Transcript
GbQurNFn-Qg • Wajibnya Menuntut Ilmu Walau Dimasa Pandemi - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/0172_GbQurNFn-Qg.txt
Kind: captions
Language: id
hai semua ayo segera download kurante
deblur tafsir dalam genggaman anda 9
rahim assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh alhamdulillahi ala islami wa
sukhtullah waltaufik yang tidak nih
syahrial lailahailallah wahdahula
syarikalah utawi malaysia nih asyhadu
anna muhammadan abduhu warasuluhu jauh
dari doa nih allahumma sholli alaihi wa
ala alihi wa ashabihi wa azwajihi
recount dan para pendengar yang
dirahmati oleh allah subhanahuwata'ala
hamdillah pada penahan kali ini kita di
pertemukan oleh allah subhanahuwata'ala
dalam rangka saling mengingatkan ya
ditengah kesibukan kita masing-masing
dan semangka ini kita akan bahas
pembahasan tentang wajibnya menuntut
ilmu dalam kondisi apapun ya dan kita
bahwasanya eh menuntut ilmu adalah wajib
sebagaimana sabda nabi salam tholabul
ilmi faridhotun ala kulli muslim
sesungguhnya menurut ilmu itu adalah
kewajiban bagi setiap muslim tentunya
mencakup juga muslimah ya namun perasaan
wajib ini memang kurang dirasakan oleh
sebagian kaum muslimin kita sehingga
semangat untuk menuntut ilmu tidak besar
ya karena tadi mungkin merasa ilmu
bukanlah suatu kebutuhan yang sangat
besar dalam kehidupan atau kurang
mengagungkan ilmu oleh karenanya untuk
agar kita bisa semangat menuntut ilmu
kita harus sadar bahwasanya menuntut
ilmu itu adalah ibadah sebagaimana
ibadah-ibadah yang lainnya ya
sebagaimana kita sholat kita harus
semangat ya kemudian umrah terkadang
kita semangat memerlukan uang untuk bisa
umroh kita pun semangat untuk bisa
mengumpulkan uang
bisa berhaji dan ibadah-ibadah lainnya
ya kita semangat untuk bersedekah set
banget halusnya kita pun semangat untuk
menuntut ilmu nah untuk menghadirkan
semangat tersebut ya maka kita harus
tahu bahwasanya ilmu itu agung agung di
sisi allah subhanahu wa ta'ala dan juga
agung di sisi rasulullah shallallahu
alaihi wasallam ya itu antum sering
mendengar tentang hadits-hadits tentang
keutamaan ilmu demikian juga ayat-ayat
tentang agungnya menuntut ilmu tapi
enggak papa saya akan sebutkan sebagian
ya untuk mengingatkan kita kembali akan
pentingnya kita menurut ilmu diantaranya
allah subhanahuwata'ala ya menyebut ilmu
dengan jihad ya ketawa subhana wa taala
dalam surat al-furqon wajah idgham bi
jihad dan kabiro kata allah wahai
rasulullah berjihadlah melawan mereka
orang-orang kafir di hip bil quran itu
dengan alquran jihad dan kabiro dengan
jihad yang besar di
kita perlu lama ayat ini turun di fase
makiyah pasti mati yaitu belum diseret
ke zihad klo salam masih di mekah dan
para sahabat masih diintimidasi oleh
orang kafir quraisy tetapi allah
menyuruh nabi berjihad melawan orang
kafir quraisy jihadnya dengan apa dengan
ilmu dengan alquran dengan bacaan quran
kepada mereka dengan berargumentasi
dengan mereka karena belum disyariatkan
jihad dengan pedang tetapi nabi
shallallahu wa taala mendapatkan
berdakwah tersebut dengan ilmu tersebut
dengan jihad bahkan jihad dan ke biro
jihad yang yang besar jihad yang besar
oleh karenanya eh berdakwah kemudian
menuntut ilmu dan mengajarkannya
menegakkan hujjah argumentasi itu adalah
bentuk jihad di sisi allah subhanahu wa
ta'ala demikian juga eh allah juga
berfirman dan ini berlaku pada setiap
saat ketawa subhanallah ya ayyuhan
nabiyyu jahil kafaroh wall munafikin
akhlus alaihim wahai nabi jihadlah
kepada orang kafir dan berjihadlah
kepada orang
cek ya dan sikap lah keras kepada mereka
kalau jihad norang kafir ya oke yang
terbaik bagi kita mengangkat senjata
berperang jika terjadi peperangan tapi
bagaimana jika dengan orang munafik
biarlah orang munafik tidak mungkin
dengan benang tidak mungkin dengan
pedang karena orang bonafit mereka tidak
boleh dibunuhnya mereka orang munafik
ktp-nya islam maka dalam service lah
mereka dihukumi sebagaimana seorang
islam adapun rahasia hati mereka
diserahkan kepada allah subhana wa taala
tapi mereka sering bikin isu mereka
sering bikin syubhat mereka sering bikin
masalah sebagaimana orang abang dengan
orang munafik di zaman rasulullah
shallallahu alaihi wasallam screen by
sherin bikin tuduhan tenang kalau kaum
muslimin kala sering menjatuhkan islam
dan yang lainnya ini sering-sering
melakukan orang munafik maka nabi
disuruh untuk berjihad melawan mereka
berjihad orang munafik jihadnya dengan
apa tidak lagi oleh ilmu
hai jahidul farewell munafik berjihadlah
dengan orang munafik dengan apa dengan
ilmu berarti eh berdakwah dengan
ilmu-ilmu dipandang sebagai jihad oleh
oleh allah subhanahuwata'ala negaranya
ilmu digandengkan dengan jihad di apa
namanya di akhir-akhir surat attaubah
ketawa subhana wa taala meramalkan
al-mu'minun nadia chairul anava roh
minkulli firqotin minhum thoifatun dia
tafaqquhfiddin waliyunziru cow miraj
allahummagh karun kata allah subhanahu
wa ta'ala tidak pantas bagi seluruh kaum
ini untuk seluruhnya berjihad jangan
hendaknya dari setiap virgo ada
sekelompok orang dari mereka lihat apa
covidien untuk tunggu ilmu fungsinya apa
eh untuk memperingatkan mereka ida roja
ilaihim kalau mereka pulang dari jihad
maka ada yang mengajari lalunya hitam
agar mereka waspada jadi disini allah
menyebutkan jihad dengan pedang
atau aku fiddin dengan belajar
dua-duanya diperlukan dalam dalam agama
ya maka eh sebagai pakai atau bosnya
jihad bisa dengan dua apalagi zaman
sekarang zaman sekarang kita tahu jihad
jihad bikinan gue jihad billisan
ketebalan masjid raya 2 jihad dengan
pedang dan jihad dengan lisan dengan
