Modal Nekat! Sekarang Sukses Bisnis Impor Omzet 20 Miliar
mS890MBn4LA • 2025-07-12
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Harusnya waktu itu modal minimal untuk
membuka perusahaan international food
for wedding itu kan R50 juta. Nah,
sedangkan saya hanya punya uang cash
sekitar 5 sampai 7,5 juta. Nah, bisa
dikatakan modal nekad karena ya enggak
punya modal tapi punya mimpi besar.
Alhamdulillah sampai saat ini saya gak
pernah hutang bank itu. Ya memang hutang
itu enak ya pada saat terima uang ya.
Tapi pada saat membayarnya itu kan yang
susah. E di saat posisi saya sudah
lumayan strategis di perusahaan tempat
saya bekerja dulu, tapi saya memutuskan
untuk resign karena saya gak tega lihat
adik-adik saya yang pada job enggak ada
kerjaan sedangkan mereka sudah
berkeluarga. Jadi berangkat dari situ
saya sebagai kakak tertua merasa
terpanggil untuk bertanggung jawab
terhadap adik saya dan keluarganya. Oleh
sebab itu, saya memutuskan resign
meskipun itu sebenarnya berat buat saya
karena kan termasuk pengorbanan ya buat
saya di saat saya sudah menduduki posisi
strategis harus saya tinggalkan. Waktu
itu tahun 2005 ya sudah dua biji.
Perkenalkan nama saya Asmaul Husna. Saya
lahir di Pasuruan. Sekarang usia saya
sudah 48 tahun menuju 49 tahun. Saya
pemilik PT L Asr perusahaan
Internasional Freed Forwardding
Penyelenggara Pos dan PPJK yang
beralamat di Jalan Perak Timur 512 blok
G nomor 7. Selain sebagai entrepreneur,
saya juga seorang asesor IM dan juga
trainer di Madani Expor Academy, sebuah
lembaga pelatihan ekspor dan impor untuk
pemula. International Fadding adalah
perusahaan transportasi yang menghandle
atau mengurus pengiriman barang mulai
dari gudang pengirim atau supplier atau
shiper sampai ke gudang penerima atau
pembeli. Mau lokasinya domestik di dalam
negeri ataupun internasional di luar
negeri. Penyedia jasa transportasi
maupun ekspor ataupun impor. Awal mula
berdirinya PT La Satran ini tahun 2005
itu sebenarnya saya hanya modal nekat
aja ya kan harusnya waktu itu modal
minimal untuk membuka suatu perusahaan
international FOR widing itu kan minimal
R250 juta. Nah, sedangkan saya hanya
punya uang cash sekitar 5 sampai R,5
juta ya kan. Nah, bisa dikatakan modal
nekad karena ya enggak punya modal tapi
punya mimpi besar. Akhirnya ya sudah
kita bismillah kita buka usaha dengan
karena keterbatasan modal ya banyak
hal-hal yang perlu kita siasati.
Mensiasati bukan mencurangi ya tapi
mensiasati gimana caranya kerjaan tetap
bisa jalan dengan modal yang terbatas.
Ya, awal sih memang orang Jawa bilang
kita harus puasa dulu ya. Kita harus
menurunkan keinginan pribadi ya. sempat
tergoda untuk melamar pekerjaan di
perusahaan lain dan alhamdulillah
diterima sih. Cuman saya berpikir kalau
bagi saya sendiri oke ya selesai masalah
tapi bagaimana dengan keluarga saya yang
sudah menggantungkan nafkahnya di
perusahaan ini gitu kan. Akhirnya ya
sudah pelan-pelan saya coba untuk
membangun bisnis ini kembali dan
akhirnya alhamdulillah sampai sekarang
diputar terus. Alhamdulillah sampai saat
ini saya gak pernah hutang bank itu ya.
Memang hutang itu enak ya pada saat
terima uang ya. Tapi pada saat
membayarnya itu kan yang susah.
