Transcript
Nuoo_KnvMBc • Bersaing Menggapai Surga Tertinggi - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/3140_Nuoo_KnvMBc.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Alhamdulillahi ala ihsanih wasyukrahu ala taufikihi wa imtinani wa Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikaalahu Taiman lyani wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu da ridwani Allahumma sholli Alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa ikhwanih hadirin dan hadirat yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala Pada kesempatan kali ini kita akan membahas perkara yang sangat penting yang berkaitan dengan akhirat kita semua sebagaimana yang disebutkan oleh Beliau fastabil Khairat berlomba-lombalah dalam kebaikan kita harus berlomba-lomba untuk meraih surga yang tertinggi di akhirat kelak tempat tinggal abadi Yang selama-lamanya kalau kita salah di dunia ini dalam menentukan langkah maka kesalahan tersebut sangat berpengaruh dan menentukan nasib kita di akhirat kelak hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala dan kita tahu semuanya Bahwasanya Allah maha adil dan di antara konsekuensi dari kemaha adilan Allah subhanahu wa taala Allah tidak akan menyamakan seluruh hamba-hambnya yang mereka berbeda-beda dalam iman dan takwa sebagaimana Allah tidak menyamakan antara orang mukmin dengan orang kafir bahkan di antara orang kafir pun Allah tidak menyamakan demikian juga antara orang beriman Allah pun tidak akan menyamakan satu dengan yang lainnya Allah tidak akan menyamakan antara seorang yang rajin salat malam dengan orang yang tidak salat malam antara orang yang berbakti kepada kedua orang tuanya dengan orang mukmin namun kurang berbakti kepada P kedua orang tuanya ini konsekuensi dari Maha keadilan Allah subhanahu wa taala oleh karena dalam al-qur'an banyak sekali Allah menafikan persamaan seperti firman Allah subhanahu wa taala Qul hal yastaadina yalamuna walladina la yalamun Katakanlah Apakah sama antara orang-orang yang beriman dengan orang yang tidak beriman Allah mengatakan tidak sama Qul hal yastawil a'ma Wal birir am hal tastawiulumatu W Nur Katakanlah Apakah sama antara orang yang melihat kebenaran dengan orang yang buta dari kebenaran Apakah sama antara kegelapan dengan terang- benerang tentunya berbeda demikian pula antara orang beriman yang satu dengan orang beriman yang lainnya dan di antara akidah ahlusunah Wal Jamaah bahwasanya Ahlul Iman yatafadolun Ahlul iman itu berderajat-derajat tidak satu derajat iman mereka bertingkat-tingkat dan ini menyelisihi akidah orang-orang murjiah yang mengatakan iman satu derajat akidah ahlus sunah Wal Jamaah Ahlul Iman Darajat Ahlul iman itu bertingkat-tingkat sebagaimana mereka bertingkat-tingkat di dunia di akhirat juga mereka bertingkat-tingkat di surga juga mereka bertingkat-tingkat tidak satu derajat jangankan Ahlul Iman orang-orang kafir juga berderajat-derajat atau berdarokat kalau dalam bahasa Arab Allah subhanahu wa taala menyebutkan ini dalam ayat al-qur'an di antaranya kata Allah subhanahu wa taala tatkala setelah menyebutkan penghuni surga dengan penghuni neraka kata Allah subhanahu wa taala walin darojat mimma amilu dan masing-masing memiliki derajat sesuai dengan amalnya artinya penghuni surga berderajat-derajat berdasarkan amalnya penghuni neraka juga berderajat-derajat berdasarkan amalnya Allah subhanahu wa taala juga berfirmanamanaidwanallah kam ba b minallah wwahu jahanam walir Hum daratunallah wallahu bir bimalun kata Allah subhanahu wa taala Apakah orang mengikuti keridaan Allah sama dengan orang yang kembali dengan membawa kemurkaan Allah subhanahu wa taala kemudian kata Allah Hum daratunallah mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah kata para ulama orang-orang yang mendapat keridaan Allah bertingkat-tingkat orang-orang yang mendapat kemurkaan Allah juga bertingkat-tingkat artinya Ahlul Jannah bertingkat-tingkat ahlun Nar juga bertingkat-tingkat karenanya dalam banyak hadis nabi Sebutkan tentang ahlun Nar bertingkat-tingkat contoh seperti nabi bersabda ahwanun nasi adaban ya ahwanu ahlin nari adaban yaumalqiyamah Abu tholibin wahuaantilu Bain minanar yagli minhuma dimaguhu kata nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang paling ringan azabnya di neraka jahanam adalah Abu Thalib Dia memakai dua sendal dari neraka jahanam otaknya mendidih gara-gara dua sandal tersebut artinya apa tidak seluruh tubuhnya dibakar yang dibakar cuma bagian bawah kakinya ternyata gara-gara yang dibakar telapak kakinya otaknya mendidih ini ahwanu ahlinari adaban penghuni neraka jahanam yang paling ringan Adapun penghuni neraka jahanam yang paling parah orang-orang munafik kata Allah subhanahu wa taala Innal munafiina fidil asfali minar sesungguhnya orang-orang munafik di neraka kerak neraka yang paling bawah bahkan lebih parah nerakanya daripada orang-orang kafir asli kenapa bisa demikian karena orang-orang kafir asli mereka punya satu kesalahan kafir kepada Allah subhanahu wa taala Adapun orang munafik mereka punya lebih dari satu kesalahan pertama mereka kafir benci terhadap Islam dalam hati mereka tetapi yang kedua mereka bohong yukadiunallah walladina amanu mereka hendak membohongi Allah bohongi orang beriman menunjukkan seakan-akan mereka beriman terhadap m ternyata mereka menyembunyikan kekufuran dalam batin mereka sehingga mereka mengumpulkan dua kesalahan kesalahan kekufuran kesalahan mengelabui orang-orang beriman sehingga mereka dimasukkan dalam neraka jahanam yang paling dasar ini dalil bahwasanya penghuni neraka jahanam bertingga-tinggi Nah demikian pula dengan penghuni surga penghuni surga juga bertingkat-tingkat di sisi allah subhanahu wa taala tidak sama Ya saya akan sebutkan dalil-dalil Dali al-qur'an maupun hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang menunjukkan bahwasanya penghuni surga bertingkat-tingkat di antaranya Allah subhanahu wa taala menyebutkan tentang para sahabat kata Allah subhanahu wa taala la yastawi minkum Man anfaq minqblil Fathi waqal ulaikaamu darjatan minalladina anfaqu Min Badu waqalu wa waallahul Husna kata Allah subhanahu wa taala tidaklah sama di antara kalian orang-orang yang berinfak dan berjihad sebelum Fatu Makkah tidak sama dengan orang-orang yang berinfak dan berjihad setelah Fatu Makkah kemudian kata Allah subhanahu wa taala yang berjihad dan berinfak sebelum fthu Makkah lebih tinggi derajatnya daripada orang yang berinfak setelah Fatu Makkah dan berjihad setelah Fatu Makkah tetapi kata Allah waan waadallahul Husna semuanya dijanjikan Surga oleh Allah subhanahu wa taala perhatikan di sini Fatu Makkah terjadi pada tahun 8 Hijriah waktu Nabi Sallallahu Ali wasallam para sahabat menaklukkan kota Makkah setelah Fatu Makkah kondisi kaum muslimin sudah berubah orang orangang banyak masuk Islam orang-orang Islam semakin kokoh semakin kuat Islam semakin Jaya turunlah firman Allah subhanahu wa taala ja nasullahi walitasa yaduluna fiillahi afwaj fabbih bihambika wastagfir innahuana tawaba jika telah datang pertolongan dan kemenangan dari Allah engkau melihat orang-orang masuk Islam berbondong-bondong ini setelah fatuh Makkah Islam Jaya tetapi sebelum itu Islam dalam kondisi sulit maka orang yang berinfak sebelum fatuh Makkah orang yang berjihad sebelum fatuh Makkah tidak akan sama dengan orang yang berinfak dan berjihad setelah fatuh Makkah sama-sama dijanjikan surga kata Allah waan waadallahul Husna semuanya dikay surga tapi surganya berbeda ini menunjukkan Allah maha adil oleh karenanya para sahabat mereka bertingkat-tingkat juga Allah menamakan asabiqunal awalun orang-orang yang pertama kali masuk Islam Sabi awalun Muhajirin Wal Ansar Minal Muhajirin