pelajaran terhadap para siswa
YA8701KqWXo • 2024-07-28
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
kabar tentang zulfarhan baru diterima
oleh ayah dan ibunya ketika tepat di
tanggal 1 Juni 2017 yaitu tepatnya pada
pukul 11.3 malam di saat itu yang
pertama kali menerima kabar adalah
Zulkarnain soal kondisi anaknya di
asrama di saat itu Ayahnya ini enggak
pernah ngebayangin bahwa dia akan
mendapatkan berita seburuk itu geng jadi
dari kabarnya dikatakan pada pukul 11.30
malam zulkarna mendapatkan panggilan
telepon dari petugas upnm yang
mengatakan bahwa anaknya yang bernama
Zul fararhan itu meninggal
dunia yo geng tekan tombol subscribe
geng Halo geng Welcome back to kamar
[Musik]
Jerry geng geng pembahasan kita hari ini
tentang kasus yang terjadi di Malaysia
nah kasus kali ini mirip banget dengan
kasus yang pernah kita bahas sebelumnya
yaitu sebuah peristiwa yang terjadi di
lingkungan sekolah asrama Mungkin kalian
bisa lihat ini kasus yang pernah terjadi
di Indonesia dan untuk kasus yang akan
kita bahas kali ini itu mengenai seorang
Taruna asal Malaysia yang mendapatkan
perlakuan kasar oleh teman-teman
asramanya sendiri hingga dia tewas dan
pada awalnya ya di dalam kasus yang
menghebohkan ini terjadi ketidakadilan
terhadap si korban yang mana si
pelakunya yang berjumlah en orang itu
just justru mendapatkan vonis hukuman
yang enggak setimpal yaitu hanya
dipenjara 18 tahun tetapi endingnya nih
geng ya endingnya itu bikin semuanya
jadi lega yaitu keenam pelaku akhirnya
diputuskan untuk dihukum gantung Wah
patut diapresiasi nih hukum di Malaysia
keren banget semoga negara kita juga
bisa tegas kayak gini ya menghukum para
pelaku tindakan kriminal yang
menghilangkan nyawa orang kayak gini ya
ibaratnya tuh seharusnya nyawa memang
harus dibalas nyawa gitu kan Oke
bagaimana kronologi selengkapnya tentang
kasus yang terjadi di Malaysia ini
langsung aja kita bahas di Permisi
peristiwa misteri dari berbagai sisi
[Musik]
Oh ya geng Sebelum kita mulai ke
kontennya jangan lupa buat check out
produk dari genlabs watermelon Bubble
Gum buat kalian yang suka rasa
segar-segar ada rasa Min Bubble Gum dan
Yang pastinya watermelonnya Nah langsung
check out aja linknya udah ada di kolom
deskripsi Oke untuk pembahasan kita kali
ini kita akan langsung membahas
kronologi yang menimpa si korban yang
bernama Zul Farhan seorang calon kapten
kapal laut Malaysia yang mana dia
dihabisi oleh teman-teman asramanya
dengan cara yang sangat
[Musik]
kejam jadi geng kasus ini terjadi di
University Pertahanan Nasional Malaysia
atau yang lebih sering disebut dengan
upnm seperti namanya ini adalah
universitas yang berfokus untuk memenuhi
kebutuhan dan pengembangan angkatan
bersen senjata Malaysia dan upnm ini
punya peran penting dalam menyediakan
tenaga profesional yang Terlatih Untuk
Pertahanan Nasional Malaysia ya jadi
kayak sekolah Angkatan Laut lah kurang
lebih nah Biasanya nih ya lulusan upnm
ini sering sekali menempati posisi
penting dalam bidang yang berkaitan
dengan pertahanan dan keamanan di
Malaysia dan sudah pasti ada kebanggaan
tersendiri untuk bisa masuk ke
Universitas ini jadi bergengsi gitu geng
sama dengan yang dirasakan oleh seorang
anak laki-laki yang bernama zulfarhan
Osman Zul karnain Nah Dia biasa
dipanggil dengan nama Zul Farhan dia ini
lahir pada tanggal 29 November tahun
1996 di Johor Baru Malaysia dan
zulfarhan sendiri adalah anak dari
pasangan Zulkarnain Idrus dan Hawa Otman
nah ayahnya yang bernama Zulkarnain itu
diketahui merupakan seorang suopir taksi
sementara ibunya yang bernama Hawa itu e
tidak disebutkanlah detailnya itu
seperti apa jadi identitas ibunya itu
tidak banyak tersebar di media nah terus
geng si zulfarhan ini diketahui juga
merupakan anak pertama dari empat
bersaudara yang salah satu adiknya
diketahui usianya enggak terlalu jauh
dari dia yaitu baru 15 tahun dan di
media sosial tidak banyak informasi
mengenai latar belakang si zulfarhan ini
mengenai sekolahnya dulu bagaimana dia
tumbuh kembang itu jarang ada
informasinya tapi yang jelas zulfarhan
ini mulai masuk ke upnm sekitar tahun
2015 Terus dia masuk ke upnm dengan
mengambil jurusan Teknik Elektro menurut