Tantangannya sih sebenarnya enggak
terlalu yang signifikan ya. Cuman
kadang-kadang gender itu kan ya mau
tidak mau tetap harus diakuin ya. Karena
saya perempuan kadang kala juga tidak
terlalu dianggap ya kan bahkan cenderung
diremehkan sampai saya bisa membuktikan
bahwa saya bisa
pada saat awal-awal membangun usaha ee
di mana modal terbatas ya bahkan untuk
gaji karyawan saja harus nyicil ke
anak-anak meskipun sebenarnya enggak
tega sih tapi ya gimana lagi ya karena
memang modal yang terbatas pekerjaan
juga volumenya belum terlalu besar nah
Nah, kena musibah ada salah satu rekanan
kami yang menipu kami. Jadi, waktu itu
ada impor tapi ada dapat persetujuan
keberatan ke Bea Cukai. Akhirnya uang
pajak yang kami bayarkan itu
dikembalikan. Cuman karena impornya itu
atas nama rekan saya ini jadinya ya uang
yang pengembalian dari Be Cukai itu
masuk ke rekeningnya rekan saya ini. Dan
saya tidak bisa mendapatkan uang
tersebut. Hampir setiap hari pagi saya
datangin rumahnya ya, memohon-mohon
supaya uang tersebut dikembalikan ke
saya karena saya harus mengembalikan
uang tersebut ke customer. Tapi ternyata
rekan saya tidak bergeming. Dia tetap
bersekekeeh dengan 11 alasan dia tidak
mau mengembalikan uang tersebut.
Akhirnya ya sempat down juga karena ya
bagaimana saya mengembalikan uang
sebesar itu? Bisa dibayangkan ya, modal
enggak ada harus bayar uang customer
Rp15 juta. Di satu sisi untuk bayar gaji
karyawan aja saya belum mampu membayar
secara penuh. Semua harus saya angsur ke
karyawan. Tapi ya alhamdulillah Allah
Maha Kaya. Allah menggerakkan hati
customer saya. Dengan memberikan
keringanan saya boleh mengangsur. Di
situ saya merasa terharu ya. Ternyata di
dunia ini masih ada orang baik yang bisa
mengerti kondisi saya, yang bisa
mengerti keadaan saya gitu. Itu di situ
saya benar-benar bisa dibilang saya
sudah enggak punya jalan keluar lagi.
Saya hanya berdoa semoga Allah
memberikan jalan terbaiknya dan doa-doa
saya alhamdulillah terjawab. Caranya
yaitu tadi membukakan pintu hatinya
customer untuk bisa lebih melunak dan
menerima permohonan saya untuk bisa
membayarnya secara bertahap. Sebab kalau
langsung membayar 125 ya saya juga
bingung saya harus cari uang ke mana
gitu kan. Akhirnya setiap customer itu
punya kerjaan ke saya dia enggak perlu
bayar. Jadi jasa yang saya tagihkan
yaitu untuk dipotong sama hutang yang
125 tadi itu. Jadi ada dua benefit ya.
Yang pertama customer jadi terikat ikut
saya ya. Yang kedua, hutang saya jadi
lunas.
[Musik]
Awal berdiri saya cuman bertiga, saya
sendiri sama dua adik saya, ya kan. Kita
handle ekspor ya. Terus setelah itu
sekitar 2 apa 3 tahun kemudian kita
dapat projek besar untuk distribusi
benih jagung ke seluruh Indonesia gitu.
Itu yang awal mula kita bisa survei
sampai sekarang. lah lumayan banyak.
Setelah itu ada banyak barang-barang
kiriman PMI pekerja migran Indonesia itu
juga lumayan banyak ya sampai customer
kami itu hampir 50-an baik perusahaan
PMDM, PMA ataupun een-agen yang di luar
negeri itu. Tapi yang namanya regulasi
itu kan dinamis ya berkembang terus.
