Transcript
wnvR0cXZoTc • DISCOVERY OF GANJ4 BROWNIES FACTORY IN INDONESIA
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1216_wnvR0cXZoTc.txt
Kind: captions
Language: id
mobil tersebut melintas dari Sumatera
dan melalui tol Merak sebelum akhirnya
sampai ke pulau Jawa Lalu setelah
dibuntuti akhirnya polisi pun kemudian
langsung menyergap mobil tersebut dan
ketika mobil itu keluar dari pintu tol
Bitung yang berada di Tangerang dan
mobil itu ternyata langsung berputar
arah yo geng tekan tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
jeri
[Musik]
geng geng Oke geng hari ini gua lagi ada
di luar kota tepatnya gua lagi ada di
Canggu Bali karena selama 1 minggu gua
di sini bakal tour dari toko Ke toko
untuk memperkenalkan produk dari genlabs
rasa watermelon Bubble Gum buat kalian
yang mungkin kotanya belum sempat gua
kunjungi ya kalian enggak usah khawatir
kalian bisa mendapatkan genlab langsung
di kolom deskripsi udah ada linknya hari
ini karena kita lagi di luar kota maka
setup-nya juga ya berbeda gitu ya Nah
ini gua lagi ada di Villa dan hari ini
kita tetap bakal berbagi informasi
tentang sebuah kasus yang sesuai dengan
apa yang kalian baca di judul Sebelumnya
maaf juga nih geng suara gua masih belum
pulih masih agak serak dan agak
kesulitan untuk ngomong sebenarnya tapi
enggak apa-apa kita tetap berbagi
informasi pembahasan kita hari ini
tentang sebuah kasus atau fenomena
serius yang menjadi problem di Indonesia
selain judi online karena kasus yang
satu ini tuh termasuk kasus yang cukup
banyak terjadi geng bahkan korban serta
pelakunya itu mulai dari masyarakat
biasa atau masyarakat kecil sampai
dengan aparat penegak hukum pun terlibat
jadi enggak main-main kasus kayak gini
ketika gua membahas mengenai l scam
kemarin yang terjadi dari dalam penjara
pelakunya dari orang-orang narapidana
gitu ya ternyata juga ada bisnis lain
yang dijalankan dari dalam penjara yaitu
pengedaran
[Musik]
narkotika Nti orang saing di luar sih
Boy Bang gua udah diarahin nih ya udah
jalan dan di dalam penjara yang
seharusnya pengawasan itu ketat dan
menjadi tempat untuk para pelaku
kriminal diberikan sanksi gitu ya malah
menjadi sarang dari aksi kriminal itu
sendiri sehingga bisa dikatakan kalau
masalah narkotika ini bukanlah sebuah
masalah yang bisa dianggap remeh karena
sudah sistemik geng banyak cara yang
dilakukan oleh para oknum tersebut untuk
mengedarkan narkotika biasanya ya dengan
cara diselundupkan di dalam koper atau
ditumpuk bersama barang-barang yang lain
nah tapi ada cara lagi nih yang menurut
gua cukup apa ya kreatif tapi ini enggak
pantas untuk ditiru sih yaitu dengan
cara dicampurkan ke dalam bahan makanan
lain nah Jadinya kalau ditanya ini lagi
jualan apa ya Kamu lagi e
membagi-bagikan apa ya Bisa aja si
pelaku ini akan mengatakan kalau dia
sedang menjual makanan atau
membagi-bagikan makanan jadi enggak akan
ada orang yang curiga hal ini
benar-benar nyata terjadi geng yaitu
ketika pihak kepolisian berhasil
mengungkap sebuah kasus peredaran
narkotika yang terjadi di Tangerang
Selatan dan ketika dilakukan
pengembangan kasus sampai akhirnya
ditemukanlah Kalau narkotika yang
diedarkan tersebut ternyata dijadikan
campuran kue di sebuah home industri
yang menjual produk kue ataupun snack
1,2 GR ya Berikut kue atau Cookies yang
di dalamnya mengandung THC atau G nah
