Syarah Doa-Doa Pilihan #18: Doa Diantara Dua Sujud - Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A
Kk04gkDAbuQ • 2025-06-16
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
doa atau zikirnya. Di antaranya duduk di
antara dua sujud, maka ternyata juga ada
zikir dan doanya. Zikir dan doanya bab
datang dalam dua hadis. Pertama dari
hadis Hudzaifah. Hudzaifah bnul Yaman
radhiallahu anhu ya. Hadis riwayat Abu
Daud, Ibnu Majah dan Ibnu
Khuzaimah. Dan ini kisah tentang salat
malam Nabi. Jadi Hudzaifah melihat Nabi
salat malam. Kemudian Nabi berdoa ketika
duduk di antara dua sujud. Rabbighfirli,
Rabbigfirli. Ya Allah ampuni aku. Ya
Allah ampuni aku. Dalam riwayat Ibnu
Khuzaimah Rasulullah berkata,
"Rabbighfirli." Kemudian kata Hudzaifah,
"Nahwan mimma sajat." yaitu semisal
lamanya sujud. Sehingga bisa disimpulkan
bahwasanya Nabi ketika mengucapkan
rabbighfirli, beliau ulang-ulang sampai
selama seperti lamanya apa? Sujud itu.
Rabbighfirli, rabbigfirli, rabbighfirli,
rabbighfirli, rabbigfirli. Terserah
berapa kali semisal ketika sedang su
sujud. Yang jelas diulang-ulang
rabbighfirli, rabbigfirli. Ini doa yang
pertama yang
ee terkait dengan duduk di antara dua
sujud. Doa yang kedua datang dari hadis
Ibnu Abbas radhiallahu taala
anhuma dan datang dalam beberapa
redaksi. Redaksi yang pertama perhatikan
ini dengan lima doa. 1 2 3 4 5.
Allahumagfirli ya Allah ampunilah aku.
Warhamni rahmatilah aku. Waafini
selamatkanlah aku. Wahdini beri petunjuk
kepadaku. Warzuqni berilah rezeki
kepadaku. Ini hadis riwayat Abu Daud.
Hadis Abu Daud ada lima. Ampuni aku,
rahmati aku, selamatkan aku, berilah
keselamatan kepadaku. Alafiah. Afi ini
maksudnya berilah aku alafiah. Dan
alfiah maksudnya keselamatan. Wahdini,
berikan aku hidayah. Warzuqni berikan
aku riz
rezeki. Kalau igfirli, berikan aku
magfirah. Warhamni berikanlah aku
rahmat. Afini berikanlah aku alafiah.
Wahdini, berikanlah aku hidayah.
Warzukni berikanlahu rezeki. Ini lima
doa. Datang riwayat
Tirmidzi sama hadis Ibnu Abbas ada
tambahan wajburni. Allahumagfirli
warhamni wajburni wahdini warzuqni.
Wajburni yaitu tambahlah
kekuranganku. Diambil dari kata jabrul
kasr. Jabrul kasr itu maksudnya patah
kemudian ditambal sehingga sempurna
kembali. Jadi ya Allah tambahlah
kekurangan-kekuranganku. Tambahlah
kekurangan kekuranganku.
Kemudian dalam riwayat yang lain, hadis
riwayat Ibnu Majah ada tambahan warfi,
yaitu rabbigfirli warhamni wajburni
warzuqni
warfi. Angkatlah aku. Warfani artinya
angkatlah
diriku. Sehingga kalau kita simpulkan
ada tujuh lafal permintaan. Tujuh
permintaan dalam ee doa duduk di antara
dua sujud. yaitu gfirli warhamni waafini
wahdini warzuqni wajburni warfni
warfani. Hadis ini disahihkan oleh Syekh
Albani
rahimahullah juga Syekh Al-Arnaud pakar
hadis abad ini yaitu dua orang Syab
Alarnaud di menghasankan hadis ini
karena jalurnya banyak dan Syekh Albani
rahimahullah dan disahihkan oleh ulama
terdahulu seperti Al-Hakim dan juga
an-Nawawi rahimahumullah.
Sehingga hadis ini ee hadis yang sahih
dan bisa kita gunakan untuk
doa. Datang dalam hadis yang sangat
sahih dalam Sahih Muslim, Rasulullah
mengajarkan doa ini. Yang pertama ada
seorang datang kepada Rasulullah, dia
berkata, perhatikan ini dalam Sahih
Muslim. Tapi bukan Rasulullah ajarkan
bukan waktu ketika salat, tapi di luar
salat. Ya, datang dalam Sahih Muslim,
yaitu di luar salat.
Ya, di luar salat.
Yang pertama ee ada seorang berkata, "Ya
Rasulullah, kaifa aqulu hina asalubi."
Dia bilang, "Ya Rasulullah, bagaimana
aku berdoa hina asal rabbi ketika aku
memohon kepada Allah." Apa yang aku
ucapkan ketika berdoa kepada Rabbku? Dia
minta diajarin doa. Maka Rasulullah
mengajarkan qala qul katakanlah
Allahfirli warhamni waafini warzuqni.
Jadi mau doa kapan-kapan kita doa dengan
doumagfirli warhamni wafini warzuqni.
Setelah Rasul ajarkan empat doa ini,
Allahumfirli warhamni waafini warzuqni
wajibahu ibam. Rasulullah kumpulkan
tangannya begini kecuali jadi jempol
Rasulullah karena empat permintaan.
Allahumagfirli warhamni waafini
warzuqni. Kemudian kata Rasul sahu
alaihi wasallam, dia kumpulkan tangannya
selain jadi
jempol. Fainna haulai tajmaulaka dunyaka
wa akhirataka. Sesungguhnya empat
kalimat ini, empat doa ini mengumpulkan
bagimu duniamu dan akhiratmu. duniamu
dan
akhiratmu.
Ya, kalau akhirat yaitu allahumagfirli
warhamni ya lebih spesifik.
Kalau dunia afini warzuqni. Berilah aku
keselamatan dan juga berikan aku rezeki.
Tentu semuanya juga mengandung dunia dan
akhirat. Tapi intinya ee karena kita
juga butuh ampunan dunia dan akhirat,
kita juga butuh rahmat dunia dan
akhirat. Kita juga butuh keselamatan
dunia dan akhirat. Kita juga butuh
rezeki dunia dan akhirat. Tapi secara
spesifik ampunan dan rahmat ini untuk di
akhirat. Kemudian
ee keselamatan dan rezeki di dunia. Maka
Rasulullah mengatakan, "Kalau kau doa
dengan empat doa ini, maka engkau telah
mengumpulkan kebaikan duniamu dan
kebaikan apa? Akhiratmu." Jadi ini doa
spesial karena dia datang kepada Nabi.
"Ya Rasulullah, gimana cara aku berdoa?"
Maka Rasulullah ajarkan doa yang
singkat, yaitu minta empat ini.
Allahumagfirli warhamni waafini
warzuqni. Ini doa secara umum bukan
dalam salat. Kemudian juga dari Thariq
dalam Sahih Muslim, an Thariq bin Asyam
al-Asja'i. Thariq bin Asyam
al-Asja'ai qala dia berkata, "Kan rajulu
aslama adalah seorang kalau masuk Islam
alamahun nabiyu shallallahu alaihi
wasallam. Kalau dia masuk Islam Rasul
ajarin salat gimana cara salat. Setelah
salat tumma amarahu yadua biul kalimat."