Wal anar ini spesial tidak sama dengan orang-orang yang masuk Islam belakangan Ahlul Badar lebih mulia lagi yang ikut serta dalam Perang Badar tidak sama dengan sahabat-sahabat yang lainnya para sahabat yang pertama kali masuk Islam dari kalangan Muhajirin tidak sama dengan kaum Ansar kaum Muhajirin lebih mulia daripada kaum Ansar karenanya tatkala terjadi perselisihan antara Khalid Ibnu Walid dengan Abdurrahman bin Auf dua-duanya sahabat dua-duanya dijamin surga dua-duanya nya orang hebat apalagi Khalid Bin walidifun Min suyufillah Pedang Allah subhanahu wa taala tidak pernah kalah dalam peperangan diberi gelar oleh Nabi dengan Pedang Allah subhanahu wa taala tetapi waktu terjadi perselisihan antara Khalid bin Walid dengan Abdurrahman bin Auf sehingga membuat Khalid bin Walid mencela Abdurrahman bin Auf mereka manusia punya kesalahan tatkala Khalid bin Walid mencela Abdurrahman bin Auf maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tegur kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada Khalid bin Walid i jangan kalian mencela sahabat-sahabatkuni sahabat-sahabat yang pertama masuk Islam nasu Muhammadin biadihi la Anna ahadakum anaqla uhudinahaban maagudifahu seandainya salah seorang dari kalian berinfak emas sebesar gunung uhud tidak akan sama dengan infak para sahabatku yang di awal-awal kalau mereka menginfakkan dua genggam gandum atau satu genggam Gandung di sini nabi menjelaskan perbedaan yang sangat jauh antara Abdurrahman bin Auf dengan siapa Khalid bin Walid padahal dua-duanya sahabat dua-duanya dijamin masuk surga dua-duanya orang Mulia tetapi ternyata antara Abdurrahman bin Auf yang awal-awal masuk Islam tidak sama dengan siapa Khalid IBN Walid radhiallahu taala anhuma sehingga para sahabat bertingkat-tingkat nah surga mereka juga bertingkat-tingkat ini tadi ayat pertama yang saya Sebutkan menjelaskan bahwasanya penghuni surga bertingkat-tingkat ayat yang lain yang menjelaskan bahwasanya Surga itu bertingkat-tingkat seperti firman Allah subhanahu wa taala kata Allah subhanahu wa taala tumma aasnal kitabadastofaina Min ibadina faminhum doolimun lfsi waminhum muktasid waminhum sabiqu Bil khairati biidnillah dalika hual fadlulim jannatu Adin yadkulunaha kata Allah kemudian kami mewariskanquran kepada hamba-hamba yang Kami Diara hamba kami allahag hambambt dalam kebajikan siapa zalim linafsih zalim linafsih adalah orang yang mencampur adukan antara ketaatan dengan kemaksiatan dia waktunya salat waktunya salat waktunya bermaksiat juga bermaksiat waktunya baca Quran baca Quran waktunya melihat hal yang haram juga dia melihat hal yang haram gabungkan antara ketaatan kemaksiatan ini mereka masuk surga dengan rahmat Allah dan surganya paling di bawah yang kedua muktasid siapa muktasid yaitu orang yang hanya melakukan kebajikan-kebajikan namun tidak yang wajib-wajib namun yang sunah tidak dia kerjakan dia mengerjakan yang wajib-wajib yang sunah tidak dia kerjakan dia meninggalkan yang haram-haram tapi yang makruh tidak dia tinggalkan dia mengambil yang paling utama yang penting wajib dikerjakan sunah enggak dikerjakan gak apa-apa yang penting haram ditinggalkan makruh tidak ditinggalkan ini surganya lebih tinggi lag yang paling tinggi lagi kata Allah subhanahu wa taala dan di anara mereka ada yang berlomba dalam kebajikan dengan izin Allah Siapa mereka ini yang mengerjakan wajib-wajib dan sunah-sunah semuanya dikerjakan dan yang meninggalkan yang haram-haram bahkan yang makruh mereka tinggalkan surganya juga lebih tinggi lagi semuanya kata Allah mereka masuk dalam surga ad surga yang penuh dengan Abadi kekekalan kikmatan ya mereka diberi hiasan pakaian gelang yang terbuat dari emas dan mutiara waliha Harir dan merekaakai kain sutra perhatikan di sini Allah mengatakan jannatunina surga yang mereka seluruhnya masuk ke dalamnya ternyata yang masuk surga ada tiga model ada zalimulfsih yang melakukan ketaatan bercampur dengan kemaksiatan yang kedua muktasid yang hanya mengerjakan yang wajib-wajib sunah ditinggalkan yang haram-haram ditinggalkan yang makruh dia kerjakan yang ketiga Sabi Bil Khairat yang semangat melakukan kebajikan yang wajib dan Sunah dikerjakan kemudian yang haram dan makruh dia tinggalkan ini surganya semuanya mau surga tapi surganya berbeda Kebanyakan orang yang mana satu dua atau Kita masing-masing Tahu dirilah ya tapi Perhatikan ya sampai waktu ada seorang ulama menulis ayat ini membaca ayat ini dia berkata apa di sini wawul jamaah mereka yang bagi antuktab B mail ainain hendaknya ayat ini ditulis dengan tinta air mata Kenapa karena Allah mengatakan semuanya ini masuk surga di antara mereka yang masu surga ada zalimul linafsih orang yang menzalimi dirinya sendiri kemungkinan kita termasuk orang-orang tersebut allahasih masih kasih harapan Inting dia bertakwa kepada Allah tercampur dengan maksiat dia kembali kepada Allah bertobat kepada Allah masih bisa masuk apa surga tapi surganya di bawah surganya bukan tingkatan yang tertinggi tib di antara Dalil yang menunjukkan bahwasanya surga bertingkat-tingkat seperti waktu Allah sebutkan tentang penghuni surga dalam surat al-waqiah kata Allah subhanahu wa taala wasun J na ak dan setusnya kata Allah orang-orang yang berlomba-lomba mereka adalah orang-orang terdekat di sisi Allah ituekatkan k Allah mereka dalam surga yang penuh dengan kenikmatan kata Allah tat Minal aalin waqil Minal akhirin mereka ini golongannya kebanyakan dari orang-orang terdahulu hanya sedikit dari orang belakangan ini surga kemudian setelah itu Allah sebutkan jenis surga yang berikutnya setelah beberapa ayat Allah berkata wa Ashabul yamini Ma Ashabul Yamin dan peng golongan kanan sungguh bahagia golongan kanan FID mamdudub dan seterusnya kata Allah Minal aalin Akir Allah Sebutkan golongan kanan Allah sebutkan kenikmatan yang Allah berikan kepada mereka di surga di akhir ayat kata Allah golongan kanan ini banyak dari orang terdahulu banyak pula dari orang belakangan kata para ulama ini dua surga yang berbeda surga yang pertama yang sangat tinggi almun orang-orang m dekatkan kepada Allah kebanyakan dari orang terdahulu hanya sedikit dari orang belakangan di bawahnya ada Surga untuk umumnya kaum muslimin sehingga Di sini ternyata Allah Sebutkan dua model apa surga surga yang paling top sama surga yang top juga cuma yang ini paling top saya enggak mungkin bilang surga biasa-biasa ya sangat surga enggak ada yang biasa-biasa surga semuanya Sangat apa mewah Ya tapi ini dalil bahwasanya surga bertingkat-tingkat dalil lain lagi bahwasanya surga bertingkat-tingkat dalam surat Arrahman tatkala Allah mulai bercerita tentang penghuni surga Allah buka dengan FirmanNya waliman khofa maqombihi jannatan fabiayyi alaibikuma tukadziban dawata Afnan fabiayyi alaibikuma tukadiziban fihima ainani tajrian fabiayi alabikuma tukadban kata Allah dan bagi orang yang takut dengan rabbnya mendapatkan dua surga Maka nikmat mana dari rabmu yang hendak kau ya dustakan kemudian kata Allah di surga tersebut ada mata air yang mengalir ini dalil bahwanya seorang bisa saja mendapatkan dua surga dalam hadis ras wasam berkata janganlahan menci Maki radhiallahu Anhu yang masuk Islam Ya di awal-awal Islam kata nabi sahu wasallam faahu jannatan jann Sesungguhnya aku melihat dia memiliki satu surga atau dua surga dan dalam ayat ini kata Allah waliman Ma jannatan bagi orang yang takut kepada Allah dia mendapatkan dua Surga Di antara ciri surga tersebut ada mata air yang mengalirkan air nya siapa orang yang ini orang tersebut kata sebagian ahli tafsir yaitu orang tatkala dia bersendirian dan dia ingin bermaksiat tergoda untuk bermaksiat tidak ada yang lihat maka dia ingat Allah subhanahu wa taala lantas dia tinggalkan