Modal Nekat! Sekarang Sukses Bisnis Impor Omzet 20 Miliar
mS890MBn4LA • 2025-07-12
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Harusnya waktu itu modal minimal untuk membuka perusahaan international food for wedding itu kan R50 juta. Nah, sedangkan saya hanya punya uang cash sekitar 5 sampai 7,5 juta. Nah, bisa dikatakan modal nekad karena ya enggak punya modal tapi punya mimpi besar. Alhamdulillah sampai saat ini saya gak pernah hutang bank itu. Ya memang hutang itu enak ya pada saat terima uang ya. Tapi pada saat membayarnya itu kan yang susah. E di saat posisi saya sudah lumayan strategis di perusahaan tempat saya bekerja dulu, tapi saya memutuskan untuk resign karena saya gak tega lihat adik-adik saya yang pada job enggak ada kerjaan sedangkan mereka sudah berkeluarga. Jadi berangkat dari situ saya sebagai kakak tertua merasa terpanggil untuk bertanggung jawab terhadap adik saya dan keluarganya. Oleh sebab itu, saya memutuskan resign meskipun itu sebenarnya berat buat saya karena kan termasuk pengorbanan ya buat saya di saat saya sudah menduduki posisi strategis harus saya tinggalkan. Waktu itu tahun 2005 ya sudah dua biji. Perkenalkan nama saya Asmaul Husna. Saya lahir di Pasuruan. Sekarang usia saya sudah 48 tahun menuju 49 tahun. Saya pemilik PT L Asr perusahaan Internasional Freed Forwardding Penyelenggara Pos dan PPJK yang beralamat di Jalan Perak Timur 512 blok G nomor 7. Selain sebagai entrepreneur, saya juga seorang asesor IM dan juga trainer di Madani Expor Academy, sebuah lembaga pelatihan ekspor dan impor untuk pemula. International Fadding adalah perusahaan transportasi yang menghandle atau mengurus pengiriman barang mulai dari gudang pengirim atau supplier atau shiper sampai ke gudang penerima atau pembeli. Mau lokasinya domestik di dalam negeri ataupun internasional di luar negeri. Penyedia jasa transportasi maupun ekspor ataupun impor. Awal mula berdirinya PT La Satran ini tahun 2005 itu sebenarnya saya hanya modal nekat aja ya kan harusnya waktu itu modal minimal untuk membuka suatu perusahaan international FOR widing itu kan minimal R250 juta. Nah, sedangkan saya hanya punya uang cash sekitar 5 sampai R,5 juta ya kan. Nah, bisa dikatakan modal nekad karena ya enggak punya modal tapi punya mimpi besar. Akhirnya ya sudah kita bismillah kita buka usaha dengan karena keterbatasan modal ya banyak hal-hal yang perlu kita siasati. Mensiasati bukan mencurangi ya tapi mensiasati gimana caranya kerjaan tetap bisa jalan dengan modal yang terbatas. Ya, awal sih memang orang Jawa bilang kita harus puasa dulu ya. Kita harus menurunkan keinginan pribadi ya. sempat tergoda untuk melamar pekerjaan di perusahaan lain dan alhamdulillah diterima sih. Cuman saya berpikir kalau bagi saya sendiri oke ya selesai masalah tapi bagaimana dengan keluarga saya yang sudah menggantungkan nafkahnya di perusahaan ini gitu kan. Akhirnya ya sudah pelan-pelan saya coba untuk membangun bisnis ini kembali dan akhirnya alhamdulillah sampai sekarang diputar terus. Alhamdulillah sampai saat ini saya gak pernah hutang bank itu ya. Memang hutang itu enak ya pada saat terima uang ya. Tapi pada saat membayarnya itu kan yang susah. Tantangannya sih sebenarnya enggak terlalu yang signifikan ya. Cuman kadang-kadang gender itu kan ya mau tidak mau tetap harus diakuin ya. Karena saya perempuan kadang kala juga tidak terlalu dianggap ya kan bahkan cenderung diremehkan sampai saya bisa membuktikan bahwa saya bisa pada saat awal-awal membangun usaha ee di mana modal terbatas ya bahkan untuk gaji karyawan saja harus nyicil ke anak-anak meskipun sebenarnya enggak tega sih tapi ya gimana lagi