Kemudian Rasulullah alaihi wasallam
suruh dia berdoa dengan doa
ini. Allahumagfirli warhamni wahdini
waafini warzuqni. Ini tambah ada wahdini
lima doa. Allahumagfirli warhamni
wahdini waafini warzuqni. Lima. Jadi
Rasulullah ajarkan langsung ini doa
awal-awal yang hendak diucapkan oleh
orang baru masuk Islam. Karena orang
baru masuk Islam sangat butuh ampunan,
sangat butuh rahmat, sangat butuh
hidayah, sangat butuh keselamatan,
sangat butuh rezeki. Maka setiap ada
orang masuk Islam, Rasulullah ajarin
salat. Kemudian Rasul sahu alaihi
wasallam ajarkan untuk berdoa dengan
lima doa
ini. Apa doanya? Allahumagfirli
warhamni. Ada tambah wahdini wahdini
waafini
warzuqni. Tib.
Sehingga dari sini kita tahu bahwasanya
doa ini doa yang kita baca baik
rabbigfirli wagfirli atau doa yang kita
baca ini dengan tujuh permintaan.
1 2 3 4 5 6 7 ini adalah doa yang
penting karena ditunjukkan dalam
hadis-hadis yang lain Rasulull Sallahu
Alaihi Wasallam mengajarkan seorang
untuk berdoa dengan doa ini dan kalau
ada orang masuk Islam Rasul Sallahu
Alaihi Wasallam ajarkan dengan doa
tersebut sementara kita dianjurkan untuk
baca setiap kali duduk di antara dua dua
sujud. Paham ibu-ibu?
Tib. Kita
lanjut ee
berikutnya. Fikih yang terkait dengan
hal ini duduk di antara dua sujud ya.
Pertama tadi sudah kita singgung jika
membaca rabbigfirli maka boleh
diulang-ulang tidak ada batasan jumlah
tertentu. Ya, seorang sekali cukup
berulang juga boleh. Seba dalam hadis
Ibnu Ibnu Khuzaimah sebutkan nahwan
minas shaat kata eh nahwan minas sujud
kata Hudzaifah bin Yaman ketika Rasul
sahu alaihi wasallam duduk di antara dua
sujud beliau berkata,
"Rabbigfirli ya Allah ampunilah aku."
Kemudian beliau tambah nahwan minas
sujud yaitu selama seperti ketika beliau
sujud. Dan kita tahu Nabi kalau salat
malam sujudnya lama atau sebentar? Lama.
Berarti Rasulullah tidak cukup
mengucapkan rabbigfirli. Apalagi dalam
riwayat sebelumnya. E dalam riwayat
sebelumnya disebutkan Rasulullah
mengulang. Rabbighfirli rabbigfirli.
Maksudnya diulang-ulang. Maka seorang
boleh ketika duduk di antara du sujud
rabbighfirli rabbighfirli rabbighfirli
rabbigfirli sampai dia merasa cukup baru
dia kemudian sujud lagi. Allahu akbar.
Jadi duduk di antara sujud dia
ulang-ulang rabbighfirli rabbigfirli
rabbigfirli. Kemudian yang kedua untuk
membaca doa yang kedua maka dianjurkan
digabungkan semuanya. Maka dianjurkan
digabungkan semuanya. Ini fatwa dari
Imam Nawawi rahimahullahu taala dalam
kitabnya Almajmu Syar Muhazzab jilid 3
halaman 414. Kata beliau, "Fal ikhtiat
yang lebih hati-hati." Ya, kata beliau
lebih
hati-hati. Wal ikhtiar yang
terpilih. Kata beliau lebih hati-hati
yang lebih
hati-hati. Dan yang terpilih anyajma
bainar riwayat gabung. digabungkan. Dia
menggabungkan seluruh riwayat yang
datang tentang doa model kedua. Wati
bijami alfatiha. Dia bawa bawakan
seluruh
lafalnya. Seluruh lafalnya. Lafal
[Musik]
doanya. Wahiya berapa tadi? Dan dia ada
berapa? Saba. Ada tu ada tujuh. Coba apa
sih tujuh itu? Oke. Boleh nyontek?
Silakan.
Ya
Allahumagfirli
warhamni waafini wahdini warzuqni tambah
wajburni tambah warfni gak urutan juga
enggak apa-apa yang penting
tujuh-tujunya disebut allahumagfir gak
apa-apa allahumagfirli warhamni wahdini
waafini warzuqni
wajburni warfni seperti Rasulullah
sebutkan sini ini sama yang doa orang
baru masuk Islam cuma di tengahnya
ditambah wahdini allahumagfirli warhamni
dan kita bilang empat allahumagfirli
warhamni terus
warzuqni tengahnya tambah wahdini terus
tambah wajburni sama
warf sudah hafal coba ulang tutup mata
coba bapak hafal juga bapak ya
Allahummagfirli warhamni wahdini waafini
warzuqni wajburni warfan enggak urutan
enggak
apa-apa saya dulu waktu masih kecil saya
hafal Allahumagfirli warhamni wajburni
warfani wahdini waafini warzuqni gak
apaa Apa? Karena kita lihat lafal kedua
juga enggak urutan, lafal ketiga juga
tidak urutan. Dan kita boleh ganti
Allahumagfirli dengan Rabbigfirli.
Dua-duanya datang dalam riwayat.
Allahumagfirli atau Rabbighfirli.
Rabbighfirli warhamni wajburni warfni
wahdini wafini
warzuqni wa wafini warfani. Yang tidak
sahih wafu anni enggak
ada. Wafu anni tidak ada. Perhatikan ya.
Tidak ada lafal
apa? Wafu
anni enggak ada. Ada sebagian nambah.
Allahumagfirli warhamni wajibani wahdini
wafu ani wafu ani gak. Yang ada wagfirli
rabbigfirli yang ada. Allahumma
allahumagfirli.
Allahumagfirli. Oke itu yang ee kedua.
Jadi berusaha kita datangkan ke
tujuh-tujunya sebagaimana nasihat dari
Al Imam Annawawi rahimahullah dalam
kitab MajmuSyarul Muhadzab. Bab
pertanyaan berikutnya, bolehkah kita
berdoa tambahan selain
tujuh? Maka pendapat yang benar boleh,
tapi sebaiknya kita fokus pada doa dari
Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ini
fatwa Syekh Bin Bas rahimahullahu taala
saya bacakan. Beliau berkata, "Waidza
qala ziadatan." Dan kalau dia ucapkan
tambah fala basa maka tidak mengapa
tambah dari tujuh tadi. Kaayyaqul
seperti dia berkata Allahfirli
waliwalidaiya. Ya Allah ampunilah aku
dan kedua orang tuaku. Boleh enggak?
Boleh. Ini fatwa Syekh bin Bas. Kalau
engak fatwa Syekh Utsimin. Saya pernah
dengar langsung ya. Karena mereka
mengatakan ini tempatnya doa. Yang
paling bagus kita berdoa dengan doa
Nabi. Tapi kalau kita ada keperluan kita
boleh na nambah. Seperti kita bilang,
"Rabbighfirli waliwalidaiya atau
allahumkilni jannatak wjini minanar."
Kemudian kata Syekh bin Baz, "Walakin
yuksiru minadua bil magfirah." Tapi
hendaknya perbanyak ampunan. Hendaknya
perbanyak minta
ampunan,
perbanyak
istigfar. Kenapa
perbanyak? Fima baina sidatain eh lima
warada anin Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Karena Nabi memang perbanyak
istigfar ketika duduk di antara dua
sujud. Rabbighfirli, rabbigfirli,
rabbighfirli. Kita tambah warhamni
wajburni warfani. Atau kita tambah
rabbighfirli wali walidaiya warhamni
wajburni. Boleh ya. Tentunya jika
ditunda hingga sujud atau sebelum salam
ini lebih baik. Kenapa lebih baik?
