BAD BUNNY MEMBUAT DONALD TRUMP MENGAMUK KARENA PERFORM DI HALF TIME SUPER BOWL
_zN3sWkAigE • 2026-02-13
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Dia enggak cuma menyanyikan lagu-lagu yang hits, Bunny juga membuat pertunjukan yang memiliki alur cerita dan memiliki makna bagi komunitas Latin. Mulai dari ladang tebu ya, topi tradisional pava dengan simbol-simbol tentang spesies yang terancam punah serta cerita lintas generasi juga dia tampilin semua. Jadi dengan kata lain bisa dikatakan penampilan dia itu penuh dengan storytelling yang mana setiap adegannya dipertunjukkan untuk tujuan tertentu. Ada ceritanya, ada maknanya dan pertunjukan ini dimulai dengan latar ladang gula yang membawa pesan mengenai kritik terhadap eksploitasi pekerja yang ada di Puerto Rico. Geng, pembahasan kita hari ini mengenai halfime Super Bowl. Nah, ini bukan sekedar acara biasa, melainkan sebuah ajang penampilan yang ditunggu-tunggu oleh orang Amerika dan mungkin beberapa orang dari negara lain yang menggemari artis yang tampil di dalam acara tersebut. Yang membuat halftime Super Bowl ini menarik untuk ditonton adalah sering sekali para musisinya itu tampil memberikan konsep dan state performance yang beda ketika mereka tampil di acara-acara lain. Jadi mereka itu lebih all, lebih terkonsep, lebih gila-gilaan lah di acara halftime Super Bowl ini. Salah satu yang pernah kita bahas dulu adalah penampilan Kendrick Lemar di halftime Super Bowl. Kalau kalian ingat kontennya yang ini. Nah, di video itu Kenryck Lammer secara terang-terangan memberikan clue terkait sosok yang menghabisi Triple Eentation yaitu Drake. Dan dari penampilan Kenrick lemari itulah halftime Super Bowl di saat ini sangat dinantikan karena tidak hanya dipandang sebagai acara yang diadakan di tengah pertandingan final Super Bowl aja, tapi melainkan banyak yang penasaran dengan penampilan seperti apaagi yang bakal dibawakan oleh musisi di acara tersebut. Karena mulai ke sini tuh konsepnya tuh mulai ada misteri-misterinya gitu loh, Geng. Jadi orang nunggu gitu. Setelah Kendrick Lemar yang mengisi acara tersebut, ya sekarang ada nama baru, yaitu Bad Bunny. Bukan nama baru, maksudnya dia artis baru, enggak. Tapi dia yang baru saja mengisi acara tersebut dan benar-benar pecah. Yuk. H h h. Jadi, Geng, sama seperti Kendrick, Batunny di saat ini sedang menjadi sorotan dan perbincangan dikarenakan penampilan dia yang menampilkan budaya Latin Amerika. Bahkan Bet Bunny dengan berani menyindir kebijakan yang diberlakukan oleh Donald Trump. Dan hal ini bahkan membuat Donald Trump sampai enggak suka dengan penampilan Bunny di halftime Super Bowl dan dia bahkan mengecam penampilan tersebut. Saking gak sukanya ya politisi konservatif yang satu kubu dengan Trump sampai bikin acara tandingan, Geng. Nah, orang-orang di saat ini justru menyoroti keberadaan dari Bunny yang dikatakan Bunny tiba-tiba menghilang setelah penampilan dia di halftime Super Bowl. Nah, inilah yang menjadi misteri saat ini. Dan di video kali ini gua bakal membahas soal penampilan Bad Bunny di halftime Super Bowl dan apa aja yang membuat Donald Trump sampai marah besar. Dan benarkah rumor soal dia menghilang setelah itu langsung aja kita bahas secara lengkap. Halo, Geng. Welcome back to Kamar Jerry Geng Geng. Suka bikin konten pakai HP tapi kapasitas memorinya kecil? Jangan khawatir, sekarang kapasitas memori HP kalian bisa dibikin jadi besar. Ini namanya portable SSD dari SSK. Kapasitas yang gua beli ini adalah 4 TB. Sebelumnya gua juga udah beli yang kapasitasnya 500 gig. Sekarang gua upgrade ke 4 TB supaya data yang ditampung jauh lebih banyak. Dan gokillnya ini kecepatannya sampai 40 Gbps, Geng. Proses pemindahan datanya juga simpel banget. Cukup pakai kabel, colokin ke HP kalian dan langsung pindahin. Prosesnya jauh lebih cepat daripada kalian mindahin pakai Airdrops. Ngapain beli HP dengan kapasitas memori yang besar tapi harga mahal? Mendingan beli portable SSD dari SSK. Harganya jauh lebih terjangkau dan kapasitasnya jauh lebih besar. Untuk link pembelian kalian bisa langsung cek di bawah. Untuk pembahasan yang pertama, kita bahas dulu profile singkat dari musisi yang bernama Bad Bunny ini. Jadi, Bunny ini memiliki nama asli Benito Antonio Martinez Ocasio yang lahir pada tanggal 10 Maret tahun 1994 di Bayamon dan dia dibesarkan di lingkungan Almirante Sur yang ada di Vegabaha, Puerto Rico. Ayahnya bernama Benito Martinez dan dia adalah