Syarah Doa-Doa Pilihan #18: Doa Diantara Dua Sujud - Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A
Kk04gkDAbuQ • 2025-06-16
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id doa atau zikirnya. Di antaranya duduk di antara dua sujud, maka ternyata juga ada zikir dan doanya. Zikir dan doanya bab datang dalam dua hadis. Pertama dari hadis Hudzaifah. Hudzaifah bnul Yaman radhiallahu anhu ya. Hadis riwayat Abu Daud, Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah. Dan ini kisah tentang salat malam Nabi. Jadi Hudzaifah melihat Nabi salat malam. Kemudian Nabi berdoa ketika duduk di antara dua sujud. Rabbighfirli, Rabbigfirli. Ya Allah ampuni aku. Ya Allah ampuni aku. Dalam riwayat Ibnu Khuzaimah Rasulullah berkata, "Rabbighfirli." Kemudian kata Hudzaifah, "Nahwan mimma sajat." yaitu semisal lamanya sujud. Sehingga bisa disimpulkan bahwasanya Nabi ketika mengucapkan rabbighfirli, beliau ulang-ulang sampai selama seperti lamanya apa? Sujud itu. Rabbighfirli, rabbigfirli, rabbighfirli, rabbighfirli, rabbigfirli. Terserah berapa kali semisal ketika sedang su sujud. Yang jelas diulang-ulang rabbighfirli, rabbigfirli. Ini doa yang pertama yang ee terkait dengan duduk di antara dua sujud. Doa yang kedua datang dari hadis Ibnu Abbas radhiallahu taala anhuma dan datang dalam beberapa redaksi. Redaksi yang pertama perhatikan ini dengan lima doa. 1 2 3 4 5. Allahumagfirli ya Allah ampunilah aku. Warhamni rahmatilah aku. Waafini selamatkanlah aku. Wahdini beri petunjuk kepadaku. Warzuqni berilah rezeki kepadaku. Ini hadis riwayat Abu Daud. Hadis Abu Daud ada lima. Ampuni aku, rahmati aku, selamatkan aku, berilah keselamatan kepadaku. Alafiah. Afi ini maksudnya berilah aku alafiah. Dan alfiah maksudnya keselamatan. Wahdini, berikan aku hidayah. Warzuqni berikan aku riz rezeki. Kalau igfirli, berikan aku magfirah. Warhamni berikanlah aku rahmat. Afini berikanlah aku alafiah. Wahdini, berikanlah aku hidayah. Warzukni berikanlahu rezeki. Ini lima doa. Datang riwayat Tirmidzi sama hadis Ibnu Abbas ada tambahan wajburni. Allahumagfirli warhamni wajburni wahdini warzuqni. Wajburni yaitu tambahlah kekuranganku. Diambil dari kata jabrul kasr. Jabrul kasr itu maksudnya patah kemudian ditambal sehingga sempurna kembali. Jadi ya Allah tambahlah kekurangan-kekuranganku. Tambahlah kekurangan kekuranganku. Kemudian dalam riwayat yang lain, hadis riwayat Ibnu Majah ada tambahan warfi, yaitu rabbigfirli warhamni wajburni warzuqni warfi. Angkatlah aku. Warfani artinya angkatlah diriku. Sehingga kalau kita simpulkan ada tujuh lafal permintaan. Tujuh permintaan dalam ee doa duduk di antara dua sujud. yaitu gfirli warhamni waafini wahdini warzuqni wajburni warfni warfani. Hadis ini disahihkan oleh Syekh Albani rahimahullah juga Syekh Al-Arnaud pakar hadis abad ini yaitu dua orang Syab Alarnaud di menghasankan hadis ini karena jalurnya banyak dan Syekh Albani rahimahullah dan disahihkan oleh ulama terdahulu seperti Al-Hakim dan juga an-Nawawi rahimahumullah. Sehingga hadis ini ee hadis yang sahih dan bisa kita gunakan untuk doa. Datang dalam hadis yang sangat sahih dalam Sahih Muslim, Rasulullah mengajarkan doa ini. Yang pertama ada seorang datang kepada Rasulullah, dia berkata, perhatikan ini dalam Sahih Muslim. Tapi bukan Rasulullah ajarkan bukan waktu ketika salat, tapi di luar salat. Ya, datang dalam Sahih Muslim, yaitu di luar salat. Ya, di luar salat. Yang pertama ee ada seorang berkata, "Ya Rasulullah, kaifa aqulu hina asalubi." Dia bilang, "Ya Rasulullah, bagaimana aku berdoa hina asal rabbi ketika aku memohon kepada Allah." Apa yang aku ucapkan ketika berdoa kepada Rabbku? Dia minta diajarin doa. Maka Rasulullah mengajarkan qala qul katakanlah Allahfirli warhamni waafini warzuqni. Jadi mau doa kapan-kapan kita doa dengan doumagfirli warhamni wafini warzuqni. Setelah Rasul ajarkan empat doa ini, Allahumfirli warhamni waafini warzuqni wajibahu ibam. Rasulullah kumpulkan tangannya begini kecuali jadi jempol Rasulullah karena empat permintaan. Allahumagfirli warhamni waafini warzuqni. Kemudian kata Rasul sahu alaihi wasallam, dia kumpulkan tangannya selain jadi jempol. Fainna haulai tajmaulaka dunyaka wa akhirataka. Sesungguhnya empat kalimat ini, empat doa ini mengumpulkan bagimu duniamu dan akhiratmu. duniamu dan akhiratmu. Ya, kalau akhirat yaitu allahumagfirli warhamni ya lebih spesifik. Kalau dunia afini warzuqni. Berilah aku keselamatan dan juga berikan aku rezeki. Tentu semuanya juga mengandung dunia dan akhirat. Tapi intinya ee karena kita juga butuh ampunan dunia dan akhirat, kita juga butuh rahmat dunia dan akhirat. Kita juga butuh keselamatan dunia dan akhirat. Kita juga butuh rezeki dunia dan akhirat. Tapi secara spesifik ampunan dan rahmat ini untuk di akhirat. Kemudian ee keselamatan dan rezeki di dunia. Maka Rasulullah mengatakan, "Kalau kau doa dengan empat doa ini, maka engkau telah mengumpulkan kebaikan duniamu dan kebaikan apa? Akhiratmu." Jadi ini doa spesial karena dia datang kepada Nabi. "Ya Rasulullah, gimana cara aku berdoa?" Maka Rasulullah ajarkan doa yang singkat, yaitu minta empat ini. Allahumagfirli warhamni waafini warzuqni. Ini doa secara umum bukan dalam salat. Kemudian juga dari Thariq dalam Sahih Muslim, an Thariq bin Asyam al-Asja'i. Thariq bin Asyam al-Asja'ai qala dia berkata, "Kan rajulu aslama adalah seorang kalau masuk Islam alamahun nabiyu shallallahu alaihi wasallam. Kalau dia masuk Islam Rasul ajarin salat gimana cara salat. Setelah salat tumma amarahu yadua biul kalimat." Kemudian Rasulullah alaihi wasallam suruh dia berdoa dengan doa ini. Allahumagfirli warhamni wahdini waafini warzuqni. Ini tambah ada wahdini lima doa. Allahumagfirli warhamni wahdini waafini warzuqni. Lima. Jadi Rasulullah ajarkan langsung ini doa awal-awal yang hendak diucapkan oleh orang baru masuk Islam. Karena orang baru masuk Islam sangat butuh ampunan, sangat butuh rahmat, sangat butuh hidayah, sangat butuh keselamatan, sangat butuh rezeki. Maka setiap ada orang masuk Islam, Rasulullah ajarin salat. Kemudian Rasul sahu alaihi wasallam ajarkan untuk berdoa dengan lima doa ini. Apa doanya? Allahumagfirli warhamni. Ada tambah wahdini wahdini waafini warzuqni. Tib. Sehingga dari sini kita tahu bahwasanya doa ini doa yang kita baca baik rabbigfirli wagfirli atau doa yang kita baca ini dengan tujuh permintaan. 