Karena ada perintah khusus dari Nabi
sallallahu alaihi wasallam untuk
perbanyak doa ketika sujud atau sebelum
apa? Sebelum salam. Ya. Dan Nabi
mengatakan walathayar minadai masyaa
sebelum salam kata Nabi. Kemudian dia
berdoalah dan hendaknya dia pilih doa
yang dia suka kata Nabi. Walakyar
minadai masyaa dan hendaknya dia pilih
doa yang mana dia suka maka boleh doa
apa saja. Tapi seandainya dia selipkan
ketika duduk di antara dua sujud dia
tambah rbighfirli wali walidaiya maka
tidak ee dilarang. Ya. Adapun Nabi
memang beliau tidak mencontohkan
wali-walidaya karena memang beliau tidak
pernah mendoakan kedua orang
tuanya. Tidak ada sama sekali Rasulullah
mendoakan kedua orang tuanya. Karena
memang ada daldal yang menunjukkan kedua
orang tuanya tidak meninggal dalam
kondisi apa? Muslim. Maka kita tidak
akan dapati Nabi mencontohkan berdoa
wali-walidaiyah enggak ada. Enggak ada.
Rabbighfir walidah enggak ada. Dalam doa
manaun Rasulullah tidak pernah berdoa
rabbighfirli waliwalidaiya.
Tapi makanya ketika kita tambah sebagian
ulama membolehkan tentunya yang lebih
lebih nyaman, lebih tenang kita berdoa
dengan tujuh lafal tadi. Itu saya rasa
sudah cukup. Rabbighfirli wali eh
rabbigfirli
warhamni. Rabbighfirli warhamni wajburni
warfni wahdini waafini
warzuqni warfa. Masalahnya kadang kita
lupa untuk doakan kedua orang tua kita,
tapi kalau kita sudah sering baca
insyaallah terbiasa. Dan di antara
bentuk berbakti kepada orang tua adalah
mendoakan kedua orang tua. Bahkan
sebagian ulama mengatakan setiap salat,
setiap salat maka selipkan doa untuk
kedua orang tua terutama ketika sujud
atau ketika sebelum salam. Selipkan.
Rabbighfirli waliwalidaiya.
Rabbigfirli. Ini terkait dengan ee apa
namanya? Fikih terkait dengan doa doa
tersebut ya.
Tayib. Berikutnya kita akan bahas makna
dari doa tersebut. Yang ini yang paling
penting. Karena kalau seorang memahami
maknanya, dia akan doa dengan khusyuk
dan dia tahu bahwasanya dia sangat butuh
kepada doa kepada Allah Subhanahu wa
taala. Ya, terutama saat-saat sekarang
ya banyak
PHK dan selalu kita rasa butuh kepada
Allah meskipun rezeki lagi banyak tetap
butuh doa kepada Allah agar bisa
mengelol rezeki tersebut. Dan ketika
tidak punya rezeki atau kekurangan
rezeki juga kita berdoa kepada Allah
Subhanahu wa taala agar diberi rezeki
yang
halal. Tib. Kandungan doa ada tujuh
lafal kita bahas yang
pertama di antaranya rabbfirli Allah
atau Allahumma gfirli. Boleh kita
ulang-ulang. Rabbigohfirli rabbi gfirli
rabbi gfirli. Boleh. Ya Allah berikanlah
aku maghfirah. Dan sudah sering kita
bahas. Magfirah maknanya ada dua. Itu
meminta kepada Allah. Assitr ditutup dan
al-wiqayyah
perlindungan. Karena almagfirah diambil
dari kata migfar. Migfar adalah helm
yang digunakan oleh prajurit yang
fungsinya dua adalah menutup kepala dan
yang kedua mencegah dari dampak pedang
musuh. Sehingga ketika mengenai kepala
tidak terluka karena ada helm yang
melindunginya. Dan kalau kita bilang
sama Allah, "Allahumagfirli." Ya Allah
berilah aku maghfirah. Maknanya
tutupilah aib-aibku. Sesungguhnya aibku
itu yang sangat banyak ya Allah. di
dunia maupun di akhirat. Sebagian orang
aibnya ditutup di dunia tapi dibongkar
di akhirat. Sebagian orang aibnya
dibongkar di dunia sebelum di akhirat.
Yang kita mau kita ditutup aib kita
dunia maupun di akhirat. Siapa sih di
antara kita yang tidak punya aib? Kita
semua pasti punya aib. Kita pasti punya
dosa. Dosa yang dilakukan
terang-terangan apalagi dosa yang
dilakukan tatkala bersendirian. Dan doa
dosa itu pasti punya dampak. Pasti punya
dampak. Oleh karenanya seorang perbanyak
istigfar. Rabbighfirli. Rabbigfirli.
Saya saya pernah kajian, saya punya
kajian khusus baru di-upload tentang
agungnya doa minta ampunan. Bahkan
Rasul, bahkan Ibnu Taimiyah dalam
kitabnya Jamiul Masail jilid 6 beliau
berkata, "Watolabul abdi eh
almagfirah eh khairun min jamiid doa."
Ya, tholabul insan. Seorang memohon
ampunan kepada Allah ya atau istigfarul
insan. Seorang manusia minta ampun
kepada Allah ya lebih baik daripada
seluruh doa. Lebih baik daripada seluruh
doa ya. Karena asal segala permasalahan
adalah dosa-dosa yang kita lakukan. Dosa
pandangan, dosa penglihatan, dosa lisan,
dosa hati. Nah, ketika kita banyak
istigfar maka semua itu akan ya
berkurang dan akan sirna.
Oleh karenanya dalam salat sendiri
seluruh gerakan ada minta ampun. Seluruh
gerakan dari istiftah ada doa minta
ampunan. Kemudian ketika rukuk ada doa
minta ampunan. Ketika iktidal ada doa
minta
ampunan.
Ketika sujud ada minta doa ampunan.
Ketika duduk di antara dua sujud ada
minta doa apa? Ampunan. Ketika sebelum
salam ada minta doa ampunan. Habis salam
juga is istigfar.
Jadi ternyata salat itu isinya
istigfar. Ketika istiftah apa doanya?
Allahumma baid baini waini kata bainal
masal magrib. Allahumma nakini minal
khat. Minta diampuni ya Allah. Bersihkan
dosa-dosaku. Demikian jum Allahumma
antal antal maliku la ilahailla anta.
Ya. Ee kemudian anta anta
rabbi. Apa namanya? Dalamtu nafsi. Ya,
dalam do tersebut nafsi wataro bidambi.
Ya Allah, aku telah berbuat zalim kepada
diriku dan aku menguki dosa-dosaku.
Fagfirli, ampunilah aku. Ini doa
istiftah, ada doa seperti itu juga.
Ketika rukuk apa doanya?