seorang pengemudi truk dan ibunya bernama Lisauri Okasio yang merupakan seorang pensiunan guru sekolah. Bet Banny ini memiliki dua adik dan adiknya itu laki-laki semua bernama Bernie dan juga Bisel. Nah, orang tuanya Bunny ini sering sekali mendengarkan musik bergenre salsa sampai dengan popet. Dan momen pertama kali Bunny terkait dengan musik adalah ketika dia menerima kaset yang berjudul Equil Kuia Muerto karya dari rapper Puerto Rico yang bernama Vikos. Nah, itu hadiah Natal dari orang tuanya untuk dia ketika dia berusia 5 tahun dan semenjak itulah Bunny ini jadi suka dengan musik. Di saat itu, Betunny mulai merasa tertarik dengan dunia menyanyi. Dan di umur dia yang masih sangat muda, dia sudah mulai bernyanyi sebagai salah satu anggota panduan suara gereja. Dan ketika itu dia mengenakan baju kelinci sembari memegang keranjang dengan ekspresi merengut. Dari sinilah ide terkait nama Bad Bunny yang dia gunakan sampai sekarang itu muncul. Nah, gara-gara pakai baju kelinci itulah dia menamakan nama dia, oh ya udah nama gua Bunny. Karena gua pernah ada momen pakai baju kelinci gua merengut ya itu sangat bad gitu ya. kayak orang bad mood atau Bad Vibe ya. Dan dia menamakan dirinya sebagai Bad Bunny. Di saat dia sudah dewasa, Bad Bunny ini mengenang peristiwa tersebut ya di dalam wawancara dengan Willy Jay dengan mengatakan kalau momen tersebut lucu. Karena Bunny selalu bilang kalau saat dia mengenakan baju kelinci itu Bunny sedang marah. Jadi lagi benar-benar eh bad mood lah. Dan bagi dia enggak ada kelinci yang jahat. Dan bahkan kalau ada kelinci yang jahat pun akan terlihat seperti kelinci yang baik karena imut gitu. Jadi itu sangat cocok untuk dia karena dia bisa jahat tapi bisa juga menjadi orang baik tanpa terlihat jahat. Learn keep learning and and go step by step and take every opportunity that that it's not like I just wanna be you know the the biggest. Saat dia bermain peran di layar kaca, Bad Bunny ini pernah menggunakan nama lahirnya dia yaitu Benito. Tapi dia kembali menggunakan nama Bunny ketika dia bermain di layar lebar. di antaranya ketika berperan sebagai eksekutor bayaran bernama The Wolf bersama dengan Brad Pitt yang berjudul Ballet Train. Dia juga pernah mendapatkan peran sebagai pemeran utama e sebagai anggota kartel Tuana di dalam serial Netflix Narcos Mexico. Wah, ini adalah salah satu serial paling banyak peminatnya di Netflix dan dia ternyata adalah bintang filmnya. The character is like a cool guy, Juy. I'm a cool guy. I think so on. You one of the coolest, man. I just love you did it. I want to show a clip. Here's Bad Bunny in Narcos, Mexico. This Friday. Take a look. Udah. Nah, terus singkat cerita karirnya dia di bidang musik itu dimulai ketika dia menulis dan membuat musiknya sendiri di saat dia masih berusia 14 tahun. Di tahun 2016, lagunya dia yang berjudul Dials atau kalau dalam bahasa Spanyol dibaca Dear perhatian seorang DJ yang bernama Len di Sound Cloud yang kemudian Luyen ini menawarkan kontrak kepada Bunny untuk sebuah label rekaman yang bernama Here this music. single-nya dia yang judulnya Soy Pior itu rilis pada bulan Desember 2016 dan berhasil masuk ke dalam posisi 19 di tanggal lagu Billboard Hot Latin Songs. Dan di bulan Mei 2017, dia pun akhirnya berkolaborasi dengan penyanyi Kolombia yang bernama Carol G lewat lagu yang berjudul Ahora Mi Lama yang mencapai posisi 10 di tanggal lagu yang sama dan juga masuk daftar lagu Latin terbaik tahun 2017 versi Alt Latino. Di bulan Juli 2017, Bunny menandatangani kerja sama dengan Cardenas Marketing Network atau CMN untuk mengatur penampilan dia di beberapa negara Amerika Latin. Dan di tahun 2018, Bunny merilis album debutnya yang berjudul X100 Pre dan berlanjut sampai 2020 dengan album yang berjudul kayak gini Y HQ MDLG. Gua enggak tahu tuh bacanya gimana yang mana ini semakin menegaskan posisi dia sebagai ikon musik latin modern. Dan orang baret baru mengetahui tentang Bunny ketika dia ini sudah memiliki 16 lagu yang masuk ke top 40 di tangga lagu Latin Amerika. Nah, penonton Barat mengenal dia melalui bagian rap di lagunya Cardibi yang berjudul I like It pada tahun 2018. Di dalam perjalanan karirnya, Bunny ini dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu yang berperan besar di dalam memperluas jangkauan musik regeton dan Latin Trap ke panggung global. Karena itulah dia dijuluki sebagai Raja Latin Trap. Sebelum tampil di Halftime Super Bowl kemarin, Bad