Pengakuan dari keluarganya zulfarhan ini
mengaku dia mau jadi seorang kapten
kapal di suatu hari nanti jadi
cita-citanya itu cukup tinggi nah
dikatakan juga selama dia menjadi
mahasiswa di upnm zulfarahan adalah
sosok yang menyenangkan dan juga
bertanggung jawab jadi bisa dikatakan
dia itu punya banyak teman gitu lalu
geng seperti yang kita tahu ya kalau ada
embel-embel kata pertahanan ya berarti
sudah pasti di lingkungan Universitas
tersebut ada yang namanya disiplin dan
jadwal yang cukup ketat disiplinnya tuh
disiplin tinggi gitu nah dengan kondisi
lingkungan yang disiplin dan juga
jurusan pendidik yang bisa dikatakan
enggak mudah zulfarhan ini ternyata bisa
melalui semuanya dengan baik terlebih
lagi upnm ini adalah universitas yang
menerapkan sistem asrama jadi semua
mahasiswanya itu tinggal di sana tapi
meskipun begitu zulfarhan ini hampir
enggak pernah absen untuk menelpon
keluarganya dia tuh rajin gitu ngabarin
ayah dan ibunya geng dan dia juga selalu
menceritakan kabar apapun serta
keseharian dia selama di asrama upnm
pada kedua orang tuanya dan di hari-hari
zulfarhan ini berada di kampusnya
tersebut semuanya berjalan dengan baik
tidak pernah ada keluhan-keluhan yang
begitu berat gitu nah namun semuanya
jadi berubah Di saat dia mulai naik ke
semester 5 atau di tahun ketiga ketika
dia berkuliah di sana dengan usia dia di
saat itu sudah masuk 21 tahun geng Nah
di sinilah tragedi mulai
terjadi jadi geng menjelang akhir Mei
pada tahun 2017 Ibu dari zulfarhan yaitu
Hawa itu udah hampir lebih dari 2 hari
enggak nerima telepon di anaknya si
zulfarhan padahal zulfarhan ini enggak
pernah absen atau enggak pernah libur
sekalipun buat ngabarin kedua orang
tuanya waktu itu si ibunya yang bernama
Hawa dan juga ayahnya itu mengira ini
bukanlah hal yang besar bukanlah masalah
gitu mereka berdua ngiranya Mungkin aja
handphone anak mereka itu hilang rusak
atau anak mereka Mungkin lagi sibuk
belajar gitu jadinya mereka enggak
terlalu khawatir atau gimana-gimana dan
tanpa terasa oleh orang tuanya ternyata
zulfarhan itu sudah lebih dari seminggu
enggak ngabarin kedua orang tuanya dan
di situlah mereka mulai sadar merasa ada
yang enggak beres dengan anak
mereka tidak diketahui juga nih geng ya
Apakah selama seminggu si zulfarhan ini
enggak ada kabar orang tuanya sempat
nanyain ke teman atau ke pihak sekolah
gitu tapi yang jelas nih ya kabar
tentang zulfarhan baru diterima oleh
ayah dan ibunya ketika tepat di tanggal
1 Juni 2017 yaitu tepatnya pada pukul
11.30 malam di saat itu yang pertama
kali menerima kabar adalah Zulkarnain
soal kondisi anaknya di asrama di saat
saat itu Ayahnya ini enggak pernah
ngebayangin bahwa dia akan mendapatkan
berita seburuk itu geng jadi dari
kabarnya dikatakan pada pukul 11.30
malam Zulkarnain mendapatkan panggilan
telepon dari petugas upnm yang
mengatakan bahwa anaknya yang bernama
zulfarhan itu meninggal dunia Wah
kebayang Enggak tuh seminggu enggak ada
kabar Terus orang tuanya lagi
anteng-anteng aja enggak ngerasa ada
yang aneh gitu tiba-tiba Dapat telepon
dari pihak kampus kalau anak mereka
meninggal dan di saat itu saking enggak
percayanya ya ketika ditanya ulang
petugas tersebut menjawab bahwa anak
dari Zulkarnain yang bernama zulfarhan
meninggal akibat terbakar katanya di
saat itu Ayahnya masih belum percaya
bahkan saking enggak percayanya sampai
dibacain nomor identitas militer milik
zulfarhan sama si petugas upnm tapi
tetap aja ayahnya ini enggak percaya
terus juga menurut ayahnya kayak enggak
masuk akal anaknya meninggal karena
terbakar terbakar oleh apa gitu dan
ayahnya yang bernama zulkarnaain ini
sampai minta nomor identitas ktp-nya si
zulfarhan akhirnya pas dicapture atau
dikirim ini Pak anak Bapak gitu Ini yang
meninggal di situlah baru dia percaya
dan sontak aja geng langsung Ayahnya di
saat itu pada tengah malam memberitahu
istrinya tentang kabar duka ini dan juga
ketiga anak mereka yang lain yang masih
kecil-kecil lalu mereka semua langsung
berangkat dari rumah menuju ke Johor
Malaysia bagian selatan nah tepatnya
menuju ke rumah sakit Serdang di Kajang
dengan jarak perjalanan sejauh 300
KM akhirnya singkat cerita pada pukul 3.