desain dan zaman sekarang di zaman
perdamaian adanya pbb dan yang lainnya
untuk mempunyai adanya jihad dengan
pedang dengan senjata agak sulit
sekarang adapun sebagian lihat-lihat pun
tidak syar'i tidak memenuhi persyaratan
jihad ya tetapi kalau jihad dengan lisan
terus berjalan sampai sekarang eh betul
banyak saudara-saudara kita yang ada di
negara-negara kafir di australia di
amerika di inggris di negeri jepang
mereka berjihad dengan tulisan dengan
dakwah agar orang-orang bisa mengenal
islam dan sekarang lebih efektif orang
mengenal islam adalah dengan
tulisan-tulisan dengan dakwah yang
disampaikan kepada mereka
juga banyak tidak diragukan bahwa ilmu
adalah seorang sedang berjihad dianut
ilmu dia berjihad ia mendakwahkan dia
berjihad apalagi di zaman sekarang yang
lebih orang condong kepada berdakwah
berjihad dengan ilmu bukan dengan pedang
lagi sekarang mungkin zamannya belum ya
nanti suatu saat mungkin ada perang
dengan jari kita tidak bisa menutup
kemungkinan tapi zaman sekarang kita
bicara zaman sekarang zaman dimana zaman
perdamaian di zaman dimana negara-negara
islam menggunakan negara kafir
mengadakan perjanjian damai maka yang
ada sekarang adalah eh jihad dengan
elisa ya oleh karenanya dan terkadang
jihad dengan desain lebih efektif oleh
karenanya ketika nabi shallallahu alaihi
wasallam masuk dalam perjanjian
hudaybiyah bersama orang kafir justru
disitu banyak yang masih islam ya kita
nabi salam berdakwah dari tahun-tahun
kenabian sampai 13 tahun di kota mekah
kemudian nabi berhijrah sampai pada
tahun 5 hijriah yakni sekitar
udah tambah lima itu sekitar 18 tahun ya
kemudian tahun hijriah ketika tahun
hijriah pasukan perang kaum muslimin
paling berapa 2000-2013 sedikit enggak
banyak begitu tahun eh keenam terjadi
perjanjian hudaibiyah kemudian tahun
ke-8 orang kafir quraisy membatalkan
perjanjian sehingga terjadi nabi ingin
menyerang kota mekah waktu pasukan kaum
muslimin sudah berapa sudah sekitar
10.000 udah 10.000 berarti dalam masa
dua tahun kurang tersebut masuk islam
ada sekitar 6000 7000 orang dengan apa
dengan mereka berinteraksi antara islam
dengan orang musyrikin kemudian orang
islam dakwah dengan lisan mereka dengan
akhlak mereka akhirnya banyak masuk
islam saya ilmu tidak bisa dianggap
ringan karena dianggap sebagai jihad
kali allah subhanallah karenanya sampai
sekarang para ulama berfatwa kalau ada
harta zakat tidak tahu zakat
hai mustahik ting pamit penerima zakat
ada 8 golongan 6a shodaqotu lil fuqoro
wal masakin walau ambilin alaihi wa
sallam ketipu lo bohong cover eko polri
minor fisabilillah beli sabil ketawa
sudah pede baru kepada fakir miskin
kemudian muallafah qulubuhum eh apa new
altova mirza kat kemudian eh diantaranya
adalah awal gharimin kemudian orang
berhutang kemudian but para budak mereka
kalah gua benih sabil love sabilillah wa
fi sabilillah dan diantaranya adalah
fisabilillah itu orang berjuang dijalan
allah subhanahu wa ta'ala nah diantara
fatwa-fatwa ulama syaikh bin baz
rahimahullahu ta'ala yang juga para
ulama yang lain yang berhak menerima
zakat meski para dai-dai kenapa dianggap
bisa belilah ya diantara juga yang
dianggap menerima zakat misalnya adalah
eh eh
hai apa namanya para penuntut ilmu gold
ilmu kenapa mereka berhak menerima zakat
karena nuntut ilmu dianggap sebagai
jihad di jalan allah subhanahuwata'ala
ini maksud saya agar kita menghadirkan
dalam diri kita bahwasanya nuntut ilmu
ini bukan perkara dengan diisi allah
subhanahuwata'ala oleh karenanya allah
subhana wa ta'ala berfirman
yarfa'illahulladziina amanu minkum
walladzina utul ilma darojat allah
mengangkat orang-orang yang beriman dan
orang-orang yang diberi ilmu beberapa
derajat dia seorang beri maju yang
beriman diangkat derajatnya nah ada lagi
orang beriman yang spesial yaitu beriman
dan berilmu derajatnya lebih dianggap
lagi beberapa derajat di atas orang
beriman jadi orang beriman di atas
hai hanya apa tidak beriman dan orang
yang beriman plus ilmu berapa derajat di
atas orang yang hanya sekedar beriman
sebagai mediator bahwasanya fadli
mallaby kafedl komersial sail khawatir
kumbanh perumpamaan orang yang memiliki
ilmu seperti rembulan dibandingkan
dengan seluruh bintang-bintang lo
bidang-bidang seperti orang yang
beribadah jadi satu rembulan mengalahkan
ribuan bintang satu orang ali
mengalahkan ribuan ahli ibadah namun
tidak memiliki ilmu ini saya ingin
mengingatkan kepada diri saya pribadi
dan juga kepada para ikhwan baunya not
ilmu adalah ibadah bagaimana tidak
ibadah allah sangat mencintai ibadah
tersebut mereka nanya nabi musa rela
berjalan untuk mencari nabi hobir ya
bahkan nabi musa berkata wow ambil hukum
meskipun harus berjalan puluhan tahun
enggak peduli aku ingin cari ilmu
bayangkan dirimu sa-trid telah
meninggalkan kaumnya dia seorang
pemimpin situ yas meninggalkan untuk
menuntut ilmu kepada nabi khaidir dan
dia berkata kau ambil
wuba dan aku tidak peduli meskipun harus
berjalan eh puluhan puluhan tahun ya
baik kita bicara tentang kondisi kita
sekarang risa sekarang tentu tidak semua
[Musik]
menuntut ilmu jadi ustad ya udah tahu
sebagai zaman dahulu juga ya di zaman
dahulu juga ada ulama ada orang awal
demikian juga zaman para sahabat ya
diantara mereka ada yang menjadi para
ulama para sahabat ada yang para sahabat
yang punya ilmu tapi tidak sampai pada
derajat para sahabat yang hebat-hebat
ilmu mereka tapi semulut ilmu tapi semua
nuntut ilmu oleh karenanya kita tahu di
zaman sahabat mereka bekerja sebagaimana
kita zaman sekarang kita kerja sekarang
lebih mereka juga dulu bekerja dengan
mereka ada yang pedagang yang telah