ya karena memang modal yang terbatas pekerjaan juga volumenya belum terlalu besar nah Nah, kena musibah ada salah satu rekanan kami yang menipu kami. Jadi, waktu itu ada impor tapi ada dapat persetujuan keberatan ke Bea Cukai. Akhirnya uang pajak yang kami bayarkan itu dikembalikan. Cuman karena impornya itu atas nama rekan saya ini jadinya ya uang yang pengembalian dari Be Cukai itu masuk ke rekeningnya rekan saya ini. Dan saya tidak bisa mendapatkan uang tersebut. Hampir setiap hari pagi saya datangin rumahnya ya, memohon-mohon supaya uang tersebut dikembalikan ke saya karena saya harus mengembalikan uang tersebut ke customer. Tapi ternyata rekan saya tidak bergeming. Dia tetap bersekekeeh dengan 11 alasan dia tidak mau mengembalikan uang tersebut. Akhirnya ya sempat down juga karena ya bagaimana saya mengembalikan uang sebesar itu? Bisa dibayangkan ya, modal enggak ada harus bayar uang customer Rp15 juta. Di satu sisi untuk bayar gaji karyawan aja saya belum mampu membayar secara penuh. Semua harus saya angsur ke karyawan. Tapi ya alhamdulillah Allah Maha Kaya. Allah menggerakkan hati customer saya. Dengan memberikan keringanan saya boleh mengangsur. Di situ saya merasa terharu ya. Ternyata di dunia ini masih ada orang baik yang bisa mengerti kondisi saya, yang bisa mengerti keadaan saya gitu. Itu di situ saya benar-benar bisa dibilang saya sudah enggak punya jalan keluar lagi. Saya hanya berdoa semoga Allah memberikan jalan terbaiknya dan doa-doa saya alhamdulillah terjawab. Caranya yaitu tadi membukakan pintu hatinya customer untuk bisa lebih melunak dan menerima permohonan saya untuk bisa membayarnya secara bertahap. Sebab kalau langsung membayar 125 ya saya juga bingung saya harus cari uang ke mana gitu kan. Akhirnya setiap customer itu punya kerjaan ke saya dia enggak perlu bayar. Jadi jasa yang saya tagihkan yaitu untuk dipotong sama hutang yang 125 tadi itu. Jadi ada dua benefit ya. Yang pertama customer jadi terikat ikut saya ya. Yang kedua, hutang saya jadi lunas. [Musik] Awal berdiri saya cuman bertiga, saya sendiri sama dua adik saya, ya kan. Kita handle ekspor ya. Terus setelah itu sekitar 2 apa 3 tahun kemudian kita dapat projek besar untuk distribusi benih jagung ke seluruh Indonesia gitu. Itu yang awal mula kita bisa survei sampai sekarang. lah lumayan banyak. Setelah itu ada banyak barang-barang kiriman PMI pekerja migran Indonesia itu juga lumayan banyak ya sampai customer kami itu hampir 50-an baik perusahaan PMDM, PMA ataupun een-agen yang di luar negeri itu. Tapi yang namanya regulasi itu kan dinamis ya berkembang terus. Nah, dengan dikeluarkannya regulasi khusus untuk barang kiriman PMI itu membuat pengirim PMI itu menjadi terfilter. hanya bisa dilakukan PMI yang terdaftar secara resmi. Otomatis itu kan menurunkan jumlah volume pengiriman impor dari luar negeri. Ee lumayan signifikan sih sekitar 70 sampai 80% penurunannya. Dari segi karyawan waktu yang masih hype tempo hari itu bisa sampai 30-an, tapi saat ini tinggal cuman 20 aja. Ya, itu sih kalau pada saat impornya datang barengan ya kita sempat kekurangan tenaga sampai ambil freelance ya. Tapi kalau misalnya lagi low session ya masih bisa teratasilah dengan karyawan sebanyak 20 itu. Hampir semuanya keluarga sekitar ya 80 sampai 80% keluarga. Karena memang tujuan kami, tujuan utama saya awal membuka usaha itu kan untuk menolong keluarga. Itu aja karena kan ya mungkin kita semua tahu ya mencari kerja itu kan ya enggak gampang ya apalagi dengan keterbatasan apa namanya pengetahuan pengalaman kan gitu ya. Nah kalau bukan kita sebagai keluarga yang menolong siapa lagi? Jika seseorang mau melakukan