Nah, dengan dikeluarkannya regulasi
khusus untuk barang kiriman PMI itu
membuat pengirim PMI itu menjadi
terfilter. hanya bisa dilakukan PMI yang
terdaftar secara resmi. Otomatis itu kan
menurunkan jumlah volume pengiriman
impor dari luar negeri. Ee lumayan
signifikan sih sekitar 70 sampai 80%
penurunannya. Dari segi karyawan waktu
yang masih hype tempo hari itu bisa
sampai 30-an, tapi saat ini tinggal
cuman 20 aja. Ya, itu sih kalau pada
saat impornya datang barengan ya kita
sempat kekurangan tenaga sampai ambil
freelance ya. Tapi kalau misalnya lagi
low session ya masih bisa teratasilah
dengan karyawan sebanyak 20 itu. Hampir
semuanya keluarga sekitar ya 80 sampai
80% keluarga. Karena memang tujuan kami,
tujuan utama saya awal membuka usaha itu
kan untuk menolong keluarga. Itu aja
karena kan ya mungkin kita semua tahu ya
mencari kerja itu kan ya enggak gampang
ya apalagi dengan keterbatasan apa
namanya pengetahuan pengalaman kan gitu
ya. Nah kalau bukan kita sebagai
keluarga yang menolong siapa lagi? Jika
seseorang mau melakukan impor, hal yang
pertama yang harus dilakukan adalah
siapkan legalitas impornya. Karena
banyak kasus impor itu barang sudah
datang tidak bisa diproses
kepabayanannya atau custom
clearance-nya. Karena apa? Gak ada
legalitas perusahaannya. Jadi hal yang
pertama harus disiapkan legalitas
perusahaan sebagai importir. Yang kedua,
pahami regulasi impor di Indonesia
supaya apa? supaya kita bisa menyiapkan
ee persyaratannya dan dokumen-dokumen
apa saja yang harus kita penuhin sebelum
barang itu datang. Itu dua hal itu.
Kalau dua hal ini semua sudah prepare
dengan baik, maka insyaallah tidak akan
ada pembengkakan biaya. Karena apabila
dua hal ini tidak bisa terpenuhi,
resikonya yang pertama barang
dikembalikan ke negara asal. Itu sudah
biaya, ya kan? Terus yang kedua barang
disita sama negara atau kalau misalnya
kita mengurus regulasi kan butuh waktu.
Nah, itu berpotensi pembengkakan biaya
di murid dan storage itu sebagian besar
ya importir pemula yang sering kami
hadapi permasalahan itu yang pertama
mereka mengimpor tanpa mengetahui
regulasi impor di Indonesia. Banyak
kejadian beli barang online di negara
lain masuk ke sini atas namanya dia.
Padahal syarat utama impor umum adalah
harus nama perusahaan yang berbadan
hukum. G itu akhirnya apa? Barang enggak
bisa keluar. Ya. Terus yang kedua ya itu
tadi kurang memahami regulasi impor.
Jadi kan ada komoditi tertentu yang
memang harus dipenuhi sama peraturan
dari kementerian terkait. Tanpa
peraturan dari kementerian terkait itu
lisensi itu barang enggak bisa keluar.
Itu yang sering terjadi. Dan kadang kala
juga ada ketidakpahaman importir
terhadap inkot. Incotom itu istilah di
perdagangan internasional. di situ
menjelaskan apa dan siapa yang
bertanggung jawab atau menjadi tanggung
jawab siapa dari biaya ini. Jadi semisal
kita punya inotom-nya itu FOB. Nah, FOB
itu siper hanya bertanggung jawab
meng-cover biaya dari gudangnya ziper
sampai pelabuhan muat saja. Nah,
selanjutnya menjadi tanggung jawab
importir. Kadang terjadi kesalahpahaman.
Kita pikirnya barang harga barang ini
sudah sampai di gudang kita gitu ya.
