ini sudah menjadi hal yang umum geng sakking seringnya Jadi mereka udah biasa banget dengan kecelakaan kerja bahkan sampai rekan kerjanya tewas dan Enggak cuma kecelakaan di tempat kerja ternyata nyawa dari para pekerja juga terancam karena sering terjadi perkelahian antara penambang dan ada beberapa pekerja yang berhasil mendapatkan emas Nah mereka Terkadang juga justru dirampok atau dihabisi nyawanya setelah menjual emas mereka Padahal mereka ini sudah dijanjikan oleh perusahaan akan mendapatkan bonus-bonus salah satunya ya kalau mereka sudah sampai 31 hari kerja mereka boleh menyimpan emas hasil tambang mereka sendiri nah tapi kebanyakan dari mereka biasanya ketika akan mencapai 31 hari itu bakal dieksekusi nah hal ini memang menjadi salah satu kekhawatiran geng karena banyak jasad dari para penambang ini berakhir ditinggalkan di terowongan tambang biasanya mereka habis dieksekusi langsung dibuang gitu geng atau dikubur di dalam pertambangan dan beberapa dari korban itu adalah perempuan serta remaja perempuan yang berasal dari kota-kota besar yang ada di Peru dan juga Bolivia yang lebih mirisnya lagi geng kebanyakan dari korban yang ada di pertambangan ini sebenarnya adalah para korban dari perdagangan manusia yang identitasnya itu udah disita mereka diberangkatkan dari banyak kota lalu diperekerjakan di sana di tempat-tempat yang enggak baik gitu salah satu contohnya nih ya misalkan nih ada perempuan-perempuan yang diculik dari kota-kota lain lalu dibawa ke larinonada ini nah mereka ini biasanya bakal dijadikan pemuas nafsu orang-orang di tambang tapi ketika mereka sudah udah kena penyakit mereka udah enggak bisa lagi melayani gitu ya mereka ini bakal dieksekusi dan biasanya ya jasad mereka akan dibuang ke lubang-lubang tambang terus geng kehidupan di larinonada ini semakin diperparah dengan tidak terjaminnya fasilitas yang ada di sana di mana Di sana itu enggak ada saluran pembuangan sama sekali geng Jadi sepanjang jalan menuju ke pertambangan banyak banget kantong plastik yang berisi sampah-sampah dari para penduduk yang ada di sana jadi kota ini ya memang alamnya indah tapi kotor super kotor sampahnya juga banyak ditemukan di sekeliling Tempat tinggal dari para pekerja yang kalau di sini Mungkin kalian bisa membayangkan ya kayak hidup di tengah-tengah Bantar Gebang aja gitu dan kota mereka yang seharusnya indah karena menjadi kota tertinggi di dunia itu harus dikelilingi oleh sampah-sampah tersebut jadi benar-benar seperti kota yang Sudah dilupakan bisa kalian bayangin sendiri ya geng baunya kayak gimana gitu di laringkoonada ini dan bagaimana enggak Sehatnya tinggal di kota ini udah banyak polusi gara-gara Mercury dan sian tempat tinggalnya dikelilingi Banyak sampah udah gitu oksigennya juga kurang terus geng di tempat tinggal para pekerja itu mereka juga enggak ada listrik sama sekali Nah setiap malam mereka itu harus menyalakan lilin dan untuk air konsumsi atau minum mereka juga hanya mengandalkan satu-satunya sumber air minum yang berasal dari Danau yang sudah tercemar oleh Mercury Nah jadi kehidupan mereka benar-benar enggak terjamin mulai dari luar sampai dalam yang mereka minum pun itu racun gitu di sini kita tidak bisa melangkah lebih jauh itu tidak aman tidak ada lagi listrik tidak ada ada lagi lampu dan fasilitas publik yang biasanya ada di kota-kota lainnya itu sama sekali enggak ada geng di kota ini kalian jangan berharap di sana itu bakal ada sekolah rumah sakit itu enggak ada jadi di sana itu memang seperti kota perbudakan udah mana lingkungannya kotor enggak ada rumah sakit gimana orang bisa hidup sehat Jadi kebayang kalau ada orang yang tiba-tiba sakit harus dilarikan ke kota lain terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan penanganan ya Atau mungkin hanya bisa pasrah meninggal dunia di kota laringonada tersebut Nah makanya geng enggak heran sebenarnya banyak dari para penduduk di S yang sekaligus bekerja di pertambangan itu