jadinya setiap orang yang membeli kue
tersebut udah pasti bakal ikut
mengkonsumsi narkotika yang ada di
dalamnya nih Kasihan banget nih Kalau
sampai ada orang yang enggak tahu dan
dikonsumsi oleh yang di bawah umur gitu
kan itu kan pasti bahaya banget geng dan
untungnya sindikat peredaran narkotika
jenis ini sudah terungkap dan diamankan
oleh pihak kepolisian tapi sampai detik
ini kita enggak tahu apakah jaringannya
masih luas ataukah memang Hanya mereka
pelakunya Nah nanti coba kita bahas
secara lengkap tentang kasus yang satu
ini langsung aja di Permisi peristiwa
misteri dari berbagai sisi
[Musik]
Oke kita langsung ke pembahasan utama
terungkapnya sebuah kasus peredaran
narkotika yang dicampurkan ke dalam
[Musik]
kue jadi geng terungkapnya kasus ini itu
berawal dari satuan narkotika Polres
Tangerang Selatan mendapatkan informasi
dari masyarakat kalau akan ada narkotika
yang datang dari pulau Sumatera yang
melintas ke wilayah Tangerang Selatan
dan akan terjadi transaksi narkotika
besar-besaran kabarnya kayak gitu nah
jadi ibarat ini ada informan atau
cepunya lah gitu dan dikatakan kalau
narkotika yang dikirim dari Sumatera
tersebut itu dalam jumlah yang banyak
banget ketika mendapatkan laporan
tersebut pihak kepolisian langsung
memulai penyelidikan Berdasarkan
informasi yang mereka dapatkan dan
singkat cerita polisi pun berhasil
membuntuti sebuah mobil bermerek Nissan
Xtrail yang dicurigai oleh Polisi kalau
mobil tersebutlah yang menjadi kendaraan
untuk mengangkut narkotika yang dimaksud
mobil tersebut melintas dari Sumatera
dan melalui tol Merak sebelum akhirnya
sampai ke pulau Jawa Lalu setelah
dibuntuti akhirnya polisi pun kemudian
langsung menyergap mobil tersebut dan
ketika mobil itu keluar dari pintu tol
Bitung yang berada di Tangerang dan
mobil itu ternyata langsung berputar
arah di dalam mobil tersebut polisi
berhasil menangkap dua orang tersangka
yang berinisial H berusia 27 tahun yang
berdomisili di Pamulang dan G yang
berusia 26 tahun yang berdomisili di
Cianjur mereka berdua ini adalah kurir
geng dan pada saat diamankan antara H
dan G polisi juga menemukan narkotika
jenis ganjo seberat
139,5 kg dari dalam mobil penangkapan
ini menjadi operasi penangkapan
narkotika yang cukup besar yang pernah
dilakukan oleh Polres Tangerang Selatan
sejak 9 tahun lalu dan karena peredaran
narkotika tersebut adalah sebuah
kejahatan yang terorganisir sehingga
bisa dipastikan kalau yang terlibat itu
enggak cuma si H dan G ini aja geng tapi
ada beberapa pihak lainnya yang
kemungkinan besar juga ikut terlibat Nah
akhirnya nih geng polisi itu berusaha
untuk menanyakan kepada si h dan si g
ini mulai dari siapa saja yang berada di
dalam jaringan mereka ini sampai
dipertanyayakan juga mengenai tujuan
dari pengiriman narkotika yang mereka
bawa nah kemudian mereka pun menjawab
kalau narkotika jenis ganjo tersebut
akan dikirimkan ke Purwakarta yaitu
salah satu daerah di Jawa Barat dan
Berdasarkan informasi tersebut polisi
melakukan pendalaman dan analisa dari
kasus ini nah jadi enggak langsung pergi
tanpa adanya persiapan terlebih dahulu
pokoknya semuanya sudah direncanakan
dengan matang setelah itu polisi
kemudian langsung menuju ke Purwakarta
untuk melakukan penyelidikan dan
pengembangan
Kasus yang bersanggutan berdomisili di
Purwakarta dari tersangka s dan singkat