dini hari keluarga Zulkarnain pun tiba
tiba di rumah sakit Serdang petugas upnm
di saat itu sedang berjaga di sana
petugas ini langsung datang menemui
keluarganya Zulkarnain dan sayangnya
mereka itu enggak langsung diizinkan
untuk bisa melihat jenazahnya zulfarhan
anak mereka sampai mereka menunggu
ketika pukul 900 pagi nah ini kasihan
banget geng dibiarin nunggu 6 jam tanpa
tahu apa-apa udah gitu yang mereka
tunggu adalah jenazah anak mereka kan
sedih banget ya saat diberitahukan
laporan hasil otopsi ternyata dikatakan
80% tubuh dari zulfarhan itu terkena
luka bakar dan di saat itu kedua orang
tuanya pun Itu diminta untuk
mengidentifikasi Apakah benar jenazah
tersebut adalah jenazah anak mereka
zulfarhan lalu pihak keluarga akhirnya
langsung ngecek sendiri dan
mengidentifikasi kalau itu benar anak
mereka Dan di saat itu suasana
benar-benar sedih geng keluarganya
menangis histeris
sejadi-jadinya singkat cerita zulfarhan
pun akhirnya dimakamkan oleh pihak
keluarga pada tanggal 2 Juni tahun 2017
zulfarhan itu dimakamkan di sebuah kebun
teh muslim di daerah Johor pada malam
hari pukul 21.30 malam Nah dari sini
Kalian pasti bakal bertanya-tanya nih
geng Apa yang sebenarnya terjadi pada
zulfarhan kok sampai seperti itu kok
tiba-tiba kedua orang tuanya mendapatkan
laporan kalau anak mereka sudah
meninggal dunia Nah sekarang kita bahas
nih geng tentang kronologi apa yang
terjadi dengan zulfarhan sampai dia
[Musik]
meninggal jadi geng sebelum dimakamkan
pada tanggal 2 Juni tahun 2017 pihak
kepolisian ternyata sudah menahan
sebanyak 36 mahasiswa upnm dan
University tenaga kerja nasional atau
Uten dengan tujuan untuk mengawal
investigasi dalam menyikapi kasus
meninggalnya zulfarhan penahanan
terhadap 36 mahasiswa tersebut sengaja
dilakukan oleh pihak kepolisian Malaysia
setelah pihak polisi menerima detail
dari luka-luka yang dialami oleh si
korban zulfarhan dan dimulailah nih
penyelidikan intensif oleh pihak
kepolisian dan penyelidikan awal itu
membawa pihak kepolisian ke pada dugaan
bahwa zulfarhan ini tewas karena
dianiaya atau disiksa ngomong-ngomong
nih geng ya setelah 2 hari usai
dimakamkan tepatnya pada tanggal 5 Juni
tahun 2017 pihak upnm itu merilis
pernyataan terhadap penyelidikan
kepolisian tersebut yang intinya mereka
akan bekerja sama dengan kepolisian dan
berkomitmen untuk mengungkap kebenaran
secara objektif dan menghormati proses
hukum yang adil serta terbuka Pokoknya
si pelakunya harus
ditemukan lalu kemudian geng
dilakukanlah investigasi tahap pertama
yang dilakukan oleh pihak kepolisian
dengan mengungkapkan bahwa zulfarhan
adalah korban intimidasi yang terjadi di
sekolahnya atau di kampusnya dan dia
dinyatakan telah disiksa selama 2 hari
berturut-turut mulai dari tanggal 21 Mei
sampai dengan 22 Mei tahun 2017 oleh
sekelompok mahasiswa di asrama
Universitas nah jadilah orang-orang di
saat itu kaget gitu kan dan diduga
intimidasi tersebut terjadi karena salah
satu pelaku itu menuduh zulfarhan
mencuri laptop temannya jadi kayak
dipelonco atau diberikan hukuman gitu
geng dan karena itu para pelaku kemudian
sempat menginterogasi zulfarhan
sekaligus langsung menyiksa dia agar
mengakui perbuatannya dan tahu enggak
geng alasan kenapa pihak kepolisian bisa
menduga bahwa zulfarhan ini tewas karena
disiksa Itu karena dari laporan utopsi
menunjukkan bahwa terdapat 90 bekas luka
bakar yang berasal dari setrika uap yang
sengaja ditempelkan oleh seseorang ke
tubuh zulfarhan Wah gila ya sedih banget
geng bekas-bekas yang ada di tubuhnya
itu terlihat jelas tuh kayak ditekan
baru digosok di badannya itu dalam
kondisi panas tidak terkecuali bagian
kemaluannya juga ikut disiksa dan Selain
itu pada beberapa bagian tulangnya itu
mengalami patah akibat benturan serta
penyiksaan Enggak cuma setrika uap nih
geng yang dijadikan alat untuk menyiksa
zulfarhan ini dikatakan para pelaku juga
menggunakan ikat pinggang selang karet
gantungan baju dan benda-benda lain
pokoknya harus bisa menyiksa zulfarhan
nah lalu pada hari itu ada 30 lebih
mahasiswa upnm yang diduga merupakan
pelaku dari 30 orang lebih tersebut
ternyata 19 dari mereka yang pada saat
itu sama-sama seusia dengan zulfarhan
yakni 20 sampai 21 tahun akhirnya diduga
bertanggung jawab atas apa yang terjadi
terhadap zulfarhan nah pada awalnya