mereka ada yang berkebun ya yang telah
mereka ada yang harus pergi bersafar
jauh ke negeri syam atau ke negeri yaman
dalam rangka berdagang artinya para
bekerja ya diantara mereka ada yang jadi
budak ya diantara mereka ada yang
bekerja di kebun orang lain jadi maksud
saya mereka bekerja mereka bukannya
tidak bekerja tetapi pekerjaan yang
mereka lakukan semua itu tidak
menghalangi mereka untuk bb ilmu mereka
tetap menggabungkan antara kewajiban
untuk ilmu dengan kewajiban memberi
nafkah kepada keluarga ya jangan sampai
eh mereka jangan sampai kita hanya
memperhatikan nafkah kepada keluarga
singgih menuntut ilmu kita abaikan
kenapa rasa buah tetap menantimu karena
mereka sadar untuk ilmu hukumnya wajib
mereka sadar nuntut ilmu hukumnya wajib
dalam shahih bukhari imam bukhari buat
bab tentang bab atau film bab tentang
bergantian ya dalam menuntut ilmu di
situ imam bukhari bawakan hadits tentang
membunuh atap radiallahu ta'ala anhu
yang dimana beliau bergantian untuk ilmu
sama kawannya tersebut sama tetangganya
sehari umar kerja maka kawannya lutut
ilmu kepada nabi shallallahu salam nanti
malam hari mereka ketemu makassar ilmu
share ilmu ya demikian juga pada
keesokan harinya ke sebaliknya umar yang
satu ilmu kawannya yang bekerja nanti
malam-malam mereka ketemu lagi kemudian
share share ilmu dan itu dilakukan oleh
para sahabat radhiyallahu ta'ala anhum
artinya ini menunjukkan mereka bukannya
orang-orang yang cuma nongkrong di
mesjid tidak tapi mereka bekerja mereka
bekerja ya namun pekerjaan yang mereka
lakukan tidak menghalangi mereka untuk
menuntut ilmu menuntut ilmu ada di
sekali mereka fokus untuk benar-benar
menghabiskan waktu mereka untuk mobilmu
contoh siapa jabir bin abdillah
radhiallahu ta'ala anhu yang ingin
mencari satu hadis kemudian dia pun
menyiapkan kendaraannya tunggangannya
komuni bersafar sebulan untuk ketemu dan
abdullah bin unais radiallahu ta'ala
anhu untuk mendengar satu hadits dari
nabi shallallahu alaihi wasallam ini
kata pro lama inilah rihlah rihlah dalam
rangka untuk menuntut ilmu maka eh
mereka semangat untuk menuntut ilmu dari
tibet di
john oleh para para ulama dan tapi
sekarang orang juga berangkat ke sana
berangkat kemari dalam menempuh
perjalanan jauh saat dalam rangka untuk
menuntut ilmu ya taiba kita akan
sebutkan beberapa contoh semangat ya
kita tidak seperti mereka tapi kita
sebutkan agar kita termotivasi meskipun
tidak bisa sampai seperti mereka sudah
tidak sebutkan tadi bagaimana semangat
ilmu seperti siapa dayu musa
alaihissalam sampai telah berjalan
bersama muridnya yusuf bin nun memilih
berkata al-anbiya fukuwa aku akan terus
mencari khodir meskipun harus berjalan
puluhan tahun dia tadi aja belum
abdullah bersafar 1 bulan hanya rangka
untuk mencapai satu hadits 1 bulan
terlihat wulan balik dua bulan bayangkan
untuk mendengar satu hadits dari nabi
shallallahu alaihi wasallam tadi umar
bin khattab radhiallahu anhu bergantian
dengan tetangganya sehari kerja sehari
ngaji sama nabi besoknya kerja lusanya
ngaji sama nabi salam kemudian malam
hari mereka
hai untuk sharing ilmu dan ini
menunjukkan semangat mereka untuk
menuntut ilmu contohnya kalau kita
melihat sahabat yang lebih semangat lagi
seperti apa seperti abu hurairah
radhiallahu'anhu hop-a-bout radio
mengkhususkan waktunya untuk menuntut
ilmu sampai sering kelaparan para
sahabat ada yang bekerja di kebun ada
yang bekerja di di apa namanya berdagang
sementara abu hurairoh dia terlambat
ketemu nabi saw wassalam telah begitu
mulai sekitar kurang khaibar sehingga
dia bersama nabi cuma mungkin tiga tahun
kurang lebih tiga tahun pak tahun kurang
lebih hingga dia tahu dia telah
terlambat maka di fokus untuk ilmu maka
dia berhak menuntut ilmu sampai
kelaparan sampai dia pernah jatuh
pingsan gara-gara kelaparan ya sampai
dia menanti abubakar lewat supaya diajak
makan siang umur lewat sepeda sampai
ketemu nabi-nabi ajak dia untuk makan
jadi kelaparan dalam rangka menuntut
ilmu ini masing-masing sahabat punya
ijtihad sendiri ya kemudian eh bagaimana
abdullah bin abdulaziz dia menulis
segala sesuatu ya menulis segala sesuatu
atau
sampaikan oleh nabi shallallahu alaihi
wasallam jadi para sahabat semangat
menuntut ilmu di jabir abdullah harus
bersabar sampai pulang-pulang balik dua
bulan dalam rangka untuk mendengar satu
hadis nabi shallallahu alaihi wasallam
lihat al-imam al-bukhari rahimahullahu
ta'ala kalau kita melihat bagaimana
berjalan beliau ternyata udah berjalan
sampai sekitar belasan ribu km 11.000
12013 ribu kilo dalam rangka mencari
hadirnya satu kota ke kota berikutnya
kota berikutnya kota breath bayangkan
tidak menetap pada suatu kota ya berat
bukan bukan gampang ya bukan gampang
sekarang 21 kota pindah kota berikutnya
pindah kota berikutnya sampai entah
berapa tahun dalam rangka menuntut ilmu
semua uang imam bukhari habis ya ok
google untuk ayahnya orang kaya maka
harganya diinfakkan agar bukhari
rahimahullahu ta'ala bisa menuntut ilmu
maka benarlah perkataan para ulama manto
level hadis aflas barangsiapa mencari
hadits nabi salam maka dia akan bangkrut
kamisli memohon hanya makan
rumput-rumputan gara-gara untuk menuntut
semoga luar biasa bagaimana para para
ulama eh kemudian sebagaimana ya
hai eh
hai disebutkan ya bagaimana para ulama
begitu sabar dalam menuntut ilmu ya
contoh ibnu thahir al-maqdisi
rahimahullah ta'ala berkata bluetooth
jam avita lebih hadis morotai aku sampai
kencing darah buntut dan aku sampai
kencing darah dua kali dalam rangka
mencari hadits nabi shallallahu alaihi
wasallam mertensi baghdad sekali aku
tinggal di baghdad roti maka sekali aku