Tapi ternyata hanya sampai di pelabuhan
tujuan atau pelabuhan muat saja. Nah, di
situ kan ada tambahan biaya tuh. Yang
kedua yang kadang tidak dipahami
importir pemula ada biaya-biaya yang
akan ditagihkan sama shipping line atau
pelayaran dan di pelabuhan. Itu yang
kadang sering miss-nya di situ. Jadi
banyak biayanya dan itu harus
dikalkulasi dulu kan sebelum impor biar
gak salah. Karena kan melihat harga
barang murah gitu kan ya. Tidak
memperhitungkan B masuk dan PDRI. tidak
memperhitungkan cost yang di shipping
line, tidak memperhitungkan biaya
storage di pelabuhan gitu. Nah, apalagi
kalau kena sistem jalur merah. Jalur
merah itu yang menentukan dia cukai.
Jadi setiap barang impor itu setelah
pembayaran kewajiban kepabayanannya
berupa biaya masuk dan PDRI dibayar
nanti sistem Bukai akan menentukan
barang ini masuk ke jalur merah atau
jalur hijau. Jadi mulai dari begitu
kewajiban kepabayanannya sudah dibayar
nanti sistem B cukai akan menentukan
barang impor ini masuk ke jalur merah
atau jalur hijau. jalur merah, jalur
hijau itu kalau misalnya jalur hijau
berarti Becukai sudah tidak memerlukan
informasi lebih lanjut terhadap barang
tersebut. Nah, kalau jarum merah
biasanya dikenakan ke komoditi-komodi
yang high risk yang memang diawasi sama
be cukai. Contohnya seperti besi dan
baja. Itu besi dan baja itu jalur merah.
Nah, untuk impor besi dan baja, dokumen
lartasnya yang harus kita punya adalah
yang pertama persetujuan impor dari
Kementerian Perdagangan dan juga LS atau
laporan surveyor. Tanpa dua persyaratan
ini, impor tidak akan bisa diproses
lebih lanjut. Kalau jalur hijau, artinya
barang bisa langsung dikeluarkan dari
kawasan pabean. Ee nanti dokumennya
namanya SPPB, surat persetujuan
pengeluaran barang yang mengeluarkan Bea
cukai. Tapi kalau jalur merah itu
diperlukan proses tambahan yaitu berupa
pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh
petugas pi dan cukai dengan didampingi
petugas kami. Dilihat dicek satu-satu
dihitung satu-satu ditentukan nilai
pabeannya. Karena kan kami selaku PPJK.
Nah PPJK itu pengusaha pengurusan jasa
kepabeanan. Nah kami punya nomor
registrasi dan akses ke pabeanan untuk
bisa eh sending dokumen ataupun akses ke
sistemnya Bea Cukai. Jadi selain
international fit forwarding
penyelenggara pos kita juga PPJK. Jadi
kita memang membantu para importir
ataupun eksportir dalam urusan
kepabeanan sampai barang itu kalau
ekspor berarti keluar dari kawasan
pabean yang ada di Surabaya. Kalau impor
berarti sampai keluar dari kawasan
pabean juga. Jadi kalau misalnya
customer mau makai jasa kami, kami hanya
minta NIB dan NPWP itu dua ya. Nah,
apabila dari jenis komoditynya
dibutuhkan persyaratan lain, kami selalu
sampaikan di awal supaya bisa
dipersiapkan sebelum barang itu tiba di
Indonesia. Namanya impor kan memang
harus selektif ya, jadi ya lumayan.
Kalau untuk barang-barang PMI itu semua
100% jalur merah karena barang kiriman
pribadi. Nah, itu official assessment.
Becuk harus menentukan nilai barang
tersebut untuk menetapkan ini dikenakan
pajak impor atau tidak.
sampai saat ini ya. Alhamdulillah saya
sudah punya dua unit ruko lantai 3 di
Surabaya sama di luar Surabaya. Terus
ada satu workshop yang untuk maintenance
travo dan kubikel. Terus beberapa
kendaraan pribadi dan kendaraan
operasional. Setelah itu juga ada
beberapa bidang tanah ya. Saya anggap
semua ini anugerah. apa yang belum
pernah saya bimbingkan sebelumnya gitu.
