Syarah Kitab Tauhid : Berlebihan Terhadap Kuburan Orang Shaleh - Ustadz Firanda Andirja, M.A.
CGvIyXKixaE •
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh inalhamdalillah
nahmaduhuastainuhuagfiruhuubu
ilaihubillahiuri
anfusinatiinaahdiillahu Fala mudah
wudlil Fala hadialah asadu Alla
ilahaillallah wahdahuarikalah wa asadu
Anna muhammadan
abduhuu la nabi baah ya auhadina
amanuqulaha haqq tuqatih W tamutunna
illa Wa Antum muslimun Fain asdaqal
hadii kitabullah whairal Huda Huda
Muhammadin Shallallahu Alaihi Wasallam
wasaral umuri muhdatatuha waulla
muhdasatin bidah waulla bidatin dolalah
waulla dolalatin
finar hadirin dan hadirat ikhwani wa
akhwati rahimakumullah
Jamian kita melanjutkan pembahasan kita
dari penjelasan kitabut
tauhid karya Al Imam Muhammad bin Abdul
Wahab rahimahullahu taala dan kita
sekarang sampai pada bab yang
ke-20 bab majaa anala
fibihiniranadunillah bab
bahwasanya bersikap berlebih-lebihan
terhadap kuburan orang-orang Saleh
menjadikan kub kuran-kuburan tersebut
sebagai berhala-berhala yang disembah
selain Allah subhanahu wa taala
sayaulangi bab sikap berlebih-lebihan
terhadap kuburan-kuburan orang Saleh
menjadikan kuburan-kuburan tersebut
sebagai berhala-berhala yang
disembah selain Allah subhanahu wa
taala pada pertemuan lalu kita juga
membahas tentang sikap berlebih-lebihan
terhadap kuburan orang saleh ya
alulu fibur
shihin
[Musik]
berlebih-lebihan
terhadap kuburan orang
Saleh
maka ini Bisa ada dua bentuk
ya yang pertama
berlebihan
berlebih-lebihan
dalam
wasilah yang kedua
berlebih-lebihan
[Musik]
dalam
Gayah atau
tujuan ini contohnya nya
seperti
salat di
[Musik]
kuburan
contohnya ya
Ee beribadah
ya di
[Musik]
kuburan yang ini
yaitu
berdoa
kepada penghuni kubur
perhatikan sini jadi berbibihan terhadap
keburang Saleh bisa dua bentuk yang
pertama berlebih-libihan dalam wasilah
seperti yang sudah kita bahas pada
bab-bab sebelumnya seperti salat di
kuburan salat ke arah kuburan ya atau
beribadah di kuburan atau meyakini
berdoa di kuburan lebih manjur lebih
Afdal misalnya itu semua berlebi
berlebih-lebihan dalam kbulan orang
Saleh tapi semuanya wasilah kepada apa
kesyirikan dalam
wasilah kepada
kesyirikan akan tapi ada juga bentuk
berlebih-lebihan yang lain yang
berlebih-lebihan dalam goyah yaitu
tujuan langsung berdoa kepada penghuni
kubur yaitu Syirik apa Syirik
Akbar ya pada pembahasan-bahasan yang
lalu yang kita bahas adalah yang ini nah
pada pembahasan sekarang seakan-akan
penulis mengatakan berlebih-lebihan
dalam kuburan orang Saleh mengantarkan
kepada apa Syirik Akbar
lama-lama kuburan tersebut menjadi apa
berhala yang disembah ya berhala yang
disembah kalau kita perhatikan
sebenarnya ee tujuan dari ziarah kubur
dua ya tujuan ziarah kubur ada dua Apa
tujuan ziarah kubur
tujuan ziarah
kubur kubur ada dua yang pertama
apa yang pertama mengingat
kematian mengingat kematian atau
akhiratakuril akhirat
akhirat yang kedua tujuannya apa
mendoakan penghuni kubur
kubur kalau kita perhatikan tujuan ini
dua tujuan ini maka pada hakikatnya ya
kedua tujuan ini tidak ada
beda
antara
kuburan orang
Saleh maupun yang tidak Saleh maupun
yang
lain sama ya mau kuburan orang Saleh
ataupun orang Saleh selama orang beriman
tujuannya kita cuma dua kita untuk kita
mengingat akhirat untuk kepentingan kita
atau untuk kepentingan penghuni apa
kubur untuk kita doakan bahkan kalau
untuk mengingat akhirat
boleh boleh kita
menziarahi kuburan orang
[Musik]
kafir ini Bolehkan oleh para ulama
disingut oleh para ulama seperti Nawawi
rahimahullahu taala yang menawawi
berdalil dengan
ee Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
tatkala menziarahi kuburan ibunya sebag
dalam Sahih Muslim dan juga dalam musnad
Imam Ahmad ya kalau tujuan mengingat
akhirat maka kuburan siapa saja kalau
kita lihat bisa mengingatkan kepada apa
akhirat kematian tapi kalau untuk
mendoakan khusus hanya untuk Kuburan apa
orang muslim
khusus
kuburan orang muslim orang Islam
maka tidak ada alasan kita untuk
berlebih-lebihan terhadap kuburan orang
saleh
ya karenanya karenanya Ini
semua tidak ada
alasan atau
dalil untuk
membolehkan berlebih-lebihan
[Musik]
terhadap kuburan orang
[Musik]
Saleh paham
tidak
paham silakan dicatat kalau malas difoto
ya
[Musik]
Tayib kenyataan yang ada yang
buat hati kita sangat bersedih tatkala
kita melihat saudara-saudara kita mereka
begitu mengagungkan kuburan-kuburan
orang Saleh di berbagai macam Negeri
kaum
muslimin sebagian mereka datang ke
kuburan orang Saleh kuburannya sudah
diperluas perbesar memang disiapkan
untuk orang beribadah di situ begitu
sampai di kuburan orang Saleh Dia salat
dua rakaat salat tahiyatul kuburan
ya setelah itu mulailah dia maju dia
berdoa dan berbagai macam seperti itu
ada yang berdoa kepada Abdul Qadir
Jailani ya Abdul Qadir Jailani ada yang