mungkin darah tatkala demokrat kenapa
kata mulyoko untuk msih avian file hair
fall hai fani balik aku berjalan tidak
pakai sendal oke itu mungkin dalam kulit
tertentu keinginannya putus mengapa
jalan di di panas yang sangat panas
akhirnya aku ditimpa dengan eh dengan
hal-hal tersebut ya kemudian dia berkata
juga wow rocky pejabatan konfito lebih
habis aku tidak pernah tunggangan ini
bukan orang mungkin bukan orang berada
ya harus jalan kaki untuk menuntut ilmu
dari satu tempat ke tempat yang lainnya
dulu berkata waktu untuk hah
ibu tuh piala zahri ya gua masa al-thufi
hal itu lebih adana badan kuntowijoyo
alam hayati aku memikul buku-buku diatas
punggungku dan aku tidak pernah minta
kepada seorangpun aku makan apa yang
datang kepadaku ya ini contoh bagaimana
para salaf dahulu mereka begitu semangat
ilmu ya sampai di sini saya lupa sahabat
siapa yang kau kapas para salaf yang dia
kemudian eh tidak sempat makan sehingga
akhirnya hanya sempat membeli ikan-ikan
tersebut akhirnya di tidak sempat
dimakan sampai akhirnya agak basi
kemudian dimakan karena kurangnya waktu
ya semangatnya mereka untuk menuntut
ilmu
hai demikian juga eh peti bergizi ini
hotib ya dia pernah ya mendapatkan
satunya sekolah nutfah libur loh piraz
hari itutu buku-buku bahagiamu semacam
kamu sekarang anak azhari ya dan itu
buku yang berjilid-jilid ya maka di
ingin menuntut ilmu dari seorang ulama
yang bernama abul ala al mahri ya maka
diapun berjalan ya menuju ke kota al
marah ya kemudian dia memikul bukunya
tersebut dia bawa buku tersebut
berjilid-jilid zaman dulu apalagi kertas
tebal kemudian tulisannya besar-besar
maka iapun wuku tersebut dan dia tidak
naik tunggangan sampai akhirnya
keringatnya bercucuran ya kucuran sampai
membasahi buku-bukunya ya sampai
dikatakan buku-buku yang pernah dipikul
tersebut sekarang ada di suatu tempat di
baghdad iwakaf punya masih ada buku
tersebut kalau orang yang tidak ngerti
lihat buku tersebut menyangka buku ini
menyangka buku ini pernah tenggelam
foto di sungai karena sudah penuh dengan
ternyata itu keringatnya orang alim
tersebut yang dia memikul memukul
buku-buku dalam rangka untuk menuntut
ilmu ke tempat-tempat yang lain licin
seperti ini sangat-sangat banyak kalau
kita membandingkan diri kita dengan
mereka maka tentu sangat-sangat jauh
sangat jauh sangat jauh sekali ya saya
usah bicara tentang tingkatan
kawan-kawan ya calon kita sebagai ustad
mau dibandingkan dengan para ulama tentu
sangat jauh berbeda oleh karena itu
mereka sangat berkah karena mereka
berlibur dengan perjuangan dengan
keikhlasan dengan kekurangan ya tidak
seperti zaman sekarang jaman sekarang
ilmu tersebar kemudahan dimudahkan
tetapi terasa kurang berkah rasa
kurang-kurang berkah kesalahan bukan
dari ilmunya tapi kesalahan pada dari
ini kita para doa para peneliti ilmu ya
eh tidak sebagaimana dahulu para salaf
mereka beliau dengan sangat
biasa kayak gini ikon yang dirahmati
oleh allah subhanahuwata'ala saya ingin
sampaikan ini sebagai untuk menonton
dalam benak kita bosnya ilmu itu ibadah
tapi keluarga ibadah kalau ilmu itu
bukan ibadah kenapa para nabi seperti
musa tak dikenal para sahabat sampai
berjuang seperti itu karena mereka tahu
nilai ibadah setiap kita duduk kita
mendengar kita perhatikan kita memahami
dapat pahala tak mau seperti untuk
memasuki majelis dzikir pembeli dapat
pahala untuk majelis ini juga majelis
dzikir dapat pahala bagaimana malaikat
hadir dalam majelis ilmu dan banyak
terlalu banyak dalil ya jadi tatkala
kita tahu ini ibadah masjid akan
semangat kita akan semangat bukan
berarti kita mobil-mobilan meninggalkan
pekerjaan meninggalkan melalaikan anak
istri tidak ya sekarang lagi para
sahabat juga mereka bekerja tetapi
mereka punya waktu untuk menurut ilmu
karena mereka itu kebutuhan-kebutuhan
mereka mereka tahu itu adalah suatu
iban nah itu kadang-kadang tidak ada
dalam diri kita dia tidak merasa ini
kebutuhan gereja melayani sebagai suatu
kewajiban dilihat sekedar ya kalau ada
waktu kita sisihkan kalau enggak ya
sudah ya kita tidak menyengajakan diri
kita untuk menggapai ilmu ya dan
seterusnya ini hal yang disebut knc
sebutkan judul yang sampai kepada saya
wajibnya menuntut ilmu meskipun korona
menghadang harga korona karena tidak
menghadang sama sekali ya alhamdulillah
bukan suatu hal yang yang repot yang
kalau kita lihat bagaimana kita nggak
dicentang zaman salah kita bicara zaman
sekarang sebagian kawan-kawan hidup
disco tayang di situ ada peperangan
mereka bisa-bisa bisa itu ilmu mereka
besok bisa nuntut ilmu ya dalam wadah
pernah ada lututnya sambil terdengar
suara tembak-tembakan ini terjadi
sebagian kawan-kawannya kita dengar kita
cepat kawan ada di luar negeri yang
teman-teman saya di madinah mereka
cerita mereka belajar sambil terdengar
suara tembakan itu biasa dan berwarna
nggak ya
hai bagi di rumah masih bisa nurutin
muhamdiah masih bisa lewat zoom bisa
lewat youtube bisa lewat facebook ya
bisa buruk whatsapp dan banyak hal yang
bisa kita jadi sebenarnya karena bukan
halangan sama sama sekali mungkin
waktunya tidak sebanyak dahulu ketika
dalam kondisi nyaman karena kita punya
konsentrasi untuk mencari nafkah memang
sekarang agak kurang tapi dianya
hasilnya halangan tidak tidak tidak
besar tidak sebagian orang seperti
teman-teman di rusia dulu bagaimana
menurutmu mereka sembunyi-sembunyi
membaca quran bagaimana susah mereka
harus diam-diam tidak boleh ketahuan
baca al-qur'an recaro jalan diam-diam
terkadang ahmad sebagai mata mereka
ditutup supaya sampai ke tempat mereka
menurut ilmu ini terjadi sebagaimana
