Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi ala insaniukahu alfihi asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahu wa asadu anna muhammadan abduhuasul ridwih allahumma sholli alaihi waa alihi wa ashabihi wa ikhwan. Hadirin dan hadirat yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala. Di antara hal yang diimani oleh ahlusunah wal jamaah adalah beriman tentang adanya alam barzakh. Kata Allah, "Wami warihim barzakhun ila yaumiun." Dan setelah itu ada kehidupan barzakh sampai hari kiamat. yaitu alam perantara antara alam dunia dengan alam kebangkitan yang dikenal dengan alam barzakh atau disebut juga dengan alam kubur ya. Dan dia adalah alam tersendiri yang berbeda dengan alam yang sedang kita jalani sekarang ini. Ya, ini adalah alam yang gaib. Di dalam alam tersebut terjadi banyak kejadian-kejadian. Di antaranya yang paling menakutkan adalah seorang bisa disiksa dalam alam tersebut, alam kubur tersebut, alam barzakh. Dan Nabi sallallahu alaihi wasallam pernah menjelaskan dalam satu hadis, laula alla tadafanu ladautullah azza waalla an yusmiakum min adabil qabar. Kalau bukan karena kalian bakalan tidak saling menguburkan, tentu akan aku berdoa kepada Allah agar kalian mendengar sebagian dari azab kubur. Itu Rasul Sallahu Alaihi Wasallam sebenarnya ingin kita dengar tentang azab kubur. Karena kalau seorang tahu tentang azab tersebut tentunya dia akan bertakwa kepada Allah Subhanahu wa taala. Namun kalau kita mendengar azab kubur maka tidak seorang pun akan menguburkan saudaranya. Takut diazab. takut diazab. Hadis ini ada kisahnya. Kenapa Rasulullah mengenalkan demikian? Bainaman Nabi sallallahu alaihi wasallam ya dari Zaid bin Tsabit hadis riwayat Muslim ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam fi haitin libani najjar ala baglatin lahu wahnu maahu. Nabi sedang naik Bigol. Begol itu adalah persilangan antara kuda dengan himar ya. Sehingga tidak lebih tinggi daripada kuda, tapi lebih tinggi dari himar. Di antara Rasulullah naik begadunnya dan kami bersama Nabi sallallahu alaihi wasallam hadat bihiat tulqihi. Tiba-tiba begol tersebut melengos atau membalik arah ya hampir dengan ketakutan hampir menjatuhkan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Waidza akburun sitah. Tiba-tiba ada enam kuburan khamsah atau lima kuburan arbaatun atau empat kuburan. Kita lihat ya. Faqala Rasulullah bertanya sallallahu alaihi wasallam asil akbur? Siapa yang tahu penghuni kuburan-kuburan ini? Faqala rajulun ana ada yang mengatakan saya Rasulullah. Qata mata haula mereka meninggalnya kapan? Q is mereka meninggal di zaman jahiliyah dalam kondisi apa? Syirik. Jadi isyrak maksudnya di zaman jahiliyah dalam kondi musyrik. Maksudnya sudah lama, sudah lama mereka meninggal dunia dalam jahiliah itu sebelum Nabi diangkat menjadi seorang nabi. Ya itu sudah puluhan tahun lalu atau ratusan tahun lalu. Sudah lama. ini kuburan lama ya zaman jahiliyah ya Rasulullah sahu alaii wasallam aja ee baru ke Madinah pada setelah berusia 53 tahun setelah 13 tahun di Makkah ya artinya orang ini dikubur di zaman jahiliyah itu sebelum Nabi diangkat menjadi seorang nabi itu puluhan tahun atau bisa jadi lebih daripada itu. Kemudian rasul sahu alaihi wasallam bersabda, "Inna hadil ummah tubtala fi quburiha." Sesungguhnya umat ini akan diuji di kuburan kuburan mereka. Itu akan ditanya oleh malaikat munkar dan nakir. Falaula alla tadafanu. Kalau bukan aku khawatir kalian tidak saling menguburkan satu dengan yang lainnya. Itu kalau ada yang meninggal tidak mau dikubur. Kenapa takut mendengar suara yang dahsyat tersebut? Ya laullahausmiakum minabil asma minhu. Maka saya akan berdoa kepada Allah agar Allah membuat kalian mendengar sebagian azab kubur yang aku juga mendengarnya. Yang aku mendengar sebagian azab tersebut. Kemudian beliau balik menghadap kami dengan wajahnya. Beliau berkata, "Tau billahi minabil." Rasulullah serius. Rasulullah balik menghadap para sahabat yang bersama Nabi. Rasulullah berkata, "Berlindunglah kalian kepada Allah dari azab kubur." Maka kami langsung mengatakan, "Nazubillahi minzabil qabr." Para saatu qalu mereka berkata, "Aku kami berlindung kepada Allah dari azab kubur." Rasul sahu alaih wasallam ulangi lagi. Taadzu billahi minal fitan. hendaknya kalian eh Rasulullah ulangi lagi taawadu billahi taawadzu billahi pertama Rasulah mengatakan tawadu billahi min adabinar eh hendaknya kalian berlindung kepada Allah dari azab neraka kami berkata naubillahi min adabinar ya Allah kami berlindung kepada engkau dari azab neraka waqalu ulangi lagi tau billahi minabil berlindunglah kalian daripada azab kubur sahabat berkat nazubillah minabil Kami lindung kepada Allah dari azab kubur. Kemudian Rasulullah berkata lagi, tawadu billahi minal fitan. Hendaknya kalian berlindung kepada Allah dari fitnah mahar min batan yang nampak. Yang nampak maupun yang tersembunyi. Quat berkata, "Nazubillahi minal fitan minat." Kami berlindung kepada Allah dari fitnah yang nampakmu yang tersembunyi. Rasulullah berkata lagi, taubillahi min fitnati dajal. Berlindunglah kepada Allah dari fitnah dajal. Q naubillahi min fitnati dajal. Kami berlindung kepada fitnah dajal. Hadis ini menjelaskan bahwasanya mereka senantiasa diazab padahal mereka sudah mati sejak zaman jahi jahiliah. Sementara Nabi sudah di Madinah, sudah berhijrah ya sudah puluhan tahun atau mungkin lebih suara azab mereka masih terdengar dan didengar oleh begol tersebut. Makanya begol tadi berpaling menjauh dari lokasi kuburan tadi. Datang dalam satu hadis ketika seorang ditanya oleh malaikat munkar dan nakir ya tentang waman nabiyuk. Siapa nabi nabimu atau siapa orang yang diutus kepada kalian kemudian dia berkata laitu aku tidak tahu. La adri aku tidak tahu. Yaitu yaqulun faulu bihi. Aku mendengar orang-orang mengatakan sesuatu, aku ikut-ikutan. Ketika tidak bisa jawab, kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Tumma yudu bimraqtin min hadidin dbatan bainaaihi." Maka kemudian dia pun dihantam oleh malaikat dengan palu dari besi dengan satu hantaman baina uzun di antara dua telinganya itu mungkin di tengah sini atau di belakang ya. yasmaaliiqala. Maka dia pun teriak dengan teriakan yang didengar oleh orang-orang yang di sekitarnya, oleh semua yang di sekitarnya, kecuali manusia dan jin tidak bisa mendengar. Jadi semua yang ada di sekitar kebunan tersebut kalau dihantam maka akan mendengar teriakan orang ini saking sakitnya. Tapi yang bisa dengar selain jin dan manu manusia. Dan di