menyeruh kepada Ahmad Badawi ya sayidana
Ahmad Badawi ada yang berdoa kepada apa
namanya ya mursi Abul Abbas ya
macam-macam ada yang mengatakan yang
satu mengatakan ya Husein ya Husein
nangisangis satu meng ya Fatimah ya
Fatimah berbagai macam model orang-orang
yang beribadah di kuburan yang
satu menempelkan tubuhnya di
dinding-dinding kuburan yang satu
mengambil pasir lalu menumpahkan pasir
tersebut menaburkannya di kepalanya dan
sebagiannya mengambil pasir lalu dimakan
pasir tersebut itu kenyataan ya Dan
kalau antum perhatikan ini semua Adah
ibadahnya orang-orang Syiah ini asalnya
ibadahnya orang-orang apa Syiah jadi
tidak ada yang melariskan ibadah kepada
penghuni kubur seperti orang-orang Syiah
kemudian sebagian kaum muslimin
terpengaruh dengan apa yang mereka
lakukan Ya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tidak pernah mengajarkan
demikian betapa banyak orang Saleh
meninggal di zaman Nabi tatkala para
sahabat meninggal dalam Perang Uhud nabi
tidak pernah mengajarkan Demikian Ya
kemudian juga Nabi tidak pernah
mengajari para sahabat untuk mencari
kuburan-kuburan para nabi untuk
berziarah bersafar mencari
kuburan-kuburan para nabi untuk kemudian
beribadah di situ nabi tidak pernah
mengajarkan demikian
ya
tib hadirin dan hadirat yang dirahmati
oleh Allah subhanahu wa taala dalam bab
ini bab yang ke-20 ini ee Al Imam
Muhammad bin Abdul Wahab menyebutkan
beberapa dalil untuk menjelaskan hal ini
yang
pertama Tolong dihapus
yang pertama hadis yang diriwayatkan
oleh Al Imam Malik dalam kitabnya mu mu
Malik Anna Rasulullah wasam bersabda
Allah ya Allah jangan kau jadikan
kuburanku sebagai berhala yang
disembahungguhnya Allah murka dan sangat
murka kepada suatu kaum yang menjadikan
kuburan-kuburan nabi-nabi mereka sebagai
masjid sebagai masjid Saya ulangi Al
Imam Malik meriwayatkan bahwasanya Rasul
wasam bersabda berdoa
allahumajal ya Allah jangan kau jadikan
kuburanku sebagai berhala yang disembah
Kenapa karenanya Allah sangat murka
kepada kaum yang menjadikan kuburan
nabi-nabi mereka sebagai masjid sebagai
tempat ibadah ya sebagai tempat
ibadah saya tanya sama Antum waktu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam berdoa ya
Allah jangan kau jadikan kuburanku
sebagai berhala yang disembah ini suatu
yang mungkin terjadi atau
tidak mungkin makanya nabi berdoa supaya
tidak terjadi paham kalau tidak mungkin
terjadi ngapain nabi berdoa demikian na
berdoa demikian berarti ini sangat
mungkin terjadi tapi Allah menjaga dan
mengabulkan doa Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tib hadis
ini
hadis Allahumma la tajal
qobri
Allahumma
hadis Allahumma la tajal
qabri
watanan
ybad dan seterusnya hadis ini
diriwayatkan oleh Imam Malik dari
eh Zaid bin
Aslam Kemudian dari Atha bin
yasar dari Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sementara at yasar ini
adalah seorang
tabii dan kita tahu bahwasanya namanya
tabiin itu
orang yang bertemu
siapa
sahabat dan tidak bertemu
nabi nabi sallallahu alaihi
wasallam karenanya hadis ini hadisnya
Mursal
Mursal itu
dif kenapa karena riwayat dari tabi'i
langsung kepada Rasulullah padahal
tabiin tidak ketemu dengan siapa
Rasulullah ternyata dalam riwayat yang
lain dari albazar ini Imam
Malik dalam kitabnya
almuwata dalam riwayat yang lain dari
albazzar
meriwayatkan dengan jalur yang lain
Zar meriwayatkan dari ya Zaid bin
Aslam Kemudian dari Atha bin
yasar dari Abu Said
al-khudri
alkhudri radhiallahu
Anhu Abu Said al-kudri
sahabat beliau adalah apa
sahabi diriwayatkan secara ini hadis
marfu dari sisi ini hadisnya marfu
artinya sampai kepada nabi Adapun ini
apa
mural ya maka sebag mengatakan hadis ini
mengkuatkan yang ini intinya sanad ini
diperbicarakan oleh para ulama akan
tetapi datang dalam riwayat yang lain ya
dari Al Imam Ahmad dalam musnadnya ya
dari
ee Abu Hurairah
ya Al Imam
Ahmad meriwayatkan dari suhail bin Abi
Saleh Kemudian dari Abu
Saleh Dari Abu
Hurairah dari Nabi Sallallahu Alaihi
[Musik]
Wasallam lafalnya mirip dengan hadis ini
hadisnya ya
hadis
eh
[Musik]
bunyinya
Allahumma la
tajal qobri
wasanan tidak ada Yat Allah jangan kau
jadikanlah kuburanku berhala kalau
dalamat ini jangan kau jadikan kuburanku
berhala yang disembah tetapi namanya
berhala pasti disembah sehingga sebennya
tidak ada perbedaan antara riwayat Abu
Hurairah dengan riwayat Abu Said
alkhudri kemudian kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam
laanallah laanallah
eh
Kauman
itakadu kubur Anbiya
masajida kubur
anbiyim masajida ya
intinya para mengatakan dengan dua hadis
ini hadis ini hadis Abu Said alkudri
atau hadis Mursal at bin yasar dikuatkan
dengan hadis Abu Hurairah yang ini sahih
ini hadis sahih marfu sahih tidak ada
yang ragu marfu
sahih ya
maka maknanya jelas saling menguatkan