cerita polisi pun berhasil mengamankan
seseorang yang berinisial S yang berusia
38 tahun dengan barang bukti ganjo
seberat 90
kami mengamankan narkotika sebanyak
91,2 gr dan Gak cuma itu geng polisi
juga menemukan kue cookies yang
mengandung ganjo buatan si s ini dan
berjumlah 102 pisis kue ganjo itu siap
untuk diedarkan oleh si s itu modusnya
dibuat untuk campuran k
apa
kacakh pol melalui Kasat narkotika poles
Tangerang Selatan yaitu AKBP baktiar ni
Prianto setiap kue yang diamankan oleh
Polisi dikatakan adalah kue yang baru
jadi dan sebelumnya kue-kue tersebut
sudah sempat diedarkan oleh si s jadi
ini adalah cetakan yang kesekian gitu
dan polisi mengatakan kalau si s ini
sudah membuat kue ganjo sejak bulan
April tahun 2023 geng dan namun menurut
salah satu media yaitu Kompas pembuatan
kue ini baru dilakukan Sejak bulan Mei
tahun 2024 kalau menurut media Tribun
kue kue tersebut sudah dibuat sejak
bulan Juni tahun 2023 nah cuma menurut
pengakuan S dia memang sudah mengedarkan
kue tersebut ke kerabat atau teman-teman
dekatnya itu bukan kepada masyarakat
luas Nah jadi dari awal dia enggak
nyebut dengan jelas tuh Kapan mulanya
dia mulai mencetak kue tersebut nah
bahkan dikatakan juga kalau kue itu juga
dia bagikan kepada karyawannya yang mana
para karyawannya tersebut memiliki
perkebunan buah kue-kue ini dibagikan
secara gratis oleh si sgeng sebagai
tester nah jujur aja nih ya gua enggak
nemuin keterangan lebih lanjut Apakah
kerabat-kerabatnya itu mengetahui atau
enggak Kalau kue yang dibagikan oleh si
es ini adalah kue yang mengandung
narkotika jenis ganjo sebenarnya yang
ditakutkan itu adalah kalau sampai kue
tersebut dikonsumsi oleh yang di bawah
umur Karena ditakutkan akan memiliki
efek jangka panjang bagi yang di bawah
umur kalau sampai mengkonsumsi itu satu
keping kue tersebut itu mengandung THC
yang menjadi unsur psikoaktif utama yang
ada di Gan National Institute on rck
abuse atau yang Biasa disingkat dengan
Nida mengatakan THC atau THC itu bisa
mengaktifkan sistem otak untuk
memberikan sinyal pelepasan hormon
dopamin dari otak dan THC ini bersifat
pemabukan geng karena kandungan
psikoaktifnya itu bisa membuat ganjo ini
dianggap adalah sebuah benda yang
membuat candu Nah makanya satu keping ku
yang dibuat oleh c s itu bisa saja
berdampak pada siapapun yang memakannya
karena akan bikin orang candu dan
nge-fly kebayang kalau itu dikonsumsi
oleh anak kecil gitu
kan lalu kemudian geng yang jadi
pertanyaannya adalah dari manakah ganjo
sebanyak
139,5 Kg Yang diantarkan oleh H dan G
ini itu kan banyak banget jumlahnya dan
ketika ditanyakan oleh pihak kepolisian
mereka mengaku mendapatkan ganjo
tersebut sebanyak itu dari seseorang
yang berinisial r dan ganjo tersebut
didapatkan dari Medan Sumatera Utara nah
R ini juga menjadi bagian dari jaringan
pengedar ganjo yang ada di Sumatera yang
mana ganjo-ganjo tersebut dijual secara
online melalui media sosial ketika video
ini gua syuting nih geng perkembangan
terakhir dari kasus CR R ini dia masih
jadi DPO dan sedang dalam pengejaran
oleh tim penyidik dari Polres Tangerang
Selatan dan menurut keterangan dari
Kapolres Tangsel yaitu AKBP Ibnu bagus
Santoso dari penangkapan tersebut Kalau
dijumlahkan semuanya ada sekitar
140,4 Kg ganjo Yang mana Kalau
dirupiahkan nilainya itu fantastis
banget yaitu senilai 2,1 miliar rupiah