menderita penyakit paru-paru dan infeksi pernafasan bahkan dikatakan kalau harapan hidup penduduk di sana itu hanya sampai umur 30 sampai 35 tahun doang usia yang sebenarnya kalau di negara lain atau kota lain itu adalah usia produktif nah orangorang di larinonada Nah justru di usia produktif tersebut udah harus meninggoy ya gara-gara terpapar polusi harus minum air yang sudah tercemar dan lain-lain lalu geng aktivitas pertambangan di sana juga ikut mencemari sebuah danau yang bernama Danau Titi Caca atau Titi kaka Yang mana hal tersebut sangat berdampak pada para nelayan yang dulunya bekerja mencari ikan di sana Nah semenjak adanya aktivitas penambangan itu ikan-ikan di danau tersebut mati semua dan kalaupun ada yang hidup itu ikannya udah enggak layak makan karena udah tercemar oleh limbah pertambangan tadi ini benar-benar hal yang kontradiktif geng karena sebuah kota yang seharusnya indah tapi justru realitanya sangat berkebalikan dibanding dengan yang kita pikirkan dikarenakan ulah dari perusahaan-perusahaan tambang tersebut ya yang mempekerjakan orang-orang di sana dengan tidak layak dan hal ini membuat larinonada mendapat julukan sebagai the Devil's Paradise yang artinya surga bagi para iblis Nah jadi sebegitu buruknya kesan dari larinonada ini nah Sebenarnya ada perusahaan-perusahaan apa aja yang ada di sana dan bagaimana bisa mereka berada di sana Lalu mempekerjakan orang-orang di larin konada ini sebegitu semena-menanya Nah sekarang kita bahas perusahaan-perusahaan yang ada di larinonada jadi geng menurut dari informasi National Geographic di larinonada ini ada beberapa perusahaan yang mengklaim memiliki tambang emas di sekitar gunung ananea dan ada satu perusahaan yang memiliki kontrak terhadap sekitar 450 anggota perusahaan yang juga merupakan pemegang saham tapi geng sebagian besar pertambangan yang beroperasi di sana itu dianggap enggak formal geng yang artinya kondisi tenaga kerjanya keselamatan dari tenaga kerja dan lingkungan yang ada di sana itu berada di bawah standar yang sah harusnya tetapi keberadaan mereka tetap diberikan izin oleh pemerintah di sana untuk bisa terus beroperasi Padahal mereka itu enggak memenuhi syarat ya salah satu contohnya enggak memberikan pakaian pengaman untuk para pekerja atau alat-alatnya yang udah jadul dan tidak terawat yang mana hal tersebut membahayakan para pekerja nah tapi tetap aja pemerintah di laring konada tidak mempermasalahkan hal tersebut dan tetap memberikan izin kepada perusahaan-perusahaan itu untuk beroperasi nah syaratnya gampang banget asalkan ketika perusahaan ini mendaftar mereka itu meng iakan semua program yang tujuannya untuk mematuhi standar yang lebih tinggi jadi ibaratnya Ala kadarnya lah gitu geng dan sederhananya tuh gini meskipun perusahaan pertambangan tersebut masih berada di bawah standar yang ditetapkan tapi kalau mereka sudah daftar di dalam program tersebut ya masih diperbolehkan oleh pemerintah yang penting tetap daftar ya mungkin pemerintah itu berharap dengan daftarnya mereka di dalam program tersebut nanti suatu hari ya mereka bakal meningkatkan kualitas lingkungan yang ada di sana padahal aslinya sama sekali enggak dan di dalam hal ini seolah-olah kita bisa melihat ya pemerintah Peru seperti enggak peduli atau angkat tangan dengan kondisi yang dialami oleh para pekerja yang ada di sana Nah yang penting perusahaan tersebut tetap memberikan setoran kepada pemerintah dan mereka bakal bebas melakukan aktivitas penambangan yang ada di sana tanpa ada pengawasan dari pihak pemerintah jadi kalaupun perusahaan ini mempekerjakan para pekerjanya dengan semena-mena maka pemerintah enggak peduli jadi dibiarin begitu aja geng lalu geng menurut media DW cuma ada satu perusahaan yang memiliki izin dari pemerintah untuk bisa menambang di larin nada ini yaitu perusahaan yang bernama corporation ananea nah perusahaan ini memiliki kantor pusat di daerah jualika yang jaraknya sekitar 3 jam