antara mukjizat atau di antara keistimewaan Nabi, maka Nabi dibuat oleh Allah bisa mendengar azab kubur. Makanya tadi begol tadi kemudian menjauh dari kuburan tadi karena dia mendengar suara yang orang sedang disiksa padahal itu sudah lama di dikubur. Ini hal gaib ya. Hal yang yang gaib. Makanya dalam hadis Ibnu Abbas juga ketika Rasulullah alaihi wasallam sedang melewati dua kuburan, Rasulullah berkata, "Innahuma yuadzabani." Sesungguhnya dua orang ini sedang diazab. Itu Rasulullah dengar. Rasulullah sedang berkata Nabi, kata Nabi, "Mereka berdua sedang di diazab." K ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala ya kita tahu kehidupan barzakh sangat lama ya, yaitu barzakh ila yaumi yubatun. Kata Allah sampai dibangkitkan manusia. Dan bisa jadi kehidupan barzakh puluhan tahun, bisa jadi ratusan tahun, bisa jadi ribuan tahun, bisa jadi entah berapa lama baru manusia akan di hari kiamat tiba hari kiamat kemudian dibangkitkan. Oleh karenanya kehidupan kita ini cuma sebentar dibandingkan dengan alam-alam berikutnya ya. Kita hidup ya paling 60 70 tahun setelah itu lebih dari itu sedikit tidak banyak ya. Ya, baru setelah itu kita masuk dalam namanya alam alam barzakh. Nah, apa sih yang bisa kita lakukan agar seorang terhindar dari azab kubur? Ya, terhind dari azab kubur tentunya secara umum. Sebab azab kubur adalah maksiat secara umum. Demikian ya. Maka semakin seorang banyak melakukan maksiat ya terkait dengan hatinya, terkait dengan matanya, terkait dengan telinganya, terkait dengan kemaluannya ya segala jenis maksiat kalau dia lakukan semakin banyak maka dia semakin terancam dengan azab azab kubur. Dan semakin seorang banyak melakukan amal saleh, maka dia akan semakin selamat dari azab azab kubur. Tib apa yang dilakukan seorang agar selamat dari azab kubur? Ada beberapa amalan yang diharapkan bisa menyelamatkan seorang dari azab kubur yang sangat mengerikan. Ya, yang pertama adalah mentauhidkan Allah Subhanahu wa taala dengan tauhid yang benar. Berusaha hanya bergantung kepada Allah. Berusaha cari muka hanya kepada Allah subhanahu wa taala. Berusaha tidak mengharap pujian dan sanjungan dan pengakuan manusia sebisa mungkin. tidak bergantung hati kepada makhluk sebisa mungkin ya sebisa mungkin tidak mengharap pujian mereka semaksimal mungkin. Kenapa? Karena Allah berfirman ya dalam Al-Qur'an, yutsabbitullahuladzina amanu bilqul tsabiti fil hayatid dunya wa fil akhirah. Sesungguhnya Allah mengkokohkan orang-orang yang beriman dengan alqul tsabit dengan perkataan yang kokoh fil hayatid dunia ketika di dunia wafil akhirah dan juga di akhirat. Dan tsabit maksudnya kalimat tauhid yaitu syahada lailaha illallah ashadu muhammadar rasulullah. Siapa yang beriman maka pada hari di dunia dia akan mudah mengucapkan kalimat tersebut. Dan di antara tafsiran ayat ini kalau di akhirat di antaranya adalah di di barzakh ketika ditanya oleh malaikat munkar dan nakir maka dia bisa menjawab. Yusabbitullah. Allah kokohkan dia sehingga dia bisa menjawab tiga pertanyaan tersebut. Marabbuk w dinuk waman nabiyuk. Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? dan siapa nabimu? Ya. Dan tentu sering saya sampaikan bahwasanya jawaban atas pertanyaan ini bukan masalah hafalan ya, tetapi masalah keimanan. Siapa yang imannya semakin bagus, tauhidnya semakin kuat, maka dia mudah menjawab. Karena datang dalam riwayat orang munafik ditanya dengan pertanyaan tersebut dan mereka tidak bisa jawab. Mereka mengatakan, "Haha la adri saya tidak tahu. Saya tidak tahu." Padahal orang munafik kenal betul Nabi sallallahu alaihi wasallam. Bahkan mereka hidup di Kota Madinah bertetangga dengan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Mereka salat bareng dengan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Mereka juga terkadang berinfak. Terkadang mereka ikut serta dalam jihad. Tentu mereka tahu betul siapa Nabi, siapa Allah, dan agama Islam. Tapi ketika ditanya di alam barzakh, mereka dibuat lupa, dibuat tidak ingat. Kenapa? Karena mereka tidak beriman. Jadi masalahnya bukan masalah hafalan ya, tapi siapa yang beriman akan bisa jawab, siapa yang tidak bisa beriman karena saking takutnya dia lupa sehingga dia tidak bisa tidak bisa jawab. Maka seorang berusaha bertauhid, menjaga kalimat tauhid dengan harapan ketika ditanya oleh malaikat munkar dan nakir, dia akan ditolong oleh Allah, dikokohkan sehingga dia bisa menjawab pertanyaan malaikat munkar dan nakir. Yang kedua ya, beramal saleh khususnya adalah salat ee puasa ya dan juga zakat, salat, zakat, puasa, dan amal saleh secara umum ya. Datang dalam amal khusus seperti salat. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Asatu nurun." Salat adalah cahaya. Cahaya di dunia, cahaya di alam barzakh, dan cahaya di akhirat. Di antara tafsiran para ulama, salat adalah cahaya di antara cahayanya di alam kubur. Siapa yang sering salat, maka akan diberi cahaya baginya di alam kubur. Dan kalau diberi cahaya berarti dia selamat dari azab azab kubur. Kemudian juga puasa datang dalam riwayat yang khusus ya. Rasul sallahu alaihi wasallam bersabda, asumu junnatun min adzabillah kajunnati ahadikum minalqital. Ya, bahwasanya puasa adalah pelindung dari azab Allah. Dan di antara azab adalah azab apa? kubur. Puasa adalah pelindung dari azab Allah. Kajunnati ahadikum minal. seperti seorang menggunakan perisai ketika dalam peperangan sehingga dia bisa terhindar dari ee azab. di antaranya adalah azab kubur. Ya. Tib saya bacakan satu hadis yang dihasankan oleh para ulama tentang amal saleh. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Inal mayita id fi qobrihi innahu yasma khqihim hina yualluna anhu." Sesungguhnya mayat ketika diletakkan dalam kuburan maka dia mendengar suara derap langkah kaki atau suara sendal khuf ya sepatu dari orang-orang yang meninggalkannya ya hina yallun dia dengar orang-orang pergi meninggalkan meninggalkan dia. Fainana mukminanatu kalau dia beriman maka salat menghampirinya di kepalanya. Ya. Dan ini datang dalam riwayat Imam Ahmad. Saya bacakan riwayat yang lain. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, dakalal insanu qobrahu fainana mukminan aha bihi amaluhu. Jika seorang manusia dimasukkan dalam kuburannya, jika dia beriman, maka amalan dia akan meliputinya. Asalat wasam, salat dan puasa akan meliputinya. Ini dua amalan sangat penting yang menghalangi seorang dari azab kubur. Secara umum amal salehnya seluruhnya meliputinya. khususnya salat dan puasa. Kemudian fayihil malaku minah shati fatarudduhu. Malaikat datang dari arah salat ingin menghantam orang ini, maka salat menolaknya. Wamin nahwiam farudduhu. Maka malaikat ingin menghantamnya dari arah di mana ada puasa, maka puasa menolak. Ini dalam hadis riwayat al Imam Ahmad. Diriwayat ditafsirkan dalam hadis yang lain saya kita baca sekarang. Kalau dia beriman maka salat menjaga di bagian kepalanya dan puasa sebelah kanannya dan zakat sebelah kirinya. Adapun perbuatan kebajikan seperti sedekah, menyambung silaturahmi dan berbuat baik kepada manusia indijil berada di kakinya. Jadi diputi dari segala arahi qibalii maka malaikat datang ingin mengazabnya dari arah kepalanyaquat. Maka salat berkata maibalihi maqibali madkhal. Tidak ada arah dari sisi gak bisa. Kau gak bisa masuk penyiksanya dari arah karena salat jaga dia. Yang selama ini dia jaga salat ya maka di alam barzah salat akan menjaganya. Yang selama ini dia jaga salat maka di alam barzah salat akan menjaganya. Maka malaikat datang dari arah bawah dari arah kakinya. fulirat minqah wasilah wal maruf wal ihsan. Maka berkatalah amal saleh yaitu perbuatan-perbuatan baik seperti sedekah, menyambung silaturahmi, almauf wal ihsan, berbuat baik kepada orang lain, membantu orang lain. Mereka berkumpul dan mereka berkata, "Maqibali madkhal, kau tidak bisa masuk lewat sini." Ya, demikian juga ya puasa tentu menghalangi juga ketika ingin dihukum, disiksa. Akhirnya fayu lahu ijlis ya. Maka akhirnya dikatakan silakan duduk ya. Silakan duduk. Akhirnya ditanya arituka arituka aritakaum bihi alaihi. Kemudian ditanya, "Bagaimana menurut engkau tentang lelaki ini yang diutus kepada kalian?" Maksudnya Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Maka orang ini berkata, "Dauni hatta usoliya." Saya salat dulu. Saya mau salat. Jadi orang ini pengin salat di alam apa? Barzakh. Fayaquluna innaka sataf'al. Mereka berkata, "Kau akan melakukannya. Akbar akbirna nasaluka anhu." Jawab dulu pertanyaan kami. Siapa lelaki yang diutus di antara kalian dan bagaimana menurutmu? Apakah kau mempersaksikan dia? Maka orang ini pun menjawab, "Muhammadun." Orang itu adalah Muhammad. Asyhadu annahu rasulullah. Dan aku bersaksi bahwasanya adalah Rasulullahu jaa bilhaq dan sesungguhnya dia telah membawa kebenaran. Intinya ini dalil bahwasanya orang yang rajin salat, rajin puasa, suka berbuat baik kepada orang lain, suka menyambung silaturahmi, maka dia akan dijaga oleh amal-amal tersebut. Ya, tugas kita di dunia adalah menjaga salat, menjaga puasa, silaturahmi dijaga. Sedekah dijaga, berbuat baik sama orang jangan pernah bosan. Ya, meskipun orang tersebut balas dengan keburukan, tetap kita balas dengan kebaikan. Karena kita ingin dijaga oleh Allah dengan sebab amal-amal saleh tersebut. Ya, karena datang dalam riwayat yang lain, amal saleh akan berubah menjadi seorang yang yang yang rupanya indah, yang wangi, berkain putih, menemani orang yang dikubur sehingga dia berkata, "Man anta?" Siapa engkau? Maka orang ini berkata, "Ana amaluka saleh." Aku adalah amal salehmu selama di dunia. Dan kita tahu dalam banyak hadis, Allah bisa merubah suatu yang abstrak menjadi suatu yang konkret. Di antaranya ini ya amal saleh suatu yang abstrak tapi dirubah dibentuk oleh Allah menjadi seorang yang tampan, yang indah, yang harum yang menemani dalam kubu kuburannya. Maka jangan malas-malas untuk salat, jangan malas untuk puasa. Puasa wajib maupun puasa sunah. Dan jagalah silaturahmi dan juga jangan lupa untuk berbuat baik kepada orang lain. Ya. Tib. Di antara amalan yang juga bisa dilakukan untuk menghindarkan dari azab kubur adalah berjihad, yaitu mati syahid di jalan Allah subhanahu wa taala. Allah berfirman, "Wala tahsabannadina qutilu fibilillahi amwatan." Jangan kalian menyangka, jangan engkau menyangka orang-orang yang meninggal dalam jihad fisabilillah, mereka adalah mayat-mayat. Bal ahya. Bahkan mereka hidup. yurzaquun mereka hidup di sisi Rabb mereka dan mereka diberi rezeki yaitu dapat nikmat kubur dapat nikmat alam barzakhina bimaahumullahu minadlih dan mereka gembira dengan karunia yang Allah berikan kepada mereka ya jadi mereka dalam kondisi nyaman di alam barzakh dengan hayat barzakhiah dengan kehidupan khusus yaitu kehidupan alam barzakh yang lebih indah daripada kehidupan dunia ya yang lebih indah daripada kehidupan dunia ya. Karena orang saleh ketika masuk di alam barzakh mereka dapat kehidupan yang lebih indah. Makanya ketika Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam merasakan sakaratul maut dan dalam kondisi kepayahan maka Fatimah mengatakan sungguh berat penderitaanmu wahai Anda. Maka Rasulullah berkata, "Ma ala abiki kar ba'dal yaum." nya tidak ada penderitaan lagi kepada ayahmu setelah ini. Setelah setelah ini. Jadi orang yang saleh dia mereka berpindah kepada alam yang mereka hidup lebih lebih indah lagi. Ee dalam hadis Ibnu Mas'ud radhiallahu anhu ya ketika beliau ditanya oleh Masuk, muridnya tentang makna ayat bahwasanya orang-orang yang mati syahid hidup di sisi Allah subhanahu wa taala. Maka Ibnu Mas'ud berkata, "Kami bertanya yang sama kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam tentang ayat ini. Maksudnya bagaimana?" Maka Rasul sahu alaihi wasallam menjelaskan tentang hayat barzakhiyah, kehidupan alam barzakh, kenikmatan yang dialami oleh orang-orang yang mati syahid. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Arwahum fi jafi thirin khudr." Roh mereka berada di dalam eh rongga burung yang berwarna hijau. Jadi kata para ulama, karena mereka telah mengorbankan jasad mereka dicabik-cabik di jalan Allah Subhanahu wa taala, maka di alam barzakh mereka diganti dengan jasad sementara berupa burung yang berwarna apa? Hijau. Karena kenikmatan alam barzak kenikmatan masih mukadimah, belum sempurna kenikmatannya ya. Tapi dibandingkan dunia sudah jauh lebih baik ya. Nanti ketika hari kiamat baru dikembalikan jasad yang luka-luka tadi dikembalikan sehingga sempurna menikmati kenikmatan di surga. Ya, untuk di alam barzakh dan alam barzakh ini ada connecting dengan surga. Ini hal yang gaib ya. Manusia dikubur di di kuburan di tanah, surga di langit tapi ada connecting. Gimana caranya? Hanya Allah yang tahu. Allah menciptakan dimensi. Allah mengkaitkan dimensi satu dengan yang lainnya. Mengkaitkan alam satu alam yang lainnya. Hanya Allah yang tahu. Ini hal yang yang gaib. Kita hanya bisa beriman di luar daripada nalarnalar kita. Maka kata Rasul sahu al wasallam, "Awahum fi jafi thirin khud, roh mereka berada di dalam rongga