Syarah Umdatul Ahkam - Membaca Surat Al Fatihah dalam Sholat - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
KFBxJid87KQ •
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhuuhuagfiruhuubu ilaih wubillahiuri anfusina wtiinaahdihillahu Fala mudillalah W yudlil Fala hadialah asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah waadu an muhamm abduhuu ba muhammadinallahu Alaihi [Musik] wasamid hadirin hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah pada siang hari ini kita dipertemukan kembali oleh Allah subhanahu wa taala rangka menuntut ilmu menghilangkan jahilan kita sedikit demi sedikit semoga pertemuan kita diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala selawat dan salam tercurahkan selalu kepada junjungan kita nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam juga kepada keluarganya keturunannya serta seluruh sahabat beliau tanpa terkecuali kita melanjutkan pembahasan kita dari kitab umdatul Ahkam sekarang kita sampai pada bab alqiroah Fis SH salat bab tentang membaca al-fatihah dalam salat an Ibad an ubadata binit radhiallahu Anhu Anna rasulu wasallam Q la shata Liman lam yaqra bifatihatil kitab ya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam la shata Liman lam yaqra bifatihatil kitab tidak ada salat bagi orang yang tidak membaca al-fatihah ya tidak ada salat artinya sama dengan salatnya tidak sah salat tidak sah bagi siapa bagi yang tidak baca yang tidak baca Fatihah kitab maksudnya al-fatihah Alfatihah namanya banyak di antaranya fatihatul kitab di antaranya Ummul Kitab dan nama-nama yang lain di sini tidak ada salat umum ya mencakup ya salat sunah dan salat wajib ya La shata Di sini umum ya umum mencakup salat wajib salat sunah sebagai Imam sebagai makmum jadi Zahir hadis ini maka baca alfihat itu wajib baik salat wajib maupun salat sunah maupun sebagai Imam maupun sebagai makmum ya namun terjadi khilaf di kalangan para ulama tentang hukum baca Alfatihah bagi makmum ya Bagaimana [Musik] dengan hukum baca Al Fatihah sebagai makmum ada khilaf di kalangan para ulama ya Shum ada salatiah salat salat siriahat [Musik] jahriah kalau salah Siriah ya Ada khilaf makmum wajib baca dalam satu Hadis kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam manana lahu Imam faqiraatul Imam qiraatun lahu ya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Man Kana lahu Imam faqiroatu Al Imam qiraah lahu Barang siapa [Musik] bacaan [Musik] Imam jadi bacaan baginya sehingga mereka mengatakan seorang kalau jadi makmum mau salat Siriah atau mau mau salat jahriah tetap aja nabi mengatakan jangan baca di belakang Imam kalian kecuali Alfatihah Syekh Albani rahimahullah taala memandang hadis ini mansuk memandang hadis ini mansuk dalam sifat salat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sehingga beliau memilih pendapat jumhur ya terus Serang ini yang khilafnya kuat saya sendiri Lebih condong kepada pendapat tidak wajib baca bagi orang yang di belakang Imam imamnya baca sudah baca al-fatih sudah dengar dia tidak perlu baca karena dia tidak ada kesempatan untuk membacanya sementara Allah mengatakan FAQ Alquran Fa qu Alquran fastamiuahuitu jika dibaca al-quran maka dengarkanlah dan Simaklah Diamlah dan dengarkanlah Nah kalau Imam baca kitaab baca juga buat apa dijadikan imam buat apa dijadikan Imam kita kemudian kalau dia baca kita baca buat apa Dia baca Siapa yang mau dengar kalau kita sendiri juga baca Tetapi kalau memang ada kesempatan untuk membaca imamnya misalnya diam setelah baca Alfatihah maka kita baca sendiri kita baca sendiri Tapi kalau tidak ada kesempatan untuk membaca ya kita amalkan ayat ini ya kita amalkan ayat ini wallahuam bawab ya ini memang khilafnya kuat e Tapi saya lebih condong kepada tidak wajib dibaca wallahuam baawab Ini juga dalil bagaimana para ulama tidak fanatik ya Lihatlah Syekh bin bas Syekh utsimin rahimahullahu taala mereka bermazhab Hambali tetapi dalam hal ini mereka merojikan pendapat Mazhab Syafi'i ya ini pendapat Syekh bin bas ini Syekh bin bas al-utsaimin ini pendapat al-albani dan jumhur ulama dipilih oleh Albani rahimahullahu [Musik] taala oleh karenanya jika misalnya kita seorang e kita datang salat dalam kondisi masbuk kemudian ternyata Imam kita dapati sudah selesai baca al-fatihah dia sudah masuk dalam bacaan surat maka kita baca al-fatihah sendiri kita baca al-fatihah apa sendiri kenapa karena kita tidak sempat mendengar apa yang dia baca Ya tapi kalau kita sejak awal dengar Imam sudah baca al-fatihah dari awal maka tidak perlu kita baca al-fatihah karena Imam sudah mewakili kita membaca al-fatihah tersebut dan Allah menyuruh kita untuk mendengarkan bacaan Alfatihah tiik berikutnya hukum yang berkaitan al-fatihah yang pertama al-fatihah wajib dibaca setiap rakaat setiap rakaat wajib baca Alfatihah berdasarkan hadis almusi Fi shatihi tentang orang yang salah salat Nabi ajarkan dia baca Alfatihah setiap rakaat kemudian kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kata Nabi Sallallahu Alaihi wasallamalika Fi shatika kulliha kemudian lakukan itu di semua salatmu yau di semua rakaatmu waktu dia salah salat Nabi ajarkan kalau kamu salat kamu begini kamu baca al-fatihah terus kamu rukuk baca surat rukuk dan seterusnya sampai sujud setelah itu