impor, hal yang pertama yang harus dilakukan adalah siapkan legalitas impornya. Karena banyak kasus impor itu barang sudah datang tidak bisa diproses kepabayanannya atau custom clearance-nya. Karena apa? Gak ada legalitas perusahaannya. Jadi hal yang pertama harus disiapkan legalitas perusahaan sebagai importir. Yang kedua, pahami regulasi impor di Indonesia supaya apa? supaya kita bisa menyiapkan ee persyaratannya dan dokumen-dokumen apa saja yang harus kita penuhin sebelum barang itu datang. Itu dua hal itu. Kalau dua hal ini semua sudah prepare dengan baik, maka insyaallah tidak akan ada pembengkakan biaya. Karena apabila dua hal ini tidak bisa terpenuhi, resikonya yang pertama barang dikembalikan ke negara asal. Itu sudah biaya, ya kan? Terus yang kedua barang disita sama negara atau kalau misalnya kita mengurus regulasi kan butuh waktu. Nah, itu berpotensi pembengkakan biaya di murid dan storage itu sebagian besar ya importir pemula yang sering kami hadapi permasalahan itu yang pertama mereka mengimpor tanpa mengetahui regulasi impor di Indonesia. Banyak kejadian beli barang online di negara lain masuk ke sini atas namanya dia. Padahal syarat utama impor umum adalah harus nama perusahaan yang berbadan hukum. G itu akhirnya apa? Barang enggak bisa keluar. Ya. Terus yang kedua ya itu tadi kurang memahami regulasi impor. Jadi kan ada komoditi tertentu yang memang harus dipenuhi sama peraturan dari kementerian terkait. Tanpa peraturan dari kementerian terkait itu lisensi itu barang enggak bisa keluar. Itu yang sering terjadi. Dan kadang kala juga ada ketidakpahaman importir terhadap inkot. Incotom itu istilah di perdagangan internasional. di situ menjelaskan apa dan siapa yang bertanggung jawab atau menjadi tanggung jawab siapa dari biaya ini. Jadi semisal kita punya inotom-nya itu FOB. Nah, FOB itu siper hanya bertanggung jawab meng-cover biaya dari gudangnya ziper sampai pelabuhan muat saja. Nah, selanjutnya menjadi tanggung jawab importir. Kadang terjadi kesalahpahaman. Kita pikirnya barang harga barang ini sudah sampai di gudang kita gitu ya. Tapi ternyata hanya sampai di pelabuhan tujuan atau pelabuhan muat saja. Nah, di situ kan ada tambahan biaya tuh. Yang kedua yang kadang tidak dipahami importir pemula ada biaya-biaya yang akan ditagihkan sama shipping line atau pelayaran dan di pelabuhan. Itu yang kadang sering miss-nya di situ. Jadi banyak biayanya dan itu harus dikalkulasi dulu kan sebelum impor biar gak salah. Karena kan melihat harga barang murah gitu kan ya. Tidak memperhitungkan B masuk dan PDRI. tidak memperhitungkan cost yang di shipping line, tidak memperhitungkan biaya storage di pelabuhan gitu. Nah, apalagi kalau kena sistem jalur merah. Jalur merah itu yang menentukan dia cukai. Jadi setiap barang impor itu setelah pembayaran kewajiban kepabayanannya berupa biaya masuk dan PDRI dibayar nanti sistem Bukai akan menentukan barang ini masuk ke jalur merah atau jalur hijau. Jadi mulai dari begitu kewajiban kepabayanannya sudah dibayar nanti sistem B cukai akan menentukan barang impor ini masuk ke jalur merah atau jalur hijau. jalur merah, jalur hijau itu kalau misalnya jalur hijau berarti Becukai sudah tidak memerlukan informasi lebih lanjut terhadap barang tersebut. Nah, kalau jarum merah biasanya dikenakan ke komoditi-komodi yang high risk yang memang diawasi sama be cukai. Contohnya seperti besi dan baja. Itu besi dan baja itu jalur merah. Nah, untuk impor besi dan baja, dokumen lartasnya yang harus kita punya adalah yang pertama persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan dan juga LS atau laporan surveyor. Tanpa dua persyaratan