LA RINCONADA ! KOTA PENGHASIL EMAS NAMUN TIDAK MEMILIKI HUKUM NEGARA DI PERU Tupac
Ve0LjEkofoc • 2024-09-23
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
tapi para pekerja di sana enggak
sepenuhnya Sejahtera jadi di sana tuh
mereka padahal nambang emas tapi hanya
untuk memperkaya para juragan-juragannya
mereka para pekerja itu harus bekerja
sepanjang hidupnya dengan penghasilan
yang sedikit yo geng tekan tombol
subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
jiri
[Musik]
geng geng Oke di video kali ini kita
bakal ngebahas mengenai salah satu kota
yang ada di negara Peru yang bernama
larinkonada nah alasan mengapa kita
harus ngebahas tentang kota ini karena
memang kota ini unik banget geng dan
kalian harus dengar tentang cerita dari
kota larinkonada ini karena kota ini
dikatakan menjadi kota paling tinggi di
dunia nah tapi bukan itu yang menjadi
fokus pembahasan kita ya Walaupun
mungkin di bayangan kalian karena larin
konada ini menjadi kota paling tinggi di
dunia udah pasti pemandangannya indah
gitu ya dan unik juga dibandingkan
wilayah-wilayah Peru yang lain nah tapi
ada sesuatu yang bikin miris banget
yaitu tentang kualitas hidup penduduk di
kota ini yang bisa dikatakan itu enggak
terjamin sama sekali dan hampir mirip
seperti yang terjadi di Kongo Nah
mungkin kalian agak bingung nih Emang di
Kongo tuh kayak gimana sih gitu kan apa
yang terjadi di Kongo Nah mungkin buat
kalian yang pengin tahu apa yang terjadi
di Kongo kalian bisa nonton video dari
kamar Jerry yang episode ini nah di sana
gua menjelaskan Bagaimana mirisnya
kehidupan di Kongo yang mana tempat
tersebut seharusnya ya menjadi tempat
yang memiliki kekayaan alam yang sangat
melimpah dan seharusnya penduduknya
mendapatkan penghidupan yang layak Tapi
justru sebaliknya mereka hidup dengan
kondisi yang mengkhawatirkan harus
bekerja sepanjang hari untuk menambang
emas dan harus mempertaruhkan nyawa
mereka demi mencari nafkah dan
memperkaya orang-orang Eropa nah hal ini
mirip dengan yang terjadi di kota
larinkonada yang mana Di sa
orang-orangnya itu tidak memiliki
kehidupan yang layak harus bekerja
terus-menerus dan yang paling parahnya
adalah kota ini adalah kota Yang
Terlupakan jadi pemerintah Peru sama
sekali udah enggak pernah peduli dengan
kota ini lagi bahkan sampai kota ini itu
enggak punya hukum geng Jadi orang-orang
bebas melakukan apapun di kota ini jadi
tingkat kejahatannya juga cukup tinggi
Langsung aja kita bahas secara lengkap
tentang kehidupan di kota larikonada ini
di sisi lain
[Musik]
kita langsung ke dalam pembahasan
utamanya nih geng yaitu kehidupan pahit
para pekerja tambang emas di kota
lariconada oke sebelumnya gua Jelaskan
Sedikit nih tentang lariconada ini
lariconada Ini adalah sebuah kota di
negara Peru yang memiliki ketinggian
sampai dengan 5.100 m di atas permukaan
laut yang menjadikan kota ini sebagai
Kota tertinggi di dunia secara geografis
larikonada ini masuk ke dalam distrik
ananea provinsi Antonio deptiona
Departemen puno Peru Di mana kota
tersebut dikelilingi oleh gunung ananea
arti dari larino nada sendiri itu
diambil dari bahasa Spanyol yang
memiliki arti yang terpojok Nah di sini
maknanya itu entah yang terpojokkan atau
mungkin yang di pojok kali ya pokoknya
antara dua itulah artinya terus geng
meskipun menjadi kota tertinggi di dunia
larikonada ini juga memiliki penduduk
yang antara tahun 2001 sampai 2009
diperkirakan hanya ada sebanyak 3 10.000
jiwa Nah jadi ibaratnya tuh ya jumlah
penduduknya enggak lebih banyak daripada