nabi mengatakan lakukanlah ini setiap dalam salatmu berarti Alfatihah wajib dibaca setiap rakaat bukan cuma awal saja yang kedua al-fatihah gugur jika makmum masbuk dan mendapatkan rukuk Jadi kalau makmum Masih sempat dapat rukuk Meskipun tidak dapat al-fatihah maka Alfatihah gugur dia tetap dapat rakaat dia tetap dapat rakaat berdasarkan hadis Abu bakrah radhiallahu taala Anhu anahaha nabi sahu wasallam wahuaq Nabi Sallallahu alaii wasallam sedang salat kemudian nabi rukuk dia baru masuk dalam masjid kemudian dia pun rukuk Fara maka dia pun rukuk sebelum sampai di saf ya kemudian dia berjalan menuju saf sebelum sampai saf dia rukuk di belakang baru di jalan menuju apa saf kemudian nabi sallahui wasallam mengatakan zakallah hir W taud Semoga Allah memberikan kau semangat dan Jangan ulangi lagi ya Jadi kalau datang santai aja masuk ke dalam saf baru kemudian apa rukuk kalau tidak dapat ya sudah tetapi nabi tidak menyuruh dia untuk menambah rakaat sehingga Barang siapa yang dapat ruku maka dia dapat rakaat ya bagaimana cara mengetahui dapat rukuk pokoknya seorang rukuk sebelum mendengar kalimat Sai Allah Lian Hamidah selama dia sudah berhasil rukuk sebelum dengar sa berarti dia Sah apa rukuknya tapi kalau dia baru merukuk Allah t Imam Sami Allah sudah enggak dapat rukuk berarti dia dapat rukuk Jadi ketahuannya kalau dia pas berhasil rukuk sebelum dia mendengar kalimat apa Sa kalau sudah dengar sa berarti sudah enggak dapat rukuk sudah enggak dapat rukuk tadi apa dapat rukuk jika berhasil rukuk sebelum Imam bilang apa Imam bilang Sami allahahu liman hamidah bilang sa berarti Imam sudah berpindah ke gerakan berikutnya Berarti rukuknya enggak dapat tib Bolehkah imam Kalau tahu dia lagi rukuk tahu-tahu orang pada lari-lari ingin dapat rakaat dia perpanjang rukuknya boleh atau tidak dia ruku orang masih datang-datang lagi nungguin sampai selesai semua dia mau dia mau Sami dia mau Sami Allah ada lagi dia mau gimana secara hukum-hukum boleh saja enggak ada masalah tapi yang benar sudah biasa aja Salatnya ya karena kalau kita menunggu yang terlambat Kasihan juga yang sudah rukuk dari tadi jadi kita salat biasa aja yang terlambat ya sudah mau diapain ya jadi salat Wajar saja waktunya i'tidal Sami Allah Li ba tinggal bangun aja ya tapi kalau dia mau sengaja memppanjang rukuk supaya menunggu orang-orang terlambat juga boleh tapi jangan sampai memberikan kemudaratan kepada jemaah yang lain ya tiib kita bilang tadi bagi masbuk yang tidak sempat dengar al-fatihah imam tadi kita katakan G manana baca sendiri ya baca sendiri baca sendiri biar lebih lebih hati-hati saya perlu ingatkan di antara kesalahan seorang tatkala dia tahun ini terjadi banyak di masjid nabi wi bahwasanya memang benar Man adrak rakaahq adrak ruku faqad ADR rakaah Barang siapa yang dapat ruku dia dapat rakaat tetapi itu berlaku bagi yang beruzur bagi yang ber uzur Adapun tatkala salat tarawih imamnya baca lama makmumnya ngobrol dulu masih lama begitu Imam merukuk Allahu akbar warung dia Allahu akbar Ini tidak sah salatnya tidak sah karena dia mendapati ruku dan dia menggugurkan Alfatihah dengan sengaja paham J orang kasus ke toilet mobil terlambat parkir masuk dapat rukuk dapat rakaat tapi kalau dia sudah di saf baru dia ngobrol-ngobrol sengaja tidak ada uzur kemudian dia sengaja untuk nunggu Imam rukuk supaya dia ikut rukuk nyusul rukuk maka itu tidak sah berarti rukuknya bukan tidak sah berarti rakaatnya dia enggak dapat rakatnya dia enggak enggak dapat karena Alf gugur bagi orang yang beruzur bukan bagi orang yang sengaja meninggalkan [Musik] al-fatihah Adapun nama-nama al-fatihah banyak ya Di antara nama Alfatihah adalah Ummul Kitab di antaranya Ummul Quran di antaranya surat Alhamdulillahi rabbil alamin di antara namanya salat di antara namanya rukyah di antara namanya syafiah itu nama-nama al-fatihah Alfatihah ini adalah surat yang sangat mulia namanya banyak ya Di antara namanya adalah Nam Alfatihah Ummul Kitab Ummul Quran di antaranya adalah asyafiah yang menyembuhkan di antaranya Alfatihah di antaranya ee disebut juga rukiah surat rukyah karena dia sangat Ampu untuk apa merukyah kemudi namanya juga asalat dalam hadis kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Allah berfirman qosamtus salat nisfain aku membagi salat menjadi dua maksudnya bagi Alfatihah menjadi dua [Musik] tiib kita lanjutkan hadis berikutnya an Abi qotad alansi radhiallahu Anhu dari sahabat Abu qotada radhiallahu Anhu Beliau berkata rasulah wasam [Musik] abl Faniah adalah Nabi Sallallahu alaih wasallam membaca salat zuhur dua rakaat pertama Rasulullah baca Alfatihah dan surat Alfatihah dan surat Adapun rakaat pertama Rasul wasam panjangkan salat zuhur rakaat kedua lebih pendekiuly Ahyan terkadang nabi keraskan ayatnya sehingga para makmum mendengar terkadang tiba-tiba di tengah jalan dia baca ya fasabbih bihamdibika wastagfir kemudian dia sirkan lagi innahuana tawaba tetapi terkadang sebagian ayat dia keraskan supaya makmum tahu bahwasanya Dia sedang membaca al-qur'an wakana yaq fil as batihatil kitab wasatain kemudian di surat salat asar juga demikian rakaat pertama rakaat kedua baca Alfatihah dan baca surat wqiru Faniah dan memendekkan pada rakaat keduaitab Adapun dua rakaat yang ketiga dan keempat