ini, impor tidak akan bisa diproses lebih lanjut. Kalau jalur hijau, artinya barang bisa langsung dikeluarkan dari kawasan pabean. Ee nanti dokumennya namanya SPPB, surat persetujuan pengeluaran barang yang mengeluarkan Bea cukai. Tapi kalau jalur merah itu diperlukan proses tambahan yaitu berupa pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh petugas pi dan cukai dengan didampingi petugas kami. Dilihat dicek satu-satu dihitung satu-satu ditentukan nilai pabeannya. Karena kan kami selaku PPJK. Nah PPJK itu pengusaha pengurusan jasa kepabeanan. Nah kami punya nomor registrasi dan akses ke pabeanan untuk bisa eh sending dokumen ataupun akses ke sistemnya Bea Cukai. Jadi selain international fit forwarding penyelenggara pos kita juga PPJK. Jadi kita memang membantu para importir ataupun eksportir dalam urusan kepabeanan sampai barang itu kalau ekspor berarti keluar dari kawasan pabean yang ada di Surabaya. Kalau impor berarti sampai keluar dari kawasan pabean juga. Jadi kalau misalnya customer mau makai jasa kami, kami hanya minta NIB dan NPWP itu dua ya. Nah, apabila dari jenis komoditynya dibutuhkan persyaratan lain, kami selalu sampaikan di awal supaya bisa dipersiapkan sebelum barang itu tiba di Indonesia. Namanya impor kan memang harus selektif ya, jadi ya lumayan. Kalau untuk barang-barang PMI itu semua 100% jalur merah karena barang kiriman pribadi. Nah, itu official assessment. Becuk harus menentukan nilai barang tersebut untuk menetapkan ini dikenakan pajak impor atau tidak. sampai saat ini ya. Alhamdulillah saya sudah punya dua unit ruko lantai 3 di Surabaya sama di luar Surabaya. Terus ada satu workshop yang untuk maintenance travo dan kubikel. Terus beberapa kendaraan pribadi dan kendaraan operasional. Setelah itu juga ada beberapa bidang tanah ya. Saya anggap semua ini anugerah. apa yang belum pernah saya bimbingkan sebelumnya gitu. Yang penting untuk anak-anak juga alhamdulillah apa yang mereka inginkan saya masih sudah bisa memenuhi. Untuk keluarga juga orang tua juga sudah bisa saya bawa ke mana-mana sudah naik haji, sudah umrah, terus kalau mau pergi-pergi itu kepengin perginya ke mana, ya saya bisa antar gitu. Dan yang terpenting saya bisa traveling ke mana-mana ya. Ke doknya sih ngurusi bisnis dan usaha ya. Heeh. Tapi sebenarnya itu juga healing juga ya. Karena dengan saya berhubungan dan berkomunikasi dengan pihak-pihak een yang di luar negeri, ada kalanya kita harus bertemu untuk menjaga komunikasi lebih int. Yang pernah saya datangi itu Shanghai, China ya, terus Hongkong sama Arab Saudi sama ASEAN ya. Kalau ASEAN kan dekat. Heeh. Dan banyak teman-teman juga een-agen yang di ASEAN. Kalau bagi saya sih sederhana ya, Mas ya. Saya selalu bilang ke anak-anak muda ya, jangan pernah takut untuk bermimpi dan mencoba. Karena apa yang kita dapatkan hari ini itu adalah hasil dari mimpi kita di masa lalu. Ya kan? Terus jangan jadikan tantangan itu sebagai suatu rintangan, tapi jadikan tantangan itu sebagai motivasi untuk evolusi. Ya, jadi harapan saya sih PT Lasatran ini sebagai perusahaan lokal yang bisa berperan aktif di dunia international Fit Forward wadding dan kita juga bisa membantu perusahaan-perusahaan lokal baik yang UMKM ataupun yang dari daerah terpencil untuk bisa melakukan kegiatan ekspornya. Nah, itu harapan kami. Kunci dari PT Lasatren itu yang pertama jujur. Jujur terus berkomitmen dan bertanggung jawab. Itu ya apapun semisal kita berhitung ini pekerjaan tidak ada profitnya tapi tanggung jawab tetap nomor satu demi tidak mengecewakan customer itu ya. Itu komitmen kami. Terus kita juga harus memahami bisnis model masing-masing