burung yang berwarna hijau." Dan burung-burung ini punya sangkar yang gantung di arsy Allah subhanahu wa taala. Yang burung-burung ini terbang ke mana-mana mengitari surga yang dia inginkan. Kemudian berhubung tersebut bersangkar ke sangkar-sangkar tadi. Maka Allah pun menelaah mereka dengan satu telaah yaitu ketemu mereka atau menyapa mereka. Faqala hal tastahunaian. Kalian ingin sesuatu yang lain itu mau nikmat yang lain. Faqalu ayaiin nastahi wahnu nasrahu minal jannati haitu. Apalagi yang mau kami mau ya Allah sementara kami berterbangan ke surga ke mana saja yang kami sukai. Kita kalau di dunia ditanya begitu pengin lagi? Tentu kita pengin lagi ya. Enggak artinya kenikmatan dunia punyuh keterbatasan. Masih pengin lagi. Pengin punya rumah lagi pengin punya mobil lagi pengin muda lagi pengin ini lagi. Banyak yang diinginkan. Pengin punya anak lagi banyak. Tapi mereka ketika ditanya, "Kalian masih pengin apa? Ada suatu yang diinginkan." Kata mereka, "Apalagi mau diinginkan ya Allah sementara kami sudah berterbangan di surga di mana yang kami sukai." Fafa'alika bihimarat. Allah Subhanahu wa taala tanya mereka sampai tiga kali seperti itu. Jawabannya sama. Mereka tidak ingin apa-apa. Sudah nikmat yang luar biasa. Makanya dalil bahwasanya kehidupan di alam berikutnya bagi orang beriman adalah kehidupan yang lebih indah. Makanya saya pernah menghibur ada kerabat ya anaknya meninggal hafiz Quran sekolah di UIM ya UIM ya kemudian meninggal masih muda. Sudah punya anak, sudah punya istri. Saya bilang sabar ya. tadinya sakit sakit menahun sakit menahun saya bilang bisa jadi dia berpindah kepada alam yang lebih apa inah daripada dia hidup di dunia dengan kepayahan kesusahan ya karena hidup dunia ini pasti ada kesulitan laqad khalaqnal insana fi kabat ya sungguh ee kami telah menciptakan manusia dalam kepayahan ya kalau kita di dunia sudah nikmat kalau ditanya mau tambahan pasti masih mau tambahan di akhirat di alam barzakh mereka disuruh minta tambahan enggak mau. Sudah cukup kata mereka. Sampai Allah tanya tiga kali mereka tidak minta tambahan. Ketika mereka tahu mereka akan ditanya lagi, ditanya lagi akhirnya mereka jawab, "Ya nu arwah ajadah maratan ukhra." Kalau memang ada yang mau kami minta, "Ya Allah, kembalikan roh kami ke jasad kami, hidup lagi di dunia supaya kami perang lagi, mati lagi. Kami pengin kembali lagi, hidup lagi, perang lagi, fisabilillah, meninggal lagi." Kalau urusan kenikmatan sudah selesai, enggak? Enggak minta. Minta kalau bisa kembali lagi. Perang untuk mati syahid lagi. Falammaaum hajatan turiqu. Tatkala Allah lihat mereka tidak punya tidak ingin sesuatu maka ditinggalkan. Jadi ini dalil bahwasanya mereka dalam kenikmatan yang luar biasa. Aa rabbihim yurzaquun. Dan mereka diberi nikmat, diberi rezeki di sisi Allah Subhanahu wa taala yaitu para syuhada. Para syuhada ya. Kalau mereka dapat nikmat kubur, pasti mereka selamat dari azab ku kubur. Dalam riwayat yang lain ya, Rasulullah mengabarkan ketika rasul wasallam ditanya, "Ya Rasulullah, ma balul mukminina yuftanuna fi quburihim illa syahid?" Syahid. Ya Rasulullah, kenapa kaum mukminin tetap diuji di kuburan? Itu fitnah kubur? Maksudnya pertanyaan malaikat munkar dan nakir. Di kubur itu ada beberapa peristiwa. Yang pertama adalah dqah himpitan. Yang kedua fitnah. Yaitu pertanyaan ujian. Fitnah bahasa Arab artinya artinya di antaranya apa? Uji. Ujian. Yaitu pertanyaan malaikat mungkar dan nakir dengan tiga pertanyaan tersebut. Dari situ ada hasilnya. Kalau bisa jawab dapat nikmat kubur enggak bisa jawab dalam dapat azab azab kubur. Dan semua mukmin ditanya. Maka dan para sahabat tahu semua mukmin ditanya kecuali yang mati syahid. Maka ditanya kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, maulminahid." Kenapa orang-orang beriman diuji ditanya oleh malaikat munkar dan nakir di kuburan mereka kecuali yang mati syahid? Qala kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Kafa bibiq kafa bibariqfi alhi fitnah." Cukuplah kilatan-kilatan pedang di atas kepala mereka sebagai fitnah, sebagai ujian. Itu orang berjiat zaman dulu kan pakai pedang. Kemudian pedang musuh kelihatan kilatan-kilatannya itu sudah menakutkan dan itu sudah cukup fitnah bagi mereka sehingga mereka tidak perlu difitnah lagi di alam kubur. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam. Demikian juga Rasul sahu alaihi wasallam bersabda, "Ya man laqial adua fasar hatta yuqtal yaglib lam yuftan fi qobrihi." Siapa yang bertemu dengan musuh ketika jihad, lantas dia bersabar sampai dia meninggal ya atau dia menang, dia meninggal atau dia menang lam yuftan fi qabrihi. Ya. Dan ini ee dalil bahwasanya tidak harus dia mati syahid. Orang yang masuk dalam medan pertempuran bisa jadi meninggal, bisa jadi apa? menang. Di sini dalam hadis yaglib bahkan kalau dia menang ya karena sudah cukup kilatan-kilatan pedang ketika dia berperang sebagai fitnah. Lam yuftan fiqobrihi. Oh kata panitia tolong maju ke depan jemaah tolong maju maju merapat maksudnya merapat ke depanu. Ibu-ibu juga tolong rapat ke depan ya. Allah berfirman, "Ya amanah majalisahum." "Wahai orang beriman, dikatakan kepada kalian tafsahu, yaitu berilah kelonggaran kepada orang yang baru datang, maka berilah kelonggaran kepada mereka." Yafsahillahuakum, maka Allah akan berikan kelonggaran bagi kalian. Di antara tafsirannya diberi kelonggaran di alam kubur. Ya, amalan sederhana tapi ganjarannya besar. Tapi kita lanjutkan. Jadi kalau seorang bertemu musuh kemudian dia bersabar sampai terbunuh atau dia yang menang lam yuftan fi qobrihi maka dia tidak akan difitnah dalam kuburannya. Itu tidak akan ditanya oleh malaikat munkar dan nakir. Ini karena fitnah ini luar biasa ya. Karena malaikat munkar dan nakir perawakannya sangat mengerikan. Malakni azraqani aswadani. Malaikat yang biru dan hitam. munkaril ak nakir yang satu namanya mungkar yang satunya namanya nakir dan mungkar dalam bahasa Arab suatu yang diingkari itu perawakan mereka diingkari oleh hati seseorang ketika melihatnya mengerikan makanya warna biru warna hitam mengerikan ya maka Rasulullah mengatakan ada fitnah yang lebih ringan tapi sudah mewakili fitnah kubur yaitu kilatan pedang ketika seorang berjihad kafa bibar bibarqati Ya, fitnah al fitnah. Cukuplah kilatan-kilatan pedang yang berkilat-kilat di depan kepalanya, di atas kepalanya sebagai fitnah. Ya, dengan syarat tadi sabara. Dia bersabar ketika berperang. Makanya kita dapati beberapa kisah para sahabat ketika mereka berjihad