maknanya Rasulullah pernah berdoa ya
Allah jangan kau jadikan kuburanku
sebagai berhala yang disembah Kenapa
Allah melak suatu kaum yang menjadikan
kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid
Allah sangat murka terhadap kaum yang
mereka menjadikan
kuburan nabi-nabi mereka menjadi masjid
ya tib kita Terjemahkan ya nabi berdoa
ya
Allah
jangan engkau
jadikan
kuburanku berhala yang
disembah
disembah Kenapa Allah sangat
murka ya
kepada
kaum yang
menjadikan
kuburan nabi-nabi mereka
mka sebagai
masjid perhatikan di sini sebagaimana
kita bahas tadi ya
Ee tatkala berlebih-lebihan dalam
kuburan menjadikan kuburan tersebut
menjadi apa berhala yang disembah di
sini nabi menyebutkan dua perkara nabi
mengatakan Ya Allah jangan kau jadikan
keburukan kuburanku berhal yang disembah
ini poin yang pertama yaitu Apa tujuan
ya jangan sampai apa
Syirik sampai
Syirik kuburan
disembah yang
kedua di wasilah kan Allah sangat murka
kepada kaum yang menjadikan kuburan nabi
mereka sebagai apa masjid Berarti tadi
Apa larangan terhadap
wasilah artinya apa menjadikan
kuburankan Nabi mereka menjadi Masjid
merupakan wasilah untuk menjadikan
kuburan sebagai apa berhala paham tidak
ya menjadikan kuburan-kuburan Nabi
sebagai Masjid merupakan wasilah
mengantarkan kuburan tersebut menjadi
apa berhala Apa yang dimaksud dengan
wasan
wasan yaitu semua yang
disembah
baik p
patung
batu pohon dan lain-lain wasan itu lebih
umum daripada sonam kalau sonam itu
adalah patung sonam ya disebut bahasa
Arab sonam tapi kalau Watan lebih umum
Apakah dalam bentuk makhluk hidup
seperti patung-patung ataukah pohon yang
disembah juga disebut wasasan ataukah
kuburan enggak ada bentuknya cuma batu
bangunan disembah namanya apa wasasan ya
maka nabi berdoa ya Allah jangan kau
jadikan kuburanku sebagai berhala yang
disembah dan akhirnya Allah mengabulkan
doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sebagaimana pernah kita sebutkan Ibnu
qayyim berkata faajaba rbul AlaMina
duaahu wa ahathahu balatil judrani Hatta
qodat arjauhu biduaii Fi izzatin wa
himayatin wasani maka Allah subhanahu wa
taala pun mengabulkan doa Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam maka Allah
menjadikan di sekeliling kuburan nabi
ada tiga apa dinding jadilah kuburan
nabi itu terhalangi terlindungi sehingga
tidak ada yang bisa masuk dalam kuburan
Nabi kemudian mengambil pasir-pasir dari
kuburan nabi tidak ada yang kemudian
mengusap-ngusap tubuhnya di dalam
kuburan nabi tidak bisa kalaupun mereka
mau melakukan ibadah kepada nabi pasti
dari jauh gak bisa karena kuburan nabi
sudah terlindungi oleh tiga dinding yang
kokoh sehingga tidak bisa di
apaa-apain BB hadirin dan hadirat yang
dirahmati Allah subhanahu wa taala di
sini ada sebagian masalah masalah tauhid
semua sifat ya di sini Allah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakanah ya ini Allah sangat murka
ya bahasa Arabnya itu
adalah
istadda
gabullah yang artinya allah sangat murka
sementara Ahlul Bida almatilah para
penolak sifat Ya baik muktazilah maupun
jahmiah maupun asyairah mereka tidak
menetapkan sifat marah bagi Allah
subhanahu wa taala karena mereka
mengatakan kalau kita menetapkan sifat
marah sifat Rahmat sifat Cinta Itu semua
hanya ada pada manusia berarti kita
mentasbih Allah dengan apa dengan
manusia ya mereka demikian seingga tidak
ada namanya Allah mencintai apalagi
Allah dicintai menurut aturan mereka
tidak boleh Namun kita lihat kenyataan
masyarakat di mana-mana mudah mengatakan
Kamu bisa dicintai Allah mudah enggak
mereka makan demikian mudah karena
mereka masih di atas Fitrah padahal
mungkin mereka mengaku mereka bermazhab
asyairah mungkin mereka mengaku mereka
bermazhab asyairah tapi ternyata mereka
masih mengatakan kamu para para hadirin
yang dicintai oleh Allah Munah bagi
mereka Kenapa karena mereka masih di
atas Fitrah sebenarnya aturan mazhab
asyairah tidak boleh Anda mengatakan
Allah mencintai atau Allah di cintai
tidak boleh kalau ada kalimat Allah
Mencintai atau dicintai harus ditakwil
ada kalimat Allah merahmati atau
dirahmati harus ditakwil Kenapa karena
Rahmat cinta itu sifat manusia
menunjukkan kebutuhan menunjukkan mereka
takwil macam-macam sama seperti gadab
Allah murka kata mereka enggak bisa kita
bilang Allah itu murka karena murka itu
adalah ya golayanu damil qb yaitu darah
yang apa namanya
E apa menyala di dalam jantung ini sifat
manusia kita bilang itu marahnya manusia
marahnya Allah tidak harus ada
begitu-begitunya ya tetapi Allah murka
Allah marah itu diyakini oleh ahlusunah
Wal Jamaah Bahwasanya Allah bisa marah
sebagaimana Allah Rida sebagaimana Allah
rahmat Allah juga bisa bisa marah kenapa
Antum melarang Allah tidak boleh marah
terus kalau begitu hadis ini maksudnya
apa dalam ayat Alquran banyak Allah
marahah dan Allah murka dan Allah murka