customer. Karena kan masing-masing customer keinginannya berbeda-beda ya kan. barangnya, jenisnya juga berbeda-beda. Jadi, kita harus memahami bisnis modelnya supaya bisa memberikan advice terbaik kepada customer tersebut. Harapan kami untuk teman-teman importir ke depan supaya kegiatan impornya itu lancar ya. Yang pertama yaitu tadi importir harus memahami regulasi impor yang ada di Indonesia dan itu sekarang mudah diakses hanya dengan membuka website-nya INSW. kita semua sudah tahu ya kan barangnya jenisnya apa, nomor HS COD-nya itu berapa. Nah, di situ akan tertera dengan jelas apa-apa saja persyaratan yang harus dipenuhi termasuk legalitas impornya tersebut. Karena kadang legalitas impor itu juga terkait dengan komoditi. Itu yang pertama. Terus yang kedua, kualitas barang ee benar-benar harus diperhatikan gitu. Karena sebagian barang dari China itu berdasarkan harga yang kita bayar ke supplier untuk kualitasnya. Jadi jangan berpatokan semisal kita impor pertama harganya 100 gitu ya. Nah kualitas kan bagus ya. Terus karena kita ada repeat order kecenderungan orang kita kan nawar ya kan. kita minta turun ya diturunin sama Cina berapa kita maunya misalkan 90 dikasih harga 90 tapi penurunan itu disertai dengan penurunan kualitas juga itu tanpa konfirmasi nah itu yang benar-benar harus dipahami sama importir. Jadi harus detail. Makanya bisnis letter communication dengan buyer, antara buyer dengan supplier itu harus inten dan importir harus memahami prosedur impor. Itu yang penting. Pernah waktu itu barang dari agen travel umrah ya kan karena tiket jemah umrohnya itu non bagasi otomatis barang-barangnya tidak bisa terbawa dan semua tertinggal di Malaysia ya kan. Terus sama pihak travel agent yang di Malaysia dikirim ke Surabaya dengan importir atas nama travel agent tersebut. Nah, itu barang tidak bisa diproses karena yang bisa memproses barang kiriman seperti itu hanya perusahaan yang memiliki izin penyelenggara pos seperti kami PT L Satran. Solusinya waktu itu akhirnya kami rubah nama penerimanya menjadi PT la Satran. Selanjutnya kami mulai proses ke PC pecukai mulai dari sending flat file inw manifest pecah pos sampai proses pengeluaran barang di Juanda. Sebab kalau tetap pakai atas nama travel agen umrah barang tidak bisa keluar. Itu yang pertama. Terus yang kedua ada kejadian barang pindahan WNA. Nah, di sininya di Indonesia memakai freed forwardding yang tidak punya izin sebagai pengangkut. Jadi kendalanya forwarding tersebut kan tidak bisa sending invite manifest ke Be Cukai. Akhirnya barang tidak bisa diproses lebih lanjut. Bisa diprosesnya harus diredress atau dirubah menjadi PT Lai Asat Trans. Karena kami selaku penyelenggara pos kami juga punya izin sebagai pengangkut yang bisa sending inw ataupun outw manifest ke Bea Cukai. [Musik] Salah satu customer kami itu adalah perusahaan produsen Beni Jagung. Dia PMA, perusahaan milik asing. Dia di sini produksi benih jagung di mana hasilnya itu diekspor ke Vietnam. Nah, sekali ekspor bisa diampai di 10 kontainer karena itu benih jagung di mana suhunya harus terjaga. Makanya untuk ekspor ini menggunakan kontainer dengan tipe 20 fet river. Kontainer river itu kontainer yang ada pendinginnya. Jadi kita bisa setting mau suhu berapa. Biasanya kalau sayur-sayuran itu plus ya kan plus sampai 10 ya. Tapi kalau untuk frozen itu minus minus bisa sampai 18 bisa sampai 20. Nah, kalau yang barang-barang frozen frozen f terutama ya itu kan sangat riskan dan berisiko. Kita harus tetap menjaga suhunya tidak boleh lebih dari 18. Makanya kalau staffingnya atau muatnya di luar kota Surabaya kita harus membawa genset juga. Karena selama dalam