Transcript
Nuoo_KnvMBc • Bersaing Menggapai Surga Tertinggi - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/3140_Nuoo_KnvMBc.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam Alhamdulillahi ala
ihsanih wasyukrahu ala taufikihi wa
imtinani wa Ashadu Alla ilahaillallah
wahdahu la syarikaalahu Taiman lyani wa
Ashadu anna muhammadan abduhu wa
rasuluhu da ridwani Allahumma sholli
Alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa
ikhwanih hadirin dan hadirat yang
dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala
Pada kesempatan kali ini kita akan
membahas perkara yang sangat penting
yang berkaitan dengan akhirat kita
semua sebagaimana yang disebutkan oleh
Beliau fastabil Khairat
berlomba-lombalah dalam
kebaikan kita harus
berlomba-lomba untuk meraih surga yang
tertinggi di akhirat kelak tempat
tinggal
abadi Yang selama-lamanya kalau kita
salah di dunia ini dalam menentukan
langkah maka kesalahan tersebut sangat
berpengaruh dan menentukan nasib kita di
akhirat
kelak hadirin dan hadirat yang dirahmati
Allah subhanahu wa
taala dan kita tahu semuanya Bahwasanya
Allah maha
adil dan di
antara konsekuensi dari kemaha adilan
Allah subhanahu wa taala Allah tidak
akan menyamakan seluruh
hamba-hambnya yang mereka berbeda-beda
dalam iman dan
takwa sebagaimana Allah tidak
menyamakan antara orang mukmin dengan
orang
kafir bahkan di antara orang kafir pun
Allah tidak menyamakan demikian juga
antara orang beriman Allah pun tidak
akan menyamakan satu dengan yang lainnya
Allah tidak akan menyamakan antara
seorang yang rajin salat malam dengan
orang yang tidak salat malam antara
orang yang berbakti kepada kedua orang
tuanya dengan orang mukmin namun kurang
berbakti kepada P kedua orang tuanya ini
konsekuensi dari Maha keadilan Allah
subhanahu wa taala oleh karena dalam
al-qur'an banyak sekali Allah menafikan
persamaan seperti firman Allah subhanahu
wa
taala Qul hal yastaadina yalamuna
walladina la yalamun Katakanlah Apakah
sama antara orang-orang yang beriman
dengan orang yang tidak beriman Allah
mengatakan tidak
sama Qul hal yastawil a'ma Wal birir am
hal tastawiulumatu W Nur Katakanlah
Apakah sama antara orang yang melihat
kebenaran dengan orang yang buta dari
kebenaran Apakah sama antara kegelapan
dengan terang- benerang tentunya
berbeda demikian pula antara orang
beriman yang satu dengan orang beriman
yang lainnya dan di antara akidah
ahlusunah Wal Jamaah bahwasanya Ahlul
Iman yatafadolun Ahlul iman itu
berderajat-derajat tidak satu derajat
iman mereka bertingkat-tingkat dan ini
menyelisihi akidah orang-orang murjiah
yang mengatakan iman satu derajat akidah
ahlus sunah Wal Jamaah Ahlul Iman
Darajat Ahlul iman itu
bertingkat-tingkat sebagaimana mereka
bertingkat-tingkat di dunia di akhirat
juga mereka bertingkat-tingkat di surga
juga mereka bertingkat-tingkat tidak
satu
derajat jangankan Ahlul
Iman orang-orang kafir juga
berderajat-derajat atau berdarokat kalau
dalam bahasa Arab
Allah subhanahu wa taala menyebutkan ini
dalam ayat al-qur'an di antaranya kata
Allah subhanahu wa taala tatkala setelah
menyebutkan penghuni surga dengan
penghuni neraka kata Allah subhanahu wa
taala walin darojat mimma amilu dan
masing-masing memiliki derajat sesuai
dengan amalnya artinya penghuni surga
berderajat-derajat berdasarkan amalnya
penghuni neraka juga berderajat-derajat
berdasarkan
amalnya Allah subhanahu wa taala juga
berfirmanamanaidwanallah kam ba b
minallah wwahu jahanam
walir Hum daratunallah wallahu bir
bimalun kata Allah subhanahu wa taala
Apakah orang mengikuti keridaan Allah
sama dengan orang yang kembali dengan
membawa kemurkaan Allah subhanahu wa
taala kemudian kata Allah Hum
daratunallah mereka itu
bertingkat-tingkat di sisi Allah kata
para ulama orang-orang yang mendapat
keridaan Allah bertingkat-tingkat
orang-orang yang mendapat kemurkaan
Allah juga bertingkat-tingkat artinya
Ahlul Jannah bertingkat-tingkat ahlun
Nar juga
bertingkat-tingkat karenanya dalam
banyak hadis nabi Sebutkan tentang ahlun
Nar
bertingkat-tingkat contoh seperti nabi
bersabda
ahwanun nasi adaban ya ahwanu ahlin nari
adaban yaumalqiyamah Abu tholibin
wahuaantilu Bain minanar yagli minhuma
dimaguhu kata nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam orang yang paling ringan
azabnya di neraka jahanam adalah Abu
Thalib Dia memakai dua sendal dari
neraka jahanam
otaknya mendidih gara-gara dua sandal
tersebut artinya apa tidak seluruh
tubuhnya dibakar yang dibakar cuma
bagian bawah
kakinya ternyata gara-gara yang dibakar
telapak kakinya otaknya mendidih ini
ahwanu ahlinari adaban penghuni neraka
jahanam yang paling ringan Adapun
penghuni neraka jahanam yang paling
parah orang-orang munafik kata Allah
subhanahu wa taala Innal munafiina fidil
asfali minar sesungguhnya orang-orang
munafik di neraka kerak neraka yang
paling
bawah bahkan lebih parah nerakanya
daripada orang-orang kafir asli kenapa
bisa demikian karena orang-orang kafir
asli mereka punya satu kesalahan kafir
kepada Allah subhanahu wa taala Adapun
orang munafik mereka punya lebih dari
satu kesalahan pertama mereka kafir
benci terhadap Islam dalam hati mereka
tetapi yang kedua mereka bohong
yukadiunallah walladina amanu mereka
hendak membohongi Allah bohongi orang
beriman menunjukkan seakan-akan mereka
beriman terhadap m ternyata mereka
menyembunyikan kekufuran dalam batin
mereka sehingga mereka mengumpulkan dua
kesalahan kesalahan kekufuran kesalahan
mengelabui orang-orang beriman sehingga
mereka dimasukkan dalam neraka jahanam
yang paling dasar ini dalil bahwasanya
penghuni neraka jahanam bertingga-tinggi
Nah demikian pula dengan penghuni surga
penghuni
surga juga bertingkat-tingkat di sisi
allah subhanahu wa taala tidak sama Ya
saya akan sebutkan dalil-dalil Dali
al-qur'an maupun hadis-hadis Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam yang
menunjukkan bahwasanya penghuni surga
bertingkat-tingkat di antaranya Allah
subhanahu wa
taala menyebutkan
tentang para sahabat kata Allah
subhanahu wa
taala la yastawi minkum Man anfaq
minqblil Fathi waqal
ulaikaamu
darjatan minalladina anfaqu Min Badu
waqalu wa waallahul
Husna kata Allah subhanahu wa taala
tidaklah sama di antara kalian
orang-orang yang berinfak dan berjihad
sebelum Fatu Makkah tidak sama dengan
orang-orang yang berinfak dan berjihad
setelah Fatu
Makkah kemudian kata Allah subhanahu wa
taala yang berjihad dan berinfak sebelum
fthu Makkah lebih tinggi derajatnya
daripada orang yang berinfak setelah
Fatu Makkah dan berjihad setelah Fatu
Makkah tetapi kata Allah waan
waadallahul Husna semuanya dijanjikan
Surga oleh Allah subhanahu wa taala
perhatikan di sini Fatu Makkah terjadi
pada tahun 8
Hijriah waktu Nabi Sallallahu Ali
wasallam para sahabat menaklukkan kota
Makkah setelah Fatu Makkah kondisi kaum
muslimin sudah berubah orang orangang
banyak masuk Islam orang-orang Islam
semakin kokoh semakin kuat Islam semakin
Jaya turunlah firman Allah subhanahu wa
taala ja nasullahi
walitasa yaduluna fiillahi afwaj fabbih
bihambika wastagfir innahuana tawaba
jika telah datang pertolongan dan
kemenangan dari Allah engkau melihat
orang-orang masuk Islam
berbondong-bondong ini setelah fatuh
Makkah Islam Jaya tetapi sebelum itu
Islam dalam kondisi sulit maka orang
yang berinfak sebelum fatuh Makkah orang
yang berjihad sebelum fatuh Makkah tidak
akan sama dengan orang yang berinfak dan
berjihad setelah fatuh Makkah sama-sama
dijanjikan surga kata Allah waan
waadallahul Husna semuanya dikay surga
tapi surganya berbeda ini menunjukkan
Allah maha
adil oleh karenanya para sahabat mereka
bertingkat-tingkat juga Allah menamakan
asabiqunal awalun orang-orang yang
pertama kali masuk Islam Sabi awalun
Muhajirin Wal Ansar Minal Muhajirin Wal
