Transcript
aOhRl-gLlL8 • Kiat Nabi Yusuf Membentengi Fitnah Wanita - Ust Dr. Firanda Andirja, M.A
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2539_aOhRl-gLlL8.txt
Kind: captions Language: id Innalhamdalillah nahmaduhu wa nastainuhu wa nastagfiruhu watubu ilaih wa naudubillahi min syururi anfusina wasiati a'alina. May yahdihillahu fala mudhillalah wam yudlil fala hadiyaalah. Wa ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah. Wa asadu anna muhammadan abduhu waasuluhu la nabi ba'dah. Ya ayyuhalladina amanutaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa wa antum muslimun. Faqal hadisi kitabullah wakiral huda huda Muhammadin shallallahu alaihi wasallam umuri muhdatuha wa muhdatin bidah wa bitin dolah waalatin finar. Maasyiral muslimin bqallah faq fazal muttaquun. Sejarah membuktikan dan membenarkan sabda Nabi sallallahu alaihi wasallam bahwasanya fitnah terbesar bagi lelaki adalah fitnah wanita. Rasul sahu alaihi wasallam bersabda, "Ma tarok ba'di fitnatan adar alijal minanisa." Tidak pernah aku tinggalkan fitnah paling berbahaya bagi lelaki seperti fitnah wanita. Jika Nabi sampaikan hal ini 14 tahun yang lalu dikala sarana fitnah masih sedikit apatah lagi zaman sekarang di mana sarana untuk berzina terbuka seluas-luasnya dan selebar-lebarnya dengan berbagai macam variasinya. Oleh karena seorang bertakwa kepada Allah Subhanahu wa taala untuk menjauhi zina dengan berbagai macam sarananya. Siapa yang berhasil menjauhi zina, maka dia dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala. Allah sebutkan tentang manqabah di antara keutamaan Nabi Yusuf Alaih Salam. Beliau berhasil meninggalkan zina padahal faktor-faktor penggoda begitu kuat dan sangat luar biasa. Demikian juga Nabi sallallahu alaihi wasallam bercerita tentang Jurais, seorang saleh dari Bani Israil yang juga berhasil lolos dari godaan wanita pezina paling hebat di zamannya. Demikian juga Nabi ceritakan tentang tujuh golongan yang Allah naungi pada hari kiamat kelak. Di antaranya orang yang kelima, rajulun daatu imraatun jamalin wsibin faqala inni akullah. Seorang laki saleh yang dirayu oleh seorang wanita yang cantik dan kaya raya atau berkedudukan. Kemudian dia menolak. Dia berkata, "Inni akhafulah." Sesungguhnya aku takut kepada Allah Subhanahu wa taala. Nabi juga sallallahu alaihi wasallam menceritakan tentang kisah tiga orang pemuda yang terjebak dalam goa. Di antaranya dia berdoa dengan mengandalkan satu amal salehnya. Yaitu ketika dia sudah berkesempatan untuk menzinai sepupunya. Tiba-tiba dia diingatkan oleh sepupunya tersebut, "Ya Abdallah, ittaqillah wala tafudal khatam illa bihaqqi." "Wahai Abdullah, wahai fulan, bertakwalah kepada Allah. Jangan kau berhubungan kecewali dengan haknya." Akhirnya dia pun tinggalkan wanita tersebut karena Allah subhanahu wa taala. Ini dalil bahwasanya meninggalkan maksiat ketika faktor begitu besar, maka merupakan amal saleh yang sangat luar biasa di sisi Allah. Dan tidaklah Nabi menceritakan ini semua. Tidaklah Allah ceritakan kisah Nabi Yusuf kecuali untuk memotivasi kita agar berusaha sejauh jauhnya dari dosa zina. MaaSyiral muslimin, di antara hal yang menakjubkan adalah kisah Nabi Yusuf Alaih Salam. Siapa yang merenungkan tentang kisahnya, dia tahu bahwasanya faktor yang membuat Nabi Yusuf bisa terjerumus dalam zin sangat banyak. Disebutkan oleh Asli dalam tafsirnya disebutkan oleh Ibnu Qim dalam Aljawabul Kahfi. Di antara fakta-fakta tersebut Yusuf masih muda sehingga ngejolak syahwatnya luar biasa. Kemudian wanita tersebut Imratul Aziz adalah perempuan