1 2 3 4 5 6 7 ini adalah doa yang penting karena ditunjukkan dalam hadis-hadis yang lain Rasulull Sallahu Alaihi Wasallam mengajarkan seorang untuk berdoa dengan doa ini dan kalau ada orang masuk Islam Rasul Sallahu Alaihi Wasallam ajarkan dengan doa tersebut sementara kita dianjurkan untuk baca setiap kali duduk di antara dua dua sujud. Paham ibu-ibu? Tib. Kita lanjut ee berikutnya. Fikih yang terkait dengan hal ini duduk di antara dua sujud ya. Pertama tadi sudah kita singgung jika membaca rabbigfirli maka boleh diulang-ulang tidak ada batasan jumlah tertentu. Ya, seorang sekali cukup berulang juga boleh. Seba dalam hadis Ibnu Ibnu Khuzaimah sebutkan nahwan minas shaat kata eh nahwan minas sujud kata Hudzaifah bin Yaman ketika Rasul sahu alaihi wasallam duduk di antara dua sujud beliau berkata, "Rabbigfirli ya Allah ampunilah aku." Kemudian beliau tambah nahwan minas sujud yaitu selama seperti ketika beliau sujud. Dan kita tahu Nabi kalau salat malam sujudnya lama atau sebentar? Lama. Berarti Rasulullah tidak cukup mengucapkan rabbigfirli. Apalagi dalam riwayat sebelumnya. E dalam riwayat sebelumnya disebutkan Rasulullah mengulang. Rabbighfirli rabbigfirli. Maksudnya diulang-ulang. Maka seorang boleh ketika duduk di antara du sujud rabbighfirli rabbighfirli rabbighfirli rabbigfirli sampai dia merasa cukup baru dia kemudian sujud lagi. Allahu akbar. Jadi duduk di antara sujud dia ulang-ulang rabbighfirli rabbigfirli rabbigfirli. Kemudian yang kedua untuk membaca doa yang kedua maka dianjurkan digabungkan semuanya. Maka dianjurkan digabungkan semuanya. Ini fatwa dari Imam Nawawi rahimahullahu taala dalam kitabnya Almajmu Syar Muhazzab jilid 3 halaman 414. Kata beliau, "Fal ikhtiat yang lebih hati-hati." Ya, kata beliau lebih hati-hati. Wal ikhtiar yang terpilih. Kata beliau lebih hati-hati yang lebih hati-hati. Dan yang terpilih anyajma bainar riwayat gabung. digabungkan. Dia menggabungkan seluruh riwayat yang datang tentang doa model kedua. Wati bijami alfatiha. Dia bawa bawakan seluruh lafalnya. Seluruh lafalnya. Lafal [Musik] doanya. Wahiya berapa tadi? Dan dia ada berapa? Saba. Ada tu ada tujuh. Coba apa sih tujuh itu? Oke. Boleh nyontek? Silakan. Ya Allahumagfirli warhamni waafini wahdini warzuqni tambah wajburni tambah warfni gak urutan juga enggak apa-apa yang penting tujuh-tujunya disebut allahumagfir gak apa-apa allahumagfirli warhamni wahdini waafini warzuqni wajburni warfni seperti Rasulullah sebutkan sini ini sama yang doa orang baru masuk Islam cuma di tengahnya ditambah wahdini allahumagfirli warhamni dan kita bilang empat allahumagfirli warhamni terus warzuqni tengahnya tambah wahdini terus tambah wajburni sama warf sudah hafal coba ulang tutup mata coba bapak hafal juga bapak ya Allahummagfirli warhamni wahdini waafini warzuqni wajburni warfan enggak urutan enggak apa-apa saya dulu waktu masih kecil saya hafal Allahumagfirli warhamni wajburni warfani wahdini waafini warzuqni gak apaa Apa? Karena kita lihat lafal kedua juga enggak urutan, lafal ketiga juga tidak urutan. Dan kita boleh ganti Allahumagfirli dengan Rabbigfirli. Dua-duanya datang dalam riwayat. Allahumagfirli atau Rabbighfirli. Rabbighfirli warhamni wajburni warfni wahdini wafini warzuqni wa wafini warfani. Yang tidak sahih wafu anni enggak ada. Wafu anni tidak ada. Perhatikan ya. Tidak ada lafal apa? Wafu anni enggak ada. Ada sebagian nambah. Allahumagfirli warhamni wajibani wahdini wafu ani wafu ani gak. Yang ada wagfirli rabbigfirli yang ada. Allahumma allahumagfirli. Allahumagfirli. Oke itu yang ee kedua. Jadi berusaha kita datangkan ke tujuh-tujunya sebagaimana nasihat dari Al Imam Annawawi rahimahullah dalam kitab MajmuSyarul Muhadzab. Bab pertanyaan berikutnya, bolehkah kita berdoa tambahan selain tujuh? Maka pendapat yang benar boleh, tapi sebaiknya kita fokus pada doa dari Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ini fatwa Syekh Bin Bas rahimahullahu taala saya bacakan. Beliau berkata, "Waidza qala ziadatan." Dan kalau dia ucapkan tambah fala basa maka tidak mengapa tambah dari tujuh tadi. Kaayyaqul seperti dia berkata Allahfirli waliwalidaiya. Ya Allah ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Boleh enggak? Boleh. Ini fatwa Syekh bin Bas. Kalau engak fatwa Syekh Utsimin. Saya pernah dengar langsung ya. Karena mereka mengatakan ini tempatnya doa. Yang paling bagus kita berdoa dengan doa Nabi. Tapi kalau kita ada keperluan kita boleh na nambah. Seperti kita bilang, "Rabbighfirli waliwalidaiya atau allahumkilni jannatak wjini minanar." Kemudian kata Syekh bin Baz, "Walakin yuksiru minadua bil magfirah." Tapi hendaknya perbanyak ampunan. Hendaknya perbanyak minta ampunan, perbanyak istigfar. Kenapa perbanyak? Fima baina sidatain eh lima warada anin Nabi sallallahu alaihi wasallam. Karena Nabi memang perbanyak istigfar ketika duduk di antara dua sujud. Rabbighfirli, rabbigfirli, rabbighfirli. Kita tambah warhamni wajburni warfani. Atau kita tambah rabbighfirli wali walidaiya warhamni wajburni. Boleh ya. Tentunya jika ditunda hingga sujud atau sebelum salam ini lebih baik. Kenapa lebih baik? Karena