Yang penting untuk anak-anak juga
alhamdulillah apa yang mereka inginkan
saya masih sudah bisa memenuhi. Untuk
keluarga juga orang tua juga sudah bisa
saya bawa ke mana-mana sudah naik haji,
sudah umrah, terus kalau mau pergi-pergi
itu kepengin perginya ke mana, ya saya
bisa antar gitu. Dan yang terpenting
saya bisa traveling ke mana-mana ya. Ke
doknya sih ngurusi bisnis dan usaha ya.
Heeh. Tapi sebenarnya itu juga healing
juga ya. Karena dengan saya berhubungan
dan berkomunikasi dengan pihak-pihak een
yang di luar negeri, ada kalanya kita
harus bertemu untuk menjaga komunikasi
lebih int. Yang pernah saya datangi itu
Shanghai, China ya, terus Hongkong sama
Arab Saudi sama ASEAN ya. Kalau ASEAN
kan dekat. Heeh. Dan banyak teman-teman
juga een-agen yang di ASEAN.
Kalau bagi saya sih sederhana ya, Mas
ya. Saya selalu bilang ke anak-anak muda
ya, jangan pernah takut untuk bermimpi
dan mencoba. Karena apa yang kita
dapatkan hari ini itu adalah hasil dari
mimpi kita di masa lalu. Ya kan? Terus
jangan jadikan tantangan itu sebagai
suatu rintangan, tapi jadikan tantangan
itu sebagai motivasi untuk evolusi. Ya,
jadi harapan saya sih PT Lasatran ini
sebagai perusahaan lokal yang bisa
berperan aktif di dunia international
Fit Forward wadding dan kita juga bisa
membantu perusahaan-perusahaan lokal
baik yang UMKM ataupun yang dari daerah
terpencil untuk bisa melakukan kegiatan
ekspornya. Nah, itu harapan kami. Kunci
dari PT Lasatren itu yang pertama jujur.
Jujur terus berkomitmen dan bertanggung
jawab. Itu ya apapun semisal kita
berhitung ini pekerjaan tidak ada
profitnya tapi tanggung jawab tetap
nomor satu demi tidak mengecewakan
customer itu ya. Itu komitmen kami.
Terus kita juga harus memahami bisnis
model masing-masing customer. Karena kan
masing-masing customer keinginannya
berbeda-beda ya kan. barangnya, jenisnya
juga berbeda-beda. Jadi, kita harus
memahami bisnis modelnya supaya bisa
memberikan advice terbaik kepada
customer tersebut. Harapan kami untuk
teman-teman importir ke depan supaya
kegiatan impornya itu lancar ya. Yang
pertama yaitu tadi importir harus
memahami regulasi impor yang ada di
Indonesia dan itu sekarang mudah diakses
hanya dengan membuka website-nya INSW.
kita semua sudah tahu ya kan barangnya
jenisnya apa, nomor HS COD-nya itu
berapa. Nah, di situ akan tertera dengan
jelas apa-apa saja persyaratan yang
harus dipenuhi termasuk legalitas
impornya tersebut. Karena kadang
legalitas impor itu juga terkait dengan
komoditi. Itu yang pertama. Terus yang
kedua, kualitas barang ee benar-benar
harus diperhatikan gitu. Karena sebagian
barang dari China itu berdasarkan harga
yang kita bayar ke supplier untuk
kualitasnya. Jadi jangan berpatokan
semisal kita impor pertama harganya 100
gitu ya. Nah kualitas kan bagus ya.
