Syarah Umdatul Ahkam - Membaca Surat Al Fatihah dalam Sholat - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
KFBxJid87KQ •
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh innalhamdalillah
nahmaduhuuhuagfiruhuubu ilaih
wubillahiuri anfusina
wtiinaahdihillahu Fala mudillalah W
yudlil Fala hadialah asadu Alla
ilahaillallah wahdahu la
syarikalah waadu an muhamm
abduhuu ba
muhammadinallahu Alaihi
[Musik]
wasamid hadirin hadirat yang dirahmati
Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah
pada siang hari ini kita dipertemukan
kembali oleh Allah subhanahu wa taala
rangka menuntut ilmu menghilangkan
jahilan kita sedikit demi sedikit semoga
pertemuan kita diberkahi oleh Allah
subhanahu wa taala selawat dan salam
tercurahkan selalu kepada junjungan kita
nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam juga kepada keluarganya
keturunannya serta seluruh sahabat
beliau tanpa terkecuali kita melanjutkan
pembahasan kita dari kitab umdatul Ahkam
sekarang kita sampai pada bab alqiroah
Fis SH salat bab tentang
membaca al-fatihah dalam salat
an Ibad an ubadata binit radhiallahu
Anhu Anna rasulu wasallam Q la shata
Liman lam yaqra bifatihatil kitab
ya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
la
shata Liman lam
yaqra bifatihatil kitab
tidak ada
salat bagi orang yang
tidak membaca al-fatihah
ya tidak ada
salat artinya sama dengan salatnya tidak
sah
salat tidak
sah bagi siapa bagi yang tidak baca yang
tidak
baca Fatihah kitab maksudnya
al-fatihah Alfatihah namanya banyak di
antaranya fatihatul kitab di antaranya
Ummul Kitab dan nama-nama yang
lain di sini tidak ada
salat umum ya mencakup ya salat sunah
dan salat wajib
ya La shata Di sini umum ya
umum
mencakup salat
wajib salat
sunah
sebagai Imam
sebagai
makmum jadi Zahir hadis ini maka baca
alfihat itu wajib baik salat wajib
maupun salat sunah maupun sebagai Imam
maupun sebagai makmum ya namun terjadi
khilaf di kalangan para ulama tentang
hukum baca
Alfatihah bagi makmum ya
Bagaimana
[Musik]
dengan hukum baca Al Fatihah sebagai
makmum ada khilaf di kalangan para ulama
ya Shum ada salatiah salat salat
siriahat
[Musik]
jahriah kalau salah Siriah ya Ada
khilaf makmum wajib baca
dalam satu Hadis kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam manana lahu Imam
faqiraatul Imam qiraatun lahu ya kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Man Kana
lahu
Imam
faqiroatu Al
Imam qiraah
lahu Barang siapa
[Musik]
bacaan
[Musik]
Imam jadi bacaan
baginya sehingga mereka mengatakan
seorang kalau jadi makmum mau salat
Siriah atau mau mau salat
jahriah tetap
aja nabi mengatakan jangan baca di
belakang Imam kalian kecuali
Alfatihah Syekh Albani rahimahullah
taala memandang hadis ini mansuk
memandang hadis ini mansuk dalam sifat
salat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sehingga beliau memilih pendapat jumhur
ya terus
Serang ini yang khilafnya kuat saya
sendiri Lebih condong kepada pendapat
tidak wajib baca bagi orang yang di
belakang Imam
imamnya baca sudah baca al-fatih sudah
dengar dia tidak perlu baca karena dia
tidak ada kesempatan untuk membacanya
sementara Allah mengatakan FAQ Alquran
Fa qu Alquran
fastamiuahuitu jika dibaca al-quran maka
dengarkanlah dan Simaklah Diamlah dan
dengarkanlah Nah kalau Imam baca kitaab
baca juga buat apa dijadikan imam buat
apa dijadikan Imam kita kemudian kalau
dia baca kita baca buat apa Dia baca
Siapa yang mau dengar kalau kita sendiri
juga
baca Tetapi kalau memang ada kesempatan
untuk membaca imamnya misalnya diam
setelah baca Alfatihah maka kita baca
sendiri kita baca sendiri Tapi kalau
tidak ada kesempatan untuk membaca ya
kita amalkan ayat ini ya kita amalkan
ayat ini wallahuam bawab ya ini memang
khilafnya kuat
e Tapi saya lebih condong kepada tidak
wajib dibaca wallahuam
baawab Ini juga dalil bagaimana para
ulama tidak fanatik ya Lihatlah Syekh
bin bas Syekh utsimin rahimahullahu
taala mereka bermazhab Hambali tetapi
dalam hal ini mereka merojikan pendapat
Mazhab Syafi'i ya ini pendapat Syekh bin
bas ini Syekh bin
bas
al-utsaimin ini pendapat al-albani
dan jumhur ulama dipilih oleh Albani
rahimahullahu
[Musik]
taala oleh karenanya jika misalnya kita
seorang e kita datang salat dalam
kondisi
masbuk kemudian ternyata Imam kita
dapati sudah selesai baca al-fatihah dia
sudah masuk dalam bacaan surat maka kita
baca al-fatihah sendiri kita baca
al-fatihah apa sendiri kenapa karena
kita tidak sempat mendengar apa yang dia
baca Ya tapi kalau kita sejak awal
dengar Imam sudah baca al-fatihah dari
awal maka tidak perlu kita baca
al-fatihah karena Imam sudah mewakili
kita membaca al-fatihah tersebut dan
Allah menyuruh kita untuk mendengarkan
bacaan Alfatihah
tiik berikutnya hukum yang berkaitan
al-fatihah yang
pertama
al-fatihah wajib
dibaca setiap
rakaat setiap rakaat wajib baca
Alfatihah berdasarkan hadis almusi Fi
shatihi tentang orang yang salah salat
Nabi ajarkan dia baca Alfatihah setiap
rakaat kemudian kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam
kata Nabi Sallallahu Alaihi
wasallamalika Fi shatika
kulliha
kemudian
lakukan itu di
semua
salatmu yau di semua rakaatmu waktu dia
salah salat Nabi ajarkan kalau kamu
salat kamu begini kamu baca al-fatihah
terus kamu rukuk baca surat rukuk dan
seterusnya sampai sujud setelah itu nabi
