Transcript
VantAz-MmHU • Dianjurkan Minum Obat Penunda Haid Agar Puasa Tanpa Hutang? - Ust Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2701_VantAz-MmHU.txt
Kind: captions Language: id Hai Sinar nurheni sebagian ikhwan dan juga sebagai anak What anak bertanya tentang bagaimana anjuran untuk menggunakan obat penunda haid di bulan Ramadhan bagi ibu-ibu dalam rangka untuk bisa menjalankan ibadah Ramadhan tanpa hutang para ulama terlambat saat ini secara umum bahwasanya seseorang bisa menjadi wanita seorang wanita menjalankan Ibadah dalam kondisi yang normal itu lebih baik ya itu lebih baik sebagaimana dijalankan oleh para shahabiyat ya tetapi dalam kondisi tertentu kalau memang betul dibutuhkan untuk meminum atau mengkonsumsi obat penunda haid maka tidak mengapa Contoh seperti terkadang haji karena kondisi kalau seorang monitoring kondisi Hyde tidak bisa tua file toh makan ndak mungkin kita bilang pulang dulu misalnya ke Indonesia nanti balik lagi untuk file-file ini adalah sesuatu yang sangat berat sekali demikian juga sebagai nonita umroh udah sampai sana kemudian Eh pas jadwal haidnya kita bilang sudah nggak usah umroh ulang saja nanti umroh Lain kali itu ini perkara-perkara yang sulit karena mengeluarkan biaya dan menunggu penerbangan berikutnya dan masih banyak halnya dan sport kalau seperti ini boleh itupun dengan syarat kedapan ulama mengikuti anjuran dokter karena menahan darah dalam tubuh tentu ini kurang baik menurut kedokteran ya maka perlu konsultasi dengan dokter kemudian cara minum obatnya harus teratur karena banyak menimpa para wanita tatkala mengkonsumsi obat pereda haid maka akhirnya haidnya tidak teratur kemudian timbul bercak-bercak dan ini menjadikan mereka bingung ini sedang haid atau tidak Bahkan mereka bertanya kepada para Ustadz varosha pun bingung untuk menjawab permasalahan seperti ini sebagai pusat berfatwa sebagai pusat mengatakan tanyakan kepada dokter Ini menimbulkan kegoncangan bahkan akhirnya pinginnya five puasa bulan Ramadhan dengan sempurna malah akhirnya tidak jadi puasa karena bercak-bercak yang tidak berhenti bahkan lebih panjang daripada jadwal haidnya harusnya jahatnya sosok seminggu bisa Jadi dua Minggu bercak-bercak tersebut tidak tidak berhenti hari Karenanya meskipun dibolehkan ya tetapi harus sesuai dengan aturan dan tidak memberikan pemotretan sebagaimana program yang membolehkan mereka mensyaratkan hal tersebut karenanya seconsign rahimahullahu saat hal berpendapat tidak dianjurkan tidak dianjurkan seandainya seorang wanita menjalankan sebagaimana biasanya dan itu lebih sehat bagi dia dan Insyaallah tetapi dapat pahala niat ya ingin Ramadan secara sempurna sebelum dalam hadits karena disaat film kita model Abdul saver kutiba alaikuma karena ya'malu mukiman shohiihan jika seorang hamba dalam kondisi sakit atau dalam kondisi bersafar tetap dicatat pahalanya sebagaimana yang dia kerjakan Datang Dan Pergi sehat dalam pot bersahabat itu pada kultur seri yang menghalangi dia untuk lokasi ibadah Insya Allah Al Ghaffar tetap jalan bagi dia Adapun mengatakan dianjurkan maka saya sampai sini belum menemukan ulama yang kemudian dengan secara awal ibtida and mengatakan dianjurkan untuk menggunakan obat penunda haid dianjurkan kemudian disebarkan style saya para ulama ditanya tentang boleh atau tidak ada pun mereka menggambar gemburkan dianjurkan saya belum mendapati ulama yang seperti itu wallahualam Bishawab