Terus karena kita ada repeat order
kecenderungan orang kita kan nawar ya
kan. kita minta turun ya diturunin sama
Cina berapa kita maunya misalkan 90
dikasih harga 90 tapi penurunan itu
disertai dengan penurunan kualitas juga
itu tanpa konfirmasi nah itu yang
benar-benar harus dipahami sama
importir. Jadi harus detail. Makanya
bisnis letter communication dengan
buyer, antara buyer dengan supplier itu
harus inten dan importir harus memahami
prosedur impor. Itu yang penting. Pernah
waktu itu barang dari agen travel umrah
ya kan karena tiket jemah umrohnya itu
non bagasi otomatis barang-barangnya
tidak bisa terbawa dan semua tertinggal
di Malaysia ya kan. Terus sama pihak
travel agent yang di Malaysia dikirim ke
Surabaya dengan importir atas nama
travel agent tersebut. Nah, itu barang
tidak bisa diproses karena yang bisa
memproses barang kiriman seperti itu
hanya perusahaan yang memiliki izin
penyelenggara pos seperti kami PT L
Satran. Solusinya waktu itu akhirnya
kami rubah nama penerimanya menjadi PT
la Satran. Selanjutnya kami mulai proses
ke PC pecukai mulai dari sending flat
file inw manifest pecah pos sampai
proses pengeluaran barang di Juanda.
Sebab kalau tetap pakai atas nama travel
agen umrah barang tidak bisa keluar. Itu
yang pertama. Terus yang kedua ada
kejadian barang pindahan WNA. Nah, di
sininya di Indonesia memakai freed
forwardding yang tidak punya izin
sebagai pengangkut. Jadi kendalanya
forwarding tersebut kan tidak bisa
sending invite manifest ke Be Cukai.
Akhirnya barang tidak bisa diproses
lebih lanjut. Bisa diprosesnya harus
diredress atau dirubah menjadi PT Lai
Asat Trans. Karena kami selaku
penyelenggara pos kami juga punya izin
sebagai pengangkut yang bisa sending inw
ataupun outw manifest ke Bea Cukai.
[Musik]
Salah satu customer kami itu adalah
perusahaan produsen Beni Jagung. Dia
PMA, perusahaan milik asing. Dia di sini
produksi benih jagung di mana hasilnya
itu diekspor ke Vietnam. Nah, sekali
ekspor bisa diampai di 10 kontainer
karena itu benih jagung di mana suhunya
harus terjaga. Makanya untuk ekspor ini
menggunakan kontainer dengan tipe 20 fet
river. Kontainer river itu kontainer
yang ada pendinginnya. Jadi kita bisa
setting mau suhu berapa. Biasanya kalau
sayur-sayuran itu plus ya kan plus
sampai 10 ya. Tapi kalau untuk frozen
itu minus minus bisa sampai 18 bisa
sampai 20. Nah, kalau yang barang-barang
frozen frozen f terutama ya itu kan
sangat riskan dan berisiko. Kita harus
tetap menjaga suhunya tidak boleh lebih
dari 18. Makanya kalau staffingnya atau
muatnya di luar kota Surabaya kita harus
membawa genset juga. Karena selama dalam
perjalanan koton itu kan harus tetap
dicolokin ke listrik. Itu cotton river.
Oleh sebab itu, kami kan harus memahami
model bisnis dan karakter barang
masing-masing customer. Karena kita juga
sebagai advisor ya, sebagai apa yang
bisa menyarankan ke customer untuk jenis
barang ini sebaiknya penggunaan mode
transportasinya seperti apa. Kalau
kontainer itu miliknya pelayaran. Jadi
di saat kita booking space di pelayaran
A, otomatis kita akan dikasih fasilitas
dipinjamin kontainer tersebut. Nah, tapi
ada batas waktunya. Batas waktunya tuh
istilahnya namanya the murid ya. Nah,
demuris itu umumnya 7 hari. Lebih dari 7
hari akan ada biaya demuris
masing-masing pelayaran beda-beda. Nah,
itu yang sering additional cas timbulnya
di situ. Karena harusnya barang impor
ini bisa keluar dalam waktu 3 atau 4
hari karena kendala dokumen dan
lain-lain bisa molor sampai seminggu, 2
minggu atau bahkan berbulan-bulan.