mengatakan lakukanlah ini setiap dalam
salatmu berarti Alfatihah wajib dibaca
setiap rakaat bukan cuma awal
saja yang
kedua al-fatihah gugur
jika makmum
masbuk dan mendapatkan
rukuk Jadi kalau makmum Masih sempat
dapat
rukuk Meskipun tidak dapat al-fatihah
maka Alfatihah gugur dia tetap dapat
rakaat dia tetap dapat rakaat
berdasarkan hadis Abu bakrah radhiallahu
taala Anhu anahaha nabi sahu wasallam
wahuaq Nabi Sallallahu alaii wasallam
sedang salat kemudian nabi rukuk dia
baru masuk dalam masjid kemudian dia pun
rukuk
Fara maka dia pun rukuk sebelum sampai
di saf ya kemudian dia berjalan menuju
saf sebelum sampai saf dia rukuk di
belakang baru di jalan menuju apa saf
kemudian nabi sallahui wasallam
mengatakan zakallah hir W taud Semoga
Allah memberikan kau semangat dan Jangan
ulangi lagi ya Jadi kalau datang santai
aja masuk ke dalam saf baru kemudian apa
rukuk kalau tidak dapat ya
sudah tetapi nabi tidak menyuruh dia
untuk menambah
rakaat sehingga Barang siapa yang dapat
ruku maka dia
dapat rakaat
ya bagaimana cara mengetahui dapat
rukuk pokoknya seorang rukuk sebelum
mendengar kalimat Sai Allah Lian
Hamidah selama dia sudah berhasil rukuk
sebelum dengar sa berarti dia Sah apa
rukuknya tapi kalau dia baru merukuk
Allah t Imam Sami Allah sudah enggak
dapat rukuk berarti
dia dapat rukuk Jadi ketahuannya kalau
dia pas berhasil rukuk sebelum dia
mendengar kalimat apa Sa kalau sudah
dengar sa berarti sudah enggak dapat
rukuk sudah enggak dapat
rukuk tadi apa dapat
rukuk
jika berhasil
rukuk sebelum
Imam bilang
apa Imam
bilang Sami allahahu liman
hamidah bilang sa berarti Imam sudah
berpindah ke gerakan berikutnya Berarti
rukuknya enggak dapat tib Bolehkah imam
Kalau tahu dia lagi rukuk tahu-tahu
orang pada lari-lari ingin dapat rakaat
dia perpanjang rukuknya boleh atau tidak
dia ruku orang masih datang-datang lagi
nungguin sampai selesai
semua dia mau dia mau Sami dia mau Sami
Allah ada
lagi dia mau
gimana secara hukum-hukum boleh saja
enggak ada masalah tapi yang benar sudah
biasa aja Salatnya ya karena kalau kita
menunggu yang terlambat Kasihan juga
yang sudah rukuk dari
tadi jadi kita salat biasa aja yang
terlambat ya sudah mau diapain ya jadi
salat Wajar saja waktunya i'tidal Sami
Allah Li ba tinggal bangun aja ya tapi
kalau dia mau sengaja memppanjang rukuk
supaya menunggu orang-orang terlambat
juga boleh tapi jangan sampai memberikan
kemudaratan kepada jemaah yang lain
ya tiib kita bilang tadi bagi
masbuk yang tidak
sempat
dengar al-fatihah
imam tadi kita katakan G manana baca
sendiri ya baca
sendiri baca sendiri biar lebih lebih
hati-hati saya perlu ingatkan di antara
kesalahan seorang tatkala dia tahun ini
terjadi banyak di masjid nabi wi
bahwasanya memang benar Man adrak
rakaahq adrak ruku faqad ADR rakaah
Barang siapa yang dapat ruku dia dapat
rakaat tetapi itu berlaku bagi yang
beruzur bagi yang ber uzur Adapun
tatkala salat tarawih imamnya baca lama
makmumnya ngobrol
dulu masih lama begitu Imam merukuk
Allahu akbar warung dia Allahu akbar Ini
tidak
sah salatnya tidak sah karena dia
mendapati ruku dan dia menggugurkan
Alfatihah dengan sengaja paham J orang
kasus ke toilet mobil terlambat parkir
masuk dapat rukuk dapat rakaat tapi
kalau dia sudah di saf baru dia
ngobrol-ngobrol sengaja tidak ada uzur
kemudian dia sengaja untuk nunggu Imam
rukuk supaya dia ikut rukuk nyusul rukuk
maka itu tidak
sah berarti rukuknya bukan tidak sah
berarti rakaatnya dia enggak dapat
rakatnya dia enggak enggak dapat karena
Alf gugur bagi orang yang beruzur bukan
bagi orang yang sengaja meninggalkan
[Musik]
al-fatihah Adapun nama-nama al-fatihah
banyak ya Di antara nama Alfatihah
adalah Ummul Kitab di antaranya Ummul
Quran di antaranya surat Alhamdulillahi
rabbil alamin di antara namanya salat di
antara namanya rukyah di antara namanya
syafiah itu nama-nama al-fatihah
Alfatihah ini adalah surat yang sangat
mulia namanya banyak
ya Di antara namanya adalah Nam
Alfatihah Ummul
Kitab Ummul
Quran di antaranya adalah
asyafiah yang
menyembuhkan di antaranya Alfatihah
di antaranya
ee disebut juga
rukiah surat rukyah karena dia sangat
Ampu untuk apa
merukyah kemudi namanya juga
asalat dalam hadis kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Allah berfirman qosamtus
salat nisfain aku membagi salat menjadi
dua maksudnya bagi Alfatihah menjadi dua
[Musik]
tiib kita lanjutkan hadis
berikutnya an Abi qotad alansi
radhiallahu Anhu dari sahabat Abu qotada
radhiallahu Anhu Beliau berkata rasulah
wasam
[Musik]
abl Faniah adalah Nabi Sallallahu alaih
wasallam membaca salat zuhur dua rakaat
pertama Rasulullah baca Alfatihah dan
surat Alfatihah dan surat Adapun rakaat
pertama Rasul wasam panjangkan salat
zuhur rakaat kedua lebih
pendekiuly Ahyan terkadang nabi keraskan
ayatnya sehingga para makmum mendengar
terkadang tiba-tiba di tengah jalan dia
baca ya fasabbih bihamdibika wastagfir
kemudian dia sirkan lagi innahuana
tawaba tetapi terkadang sebagian ayat
dia keraskan supaya makmum tahu
bahwasanya Dia sedang membaca
al-qur'an wakana yaq fil as batihatil
kitab wasatain kemudian di surat salat
asar juga demikian rakaat pertama rakaat
kedua baca Alfatihah dan baca surat
wqiru
Faniah dan
memendekkan pada rakaat
keduaitab Adapun dua rakaat yang ketiga