perjalanan dari lokasi pertambangan di saat itu ketika media DW ingin mencoba menggali lebih dalam mengenai informasi terkait perusahaan tersebut ternyata enggak ada satuun dari mereka yang bersedia untuk diwawancarai tapi ada seorang sekretaris yang enggak mau disebutkan namanya dia itu sempat mengatakan kalau ada sekitar 350 subkontraktor yang memasuk emas ke perusahaan tersebut yang mana para pekerja yang bekerja untuk mereka adalah orang-orang yang bekerja dengan sistem chakoreo yang sebelumnya sempat gua Jelaskan ada informasi yang mengatakan walaupun Peru termasuk ke dalam negara pengekspor emas tapi enggak semua orang tahu bagaimana bisa emas itu ditambang dan ya berapa nyawa yang sudah dipertaruhkan dan hal itu disebabkan karena perusahaan-perusahaan yang ada di larinonada itu menutupi rapat-rapat Bagaimana proses penambangan yang dilakukan oleh para pekerja yang ada di sana yang semuanya bisa dikatakan tidak memenuhi standar sama sekali yang mana pastinya banyak pelanggaran hak asasi manusia serta aktivitas ilegal di pertambangan yang sangat merusak bagi lingkungan dan sosial ini nah tapi sebenarnya isu seperti ini sudah banyak diketahui oleh kelayak ramai geng tapi tetap aja enggak menghentikan perbudakan yang terjadi di sana Jadi tetap berlanjut Dan malah justru negara-negara seperti Amerika Swiss dan banyak negara Eropa lain masih membeli emas dari larinonada ini Padahal mereka tahu kondisi di sana itu sangat memprihatinkan emas-emas yang dibeli itu dihasilkan dari nyawa-nyawa para pekerja ini merupakan sebuah kejahatan geng dan kejahatan seperti ini enggak cuma terjadi di lokasi pertambangan aja tapi juga di seluruh wilayah yang ada di larenonada hal itu disebabkan karena ternyata di larinkonada ini engak ada hukum yang berlaku geng termasuk dengan hukum yang ada di negara Peru itu enggak berlaku di laring konada [Musik] nah Kalian pasti bertanya-tanya ini maksudnya gimana Masa Ia ada kota yang enggak ada hukumnya Emang enggak ada polisi di sana emang di sana tuh enggak ada orang yang ketika nghabisin nyawa orang lain terus masuk ke pengadilan Nah sekarang gua bahas nih geng tidak berlakunya hukum negara di larinkonada Setelah semua yang gua sebutkan tadi mengenai bagaimana buruknya kehidupan para pekerja tambang yang ada di sana itu ternyata masih belum cukup geng karena ternyata di laring konada ini ada hal yang cukup mengejutkan yaitu daerah ini tidak memiliki hukum sehingga orang di sana dengan bebas melakukan tindakan kriminal atau kejahatan dan enggak bakal ditangkap oleh polisi atau enggak bakal kena hukuman dikatakan juga kalau para penambang atau pekerja yang ada di sana bisa saling mencuri satu sama lain atau mungkin bisa saling menghabisi Nyawa satu sama lain ya kondisinya karena mereka juga yang serba kekurangan jadinya mereka bisa melakukan hal-hal keji ke sesama pekerja apalagi buat yang Kepepet lagi butuh duit atau butuh ya dana untuk sesuatu gitu ya itu pasti bakal berani melakukan tindakan kriminal kejahatan dan biasanya enggak bakal ditangkap terus juga dikatakan kalau di sana senjata api itu diperjual belikan secara bebas di seluruh kota Ya namanya juga enggak ada hukum dan ada salah satu polisi yang berhasil diwawancarai oleh media DW yang bernama jorhe Pinto yang mengatakan alih-alih menegakkan hukum dan ketertiban di larinkonada kehidupan malam di sana itu sangat erat kaitannya dengan penggunaan alkohol dan industri prostitusi yang marak tersebar di mana-mana dan saking seringnya kejahatan yang terjadi di sana para turis yang datang ke sana biasanya melihatnya secara langsung jadi bisa dikatakan setiap turis yang datang ke sana pasti bakal menyaksikan adanya tindakan kriminal atau tindakan kejahatan jadi para penduduk yang ada di sana itu seperti enggak takut sama sekali kalau ketahuan melakukan tindakan kejahatan ya karena mereka enggak bakal dihukum mereka tahu hukuman di sana enggak berlaku dan ada seorang content Creator geng