geng dan dari penangkapan ini pihak
kepolisian mengklaim kalau mereka sudah
menyelamatkan sekitar 1,4 juta jiwa dari
ketergantungan ganjo
ini lalu geng karena si r sebagai si
pelaku utama ini belum tertangkap
sehingga yang saat ini tertangkap hanya
s g dan H ketiganya akhirnya dijerat
dengan pasal 114 ayat 2 subsidir 115
ayat 2 subsidir 111 ayat 2 jungto 132
ayat 1 undang-undang Republik Indonesia
Nomor 3 5 tahun 2009 tentang narkotika
dan di dalam pasal tersebut disebutkan
mengenai ancaman pidana bagi para
pengedar ini adalah hukuman mati dan
penjara seumur hidup atau pidana paling
singkat 6 tahun dan yang paling lama 20
tahun gila enggak main-main ya geng
kayak kasus penghilangan nyawa berencana
gitu hukumannya Nah sekarang geng kita
bakal ngebahas nih tentang kasus kedua
nih mengenai BNN yang berhasil menangkap
sindikat peredaran ganjo dari Aceh yang
mana jumlahnya lebih banyak dibandingkan
kasus yang pertama tadi yaitu ganjo dari
Aceh ini beratnya mencapai 200 kg
geng jadi nih geng di dalam kasus satu
ini BNN berhasil membongkar sebuah
sindikat peredaran 200 kg ganjo yang
akan dikirimkan dari Aceh ke pulau Jawa
pada tanggal 2 Maret tahun 2024 kemarin
sama seperti kasus yang pertama kasus
ini bisa terungkap karena adanya laporan
dari masyarakat mengenai adanya
pengiriman ganjo dari Aceh menuju ke
pulau Jawa setelah mendapatkan laporan
tersebut pihak BNN langsung melakukan
penelusuran ke salah satu wilayah yang
diduga menjadi lokasi dari pengiriman
ganjo tersebut yaitu kawasan indrapuri
Aceh Besar nah lalu kemudian pihak BNN
juga sudah berhasil mendapatkan satu
nama yang diduga menjadi tersangka dari
sindikat peredaran ganjo ini yaitu
seseorang yang berinisial Mr yang
berperan sebagai kurir yang mengantarkan
ganjo dari Aceh hingga sampai ke pulau
Jawa
enggak butuh waktu lama ketika BNN
kemudian langsung menuju ke indrapuri
untuk menangkap si Mr ini agar bisa
menggagalkan pengiriman ganjo tersebut
pihak BNN kemudian berhasil menemukan si
Mr ini dan membuntuti dia yang
mengendarai sebuah mobil dengan membawa
beberapa kilogram ganjo di dalam mobil
tersebut dan sayangnya Mr di saat itu
tahu kalau dia sedang dibuntuti oleh
pihak BNN sehingga Mr ini langsung
membuang beberapa karung ganjo dari
dalam mobilnya tidak lama kemudian Mr
ini memberhenti Mobilnya di pinggir
jalan dan dia langsung berlari masuk ke
dalam hutan walaupun berhasil kabur
pihak BNN masih tetap memburu Mr Sampai
akhirnya dia pun berhasil ditangkap
ketika sedang berada di rumahnya nah
kemudian akhirnya Mr Ini dibawa untuk
menuju ke lokasi di mana dia membuang
karung-karung berisi ganjo tadi yang
berada di tengah-tengah jalan yang ada
di tengah hutan nah di sana BNN berhasil
menemukan enam karung ganjo kering
dengan berat total mencapai 132 kg
enggak main-main
jumlahnya kitaasita barang bukti
sebanyak 6 karung berisi 132 kg Gan
terus enggak cuma itu geng BNN bersama
dengan pihak kepolisian langsung menuju
ke daerah indrapuri yang diduga menjadi
tempat dari Mr ini menyimpan sisa
ganjonya untuk dikirim dan ketika pihak
kepolisian serta BNN sampai ke daerah
indrapuri di sana ditemukan ada sebanyak
200 kg ganjo dan ini merupakan jumlah
yang sangat banyak geng kemudian pihak
penyidik menanyakan dari siapa Mr ini
mendapatkan ganjo sebanyak itu Dan di
saat itu Mr mengaku kalau dia
mendapatkan ganjo tersebut dari sebuah