jumlah penonton Bruno Mars kayaknya
30.000 jiwa doang karena Berada di
posisi yang sangat tinggi otomatis kadar
oksigen di wilayah tersebut itu sangat
sedikit jadi agak susah untuk bernafas
dan pastinya di sana sangatlah dingin
kalau misalkan kalian pernah mendaki
gunung ya Pasti kalian tahu seberapa
Dinginnya Di sana Nah kurang lebih
seperti itulah kondisi dari larinonada
ini camasado Rid Uno se altera yempza
faltar El aire no empieza a marear Esta
ciudad es peligrosa por muchos aspectos
siendo El primero por supuesto La falta
de aire Nah apalagi di sana sing dingin
banak tempat yang sampai tertutup es dan
salju dan karena tempatnya berada di
tempat yang paling tinggi Pasti
keindahan alam di sana juga enggak perlu
diragukan lagi benar-benar Indah
benar-benar Asri hanya saja kehidupannya
nih yang bikin kita sedih nah terus
walaupun menjadi kota tertinggi di dunia
tapi kepopuleran dari larinko nada itu
enggak seperti Pegunungan Himalaya atau
untuk Peru sendiri itu enggak sepopuler
ibu kotanya yaitu ibu kota lima nah tapi
kalian harus tahu geng di balik ketidak
populernya kota ini ternyata di kota ini
tuh menyimpan kekayaan alam terkhususnya
emas di mana di larin konada itu banyak
sekali ditemukan emas yang membuat
orang-orang di sana itu bekerja untuk
Pertambangan emas baik yang legal maupun
yang ilegal apalagi ketika emas harganya
melambung banyak orang yang akhirnya
berbondong-bondong datang ke larin
kunada ini untuk mencari pekerjaan di
sana jujur aja Ini gua enggak menemukan
informasi lebih jelas Kapan pert pertama
kali emas di sana ditemukan tapi yang
jelas pada saat endapan emas di sana
ditemukan yang tadinya larinonada ini
hanya sebuah kota kecil tiba tiba itu
berubah menjadi sebuah kota yang padat
dengan penduduk Pertambangan emas pun
dengan cepat diambil alih oleh sebuah
perusahaan dan kemudian menawarkan
pekerjaan untuk menambang emas itu
kepada para penduduk yang ada di
larenonada jadi mirisnya nih ya yang
seharusnya masyarakat larinonada itu
bisa menambang sendiri tetapi justru
mereka sebagai warga masyarakat di sana
harus bekerja kepada ada perusahaan
swasta yang sudah menguasai tambang emas
di daerah mereka ya lagi-lagi ya namanya
kekuasaan udah pasti rakyat harus
mengalah a esto Hay Que sumarle El frío
y también Los ciertamente inmorales
horarios De trabajo La mayoría De Las
personas Que laboran en las minerias di
Peru sendiri geng Peru ini adalah negara
yang menjadi penghasil emas terbesar di
negara Amerika Latin di mana produksi
tahunannya itu bisa mencapai 150 Ton dan
Peru menjadi produsen emas terbesar
keenam di dunia bahkan dikatakan nih
Geng kalau di wilayah Amazon Peru itu
banyak penambang emas ilegal yang
melakukan penambangan di sungai-sungai
Nah jadi di Peru ini ada dua penambangan
emas geng yang satu di sebuah Sungai
tepatnya di wilayah Amazon dan yang satu
lagi ya di larinkonada ini yang berada
di daerah pegunungan dan seperti yang
kita tahu ya geng semakin hari emas itu
semakin diminati dan semakin dicari dan
menjadi sesuatu yang sangat penting
bahkan menjadi simbol dari kekayaan jadi
emas juga menjadi dasar perbandingan
untuk nilai tukar mata uang yang ada di
dunia nah Oleh karena itu semakin
pentingnya emas otomatis harganya pun
semakin tinggi sampai lima kali lipat
dalam waktu 20 tahun karena nilainya
yang semakin tinggi nih geng akhirnya
hal ini juga ikut mempengaruhi pesatnya
pertumbuhan pertambangan yang ada di
larenonada di sekeliling larenonada ini
banyak banget Pemukiman yang berisikan