kata mereka murka tersebut harus
ditakwil menjadi iratul intiqam yaitu
Allah ingin balas dendam Allah ingin
balas Allah ingin apa Balas kita bilang
sama yang ingin balas juga keinginan itu
juga sifatnya manu Manusia kalian tidak
melakukan apa-apa kalian menolak sifat
Gab kalian takwil dengan
ingin membalas kita tidak mendapati
sifat ingin membalas juga kecuali pada
makhluk berarti kalian lari dari tasbih
menuju kepada apa tasbih kata mereka
iradah Allah tidak sama dengan iradah
manusia kehendak Allah tidak sama
keinginan Allah tidak sama manusia sama
murkanya Allah juga tidak sama dengan
murkanya apa manusia tidak sama Ya tidak
sama Ya lagi pula dalam Alquran Allah
mengatakan
kata Allah subhanahu wa taala tatkala
mereka Firaun dan bala tentaranya
membuat kami marah kami pun balas di
situ Allah membedakan antara sifatul Gab
dengan sifatul
intiqam dalam bahasa Arab marah dan
membalas itu suatu yang berbeda meskipun
membalas itu dibangun karena apa
kemarahan tetapi membalas lain dengan
apa marah
[Musik]
ya jadi susah kalau kita menolak-menolak
sifat akhirnya kita mentakwil-takwil
akhirnya ya tadi jatuh kepada suatu yang
kita ingin hindari lagi tib hadirin dan
hadirat yang dirahmati Allah subhanahu
wa taala jadi para Salaf dahulu mereka
mengikuti ajaran Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam berusaha untuk menutup segala
celah-celah yang bisa mengantarkan
kepada kesyirikan seluruh wasilah
seluruh sarana yang bisa mengantarkan P
kesyirikan mereka tutup Saya akan
sebutkan contoh
Bagaimana sikap Salaf yang tegas
terhadap hal-hal yang bisa mengantarakan
kepada
kesyirikan yang seandainya kalau kita
lakukan pada zaman ini maka kita akan
dicerca habis ya contoh Ibnu wadah
meriwayatkan dalam kitabnya albida juga
Ibnu Saad dalam taqat dan Ibnu Abi sybah
dalam
musanafnya Dia berkata Isa bin Yunus aku
mendengar Isa bin Yunus berkataar
wasallam Umar Bin Khattab memerintahkan
agar pohon yang para sahabat pernah
membaiat Nabi di bawah pohon tersebut
agar pohon tersebut
ditebang faqaha maka pohon tersebut
akhirnya tebang
kenapaahaha karena orang-orang pada
mencari pohon tersebut Lalu Salat di
bawah pohon
tersebutai fitnah maka Umar takut mereka
terkena fitnah bayangkan pohon tersebut
pohon yang yang pernah dijadikan
peristiwa yang sangat mulia yang Allah
abadikan dalam al-qur'an laq radhiallahu
Anil mukminin ID yubayiunaka tahtajaroti
faalima Ma Fi qulubihim faanzal sakinata
alaihim waabahum Fathan qiba dalam surat
Alfath kata Allah sungguh Allah telah
Rida kepada kalian wahai kaum mukminin
itu para sahabat tatkala kalian tatkala
mereka membaiat Nabi di bawah sebuah
pohon itu peristiwa terjadi waktu Nabi
ingin melakukan umrah pada tahun 6
Hijriah Kemudian dicegat oleh orang
musyrikin sehingga Nabi kemudian baiat
para sahabat membaiat bahwasanya mereka
akan membela nabi sampai titik darah
penghabisan siap mati untuk memba nabi
baiat tersebut diabadikan oleh Allah
ternyata baiat tersebut terjadi di bawah
sebuah pohon pohon tersebut ternyata
ditebang oleh Umar Coba kalau ada di
Indonesia pohon tersebut di mana Jati
Negara Ya kira-kira gimana oh sudah
kasih anu dikasih anu Oh sudah Sil
silakan ganti-gantian ngantri salat di
situ kira-kira begitu ya pasti bukan
kira-kira pasti
begitu Ternyata apa yang dilakukan oleh
Umar Umar malah tebang pohon tersebut
Kenapa karena tempat tersebut tidak ada
keistimewaan secara khusus sebagaimana
Goa Hiro tidak ada berkah kemudian
kebetulan nabi dapat Wahyu di situ namun
nabi tidak pernah lagi naik ke atas Gua
Hira para sahabat juga tidak pernah naik
ke atas Gua Hira ya seperti itu ya sama
seperti gua alkahf alkahf para Ashabul
Kahfi Waktu mereka tidur di goa tersebut
Ibnu Ibnu Katsir mengatakan terjadi
khilaf Di mana letak Goa tersebut kata
Ibnu Katsir rahimahullah kalau itu
memang penting pasti Allah akan Jelaskan
kalau tidak penting maka tidak perlu
dijelaskan oleh Allah dan nabi pun tidak
pernah menjelaskan maka tidak perlu
kemudian kita berusaha mencari tahu
akhirnya orang pada ke situ
berebut-rebutan ingin tidur di situ
tahu-tahu tidur 300 tahun Kan
bahaya jadi ini tempat kebetulan sejarah
Iya tetapi tatkala sejarah tersebut bisa
menimbulkan fitnah lihat fikihnya Umar
ya inipak ini Umar waktu itu para
sahabat hidup masih banyak dan tidak ada
yang protes dengan apa yang dilakukan
ole Umar Bin Khattab tidak ada yang
protes Umar potong pohon tersebut Kenapa
khfa alaihimul fitnah Umar khawatir
orang-orang terkena fitnah khawatir
akhirnya punya keyakinan-keyakinan
terhadap pohon tersebut dan itu yang
tidak diinginkan oleh Umar padahal pohon
tersebut sama sekali pohon tersebut
tidak bisa beri manfaat tidak bisa beri
apa
mudarat paham tiib
kejadian yang lebih menakjubkan lagi
yang diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq dalam