zaman nabi salam ketika divorce makan
aib mengumpulkan para saat belajar darul
arqom sebuah rumah yang mereka tempat
berkumpul kemudian nabi menyampaikan
ilmu kepada kepada mereka yang maksud
saya dalam kondisi-kondisi berat seperti
saja
nyi roro surat-surat kita masih bisa
nuntut ilmu judul kita di zaman rusia
ketika masih parah ya mereka masih bisa
hafal quran dan allah mesin menjaga
mereka dengan semangat ya dan halangan
luar biasa ketahuan bisa dibunuh
ketahuan bisa jadi bunuh ya yaitu banyak
kaosnya kondisi-kondisi seperti itu
namun tidak menghalangi mereka untuk
untuk menuntut menurut ilmu apalagi
sekedar corona ya ya tentu sama sekali
sebenarnya bukan penghalang ya maka
justru kita dianugerahi banyak waktu
luang di musim corona ini yang waktu
luang tersebut bisa kita gunakan untuk
menuntut ilmu kita ia dibalik dibalik
musibah ada hikmah ya alhamdulillah dek
di musim karena mungkin kita bisa
belajar buku ini bisa belajar buku ini
bisa menghafalkan beberapa surat bisa
menghafal ayat siap-siap kita manfaatkan
waktu-waktu tersebut tayub selanjutnya
saya menyampaikan tentang beberapa hal
yang
diperhatikan oleh orang belajar ilmu
tidak banyak yang pertama ingatkan tadi
ikhlas kepada allah subhanahuwata'ala
karena kalau tidak fast percuma kita
bukan sekedar ngumpul ngumpul ya bukan
sekedar komunitas ya bukan sekedar
supaya bisa call ustad gak kita tentu
itu perkara sekunder atau yang ketiga ya
yang pertama yang primer adalah net kita
karena allah subhana wa tak sadar kita
jahil kita bodoh menuntut ilmu agar kita
punya ilmu agar kita bisa melaksanakan
kewajiban untuk ilmu agar kita bisa
ibadah yang benar agar kita bisa
menasehati istri bisa melatih anak-anak
bisa masih orangtua agar saya tidak
sembarang ngomong agar tidak bisa tidak
sembarang nulis status ya agar saya bisa
menjaga penglihatan saya agar saya bisa
menjaga pendengaran saya itu niatnya
karena allah subhanahu wa ta'ala bukan
untuk kumpul-kumpul bukan buat aplikasi
bukan ngobrol-ngobrol itu kedua boleh
ada masalah ya aku lagi sibuk
syahwat boleh nggak dilarang tapi tujuan
utama adalah agar kita bisa terlibat
menuntut ilmu ibadah harus ikhlas kalau
nggak ikhlas percuma jangan otot ilmu
supaya dipandang jangan lutut ilmu
supaya diakui jangan di timur supaya
dikatakan sudah hijrah dan yang enggak
kita ilmu karena allah subhanahu wa
ta'ala ya dan sebagaimana ibadah-ibadah
yang lain bisa kemasukan ria bisa
kemasukan ucup ilmu demikian kita haji
umroh bisa kemasukan ria enggak bisa
rawan banget kita sedekah bisa kemasukan
ria dan ujung enggak bisa awan banget
membuat ilmu juga demikian bisa
kemasukan riak bisa kemasukan ujug dah
itu ilmu supaya kalau ngomong di
dihormati misalnya makanya eh thailand
tolak bala ilma liujarihim ulama kyumari
bisnis sufaha walyasfahu cuman ashley ya
lo
setelah hujan atau akan masuk neraka ya
aku kamu kalau nabi saw wasallam
yerusalem ilmu dalam rangka untuk bisa
berdampingan dengan para ulama air
supaya bisa otg juga deretan ulama lo
saya juga deretan ustad loh ya kalau ada
ustaz senior ustad junior saya apa eh
penuntut ilmu kibar penuntut ilmu senior
real kenapa sering jalan sama ustad
sering ngopi sama ustad dan kita lihat
bukan seperti itu tapi karena kita
bahlul kita belajar ya tapi kalau
niatnya untuk supaya bisa berbisnis
diserahkan dengan ulama isyaratkan
dengan ustadz misalnya audio mari di
suva dalam rangka untuk mendebat
orang-orang bodoh supaya nampak keilmuan
saya alias life with you johanes agar
orang-orang semua saya jadi pusat
perhatian tampil yang youtube kemudian
ada yang ini kemudian macam-macam
bergaya supaya orang semua perhatian
sama saya
paul maka orang seperti terancam dengan
neraka neraka neraka jahanam ya neraka
jahanam hati-hati ya
ayo kita menuntut ilmu bukan untuk tapi
aku yaitu ilmu karena itu kewajiban kita
berdoa juga bukan untuk dihapus hebat
daripada yang lainnya sayang bahas ini
dia itu tidak bisa bahasa bisa bahas ini
enggak anugerah allah berikanlah berkah
kepada kemampuan allah dengan kemampuan
sampaikan oke anda mampu ini tugas ya
sampaikan apa baligo nasi walau bali
walau ayat sampaikanlah dariku meskipun
satu ayat ya rencananya seada suatu
perkataan dari seorang staf ya seorang
ulama yang menakjubkan sayyid abul hasan
al cotton rahimahullah ia berkata asep
tuh bebas sorry album rohani oke
tubecast roti kalemia merekalah
hai atau situ bebas sorry outside the
bible story wa galau nih oke untuk
because roti kedamaian merekalah kita
beliau aku udah suatu penyakit menimpa
mataku ya aku menyangka penyakit
tersebut yang mana porno perkiraanku
karena aku dihukum oleh allah karena
terlalu banyak ngomong ketika sedang
dalam perjalanan
hai ada di rohul ketika menukil
perkataan abul hasan al cotton dia
berkata dia menthalic mengomentari
biodata sodakowloh ya sungguh benar demi
allah dia itu alhasil cotton pokok
kandungan khusnul kos.di muslihat ini
awali banyu hampir unamin al-qalam worth
al-ma'rifah dahulu mereka para salaf
dahulu mereka sudah husnul kos.di niat
mereka benar-benar
mbak tujuan yang benar wa shifat dunia
secara umum niat mereka juga lurus
selain itu yakhofuna minal kalau mereka
takut ngomong banyak ngomong weh ariel
ma'rifat ingin menunjukkan hebat ya
menunjukkan kehebatan artinya mereka
ketika berbicara pun mereka perhatikan
yay ilmu cara ilmuku menyampaikan ilmu
di hadapan yang lain terkadang ada niat
yang tidak beres untuk menyapu memang
menunjukkan kejagoan dalam ilmu kejagoan
dalam bidang ilmu tertentu kejagoan
dalam ilmu yang orang lain mungkin tidak
bisa kadang diet seperti diet buruk dan
itu merusak merusak orang terkadang