maksiat tersebut inilah yang kata Allah walimana Maqi jannatan bagi orang yang takut kepada Allah dia sendirian memaksiat gampang tidak ada yang lihat istrinya tidak tahu Temannya tidak tahu anaknya tidak tahu gurunya tidak tahu muridnya tidak tahu dia maksiat gampang tapi dia takut kepada Allah maka dia tinggalkan maksiat tersebut setelah dimudahkan baginya untuk bermaksiat dan tidak ada yang lihat ini surganya orang-orang spesial setelah itu Allah sebutkan setelah beberapa ayat Allah sebutkan mereka dapat Bidadari dapat macam-macam kenikmatan ya ya setelah itu Allah sebutkan surga yang di bawahnya kata allahun dan S kedua Surga Di atas ada dua surga yang lain Maka nikmat mana dari Tuhan kalian yangendak kalian dustakananat danada kedua surga tersebut ada mata air yangemancarkan air k ulga ini lebihah darada yang sebelumnya Kalau yang surga pertama airnya mengalir begitu deras yang kedua hanya memancarkan air tidak sampai menjadi aliran kata para ulama ahli tafsir berkata surga yang pertama adalah surga orang-orang khusus spesial almuukarabun para syuhada para Anbiya dan yang kedua Sur surga umumnya orang-orang beriman di antara dalil dalam al-qur'an bahwasanya surga bertingkat-tingkat dalam surat almutaofifin kata Allah Subhanahu Wa taalaungguhnya orang yang baik itu dalam kebahagiaan dalam kenikmatan di surga berada Diga sambil memandang mandang berbagai maam kenikm wajahers- kahagbagam kenikud mereka diberi minum dengan Rah Rah adalaham yang murni di sana orang di surga minum kham tapiamnya tidak memabukkan Mereka minum yang murn yang ditutupi dengan minyak Kuri sebagsir mengatakan kalau mereka minum tegukan yang terakhir maka keluar bau minyak jnya harangi dia tutup dengan bau yang sangat harum kata Allah wiikail manaisun untuk urusan ini maka bersainglah kemudian kata Allah wasnim campuran khamar murni tadi dengan tasnim jadi minuman alabrar adalah khamar yang murni yang sangat lezat dicampur dengan tasnim supaya lebih lezat lagi tasnim itu apa tasnim itu minuman paling top di surga lebih top daripada khamar murni tadi kata Allah tentang tasnim a yasu bihal muqorun tasnim adalah air yang diminum oleh almuqarabun penghuni surga yang lebih tinggi jadi maksud saya ada dua model minuman ya perhatikan ada dua model minuman di surga mudah-mudahan Antum minum ya mudah-mudahan kita semua minumnya amin ya rabbal alamin yang pertama namanya rahiq rahiq adalah khamar yang murni itu sudah Puncak kelezatan tapi dicampur dengan apa tasnim supaya lebih lezat lagi ya Ternyata tasnim ini minumannya almuqarabun Mereka minum cuma tasnim lebih enak daripada khamar yang pertama cuma dapat campurannya doang alabrar Adapun almuqarbun minum tas nimto lebih lezat super lezat ibarat kalau kita mau gampangkan pemahaman ini misalnya ada seorang dapat dodol rasa durian paham yang satunya durian murni Enakan mana enakan durian asli ini cuma dapat campurannya ini dalil bahwasanya penghuni surga bertingga-tingga ini dalil bahwasanya kenikmatan pun bertingkat-tingkat model minuman juga berbeda-beda Tayib paham sampai di sini bahwasanya Surga itu bertingkat-tingkat adapun dalil dari hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya surga bertingkat-tingkat juga sangat banyak di anaranya nabi S wasam bersabda tentang penghuni surga mereka berbeda-beda kata nabi wasam golongan pertama Rombongan pertama yang masuk surga rombongan yang pertama maka mereka seperti rembulan di bulan purnama terangenderang dan Adapun rombongan berikutnya seperti bintang yang paling terang bersinar di langit tapi beda yang pertama Seperti apa bulan purnama terangbenderang yang kedua Seperti apa bintang yang bersinar beda atau tidak beda nabi Sallahu wasallam bersabda dalam sahih albukhari in ahard kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sesungguhnya di surga itu ada 100 tingkatan khusus 100 tingkatan surga yang Allah siapkan khusus bagi orang-orang yang berjihad di jalan Allah subhanahu wa taala antara tingkatan yang satu dengan yang lain seperti antara langit dan bumi seperti antara langit dan bumi ya bukan antara Lembah dengan gunung enggak antara bumi dengan langit jauh berbeda Kalau antum pergi ke Arab Saudi Antum umrah atau Antum Haji Terkadang ada th Siti thur kemudian di antara Siti thur terkadang diajak dibawa ke mujam almalik Fahad yaitu percetakan Quran Raja Fahad waktu antum ke sana nanti sebelah kiri itu ada semacam Bukit situ ada istana di atasnya itu istananya Raja Fahat Orangnya sudah meninggal dunia istananya masih ada Antum lihat Li Masyaallah istana di atas bukit di surga bukan antara tanah dengan bukit antara bumi Dengan apa langit jauh bedanya dan untuk orang-orang berjihad 100 tingkatan ini dalil bahasnya Allah Maha Adil Allah tidak menyamakan seluruh orang yang berjihad orang berjihad berbeda-beda tidak sama bahkan Allah klasifikasikan sampai 100 tingkatan berarti detail tatkala bedakan satu dengan yang lainnya detail karena orang berjihad bermacam-macam niatnya bermacam-macam pengorbanannya bermacam-macam ya Sehingga sampai diklasifikasikan Oh 100 100 derajat kita kalau di dunia kita juga bisa klasifikasikan orang ya dari yang paling kaya sampai yang paling bobrok ya super kaya kemudian apa kaya kemudian apa setengah kaya setengah miskin miskin miskin parah ya bayangkan untuk orang berjihad aja 100 apa tingkatan nah kata alhafiz Ibnu Hajar rahimahullah dalam Fathul Bari bahwasanya sebagaimana dalam jihad ada tingkatan-tingkatan sampai 100 tingkatan demikian juga dalam ibadah-ibadah yang lain tidak sama semua orang tidak sama dalam berbakti kepada orang tua ada yang berbakti luar biasa jor-joran punya uang kasih orang tua tidak pernah perhitungan berbakti sama orang tua sering telepon orang tua sering menyungu orang tua ada yang berbakti pas-pasan bantu orang tua tapi pas-pasan masih mikir-mikir nelepon orang tua masih mikir-mikir takut pulsanya habis misalnya ada yang setahun sekali baru Jenguk orang tua ya pergi pulang kampung setahun sekali nanti bawa apa namanya ee kongguan ya sampai sana pulang bawa dua karung beras dari orang tua modal kongguan pulang bawa dua karung beras ada yang sama sekali tidak telepon orang tuanya ada yang marah-marah kalau orang tuanya minta bantuan macam-macam dalam masalah berbakti kepada orang tua saja bertingkat-tingkat sedekah juga bertingkat-tingkat tidak sama antara orang bersedekahnya banyak dengan orang sedekahnya sedikit Anda antara orang yang pelit dalam dakwah juga tidak sama ada Dai yang sangat ikhlas ada Dai yang mencari dunia dengan dakwahnya ada Dai yang murni cari dunia ya kalau mengundang dia harus bayar r75 juta R juta beda-beda tidak sama masa Allah mau samakan Allah Maha Adil Allah Maha Adil maka kata Ibnu Hajar sebagaimana dalam sebagnya dalam jihad bertingkat-tingkat dalam ibadah-ibadah juga bertingkat-tingkat salat pun demikian tidak sama ada orang rajin salat ada yang cuma salatnya pas-pasan ada yang cuma lima waktu aja ada yang lima waktu di masjid ada yang lima waktu tidak di masjid beda-beda tingkat berbeda-beda ini hadis bahwasanya surga bertingkat-tingkat hadis lain yang menunjukkan surga bertingkat-tingkat kata nabi su wasam Inna ahl Janti ah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sesungguhnya penghuni surgaun larun itu melihat ke atas melihat ke atas melihat ke atas kepada Ahlul gurf Ahlul gurf itu penghuni surga yang lebih tinggi sebagaimana Mereka melihat alkaukabud durri alghabir seperti bintang yang terang-berang yang akan tenggelam di timur atau di barat jadi ternyata sudah tingginya jauh kemudian jaraknya pun jauh ke vertikal jauh horizontal juga apa jauh paham maksudnya sebagaimana melihat bintang yang akan tenggelam di ufuk timur atau ufuk barat kira-kira