PESAWAT MAUT YANG DILARANG DI AMERIKA NAMUN BANYAK DI INDONESIA ! | KONTROVERSI BOEING
2mBKev2PJhI • 2024-08-16
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
dengan membawa 149 penumpang dan 8 awak
kabin Nah setelah Lepas Landas pada
pukul 8.30 waktu setempat dari bandara
internasional Bole di ibuota etiiopia
pesawat tersebut kemudian tiba-tiba
hilang kontak pada pukul
844 yo geng tekan tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
Jerry
[Musik]
genggeng oke Hari ini kita bakal
membicarakan soal ee pesawat kenapa gua
tertarik untuk membahas soal pesawat ini
gara-gara ada sebuah kejadian yang
baru-baru ini terjadi di Brazil ya
kejadiannya Apa kalian bisa langsung cek
pemberitaanlah karena kalau gua tampilin
gambar-gambarnya udah pasti bakal kena
tuguran dari YouTube gitu ya berhubung
pembahasannya ini seputar pesawat
terbang jadi kali ini gua pengin ngajak
kalian buat ngebahas salah satu brand
atau perusahaan pesawat terbang yang
membuat pesawat ya Ini bukan maskapai
tapi mereka yang membuat unit pesawatnya
dan ternyata unit yang mereka buat salah
satu jenisnya itu banyak sekali
mengalami ee kontroversi atau
skandal-skandal yang mengerikan yang
mana ini menyangkut nyawa manusia dan
bahkan dikatakan sudah ada ratusan nyawa
yang melayang gara-gara kesalahan atau
error dari unit-unit yang diciptakan
oleh perusahaan ini nama perusahaan ini
mungkin sangat familiar di telinga
kalian karena memang perusahaan yang
satu ini unit pesawatnya itu salah satu
E usernya atau salah satu pemakainya itu
yang terbesar adalah di negara kita
Indonesia cukup banyak maskapai yang
memakai pesawat dari brand ini yaitu
Boeing nah hal yang menyebabkan
perusahaan yang satu ini terlibat sebuah
kontroversi mengenai unit pesawat mereka
gara-gara mereka ini pernah menganggap
remeh tentang sebuah regulasi keamanan
pesawat dampaknya pun sangat fatal
banget geng sehingga menyebabkan
kecelakaan yang sangat fatal Nah tapi di
sini gua bakal ngangkat dua kecelakaan
fatalnya aja Jadi sebenarnya banyak
banget nih kejadiannya yang melibatkan
salah satu jenis unit pesawat dari
perusahaan ini tapi yang paling menarik
untuk kita bahas adalah dua kejadian
yang pertama kejadiannya tersebut
terjadi di Indonesia lalu yang kedua
terjadi di Etiopia
nah Bagaimana cerita lengkapnya tentang
kontroversi dari brand pesawat yang satu
ini langsung aja kita bahas di Permisi
peristiwa misteri dari berbagai sisi
[Musik]
Oke kita langsung kepada pembahasan
intinya background dari perusahaan
pembuat pesawat yang bernama
Boeing jadi geng singkatnya nih ya kalau
ditanya oleh orang-orang perusahaan
Boeing itu apa sih dari mana asalnya
kalau di Amerika Serikat Boeing ini
lebih akrab atau lebih dikenal dengan
the Boeing company yang merupakan
perusahaan multinasional yang merancang
dan memproduksi serta menjual pesawat
terbang pesawat rotor roket dan bahkan
sampai satelit kepada beragam maskapai
penerbangan di berbagai negara di muka
bumi ini perusahaan Boeing ini didirikan
pada 15 Juli tahun 1916 sekitar seabad
yang lalu jadi udah tua banget nih
perusahaan didirikan oleh William Boeing
di sele Amerika Serikat pada waktu itu
perusahaan Boeing ini mulanya memakai
nama Pacific Aero product co lalu
kemudian mereka barulah mengganti nama
menjadi Boeing airplane company Setelah
1 tahun kemudian tepatnya pada tanggal 9
Mei tahun 1917 nah di saat itu tepatnya
pada masa-masa perang dunia pertama
terus geng pada masa-masa awal inilah
geng perusahaan Boeing ini sering banget
geng merakit dan memproduksi
pesawat-pesawat untuk pertempuran dan
juga membawa bom untuk mendukung