perjalanan koton itu kan harus tetap dicolokin ke listrik. Itu cotton river. Oleh sebab itu, kami kan harus memahami model bisnis dan karakter barang masing-masing customer. Karena kita juga sebagai advisor ya, sebagai apa yang bisa menyarankan ke customer untuk jenis barang ini sebaiknya penggunaan mode transportasinya seperti apa. Kalau kontainer itu miliknya pelayaran. Jadi di saat kita booking space di pelayaran A, otomatis kita akan dikasih fasilitas dipinjamin kontainer tersebut. Nah, tapi ada batas waktunya. Batas waktunya tuh istilahnya namanya the murid ya. Nah, demuris itu umumnya 7 hari. Lebih dari 7 hari akan ada biaya demuris masing-masing pelayaran beda-beda. Nah, itu yang sering additional cas timbulnya di situ. Karena harusnya barang impor ini bisa keluar dalam waktu 3 atau 4 hari karena kendala dokumen dan lain-lain bisa molor sampai seminggu, 2 minggu atau bahkan berbulan-bulan. Otomatis demuris kan jalan terus. Yang bikin lama ya karena tidak lengkapnya dokumen. Kalau pelayaran kan dia hanya bertugas sebagai transportasi. dia hanya mengirimkan barang dari pelabuhan A ke pelabuhan B. Nah, untuk proses kepabaian pengurusan di pelabuhan dan Bea Cukai itu tugasnya importir atau eksportir. Nah, jika mereka tidak mau mengerjakan sendiri, mereka bisa memberi kuasa ke kami selaku PPJK. Untuk negara tujuan yang sering kami handle ekspor impornya itu di Arab Saudi. Karena impornya kan impor barang PMI. Karena kan banyak PMI atau warga negara Indonesia yang ada di Arab Saudi, mereka sering kirim barang untuk keluarganya yang ada di Indonesia tanpa harus mereka pulang tuh. Terus juga ada yang barang-barang umrah itu juga kita handle. Dan yang terakhir ini barang kiriman haji itu kita handle. Meskipun jemah hajinya belum berhaji ya, tapi kalau sudah sampai di Arab Saudi kan mesti belanja dulu. Nah, setelah belanja mereka tidak usah menunggu sampai haji selesai. Mereka bisa mengirim barang-barangnya duluan. Jadi dengan harapan pada saat mereka nanti pulang barang oleh-olehnya sudah ada di Indonesia. Nah, untuk ekspornya, ekspornya juga macam-macam ke Arab Saudi. Yang paling sering itu mesin untuk pembuat bakso. Karena kan di Arab Saudi banyak warung-warung Indonesia ya. Nah, itu jadi kita sering ekspor untuk mesin pembuat bakso. Selain itu juga ke Hongkong itu banyak kiriman seperti kerupuk. Terus selain kerupuk itu ya barang-barang camilan-camilan yang tidak ada di Hongkong itu biasanya ya TKI kan jauh dari Indonesia ya. Mungkin ada kalanya mereka rindu makanan yang dari Indonesia. Per bulan kami pernah handle sampai 30 kontain. Ya, sebenarnya kasihan juga anak-anak sampai gak pulang-pulang karena terus lanjut ya. Heeh. Terus yang terakhir itu saya ada impor 400 ton itu plate rroll ya, plat besi dari China. Di sini dikirim ke BUMN. Nah, itu kita di pelabuhan sampai dini hari. Karena kan proses muat gak bisa berhenti. Kapal datang kita harus langsung muat untuk menekan jangan sampai ada tambahan biaya. Karena kalau barang curah itu biayanya sangat besar. Kita selisih sehari aja bisa sampai ratusan juta. Jadi sebelum barang datang kita sudah harus siapkan semua armada dan lain-lain. Begitu kapal sandar langsung kita ambil. Itu caranya untuk menghemat biaya. Kalau misalnya kita gak bisa langsung ambil barangnya dari kapal ya otomatis kan harus ditimbun dulu, didiamkan dulu di lapangan ya. Nah itu biayanya lumayan besar. Terkait komoditi-komodi yang sering terjadi gak bisa lanjut proses pengeluarannya di pelabuhan itu komoditi, makanan, minuman, obat-obatan ataupun kosmetik. Karena kan banyak importir yang tidak memahami regulasi impor untuk komoditi tersebut. Jadi