anar ini spesial tidak sama dengan
orang-orang yang masuk Islam
belakangan Ahlul Badar lebih mulia lagi
yang ikut serta dalam Perang Badar tidak
sama dengan sahabat-sahabat yang lainnya
para sahabat yang pertama kali masuk
Islam dari kalangan Muhajirin tidak sama
dengan kaum Ansar kaum Muhajirin lebih
mulia daripada kaum Ansar karenanya
tatkala terjadi perselisihan antara
Khalid Ibnu Walid dengan Abdurrahman bin
Auf dua-duanya sahabat dua-duanya
dijamin surga dua-duanya nya orang hebat
apalagi Khalid Bin walidifun Min
suyufillah Pedang Allah subhanahu wa
taala tidak pernah kalah dalam
peperangan diberi gelar oleh Nabi dengan
Pedang Allah subhanahu wa taala tetapi
waktu terjadi perselisihan antara Khalid
bin Walid dengan Abdurrahman bin Auf
sehingga membuat Khalid bin Walid
mencela Abdurrahman bin Auf mereka
manusia punya
kesalahan tatkala Khalid bin Walid
mencela Abdurrahman bin Auf maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tegur kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada
Khalid bin Walid i jangan kalian mencela
sahabat-sahabatkuni sahabat-sahabat yang
pertama masuk
Islam nasu Muhammadin biadihi la Anna
ahadakum anaqla uhudinahaban
maagudifahu seandainya salah seorang
dari kalian berinfak emas sebesar gunung
uhud tidak akan sama dengan infak para
sahabatku yang di
awal-awal kalau mereka menginfakkan dua
genggam gandum atau satu genggam Gandung
di sini nabi menjelaskan perbedaan yang
sangat jauh antara Abdurrahman bin Auf
dengan siapa Khalid bin Walid padahal
dua-duanya sahabat dua-duanya dijamin
masuk surga dua-duanya orang Mulia
tetapi ternyata antara Abdurrahman bin
Auf yang awal-awal masuk Islam tidak
sama dengan siapa Khalid IBN Walid
radhiallahu taala
anhuma sehingga para sahabat
bertingkat-tingkat nah surga mereka juga
bertingkat-tingkat ini tadi ayat pertama
yang saya Sebutkan menjelaskan
bahwasanya penghuni surga
bertingkat-tingkat ayat yang lain yang
menjelaskan bahwasanya Surga itu
bertingkat-tingkat seperti firman Allah
subhanahu wa
taala kata Allah subhanahu wa taala
tumma aasnal kitabadastofaina Min
ibadina faminhum doolimun lfsi waminhum
muktasid waminhum sabiqu Bil khairati
biidnillah dalika hual
fadlulim jannatu Adin yadkulunaha
kata
Allah kemudian kami mewariskanquran
kepada hamba-hamba yang Kami Diara hamba
kami allahag hambambt
dalam kebajikan siapa zalim linafsih
zalim linafsih adalah orang yang
mencampur adukan antara ketaatan dengan
kemaksiatan dia waktunya salat waktunya
salat waktunya bermaksiat juga
bermaksiat waktunya baca Quran baca
Quran waktunya melihat hal yang haram
juga dia melihat hal yang haram
gabungkan antara ketaatan
kemaksiatan ini mereka masuk surga
dengan rahmat Allah dan surganya paling
di bawah yang kedua muktasid siapa
muktasid yaitu orang yang hanya
melakukan kebajikan-kebajikan namun
tidak yang wajib-wajib namun yang sunah
tidak dia kerjakan dia mengerjakan yang
wajib-wajib yang sunah tidak dia
kerjakan dia meninggalkan yang
haram-haram tapi yang makruh tidak dia
tinggalkan dia mengambil yang paling
utama yang penting wajib dikerjakan
sunah enggak dikerjakan gak apa-apa yang
penting haram ditinggalkan makruh tidak
ditinggalkan ini surganya lebih tinggi
lag yang paling tinggi lagi kata Allah
subhanahu wa
taala dan di anara mereka ada yang
berlomba dalam kebajikan dengan izin
Allah Siapa mereka ini yang mengerjakan
wajib-wajib dan sunah-sunah semuanya
dikerjakan dan yang meninggalkan yang
haram-haram bahkan yang makruh mereka
tinggalkan surganya juga lebih tinggi
lagi semuanya kata
Allah mereka masuk dalam surga ad surga
yang penuh dengan Abadi kekekalan
kikmatan
ya mereka diberi hiasan pakaian gelang
yang terbuat dari emas dan mutiara
waliha Harir dan merekaakai kain
sutra perhatikan di sini Allah
mengatakan
jannatunina surga yang mereka seluruhnya
masuk ke dalamnya ternyata yang masuk
surga ada tiga model ada
zalimulfsih yang melakukan ketaatan
bercampur dengan kemaksiatan yang kedua
muktasid yang hanya mengerjakan yang
wajib-wajib sunah ditinggalkan yang
haram-haram ditinggalkan yang makruh dia
kerjakan yang ketiga Sabi Bil Khairat
yang semangat melakukan kebajikan yang
wajib dan Sunah dikerjakan kemudian
yang haram dan makruh dia tinggalkan ini
surganya semuanya mau surga tapi
surganya
berbeda Kebanyakan orang yang
mana satu dua atau
Kita masing-masing Tahu dirilah
ya tapi Perhatikan ya sampai waktu ada
seorang ulama menulis ayat ini membaca
ayat ini dia berkata apa di sini wawul
jamaah mereka yang bagi antuktab B mail
ainain hendaknya ayat ini ditulis dengan
tinta air mata Kenapa karena Allah
mengatakan semuanya ini masuk
surga di antara mereka yang masu surga
ada zalimul linafsih orang yang
menzalimi dirinya sendiri kemungkinan
kita termasuk orang-orang tersebut
allahasih masih kasih harapan Inting dia
bertakwa kepada Allah tercampur dengan
maksiat dia kembali kepada Allah
bertobat kepada Allah masih bisa masuk
apa surga tapi surganya di
bawah
surganya bukan tingkatan yang tertinggi
tib di antara Dalil yang menunjukkan
bahwasanya surga
bertingkat-tingkat seperti waktu Allah
sebutkan tentang penghuni surga dalam
surat al-waqiah
kata Allah subhanahu wa
taala
wasun J
na
ak dan setusnya kata
Allah orang-orang yang
berlomba-lomba mereka adalah orang-orang
terdekat di sisi Allah ituekatkan k
Allah mereka dalam surga yang penuh
dengan kenikmatan kata Allah tat Minal
aalin waqil Minal akhirin mereka ini
golongannya kebanyakan dari orang-orang
terdahulu hanya sedikit dari orang
belakangan ini surga kemudian setelah
itu Allah sebutkan jenis surga yang
berikutnya setelah beberapa ayat Allah
berkata wa Ashabul yamini Ma Ashabul
Yamin dan peng golongan kanan sungguh
bahagia golongan kanan
FID mamdudub dan seterusnya kata Allah
Minal aalin
Akir Allah Sebutkan golongan kanan Allah
sebutkan kenikmatan yang Allah berikan
kepada mereka di surga di akhir ayat
kata Allah golongan kanan ini banyak
dari orang terdahulu banyak pula dari
orang belakangan kata para ulama ini dua
surga yang
berbeda surga yang pertama yang sangat
tinggi almun orang-orang m dekatkan
kepada Allah kebanyakan dari orang
terdahulu hanya sedikit dari orang
belakangan di bawahnya ada Surga untuk
umumnya kaum muslimin sehingga Di sini
ternyata Allah Sebutkan dua model apa
surga surga yang paling top sama surga
yang top juga cuma yang ini paling top
saya enggak mungkin bilang surga
biasa-biasa ya sangat surga enggak ada
yang biasa-biasa surga semuanya Sangat
apa mewah
Ya tapi ini dalil bahwasanya surga
bertingkat-tingkat dalil lain lagi
bahwasanya surga bertingkat-tingkat
dalam surat
Arrahman tatkala Allah mulai bercerita
tentang penghuni surga Allah buka dengan
FirmanNya waliman khofa maqombihi
jannatan fabiayyi alaibikuma
tukadziban dawata Afnan fabiayyi
alaibikuma tukadiziban fihima ainani
tajrian fabiayi alabikuma tukadban kata
Allah dan bagi orang yang takut dengan
rabbnya mendapatkan dua surga
Maka nikmat mana dari rabmu yang hendak
kau ya
dustakan kemudian kata
Allah di surga tersebut ada mata air
yang mengalir ini dalil bahwanya seorang
bisa saja mendapatkan dua
surga dalam hadis ras wasam
berkata janganlahan menci Maki
radhiallahu Anhu yang masuk Islam Ya di
awal-awal Islam kata nabi sahu wasallam
faahu jannatan jann Sesungguhnya aku
melihat dia memiliki satu surga atau dua
surga dan dalam ayat ini kata Allah
waliman Ma jannatan bagi orang yang
takut kepada Allah dia mendapatkan dua
Surga Di antara ciri surga
tersebut ada mata air yang mengalirkan
air nya siapa orang yang ini orang
tersebut kata sebagian ahli tafsir yaitu
orang tatkala dia
bersendirian dan dia ingin bermaksiat
tergoda untuk bermaksiat tidak ada yang
lihat maka dia ingat Allah subhanahu wa
taala lantas dia tinggalkan maksiat