kekuatan militer Amerika Serikat pada
Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia
kedua ini tuh mulanya gara-gara Awalnya
perusahaan Boeing ini mengirimkan dua
pesawat Boeing model C kepada angkatan
laut as sebagai sampel contoh gitu lalu
karena mereka merasa cocok Setelah diuji
coba akhirnya angkatan laut Amerika
Serikat pun memesan lagi nih sejumlah 50
unit kepada pihak Boeing ya
pesawat-pesawat yang canggih ini makanya
perusahaan Boeing ini dikatakan sebagai
perusahaan pesawat militer pada awalnya
Jadi bukan pesawat
[Musik]
penumpang lalu singkat cerita kemudian
Boeing ini berinovasi nih geng dengan
membuat Boeing 247 yang sempat diklaim
sebagai pesawat paling modern pada
eranya yaitu pada sekitaran tahun
1933-an dari inovasi pesawat yang
semakin lama semakin modern semakin
canggih juga akhirnya Boeing ini
menandatangani kesepakatan dengan pan
American World Airways yang bisa dikenal
dengan sebutan penm nah mereka ini
meminta Boeing untuk mengembangkan
pesawat komersial dengan rute Lintas
Samudra dan penm ini termasuk uk salah
satu maskapai gitu geng dan pada masa
tersebut penm juga disebut sebagai
pelopor dalam penerbangan internasional
dan dikenal dengan inovasinya di
industri penerbangan khususnya Amerika
dari situlah Setelah 1 tahun berselang
yaitu tepat pada tahun 1939 layanan
penerbangan reguler pertama dari Amerika
ke Inggris diresmikan menggunakan
pesawat jenis Boeing 314 dan dari
sinilah ketika Boeing melihat adanya
peluang mereka terus-menerus berinovasi
menciptakan pesawat untuk kebutuhan
komersial nah yang tadinya cuma untuk
perang akhirnya mereka merambah kepada
ya komersial sipil gitu geng Nah
sebenarnya Boeing juga enggak
menghentikan nih untuk memproduksi
pesawat militer mereka tetapi pesawat
komersil justru mereka fokuskan misalnya
seperti pada tahun 1958 Boeing ini mulai
meluncurkan salah satu jenis pesawat
untuk kebutuhan komersil yaitu Boeing
707 yang ternyata ini merupakan pesawat
jet komersial pertama yang diproduksi
secara
massal Nah jadi bisa dikatakan boing ini
adalah veterannya lah Veteran dalam unit
pesawat gitu terus pada saat itu Boeing
juga termasuk yang merevolusi industri
penerbangan dengan memperkenalkan
pesawat jet pada era itu kemudian mereka
lanjut lagi memperkenalkan Boeing 737
pada tahun 1968 yang kemudian menjadi
pesawat jet komersial paling laris di
dunia Nah kalau kalian di Indonesia ya
pasti sering dengar Boeing 737 ini juga
digunakan oleh maskapai di Indonesia
geng lalu singkat cerita nih geng ya
pada tahun 1994 Boeing ini kembali
memperkenalkan pesawat jet komersial
mereka yang cukup fenomenal yaitu Boeing
777 dengan kapasitas duduk sekitar 300
sampai 370 orang jadi rame banget yang
bisa
diangkat terus geng pesawat Boeing
triple 7 ini merupakan pesawat pertama
yang dirancang sepenuhnya dengan
menggunakan teknologi komputer atau
teknik komputer aid design atau
disingkat dengan cad Boeing triple 7
juga menjadi pesawat pertama yang
disertifikasi oleh faa atau Federal FA
administration sebagai pesawat yang
mampu terbang dengan bahan bakar penuh
selama 3 jam dengan hanya satu mesin aja
ya Jadi ini tercanggihlah pada masanya
dan Fea ini adalah badan pemerintah
Amerika Serikat yang bertanggung jawab
untuk mengatur semua aspek penerbangan
sipil di Amerika Serikat Nah jadi mereka
cukup
berpengaruhlah lalu kemudian singkat
ceritanya pada tahun 2000 Boeing pun
melakukan ekspansi perusahaan dengan
membeli hux elektronik dan merambah pada
bidang komunikasi satelit dengan begitu
mereka enggak cuma memproduksi pesawat
terbang komersial dan tempur aja Boeing
juga mencoba untuk ikut serta dalam