mereka ini hanya didakwa dengan
pelecehan dan mereka itu dipidana atas
tindakan kekerasan aja tapi setelah itu
hukumannya jadi berubah setelah
zulfarhan meninggal menjadi sebuah kasus
menghilangan nyawa nah di saat itu geng
dari 19 mahasiswa tersebut ada 13 di
antaranya mengaku tidak bersalah atas
tuduhan penyiksaan terhadap zulfarhan
karena mereka mengatakan kalau zulfarhan
ini sempat mencuri laptop Nah jadi ada
alibi lah dari para
pelaku lalu geng 13 mahasiswa yang sudah
tertangkap itu akhirnya didakwa dengan
kasus sengaja menyebabkan luka bakar dan
jika terbukti bersalah mereka dikatakan
bisa menghadapi hukuman sampai dengan 7
tahun penjara namun mereka tidak
langsung dikirim ke penjara di saat itu
menteri pendidikan tinggi Malaysia yang
dipimpin oleh Datuk Seri Idris juso itu
menyatakan bahwa 13 mahasiswa tersebut
masih bisa melanjutkan studi hingga
hukuman buat mereka nantinya
diputuskan terus geng sementara enam
tersangka lainnya itu harus menghadapi
dakwaan penghilangan nyawa dengan
ancaman hukuman mati Apabila mereka
memang terbukti bersalah nah enam
mahasiswa tersebut dimasukkan ke penjara
dan dikala itu mereka diborgol di
samping para pelaku narkoba serta
pencuri-pencuri kecil yang memang sudah
sering keluar masuk penjara keenam
tersangka tersebut namanya ini geng
kalian bisa cek sendiri namanya dan
semua tersangka tersebut umurnya enggak
ada yang beda jauh dari si korban
zulfarhan benar-benar teman seangkatan
semua dan dari sinilah setelah keenam
mahasiswa tersebut ditetapkan sebagai
tersangka Mereka pun mulai diidang dan
sidang kasus ini itu berlangsung dalam
banyak persidangan mulai dari 13
mahasiswa yang sebelumnya Terus yang
enam tersangka yang menjadi dalang utama
sampai ada 20 saksi yang dihadirkan
selama persidangan kasus tersebut nah
mereka semua itu diberikan kesempatan
untuk membela diri dan memberikan
kesaksian serta pernyataan selama proses
persidangan yang panjang mulai dari 15
September tahun 2017 sampai dengan 2
November tahun 2021 dan selama
persidangan berlangsung akhirnya satu
demi satu fakta mulai terkuak geng yang
mana para pelaku ini mulai jujur dan
menceritakan Bagaimana caranya mereka
menghabisi nyawa zulfarhan teman
seangkatan mereka nah sekarang kita
masuk ke dalam pembahasan kronologi yang
bernama sepekan dalam neraka yang
dialami oleh
[Musik]
zulfarhan jadi geng secara kronologi
tragedi mengerikan yang menimpa almarhum
zulfarhan ini dimulai ketika laptop
milik salah satu dari enam tersangka
utama yang bernama Muhammad Akmal zairi
azmal itu hilang pada sekitar awal bulan
Mei tahun 2017 nah Si Akmal zuhairi Ini
langsung curi tiga bahwa orang yang
mencuri laptop dia adalah si zulfarhan
entah bagaimana bisa Awalnya dia
langsung menuduh zulfarhan enggak ada
informasi yang pasti Mengapa Akmal
zuhairi Ini langsung curiga sama
zulfarhan nah terus geng pada tanggal 13
Mei tahun 2017 zulfarhan kemudian sempat
dipanggil ke bangunan Jebat namanya di
upnm karena dia dicurigai mencuri laptop
tadi pada saat itu zulfarhan membantah
dan menyatakan kalau dia enggak mencuri
laptop milik Akmal zuhairi terus
dilanjutkan lagi nih geng di saat itu
Akmal zuhairi sampai minta bantuan dari
seorang bomoh Nah bomoh itu bisa kita
bilang kayak orang pintar lah atau dukun
gitu geng untuk mencari tahu ke mana
hilangnya Laptop Si Akmal zuhairi tadi
Nah apakah itu dicuri orang kalau memang
dicuri orang siapa pelakunya di saat itu
Akmal Zuhair ini datang ke salah satu
Paranormal yang bernama Abdullah dan dia
ini adalah Ayah dari salah satu 13
mahasiswa yang tertangkap yang bernama
Muhammad nasraf nah tapi sebenarnya
Muhammad nasraf ini bukan terdakwa utama
dia hanya ikut didakwa bersama 13
mahasiswa yang lain nah dia enggak
dipenjara dan masih boleh kuliah gitu
geng hanya aja dia bakal dipanggil terus
ke persidangan untuk menjadi
saksi nah terus geng singkat cerita
orang pintar yang bernama Abdullah tadi
bilang saat salat Haji dan salat
istikarah Coba minta petunjuk kepada
Allah subhanahu wa taala Siapa orang
yang sudah mengambil Laptop Si Akmal
zuhairi katanya nama yang keluar pada
saat itu adalah nama si Zul Farhan
tersebut Nah dari sini nih gara-gara ada
orang pintar-pintar yang bobbo agama
gini nih akhirnya timbul fitnah dari
hal-hal tahayul gitu nah tapi geng
dikatakan juga nih sebenarnya si orang