cuma baca Alfatihah tidak baca surat wanai wirani demikian juga rakaat pertama dari salat subuh nabi panjangkan rakaat kedua lebih pendek ini dalil bahwasanya di antara adab-adab salat yaitu rakaat pertama lebih panjang daripada rakaat kedua dalam semua salat salat zuhur salat asar di sini salat subuh juga demikian kemudian di antara adab-adab salat rakaat pertama rakaat kedua baca surat Adapun rakaat ketiga dan rakaat keempat cuma membaca Alfatihah karena Abu katada berkata eh wqiru faniahuk biumil kitab Adapun dua rakaat yang terakhir hanya baca alfahah Tidak Baca surah Kenapa rakaat pertama panjang salat rakaat pertama dikatakan namanya orang pertama kali salat semangat Kemudian yang kedua mungkin agak lambat ya Kurang semangat juga kalau Imam terutama rakaat pertama menunggu makmum yang terlambat datang di antara faedahnya kemudian juga hadis ini juga dalil dianjurkan tatkala seorang salat dia membaca surat secara sempurna karena disebutkan kata Abu qatadah nabi salat zuhur salat asar dua rakaat pertama baca Alfatihah dan baca surat berarti suratnya lengkap bukan cuma baca sepotong ayat jadi baca surat lengkap satu rakaat surat kedua Alfatihah surat yang lengkap lagi demikian itu sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membaca surat secara lengkap satu rakaat satu surat hukumnya demikian tapi sunah tidak wajib seandainya seorang membagi membaca beberapa ayat dalam satu rakaat atau membagi satu surat menjadi dua rakaat Enggak ada masalah tapi sunahnya adalah satu rakaat satu surat berdasarkan hadis Abu Qatar alanshari Kenapa boleh kita baca hanya sebagian ayat atau satu surat dibagi dua karena keumuman firman Allah FAQ maayar Minal Quran bacalah yang dari Alquran yang mudah bagimu ada masalah bahkan satu rakaat satu ayat juga enggak ada masalah secara hukum ya tetapi yang lebih Afdal adalah satu rakaat satu surat dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah baca satu rakaat sepenggal ayat maksudnya sepenggal surat tidak satu surat lengkap seperti Rasul su wasallam pernah salat qobliah subuh rakaat pertama Rasulullah baca qulu amanna Billah dalam surat Albaqarah ayat 136 rakat kedua nabi baca Qul Ya ahlal kitabi ta wa dan seterusnya surat Ali Imran ayat 64 nabi pernah baca dalam surat salat sunah rakaat pertama satu ayat rakaat kedua juga satu ayat ini diperbolehkan nah timbul pertanyaan boleh enggak kita baca rakaat ketiga rakaat keempat baca surat juga jawabannya zahirnya kebiasaan Nabi Sallallahu alaii wasallam rakaat ketiga rakaat keempat tidak baca surat Tetapi apakah boleh boleh seb ulama berpendapat boleh boleh kita baca Rat ketiga Rat keempat juga wajib surat tapi yang lebih Afdal atau kebiasaan Nabi adalah tidak membaca surat dalilnya apa dalam hadis riwayat Muslim kata Abu Said Al khudri radhiallahu Anhu kunna nahrizu qiama Rasul wasallam fizuhri Wal asr fahazarna qiam fakattin ulain minaduhar Qadr Alif Lam Mim asajdah kata Abu Said kami memperkirakan bacaan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tatkala salat zuhur salat asar kami dapati bahwasanya bacaan nabi salat zuhur salat asar dua rakaat pertama seperti membaca surat Alif Lam Mim sajadah jadi nabi salat zuhurnya bacaannya panjang dan ini saya lihat yang praktik di Masjid Nabawi sering dipraktikkan salat zuhur panjang banget sampai kita sudah selesai kita baca surat yang lain dia rupanya baca surat yang yang panjang Imam tersebut terutama Syekh Ali al-hudzaifi kalau sudah salat zuhur biasanya panjang sebagian imam yang lain pendek biasa tapi kalau Syekh Ali al-hudzaifi biasanya dia salat zur panjang rakaat pertama panjang banget rupanya memang ada dalilnya kata sahabat kami memperkirakan Nabi di salat durur itu membaca seperti Surat Alif Lam Mim asajdah berapa ayat tuh Alif Lam Mim asajrah ayat satu halaman du halaman 3 halaman tiga halaman Quran ya itu cukup panjang ya tig halaman Quran sebagian Imam baca surat salat zuhur baca Al A'a sudah banyak yang dehem di belakang maunya surat Al salat zuhur adduha sama alam nasrah asyarah atau lain sirah Adapun baca Alif Lam Mim asajdah maka itu panjang kemudian kata Abu Said al- khudri perhatian di sini wafil akhiratain qodr nisminalik Adapun dua rakaat yang terakhir baik rakaat ketiga keempat dari salat zuhur maupun rakaat ketiga dan keempat dari salat asar maka nabi baca setengahnya setengahnya kira-kira 15 ayat jadi rakaat pertama rakaat kedua seperti membaca surat Alif Lam Mim apa Sajdah rakaat ketiga rakat keempat setengahnya berarti kira-kira 15 ayat nah 15 ayat itu berarti Alfatihah dan lebih daripada Alfatihah paham seingga kata para ulama ini dalil bahwasanya nabi juga pernah membaca surat pada rakaat ketiga rakaat keempat diperbolehkan tetapi yang lebih utama kebiasaan Nabi adalah tidak tidak membaca sebagaimana hadis Abu qatadah al-anshari radhiallahu taala Anhu tib jadi kesimpulan hukum tadi kita sebutkan apa rakaat pertama lebih banyak daripada rakaat kedua biasanya nabi rakat ketiga keempat cuma baca Alfatihah tetapi boleh baca surat terkadang sebagaimana dalam hadis Abu Said alkhudri radhiallahu taala Anhu itu kesimpulannya Tayib eh hadis berikutnya an jubair bin muth'im radhiallahu Anhu Q samitun Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yaqra fil magrib bitur kata