mereka tidak punya izin edar dari BPOM. Nah, padahal itu menjadi syarat utama untuk importir komoditi tersebut agar supaya barangnya bisa diproses lebih lanjut di kepabayanan. Ada salah satu customer pemula kami, dia mengimpor bahan bleaching untuk rambut ya, buat salonnya yang ada di Indonesia. Dari yang tidak mengerti apapun, kita edukasi pelan-pelan. Ee kita sampaikan legalitas impor yang harus diurus apa dulu. Setelah itu yang terakhir urus izin edar di BPOM. Nah, setelah itu kami juga bantu meng-handle barang ini dari supplier dia yang ada di China. Karena kebetulan untuk komoditi ini kan dibutuhkan laporan surveyor. Jadi kami bantu untuk menghubungi surveyor yang ada di Indonesia untuk bisa koordinasi dengan surveyor yang ada di luar negeri untuk melakukan inspek terhadap barang tersebut. Dan alhamdulillah barang lancar proses kepabeannya pada saat impor dan sekarang salonnya berkembang pesat karena mungkin dia punya suatu ramuan bleaching yang spesial ya yang tidak semua salon yang ada di Indonesia yang memilikinya. Banyak aktivitas ekspor dan impor yang terhambat di pelabuhan itu bukan karena produknya, tapi karena kekurangpahaman eksportir atau importir tersebut terhadap prosedur impor atau prosedur ekspor sehingga pemenuhan dokumen-dokumen tidak bisa dilakukan dengan baik. PT Lay Asrans berperan untuk mendampingi Anda dalam pengurusan dokumen baik ekspor maupun impor. Kami akan memberikan advice terbaik kami, saran terbaik kami kepada eksportir ataupun importir supaya kegiatan ekspor atau impor mereka berjalan dengan lancar. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di deskripsi di bawah ini. Orang awam akan berpikir bahwa kenapa sih impor tuh harus rumit dan susah gitu ya. Kenapa harus ada izin ini dan itu? Padahal semuanya itu tujuannya adalah satu untuk melindungi produksi dalam negeri. Itu tujuan pemerintah untuk menerapkan beberapa aturan, larangan, ataupun pembatasan di komoditi tertentu. Tujuan yang kedua bisa jadi untuk melindungi sumber daya alam Indonesia gitu kan. Makanya untuk ekspor komoditi yang SDA sumber daya alam itu dikenakan namanya bea keluar sama ada DHE devisa hasil ekspor itu semata untuk melindungi ketersediaan atau keberlanjutan produksi dalam negeri dan sumber daya alam Indonesia. Sama selain untuk melindungi produksi dalam negeri, produksi anak bangsa, negara juga melindungi keamanan warga atau rakyatnya. Makanya kalau produk-produk atau komoditi yang terkait dengan manusia seperti makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetik itu ada izin tertentu. Di situ negara akan memastikan bahwa benar apa yang dipakai, apa yang dikonsumsi sama rakyat Indonesia itu benar-benar aman, tidak membahayakan. Persaingan saat ini tuh kan persaingan global. Kita tidak hanya bersaing dengan sesama perusahaan lokal di Indonesia, tapi kita juga bersaing dengan perusahaan yang sama di luar negeri. Tapi jangan jadikan persaingan itu sebagai tekanan. Jadikanlah persaingan itu sebagai motivasi untuk kita melakukan evolusi. Ya kan? Evolusi bagaimana caranya kita beradaptasi, bagaimana caranya kita ikut berperan aktif di dalam persaingan tersebut. Bagi eksportir ataupun importir pemula jangan pernah takut untuk mencoba. Karena saat ini era informasi sudah sangat terbuka lebar. Kita bisa menemukan informasi dari manaun dan ke siapapun. Atau apabila ada yang kurang jelas atau ada yang mau ditanyakan bisa menghubungi kami di description di bawah ini. Nama saya Asmaul Husna. Saya pemilik PT L Asatran International Freed Forwarding penyelenggar Pos dan PPJK. Ini naik kelas versi saya. Temukan night clas versi kamu. [Musik]
Resume
Categories