pintar yang bernama Abdullah tadi ketika
menyebutkan nama-nama orang-orang yang
dicurigai mencuri laptop tadi itu enggak
cuma zulfarhan doang ada beberapa nama
lain yang muncul di saat itu menurut
pengakuan Abdullah yang ada di dalam
petunjuk lewat salat istikarah dan juga
salat Haji yang dia lakukan Nah jadi
enggak cuma nama zulfarhan tapi ada tiga
nama yaitu itu zulfarhan yang pertama
terus ada Naim sama Izat Amir katanya
nah tapi nih geng Abdullah ini tahu
nama-nama orang tadi itu enggak
tiba-tiba muncul aja di kepalanya tapi
sempat Si Akmal zuhairi yang kehilangan
laptop itu menyebutkan beberapa nama
orang yang dia curigai nah salah satunya
ada zulfarhan nah lalu Abdullah Ini
malah bilang pas dia melakukan salat
tersebut katanya dia melihat ada tanda
yang menunjuk ke salah satu orang yang
pada saat itu adalah zulfarhan nah
jadilah Si Akmal zuhairi Ini percaya
sama perkataan si orang pintar atau
Paranormal tadi dia sangat yakin kalau
yang nyuri laptop dia adalah si
zulfarhan padahal nih ya disclaimer
sedikit Itu bukan zulfarhan pelakunya
geng jadi pelakunya entah siapa yang
jelas zulfarhan itu enggak mencuri
laptop dari Akmal zuhairi Ini terus geng
singkat cerita pada tanggal 20 Mei tahun
2017 pukul 3.00 pagi Zul fararhan
akhirnya dipanggil ke bilik 410 bangunan
Jebat namanya Nah itu merupakan ruangan
as asrama upnm dan dia pun datang ke
sana Nah di saat itu dia akan
diinterogasi terkait laptop yang hilang
tadi datanglah zulfarhan ke sana dan
Sesampainya zulfarhan di sana ya
jelas-jelas dia membantah semua karena
memang bukan dia pelakunya dan pada saat
itu si yang punya laptop yang bernama
Akmal zuhairi yang sudah kepalang marah
dan emosi dia enggak mau mendengarkan
penjelasan dari zulfarhan dia malah
langsung main fisik main kasar dengan
mengajak beberapa temannya yang
jumlahnya sekitar 20 sampai 30 mahasiswa
dan mereka semua menghantam zulfarhan
secara beramai-ramai pokoknya brutal
banget di saat itu nah pengeroyokan dan
penganiayaan yang dialami oleh zulfarhan
ini enggak main-main geng di saat itu
akibat dari kasus tersebut tulangnya
sampai patah terus juga dia sempat
disiksa pakai ikat pinggang selang karet
serta gantungan baju dan yang lebih
gilanya nih ya dia mengalami sekitar 90
bekas luka bakar yang berasal dari
setrika uap yang dengan sengaja
ditempelkan ke tubuhnya lalu digosok Wah
kejam banget geng lalu zulfarhan tidak
diberikan kesempatan untuk menjelaskan
ataupun membela diri dia setelah disiksa
langsung disekap di bilik 4 10 tersebut
di saat itu kondisi zulfarhan
benar-benar memprihatinkan seluruh
tubuhnya udah sakit-sakitan geng dia
benar-benar lemas dan seharusnya dibawa
ke rumah sakit untuk mendapatkan
pertolongan tapi enggak nah namun justru
yang dilakukan oleh para mahasiswa yang
mengeroyok dia tersebut dia justru
dikurung di ruangan terkunci selama
beberapa hari dan dia terus-menerus
dipantau secara ketat untuk mencegah
otoritas Universitas men Ukan zulfarhan
dengan kondisi mengenaskan tersebut nah
para pelaku di saat itu lama-kelamaan
mulai ketakutan juga karena melihat
hasil dari tindakan mereka itu parah
banget zulfarhan ini babak belur dan ya
hampir sekaratlah lalu karena takut nih
ya para pelaku ini memilih untuk
mengobati luka-lukanya zulfarhan itu
sendiri karena mereka enggak mau kalau
misalkan dibawa ke rumah sakit yang ada
nanti jadi kasus gitu nah jadilah di
saat itu mereka perlahan-lahan mengobati
zulfarhan dengan harapan zulfarhan ini
bisa sembuh Dan kalau sudah sembuh
nantinya nya dilepas lagi atau
dikeluarkan dari bilik 410 tersebut
enggak disekap lagi nah ini kalian bisa
bayangkan gimana sakitnya Jadi
zulfarhan tapi geng jujur aja nih ya
sebenarnya kronologinya tuh panjang Geng
penyiksaannya itu banyak gitu gua enggak
mungkin ceritain di sini karena seram
banget gua ketika resiset kasus ini aja
itu sampai elus-elus dada Kok ada ya
orang sekejam ini Kok ada ya orang
enggak punya hati kayak gini dan kasus
ini benar-benar membuat zulfarhan
seperti bukan manusia lagi yang lebih
gilanya adalah aksi biadab tersebut
dilakukan oleh teman-temannya ini dari
tanggal 20 Mei sampai dengan tanggal 22
Mei tahun 2017 tanpa henti jadi
benar-benar disiksa terus-menerus enggak
dikasih ampun enggak dikasih nafas nah
lalu barulah dilanjutkan dengan
penyekapan lalu 5 hari setelah
