Tata Cara Sholat Sambil Memegang Mushaf - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
WvEK6L3E4A0 •
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Hai assalamualaikum warahmatullah
al-ikhlas subhana wa taala kali ini
Ramadan special bermunculan Imam baru
yang sebagian dari app diantara mereka
mungkin tidak pernah menjadi imam
taraweh seumur hidup namun pada
kesempatan kali ini mereka harus menjadi
imam demi untuk menegakkan ibadah di
rumah-rumah mereka karena kondisi Pendem
yang ada maka menjadi masalah sebagian
dari mereka tidak memiliki hafalan
Qur'an atau hafalan Qurannya sedikit
tidak banyak kemudian juga banyak
diantara mereka yang ingin bisa
menghatamkan Quran dalam shalat tarawih
sementara hafalan Qur'an yang terbatas
apa solusi yang diberikan maka
diantaranya syariat membolehkan
seseorang salat sambil membaca dari
Mushaf dan ini dipraktekkan oleh Aisyah
radhiallahu ta'ala anha di malam bulan
Ramadhan Beliau anha pernah menyuruh
budaknya untuk menjadi imam sambil
membaca dari eh al-mushaf Dan inilah
praktek dari para Salaf RAZR
orang Imam dari kalangan tabiin juga
mengatakan Ki Aruna yaqra'u na mi mushaf
itu banyak orang-orang Saleh juga mereka
shalat sambil baca al-mushaf supaya bisa
membaca dengan sebanyak-banyaknya dalam
shalat malam atau shalat tarawih di
antara cara yang bisa kita gunakan
tembakau musabalah meletakkan mushaf
setempat di depan kita Nah kita
menghadap kiblat sementara musafir depan
kita sehingga kita baca seperti biasa
setelah itu nanti kalau kita merokok ya
terpakai mungkin kita agak ke kiri
sedikit kemudian kita Baru ruko
allahuakbar ya setelah itu kemudian kita
sujud ketika kita balik Kediri kita
geser lagi sedikit untuk kemudian
membaca dari mushaf depan kita hendak
Mengapa kita kemudian misalnya membuka
mushaf ini gerakan yang tidak mengapa ya
karena gerakan yang diperlukan ya demi
kemaslahatan salat karena kita ditutup
bisa shalat malam dengan lebih panjang
dan lebih lama ya Ini adalah cara
pertama terkait kita ingin shalat
buka mushaf-mushaf didepan kita
Hai Adapun cara kedua caranya kita
dengan memegang mushaf memegang mushaf
kemudian bisa kita pegang ya seperti
begini mungkin sambil kita bersedekap
bisa ledak Mengapa kita pegang begini
Insyaallah tidak jadi masalah tapi kita
bisa bukan bersedekap dan ketika kita
ingin butuhkan untuk membuka di kita
tinggal tinggal buka mushaf tersebut
tidak jadi masa ini gerakan yang diuji
ditoleransi dalam ibadah salat nah
ketika kita ingin ruko atau ingin sujud
maka kita bisa meletakkan di meja
seperti ini baru kita ruko kemudian
eruku kemungkinan sujud kalau kita ingin
shalat ingin baca lagi kita ambil lagi
kemudian kita pegang lagi ini juga cara
yang yang mudah dan ini tidak mengabari
wasallam pernah shalat bahwa hamil UU
Mama Beliau pernah shalat sambil
menggendong cucunya umamah bintu Abil as
yaitu putrinya Zainab cucu Nabi
Shallallahu Alaihi Wasallam ketika Nabi
SAW Faidah sajadah ya pulaha kalau Rasul
sulit maka Rasul meletakkan umamah
klorosom berdiri
Hai hamil harus wasallam memegang Umah
mah ini cara kedua yang bisa kita
lakukan Adapun cara ketiga yang mungkin
Mudah juga adalah dengan menggunakan HP
dengan menggunakan HP ya kita memegang
sholat sambil kita memegang mushaf ya
bisa kita begini oke-oke saja atau kita
begini Coba ada masalah kita sambil
begini kita memegang mushaf nah ketika
kita ingin rokok maka tinggal kita
masukkan di kantong baru kemudian kita
eh rukuk dan salat seperti biasa nanti
kalau kita ingin lanjutkan tinggal kita
pegang kembali kemudian kita baca mustaf
Terserah mau setengah Juz 1 Juz sepuas
kita dan ini gerakan yang dengan juga
dengan memegang mushaf yang perlu saya
ingatkan Adapun makmum makmum maka tidak
perlu makmum memegang apa
Hai jadi sebagian makmum tatkala mereka
salat mereka sambil mengikuti bacaan
Imam dengan memegang mushaf dan ini
adalah cara yang keliru karena makmum
tidak perlu untuk memegang mushaf yang
pulau adalah imap dengan demikian para
ulama melarang para makmum untuk
memegang mushaf karena adalah gerakan
yang tidak diperlukan dan asal hukum
dalam gerakan dalam setelah makruh
karena gerakannya tidak diperlukan maka
mereka tidak disyariatkan untuk megang
al-quran semoga para ikhwan yang jadi
imam-imam baru di tahun ini semoga bisa
menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya
dan bisa meminum keluarga dalam
melaksanakan mengisi hari-hari mereka
waktu-waktu mereka di malam-malam
ramaton taqoballah Minna Wa minkum
Semoga ibadah kita diterima oleh Allah
subhanahu wa ta'ala Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-16 10:54:33 UTC
Categories
Manage