Bunny ini berhasil mendapatkan Grammy Piala Grammy Awards tahun 2026 dalam kategori album terbaik yang berjudul Debirar Mas Photos yang rilis tahun lalu. Gua yakin banyak dari kalian yang tahu lagu ini. Créeme cuando te digo que somos mucho más grandes que 1005 y no existe nada que no podamos lograr. Gracias a Dios, gracias a la academia, gracias a las personas que han creo en toda Danuma terkenal karena membawakan genre musik latin di dalam musiknya, tapi juga BNY ini terkenal sebagai salah satu musisi yang berani menyuarakan sikap politik. Makanya penampilan Bunny di Halfstem Super Bowl itu menuai sorotan. Bunny yang kritis banget terhadap politik berangkat dari background keluarganya yang bukan orang berada atau bukan orang kaya dan dia serta keluarganya berasal dari keluarga yang benar-benar sederhana. Nah, dulu saat Bunny ini belum sukses atau belum kayak sekarang, dia harus bekerja keras sebagai pegawai toko untuk ee nge-packing-packing barang gitu ya di toko kelontong sana. Dan ya itu semua dilakukan untuk bisa menyambung hidup dan juga membayar recording studio. Dan Bunny itu bangga soal identitasnya dia sebagai orang Puerto Rico, negara yang merupakan negara persemakmuran Amerika Serikat. Nah, dari sini kita jadi enggak heran kenapa saat tampil di halftime Super Bowl kemarin, Bad Bunny ini menampilkan budaya dari Puerto Rico di atas panggung Super Bowl. Dan dia enggak menyukai kenyataan bahwa Puerto Rico yang masuk ke dalam wilayah Amerika Serikat dan warganya pun berkewarganegaraan Amerika ternyata enggak bisa memilih ketika pemilihan umum diselenggarakan. Jadi kurang lebih tuh kayak orang-orang keturunan Puerto Rico yang ada di Amerika itu enggak berhak jadi pencoblos gitu loh, Geng. di dalam pemilu. Jadi mereka tuh kayak dianggap sebagai tamu yang malah bisa memilih itu adalah orang-orang yang udah benar-benar kecampur keturunannya sama kulit putih dan orang-orang kulit hitam sebagian gitu. Selebihnya ya enggak boleh. Jadi benar-benar rasis mereka tuh dirasisin di anak tirikan. Nah, makanya Bunny bersuara soal itu. Bahkan di saat ini enggak ada perwakilan dari Puerto Rico di kongres Amerika Serikat. Padahal masyarakat mereka juga ramai di Amerika. Dan hal inilah yang menjadi alasan kenapa BNY sangat kritis terhadap perpolitikan Amerika, terutama terhadap kampanye anti imigran yang dibuat oleh Donald Trump. Nah, kritiknya dia terhadap Donald Trump itu bukan terjadi baru-baru ini aja, tapi udah sejak lama. Contohnya pada tahun 2018, setahun setelah Badai Maria menerjang, Bunny tampil di dalam acara The Tonight Show Staring Jimmy Vanen. Di saat itu dia mengkritik penanganan para korban akibat badai tersebut, termasuk warga keturunan Latin di saat itu ya. Nah, setelah 1 tahun badai itu lewat berlalu gitu ya, masih ada orang yang rumahnya tidak punya listrik. Di Amerika loh itu, Geng. Enggak punya listrik. Gimana ceritanya? Katanya negara adidaya ya kan. Ada lebih dari 3.000 orang meninggal dunia akibat badai tersebut dan Donald Trump masih menyangkal hal itu. Jadi selama yang meninggal bukan orang kulit putih menurut Donald Trump ya udah gitu. Nah, sikap kritik dari Bunny ini juga ditunjukkan oleh keputusannya Bunny yang tidak mau mengunjungi daratan Amerika Serikat untuk menggelar konser. Dia enggak mau menggelar konser di Amerika karena khawatir kesempatan tersebut malah dijadikan oleh otoritas Amerika untuk menangkap orang Latin yang menonton ya dan bermasalah secara keimigrasian. Jadi ibaratnya gini ya, misalkan nih gua orang Indonesia gitu ya, gua sebagai penyanyi di Amerika. Nah, gua itu enggak mau ngadain konser gua di Amerika. Karena kenapa? Dengan gua mengadakan konser gua di Amerika, otomatis kan orang-orang Indonesia itu kan pada ngumpul, pada pengin datang ya karena artisnya orang Indonesia. Nah, dengan begitu itu bakal jadi perangkap. Itu bakal jadi perangkap bagi warga Indonesia yang ada di sana untuk dilihat oleh para imigrasi yang bernama ICE tadi untuk ditandain, "Oh, ini orang Indonesia-Indonesia." Jadi mereka enggak perlu repot nyisirin kota-kota atau rumah-rumah lagi. Semuanya udah terperangkap di dalam satu konser. Nah, satu persatu mereka bisa ditangkap dan dideportasi. Nah, itulah yang ditakutkan oleh si Bet Bunny. Dia enggak mau membuat sebuah konser yang membuat orang-orang Latin bakal berkumpul di sebuah tempat. Tapi dia menyayangkan. Sebaliknya ketika dia memilih untuk mengadakan konser di Puerto Rico, semua