menuntut menuntut ilmu ya ini ini
perhatian begitukah bagi orang memiliki
ilmu yang yang banyaknya sebelumnya tim
harus niatnya karena allah subhanahu wa
ta'ala bukan supaya membuat orang
terpukau ketika ketika ketika kita
berbicara tentang tentang ilmu yang
sebelumnya pernah sampaikan juga tentang
ilmu rajab al hambali hambali ketika dia
berkumpul dengan murid-muridnya
ndak make dijelaskan ilmu dengan detail
ketika dia berkumpul dengan para ulama
semisalnya clear suatu permasalahan dan
muridnya hadir diambil tidak bicara
i made untuk berbicara ketika dia pulang
mah kamu ditanya ya guru kami kenapa
anda tidak berkomentar nanti seperti
sebagaimana dokumentar tatkala dihadapan
kami maka ibnu rajab berkata waktu saya
bersama ketua majelis ilmu majelis lelah
karena allah adapun itu tadi saya kumpul
sama yang depan mungkin di depan umaro'
di depan pintu majelis dunia lebih tidak
mau menampilkan dirinya lihat bagaimana
para ulama masalah niatnya sangat
penting kita enggak terlalu banyak orang
muncul di youtube saya muncul di youtube
niatnya karena allah lebih tahu ya kita
tidak bicara orang tapi kitanya
perhatikan diri kitanya ketika jadi kita
pingin sama ustad supaya kemudian di
syuting dan yang lainnya takutnya apa
anda karena alhamdulillah berbaik ini
tidak menuduh tapi kita bicara untuk
diri kita agar kita waspada demikian
juga misalnya ali bin bakar al-bashri
berkata autona aha buy amin al-khulafa
al-rasyidin ah oven atau sana allaahu
fast mutu nine ilahi ta'ala
hai gta libinput karel bakteri dia
berkata lebih baik aku ketemu dengan
setan lebih aku sukai daripada ketemu
dengan hudzaifah al marah siapa aloe
vera sini apakah lebih sehat daripada
setan keenam ditakuti ini orang baik
evaluasi cuma dia mengatakan apa kenapa
saya lebih suka ketemu setan daripada
ketemu survival morasi ahwan atasannya
al-hufaz kultum inilah hitaala aku
khawatir aku ketika kemudian aku ria itu
buat buat ngomong dibuat-buat berbuat
dibuat-buat gak apa namanya menyikap
dibuat-buat sehingga akupun jatuh di
hadapan mata allah subhanahu wa ta'ala
karena aku melakukannya ria karena ingin
dipuji karena ingin dipandang ya sampai
seperti itu bagaimana para salah
benar-benar mereka memperhatikan
gerak-gerik niat eh diet mereka bergegas
dari niat niat mereka jadul kalium
rahimahullahu ta'ala menyebutkan ya
tanda-tanda kecelakaan ya bagi orang
yang salah niat dalam detil mati hati
yang sampai saya atau antum sekalian
seperti itu ya
hai ke di antara tanda-tanda orang-orang
celaka dalam menuntut ilmu jadi ada
orang yang bahagia untuk ibadah
kecelakaan mentimun bagaimana
tanda-tanda orang celaka itu salah
niatnya ketimun kemudian tanyain pula
mazida feel me inside fibre semakin
tambah luas makin sombong angkuh semakin
kuat semakin dekat sama ustad semakin
loh semakin ya nuntut ilmu semakin
banyak ikut pengajian semakin merasa
hebat ya semakin sombong ya kemudian
kula mazida fi'il mazid devi fahri
semakin eh tambah ilmu semakin angklung
hai buah tiko dihina semakin merendahkan
orang lain dangdut ikan lebih bukan
untuk merendahkan orang lain yes saya
sampai katakan kalau kita misalnya bisa
ngajar buku yang pelik ya ya kita ngajar
buku tentang ilmu bahasa yang digunakan
kita cuma bisa ngajar al-fatihah kita
jangan-jangan ini dia juga kemampuan
alhamdulillah kita enggak tahu lebih
ikhlas kita atau dia kita enggak atau
pahala nyaman lebih besar kita terbesar
di kita enggak tahu baik kita allah
berikan anda kemampuan untuk bisa
memahami buku-buku yang sulit dan pelik
fiqih tertentu kemudian ilmu aqidah
tertentu ilmu apa ilmu apa kepada
saudara andeng-andeng juga bisa baca ah
ngajarin alfateha misalnya ini ajaib
maka tidak usah kita ilmu tinggi bukan
untuk meredakan orang-orang lain ya
kalau ada orang punya ilmu semakin
tinggi semakin bener apa itu majalah apa
itu apa itunya apa ya sudah itu itu
celaka orang-orang celaka ya
oh ya
hai sampai kalau ada seorang kelinci
semakin tambah ilmu dia tidak mau terima
nasib orang lain kenapa dia merasa
segala sesuatu dia sudah tahu
halo halo ketemu orang kita berakhir
kita kalau salah kita saling menasihati
dia enggak mau dinasehati maunya
nasihati kita kita ke sini nggak mau
ditanyakan dia lolos daripada kesalahan
seperti ini orang yang celaka dalam
menuntut ilmu tidak mau ditegur
kesalahannya dia merasa dirinya pasti
benar tidak mau diperbaiki kesalahannya
ya kalau ada yang menemukan ke selandia
marah sama sekali ya eh di ini ini ada
orang yang celaka yang merasa tinggi
merasa besar karena ilmu yang dia
dapatkan ini kesalahan dari siapa dari
niat dia ketika menuntut menuntut ilmu
ya
like hati-hati oleh kawan yang dirahmati
oleh allah subhanahuwata'ala ini yang
pertama kita perhatikan menuntut ilmu
harus ikhlas karena allah subhanahu wa
ta'ala yang kedua tatkala bagaimana ada
fitur ilmu sini perkataan imam syafi'i
rahimahullahu ta'ala beliau menyebutkan
beberapa syarat atau adab menuntut ilmu
seakan sebutkan secara ringkas kata yang
diakhiri dan tanah laila beserta wahai
saudaraku kau tidak akan meraih ilmu
kecuali dengan enam perkara sound
bignonia bibayanin saat menjelaskan
tentang enam perkara tersebut maka
perhatikanlah gak kain wahirsin uchiha
din wow wajib waisya di ustad zamannya
kita beliau pertama kecerdasan butuh
kecerdasan kaos kedua semangat-semangat
ilmu ini ibadah semangat ijtihad
sungguh-sungguh bukan cuma sama tapi
enggak sungguh-sungguh sungguh-sungguh
baabullah butuh biaya ya waisya di ustaz
ustaz yang mengarahkan waktu liza
ini dan waktu yang panjang jadi enggak
kain wahirsin wajiha dino bulatin wah
irshadi ustad indotooling zaman enam