magazinya dari ziyadat Yunus bin bukhair
dari Abi khaldah Khalid Ibnu Dinar Dia
berkata haddasana Abul Aliyah telah
menyampaikan kepada kami Abul Aliyah
Abul Aliah seorang tabiin dan hadis ini
kisah ini diriwayatkan juga disebutkan
juga oleh Ibnu Katsir dalam kitabnya
albidaw nihay dan disahihkan oleh Ibnu
Katsir disahihkan Ole juga oleh para
ulama yang lain ya Ibnu qayyim Ibnu
Taimiyah dan yang lainnya tiayib
bagaimana kisahnya kata Abul
Aliah lamma fatahna tustar wajadna fi
baiti mail hurmuzan sariron Alaihi
rojulun mayit Inda RI mushaf faakna Musa
fahamalnahu Il Umar tatkala kami
melakukan ekspansi akhirnya kami
menguasai suatu kota namanya kota tustar
kotanya Ahlul kitab Kemudian kami masuk
ke Baitul Mal mereka ya tempat tempat
penyimpanan harta ternyata di situ ada
tempat tidur di atasnya ada seorang
mayat di kepalanya ada sebuah
mushaf ada mayat di atas tempat tidur
tersebut masih utuh di kepalanya ada
mushaf maka kami pun mengambil mushaf
tersebut Dar lalu kami bawa mushaf
tersebut kepada Umar Bin Khattab
radhiallahu taala
Anhu intinya akhirnya
ya Apa yang dilakukan oleh Umar dan
teman-temannya dan para sahabat yang
masih hidup tatkali itu Ya waktu Abul
Aliah ditanya
famaumjul apa yang kalian lakukan dengan
mayat tersebut yang berada di atas
tempat tidur tadi di kepalanya ada
mushaf ya makudmaksudnya Ee
tulisan-tulisan tentang agama
ya
kemudian kata Abul Aliah hafarna lahu
bin
nahariataas qobr
mutafarqoh maka Umar pun menyuruh kami
untuk menggali 13 kuburan di tempat yang
berjauh-jauhan di siang hari kami gali
kuburanah tatkala tiba malam hari kami
kubur lelaki tersebut mayat
tersebut Lalu kami ratakan kubur
tersebut jadi setelah dimasukkan di
salah satu dari lubang tersebut kami
ratakan kubur tadi sehingga tidak ada
gembungannya semuanya apa rata buat apa
agar orangorang tidak tahu di mana
kuburan tersebut kalau mereka tah mereka
akan gali mereka keluarkan
lagi sang perwi bertanya kepada AB
kenaperseb apa kata AB
menelkan kalau musim kemarau tidak turun
hujan mereka keluarkan mayat tersebut
turunlah hujan hebat atau tidak
hebat tetapi fikihnya Umar berbeda ini
bahaya
ini apa yang terjadi dengan
dikeluarkannya Maya tersebut turun hujan
itu bukan berarti dalil boleh untuk
menjadikan mayat tersebut untuk
diagungkan dan yang lainnya oleh
karenanya Umar
memahami bahwasanya ini adalah fitnah
Kata menurutalian siapa lelaki
tersebut dikatakan bahwanya orang itu
namanya apa
Daniel Sejak kapan kalian mendapati dia
meninggal sejak 300
tahunakah ada perubahan dalam
jasadnya tidak ada perubahan Kecu hanya
sebagian rambut yang ada di di apa
namanya di lehernya ya jadi ternyata
tidak semua Kemudian kejadian yang luar
biasa ya karena kesalah perlakuan
perbuatan yang salah menjadikan itu
sebagai argumentasi dalil untuk
membarkan perbuatan tersebut justru Umar
tatkala mengetahui ya ternyata mayat ini
bisa dengan dikeluarkan turunkan hujan
maka ini menimbulkan fitnah justru Umar
malah menguburkan agar orang-orang tidak
terfitnah dengan jasad tersebut ini
bantahan yang telak kepada orang-orang
yang selalu berdalil dengan pengalaman
bukan dengan dalil Umar memandang dengan
dalil dalil tidak boleh seorang mayat
kemudian diagungkan ya Umar memandang
dengan dalil Adapun masyarakat terkadang
memandang dengan apa pengalaman seb
mengatakan saya pergi ke kuburan saya
nangis minta kepada Wali
dikabulkan berarti bukan berarti ini
benar padahal belum t benar Allah
mengatakan sanastadrijuhum Min haitu la
yalamun kami akan berikan istidraj
kepada kepada mereka betapa banyak
orang-orang nasara atau Yahudi Mereka
mengat kami sudah minta kepada Tuhan
Yesus dan dikabulkan terus jadi benar
Tuhan Yesus
bet betapa banyak orang-orang Buddha
atau Hindu kemudian mereka orang Hindu
mungkin pergi ke sapi kemudian
menyatakan kami telah pergi ke sapi
Ternyata dikabulkan Berarti boleh
kemudian bisa jadi istidraj ya betapa
banyak orang melakukan kesyirikan pergi
ke dukun ternyata berhasil I atau tidak
Apakah kemudian itu menjadikan hal
tersebut Benar jawabannya tidak yang
jadiadi patokan benar atau salah bukan
pengalaman tetapi harus dengan Apa
dalil kira-kira kalau ada mayatnya
Daniel di Indonesia terus Antum kumpul
Antum sembunyikan kira-kira gimana oh
masyarakat Pasti ngamuk Pasti ngamuk
orang-orang akan datang kemudian
berusaha ya mengabadikan Maya tersebut
mungkin akan dibikin kuburan yang megah
kemudian mayatnya mungkin dimasukkan
dalam peti apa kaca supaya orang bisa
melihat kemudian dibuatkan tempat salat
dibaakan mungkin macam-macam ya tapi
lihat fikihnya para sahabat berbeda
dengan kondisi masyarakat secara
umumleh Karen ibnuayim rahimahullah
berkata kisah ini Lihatlah Bagaimana
perbuatan para sahabat kaum Muhajirin
kaum Ansar yang bersama Umar Bin khab
yang mereka akhirnya menutup