ditemukan dalam tubuh mereka puluhan bekas senjata musuh. Ya, seperti disebutkan dari Jafar bin Abi Thalib ketika meninggalnya ditemukan 80 bekas senjata musuh. Pedang ataupun tombak ataupun panah 80 dan semuanya berada di depan tubuhnya. Ya, menunjukkan beliau tidak mundur meskipun satu langkah pun karena kalau beliau balik pasti ada luka di belakang. Berarti beliau sabar ketika bertempur demikian juga rasul wasallam bersabda lyahidiallahial orang yang mati syahid di sisi Allah mendapatkan enam keistimewaan yfarahu fi aaliafah ketika darah muncrat dari dia pertama kali langsung diampuni oleh Allah subhanahu wa taala yang kedua yarqadu minal jannah dia melihat tempatnya di surga. Kemudian minabil dan dia dilindungi dari azab kubur. Ini di antaranya ya dia dilindungi dari azab kubur. Akbar dan dia akan merasa aman ketika terjadi ketakutan yang besar. Ya la yahzunuhumul fazaul akbar. Mereka tidak disedihkan dengan alfaz al akbar. Ketakutan yang besar. Banyak pendapat. tadi mengatakan ketakutan ketika neraka di hadirkan untuk mengazab ee mengazab orang-orang kafir maka ketakutan yang luar biasa atau ketika neraka ditampakkan menimbulkan kelautan ketakutan luar biasa. Tapi orang beriman tidak ya. Ada yang mengatakan ketakutan ketika di di hari kebangkitan, tiupan sangkakala ketika hari kebangkitan orang pada ketakutan ya. Kaahum jarod muntasir lari ke sana kemari seperti belalang yang berterbangan tidak teratur karena ketakutan mereka tidak ada ketenangan yang Allah berikan kepada mereka. Ini di antara keistimewaan orang yang mati syahid. Yang berikutnya wudu alajul waqar. Dan diletakkan di atas kepalanya eh mahkota kemuliaan. Alyyaquatu minhu khairun minun fiha. Alyyaqu maksudnya adalah alyaqu maksudnya adalah intan. Ya, kalau di dunia intan itu intan yang ada di mahkota tersebut satu aja lebih baik daripada dunia dan seisinya. Dan dia dinikahkan dengan 72 bidadari. Sedikit atau banyak? Cukuplah. 72 bidadari ini selain selain istrinya di dunia ya. Ini bidadari diakan kepada dia ya. 72 wausyafau fabina min aqoribihi. Dan dia diizinkan untuk beri syafaat kepada 70 kerabatnya. mamaknya, pada bapaknya, pada adiknya, pada kakaknya, pada ponakannya, pada kerabatnya, pada kerabat istrinya, terserah dia 70 orang disuruh pilih. Subhanallah. Di antaranya tadi wajaru minzabil qabr. Akan diselamatkan dari azab kubur. Ini di antara amal yang menghalangi seorang atau menyelamatkan seorang dari fitnah kubur. Ini ikut berjihad. Menang atau kalah ikut berjihad maka akan selamat dari azab. atau fitnah ku kubur akan selamat fitnah kubur yang selamat dari fitnah kubur berarti selamat dari azab kubur. Amal berikutnya arribat. Arribat fisabilillah. Ribat maksudnya adalah menjaga di daerah perbatasan. Ini amalan yang susah. Perbatasan daerah musuh dengan daerah kaum muslimin. Karena awal sekali musuh akan menyerang pasti lewat daerah perbatasan dan tugas mereka sangat berat. Yang jadi masalah musuh tersebut sering datang tiba-tiba tidak diduga kapannya. Ya. Sehingga mereka harus setiap 24 jam. Jihad lebih susah, tetapi jihad tersebut ada waktunya. Perang habis itu pulang. Kalau yang murabit bertahan dan ee serangan bisa datang kapan saja. Serangan bisa datang kapan saja. Maka ada ya mungkin tidak harus medan pertempuran, tapi mereka selalu bersiapsiaga. Mereka bersiapsiaga itu saja sudah merupakan pahala yang besar meskipun belum berperang ya. Sehingga amal tersebut amal yang sulit bersiaga di daerah perbatasan ribat. Dari Fadalah bin Ubaid radhiallahu anhu rasul wasallam berkataul mayit yamuali setiap orang yang meninggal dunia maka amalnya berhenti. Seperti dalam hadis matal insanu. Jika seorang manusia meninggal terputus amalannya. kecuali yang menjaga daerah perbatasanahuqiamah maka amalnya tetap berlanjut sampai hari kiamat dan dia akan diamankan dari pemfitnah kubur maksudnya dari malaikat munkar dan nakir ini keimanan orang yang murabit. Jadi yang biasa dia kerjakan di dalam dunia ini tetap berjalan sampai hari kiamat. Dia sering puasa, dia sering salat, dia sering baca Quran, jalan terus. Ini pahala besar bagi orang yang almurabit, yang berjaga di daerah per perbatasan. Makanya kalau kita di Arab Saudi, imam-imam sering mendoakan, "Ya Allah, jagalah para ee apa namanya? Para polisi, para askar. Kemudian almurabitin. Jagalah orang yang berjaga daerah perbatasan." Mereka sering didoakan, ya. Mereka sering didoakan. Karena tugas mereka berat. Dalam hadis yang lain, Salman Alfarisi radhiallahu anhu beliau berkata, rasulah wasallam rasam bersabda yauminillahirqah. Berjaga di daerah perbatasan fisabilillah. Sehari saja lebih afdal atau dalam perkataan yang lain lebih baik daripada puasa sebulan dan salat malam selama sebulan. Dan siapa yang meninggal ketika melakukan murabit yaitu dalam daerah perbatasan tersebut wuqi fitnatal khabar maka dia akan dijaga dari fitnah kubur amalum dan amalnya tetap berlangsung sampai hari kiamat. Di antara amal juga yang bisa menghalangi azab kubur adalah berlindung kepada Allah dari azab kubur. Seperti tadi hadis yang kita sebutkan, Zaid bin Tsabit, Rasul mengata, "Awadzu billahi min adabil qabar." Berlindunglah kepada Allah dari azab kubur. Ya, maka kita dawamkan doa tersebut ya. Di antaranya kita dawamkan ketika sedang tasyahud ya. Ketika seorang sedang tasyahud kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, ahadukum minyahud min tasyahudil akhir. Jikalau salah seorang dari kalian sudah selesai tasyahud akhir falata billahi min arba maka hendaknya berlindung kepada Allah dari empat perkara. Minzabi jahanam yaitu Allahumubika minabi jahanam. Waminabil qabr. Belung dari azab kubur mahya wal mamat. dari fitnah kehidupan dan kematian. Waminyaril masjid dajal dan fitnah dajal. Jadi kalau kita sudah tasyahud selesai kita baca Allahumma inubika minzabi jahanam wamin adzabil qabar. Tapi harapan saya bukan sekedar baca tapi dihayati. Doa itu paling doa itu paling penting adalah menghayati. Makanya rasul sahu alaihi wasallam mengatakan udullaha wa antum muqinuna bil ijabah. Berdoalah kepada Allah dan kalian dalam kondisi yakin diijabahi. Wamu, ketahuilah anallaha la yastajibu duaan minqbin gofilillahin. Allah tidak mengabulkan doa dari orang yang hatinya gfil, lalai. Jadi kalau berdoa bukan sekedar lafal yang kita ucapkan tapi kita konsen. Allahum naudubika min adzabi jahannam. Sambil kita bayangkan bagaimana dahsyatnya. Wamin azabil qabr. Kita bayangkan hidup di alam berikutnya. Mudah-mudahan dapat nikmat kubur. Ngeri kalau dapat