yang ee cantik dan kaya raya dan sudah sering berbuat baik kepada Yusuf. Kemudian antara faktor tersebut juga adalah sang wanita gallaqatil abwab telah menutup pintu-pintu sehingga tidak ada yang mengetahui kalau mereka berzina. Ya. Kemudian juga wanita tersebut yang mulai menggoda. Beda dengan sang lelaki kalau mulai menggoda wanita tersebut yang mulai menggoda. Di antara faktor juga Yusuf Alaih Salam asing jauh dari kampungnya. Sehingga kalau dia buat berbuat kejahatan atau kemaksiatan, dia tidak perlu malu. Berbeda kalau orang bermaksiat di kampungnya sendiri dia malu dengan keluarganya. Dan banyak faktor ya yang membuat godaan terhadap Yusuf sangat luar biasa. Namun bagaimana dia bisa lepas dari jeratanjer jeratan yang sangat berat tersebut. Ini yang ingin kita pelajari. Apa yang membuat Yusuf Alaih Salam bisa lolos dari godaan-godaan tersebut yang mungkin salah satu di antara kita jika dapat satu faktor saja dia sudah terjungkal dan sudah terjatuh. Bagaimana lagi jika terkumpul 10 faktor atau 12 faktor yang luar biasa ternyata Yusuf Alaih Salam bisa terhindar. darinya apa saja Allah sebutkan ya dalam Alqur'an ketika Imraatul Aziz mulai merayu Yusuf dan dia telah mengunci pintu-pintu dan dia mengatakan kemarilah berzina denganku. Yang pertama kali Yusuf alaihi salam lakukan, dia berkata, "Maadallah, aku berlindung kepada Allah." Untuk selamat seorang harus berlindung kepada Allah. Jangan percaya diri kepada iman yang dia miliki. Seorang tidak tahu kapan imannya jatuh. Seorang tidak tahu kapan titik lemah imannya. Oleh karenanya di antara cara agar bisa terhindar dari fitnah wanita, merengek-rengek minta kepada Allah agar dilindungi oleh Allah subhanahu wa taala. Yusuf berkata, "Maadallah, aku berlindung kepada Allah subhanahu wa taala." Ini faktor utama dan paling pertama berdoa kepada Allah agar terhindar dari fitnah wanita dan jalan-jalan menuju fitnah tersebut. Yang kedua, faktor yang atau sebab yang dilakukan Nabi Yusuf Alaih Salam. Dia berkata, "Innahubbi ahsana maswaya." Sesungguhnya tuanku telah berbuat baik bagiku. Innahbi. Di sini ada dua tafsiran. Tafsir pertama Yusuf mengatakan, "Sesungguhnya tuanku, yaitu majikanku, yaitu suamimu telah berbuat baik kepadaku. Bagaimana aku bisa mengkhianatinya?" Tafsir yang lain yang mengatakan, "Innahub rabbi maksudnya Allah. Allah telah berbuat baik kepadaku. Bagaimana aku membalas kebaikannya dengan melanggar larangannya? Di antara hal yang membuat kita bisa terhindar dari kemaksiatan, ingat betapa banyak kebaikan Allah yang Allah berikan kepada kita. Allah berikan kepada kita kenikmatan pandangan, kenikmatan pendengaran, kesehatan tubuh, harta, dan waktu luang. Dan banyak kenikmatan diberi kenikmatan. Ada istri, ada anak ya ikut pengajian. Banyak sekali kenikmatan. Kemudian kita balas kenikmatan tersebut dengan menggunakan nikmat tersebut untuk membangkang kepada Allah. Maka di antara tafsiran Nabi Yusuf berkata, "Innahub rabbi sesungguhnya Allah telah berbuat baik kepadaku. Bagaimana aku balas kebaikannya dengan membangkang perintahnya." Di antara faktor yang atau sebab menjadikan Nabi Yusuf Alaih Salam selamat, dia mengatakan, "Innahu la yuflihuzalimun." Sesungguhnya orang-orang zalim tidak akan beruntung, tidak akan mencapai kebahagiaan. Yusuf menjelaskan, mengingatkan dirinya dan mengingatkan Imratul Aziz, istri ee Alaziz atau istri menteri tersebut yang sedang merayunya bahwasanya perbuatan zina adalah perbuatan kezaliman, perbuatan zalim. Seorang buat-buat zalim kepada dirinya sendiri. Bahkan dia bisa menzalimi orang lain. Oleh karenanya dalam satu hadis, inna fatan istana rasulullah wasallam bizina. Ada seorang pemuda datang kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam minta izin untuk bisa berzina. Ya Rasulullah li bizzina. Ya Rasulullah izinkan aku untuk berzina. Fazajar orang-orang pun menghardiknya. Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Udunu minni. dekatlah kepadaku. Dia sudah tidak kuasa lagi. Ingin melakukan satu maksiat, tapi dia tidak ingin berdosa. Fitnah syahwat sudah bergejolak dalam hatinya sampai dia datang minta izin. Dia takut dosa tapi dia ingin dapat izin. Sementara dia harus lampiaskan syahwat tersebut. Maka dia mengatakan, "Dan ini pertanyaan yang aneh tapi itu terjadi. Dia bertanya, "Ya Rasulullah, li bizzina, izinkan aku untuk berzina." Rasulullah suruh dia dekat. Rasulullah ajak dia berpikir. Kata Rasulullah sahu alaihi wasallam, "Ya, atuhibbuhu liummik. Kau suka kalau zina dilakukan pada ibumu?" Kata dia, "La tentu tidak, ya Rasulullah." Kata Rasulullah, "Walanasu yuhibbunahu liummahatihim." Orang-orang pun tidak suka kalau ibunya dizinai atau ibunya berzina. Rasulullah bertanya lagi, "Atuhibuhu libintik?" Sukakah engkau zina jika dilakukan pada putrimu? Kata dia, "La tentu tidak ya Rasulullah." Kata Rasul wasallam, "Was yuhibbunahu libanatihim." Demikian juga orang-orang tidak ada yang mau kalau putri-putrinya dizinai atau melakukan perzinaan.buhu liukhtik. Engkau suka zina itu jika dilakukan oleh kepada saudari perempuanmu? Kata dia, "Lak tentu." Kata Rasul sahu alaih wasallam, "Walan yuhibbunahu liakhawatihim." Demikian juga orang tidak ada yang suka. Orang-orang mana ada yang suka kalau saudari-saudarinya dizinai? Rasulullah berkata lagi,buhu liamatik. Apa kau suka kalau tantemu likatik, kalau tante bibimu melakukan zina? Kata dia, "Tentu tidak, ya Rasulullah." Kata Rasul, "Walanas yuhibbunahu liammatihim yuhibbunahuatihim." Manusia pun tidak ada yang suka kalau tantanya berzina, bibiknya berzina. Maka orang itu pun tertegun. Dia sadar bahwasanya zina menzalimi orang. menzalimamu. Kalau kau tidak suka terus dilakukan pada putrimu, pada ibumu, pada adikmu, pada tantemu, kau kan marah. Maka kau telah dizalimi. Maka kalau kau berbuat zina pada orangnya, demikian pula. Enggak ada yang suka. Enggak ada yang suka putrinya dizinai. Enggak ada yang suka ibunya dizinai. Ini di antara yang menguatkan makna innahu la yuflihuzzalimun. Sesungguhnya orang berzina dia telah berbuat apa? Zalim. Berbuat kezaliman. Maka Yusuf alaihi salam mengingatkan dirinya dan juga mengingatkan Imraatul Aziz. Kemudian di antara sebab yang buat Nabi Yusuf Alaih Salam selamat, beliau kabur dari tempat kemaksiatan. Wastabaq waqat qisahu min dubur. Maka Yusuf pun kabur menuju pintu untuk pergi dari kamar tersebut. Imratil Aziz juga kelari dengan cepat untuk menutup pintu. Saling kejar-kejaran. Yang satu ingin kabur dari kamar, yang satu ingin mengunci ka kamar. Tapi akhirnya Yusuf ditarik bajunya dari belakang. Karena Yusuf Alaih Salam tahu sekuat-kuatnya seorang jika bertahan di tempat maksiat lama-lama juga akan luntur imannya. Sekarang kita kuat setengah jam berikutnya, 1 jam berikutnya. Sekarang enggak ada masalah. Minggu depan mungkin ada masalah. Setan menggoda kapan saja. Ya, setan menggoda kapan saja. Maasyaral muslimin. Di antara ya sebab yang menjadikan Nabi Yusuf alaihi salam selamat setelah itu, setelah dia kabur kemudian akhirnya ketangkap basah oleh majikannya. Kemudian terjadi apa yang terjadi? Kemudian akhirnya dia dirayu oleh wanita-wanita Mesir. Bukannya Imratul Aziz saja, tapi