demikian kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam antara Ahlul Jannah dengan Ahlul gurf dua-duanya penghuni surga tetapi Ahlul gurf itu surga spesial Ahlul Jannah surga yang umumnya ini dalil kata nabi karena perbedaan antara keduanya ternyata antara derajat yang satu dengan derajat yang lain sungguh jauh berbeda di anara dalil bahwasanya surga bertingkat-tingkat dalam hadis kata Nabi Sallallahu Ali wasallam inula Jannah fquu Anna Li sungguh ada seseorang surganya ditingkatkan oleh Allah dia heran dia merasa surganya tingkatan ini ternyata Allah naikkan lagi di luar pada daripada dugaan dia surganya ditingkatkan lagi maka dia tanya Kok bisa saya surga Saya tinggi seperti ini kata dikatakan kepadanya listigfari waladika laka karena anakmu selalu beristigfar untukmu sehingga surganya dinaikkan oleh Allah subhanahu wa taala derajatnya dinaikkan di antara dalil bahwasanya surga bertingkat-tingkat kata nabi S wasran dikatakan kepada orang yang menghafal Alquran yang ahli Alquran Iqra warqitiltatil Fid Dunya Fa manzila Akir ayatinqa perhatikan sini hadirin hadirat semangat hafal Quran semangat mempelajari Alquran dikatakan kepada orang ahli Quran iqqi bacalah engkau Alquran dan Naiklah derajatmu di surga dan bacalah Alquran dengan Tartil dengan tajwidtatil Fidun sebagaimana engkau baca Alquran dengan Tajwid di dunia failaka suungguhnya kedudukanmu di surga akhiri ayatinqa pada ayat yang terakhir kau baca karena hadis ini maka banyak ulama berpendapat di antaranya Al khattabi dalam maalimus Sunan di antaranya Ibnu mulaqin dalam ataudih Syarah sahih albukhari dan para ulama yang lainnya terlebih lagi diriwayatkan dari Aisyah radhiallahu taala anha mereka mengatakan bahwasanya di surga tingkatannya sesuai dengan jumlah ayat di Alqur'an saya tanya sama Antum ayat di al-quran Berapa jumlahnya 6000 sekian bukan surat ya ayat 6000 sekian 6000 sekian ayat setiap ayat itu mewakili satu tingkatan surga Kenapa Nabi mengatakan dikatakan kepada ahli Quran iqqi bacalah dan Naiklah kemudian di akhir hadis sesungguhnya kedudukanmu sesuai dengan ayat terakhir yang kau baca dengan demikian Sebagian ulama berpendapat bahwasanya di surga itu 6.000 lebih tingkatan di antara 6.000 tersebut ada 100 tingkatan untuk Mujahidin tetapi total tingkatan 6.000 lebih Subhanallah [Musik] yaah kita enggak tahu kita di tingkatan yang mana kita ingin tingkatan 6.000 lebih jangan tingkatan satu jangan apalagi tingkatan minus du berarti masih di neraka ya akhi ini semua yang Antum lakukan kegiatan sehari-hari di dunia ini mempengaruhi tingkatan Antum di surga atau di neraka Allah Maha Adil Allah Maha Adil Antum tahu Siapakah penghuni surga paling rendah dalam sahih albukhari Nabi Sallallahu alaihi wasallam menjelaskan Inna akhir ahlinari khurujan minha Sesungguhnya orang yang paling terakhir keluar dari neraka jahanam dia masih minus waktu itu belum masuk surga entah minus berapa setelah diazab di neraka jahanam dosa-dosanya sudah bersih maka dia pun mau masuk surga maka dia pun keluar dengan merangka-rangka dengan setengah mati keluar di neraka jahanam kemudian Allah mengatakan kepada P dia idhabulil Jannah pergilah engkau masuk surga kemudian dia pergi ke surga dia mendengar suara-suara orang dalam surga yukayalu ilaihi anaha Mala kemudian dia dikhayalkan kepadanya surga sudah penuh maka dia balik kepada Allah Dia berkata Ya Rabbi wajatuhamala ya Allah surga sudah penuh mau masuk lewat mana ya Allah sudah penuh enggak ada kapling lagi wajatuh padahal tidak penuh tidak penuh cuma dikhayalkan kepada dia seakan-akan sudah penuh sesak lagi macet surga dia bilang yaabbi w ya Rab aku dapati surgaua penuh kata allahhil Jannah pergilah engkau masuk surga maka dia pergi lagi dikhayalkan surga sudah penuh dia lapor lagi yabi W Ya Allah sudah penuh kata Allah Jah Pergilah Kau masuk surgaakaun Surgamu itu seperti dunia dan 10 kali lipatnya kata Nabi sallallu wasam orang ini apa Adna ahlil jannati manzil inilah orang ad ahl Jan manzilah orang yang paling rendah kedudukannya di surga itu surga derajat nomor satu ternyata luasnya seperti 10 kali dunia antum mau enggak jadi orang ini ha mau enggak enggak mau Ped banget Ente ini sudah top ini surganya 10 kali lipat dunia masih belum mau jadi orang itu Antum maunya Yang di mana Yang di atas dari sini hadirin hadiratahti subhanahu wa taala tatkala kita tahu surga bertingkat-tingkat maka kita harus berpacu kita harus berpacu karenanya dalam Alquran Allah menyuruh kita untuk bersegera berpacu berlomba bersaing kata Allah subhanahu wa taala fastabiqul Khairat berlomba-lombalah dalam kebajikan hidup cuma Medan ujian kata Allah alladzi khalaqal mauta Wal Hayata liyabluakum ayyukum ahsanu Amala dialah yang telah menciptakan kematian telah menciptakan kehidupan untuk menguji kalian mana Di Antara Kalian yang amalnya terbaik mana Di Antara Kalian akan diberi ganjaran surga yang terbaik Allah maha adil tidak semua tidak disamakan makanya kata Allah fastabi Khairat berlomba-lombalah Allah menggunakan kalimat sabaq lomba cepat kata Allah dalam ayat yang lain sabiqu magfirbikum Wa jannatin arduha kaardhai Wal ardhi uiddat lilladina amanu Billahi wasasulih dalam surat al-hadid kata Allah Cepatlah menuju ampunan Allah dan menuju surga yang luasnya Seluas Langit Dan Bumi yang Allah siapkan bagi orang yang beriman kepada Allah dan rasulnya Allah suruh cepat Allah memuji orang-orang yang cepat Allah muuji penghuni surga Allah memuji para Anbiya Allah muuji penghuni surga kata Allah subhanahu wa taala walladina Yuna Ma walubuhum wajilatun anahumbihim roiun ulaika yusunirat wahum lahaiun dan orang-orang yang melakukan amal saleh apa yang mereka lakukan dan hati mereka masih takut kalau amal mereka tidak diterima oleh Allah subhanahu wa taala mereka itulah orang-orang yang bersegera dalam kebaikan dan mereka berlomba Allah sifati mereka ulaika yusariun F Khairat mereka berlomba-lomba bercepat dalam bercepat-cepat dalam kebaikan dan mereka berlomba-lomba oleh karenanya selain lafal sabaqa Allah juga mendatakan lafal musaraah almusaraah bersegera almusaraah contoh kata Allah wasariu bersegeralah menuju surga Allah subhanahu wa taala yang luasnya Seluas Langit Dan Bumi yang Allah siapkan bagi orang yang bertakwa Allah katakan Cepat suruh cepat suruh berlomba suruh cepat Allah memuji para nabi kata Allah subhanahu wa taala in mereka para Anbiya mereka adalah orang-orang yangun bersegera dalam kebaikan dalam masalah kebaikan jangan malas-malas jangan tunda-tunda nanti-nanti enggak urusan dunia bolehlah kita mengatakan nanti-nanti urusan akhirat segera kita berpacu dengan umur kita yang segera habis berpacu dengan waktu berpacu dengan kesibukan yang tiba-tiba bisa datang mumpung masih waktu kosong bersegera jangan tunda-tunda Mumpung masih muda mumpung masih hidup bagi yang tua yang masih muda Mumpung masih muda yang punya duit mumpung masih ada duit Ayo berinfak bahkan Allah menyuruh kita bersaing bukan cuma untuk cepat dan segera Allah suruh bersaing saya ingatkan kembali dalam surat almutfifin tadi kata Allah Innal Abror lafi Naim suesungguhnya orang-orang baik dalam kenikmatan kemudian kata Allah subhanahu wa taala mereka sedang duduk di atas dipan-dipan sambil memandang apa yang mereka pandang Allah tidak Sebutkan dan dalam kaidah tafsir jika objek tidak disebutkan maka memberikan faedah keumuman dalam ayat ini Allah mengatakan Sungguhnya orang-orang baik dalam di atas dipan-dipan mereka mereka sedang memandang dalam kenikmatan disebutkan ikat objek subjeknya disebutkan pelakunya disebutkan alabrar orang-orang yang baik penghuni surga predikatnya disebutkan sedang memandang objeknya tidak disebutkan apa yang mereka pandang dan dalam