Subhanakallahumma rabbana wabihamdika
allahumma gfirli. Ketika iktidal juga
ada doa minta ampun. Ya rabbana lakal
hamdu milus wul ardhi wu ma'ta min
ba'du. Allahumma thahirni balji wal bar
wal mail bar. Allahumma thhir dunubi wal
kayau minal wasak. Itu juga doa ketika
iktidal minta diampuni, dibersihkan
dosa-dosa. Ketika sujud juga ada doa
subhanakallahumma rabbana wamdika
allahumma gfirli atau rbigfirli dambi
kullahu diqqohu wa jillahu wa awalu wa
akhirahu waatahu sirrahu. Seperti kita
belajar pada pertemuan yang lalu. Duduk
di antara dua sujud sama rbighfirli
rabbigfirli rbighfirli rbighfirli.
Kemudian ketika sebelum salam juga ya
allahumagfirli ma qaddamtu w akartu wa
asrartu juga minta ampunan. Setelah
salam bilang apa? Astagfirullah.
Astagfirullah. Astagfirullah.
Maka istigfar adalah doa yang terbaik
dari seluruh doa. Kata Syikhul Islam
Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala.
Makanya Nabi sallallahu alaihi wasallam
bersabda, "Tuba liman wajada fihifatihi
istigfaran." Sungguh beruntung orang
mendapati dalam catan amalnya banyak
istigfar. Karenanya ibu-ibu sering
istigfar, Ibu-ibu ya. Lagi masak
astagfirullah, astagfirullah. Lagi naik
mobil astagfirullah, astagfirullah,
astagfirullah. Apalagi kalau lagi di
mall lebih banyak lagi. Astagfirullah,
astagfirullah,
astagfirullah. Jadi banyak
istigfar. Mumpung lisan kita masih bisa
kita gerakkan. Ada saatnya lisan sudah
tidak bisa digerakkan, tidak bisa lagi
bermunajat kepada Allah subhanahu wa
taala. Jadi intinya rbighfirli maknanya,
"Ya Allah tutupilah aibku di dunia dan
di akhirat dan jauhkanlah aku dari
dampak maksiat. Lindungilah aku dari
dampak maksiat karena maksiat itu pasti
punya pengaruh. Tidak bisa mungkin tidak
punya pengaruh dan pengaruh pertama dia
menyerang hati." Makanya rasul sahu al
wasallam
bersabdana
abdunamban. Jika seorang hamba melakukan
dosa, maka distempel pada hatinya
stempel hitam. Semakin banyak semakin
menghitam. Kalau sudah semakin menghitam
maka dia yang susah. Dia susah tidak
semangat ibadah, tidak semangat baca
Quran. Salat malam kok malas-malasan,
dengar kajian ngantuk. Ya, tapi kalau
maksiat masyaallah semangat ya. Semangat
nonton drama Korea, semangat drama
India, semangat lihat tas branded,
semangat lihat berita selingkuh apalagi
lebih semangat lagi. Berarti apa? Hati
bermasalah. Hati
bermasalah. Kenapa? Dia tidak sadar.
Orang banyak pikir kalau dia bermaksiat
menyerang fisiknya, menyerang
ekonominya. Tidak. Terkadang bukan itu
yang diserang. Yang diserang adalah
hatinya. sehingga dia tidak semangat
beribadah, susah untuk khusyuk, bangun
malam susah ya. Waliyadzubillah. Ini
yang pertama. Yang kedua, Ibu dirahmati
Allah Subhanahu wa taala, di antara doa
lafal yang kedua apa?
Warhamni. Ya Allah berilah kasih sayang
kepadaku. Kasih sayangnya yaitu
rahmatilah aku. Dan ini di antara doa
juga banyak minta rahmat dari Allah
Subhanahu wa taala. Karena seorang masuk
surga dengan rahmat Allah. masuk surga
dengan rahmat Allah. Kata Nabi
sallallahu alaihi wasallam, ahadun alnah
biamalihi. Tidak seorang pun akan masuk
surga dengan amalnya. Kata sahabat,
"Wala anta Rasulullah, engkau juga tidak
demikian." Kata Rasul wasallam, "Wala
ana, saya pun tidak mau surga dengan
amalku. Walakin ayatallahu birahmatihi."
Tapi Allah memberi rahmat kepadaku
sehingga aku bisa masuk surga. Ya, maka
kita minta dirahmati oleh Allah
subhanahu wa taala ya. Sering kita ber
Rabbighfirli warhamni. Innaka antal
gfurur rahim.
Ya, ya Allah rahmatilah hamba-Mu ini.
Rahmatilah. Kalau Allah sudah k sayangin
kita, menyayangi kita, sudah akan datang
banyak kebaikan kepada kita. Karena kita
disayang oleh Allah Subhanahu wa taala.
Maka hendaknya kita melakukan
sebab-sebab yang bisa mendatangkan kasih
sayang Allah kepada kita. Semua
lafal-lafal hadis kalau ada kasih
sayang, kasih sayang kita kerjakan. Ya,
seperti kalau laallakum turhamun. Kalau
baca Al-Qur'an dengarin. Ada yang baca
Al-Qur'an maka apa?
Dengarin. Laul la laula
tastagfirunallah. Hendaknya kalian
beristigfar agar dirahmati oleh Allah
Subhanahu wa taala. Ya. Kemudian juga
misalnya
rahimallahu amroan sha qoblal asri
arbaan. Semoga Allah merahmati seorang
yang salat 4 rakaat sebelum asar.
Contohnya Rasulullah bersabda,
"Rahimroan qoma minallail." Yaitu semoga
Allah merahmati suami yang bangun malam
kemudian bangunkan istrinya untuk salat
malam. Dan semoga Allah merahmati
seorang wanita yang salat malam kemudian
bangunkan suaminya untuk salat malam.
Pengin dirahmati Allah, bangun malam
cari muka sama Allah agar dirahmati oleh
Allah subhanahu wa taala. Di antara agar
dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala
selain berdoa kepada Allah melakukan
sebab-sebab di antara ikhtiar agar
dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala.
berbuat rahmat kepada orang lain, kepada
makhluk Allah yang lain. Kata Nabi
sallallahu alaihi wasallam, "Man la
yarham la yurham." Siapa yang tidak
merahmati, dia tidak akan dirahmati oleh
Allah. Rasul sahu alaihi wasallam
bersabda, "Irhamu man fil ard yarhamkum
man fisama."
Rahmatilah penghuni bumi, maka yang di
langit angat akan merahmatimu. Ya, jadi
sering timbulkan kasih kasih sayang,
kasihan itu di antaranya kasihan. Bahkan
Rasulullah mengatakan, "Asyata in
rahimtaha rahimakallah." Ada seorang
datang kepada Nabi, "Ya Rasulullah, saya
kalau nyembelih kambing kau rasanya
kasihan." Kata
Rasulullah, "Kambing pun kalau kau
kasihan sama dia, Allah akan mengasih
Allah akan
mengasihimu." Jadi di antara doa Nabi
sallallahu alaihi wasallam ee
ee
Allah munkaral masakin mencintai
orang-orang miskin. Jadi kalau lihat
orang miskin tu kita
kasihan. Kasihan lihat orang. Kasihan
lihat orang jualan enggak laku tuh
kasihan. Ya kalau kasihan cuma kasihan
doang. Kasih duit dong. Kasihan-kasihan
doang kasih duit ya. Lihat orang susah
ya. Lagi musim hujan jualan es enggak
ada yang beli
kasihan. Jualan apa cilok depan rumah
enggak ada yang beli-beli
kasihan. Kasihan. Maksudnya kalau kita
punya rasa kasihan kita akan dikasihani
oleh Allah Subhanahu wa taala. Di
antaranya juga kata Allah subhanahu wa
taala, inna rahmatallahi qoribun minal
muhsinin. Sesungguhnya rahmat Allah
sangat dekat dengan orang-orang yang
berbuat baik. Jadi kalau sering berbuat
baik sama orang, kita dirahmati oleh
Allah subhanahu wa taala. Siapa yang
dirahmati oleh Allah diampuni selesai.