yang bernama amar dan kameramannya yang bernama Kori yang memiliki channel YouTube Yes theory yang pernah mengunjungi kota tersebut pada awalnya Amar ini mengatakan kalau penduduk yang dia temui itu ramah-ramah banget hanya saja dia melihat dengan mata kepalanya sendiri sebuah anomali di balik keramahan yang dia rasakan karena sering banget terjadi keributan di sana Nah sehingga karena dia tahu kalau laringonada ini adalah kota yang tidak aman nah selama mereka berada di sana mereka mendapatkan pengawasan dari pihak kepolisian Dan ketika mereka berada di sana ada salah satu warga yang berada di sana yang bercerita kalau beberapa minggu lalu sebelum tim YouTube Yes theory ini datang ada seorang pria yang ditembak hingga tewas di sana dan Ki di saat itu benar-benar kaget dengan pernyataan salah satu warga tersebut Kori di saat itu bersama kameramannya juga mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan ketika mereka berada di sana karena dia sempat hampir dirampok oleh penduduk setempat Wah kebayang tuh penduduk yang mau ngerampok gitu bukan kayak kota-kota lain gitu ya Yang mana pelakunya itu kan melakukan perampokan secara diam-diam dan biasanya bukan penduduk biasanya orang lain gitu yang datang ke daerah perampokan tersebut nah tapi ini penduduk setempat yang melakukan perampokan dan sepanjang malam ketika itu mereka bisa mendengar suara tembakan serta teriakan dan ketika keesokan harinya mereka sempat mencoba merekam dari jendela kamar hotel dan mereka bisa melihat adanya tiga perkelahian sekaligus jadi sebrutal itu geng kondisi di sana semua dokumentasi mereka ketika berada di laring konada itu ada di salah satu youtube channel mereka yang kalian bisa tonton sendirilah ini gua kasih gambaran dan [Musik] fotonya terus Selain itu geng banyak orang yang menjadi korban perdagangan orang yang dibawa ke larink kunada ini seperti yang gua Sebutkan sebelumnya Kalau ada di antara mereka yang merupakan para perempuan dan orang-orang yang masih di bawah umur menurut media Inside Crime ada sebanyak 4.000 perempuan di bawah umur yang diduga menjadi korban eksploitasi di larinkonada ini dan Berdasarkan informasi dari media lokal Peru yang bernama la republicaa dikatakan kalau para perempuan di bawah umur tersebut dipaksa untuk menjadi wanita penghibur dengan cara mereka ini ditipu melalui iklan-iklan yang diposting oleh oknum-oknum yang memperdagangkan mereka nah mereka ini terjebak gara-gara tergiur dengan pekerjaan yang menjanjikan tersebut Mereka kemudian ya melamar kerja di sana Nah tapi ternyata setelah mereka diterima mereka malah dipekerjakan sebagai wanita penghibur di bar-bar kota dan hanya dibayar dari penjualan bir di tempat tersebut nah tapi yang mirisnya adalah mereka harus rela berhubungan badan dengan setiap pelanggan yang bersedia untuk membayar mereka dan dari pekerjaan tersebut mereka hanya dibayar seperempat dari yang dibayarkan oleh pelanggan terus geng ada informasi dari polisi nasional Peru yang mengatakan kalau ada sekitar 50% perempuan di bawah umur yang ada di laring konada itu kebanyakan berasal dari negara Bolivia dan sisanya lagi adalah warga asli Peru sampai saat ini belum ada penanganan yang dilakukan baik oleh Polisi maupun pemerintah jadi kesempatan para perempuan itu untuk selamat adalah dengan melarikan diri kalau mereka enggak melarikan diri Ya mereka selamanya bakal diperbudak di sana Nah itu dia geng pembahasan kita hari ini mengenai sebuah kota yang bernama laringunada yang daerahnya itu benar-benar strategis banget dan bisa dikatakan indah banget bahkan tanah mereka mengandung emas Nah Tapi sayangnya banyak perusahaan-perusahaan yang memonopoli tambang-tambang emas tersebut dan warga lokal itu hanya kebagian menjadi pekerja buruh kasarnya dan mereka sampai detik ini tetap miskin meskipun tanah mereka mengandung emas gimana Menurut kalian geng Tentang pembahasan kita kali ini coba tinggalkan komentar di bawah
Resume
Categories