kaidah tafsir jika objek tidak disebutkan maka memberikan faedah keumuman ada kenikmatan-kenikmatan yang mereka pandang yang membuat mereka bahagia Allah hanya Sebutkan tentang dampak dari memandang tersebut kata Allah engkau melihat Bersi wajah mereka Akibat apa yang mereka pandang Nah apa yang mereka pandang tidak disebutkan Namun kata para ulama semua pandangan yang buat mereka bahagia mereka pandang pada hari tersebut apa yang mereka pandang mereka mandang surga yang begitu luas surga yang begitu indah yang kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam labinatun min dahahab labinatun min fidah Surga itu batanya terbuat dari emas batanya terbuat dari perak wamilatuhal misku Adapun semennya yang melengketkan terbuat dari minyak kasturi turbatuha zafaran tanahnya terbuat dari zafaran hasbauha Al Wal Marjan Adapun kerikilnya terbuat dari mutiara Surga kayak begitu bagaimana mereka tidak senang mereka melihat pepohonan yang luar biasa kata Nabi Sallallahu Al wasallamjartin jannahahab tidak ada pohon di surga kecuali batangnya terbuat dari emas mereka mau minum tasnim minuman yang sangat lezat mereka lihat minuman sebagian ahli tafsir mengatakan sebagian salah mengatakan tasnim itu air yang mengalir di udara kemudian tertuangkan di tempat minum penghuni surgaak perlu pakai keran ya airnya Man di udara Masya bahkan sungai-sungai anh Mereka melihat sungai yang begitu indah sungai yang berisi air yang tawar yang segar Sungai susu Sungai madu Sungai khamar bahkan sebagian Salaf mengatakan anhunaj sungai-sungai mengalir di sungai tanpa ada paritnya mengalir di atas tanah itu baru Sungai tadi baru pohon buah-buahan mereka lihat yang dahannya rendah tinggal dipetik tidak usah manjat-manjat datang sendiri dahannya tinggal ente makanatin W Marfuah tidak pernah terputus ukul Daim musimnya tidak pernah berhenti selalu ada Kapan kita inginkan kenikmatan yang luar biasa itu baru buah-buahan terakhir apa bidadari belum Bidadari bidadari yang kata nabi S wasallamun wasam kalau seandainya ada bidadari di surga nongol di dunia nongol maka akan memberi penerangan antara langit dan bumi seandainya Jakarta Barat lampu mati seluruhnya jam 12 malami nongol terangberang sini Cahaya Bidadari bukan cuma terang-menerang bahkan bau harum semerbak dari bumi sampai langit semuanya bau harum gara-gara nongolnya badari tersebut dan khimarnya atau apa namanya Apa namanya jilbabnya kerudungnya yang ada di atas kepalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya Sudahlah ini kita tidak bahas di sini banyak orang di bawa umur ya tapi aki Maksud saya dia memandang itu apa tidak bahagia memandang kenikmatan yang luar biasa ada anak-anak muda melayani bawa minuman gak usah tinggal duduk santai aja minuman datang ada pelayan banyak dalam ayat yang lain kata Allah subhanahu wa taala dalam surat Atur kata Allah subhanahu wa taala dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda yang jadi pelayan yang anak-anak muda tersebut seperti luul maknun seperti mutiara yang tersimpan itu pelayannya saja putih luar biasa itu pelayannya belum bosnya kalau masuk surga paham kata para ulama menunjukkan bagaimana tampannya Bagaimana cantiknya penghuni surga sedangkan pelayannya saja putihnya seperti mutiara yang tersimpan dalam cangkangnya itu baru pelayannya paham paham tidak mereka lihat Bagaimana tidak bahagia melihat seperti itu apalagi yang mereka lihat banyak Mereka melihat penghuni neraka jahanam disiksa minta makan minta minum dari mereka tidak bisa suatu saat Allah kasih waktu penghuni surga ngobrol sama penghuni neraka jahanam penghuni neraka berkata Wahai penghuni surga berikanlah kami air minum dan makanan yang Allah berikan kepada kalian kami haus kami lapar kata penghuni surga inahir Allah haramkan ini semua bagi orang kafir mereka bahagia melihat penghuni neraka disiksa mereka selamat dari siksaan mereka Bersyukur kepada allah subhanahu wa taala di anara yang mereka lihat adalah kerabat mereka ayah ibu anak istri yang masuk surga bersama mereka kata Allah subhanahu wa taala jannatu adninunaha W abwajtihim mereka masuk surga bersama orang-orang Saleh dari ayah dan ibu mereka orang-orang Saleh dari istri-istri mereka dari suami-suami mereka dari orang Saleh anak mereka bagaimana tidak bahagia masuk surga ada istri ada anak-anak orang tua Masyaallah bahagia memandang dengan penuh kebahagiaan bagaimana mereka tidak bahagia mereka bertemu dengan kawan-kawan mereka di dunia ternyata masuk surga bersama mereka kata Allah subhanahu wa taala wazana Ma fiurihim Min gillin ikhwanan alu mutaqobilin kami cabut rasa dengki rasa jengkel rasa marah dari dada-dada mereka jadilah mereka seperti bersaudara saling berhadap-hadapan ketemu kawan dulu kita Ngaji bareng sekarang ketemu di sini bidadarimu yang mana Oh ada lagi nunggu di kamar banyak bawah umur ya disensor nanti ya tiib dan yang paling nikmat yang mereka pandang adalah wajah Allah subhanahu wa taala kata Allah Subhanahu Wa taalaillina Ahsanul Husna wadah bagi orang-orang yang berbuat kebaikan di dunia mereka dapat alhusna yaitu surga wiada dan tambahan dan ini diriwayatkan dari Hadis Mutawatir lebih dari 20 sahabat meriwayatkan yang dimaksud dengan tambahan tersbut adalah memandang wajah Allah subhanahu wa taala kata Nabi Sallallahu Ali wasallam ahl J Jannah jika penghuni surga sudah masuk surga fullahu Azza waalla maka Tuhan Allah subhanahu wa taala berkata kepada mereka kepada penghuni surga aturidikum kalian ingin tambahan nikmat mereka nikmat apa lagi ya Allah ini sudah kayak begini kata mereka alamuj ya Allah bukankah Engkau telah membuat wajah kami berseri-seri Janah engkau sudah masukkan kami dalam surga engkau telah menjauhkan kami dari neraka jahanam mau nikmat apaagi Kami sudah di puncak kenikmatan kata nabi sallallu Ali wasallamakahab maka Allah angkat tirainya hijabnya Allah angkat kemudian mereka melihat Allah Subhanahu Wa taalauan Ahab ilaih Min dan mereka tidak mendapatkan kenikmatan yang paling mereka sukai seperti melihat wajah Allah subhanahu wa taala itulah puncak kenikmatan itulah tahan kenikmatan bagi penghuni surga lillina Ahsanul Husna wadah bagi orang-orang yang baik Allah berikan kebaikan yaitu surga dan Allah berikan tambahan maka di antara doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam asaluka Wal Karim aku memohon kepada engkau ya Rabb kelezatan memandang wajahmu wasik dan kerinduan untuk bertemu dengan engkau ya Rab ini semua pandangan yang buat mereka nikmat di surga setelah itu Allah berkata setelah Allah sebutkan kenikmatan yang mereka dapatkan kata Allah wafialika falyatanafasil mutanafisun untuk urusan nikmat surga bersainglah kata Allah bersaing Allah suruh bersaing jadi bukan cuma cepat bukan cuma segera Allah suruh apa bersaing Allah tidak menyuruh anda untuk bersaing memiliki rumah yang paling besar Allah tidak menyuruh anda untuk bersaing memiliki mobil yang paling mewah tidak Allah suruh Anda bersaing untuk meraih nikmat Surga oleh karenanya kita kalau di dunia ini jangan jangan tanggung-tanggung kita hidup cuma sekali jangan spekulasi segala kegiatan kita menentukan kedudukan kita di surga di derajat yang mana kalau masuk surga kalau masuk neraka wubillah di derajat yang mana Di Neraka Jahanam mengerikan Setiap kegiatan kita dari sini para hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala maka benarlah waktu itu sangat berharga dalam diri kita ini waktu sangat berharga karenanya Allah bersumpah dalam al-qur'an banyak dengan Waktu wadduha demi waktu duha wallaili demi malam Wan nahari demi siang Wal Fajr demi Fajar walayalin asr demi 10 hari pertama bulan Zulhijah Wal asr Demi Masa Demi Waktu asar Kenapa waktu itu sangat berharga karena