penyekapan dan penyiksaan tersebut tepat
pada tanggal 27 mei tahun 2017 empat
orang pelaku akhirnya memilih untuk
membawa zulfarhan ke klinik untuk
diobati karena karena menurut mereka
zulfarhan sudah dalam kondisi yang
benar-benar sekarat mereka sudah
berusaha untuk mengobati yang ada
bukannya sembuh Malah semakin parah nah
tapi sebelum mereka membawa zulfarhan ke
klinik mereka terlebih dahulu mengatur
skenario keempat pelaku tersebut sepakat
untuk berpura-pura seolah-olah zulfarhan
ini mengalami luka akibat terkena
ledakan selama Pelatihan tentara di
sebuah kamp tentara Fort Dixon yang
berada di Negeri
9 Nah jadi mereka ini ingin mengelabui
pihak klinik serta dokternya di saat itu
dokter yang menangani zulfarhan di
klinik itu akhirnya menyarankan serta
merujuk zulfarhan ini untuk ke rumah
sakit besar karena lukanya sudah sangat
parah tapi di saat itu para terdakwa
tersebut sempat menolak karena takut
ketahuan nah mereka akhirnya minta
ditangani dengan pengobatan basic aja
gitu pengobatan biasa Dan zulfarhan di
saat itu seolah-olah dipaksa oleh para
pelaku untuk bilang dia enggak mau bikin
malu camp tempat dia latihan sama enggak
mau bikin ibunya nya khawatir nah
padahal mah dia udah sekarat banget geng
lalu sebenarnya geng pada tanggal 23 mei
tahun 2017 nih ada seorang Sersan yang
bernama Tarmizi Saad dia bekerja di
pusat medis upnm dia ini bilang kalau
dia sempat nemu sepotong catatan yang
diselipkan di pagar pusat medis yang
isinya bertulisan kayak gini kalau Anda
punya belas kasihan dan kepedulian
terhadap orang lain saya mendesak anda
untuk menyergap ruang 410 di blok Satria
dalam kurung di depan masjid nah terus
dilanjutkan dengan tulisan ada pasien
yang membutuh an penanganan segera
katanya nah di saat itu enggak ada yang
tahu ya Siapa yang menulis surat
tersebut yang menjadi sebuah kode atau
petunjuk gitu jadi kayak ada orang yang
ingin membongkar kasus ini yang ingin
memberitahukan seseorang yang ada di
asrama bahwa zulfarhan disekap di sana
Nah ternyata nih geng usut punya usut
ternyata yang membuat surat tersebut
adalah salah satu teman dari zulfarhan
sendiri yang secara tidak sengaja dia
sempat mergokin aksi biadab yang
dilakukan oleh para pelaku tapi karena
dia takut peristiwa yang sama nanti
bakal menimpa dia akhirnya si teman
zulfarhan ini mencari cara agar bisa
membuat kasus ini terbongkar nah jadilah
dia membuat surat tersebut sebagai
petunjuk atau clue terhadap siapapun
yang menemukan surat itu nama dari teman
zulfarhan Ini adalah Aiman auffa dan dia
memang sengaja menargetkan si
sersantamizi di pusat medis upnm supaya
mendapatkan pertolongan segera dari si
Sersan tersebut ada dua surat yang dia
buat surat kedua itu dia tempatkan di
bawah pintu kamar pelatih keesokan
harinya yaitu pada tanggal 24 Mei tahun
2017 nah tapi dari dua surat tersebut
justru yang ditemukan adalah salah
satunya yaitu yang ditemukan oleh Sersan
tamizi Tapi sayangnya walaupun surat
tersebut udah jelas gitu ya
memberitahukan clue-ya hal ini ternyata
tidak berdampak enggak ada satuun yang
ditindaklanjuti oleh si penemu bahkan
oleh pihak kampus walaupun sebenarnya
surat yang ditemukan oleh Sersan Tarmizi
ini sudah diteruskan atau diberikan
kepada pihak manajemen kampus tapi dari
pihak kampus cuma iya-iya aja dan enggak
ditindaklanjuti sama sekali Nah jadilah
di saat itu kasus zulfarhan ini
terabaikan nah tapi surat tersebut
sempat viral geng di kalangan upnm
sehingga para pelaku itu sempat
memindahkan zulfarhan ke ruangan lain
karena takut ketahuan nah mereka udah
tahu nih bahwa ada orang yang bikin
surat yang isinya adalah clue kalau
zulfarhan sedang disiksa nah jadilah
para pelaku ini cari ruangan lain
dipindahkan supaya ketika nantinya
orang-orang datang ke ruangan 410
zulfarhan udah enggak ada di sana
lalu geng di sisi lain ada salah satu
teman zulfarhan namanya Nurul Syuhada
dia ini adalah seorang perempuan yang
mengaku kalau zulfarhan ternyata sempat
menelepon dia dan mengadukan bahwa dia
kesakitan Setelah dia disiksa oleh para
pelaku nah sebelum disekap zulfarhan ini
masih bisa menggunakan handphone-nya
sampai pada akhirnya setelah disekap
handphone-nya itu disita diambil gitu
Zul fararhan di saat itu juga sempat
meminta tolong kepada Nurul untuk
membantu dia carikan laptop yang hilang