jubair binim aku mendengar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam baca dalam surat magrib surat atur waturitab murur dan seterusnya Coba lihat berapa ayat itu lumayan panjang itu ya salat magrib satu halaman dua halaman 2 halaman setengah 49 ayat ini dia baca tatkalah salat apa magrib kalau ada sekarang Imam baca surat ini salat magrib wah repot panjang nih atur ini panjang tib ini didengar oleh jubair BIN m'im waktu dia masih musyrik waktu dia pergi ingin menebus pada tahun 2 Hijriah menebus eh tawanan-tawanan perang dalam Perang Badar karena dalam Perang Badar nabi menawan 80 atau 70 orang dari orang-orang Quraisy ditawan dan 70 orang terbunuh 70 orang ditawan nah di antara 70 orang tawanan tersebut ada yang sebagian nabi lepaskan begitu saja ada yang nabi suruh jadi guru ngajarin baca tulis dan sebagian nabi bebaskan dengan bayaran dengan Fida dengan bayaran ya oleh karenanya orang-orang Quraisy yang kaya-kaya tidak dibebaskan kecuali dibayar nah jubair bin mut'im ingin membebaskan sebagian tawanan perang dan dia adalah orang yang musyrik tatkalia itu waktu dia waktu dia sedang ee menuju Nabi dia mendengar nabi baca dalam surat salat magrib watur waitabi Mastur Padahal dia masih musyrik tapi dia masih ingat nabi pernah baca surat apa sudah tersebut dia dengarkan dia simak sampai halaman berikutnya ya S dia simak lama berarti sampai pada ayat ke 35 n baca am kata jbair binimtir hampir-hampir jantungku lepas mendengar Ayat tersebut itu di antara Sebab kenapa dia masuk Islam akhirnya dia masuk Islam belakangan ya tatkala sebelum fthu Makkah tetapi intinya dia waktu itu mendengar nabi membaca salat magrib dengan baca surah atthur nah eh sunahnya kata para ulama salat magrib itu dibaca dengan Surah qisar almufasal qisar almufasal salat Isya dengan Isya dengan ausat almufasal Adapun salat subuh dengan tiwal almufasal ini sudah saya pernah bahas dulu ya Sur surah-surat mufasal mufasal itu artinya suratnya pendek-pendek atau ayatnya pendek-pendek suratnya pendek-pendek atau ayatnya apa pendek-pendek Amma yatasaalun satu ayat an nabailim satu ayat alladzi Hum fihi mukhtalifun satu ayat Adapun surat Albaqarah ayatnya panjang-panjang terus suratnya juga panjang maka disebut dengan surat almufasal almufasal terbagi menjadi tiga ada namanya ee qisar mufasal artinya yang pendek-pendek dari surat surah duha sampai Annas kemudian ausatul mufasal yang sedang di surat Annaba sampai adduha kemudian tiwal mufasal ini surat-surat yang panjang ini dari surah qf sampai surat Annaba itu almursalat sebelum anab almursalat yab ini dibaca salat magrib ini dibaca salat Isya ini dibaca salat subuh asal salat magrib kita bacapendek-pendek dari aduha alam Nasr terus ehusnya sampai Annas rakat pertama rakat kedua untuk salat yang sedang-sedang surat Annaba sampai surat adduha ya kita baca Wili yya terusalun Abas tawalla itu salat apa salat Isya Adapun salat subuh dari surat Q Q sampai surat Annaba sebelum Sur surat almursalat ya tetapi bukan berarti nabi sallalluh wasam harus begini ini seluruhnya tidak terkadang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membaca di luar Aturan ini boleh contoh tadi dalam hadis nabi membaca salat magrib salat apa surat atur atur padahal surat atur itu dari sini dia dari tiwal mufasal surat atur sifat-sifat mufasal setelah surah qf kemudian ee apa namanya azzariyat kemudian surat at-thur J jadi dia surat ketiga dari tiwal mufasal Padahal dia termasuk tiwal mufasal padahal termasuk surat tiwal mufasal surat panjang surat mufasal yang panjang sebagaimana juga diriwayatkan dalam satu Hadis surat yang terakhir nabi salat terakhir nabi jadi imam terakhir salat Nabi jadi imam salat jahriah salat magrib waktu Nabi sakit keras nabi baca surat Wal mursalati Urfa salat jariah salat jahriah terakhir nabi adalah salat magrib dan nabi baca Wal Mursalat surah almursalat dan surat almursalat juga termasuk apa yang panjang juga sama termasuk yang panjang jadi hukum asalnya salat magrib itu baca apa yang pendek-pendek salat Isya yang sedang-sedang salat subuh yang panjang-panjang sebagian masjid salat magrib salat Isya salat subuh pendek semuanya termasuk seperti masjid di Kompleks saya alhamdulillah kalau subuh-subuh cepat jadi salat zuhur eh salat apa salat magrib salat Isya salat subuh semuanya yang pendek ini menyenangkan ibu-ibu pendek bakak-bapak juga senang ya ya tetapi sebenarnya aturannya demikian Adapun sesekali baca surat panjang enggak Mengapa menunjukkan akan bolehnya maka nabi terkadang baca surat almursalat nabi pernah baca surah atur paham ya berarti ini ee yang Ana Pak ya inialah jadi surah yang panjang surat qaf sampai surat almursalat almursalat terakhir surah terakhir dari juz [Musik] ke29 kemudian yang ausatul mufasal tengah-tengah dari surat Annaba sampai wallaili ID yaksya kemudian yang surah pendek dari addhuha sampai surah Annas [Musik] ya Bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah baca dalam surat magrib surah al-a'raf rakaat pertama rakaat kedua surat al-a'raf lebih panjang lagi daripada almursalat tapi sekali-sekali oleh karena sebagian orang terkadang praktikkan dia ingin jalankan sunah ingin baca surat al-a'raf tatkala salat magrib tapi hendaknya kasih tahu makmum dulu jangan-jangan