wanita-wanita Mesir. Kemudian Nabi Yusuf Alaih Salam berdoa lagi. Dia mengatakan, "Rabbi sijnu ahabbu ilaiya mimma yadunani ilaih wafni kaidahun asbuai waakum minal jahilin. Ya lebih baik aku dipenjara daripada memenuhi hasrat para wanita-wanita tersebut. Kalau kau tidak palingkan aku dari rayuan mereka, asbu ilaihin aku akan condong kepada mereka. Waakum minal jahilin. Aku termasuk orang-orang bodoh, yaitu orang-orang yang bermaksiat. Bodoh mendahulukan kenikmatan yang sedikit dengan menumbalkan kenikmatan yang abadi. Aku termasuk orang bodoh. Di sini sebab utama yaitu Yusuf Alaih Salam mengakui kelemahan dirinya, tidak mengandalkan keimanannya, tidak mengandalkan ilmunya, tidak pde dengan ilmu dan imannya. Tapi dia mengakui kehinaan dirinya. Dia mengatakan, "Ya Allah, kalau kau tidak palingkan aku, aku akan terjerumus. Palingkanlah aku dari godaan tersebut. Akhirnya Allah pun menyelamatkan Nabi Yusuf. Oleh karena seorang kalau terasa tergoda dengan wanita segera menangis minta tolong kepada Allah. Sesungguhnya imannya belum tentu bisa menyelamatkannya imannya yang lemah tersebut. Sesungguhnya ilmunya bisa jadi dia lupakan ketika syahwat telah bergejolak. Yang bisa menyelamatkan dia hanyalah Allah. Maka menangis dengan merengek-rengek agar diselamatkan oleh Allah subhanahu wa taala. Hza astagfirullaha wakum walisir muslimin kiah fastagfiruhu innahu hual gfurur rahim. Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu ala taufikihin asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahuiman. Wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasul ridwan. Allahumma sholli alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa ikhwani. Di antara sebab saya rasa ini sebab yang paling utama adalah selain berdoa kepada Allah tidak memberi celah sedikit pun yang membuka celah-celah zina. Apa kata Imratul Aziz tatkala dia panggil Yusuf untuk keluar dihadiri oleh para ibu-ibu Mesir, akhirnya mereka pun ya memotong-motong tangan mereka tanpa mereka sadari saking tampannya Nabi Yusuf Alaih Salam. Kemudian kata Imratul Aziz, walaqad rawatu nafsihi fastam. Sungguh aku telah merayunya tapi dia iktisam yaitu dia bersih, kukuh keras. Tegar tidak noleh sedikit pun. Ini di antara hal yang membuat Nabi Yusuf apa? Selamat. Tidak kasih celah sedikit pun. Banyak perzinahan tidak langsung berzina. Dimulai dengan celah-celah kecil. Tawak-ketiwakan-an chatting-chattingan, kemudian obrolan yang berlebihan antara lawan jenis. Akhirnya terbawa terbawa jatuh cinta. Semsem akhirnya terjerumus dalam zina. Dan ini juga yang menyelamatkan Juraisy. Di antara sebab Juraisy ahli ibadah Bani Israil selamat karena dia tidak kasih celah sedikit pun. Ketika Juraisy sedang beribadah, dia dihasati oleh Bani Israil. Maka ada seorang wanita pezina tercantik di zaman itu, dia berkata, "Insum laftinannahu lakum. Kalau kalian mau, saya akan fitnah dia untuk kalian." Wah, mereka pada senang. Ayo fitnah dia. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam ketika menceritakan hal ini, fataarat lahu walam yaltafit ilaiha. Maka wanita ini menampakkan dirinya kepada Juraisy. Tapi kata Nabi, "Walam yaltafit ilaiha." Ini Jurais tidak noleh sedikit pun. Sedikit tidak noleh. Tidak bilang silakan ukhti gak ada. Tidak noleh sama sekali. Dalam riwayat yang lain, fadaathu faan yujibaha. Dia panggil-panggil Jurid. Jurais tidak mau balas. Itu dia panggil ya Jurais. Ya Jurais dia tidak balas sama sekali. Kalau dia balas akan terjadi pembicaraan. Juraisy tidak kasih celah sama sama sekali. Akhirnya dia pun selamat. Ini masalah besar