para penduduk yang bekerja di
Pertambangan emas tersebut nah mereka
ini harus bisa beradaptasi dengan
lingkungan yang keras yang ada di kota
ini karena lokasinya itu berada di
pegunungan yang membuat kadar oksigen di
laring konada ini jauh lebih sedikit
dibandingkan dengan kota-kota lain
semakin padat penduduknya ya makin
sesaklah di
sana dan kebayang tuh geng ketika mereka
melakukan pekerjaan pertambangan kan itu
berat banget tetapi sekaligus mereka
kesulitan bernafas yang mana jika mereka
melakukan pekerjaan yang berat udah
pasti bakal cepat lelah Nah untuk
bekerja di pertambangan ini itu enggak
bisa sembarangan orang geng karena
syaratnya harus memiliki daya tahan
tubuh yang kuat dan enggak gampang lelah
apalagi kalau pertambangan tersebut ada
di sebuah kota yang menjadi kota
tertinggi di dunia kayak gini udah pasti
bakal struggle banget dan memang
terbukti banyak yang pingsan dan bahkan
sampai meninggal dunia akibat kekurangan
oksigen udah gitu karena berada di
pegunungan Medan yang harus dilalui oleh
para pekerjanya juga enggak mudah karena
mereka harus melalui jalan yang mendaki
lebih dari 30 menit setiap harinya dan
Sama halnya dengan di Kongo Meskipun
mereka menambang emas yang sangat tinggi
nilainya tapi para pekerja di sana
enggak sepenuhnya Sejahtera jadi di sana
tuh mereka padahal nambang emas tapi
hanya untuk me kaya para
juragan-juragannya mereka para pekerja
itu harus bekerja sepanjang hidupnya
dengan penghasilan yang
sedikit dan menurut media DW para
pekerja di sana itu bekerja dengan
sistem yang disebut dengan sistem
chakoreo di mana dikatakan sistem ini
mengharuskan mereka bekerja selama 30
hari berturut-turut tanpa henti dan yang
lebih parahnya lagi biasanya mereka juga
bakal bekerja untuk kontraktor tanpa
menerima upah speser pun bayangin tuh
geng kerja selama sebulan penuh tapi lu
enggak di kasih bayaran atas kerjaan lo
tersebut y existe UN sistema en El
trabajan De 35 a 40as Ning Tipo De Paga
les sem tapi walaupun begitu tetap
banyak orang yang tertarik untuk bekerja
di sana meskipun ggak dibayar Pasti
kalian bingung nih Kok bisa kan enggak
dibayar Kenapa demikian dikatakan kalau
mereka ini dijanjikan ketika hari kerja
mereka sudah mencapai 31 hari maka
mereka diperbolehkan untuk bisa
menyimpan emas-emas tersebut yang
berhasil mereka temukan di pertambangan
ya akhirnya dengan janji seperti itu
Siapa yang enggak tertarik geng
logikanya pasti kalau mereka berhasil
mendapatkan emas ya hasilnya jauh lebih
besar dibandingkan dengan penghasilan
mereka ketika mereka bekerja untuk
perusahaan tersebut tapi ada masalahnya
masalahnya itu adalah mereka itu enggak
selalu bisa mendapatkan emas geng karena
para pekerja tersebut biasanya dikirim
ke lokasi-lokasi pertambangan yang
enggak ada apa-apa jadi ya
ujung-ujungnya mereka enggak bisa dapat
apa-apa setelah 31 hari menambang untuk
si perusahaan jadi saking liciknya
perusahaan tersebut dan sama seperti
pertambangan-pertambangan di wilayah
lain pastinya kondisi lingkungan yang
berada di sekitar lokasi pertambangan
tersebut itu sangat berpolusi geng dan
sangat berbahaya bagi para pekerja serta
penduduk yang ada di sana dan yang lebih
bikin mirisnya adalah mereka ini bekerja
tanpa pakai alat perlindungan yang
memadai jadi enggak ada pakaian kerja
yang memadai sehingga para pekerja di
sana harus dengan ikhlas menerima
kondisi tubuh mereka itu bakal terkena
bahan-bahan berbahaya seperti Mercury
terus ada sianida yang kalau mereka
sering terpapar oleh Mercury dan sianida