kaget ya karena surat al-a'raf itu ada 206 ayat Jadi kalau ibu-ibu pengin baca surat al-a'raf dalam salat magrib sesekali gak apa-apa tapi kasih tahu makmumnya dulu biar makmumnya cari imam yang lain karena kalau tiba-tiba baca Alif Lam Mim Shad terus woh sampai 200 ayat Mungkin orang marah kali ya 200 ayat itu panjang loh ya mungkin selesai Pas Isya apalagi salah-salah tengah jalan ingat lagi ingat lagi Isya baru selesai jadi ini dalil bahwasanya kadang kita boleh Panjang boleh pendek Terserah Tapi secara umum tadi kita sebutkan dalam hadisnya disebutkan magrib baca surah-surat pendek Isya baca yang tengah-tengah subuh baca yang panjang-panjang baik dalilnya dalam surat dalam riwayat nasai kata Salman bin yasar beliau berkataa fulanb mu adalah Si Fulan kalau jadi imam salat magrib bacanya surat-surat pendekunat Isya di tengah-tengah surat yangedang sedang wahi bitiwalihi Adapun subuh salatnya Yang surat-surat panjang faqala Abu Hurairah Abu Hurairah berkata Ma shitu ahadin asbah shatanasul wasam had Aku tidak pernah salat di belakang orang Yang Salatnya sangat mirip dengan nabi seperti orang ini berarti nabi cara baca salatnya kira-kira seperti itu ya tib kita lanjutkan hadis berikutnya Anil bar bin azib radhiallahu Anhu radhiallahu anhuma an nabi su Al wasallam Kana Fi safarin Fal Isya Al Akhir FAQ Fi ihdaakatain bittin witunu ahadan ahsanqatan minhu kata alb bin azib sesungguhnya Nabi Sallallahu alaih wasallam pernah salat dalam Safar salat Isya salat Isya Al Akhir itu Isya yang terakhir salat Isya kalau Isya yang pertama maksudnya magrib salat Isya yang terakhir maksudnya salat Isya maka beliau baca salah satu di salah satu rakaatnya beliau membaca watini waz zaitun Aku tidak pernah mendengar seorang pun yang suaranya lebih indah bacanya lebih merdu daripada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini menyelisihi aturan harusnya salat Isya itu baca surat-surat yang sedang tetapi nabi baca surat pendek tadi yang magrib harusnya pendek nabi nabi baca panjang sekarang yang harusnya sedang nabi baca surat pendek Karena watini waz zaitun termasuk surat-surat yang pendek tapi kata para ulama demikianah Nabi Sallallahu alaih wasallam membaca begitu karena sedang Safar sedang Safar namanya Safar orang Pengin apa segera makanya disebutkan tatkala nabi sedang Safar nabi baca salat Isya salah satu rakaatnya nabi baca watini W zaitun Wari Sinin padahal termasuk surat qisar almufasal yang pendek namun nabi baca karena sedang Safar kemudian an Jabir bin Abdillah radhiallahu Anhu dari Jabir bin Abdillah radhiallahu anhuma Ana nabi Sallahu Al wasam Q Muad Rasulullah pernah marah kepada Muad Nabi kemudian berkata Fala Shita bisabbiismabikal Aa wasamsi wuhaha Wili yagsya fainnahuusi warakal kabirif Wul haajah kata nabi Kenapa engkau tidak baca surah saisbikal Aa waktu salat Isya wasyamsi wuhaha ini semua surat-surat yang sedang Kenapa kau tidak baca surat-surat ini waktu salat Isya Kenapa kauembaca surat Albaqarah kepanjangan yang salat di belakang kau itu ada orang tua ada orang lemah dan ada yang punya keperluan jadi Ini sebabnya ada kenapa Nabi marah menegur Muad is menjadiam dan dia panjang saking panjangnya akhirnya ada seorang memisahkan diri lanjutkan salatnya salam sendiri kelamaan muadbir Muad Anhu maka Muad dikasih tahu Tadi Muad waktu kamu jadi imam ada makmum yang memisahkan diri kemudian salat sendiri kata Muad innahu munafik itu orang munafikul tatkala perkataan Muad sampai kepada orang yang tadi misahkan diri dia pun lapor kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan dia Kabarkan Muad bilang saya munafik Padahal dia salatnya kepanjangan faqahu nabi Sallahu wasallam maka nabi tegur Muad kata nabi aturidu an takuna fattanan ya Muad apakah kau ingin jadi pembuat fitnah wahai Muad buat orang lari dari masjid amamta binas FAQ bisabbihisbikal Aa Kalau kau jadi imam bacalah sabihismabikal Aa inilah surat-surat di yang disebut dengan ausatil mufasal awasitul mufasal awasitul mufasal awasitul mufasal yaitu surat dari ee Annaba sampai surat wallaili idza yaksya kemudian yang bisa kita ambil daripada hadis ini yang pertama tadi kalau salat Isya yang kita baca surat-surat yang mana awasitul mufasal yang tengah-tengah tapi kalau sedang Safar boleh kita baca Pakai surat yang pendek kemudian bisa kita ambil faedah juga ee seorang Imam harus memperhatikan kondisi makmum oleh karenanya Muad ditegur oleh Nabi bahkan dengan teguran keras afatanun Anta ya Muadz Apa kau bikin fitnah wahai Muadz baca surat kepanjangan sampai ada yang memisahkan diri salat sendiri Karena di belakangmu ada orang tua ada orang sakit dan ada orang yang punya keperluan kemudian juga dalil bahwasanya boleh seorang yang salat sunah menjadi imam makmumnya di belakang salat fardu Kenapa Muad Bin Jabal ini dia salat Isya bersama Nabi di Masjid Nabawi jadi makmum dia setelah itu dia pulang ke kampungnya jadi imam lagi salat Isya berarti salat Isya pertama itu fardu salat Isya yang jadi imam dia adalah salat Sun sunah maka dia salatnya sunah belakangnya salatnya fardu tapi sah tidak jadi masalah ya Jadi tidak mengapa berbeda niat yang satu niatnya fardu satu niatnya sunah Enggak ada masalah bahkan imamnya niatnya sunah makmumnya fardu boleh sebagaimana kejadian yang