perkara kalau kita kumpulkan nomor kali
ini maka jauh kita meraih ilmu murtamad
tadi apa cerdas nozomu harus berpikir
cerdas mikir mengolah data merangkum ya
the heirs semangat semangat nulis
semangat datang ke majelis ilmu udah mau
sekarang zaman pandemi enggak enggak ada
hadir pengajian langsung ya nonton
youtube nonton facebook yang yang
kemudian berkata ilmu yg sehat
sungguh-sungguh berubah itu perlu
biaya-biaya kuota kalau orang butuh
kuota butuh mungkin pena untuk menulis
dan yang lainnya kemudian perlu butuh
bimbingan bertemu dengan ustadz ya
jangan hanya sekedar otodidak atau tidak
perlu satu saat tapi sampai tahap
membentuk gitar otodidak pasalnya kita
butuh bimbingan seperti saya pun asal
bisa ngaji
ke para ulama setelah saya lulus ya saya
otodidak sekarang sesekali saya kontak
dengan para ulama kalau ada kesulitan
lebih otodidak ada waktunya tapi bukan
dari awal kita otodidak karena orang
otodidak dia hanya menghabiskan waktunya
oleh ketemu dengan ustadz yang baik ya
buku satu tebal itu mungkin bisa
disampaikan usah dalam waktu lima belas
menit buku tebal untuk dibaca sendiri
setengah mati pusat ini kesimpulan buku
ini begini selesai hingga dihemat
waktu-waktu lizama dan butuh waktu yang
panjang untuk bisa menuntut ilmu ini
harus di eh diperhatikan ya butuh waktu
yang panjang ya contoh eh nu'aim al
muzzammil al-muzzammil berburu kepada
abu hurairoh selama 20 tahun
berturut-turut berguru kepada abuelo
dewan 2000 terlalu contohnya abdullah
bin abdullah bin nafi berguru kepada
imam malik selama 35 tahun 35 tahun
berburu berburu bukan cuma ngobrol doang
benar
menuntut ilmu nulis murojaah diulang
tiu5 tabu karena tidak bekerja dia
bekerja nu'aim al muncul juga
berbeda-beda waktu dia untuk kapolri
ilmu mau saya ini bunyi perkara bukan
mustahil bisa kita lakukan untuk bisa
lakukan untuk punya pekerjaan ada waktu
untuk misalnya seminggu dua kali
menuntut ilmu dari a sampai z menurut
ilmu fiqih dari awal sampai akhir akhir
dari awal sampai akhir buku tentang
habis selesai ya oleh karenanya kita
lanjut kepada perkara berikutnya
diantara terhadap menurut ilmu adalah
taddaruj tadarus artinya bertahap ini
poin yang sering ditinggalkan oleh
kawan-kawan kita lihat ada kau sudah
ngaji mungkin 10 tahun ditanya tentang
suatu ilmu dia nggak paham kenapa selama
ini dia copot sana cepet sini ikut sana
ikut sini ikut sana ikut sini tidak
dilarang tetapi dia harus punya waktu
yang dimana dia fokus ya bang dikatakan
kemarin hwan ada tahu seorang penuntut
ilmu terkenal bukan ustad message tidak
terkenal
hai tapi dia menguasai bidang tertentu
belajar sama dia meskipun nanti sekali
ingin tematik ikut ustadz fulan ikut
ustad pula tetapi untuk kita sendiri
kita butuh ilmu yang teratur saya ilmu
pictorial sampai akhirnya ilmu kitab
zakat dari awal sampai akhirnya ilmu ini
dan siap sampai akhirnya ilmu-ilmu yang
yang dengan kita belajar ilmu tersebut
maka akan terbina terbina pola pikir
kita sehingga ketika kita ngecas tahun
kita kerasa sudah berubah masya allah
bukanlah samuel tapi saya merasa ada
sesuatu yang baru kita dapatkan mulai
otak kita ilmu kita mulai tertata
tertata kita ketika kita menjual sebuah
orang mulai teratur karena kita punya
landasan-landasan ilmu tetapi kalau kita
ngaji 10 tahun 20 tahun kemudian hanya
ngaji tematik sini tematik sama tematik
saja ngaji kitab bersatu dua kali buyar
ngaji kitab samawi buka kita baru rame
12 3 kali bayar kita baru lagi ikut er
sudah sesak penuh dada
hai bisa punya ilmu semuanya jauh ada
pahalanya bukan berarti sia-sia semuanya
ada pahalanya tapi kan kita ingin waktu
kita bermanfaat maka belajarlah dengan
taddaruj ya yaitu terus masnya bertahap
kalau basah-basah kita ini poin yang
sering dilalaikan oleh kawan-kawan saya
tidak menyalahkan secara total karena
memang tahun baru ngaji nanti foto
kemudian semangat lagi futur lagi ya
agak repot memang tapi diantara hal yang
membuat anda selamat dari futur nuntut
ilmu secara bertahap
ia menuntut ilmu secara bertahap itu
menghilangkan kebutuhan karena kita
namanya ilmu itu dia punya kelezatan
tersendiri tolong sudah mendukung diet
penasaran pingin terus tambah lagi
tambah lagi tambah lagi anda berusaha
dapatkan kelezatan tersebut sehingga hal
ini mengalami seorang dokter kenapa dia
punya jadwal untuk ngaji yuk jajal untuk
untuk haji oleh karenanya ini perkara
penting untuk ilmu dengan taddaruj
dengan dengan dengan bertahap cari
pusat-pusat yang bahas dengan dengan
baik yang untuk kita bisa dipahami
kemudian teratur pembahasannya ya
tematik oke ya sini rematik sana tematik
sekali itu sebagai penyemangat ya
sebagai penyemangat para ulama juga
diuji saudi juga demikian mereka punya
kajian kitab mereka juga punya kajian
tematik untuk eh para orang-orang awam
untuk kita datang untuk semangat seperti
beberapa ulama datang kota madinah nggak
mungkin dia bikin pengajian
berkesinambungan tempat tinggalnya di
riau dia datang ke madinah bikin kajian
tematik kita hadir semua
hai bertemu dengan para ulama ini oke
tapi kalau kita nyet selalu yang kita
cari tematik tematik tematik oh ini
bapak senang yang bertema begini ibu
senang yang tema begini terus tartnya ke
bawah juga ya senangnya begitu mengikuti
selera eh selera masyarakat ya terus
kapan kita membina masyarakat untuk
berjalan sesuai dengan yang seharusnya
ketawa walking kuno robbaniyyin
nanyakeun menjadi ulama-ulama rabbani
sekolah rabbani kata ibnu abbas yaitu
ada di lebihin ayu dari zona apa namanya
seri lainnya goblok ki bari itu
mengajarkan ilmu yang bertahap sebelum
ilmu besar saya bertahap ya jadi
misalnya saya kasih contoh seorang yang