azab kubur ya. Ngeri kalau dapat apa? Azab. azab kuburata Ibnu Qayyim rahimahullahu taala ketika menyebut Orang-orang yang diazab di kuburan akibat maksiat-maksiat yang mereka lakukan. Kata Ibnu Qayyim rahimahullahu taala, wau haulai wa amsaluhum yuadzabuna fi quburihim bihadil jaraim bihasabi katratiha waqillatiha wasiriha wa kabiriha. Dan mereka semua dan yang semisalnya diazab dalam kuburan mereka dengan sebab dosa-dosa ini tergantung banyaknya atau sedikitnya. sesuai dengan kadar banyak dan sedikitnya, besar maupun kecilnya. Walamana aksaruasialik aksaru asabil kubur muadabina. Karena kebanyakan orang suka bermaksiat melazimkan kebanyakan orang diazab di kuburan. Kata Ibnu Qayyim, kebanyakan orang bertakwa atau bermaksiat? Bermaksiat. Karena kebanyakan orang melakukan maksiat-maksiat tersebut, maka kebanyakan orang dikubur, penghuni kubur diazab. Wal faizumil dan yang selamat dari azab kubur cuma sedikit. [Musik] Luar kuburan tersebut dari atas kita lihat hanyalah tanah. Sementara di balik kuburan tersebut isinya adalah penyesalan-penyesalan dan azab. Waabahiri wal hijar manquati mabniatunahiruha wal hijarah almqukusyah mabniatin mabniatin wafi batin dawahi di atasnya kita lihat ditimpa dengan batu-batu dan tanah ya bahkan sebagian kuburan dihiasi dengan kuburan yang indah dipahat batu-batu tersebut hiasan di atasnya wafi batiniha sementara di balik kuburan tersebut addawahi wal baliyat perkara-perkara yang dahsyat penderitaan-penderitaan taglibil hasarati kama taglil qudur bima fiha maka kedahsyatan tersebut ya bencana-bencana tersebut menjadikan mendidihnya penyesalan-penyesalan sebagaimana Panci yang mendidih membuat air bergejolak ya beriak. Jadi Ibnu Kay mengatakan mengerikan ya bahwasanya kuburan di atasnya oke, di bawahnya mengerikan. Siapa yang kuat? Ya, kita tanpa taruhlah tidak ada azab di bawahnya, kita enggak kuat. Panas terik, batu di atasnya ya kesendirian. Kalaulah tidak ada azab, siapa yang kuat di dalam? alam seperti itu kesendirian, kegelapan, terhimpit. Bagaimana kalau disertai dengan azab kubur? Oleh karenanya seorang ketika berdoa berdoa dengan serius. Tadi doanya apa? Allahumma inubika minzabi jahanam wamin adzabil qabr w fitnatil mahya wal mamat wamin syarri fitnatil masjid dajal. Berdoa empat itu berlindung daripada fitnah kehidupan dan kematian. Ya, fitnah kehidupan kematian ini di antara mukadimah dari fitnah azab kubur ya. Jadi Rasulullah dari awal azab neraka jahanam kemudian sebelumnya lagi azab apa? kubur. Sebelum azab kubur ada fitnah kehidupan dan kematian. di antaranya dengan ee mendoakan ya mendoakan orang yang baru dikubur. Baru dikubur kita doain dia. Makanya Rasul sahu alaihi wasallam dalam hadis dari Utsman bin Affan beliau berkata kan Nabi sallallahu alaihi wasallam farag min dafnil mayit waqofa alai adalah Nabi kalau sudah selesai menguburkan mayat Rasul sahu alaihi wasallam berdiri di atas kuburan tersebut faqala Rasul sahu al wasallam berkata istagfiruakikum mohon ampunan bagi penghuni kuburan saudara kalian ini. Dan mohon kepada Allah agar Allah berikan dia kekokohan, ketegaran untuk bisa menjawab. Fainnahul ana yus'al. Dia sekarang ditanya oleh malaikat Munkar dan Nakir. Maksudnya sebentar lagi dia akan di ditanya setelah kita meninggalkan kuburan kuburan ini. Jadi doakan di antara sunah kalau kita menguburkan mayat kita mengatakan Allahumagfirlahu warhamhu wasabbithu ya. Ya Allah rahmatilah dia, ampunilah dosa-dosanya. Kokohkan dia, tegarkan dia dalam menjawab pertanyaan. Allah marzukhu atau tsabbithu bilquli tsabit. Kokohkan dia dengan perkataan yang kokoh sehingga dia bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan. Sekarang yang ke berapa? Iya. Di antara sebab utama seorang agar diselamatkan dari azab kubur adalah bertobat dan beristigfar. Karena semua itu sebab dosa. Oleh karena Ibnu Taimiyah rahimahullah ketika menyebutkan sebab diampuninya dosa-dosa, beliau berkata, "Quat nususul kitabi wasunah ala anna ukubatunubiil abdi binahwi asr asbab." Al-Qur'an dan sunah. Dalil-dalil menunjukkan Al-Qur'an dan sunah menunjukkan bahwasanya hukuman akibat dosa yang menimpa seorang hamba bisa hilang dengan salah satu dari 10 sebab. Di antaranya taubat dengan ber taubat. Tapi Ibnu Qayyim punya fikih tersendiri. Ibnu Qayyim dalam sebagian kitabnya dia mengatakan seorang tidak mengapa jika sebelum tidur dia merenungkan dirinya. ingat dosa-dosanya sebelum tidur. Kemudian dia bertobat sebelum tidur kemudian dia iringi dengan salat tobat. Padahal salat tobat asalnya bukanlah salat yang rutin. Dia bukan salat rutin, tapi dia salat kalau ada se sebab. Kapan seorang berdosa, mau siang, mau malam, mau subuh dia segera salat tobat. Tetapi jika orang tarah dia orang saleh, mungkin dia tidak terjun masuk dalam dosa-dosa besar. Kata Ibnu Qayyim, "Tidak mengapa. sebelum tidur dia renungkan dosa-dosanya, muhasabah sebelum tidur. Ketika dia ingat dosa-dosanya kemudian dia tergerak bertobat disertai salat tobat boleh salat tobat sebelum apa tidur. Tapi dia di didahului dengan apa? Renungan-renungan, muhasabah. Bahwasanya saya orang berdosa, bertobat semoga dan bertekad nanti besok tidak bermaksiat lagi ya. Menyesali semua perbuatan dengan syarat-syarat tobat. Tapi intinya seringlah kita bertauat. Yang kedua, istigfar. Istigfar sering kita bilang astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah. Yang ketiga, di antaranya sering melakukan amal kebajikan. Ini ini adalah amalan umum ya. Karena alhasanatul mahiah, kebaikan-kebaikan bisa menggugurkan dosa-dosa. Kata Allah Subhanahu wa taala, waqimah wulf minil inal hasanati. Dirikanlah salat di ujung hari, di awal dan ujung hari dan juga sebagian malam itu salat lima waktu. Sesungguhnya alhasanat yniat. Sungguhnya kebaikan-kebaikan di antaranya kebaikan-kebaikan salat akan menggugurkan dosa-dosa. Dan di antaranya ee perkara berikutnya tadi sering bertobat dan beristigfar dan melakukan amal kebajikan. Ini sekarang sebab berikutnya penghalang. Aliksar minal ihsan ilal khalq. Ini sudah kita singgung tadi. Ketika seorang dikubur maka salat menjaga di mananya? Kepalanya. Kemudian puasa di sebelah apa? Kanannya terus kakinya dijaga oleh amal-amal keba kebajikan. Di antaranya alma'ruf wal ihsan ilanas. berbuat baik kepada orang-orang lain. Kalau ada orang mengalami penderitaan, kita tahu dia sedang menderita, itu kesempatan kita untuk menghilangkan penderitaannya agar kita dihilangkan penderitaan kita di dunia maupun di akhirat. Terutama di akhirat. Penderitaan di