dan keempat cuma baca Alfatihah tidak
baca surat
wanai wirani demikian juga rakaat
pertama dari salat subuh nabi panjangkan
rakaat kedua lebih pendek ini dalil
bahwasanya di antara adab-adab salat
yaitu rakaat pertama lebih panjang
daripada rakaat kedua dalam semua salat
salat zuhur salat asar di sini salat
subuh juga demikian kemudian di antara
adab-adab salat rakaat pertama rakaat
kedua baca
surat Adapun rakaat ketiga dan rakaat
keempat cuma membaca
Alfatihah karena Abu katada berkata
eh wqiru
faniahuk biumil kitab Adapun dua rakaat
yang terakhir hanya baca alfahah Tidak
Baca surah
Kenapa rakaat pertama panjang salat
rakaat pertama dikatakan namanya orang
pertama kali salat semangat Kemudian
yang kedua mungkin agak lambat ya Kurang
semangat juga kalau Imam terutama rakaat
pertama menunggu makmum yang terlambat
datang di antara faedahnya
kemudian juga hadis ini juga dalil
dianjurkan tatkala seorang salat dia
membaca surat secara sempurna karena
disebutkan kata Abu qatadah nabi salat
zuhur salat asar dua rakaat pertama baca
Alfatihah dan baca surat berarti
suratnya lengkap bukan cuma baca
sepotong
ayat jadi baca surat lengkap satu rakaat
surat kedua Alfatihah surat yang lengkap
lagi demikian itu sunah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam membaca surat secara
lengkap satu rakaat satu
surat hukumnya demikian tapi sunah tidak
wajib seandainya seorang membagi membaca
beberapa ayat dalam satu rakaat atau
membagi satu surat menjadi dua rakaat
Enggak ada masalah tapi sunahnya adalah
satu rakaat satu surat berdasarkan hadis
Abu Qatar alanshari Kenapa boleh kita
baca hanya sebagian ayat atau satu surat
dibagi dua karena keumuman firman Allah
FAQ maayar Minal Quran bacalah yang dari
Alquran yang mudah bagimu ada masalah
bahkan satu rakaat satu ayat juga enggak
ada masalah secara hukum ya tetapi yang
lebih Afdal adalah satu rakaat satu
surat dan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pernah baca satu rakaat
sepenggal ayat maksudnya sepenggal surat
tidak satu surat lengkap seperti Rasul
su wasallam pernah salat qobliah subuh
rakaat pertama Rasulullah baca qulu
amanna Billah dalam surat Albaqarah ayat
136 rakat kedua nabi baca Qul Ya ahlal
kitabi ta wa dan seterusnya surat Ali
Imran ayat 64 nabi pernah baca dalam
surat salat sunah rakaat pertama satu
ayat rakaat kedua juga satu ayat ini
diperbolehkan nah timbul pertanyaan
boleh enggak kita baca rakaat ketiga
rakaat keempat baca surat
juga jawabannya zahirnya kebiasaan Nabi
Sallallahu alaii wasallam rakaat ketiga
rakaat keempat tidak baca surat Tetapi
apakah boleh boleh seb ulama berpendapat
boleh boleh kita baca Rat ketiga Rat
keempat juga wajib surat tapi yang lebih
Afdal atau kebiasaan Nabi adalah tidak
membaca surat dalilnya apa dalam hadis
riwayat
Muslim kata Abu Said Al khudri
radhiallahu Anhu kunna nahrizu qiama
Rasul wasallam fizuhri Wal asr fahazarna
qiam fakattin ulain minaduhar Qadr Alif
Lam Mim asajdah kata Abu
Said kami memperkirakan bacaan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tatkala salat
zuhur salat asar
kami dapati bahwasanya bacaan nabi salat
zuhur salat asar dua rakaat pertama
seperti membaca surat Alif Lam Mim
sajadah jadi nabi salat zuhurnya
bacaannya panjang dan ini saya lihat
yang praktik di Masjid Nabawi sering
dipraktikkan salat zuhur panjang banget
sampai kita sudah selesai kita baca
surat yang lain dia rupanya baca surat
yang yang panjang Imam tersebut terutama
Syekh Ali al-hudzaifi kalau sudah salat
zuhur biasanya panjang sebagian imam
yang lain pendek biasa tapi kalau Syekh
Ali al-hudzaifi biasanya dia salat zur
panjang rakaat pertama panjang banget
rupanya memang ada dalilnya kata sahabat
kami memperkirakan Nabi di salat durur
itu membaca seperti Surat Alif Lam Mim
asajdah berapa ayat
tuh Alif Lam Mim asajrah
ayat satu halaman du halaman 3 halaman
tiga halaman Quran ya itu cukup panjang
ya tig halaman Quran sebagian Imam baca
surat salat zuhur
baca Al A'a sudah banyak yang dehem di
belakang maunya surat Al salat zuhur
adduha sama alam nasrah asyarah atau
lain sirah Adapun baca Alif Lam Mim
asajdah maka itu panjang kemudian kata
Abu Said al- khudri perhatian di
sini wafil akhiratain qodr nisminalik
Adapun dua rakaat yang terakhir baik
rakaat ketiga keempat dari salat zuhur
maupun rakaat ketiga dan keempat dari
salat asar maka nabi baca setengahnya
setengahnya kira-kira 15 ayat jadi
rakaat pertama rakaat kedua seperti
membaca surat Alif Lam Mim apa Sajdah
rakaat ketiga rakat keempat setengahnya
berarti
kira-kira 15 ayat nah 15 ayat itu
berarti Alfatihah dan lebih daripada
Alfatihah paham seingga kata para ulama
ini dalil bahwasanya nabi juga pernah
membaca surat pada rakaat ketiga rakaat
keempat
diperbolehkan tetapi yang lebih utama
kebiasaan Nabi adalah tidak tidak
membaca sebagaimana hadis Abu qatadah
al-anshari radhiallahu taala
Anhu
tib jadi kesimpulan hukum tadi kita
sebutkan apa rakaat pertama lebih banyak
daripada rakaat kedua biasanya nabi
rakat ketiga keempat cuma baca Alfatihah
tetapi boleh baca surat terkadang
sebagaimana dalam hadis Abu Said
alkhudri radhiallahu taala Anhu itu
kesimpulannya
Tayib
eh hadis
berikutnya an jubair bin muth'im
radhiallahu Anhu Q samitun Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam yaqra fil