setiap waktu yang kita manfaatkan menentukan di mana kedudukan kita di akhirat kelak namun banyak orang terpedaya makanya nabi su wasam mengatakan nikm dua kenikmatan yang banyak orang terpedaya kesehatan dan waktu luang waktu luang dihabiskan untuk yang tidak-ti yang tidak bermanfaat waktu habis untuk whatsappanwsappan waktu habis untuk nonton berita-berita yang tidak bermanfaat waktu habis untuk menganalisa Padahal dia bukan ahli analisa waktu habis untuk bertengkar untuk caci maki di medsos untuk saling menjatuhkan untuk menuduh yang tidak-tid waktu habis untuk nonton yang enggak benar jam demi jam Terlewatkan hari demi hari Terlewatkan seandainya waktu-waktu tersebut kita gunakan untuk bertakwa kepada Allah mungkin sudah mengangkat derajat seorang sangat tinggi di surga kelak karenanya untuk urusan untuk urusan Ibadah harus berlomba Kita Harus bersaing Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkata agar anda bersaing kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam la hasadaitn tidak ada hasad kecuali kepada dua orang anda harus hasad yaitu cemburu pengin seperti dia bukan hasad dengki Bukan tapi cemburu pengin seperti dia dalam istilah Islam namanya giib kata nabi tidak ada hasad tidak ada cemburu kecuali kepada dua orang rulunahul hikmah wahuaq Wima yang pertama seorang yang Allah berikan hikmah beri ilmu kepadanya kemudian dia berhukum dengan ilmu tersebut dan dia mengajarkannya kita harus cemburu sama orang seperti ini cemburu sama ulama ilmu mereka luar biasa mereka berbicara dengan hikmah mereka mengajarkan ilmu cemburu sama mereka kita lihat bagaimana para ulamanya saya cerita saja tentang Syekh Abdul razq hafidahullahu taala setiap waktunya kita sering sama beliau setiap waktunya berharga beliau di pesawat baca Quran di ruang tunggu baca Quran lagi di akupunter baca Quran ya lagi diperiksa dokter lagi apa namanya Xray baca Quran nanti ngobrol sedikit ceramah ya kita lagi duduk ngobrol-ngobrol nasihat nasihat Firanda terj ahkan saya suruh Terjemahkan kalau enggak ada yang bertanya tanya sama dia dia jawab tidak ada waktu dia dalam candaannya dalam ngobrol dengan kita di sela-selanya pasti ada ayat dan hadisayyat dan hadis dan itulah tafsiran dari firman Allah terhadap Nabi Isa alaihi salam Nabi Isa alaihi salam dalam surat Maryam berkata waa'alani mubarokan ainama kuntu dan Allah menjadikan aku berkah di mana pun aku berada yaitu pengajar kebaikan di mana pun Nabi Isa berada pasti ada nasihat yang dia sampaikan entah ceramah entah wejangan entah jawab pertanyaan kita lihat Masyaallah ini Syekh seperti ini semoga Allah menjaganya yajaga beliau hafidahullahu taala waktu bermanfaat kita cemburu lihat orang-orang seperti ini kapan kita bisa seperti beliau kata nabi yang kedua rulunahahu Alal Wah seorang yang Allah berikan kepada dia harta dan dia gunakan untuk berinfak di jalan Allah subhanah ini juga harus kita cemburuin kapan kita bisa seperti dia punya harta banyak tapi rajin sedekah ikhlas lagi kepada Allah subhanahu wa taala ya ada kawan Sumbang sekian miliar kemudian waktu disebut namanya marah dia wajahnya Merah bukan marah bukan marah pencitraan benar-benar marah ya Kenapa sebut nama saya mukanya marah Subhanallah sudah sumbangnya miliaran ikhlas lagi Masyaallah ini sudah Sumbang 100.000 pamer-pamer lagi Oh iya Alhamdulillah iya saya yang Sumbang Alhamdulillah Alhamdulillah Allah gerakkan hatiku untuk menyumbang 100.000 tersebut cemburu lihat orang seperti begitu nabi yang suruh kita cemburu cemburu terhadap orang kita bersaing salat malam kata Nabi Sallallahu alaii wasallam Man Q bias ayatin lam yuktab Minal gofilin Barang siapa yang salat malam 10 rakaat 10 ayat Barang siapa salat malam dengan membaca 10 ayat maka dia akan tidak akan ditulis termasuk orang-orang yang lalai ternyata salat malam bisa 10 ayat bisa ente bangun ente salat dua rakaat quluallahu Ahad quuabbil Falaq Terus witilnya quuirabbinnas berapa ayat coba qulallahu ahad allahuad lamahufuan ahad sudah se Le dari 10 ayat Kalau Anda bangun malam cuma salat t rakaat yang lebih dari 10 ayat saja Anda sudah tercatat ada catatan khusus lam ini orang tidak Lal kalupun Anda sangat malas jangantinggalkan 10 ayat untuk salat malam berarti kalau Anda lagi malas enggak apa-apa Salat malam cuma dua rakaat witirnya satu rakaat Enggak ada masalah yang penting bangun Kalau anda lebih semangat lagi manqama biat Ayah kutiba minalqonitin Barang siapa yang salat malam baca 100 ayat dia hafal Juz Amma Juz Amma itu lebih daripada 100 ayat banyak ayatnya ratusan ayat Yus Am itu maka akan tercatat sebagai orang-orang yang qaniitin yaitu orang-orang yang taat beribadah beribadah pjang beribadahaaca 100 ayat Lebi semangat lagiapaat malamaca 1000 a maka diacat sebagai orang mendapatkan pahala yang sangat banyak nabi juga menyuruh kita untuk berpacar saya ser samp ser hi sebent umur umatku antara 70 60 sampai 70 hanya sedikit yang lewat 70 Taruhlah kita meninggal umur 60 60 umur kita dipotong masa kita Sebelum balig sampai balig 15 tahun Berarti umur efektif efektif kita cuma tinggal 45 tahun dipotong 15 kemudian di pootong waktu tidur kita tidur kita sepertiga umur kita t tidur kita 20 tahun 45 dipotong 20 tinggal 25ah tinggal 30 apalagi di antara kita ada yang tidur 9 jam bukan cuma 8 jam ada yang 10 jam Tergantung situasi dan kondisi berarti potongan waktu semakin banyak teralah umur kita tinggal sisa 30 tahun belum waktu kita untuk whatsapp-an untuk grup-grupan untuk lihat ini lihat anu untuk cekakaan cekekin untuk jalan-jalan waktu kita tinggal sedikit Taruhlah efektif umur kita tinggal 20 tahun ini 20 tahun benar-benar menentukan nasib kita di akhirat kelak di surga mana Kalau Kalau Anda masuk surga 20 tahun maka waktu tinggal sediki jangan main-main ya Ikhwan makanya kata Ibnu Masud asbahtairi ala kalau kau sudah tiba di pagi hari jangan tunda-tunda sampai sore hari ingin melakukan kebajikan Jangan tunda sampai sore hari pagi semangat kerjakan terbetik hati ingin salat duha segera salat duha ingin ikut pengajian berangkat pengajian ingin telepon orang tua Segera telepon orang tua ingin kunjungi orang tua datang kepada orang tua manfaatkan waktu jangan tunda-tunda kita enggak tahu Setelah tiba sore hari masih hidup atau tidak yang kedua bisa jadi semangat bisa hilang kita gak tahu kemudian kalau kau sudah tiba sore hari ingin beramal saleh Jangan tunda pagi hari kau tidak tahu kau masih bisa hidup atau tidak sebagaimana seorang penyair berkata berbekalah engkau dengan ketakwaan Sungguhnya kau tidak tahu jika telah tiba malam hari Apakah kau bisa hidup sampai pagi pagi hari Wam Min Fatan amsabahikan wqudilat ajulalqri betapa banyak Pemuda pagi hari masih tertawa sore hari masih tertawa sore hari tertawa pagi hari tertawa malamnya sudah dikuburkan dalam kegelapan yang lahad oleh karenanya hadirin jangan tunda-tunda anda punya niat baik berarti Allah Sedang kasih Hidayah sama anda segera wujudkan jangan ditunda-tunda anda ingin berinfak keluarkan jangan tunda-tunda kalau nanti Nantilah siang bisa jadi berubah Anda ketemu orang miskin kasihan segera Kasih Jangan tunda nanti sore aja belum tentu anda tertarik lagi untuk dapat Hidayah beri k diaah belum tentu orang miskinnya masih ada mungkin dia sudah pergi mungkin dia sudah meninggal kita enggak tahu akhirnya infak yang harusnya mengangkat derajat kita di surga jadi gagal ya jadi berpacu Anda bersaing Antum sekalian ini bersaing di antara Antum sekalian bersaing Mencari Surga yang tertinggi saya juga bersaing saya bersaing dengan Antum saya bersaing dengan ustaz-ustaz yang lain saya bersaing ingin mencari surga yang yang tertinggi ingat setiap kebaikan yang kita lakukan ada pengaruhnya tentang nasib