tersebut inilah yang kata Allah walimana
Maqi jannatan bagi orang yang takut
kepada Allah dia sendirian memaksiat
gampang tidak ada yang
lihat istrinya tidak tahu Temannya tidak
tahu anaknya tidak tahu gurunya tidak
tahu muridnya tidak tahu dia maksiat
gampang tapi dia takut kepada Allah maka
dia tinggalkan maksiat tersebut setelah
dimudahkan baginya untuk bermaksiat dan
tidak ada yang lihat ini surganya
orang-orang spesial setelah itu Allah
sebutkan setelah beberapa ayat Allah
sebutkan mereka dapat Bidadari dapat
macam-macam kenikmatan ya ya setelah itu
Allah sebutkan surga yang di bawahnya
kata allahun
dan S kedua Surga Di atas ada dua surga
yang
lain Maka nikmat mana dari Tuhan kalian
yangendak kalian
dustakananat danada kedua surga tersebut
ada mata air
yangemancarkan air k ulga ini lebihah
darada yang sebelumnya Kalau yang surga
pertama airnya mengalir begitu deras
yang kedua hanya memancarkan air tidak
sampai menjadi
aliran kata para ulama ahli tafsir
berkata surga yang pertama adalah surga
orang-orang khusus spesial almuukarabun
para syuhada para
Anbiya dan yang kedua Sur surga umumnya
orang-orang
beriman di antara dalil dalam al-qur'an
bahwasanya surga bertingkat-tingkat
dalam surat almutaofifin
kata Allah Subhanahu Wa
taalaungguhnya orang yang baik itu dalam
kebahagiaan dalam kenikmatan di
surga berada
Diga sambil memandang mandang berbagai
maam
kenikm
wajahers-
kahagbagam kenikud
mereka diberi minum dengan Rah Rah
adalaham yang murni di sana orang di
surga minum kham tapiamnya tidak
memabukkan Mereka minum yang
murn yang ditutupi dengan minyak Kuri
sebagsir mengatakan kalau mereka minum
tegukan yang terakhir maka keluar bau
minyak jnya
harangi dia tutup dengan bau yang sangat
harum kata
Allah
wiikail manaisun untuk urusan ini maka
bersainglah kemudian kata Allah
wasnim campuran khamar murni tadi dengan
tasnim jadi minuman alabrar adalah
khamar yang murni yang sangat lezat
dicampur dengan tasnim supaya lebih
lezat lagi tasnim itu apa tasnim itu
minuman paling top di surga lebih top
daripada khamar murni tadi kata Allah
tentang tasnim a yasu bihal muqorun
tasnim adalah air yang diminum oleh
almuqarabun penghuni surga yang lebih
tinggi jadi maksud saya ada dua model
minuman ya perhatikan ada dua model
minuman di surga mudah-mudahan Antum
minum ya mudah-mudahan kita semua
minumnya amin ya rabbal alamin yang
pertama namanya rahiq rahiq adalah
khamar yang murni itu sudah Puncak
kelezatan tapi dicampur dengan apa
tasnim supaya lebih lezat lagi ya
Ternyata tasnim ini minumannya
almuqarabun Mereka minum cuma tasnim
lebih enak daripada khamar yang pertama
cuma dapat campurannya doang alabrar
Adapun almuqarbun minum tas
nimto lebih lezat super lezat ibarat
kalau kita mau gampangkan pemahaman ini
misalnya ada seorang dapat dodol rasa
durian paham yang satunya durian murni
Enakan mana enakan durian asli ini cuma
dapat campurannya ini dalil bahwasanya
penghuni surga
bertingga-tingga ini dalil bahwasanya
kenikmatan pun bertingkat-tingkat model
minuman juga
berbeda-beda Tayib paham sampai di sini
bahwasanya Surga itu
bertingkat-tingkat adapun dalil dari
hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bahwasanya surga
bertingkat-tingkat juga sangat
banyak di anaranya nabi S wasam bersabda
tentang penghuni surga mereka
berbeda-beda kata nabi
wasam golongan pertama Rombongan pertama
yang masuk surga rombongan yang pertama
maka mereka seperti rembulan di bulan
purnama terangenderang
dan Adapun rombongan
berikutnya seperti bintang yang paling
terang bersinar di langit tapi beda yang
pertama Seperti apa bulan purnama
terangbenderang yang kedua Seperti apa
bintang yang bersinar beda atau tidak
beda nabi Sallahu wasallam
bersabda dalam sahih albukhari
in
ahard kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sesungguhnya di surga itu ada
100 tingkatan khusus 100 tingkatan surga
yang Allah siapkan khusus bagi
orang-orang yang berjihad di jalan Allah
subhanahu wa taala antara tingkatan yang
satu dengan yang lain seperti antara
langit dan
bumi seperti antara langit dan bumi ya
bukan antara Lembah dengan gunung enggak
antara bumi dengan langit jauh berbeda
Kalau antum pergi ke Arab Saudi Antum
umrah atau Antum
Haji Terkadang ada th Siti thur kemudian
di antara Siti thur terkadang diajak
dibawa ke mujam almalik Fahad yaitu
percetakan Quran Raja Fahad waktu antum
ke sana nanti sebelah kiri itu ada
semacam Bukit situ ada istana di atasnya
itu istananya Raja Fahat Orangnya sudah
meninggal dunia istananya masih ada
Antum lihat Li Masyaallah istana di atas
bukit di surga bukan antara tanah dengan
bukit antara bumi Dengan apa langit jauh
bedanya dan untuk orang-orang berjihad
100 tingkatan ini dalil bahasnya Allah
Maha Adil Allah tidak menyamakan seluruh
orang yang berjihad orang berjihad
berbeda-beda tidak sama bahkan Allah
klasifikasikan sampai 100 tingkatan
berarti detail tatkala bedakan satu
dengan yang lainnya detail karena orang
berjihad bermacam-macam niatnya
bermacam-macam pengorbanannya
bermacam-macam ya Sehingga sampai
diklasifikasikan Oh 100 100 derajat kita
kalau di dunia kita juga bisa
klasifikasikan orang ya dari yang paling
kaya sampai yang paling bobrok ya super
kaya kemudian apa kaya kemudian apa
setengah
kaya setengah miskin
miskin miskin parah
ya bayangkan untuk orang berjihad aja
100 apa
tingkatan nah kata alhafiz Ibnu Hajar
rahimahullah dalam Fathul
Bari bahwasanya sebagaimana dalam jihad
ada tingkatan-tingkatan sampai 100
tingkatan demikian juga dalam
ibadah-ibadah yang lain tidak
sama semua orang tidak sama dalam
berbakti kepada orang tua ada yang
berbakti luar biasa jor-joran punya uang
kasih orang tua tidak pernah perhitungan
berbakti sama orang tua sering telepon
orang tua sering menyungu orang tua ada
yang berbakti pas-pasan bantu orang tua
tapi pas-pasan masih
mikir-mikir nelepon orang tua masih
mikir-mikir takut pulsanya habis
misalnya ada yang setahun sekali baru
Jenguk orang tua ya pergi pulang kampung
setahun sekali nanti bawa apa namanya
ee kongguan ya sampai sana pulang bawa
dua karung beras dari orang
tua modal kongguan pulang bawa dua
karung
beras ada yang sama sekali tidak telepon
orang tuanya ada yang marah-marah kalau
orang tuanya minta bantuan macam-macam
dalam masalah berbakti kepada orang tua
saja bertingkat-tingkat sedekah juga
bertingkat-tingkat tidak sama antara
orang bersedekahnya banyak dengan orang
sedekahnya sedikit Anda antara orang
yang pelit dalam dakwah juga tidak sama
ada Dai yang sangat ikhlas ada Dai yang
mencari dunia dengan dakwahnya ada Dai
yang murni cari dunia ya kalau
mengundang dia harus bayar r75 juta R
juta beda-beda tidak sama masa Allah mau
samakan Allah Maha Adil Allah Maha
Adil maka kata Ibnu Hajar sebagaimana
dalam sebagnya dalam jihad
bertingkat-tingkat dalam ibadah-ibadah
juga bertingkat-tingkat salat pun
demikian tidak sama ada orang rajin
salat ada yang cuma salatnya pas-pasan
ada yang cuma lima waktu aja ada yang
lima waktu di masjid ada yang lima waktu
tidak di masjid beda-beda
tingkat
berbeda-beda ini hadis bahwasanya surga
bertingkat-tingkat hadis lain yang
menunjukkan surga
bertingkat-tingkat kata nabi su wasam
Inna ahl
Janti ah
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sesungguhnya penghuni
surgaun larun itu melihat ke atas
melihat ke atas melihat ke atas kepada
Ahlul gurf Ahlul gurf itu penghuni surga
yang lebih
tinggi sebagaimana Mereka melihat
alkaukabud durri alghabir seperti
bintang yang terang-berang yang akan
tenggelam di timur atau di barat jadi
ternyata sudah tingginya jauh kemudian
jaraknya pun jauh
ke vertikal jauh horizontal juga apa
jauh paham maksudnya sebagaimana melihat
bintang yang akan tenggelam di ufuk