Makanya Ibnu Qayyim berkata, "Annaajatu
minanar bimagfiratillah." Selamat dari
neraka karena ampunan Allah. Wadhulul
jannah birahm birahmatillah. Masuk surga
karena rahmat Allah. Ya. Kemudian
waqtisamul manzil w darajat bil amal.
Adapun level di surga baru dengan amal
saleh. Banyak sedikitnya amal saleh.
Tapi selamat dari neraka dengan apa?
Ampunan Allah. Kalau kita enggak
diampuni enggak
selamat. Kalau kita masuk surga karena
rahmat
Allah. Makanya dua ini doa yang sangat
penting. Sering minta ampunan dan sering
dirahmati oleh Allah Subhanahu wa taala.
Tayib.
Ee jadi kita minta warhamni ya Allah
rahmatilah aku. Ya. Ya. Ya arhamar
rahimin. Wahai zat yang maha penyayang.
Yang paling sayang di antara semua yang
sayang kepadaku adalah Engkau ya Allah.
Maka sayangilah
aku. Tib yang ketiga. Wahdini. Ya Allah
berilah petunjuk kepadaku. Ini juga doa
yang sangat penting. Dan betapa banyak
Rasulullah berdoa dengan minta hidayah.
Ya Allahukal hudaq walla Allahumahdi
qbi. Ya Allah berilah petunjuk kepada
hatiku. Rasulullah sering minta hidayah
ya. Wahdini ya Allahdini fiman hadit
waafini fiman afait. Rasulullah minta
hidayah ya. Dan yang jelas kita dalam
setiap salat lima waktu kita baca ihdina
asiratal mustaqim. Ya Allah berilah
petunjuk kepada kami kepada jalan yang
lurus. Tib hidayah ada beberapa yang
kita perlu. Yang pertama, hidayah di
dunia. Hidayah dalam kehidupan dunia
ketika kita masih hidup. Dan ini juga
banyak yang kita butuhkan. Artinya agar
kita ketika kita mengucapkan wahdini,
kita tuh bisa konsen bahwasanya
sebenarnya kita ini sangat butuh dengan
hidayah. Pertama hidayah ada dua.
Hidayatul irsyad yaitu agar kita bisa
ngerti. Rasulullah Allah
tunjukkan, Rasulullah tunjukkan, para
dai tunjukkan. Kita ngaji, kita ngerti.
Itu namanya hidayatul apa? Irsyad.
Ditunjukkan dan kita ngerti. Tetapi kita
tidak butuh cuma itu. Kita butuh untuk
bisa melaksanakannya. Itu namanya
hidayatul taufik agar bisa menjalankan.
Banyak orang tahu hidayah Ilsa, tapi
belum tentu bisa melakukannya. Ya,
ngerti ngaji, tetapi ngerti-ngerti
doang. Suruh ngerjain enggak mau.
Ya, sebagian umahat ngerti bahwasanya
kunci masuk surga berbakti sama suami.
Sudah ngerti. Ngaji
berulang-ulang. Tapi ketika
melaksanakannya sangat berat. Masih aja
ngomel, masih aja angkat suara. Ya,
padahal ngajinya sudah pintar. Bahkan di
antaranya panitia
pengajian. Tapi kalau suruh nerapan, ya
itu butuh hidayah taufik. Hidayah
taufik. Kita butuh dua hidayah. Kita
ngerti ini bukan cukuma di situ. Kalau
ngerti doang repot. Yang paling yang
setelah kita ngerti yang lebih penting
adalah bagaimana kita bisa mengamalkan.
Maka kita bilang Allahummahdini. Ya
Allah beril petunjuk kepadaku. Ya Allah
berilah petunjuk agar aku ngerti.
dan agar aku bisa dapat hidayah untuk
bisa
melaksanakannya. Tib apa yang mau kita
laksanakan dunia hidayah apa? Pertama
ditunjukkan jalan yang
benar. Kita pengin ditunjukkan jalan
yang
benar. Tib satu. Kemudian kita pengin
istiqamah di atas jalan
tersebut. Makanya kita bilang
ihdinasiratal mustaqim. Ada orang kafir
bilang, "Kalian minta petunjuk?" Belum
dapat petunjuk. Sudah. Cuma kita pengin
istiq istikamah. Petunjuk dasar Islam
merupakan petunjuk. Siapa yang masuk
Islam berarti dapat petunjuk. Tetapi
butuh komitmen di atas Islam
tersebut. Kalau tidak orang bisa murtad,
bisa keluar dari Islam kembali. Yang
ketiga, biar ditambah hidayahnya,
ditambah ilmunya. Kita ini masih banyak
hidayah yang kita belum tahu. Masih
banyak ilmu yang belum kita ketahui,
masih banyak ya kebahagiaan yang belum
kita ketahui. Kita minta Allahumma
ihdinasiratal mustaqim. Ya Allah bukalah
bagiku cakrawalacak cakrawala kebaikan
agar aku bisa mengerjakannya. Aku ingin
tahu banyak kebahagiaan Al-Qur'an aja
kita belum selesai baca dari awal sampai
akhir dengan tadabur. Padahal dalam
Al-Qur'an sudah lautan ilmu. Terlalu
banyak hidayah yang belum kita tahu.
Maka kita selalu minta Allahumahdini.
Allahumahdini. Masih banyak, masih
banyak hadis yang kita enggak tahu.
Padahal setiap hadis ada
ilmunya. Setiap ayat ada ilmunya. Setiap
hadis ada ilmunya. Ini maksudnya kasih
gambaran bahwasanya kita masih butuh,
sangat butuh banyak hidayah. Kita
alhamdulillah sudah dapat hidayah.
Hidayah Islam meninggalkan kekufuran.
Ini hidayah Islam alhamdulillah dan kita
ingin istikamah tapi masih butuh
hidayah-hidayah yang
lain. Kemudian yang keempat kita pengin
hidayah dalam segala
hal. Dan bagaimana bisa jadi hidayah
dalam segala hal? Saya contohkan ya.
Kita sering bingung dan bengong tidak
tahu apa yang bisa kita lakukan. Ngurus
anak itu butuh hidayah. Ilmu sudah ada,
tapi ngurus anak satu demi satu, setiap
anak punya permasalahan itu butuh
hidayah. Kalau enggak kita enggak bisa
ngurusin anak,
susah. Ngurus suami juga butuh apa?
Hidayah. Istri, suami banyak maunya,
banyak maunya, banyak omongnya, banyak
cita-citanya. Ah, ini ngurus ini enggak
gampang. Ngurus apa? Suami harus dapat
hidayah. Bisa ngurus suami yang pas.
Gimana minta sama Allah? Teori sudah
ngerti. Tapi ngurus suami sama ngurus
istri juga ternyata tidak semudah yang
dibayangkan. Maintenance-nya tidak
semudah yang
dibayangkan. Tergantung model istri yang
mana. Ya. Tapi maksud saya ternyata
ngurus-ngurus itu enggak gampang.
Bertetangga yang sesuai dengan petunjuk
Rasulullah juga tidak mudah. Butuh
hidayah. Minta sama Allah minta hidayah,
minta hidayah. Bersilaturahmi yang baik,
berhadapan dengan kakak yang bermasalah,
adik yang bermasalah. berhadapan dengan
ibu semua butuh
hidayah. Kita ini selalu butuh hidayah.