penonton yang berasal dari Amerika itu bebas menonton Bunny langsung di Puerto Rico tanpa harus takut bakal ditangkap. Dan saat Bunny memenangkan Grammy kemarin, dia memulai pidatonya dengan mengkritik soal Ice, yaitu badan keimigrasian Amerika dengan seruan Ice Out. Nah, di dalam pidatonya itu, Bedbani juga bilang kalau kita yang merujuk kepada orang-orang Latin bukanlah orang biadab. bukanlah binatang, bukanlah alien. Kita adalah manusia dan kita orang Amerika. Kata Bet Bunny, "I gonna say out. We're not savage. We're not animals. We're not aliens. We are humans. And we are Americans." Kritiknya ini juga tertuang di dalam lagunya, Geng. Di dalam lagu Deb Tirar Mas Fotos, ada lirik yang membahas tentang kesulitan ekonomi, korupsi politik, dan hubungan yang enggak baik antara Puerto Rico dan Amerika Serikat yang mana Bunny mengungkapkan hubungan tersebut sebagai hubungan toxics. Nah, kemudian di lagu dia yang berjudul La Mudanza, Bed Bunny membuat lirik yang artinya orang-orang dieksekusi di sini karena mengibarkan bendera. Nah, yang mana ini adalah penggalan lirik yang merujuk kepada Undang-Undang Pembatasan Kebebasan berpendapat tahun 1948 yang mengkriminalisasi kepemilikan atau pengibaran bendera nasional Puerto Rico. Bahkan jika bendera tersebut dikibarkan di rumah sendiri. Nah, selanjutnya ada lirik lagu lagi yang judulnya Loku le Paso a Hawai. Ya, ini koreksi gua kalau salah dalam cara membacanya ya, Geng. Nah, jadi ini tentang penggusuran komunitas dan privatisasi sumber daya alam yang mana liriknya kalau diartikan itu artinya mereka ingin mengambil sungai dan juga pantaiku. Mereka menginginkan daerahku. Tidak. Jangan lepaskan bendera atau lupakan lelolai. Nah, aku tidak ingin mereka melakukan kepadamu apa yang terjadi kepada Hawai. Saat gua cari tahu apa maksud dari Lelolai. Ternyata lilolai itu adalah istilah budaya Puerto Rico yang merujuk pada gaya vokal atau nyanyian tradisional dalam musik jbaru yaitu musik rakyat Purtoorico. Lelola itu gimana ya? Kayak sebuah ucapan atau kebiasaan dari eh masyarakat adat Puerto Rico lah gitu. Nah, mungkin kalau di Indonesia tuh apa ya? Ada ada yang bisa ada yang bisa menjabarkan enggak makna dari lelolai dalam bahasa Puerto Rico? Mungkin di bahasa Indonesia juga ada tuh ciri khas bahasanya yang suka kita ucapin. Nah, mungkin kalian bisa tinggalkan komentar di bawah ya. Oke, terus dikatakan juga penampilan Bad Bunny di halftime Super Bowl kemarin itu bukanlah penampilan pertamanya dia, Geng. Soalnya di tahun 2020 dia pernah tampil di sana ketika diajak oleh Shakira serta Jennifer Lopez yang menjadi penampil utama. 2 tahun kemudian, Betunny menjadi artis dengan streaming paling banyak di dunia, 20 miliar lewat album Anverabo C di Spotify. Dan di tahun 2026 dia kembali tampil tapi kali ini sebagai penampil utama dengan performance yang begitu mencuri jutaan mata. Enggak hanya di Amerika, bahkan seluruh dunia melihat Bunny. Meskipun kayak gitu ya, sebelum pada akhirnya Bunny fix tampil di halftime Super Bowl, tiba-tiba tuh sempat ada petisi juga, Geng, agar Bad Bunny ini diganti aja sebagai penampil utama. Jadi, banyak yang minta kalau dia itu jangan sampai tampil di halftime Super Bowl. Tapi di saat itu, entah siapa yang membuat petisi itu. Padahal kalau dipikir-pikir penggemarnya Bunny itu banyak banget. Kok bisa ada orang yang membuat petisi seperti itu? Nah, sekarang gue pengen ajak kalian bahas soal beredarnya petisi untuk membatalkan penampilan Bunny di halftime Super Bowl. kita bahas. Jadi pada tanggal 28 September tahun lalu, National Football League atau MFL bersama dengan Apple Music dan juga Rock Nation mengumumkan bahwa Bad Bunny akan tampil di Apple Music Super Bowl LX Halftime Show yang ada di Livai Stadium yang terletak di Santa Clara, California pada hari Minggu tanggal 8 Februari 2026. Nah, saat NFL mengumumkan hal itu, banyak orang yang antusias dan enggak sabar dengan penampilan Bunny karena tahu dia selalu menonjolkan budaya Latin Amerika, terutama budaya Puerto Rico. Nah, yang paling antusias di saat itu adalah orang-orang Latin Amerika yang tentunya mereka banyak banget di Amerika karena mereka merasa belum pernah ada yang mengangkat budaya Amerika Latin di dalam acara halftime Super Bowl sebesar itu. Nah, kalau Bat Money tetap membawakan eh budaya Latin saat pertunjukan halfime Super Bowl, maka penampilan dia bakal menjadi yang paling unik dan paling beda dari penampil-penampil