magrib bitur kata jubair binim aku
mendengar Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam baca dalam surat magrib surat
atur
waturitab murur dan seterusnya Coba
lihat berapa ayat itu lumayan panjang
itu
ya salat
magrib satu halaman dua halaman 2
halaman
setengah 49 ayat ini dia baca tatkalah
salat apa magrib kalau ada sekarang Imam
baca surat ini salat magrib wah
repot panjang nih atur ini panjang tib
ini didengar oleh jubair BIN m'im waktu
dia masih musyrik waktu dia pergi ingin
menebus pada tahun 2 Hijriah menebus
eh tawanan-tawanan perang dalam Perang
Badar karena dalam Perang Badar nabi
menawan
80 atau 70
orang dari orang-orang Quraisy ditawan
dan 70 orang terbunuh 70 orang ditawan
nah di antara 70 orang tawanan tersebut
ada yang sebagian nabi lepaskan begitu
saja ada yang nabi suruh jadi guru
ngajarin baca tulis dan sebagian nabi
bebaskan dengan bayaran
dengan Fida dengan bayaran ya oleh
karenanya orang-orang Quraisy yang
kaya-kaya tidak dibebaskan kecuali
dibayar nah jubair bin mut'im ingin
membebaskan
sebagian tawanan perang dan dia adalah
orang yang musyrik tatkalia
itu waktu dia waktu dia sedang ee menuju
Nabi dia mendengar nabi baca dalam surat
salat magrib watur waitabi Mastur
Padahal dia masih musyrik tapi dia masih
ingat nabi pernah baca surat apa sudah
tersebut dia dengarkan dia simak sampai
halaman berikutnya ya S dia simak lama
berarti sampai pada ayat
ke 35 n baca am
kata jbair
binimtir hampir-hampir jantungku lepas
mendengar Ayat tersebut itu di antara
Sebab kenapa dia masuk Islam akhirnya
dia masuk Islam belakangan
ya
tatkala sebelum fthu Makkah tetapi
intinya dia waktu itu mendengar nabi
membaca salat magrib dengan baca surah
atthur nah
eh sunahnya kata para ulama salat magrib
itu dibaca dengan Surah qisar almufasal
qisar almufasal salat Isya dengan Isya
dengan ausat almufasal Adapun salat
subuh dengan tiwal almufasal ini sudah
saya pernah bahas dulu
ya Sur surah-surat mufasal
mufasal itu artinya suratnya
pendek-pendek atau ayatnya pendek-pendek
suratnya pendek-pendek atau ayatnya apa
pendek-pendek Amma yatasaalun satu ayat
an nabailim satu ayat alladzi Hum fihi
mukhtalifun satu ayat Adapun surat
Albaqarah ayatnya panjang-panjang terus
suratnya juga panjang maka disebut
dengan surat almufasal
almufasal terbagi menjadi tiga
ada namanya
ee qisar
mufasal artinya yang
pendek-pendek dari surat surah
duha sampai Annas
kemudian ausatul
mufasal yang
sedang di surat
Annaba sampai
adduha kemudian tiwal mufasal
ini surat-surat yang
panjang ini dari surah
qf sampai surat
Annaba itu almursalat sebelum anab
almursalat
yab ini dibaca salat
magrib ini dibaca salat
Isya ini dibaca salat
subuh asal salat magrib kita
bacapendek-pendek dari aduha alam Nasr
terus
ehusnya sampai Annas rakat pertama rakat
kedua untuk salat yang sedang-sedang
surat Annaba sampai surat adduha ya kita
baca Wili yya
terusalun Abas tawalla itu salat apa
salat Isya Adapun salat subuh dari surat
Q Q sampai surat Annaba sebelum Sur
surat almursalat ya tetapi bukan berarti
nabi sallalluh wasam harus begini ini
seluruhnya tidak terkadang Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam membaca di
luar Aturan ini boleh contoh tadi dalam
hadis nabi membaca salat magrib salat
apa surat
atur
atur padahal surat atur itu dari sini
dia dari tiwal mufasal surat atur
sifat-sifat mufasal setelah surah qf
kemudian
ee apa namanya azzariyat kemudian surat
at-thur J jadi dia surat ketiga dari
tiwal mufasal Padahal dia termasuk tiwal
mufasal padahal
termasuk surat tiwal mufasal surat
panjang surat mufasal yang
panjang sebagaimana juga diriwayatkan
dalam satu Hadis surat yang terakhir
nabi salat terakhir nabi jadi imam
terakhir salat Nabi jadi imam salat
jahriah salat magrib
waktu Nabi sakit keras nabi baca surat
Wal mursalati
Urfa salat jariah salat
jahriah
terakhir nabi
adalah salat
magrib dan nabi
baca Wal
Mursalat surah almursalat
dan surat almursalat juga termasuk apa
yang panjang juga sama termasuk yang
panjang jadi hukum asalnya salat magrib
itu baca apa yang
pendek-pendek salat Isya yang
sedang-sedang salat subuh yang
panjang-panjang sebagian masjid salat
magrib salat Isya salat subuh pendek
semuanya termasuk seperti masjid di
Kompleks saya alhamdulillah kalau
subuh-subuh
cepat jadi salat zuhur eh salat apa
salat magrib salat Isya salat subuh
semuanya yang pendek ini menyenangkan
ibu-ibu
pendek bakak-bapak juga senang ya ya
tetapi sebenarnya
aturannya demikian Adapun sesekali baca
surat panjang enggak
Mengapa menunjukkan akan bolehnya maka
nabi terkadang baca surat almursalat
nabi pernah baca surah
atur paham ya
berarti ini ee yang Ana Pak
ya inialah
jadi surah yang panjang surat qaf sampai
surat
almursalat almursalat terakhir surah
terakhir dari juz
[Musik]
ke29 kemudian yang ausatul mufasal
tengah-tengah dari surat Annaba sampai
wallaili ID yaksya kemudian yang surah
pendek dari addhuha sampai surah
Annas
[Musik]
ya Bahkan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pernah baca dalam surat magrib
surah
al-a'raf rakaat pertama rakaat kedua
surat al-a'raf lebih panjang lagi
daripada almursalat tapi sekali-sekali
oleh karena sebagian orang terkadang
praktikkan dia ingin jalankan sunah
ingin baca surat al-a'raf tatkala salat
magrib tapi hendaknya kasih tahu makmum