kompetisi penjelajahan luar angkasa Nah
makanya jangan heran pada tahun 2014
sampai 2015 pihak Nasa itu memberikan
kontrak kepada Boeing untuk membuat ya
pesawat ruang angkasa lah gitu dan ada
juga dengan spacex milik Elon Mask untuk
menerbangkan para Astronaut mereka ke
stasiun luar angkasa internasional nah
ternyata yang selama ini kita pikir
spacex bikin pesawat sendiri ternyata
enggak begitu juga mereka justru
menerima bantuan dari si dedengkotnya
yaitu Boeing yang lebih berpengalaman
dalam menciptakan benda-benda terbang
gitu
ya Nah lalu geng salah satu unit dari
Boeing yaitu Boeing 737 yang sempat kita
bahas tadi ini merupakan pesawat jet
komersial yang sempat jadi pesawat
paling larislah di dunia di tahun 1968
nah Boeing 737 ini ternyata sangat laris
di pasar penerbangan dunia dengan
penjualan yang melebihi dari 15.000 33
unit hingga bulan Maret tahun 2019
dengan pesanan yang bahkan belum
terkirim mencapai 4.703 unit pada bulan
Maret tahun 2019 kebayang tuh ya yang
bikin pesawatnya tuh sampai jontor kali
tuh 15.000 unit geng jadi yang udah
kekirim tuh baru 60%-nya lah ada sekitar
4.700 lagi yang belum terkirim atau
belum dibuatlah mungkin dan bahkan ya
bisa dikatakan pesawat Boeing 737 itu
menjadi standar Armada bagi
maskapai-maskapai di Indonesia geng jadi
banyak sekali ya perusahaan maskapai
yang pakai Boeing
737 dari rekam jejaknya selama lebih
dari 100 tahun itulah the Boeing company
akhirnya menjadi salah satu pemain utama
terbesar dalam bidang produksi
penerbangan di dunia Nah jadi itulah
kurang lebih e background singkat atau
perjalanan singkat tentang sepak terjang
Boeing di dunia penerbangan mulai dari
membuat pesawat perang sampai dengan
pesawat
komersal lalu geng dari tadi kan kita
cuma bercerita tentang ee background-nya
bo dan betapa panjang perjalanannya
serta pesawat yang dibuat ternyata Laris
Manis karena kecanggihannya sekarang
kita masuk nih geng ke dalam pembahasan
tentang skandal-skandal serta
kontroversi dari Boeing ini yang bahkan
dikatakan turut menyebabkan ratusan
nyawa orang melayang begitu aja akibat
kesalahan fatal yang diperbuat oleh
perusahaan ini dari hasil unit
pesawatnya apa saja nih kejadian
tersebut sekarang kita bahas satu
persatu musibah yang mengerikan akibat
dari lalainya perusahaan Boeing dalam
mengont ol serta membuat unit pesawat
mereka Nah jadi geng meskipun inovasi
mereka ini segudang gitu ya tapi pesawat
keluaran Boeing ini juga punya
kontroversi yang banyak banget dan
bahkan sakking banyaknya sampai turut
dijadikan halaman tersendiri oleh
Wikipedia geng dan itu bener banget geng
jadi seram-seram banget kejadiannya
kalian bisa cek langsung di sana ketik
aja gitu Daftar kecelakaan pesawat
Boeing itu langsung keluar semuanya nah
tapi untuk pembahasan kali ini gu gua
enggak bakal membahas keseluruhan daftar
merahnya si pesawat Boeing ini tapi gua
bakal bahas yang paling penting aja dan
paling mengerikan menurut gua nah yang
pertama nih kita bahas dulu kontroversi
yang terjadi di
Indonesia jadi geng Kejadian ini tepat
pada tanggal 29 Oktober tahun 2018 yang
mana ketika itu pesawat Lion Air
penerbangan jt610 dari Karawang Jawa
Barat itu jatuh di perairan laut Jawa
Nah mungkin dari kalian ada yang pernah
tahu nih peristiwa ini tapi ini bakal
gua Ceritakan sedikit gitu ya untuk
reminder aja nah lanjut lagi nih geng
jadi geng pesawat Lion Air dengan nomor
penerbangan jt610 ini lepas landas pada
pukul 6.20 pagi dari Bandara Soekarno
Hatta menuju ke Bandara Depati Amir di
Pangkal Pinang Bangka Belitung pesawat
tersebut dijadwalkan akan tiba di tujuan
sekitar pukul .20 Nah jadi