ada perintah khusus dari Nabi sallallahu alaihi wasallam untuk perbanyak doa ketika sujud atau sebelum apa? Sebelum salam. Ya. Dan Nabi mengatakan walathayar minadai masyaa sebelum salam kata Nabi. Kemudian dia berdoalah dan hendaknya dia pilih doa yang dia suka kata Nabi. Walakyar minadai masyaa dan hendaknya dia pilih doa yang mana dia suka maka boleh doa apa saja. Tapi seandainya dia selipkan ketika duduk di antara dua sujud dia tambah rbighfirli wali walidaiya maka tidak ee dilarang. Ya. Adapun Nabi memang beliau tidak mencontohkan wali-walidaya karena memang beliau tidak pernah mendoakan kedua orang tuanya. Tidak ada sama sekali Rasulullah mendoakan kedua orang tuanya. Karena memang ada daldal yang menunjukkan kedua orang tuanya tidak meninggal dalam kondisi apa? Muslim. Maka kita tidak akan dapati Nabi mencontohkan berdoa wali-walidaiyah enggak ada. Enggak ada. Rabbighfir walidah enggak ada. Dalam doa manaun Rasulullah tidak pernah berdoa rabbighfirli waliwalidaiya. Tapi makanya ketika kita tambah sebagian ulama membolehkan tentunya yang lebih lebih nyaman, lebih tenang kita berdoa dengan tujuh lafal tadi. Itu saya rasa sudah cukup. Rabbighfirli wali eh rabbigfirli warhamni. Rabbighfirli warhamni wajburni warfni wahdini waafini warzuqni warfa. Masalahnya kadang kita lupa untuk doakan kedua orang tua kita, tapi kalau kita sudah sering baca insyaallah terbiasa. Dan di antara bentuk berbakti kepada orang tua adalah mendoakan kedua orang tua. Bahkan sebagian ulama mengatakan setiap salat, setiap salat maka selipkan doa untuk kedua orang tua terutama ketika sujud atau ketika sebelum salam. Selipkan. Rabbighfirli waliwalidaiya. Rabbigfirli. Ini terkait dengan ee apa namanya? Fikih terkait dengan doa doa tersebut ya. Tayib. Berikutnya kita akan bahas makna dari doa tersebut. Yang ini yang paling penting. Karena kalau seorang memahami maknanya, dia akan doa dengan khusyuk dan dia tahu bahwasanya dia sangat butuh kepada doa kepada Allah Subhanahu wa taala. Ya, terutama saat-saat sekarang ya banyak PHK dan selalu kita rasa butuh kepada Allah meskipun rezeki lagi banyak tetap butuh doa kepada Allah agar bisa mengelol rezeki tersebut. Dan ketika tidak punya rezeki atau kekurangan rezeki juga kita berdoa kepada Allah Subhanahu wa taala agar diberi rezeki yang halal. Tib. Kandungan doa ada tujuh lafal kita bahas yang pertama di antaranya rabbfirli Allah atau Allahumma gfirli. Boleh kita ulang-ulang. Rabbigohfirli rabbi gfirli rabbi gfirli. Boleh. Ya Allah berikanlah aku maghfirah. Dan sudah sering kita bahas. Magfirah maknanya ada dua. Itu meminta kepada Allah. Assitr ditutup dan al-wiqayyah perlindungan. Karena almagfirah diambil dari kata migfar. Migfar adalah helm yang digunakan oleh prajurit yang fungsinya dua adalah menutup kepala dan yang kedua mencegah dari dampak pedang musuh. Sehingga ketika mengenai kepala tidak terluka karena ada helm yang melindunginya. Dan kalau kita bilang sama Allah, "Allahumagfirli." Ya Allah berilah aku maghfirah. Maknanya tutupilah aib-aibku. Sesungguhnya aibku itu yang sangat banyak ya Allah. di dunia maupun di akhirat. Sebagian orang aibnya ditutup di dunia tapi dibongkar di akhirat. Sebagian orang aibnya dibongkar di dunia sebelum di akhirat. Yang kita mau kita ditutup aib kita dunia maupun di akhirat. Siapa sih di antara kita yang tidak punya aib? Kita semua pasti punya aib. Kita pasti punya dosa. Dosa yang dilakukan terang-terangan apalagi dosa yang dilakukan tatkala bersendirian. Dan doa dosa itu pasti punya dampak. Pasti punya dampak. Oleh karenanya seorang perbanyak istigfar. Rabbighfirli. Rabbigfirli. Saya saya pernah kajian, saya punya kajian khusus baru di-upload tentang agungnya doa minta ampunan. Bahkan Rasul, bahkan Ibnu Taimiyah dalam kitabnya Jamiul Masail jilid 6 beliau berkata, "Watolabul abdi eh almagfirah eh khairun min jamiid doa." Ya, tholabul insan. Seorang memohon ampunan kepada Allah ya atau istigfarul insan. Seorang manusia minta ampun kepada Allah ya lebih baik daripada seluruh doa. Lebih baik daripada seluruh doa ya. Karena asal segala permasalahan adalah dosa-dosa yang kita lakukan. Dosa pandangan, dosa penglihatan, dosa lisan, dosa hati. Nah, ketika kita banyak istigfar maka semua itu akan ya berkurang dan akan sirna. Oleh karenanya dalam salat sendiri seluruh gerakan ada minta ampun. Seluruh gerakan dari istiftah ada doa minta ampunan. Kemudian ketika rukuk ada doa minta ampunan. Ketika iktidal ada doa minta ampunan. Ketika sujud ada minta doa ampunan. Ketika duduk di antara dua sujud ada minta doa apa? Ampunan. Ketika sebelum salam ada minta doa ampunan. Habis salam juga is istigfar. Jadi ternyata salat itu isinya istigfar. Ketika istiftah apa doanya? Allahumma baid baini waini kata bainal masal magrib. Allahumma nakini minal khat. Minta diampuni ya Allah. Bersihkan dosa-dosaku. Demikian jum Allahumma antal antal maliku la ilahailla anta. Ya. Ee kemudian anta anta rabbi. Apa namanya? Dalamtu nafsi. Ya, dalam do tersebut nafsi wataro bidambi. Ya Allah, aku telah berbuat zalim kepada diriku dan aku menguki dosa-dosaku. Fagfirli, ampunilah aku. Ini doa istiftah, ada doa seperti itu juga. Ketika rukuk apa doanya? Subhanakallahumma rabbana wabihamdika allahumma gfirli. Ketika iktidal juga ada doa minta ampun. Ya rabbana lakal hamdu milus wul ardhi wu ma'ta min ba'du. Allahumma thahirni balji wal bar wal mail bar. Allahumma thhir dunubi wal kayau minal wasak. Itu juga doa ketika iktidal minta diampuni, dibersihkan dosa-dosa. Ketika sujud juga ada doa subhanakallahumma rabbana wamdika allahumma gfirli atau rbigfirli dambi kullahu diqqohu wa jillahu wa awalu wa akhirahu waatahu sirrahu. Seperti kita belajar pada pertemuan yang lalu. Duduk di antara dua