dunia ini masih kita bisa jalani. Tapi kalau penderitaan di alam barzah kita enggak ada pilihan. Apalagi penderitaan di hari kebangkitan. Makanya rasuah wasallam bersabda, manasminatan minid dunya. Siapa yang memberi keringanan kepada seorang mukmin penderitaannya di dunia, maka Allah akan berikan dia keringanan atau melenggakkan atau menghilangkan penderitaannya dari penderitaan hari kiamat. Ya. Ya. Oleh karena seorang berusaha aljaza misal amal ya balasan sesuai dengan perbuatan. Ya, siapa menghilangkan penderitaan seorang, dia akan dihilangkan penderitaan di dunia. Tapi Allah, Nabi tidak sebutin siapa menghilangkan penderitaan seorang di dunia akan dihilangkan penderitaannya di dunia juga. Rasulullah langsung sebut penderitaan hari kiamat. Kenapa? Karena penderitaan dunia itu ringan. Yang paling penting penderitaan hari kiamat. Siapa yang menghilangkan penderitaan seorang, dia akan dihilangkan penderitaan. Termasuk di antaranya penderitaan di alam barzakh. Kalau orang dalam kondisi kepepet lagi, kita tahu dia jujur, dia sulit, dia menderita, kita bantu. Penderitaan apapun umum kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Qurbatan min qabid dunya." Penderitaan apapun dari penderitaan dunia. Mungkin dia butuh uang, mungkin dia butuh obat, mungkin dia butuh teman, mungkin dia butuh apa kek, dia menderita. Sisihkan waktu kita untuk membantunya. kita harta untuk membantunya. Di antaranya attisir alal musir yaitu memberi keringanan bagi orang yang tidak bisa bayar hutang. Kita tahu dia punya hutang sama kita dan kita tahu dia sudah berusaha. Dia bukan orang yang nakal, bukan penipu. Dia sudah berusaha, namun dia tidak bisa bayar hutang. Dalam kondisi tersebut kalau kita mengikhlaskan maka kita akan diselamatkan oleh Allah Subhanahu wa taala. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda tajirun yudinunas fairqajau laallahwaza. Ada seorang suka memberi hutang kepada orang-orang. Ketika dia melihat ada orang tidak bisa bayar hutang, dia bilang sama anak buahnya, "Sudah, maafin dia. Semoga Allah maafin saya. Maka Allah pun mengampuninya. Dalam riwayat ketika dia dibangkitkan, dia ditanya, "Kau punya amalan apa?" Kata saya tidak punya. "Saya tidak punya amalan. Kecuali saya pernah suka ngutangin orang. Kalau tidak bisa bayar saya ikhlaskan." Subhanallah. Tapi orang jadi begini harus punya modal banyak. Kalau kita ngutangin orang, modal enggak ada ngutangin apa? Maksudnya orang bisa mendapatkan keselamatan dari azab kubur dengan duit yang dia punyai. Yaah. Orang datang, orang datang minta bantuan malu ya kita kasih. Dan kita beda kalau orang itu memang nakal ya, dia punya aset enggak mau dijual. Itu lain kita bisa kejar tapi memang dia susah. Susah mau bayar enggak bisa. Kebutuhan banyak gaji tidak mampu, pemasukan kurang. Ya sudah kita ee kita maafkan. Yang berikutnya yang ke berapa? Di antaranya adalah membaca surah Al-Mulk. Surah Al-Mulk dikenal dengan Al-Munjiyah, Almania'ah yang menyelamatkan dan Al-Maniah yang menghalangi di azab kubur. Banyak riwayat tentang kemuliaan membaca surah Al-Mulk ya. Namun banyak juga hadis yang dif. Tapi intinya ee hadis-hadis yang sahih menunjukkan bahwasanya surah Al-Mulk kalau dibaca seorang perhatian kepadanya maka akan menjadi sebab dia diselamatkan oleh Allah subhanahu wa taala. Dalam riwayat Rasulullah bersabda, "Inna suratan min kitabillahi syafaatul ak minar yaumqamah jannah wah surat tabarak." Di antara hadis yang sahih ya, surat dalam Al-Qur'an 30 ayat memberi syafaat kepada seorang sampai mengeluarkan dia dari neraka jahanam pada hari kiamat kelak dan masukkan dia ke dalam surga. Itu surat tabarak maknanya bisa jadi dia harusnya dimasukkan neraka enggak jadi. Akhirnya diselamatkan masuk ke surga. Surah Tabarak. Demikian juga Ibnu Mas'ud berkata, Rasulullah pernah berkata, "Suratut tabarak hiyal maniah minzabil qabar." Inilah surat yang menghalangi mencegah dari azab kubur. Azab kubur juga azab neraka. Kalau azab kubur selamat, azab neraka juga sela selamat. Nah, apakah harus dibaca tiap malam? Ini khilaf di kalangan para ulama berdasarkan suatu hadis. Bagi yang menghasankannya seperti Syekh Albani rahimahullahu taala menyunahkan untuk membaca setiap malam. Bagi yang mendhaifkannya mengatakan tidak. Yang penting kita sering baca surah almulk. Tidak harus tiap malam. Kapan saja yang penting ada perhatian terhadap surah almulk. Sering baca. Suka dengan surat tersebut sering dibaca dalam salat sunah misalnya jadi imam ya. Sering. Silakan ibu-ibu salat fardu sering baca. Tidak harus tiap hari. Tapi seringlah punya perhatian. Kemudian juga jangan lupa untuk memahami maknanya, mengimani isinya, ya. Karena surat itu menjadi sempurna bukan cuma sekedar dibaca tapi dipahami dan diamalkan. Sekarang yang ke berapa? Yang terakhir, di antara yang menghalangi seorang dari azab kubur adalah menghindarkan diri atau menjauhkan diri dari amalan-amalan yang merupakan sebab azab kubur. Menjauhkan diri dari amalan-amalan atau dosa-dosa yang merupakan sebab azab kubur. Datang dalam beberapa hadis. Di antaranya di antaranya adalah ee namimah dan tidak menjaga diri ketika buang air kecil. Rasul sahu alaihi wasallam mar biqobrain kata Ibnu Abbas Rasul sahu alaih wasallam melewati dua kuburan faqala innahuma yuadabani. Sesungguhnya dua penghuni kubur ini sedang diazab wadabani fi kabirin. Mereka sedang tidak mereka diazab bukan pada perkara yang besar. Itu perkara yang mereka bisa tinggalkan. Dalam riwayat kata bal kabir kata Rasul, "Bahkan ini perkara besar sehingga buktinya mereka diazab." Amumana yamsinimah. Adapun yang satu karena suka jalan ke sana kemari mengadu domba, bikin cerita sehingga satu orang benci kepada saudaranya. Ya, dia bikin narasi sehingga suami benci kepada istrinya. Ah, istrimu kayak gitu, istrimu gini-gini. Ini dibenci sama istrinya. Makanya dar rasul mengatakan, "Tahukah kalian siraru sirarukum orang yang buruk di antara kalian?" Ya, kata Rasul wasallam, yaitu yang berjalan di antara kalian almufsiduna ya bainal ahibbah. Yang membuat rusak di antara orang-orang yang saling mencintai. Bikin istri jengkel sama suami. Ada wanita datang ke wanita. "Kamu gimana? Suamimu baik?" "Ah, gitu aja dibilang baik." Kalau suami saya tuh gini gini gini, akhirnya dia jengkel sama apa? Suaminya. Yang ngajarin siapa? Wanita goblok ini ngajarin orang lain untuk benci kepada sua suaminya. Orang hidup sudah nyaman, saling mencintai. Datang satu orang perempuan provokator. Akhirnya wanita ini benci kepada sua