kita abadi di akhirat kelak Allah berfirman Barang siapa melakukan kebajikan meskipun sebesar Zarah dia akan lihat hasilnya Jangan pernah sepelekan kebaikan sedikit pun kata nabi wasam jangan kalian meremehkan kebajikan sedikitp meskipun hanya senyum waktu ketemu saudara senyummu itu bisa saja mengangkat derajatmu di surga gelak Jangan pernah sepelekan kata nabi F Jagalah dirimu dari neraka jahanam meskipun hanya berinfak dengan sepenggal kurma karanya Ikhwan saya ingatkan terutama anak muda terutama para jomblo ya pandangan Antum itu punya pengaruh dengan kedudukan Antum di akhirat pandangan haram yang anda lepaskan itu punya pengaruh di akhirat Kal pasti ada pengaruhnya pandangan haram yang Antum tundukkan pandangan tidak mau lihat yang haram itu pasti ada pengaruhnya tentang derajat Antum di surga maka hati-hati ya semoga Allah subhanahu wa taala mengampuni dosa-dosa kita dan semoga Allah subhanahu wa taala memasukkan kita di derajat surga yang tertinggi makanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh kita untuk punya cita-cita yang tinggi kata nabi Sallahu Ali wasallam altumullah fasaluhul Firdaus jika kalian minta kepada Allah Mintalah surga firdaus fainnahual Jannah itu surga yang tertinggi nabi suruh kita cari surga yang tertinggi jangan seorang berdoa ya Allah masukkanlah aku ke surga meskipun hanya di emperan saja jangan ya akhi ente Kenapa cita-cita rendah seperti itu Apa susahnya Allah masukkan anda di surga firdaus kalau Allah mau gampang bagi Allah subhanahu wa taala Ustaz tidak peda minta surga firdaus ente tahu diri ya udah ente minta saja kalau ente minta dengan tulus Kalau Allah kabulkan Allah akan siapkan Jalan supaya Anda menjadi orang yang bisa meraih surga firdaus Bukankah setiap hari kita berdoa tu minimal 17 kali kita minta jalan tertinggi apa doa kita tatkala kita baca surat Alfatihah ihdinatal mustaqim Ya Allah tunjukkanlah aku jalan yang lurus itu Bukan jalan sembaranganai jalan orang-orang yang kau berikan kenikmatan kepada mereka Jalan Siapa orang-orang yang Allah beri kenikmatan bukan sembarang orang kata Allah ulaikinaallahu alaihim minan nabiyin wasiddiqin wasyuhada wasolihin W Ula riq kata Allah orang-orang yang diberi kenikmatan oleh Allah itu para nabi para siddiqin para syuhada para Salihin orang-orang spesial jadi Antum waktu salat itu sedang minta kepada Allah ditunjukkan jalan-jalan orang spesial orang-orang top jalannya nabi jalannya Syuhada jalannya siddiqin Jalan Salihin bukan Jalan sembarang orang tapi betapa sering kita berdoa Kita tidak sadar kalau kita minta satu yang sangat tinggi kita kurang khusyuk ya kita berdoa ihiniratal mustaqim pikiran kita kegado-gado gimana pikiran ke mana-mana jadi Ikhwan berpacu dan berlomba kalau ada kegiatan kebaikan jangan tunda-tunda ini nasihat buat saya pribadi ya saya juga pengin seperti tapi namanya manusia ya naik turun tapi terus semangat ya Terus semangat kalau lagi malas-malasan bergaul sama orang-orang yang semangat lihat orang baca Quran lihat ini lihat ceramah-ceramah biar kita semangat termotivasi karena setiap amalan yang kita lakukan punya pengaruh dengan kedudukan kita yang abadi selama-lamanya kita ini hidup sebentar ya Ikhwan hidup kita cuma 60 tahun apa bandingannya setelah kita hidup di dunia kita masuk alam barzakh alam barzakh bisa jadi ratusan tahun di sana bisa jadi ribuan tahun nunggu hari kiamat dibandingkan 60 tahun gak ada apa-apanya kemudian kita dibangkitkan di padang mahsyar di padang mahsyar Sat hari seperti 50.000 tahun apa bandingannya 60 tahun itu akan kita hadapi belum lagi Kita maju lagi hisab Mizan Sirat masih panjang perjalanan makanya nabi wasam berkun apa urusanku dengan dunia kata rasulah Sallahu wasallam perumpamaanku dengan dunia seperti seorang yang bersafar menggunakan kendaraan kemudian mampir sebentar beristirahat di sebuah pohon kemudian meninggalkan pohon tersebut kita pun demikian kita ini hanya mampir dari alam janin kita keluar mampir sebentar di dunia cuma 60 tahun kurang atau lebih kemudian kita masuk dalam berikutnya alam barzak persinggahan yang sangat lama kemudian kita dibangkitkan persinggahan yang sangat lama lagi Kemudian ujungnya neraka atau surga yang abadi selama-lamanya Maka waspada jangan spekulasi di dunia ini ya lakukan yang jelas-jelas bertakwa kepada Allah jaga lisan jaga pandangan jaga pendengaran jaga komentar hati-hati Ya karena itu semua mempengaruhi kedudukan kita di akhirat kelak demikian wallahu taala alam bawab kalau ada yang bertanya saya persilakan ma baca sendiri at sini sini Bagaimana cara kita sebagai anak yang masih hidup di dunia ini dalam beramal saleh untuk orang tua kita yang telah meninggal agar orang tua kita memperoleh surga yang tinggi walaupun ibadah diaasih hidup biasa-biasa saja bisa jadi hidup dia biasa-biasa saja ibadahnya biasa-biasa saja karena repoturusin Antum waktu masih kecil sebagai anak yang berbakti antara ciri-ciri anak saleh waladun shihun yaduahu anak saleh yang mendoakannya itu suatu sifat yang tidak bisa terpisahkan namanya anak saleh pasti sering mendoakan kedua orang tuanya makanya Allah berkata aniskurli Wali walidaika ilaial masir Berterima Kasihlah kepadaku dan berterima kasih kepada kedua orang tuamu kalau anda anak saleh sebagaimana berterima kasih kepada Allah bersyukur kepada Allah dengan banyak ibadah Berterima Kasihlah kepada kedua orang tuamu dengan berbakti kepada mereka kalau mereka masih hidup kalau mereka sudah meninggal dunia maka sering doakan mereka Kalau anda ternyata jarang mendoakan kedua orang tua Anda kesalehannya dipertanyakan kalau punya rezeki silakan bersedekah atas nama orang tua dengan ijma ulama sampai kalau punya rezeki silakan menghajikan mengumrahkan orang tua dengan ijma ulama kes ulama bermanfaat tapi yang paling penting apa yang paling penting mendoakan kedua orang tua tadi sudah saya Sebutkan in seor diangkat derajatnya di bisa saya ditingkatkan derajatnya karena anakmu sering mendoakanmuohon ampunan Ustaz Adakah orang yang sudah di surga kemudian dikeluarkan atau diralat gimana ter Naka y gimana bisanya Emang di dunia diralap mau naik B ke surga ternyata salah yang nyetir bisnya iblis keajak ke neraka jahanam ini kalau di dunia saya mau cerita ada cerita ini cerita ini saya dapat cerita dari kawan benar atau tidaknya wallahuam bwab ya Jadi ada seorang sakit di rumah sakit setiap ada yang jenguk dia pulang keluar terbahak-bahak setiap ada yang jenguk dia keluar dari tempat ruangan tersebut terbahak-bahak akhirnya teman ini penasaran dia pun jenguk dia bilang Ente ini Kenapa orang setiap keluar terbahak-bahak dengar kamu cerita Ada apa gerangan sementara dalam kondisi di giips dan macam-macamnya maka dia cerita Kenapa mereka tertawa saya cerita sebab Kenapa saya masuk rumah sakit Saya bermimpi tiba-tiba tegak hari kiamat kemudian dipanggillah para penghoni surga p para puhuni neraka jahanam ada bis-bisnya bis menuju surga bis menuju apa neraka disebutkan namanya Si Fulan Fulan bin Fulan pergi ke bus nomor 27 menuju neraka jahanam Naiklah Dia menuju neraka jahanam sampai disebutlah Nama saya Fulan bin Fulan menuju bis nomor 35 menuju surga saya cek Oh benar Nama saya begitu saya semangat saya pun menuju BS tersebut BS nomor berapa 35 Di tengah perjalanan saya naik bis saya perhatikan jalan tiba-tiba ada jalan depan surga neraka tahu-tahu bis saya belok ke Jalan neraka ke neraka saya heran Loh kok bisa belok ke neraka Ah mungkin ada jalan tembus neraka jahanam terus Semakin Dekat neraka 100 KM loh neraka 50 km loh kok semakin dekat maka saya tegur saya bilang Hei sawak siropir sirir berhenti dulu berhenti Saya mau ke surga bukan ke neraka kamu salah Jalan kata orang tersebut kata super