menyembunyikan kuburan tersebut agar
orang-orang tidak terfitnah dengan orang
Saleh tersebut tidak ada yang ragu ini
orang Saleh tapi orang Saleh bukan untuk
diibadahi tidak boleh berlebih-lebihan
kepada orang Saleh kalau itu
diperbolehkan maka Umar pasti akan
membiarkan orang-orang untuk bertabaruk
dengan orang Saleh tersebut atau hal-hal
lain yang dilakukan kepada orang Saleh
tersebut
walam lihat para kaum Muhajirin kaum
Anshar mereka tidak kemudian
mengeluarkan mayat tersebut untuk berdoa
di sisi mayat tersebut atau mencari
berkah dengan mayat tersebut justru
dikuburkan dan disembunyikan kuburannya
apa kata Ibnu qayyim walauil
makirun Alaihi b waduhuunillah kalau
seandainya orang-orang zaman sekarang
mendapati mayat itu di zaman sekarang
pasti mereka akan rebut-rebutan untuk
menguasai mayat tersebut dan mereka akan
beribadah ke kepada mayat tersebut
itulah bedanya fikihnya para sahabat
mereka menutup segala Celah yang bisa
mengantarkan kepada
kesyirikan tiib kita
lanjutkan Tolong dihapus ya
[Musik]
dalil berikutnya yang disebutkan oleh Al
Imam Muhammad bin Abdul Wahab Beliau
berkata walibni jarir bisanadihi an
Sufyan anmur
almujahid dan berikutnya Ibnu
jarir ya dalam itu Ibnu jarir atthabari
dalam tafsirnya meriwayatkan dari Sufyan
dari Mansur dari Mujahid Mujahid bin
Jabar ya seorang tabiin ahli tafsir
beliau menafsirkan Firman
allahza Bagaimana menurut kalian tentang
Lata Wal uzza Lata Wal uzza adalah
berhala-berhala yang disembah oleh
orang-orang musyrikin dahulu Adapun Lata
adalah sembahan yang disembah di kota
Thaif yaitu berhala yang paling top di
kota Thaif ya di kota Thaif banyak
berhala tapi yang paling top nomor satu
namanya apa Lata
Ya siapa Lata tersebut kata Muhammad
kata Mujahid Bin
perhatikan sini Lata dahulu waktu masih
hidup dia
suka membuat adonan makanan dari gandum
dicampur dengan air dicampur dengan
minyak kemudian dijadikan adonan entah
roti dan yang lainnya kemudian diberikan
kepada jemaah haji atau diberikan kepada
fakir miskinata tatkala dia meninggal
faurii akhirnya orang-orang pun iktikaf
di atas kuburannya itu banyak beribadah
di kuburannya lama-lama dia
disembah lama-lama dia disembah menjadi
Lata ini dalam qiraah ada duaum wuzza
Lata dengan takfif Lata dalam qiraah
yang lain
afaritumaluzza dengan tasdid latta Isim
fail dari
latta yang maknanya orang ini dahulunya
adalah orang yang Saleh yang suka
membagi-bagikan makanan kepada
orang-orang yang membutuhkan tatkala dia
meninggal kuburannya diibadahiik
juga diriwayatkan dari kata Abul Jauza
dari Ibnu Abbas qala Kana yalitusq Lil
haaj dahulu Lata ini orang Saleh
kerjaannya adalah memberi makanan kepada
jemaah haji dan ini jelas tatkala dia
dikubur akhirnya dia diibadahi dan
subhanallah fitnah Syirik atau wasilah
kepada
kesyirikankesyirikan melalui pengagungan
terhadap orang Saleh itu lebih kuat
daripada fitnah-fitnah yang lain
ya fitnah terhadap misalnya pohon besar
orang masih tidak terlalu ada batu besar
ya atau kepada sapi besar
misalnya tapi kalau kepada orang Saleh
orang sangat mudah orang sangat mudah
untuk
ya mengibadahi orang Saleh tersebut ya
kita lihat saja sekarang orang Saleh
masih hidup saja orang rebut-rebutan
cium-ciuman itu masih hidup dia masih
hidup begitu dia meninggal lebih parah
lagi orang memandang orang Saleh ini
kenapa waktu dia masih hidup orang masih
lihat sifat manusia Anya Masih lihat dia
makan masih lihat dia berjalan masih
lihat dia tidur ya Ya masih lihat atau
mungkin masih lihat kekurangannya dia
punya kesalahan belum disembah begitu
dia meninggal sudah tidak terlihat lagi
sifat manusiawinya padahal jelas-jelas
sudah meninggal itu sifat manusia yang
paling utama meninggal tapi itu semua
dilupakan oleh orang
kekurangan-kekurangan yang sudah tidak
dilihat yang dilihat
kelebihan-kelebihannya setan menghiasi
akhirnya disembah tatkala dia sudah
meninggal oleh karenanya kebanyakan
kesyirikan terjadi di alam semesta
gara-gara berlebihan terhadap orang
Saleh disembah setelah dianggap
meninggal dunia contoh kaum Nabi Nuh
Kapan disembah orang-orang Saleh Nabi
Nuh disembah tatkala mereka sudah
meninggal dunia contohnya Lata disembah
Kapan setelah dia meninggal
dunia contohnya Nabi Isa alaihi salam ya
disembah tatkala dianggap dia sudah
meninggal dunia meskipun dia belum
meninggal ya mulailah disembah waktu dia
masih hidup murid-muridnya tidak ada
yang menyembah Nabi Isa Kapan disembah
setelah murid generasi murid-muridnya
sudah tiada muncul generasi berikutnya
akhirnya menyembah nabi Isa alaih salam
sama sidar taga utama waktu masih hidup
belum disembah dia tidak pernah
menciptakan apa-apa begitu dia meninggal
dianggap orang Saleh Akhirnya sekarang
disembah dan yang lain-lainnya
ya tib kita Sai pada hadis yang
terakhir W IBN Abbas radhiallahu anhuma
Q