penerbangannya itu hanya memakan waktu 1
jam lalu geng pada pukul 6.22 waktu
indonesia barat pilot mengabarkan kepada
Jakarta kontrol bahwa ada masalah flight
control di ketinggian 1700 kaki Nah
karena itu pihak pilot sempat meminta
naik ke ketinggian 5.000 kaki lalu
kemudian oleh Jakarta kontrol diizinkan
namun geng setelah 10 menit kemudian
setelah percakapan itu tepatnya pada
pukul 633 pesawat ini mulai hilang
kontak dari Radar dan catatan terakhir
sebelum hilang kontak pesawat ini
dikatakan berada di ketinggian 2.500
kaki nah lalu kemudianada jam 6.33
tersebut terkonfirmasi juga bahwa
pesawat nnyata jatuh geng kecelakaan di
sekitar perairan Tanjung Karawang Jawa
Barat diketahui di saat itu sebelum
hilang kontak pesawat ini sempat melalui
pilotnya untuk meminta izin agar bisa
terbang kembali ke Jakarta jadi total
pesawat itu dikabarkan Baru 13 menit
mengudara sebelum akhirnya jatuh dan
akibat jatuhnya pesawat Lion Air jt610
ini seluruh penumpang dan awaknya yang
berjumlah sebanyak 189 orang itu
meninggal dunia di sana Nah sedih banget
ya geng dan secara singkatnya ni geng
dikatakan ada sebilan faktor yang
menyebabkan kecelakaan pesawat Lion
rjt610 terjadi dan secara garis besar
sembilan faktor tersebut adalah gabungan
antara faktor mekanik desain pesawat dan
kurangnya dokumentasi tentang sistem
pesawat ini sendiri nah perlu dijadikan
catatan kita nih geng bahwa jenis
pesawat ini adalah Boeing 737 Max 8 yang
tidak lain dan tidak bukan adalah buatan
the Boeing company Nah itu adalah
kejadian yang pertama geng sekarang kita
masuk ke kejadian yang kedua nanti
kalian tinggal bandingin aja nih geng
yaitu sebuah kejadian kecelakaan pesawat
wat Boeing yang terjadi di
Etiopia jadi geng pada 10 Maret tahun
2019 pesawat ethopian Airlines
et302 atau 302 dengan rute Edis Ababa
ethopia akan terbang menuju ke Nairobi
Kenya dengan membawa 149 penumpang dan 8
awak kabin Nah setelah Lepas Landas pada
pukul 08.30 waktu setempat dari bandara
internasional Bole di ibuota Ethiopia
pesawat tersebut kemudian tiba-tiba
hilang kontak pada pukul 08.44 nah sama
seperti Lion Air jt610 nih geng sebelum
hilang kontak pilot Ethiopian Airlines
et302 itu sempat melaporkan Kalau ada
masalah flight control di pesawat dan
sang pilot di saat itu meminta izin ke
pusat kontrol untuk kembali pulang ke
Edis Ababa namun Malangnya pesawat
tersebut tidak pernah kembali lagi atau
tidak pernah tiba kembali ke Edis aba
dan kemudian dikatakan ternyata pesawat
itu kecelakaan tepat pada pukul 08.44
waktu setempat atau 6 menit setelah dia
mengudara seluruh penumpang dikatakan
itu berada di pesawat tersebut meninggal
dunia termasuk dengan total
157 orang mereka yang dinyatakan
meninggal dunia termasuk 32 warga Kenya
18 warga Kanada dan 9 warga Etiopia
serta warga Amerika Serikat dan satu
orang warga negara Indonesia yang ikut
meninggal di dalam kejadian tersebut
sempat ada saksi mata yang mengatakan
bahwa terjadinya kebakaran besar ketika
pesawat itu itu menghantam darat dan
yang enggak habis pikir nih geng ya dari
kecelakaan pesawat ini ada fakta bahwa
model pesawat Ethiopian airlin et302 ini
ternyata sama dengan model pesawat Lion
Air jt610 yang sebelumnya udah sempat
gua ceritakan yaitu model pesawat Boeing
737 Max 8 ini seperti namanya geng
buatan the Boeing company gitu terus
geng sebenarnya setelah peristiwa yang
terjadi di Ethiopia pada tahun 2019
tersebut lembaga fee yang atur
penerbangan di AS kemudian mengeluarkan
keputusan untuk men hentikan operasional
Global pesawat 737 Max selama lebih dari
1 tahun geng Nah jadi ditariklah
peredarannya tuh dan sebagai informasi