ini maka bakal menjadi penyakit bagi di
tubuh mereka nah tapi mau gimana lagi
Geng itu adalah satu-satunya pekerjaan
yang bisa mereka dapatkan di sana karena
memang sumber perekonomian di kota
larinkonada ini hanya bergantung pada
Pertambangan emas Nah tapi tetap aja ya
setiap orang yang menambang emas di sana
itu bukan berarti mereka bakal jadi kaya
mereka hanya akan memperkaya perusahaan
dan meskipun kota tersebut adalah kota
penghasil emas tapi emas yang ada di
sana yang ditambang secara terus-menerus
pasti bakal habis juga ya suatu hari
nanti stoknya pasti bakal menipis cepat
atau lambat dan para peker ini pada
akhirnya akan terancam gak bisa
mendapatkan penghasilan sama
[Musik]
sekali terus geng masih menurut laporan
yang ditulis oleh media DW pernah suatu
hari para pekerja ini hanya bisa
mendapatkan emas kurang dari 8 gram dari
sebanyak 10 ton batu yang mereka ambil
yang mana ini menunjukkan kalau
persediaan emas di kota tersebut sudah
semakin sedikit dan terus menipis setiap
tahunnya belum lagi kalau harga emas
tiba-tiba turun ya hal ini bakal membuat
penghasilan mereka yang sudah sedikit
menjadi lebih sedikit lagi terus yang
bikin mirisnya lagi nih geng Ya udah
mereka bekerja enggak pakai alat
pengaman yang benar yang proper gitu
udaranya juga kurang di sana polusi nah
yang paling menyedihkannya lagi adalah
kecelakaan kerja sering sekali dialami
oleh para pekerja yang ada di
pertembangan tersebut yang mana hal ini
sebenarnya ya bisa dicegah gitu kalau
aja mereka mendapatkan fasilitas
keselamatan kerja yang layak dari
perusahaan Tapi menurut media Med
National Geographic kecelakaan kerja
yang terjadi di larinonada ini sudah
menjadi hal yang umum geng sakking
seringnya Jadi mereka udah biasa banget
dengan kecelakaan kerja bahkan sampai
rekan kerjanya tewas dan Enggak cuma
kecelakaan di tempat kerja ternyata
nyawa dari para pekerja juga terancam
karena sering terjadi perkelahian antara
penambang dan ada beberapa pekerja yang
berhasil mendapatkan emas Nah mereka
Terkadang juga justru dirampok atau
dihabisi nyawanya setelah menjual emas
mereka Padahal mereka ini sudah
dijanjikan oleh perusahaan akan
mendapatkan bonus-bonus salah satunya ya
kalau mereka sudah sampai 31 hari kerja
mereka boleh menyimpan emas hasil
tambang mereka sendiri nah tapi
kebanyakan dari mereka biasanya ketika
akan mencapai 31 hari itu bakal
dieksekusi nah hal ini memang menjadi
salah satu kekhawatiran geng karena
banyak jasad dari para penambang ini
berakhir ditinggalkan di terowongan
tambang biasanya mereka habis dieksekusi
langsung dibuang gitu geng atau dikubur
di dalam pertambangan dan beberapa dari
korban itu adalah perempuan serta remaja
perempuan yang berasal dari kota-kota
besar yang ada di Peru dan juga Bolivia
yang lebih mirisnya lagi geng kebanyakan
dari korban yang ada di pertambangan ini
sebenarnya adalah para korban dari
perdagangan manusia yang identitasnya
itu udah disita mereka diberangkatkan
dari banyak kota lalu diperekerjakan di
sana di tempat-tempat yang enggak baik
gitu salah satu contohnya nih ya
misalkan nih ada perempuan-perempuan
yang diculik dari kota-kota lain lalu
dibawa ke larinonada ini nah mereka ini
biasanya bakal dijadikan pemuas nafsu
orang-orang di tambang tapi ketika
mereka sudah udah kena penyakit mereka
udah enggak bisa lagi melayani gitu ya
mereka ini bakal dieksekusi dan biasanya
ya jasad mereka akan dibuang ke
lubang-lubang
tambang terus geng kehidupan di
larinonada ini semakin diperparah dengan