supaya dia enggak disalahin lagi dan
minta jangan kasih tahu ibunya tentang
apa yang dia alami karena dia enggak mau
ibunya khawatir nah namun setiap kali si
Nurul ini bertanya sama zulfarhan siapa
sih yang nyerang kamu siapa yang nyiksa
kamu zulfarhan ini enggak mau ngejawab
dia cuma ngomong kalau yang nyerang dia
itu banyak tapi enggak menyebutkan siapa
aja nama-nama dari para pelaku tersebut
dan tragisnya adalah ternyata itu adalah
kali terakhir zulfarhan ini
berkomunikasi dengan temannya Nurul
setelah itu dia benar-benar hilang kabar
dan hilang kontak sama sekali lalu
kemudian geng peristiwa tragis ini pun
akhirnya mencapai puncaknya geng yaitu
tepatnya pada tanggal 31 Mei tahun 2017
kondisi zulfarhan sudah sangat kritis di
saat itu dia ya bisa dikatakan udah
enggak mungkin ketolonglah zulfarhan
tampak lebih lemah dan lelah serta
dehidrasi sebelumnya sudah diingatkan
oleh dokter klinik untuk dibawa aja ke
rumah sakit besar buat perawatan
intensif tapi lagi-lagi para pelaku di
saat itu tidak mau mau mengantarkan
zulfarhan ke rumah sakit dan mereka juga
mempengaruhi zulfarhan agar menjawab
enggak mau ke sana Jadi karena udah
ditolak mau enggak mau dokter klinik pun
enggak bisa berbuat apa-apa bahkan pada
saat itu zulfarhan juga mengatakan kalau
dia udah merasa lebih baik cuma minta
perbannya diganti aja padahal aslinya
dia benar-benar udah sekarat geng Pada
malam harinya masih di hari yang sama
nih tanggal 31 Mei tahun 2017 dua orang
pelaku yang bernama Akmal zuhairi dan
juga azamuddin matsofi itu membawa
zulfarhan ke apartemen salah satu teman
mereka yang bernama nazrin Muhammad
nazrin di saat itu kaget dengan
zulfarhan yang dibawa oleh kedua pelaku
dalam kondisi yang udah lemas dan Ya
udah enggak bisa bergeraklah dibaringkan
gitu dikatakan oleh kedua pelaku si
zulfarhan ini habis kecelakaan nah
jadilah si nazrin si pemilik apartemen
waktu itu Cuma iya-ya aja dan enggak
banyak tanya soal kondisi zulfarhan ini
dan dia juga enggak terlalu Kenal
zulfarhan ini siapa cuma tahu namanya
aja dan jurusan dari zulfarhan ini di
Universitas sempat mereka berkuliah Nah
akhirnya mereka pun beristirahat di sana
singkat cerita keesokan harinya nih geng
tepatnya pada sore hari tanggal 1 Juni
tahun 2017 kedua tersangka itu melihat
zulfarhan udah dalam kondisi yang kaku
dan ketika coba dibangunin itu udah
enggak respon udah enggak gerak sama
sekali paniklah mereka semua di saat itu
termasuk si pemilik apartemen yaitu
nazrin enggak ada satuun dari mereka di
sana yang bisa sipr CPR tuh yang kayak
mencet-mencet bagian dadanya gitu dan
akhirnya dibawalah zulfarhan dengan
dengan menggunakan ambulan ke rumah
sakit besar mau enggak mau tuh karena
mereka udah panik nah namun Malangnya
ternyata nyawa zulfarhan sudah tidak
dapat tertolong lagi dan dia meninggal
pada pukul 9.25 malam wah kacau banget
geng Jadi kurang lebih nih geng kalian
udah paham nih ya gambaran betapa
mengerikannya kelakuan enam orang
terdakwa tersebut memperlakukan si
korban mereka benar-benar segila itu
terhadap teman mereka sendiri dan pada
akhirnya Kak kasus ini pun terbongkar
para pelaku sudah enggak bisa
menyembunyikan tindakan kriminal keji
Mereka lagi semuanya akhirnya ketahuan
dan terbongkar karena mau enggak mau
keluarga zulfarhan harus dikabari ya kan
anaknya meninggal nah lalu pada akhirnya
pihak Universitas pun menghubungi
keluarga dari Zul fararhan untuk
memberitahukan bahwa anak mereka
meninggal dunia nah namun pada awalnya
pihak keluarga sempat bingung kok bisa
anak mereka meninggal secara mendadak
nah lalu karena pihak keluarga merasa
Curiga dengan kasus ini makanya pihak
keluarga akhirnya melaporkan kepada
pihak kepolisian dan para tersangka pun
ditangkap nah terus geng kita balik lagi
ke cerita setelah para pelaku ditangkap
jadi setelah proses persidangan yang
panjang mulai dari 29 Januari 2018
hingga 3 November tahun 2021 Pengadilan
Tinggi Kuala Lumpur hanya menjatuhkan
hukuman 18 tahun penjara kepada enam
orang terdakwa utama Nah jadi pada
awalnya itu cuma 18 tahun dan itu juga
gara-gara pengadilan menilai kalau
mereka membuat nyawa korban hilang tanpa
ada niat Jadi mereka mereka itu katanya
tidak Berencana untuk menghabisi nyawa
si zulfarhan hanya ingin menyiksa aja
gitu Nah makanya mereka hanya
mendapatkan hukuman 18 tahun penjara