nih geng Boeing 737 Max adalah varian
dari keluarga Boeing 737 Max juga yang
merupakan generasi keempat dari seri
Boeing 737 dan Boeing 737 Max itu
sendiri hingga saat ini juga masih
menjadi Armada dari salah satu maskapai
yang ada di Indonesia bahkan di dalam
situs maskapai tersebut dikatakan mereka
masih mengoperasikan 10 unit Armada 737
Max 8 nah pesawat ini bisa dikatakan
dirancang untuk menggantikan Boeing
737800 sebelumnya dan menawarkan
berbagai peningkatan dalam efisiensi
bahan bakar teknologi dan kenyamanan
penumpangnya nah kabarnya sih begitu
geng tapi pada kenyataannya diketahui
bahwa Kecelakaan yang dialami oleh Lion
Air jt610 dan Ethiopian Airlines et302
itu ternyata dilatar belakangi karena
sistem penerbangan model anti Stol yang
ada di model pesawat Boeing 73 7 Max A8
tersebut dan sistem tersebut merupakan
sistem augmentasi karakteristik manuver
atau mcas yang bekerja secara otomatis
meski pesawatnya terbang secara manual
sebenarnya nih fature mcas itu bertujuan
baik yaitu ingin memproteksi pesawat
dari manuver yang berbahaya seperti
mengangkat hidung pesawat terlalu tinggi
dan mengakibatkan Stol nah Stol ini
adalah kondisi ketika saya pesawat itu
mulai kehilangan daya angkat yang cukup
untuk mempertahankan penerbangan nah
namun geng ini sayang banget ya ternyata
desain sistem mcas ini turut
berkontribusi dalam dua kecelakaan
tersebut jadi begini geng ceritanya nih
ya mcas ini menerima data dari satu
sensor sudut Serang atau EOE jika sensor
ini memberikan data yang salah maka
otomatis akan dideteksi oleh MC lalu
dalam kedua kecelakaan tersebut di atas
sensor EOE itu memberikan data yang
salah menyebabkan mces itu menganggap
pesawat berada dalam kondisi Stol atau
kehilangan daya angkat yang sama sekali
enggak sebenarnya nya seperti yang gua
Jelaskan sebelumnya MC ini dirancang
untuk menurunkan hidung pesawat secara
otomatis untuk mencegah Stol Namun
karena data yang salah dan sistem ini
terus-menerus menurunkan hidung pesawat
Meskipun tidak diperlukan akhirnya pilot
di saat itu sampai berusaha keras untuk
mengendalikan pesawat dan melawan
aktivasi dari mces yang terus berulang
nah tetapi sistem ini terus mengkoreksi
hidung pesawat ke bawah nah jadi kurang
lebih begitulah geng
penggambarannya lalu geng gilanya nih ya
ternyata mcas itu tidak disebutkan dalam
manual penerbangan sehingga pilot tidak
mengetahui keberadaan dan cara kerja
dari sistem ini Dan makin gilanya lagi
nih geng pihak Boeing juga meyakinkan
regulator untuk tidak mewajibkan
pelatihan simulator untuk pesawat Boeing
737 Max 8 yang punya sistem mcas
tersebut karena mereka dirasa bakal
Butuh ongkos atau biaya tambahan dan
semua ini terungkap di dalam laporan
investigasi dari otoritas kedua
penerbangan Indonesia dan Ethiopia nah
kedua laporan tersebut juga mengungkap
bahwa mcas adalah penyebab utama dari
kecelakaan ini karena data di kotak
hitam menunjukkan bahwa MC aktif
berulang kali karena adanya data EOE
yang
salah lalu geng singkat ceritanya nih
setelah diketahui bahwa faktor yang
signifikan dalam terjadinya kedua
kecelakaan pesawat di Indonesia dan
Ethiopia ini adalah karena sistem baru
dari pesawat Boeing Max 8 yang tidak
tersosialisasikan dengan baik kepada
para pilot yang mana akhirnya pihak
keluarga korban dari dua kasus
kecelakaan pesawat tersebut langsung
menuntut pihak pesawat Boeing atas
terjadinya kecelakaan pesawat itu dari
situlah tuduhan kepada pihak Boeing yang
dikatakan melakukan penipuan terus
pemalsuan data yang gara-gara sistem
mcas ini geng Nah lewat kongres Federal
Amerika Serikat pada September tahun
2021 lalu perusahaan Boeing disalahkan
