Resume
xg_4WgR2BcI • FAKTA MAMA GHUFRON ! BERAWAL DARI PENGAMEN SAMPAI JADI PENDAKWAH BISA BAHASA SEMUT
Updated: 2026-02-12 02:14:53 UTC

Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur berdasarkan transkrip yang Anda berikan.


Profil dan Kontroversi Mama Gufron: Klaim Gaib hingga Penilaian MUI

Inti Sari

Video ini mengulas secara mendalam profil sosok "Mama Gufron" atau Ius Sugriman, seorang pengasuh pondok pesantren yang menjadi sorotan publik karena berbagai klaim supranatural yang dianggap menyimpang. Mulai dari klaim dapat melakukan video call dengan malaikat, memahami bahasa semut, hingga pertemuan dengan para ulama besar, konten ini menelusuri riwayat hidup, pembelaan pihak pesantren, serta respon tegas dari ormas keagamaan seperti MUI dan NU terhadap ajarannya.

Poin-Poin Kunci

  • Identitas Asli: Mama Gufron memiliki nama asli Ius Sugriman, lahir di Bandung pada 25 Desember 1963, dan sempat memiliki latar belakang hidup keras sebagai pengamen dan kuli panggul.
  • Klaim Kontroversial: Mengaku bisa "video call" dengan Malaikat Izrail untuk membatalkan kematian, memahami bahasa semut, menulis 500 buku berbahasa Suryani, dan bertemu langsung dengan para pendiri mazhab.
  • Pembelaan Pesantren: Pihak manajemen pesantren menyatakan video-video yang beredar adalah hasil potongan yang mengambil konteks di luar peristiwa sebenarnya (out of context).
  • Penilaian MUI & NU: MUI Malang menemukan 10 poin penyimpangan dari ajaran Islam, sementara NU mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap figur yang mengaku ulama tanpa jejak ilmu yang jelas.

Rincian Materi

1. Latar Belakang dan Perjalanan Hidup

  • Identitas & Keluarga: Mama Gufron, atau Ius Sugriman, adalah anak kedua dari pasangan Haji Endang Mustofa dan Hajah Suntari. Ia lahir di Bandung dan mendapat julukan "Raden Abik" (gondrong) karena tubuhnya yang berambut halus.
  • Masa Kecil & Kerja Keras: Sebelum dikenal sebagai figur spiritual, ia hidup pas-pasan. Ia pernah bekerja sebagai pengamen jalanan dan kuli panggul di Sukabumi. Teman masa kecilnya, Wahyu, menceritakan bahwa Gufron dulu sering mencuri sandal dan ayam.
  • Perjalanan Spiritual: Pada usia 12 tahun, ia masuk ke Pondok Pesantren Alhaniah di Cibuntu, Pandeglang, Banten, untuk belajar di bawah Abuya Armin. Ia mengganti namanya menjadi KY Haj Muhammad Abdul Gufron Albantani Syafi'iet dan menyebut gelar "Abuya Mama" diberikan oleh gurunya.
  • Guru-Guru & Nasab: Selain Abuya Armin, ia mengaku berguru pada beberapa kyai di Cianjur dan Boyolali. Ia juga mengklaim memiliki nasab keturunan dari Syekh Nawawi Albantani dan pahlawan Bandung, Ujang Maruf.

2. Klaim-klaim Supranatural yang Viral

  • Video Call dengan Malaikat: Klaim paling viral adalah kemampuannya berkomunikasi dengan Malaikat Izrail melalui "video call". Ia mengaku bisa meminta Izrail membatalkan jadwal kematian seseorang dan meminta Malaikat Mungkar dan Nakir untuk tidak menginterogasi santrinya di dalam kubur.
  • Bahasa Semut dan Jin: Dalam video TikTok yang beredar, ia mengaku memahami bahasa semut yang katanya bertanya apakah sedang didoakan atau tidak. Ia menyamakan kemampuannya ini dengan Nabi Sulaiman. Ia juga mengaku dipanggil 44 bidadari untuk kembali ke surga.
  • Kemampuan Lain: Mengaku bisa mengubah air biasa menjadi air Zamzam serta bertemu langsung dengan tokoh-tokoh besar seperti Syekh Abdul Qadir Al Jailani, Imam Syafi'i, Imam Hambali, dan Nabi Khidr.

3. Kontroversi Bahasa Suryani dan Buku

  • Klaim Keilmuan: Mama Gufron mengaku telah menulis 500 buku berbahasa "Suryani" (bahasa Suriah kuno). Ia menyatakan bahwa bahasa inilah yang akan digunakan malaikat untuk menginterogasi manusia di kubur, bukan bahasa Arab.
  • Tantangan & Fakta Bahasa: Ahli bahasa menantang klaim ini karena "bahasa Suryani" yang ia ucapkan dalam video terdengar seperti bahasa Arab yang tidak beraturan dan salah tata bahasa. Salah satu contoh kesalahannya adalah menggunakan kata "makoli" yang dalam bahasa Arab berarti "makanan gorengan".

4. Pembelaan dari Pihak Pesantren

  • Klarifikasi Video: Ubat Aminullah, manajer salah satu pesantren yang dikelola Mama Gufron, membantah klaim-klaim tersebut dianggap serius. Ia menyatakan video tentang bicara dengan semut hanyalah ilustrasi atau contoh (metode pengajaran) bahwa semut juga berdoa, bukan klaim harfiah.
  • Pembelaan Suryani: Pihak pesantren berdalih bahwa beberapa ulama besar terdahulu juga menyebut bahasa di kubur adalah Suryani. Mereka menegaskan bahwa mempelajari bahasa tersebut bukanlah tindakan sesat.

5. Respons MUI dan NU

  • Kekhawatiran Publik: Masyarakat merespons negatif ajaran Mama Gufron karena khawatir pengaruhnya terhadap santri dan pengikutnya, mengingat ia mengelola lembaga pendidikan (Pesantren Unik Nusantara).
  • Penilaian MUI: MUI Jawa Timur dan MUI Kabupaten Malang mengadakan pertemuan pada 12 Juli 2024. Hasilnya, MUI menemukan 10 poin penyimpangan dari syariat Islam, termasuk klaim video call dengan malaikat yang dinilai menyesatkan dan tidak logis.
  • Sanksi Potensial: MUI berwenang memberikan sanksi mulai dari peringatan hingga rekomendasi penutupan pesantren jika pelanggaran terus berlanjut.
  • Sikap Mama Gufron: Saat dipanggil MUI, Mama Gufron tidak hadir dan hanya mengirim perwakilan. Klarifikasi yang ia sampaikan melalui YouTube dinilai tidak menyentuh substansi masalah.
  • Imbauan NU: PB NU melalui Ahmad Fahrur Rozi mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap orang yang mengaku kiai atau menulis buku tanpa latar belakang keilmuan yang jelas.

Kesimpulan & Pesan Penutup

Kasus Mama Gufron menjadi sorotan karena adanya tumpang tindih antara praktik spiritual tradisional dan klaim-klaim supranatural yang dinilai melampaui akal sehat serta syariat Islam. Meskipun pihaknya mencoba melakukan klarifikasi dengan dalih konteks yang salah, respons keras dari MUI dan NU menunjukkan pentingnya sikap kritis masyarakat dalam memilih pemimpin spiritual. Video ini mengajak penonton untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi dan ajaran keagamaan agar tidak terjebak dalam penyesatan yang berkedok agama.

Prev Next