Kita bingung bagaimana menghadapinya.
Enggak tahu sudah serahin sama Allah.
Yang penting minta petunjuk terus gimana
menghadapi permasalahan ini. Ya, artinya
kita sebagian orang bermasalah apa? Duit
ada, ilmu ada, tapi enggak bisa. Dia
enggak bisa apa-apa. Enggak tahu
bagaimana cara mengatasi. Mulai dari
mana. Bingung. Ya, makanya minta
hidayah. Ini menunjukkan kita senantiasa
butuh hidayah. Setiap hamba selalu
merasa harus selalu merasa membutuhkan
Allah agar diberi hidayah. Kapan dia
selalu merasa butuh Allah, dia tidak
akan ditinggalkan oleh Allah subhanahu
wa taala. Kapan dia ditinggalkan oleh
Allah? Ketika dia merasa, "Ah, saya
sudah tahu nih. Ah, gampang." Ah, itu
biasanya ditinggalkan sama Allah.
Makanya di antara doa Nabi sallallahu
alaihi wasallam, "Ya hayu ya qayyum
birahmatika
win." Ya Allah ya hayyu ya
qayyum ya birahmatika astag dengan
rahmatmu aku mohon
pertolongan. Perbaikilah segala
urusanku. Urusan rumah tanggaku, urusan
ekonomiku, urusan silaturahmiku, urusan
semua
urusanku. Wala takilni nafsi. Dan
janganlah kau biarkan aku bersandar
kepada diriku th fatain meskipun hanya
sekejap mata. Yaitu Rasulullah tidak
pengin ditinggalkan oleh Allah meskipun
sekejap mata. Nah, merasa butuh kepada
hidayah setiap saat yang harus kita
hadirkan. Minimal membantu kita untuk
merasakan ini. Kita berdoa setiap kali
beraktivitas. Minimal
demikian.
Minimal seperti saya kalau mau pengajian
saya berdoa ya. Kalau saya tidak lupa,
"Ya Allah mudahkan saya isi pengajian."
Kadang-kadang saya enggak tahu mau ngisi
apa. Bingung ya. belum selesai baca
materi, bismillah baca doa ya sudah
nanti ada aja apa namanya
ya ada aja petunjuk ya kita mau ngapain.
Jadi minimal kita ketika menunjukkan
kepada Allah bahwasanya kita butuh
dengan kita ber berdoa. Kita berdoa ya
kita naik pesawat berdoa mau turun gak
tahu di bawah sini ada apa. Berdoa sama
Allah Subhanahu wa taala masuk kota yang
belum kita masukin sebelumnya. Enggak
tahu ada musibah apa, ada apa, orang
jahat sama kita. Berdoa dengan doa masuk
apa?
Kota. Jadi kita ikatkan diri kita dengan
doa agar kita selalu diberi apa?
Hidayah. Di antara permintaan hidayah
adalah doa setiap kita berakti
beraktivitas. Oleh karenanya orang yang
diberi anugerah menghafal doa-doa Nabi
itu luar biasa ya. Karena hatinya selalu
bergantung kepada Allah Subhanahu wa
taala. Tayb ini hidayah ketika kemas
kita masih hidup. Ternyata kita juga
butuh hidayah ketika menghadapi
sakaratul maut. Iniak
gampang di antara doa Nabi sallallahu
alaihi
wasallam
ya maut ya membuat jangan aku beriman
kepada engkau dari aku digoda oleh setan
ketika akan meninggal meninggal dunia
karena mati ada
fitnahnya ya di antara doa azubika eh
allahum min auzubika min adabi jahanam
fitnil mahya wal mamat. Di antara
tafsiran fitnah almamat adalah fitnah
ketika kematian, ketika menghadis
sakaratul maut. Setan akan mengerahkan
segala
tenaganya
ya untuk menggoda
kita. Bagaimana seorang berlindung
kepada Allah agar dia tidak digoda oleh
setan. Anatakbatani setanal maut. Aku
berlindung jangan sampai di goda setan
ketika akan meninggal dunia. Di
antaranya kita doa azubika min fitnatil
mahya min fitnatil mamat ya. Karena kita
butuh hidayah ya. Bagaimana seorang bisa
menghadapi ujian sangat berat ketika
sakaratul maut. Bayangkan orang
meninggal kita saja kalau sakit sudah
pikiran macam-macam ya enggak? Ketika
corona sudah pikiran macam-macam enggak?
Macam-macam itu padahal corona cuma
begitu-begitu aja ya baru kena sudah
kena pertama sudah gelisah ada apa ini?
Ada apa ini? Sudah pikiran macam-macam.
Enggak, enggak menunjukkan kita enggak,
enggak tegar. Gimana kalau kita sudah
mau mati ya, setan datang dengan segala
kemampuannya. Kalau Allah tidak memberi
hidayah kepada kita, kita tidak bakalan
bisa. Sama hidayah ketika ditanya oleh
dua malaikat di kuburan. Ini juga kita
butuh petunjuk agar bisa menjawab
pertanyaan para para malaikat. Kemudian
di
antaranya adalah hidayah ketika bangkit.
dari kuburan hingga ke surga ini juga
butuh hidayah. Coba Ibu-ibu buka surat
Muhammad ayat 4 sampai
6. Jadi hidayah bukan cuma di dunia aja.
Kita butuh hidayah di ketika mau
meninggal, butuh hidayah ketika di alam
barzakh. Dan kita minta semua hidayah
tersebut hidayah ketika dibangkitkan di
hari kiamat kelak. Saya bacakan firman
Allah Subhanahu wa taala dari ayat 4.
Kata
Allah kata
Allahum kalau Allah berkehendak Allah
akan menangkan kaum muslimin tapi tidak
selalu
menang. Allah mentakdirkan sebagian
peperangan menang, sebagian peperangan
kalah.
Allah takdirkan demikian, tidak selalu
menang. Kenapa? Agar menguji kalian.
Kemudian kata Allah, "Selah itu bagi
yang mati syahid, walladina qutilu
fiilillahi falan." Dan orang-orang yang
mati syahid dalam medan pertempuran
tidak akan Allah sia-siakan amal mereka.
Kemudian kata Allah,
"Sayahdihim, Allah akan beri petunjuk
kepada mereka." Ti beri petunjuk kepada
mereka setelah mati. I kan, bukan
sebelum mati.
Jadi di sini perfirman Allah,
sayahihimuslihu Allah akan beri petunjuk
kepada mereka dan perbaiki keadaan
mereka. Maksudnya setelah mereka
meninggal meninggal
dunia. Di antaranya Allah akan masukkan
mereka ke dalam surga arhahum. Ada dua
tafsiran, yaitu Allah akan memberikan ee
wangi dari surga. Dan tafsiran kedua
Allah akan tunjukkan kepada mereka
menuju surga. Jadi ketika mereka bangkut
bangkit dari kuburan, mereka tahu tempat
mereka di mana. Karena Allah mengatakan
arafaha lahum. Allah kenalkan surga
kepada mereka sehingga mereka mudah
untuk menuju
surga. Dalam hadis disebutkan bahwasanya
seorang ketika menuju surganya lebih dia
lebih mudah daripada menuju rumahnya di
dunia. Mudah. Jadi tak ke sini kalau
kita
di dunia kadang salah belok ya.