tidak terjaminnya fasilitas yang ada di
sana di mana Di sana itu enggak ada
saluran pembuangan sama sekali geng Jadi
sepanjang jalan menuju ke pertambangan
banyak banget kantong plastik yang
berisi sampah-sampah dari para penduduk
yang ada di sana jadi kota ini ya memang
alamnya indah tapi kotor super kotor
sampahnya juga banyak ditemukan di
sekeliling Tempat tinggal dari para
pekerja yang kalau di sini Mungkin
kalian bisa membayangkan ya kayak hidup
di tengah-tengah Bantar Gebang aja gitu
dan kota mereka yang seharusnya indah
karena menjadi kota tertinggi di dunia
itu harus dikelilingi oleh sampah-sampah
tersebut jadi benar-benar seperti kota
yang Sudah dilupakan bisa kalian
bayangin sendiri ya geng baunya kayak
gimana gitu di laringkoonada ini dan
bagaimana enggak Sehatnya tinggal di
kota ini udah banyak polusi gara-gara
Mercury dan sian tempat tinggalnya
dikelilingi Banyak sampah udah gitu
oksigennya juga kurang terus geng di
tempat tinggal para pekerja itu mereka
juga enggak ada listrik sama sekali Nah
setiap malam mereka itu harus menyalakan
lilin dan untuk air konsumsi atau minum
mereka juga hanya mengandalkan
satu-satunya sumber air minum yang
berasal dari Danau yang sudah tercemar
oleh Mercury Nah jadi kehidupan mereka
benar-benar enggak terjamin mulai dari
luar sampai dalam yang mereka minum pun
itu racun gitu di sini kita tidak bisa
melangkah lebih jauh itu tidak aman
tidak ada lagi listrik tidak ada ada
lagi lampu dan fasilitas publik yang
biasanya ada di kota-kota lainnya itu
sama sekali enggak ada geng di kota ini
kalian jangan berharap di sana itu bakal
ada sekolah rumah sakit itu enggak ada
jadi di sana itu memang seperti kota
perbudakan udah mana lingkungannya kotor
enggak ada rumah sakit gimana orang bisa
hidup sehat Jadi kebayang kalau ada
orang yang tiba-tiba sakit harus
dilarikan ke kota lain terlebih dahulu
untuk bisa mendapatkan penanganan ya
Atau mungkin hanya bisa pasrah meninggal
dunia di kota laringonada tersebut Nah
makanya geng enggak heran sebenarnya
banyak dari para penduduk di S yang
sekaligus bekerja di pertambangan itu
menderita penyakit paru-paru dan infeksi
pernafasan bahkan dikatakan kalau
harapan hidup penduduk di sana itu hanya
sampai umur 30 sampai 35 tahun doang
usia yang sebenarnya kalau di negara
lain atau kota lain itu adalah usia
produktif nah orangorang di larinonada
Nah justru di usia produktif tersebut
udah harus meninggoy ya gara-gara
terpapar polusi harus minum air yang
sudah tercemar dan lain-lain lalu geng
aktivitas pertambangan di sana juga ikut
mencemari sebuah danau yang bernama
Danau Titi Caca atau Titi kaka Yang mana
hal tersebut sangat berdampak pada para
nelayan yang dulunya bekerja mencari
ikan di sana Nah semenjak adanya
aktivitas penambangan itu ikan-ikan di
danau tersebut mati semua dan kalaupun
ada yang hidup itu ikannya udah enggak
layak makan karena udah tercemar oleh
limbah pertambangan tadi ini benar-benar
hal yang kontradiktif geng karena sebuah
kota yang seharusnya indah tapi justru
realitanya sangat berkebalikan dibanding
dengan yang kita pikirkan dikarenakan
ulah dari perusahaan-perusahaan tambang
tersebut ya yang mempekerjakan
orang-orang di sana dengan tidak layak
dan hal ini membuat larinonada mendapat
julukan sebagai the Devil's Paradise
yang artinya surga bagi para iblis Nah
jadi sebegitu buruknya kesan dari
larinonada ini nah Sebenarnya ada
perusahaan-perusahaan apa aja yang ada
di sana dan bagaimana bisa mereka berada
di sana Lalu mempekerjakan orang-orang