timur atau ufuk barat kira-kira demikian
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
antara Ahlul Jannah dengan Ahlul gurf
dua-duanya penghuni surga tetapi Ahlul
gurf itu surga spesial Ahlul Jannah
surga yang
umumnya ini dalil kata nabi
karena perbedaan antara keduanya
ternyata antara derajat yang satu dengan
derajat yang lain sungguh jauh
berbeda di anara dalil bahwasanya surga
bertingkat-tingkat dalam hadis kata Nabi
Sallallahu Ali wasallam
inula Jannah fquu Anna Li sungguh ada
seseorang surganya ditingkatkan oleh
Allah dia heran dia merasa surganya
tingkatan ini ternyata Allah naikkan
lagi di luar pada daripada dugaan dia
surganya ditingkatkan
lagi maka dia tanya Kok bisa saya surga
Saya tinggi seperti ini kata dikatakan
kepadanya listigfari waladika laka
karena anakmu selalu beristigfar
untukmu sehingga surganya dinaikkan oleh
Allah subhanahu wa taala derajatnya
dinaikkan di antara
dalil bahwasanya surga
bertingkat-tingkat kata nabi S
wasran dikatakan kepada orang yang
menghafal Alquran yang ahli Alquran Iqra
warqitiltatil Fid Dunya Fa manzila Akir
ayatinqa perhatikan sini hadirin hadirat
semangat hafal Quran semangat
mempelajari Alquran dikatakan kepada
orang ahli Quran
iqqi bacalah engkau Alquran dan Naiklah
derajatmu di surga
dan bacalah Alquran dengan Tartil dengan
tajwidtatil Fidun sebagaimana engkau
baca Alquran dengan Tajwid di dunia
failaka suungguhnya kedudukanmu di surga
akhiri ayatinqa pada ayat yang terakhir
kau
baca karena hadis ini maka banyak ulama
berpendapat di antaranya Al khattabi
dalam maalimus Sunan di antaranya Ibnu
mulaqin dalam ataudih Syarah sahih
albukhari dan para ulama yang lainnya
terlebih lagi diriwayatkan dari Aisyah
radhiallahu taala anha mereka mengatakan
bahwasanya di surga tingkatannya sesuai
dengan jumlah ayat di
Alqur'an saya tanya sama Antum ayat di
al-quran Berapa jumlahnya 6000 sekian
bukan surat ya ayat 6000 sekian 6000
sekian ayat setiap ayat itu mewakili
satu tingkatan surga Kenapa Nabi
mengatakan dikatakan kepada ahli Quran
iqqi bacalah dan Naiklah kemudian di
akhir hadis
sesungguhnya kedudukanmu sesuai dengan
ayat terakhir yang kau
baca dengan
demikian Sebagian ulama berpendapat
bahwasanya di surga itu 6.000 lebih
tingkatan di antara 6.000 tersebut ada
100 tingkatan untuk
Mujahidin tetapi total tingkatan 6.000
lebih Subhanallah
[Musik]
yaah kita enggak tahu kita di tingkatan
yang mana
kita ingin tingkatan 6.000 lebih jangan
tingkatan satu jangan apalagi tingkatan
minus du berarti masih di
neraka ya akhi ini semua yang Antum
lakukan kegiatan sehari-hari di dunia
ini mempengaruhi tingkatan Antum di
surga atau di neraka Allah Maha Adil
Allah Maha
Adil Antum tahu Siapakah penghuni surga
paling rendah dalam sahih albukhari Nabi
Sallallahu alaihi wasallam menjelaskan
Inna akhir ahlinari khurujan
minha Sesungguhnya orang yang paling
terakhir keluar dari neraka jahanam dia
masih minus waktu itu belum masuk surga
entah minus
berapa setelah diazab di neraka jahanam
dosa-dosanya sudah bersih maka dia pun
mau masuk surga maka dia pun keluar
dengan merangka-rangka dengan setengah
mati keluar di neraka jahanam kemudian
Allah mengatakan kepada P dia idhabulil
Jannah pergilah engkau masuk surga
kemudian dia pergi ke surga dia
mendengar suara-suara orang dalam surga
yukayalu ilaihi anaha Mala kemudian dia
dikhayalkan kepadanya surga sudah penuh
maka dia balik kepada Allah Dia berkata
Ya Rabbi wajatuhamala ya Allah surga
sudah penuh mau masuk lewat mana ya
Allah sudah penuh enggak ada kapling
lagi wajatuh padahal tidak penuh tidak
penuh cuma dikhayalkan kepada dia
seakan-akan sudah penuh sesak
lagi macet
surga dia bilang yaabbi w ya Rab aku
dapati surgaua penuh kata
allahhil Jannah pergilah engkau masuk
surga maka dia pergi
lagi dikhayalkan surga sudah penuh dia
lapor
lagi yabi W Ya Allah sudah penuh kata
Allah Jah Pergilah Kau masuk surgaakaun
Surgamu itu seperti dunia dan 10 kali
lipatnya kata Nabi sallallu wasam orang
ini apa Adna ahlil jannati manzil inilah
orang ad ahl Jan manzilah orang yang
paling rendah kedudukannya di surga itu
surga derajat nomor satu ternyata
luasnya seperti 10 kali
dunia antum mau enggak jadi orang ini ha
mau enggak
enggak mau Ped banget
Ente ini sudah top ini surganya 10 kali
lipat dunia masih belum mau jadi orang
itu Antum maunya Yang di mana Yang di
atas dari sini hadirin hadiratahti
subhanahu wa taala tatkala kita tahu
surga bertingkat-tingkat maka kita harus
berpacu kita harus berpacu karenanya
dalam Alquran Allah menyuruh kita untuk
bersegera berpacu berlomba bersaing kata
Allah subhanahu wa taala fastabiqul
Khairat berlomba-lombalah dalam
kebajikan hidup cuma Medan ujian kata
Allah alladzi khalaqal mauta Wal Hayata
liyabluakum ayyukum ahsanu Amala dialah
yang telah menciptakan kematian telah
menciptakan kehidupan untuk menguji
kalian mana Di Antara Kalian yang
amalnya terbaik mana Di Antara Kalian
akan diberi ganjaran surga yang terbaik
Allah maha adil tidak semua tidak
disamakan makanya kata Allah fastabi
Khairat berlomba-lombalah Allah
menggunakan kalimat sabaq lomba cepat
kata Allah dalam ayat yang lain sabiqu
magfirbikum Wa jannatin arduha kaardhai
Wal ardhi uiddat lilladina amanu Billahi
wasasulih dalam surat al-hadid kata
Allah Cepatlah menuju ampunan Allah dan
menuju surga yang luasnya Seluas Langit
Dan Bumi yang Allah siapkan bagi orang
yang beriman kepada Allah dan
rasulnya Allah suruh cepat Allah memuji
orang-orang yang cepat Allah muuji
penghuni surga Allah memuji para
Anbiya Allah
muuji penghuni surga kata Allah
subhanahu wa taala walladina Yuna Ma
walubuhum wajilatun anahumbihim roiun
ulaika yusunirat wahum
lahaiun dan orang-orang yang melakukan
amal saleh apa yang mereka lakukan dan
hati mereka masih takut kalau amal
mereka tidak diterima oleh Allah
subhanahu wa
taala mereka itulah orang-orang yang
bersegera dalam kebaikan dan mereka
berlomba Allah sifati mereka ulaika
yusariun F Khairat mereka berlomba-lomba
bercepat dalam bercepat-cepat dalam
kebaikan dan mereka
berlomba-lomba oleh karenanya selain
lafal sabaqa Allah juga mendatakan lafal
musaraah almusaraah bersegera almusaraah
contoh kata Allah wasariu
bersegeralah menuju surga Allah
subhanahu wa taala yang luasnya Seluas
Langit Dan Bumi yang Allah siapkan bagi
orang yang bertakwa Allah katakan Cepat
suruh cepat suruh berlomba suruh cepat
Allah memuji para nabi kata Allah
subhanahu wa taala
in mereka para Anbiya mereka adalah
orang-orang yangun bersegera dalam
kebaikan dalam masalah kebaikan jangan
malas-malas jangan tunda-tunda
nanti-nanti enggak urusan dunia bolehlah
kita mengatakan nanti-nanti urusan
akhirat segera kita berpacu dengan umur
kita yang segera habis berpacu dengan
waktu berpacu dengan kesibukan yang
tiba-tiba bisa datang mumpung masih
waktu kosong bersegera jangan
tunda-tunda Mumpung masih
muda mumpung masih hidup bagi yang tua
yang masih muda Mumpung masih muda yang
punya duit mumpung masih ada duit Ayo
berinfak bahkan Allah menyuruh kita
bersaing bukan cuma untuk cepat dan
segera Allah suruh bersaing saya
ingatkan kembali dalam surat almutfifin
tadi kata Allah Innal Abror lafi Naim
suesungguhnya orang-orang baik dalam
kenikmatan kemudian kata Allah subhanahu
wa taala
mereka sedang duduk di atas dipan-dipan
sambil memandang apa yang mereka pandang
Allah tidak Sebutkan dan dalam kaidah
tafsir jika objek tidak disebutkan maka
memberikan faedah keumuman dalam ayat
ini Allah
mengatakan Sungguhnya orang-orang baik
dalam di atas dipan-dipan mereka mereka
sedang memandang dalam kenikmatan
disebutkan ikat objek subjeknya
disebutkan pelakunya disebutkan alabrar
orang-orang yang baik penghuni surga
predikatnya disebutkan sedang memandang
objeknya tidak disebutkan apa yang