ladang ganjo seluas 4 hektar yang berada
di Lam tebaah Aceh besar namun masih
belum diketahui nih geng Siapa pemilik
ladang tersebut dan di mana letak persis
posisi ladangnya Selain itu pihak
kepolisian juga menemukan adanya ganjo
tambahan yaitu ganjo basah sebanyak 7
Ton dan 7 ton ganjo basah tersebut sudah
dimusnahkan langsung oleh pihak BNN dan
pihak kepolisian tepat pada tanggal 7
Maret tahun 2 2 total Hangga yang
berhasil ditemukan diperkira mencampai
sekitar 4 hektar dari dua TKP tadi
singkat cerita setelah semuanya berhasil
ditemukan dan disita oleh pihak
kepolisian barulah Mr kemudian mengaku
dia menjadi kurir atas suruhan dari
seseorang narapidana yang berinisial RF
Untuk mengantarkan ganjo-ganjo tersebut
ke pulau Jawa kebayang engak tuh bosnya
ternyata ada di dalam penjara dan masih
bisa memerintahkan atau mengorder
seseorang untuk mengantarkan semua
ganjo-ganjo itu Berdasarkan informasi
tersebut BNN langsung menyelidiki Di
mana posisi si RF di penjara dan
diketahui kalau dia berada di Lapas Raja
Basa Lampung Nah RF ini ternyata punya
jaringan geng jadi dia ini menghubungi
Mr menggunakan handphone yang dia bawa
ke dalam Lapas untuk diperintahkan
mengantarkan ganjo dari Aceh ke pulau
Jawa entah bagaimana bisa ya berarti di
dalam hal ini ada oknum-oknum yang
bekerja sama dengan dia Ya udah pasti
oknum
[Musik]
lapas dan akhirnya setelah ini semua
terbongkar atas perbuatan tersebut Mr
dan RF dikenakan pasal undang-undang
Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika
dengan ancaman hukuman mati atau penjara
seumur hidup karena mengingat jumlah
dari barang buktinya sangat banyak dan
sebelum kasus ini BNN ternyata sudah
memusnahkan 4 hektar ladang ganjo yang
ada di tiga titik berbeda di Kabupaten
Aceh Besar yang kalau di total itu ada
sebanyak 20.000 batang dan beratnya
mencapai 7 ton nah tiga lokasi tersebut
terdiri dari 2 hektar dari dua titik
lahan ganja yang yang sebagian
tanamannya ternyata sudah dipanen dan
berada di desa lamlung Kecamatan
indrapuri dan totalnya sebanyak 5.000
batang nah Lalu ada 2 hektar lagi yang
berada di di desa merah mukim lamteba
Kecamatan selimum yang mana Di sana
terdapat 15.000 pohon ganjo yang siap
panen dan penemuan kedua ladang ganjo
ini juga berawal dari informasi
masyarakat mengenai ganjo dari Aceh yang
akan segera dibawa ke Lampung Nah
setelah mendapatkan informasi mengenai
hal tersebut pihak BNN langsung
melakukan penyelidikan sampai pada
akhirnya menangkap seorang tersangka
yang berinisial RZ di Aceh besar dan
dalam penangkapan RZ tersebut ditemukan
barang bukti sebanyak 12 karung ganjo
kering seberat 200 kg pada tanggal 2
April tahun 2024 lalu kemudian BNN
bersama dengan badan riset dan Inovasi
Atau yang disingkat dengan Brin serta
badan informasi geospasial atau big itu
melakukan monitoring lahan ganjo di Aceh
besar di mana ditemukan ada tiga titik
di dua lokasi lahan ganjo di Aceh Besar
tersebut dan dari penyelidikan terhadap
RZ akhirnya ditemukan adanya gudang
penyimpanan ganjo yang ada di indrapuri
yang dicurigai kalau gudang tersebut
adalah milik si RZ juga nah namun sampai
detik ini masih belum diketahui Siapa
pemilik lahan dan siapa yang menanam
ganjo tersebut karena si RZ ini
posisinya adalah pemilik gudang bukan
sebagai pemilik lahan atau petani ganjo
kalau Berdasarkan pernyataan dari kepala