di larin konada ini sebegitu
semena-menanya Nah sekarang kita bahas
perusahaan-perusahaan yang ada di
larinonada
jadi geng menurut dari informasi
National Geographic di larinonada ini
ada beberapa perusahaan yang mengklaim
memiliki tambang emas di sekitar gunung
ananea dan ada satu perusahaan yang
memiliki kontrak terhadap sekitar 450
anggota perusahaan yang juga merupakan
pemegang saham tapi geng sebagian besar
pertambangan yang beroperasi di sana itu
dianggap enggak formal geng yang artinya
kondisi tenaga kerjanya keselamatan dari
tenaga kerja dan lingkungan yang ada di
sana itu berada di bawah standar yang
sah harusnya tetapi keberadaan mereka
tetap diberikan izin oleh pemerintah di
sana untuk bisa terus beroperasi Padahal
mereka itu enggak memenuhi syarat ya
salah satu contohnya enggak memberikan
pakaian pengaman untuk para pekerja atau
alat-alatnya yang udah jadul dan tidak
terawat yang mana hal tersebut
membahayakan para pekerja nah tapi tetap
aja pemerintah di laring konada tidak
mempermasalahkan hal tersebut dan tetap
memberikan izin kepada
perusahaan-perusahaan itu untuk
beroperasi nah syaratnya gampang banget
asalkan ketika perusahaan ini mendaftar
mereka itu meng iakan semua program yang
tujuannya untuk mematuhi standar yang
lebih tinggi jadi ibaratnya Ala kadarnya
lah gitu geng dan sederhananya tuh gini
meskipun perusahaan pertambangan
tersebut masih berada di bawah standar
yang ditetapkan tapi kalau mereka sudah
daftar di dalam program tersebut ya
masih diperbolehkan oleh pemerintah yang
penting tetap daftar ya mungkin
pemerintah itu berharap dengan daftarnya
mereka di dalam program tersebut nanti
suatu hari ya mereka bakal meningkatkan
kualitas lingkungan yang ada di sana
padahal aslinya sama sekali enggak dan
di dalam hal ini seolah-olah kita bisa
melihat ya pemerintah Peru seperti
enggak peduli atau angkat tangan dengan
kondisi yang dialami oleh para pekerja
yang ada di sana Nah yang penting
perusahaan tersebut tetap memberikan
setoran kepada pemerintah dan mereka
bakal bebas melakukan aktivitas
penambangan yang ada di sana tanpa ada
pengawasan dari pihak pemerintah jadi
kalaupun perusahaan ini mempekerjakan
para pekerjanya dengan semena-mena maka
pemerintah enggak peduli jadi dibiarin
begitu aja geng lalu geng menurut media
DW cuma ada satu perusahaan yang
memiliki izin dari pemerintah untuk bisa
menambang di larin nada ini yaitu
perusahaan yang bernama corporation
ananea nah perusahaan ini memiliki
kantor pusat di daerah jualika yang
jaraknya sekitar 3 jam perjalanan dari
lokasi pertambangan di saat itu ketika
media DW ingin mencoba menggali lebih
dalam mengenai informasi terkait
perusahaan tersebut ternyata enggak ada
satuun dari mereka yang bersedia untuk
diwawancarai tapi ada seorang sekretaris
yang enggak mau disebutkan namanya dia
itu sempat mengatakan kalau ada sekitar
350 subkontraktor yang memasuk emas ke
perusahaan tersebut yang mana para
pekerja yang bekerja untuk mereka adalah
orang-orang yang bekerja dengan sistem
chakoreo yang sebelumnya sempat gua
Jelaskan ada informasi yang mengatakan
walaupun Peru termasuk ke dalam negara
pengekspor emas tapi enggak semua orang
tahu bagaimana bisa emas itu ditambang
dan ya berapa nyawa yang sudah
dipertaruhkan dan hal itu disebabkan
karena perusahaan-perusahaan yang ada di
larinonada itu menutupi rapat-rapat
Bagaimana proses penambangan yang
dilakukan oleh para pekerja yang ada di
sana yang semuanya bisa dikatakan tidak
memenuhi standar sama sekali yang mana