dilakukan oleh Muad terhadap kaumnya kemudian dianjurkan untuk memperindah suara tatkala jadi imam makanya tadi disebutkan oleh sang perawi aku mendengar nabi baca surat witun tatkala nabi sedang Safar kata beliau ah ahsanqatan Aku tidak pernah mendengar seorang pun yang suaranya lebih baik nah memperbagus suara ada dua model ya Ini buat yang jadi imam ya kalau jadi makmum jangan keras-keras bacanya Ya memperindah suara tatkala baca Quran ada dua model pertama untuk Riya dipuji oleh makmum maka ini neraka ya yang kedua agar makmum senang dan lebih khusyuk khusyuk salatnya maka ini berpahala jadi beda orang memperbagus salat suaranya tatkala jadi imam ada dua tujuannya apa ingin dipuji dikatakan suaranya bagus maka dia RI neraka jahanam dosa tapi kalau dia jadi imam suaranya bagus agar makmum betah makmum bisa menghayati bacaan imam Kalau Imam bacaannya bagus pengaruh berpengaruh sangat berpengaruh kepada makmum Maka kalau itu berpahala dalilnya apa dalilnya hadis Abu Musa al-asy'ari radhiallahu taala Anhu ya Dia pernah baca al-quran Nabi mendengar nabi cerita Wah Abu Musa Saya dengar kau baca Quran semalam atau kapan kata musa seandainya Saya tahu Anda dengar bacaanku wahai Rasulullah lu tahbiran aku akan perindah bacaanku kata Abu Musa kalau saya tahu kau lagi dengar saya akan perindah bacaanku berarti boleh memperindah baca kita tatkala orang dengar tapi bukan cari pujian ya sama seperti kita bersedekah kita menyenangkan hati orang bukan ingin dipuji sama orang ini bisa tahu bisa bedakan kan ada orang kasih sedekah sama orang lain niatnya agar menyenangkan orang tersebut karena Allah dan ada orang kasih sedekah supaya dipuji ini dua hal yang berbeda sama dengan tatkala kita baca Quran jadi imam Kalau kita niatkan untuk dipuji oleh orang itulah RI tapi kalau kita niatkan agar menyenangkan hatinya Allah suruh kita menyenangkan hati orang lain maka kita dapat pahala ini pengaruh niat sangat berbahaya tergantung mana yang kita niatkan salah berniat pahala atau dosa ibu-ibu tanya jawab ya boleh Enggak boleh ya alhamdulillah Ibu pengertian boleh mau tanya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ustazuman tapi ini di luar tema saya kan e pengajar TPA jadi di TPA itu diajarkan syair yang mengenai eidam wujud ba dan seterusnya gimana Ustaz Apakah saya ikut mengajarkan atau tidak gak usah gak usah Terus bagaimana ee apa ya Saya menyampaikan kepada guru tersbut suruh hafal aja Asmaul Husna ada Asmaul Husna yang agak dinasyidkan gak apa-apa ada Asmaul Husna yang dinasyidkan kalau kita suruh hafal ya gak jadi masalah anak biar tahu nama-nama Allah yang terindah suatu saat bermanfaat bagi mereka tatkala dijelaskan makna dari nama-nama tersebut sekarang mereka e apa namanya cukup menghafal susah apa qiam binafsi mukhalaatil hawadit nanti masuk dalam masalahmalah itu ibarat-ibaratnya ahli kalam ya mukhalafatil hawadis itu ibaratnya ah kalam ya wujud Qidam baqa itu ibaratnya Ahlul kalam Qidam itu kalau kita hual aalu wal akhiru wahiru wal batinu lebih bagus ya oleh karenanya saya sarankan diganti dengan nama-nama Asmaul Husna Sebagian dinasidkan ada kalau anak-anak biar muda hafal gak ada masalah sehingga mereka menghafal nama-nama Allah tersebut bukan untuk jadikan zikir bukan tetapi mereka hafal suatu saat biar dijelaskan maknanya di kemudian hari bermanfaat bagi merekaak pertanyaan berikut aurat wanita yaitu seluruh badan kecuali wajah dan Kedua telapak tangan Apakah bwa dagu termasuk aurat dan sebatas manakah dagunya Har tertutup Ini pertanyaan berulang-ulang ya jadi dalam hadis bahwasanya aurat kecuali wajah dan Kedua telapak tangan Nah apa batasan wajah ini tidak dijelaskan dalam syariat wajah itu dari sini sampai sini enggak ada karena tidak dijelaskanui syariat maka kembali kepada uruf atau kembali kepada bahasa demikian kaidah usul F menjelaskanika tidak adaan iniisi dari syariat maka dikembalikan kepada tradisi atau bahasa ternyata secara bahasa namanya wajah yaitu Ma yahsulu bihi Ma tahsulu bihi almajahah itu suesatu yang menghasilkan terpandang dilihat ibarat kalau kita di hadapan kaca kita lihat kaca Maka itulah wajah kita yang nampak di kaca dari kata para ulama yaitu dari tempat tumbuhnya rambut sampai ujung dagu sampai ujung dagu adapun yang di belakang sini tatkala kita berkaca tidak kelihatan ya tatkala tatkala kurang banyak ya Jadi kalau kita dikaca kita lihat kaca yang kelihatan ya ini ini kelihatan Atau enggak di kaca enggak di belakang kelihatan kecuali kalau kita begini tapi kalau kita begini ini tidak kelihatan di belakang kaca ini tidak kelihatan tidak ini bagian di leher oleh karenanya yang boleh dibuka itulah wajah itulah yang wajib untuk kita wudu tatkala kita mencuci wajah bagian itulah yang wajib kita cuci sampai di dagu belakang sini enggak ibu-ibu belakang sini enggak perlu dicuci kalau kalau Cuci wajah tatkala membasuh wajah tatkala wudu oleh karenanya wajah itu cuma dari sini tempat tumbuh rambut sampai ujung dagu Ini belakang sini ini bukan apa bukan wajah [Musik] maka ibu-ibu sebaiknya ditutup ya sebaiknya di ditutup sampai di [Musik] sini enggak terbiasa ya dibiasakan jika kita salat jamaah karena uzur baru masuk dalam posisi sujud Apakah sudah dianggap satu rakaat salat kita atau harus ulang rakaat itu