dulu jangan-jangan kaget
ya
karena
surat al-a'raf itu ada 206
ayat Jadi kalau ibu-ibu pengin baca
surat al-a'raf dalam salat magrib
sesekali gak apa-apa tapi kasih tahu
makmumnya dulu biar makmumnya cari imam
yang
lain karena kalau tiba-tiba baca Alif
Lam Mim Shad terus woh sampai 200 ayat
Mungkin orang marah kali ya 200 ayat itu
panjang loh ya mungkin selesai Pas Isya
apalagi salah-salah tengah jalan ingat
lagi ingat lagi Isya baru
selesai jadi ini dalil bahwasanya kadang
kita boleh Panjang boleh pendek Terserah
Tapi secara umum tadi kita sebutkan
dalam hadisnya disebutkan magrib baca
surah-surat pendek Isya baca yang
tengah-tengah subuh baca yang
panjang-panjang baik
dalilnya dalam surat dalam riwayat nasai
kata Salman bin
yasar beliau
berkataa
fulanb
mu adalah Si Fulan kalau jadi imam salat
magrib bacanya surat-surat
pendekunat Isya di tengah-tengah surat
yangedang sedang wahi bitiwalihi Adapun
subuh salatnya Yang surat-surat panjang
faqala Abu Hurairah Abu Hurairah berkata
Ma shitu ahadin asbah shatanasul wasam
had Aku tidak pernah salat di belakang
orang Yang Salatnya sangat mirip dengan
nabi seperti orang ini berarti nabi cara
baca salatnya kira-kira seperti itu
ya tib kita lanjutkan hadis berikutnya
Anil bar bin azib radhiallahu Anhu
radhiallahu anhuma an nabi su Al
wasallam Kana Fi safarin Fal Isya Al
Akhir FAQ Fi ihdaakatain bittin
witunu ahadan
ahsanqatan minhu kata alb bin azib
sesungguhnya Nabi Sallallahu alaih
wasallam pernah salat dalam Safar salat
Isya salat Isya Al Akhir itu Isya yang
terakhir salat Isya kalau Isya yang
pertama maksudnya magrib salat Isya yang
terakhir maksudnya salat Isya maka
beliau baca salah satu di salah satu
rakaatnya beliau membaca watini waz
zaitun Aku tidak pernah mendengar
seorang pun yang suaranya lebih indah
bacanya lebih merdu daripada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ini
menyelisihi aturan harusnya salat Isya
itu baca surat-surat yang sedang tetapi
nabi baca surat
pendek tadi yang magrib harusnya pendek
nabi nabi baca panjang sekarang yang
harusnya sedang nabi baca surat pendek
Karena watini waz zaitun termasuk
surat-surat yang pendek tapi kata para
ulama demikianah Nabi Sallallahu alaih
wasallam membaca begitu karena sedang
Safar sedang Safar namanya Safar orang
Pengin apa segera makanya disebutkan
tatkala nabi sedang Safar nabi baca
salat Isya salah satu rakaatnya nabi
baca watini W zaitun Wari Sinin padahal
termasuk surat qisar almufasal yang
pendek namun nabi baca karena sedang
Safar
kemudian an Jabir bin Abdillah
radhiallahu Anhu dari Jabir bin Abdillah
radhiallahu anhuma Ana nabi Sallahu Al
wasam Q Muad Rasulullah pernah marah
kepada
Muad Nabi kemudian berkata Fala Shita
bisabbiismabikal Aa wasamsi wuhaha Wili
yagsya fainnahuusi warakal kabirif Wul
haajah kata nabi Kenapa engkau tidak
baca surah saisbikal Aa waktu salat Isya
wasyamsi wuhaha
ini semua surat-surat yang sedang Kenapa
kau tidak baca surat-surat ini waktu
salat Isya Kenapa kauembaca surat
Albaqarah
kepanjangan yang salat di belakang kau
itu ada orang tua ada orang lemah dan
ada yang punya
keperluan jadi Ini sebabnya ada kenapa
Nabi marah menegur
Muad is menjadiam dan dia panjang saking
panjangnya akhirnya ada seorang
memisahkan diri lanjutkan salatnya salam
sendiri kelamaan
muadbir Muad Anhu maka Muad dikasih tahu
Tadi Muad waktu kamu jadi imam ada
makmum yang memisahkan diri kemudian
salat sendiri kata Muad innahu munafik
itu orang
munafikul tatkala perkataan Muad sampai
kepada orang yang tadi misahkan diri
dia pun lapor kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dan dia Kabarkan Muad
bilang saya munafik Padahal dia salatnya
kepanjangan faqahu nabi Sallahu wasallam
maka nabi tegur Muad kata nabi aturidu
an takuna fattanan ya Muad apakah kau
ingin jadi pembuat fitnah wahai Muad
buat orang lari dari masjid
amamta binas FAQ bisabbihisbikal Aa
Kalau kau jadi imam bacalah
sabihismabikal
Aa inilah surat-surat di yang disebut
dengan ausatil mufasal awasitul mufasal
awasitul
mufasal awasitul mufasal yaitu surat
dari
ee Annaba sampai surat wallaili idza
yaksya kemudian yang bisa kita ambil
daripada hadis
ini yang pertama tadi kalau salat Isya
yang kita baca surat-surat yang mana
awasitul mufasal yang tengah-tengah tapi
kalau sedang Safar boleh kita baca Pakai
surat yang pendek kemudian bisa kita
ambil faedah juga
ee seorang Imam harus memperhatikan
kondisi makmum oleh karenanya Muad
ditegur oleh Nabi bahkan dengan teguran
keras afatanun Anta ya Muadz Apa kau
bikin fitnah wahai Muadz baca surat
kepanjangan sampai ada yang memisahkan
diri salat sendiri Karena di belakangmu
ada orang tua ada orang sakit dan ada
orang yang punya keperluan
kemudian juga dalil bahwasanya boleh
seorang yang salat sunah menjadi imam
makmumnya di belakang salat
fardu Kenapa Muad Bin Jabal ini dia
salat Isya bersama Nabi di Masjid Nabawi
jadi makmum dia setelah itu dia pulang
ke kampungnya jadi imam lagi salat
Isya berarti salat Isya pertama itu
fardu salat Isya yang jadi imam dia
adalah salat Sun sunah maka dia salatnya
sunah belakangnya salatnya fardu tapi
sah tidak jadi
masalah ya Jadi tidak mengapa
berbeda niat yang satu niatnya fardu
satu niatnya sunah Enggak ada masalah
bahkan imamnya niatnya sunah makmumnya
fardu boleh sebagaimana kejadian yang