yang udah-udah alias dari penampilan musisi lain yang pernah ada dan bahkan di hari yang sama itu juga. Tapi ada juga nih, Geng, yang justru gak setuju ternyata dengan rencana Bunny tampil di halftime Super Bowl ini. Terutama dari sebagian kalangan konservatif di Amerika yang paling keras bersuara kalau Bunny itu enggak cocok tampil di Super Bowl. Dan suara paling keras di saat itu adalah Donald Trump. Karena nih orang emang benci banget sama orang Latin yang dia anggap sebagai imigran. Pihak Donald Trump itu gak suka dengan Bunny untuk tampil di Super Bowl karena dia lebih sering menggunakan bahasa Spanyol dibandingkan bahasa Inggris dan lebih sering menampilkan budaya Puerto Rico dan Latin ketimbang budaya Amerika. Nah, itulah yang membuat dia itu dibenci sama Donald Trump. Dan sampai pada akhirnya ada sebuah petisi muncul di Change.org yang diinisiasi oleh seorang pengguna dengan nama samaran Carshell yang berisikan bahwa Bunny yang berasal dari Puerto Rico tidak akan pantas dan tidak mampu untuk menyatukan negara, menghormati budaya Amerika, dan menjaga acara halfime Super Bowl tetap ramah terhadap keluarga, katanya gitu. Dan petisi tersebut sudah mendapatkan 81.000 tanda tangan loh, Geng. Sampai detik ini. Petisi tersebut menyebutkan kalau Super Bowl sebagai kesempatan untuk memberikan penghormatan kepada warisan musik Amerika yang kaya. Menurut Karshell ini ya, orang yang bernama samaran untuk membuat petisi tersebut tadi, dia bilang halftime ini seharusnya menjadi acara untuk menyatukan Amerika, bukan menghancurkannya dengan penampilan Bunny yang suka mengkritik-kritik pemerintah. Di dalam peti tersebut juga menggambarkan Bunny yang enggak terlihat merepresentasikan nilai-nilai Amerika karena penampilan dan gayanya yang termasuk ke dalam elemen drug dan estetika eksperimental yang dianggap berlawanan dengan ekspektasi keluarga ya atau family yang suka nonton Super Bowl yang mana ya ini akan merusak panggung Super Bowl menurut dia. Dan sebaliknya, petisi tersebut mendorong agar George Trade, yaitu seorang icon music country untuk menjadi pengganti dari Bad Bunny untuk tampil di acara tersebut. Straight ini disebut sebagai sosok yang mewujudkan hati dan jiwa musik Amerika serta memiliki kemampuan untuk melampaui generasi dengan lagu-lagunya dia yang tidak lekang oleh waktu," katanya. Dan informasi yang gua dapatkan dari The Washington Times, petisi tersebut bertujuan untuk mengembalikan halftime Super Bowl yang menampilkan persatuan, rasa hormat, dan kesenangan bersama. yang mana ini lebih ramah untuk keluarga yang menonton halftime Super Bowl. Kalau BNY menurut mereka itu terlalu memecah belah, katanya sih gitu. Dikatakan juga bahwa kritik terhadap Bad Bunny juga dipicu oleh sikap politiknya dia di masa lalu. Terutama terkait dia yang enggak suka terhadap kebijakan imigrasi yang diberlakukan di bawah pemerintahan Donald Trump. Meskipun menuai penolakan dari sebagian kalangan, banyak pihak yang justru mendukung Bet Bunny loh, Geng. Contohnya adalah Jennifer Lopez yang pernah mengundang Bet BNY juga di Super Bowl yang bilang kalau seni seharusnya tidak dibatasi oleh bahasa. Mau itu bahasa Inggris, mau itu bahasa Spanyol, ya semuanya seni. Nah, di dalam sebuah wawancara dengan Bet Bunny ketika dia ditanya mengenai tanggapan terkait kritikan terhadap dia, ya. Nah, dia ini cuma menjawab dengan nada bercanda ya. Dia bilang kalau orang Amerika yang berbahasa Inggris masih memiliki 4 bulan untuk belajar bahasa Spanyol sebelum Super Bowl digelar. Jadi dia malah mengajak orang Amerika untuk belajar aja deh bahasa Spanyol ketimbang gua yang harus manggung pakai bahasa Inggris katanya. Dan pihak dari NFL walaupun sudah mendapatkan tekanan agar mengubah penampil utama mereka dari Bad Bunny ke yang lain, tapi NFL menyatakan bahwa mereka enggak bisa mempertimbangkan untuk mencoret Bunny sebagai penampil utama. Makanya akhirnya Bunny kemarin tetap bisa tampil di halftime Super Bowl dan yah benar-benar heboh banget. Gila banget kemarin. Nah, sekarang gua bakal masuk nih, Geng, ke dalam inti pembahasannya, yaitu penampilan Bunny di halftime Super Bowl. Bagaimana sih dan apa sih yang menjadi kontroversinya? Kita bahas. Nah, pada akhirnya geng, Bunny pun tampil di halftime Super Bowl di tanggal 8 Februari 2026. Dia menjadi musisi Solo Latin berbahasa Spanyol pertama yang menjadi penampil utama di dalam acara tersebut. Penampilannya itu ikut bersama dengan