Otomatis demuris kan jalan terus. Yang
bikin lama ya karena tidak lengkapnya
dokumen. Kalau pelayaran kan dia hanya
bertugas sebagai transportasi. dia hanya
mengirimkan barang dari pelabuhan A ke
pelabuhan B. Nah, untuk proses kepabaian
pengurusan di pelabuhan dan Bea Cukai
itu tugasnya importir atau eksportir.
Nah, jika mereka tidak mau mengerjakan
sendiri, mereka bisa memberi kuasa ke
kami selaku PPJK. Untuk negara tujuan
yang sering kami handle ekspor impornya
itu di Arab Saudi. Karena impornya kan
impor barang PMI. Karena kan banyak PMI
atau warga negara Indonesia yang ada di
Arab Saudi, mereka sering kirim barang
untuk keluarganya yang ada di Indonesia
tanpa harus mereka pulang tuh. Terus
juga ada yang barang-barang umrah itu
juga kita handle. Dan yang terakhir ini
barang kiriman haji itu kita handle.
Meskipun jemah hajinya belum berhaji ya,
tapi kalau sudah sampai di Arab Saudi
kan mesti belanja dulu. Nah, setelah
belanja mereka tidak usah menunggu
sampai haji selesai. Mereka bisa
mengirim barang-barangnya duluan. Jadi
dengan harapan pada saat mereka nanti
pulang barang oleh-olehnya sudah ada di
Indonesia. Nah, untuk ekspornya,
ekspornya juga macam-macam ke Arab
Saudi. Yang paling sering itu mesin
untuk pembuat bakso. Karena kan di Arab
Saudi banyak warung-warung Indonesia ya.
Nah, itu jadi kita sering ekspor untuk
mesin pembuat bakso. Selain itu juga ke
Hongkong itu banyak kiriman seperti
kerupuk. Terus selain kerupuk itu ya
barang-barang camilan-camilan yang tidak
ada di Hongkong itu biasanya ya TKI kan
jauh dari Indonesia ya. Mungkin ada
kalanya mereka rindu makanan yang dari
Indonesia. Per bulan kami pernah handle
sampai 30 kontain. Ya, sebenarnya
kasihan juga anak-anak sampai gak
pulang-pulang karena terus lanjut ya.
Heeh. Terus yang terakhir itu saya ada
impor 400 ton itu plate rroll ya, plat
besi dari China. Di sini dikirim ke
BUMN. Nah, itu kita di pelabuhan sampai
dini hari. Karena kan proses muat gak
bisa berhenti. Kapal datang kita harus
langsung muat untuk menekan jangan
sampai ada tambahan biaya. Karena kalau
barang curah itu biayanya sangat besar.
Kita selisih sehari aja bisa sampai
ratusan juta. Jadi sebelum barang datang
kita sudah harus siapkan semua armada
dan lain-lain. Begitu kapal sandar
langsung kita ambil. Itu caranya untuk
menghemat biaya. Kalau misalnya kita gak
bisa langsung ambil barangnya dari kapal
ya otomatis kan harus ditimbun dulu,
didiamkan dulu di lapangan ya. Nah itu
biayanya lumayan besar. Terkait
komoditi-komodi yang sering terjadi gak
bisa lanjut proses pengeluarannya di
pelabuhan itu komoditi, makanan,
minuman, obat-obatan ataupun kosmetik.
Karena kan banyak importir yang tidak
memahami regulasi impor untuk komoditi
tersebut. Jadi mereka tidak punya izin
edar dari BPOM. Nah, padahal itu menjadi
syarat utama untuk importir komoditi
tersebut agar supaya barangnya bisa
diproses lebih lanjut di kepabayanan.
Ada salah satu customer pemula kami, dia
mengimpor bahan bleaching untuk rambut
ya, buat salonnya yang ada di Indonesia.