kalau kita masuk setelah rukuk maka tidak dianggap rakaat misalnya kita masuk rakaat Imam sudah i'tidal maka sudah tidak dapat rakat apalagi Imam sudah su sujud dan saya ingatkan kalau kita masuk saf ternyata Imam sudah sujud Ya sudah kita langsung sujud jangan kita tunggu dia berdiri dulu rugi saya sujud engak dapatak jangan muka tapi kalau kita dapat dia sujud segera sujud karena tetap dapat berpahala tetap berpahala meskipun rakaatnya enggak dihitung Asalamualaikum Ustaz I membacatihadarullah eh langsung membaca surat pendek Nah langsung kalau dalam salat membaca Saya enggak dengar Bu robotnya dimatikan dulu ulang ulang Bu tes tes aduh sip Asalamualaikum Waalaikumsalam Ustaz kalau membaca surat Alfatihah qadarullah ee Terlupa setelah membaca surat pendek itu boleh dibaca enggak surat alfatihahnya atau b Mas Alfatihah Terlupa Mungkin was-was aja Iya mungkin was-as kitaak biasanya baca Alfatihah dulu kok jadi kalau memang kita Yakin belum kita baca Alfatihah lagi tapi kalau kita sudah pernah baca Alfatihah gak boleh baca Alfatihah dua kali karena kalau kita baca Alfatihah dua kali dalam satu rakaat kita baca dua rukun ya Jadi enggak boleh baca Alfatihah diulangirrahmanirrahim Maliki yaumiddinaka na'budu wa iyaka nastadiniratal mustaqimatalladzina an'amta alaihim giriril magdubi alaihim waladhallin Amin Alhamdulillahi rabbil alamin enggak boleh dua kali enggak boleh sekali aja tapi kalau dia yakin lupa atau dia lupa ya dia baca Alfatihah k lupa mau diapain Baru dia baca surat lagi Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam kalau kita ee lagi salat magrib berjemah lalu karena hujan deras mati lampu lalu selesai salam di salat magrib itu ada jamak salat Isya nah ini pertanyaannya masih Bolehkah salat sunah ba'diah dan itu ba'diahnya magrib atau Isya kemudian Apakah berlaku buat laki-laki Yang Salatnya di rumah berjemah dengan keluarga jazakahir yang saya tahu bahwasanya orang yang Jamak itu di masjid ya di masjid bukan di rumah kalau di rumah magrib dia salat magrib saja tidak dijamak Tapi kalau dia di masjid kemudian hujan maka dia boleh menjamak ya maka dia boleh menjamak Apakah tatkala dia menjamak dia boleh salat sunah Saya tidak tahu dalilnya Setahu saya kalau dijamak maka tanpa salat qbliah tanpa salat Apa ba'diah karena di antara setelah salat magrib ada ba'diahnya setah nabi menjamak Magrib dan Isya berarti ba'diahnya tidak ada berarti ba'diahnya tidak tidak ada wallahuam bisawab pertanyaan berikutnya Apakah dalam setiap rakaat salat wajib atau Sunah sebelum baca al-fatihah kita membaca taawud atau hanya di rakaat pertama ini ada khilaf di kalangan para ulama ee Mazhab Syafi'i mengatakan taawud setiap rakaat jumhur mengatakan taawud cuma sekali saja sekali saja W alam bab saya lebih condong kepada pendapat jumhur bahasanya taawuf dibaca di awal saja tatkala hendak ee rakat pertama Asalamualaikum Ustaz ee mau tanya bagaimana kalau salat telapak tangannya tertutup oleh mukena gitu jadi enggak ada masalah masalah jazakallahir Ustaz kalau kita lagi ngaji atau tilawah di rumah terus ada yang nyetel TV tidak mendengarkan tilawah Kita iya engak bisa Apakah berdosa wallahuam ya ya kita baca aja sendiri di kamar ya enggak usah Dia mungkin menton berita ya kalau enggak kita nonton matikan beritanya kita ambil Mik biar did dengar kajian ngajinya kita ya karena enggak etis kita baca Quran kemudian dihantam dengan suara berita suara macam-macam terkadang berita ada musik-musiknya ya maka lebih baik kita masuk ke kamar kita baca atau kita matikan televisi agar tidak mengganggu Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam Ustaz eh saya baru baru dapat pernyataan bahwa zaman dulu itu kalau anak-anaknya tidak membaca ee doa setelah tasahud akhir itu e ada yang dilarang ada yang diulang bacaan salatnya lalu eh saya mengambil kesimpulan bahwa itu sangat penting berarti ya Ustaz ya Nah kalau pada saat berjamaah kita tidak bisa membaca itu karena imamnya terlalu cepat Kapan kita baca lagi ustaza kalau sudah salam kita salam yaam sudah selesai kita salam dalam masalah jadi kita terhilang dari doa itu gak jadi masalah kan enggak bisa mau diapain [Musik] lagi di dekat rumah saya ada musala yang listriknya tidak menggunakan KWH Hah alias Los tidak pernah bayar tiap bulannya padahal itu masalah umum bagaimana hukumnya Ustaz yang kasih Los siapa jangan-jangan PLN yang kasih Los kalau PLN yang kasih Los gak apa-apa berarti dengan izin plnaca keduanya kita baca apalagi musala listriknya paling berapa kan kawihnya lebih murah biasanya ya harusnya ee salat situ Enggak ada masalah ya salat situ Enggak ada masalah ya tetap aja salat ya tapi coba di dicek kembali kok bisa los itu apa listriknya kalau memang harus bayar kita yang bayar gak apa dapat pahala kan Bayar buat listrik buat apa Heeh ee asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Afan Ustaz kalau misalnya kita ee pergi Ee kita pergi ke masjid ee ee mendapatkan ee pada waktu salat magrib kita mendapatkan ee sudah rakaat ketiga akhirnya kita duduk maaca tasyahud ak akhir kemudian kita lanjutkan lagi rakaat pertama kita baca Tasyahud awal dan yang ketiganya lagi Tasyahud akhir Apakah begitu kalau kita dapat dapat e kita salat magrib mendapatkan Imam sedang ee udah duduk ya sudah