dilakukan oleh Muad terhadap
kaumnya kemudian dianjurkan untuk
memperindah suara tatkala jadi
imam makanya tadi disebutkan oleh sang
perawi aku mendengar nabi baca surat
witun tatkala nabi sedang Safar kata
beliau ah
ahsanqatan Aku tidak pernah mendengar
seorang pun yang suaranya lebih baik nah
memperbagus suara ada dua model ya Ini
buat yang jadi imam ya kalau jadi makmum
jangan keras-keras bacanya
Ya memperindah
suara tatkala baca
Quran ada dua model
pertama untuk
Riya
dipuji oleh
makmum maka ini neraka
ya yang
kedua agar makmum
senang dan lebih
khusyuk khusyuk salatnya
maka ini
berpahala jadi beda orang memperbagus
salat suaranya tatkala jadi imam ada dua
tujuannya apa ingin dipuji dikatakan
suaranya bagus maka dia RI neraka
jahanam dosa tapi kalau dia jadi imam
suaranya bagus agar makmum betah makmum
bisa menghayati bacaan imam Kalau Imam
bacaannya bagus pengaruh
berpengaruh sangat berpengaruh kepada
makmum
Maka kalau itu berpahala dalilnya apa
dalilnya hadis Abu Musa
al-asy'ari radhiallahu taala Anhu ya Dia
pernah baca al-quran Nabi mendengar nabi
cerita Wah Abu Musa Saya dengar kau baca
Quran semalam atau kapan kata musa
seandainya Saya tahu Anda dengar
bacaanku wahai Rasulullah lu tahbiran
aku akan perindah
bacaanku kata Abu Musa kalau saya tahu
kau lagi dengar saya akan perindah
bacaanku berarti boleh memperindah baca
kita tatkala orang dengar tapi bukan
cari pujian ya sama seperti kita
bersedekah kita menyenangkan hati orang
bukan ingin dipuji sama orang ini bisa
tahu bisa bedakan kan ada orang kasih
sedekah sama orang lain niatnya agar
menyenangkan orang tersebut karena Allah
dan ada orang kasih sedekah supaya
dipuji ini dua hal yang berbeda sama
dengan tatkala kita baca Quran jadi imam
Kalau kita niatkan untuk dipuji oleh
orang itulah RI tapi kalau kita niatkan
agar menyenangkan hatinya Allah suruh
kita menyenangkan hati orang lain maka
kita dapat pahala ini pengaruh niat
sangat berbahaya
tergantung mana yang kita
niatkan salah berniat pahala atau
dosa ibu-ibu tanya jawab
ya boleh Enggak boleh ya alhamdulillah
Ibu pengertian
boleh mau
tanya asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
ustazuman tapi ini di luar tema saya kan
e pengajar TPA jadi di TPA itu diajarkan
syair yang mengenai eidam wujud ba
dan seterusnya gimana Ustaz Apakah saya
ikut mengajarkan atau tidak gak usah gak
usah Terus bagaimana ee apa ya Saya
menyampaikan kepada guru tersbut suruh
hafal aja Asmaul Husna ada Asmaul Husna
yang agak dinasyidkan gak apa-apa ada
Asmaul Husna yang dinasyidkan kalau kita
suruh hafal ya gak jadi masalah anak
biar tahu nama-nama Allah yang terindah
suatu saat bermanfaat bagi mereka
tatkala dijelaskan makna dari nama-nama
tersebut sekarang mereka e apa namanya
cukup menghafal susah apa qiam binafsi
mukhalaatil hawadit nanti masuk dalam
masalahmalah itu ibarat-ibaratnya ahli
kalam ya mukhalafatil hawadis itu
ibaratnya ah kalam
ya wujud Qidam baqa itu ibaratnya Ahlul
kalam Qidam itu kalau kita hual aalu wal
akhiru wahiru wal batinu lebih bagus ya
oleh karenanya saya sarankan diganti
dengan nama-nama Asmaul Husna Sebagian
dinasidkan ada kalau anak-anak biar muda
hafal gak ada masalah sehingga mereka
menghafal nama-nama Allah tersebut bukan
untuk jadikan zikir bukan tetapi mereka
hafal suatu saat biar dijelaskan
maknanya di kemudian hari bermanfaat
bagi
merekaak pertanyaan berikut aurat wanita
yaitu seluruh badan kecuali wajah dan
Kedua telapak tangan Apakah bwa dagu
termasuk
aurat dan sebatas manakah dagunya Har
tertutup Ini
pertanyaan berulang-ulang
ya jadi dalam hadis bahwasanya aurat
kecuali wajah dan Kedua telapak
tangan Nah apa batasan wajah ini tidak
dijelaskan dalam syariat wajah itu dari
sini sampai sini enggak ada karena tidak
dijelaskanui syariat maka kembali kepada
uruf atau kembali kepada bahasa demikian
kaidah usul F menjelaskanika tidak
adaan iniisi dari syariat maka
dikembalikan kepada tradisi atau bahasa
ternyata secara bahasa namanya wajah
yaitu Ma yahsulu bihi Ma tahsulu bihi
almajahah itu suesatu yang
menghasilkan terpandang dilihat ibarat
kalau kita di hadapan kaca kita lihat
kaca Maka itulah wajah kita yang nampak
di kaca dari kata para ulama yaitu dari
tempat tumbuhnya rambut sampai ujung
dagu sampai ujung dagu adapun yang di
belakang sini tatkala kita berkaca tidak
kelihatan ya
tatkala tatkala kurang banyak
ya Jadi kalau kita dikaca kita lihat
kaca yang kelihatan ya ini ini kelihatan
Atau enggak di kaca enggak di belakang
kelihatan kecuali kalau kita begini tapi
kalau kita begini ini tidak kelihatan di
belakang kaca ini tidak kelihatan tidak
ini bagian di
leher oleh karenanya yang boleh dibuka
itulah wajah itulah yang wajib untuk
kita wudu tatkala kita mencuci wajah
bagian itulah yang wajib kita cuci
sampai di dagu belakang sini enggak
ibu-ibu belakang sini enggak perlu
dicuci kalau kalau Cuci wajah tatkala
membasuh wajah tatkala wudu oleh
karenanya wajah itu cuma dari sini
tempat tumbuh rambut sampai ujung
dagu Ini belakang sini ini bukan apa
bukan wajah
[Musik]
maka ibu-ibu sebaiknya ditutup ya
sebaiknya di ditutup sampai di
[Musik]
sini enggak terbiasa
ya
dibiasakan jika kita salat jamaah karena
uzur baru masuk dalam posisi sujud
Apakah sudah dianggap satu rakaat salat
kita atau harus ulang rakaat itu kalau