atas kegagalan mereka dalam
mengembangkan sistem cmas di Boeing Max
8 atau Max 8 dan juga karena mereka
menutup-nutupi adanya sistem tersebut
nah kongres as juga sampai mengkritik
Fea atau Federal Aviation administration
yang di awal sempat gue ceritakan mereka
ini merupakan yang mengatur semua aspek
penerbangan sipil di Amerika Serikat dan
faa dikritik karena kurangnya mereka
dalam melakukan pengawasan terhadap
pesawat tersebut nah terus salah satu
yang menjadi perhatian besar adalah
dikatakan kalau semisalkan tidak
dilakukan perubahan pada sistem mcas
tersebut yang otomatis bisa menurunkan
hidung pesawat bakal ada potensi 15
kecelakaan fatal yang bisa terjadi
selama masa maskapai dari pesawat Boeing
737 Max ini masih eksis yang masa
operasional atau masa pakaiannya bisa
sampai 45 tahun Nah jadi ini
permasalahannya Enggak cuma karena
teknis aja geng tapi dari manajernya
juga dan dari orang-orang serta
manusianya nah lalu geng sebenarnya nih
ya sempat ada juga Whistle blower
semacam orang yang membocorkan secara
diam-diam sebuah kasus gitu geng di
kasus Boeing ini ternyata ada John
Bernard yang telah bekerja di Boeing
selama lebih dari 30 tahun sebenarnya si
bernet ini mulai melaporkan masalah
keselamatan pesawat Boeing pada tahun
2017 yang mana pada saat itu laporan dia
adalah bahwa ada komponen yang tidak
sesuai dengan standar dan masalah serius
pada sistem oksigen darurat di pesawat
Boeing 787 dreamliner setelah kecelakaan
di Indonesia dan di Ethiopia bernet
semakin vokal dan semakin yakin pada
tahun 2019 dia melaporkan bahwa pekerja
di salah satu pabrik Boeing itu sengaja
memasang komponen yang rusak untuk
memenuhi tenggat waktu produksi dan
bernet juga sempat mengajukan keluhan
whistleblower kepada occupational safety
and health administration atau disingkat
dengan osha nah hal ini di bawah program
perlindungan whistleblower faa dan air
Nah namun setelah penyelidikan selama 4
tahun lamanya osha menutup kasus
tersebut dengan keputusan yang
menguntungkan pihak Boeing pada tahun
2021 dan dari sinilah bernet itu merasa
kasihan banget geng karena menjadi
Whistle blower tersebut dia bahkan
sempat diintimidasi secara berlebihan
oleh orang-orang yang mengaku dari
Boeing dan Karena itulah dia pun menjadi
menderita ptsd atau nct nah serta dia
juga sempat mengalami depresi berat geng
hingga akhirnya dia ditemukan mengakhiri
nyawanya sendiri pada tanggal 9 Maret
tahun 2024 lalu Nah Enggak cuma itu aja
bernet ini juga Sebenarnya ada juga
beberapa Whistle blower lain di
antaranya ada Sam salehpur yang telah
bekerja di Boeing selama 17 tahun lebih
dan mulai mengangkat isu Boeing ini pada
tahun 2020 Saleh Pur ini melaporkan
bahwa bagian utama badan pesawat Boeing
787 dreamliner dan 777 itu hampir
semuanya tidak dipasang dengan benar dan
terus dikatakan ada pekerja yang
melompat ke bagian pesawat supaya
komponen yang dipasang itu sesuai ini
mirip-mirip sama kita gebukin belakang
TV gitu Geng kalau misalkan lagi error
Nah jadi kurang lebih kayak gitu Nah
setelah melaporkan hal itu si salehur
ini mengaku mengalami ancaman fisik dan
peleceh
dari atasannya dan dia menyatakan bahwa
Bosnya itu memarahi dia selama 40 menit
dalam sebuah panggilan telepon dan ban
mobilnya sampai ditusuk dengan paku nah
salehur ini juga bahkan sempat
dipindahkan paksa geng dari divisi
tempat awal dia bekerja yaitu di program
Boeing 787 ke program Boeing 777 Ya
pokoknya ngeri bangetlah di saat
itu nah sebenarnya nih geng pada Januari
tahun 2021 Boeing ini sempat mencapai
sebuah kesepakatan dengan departemen
kehakiman Amerika Serikat atau doj untuk