mereka pandang dan dalam kaidah tafsir
jika objek tidak disebutkan maka
memberikan faedah keumuman ada
kenikmatan-kenikmatan yang mereka
pandang yang membuat mereka bahagia
Allah hanya Sebutkan tentang dampak dari
memandang tersebut kata
Allah engkau melihat Bersi wajah mereka
Akibat apa yang mereka pandang Nah apa
yang mereka pandang tidak disebutkan
Namun kata para ulama semua pandangan
yang buat mereka bahagia mereka pandang
pada hari tersebut apa yang mereka
pandang mereka mandang surga yang begitu
luas surga yang begitu indah yang kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
labinatun min dahahab labinatun min
fidah Surga itu batanya terbuat dari
emas batanya terbuat dari perak
wamilatuhal misku Adapun semennya yang
melengketkan terbuat dari minyak kasturi
turbatuha
zafaran tanahnya terbuat dari zafaran
hasbauha Al Wal Marjan Adapun kerikilnya
terbuat dari
mutiara Surga kayak
begitu bagaimana mereka tidak senang
mereka melihat pepohonan yang luar
biasa kata Nabi Sallallahu Al
wasallamjartin
jannahahab tidak ada pohon di surga
kecuali batangnya terbuat dari emas
mereka mau minum tasnim minuman yang
sangat lezat mereka lihat minuman
sebagian ahli tafsir mengatakan sebagian
salah mengatakan tasnim itu air yang
mengalir di udara kemudian tertuangkan
di tempat minum penghuni surgaak perlu
pakai keran ya airnya Man di udara
Masya bahkan sungai-sungai anh
Mereka melihat sungai yang begitu indah
sungai yang berisi air yang tawar yang
segar Sungai susu Sungai madu Sungai
khamar bahkan sebagian Salaf mengatakan
anhunaj sungai-sungai mengalir di sungai
tanpa ada paritnya mengalir di atas
tanah itu baru
Sungai tadi baru pohon buah-buahan
mereka
lihat yang dahannya rendah tinggal
dipetik tidak usah manjat-manjat datang
sendiri dahannya tinggal ente
makanatin W Marfuah tidak pernah
terputus ukul Daim musimnya tidak pernah
berhenti selalu ada Kapan kita
inginkan kenikmatan yang luar biasa itu
baru
buah-buahan terakhir
apa
bidadari belum Bidadari
bidadari yang kata nabi S
wasallamun wasam kalau seandainya ada
bidadari di surga nongol di dunia
nongol maka akan memberi penerangan
antara langit dan bumi seandainya
Jakarta Barat lampu mati seluruhnya jam
12 malami nongol terangberang sini
Cahaya
Bidadari bukan cuma terang-menerang
bahkan bau harum semerbak dari bumi
sampai langit semuanya bau harum
gara-gara nongolnya badari
tersebut dan khimarnya atau apa namanya
Apa namanya
jilbabnya kerudungnya yang ada di atas
kepalanya lebih baik daripada dunia dan
seisinya Sudahlah ini kita tidak bahas
di sini banyak orang di bawa umur
ya tapi aki Maksud saya dia memandang
itu apa tidak bahagia memandang
kenikmatan yang luar
biasa ada anak-anak muda melayani bawa
minuman gak usah tinggal duduk santai
aja minuman datang ada pelayan banyak
dalam ayat yang lain kata Allah
subhanahu wa taala
dalam surat Atur kata Allah subhanahu wa
taala dan berkeliling di sekitar mereka
anak-anak muda yang jadi pelayan yang
anak-anak muda tersebut seperti luul
maknun seperti mutiara yang tersimpan
itu pelayannya saja putih luar biasa itu
pelayannya belum bosnya kalau masuk
surga paham kata para ulama menunjukkan
bagaimana tampannya Bagaimana cantiknya
penghuni surga sedangkan pelayannya saja
putihnya seperti mutiara yang tersimpan
dalam cangkangnya itu baru pelayannya
paham paham
tidak mereka lihat Bagaimana tidak
bahagia melihat seperti itu apalagi yang
mereka lihat banyak Mereka
melihat penghuni neraka jahanam disiksa
minta makan minta minum dari mereka
tidak bisa
suatu saat Allah kasih waktu penghuni
surga ngobrol sama penghuni neraka
jahanam penghuni neraka berkata Wahai
penghuni surga berikanlah kami air minum
dan makanan yang Allah berikan kepada
kalian kami haus kami lapar kata
penghuni surga
inahir Allah haramkan ini semua bagi
orang kafir mereka bahagia melihat
penghuni neraka disiksa mereka selamat
dari siksaan mereka Bersyukur kepada
allah subhanahu wa taala di anara yang
mereka lihat adalah kerabat mereka ayah
ibu anak istri yang masuk surga bersama
mereka kata Allah subhanahu wa taala
jannatu
adninunaha W
abwajtihim mereka masuk surga bersama
orang-orang Saleh dari ayah dan ibu
mereka orang-orang Saleh dari
istri-istri mereka dari suami-suami
mereka dari orang Saleh anak mereka
bagaimana tidak bahagia masuk surga ada
istri ada anak-anak orang tua Masyaallah
bahagia memandang dengan penuh
kebahagiaan bagaimana mereka tidak
bahagia mereka bertemu dengan
kawan-kawan mereka di dunia ternyata
masuk surga bersama mereka kata Allah
subhanahu wa taala wazana Ma fiurihim
Min gillin ikhwanan alu mutaqobilin kami
cabut rasa dengki rasa jengkel rasa
marah dari dada-dada mereka jadilah
mereka seperti bersaudara saling
berhadap-hadapan ketemu kawan dulu kita
Ngaji bareng sekarang ketemu di sini
bidadarimu yang mana
Oh ada lagi nunggu di
kamar banyak bawah umur ya disensor
nanti ya
tiib dan yang paling nikmat yang mereka
pandang adalah wajah Allah subhanahu wa
taala kata Allah Subhanahu Wa
taalaillina Ahsanul Husna wadah bagi
orang-orang yang berbuat kebaikan di
dunia mereka dapat alhusna yaitu surga
wiada dan tambahan dan ini diriwayatkan
dari Hadis Mutawatir lebih dari 20
sahabat meriwayatkan yang dimaksud
dengan tambahan tersbut adalah memandang
wajah Allah subhanahu wa
taala kata Nabi Sallallahu Ali wasallam
ahl J Jannah jika penghuni surga sudah
masuk surga fullahu Azza waalla maka
Tuhan Allah subhanahu wa taala berkata
kepada mereka kepada penghuni
surga
aturidikum kalian ingin tambahan
nikmat mereka nikmat apa lagi ya Allah
ini sudah kayak begini kata mereka
alamuj ya Allah bukankah Engkau telah
membuat wajah kami
berseri-seri Janah engkau sudah masukkan
kami dalam surga engkau telah menjauhkan
kami dari neraka jahanam mau nikmat
apaagi Kami sudah di puncak
kenikmatan kata nabi sallallu Ali
wasallamakahab maka Allah angkat
tirainya hijabnya Allah
angkat kemudian mereka melihat Allah
Subhanahu Wa
taalauan Ahab ilaih Min
dan mereka tidak mendapatkan kenikmatan
yang paling mereka sukai seperti melihat
wajah Allah subhanahu wa taala itulah
puncak kenikmatan itulah tahan
kenikmatan bagi penghuni surga lillina
Ahsanul Husna wadah bagi orang-orang
yang baik Allah berikan kebaikan yaitu
surga dan Allah berikan tambahan maka di
antara doa Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam
asaluka Wal Karim aku memohon kepada
engkau ya Rabb kelezatan memandang
wajahmu
wasik dan kerinduan untuk bertemu dengan
engkau ya Rab
ini semua pandangan yang buat mereka
nikmat di
surga setelah itu Allah berkata setelah
Allah sebutkan kenikmatan yang mereka
dapatkan kata Allah wafialika
falyatanafasil mutanafisun untuk urusan
nikmat surga bersainglah kata Allah
bersaing Allah suruh bersaing jadi bukan
cuma cepat bukan cuma segera Allah suruh
apa
bersaing Allah tidak menyuruh anda untuk
bersaing memiliki rumah yang paling
besar Allah tidak menyuruh anda untuk
bersaing memiliki mobil yang paling
mewah tidak Allah suruh Anda bersaing
untuk meraih nikmat
Surga oleh karenanya kita kalau di dunia
ini jangan jangan tanggung-tanggung kita
hidup cuma sekali jangan
spekulasi segala kegiatan kita
menentukan kedudukan kita di surga di
derajat yang mana kalau masuk surga
kalau masuk neraka wubillah di derajat
yang mana Di Neraka Jahanam mengerikan
Setiap kegiatan
kita dari sini para hadirin dan hadirat
yang dirahmati Allah subhanahu wa taala
maka
benarlah waktu itu sangat berharga dalam
diri kita ini waktu sangat
berharga karenanya Allah bersumpah dalam
al-qur'an banyak dengan Waktu wadduha
demi waktu duha wallaili demi malam Wan
nahari demi siang Wal Fajr demi Fajar
walayalin asr demi 10 hari pertama bulan
Zulhijah Wal asr Demi Masa Demi Waktu
asar
Kenapa waktu itu sangat
berharga karena setiap waktu yang kita