pastinya banyak pelanggaran hak asasi
manusia serta aktivitas ilegal di
pertambangan yang sangat merusak bagi
lingkungan dan sosial ini nah tapi
sebenarnya isu seperti ini sudah banyak
diketahui oleh kelayak ramai geng tapi
tetap aja enggak menghentikan perbudakan
yang terjadi di sana Jadi tetap
berlanjut Dan malah justru negara-negara
seperti Amerika Swiss dan banyak negara
Eropa lain masih membeli emas dari
larinonada ini Padahal mereka tahu
kondisi di sana itu sangat
memprihatinkan emas-emas yang dibeli itu
dihasilkan dari nyawa-nyawa para pekerja
ini merupakan sebuah kejahatan geng dan
kejahatan seperti ini enggak cuma
terjadi di lokasi pertambangan aja tapi
juga di seluruh wilayah yang ada di
larenonada hal itu disebabkan karena
ternyata di larinkonada ini engak ada
hukum yang berlaku geng termasuk dengan
hukum yang ada di negara Peru itu enggak
berlaku di laring konada
[Musik]
nah Kalian pasti bertanya-tanya ini
maksudnya gimana Masa Ia ada kota yang
enggak ada hukumnya Emang enggak ada
polisi di sana emang di sana tuh enggak
ada orang yang ketika nghabisin nyawa
orang lain terus masuk ke pengadilan Nah
sekarang gua bahas nih geng tidak
berlakunya hukum negara di
larinkonada Setelah semua yang gua
sebutkan tadi mengenai bagaimana
buruknya kehidupan para pekerja tambang
yang ada di sana itu ternyata masih
belum cukup geng karena ternyata di
laring konada ini ada hal yang cukup
mengejutkan yaitu daerah ini tidak
memiliki hukum sehingga orang di sana
dengan bebas melakukan tindakan kriminal
atau kejahatan dan enggak bakal
ditangkap oleh polisi atau enggak bakal
kena hukuman dikatakan juga kalau para
penambang atau pekerja yang ada di sana
bisa saling mencuri satu sama lain atau
mungkin bisa saling menghabisi Nyawa
satu sama lain ya kondisinya karena
mereka juga yang serba kekurangan
jadinya mereka bisa melakukan hal-hal
keji ke sesama pekerja apalagi buat yang
Kepepet lagi butuh duit atau butuh ya
dana untuk sesuatu gitu ya itu pasti
bakal berani melakukan tindakan kriminal
kejahatan dan biasanya enggak bakal
ditangkap terus juga dikatakan kalau di
sana senjata api itu diperjual belikan
secara bebas di seluruh kota Ya namanya
juga enggak ada hukum dan ada salah satu
polisi yang berhasil diwawancarai oleh
media DW yang bernama jorhe Pinto yang
mengatakan alih-alih menegakkan hukum
dan ketertiban di larinkonada kehidupan
malam di sana itu sangat erat kaitannya
dengan penggunaan alkohol dan industri
prostitusi yang marak tersebar di
mana-mana dan saking seringnya kejahatan
yang terjadi di sana para turis yang
datang ke sana biasanya melihatnya
secara langsung jadi bisa dikatakan
setiap turis yang datang ke sana pasti
bakal menyaksikan adanya tindakan
kriminal atau tindakan kejahatan jadi
para penduduk yang ada di sana itu
seperti enggak takut sama sekali kalau
ketahuan melakukan tindakan kejahatan ya
karena mereka enggak bakal dihukum
mereka tahu hukuman di sana enggak
berlaku dan ada seorang content Creator
geng yang bernama amar dan kameramannya
yang bernama Kori yang memiliki channel
YouTube Yes theory yang pernah
mengunjungi kota tersebut pada awalnya
Amar ini mengatakan kalau penduduk yang
dia temui itu ramah-ramah banget hanya
saja dia melihat dengan mata kepalanya
sendiri sebuah anomali di balik
keramahan yang dia rasakan karena sering
banget terjadi keributan di sana Nah
sehingga karena dia tahu kalau
laringonada ini adalah kota yang tidak
aman nah selama mereka berada di sana