BNN yaitu Pak Budi Waseso ganjo dari
Aceh ini masih menjadi barang yang
sangat disukai baik untuk pasar lokal
dan internasional Makanya jangan heran
kalau banyak bandar nark kotika yang
tertarik untuk mengeluarkan uang yang
banyak untuk bisa membuat atau membangun
ladang ganjo yang ada di
Aceh namun geng kebanyakan dari ladang
ganjo yang ada di Aceh itu diproduksi
untuk jaringan internasional jadi orang
asing itu akan memberikan modal kepada
jaringan lokal yang biasanya terdapat di
kota-kota besar untuk bisa menghasilkan
ganjo yang berkualitas dan terbaik dan
memang di dunia internasional yang
paling terkenal adalah Aceh dan
akibatnya ladang ganjo di Aceh meraja
Lela karena petani yang ada di sana di
sa untuk menanam ganjo Sebab karena
permintaan ganjo di sana cukup tinggi
nah namun sayangnya para petani ganjo
itu hanyalah para petani kasar yang
mendapatkan upah sedikit bahkan
dikatakan upah yang didapatkan itu hanya
cukup untuk makan mereka aja padahal
yang kita tahu ya geng bisnis ini adalah
bisnis dengan keuntungan yang super
besar tapi yaitu hanya berlaku bagi
orang-orang yang mengendalikan
jaringannya aja sementara para petaninya
hanya mendapatkan upah yang
[Musik]
kecil dari dua kasus yang gua ceritakan
tadi ada persamaan dari dua kasus
tersebut yaitu kedua narkotikanya adalah
berjenis ganjo dan kalian pasti
penasaran engak sih geng Kenapa sih
ganjo ini bisa beredar di Indonesia
sampai ganjo yang ada di Aceh itu
menjadi Primadona di dunia Nah sekarang
Coba kita bahas nih geng awal mula
peredaran ganjo yang berasal dari Aceh
ini Oke jadi geng ini cukup seru nih
buat kita bahas menurut Inang winarso
selaku direktur eksekutif Yayasan satifa
Nusantara ganjo ini pert pertama kali
dibawa oleh pedagang dan pelaut Gujarat
yang asalnya dari India menuju ke Aceh
sekitar abad ke-14 ganjo ini dipakai
oleh orang Gujarat sebagai alat
transaksi selama perdagangan Jadi bukan
menggunakan uang zaman dulu geng tapi
pakai ganjo mungkin karena memang di
zaman itu masih menggunakan metode
barter yang mana belum ditemukan uang
sebagai alat tukar ganju tersebut
kemudian ditukar dengan cengkeh kopi
lada vanili atau vanila gitu ya Dan
beberapa rempah-rempah lainnya jadi
benar-benar barter antar rempah selain
dibawa ke Aceh diperkirakan juga kalau
mereka membawa ganjo-ganjo ini ke
wilayah Indonesia yang saat itu masih
bernama Nusantara bagian timur seperti
Maluku yang memang pada saat itu menjadi
pusat dari rempah-rempah dunia nah terus
Pak Inang ini juga mengatakan kalau ada
relief yang menggambarkan daun ganjo
yang ditemukan di Candi Kendalisodo yang
berada di Gunung pananggungan Mojokerto
Nah itu artinya ganjo ini memang sejak
dulu sudah menjadi Primadona Selama
ratusan tahun ganjo dimanfaatkan oleh
masyarakat nusantara untuk ritual
pengobatan bahan makanan serta pertanian
dan di antara wilayah lain yang ada di
nusantara acehlah yang paling aktif
dalam memanfaatkan ganjo untuk kebutuhan
hidup
sehari-hari lalu kemudian ada sebuah
manuskrip dari kitab Kuno yaitu Tajul
Muluk di Aceh yang menjadi bukti jejak
ganjo di Indonesia dan pemanfaatannya
yang mana Di dalam kitab tersebut ersbut
disebutkan kalau ganjo itu dijadikan
sebagai obat untuk penyakit kencing
manis atau diabetes yang mana Akar ganjo
tersebut direbus kemudian Air rebusannya
ini diminum Nah jadi bisa dikatakan