duduk membaca tahajud akhir kita Ik tud akhir Berarti kita enggak dapat rakaat berarti kalau kita bangun rakaat pertama Oh rakaat kedua baru tasyahud rakaat ketiga baru tasyahud lagi jadi 1 2 3 tasyahud juga Ya enggak satu kan enggak satu kan enggak dapat enggak dua Oh kita enggak dapat kan kan kita dapat tercahat akhir Berarti kita enggak dapat rakaat Iya berarti kalau kita bangun kita baru rakaat pertama Oh iya kalau kita misalnya dapat misalnya kita rukuk dapat itu ee satu rakaat Ustaz Oh kita dapat rukuk Imam rakaat rakaat terakhir rukuk kita dapat rukuk Iya dapat rukuk berarti kita bangun rakaat kedua kita tasyahud rakaat ketiga tasyahud lagi Iya begitu Itu iya Ustaz boleh tidak baca surat pendek tapi tiga surat dalam satu rakaat boleh surat 10 surat juga boleh kita lakukan gitu apalagi kalau kita salat sendiri kalau jadi imam lihat-lihat di belakang ya Maksudnya kita ini kan kalau yang orang suka marah-marah jangan panjang-panjang Iyai benar enggak selama ini Ben Ustaz kalau salat sambil pegang al-quran Bolehkah boleh kalau kita pengin salat panjang salat malam kita enggak punya hafalan kita boleh pegang Quran atau sekarang ada Quran yang besar taruh di depan kita buka satu halaman rakaat pertama halamani rakaat kedua rakaat pertama rakaat kedua sehingga kita enggak perlu sibuk memegang-megang al-quran nanti kalau salam Asalamualaikum buka lagi lembaran berikutnya ada al-qur'an yang besar sekarang ya tapi kalau enggak kita pegang juga boleh enggak gakersalah tidak dilarang sekarang ada HP juga boleh kalau kita salat sunah gak apa-apa Apabila ada imam yang bacaan al-fatihahnya tidak sesuai dengan tartil dan tajwid saat di akhir surat Alfatihah boleh enggak tidak boleh tidak mengucapkan Amin J kita ucapkan Amin gak apa-apa kalau kita ragu dengan bacaan imam yang tidak beres kita baca al-fatihah sendiri kalau kita ragu dengan imam yang baca Alfatih tidak beres kita baca al-fatihah apa sendiri tib ada lagi yang bertanya iya Ustaz ini bertanya Kalau misalnya Azan tapi muadinnya ucapannya salah atau tidak benar ee seperti ilaha jadi illaha itu apakah perlu kita jawab Ustaz kita Jawab yang benar aja baik Ustaz jazakallah Khair I dia maksud sekarang kita tinggal di tanah air yang orang tidak tahu bahasa Arab ya banyak uzur bagi mereka mereka enggak ngerti mereka berusaha ya mereka sudah berusaha namun tidak berhasil ya beda kalau orang sudah tahu terus sengaja itu baru cerita lain ya Oh tidak tahu ya mereka orang aja kalau salat tidak bisa baca apa-apa dia suruh Bertasbih bertakbir Tidak Baca Alfatihah enggak apa-apa Kalau belum bisa apalagi dia sudah berusaha baca Alfatihah masih ada salah-salah mudah-mudahan dimaafkan tetapi seharusnya orang-orang yang tajwidnya enggak benar jangan PD jadi imam ya harus tahu diri rahimallahuman yifu qodra nafsihi Semoga Allah merahmati orang yang tahu diri tapi sekarang kenyataannya begitu banyak orang yang pede jadi imam bacaan amburadul semuanya ya tapi kita bagaimana lagi Kita mau maju nanti ribut kita mau ngelarang nanti bagaimana ya ya ya karena kejahilan tersebar seandainya pengajian di mana-mana mereka ngerti bahwasanya Imam itu kedudukan bergengsi di sisi allah subhanahu wa taala tidak sembarang orang bisa masuk maju ke depan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya ummukum araukum likitabillah yang menjadi imam adalah yang paling pandai dalam masalah al-qur'an sampai dalam hadis Amr Bin abbasah atau Amr Bin Salamah radhiallahu taala Anhu waktu dia berumur 7 tahun at 8 tahun dia dikumpulkan di kampungnya Nabi bilang yang jadi imam yang paling banyak hafalannya akhirnya mereka lihat si Amr Bin Salam Ini yang paling banyak hafalannya jadi imam dia masih kecil umur 7 atau 8 tahun terus sarung Dia pendek kalau dia sujud dia rukuk dia sujud kelihatan pantatnya maka kata ibu-ibu di belakang Tolong tutup aurat Imam kita ini hadisnya sahih ya artinya sampai sampai karena dia yang pandai baca al-qur'an dia yang jadi apa Im tidak melihat usia lagi usia itu apa urutan belakangan yang pertama lihat orang ini ahli baca Quran tidak ya untuk jadi imam karena kemaslahatan banyak orang kalau bacannya enak hafalannya Banyak orang akan banyak dapat ilmu bacannya ganti-ganti ya tapi sekarang orang nekat jadi imam masalahnya di situ ya senang jadi imam padahal tidak punya hafalan tapi ya kita tidak bisa menyalahkan mereka karena kondisi memang begitu kondisiya Mang begitu karena tidak pernah diajarin atau tidak ngerti sehingga akhirnya neka jadi imam wallahuam bwab Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam Ustaz kalau kita salat sunah itu kita kan boleh baca al-qur'an ya Ustaz untuk setelah Alfatihah itu kita sementara di sisi lain kita harus menghadap ke tempat sujud Jadi gimana Ustaz enggak apa-apa pegang aja dip balik balik kertas enggak apa-apa ya Ustaz balikbalik mushaf Iya karena itu keperluan ggak apa-apa iya jazak HP lebih enak pakai HP lebih apa apa Ustaz HP HP Oh HP jadi hp-nya dipegang itu boleh Ustaz enggak diantung boleh juga jadi boleh gitu ya Ustaz ya anggota tangan jazakumullahir Ustaz iya silakan sudah ibu-ibu terima kasih banyak Sudah Sudah Bu ya terima kasih atas pengertiannya subhanakallah wabihamdik asadua antaik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Categories