sujud sama rbighfirli rabbigfirli rbighfirli rbighfirli. Kemudian ketika sebelum salam juga ya allahumagfirli ma qaddamtu w akartu wa asrartu juga minta ampunan. Setelah salam bilang apa? Astagfirullah. Astagfirullah. Astagfirullah. Maka istigfar adalah doa yang terbaik dari seluruh doa. Kata Syikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala. Makanya Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda, "Tuba liman wajada fihifatihi istigfaran." Sungguh beruntung orang mendapati dalam catan amalnya banyak istigfar. Karenanya ibu-ibu sering istigfar, Ibu-ibu ya. Lagi masak astagfirullah, astagfirullah. Lagi naik mobil astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah. Apalagi kalau lagi di mall lebih banyak lagi. Astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah. Jadi banyak istigfar. Mumpung lisan kita masih bisa kita gerakkan. Ada saatnya lisan sudah tidak bisa digerakkan, tidak bisa lagi bermunajat kepada Allah subhanahu wa taala. Jadi intinya rbighfirli maknanya, "Ya Allah tutupilah aibku di dunia dan di akhirat dan jauhkanlah aku dari dampak maksiat. Lindungilah aku dari dampak maksiat karena maksiat itu pasti punya pengaruh. Tidak bisa mungkin tidak punya pengaruh dan pengaruh pertama dia menyerang hati." Makanya rasul sahu al wasallam bersabdana abdunamban. Jika seorang hamba melakukan dosa, maka distempel pada hatinya stempel hitam. Semakin banyak semakin menghitam. Kalau sudah semakin menghitam maka dia yang susah. Dia susah tidak semangat ibadah, tidak semangat baca Quran. Salat malam kok malas-malasan, dengar kajian ngantuk. Ya, tapi kalau maksiat masyaallah semangat ya. Semangat nonton drama Korea, semangat drama India, semangat lihat tas branded, semangat lihat berita selingkuh apalagi lebih semangat lagi. Berarti apa? Hati bermasalah. Hati bermasalah. Kenapa? Dia tidak sadar. Orang banyak pikir kalau dia bermaksiat menyerang fisiknya, menyerang ekonominya. Tidak. Terkadang bukan itu yang diserang. Yang diserang adalah hatinya. sehingga dia tidak semangat beribadah, susah untuk khusyuk, bangun malam susah ya. Waliyadzubillah. Ini yang pertama. Yang kedua, Ibu dirahmati Allah Subhanahu wa taala, di antara doa lafal yang kedua apa? Warhamni. Ya Allah berilah kasih sayang kepadaku. Kasih sayangnya yaitu rahmatilah aku. Dan ini di antara doa juga banyak minta rahmat dari Allah Subhanahu wa taala. Karena seorang masuk surga dengan rahmat Allah. masuk surga dengan rahmat Allah. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, ahadun alnah biamalihi. Tidak seorang pun akan masuk surga dengan amalnya. Kata sahabat, "Wala anta Rasulullah, engkau juga tidak demikian." Kata Rasul wasallam, "Wala ana, saya pun tidak mau surga dengan amalku. Walakin ayatallahu birahmatihi." Tapi Allah memberi rahmat kepadaku sehingga aku bisa masuk surga. Ya, maka kita minta dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala ya. Sering kita ber Rabbighfirli warhamni. Innaka antal gfurur rahim. Ya, ya Allah rahmatilah hamba-Mu ini. Rahmatilah. Kalau Allah sudah k sayangin kita, menyayangi kita, sudah akan datang banyak kebaikan kepada kita. Karena kita disayang oleh Allah Subhanahu wa taala. Maka hendaknya kita melakukan sebab-sebab yang bisa mendatangkan kasih sayang Allah kepada kita. Semua lafal-lafal hadis kalau ada kasih sayang, kasih sayang kita kerjakan. Ya, seperti kalau laallakum turhamun. Kalau baca Al-Qur'an dengarin. Ada yang baca Al-Qur'an maka apa? Dengarin. Laul la laula tastagfirunallah. Hendaknya kalian beristigfar agar dirahmati oleh Allah Subhanahu wa taala. Ya. Kemudian juga misalnya rahimallahu amroan sha qoblal asri arbaan. Semoga Allah merahmati seorang yang salat 4 rakaat sebelum asar. Contohnya Rasulullah bersabda, "Rahimroan qoma minallail." Yaitu semoga Allah merahmati suami yang bangun malam kemudian bangunkan istrinya untuk salat malam. Dan semoga Allah merahmati seorang wanita yang salat malam kemudian bangunkan suaminya untuk salat malam. Pengin dirahmati Allah, bangun malam cari muka sama Allah agar dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala. Di antara agar dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala selain berdoa kepada Allah melakukan sebab-sebab di antara ikhtiar agar dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala. berbuat rahmat kepada orang lain, kepada makhluk Allah yang lain. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Man la yarham la yurham." Siapa yang tidak merahmati, dia tidak akan dirahmati oleh Allah. Rasul sahu alaihi wasallam bersabda, "Irhamu man fil ard yarhamkum man fisama." Rahmatilah penghuni bumi, maka yang di langit angat akan merahmatimu. Ya, jadi sering timbulkan kasih kasih sayang, kasihan itu di antaranya kasihan. Bahkan Rasulullah mengatakan, "Asyata in rahimtaha rahimakallah." Ada seorang datang kepada Nabi, "Ya Rasulullah, saya kalau nyembelih kambing kau rasanya kasihan." Kata Rasulullah, "Kambing pun kalau kau kasihan sama dia, Allah akan mengasih Allah akan mengasihimu." Jadi di antara doa Nabi sallallahu alaihi wasallam ee ee Allah munkaral masakin mencintai orang-orang miskin. Jadi kalau lihat orang miskin tu kita kasihan. Kasihan lihat orang. Kasihan lihat orang jualan enggak laku tuh kasihan. Ya kalau kasihan cuma kasihan doang. Kasih duit dong. Kasihan-kasihan doang kasih duit ya. Lihat orang susah ya. Lagi musim hujan jualan es enggak ada yang beli kasihan. Jualan apa cilok depan rumah enggak ada yang beli-beli kasihan. Kasihan. Maksudnya kalau kita punya rasa kasihan kita akan dikasihani oleh Allah Subhanahu wa taala. Di antaranya juga kata Allah subhanahu wa taala, inna rahmatallahi qoribun minal muhsinin. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik. Jadi kalau sering berbuat baik sama orang, kita dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala. Siapa yang dirahmati oleh Allah diampuni selesai. Makanya Ibnu Qayyim berkata, "Annaajatu minanar bimagfiratillah." Selamat dari neraka karena ampunan Allah. Wadhulul jannah birahm birahmatillah. Masuk surga karena rahmat Allah. Ya. Kemudian waqtisamul manzil w darajat bil amal. Adapun level di surga baru dengan amal saleh. Banyak sedikitnya amal saleh. Tapi selamat dari neraka dengan apa? Ampunan Allah. Kalau kita enggak diampuni enggak selamat. Kalau kita masuk surga karena rahmat Allah. Makanya dua ini doa yang sangat penting. Sering minta ampunan dan sering dirahmati oleh Allah Subhanahu wa taala. Tayib. Ee jadi kita minta warhamni ya Allah rahmatilah aku. Ya. Ya. Ya arhamar rahimin. Wahai zat yang maha penyayang. Yang paling sayang di antara semua yang sayang kepadaku adalah Engkau ya Allah. Maka sayangilah aku. Tib yang ketiga. Wahdini. Ya Allah berilah petunjuk kepadaku. Ini juga doa yang sangat penting. Dan betapa banyak Rasulullah berdoa dengan minta hidayah. Ya Allahukal hudaq walla Allahumahdi qbi. Ya Allah berilah petunjuk kepada hatiku. Rasulullah sering minta hidayah ya. Wahdini ya Allahdini fiman hadit waafini fiman afait. Rasulullah minta hidayah ya. Dan yang jelas kita dalam setiap salat lima waktu kita baca ihdina asiratal mustaqim. Ya Allah berilah petunjuk kepada kami kepada jalan yang lurus. Tib hidayah ada beberapa yang kita perlu. Yang pertama, hidayah di dunia. Hidayah dalam kehidupan dunia ketika kita masih hidup. Dan ini juga banyak yang kita butuhkan. Artinya agar kita ketika kita mengucapkan wahdini, kita tuh bisa konsen bahwasanya sebenarnya kita ini sangat butuh dengan hidayah. Pertama hidayah ada dua. Hidayatul irsyad yaitu agar kita bisa ngerti. Rasulullah Allah tunjukkan, Rasulullah tunjukkan, para dai tunjukkan. Kita ngaji, kita ngerti. Itu namanya hidayatul apa? Irsyad. Ditunjukkan dan kita ngerti. Tetapi kita tidak butuh cuma itu. Kita butuh untuk bisa melaksanakannya. Itu namanya hidayatul taufik agar bisa menjalankan. Banyak orang tahu hidayah Ilsa, tapi belum tentu bisa melakukannya. Ya, ngerti ngaji, tetapi ngerti-ngerti doang. Suruh ngerjain enggak mau. Ya, sebagian umahat ngerti bahwasanya kunci masuk surga berbakti sama suami. Sudah ngerti. Ngaji berulang-ulang. Tapi ketika melaksanakannya sangat berat. Masih aja ngomel, masih aja angkat suara. Ya, padahal ngajinya sudah pintar. Bahkan di antaranya panitia pengajian. Tapi kalau suruh nerapan, ya itu butuh hidayah taufik. Hidayah taufik. Kita butuh dua hidayah. Kita ngerti ini bukan cukuma di situ. Kalau ngerti doang repot. Yang paling yang setelah kita ngerti yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa mengamalkan. Maka kita bilang Allahummahdini. Ya Allah beril petunjuk kepadaku. Ya Allah berilah petunjuk agar aku ngerti. dan agar aku bisa dapat hidayah untuk bisa melaksanakannya. Tib apa yang mau kita laksanakan dunia hidayah apa? Pertama ditunjukkan jalan yang benar. Kita pengin ditunjukkan jalan yang benar. Tib satu. Kemudian kita pengin istiqamah di atas jalan tersebut. Makanya kita bilang ihdinasiratal mustaqim. Ada orang kafir bilang, "Kalian minta petunjuk?" Belum dapat petunjuk. Sudah. Cuma kita pengin istiq istikamah. Petunjuk dasar Islam merupakan petunjuk. Siapa yang masuk Islam berarti dapat petunjuk. Tetapi butuh komitmen di atas Islam tersebut. Kalau tidak orang bisa murtad, bisa keluar dari Islam kembali. Yang ketiga, biar ditambah hidayahnya, ditambah ilmunya. Kita ini masih banyak hidayah yang kita belum tahu. Masih banyak ilmu yang belum kita ketahui, masih banyak ya kebahagiaan yang belum kita ketahui. Kita minta Allahumma ihdinasiratal mustaqim. Ya Allah bukalah bagiku cakrawalacak cakrawala kebaikan agar aku bisa mengerjakannya. Aku ingin tahu banyak kebahagiaan Al-Qur'an aja kita belum selesai baca dari awal sampai akhir dengan tadabur. Padahal dalam Al-Qur'an sudah lautan ilmu. Terlalu banyak hidayah yang belum kita tahu. Maka kita selalu minta Allahumahdini. Allahumahdini. Masih banyak, masih banyak hadis yang kita enggak tahu. Padahal setiap hadis ada ilmunya. Setiap ayat ada ilmunya. Setiap hadis ada ilmunya. Ini maksudnya kasih gambaran bahwasanya kita masih butuh, sangat butuh banyak hidayah. Kita alhamdulillah sudah dapat hidayah. Hidayah Islam meninggalkan kekufuran. Ini hidayah Islam alhamdulillah dan kita ingin istikamah tapi masih butuh hidayah-hidayah yang lain. Kemudian yang keempat kita pengin hidayah dalam segala hal. Dan bagaimana bisa jadi hidayah dalam segala hal? Saya contohkan ya. Kita sering bingung dan bengong tidak tahu apa yang bisa kita lakukan. Ngurus anak itu butuh hidayah. Ilmu sudah ada, tapi ngurus anak satu demi satu, setiap anak punya permasalahan itu butuh hidayah. Kalau enggak kita enggak bisa ngurusin anak, susah. Ngurus suami juga butuh apa? Hidayah. Istri, suami banyak maunya, banyak maunya, banyak omongnya, banyak cita-citanya. Ah, ini ngurus ini enggak gampang. Ngurus apa? Suami harus dapat hidayah. Bisa ngurus suami yang pas. Gimana minta sama Allah? Teori sudah ngerti. Tapi ngurus suami sama ngurus istri juga ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Maintenance-nya tidak semudah yang dibayangkan. Tergantung model istri yang mana. Ya. Tapi maksud saya ternyata ngurus-ngurus itu enggak gampang. Bertetangga yang sesuai dengan petunjuk Rasulullah juga tidak mudah. Butuh hidayah. Minta sama Allah minta hidayah, minta hidayah. Bersilaturahmi yang baik, berhadapan dengan kakak yang bermasalah, adik yang bermasalah. berhadapan dengan ibu semua butuh hidayah. Kita ini selalu butuh hidayah. Kita bingung bagaimana menghadapinya. Enggak