Kalau di akhirat gak, dia lebih mudah
menuju surganya. Kenapa? Karena Allah
yang kenalkan. Jadi ternyata kita butuh
hidayah ketika
dibangkitkan. Prosesnya sangat panjang.
Ketika disidang oleh Allah kemudian
dihisab, dimizan, melewat sirat, ini
semua butuh hidayah. Makanya ketika kita
minta Allahumahdini, bukan cuma hidayah
ketika di dunia. Kita sangat butuh
hidayah di dunia ketika meninggal di
alam barzakh dan ketika dibangkitkan.
Tib. Ini doa yang ketiga. Doa yang
berikutnya apa,
Ibu-ibu? Tadi Allahumahdini eh apa
namanya?
Allahummagfirli warhamni
wahdini.
Terus terserah wajib bururni ya. Boleh
ya? Bebas saja sih. Yang
keempat, wajburni yaitu apa? Jabr.
Jabrul kasar. Yaitu kalau bahasa kita
apa? Menambal. Menambal
kekurangan. Menambal
kekurangan. Ini biasanya ee orang yang
sakit ditambal supaya menjadi sehat.
Maksudnya demikian. Jadi ada kekurangan
yang kita alami hendaknya diperbaiki
atau menambal atau memperbaiki
kekurangan.
di antaranya
ee ee makanya dikatakan dam Jibron
seperti orang yang melakukan pelanggaran
ketika haji, maka dia harus membayar
dengan dam yaitu memotong kambing yang
disebut dengan dam Jibron, yaitu kambing
penambal karena kekurangan yang dia
lakukan. Nah, dalam hidup ini kita
banyak kekurangan ya, kekurangan. Kita
kurang dalam menunaikan hak orang tua,
kita kurang dalam menunaikan hak istri,
hak suami, hak anak-anak. Ya Allah
kuatkan aku agar aku bisa menambal
kekuranganku. Dalam ibadah juga kita
banyak melakukan apa? Kekurangan. Salat
kurang khusyuk, maka kita biasanya
tambal dengan salat rawatib, salat-salat
sunah. Makanya dalam hadis disebutkan di
hari kiamat kelak Allah menyuruh
malaikat untuk lihat salat sang hamba.
Kalau ada
kekurangan kata Allah halu minuin at
apakah dia punya salat-salat sunah?
Kalau ada maka kata Allah tutuplah
kekurangan dari salat-salat
fardunya. Jadi kita masih banyak
melakukan apa? Kekurangan dalam ibadah,
dalam muamalah. Maka kita mohon kepada
Allah agar menambal segala kekurangan
kita. Apalagi yang kelima?
Warfi.
Bebas ya. Dua pintar ibu-ibu.
Masyaallah. Warfi. Angkatlah aku itu
angkatlah
derajatku. Derajatku menjadi mulia. Ya.
Menjadi mulia di sisi Allah Subhanahu wa
taala. di
sisimu. Ya. Ya. Di antaranya seperti apa
cara mengangkat derajat? Gimana caranya?
Di selain doa, apa ikhtiar agar derajat
diangkat? Kalau laki-laki ke masjid
karena setiap langkah kaki akan
mengangkat derajat dan akan mengurangi
dosa. Langkah kaki setiap langkah.
Makanya para sahabat dahulu yang ada
sebagian rumah mereka jauh, mereka
enggak mau pindah dekat masjid. Mereka
pengin jalan jauh dari dari rumah ke
masjid. Ya, karena apa namanya? Setiap
langkah mengangkat derajat. Bayangkan
kalau seorang ke
masjid 100 m, 100 m berapa langkah?
Taruhlah 70 langkah, 100 m. Kalau 200 m
sudah 150 langkah, bolak balik 300
langkah. Sudah berapa derajat diangkat,
berapa dosa
dihapuskan. Di antaranya tawaf. Tawaf
juga setiap langkah mengangkat derajat
menghapuskan
dosa-dosa. Di antaranya sujud. Kata Nabi
sallallahu alaihi wasallam, innaka lan
tasjud sajadatan.
Tidaklah kau sujud karena Allah kecuali
diangkat derajat dan dihilangkan
dosa-dosa. Allah berfirman,
"Wasjud, sujudlah dan dekatlah." Makanya
jangan malas-malas sujud. Perbanyak
sujud. Perbanyak sujud. Makanya ada
seorang bilang, "Ya Rasulullah, aku
ingin menemani engkau di surga." Kata
Rasulullah, "Aw girizalik, tidak ada
permintaan lain? Ini permintaan berat.
Jadi teman nabi di surga berarti
surganya tinggi. Kata dia, "Hua saya
tidak ada minta yang lain ya
Rasulullah." Maka Rasulullah mengatakan,
"Fainni alik ala nafsika bikatrati
sujud." Bantulah aku agar aku bisa
syafaat kepadamu dengan kau harus banyak
sujud. Karena kau minta syafaat spesial.
Syafaat Nabi kan bertingkat-tingkat.
Sekarang kau minta syafaat agar
derajatmu tinggi. Mirip dengan apa?
Dekat dengan Nabi. Ya tentu tidak
sejajar tapi dekat dengan Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Ini syafaat
spesial. Agar kau layak mendapatkan
syafaat tersebut, kau harus banyak apa?
Sujud. Maka kita dapati para salaf
dahulu di antara hobi mereka hobinya
salat. Imam Ahmad diriwayatkan sehari
salat 300 rakaat. Imam Ahmad ketika
beliau sakit, beliau kalau enggak salah
100 rakaat. Kalau kita phata, sakit
berapa? Sakit
seadanya ee sehat seadanya, sakit.
Sebagian kita tidak salat
lagi. Subhanallah.
Sebagian s saya lupa sebagian salaf saya
lupa siapa namanya disebutkan
ketika mau apa namanya
mau jumatan dia masuk ke masjid dan dia
salat kan sunahnya seorang salat
sampai khatib naik mimbar dia salat ada
yang hitung 36
rakaat datang pagi-pagi salat sampai 36
rakaat jadi hobinya
salat dan itulah Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam kata ras wasallam jailat
qatu aini fat Allah menjadikan
kebahagiaanku
salat kita ini masih salatnya masih
dalam kondisi
beban. Coba kita rubah kita salat dalam
kondisi nikmat sehingga kita menikmati.
Bah kalau mau menikmati salat gak boleh
lama-lamaak gak boleh cepat-cepat
maksudnya harus dinikmati.
Alhamdulillahabbilamin sambil dinikmati
sampai kita merasakan kelezatan salat
tersebut merasakan
kebahagiaan. Jadi kalau semakin banyak
sujud semakin tinggi derajat ya. Maka
seorang minta warfi. Ya Allah angkatilah
aku derajatku. di sisimu ya diangkat di
depan manusia okelah tapi bukan hakikat
yang hakikat adalah seorang tinggi di
sisi Allah Subhanahu wa taala ya saya
sering bilang ibu-ibu jangan terpedaya
dengan tinggi di hadapan komunitas ya
karena manusia ngelihat kita itu
dengan ekonom ya kalau ibu-ibu pakai tas
branded sepatu branded jilbab branded
suaminya apalagi branded insyaallah
semua hormat luar Luar biasa lewat semua
ngelihat pasti dihormati. Karenanya yang
manusia itu menilai dengan apa? Dengan
dengan dunia. Tapi apakah ibu bernilai
di sisi Allah? Belum
tentu. Belum
tentu. Bisa jadi seorang yang mungkin
tidak kita pandang, sangat miskin,
berkulit hitam, tidak ke salon, ternyata
dia mulia di sisi Allah Subhanahu wa
taala. Yang tentu yang terbaik kita
mulia di dunia dan di akhirat. Tapi
maksudnya kita berdoafa ni, "Ya Allah
angkatlah derajatku di sisimu." Itu
maksudnya derajatmu di sisimu. Derajatku
di sisimu. Tib berikutnya apaagi?