suaminya. Hati-hati ibu-ibu ya. Jangan jadi provokator. Merusak. Datang ke sana, jalan ke sini. Bikin ribut di antara orang yang saling mencintai. Mensukseskan program dukun. Karena di antara tukang sihir kata Allah Subhanahu wa taala, "Yufuna bihi bainal mari waujih." Dengan sihir mereka merusak antara hubungan seorang suami dan apa? Istrinya. Ada juga wanita tidak penyihir tapi kerjaannya seperti kerjaan tukang sihir. In ada domba di antara suami istri. Namimah ngeri diazab di kubur sebelum di akhirat. Kemudian yang kedua, akar yastanziu minal ba yang satu tidak bersih ketika kencing. Dalam riwayat minalu, ya min riwayat. Maknanya satu dia ketika buang air kecil dia asal buka saja sehingga auratnya kelihatan. Sebagai orang mau kencing tinggal buka kelihatan bokongnya kelihatan ininya. Asal sambil bersiul di pinggir jalan orang lihatlah gak boleh seperti itu. Dia harusnya duduk jongkok kemudian tertutup auratnya. Yang kedua maknanya dia kencing tapi dia tidak bersih sehingga masih ada sisa dia cuekin aja. masih menetes dia langsung tarik resleting sementara masih menetes tidak bersih atau ketika dia kencing ternyata tidak tidak hati-hati sehingga balik kencingnya kena kena pakaiannya dan akhirnya dia salat dengan pakaian tersebut akhirnya salatnya tidak tidak sah tidak sah. Ini dua dosa di antaranya yang menyebabkan azab kubur. Maka seorang menghindarinya ya jangan sampai menjadi sebab permusuhan. Kalau kita mau ngomong, kita ingat ini bisa bikin dua orang ini saling membenci enggak? Kalau enggak gak usah diomongin. Enggak usah diomongin. Tib. Di antara dosa yang penyebab azab kubur Rasul sahu alaihi wasallam pernah diperlihatkan dalam mimpi Rasul sahu alaihi wasallam diajak oleh malaikat. Kemudian rasam melihat empat orang model sedang diazab. Yang pertama adalah seorang berdusta ya kadabun bikbah yauq seorang berdusta dengan satu pendusta dan diberi satu dusta kemudian akhirnya diseringga dustanya menjelajah ke seluruh alam semesta. Maka ada orang yang merobek ee pipinya ditarik sampai ke belakang dirobek pakai pisau. Kemudian setelah itu dilepas sembuh lagi sebelah kiri terus jadi terus di kata Nabi sampai hari kiamat. Sampai hari kiamat. Kenapa? Karena dustanya efeknya luar biasa. Yang dibohongin banyak orang. Jadi dosa itu bisa bertingkat-tingkat. Dusta bertingkat-tingkat. Dusta kepada satu orang tidak sama dusta terhadap jutaan. Apa orang ngeri ngeri sekarang mudah dusta kepada banyak orang? Mudah dusta. Dusta. Bilang begini terus ternyata, "Oh, enggak, enggak, itu enggak benar. Kemarin saya ralat, saya tidak begitu. Kami salah, astagfirullah. Salah, akhirnya banyak orang dia bohong." Padahal benar kan ngeri seperti itu. Kalau dulu ingin dusta dihare susah. Sang pendusta kalau bikin pengin bikin hoax atau isu dia harus sewa. Orang naik kuda ke sana, ke utara, ke selatan, ke timur, ke barat, ngalor ngidun ngetanwan, apa ngut apa ngulon ngetan ya. Supaya tersebar. Sekarang enggak perlu tinggal sewa apa buzer selesai. bikin isu. Ah, ini tukang-tukang bikin berita nih. Hati-hati ikut serta mensukseskan hoa bikin opini yang salah. Ngeri. Saya pernah ngisi pengajian di salah satu stasiun televisi di bukan di TV-nya tapi di karyawan-karyawannya. Bulan Ramadan. Saya bilang orang yang dusta bulan Ramadan pahalanya hilang. Terus kata seorang, "Ya ustaz, pahalanya yang hilang. kami apa redaksi apa direktur redaksi kami. Karena kami cuma menjalankan ustaz dia suruh bikin opini berita palsu kami sebarkan di bulan Ramadan. Subhanallah yang nonton jutaan zaman dulu belum ada YouTube enggak ramai. Belum ada YouTube belum Facebook enggak ramai. Bayangkan dia bikin satu opini berita satu dunia tahu satu Indonesia tahu jutaan orang. Ini ngeri dosanya bikin sebab azab kubur dirobek robek terus sampai hari kiamat. J ada orang satu terkena kasus kemudian digambarkan begini begini begini begini. Semua media sepakat subhanallah padahal enggak sepirit itu tapi dibayar untuk bikin suatu opini sepakat dusta untuk membohongi masyarakat. Ngeri duit seberapa sih? Buat makan, dibuat ini habis. Setelah itu nanti kalau di akhirat disiksa sampai hari kiamat. Ini yang pertama. Yang kedu yang berikutnya ini dosa ketiga ya. Dosa ketiga sebab azab kubur. Dusta. Dusta yang diserga mencapai penjuru dunia. Dosa yang keempat yang disebutkan sebab azab kubur adalah pemakan riba. Pemakan riba. Rasul sahu alaihi wasallam melihat ada orang sedang berenang di di alam barzakh di sungai darah. Kemudian dia ingin keluar. Setiap dia mau menepi dilempar kepalanya oleh orang. Di tepi sudah nunggu batu dia. Sehingga dilempar dilempar kena kepala kena mulutnya. Dia mundur lagi. Dia berusaha keluar lagi mau sampai tepi. Dilempar lagi mulutnya karena dia memakan apa? Riba. Gak tahu maknanya apa, tapi dilempar dengan batu. Ini dosa keempat. Dosa kelima. Para pezina. Para pezina Rasulullah melihat mereka dikumpulkan di tungku kemudian mereka dibakar dalam tungku tersebut. bezina lelaki ma bez pzina wanita. Yang keempat seorang atahullahul Quran. Yang keempat orang penghafal yang keenam ya orang penghafal Quran yang kata Nabi sallallahu alaihi wasallam famamu anhu bail walam yal bihi fin nahar. Dia malam hari tidur tidak murajaah sampai mungkin tidak salat subuh ya. Siang dia tidak kerjakan. Siang dia tidak kerjakan. ee Al-Qur'an tersebut. Ada perkataan indah dari Ibnu Qayyim Tib. Ee Rasulullah e Ibnu Qayyim berkata dalam kitabnya Zadul Maad, walihadza kana ahlul Quran humulimuna bihi alamiluna bima fihi. Namanya ahlul Quran yang mulia adalah orang-orang yang mereka mengerti tentang Alquran dan mengamalkannya. Waam meskipun mungkin tidak hafal 30 juz. Tapi dia memahami kemudian dia mengamalkan. Wa hafidahuam yafamhu. Adapun orang yang hafal Quran tapi tidak paham walam yal bihi apalagi tidak mengamalkannya. Falaisa min ahli maka dia bukan ahlul Quran. Waqom hurufahu iqahmi. Meskipun dia baca Quran dengan tepat pas ya tapi kalau tidak diamalkan percuma. Bahkan ada riwayat tadi disebutkan di antara azab kubur seorang diberi Al-Qur'an kemudian dia tidak mengamalkannya. Ya, sebagian ulama mengatakan searang dia menghina nikmat. Ini nikmat luar biasa tapi dia cuaek. Malah dia buang malah dia tidak amalkan. Setelah dia menghafal Quran sebelumnya maka dia akan diazab di alam barzakh. Ya, bab. Demikian saja ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Semoga Allah menjauhkan kita dari azabazab kubur. Demikian saja. Wabillahi taufik walhidayah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.