musisi-musisi lain seperti Lady Gaga, Ricky Martin, Kardibi sampai dengan Jessica Alba. Penampilan Bunny itu berlangsung selama 13 menit dan sekejap itu mengubah acara tersebut menjadi sebuah penampilan yang penuh dengan unsur budaya dengan menggabungkan musik regeton, salsa, dan juga hip hop dengan simbol-simbol yang terinspirasi dari sejarah Purto Rico. Dia enggak cuma menyanyikan lagu-lagu yang hits, Bunny juga membuat pertunjukan yang memiliki alur cerita dan memiliki makna bagi komunitas Latin. Mulai dari ladang tebu ya, topi tradisional sampai dengan simbol-simbol tentang spesies yang terancam punah, serta cerita lintas generasi juga dia tampilin semua. Jadi dengan kata lain bisa dikatakan penampilan dia itu penuh dengan storytelling yang mana setiap adegannya dipertunjukkan untuk tujuan tertentu. Ada ceritanya, ada maknanya dan pertunjukan ini dimulai dengan latar ladang gula yang membawa pesan mengenai kritik terhadap eksploitasi pekerja yang ada di Puerto Rico. Nah, lalu dilanjutkan lagi dengan aksi panggungnya dia di atap rumah tradisional Puerto Rico yaitu Lakasita. dan dia sempat memainkan lagu yang berjudul Yopero Sola yang merupakan lagu dengan pesan anti misogini yang disuarakan untuk mendukung perempuan sejak tahun 2020. Di teras rumah Lakasita ada berbagai tokoh terkenal yaitu Carol G. Pedro Pascal, Jessica Alba, dan lain-lain yang mana mereka semua juga membawa identitas mereka sebagai orang Amerika Latin dan kehadiran mereka di sana untuk menyuarakan kampanye persatuan. Kemudian Bunny membawakan lagu berjudul El Apagon di sebuah miniatur tiang listrik sebagai bentuk protes kepada pemerintah soal kondisi ya kehidupan tanpa listrik yang menimpa wilayah Amerika Serikat selama beberapa bulan imbas dari badai Maria. Bad Bunny juga beberapa kali mengucapkan kalimat dalam bahasa Spanyol saat dia tampil tersebut. Geng. Di satu momen ya, kamera sempat menyorot ke ruang tamu di mana ada seorang ibu, ayah, dan anak laki-laki yang bernama Liam Khoed menonton cuplikan pidatonya Bunny saat memenangkan Grammy Awards. Nah, di dalam penampilannya Bunny menyerahkan piala Grammy tersebut kepada Liam Koneho ini. Yang mana sebenarnya Liam Koneho ini adalah korban yang ditahan oleh Ice pada akhir bulan Januari kemarin. Dan salah satu momen paling disorot adalah ketika ada penampilan seorang pria dan wanita yang menikah. Pada awalnya banyak yang mengira kalau itu adalah bagian dari koreografi aja, tapi ternyata itu adalah prosesi pernikahan sungguhan, Geng. Jadi benar-benar ada yang nikah di acara itu. Momen ini mengingatkan banyak orang dengan salah satu kalimat dari Bunny saat pidato dia di Gramy. Yaitu kalimat yang dalam bahasa Indonesia artinya tuh kayak gini. Satu-satunya hal yang lebih kuat dari kebencian adalah cinta. Dan jika kita harus berjuang, kita harus melakukannya dengan cinta. Get more powerful with more hate. The only theme that is more powerful than hate is love. Nah, dari informasi yang gua dapatkan di media tempo yang mengutip dari Associated Press, Bad Bunny ini bertindak sebagai saksi dan menandatangani akta nikah pasangan tersebut, Geng. Jadi niat banget ya, lagi manggung, lagi jadi saksi nikah orang gitu. Dan di akhir pertunjukannya, Bet Bunny membawakan bendera Puerto Rico dan mengucapkan kata-kata berbahasa Inggris pertama dia dan satu-satunya sepanjang pertunjukan itu ya dia bilang God bless Amerika. Dan selanjutnya dia menyebutkan nama setiap negara Amerika Latin mulai dari Meksiko, Puerto Rico sampai dengan Cuba. Selanjutnya ke Amerika Tengah serta Amerika Selatan yang sebelum akhirnya dia mengakhiri dengan nama Amerika Serikat, Kanada. lalu kemudian kembali lagi ke nama Puerto Rico. Nah, lewat penyebutan nama negara-negara tersebut, Bed Bunny menyampaikan pesan cinta dan persatuan dan banyak orang Latin yang pada akhirnya merasa dianggap karena tidak pernah ada di halftime Super Bowl sebelumnya. Negara mereka disebut di saat itu. Nah, bahkan Kanada pun juga disebut. Makanya banyak orang Kanada yang juga menyoroti penampilan dari Bunny kemarin. Sebenarnya nih, Geng. Di dalam penampilan Bunny tersebut enggak ada pesan-pesan yang berupa sindiran terhadap perpolitikan Amerika kalau dibandingkan dengan musisi lain yang ikut tampil di Super Bowl. Ya, soalnya selain Bad Bunny ada band P yaitu Green Day yang juga tampil tapi bukan di halftime show melainkan sebelum pertandingan dimulai. Nah, kalau halftime ini itu kan di