seorang terjerumus dalam zina gara-gara memberi celah. Ya, Ikhwan maasyiral muslimin. Fitnah wanita bukan menimpa orang-orang awam saja. Bahkan yang kita contohkan fitnah wanita menimpa orang-orang saleh. Yusuf seorang nabi alaihi salam. Jajis ahli ahli ibadah. Tujuh golongan yang golongan kelima juga seorang saleh. Mereka juga terpapar dengan fitnah-fitnah ini. Oleh karena seorang jangan merasa bahwasanya saya sering ikut pengajian, saya penuntut ilmu, kemudian tidak akan terkena fitnah ini. Betapa banyak orang sudah berguguran. Kisah-kisah mengerikan yang kita dengar ketika syahwat sudah bergejolak, maka ilmu dia lupakan, iman dia kesampingkan. Akhirnya terjerumus menjadi orang jahil yang mendahulukan kenikmatan sesaat untuk menumbalkan kenikmatan yang abadi. Seorang berusaha meninggalkan zina dan tidak mungkin bisa berhasil meninggalkan zina kecuali meninggalkan sarana-sarana menuju zina. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Kataballah adamu minina mudrika mahalah." Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi anak Adam pasti kecipratan zina. Dia pasti mendapatinya dan dia tidak bisa menghindarinya. Yaitu sarana-sarana zina. Kemudian kata Rasul sahu alaihi wasallam menjelaskan, "Alinani taznianumar." Sungguhnya dua mata berzina dan zinanya adalah dengan melihat itu melihat hal-hal yang mengugah syahwat, membuat syahwat bergejolat, melihat aurat wanita yang tidak tidak halal bagi kita. dikatakan oleh Nabi zina walunani taznian wazinahuma alistima dan kedua telinga berzina dan zinanya dengan mendengar mendengar hal-hal yang menimbulkan syahwat mendengar nyanyian-nyanyian yang membuat syahwat bergejolak rayuan-rayuan dan yang lainnya kemudian lidah pun berzina dengan rayuan, tangan berzina dengan sentuhan, kaki berzina dengan berjalan menuju tempat perzinaan. Kemudian kata Nabi, "WFSu tatamna watastahi dan jiwa berangan-angan dan bersyahwat memikirkan mengkhayalkan zina." Kemudian kata Nabi farusik yukadibuh tinggal terakhir kemaluan yang membenarkan yaitu mengeksekusi terj zina atau kemudian dia meninggalkan zinazina tersebut. Ini dari Nabi sallallahu alaihi wasallam isyarat bahwasanya kalau ingin selamat dari zina, jaga diri dari hal-hal yang bisa mengantarkan kepada zina. Jangan buka celah sama sekali. Bahkan Rasul sahu alaihi wasallam menamakan wanita yang membuka celah dengan wanita pezina. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam minitiha ya wanita mana saja yang berparfum kemudian dia keluar rumahnya kemudian melihat suatu kaum agar mereka mencium aroma wanginya wanita pezina kenapa yang wanita pezina karena dia telah membuka cela untuk berzina dengan membuat syahwat para lelaki bergejolak ketika mencium aroma wangi tubuhnya wangi pakaiannya nya. Oleh karenanya hendaknya kita bertakwa kepada Allah Subhanahu wa taala. Jaga pandangan kita hidup di zaman fitnah wanita menerjang siapa saja. Tidak membedakan antara penuntut ilmu atau selain penuntut ilmu. Tidak membedakan antara dai ataukah audiens. Semua bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala. Berdoa Allahumfini bihalalika haramik waglika siwak. Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal. Jauhkan aku dari yang haram. Cukuplah aku bahagia dengan wanita yang halal bagiku dan jauhkan aku dari kemaksiatan dengan wanita yang tidak halal bagiku. Semoga Allah Subhanahu wa taala melindungi kita dari segala fitnah baik yang nampak maupun yang tersembunyi. Inallah malaikatahu yusuna alan nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shu alaihi wasallimu taslima. Yeah.