Dari yang tidak mengerti apapun, kita
edukasi pelan-pelan. Ee kita sampaikan
legalitas impor yang harus diurus apa
dulu. Setelah itu yang terakhir urus
izin edar di BPOM. Nah, setelah itu kami
juga bantu meng-handle barang ini dari
supplier dia yang ada di China. Karena
kebetulan untuk komoditi ini kan
dibutuhkan laporan surveyor. Jadi kami
bantu untuk menghubungi surveyor yang
ada di Indonesia untuk bisa koordinasi
dengan surveyor yang ada di luar negeri
untuk melakukan inspek terhadap barang
tersebut. Dan alhamdulillah barang
lancar proses kepabeannya pada saat
impor dan sekarang salonnya berkembang
pesat karena mungkin dia punya suatu
ramuan bleaching yang spesial ya yang
tidak semua salon yang ada di Indonesia
yang memilikinya. Banyak aktivitas
ekspor dan impor yang terhambat di
pelabuhan itu bukan karena produknya,
tapi karena kekurangpahaman eksportir
atau importir tersebut terhadap prosedur
impor atau prosedur ekspor sehingga
pemenuhan dokumen-dokumen tidak bisa
dilakukan dengan baik. PT Lay Asrans
berperan untuk mendampingi Anda dalam
pengurusan dokumen baik ekspor maupun
impor. Kami akan memberikan advice
terbaik kami, saran terbaik kami kepada
eksportir ataupun importir supaya
kegiatan ekspor atau impor mereka
berjalan dengan lancar. Untuk informasi
lebih lanjut bisa menghubungi kami di
deskripsi di bawah ini. Orang awam akan
berpikir bahwa kenapa sih impor tuh
harus rumit dan susah gitu ya. Kenapa
harus ada izin ini dan itu? Padahal
semuanya itu tujuannya adalah satu untuk
melindungi produksi dalam negeri. Itu
tujuan pemerintah untuk menerapkan
beberapa aturan, larangan, ataupun
pembatasan di komoditi tertentu. Tujuan
yang kedua bisa jadi untuk melindungi
sumber daya alam Indonesia gitu kan.
Makanya untuk ekspor komoditi yang SDA
sumber daya alam itu dikenakan namanya
bea keluar sama ada DHE devisa hasil
ekspor itu semata untuk melindungi
ketersediaan atau keberlanjutan produksi
dalam negeri dan sumber daya alam
Indonesia. Sama selain untuk melindungi
produksi dalam negeri, produksi anak
bangsa, negara juga melindungi keamanan
warga atau rakyatnya. Makanya kalau
produk-produk atau komoditi yang terkait
dengan manusia seperti makanan, minuman,
obat-obatan dan kosmetik itu ada izin
tertentu. Di situ negara akan memastikan
bahwa benar apa yang dipakai, apa yang
dikonsumsi sama rakyat Indonesia itu
benar-benar aman, tidak membahayakan.
Persaingan saat ini tuh kan persaingan
global. Kita tidak hanya bersaing dengan
sesama perusahaan lokal di Indonesia,
tapi kita juga bersaing dengan
perusahaan yang sama di luar negeri.
Tapi jangan jadikan persaingan itu
sebagai tekanan. Jadikanlah persaingan
itu sebagai motivasi untuk kita
melakukan evolusi. Ya kan? Evolusi
bagaimana caranya kita beradaptasi,
bagaimana caranya kita ikut berperan
aktif di dalam persaingan tersebut. Bagi
eksportir ataupun importir pemula jangan
pernah takut untuk mencoba. Karena saat
ini era informasi sudah sangat terbuka
lebar. Kita bisa menemukan informasi
dari manaun dan ke siapapun. Atau
apabila ada yang kurang jelas atau ada
yang mau ditanyakan bisa menghubungi
kami di description di bawah ini. Nama
saya Asmaul Husna. Saya pemilik PT L
Asatran International Freed Forwarding
penyelenggar Pos dan PPJK. Ini naik
kelas versi saya. Temukan night clas
versi kamu.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-13 13:26:53 UTC
Categories
Manage