kita masuk setelah rukuk maka tidak
dianggap
rakaat misalnya kita masuk rakaat Imam
sudah i'tidal maka sudah tidak dapat
rakat apalagi Imam sudah su sujud dan
saya ingatkan kalau kita masuk saf
ternyata Imam sudah sujud Ya sudah kita
langsung sujud jangan kita tunggu dia
berdiri dulu rugi saya sujud engak
dapatak jangan muka tapi kalau kita
dapat dia sujud segera sujud karena
tetap dapat berpahala tetap berpahala
meskipun rakaatnya enggak
dihitung Asalamualaikum Ustaz I
membacatihadarullah
eh langsung membaca surat pendek Nah
langsung kalau dalam salat
membaca Saya enggak dengar Bu robotnya
dimatikan
dulu ulang ulang Bu tes tes aduh sip
Asalamualaikum Waalaikumsalam Ustaz
kalau membaca surat Alfatihah qadarullah
ee Terlupa setelah membaca surat pendek
itu boleh dibaca enggak surat
alfatihahnya atau b Mas Alfatihah
Terlupa Mungkin was-was aja Iya mungkin
was-as kitaak biasanya baca Alfatihah
dulu kok jadi kalau memang kita Yakin
belum kita baca Alfatihah lagi tapi
kalau kita sudah pernah baca Alfatihah
gak boleh baca Alfatihah dua kali karena
kalau kita baca Alfatihah dua kali dalam
satu rakaat kita baca dua rukun ya Jadi
enggak boleh baca Alfatihah
diulangirrahmanirrahim Maliki
yaumiddinaka na'budu wa iyaka
nastadiniratal mustaqimatalladzina
an'amta alaihim giriril magdubi alaihim
waladhallin Amin Alhamdulillahi rabbil
alamin enggak boleh dua kali enggak
boleh sekali
aja tapi kalau dia yakin lupa atau dia
lupa ya dia baca Alfatihah k lupa mau
diapain Baru dia baca surat lagi
Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam
kalau kita ee lagi salat magrib berjemah
lalu karena hujan deras mati lampu lalu
selesai salam di salat magrib itu ada
jamak salat Isya nah ini pertanyaannya
masih Bolehkah salat sunah ba'diah dan
itu ba'diahnya magrib atau Isya kemudian
Apakah berlaku buat laki-laki Yang
Salatnya di rumah berjemah dengan
keluarga
jazakahir yang saya tahu bahwasanya
orang yang Jamak itu di masjid ya di
masjid bukan di rumah kalau di rumah
magrib dia salat magrib saja tidak
dijamak Tapi kalau dia di masjid
kemudian hujan maka dia boleh menjamak
ya maka dia boleh menjamak Apakah
tatkala dia menjamak dia boleh salat
sunah Saya tidak tahu dalilnya Setahu
saya kalau dijamak maka tanpa salat
qbliah tanpa salat Apa ba'diah karena di
antara setelah salat magrib ada
ba'diahnya setah nabi menjamak Magrib
dan Isya berarti ba'diahnya tidak ada
berarti ba'diahnya tidak tidak ada
wallahuam
bisawab pertanyaan berikutnya Apakah
dalam setiap rakaat salat wajib atau
Sunah sebelum baca al-fatihah kita
membaca taawud atau hanya di rakaat
pertama ini ada khilaf di kalangan para
ulama
ee Mazhab Syafi'i mengatakan taawud
setiap rakaat jumhur mengatakan taawud
cuma sekali saja sekali saja W alam bab
saya lebih condong kepada pendapat
jumhur bahasanya taawuf dibaca di awal
saja tatkala hendak ee rakat
pertama Asalamualaikum
Ustaz ee mau tanya bagaimana kalau salat
telapak tangannya tertutup oleh mukena
gitu
jadi enggak ada masalah masalah
jazakallahir
Ustaz kalau kita lagi ngaji atau tilawah
di rumah terus ada yang nyetel TV tidak
mendengarkan tilawah Kita iya engak bisa
Apakah berdosa
wallahuam ya ya kita baca aja sendiri di
kamar ya enggak usah Dia mungkin menton
berita ya kalau enggak kita nonton
matikan beritanya kita ambil
Mik biar did dengar kajian ngajinya kita
ya karena enggak etis kita baca Quran
kemudian dihantam dengan suara
berita suara macam-macam terkadang
berita ada musik-musiknya ya maka lebih
baik kita masuk ke kamar kita baca atau
kita matikan televisi agar tidak
mengganggu Asalamualaikum Ustaz
Waalaikumsalam Ustaz eh saya baru baru
dapat pernyataan bahwa zaman dulu itu
kalau anak-anaknya tidak membaca ee doa
setelah tasahud akhir itu e ada yang
dilarang ada yang diulang bacaan
salatnya lalu eh saya mengambil
kesimpulan bahwa itu sangat penting
berarti ya Ustaz ya Nah kalau pada saat
berjamaah kita tidak bisa membaca itu
karena imamnya terlalu cepat Kapan kita
baca lagi ustaza kalau sudah salam kita
salam yaam sudah selesai kita salam
dalam masalah jadi kita terhilang dari
doa itu gak jadi masalah kan enggak bisa
mau diapain
[Musik]
lagi di dekat rumah saya ada musala yang
listriknya tidak menggunakan KWH Hah
alias
Los tidak pernah bayar tiap
bulannya padahal itu masalah umum
bagaimana hukumnya
Ustaz yang kasih Los siapa jangan-jangan
PLN yang kasih Los kalau PLN yang kasih
Los gak apa-apa berarti dengan izin
plnaca keduanya kita baca apalagi musala
listriknya paling berapa kan kawihnya
lebih murah
biasanya ya harusnya
ee salat situ Enggak ada masalah ya
salat situ Enggak ada masalah ya tetap
aja salat ya tapi coba di dicek kembali
kok bisa los itu apa listriknya kalau
memang harus bayar kita yang bayar gak
apa dapat pahala kan Bayar buat listrik
buat
apa Heeh ee asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam Afan Ustaz kalau misalnya
kita ee pergi Ee kita pergi ke masjid ee
ee mendapatkan ee pada waktu salat
magrib kita mendapatkan ee sudah rakaat
ketiga akhirnya kita duduk maaca
tasyahud ak akhir kemudian kita
lanjutkan lagi rakaat pertama kita baca
Tasyahud awal
dan yang ketiganya lagi Tasyahud akhir
Apakah begitu kalau kita dapat dapat e
kita salat magrib mendapatkan Imam
sedang ee udah duduk ya sudah duduk