mereka mendapatkan pengawasan dari pihak
kepolisian Dan ketika mereka berada di
sana ada salah satu warga yang berada di
sana yang bercerita kalau beberapa
minggu lalu sebelum tim YouTube Yes
theory ini datang ada seorang pria yang
ditembak hingga tewas di sana dan Ki di
saat itu benar-benar kaget dengan
pernyataan salah satu warga
tersebut Kori di saat itu bersama
kameramannya juga mengalami pengalaman
yang kurang menyenangkan ketika mereka
berada di sana karena dia sempat hampir
dirampok oleh penduduk setempat Wah
kebayang tuh penduduk yang mau ngerampok
gitu bukan kayak kota-kota lain gitu ya
Yang mana pelakunya itu kan melakukan
perampokan secara diam-diam dan biasanya
bukan penduduk biasanya orang lain gitu
yang datang ke daerah perampokan
tersebut nah tapi ini penduduk setempat
yang melakukan perampokan dan sepanjang
malam ketika itu mereka bisa mendengar
suara tembakan serta teriakan dan ketika
keesokan harinya mereka sempat mencoba
merekam dari jendela kamar hotel dan
mereka bisa melihat adanya tiga
perkelahian sekaligus jadi sebrutal itu
geng kondisi di sana semua dokumentasi
mereka ketika berada di laring konada
itu ada di salah satu youtube channel
mereka yang kalian bisa tonton
sendirilah ini gua kasih gambaran dan
[Musik]
fotonya terus Selain itu geng banyak
orang yang menjadi korban perdagangan
orang yang dibawa ke larink kunada ini
seperti yang gua Sebutkan sebelumnya
Kalau ada di antara mereka yang
merupakan para perempuan dan orang-orang
yang masih di bawah umur menurut media
Inside Crime ada sebanyak 4.000
perempuan di bawah umur yang diduga
menjadi korban eksploitasi di
larinkonada ini dan Berdasarkan
informasi dari media lokal Peru yang
bernama la republicaa dikatakan kalau
para perempuan di bawah umur tersebut
dipaksa untuk menjadi wanita penghibur
dengan cara mereka ini ditipu melalui
iklan-iklan yang diposting oleh
oknum-oknum yang memperdagangkan mereka
nah mereka ini terjebak gara-gara
tergiur dengan pekerjaan yang
menjanjikan tersebut Mereka kemudian ya
melamar kerja di sana Nah tapi ternyata
setelah mereka diterima mereka malah
dipekerjakan sebagai wanita penghibur di
bar-bar kota dan hanya dibayar dari
penjualan bir di tempat tersebut nah
tapi yang mirisnya adalah mereka harus
rela berhubungan badan dengan setiap
pelanggan yang bersedia untuk membayar
mereka dan dari pekerjaan tersebut
mereka hanya dibayar seperempat dari
yang dibayarkan oleh pelanggan
terus geng ada informasi dari polisi
nasional Peru yang mengatakan kalau ada
sekitar 50% perempuan di bawah umur yang
ada di laring konada itu kebanyakan
berasal dari negara Bolivia dan sisanya
lagi adalah warga asli Peru sampai saat
ini belum ada penanganan yang dilakukan
baik oleh Polisi maupun pemerintah jadi
kesempatan para perempuan itu untuk
selamat adalah dengan melarikan diri
kalau mereka enggak melarikan diri Ya
mereka selamanya bakal diperbudak di
sana
Nah itu dia geng pembahasan kita hari
ini mengenai sebuah kota yang bernama
laringunada yang daerahnya itu
benar-benar strategis banget dan bisa
dikatakan indah banget bahkan tanah
mereka mengandung emas Nah Tapi
sayangnya banyak perusahaan-perusahaan
yang memonopoli tambang-tambang emas
tersebut dan warga lokal itu hanya
kebagian menjadi pekerja buruh kasarnya
dan mereka sampai detik ini tetap miskin
meskipun tanah mereka mengandung emas
gimana Menurut kalian geng Tentang
pembahasan kita kali ini coba tinggalkan
komentar di bawah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:40 UTC
Categories
Manage