tengah-tengah pertandingan Green Day. Di saat itu di awal sebelum pertandingan dimulai dia membawakan lagu secara meidle dengan eh lagu-lagu yang menyindir kebijakan Donald Trump. Dan Green Day membuka penampilan 5 menit mereka dengan cuplikan Good Ridens, Time of Your Life. Sebelum akhirnya membawakan lagu-lagu hits mereka seperti Holiday, Boulevard of Broken Dreams, terus akhirnya ditutup dengan lagu American Idiot. Lagu Holiday dan American Idiot itu sering digunakan untuk menyindir Donald Trump serta kebijakan maga atau Make America Great again. Nah, Holiday merupakan lagu anti perang dan sindiran politik dengan menyebutkan the representative of California, simbol politisi yang mendukung perang demi kepentingan ekonomi. Sementara untuk lirik dari American Idiot itu lebih terang-terangan lagi karena liriknya itu yang mengkritik suasana sosial dan politik di Amerika yang dianggap penuh propaganda. Nah, jadi bisa dikatakan ya kalau Grinde jelas-jelas menyindir, tapi Bunny sebenarnya dia enggak terlalu menyindir. Tapi entah kenapa penampilan dia itu justru membangkitkan semangat kritik terhadap Donald Trump karena dia membawakan budaya Latin tadi. Nah, terus geng penampilan Bunny yang dikatakan tidak ada kritik apapun sebenarnya ya, tapi justru membuat Donald Trump geram. Kenapa kira-kira? Dan apa reaksi dari Donald Trump? Kenapa dia kesal banget sama Bit Bunny? Nah, langsung aja kita bahas secara lengkap. Jadi, geng ceritanya ketika Trump tahu kalau Bad Bunny dan Green Day bakal tampil di halftime Super Bowl, dia itu pernah menyebutkan bahwa Bad Bunny dan Green Day itu merupakan pilihan yang buruk katanya yang cuma akan menabur kebencian. Nah, tapi ungkapan Trump tetap tidak menggoyahkan NFL untuk tetap mempertahankan Bunny serta Green Day supaya bisa tampil di dalam acara itu. Pasca penampilan Bunny di halftime Super Bowl, Donald Trump langsung memberikan komentar soal penampilan itu. Trump menuliskan di trut sosialnya dia yang mana di dalam tulisannya tersebut dia menyebutkan kalau pertunjukan halftime Super Bowl dengan Bad Bunny yang menjadi penampil utama adalah acara yang sangat-sangat buruk bahkan menjadi salah satu yang terburuk katanya. Donald Trump juga bilang kalau acara tersebut enggak masuk akal, merusak citra dari kebesaran Amerika, dan enggak mencerminkan standar kesuksesan, kreativitas atau keunggulan yang Trump harapkan. Donald Trump juga sepertinya menyindir Bunny yang banyak menampilkan bahasa Spanyol ketimbang bahasa Inggris. Dia bilang kalau enggak ada yang mengerti apa yang dibicarakan oleh Bunny ketika tampil di halftime Super Bowl tersebut. Dan menurut dia, tarian di dalam pertunjukan tersebut enggak pantas. terutama untuk anak-anak yang menonton di Amerika dan seluruh dunia. Padahal kalau gua lihat tariannya biasa aja sih yang namanya Amerika ya, negara bebas gitu kan biasanya banyak yang lebih parah. Kenapa yang Bunny dianggap enggak pantas aneh banget gitu. Terus Donald Trump juga menambahkan kalau pertunjukan Bunny ini terasa seperti penghinaan terhadap Amerika. Nah, soal pernyataan Donald Trump yang mengatakan enggak ada satuun yang mengerti setiap kalimat yang diucapkan oleh Bunny di dalam penampilan dia tersebut karena berbahasa Spanyol. Nah, faktanya geng justru sebaliknya. Informasi yang gua dapatkan dari media toovima.com, banyak orang Amerika Serikat yang sampai meluangkan waktu untuk mengambil kursus bahasa Spanyol untuk bisa menghafal lirik lagunya Bet Bunny. Gila enggak tuh? Nah, salah satu contohnya ada seseorang yang bernama Onil Thomas. Setelah dia mengetahui bahwa Bet Bunny bakal tampil di dalam halftime Super Bowl, dia mulai belajar melafalkan lirik lagunya Bunny dengan lantang. Hal ini menunjukkan bahwa orang Amerika justru merasa antusias dengan penampilan Bunny. Enggak seperti yang dikatakan oleh trump dan kubunya. Dan menurut gua juga ya, selain bahasa eh Prancis gitu ya, selain bahasa Prancis, bahasa Spanyol tuh termasuk bahasa yang seksi banget enggak sih, Geng? Kalian setuju enggak? Nah, terus geng Bunny di dalam pandangan banyak orang merupakan wujud dari perlawanan terhadap Donald Trump. Enggak hanya mengkritik Donald Trump, bahkan dia melawan kebijakan Donald Trump. Amerika Serikat sendiri menempati peringkat kedua dunia setelah Meksiko sebagai negara dengan jumlah penutur bahasa Spanyol terbanyak. Tapi Donald Trump enggak suka dengan keberagaman itu, Geng. Di tahun kemarin, Donald Trump