tahu sudah serahin sama Allah. Yang penting minta petunjuk terus gimana menghadapi permasalahan ini. Ya, artinya kita sebagian orang bermasalah apa? Duit ada, ilmu ada, tapi enggak bisa. Dia enggak bisa apa-apa. Enggak tahu bagaimana cara mengatasi. Mulai dari mana. Bingung. Ya, makanya minta hidayah. Ini menunjukkan kita senantiasa butuh hidayah. Setiap hamba selalu merasa harus selalu merasa membutuhkan Allah agar diberi hidayah. Kapan dia selalu merasa butuh Allah, dia tidak akan ditinggalkan oleh Allah subhanahu wa taala. Kapan dia ditinggalkan oleh Allah? Ketika dia merasa, "Ah, saya sudah tahu nih. Ah, gampang." Ah, itu biasanya ditinggalkan sama Allah. Makanya di antara doa Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Ya hayu ya qayyum birahmatika win." Ya Allah ya hayyu ya qayyum ya birahmatika astag dengan rahmatmu aku mohon pertolongan. Perbaikilah segala urusanku. Urusan rumah tanggaku, urusan ekonomiku, urusan silaturahmiku, urusan semua urusanku. Wala takilni nafsi. Dan janganlah kau biarkan aku bersandar kepada diriku th fatain meskipun hanya sekejap mata. Yaitu Rasulullah tidak pengin ditinggalkan oleh Allah meskipun sekejap mata. Nah, merasa butuh kepada hidayah setiap saat yang harus kita hadirkan. Minimal membantu kita untuk merasakan ini. Kita berdoa setiap kali beraktivitas. Minimal demikian. Minimal seperti saya kalau mau pengajian saya berdoa ya. Kalau saya tidak lupa, "Ya Allah mudahkan saya isi pengajian." Kadang-kadang saya enggak tahu mau ngisi apa. Bingung ya. belum selesai baca materi, bismillah baca doa ya sudah nanti ada aja apa namanya ya ada aja petunjuk ya kita mau ngapain. Jadi minimal kita ketika menunjukkan kepada Allah bahwasanya kita butuh dengan kita ber berdoa. Kita berdoa ya kita naik pesawat berdoa mau turun gak tahu di bawah sini ada apa. Berdoa sama Allah Subhanahu wa taala masuk kota yang belum kita masukin sebelumnya. Enggak tahu ada musibah apa, ada apa, orang jahat sama kita. Berdoa dengan doa masuk apa? Kota. Jadi kita ikatkan diri kita dengan doa agar kita selalu diberi apa? Hidayah. Di antara permintaan hidayah adalah doa setiap kita berakti beraktivitas. Oleh karenanya orang yang diberi anugerah menghafal doa-doa Nabi itu luar biasa ya. Karena hatinya selalu bergantung kepada Allah Subhanahu wa taala. Tayb ini hidayah ketika kemas kita masih hidup. Ternyata kita juga butuh hidayah ketika menghadapi sakaratul maut. Iniak gampang di antara doa Nabi sallallahu alaihi wasallam ya maut ya membuat jangan aku beriman kepada engkau dari aku digoda oleh setan ketika akan meninggal meninggal dunia karena mati ada fitnahnya ya di antara doa azubika eh allahum min auzubika min adabi jahanam fitnil mahya wal mamat. Di antara tafsiran fitnah almamat adalah fitnah ketika kematian, ketika menghadis sakaratul maut. Setan akan mengerahkan segala tenaganya ya untuk menggoda kita. Bagaimana seorang berlindung kepada Allah agar dia tidak digoda oleh setan. Anatakbatani setanal maut. Aku berlindung jangan sampai di goda setan ketika akan meninggal dunia. Di antaranya kita doa azubika min fitnatil mahya min fitnatil mamat ya. Karena kita butuh hidayah ya. Bagaimana seorang bisa menghadapi ujian sangat berat ketika sakaratul maut. Bayangkan orang meninggal kita saja kalau sakit sudah pikiran macam-macam ya enggak? Ketika corona sudah pikiran macam-macam enggak? Macam-macam itu padahal corona cuma begitu-begitu aja ya baru kena sudah kena pertama sudah gelisah ada apa ini? Ada apa ini? Sudah pikiran macam-macam. Enggak, enggak menunjukkan kita enggak, enggak tegar. Gimana kalau kita sudah mau mati ya, setan datang dengan segala kemampuannya. Kalau Allah tidak memberi hidayah kepada kita, kita tidak bakalan bisa. Sama hidayah ketika ditanya oleh dua malaikat di kuburan. Ini juga kita butuh petunjuk agar bisa menjawab pertanyaan para para malaikat. Kemudian di antaranya adalah hidayah ketika bangkit. dari kuburan hingga ke surga ini juga butuh hidayah. Coba Ibu-ibu buka surat Muhammad ayat 4 sampai 6. Jadi hidayah bukan cuma di dunia aja. Kita butuh hidayah di ketika mau meninggal, butuh hidayah ketika di alam barzakh. Dan kita minta semua hidayah tersebut hidayah ketika dibangkitkan di hari kiamat kelak. Saya bacakan firman Allah Subhanahu wa taala dari ayat 4. Kata Allah kata Allahum kalau Allah berkehendak Allah akan menangkan kaum muslimin tapi tidak selalu menang. Allah mentakdirkan sebagian peperangan menang, sebagian peperangan kalah. Allah takdirkan demikian, tidak selalu menang. Kenapa? Agar menguji kalian. Kemudian kata Allah, "Selah itu bagi yang mati syahid, walladina qutilu fiilillahi falan." Dan orang-orang yang mati syahid dalam medan pertempuran tidak akan Allah sia-siakan amal mereka. Kemudian kata Allah, "Sayahdihim, Allah akan beri petunjuk kepada mereka." Ti beri petunjuk kepada mereka setelah mati. I kan, bukan sebelum mati. Jadi di sini perfirman Allah, sayahihimuslihu Allah akan beri petunjuk kepada mereka dan perbaiki keadaan mereka. Maksudnya setelah mereka meninggal meninggal dunia. Di antaranya Allah akan masukkan mereka ke dalam surga arhahum. Ada dua tafsiran, yaitu Allah akan memberikan ee wangi dari surga. Dan tafsiran kedua Allah akan tunjukkan kepada mereka menuju surga. Jadi ketika mereka bangkut bangkit dari kuburan, mereka tahu tempat mereka di mana. Karena Allah mengatakan arafaha lahum. Allah kenalkan surga kepada mereka sehingga mereka mudah untuk menuju surga. Dalam hadis disebutkan bahwasanya seorang ketika menuju surganya lebih dia lebih mudah daripada menuju rumahnya di dunia. Mudah. Jadi tak ke sini kalau kita di dunia kadang salah belok ya. Kalau di akhirat gak, dia lebih mudah menuju surganya. Kenapa? Karena Allah yang kenalkan. Jadi