membaca tahajud akhir kita Ik tud akhir
Berarti kita enggak dapat rakaat berarti
kalau kita bangun rakaat pertama Oh
rakaat kedua baru tasyahud rakaat ketiga
baru tasyahud lagi jadi 1 2 3 tasyahud
juga
Ya enggak satu kan enggak satu kan
enggak dapat enggak dua Oh kita enggak
dapat kan kan kita dapat tercahat akhir
Berarti kita enggak dapat rakaat Iya
berarti kalau kita bangun kita baru
rakaat pertama Oh iya kalau kita
misalnya dapat misalnya kita rukuk dapat
itu ee satu rakaat Ustaz Oh kita dapat
rukuk Imam rakaat rakaat terakhir rukuk
kita dapat rukuk Iya dapat rukuk berarti
kita bangun rakaat kedua kita tasyahud
rakaat ketiga tasyahud lagi Iya begitu
Itu
iya Ustaz boleh tidak baca surat pendek
tapi tiga surat dalam satu rakaat boleh
surat 10 surat juga boleh kita lakukan
gitu apalagi kalau kita salat
sendiri kalau jadi imam lihat-lihat di
belakang
ya Maksudnya kita ini kan kalau yang
orang suka marah-marah jangan
panjang-panjang Iyai benar enggak selama
ini Ben Ustaz kalau salat sambil pegang
al-quran Bolehkah boleh kalau kita
pengin
salat panjang salat malam kita enggak
punya hafalan kita boleh pegang Quran
atau sekarang ada Quran yang besar taruh
di depan kita buka satu halaman rakaat
pertama halamani rakaat kedua rakaat
pertama rakaat kedua sehingga kita
enggak perlu sibuk memegang-megang
al-quran nanti kalau salam
Asalamualaikum buka lagi lembaran
berikutnya ada al-qur'an yang besar
sekarang ya tapi kalau enggak kita
pegang juga boleh enggak gakersalah
tidak dilarang sekarang ada HP juga
boleh kalau kita salat sunah gak
apa-apa Apabila ada imam yang bacaan
al-fatihahnya tidak sesuai dengan tartil
dan tajwid saat di akhir surat Alfatihah
boleh enggak tidak boleh tidak
mengucapkan Amin J kita ucapkan Amin gak
apa-apa kalau kita ragu dengan bacaan
imam yang tidak beres kita baca
al-fatihah sendiri kalau kita ragu
dengan imam yang baca Alfatih tidak
beres kita baca al-fatihah apa
sendiri tib ada lagi yang
bertanya iya Ustaz ini bertanya Kalau
misalnya Azan tapi muadinnya ucapannya
salah atau tidak benar ee seperti ilaha
jadi illaha itu apakah perlu kita jawab
Ustaz kita Jawab yang benar
aja baik Ustaz jazakallah Khair I dia
maksud sekarang kita tinggal di tanah
air yang orang tidak tahu bahasa Arab ya
banyak uzur bagi mereka mereka enggak
ngerti mereka berusaha ya mereka sudah
berusaha namun tidak berhasil ya beda
kalau orang sudah tahu terus sengaja itu
baru cerita lain ya Oh tidak tahu ya
mereka orang aja kalau salat tidak bisa
baca apa-apa dia suruh Bertasbih
bertakbir Tidak Baca Alfatihah enggak
apa-apa Kalau belum bisa apalagi dia
sudah berusaha baca Alfatihah masih ada
salah-salah mudah-mudahan dimaafkan
tetapi seharusnya orang-orang yang
tajwidnya enggak benar jangan PD jadi
imam ya harus tahu diri rahimallahuman
yifu qodra nafsihi Semoga Allah
merahmati orang yang tahu diri tapi
sekarang kenyataannya begitu banyak
orang yang pede jadi imam bacaan
amburadul semuanya ya tapi kita
bagaimana lagi Kita mau maju nanti ribut
kita mau ngelarang nanti bagaimana ya ya
ya karena kejahilan tersebar seandainya
pengajian di mana-mana mereka ngerti
bahwasanya Imam itu kedudukan bergengsi
di sisi allah subhanahu wa taala tidak
sembarang orang bisa masuk maju ke depan
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya
ummukum araukum likitabillah yang
menjadi imam adalah yang paling pandai
dalam masalah al-qur'an sampai dalam
hadis Amr Bin abbasah atau Amr Bin
Salamah radhiallahu taala Anhu waktu dia
berumur 7 tahun at 8
tahun dia dikumpulkan di kampungnya Nabi
bilang yang jadi imam yang paling banyak
hafalannya akhirnya mereka lihat si Amr
Bin Salam Ini yang paling banyak
hafalannya
jadi imam dia masih kecil umur 7 atau 8
tahun terus sarung Dia pendek kalau dia
sujud dia rukuk dia sujud kelihatan
pantatnya maka kata ibu-ibu di belakang
Tolong tutup aurat Imam kita
ini hadisnya sahih ya artinya sampai
sampai karena dia yang pandai baca
al-qur'an dia yang jadi apa Im tidak
melihat usia lagi usia itu apa urutan
belakangan yang pertama lihat orang ini
ahli baca Quran tidak ya untuk jadi imam
karena kemaslahatan banyak orang kalau
bacannya enak hafalannya Banyak orang
akan banyak dapat ilmu bacannya
ganti-ganti ya tapi sekarang orang nekat
jadi imam masalahnya di situ ya senang
jadi imam padahal tidak punya hafalan
tapi ya kita tidak bisa menyalahkan
mereka karena kondisi memang begitu
kondisiya Mang begitu karena tidak
pernah diajarin atau tidak ngerti
sehingga akhirnya neka jadi imam
wallahuam
bwab Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam
Ustaz kalau kita salat sunah itu kita
kan boleh baca al-qur'an ya Ustaz untuk
setelah Alfatihah itu kita sementara di
sisi lain kita harus menghadap ke tempat
sujud Jadi gimana Ustaz enggak apa-apa
pegang aja
dip balik balik kertas enggak apa-apa ya
Ustaz balikbalik mushaf Iya karena itu
keperluan ggak apa-apa iya jazak HP
lebih enak pakai HP lebih apa apa Ustaz
HP HP Oh HP jadi hp-nya dipegang itu
boleh Ustaz enggak diantung boleh
juga jadi boleh gitu ya Ustaz ya anggota
tangan jazakumullahir Ustaz iya
silakan sudah
ibu-ibu terima kasih banyak
Sudah Sudah Bu ya terima kasih atas
pengertiannya subhanakallah wabihamdik
asadua antaik asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-16 09:52:56 UTC
Categories
Manage