bisnya ya kamu bis Nomor berapa Nomor 35 kamu salah ini nomor 53 ke neraka jahanam saya bilang berhenti berhenti tiba-tiba dia balik ternyata iblis yang nyetir ketawa-ketawa dia berhenti-berhenti kata iblis tidak bisa bisnya sudah diformat ke neraka Akhirnya saya pun loncat dari bis saya pun jatuh Ternyata saya tadi di kamar saya loncat ke balkon jatuh ke bawah saya masuk rumah sakit sekarang ini cerita Saya dikirim dari teman saya dia dapat WhatsApp zaman dulu lama WhatsApp atau SMS kirim ke saya saya ketemu dia lagi di Madinah Beberapa hari lalu beberapa minggu yang lalu saya bilang kamu pernah cerita sama saya seperti ini Waduh saya lupa katanya Wam benar atau tidak jadi enggak ada namanya orang sudah masuk surga ternyata keliru dikeluarkan lagi masuk apa neraka atau orang salah masuk neraka sudah terjangur di azab kemudian salah-salah kamu di surga Ya Allah ini enggak benar Emang di dunia Apakah setiat umat Islam masuk surga Iya semua orang yang sudah Islam yang mengatakan asadu allaahaillallah Rasulullah meskipun dia bermaksiat meskipun dia melakukan dosa-dosa besar selama tidak kafir selama tidak batal syahadahnya kalau dia dia tidak diampuni oleh Allah maka dia akan masuk neraka kemudian akan diazab sesuai dengan kadar dosanya setelah itu dimasukkan ke dalam surga tapi Antum jangan main-main dengan hal ini jangan mengatakan yang penting kita masuk surga mau diazab enggak diazab yang penting masuk surga ya akhi ente diazab tidak ringan ya akhi azab itu pedih apa kata nabi Sallahu Ali wasallam y BII ahl Dunya Min ahlinaran didatangkan seorang paling kaya raya di dunia tapi dia masuk neraka ini orang paling Happy orang paling kaya orang paling top terkaya di dunia dia inilah orang ini kemudian dicelupkan dalam neraka satu celupan saja tatkala satu celupan neraka yang buat sangat pedih tersebut membuat Dia melupakan segala kebaikan yang pernah dia rasakan maka ditanya kepada dia Apakah selama di dunia pernah merasakan kenikmatan pernah merasakan kebahagiaan kata dia tidak sama sekali Subhanallah Padahal dia orang paling kaya satu celupan Di neraka itu membuat dia lupa dengan segala kenikmatan yang pernah dia rasakan ya akhi ahwu ahli yaumqamah Abu thibin wahu minaruhu orang yang paling ringan siksaannya di neraka jahanam Abu Thalib pakai sendal api otaknya mendidih ente saja kalau kasih lilin jari nan enggak kuat ya sakitnya luar biasa apalagi api neraka jahanam jangan seperti orang-orang Yahudi yang pede masuk surga mereka merasa pasti masuk surga kata mereka surga hanya untuk kita kalau kita nakal-nakal masuk neraka cuma sebentar waquanar a ayam ma'dudah kata mereka kita ini tidak masuk neraka kecuali hanya beberapa hari saja santai aja kalau masuk neraka cuma beberapa hari ini keyakinannya orang-orang Yahudi Jadi benar bahwasanya orang Islam pasti masuk surga ujung-ujungnya pasti masuk surga ada yang masuk surga secara langsung ada yang mampir dulu di neraka jahanam tapi jangan sampai kita termasuk golongan yang mampir terlebih dahulu Ustaz Ana pernah berbuat maksiat Ana pernah berbuat kufur kepada Allah Apakah Ana masih bisa surga bisa kalau bertobat kepada Allah subhahu wa taal Katakanlah tenggelam dalam kemaksiatan berlebih-lebihanahah jangan kalian putus asa di rahmat Allah inallah suungguhnya Allah mengampuni segala dosa Firaun saja yang kurang ajar yang aku sebagai Tuhan Allah masih sayang Allah kirim Nabi Musa untuk mendakwahi dia Seandainya dia bertobat dia masuk surga namun dia tidak mau bertobat itu Firaun Ustaz Tolong jelaskan tentang hadis yang mengatakan surga kebanyakan dihuni orang miskin Apakah harus menjadi miskin untuk lebih mudah masuk surga kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu ala ahlil Jannah fawajadtu aksar ahliha alfuqar Aku tengok surga aku dapati kebanyakan penghuninya adalah orang-orang apa Miskin tapi bukan syarat masuk surga harus mikin miskin tidak banyak orang-orang kaya penghuni surga contohnya Nabi Sulaiman Alaihi Salam contohnya Abdurrahman bin Auf radhiallahu taala Anhu orang-orang kaya masuk surga Abu Bakar assiddiq juga kaya raya masuk surga banyak terus kenapa penghuni surga paling banyak orang miskin karena kebanyakan orang diuji dengan kekayaan tidak lulus dan Kebanyakan orang diuji dengan sabar dalam kemiskinan lulus ka Innal insana Sungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas arahagna tatkala dia merasa dirinya sudah kaya betapa banyak orang sombong gara-gara apa kaya betapa banyak orang menzalimi orang lain menghina orang lain gara-gara kaya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan alkibr Wal khuyala Fi ahlil khail kata Nabi Sallallahu alaih wasallam kesombongan keangkuhan pada orang yang memelihara kuda kuda saja kalau orang punya bisa bikin pemiliknya sombong kuda saya hebat jadi sombong di angkuh itu kuda belum mobil mewah belum motor mewah dengan gayanya dengan gayanya mobil mewah khawatir sangat mudah menyeruskan Allah dalam kesombongan belum rumah mewah oleh karenanya bukan berarti kita enggak boleh kaya boleh kalau seorang kaya banyak sedekahnya surganya tinggi tetapi saya katakan tadi kebanyakan orang diuji dengan kekayaan tidak lulus Kebanyakan orang diuji dengan kemiskinan sabar Antum pilih mana diuji dengan kekayaan atau diuji dengan kemiskinan diuji dengan kekayaan Ustaz di surga Apakah bisa berkumpul kembali dengan keluarga walaupun tingkat tingkat surganya berbeda Terkadang saya merasa rindu dengan ayah saya yang sudah meninggal dunia kita bilang udahlah yang penting masuk surga dulu ya nanti di sana urusan belakangan ya tapi konon ada yang berpendapat Sebagian ulama mengatakan yang di atas bisa ngunjungi yang di bawah yang di bawah tidak bisa naik ke mana Ke ke atas tapi surga yang di atas penghuni surga di atas bisa mengunjungi yang di bawah Wam bisawab tentang kesahihannya Ustaz Mengapa Allah mempropagandakan surga dengan sungai yang mengalir di bawahnya pada banyak ayat dalam al-qur'an tidak sebanyak taman-taman atau kamar-kamar atau kenempatan lain dalam surga Mengapa demikian pertama Karena kenikmatan yang dirindukan oleh orang yang fitrahnya baik adalah seperti itu taman-taman yang indah karena sebagian orang-orang liberal mengatakan ini Quran ini hanya untuk Arab badui yang rindu dengan Apa sungai dan taman kita bilang sampai zaman sekarang orang-orang kaya masih cari apa Taman iya atau tidak Bukankah orang banyak ke puncak Cari apa Taman orang kalau punya rumah pengin yang tamannya apa luas ada air yang berpercikan ada kolamnya orang sampai sekarang namanya kenikmatan itu melihat seperti itu dan bukan cuma itu yang Allah sebutkan Allah sebutkan juga yang lain ya Ada kemah-kemah ada istana ada Bidadari ya banyak ya tidak semua Allah sebutkan nanti kalau Allah Sebutkan semua kenikmatan dalam al-qur'an al-qur'an isinya surga th ya banyak yang mau disebutkan oleh Allah cuma perwakilan sudah bisa menggambarkan bagaimana indahnya apa surga ya apa tidak cukup Allah mengatakan ya Wun maknun dan bidadari yang seperti mutiara yang dia tersimpan dalam cangkangnya ya kata Allah Marjan bidadari yang begitu bening seperti permata dan begitu lembut seperti begitu putih seperti mutiara sebennya Saya pengin bicara panjang lebar tapi banyak anak-anak di bawah umur sekarang ya sudahlah intinya yang yang penting mudah-mudahan kita masuk apa surga dan kalau sudah di surga Apa saja yang kita inginkan pasti dikabulkan ya wakum fiha matahi anfusukum di surga apa yang kalian minta yang kalian hasratkan wakum fiha matadun dan apa yang kalian pintta demikian kajian kita Pada kesempatan kali ini kurang lebihnya saya mohon maaf wabillahi Taufik walhidayah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh syukran jazakallah kir Ustaz