belajar buku aqidah dipelajari pertama
usul salah salah salah saya ini bukan
berarti kajian sampai satu tahun cari
ustadz yang mengajar selasa 23 kali
selesai bukan waktu salah satu kemudian
dibahas sampai tahun kapan orang selesai
hi ho luar bapak pusat pertemuan selesai
kalau ustaz nya memang semangat kemudian
dibikin bagan kemudian satu pertemuan
selesai artinya kemudian ini bisa
murojaah ya kemudian satu kitab tauhid
tauhid ya saja kita bertiga tahun dengan
libur haji dan umrah dan yang lainnya
dipotong gini total tiga tegangan 6066
bab 65/66 ya dan hamil bisa selesai
kemudian nanti lanjut doa tidak setia
itu cinta sudah berapa lama saya
sampaikan ya lu fikir fikir kita pikir
kita thoharoh di awal terus lanjut jadi
kalau ada tidak bisa ada majelis cari di
youtube cari ustadz yang kita percaya
ilmunya kita pelajari fiqih dari dia
dari secara teratur yang tidak terlalu
detail-detail tapi bisa membina pola
berpikir kita pola berpikir kita ya
tentunya yang semua ini kalau ini mudah
belajar bahasa arab sejak agan ingin
ingin menghemat umur ingin menghemat
waktu ingin cepat pintar
coba searab sembari belajar ilmu-ilmu
yang eh yang lainnya jangan senin kita
belajar bisa sama-sama dai yang dihajar
misalnya kitab nikah 3tahun 4tahun
enggak selesai kita menikah empat tahun
lalu dipelajari sudah 4 tahun sampai 4
tahun enggak poligami juga maksudnya
ngapain belajar kitab 34 tahun lama
sekali ya jangan terlalu tale theater
ndak kita belajar yang yang yang yang
yang yang teratur kemudian masuk akal
logis lah bisa kita waktu kita bisa kita
kita atur timer saya ini penting selalu
ilmu kadar rossi dengan bertahap ya
bukan hanya sekedar semangat shanaz
masih dikumpul sana ke bos ini sudah
tahun kenal ustad tanya masker untuk
aduk enggak tahu saya tahu kenapa
ketemuannya minum kopi terus jalan-jalan
ngobrol terus kapan belajarnya belajar
sekali liburnya sebulan ini terjadi
seperti ini masya allah alhamdulillah
jenggot sudah panjang celana
cingkrang okelah sudah kaifa haluk ya
akhi masya allah sudah bahasa-bahasa
arab sedikit sudah oke bagus itu islami
tapi ilmunya mana emangnya mana ya
hai sekarang juga gini selera senang
saat itu terus itu ngajar gua apa kita
butuh enggak ustad ngajar ini gini kita
enggak bu tapi kita sedang saatnya kita
ngajak pada ilmu yang lebih penting yang
kita perlu kita nggak datang ini
kesalahan salah seperti ini kita oke
ustadz yang kita sakit ada tangga tapi
bukan berarti kita selalu sama dia
melulu kita jadi ustadz yang ada
keperluan ustad ini direkomendasi dia
sedang ngajar buktinya kita bener datang
ambil bukunya ta katanya nggak ngerti
tanya ustadz atau hanya kawan sebelah eh
eh jangan pesut ilmu ngantuk kemudian
gatot gini pena jatuh sendiri ngobrol
sama ustad menunjukkan hidup nunjukkin
di sini ya kita kembali kepada niat kita
kita lihat ini benar atau tidak saya
berbicara bukan sekedar antum kepada
para ustadz kita saya juga waktu di
madinah sama para ulama juga harus
belajar sesuai dengan keperluan bukan
berarti ketemu ulama ngobrol terus
ketawa-ketiwi kemudian nggak ngaji sama
yang enggak saya kenal ulama ada yang
tidak saya kenal
tank yang penting saya nuntut ilmu ya
alhamdulillah kita sekarang di tanah air
dimudahkan dengan banyak ustad banyak
orang berilmu ya bukan kita datang waktu
pakai itu lihat ya store wajah biar dia
tahu oh diakui enggak nah kita bisa
sekali tapi jangan terus-terusan jangan
terus-terusan belinya kita perhatian
sama ustad bentuk penghargaan kita
salamedia tunjukkan wajah kita pipi
kanan-kiri tunjukkan sudah selesai tapi
tiap hari begitu terus ada majelis ilmu
yang benar tidak kita ikuti hanya
sekedar ikut ustad ini saja supaya
menyenangkan hatinya dan kita berlatih
menuntut ilmu secara hawa nafsu ilmu
sesuai dengan keperluan mengenang ustad
ke baik biar bisa dapat diminum tetapi
sekarang tadi waktu kita cuma sebentar
ya maka untuk antum yang terkumpul dalam
komunitas-komunitas tertentu eh arab kan
selain ada kajian kajian tematik minta
ustad kajian kitab tertentu yang benar
kotak itu terbenar benar kita tertata
pola pikir kita
kemudian misalnya satu tetap selesai
ringkasannya dibagi dibaca lagi kalau
perlu ada ujiannya ada ujiannya sebanyak
demikian yang lebih baik sehingga nanti
setelah setahun dua tahun kita merasa
alhamdulillah kita punya ilmu yang lebih
bertambah daripada comot sana comot sini
nggak pernah pakai rahmat akan lebih
bahaya pic lebih bahaya cuma tahu
sebagian daripada tidak tahu sama sekali
letak cuma arusnya a-cup ada 10 point
dia baru belajar tiga poin tujuh poin
ditinggalkan gemini sudah mulai
komentarnya di bahaya bebek tidak tahu
sama sekali karena baru tahu cuma tiga
poin sudah banyak komentar lebih banyak
salahnya itu kejadian ya
a b ini saja mungkinnya waktu sudah
menghabisi ya eh mohon maaf ini sedikit
yang disampaikan ss2 saya pribadi kepada
kawan-kawan semua semoga kedepan semua
bisa bersatu diatas sunnah nabi
shallallahu alaihi wasallam komunitas
yang baik kali mengingatkan eh
bersahabat ya michael bersahabat yang
mendekatkan diri kita kepada allah
subhanahuwata'ala bukan yang semakin
menjauhkan kita dari allah subhanahu wa
ta'ala semoga persahabatan antum semua
karena allah subhanahuwata'ala langgeng
di dunia sampai di akhirat allah ta'ala
a'lam bish-shawab demikian saja kepada
kawan-kawan sekalian para biker biker
seluruhnya semoga pertemuan kita
diberkati allah subhanahu wa ta'ala
semoga menambah beratnya pertimbangan
kebijakan kita di akhirat kelak kurang
lebih semua maaf baru kelebihan dst dll
untuk twilight salamualaikum
warahmatullahi barakatuh