membayar lebih dari 2,5 miliar USD atau
setara dengan
40,83 triliun untuk menghindari tuntutan
pidana terkait konspirasi untuk menipu
Federal Aviation administration terus
mereka juga bersedia untuk menyediakan
uang sebanyak
1,77 miliar USD atau setara dengan
28,68 triliun untuk pelanggan maskapai
dan untuk pihak korban yang jumlah hanya
ratusan dari dua kecelakaan tersebut itu
disediakan sebanyak 500 juta USD atau
setara dengan r8,10 triliunup jadi pihak
Boeing ini enggak bakal dipidana kalau
mereka bayar denda dan yang perlu
dihighlight adalah beberapa keluarga
korban dan pengamat industri itu merasa
bahwa tindakan dari Boeing ini lebih
fokus kepada penyelesaian hukum dan
finansial daripada benar-benar mengakui
kesalahan mereka dan mengambil tanggung
jawab penuh atas kesalahan yang sudah
mereka lakukan nah terus pengacara
korban itu sampai bilang kalau pihak
korban meminta Hakim Federal untuk
menolak kesepakatan tersebut dan minta
diatur ke pengadilan publik supaya kasus
ini terbuka di hadapan publik jadi di
saat itu Boeing benar-benar ingin
dibukalah ke publik tentang kekurangan
mereka Nah dari situlah akhirnya
diselidiki kembali kasus ini geng pada
Oktober tahun 2021 sebulan setelah
laporan dari Kejaksaan Amerika Serikat
yang gua ah ceritakan sebelumnya
akhirnya malah Mark faulkner mantan
chief technical pilot untuk Boeing 737
Max yang didakwa dengan tuduhan menipu
karena memberikan informasi yang salah
dan tidak lengkap kepada Fea yang
mengakibatkan manual pelatihan pilot
tidak tercantumkan di informasi penting
tentang mcas yang bermasalah ini Dan dia
bahkan sempat mau didakwa 100 tahun
penjara geng Nah jadi dengan istilah
lain ya itu orang yang bernama Mark
faogkner tadi dijadiin tumbal gitu sama
perusahaannya supaya perusahaannya tetap
aman namun nih geng pada Maret Tahun
2022 Hakim federal yang ada di Texas
akhirnya membebaskan Mark fogner ini
dari semua tuduhan pengacara yang
mewakili keluarga korban kecelakaan
menyatakan bahwa fogkner ini enggak
mungkin bertindak sendirian dan mendesak
penyelidikan ini lebih lanjut untuk
mengetahui sejauh mana penipuan tersebut
terjadi jadi keluarga korban itu udah
sadar kalau vogner ini cuma dijadiin
tumbal gitu geng Nah lalu geng kemudian
selama Tahun 2022 sampai dengan tahun
2024 Boeing ini terus menghadapi kritik
serta tuntutan hukum dari keluarga
korban dan dari pihak-pihak lain yang
terlibat Boeing juga menghadapi
peningkatan pengawasan dari fee dan
berbagai investigasi terkait masalah
produksi dan juga keselamatan tapi Geng
kalau kalian pikir Boeing Ini akhirnya
adem-ayyem aja alias enggak ada kasus
lagi selain dua kasus kecelakaan
tersebut ya ini salah besar silakan
kalian lihat sendiri deretan kecelakaan
pesawat Boeing selama 2021 sampai 2024
sekarang bahkan dikatakan saking
seringnya dan enggak main-mainnya
kecelakaan dan skandal yang dialami oleh
perusahaan ini akhirnya pada Januari
tahun 2024 lalu Fea mengeluarkan
perintah untuk memberhentikan sementara
izin terbang pesawat Boeing yang
sejenisnya adalah 737 Max 9 atau Max 9
yang dioperasikan beberapa maskapai
penerbangan as hal itu ya gara-gara
Beberapa insiden fatal terkait pesawat
Boeing jenis tersebut yang terjadi di
seluruh
dunia terus geng singkat ceritanya lagi
nih ya akhirnya setelah melalui beberapa
sidang kongres as para Whistle blower
pun bersaksi alias orang-orang yang ya
Cepu lah ibaratnya tuh yang membocorkan
segala kecurangan yang ada di internal
perusahaan ini segala tuntutan dan
desakan dari pihak korban akhirnya pada
Juli tahun 2024 membuat perusahaan
Boeing itu mau enggak mau mengakui
kesalahan mereka dan mereka bersalah