rasultilbur Wal alai masajid wasj rahu
ahlus Sunan ya ahlus Sunan maksudnya
ahlus sunanil arbaah Sunan Abi ud Sunan
Ibnu Majah Sunan Tirmidzi Sunan nasai
kalau dikatakan ahlus Sunan berarti
diriwayatkan oleh empat orang yaitu
dalam Sunan Tirmidzi Sunan Ibnu Majah
Sunan nasai eh kemudian Sunan Abu Daud
dan hadis ini juga diwayatkan oleh Imam
Ahmad dari Ibnu Abbas radhiallahu Anhu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda
atau Ibnu Abbas
berkata
laana Rasulullah ini saja
ya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
melaknat siapa zairattil kubur pertama
para
[Musik]
wanita para
wanita penziarah
kubur Kemudian yang kedua
apa
orang-orang yang menjadikan kuburan
sebagai
Masjid tempat ibadah kemudian yang
ketiga wasuraj wasuraj yaitu
orang-orang yang
masang lampu-lampu konadil yaitu
lampu-lampu
lantera-lenttera lentera-lentera di
kuburan
tib ini tiga hal yang Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam melaknat ketiga model
manusia
ini Adapun orang-orang menjadikan
kuburan sebagai masjid ini sudah sudah
lalu pembahasannya terlalu banyak
dalilnya terlalu banyak apa dalilnya
Sebagaimana telah
lalu kemudian Adapun dan ini adalah
sarana menuju apa kesyirikan maka
menjadikan kuburan sebagai Masjid itu
dosa besar karena dilaknat oleh
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
yang berikutnya yang pertama adalah para
wanita penziarah kubur maka sini ada
khilaf di kalangan para ulama tentang
para wanita penziarah kubur sebagan
ulama mengatakan ziarah
kubur terlarang secara
mutlak
terlarang secara mutlak bagi w
wanita pendapat yang lain mengatakan
hanya
terlarang terlarang kalau
sering-sering adapun yang mengatakan
terlarang kalau sering-sering karena
mereka berdil dengan suu lafal ya
laanallah zawarat zawaratul kubur yang
ini secara mka mengatakan adalah secara
Basarah sah mubalagah yang artinya
wanita-wanita yang sering ke kuburan
Adapun kalau jarang-jarang maka tidak
mengapa ini pendapat khilaf di kalangan
para ulama khilaf yang sangat kuat
khilaf yang sangat kuat Intinya kalau
wanita sering ke kuburan maka sepakat
tidak boleh sepakat tidak tidak boleh
yang khilaf Bagaimana kalau sesekali
ziarah kubur sebah mengatakan boleh
bahkan disunahkan karena sebagaimana
lelaki butuh untuk mengingat akhirat
wanita juga butuh untuk ingat akhirat
justru mereka yang lebih utama untuk
ingat apa akhirat ya karena mereka lebih
banyak ke mall daripada
laki-laki sehingga mereka mengatakan
bahwasanya wanita juga disunahkan untuk
ziarah kubur Adapun pendapat sebag ulama
mengatakan tidak tidak boleh terlarang
wanita secara mutlak dilarang Kenapa
Karena nabi mengatakan dalam riwayat ya
zairatil kubur para penziarah kubur
tanpa ada pernyataan banyak atau tidak
dan kita menjamakkan dua hadis ini ya
kita tidak membawakan hadis ini kepada
hadis yang ini maka baik sesekali maupun
banyak-banyak semuanya di dilarang cuma
kalau banyak semakin terlarang semakin
terlaknat kalau sesekali juga di
dilarang lagi pula kata mereka susah
untuk membedakan mana Banyak mana
sedikit ada yang mengatakan 10 itu
sedikit di sisi lain ada mengatakan 10
itu banyak Ada yang mengatakan 100 kali
itu sedikit ada yang mengatakan kalau
banyak baru 1000 baru banyak sehingga
tidak ada yang kuat untuk membedakan
mana yang banyak mana yang sedikit mana
yang boleh mana yang tidak boleh ini
masalah khilaf yang kuat tapi saya
bilang lebih hati-hati sebaiknya wanita
tidak usah ziarah kubur Kenapa Karena
Wanita itu hatinya sangat lembut dia
mudah sedih mudah menangis bayangkan
kalau dia pergi ke kuburan lihat kuburan
anaknya dia Mungkin nangis-nangis
mungkin sedih mungkin protes kepada
Allah mungkin tidak terima dengan apa
takdir Mungkin dia robek-robek bajunya
mungkin dia ngomel-ngomel sama suaminya
kamu sih tidak bawa ke rumah sakit mulai
dia ngomel-ngomel sama suaminya kemudian
di jalan sedikit Ada kuburan bapaknya
Ada kuburan ibunya ada kuburan kakaknya
Ada kuburan suaminya kira-kira gimana
dia pasti akan nangis tidak kuasa dan
Islam tidak ingin seperti ini ya orang
nangis laki-laki beda laki-laki bisa
menahan dirinya sehingga meskipun ini
khilaf yang kuat saya katakan lebih
hati-hati wanita tidak usah ke ziarah
kubur ya Adapun Wanita Ingin ingat
akhirat boleh tapi tidak mesti harus
sama k kuuburan dengan cara yang yang
lain sebagaimana wanita tidak dianjurkan
untuk mengikuti jenazah rasulullahu alhi
Wasallam mengatakan Man janazatan barang
siapa mengikuti jenazah hattafan sampai
di dikuburkan maka dia akan mendapatkan
pahala dua qirat para ulama sepakat ini
tidak berlaku bagi
wanita laki-laki ya wanita tidak maka
demikian pula Mak masalah perkara ziarah
kubur wanita juga tidak dianjurkan Saya
ulangi lagi Ini masalah khilaf yang
berpendapat wanita Boleh silakan namun
lebih hati-hati sebaiknya wanita tidak