manfaatkan menentukan di mana kedudukan
kita di akhirat
kelak namun banyak orang terpedaya
makanya nabi su wasam mengatakan
nikm dua kenikmatan yang banyak orang
terpedaya kesehatan dan waktu luang
waktu luang dihabiskan untuk yang
tidak-ti yang tidak bermanfaat waktu
habis untuk whatsappanwsappan waktu
habis untuk nonton berita-berita yang
tidak
bermanfaat waktu habis untuk menganalisa
Padahal dia bukan ahli
analisa waktu habis untuk bertengkar
untuk caci maki di medsos untuk saling
menjatuhkan untuk menuduh yang
tidak-tid waktu habis untuk nonton yang
enggak benar jam demi jam Terlewatkan
hari demi hari Terlewatkan seandainya
waktu-waktu tersebut kita gunakan untuk
bertakwa kepada Allah mungkin sudah
mengangkat derajat seorang sangat
tinggi di surga
kelak karenanya untuk
urusan untuk urusan Ibadah harus
berlomba Kita Harus bersaing Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam berkata agar
anda bersaing kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam la
hasadaitn tidak ada hasad kecuali kepada
dua orang anda harus hasad yaitu cemburu
pengin seperti dia bukan hasad dengki
Bukan tapi cemburu pengin seperti dia
dalam istilah Islam namanya giib kata
nabi
tidak ada hasad tidak ada cemburu
kecuali kepada dua orang
rulunahul hikmah wahuaq Wima yang
pertama seorang yang Allah berikan
hikmah beri ilmu kepadanya kemudian dia
berhukum dengan ilmu tersebut dan dia
mengajarkannya kita harus cemburu sama
orang seperti ini cemburu sama ulama
ilmu mereka luar biasa mereka berbicara
dengan hikmah mereka mengajarkan
ilmu cemburu sama
mereka kita lihat bagaimana para
ulamanya saya cerita saja tentang Syekh
Abdul razq hafidahullahu taala setiap
waktunya kita sering sama beliau setiap
waktunya berharga beliau di pesawat baca
Quran di ruang tunggu baca Quran lagi di
akupunter baca Quran ya lagi diperiksa
dokter lagi apa namanya Xray baca Quran
nanti ngobrol sedikit ceramah ya kita
lagi duduk ngobrol-ngobrol nasihat
nasihat Firanda terj ahkan saya suruh
Terjemahkan kalau enggak ada yang
bertanya tanya sama dia dia jawab tidak
ada waktu dia dalam candaannya dalam
ngobrol dengan kita di sela-selanya
pasti ada ayat dan hadisayyat dan
hadis dan itulah tafsiran dari firman
Allah terhadap Nabi Isa alaihi salam
Nabi Isa alaihi salam dalam surat Maryam
berkata waa'alani mubarokan ainama kuntu
dan Allah menjadikan aku berkah di mana
pun aku berada
yaitu pengajar kebaikan di mana pun Nabi
Isa berada pasti ada nasihat yang dia
sampaikan entah ceramah entah wejangan
entah jawab
pertanyaan kita lihat Masyaallah ini
Syekh seperti ini semoga Allah
menjaganya yajaga beliau hafidahullahu
taala waktu
bermanfaat kita cemburu lihat
orang-orang seperti ini kapan kita bisa
seperti
beliau kata nabi yang kedua
rulunahahu Alal
Wah seorang yang Allah berikan kepada
dia harta dan dia gunakan untuk berinfak
di jalan Allah subhanah ini juga harus
kita cemburuin kapan kita bisa seperti
dia punya harta banyak tapi rajin
sedekah ikhlas lagi kepada Allah
subhanahu wa taala ya ada kawan Sumbang
sekian
miliar kemudian waktu disebut namanya
marah dia wajahnya Merah bukan marah
bukan marah pencitraan benar-benar marah
ya Kenapa sebut nama saya mukanya
marah Subhanallah sudah sumbangnya
miliaran ikhlas lagi Masyaallah ini
sudah Sumbang 100.000 pamer-pamer lagi
Oh iya Alhamdulillah iya saya yang
Sumbang Alhamdulillah
Alhamdulillah Allah gerakkan hatiku
untuk menyumbang 100.000
tersebut cemburu lihat orang seperti
begitu nabi yang suruh kita cemburu
cemburu terhadap orang kita
bersaing salat malam kata Nabi
Sallallahu alaii wasallam Man Q bias
ayatin lam yuktab Minal gofilin Barang
siapa yang salat malam 10 rakaat 10 ayat
Barang siapa salat malam dengan membaca
10 ayat maka dia akan tidak akan ditulis
termasuk orang-orang yang lalai ternyata
salat malam bisa 10 ayat bisa ente
bangun
ente salat dua rakaat quluallahu Ahad
quuabbil Falaq Terus witilnya
quuirabbinnas berapa ayat coba
qulallahu ahad allahuad
lamahufuan
ahad sudah
se Le dari 10 ayat Kalau Anda bangun
malam cuma salat t rakaat yang lebih
dari 10 ayat saja Anda sudah tercatat
ada catatan khusus
lam ini orang tidak
Lal kalupun Anda sangat malas
jangantinggalkan 10 ayat untuk salat
malam berarti kalau Anda lagi malas
enggak apa-apa Salat malam cuma dua
rakaat witirnya satu rakaat Enggak ada
masalah yang penting
bangun Kalau anda lebih semangat lagi
manqama biat Ayah kutiba minalqonitin
Barang siapa yang salat malam baca 100
ayat dia hafal Juz Amma Juz Amma itu
lebih daripada 100 ayat banyak
ayatnya ratusan ayat Yus Am itu maka
akan tercatat sebagai orang-orang yang
qaniitin yaitu orang-orang yang taat
beribadah
beribadah pjang
beribadahaaca 100 ayat Lebi semangat
lagiapaat malamaca 1000
a maka diacat sebagai orang mendapatkan
pahala yang sangat banyak nabi juga
menyuruh kita untuk
berpacar saya ser samp ser hi
sebent umur umatku antara 70 60 sampai
70 hanya sedikit yang lewat
70 Taruhlah kita meninggal umur 60 60
umur kita dipotong masa kita Sebelum
balig sampai balig 15 tahun Berarti umur
efektif efektif kita cuma tinggal 45
tahun dipotong 15 kemudian di pootong
waktu tidur kita tidur kita sepertiga
umur kita t tidur kita 20 tahun 45
dipotong 20 tinggal 25ah tinggal 30
apalagi di antara kita ada yang tidur 9
jam bukan cuma 8 jam ada yang 10 jam
Tergantung situasi dan kondisi berarti
potongan waktu semakin banyak teralah
umur kita tinggal sisa 30 tahun belum
waktu kita untuk whatsapp-an untuk
grup-grupan untuk lihat ini lihat anu
untuk cekakaan cekekin untuk jalan-jalan
waktu kita tinggal sedikit Taruhlah
efektif umur kita tinggal 20 tahun ini
20 tahun benar-benar menentukan nasib
kita di akhirat kelak di surga mana
Kalau Kalau Anda masuk surga 20 tahun
maka waktu tinggal sediki jangan
main-main ya
Ikhwan makanya kata Ibnu Masud
asbahtairi ala kalau kau sudah tiba di
pagi hari jangan tunda-tunda sampai sore
hari ingin melakukan kebajikan Jangan
tunda sampai sore hari pagi semangat
kerjakan terbetik hati ingin salat duha
segera salat duha ingin ikut pengajian
berangkat pengajian ingin telepon orang
tua Segera telepon orang tua ingin
kunjungi orang tua datang kepada orang
tua manfaatkan waktu jangan tunda-tunda
kita enggak tahu Setelah tiba sore hari
masih hidup atau tidak yang kedua bisa
jadi semangat bisa hilang kita gak
tahu
kemudian kalau kau sudah tiba sore hari
ingin beramal saleh Jangan tunda pagi
hari kau tidak tahu kau masih bisa hidup
atau tidak sebagaimana seorang penyair
berkata berbekalah engkau dengan
ketakwaan Sungguhnya kau tidak tahu jika
telah tiba malam hari Apakah kau bisa
hidup sampai pagi pagi
hari Wam Min Fatan
amsabahikan wqudilat
ajulalqri betapa banyak Pemuda pagi hari
masih tertawa sore hari masih tertawa
sore hari tertawa pagi hari tertawa
malamnya sudah dikuburkan dalam
kegelapan yang lahad oleh karenanya
hadirin jangan tunda-tunda anda punya
niat baik berarti Allah Sedang kasih
Hidayah sama anda segera wujudkan jangan
ditunda-tunda anda ingin berinfak
keluarkan jangan tunda-tunda
kalau nanti Nantilah siang bisa jadi
berubah Anda ketemu orang miskin kasihan
segera Kasih Jangan tunda nanti sore aja
belum tentu anda tertarik lagi untuk
dapat Hidayah beri k diaah belum tentu
orang miskinnya masih ada mungkin dia
sudah pergi mungkin dia sudah meninggal
kita enggak tahu akhirnya infak yang
harusnya mengangkat derajat kita di
surga jadi
gagal ya jadi berpacu Anda bersaing
Antum sekalian ini bersaing di antara
Antum sekalian bersaing Mencari Surga
yang tertinggi saya juga bersaing saya
bersaing dengan Antum saya bersaing
dengan ustaz-ustaz yang lain saya
bersaing ingin mencari surga yang yang
tertinggi ingat setiap kebaikan yang
kita lakukan ada pengaruhnya tentang