atas tuduhan penipuan kriminal terkait
kecelakaan dua pesawat jenis 737 Max
yang digunakan oleh maskapai Lion Air
pada tahun 2018 serta Ethiopian Airlines
pada tahun 2019 jadi kasus kecelakaan
salah satu maskapai di Indonesia ini
sudah diakui nih sama perusahaan
pesawatnya kalau yang salah itu adalah
perusahaan pesawatnya Jadi bukan
maskapainya gitu geng dan Boeing di saat
itu sebagai perusahaan yang membuat
pesawat ini kemudian didenda sebesar
243,6 juta USD atau setara dengan rp3,97
triliun atas kesalahan mereka dan akan
dipantau untuk membayar dan mematuhi
semua regulasi selama 3 tahun masa
percobaan Nah tapi di saat itu geng
keluarga korban kecelakaan maskapai Lion
Air dan Ethiopian Airlines ini
mengkritik kesepakatan tersebut sebagai
kesepakatan manis aja jadi untuk ya biar
enak aja dulu biar adem dulu yang
memungkinkan pihak Boeing bakal
menghindari tanggung jawab penuh atas
dua kecelakaan tersebut jadi ya Banyak
pihak yang masih Curiga dengan keputusan
ini terus geng menurut dari pihak korban
departemen kehakiman Amerika Serikat itu
sudah memberi celah agar Boeing ini
terbebaskan dari segala tuntutan
sehingga perus us usahaan cukup minta
maaf dan mengakui kesalahannya dan
menurut pihak korban nih geng dikatakan
seharusnya Boeing ini diberikan sanksi
pidana karena ini adalah kejahatan
serius yang mengakibatkan ada 300 Orang
lebih meninggal dalam dua kecelakaan
tersebut dan mereka merasa tidak adil
jika sanksinya cuma kayak gitu aja buat
bueing seharusnya semua pihak yang
terlibat dalam menyatakan bahwa pesawat
itu layak untuk dijual seharusnya
dikenakan sanksi pidana karena kan ya
mereka yang membuat pesawat ini akhirnya
dipakai oleh Mas Kapai komersil gitu dan
pihak korban merasa keputusan sanksi
bayar denda tanpa dipidana itu adalah
perjanjian Hukum Yang Licik antara
Boeing dan departemen kehakiman As ya
tapi lagi-lagi ya kan uang berbicara
geng ya korban bisa apa gitu Kalau udah
perusahaan sebesar bueing mereka
kerjanya jual pesawat gitu kan satu
pesawat Mereka aja udah wah harganya
udah
[Musik]
berapa Nah terus geng aslinya ini pihak
keluarga korban dari dua kecelakaan
akibat pesawat Boeing ini ingin mengaju
denda sebesar 24,8 miliar atau setara
dengan r06 triliun atas kasus yang
mereka sebut sebagai kejahatan korporasi
paling mematikan dalam sejarah Amerika
Serikat ini dan mereka juga sebenarnya
meminta pemerintah Amerika Serikat untuk
harus mengadili para pemimpin perusahaan
buing atas dua kasus kecelakaan tersebut
Nah dari informasi terkini yang gua
dapatkan kelanjutan pihak keluarga
korban lainnya menunggu perkembangan
kasus ini yang dibahas di departemen
kehakiman Amerika Serikat
[Musik]
Nah itu dia geng untuk kasus tentang
pesawat maut Boeing ini nah jadi
kecelakaan-kecelakaan pesawat yang kita
tahu selama ini yang mungkin sering
dikaitkan dengan kondisi alam atau cuaca
buruk gitu ternyata enggak semuanya
gara-gara Cuaca tapi ada juga gara-gara
human errornya gara-gara si perusahaan
pembuat pesawatnya dan sejauh ini
seperti yang kita tahu ya yang
menanggung akibatnya atau yang
menanggung malu atau yang menanggung
caci maki e netizen masyarakat gitu
selalu maskapai contoh misalkan kayak
Kak Lion kecelakaan yang dimaki-maki
lionnya gitu Lion yang disalahin Lion
yang dijadiin kambing hitam padahal
setelah diselidiki dibalik ini semua
yang mungkin Banyak orang enggak tahu
adalah yang salah itu adalah perusahaan
pembuat pesawat Bagaimana menurut kalian
tentang pembahasan kita kali ini coba
tinggalkan komentar di bawah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:17:15 UTC
Categories
Manage