menandatangani perintah yang menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi nasional sehingga melemahkan status bahasa lain yang ada di Amerika, termasuk bahasa Spanyol. Padahal di Amerika yang berbahasa Spanyol itu banyak banget. President Donald Trump is expected to sign an executive order on Friday design official language dan ditambah dengan berbagai kebijakan yang memperketat persyaratan English Procy, yaitu kemahiran berbahasa Inggris untuk berbagai profesi. Aturan ini jadi memaksa orang-orang yang menggunakan bahasa lain selain Inggris harus membiasakan diri untuk menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari mereka. Tapi Bet Bunny enggak mau melakukan itu. Dia tetap mempertahankan lirik lagu bahasa Spanyol melawan kebijakan yang dibuat oleh Donald Trump dan dia memaksa para pendengar yang harus berusaha memahami bahkan mempelajari bahasa Bunny itu sendiri yaitu bahasa Spanyol. Saking kesalnya Donald Trump dengan Bad Bunny yang tampil di halftime Super Bowl, kelompok konservatif dengan nama Turning Point USA malah mengadakan konser tandingan di halftime Super Bowl yang mereka sebut sebagai All American Halftime Show dengan menampilkan kit Rock dan sejumlah musisi-musisi lain. Konser itu dipromosikan di platform X oleh sejumlah tokoh yang berafiliasi dengan Donald Trump yang salah satunya adalah Pit Hexet yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan Amerika Serikat. Turning point USA itu didirikan oleh aktivis konservatif dan orang dekat di sekitar Donald Trump yaitu Charlie Kurk yang waktu itu menjadi korban dord-dor bolong lehernya itu loh, Geng. Insidennya itu kan udah pernah gua bahas tuh di video gue yang ini ya. Nah, jadi si Trump dan kelompoknya ini juga enggak mau kalah dengan penampilan Bunny dan dalam acara tersebut mereka lebih menonjolkan hiburan yang lebih sesuai dengan pandangan konservatif. Berbeda jauh dengan apa yang ditampilkan oleh Bunny di halftime Super Bowl. Terlepas dari itu semua, halftime Super Bowl menjadi selalu ditunggu-tunggu melebihi pertandingan itu sendiri. Nah, pertandingan tahun lalu yaitu Super Bowl Leak rata-rata ditonton oleh 127,7 juta penonton. Tapi penampilan halftime show yang menampilkan Kendrick Lemar bisa menarik jumlah penonton yang lebih besar lagi yaitu sekitar 133,5 juta penonton. Nah, di tahun ini Bad Bunny berhasil memecahkan rekor tersebut. Pertunjukannya ditonton oleh 135,4 juta orang di TV dan platform streaming melampaui semua halftime show sebelumnya. Bahkan kabarnya orang-orang sampai nahan ke toilet loh, Geng. Karena mereka enggak mau melewatkan penampilan Bunny yang cuma berapa menit itu. Setelah penampilan Bunny, ada sebanyak 761.000 toilet di New York disiram berbarengan dalam 15 menit setelah halftime show Super Bowl. Itu itu emang agak konyol gitu ya. Agak berita yang sebenarnya penting enggak sih ngebahas orang nyiram toilet di waktu bersamaan? Ya, ternyata itu penting. Itu artinya di saat Bunny tampil lagi perform, orang nahan pipis semuanya. Nah, di dalam hal itu, itu menjadi sebuah pemberitaan nasional. Terus, Geng, ada sebuah rumor yang cukup mengagetkan. Biasanya ya, ketika seorang musisi sedang ramai dibicarakan sehabis tampil di acara yang ee spektakuler dan dia pasti bakal diundang di mana-mana gitu kan. Nah, namun berbeda yang terjadi kepada Bunny. Dia malah dikabarkan menghilang setelah tampil di halftime Super Bowl. Dugaan ini terlihat di Instagramnya Bunny yang tiba-tiba kosong tanpa adanya unggahan apapun. Enggak ada foto profile, enggak ada following-nya. Dan saat ini profile Instagramnya cuma menampilkan nama asli dan link ke situs web albumnya dia. Walaupun banyak artis yang sering mengosongkan media sosial mereka sebelum mengumumkan proyek baru mereka biasanya gitu ya. Tapi saat ini Bunny benar-benar sedang menjalankan World Tour yang bakal berlangsung sampai bulan Juli. Oleh karena itu ya agak aneh gitu kenapa dia justru menghapus unggahan-unggahan atau uploadan di Instagram-nya dia. Kan dia lagi promo. Tapi sejujurnya banyak orang yang takut dengan keselamatan Bunny setelah dia tampil dari Super Bowl yang disertai dengan kritik dan kecaman terhadap dia. Nah, semoga ya dia baik-baik aja gitu, Geng. Ya, itu dia, Geng, pembahasan kita hari ini mengenai penampilan Bad Bunny di Halftime Super Bowl yang membuat Donald Trump kesal banget. Gimana, Geng, menurut kalian tentang hal ini? Coba tinggalkan komentar di bawah.
Resume
Categories