nasib kita abadi di akhirat kelak Allah
berfirman Barang siapa melakukan
kebajikan meskipun sebesar Zarah dia
akan lihat hasilnya Jangan pernah
sepelekan kebaikan sedikit pun kata nabi
wasam
jangan kalian meremehkan kebajikan
sedikitp meskipun hanya senyum waktu
ketemu saudara senyummu itu bisa saja
mengangkat derajatmu di surga gelak
Jangan pernah
sepelekan kata nabi
F Jagalah dirimu dari neraka jahanam
meskipun hanya berinfak dengan sepenggal
kurma karanya Ikhwan saya ingatkan
terutama anak muda terutama para jomblo
ya pandangan Antum itu punya pengaruh
dengan
kedudukan Antum di akhirat pandangan
haram yang anda lepaskan itu punya
pengaruh di akhirat Kal pasti ada
pengaruhnya pandangan haram yang Antum
tundukkan pandangan tidak mau lihat yang
haram itu pasti ada pengaruhnya tentang
derajat Antum di surga maka hati-hati ya
semoga Allah subhanahu wa taala
mengampuni dosa-dosa kita dan semoga
Allah subhanahu wa taala memasukkan kita
di derajat surga yang tertinggi makanya
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh
kita untuk punya cita-cita yang tinggi
kata nabi Sallahu Ali wasallam
altumullah fasaluhul Firdaus jika kalian
minta kepada Allah Mintalah surga
firdaus fainnahual Jannah itu surga yang
tertinggi nabi suruh kita cari surga
yang tertinggi jangan seorang berdoa ya
Allah masukkanlah aku ke surga meskipun
hanya di emperan saja
jangan ya akhi ente Kenapa cita-cita
rendah seperti itu Apa susahnya Allah
masukkan anda di surga firdaus kalau
Allah mau gampang bagi Allah subhanahu
wa taala
Ustaz tidak peda minta surga firdaus
ente tahu diri ya udah ente minta saja
kalau ente minta dengan tulus Kalau
Allah kabulkan Allah akan siapkan Jalan
supaya Anda menjadi orang yang bisa
meraih surga firdaus Bukankah setiap
hari kita berdoa tu minimal 17 kali kita
minta jalan tertinggi apa doa kita
tatkala kita baca surat Alfatihah
ihdinatal mustaqim Ya Allah tunjukkanlah
aku jalan yang lurus itu Bukan jalan
sembaranganai jalan orang-orang yang kau
berikan kenikmatan kepada mereka Jalan
Siapa orang-orang yang Allah beri
kenikmatan bukan sembarang orang kata
Allah
ulaikinaallahu alaihim minan nabiyin
wasiddiqin wasyuhada wasolihin W Ula riq
kata Allah orang-orang yang diberi
kenikmatan oleh Allah itu para nabi para
siddiqin para syuhada para Salihin
orang-orang spesial jadi Antum waktu
salat itu sedang minta kepada Allah
ditunjukkan jalan-jalan orang spesial
orang-orang top jalannya nabi jalannya
Syuhada jalannya siddiqin Jalan Salihin
bukan Jalan sembarang orang tapi betapa
sering kita berdoa Kita tidak sadar
kalau kita minta satu yang sangat tinggi
kita kurang khusyuk
ya kita berdoa ihiniratal mustaqim
pikiran kita kegado-gado
gimana pikiran ke mana-mana jadi Ikhwan
berpacu dan berlomba kalau ada kegiatan
kebaikan jangan tunda-tunda ini nasihat
buat saya pribadi ya saya juga pengin
seperti tapi namanya manusia ya naik
turun tapi terus semangat ya Terus
semangat kalau lagi malas-malasan
bergaul sama orang-orang yang semangat
lihat orang baca Quran lihat ini lihat
ceramah-ceramah biar kita semangat
termotivasi karena setiap amalan yang
kita lakukan punya pengaruh dengan
kedudukan kita yang abadi selama-lamanya
kita ini hidup sebentar ya
Ikhwan hidup kita cuma 60 tahun apa
bandingannya setelah kita hidup di dunia
kita masuk alam barzakh alam barzakh
bisa jadi ratusan tahun di sana bisa
jadi ribuan tahun nunggu hari kiamat
dibandingkan 60 tahun gak ada apa-apanya
kemudian kita dibangkitkan di padang
mahsyar di padang mahsyar Sat hari
seperti 50.000 tahun apa bandingannya 60
tahun itu akan kita hadapi belum lagi
Kita maju lagi hisab Mizan
Sirat masih panjang perjalanan makanya
nabi wasam berkun
apa urusanku dengan dunia kata rasulah
Sallahu wasallam perumpamaanku dengan
dunia seperti seorang yang bersafar
menggunakan kendaraan kemudian mampir
sebentar beristirahat di sebuah pohon
kemudian meninggalkan pohon tersebut
kita pun demikian kita ini hanya mampir
dari alam janin kita keluar mampir
sebentar di dunia cuma 60 tahun kurang
atau lebih kemudian kita masuk dalam
berikutnya alam barzak persinggahan yang
sangat lama kemudian kita dibangkitkan
persinggahan yang sangat lama lagi
Kemudian ujungnya neraka atau surga yang
abadi selama-lamanya Maka waspada jangan
spekulasi di dunia ini ya lakukan yang
jelas-jelas bertakwa kepada Allah jaga
lisan jaga pandangan jaga pendengaran
jaga komentar hati-hati Ya karena itu
semua mempengaruhi kedudukan kita di
akhirat kelak demikian wallahu taala
alam bawab kalau ada yang bertanya saya
persilakan ma baca sendiri at sini sini
Bagaimana cara kita sebagai anak yang
masih hidup di dunia ini dalam beramal
saleh untuk orang tua kita yang telah
meninggal agar orang tua kita memperoleh
surga yang tinggi walaupun ibadah
diaasih hidup biasa-biasa saja bisa jadi
hidup dia biasa-biasa saja ibadahnya
biasa-biasa saja karena repoturusin
Antum waktu masih
kecil sebagai anak yang berbakti antara
ciri-ciri anak saleh waladun shihun
yaduahu anak saleh yang mendoakannya itu
suatu sifat yang tidak bisa terpisahkan
namanya anak saleh pasti sering
mendoakan kedua orang tuanya makanya
Allah berkata aniskurli Wali walidaika
ilaial masir Berterima Kasihlah kepadaku
dan berterima kasih kepada kedua orang
tuamu kalau anda anak saleh sebagaimana
berterima kasih kepada Allah bersyukur
kepada Allah dengan banyak ibadah
Berterima Kasihlah kepada kedua orang
tuamu dengan berbakti kepada mereka
kalau mereka masih hidup kalau mereka
sudah meninggal dunia maka sering doakan
mereka Kalau anda ternyata jarang
mendoakan kedua orang tua Anda
kesalehannya
dipertanyakan kalau punya rezeki silakan
bersedekah atas nama orang tua dengan
ijma ulama
sampai kalau punya rezeki silakan
menghajikan mengumrahkan orang tua
dengan ijma ulama kes ulama bermanfaat
tapi yang paling penting apa yang paling
penting mendoakan kedua orang tua tadi
sudah saya Sebutkan in
seor diangkat derajatnya
di bisa saya ditingkatkan
derajatnya karena anakmu sering
mendoakanmuohon
ampunan Ustaz Adakah orang yang sudah di
surga kemudian dikeluarkan atau diralat
gimana
ter Naka y gimana bisanya
Emang di
dunia diralap mau naik B ke surga
ternyata salah yang nyetir bisnya iblis
keajak ke neraka jahanam ini kalau di
dunia saya mau cerita ada cerita ini
cerita ini saya dapat cerita dari kawan
benar atau tidaknya wallahuam bwab ya
Jadi ada seorang
sakit di rumah sakit setiap ada yang
jenguk dia pulang keluar terbahak-bahak
setiap ada yang jenguk dia keluar dari
tempat ruangan tersebut terbahak-bahak
akhirnya teman ini penasaran dia pun
jenguk dia bilang Ente ini Kenapa orang
setiap keluar terbahak-bahak dengar kamu
cerita Ada apa gerangan sementara dalam
kondisi di giips dan macam-macamnya maka
dia cerita Kenapa mereka tertawa saya
cerita sebab Kenapa saya masuk rumah
sakit Saya
bermimpi tiba-tiba tegak hari
kiamat kemudian dipanggillah para
penghoni surga p para puhuni neraka
jahanam ada bis-bisnya bis menuju surga
bis menuju apa neraka disebutkan namanya
Si Fulan Fulan bin Fulan pergi ke bus
nomor 27 menuju neraka jahanam Naiklah
Dia menuju neraka jahanam sampai
disebutlah Nama saya Fulan bin Fulan
menuju bis nomor
35 menuju surga saya cek Oh benar Nama
saya begitu saya semangat saya pun
menuju BS tersebut BS nomor berapa 35 Di
tengah perjalanan saya naik bis saya
perhatikan jalan tiba-tiba ada jalan
depan surga neraka tahu-tahu bis saya
belok ke Jalan neraka ke neraka saya
heran Loh kok bisa belok ke neraka Ah
mungkin ada jalan
tembus neraka jahanam terus Semakin
Dekat neraka 100 KM loh neraka 50 km loh
kok semakin dekat maka saya tegur saya
bilang Hei
sawak siropir sirir berhenti dulu
berhenti Saya mau ke surga bukan ke
neraka kamu salah Jalan kata orang
tersebut kata super bisnya ya kamu bis