sebenarnya ganjo ini ya obat gitu geng
tapi hanya saja banyak orang yang salah
memanfaatkannya akhirnya menjadi
narkotika ganjo ini juga digunakan oleh
orang-orang Aceh untuk bumbu penyedap
makanan dan bisa menambah nafsu makan
dan itu Jujur aja ya gua saksinya karena
ya di Aceh itu banyak kok orang
tua-orang tua atau para ibu-ibu
bapak-bapak kita di sana yang memasak
ganja itu kalau sesuai dengan aturan dan
anjuran itu malah bikin makanan jadi
enak ya tapi sekarang kita harus ikuti
aturan pemerintah ya mau enggak mau
penggunaan ganja ini biasanya
terselubung untuk acara-acara tertentu
saja nah dan biasanya juga udah minta
izin gitu minta izin kasih tahu bahwa
ini untuk penyedap makanan biasanya
kayak gitu nah selain itu ganjo juga
digunakan sebagai campuran kopi dan juga
pohon ganjo bisa digunakan untuk
mengusir hama tanaman Nah makanya jangan
heran jika ganjo sudah menjadi bagian
dari budaya masyarakat Aceh Selama
ratusan tahun dan bukan cuma di Aceh
seperti yang sudah gua Sebutkan
sebelumnya Kalau ganjo juga tercatat ada
di Maluku khususnya di daerah Ambon dan
ada seorang Ahli botani berkebangsaan
Jerman Belanda yang bernama J rumpius
pada tahun 1741 itu sempat menuliskan
buku yang berjudul herbarium amboinens
nah di dalam buku tersebut dituliskan
kalau ganjo itu digunakan oleh
masyarakat Maluku untuk kepentingan
ritual serta pengobatan kemudian di di
dalam tulisannya dengan judul ganjo di
Indonesia pola konsumsi produksi dan
kebijakan karya dari Dania Putri dan Tom
bckman orang Maluku dikatakan pada saat
itu menggunakan akar ganjo untuk
mengobati penyakit gonor atau kencing
[Musik]
nanah lalu Enggak cuma itu geng daun
ganjo juga dicampurkan dengan pala lalu
kemudian diseduh Jadi mirip dengan teh
gitu geng dan teh ganjo itu digunakan
untuk mengobati asma nyeri dada dan
sekresi empedu dan ternyata ketika
Indonesia masih dijajah oleh Belanda ada
sebuah iklan yang digunakan untuk
mempromosikan ganjo geng bahkan dan
iklan tersebut ada di dalam beberapa
koran yang berbahasa Belanda yang ada di
Indonesia yang pada saat itu bernama
Hindia Belanda iklan tersebut
mempromosikan rokok ganjo sebagai obat
untuk asma batuk penyakit tenggorokan
kesulitan bernafas dan sulit untuk tidur
namun ketika hampir berakhirnya masa
penjajahan Belanda di Indonesia
pemerintah Belanda memutuskan untuk
membatasi akses ganjo di Hindia Belanda
melalui penerapan Apa yang disebut
dengan ovende mideland ordonati atau
dalam bahasa Indonesianya disebut dengan
dekrit narkotika tahun 1927 dan hal
tersebut sebagai dampak dari masuknya
ganjo ke dalam konvensi opium
internasional pada tahun 1925 yang
membuat ganjo harus mengikuti sebuah
sistem otorisasi ekspor dan sertifikasi
impor Nah itu dia geng sedikit sejarah
tentang ganjo yang beredar di Indonesia
yang ternyata memang berawal dari Aceh
dan sebuah kasus yang menggemparkan
banget yaitu ganjo ternyata bisa dirubah
menjadi makanan seperti brownies tadi
yang mana itu sangat berbahaya untuk
para bocah-bocah di bawah umur kalau
sampai termakan semoga Dari video ini
kita enggak cuma memberikan informasi
terkini mengenai kasus ganjo yang
terjadi di Indonesia tapi juga
memberikan edukasi mengenai ganjo itu
sendiri yang ternyata ada manfaatnya
juga gimana Menurut kalian geng Tentang
pembahasan kita hari ini coba tinggalkan
komentar di bawah