usah pergi ke kuburan ziarah Karena hati
mereka yang terlalu lembut mudah untuk
ya menangis dan tidak sabar dan akhirnya
protes kepada ciptaan pada takdir Allah
dan yang lainnya tiib yang ketiga
ee yang dilarang memasang lampu-lampu di
lantara kuburan atau lantara-lantara di
kuburan Kenapa ada dua
sebabnya yang pertama
ini
sarana pengagungan terhadap penghuni
kubur
berarti apa sarana
kesyirikan sebab yang kedua ini
adalah buang-buang
uang harta yang tidak
perlu inilah dua ilah dua sebab kenapa
para ulama mengatakan memasang
lampu-lampu lanttera-lantera di kuburan
adalah dosa besar terlaknat karena dua
sebab ini
azanah belum adapun sebab yang pertama
jelas ini sama-sama sama dengan
permasalahan apa ini Sama persis ya
masalah ini yang perlu kita perhatikan
juga bahwasanya ternyata kuburan itu ya
tib Azan dulu baru kita lanjutkan
[Musik]
jadi hadirin hadirat yang dirahmati
Allah subhanahu wa taala ini menunjukkan
apa
menunjukkan
hendaknya
kuburan
sederhana
ya
agar bisa mengingatkan kepada akhirat
Lihatlah kuburan-kuburan sekarang di
Arab Saudi Masyaallah sesuai dengan
sunah atas tanah di kubur ya Saya sudah
pernah sampaikan Bagaimana kisah seorang
pendeta masuk Islam gara-gara melihat ee
kuburan Raja Fahad waktu dikubur inilah
rajanya Arab Saudi yang kekaynya luar
biasa waktu dikubur sama seperti
orang-orang Arab lainnya kasih kain
kafan kubur selesai ya tidak kemudian
dipakaikan macam-macam ya kemudian gak
tapi kemudian keburan juga tanah seperti
biasa ya ya karena kuburan sebagaimana
penjelasan para ulama adalah Dur Lil
amwat kuburan adalah tempat untuk orang
meninggal bukan untuk orang yang masih
hidup kalau orang masih hidup bolehlah
dia
mewah-mewahkanang orang meninggal di
dalam nente ngapain mewah di atasnya di
bawah dia enggak ada bermanfaat sama
sama sekali nenteti buang-buang uang
tidak pada tempatnya yang perl
mengatakan tidak boleh kuburan kemudian
dijadikan seperti
taman-taman kemudian ditumbuhkan
pohon-pohon yang indah kemudian dikasih
taman-taman air mercon ke sana sini air
mancur ya ini orang k kuuburan bukan
seperti kekuburan ya jadi dibat dibuat
orang santai ke kuburan justru kita ke
kuburan bukan buat santai buat untuk
ingat apa mati Bukan malah main
lari-lari sini ke sana sini ke
taman-taman itu buang-buang duit
sebagian kuburan harganya rp00 juta
sebagian kuburan harganya R miliar buat
apa ya akhi mending uang itu ente
infakkan niatnya untuk sang mayat
daripada ngabis-ngabisin duit sampai
rp00 juta kemudian sekian-sekian juta
Karena kuburan sunahnya tidak demikian
makanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
melarang hal-hal yang bisa mengantarkan
kepada hal tersebut Rasulullah melarang
pasang lampu ngapain pasang lampu Rasul
si wasallam melarang disemen Rasul sahu
alai wasallam dilarang untuk
ditulis-tulis karena ini tempat orang
mati bukan orang masih
hidupulus
akhirnya macam tulisan macam-macam di
situ inilah sang pahlawan inilah sang
ini inilah sang anu inilah sang
macam-macam nama kemudian mulailah Dis
sem dikasih hias-hiasan dikasih ini
patung ini patung ini macam-macam ya Ini
semua tidak dianjurkan dalam Islam Al
kuburan harusnya dibiarkan begitu saja
sehingga orang kalau melihat ingat
bahwasanya ke rumahmu yang mewah akan
kau tinggalkan kau akan tinggal di
tempat seperti ini mobilmu yang mewah
akan kau tinggalkan kau akan tinggal di
tempat yang seperti seperti ini itulah
fungsi kuburan bukan untuk dihias-hiasin
Adapun kalau pasang lampu ada perlunya
seperti kuburan dikasih jalan untuk
orang lewat malam-malam dikasih lampu
bukan di kuburannya Enggak ada masalah
atau dibawa lampu untuk pengkuburan
supaya kelihatan tatkala menguburkan
Enggak ada masalah ya Adapun kuburan
dibiarkan taruh lampu di atasnya itu
dilarang dalam syariat ya karena itu
hanyalah membuang-buang energi yang
tidak pada tempatnya ya apalagi bisa
jadi merupakan sarana untuk kesyirikan
kuburan dibuat penerangan
kemudian ditinggikan dikasih selimut
tulisan kaligrafi dikasih kerudung
supaya enggak kena nyamuk
kemudian kasih fotonya besar kasih
dupa-dupa kasih t al-qur'an di situ
kasih sajadah Subhanallah orang Aum
kalau masuk gemetar dia ini siapa Ini
akhirnya timbul keyakinan terhadap
penghuni kubur itulah awal titik
kesyirikan
timbul keyakinan terap Apa penghuni
kubur oleh karenanya Syar Islam
sebenarnya mudah Jangan sampai kita
menyimpang dari ajaran Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam demikian kita
selesai dari bab ke 200 Insyaallah kita
lanjutkan pada bab
ke-21 pada kesempatan yang lain Senin
depan insyaallahu taala demikian saja
tidak ada tanya jawab subhanakallah
wabihamdik Ashadu Alla ilah antaik
alalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
Resume
Read
file updated 2026-02-16 09:34:56 UTC
Categories
Manage