Nomor berapa Nomor 35 kamu salah ini
nomor
53 ke neraka
jahanam saya bilang berhenti berhenti
tiba-tiba dia balik ternyata iblis yang
nyetir ketawa-ketawa
dia berhenti-berhenti kata iblis tidak
bisa bisnya sudah diformat ke
neraka Akhirnya saya pun loncat dari bis
saya pun jatuh Ternyata saya tadi di
kamar saya loncat ke balkon jatuh ke
bawah saya masuk rumah sakit
sekarang ini cerita Saya dikirim dari
teman saya dia dapat WhatsApp zaman dulu
lama WhatsApp atau SMS kirim ke saya
saya ketemu dia lagi di Madinah Beberapa
hari lalu beberapa minggu yang lalu saya
bilang kamu pernah cerita sama saya
seperti ini Waduh saya lupa katanya Wam
benar atau tidak jadi enggak ada namanya
orang sudah masuk surga ternyata keliru
dikeluarkan lagi masuk apa
neraka atau orang salah masuk neraka
sudah terjangur di azab kemudian
salah-salah kamu di surga Ya Allah ini
enggak benar Emang di
dunia Apakah setiat umat Islam masuk
surga Iya semua orang yang sudah Islam
yang mengatakan asadu
allaahaillallah Rasulullah meskipun dia
bermaksiat meskipun dia melakukan
dosa-dosa besar selama tidak kafir
selama tidak batal
syahadahnya kalau dia dia tidak diampuni
oleh Allah maka dia akan masuk neraka
kemudian akan diazab sesuai dengan kadar
dosanya setelah itu dimasukkan ke dalam
surga tapi Antum jangan main-main dengan
hal ini jangan mengatakan yang penting
kita masuk surga mau diazab enggak
diazab yang penting masuk surga ya akhi
ente diazab tidak ringan ya akhi azab
itu pedih
apa kata nabi Sallahu Ali wasallam y BII
ahl Dunya Min
ahlinaran didatangkan seorang paling
kaya raya di dunia tapi dia masuk neraka
ini orang paling Happy orang paling kaya
orang paling
top terkaya di dunia dia inilah orang
ini kemudian dicelupkan dalam neraka
satu celupan
saja tatkala satu celupan neraka yang
buat sangat pedih tersebut membuat Dia
melupakan segala kebaikan yang pernah
dia rasakan maka ditanya kepada dia
Apakah selama di dunia pernah merasakan
kenikmatan pernah merasakan kebahagiaan
kata dia tidak sama sekali Subhanallah
Padahal dia orang paling kaya satu
celupan Di neraka itu membuat dia lupa
dengan segala kenikmatan yang pernah dia
rasakan ya akhi ahwu ahli yaumqamah Abu
thibin
wahu
minaruhu orang yang paling ringan
siksaannya di neraka jahanam Abu Thalib
pakai sendal api otaknya mendidih
ente saja kalau kasih lilin jari nan
enggak kuat ya sakitnya luar biasa
apalagi api neraka jahanam jangan
seperti orang-orang Yahudi yang pede
masuk surga mereka merasa pasti masuk
surga kata mereka surga hanya untuk kita
kalau kita nakal-nakal masuk neraka cuma
sebentar waquanar
a ayam ma'dudah kata mereka kita ini
tidak masuk neraka kecuali hanya
beberapa hari saja santai aja kalau
masuk neraka cuma beberapa hari ini
keyakinannya orang-orang Yahudi Jadi
benar bahwasanya orang Islam pasti masuk
surga ujung-ujungnya pasti masuk surga
ada yang masuk surga secara langsung ada
yang mampir dulu di neraka jahanam tapi
jangan sampai kita termasuk golongan
yang mampir terlebih dahulu
Ustaz Ana pernah berbuat maksiat Ana
pernah berbuat kufur kepada Allah Apakah
Ana masih bisa surga bisa kalau bertobat
kepada Allah subhahu wa
taal
Katakanlah tenggelam dalam kemaksiatan
berlebih-lebihanahah jangan kalian putus
asa di rahmat Allah
inallah suungguhnya Allah mengampuni
segala dosa Firaun saja yang kurang ajar
yang aku sebagai Tuhan Allah masih
sayang Allah kirim Nabi Musa untuk
mendakwahi dia Seandainya dia bertobat
dia masuk surga namun dia tidak mau
bertobat itu
Firaun Ustaz Tolong jelaskan tentang
hadis yang mengatakan surga kebanyakan
dihuni orang miskin Apakah harus menjadi
miskin untuk lebih mudah masuk
surga kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam itu ala ahlil Jannah fawajadtu
aksar ahliha alfuqar Aku tengok surga
aku dapati kebanyakan penghuninya adalah
orang-orang apa
Miskin tapi bukan syarat masuk surga
harus mikin miskin tidak banyak
orang-orang kaya penghuni surga
contohnya Nabi Sulaiman Alaihi Salam
contohnya Abdurrahman bin Auf
radhiallahu taala Anhu orang-orang kaya
masuk surga Abu Bakar assiddiq juga kaya
raya masuk surga banyak terus kenapa
penghuni surga paling banyak orang
miskin karena kebanyakan orang diuji
dengan
kekayaan tidak
lulus dan Kebanyakan orang diuji dengan
sabar dalam kemiskinan
lulus ka Innal insana Sungguhnya manusia
itu benar-benar melampaui batas arahagna
tatkala dia merasa dirinya sudah kaya
betapa banyak orang sombong gara-gara
apa kaya betapa banyak orang menzalimi
orang lain menghina orang lain gara-gara
kaya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan alkibr Wal
khuyala Fi ahlil
khail kata Nabi Sallallahu alaih
wasallam kesombongan keangkuhan pada
orang yang memelihara kuda kuda saja
kalau orang punya bisa bikin pemiliknya
sombong kuda saya hebat jadi sombong di
angkuh itu
kuda belum mobil
mewah belum motor
mewah dengan gayanya dengan gayanya
mobil
mewah khawatir sangat mudah menyeruskan
Allah dalam kesombongan belum rumah
mewah oleh karenanya bukan berarti kita
enggak boleh kaya boleh kalau seorang
kaya banyak sedekahnya surganya
tinggi tetapi saya katakan tadi
kebanyakan orang diuji dengan kekayaan
tidak
lulus Kebanyakan orang diuji dengan
kemiskinan
sabar Antum pilih mana diuji dengan
kekayaan atau diuji dengan
kemiskinan diuji dengan kekayaan
Ustaz di surga Apakah bisa berkumpul
kembali dengan keluarga walaupun tingkat
tingkat surganya
berbeda Terkadang saya merasa rindu
dengan ayah saya yang sudah meninggal
dunia kita bilang udahlah yang penting
masuk surga dulu ya nanti di sana urusan
belakangan ya tapi konon ada yang
berpendapat Sebagian ulama mengatakan
yang di atas bisa ngunjungi yang di
bawah yang di bawah tidak bisa naik ke
mana Ke ke atas tapi surga yang di atas
penghuni surga di atas bisa mengunjungi
yang di bawah Wam bisawab tentang
kesahihannya
Ustaz Mengapa Allah mempropagandakan
surga dengan sungai yang mengalir di
bawahnya pada banyak ayat dalam
al-qur'an tidak sebanyak taman-taman
atau kamar-kamar atau kenempatan lain
dalam surga Mengapa demikian
pertama Karena kenikmatan yang
dirindukan oleh orang yang fitrahnya
baik adalah seperti itu taman-taman yang
indah karena sebagian orang-orang
liberal mengatakan ini Quran ini hanya
untuk Arab badui yang rindu dengan Apa
sungai dan taman kita bilang sampai
zaman sekarang orang-orang kaya masih
cari apa Taman iya atau tidak Bukankah
orang banyak ke puncak Cari apa Taman
orang kalau punya rumah pengin yang
tamannya apa luas ada air yang
berpercikan ada kolamnya orang sampai
sekarang namanya kenikmatan itu melihat
seperti itu dan bukan cuma itu yang
Allah sebutkan Allah sebutkan juga yang
lain ya Ada kemah-kemah ada istana ada
Bidadari ya banyak ya tidak semua Allah
sebutkan nanti kalau Allah Sebutkan
semua kenikmatan dalam al-qur'an
al-qur'an isinya surga th ya banyak yang
mau disebutkan oleh Allah cuma
perwakilan sudah bisa menggambarkan
bagaimana indahnya apa surga
ya apa tidak cukup Allah mengatakan ya
Wun maknun dan bidadari yang seperti
mutiara yang dia tersimpan dalam
cangkangnya ya kata
Allah Marjan bidadari yang begitu
bening seperti permata dan begitu lembut
seperti begitu putih seperti mutiara
sebennya Saya pengin bicara panjang
lebar tapi banyak anak-anak di bawah
umur sekarang ya sudahlah intinya yang
yang penting mudah-mudahan kita masuk
apa surga dan kalau sudah di surga Apa
saja yang kita inginkan pasti
dikabulkan ya wakum fiha matahi
anfusukum di surga apa yang kalian minta
yang kalian hasratkan wakum fiha matadun
dan apa yang kalian pintta demikian
kajian kita Pada kesempatan kali ini
kurang lebihnya saya mohon maaf
wabillahi Taufik walhidayah
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh syukran
jazakallah kir Ustaz