ternyata kita butuh hidayah ketika dibangkitkan. Prosesnya sangat panjang. Ketika disidang oleh Allah kemudian dihisab, dimizan, melewat sirat, ini semua butuh hidayah. Makanya ketika kita minta Allahumahdini, bukan cuma hidayah ketika di dunia. Kita sangat butuh hidayah di dunia ketika meninggal di alam barzakh dan ketika dibangkitkan. Tib. Ini doa yang ketiga. Doa yang berikutnya apa, Ibu-ibu? Tadi Allahumahdini eh apa namanya? Allahummagfirli warhamni wahdini. Terus terserah wajib bururni ya. Boleh ya? Bebas saja sih. Yang keempat, wajburni yaitu apa? Jabr. Jabrul kasar. Yaitu kalau bahasa kita apa? Menambal. Menambal kekurangan. Menambal kekurangan. Ini biasanya ee orang yang sakit ditambal supaya menjadi sehat. Maksudnya demikian. Jadi ada kekurangan yang kita alami hendaknya diperbaiki atau menambal atau memperbaiki kekurangan. di antaranya ee ee makanya dikatakan dam Jibron seperti orang yang melakukan pelanggaran ketika haji, maka dia harus membayar dengan dam yaitu memotong kambing yang disebut dengan dam Jibron, yaitu kambing penambal karena kekurangan yang dia lakukan. Nah, dalam hidup ini kita banyak kekurangan ya, kekurangan. Kita kurang dalam menunaikan hak orang tua, kita kurang dalam menunaikan hak istri, hak suami, hak anak-anak. Ya Allah kuatkan aku agar aku bisa menambal kekuranganku. Dalam ibadah juga kita banyak melakukan apa? Kekurangan. Salat kurang khusyuk, maka kita biasanya tambal dengan salat rawatib, salat-salat sunah. Makanya dalam hadis disebutkan di hari kiamat kelak Allah menyuruh malaikat untuk lihat salat sang hamba. Kalau ada kekurangan kata Allah halu minuin at apakah dia punya salat-salat sunah? Kalau ada maka kata Allah tutuplah kekurangan dari salat-salat fardunya. Jadi kita masih banyak melakukan apa? Kekurangan dalam ibadah, dalam muamalah. Maka kita mohon kepada Allah agar menambal segala kekurangan kita. Apalagi yang kelima? Warfi. Bebas ya. Dua pintar ibu-ibu. Masyaallah. Warfi. Angkatlah aku itu angkatlah derajatku. Derajatku menjadi mulia. Ya. Menjadi mulia di sisi Allah Subhanahu wa taala. di sisimu. Ya. Ya. Di antaranya seperti apa cara mengangkat derajat? Gimana caranya? Di selain doa, apa ikhtiar agar derajat diangkat? Kalau laki-laki ke masjid karena setiap langkah kaki akan mengangkat derajat dan akan mengurangi dosa. Langkah kaki setiap langkah. Makanya para sahabat dahulu yang ada sebagian rumah mereka jauh, mereka enggak mau pindah dekat masjid. Mereka pengin jalan jauh dari dari rumah ke masjid. Ya, karena apa namanya? Setiap langkah mengangkat derajat. Bayangkan kalau seorang ke masjid 100 m, 100 m berapa langkah? Taruhlah 70 langkah, 100 m. Kalau 200 m sudah 150 langkah, bolak balik 300 langkah. Sudah berapa derajat diangkat, berapa dosa dihapuskan. Di antaranya tawaf. Tawaf juga setiap langkah mengangkat derajat menghapuskan dosa-dosa. Di antaranya sujud. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, innaka lan tasjud sajadatan. Tidaklah kau sujud karena Allah kecuali diangkat derajat dan dihilangkan dosa-dosa. Allah berfirman, "Wasjud, sujudlah dan dekatlah." Makanya jangan malas-malas sujud. Perbanyak sujud. Perbanyak sujud. Makanya ada seorang bilang, "Ya Rasulullah, aku ingin menemani engkau di surga." Kata Rasulullah, "Aw girizalik, tidak ada permintaan lain? Ini permintaan berat. Jadi teman nabi di surga berarti surganya tinggi. Kata dia, "Hua saya tidak ada minta yang lain ya Rasulullah." Maka Rasulullah mengatakan, "Fainni alik ala nafsika bikatrati sujud." Bantulah aku agar aku bisa syafaat kepadamu dengan kau harus banyak sujud. Karena kau minta syafaat spesial. Syafaat Nabi kan bertingkat-tingkat. Sekarang kau minta syafaat agar derajatmu tinggi. Mirip dengan apa? Dekat dengan Nabi. Ya tentu tidak sejajar tapi dekat dengan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ini syafaat spesial. Agar kau layak mendapatkan syafaat tersebut, kau harus banyak apa? Sujud. Maka kita dapati para salaf dahulu di antara hobi mereka hobinya salat. Imam Ahmad diriwayatkan sehari salat 300 rakaat. Imam Ahmad ketika beliau sakit, beliau kalau enggak salah 100 rakaat. Kalau kita phata, sakit berapa? Sakit seadanya ee sehat seadanya, sakit. Sebagian kita tidak salat lagi. Subhanallah. Sebagian s saya lupa sebagian salaf saya lupa siapa namanya disebutkan ketika mau apa namanya mau jumatan dia masuk ke masjid dan dia salat kan sunahnya seorang salat sampai khatib naik mimbar dia salat ada yang hitung 36 rakaat datang pagi-pagi salat sampai 36 rakaat jadi hobinya salat dan itulah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam kata ras wasallam jailat qatu aini fat Allah menjadikan kebahagiaanku salat kita ini masih salatnya masih dalam kondisi beban. Coba kita rubah kita salat dalam kondisi nikmat sehingga kita menikmati. Bah kalau mau menikmati salat gak boleh lama-lamaak gak boleh cepat-cepat maksudnya harus dinikmati. Alhamdulillahabbilamin sambil dinikmati sampai kita merasakan kelezatan salat tersebut merasakan kebahagiaan. Jadi kalau semakin banyak sujud semakin tinggi derajat ya. Maka seorang minta warfi. Ya Allah angkatilah aku derajatku. di sisimu ya diangkat di depan manusia okelah tapi bukan hakikat yang hakikat adalah seorang tinggi di sisi Allah Subhanahu wa taala ya saya sering bilang ibu-ibu jangan terpedaya dengan tinggi di hadapan komunitas ya karena manusia ngelihat kita itu dengan ekonom ya kalau ibu-ibu pakai tas branded sepatu branded jilbab branded suaminya apalagi branded insyaallah semua hormat luar Luar biasa lewat semua ngelihat pasti dihormati. Karenanya yang manusia itu menilai dengan apa? Dengan dengan dunia. Tapi apakah ibu bernilai di sisi Allah? Belum tentu. Belum tentu. Bisa jadi seorang yang mungkin