sementara 13 sisanya masing-masing
dijatuhi hukuman 3 tahun penjara karena
menyebabkan luka pada zulfarhan mereka
hanya apa ya ikut partisipasi aja bukan
pelaku utama dan tentu aja pihak
keluarga korban itu mendengar putusan
dari pengadilan merasa kecewa bahkan
ayah dari zulfarhan sempat mengalami
trauma ketika mengguna akan setrika
karena Teringat Apa yang dirasakan oleh
anaknya ya kan karena bekas di tubuh
zulfarhan itu banyak bekas-bekas setrika
gitu dan yang lebih mengerikannya lagi
adalah di setrika uap yang digunakan
oleh para pelaku dikatakan masih
terdapat sisa kulit serta cairiran merah
korban yang menempel di sana Dan itu
menjadi barang bukti kekejaman dari para
pelaku terus geng enggak tahu dirinya
nih ya enam orang terdakwa utama yang
divonis 18 tahun penjara ternyata sempat
ajukan banding mereka mengajukan banding
untuk mengurangi hukuman supaya hanya
menjadi 10 sampai 12 tahun penjara aja
dan jasa penuntut umum pun kemudian
langsung mengajukan banding silang
dengan menuntut hukuman mati terhadap
para terdakwa mampus engak tuh awalnya
ah dikasih 18 tahun sok-sok mau minta
diskon gitu ya malah dikasih yang lebih
berat nah lalu kemudian sekitar 2 tahun
8 bulan kemudian ya tepatnya pada
tanggal 23 juli 2024 kemarin Hakim
hadriyah syid Ismail menyatakan
kejahatan terhadap Zul fararhan sangat
mengerikan dan langka yang sangat
berbahaya bagi publik Malaysia dan harus
dihentikan dia menilai hukuman 18 tahun
yang dijatuhkan sebelumnya tidak sepadan
dengan kekejaman para pelaku kepada
korban menurut dia luka parah di sekujur
tubuh almarhum itu menunjukkan adanya
niat untuk menghabisi nyawanya dari
keenam pelaku tadi Nah tindakan ini
menunjukkan jika keenam pelaku itu
mempunyai niat buruk dan tidak berpri
kemanusiaan serta tidak mempunyai rasa
kasih sayang terhadap sesama oleh karena
itu dikatakan pengadilan Malaysia
memutuskan hanya hukuman tiang gantung
yang pantas untuk keenam terdakwa yang
saat ini sudah berumur 28 tahun tersebut
kebayang engak tuh geng Ya udah
menjalankan hukuman penjara terus dari
awal udah dinyatakan cuma dipenjara 18
tahun malah soksokan minta diskon Nah
akhirnya Dikasihlah hukuman gantung Wah
ini keren sih Hakim Malaysia ya enggak
kayak eh gua enggak mau ngomong deh
takut takut takut I Sedangkan untuk 13
ter dakwa lainnya ditambah hukumannya
sekitar 4 tahun penjara dan mendengar
putusan pengadilan tersebut tampak kedua
orang tua zulfarhan melakukan sujud
syukur saat keluar dari pintu pengadilan
dan mengatakan bahwa keadilan Akhirnya
telah ditegakkan untuk putra mereka geng
dan kalau misalnya kalian bertanya nih
ya Apakah pernah keluarga para terdakwa
tersebut meminta maaf kepada keluarga
zulfarhan jawabannya enggak pernah geng
gila banget Ya Itu para pelaku
keluarganya keras kepala banget enggak
pernah minta maaf kepada P keluarga
korban dan hal ini dikatakan oleh ibunya
zulfarhan sendiri yang bernama Hawa
Osman dalam postingan Facebook mereka
jadi benar-benar orang tua dari enam
terdakwa itu enggak pernah datang untuk
meminta maaf kepada keluarga zulfarhan
bahkan ada juga orang-orang para netizen
yang membela enam orang pelaku ini
Dengan mengatakan bahwa enam nyawa akan
hilang semuanya karena meninggalnya satu
orang katanya jadi kayak enggak
sebanding gitu y Aduh ada-ada aja ya gua
kira orang-orang aneh kayak gitu udah
musnah di muka bumi ini ternyata ada aja
gitu ya walaupun yang meninggal satu
orang kan dia enggak pengin meninggal
sementara yang enam orang itu ya dia
yang membuat si satu orang meninggal ya
pantas gitu mereka juga harus meninggol
g aduh kesel nah tapi apapun itu
akhirnya keadilan memang ditegakkan
untuk zulfarhan dan keluarganya geng dan
putusan itu sudah ketok palu nah para
terdakwa tadi terutama yang terdakwa
utamanya enam orang sebentar lagi akan
dihukum
gantung itu dia geng kasus tentang
zulfarhan mahasiswa kedinasan Malaysia
yang harus kehilangan nyawa akibat
teman-temannya sendiri yang semata-mata
atas tuduhan yang tidak berdasar
laptopnya juga entah di mana entah siapa
yang maling bukan zulfarhan yang maling
tapi justru zulfarhanlah yang harus
menanggung akibatnya gimana Menurut
kalian geng Tentang pembahasan kita kali
ini coba tinggalkan komentar di bawah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:14:39 UTC
Categories
Manage