Apa?
Warzuqni warzuqni. Berilah aku
rezeki. Tentu rezeki yang maksudnya
adalah halal dan baik. Halalan apa?
Thayyiban. Halal dan baik. Kita gak mau
rezeki yang tidak halal. Problem pertama
kalau tidak halal hisabnya
susah. Ini kayaknya ragu-ragu tinggalin
aja. Enggak usah spekulasi. Rezeki kita
tidak berubah. Mau cara A, cara B, cara
C rezekinya sama. Tinggal kita yakin
aja. Kalau cara A ternyata bermasalah,
tinggalin aja. Enggak usah cari yang B.
B bermasalah cari C ya. C bermasalah
cari D. Pintu rezeki masih
banyak. Tapi kalau sudah tenggelam salah
satu
cara haram syubhat kita
jalani rezekinya segitu saja. Rezekinya
segitu saja. Yang jadi masalah dampaknya
setelah itu hisabnya susah ya di akhirat
berat. Oleh karena kita minta rezeki dan
ini tidak mengapa rezeki. Bahkan sebbaan
ulama menafsirkan rezeki sini umum.
Bukan cuma rezeki berupa materi, rezeki
yang lain seperti rezeki kebahagiaan,
rezeki suami yang saleh, rezeki istri
yang salehah, rezeki anak yang saleh,
rezeki
ilmu. Rezeki ilmu. Ilmu itu juga rezeki.
Kalau diberkahi maka orang ilmunya
bertambah
cepat. Bukti menunjukkan sebagian orang
nuntut ilmu lama, tapi ilmunya enggak
nambah-nambah. Benar atau tidak? Sudah
ngaji 10 tahun gitu-gitu aja. Benar atau
tidak, Ibu-ibu? Benar. Benar, ya.
Nah, dia minta supaya ilmunya bertambah,
bermanfaat ya. Karena ilmu juga adalah
rezeki. Tapi intinya kita minta rezeki
yang halal. Kita butuh rezeki ya. Dan
kita selalu minta rezeki dalam salat
kita karena banyak rezeki yang kita
butuhkan baik yang berupa materi maupun
yang non
materi. Seorang kalau
diberi apa namanya? Pasangan yang
saleh-saleh mah itu nikmat luar biasa.
Makanya Rasulullah mengatakan adunya
mata. Dunia itu adalah mata yaitu
perhiasan yang akan sirna. Whairu mata
dunya alarat shihah. Dan
sebaik-baik perhiasan dunia, kesenangan
yang menyenangkan adalah istri yang
salehah. Sebaliknya bagi wanita
sebaik-baik rezeki yang menyenangkan
kesenangan adalah suami yang yang saleh.
Ya, itu luar biasa kalau Allah kasih
kepada kita. Ya. Yang terakhir apa,
Ibu-ibu? Waafini. Kelupaan.
Waafini, yaitu berilah keselamatan
padaku. Keselamatan banyak ya.
keselamatan terkait dunia, terkait
akhirat, terkait
dunia, terkait
akhirat, terkait dunia banyak. Maksudnya
selamat yaitu agar kita sehat di antara
di antara selamat di dunia kita sehat
ya. Ya, sakit ya tentu ada tapi tidak
sampai membuat kita akhirnya tidak bisa
ibadah dan yang lainnya itu kita minta
keselamatan. keselamatan harga diri kita
juga pengin diselamatkan ya dan
lain-lain. Keselamatan di dunia yang
penting juga terkait akhirat yaitu
selamat
dari syubhat
misalnya. Selamat dari fitnah
syahwat. Ini tidak kalah penting zaman
sekarang kita minta keselamatan.
Betapa banyak orang berjatuhan di depan
fitnah syahwat dan betapa banyak orang
berjatuhan di depan fitnah syubhat. Ya,
apalagi zaman sekarang di mana syubhat
dan syahwat sangat mudah untuk diakses.
Sangat mudah diakses ya. Sudah lama
ngaji kena fitnah syahwat selesai ya.
Sudah lama ngaji kena fitnah syubhat ya
timbullah keraguan ya. Timbullah
keraguan terhadap apa yang diyakini
selama ini. Tidak ada ketenangan ya.
syubhat. Maka kalau sudah terkena
syahwat sama dia mulai kecanduan melihat
ini, nonton ini ya kecanduan dan
macam-macam. Akhirnya rumah tangganya
kacau ya, tidak ada ketenangan, tidak
ada kebahagiaan. Sudah kena syahwat dia
lihat pasangannya tidak ada
ketertarikan. Bagaimana hidup sama
pasangan kita sendiri tidak bersyahwat
kepadanya? Tidak ada ketertarikan.
Kenapa? Karena kita
bermaksiat. Kita bermaksiat dengan
melihat yang
haram, membuat hubungan yang tidak yang
haram. Akhirnya kita sama pasangan
sendiri tidak merasakan kebahagiaan dan
kalau kita tidak berarti kita menderita.
Menderita
ya. Oleh karenanya kita berdoa kepada
Allah Subhanahu wa taala agar diberikan
apa?
Keselamatan. Ini saja yang saya
sampaikan. Ibu yang dirahmati Allah
Subhanahu wa taala. Coba doanya diulang.
Allahumma Allahumagfirli
warhamni wahdini waafini warzuqni
wajburni terus
warfni sudah tujuh lengkap kalau mau
ditambah rbighfirli waliwalidaiya boleh
aja tapi kalau dengan doa nabi tentu
lebih lebih baik rabbikfir wal
hidayahnya diucapkan ketika sebelum
sujud atau ee ketika sujud atau sebelum
apa sebelum salam. Demikian saja ibu-ibu
yang dirahmati Allah subhanahu wa taala.
Semoga ibu-ibu dimudahkan menghafal doa
ini dan selalu dibaca ketika sedang
sedang salat. Saya ulangi lagi yang
penting bukan mengucapkannya tapi
bagaimana penghayatan kita ke kita yang
mengucapkannya. Jadi usahakan kita salat
dengan kita nikmati dengan kita
menikmati. Baca pelan-pelan saja.
Rabbighfirli warhamni wajburni
warfahini waafini ya apalagi warzuqni.
Baca pelan-pelan aja, gak usah
buru-buru. Kalau masih pengin lagi,
ulangi lagi. Rabbighfirli warhamni.
Ulangi lagi. Gak apa-apa. Kita boleh
duduk lama kok. Boleh duduk lama. Dan
salat Nabi itu seimbang. Kalau beliau
sujudnya lama, maka duduk di antara dua
sujudnya seperti sujudnya dan Nabi
salatnya di kalau semuanya cepat,
semuanya cepat. Kalau semuanya lama,
semuanya lama. Karena doa salatnya Nabi
seimbang. Wallahuam bisab. Demikian
saja, Ibu-ibu dirahmati Allah Subhanahu
wa taala. sebagai ibu menjadi
istri-istri yang salehah, dikumpulkan
bersama keluarga di surga kelak. Amin ya
rabbal alamin. Wabillah taufik hidayah.
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Resume Requeue
Read
file updated 2026-02-12 01:20:04 UTC
Categories
Manage