tidak kita pandang, sangat miskin, berkulit hitam, tidak ke salon, ternyata dia mulia di sisi Allah Subhanahu wa taala. Yang tentu yang terbaik kita mulia di dunia dan di akhirat. Tapi maksudnya kita berdoafa ni, "Ya Allah angkatlah derajatku di sisimu." Itu maksudnya derajatmu di sisimu. Derajatku di sisimu. Tib berikutnya apaagi? Apa? Warzuqni warzuqni. Berilah aku rezeki. Tentu rezeki yang maksudnya adalah halal dan baik. Halalan apa? Thayyiban. Halal dan baik. Kita gak mau rezeki yang tidak halal. Problem pertama kalau tidak halal hisabnya susah. Ini kayaknya ragu-ragu tinggalin aja. Enggak usah spekulasi. Rezeki kita tidak berubah. Mau cara A, cara B, cara C rezekinya sama. Tinggal kita yakin aja. Kalau cara A ternyata bermasalah, tinggalin aja. Enggak usah cari yang B. B bermasalah cari C ya. C bermasalah cari D. Pintu rezeki masih banyak. Tapi kalau sudah tenggelam salah satu cara haram syubhat kita jalani rezekinya segitu saja. Rezekinya segitu saja. Yang jadi masalah dampaknya setelah itu hisabnya susah ya di akhirat berat. Oleh karena kita minta rezeki dan ini tidak mengapa rezeki. Bahkan sebbaan ulama menafsirkan rezeki sini umum. Bukan cuma rezeki berupa materi, rezeki yang lain seperti rezeki kebahagiaan, rezeki suami yang saleh, rezeki istri yang salehah, rezeki anak yang saleh, rezeki ilmu. Rezeki ilmu. Ilmu itu juga rezeki. Kalau diberkahi maka orang ilmunya bertambah cepat. Bukti menunjukkan sebagian orang nuntut ilmu lama, tapi ilmunya enggak nambah-nambah. Benar atau tidak? Sudah ngaji 10 tahun gitu-gitu aja. Benar atau tidak, Ibu-ibu? Benar. Benar, ya. Nah, dia minta supaya ilmunya bertambah, bermanfaat ya. Karena ilmu juga adalah rezeki. Tapi intinya kita minta rezeki yang halal. Kita butuh rezeki ya. Dan kita selalu minta rezeki dalam salat kita karena banyak rezeki yang kita butuhkan baik yang berupa materi maupun yang non materi. Seorang kalau diberi apa namanya? Pasangan yang saleh-saleh mah itu nikmat luar biasa. Makanya Rasulullah mengatakan adunya mata. Dunia itu adalah mata yaitu perhiasan yang akan sirna. Whairu mata dunya alarat shihah. Dan sebaik-baik perhiasan dunia, kesenangan yang menyenangkan adalah istri yang salehah. Sebaliknya bagi wanita sebaik-baik rezeki yang menyenangkan kesenangan adalah suami yang yang saleh. Ya, itu luar biasa kalau Allah kasih kepada kita. Ya. Yang terakhir apa, Ibu-ibu? Waafini. Kelupaan. Waafini, yaitu berilah keselamatan padaku. Keselamatan banyak ya. keselamatan terkait dunia, terkait akhirat, terkait dunia, terkait akhirat, terkait dunia banyak. Maksudnya selamat yaitu agar kita sehat di antara di antara selamat di dunia kita sehat ya. Ya, sakit ya tentu ada tapi tidak sampai membuat kita akhirnya tidak bisa ibadah dan yang lainnya itu kita minta keselamatan. keselamatan harga diri kita juga pengin diselamatkan ya dan lain-lain. Keselamatan di dunia yang penting juga terkait akhirat yaitu selamat dari syubhat misalnya. Selamat dari fitnah syahwat. Ini tidak kalah penting zaman sekarang kita minta keselamatan. Betapa banyak orang berjatuhan di depan fitnah syahwat dan betapa banyak orang berjatuhan di depan fitnah syubhat. Ya, apalagi zaman sekarang di mana syubhat dan syahwat sangat mudah untuk diakses. Sangat mudah diakses ya. Sudah lama ngaji kena fitnah syahwat selesai ya. Sudah lama ngaji kena fitnah syubhat ya timbullah keraguan ya. Timbullah keraguan terhadap apa yang diyakini selama ini. Tidak ada ketenangan ya. syubhat. Maka kalau sudah terkena syahwat sama dia mulai kecanduan melihat ini, nonton ini ya kecanduan dan macam-macam. Akhirnya rumah tangganya kacau ya, tidak ada ketenangan, tidak ada kebahagiaan. Sudah kena syahwat dia lihat pasangannya tidak ada ketertarikan. Bagaimana hidup sama pasangan kita sendiri tidak bersyahwat kepadanya? Tidak ada ketertarikan. Kenapa? Karena kita bermaksiat. Kita bermaksiat dengan melihat yang haram, membuat hubungan yang tidak yang haram. Akhirnya kita sama pasangan sendiri tidak merasakan kebahagiaan dan kalau kita tidak berarti kita menderita. Menderita ya. Oleh karenanya kita berdoa kepada Allah Subhanahu wa taala agar diberikan apa? Keselamatan. Ini saja yang saya sampaikan. Ibu yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala. Coba doanya diulang. Allahumma Allahumagfirli warhamni wahdini waafini warzuqni wajburni terus warfni sudah tujuh lengkap kalau mau ditambah rbighfirli waliwalidaiya boleh aja tapi kalau dengan doa nabi tentu lebih lebih baik rabbikfir wal hidayahnya diucapkan ketika sebelum sujud atau ee ketika sujud atau sebelum apa sebelum salam. Demikian saja ibu-ibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Semoga ibu-ibu dimudahkan menghafal doa ini dan selalu dibaca ketika sedang sedang salat. Saya ulangi lagi yang penting bukan mengucapkannya tapi bagaimana penghayatan kita ke kita yang mengucapkannya. Jadi usahakan kita salat dengan kita nikmati dengan kita menikmati. Baca pelan-pelan saja. Rabbighfirli warhamni wajburni warfahini waafini ya apalagi warzuqni. Baca pelan-pelan aja, gak usah buru-buru. Kalau masih pengin lagi, ulangi lagi. Rabbighfirli warhamni. Ulangi lagi. Gak apa-apa. Kita boleh duduk lama kok. Boleh duduk lama. Dan salat Nabi itu seimbang. Kalau beliau sujudnya lama, maka duduk di antara dua sujudnya seperti sujudnya dan Nabi salatnya di kalau semuanya cepat, semuanya cepat. Kalau semuanya lama, semuanya lama. Karena doa salatnya Nabi seimbang. Wallahuam bisab. Demikian saja, Ibu-ibu dirahmati Allah Subhanahu wa taala. sebagai ibu menjadi istri-istri yang salehah, dikumpulkan bersama keluarga di surga kelak. Amin ya rabbal alamin. Wabillah taufik hidayah. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Resume
Requeue
Categories